The words you are searching are inside this book. To get more targeted content, please make full-text search by clicking here.
Discover the best professional documents and content resources in AnyFlip Document Base.
Search
Published by aksashara, 2021-12-28 04:19:30

finishing sementara

finishing sementara

MENGENAL NOVEL POP REMAJA (TEENLIT) TAHUN
2000-AN
© Raida Syeviana, Renny Wulandari, Aulia Rizky Utami, Rani
Widyawati Hestina Putri, Florentina Linda Elza Pratiwi, Aldila
Humairah, 2021

Penyelaras Aksara
Rani Widyawati Hestina Putri

Penyelaras Akhir
Renny Wulandari, Aulia Rizky Utami, Florentina Linda Elza P.

Desain dan Ilustrasi Cover
Raida Syeviana

Layout
Aldila Humairah

iv + 54 hlm.
Diterbitkan Oleh
Perpustakaan Nasional
Cetakan I, Desember 2021

KATA PENGANTAR
Puji syukur kami ucapkan kepada Tuhan Yang Maha
Esa atas rahmat-Nya yang telah memberikan kesempatan
kepada kami untuk menerbitkan buku ini dengan lancar tanpa
kendala. Buku ini merupakan buku pertama yang mengangkat
topik mengenai sastra pop remaja (teenlit) pada tahun 2000-
an.
Ucapan terima kasih tidak lupa kami sampaikan kepada
Prof. Dr. Dra. Wiyatmi M. Hum. selaku dosen mata kuliah
Anatomi Buku, keluarga, dan teman-teman yang telah
mendukung proses pembuatan buku ini, juga kepada pihak-
pihak yang turut mendukung kami yang tidak bisa kami
sebutkan satu per satu.
Dengan adanya buku yang berjudul Mengenal Novel
Pop Remaja (Teenlit) Tahun 2000-an ini, kami berharap akan
memberi manfaat bagi pembaca, khususnya para remaja di
Indonesia. Adapun jika ada ditemukan kesalahan dalam
penulisan buku ini, kami memohon maaf dengan tulus karena
buku ini tidak luput dari kekurangan dan kesalahan.

Yogyakarta, November 2021

Penulis

i

DAFTAR ISI

KATA PENGANTAR ....................................................... i
DAFTAR ISI ................................................................... ii
DAFTAR GAMBAR ....................................................... iv
BAB 1. PENDAHULUAN................................................ 1
BAB 2. MENGENAL NOVEL LEBIH DEKAT ................. 3

2.1 Apa Itu Novel?...................................................... 3
2.2 Perbedaan Antara Novel Populer dengan Novel
Serius ......................................................................... 4
2.3 Genre Novel ......................................................... 5
BAB 3. TENTANG NOVEL TEENLIT........................... 11
3.1 Apa Itu Novel Teenlit? ........................................ 11
3.2 Perkembangan Novel Teenlit ............................. 11
3.3 Ciri-Ciri Novel Teenlit ........................................ 13
BAB 4. NOVEL TEENLIT PERIODE 2000-AN ............ 15
4.1 Pengarang-Pengarang Novel Teenlit Periode
2000-an .................................................................... 15
4.2 Siapa Saja Penerbitnya?.................................... 16
4.3 Media Pengarang-Pengarang Novel Teenlit
Periode 2000-an....................................................... 19
4.4 Contoh Novel Teenlit Periode 2000-an .............. 20

ii

4.4.1 Kisah Cinta Dua Anak Remaja dalam Novel
Dilan: Dia Adalah Dilanku 1990 ............................ 21
4.4.2 Mengejar Cinta dalam Novel Mariposa........ 26
4.4.3 Kisah Friendzone dalam Novel Seperti Hujan
yang Jatuh ke Bumi .............................................. 30
4.4.4 Kisah Cinta Dua Remaja Menerabas
Perbedaan dalam Novel Dear Nathan.................. 34
4.4.5 Cinta, Persahabatan, dan Impian dalam Novel
Perahu Kertas....................................................... 38
4.4.6 Kisah Remaja Menjalani Hubungan Jarak
Jauh dalam Novel Geez & Ann............................. 43
DAFTAR PUSTAKA..................................................... 48
BIOGRAFI PENULIS ................................................... 52

iii

DAFTAR GAMBAR
Gambar 1. Novel Dilan: Dia Adalah Dilanku 1990 ...... 22
Gambar 2. Novel Mariposa .......................................... 27
Gambar 3. Novel Seperti Hujan yang Jatuh ke Bumi .. 30
Gambar 4. Novel Dear Nathan .................................... 34
Gambar 5. Novel Perahu Kertas.................................. 38
Gambar 6. Novel Geez & Ann ..................................... 43

iv

1

PENDAHULUAN

Di zaman milenial ini, siapa yang tidak mengenal novel
Dilan: Dia Adalah Dilanku Tahun 1990? Sebuah mahakarya
yang mengangkat peliknya kisah cinta remaja di tahun 1990-
an yang ditulis oleh Pidi Baiq ini berhasil diangkat ke layar lebar
dan mendapat pengakuan masyarakat. Tidak hanya itu, novel
Perahu Kertas karya Dee Lestari juga menjadi populer di
kalangan remaja karena ceritanya yang unik dan bahasanya
yang ringan. Kedua novel tersebut berhasil menarik perhatian
terutama bagi pecinta novel teenlit. Barangkali kamu salah satu
penikmat yang juga ikut membaca dan menontonnya.

Berbicara tentang novel teenlit, genre novel ini menjadi
salah satu genre yang banyak digemari terutama oleh para
remaja. Indonesia sendiri memiliki segudang penulis teenlit
dengan karya-karyanya yang luar biasa. Sebut saja Mariposa
karya Luluk HF, Seperti Hujan yang Jatuh ke Bumi karya Boy
Candra, Dear Nathan karya Erisca Febriani, Geez & Ann karya
Rintik Sedu, dan banyak novel lainnya yang sukses membuat
para pembacanya terkesima.

Dari novel-novel di atas, dapat kita lihat bahwa
kepopuleran sebuah novel tergantung dari minat pembacanya.
Hal ini membuktikan novel teenlit dapat memberikan pengaruh
positif yaitu dapat meningkatkan minat baca bagi remaja. Novel
teenlit sendiri biasanya menggunakan alur yang ringan, mudah
dimengerti, dan bercerita tentang berbagai hal yang akrab
dengan kehidupan sehari-hari mereka, seperti percintaan,
persahabatan, dan berbagai masalah perkembangan remaja.

1

Melalui buku ini pembaca akan diajak untuk mengenal
lebih dalam tentang novel teenlit. Buku ini secara lengkap
membahas novel-novel teenlit periode 2000-an mulai dari
pengarangnya hingga review pembaca. Tak hanya itu, kami
juga menekankan bahwa sebenarnya di dalam novel teenlit
pun terdapat banyak nilai yang bisa diambil pelajarannya oleh
remaja.

Kita semua pasti juga setuju bukan bahwa membaca
adalah sumber pengetahuan? Sejalan dengan hal itu, buku ini
juga hadir sebagai dorongan kepada remaja agar lebih
semangat dalam membaca buku. Selain itu, belum adanya
buku yang membahas terkait novel teenlit juga membuat kami
tertarik untuk membuat buku ini sehingga besar harapan kami
agar buku ini dapat memperluas pengetahuan para remaja
Indonesia.

Buku ini utamanya kami tujukan untuk remaja karena
antara isi novel dengan rata-rata umur pembacanya yang
sesuai. Harapannya buku ini dapat membantu para pembaca
agar dapat menambah wawasan dan informasi mengenai
novel-novel teenlit, serta dapat mengambil pesan-pesan positif
yang penulis sampaikan dalam buku ini.

Referensi penulisan buku ini diambil dari buku, jurnal,
dan internet, mengingat pada zaman yang canggih ini
informasi lebih mudah untuk ditemukan tak terkecuali
mengenai novel teenlit. Terlebih pada era saat ini, interaksi
pembaca dengan pengarang semakin meningkat sehingga
kami juga mengambil data dari media sosial dan platform
digital untuk mengetahui kepopuleran novel-novel yang kami
bahas.

2

2

MENGENAL NOVEL LEBIH DEKAT

2.1 Apa Itu Novel?

Apakah kalian pernah menemukan buku yang berisi
tentang cerita panjang sekaligus kompleks dengan halaman
yang cukup tebal? Nah, buku dengan cerita kompleks seperti
buku Dilan: Dia adalah Dilanku 1990 itulah yang disebut novel.
Novel merupakan sebuah karya fiksi prosa yang ditulis secara
naratif dan biasanya dalam bentuk cerita. Novel merupakan
bagian dari karya fiksi, selain cerita pendek. Adapun fiksi
merupakan karya imajinatif yang dilandasi kesadaran dan
tanggung jawab dari segi kreativitas sebagai karya seni
(Nurgiyantoro, 2010: hal. 3). Novel biasanya lebih panjang dan
lebih kompleks dari cerita pendek. Hal ini bisa kalian amati saat
membaca novel Mariposa dan cerita pendek Pelajaran
Mengarang. Tentu keduanya memiliki tebal halaman yang
berbeda bukan?

Novel juga memiliki dua jenis, lho! Novel dibedakan
menjadi dua, yaitu novel serius dan novel pop (populer).
Pengertian novel pop sendiri adalah novel yang populer pada
masanya dan banyak penggemarnya, khususnya pembaca di
kalangan remaja (Nurgiyantoro, 2010: hal. 18). Salah satu
karya sastra yang termasuk ke dalam novel populer adalah
novel remaja atau biasa disebut novel teenlit, sedangkan novel
serius cenderung memaksa kita membaca kembali untuk
mendapatkan pesan yang disampaikan.

3

Kalian bisa mengamati dengan membandingkan dua
novel dari jenis yang berbeda, misalnya novel Perahu Kertas
dan novel Bumi Manusia. Alur cerita novel Perahu Kertas jauh
lebih ringan bagi pembaca umum terutama remaja daripada
novel Bumi Manusia yang merupakan novel serius. Tentunya,
butuh waktu lebih lama untuk memahami novel Bumi Manusia
yang mengandung cerita sejarah. Pada hal ini, masyarakat
kebanyakan lebih menyukai novel populer sebagai sarana
hiburan.

Nah, kalau kalian lebih menyukai novel populer atau
serius? Apa pun jenis novel yang kita suka, pada akhirnya
keduanya sangat dibutuhkan di dunia literasi karena saling
melengkapi.

2.2 Perbedaan Antara Novel Populer dengan Novel
Serius

Tahukah kamu bahwa novel populer dan novel serius
memiliki perbedaan? Di dalam novel populer, tema, karakter,
latar, serta alur cenderung tidak mengutamakan unsur
kebenaran. Ceritanya tidak menampilkan masalah kehidupan
yang lebih intens. Masalah yang diangkat merupakan masalah
faktual, tetapi singkat seperti misalnya kisah cinta dan kisah
persahabatan. Tak hanya itu, novel populer sendiri lebih
mudah dipahami salah satunya karena alur yang digunakan
dalam cerita cukup sederhana artinya jarang dibuat flashback.
Selain itu, jika dilihat dari sifatnya, novel populer bersifat
menghibur pembaca. Pada akhir ceritanya sebagian besar
bersifat happy ending. Novel populer juga dibuat dengan lebih
mengutamakan selera pembaca.

Lalu, bagaimana dengan novel serius? Novel serius pada
umumnya mengangkat tema yang cukup kompleks. Persoalan
dalam cerita disajikan secara rumit sehingga memerlukan
penyelesaian yang juga rumit. Dalam novel serius, pembaca

4

juga lebih dirangsang untuk berpikir salah satunya terkait
amanat dan pesan dari pengarangnya. Karena
tersembunyinya pesan tersebut, justru akan terbuka peluang
bagi pembaca untuk memberi penafsiran yang berbeda-beda.
Pengarang dalam novel serius juga cenderung memanfaatkan
adanya kebebasan berkreasi sehingga sesuatu yang baru
akan muncul dengan cara yang baru pula. Selain itu, berbeda
dengan novel populer, novel serius tidak bergantung pada
selera pembaca.

Nah, itulah tadi beberapa perbedaan antara novel populer
dengan novel serius. Terkait penjelasannya cukup mudah
untuk dipahami, bukan? Jika dilihat, ternyata antara kedua
novel tersebut memiliki cukup banyak perbedaan, ya?

2.3 Genre Novel

Pasti kamu tidak asing dengan istilah genre novel,
sebenarnya apa genre novel itu? Genre novel adalah gaya
cerita dalam sebuah novel, kaidah atau ragam sastra yang
dipakai untuk membagi serta membedakan jenis atau tipe
antara novel satu dan novel yang lain. Genre juga
mencerminkan sebuah tren di masyarakat dan berevolusi
ketika penulis bereksperimen tanpa batasan-batasan. Ada
banyak genre novel di antaranya adalah genre romance,
genre fantasi, genre fiksi ilmiah, genre misteri, dan genre horor.

A. Romance
Genre romance menjadi salah satu genre yang banyak

diminati terutama para remaja lho, apakah kamu menjadi salah
satu orang yang menyukainya? Novel bergenre romance atau
romantis sering dihubungkan dengan sebuah jalinan
percintaan. Novel bergenre romance biasanya mengisahkan
dua orang yang sedang merasakan jatuh cinta. Selain itu,
terdapat juga kisah persahabatan ataupun impian seseorang

5

yang dijadikan satu dengan cerita unik dan menarik. Meskipun
menceritakan tentang percintaan, akhir cerita bisa saja
memiliki akhir yang bahagia atau justru menyedihkan, lho. Bila
dibandingkan dengan genre lain, genre romance memiliki
banyak peminat sebab memang pada hakikatnya masyarakat
lebih menyukai bacaan yang berbau romansa.

Novel dengan genre romance umumnya memakai
pemilihan diksi yang indah, cenderung puitis, dan dramatis.
Karena dengan begitu, cerita yang disampaikan akan mudah
tersampaikan kepada para pembaca. Dialog-dialognya banyak
menggunakan kata kata yang ringan sehingga mudah
dipahami oleh para pembacanya.

B. Fantasi
Di antara kalian, pasti pernah membaca novel fantasi.

Novel fantasi ini adalah salah satu genre fiksi yang populer di
semua kalangan. Hal tersebut tidak lepas dari pengaruh-
pengaruh eksternal yang banyak bermunculan dari kondisi
sosial, budaya lokal maupun luar, serta pengaruh-pengaruh
media lain seperti film, komik, jejaring sosial, internet, serta
game, dan sebagainya (Sutanto, 2017: 61).

Lalu, novel fantasi itu apa sih? Secara harfiah, novel
fantasi merupakan genre kepenulisan yang mana garis besar
ceritanya tidak mungkin terjadi di dunia nyata. Novel fantasi
adalah cerita yang mengisahkan hal-hal yang tidak mungkin
terjadi dalam dunia nyata (Man Love dan Stableford dalam
Sutanto, 2017: 61), seperti hewan yang berbicara, pohon yang
bisa berjalan, sihir, dan makhluk-makhluk dengan kekuatan
luar biasa. Wijaya (2013: 4) juga menyatakan, cerita fantasi
adalah cerita yang berdasarkan bukan kejadian yang
sebenarnya dan bertujuan untuk menciptakan sesuatu dalam
angan-angan. Terkadang, cerita fantasi itu ditandai dengan
sihir, dunia ajaib, dan makhluk selain manusia. Namun,

6

dewasa ini perkembangan cerita fantasi semakin meluas dan
tidak melulu soal sihir.

Mengapa sih novel fantasi disebut fiksi? Yang pertama,
pasti karena cerita rekaan-rekaan. Yang kedua, berisi peristiwa
yang di luar akal. Banyak keajaiban dalam cerita. Banyak
keanehan alam cerita. Tokoh ceritanya unik. Latarnya tidak
dibatasi oleh ruang dan waktu (Ciri Umum Cerita Fantasi
Sebagai Salah Satu Jenis Teks Narasi, t.t.). Selain itu, Stewing
(1980: 409-442) mengungkapkan bahwa cerita fantasi memiliki
beberapa jenis, yaitu fantasi sederhana, cerita rakyat, binatang
dengan kemampuan khusus, makhluk-makhluk aneh, manusia
dengan kemampuan khusus, mainan dan boneka yang dapat
berbicara, benda ajaib, perjalanan melewati waktu dan ruang,
tingkatan fantasi, dan kekuatan jahat.

Jadi, dapat disimpulkan bahwa novel fantasi
mengungkapkan hal-hal yang tidak ditemui dalam dunia nyata.
Tokoh dan latar diciptakan penulis itu juga sering tidak ada di
dunia nyata. Tema fantasi biasanya magic, supernatural atau
futuristik. Ide cerita terbuka terhadap daya khayal penulis dan
tidak dibatasi oleh realitas atau kehidupan nyata.

C. Fiksi Ilmiah
Tahukah kamu? Dunia literasi bisa digabungkan dengan

ilmu pengetahuan dan teknologi, lho. Hal itu untuk
menciptakan karya yang luar biasa, salah satunya adalah
novel fiksi ilmiah. Novel yang bergenre fiksi ilmiah memang
berbeda dari novel lain pada umumnya. Selain menarik untuk
dibaca novel dengan genre fiksi ilmiah dapat menambah
wawasan baru yang tidak pernah diketahui sebelumnya oleh
pembaca pada umumnya (Bagus, 2018: 4).

Lalu, pernahkah kalian membaca novel fiksi ilmiah? Atau
kalian belum tahu apa itu novel fiksi ilmiah? Maka, marilah kita
bahas satu persatu. Jadi, novel fiksi ilmiah adalah genre fiksi
spekulatif yang berhubungan dengan konsep-konsep

7

imajinatif. Novel fiksi ilmiah atau sains merupakan novel yang
mengedepankan ilmu terapan, pengetahuan, serta hasil
penelitian dalam balutan sastra sehingga memberikan daya
tarik sendiri bagi pembaca untuk memahami teori secara lebih
fantasi. Di Indonesia sendiri masih sedikit novel dengan genre
ini padahal banyak yang minat dan menyukai tema sains
(“Pengertian Novel Adalah,” t.t.).

Jadi, genre fiksi ilmiah ini berbeda dengan genre fiksi yang
biasanya. Jika fiksi hanya memerlukan penulisnya mempunyai
imajinasi lebih dalam mengarang, fiksi ilmiah menuntut
pengetahuan lebih dari pengarang tentang ilmu pengetahuan,
baik umum maupun khusus. Ini karena cerita yang diangkat
akan mengandung pemahaman ilmu pengetahuan seperti
fisika dan hukum-hukum alam semesta lainnya untuk
memperkuat daya pikat tulisannya (Bagus, 2018: 4).

Sebagai novel fiksi ilmiah, ide yang dibangun harus
berdasarkan pada pengetahuan dan keilmuan. Meski
sederhana, ide bisa dikembangkan dengan cerita yang
beragam dan tetap terstruktur. Dalam membuat ide cerita
tersebut, kalian bisa memanfaatkan web novel dengan unsur
pendukung melalui penelitian.

Lalu, apa sih hal yang menarik yang ada dalam novel fiksi
ilmiah? Yang menarik adalah adanya amanat dan kebaikan
bagi manusia. Amanat tersebut berhubungan dengan konflik
cerita yang dikembangkan. Untuk memberikan pelajaran bagi
pembaca serta menambah wawasan seiring teknologi yang
semakin canggih biasanya banyak memuat istilah ilmiah,
misalnya nama alat-alat berteknologi canggih atau hadirnya
penjelasan mengenai fenomena ilmiah yang terjadi dalam
cerita (Bagus, 2018: 23).

Walaupun ilmu pengetahuan dan teknologi berkembang
sangat pesat dalam hitungan detik terdapat ritme dalam
kehidupan. Ritme dalam kehidupan tersebut berjalan perlahan
dengan peristiwa yang terjadi. Sekarang ini tinggal bagaimana

8

kalian harus menulis cerita yang seru dalam pengetahuan
sains untuk membuat novel fiksi ilmiah.

D. Misteri
Novel misteri merupakan novel yang menceritakan kisah-

kisah misteri dan menimbulkan rasa penasaran pembaca
karena penuh dengan teka-teki. Karya fiksi bergenre misteri
akan menghadirkan suatu permasalahan yang erat kaitannya
dengan penculikan, pembunuhan ataupun tindakan kriminal
yang membahayakan nyawa seseorang. Kisah dalam cerita
bergenre misteri akan menghadirkan situasi yang berbahaya
seperti aksi-aksi pengejaran tokoh antagonis.

Genre misteri menyuguhkan kisah tentang kejanggalan,
teka-teki sebuah kasus beserta dengan cara penyelesaiannya.
Lazimnya, novel dengan genre misteri ini memanfaatkan
adegan yang penuh dengan tipu muslihat dan diakhiri dengan
plot twist sehingga bisa membuat para pembaca menjadi
tercengang.

Saat membaca novel dengan genre ini, pembaca
diharuskan fokus juga teliti dalam mengingat karakter ataupun
alurnya agar tidak bingung, bahkan terkecoh saat mencapai
klimaks. Kemudian, penulis novel dengan genre ini akan
menciptakan plot dengan menghadirkan bagian-bagian dari
kenyataan pada tiap segmen, serta alur tak terduga di akhir
cerita.

Genre misteri kerap berkaitan dengan genre thriller dan
rata-rata novel berbau detektif adalah contoh novel dengan
genre misteri. Novel-novel karya Agatha Christie banyak
memuat genre misteri, seperti yang berjudul A Caribbean
Mystery, dan The Mirror Crack’d from Side to Side. Selain itu,
ada pula novel bergenre misteri karya Sir Arthur Conan Doyle,
salah satunya yang berjudul Sherlock Holmes: The Hound of
the Baskervilles.

9

E. Horor
Novel horor adalah novel yang memberikan efek

menegangkan bagi pembaca. Cerita yang disajikan dalam
novel ini biasanya cerita seram, bisa berupa hal mistis atau
gaib. Genre horor memiliki ciri yang hampir sama dengan
misteri. Hanya saja karya fiksi yang menggunakan genre ini
akan melibatkan mitos-mitos supranatural ataupun
kepercayaan yang beredar di masyarakat. Biasanya tokoh
yang dihadirkan pada karya fiksi dengan genre ini yaitu
manusia dengan makhluk gaib.

Novel dengan genre horor akan menyuguhkan kisah yang
mengerikan, menakutkan, dan membuat naik bulu kuduk para
pembacanya. novel bergenre horor biasanya akan membawa
adegan pelarian dari karakter protagonis pada sosok makhluk
gaib.

Mungkin sebagian orang akan menghindari genre novel
ini sebab akan berimbas pada kecemasan pribadi, tetapi bagi
yang minat dan memang menyukai kisah berbau menantang
adrenalin, novel horor adalah pilihan yang tepat.

Novel dengan genre horor akan mengaitkan alur cerita
dengan mitos supranatural atau kepercayaan yang ada di
masyarakat. Tokoh yang diusung pun, yakni manusia dengan
makhluk halus atau gaib sebagai tokoh antagonis yang
menakutkan. Tak hanya itu, ceritanya pun tak lain adalah
sebuah kutukan, kejahatan yang super sadis, dan peristiwa
spiritual lain.

Contoh novel genre horror di antaranya, Wingit karya Sara
Wijayanto, Danur karya Risa Saraswati, The Chalk Man karya
C.J. Tudor, Bangku Kosong, dan novel lain sejenisnya.

10

3

TENTANG NOVEL TEENLIT

3.1 Apa Itu Novel Teenlit?

Apakah kalian tahu arti dari kata teenlit? Istilah teenlit
sebenarnya diambil dari singkatan Teen Literature. Teen
berarti remaja dan Lit yang diambil dari kata Literature berarti
tulisan atau karya tulis. Menurut Violin (dalam Noviana, 2014)
novel teenlit dapat didefinisikan sebagai bacaan untuk mereka
yang berusia antara 13 hingga 19 tahun, dan pada umumnya
remaja yang masih duduk di bangku sekolah SMP dan SMA
atau remaja tahun-tahun pertama yang duduk di bangku kuliah.

Novel teenlit juga dapat didefinisikan hasil karya sastra
populer yang kreatif dan imajinatif pengarang, bertema
kehidupan remaja dengan segala macam kisah yang memang
dialami remaja, mulai proses mencari jati diri, persahabatan
sampai dengan kisah-kisah cinta dengan cerita yang berbeda
(Fransiska, 2014: 4). Oleh karena itu, novel teenlit pada
umumnya berisi tentang kisah percintaan, persahabatan,
keluarga, atau tentang kehidupan sehari-hari remaja yang
dikemas dalam genre misteri, komedi, fantasi, bahkan horor.

3.2 Perkembangan Novel Teenlit

Teeuw (1989) pernah mengatakan bahwa keberadaan
bacaan hiburan patut diperhitungkan dalam pembicaraan
perkembangan sastra modern Indonesia. Bahkan dalam
tinjauan Teeuw (1989), jumlah karya sastra populer

11

mendominasi dibanding karya sastra yang ada. Hal ini dapat
dibuktikan oleh munculnya karya-karya terjemahan,
semaraknya cerita remaja di berbagai majalah dan koran, juga
mulai didukungnya media perfilman yang mengangkat kisah-
kisah dalam novel remaja.

Pada dasarnya, novel teenlit berakar dari novel-novel
Barat bergenre sama yang sudah terlebih dahulu meraih
kesuksesan di Indonesia, misalnya Bridget Jones` Diary yang
diterjemahkan menjadi Buku Harian Bridget Jones. Novel
karya Helen Fielding tahun 1996 tersebut dinilai menjadi
pelopor novel bergenre teenlit. Novel tersebut menjadi best
seller pada tahun 1998. Kesuksesan novel Bridget Jones's
Diary diikuti oleh Shopaholic, Can You Keep a Secret, Sophie's
World hingga Princess’ Diary. Adapun penerbit yang
menampung karya terjemahan novel luar, yakni Gramedia,
seperti karya-karya Ruth White yang berjudul The City Rose
dan Sweet Creek Holler yang sudah meraih penghargaan ALA
Notable Book for Young Adults.

Tidak hanya cerita terjemahan dalam bahasa Inggris,
namun novel-novel terjemahan dari Timur Tengah pun berhasil
menarik perhatian para remaja di Indonesia. Seperti penerbit
Navila sebuah penerbit di Yogyakarta yang muncul untuk
menerbitkan novel-novel terjemahan dari Timur Tengah.
Mengingat adanya komunitas anak-anak pesantren dan
munculnya jurusan Sastra Arab di beberapa universitas yang
tertarik akan beredarnya novel-novel tersebut, membuat
penerbit Navila memutuskan untuk mendirikan penerbit khusus
terjemahan novel-novel Timur Tengah.

Lalu, bagaimana awal mula novel teenlit muncul di
Indonesia? Di negara kita, novel teenlit sendiri tidaklah muncul
secara tiba-tiba. Pada akhir tahun 1986, munculah novel
remaja karya Hilman Hariwijaya yang berjudul Tangkaplah
Daku Kau Kujitak. Novel yang terbit pada bulan Desember
1986 tersebut dicetak oleh PT. Gramedia. Novel ini sangat

12

diminati oleh kalangan remaja pada waktu itu sehingga sampai
terjual hingga puluhan eksemplar di pasaran. Novel
Tangkaplah Daku Kau Kujitak menceritakan seorang remaja
laki-laki SMA bernama Lupus dalam menjalani hari-harinya.
Dapat dikatakan bahwa penulisan novel teenlit yang
berkembang pada saat ini berasal dari bentuk penulisan dalam
novel Lupus tersebut. Selanjutnya, pada awal tahun 1990-an
terbitlah novel serial Olga karya Hilman Hariwijaya. Dari novel-
novel yang muncul tersebut, tampak bahwa sebenarnya
bentuk penulisan teenlit sudah terdapat di Indonesia. Bahkan,
jika diamati, di negara kita sudah ada terlebih dulu daripada di
Amerika Serikat. Hanya memang, pada waktu itu belum ada
istilah untuk menyebut novel teenlit itu sendiri.

Fenomena teenlit memberi dampak positif, setidaknya
dalam dua hal. Pertama, keberhasilan para penulis dapat
mendorong siapa saja untuk mulai mengikuti jejak mereka.
Kedua, fakta bahwa beberapa teenlit berawal dari sebuah buku
harian bisa menegaskan kembali bahwa menulis tidaklah
serumit yang dibayangkan semula (Syahrul, 2017: 12).

3.3 Ciri-Ciri Novel Teenlit

Sama seperti jenis novel lainnya, novel teenlit juga
mempunyai ciri khas tersendiri. Banyak ciri-ciri yang
menjadikan sebuah novel dikatakan sebagai novel teenlit.
Misalnya, novel teenlit ditulis dengan bahasa yang ringan dan
sederhana agar mudah dibaca, dipahami, dan dinikmati. Hal ini
sejalan dengan Mattew (dalam Nesi, 2019: 52) bahwa salah
satu ciri khas novel teenlit ialah bahwa dari sisi isinya jarang
dijumpai struktur cerita yang kompleks dan perenungan yang
mendalam, walaupun beberapa kajian menunjukkan bahwa di
dalamnya terkandung ideologi tertentu yang hendak
disampaikan penulisnya. Pada dasarnya novel teenlit
menyerupai catatan harian (diary) yang dinovelkan. Novel

13

tersebut berbicara mengenai kehidupan remaja dengan
karakter apa adanya dan dikemas dengan bahasa yang ringan.
Selain itu, bahasanya juga dibuat menarik dan komunikatif.
Jika bahasa yang digunakan menarik, tentu sebuah karya yang
dalam konteks ini adalah novel teenlit pasti akan mendapat
perhatian lebih dari para pembacanya.

Novel teenlit sendiri juga menggunakan alur yang
sederhana. Dengan begitu, pembaca tidak perlu berpikir keras
untuk memahami jalan ceritanya karena alurnya yang mudah
dipahami. Tidak hanya itu saja, novel teenlit dibuat dengan
menyesuaikan pada selera pasar atau artinya dibuat menurut
selera pembaca pada kebanyakan.

14

4

NOVEL TEENLIT PERIODE 2000-AN

4.1 Pengarang-Pengarang Novel Teenlit Periode
2000-an

Sebuah karya sastra tidak pernah lepas dari penulisnya.
Setiap karya sastra pasti memiliki penulis yang menjadi alasan
terciptanya cerita-cerita yang luar biasa. Dalam hal ini penulis
memiliki peran penting dalam menentukan keseluruhan bagian
cerita. Seiring perkembangan zaman, semakin banyak muncul
penulis-penulis baru yang berkompeten dalam menghasilkan
suatu karya, tidak terkecuali dalam menghasilkan cerita-cerita
remaja. Siapa saja sih penulis itu?

Pidi Baiq adalah salah satu nama yang tidak asing bagi
para penggemar novel teenlit. Seniman multitalenta yang
dikenal sebagai penulis sekaligus anggota Grup Band The
Panas Dalam ini memiliki beberapa karya yang booming, sebut
saja Trilogi Dilan yang sukses membawanya meraih
penghargaan kategori Writer of The Year oleh IKAPI Award.

Selanjutnya ada Esti Kinasih. Esti Kinasih merupakan
salah satu penulis perempuan yang karyanya banyak disukai
oleh para remaja. Wanita kelahiran Jakarta, 9 September 1997
ini merupakan seorang penulis yang novelnya sudah laris
manis. Salah satu novel Esti Kinasih yang berjudul Fairish
menjadi best seller dan terus dicetak ulang hingga saat ini.
Selain menulis, Esti Kinasih juga mengelola perpustakaan
pribadi di rumahnya dan sedang mengembangkan bisnis
cokelat kecil-kecilan.

15

Selain Pidi Baiq dan Esti Kinasih, salah satu penulis
novel teenlit berbakat adalah Winna Efendi. Perempuan
kelahiran 8 Januari 1998 ini merupakan seorang freelance
reporter untuk sebuah majalah dan jurnalis fashion sekaligus
seorang penulis novel teenlit dan metropop. Dua karya Wina
yang diangkat ke layar lebar adalah Refrain dan Remember
When. Winna Efendi juga berkontribusi dalam novel edisi
pertama The Journeys (2011), sebuah antologi kisah
perjalanan 12 penulis dari Gagas Media. Perempuan yang
akrab disapa Wina berhasil meraih beberapa penghargaan
diantaranya, yaitu Long List Khatulistiwa Award untuk Penulis
Muda Berbakat (2009), Short List Anugerah Pembaca
Indonesia cover fiksi favorit untuk Refrain (2009) dan Long List
Anugerah Pembaca Indonesia novel fiksi favorit untuk Refrain
(2009).

Tak hanya penulis senior saja yang dapat menghasilkan
karya-karya yang luar biasa, salah satu penulis muda asal Bali
yaitu Poppi Pertiwi berhasil menciptakan karya-karya best
seller. Penulis dengan nama asli Ni Wayan Poppi Pertiwi ini
aktif membagikan tulisan-tulisannya di platform Wattpad.
Cerita-ceritanya yang bagus sukses menarik minat jutaan
pembaca. Beberapa karyanya telah diterbitkan bahkan segera
difilmkan salah satunya adalah Mozachiko. Dalam kurun waktu
satu tahun Poppi dapat menghasilkan tiga novel yang cukup
laris manis di pasaran.

4.2 Siapa Saja Penerbitnya?

Tahukah kalian, bagaimana proses pembuatan buku?
Buku yang sering kita baca merupakan produk industri kreatif
penerbitan, lho. Pada dasarnya, industri percetakan dan
penerbitan adalah kegiatan usaha kreatif yang mencakup
penulisan konten dan penerbitan, yaitu majalah, tabloid, buku,

16

jurnal, koran, maupun konten digital lainnya seperti kegiatan
dalam kantor berita (Syarif, dkk., 2015: 27).

Rambatan (dalam Suhendra, dkk., 2020) menjelaskan
ada beberapa jenis penerbitan, yaitu penerbitan tradisional,
mandiri, dan digital. Penerbitan tradisional merupakan kegiatan
penerbitan yang diawali dengan pencarian, pemilihan naskah,
penyusunan layout termasuk proses cetak, kemudian distribusi
hasil cetakan, seperti surat kabar atau koran, majalah, buku,
dan brosur. Sedangkan penerbitan mandiri (Self-publishing)
merupakan penerbit yang memfasilitasi penulis untuk
memublikasikan karya mereka sendiri dengan pencetakan
sesuai dengan permintaan (print on demand). Selanjutnya,
penerbitan digital merupakan penerbitan yang berkembang
sejalan dengan perkembangan internet.

Sayangnya, menurut data Focus Economy Outlook 2020,
pada kisaran tahun 2003 sampai dengan 2008, industri
penerbitan hanya mengalami pertumbuhan 14,23% atau
menempati empat terbawah di atas Industri Kriya, Industri
Fashion, dan Industri Musik (Syarif et al, 2015). Sejak tahun
2012, buku yang diterbitkan di Indonesia tidak mencapai
18.000 judul buku setiap tahunnya (Kompas, 25/6/2012).
Meskipun begitu, pada dasarnya Indonesia memiliki banyak
penerbitan yang tersebar dari Sabang sampai Merauke.
Berdasarkan data IKAPI (Ikatan Penerbit Indonesia), terdapat
1.328 penerbit yang bergabung menjadi anggota. Persebaran
data, yaitu DKI Jakarta sebanyak 504 (setara dengan 38%),
Jawa/non Jakarta sebanyak 687 (setara dengan 52%), dan
non Jawa sebanyak 137 (setara dengan 10%).

Nah, lalu kelima novel teenlit yang dibahas dalam buku ini
berasal dari penerbit mana saja sih? Uniknya, penerbit-
penerbit yang menjadi perantara kepopuleran novel-novel
teenlit yang dibahas dalam buku ini sebagian tidak berasal dari
penerbit besar, seperti Gramedia Pustaka. Novel-novel teenlit
yang ditampilkan dalam buku ini justru diterbitkan oleh Mizan

17

Pustaka, Coconut Books, Media Kita, Best Media, Bentang
Pustaka, dan Gagas Media.

Penerbit pertama yang akan kita bahas adalah Mizan
Pustaka. Penerbit yang menerbitkan Novel Dilan: Dia Adalah
Dilanku 1990 ini merupakan bagian dari kelompok Mizan, salah
satu penerbitan terbesar di Indonesia. Penerbit ini didirikan
pada tahun 1983 dengan publikasi awal berupa buku
terjemahan karya para pemikir terkemuka. Namun, kini Mizan
Pustaka merupakan penerbit yang berbasis luas dengan
kekuatan dalam genre fiksi, kesehatan, buku bisnis, buku
anak-anak, referensi, agama, dan non-fiksi populer.

Penerbit yang kedua adalah Coconut Books yang
menerbitkan Novel Mariposa. Penerbit ini merupakan salah
satu publisher yang berada dalam naungan PT Melvada
Media. PT Melvada Media sendiri merupakan sebuah
perusahaan penerbit buku yang sudah populer di kalangan
para penulis. Penerbit lainnya yang berada di bawah PT
Melvada Media ini juga sudah melahirkan banyak novel best
seller, seperti Galaksi, Air Mata Cinta, Dear Nathan, Mariposa,
Hello Salma, Dear Allah.

Nah, lalu ada juga Media Kita yang merupakan penerbit
dari novel Seperti Hujan yang Jatuh ke Bumi. Media Kita
menerbitkan buku populer untuk kalangan remaja dan menjadi
bagian dari Kelompok Agromedia. Penerbitan ini didirikan pada
tanggal 9 Juli 2005. Media Kita semakin dinamis dan telah
menerbitkan banyak bacaan anak muda dengan harapan
meningkatkan minat baca. Penulis yang besar dari penerbit ini
adalah Fiersa Besari dan Boy Candra.

Penerbit yang selanjutnya adalah Best Media. Penerbit
Best Media ini menjadi perantara Novel Dear Nathan menjadi
best seller. Penerbit ini telah melahirkan banyak novel untuk
kalangan pemula. Meskipun begitu, penerbit ini menawarkan
karya-karya yang berkualitas, terbukti dari kepopuleran novel
Dear Nathan.

18

Penerbit yang kelima adalah Bentang Pustaka yang
melahirkan novel Perahu Kertas. Penerbit Bentang Pustaka
merupakan penerbitan yang bergabung dengan kelompok
Mizan sejak tahun 2004. Bentang Pustaka telah menerbitkan
ribuan karya penulis Indonesia maupun luar negeri. Bahkan,
penerbit ini berkolaborasi dengan penulis-penulis Indonesia,
seperti Andrea Hirata, Dee Lestari, Sapardi Joko Damono,
Seno Gumira Ajidarma, Rendra, Budi Darma, Putu Wijaya,
Agus Noor.

Terakhir adalah Penerbit Gagas Media. Penerbit yang
melahirkan novel Geez & Ann ini Gagas Media merupakan
penerbit nasional yang didirikan pada tanggal 4 Juli 2003.
Target pasar penerbit ini adalah dari remaja hingga dewasa
muda. Buku-buku terbitan Gagas Media cenderung chicklit dan
teenlit yang fokusnya percintaan dan kehidupan rumah tangga.
Meskipun begitu, Gagas Media juga beberapa kali menerbitkan
novel komedi, thriller, fantasi, sastra kontemporer.

4.3 Media Pengarang-Pengarang Novel Teenlit
Periode 2000-an

Tahukah kamu pada zaman dulu novel teenlit hanya bisa
dibaca lewat sebuah buku lho! Namun, seiring perkembangan
zaman, kini novel-novel teenlit bisa dibaca lewat media-media
lain, seperti Wattpad, Webtoon, website dan blogspot bahkan
platform digital seperti Spotify dan Youtube. Para penikmat
novel teenlit semakin bertambah banyak terutama para remaja
yang menyukai genre romance. Seiring dengan adanya
kemajuan zaman dan teknologi novel-novel bisa dibaca lewat
media online salah satunya adalah Wattpad yang populer saat
ini, seperti penulis Rintik Sedu atau Tsana yang awalnya hanya
menulis cerita-ceritanya lewat aplikasi Wattpad hingga
akhirnya berhasil menerbitkan buku.

19

Pada zaman sekarang platform digital banyak diminati
untuk membaca sebuah buku ataupun menulis sebuah cerita
karena dinilai lebih efisien dan murah dibandingkan harus
membeli buku secara langsung. Namun, bukan berarti minat
pembaca yang membeli buku juga berkurang. Saat ini kita
memiliki banyak cara untuk membaca buku tanpa harus
membeli buku fisiknya secara langsung. Penulis mulai
menggunakan media Spotify atau Youtube untuk memuat
karyanya. Salah satu penulis tersebut adalah Rintik Sedu yang
membagikan ceritanya lewat podcast Spotify miliknya.
Pendengarnya bisa dibilang banyak dan sangat antusias lho!
Apakah kamu adalah salah satu pendengar setia podcastnya?

Jika dibandingkan dengan menerbitkan sebuah buku dan
juga menjualnya, penggunaan platform digital seperti Spotify
dan Youtube tidak kalah menjanjikan bagi seorang penulis.
Pendapatan yang didapat hampir sama ketika menjual sebuah
buku fisik, apalagi jika buku yang dibagikan membuat
penasaran para pendengar pasti akan banyak yang menonton
ataupun mendengar ceritanya. Apakah kalian tim pembaca
melalui buku fisik atau justru tim pembaca lewat platform
digital?

4.4 Contoh Novel Teenlit Periode 2000-an

Setelah kalian tahu apa itu novel teenlit dan sebagainya
yang telah disebutkan di bab-bab sebelumnya, Maka sekarang
saatnya kalian mengenal apa saja sih novel-novel teenlit di
tahun 2000-an? Pasti kalian sudah penasaran, bukan?
Padahal, Indonesia sendiri memiliki segudang penulis teenlit
dengan karya-karyanya yang luar biasa, loh! Tapi, di sini kalian
akan mengenal lebih dalam mulai dari pengarang hingga
review pembaca tentang beberapa novel yang sudah kami pilih
untuk dibahas, yaitu diantaranya novel berjudul Dilan: Dia
Adalah Dilanku Tahun 1990? karya Pidi Baiq, novel Mariposa

20

karya Luluk HF, novel Seperti Hujan yang Jatuh ke Bumi karya
Boy Candra, novel Dear Nathan karya Erisca Febriani, novel
Perahu Kertas karya Dee Lestari dan yang terakhir adalah
novel Geez & Ann karya Rintik Sedu. Novel-novel tersebut
berhasil menarik perhatian pembaca terutama bagi pecinta
novel teenlit, loh! Barangkali kamu salah satu penikmat yang
juga ikut membaca dan menontonnya. Langsung aja kita bahas
satu persatu, yuk! Check it out!!

21

4.4.1 Kisah Cinta Dua Anak Remaja dalam Novel Dilan:
Dia Adalah Dilanku 1990

Gambar 1. Novel Dilan: Dia Adalah Dilanku 1990
(diambil dari Dilan: Dia Adalah Dilanku 1990 – goodreads.com)

Di antara kita, siapa yang tidak mengenali Iqbaal
Ramadhan? Ya, pastinya hampir setiap orang mengetahui
siapa dia. Dia adalah aktor terkenal di Indonesia yang memiliki
banyak fans. Kemampuannya dalam bernyanyi dan juga akting
selalu membuat para penggemarnya begitu terpukau. Iqbaal
tak hanya beradu akting di dunia sinetron, tetapi dirinya juga
kerap kali akting membintangi beberapa judul film, di antaranya
adalah Dilan: Dia Adalah Dilanku Tahun 1990. Tentu kalian
sudah tahu, bukan? Film ini dengan luar biasa bisa meraih
penonton hingga sekitar 6,3 juta orang. Lantas, apa kalian tahu

22

bahwa sebenarnya film tersebut merupakan adaptasi dari
sebuah novel? Ya, novel karya Pidi Baiq-lah yang mendasari
adanya pembuatan film tersebut.

Lalu, sebenarnya siapa sosok Pidi Baiq itu? Pidi Baiq
atau yang biasa disebut ayah oleh orang-orang yang
mengidolakannya adalah seorang sastrawan, seniman, musisi,
pencipta lagu, ilustrator, dan komikus. Dia juga berprofesi
sebagai dosen di Institut Teknologi Bandung. Pidi Baiq
memang seniman yang memiliki banyak kelebihan. Sungguh
luar biasa, bukan? Pria kelahiran Bandung, 08 Agustus 1972
ini mulai dikenali oleh publik melalui karya-karyanya pada
waktu itu. Salah satunya adalah melalui novel yang berjudul
Dilan: Dia Adalah Dilanku Tahun 1990 yang terbit pada tahun
2014. Novel yang diterbitkan oleh PT Mizan Pustaka ini
memiliki jumlah sekitar 348 halaman. Yang menjadi luar biasa
dari novel karya Pidi Baiq ini adalah berhasil terjual lebih dari 1
juta eksemplar dan menjadi bagian dari 10 novel best seller
versi Kemenparekraf.

Novel Dilan: Dia Adalah Dilanku Tahun 1990
menceritakan kisah cinta dua anak remaja SMA bernama Dilan
dan Milea. Dilan sendiri adalah salah satu anak geng motor
yang bersekolah SMA di daerah Bandung. Suatu ketika di
sekolahnya, datanglah murid baru bernama Milea yang pindah
dari Jakarta. Di masa awal-awal Milea bersekolah, dirinya
didekati oleh laki-laki yang belum dikenalnya. Wajar saja jika
hal tersebut membuat Milea bingung. Hingga pada akhirnya,
Milea tahu bahwa laki-laki tersebut bernama Dilan. Dilan
sendiri terus berusaha untuk mendekati dan mendapatkan
cinta Milea.

Pada saat itu, ketika Milea pulang dari sekolah naik
angkot. Ternyata, Dilan pun mengikutinya dan berkata "Milea,
kamu cantik, tapi aku belum mencintaimu. Enggak tahu kalau
sore, tunggu aja." Jika kamu menjadi Milea, tentu saja merasa
kaget mendengar hal semacam itu. Terlebih yang mengatakan

23

adalah laki-laki yang baru saja dikenal, bukankah begitu? Hal
itulah yang dirasakan oleh Milea. Hatinya cukup berdebar-
debar dan tak terucap sepatah kata pun dari dirinya. Di sisi lain,
Milea juga memikirkan pacarnya yaitu Beni yang berada di
Jakarta. Sebenarnya, Milea ingin mengatakan kepada Dilan
bahwa dirinya sudah memiliki pacar, tetapi dia tidak ingin jika
Dilan merasa sedih dan justru menjauhinya.

Kalau berbicara mengenai usaha Dilan dalam mendekati
Milea, memang bisa dibilang tidak biasa. Waktu itu, Dilan
memberikan coklat kepada Milea yang dititipkan melalui tukang
pos, tukang sayur, tukang koran, dan tukang-tukang lainnya
yang lewat di depan rumah Milea. Dilan juga mengirimkan
seorang tukang pijat langganannya untuk memijat Milea saat
Milea sakit tanpa sepengetahuannya. Melihat hal tersebut,
setuju tidak apabila dikatakan bahwa Dilan adalah sosok yang
romantis? Namun, siapa sangka bahwa cara tidak biasa yang
dilakukan oleh Dilan itu justru berhasil membuat Milea tidak
bisa berhenti memikirkannya.

Suatu hari, ketika Milea ulang tahun, Nandan memberi
boneka panda kepadanya. Beni pacarnya juga datang ke
Bandung demi merayakan ulang tahunnya. Namun, apa yang
terjadi? Milea justru kecewa karena dirinya mengira bahwa
Dilan tidak akan memberinya sebuah ucapan selamat ulang
tahun. Lalu, sewaktu di sekolah, barulah Dilan datang ke kelas
Milea untuk memberikan bungkusan dan mengucapkan
selamat ulang tahun kepadanya. Apa kalian bisa menebak isi
bungkusan tersebut? Ternyata, Dilan memberi hadiah kepada
Milea berupa buku TTS (Teka Teki Silang) yang di dalamnya
terdapat ucapan selamat ulang tahun untuk Milea. Tentu, kita
bisa menebak hati seorang Milea pada waktu itu. Ya, hatinya
senang sekali karena apa yang dilakukan Dilan benar-benar
istimewa menurut Milea.

Secara perlahan, Dilan dan Milea pun terlihat semakin
akrab. Milea pun mengetahui banyak hal terkait Dilan dari

24

teman sekelasnya, yaitu Wati yang merupakan sepupu Dilan.
Namun, hubungan Dilan dan Milea tidak berjalan mulus begitu
saja. Tokoh lain seperti Beni, Anhar, dan Kang Adi dalam novel
ini mewarnai perjalanan mereka berdua. Lantas, kira-kira,
bagaimana perjalanan kisah antara Milea dengan Beni
pacarnya dan juga Dilan yang terus mencoba untuk
mendekatinya? Akankah pada akhirnya Dilan berhasil
mendapatkan cinta Milea atau justru sebaliknya?

Jika dilihat dari sinopsisnya, bagaimana tanggapan dari
kalian? Apakah novel karya Pidi Baiq tersebut menarik? Saking
terkenalnya, novel Dilan: Dia Adalah Dilanku Tahun 1990
mendapat banyak tanggapan dari para pembaca, lho! Di
antaranya ada yang mengatakan bahwa isi novel tersebut
memuat banyak percakapan sehingga lebih enak dan mudah
untuk dibaca. Pembaca juga mengungkap bahwa penulis
memakai bahasa yang santai dan adanya cerita di dalamnya
dibumbui dengan berbagai kejadian konyol dan lucu sehingga
dapat menciptakan tawa. Selain itu, ceritanya sangat ringan
dan santai sehingga tidak memakan banyak waktu untuk
membaca. Ada juga pembaca lain yang mengatakan bahwa
bahasa yang digunakan sederhana, tidak norak, tetapi dapat
terasa nuansa romantisnya. Lalu, jika dilihat dari sisi lain yaitu
sampulnya, pembaca juga menilai cukup menarik.

Novel Dilan: Dia Adalah Dilanku 1990 memang sangat
cocok untuk kalangan remaja. Namun, sama seperti karya
yang lain, novel ini pun memiliki kekurangan. Beberapa di
antaranya yang diungkap oleh pembaca, misalnya adanya
percakapan dan gurauan dalam novel yang masih berkaitan
dengan tahun 1990 justru membuat kesulitan tersendiri bagi
pembaca yang bukan angkatan 1990. Ada juga pembaca yang
menjumpai kalimat-kalimat yang sedikit aneh dan
percakapannya kurang selaras dari yang diperkirakan karena
pengaruh dari latar waktu. Tidak hanya itu, karakter Dilan
dinilai oleh pembaca terlalu menonjol karena hampir sebagian

25

besar ceritanya berkutat pada Dilan saja. Akibatnya, peran
Milea seolah-olah terabaikan.

Terlepas dari kelebihan dan kekurangan yang telah
disebutkan, secara keseluruhan novel Dilan: Dia Adalah
Dilanku Tahun 1990 ini tetap sangat disarankan untuk masuk
ke daftar bacaanmu karena ceritanya yang sangat menarik dan
cocok bagi kalian yang seusia remaja. Nah, tunggu apa lagi,
untuk kalian yang tertarik untuk membacanya, tetapi belum
memiliki bukunya, segera beli di toko kesayanganmu! Happy
reading!

26

4.4.2 Mengejar Cinta dalam Novel Mariposa

Gambar 2. Novel Mariposa
(diambil dari Mariposa – goodreads.com)

“Kamu itu seperti Mariposa. Kalau aku kejar dan coba
tangkap, kamu menghindar. Tapi, jika aku biarkan? Apa kamu

mau mendekatiku?” -Natasya Kay Loovi-
“Bagiku kamu seperti bunga matahari, sebuah simbol
kebahagiaan dan keceriaan. Tanpa bunga matahari seekor
mariposa tidak bisa hidup. Aku membutuhkanmu, maka aku

akan mendekatimu.” -Iqbal Guanna Freedy-
Masih ingat dengan dialog di atas? Yap! Dialog tersebut
merupakan prolog dari sebuah cerita berjudul Mariposa.

27

Mariposa merupakan sebuah novel remaja bergenre komedi
romansa karya Hidayatul Fajriyah atau yang lebih dikenal
dengan nama Luluk HF. Perempuan kelahiran 14 Juni 1995 ini
merupakan seorang mahasiswi di Universitas Muhammadiyah
Malang sekaligus seorang penulis yang karya-karyanya
sukses merebut hati para pembacanya, sebut saja Delov, Devil
Enlovqer, El, dan Mariposa.

Berbicara tentang karya-karya Luluk HF, siapa sih yang
tidak mengenal novel Mariposa? Salah satu karya Luluk HF
yang satu ini sempat booming pada masanya, diunggah pada
aplikasi Wattpad pada tahun 2017 dan berhasil menembus
rekor 100 juta pembaca. Pada tahun 2018, Mariposa
diterbitkan menjadi sebuah novel yang laris hingga
penjualannya tembus lebih dari 17.800 eksemplar.
Kepopuleran Mariposa tidak hanya sampai di situ. Pada tahun
2020 lalu, novel ini diangkat ke layar lebar oleh rumah produksi
Falcon Pictures dan Starvision Plus yang dibintangi oleh idola
remaja saat ini yaitu Angga Yunanda yang berperan sebagai
Iqbal dan Zara Adhisty yang berperan sebagai Acha.

Novel dengan sampul bergambar kupu-kupu ini bercerita
tentang romansa anak SMA. Diceritakan seorang gadis cantik
bernama Acha yang tengah berusaha mendekati seorang pria
yang bernama Iqbal. iqbal adalah seorang pemuda yang
berparas tampan, tetapi sikapnya dingin dan cuek. Meskipun
terasa sulit untuk digapai, Acha tidak pernah gentar dalam
memperjuangkan iqbal. Ia terus mencoba berjuang demi
meluluhkan hati Iqbal. Hingga pada suatu saat muncul laki-laki
bernama Juna yang mencoba untuk mendekati Acha, tetapi
dirinya tetap bersikukuh untuk memperjuangkan cintanya
kepada Iqbal. Karena perjuangan Acha yang begitu besar,
pada akhirnya Iqbal pun luluh. Gadis itu berhasil mencairkan
es yang ada di dalam diri Iqbal hingga laki-laki tersebut
berubah menjadi lebih romantis. Mereka akhirnya lulus dari
sekolah dan akan melanjutkan kuliah di Universitas yang

28

sama. Perjuangan Acha selama ini tak sia sia, ia berhasil
mendapatkan pujaan hatinya.

Novel Mariposa sendiri dapat dikelompokkan sebagai
novel teenlit yang tentu saja target pembacanya adalah
kalangan remaja. Seperti kebanyakan novel teenlit lainya,
novel ini memiliki cerita yang ringan dan diksi yang mudah
untuk dipahami. Umumnya, novel bercerita tentang salah satu
tokoh yang superior (kuat) bertemu dengan tokoh lain yang
inferior (lemah). Namun, dalam novel Mariposa kedua
tokohnya sama-sama memiliki karakter yang kuat. Hal ini tentu
saja membuat novel ini semakin menarik untuk dibaca.

Sejak awal cerita, tokoh Acha digambarkan sebagai
perempuan yang agresif dalam merebut hati Iqbal. Meski Iqbal
sudah menunjukkan sikap dinginnya, Acha tetap gigih dalam
memperjuangkan cintanya. Melalui tokoh Acha, penulis ingin
mematahkan stereotip kuno bahwa perempuan harus
menunggu, bukannya bergerak lebih dulu. Perempuan juga
bisa melakukan apa yang laki-laki lakukan karena keduanya
setara dalam kehidupan ini. Namun, sayangnya sikap Acha ini
dianggap terlalu berlebihan sehingga menimbulkan kesan
‘cringe’ dan ‘weird’ bagi pembacanya, di mana sikap Acha yang
terlalu agresif dianggap kurang logis. Acha yang digambarkan
sebagai gadis cantik, pintar, dan disukai banyak pria, rela
melakukan apa pun demi seorang Iqbal.

Meskipun novel ini memiliki kekurangan di mata
pembaca, cerita ini memiliki gaya penulisan dan humor khas
anak remaja yang cukup memberikan kesegaran bagi
pembacanya. Selain itu, novel ini juga cocok dibaca di waktu
luang terlebih bagi kalian yang menyukai bacaan ringan tanpa
konflik yang berkepanjangan.

29

4.4.3 Kisah Friendzone dalam Novel Seperti Hujan yang
Jatuh ke Bumi

Gambar 3. Novel Seperti Hujan yang Jatuh ke Bumi
(diambil dari Seperti Hujan yang Jatuh ke Bumi – goodreads.com)

Seperti Hujan yang Jatuh ke Bumi merupakan salah satu
novel best seller karya Boy Candra yang terbit pada Desember
2016 melalui penerbit Media Kita. Boy Candra sendiri adalah
seorang penulis terkenal di Indonesia kelahiran Sumatera
Barat, 21 November 1989. Ia menekuni bidang kepenulisan
sejak tahun 2011 dengan selalu mempublikasikan karyanya
melalui blog. Hingga saat ini, Boy Candra telah menerbitkan
novelnya kurang lebih sebanyak 30 novel. Mungkin jika kamu
penggemarnya, tentu tidak asing dengan novel best seller

30

lainnya, yaitu Origami Hati (2017), Catatan Pendek untuk Cinta
yang Panjang (2015), Malik dan Elsa (2018), dan Senja, Hujan,
dan Cerita yang Telah Usai (2015).

Mengingat sebagian besar novelnya mengangkat kisah
percintaan antara remaja dan persahabatan, tidak dapat
dipungkiri Boy Candra banyak dikenal di kalangan para remaja
Indonesia. Di luar aktivitas menulisnya, ia juga aktif
berselancar di dunia media sosial. Pengikut di akun instagram-
nya (@boycandra) sudah mencapai dua juta, sedangkan di
twitter (@dsuperboy) telah menembus angka lima juta. Tidak
hanya itu, Boy Candra kerap berinteraksi dengan para
penggemarnya di sosial media. Ia membalas atau menanggapi
curhatan dari para penggemarnya, entah mengenai soal
percintaan, patah hati ataupun persoalan kehidupan.

Seakan memahami kisah percintaan remaja di zaman
sekarang, Boy Candra mengangkat tema friendzone dalam
novelnya yang berjudul Seperti Hujan yang Jatuh ke Bumi.
Sebuah tema yang mungkin pernah dialami oleh sebagian
besar para remaja. Novel dengan tebal 284 halaman ini
menceritakan tentang sepasang sahabat bernama Kevin dan
Nara yang terlibat dalam hubungan friendzone. Banyak orang
bilang bahwa persahabatan yang terjalin antara lelaki dengan
perempuan tanpa melibatkan perasaan adalah hal yang
mustahil. Tokoh Kevin-Nara menjadi salah satu bukti dari
perkataan di atas melalui novel ini.

Kevin dan Nara telah menjalin pertemanan sejak kecil.
Bahkan, saking eratnya persahabatan mereka, mereka
memutuskan untuk kuliah di satu kampus yang sama. Kevin
dengan jurusan fisikanya dan Nara dengan jurusan seni
sendratasiknya. Kevin yang setia akan perasaannya terhadap
Nara dan Nara yang terlalu mudah jatuh cinta dan patah hati.

Setiap Nara mengalami patah hati, Kevin selalu hadir
untuk menghiburnya. Setiap Nara jatuh cinta, Kevin juga ikut
bahagia meski hatinya sakit karena Kevin adalah rumah kedua

31

Nara yang menampung segala kesedihan dan kebahagiaan
yang dialaminya. Sampai suatu ketika datanglah sosok
Juned—anak MAPALA (Mahasiswa Pecinta Alam), yang
berhasil singgah menempati hati Nara.

Pertemuan Juned dengan Nara rupanya berhasil
menyembuhkan luka di hati Juned yang pernah dikhianati oleh
mantan pacarnya. Setelah yakin dengan perasaannya masing-
masing, mereka memutuskan untuk berpacaran. Hari-hari
Nara yang dulu dihiasi oleh Kevin, kini tergantikan oleh Juned.
Di samping itu, Kevin yang tidak berani mengungkapkan
perasaannya pada Nara memilih untuk mencoba
menambatkan hatinya pada Tiara dengan berpacaran. Ia
berharap perasaannya pada Nara akan menghilang secara
perlahan-lahan. Sayang seribu sayang, cinta adalah suatu hal
yang tidak bisa dipaksa. Nyatanya, nama Nara masih terukir
jelas di hati Kevin meski Tiara selalu memberi perhatian dan
kasih sayang terhadap Kevin.

Di sisi lain, rupanya kebahagiaan yang menerpa Nara
tidak bertahan lama. Kekasihnya, Juned, dikabarkan
meninggal dunia akibat kecelakaan saat melakukan panjat
tebing. Nara yang teramat jatuh cinta dengan Juned merasa
terpuruk, sakit, sepeninggalan Juned. Lalu, apakah Kevin yang
sudah memiliki Tiara akan kembali menghibur dan menemani
Nara? Bagaimana kisah percintaan mereka bertiga
selanjutnya?

Semua jawaban dapat ditemukan di dalam novel Seperti
Hujan yang Jatuh ke Bumi jika kamu membacanya. Secara
keseluruhan, novel ini mungkin terbilang memiliki konflik ringan
yang sering terjadi di khalayak umum. Namun, Boy Candra
mampu mengemas kisah ini dengan seapik dan semenarik
mungkin sehingga mampu menarik perhatian banyak pembaca
akan kisah cinta Kevin dan Nara. Di sini, kamu akan
menemukan banyak kata-kata yang romantis dan puitis.

32

Tidak perlu khawatir bagi kamu yang cepat bosan apabila
membaca novel, tetapi ingin tahu kelanjutan kisah mereka.
Seperti Hujan yang Jatuh ke Bumi telah diangkat ke layar lebar
pada tahun 2020 yang dibintangi oleh Jefri Nichol sebagai
Kevin, Aurora Ribero sebagai Nara, Axel Matthew Thomas
sebagai Juned, dan Nadya Arina sebagai Tiara. Film yang
disutradarai oleh Lasja Fauzia Susatyo tersebut diproduksi
oleh IFI Sinema yang juga bekerja sama dengan Screenplay
Films.

Novel Seperti Hujan yang Jatuh ke Bumi sangat
direkomendasikan terutama bagi para remaja. Melalui novel
ini, kamu akan mengetahui lika-liku percintaan Kevin dengan
Nara serta apa arti cinta yang sesungguhnya. Mungkin, kamu
bisa saja termasuk sosok setia yang seperti Kevin, atau sosok
yang mudah jatuh hati seperti Nara. Bahasa yang digunakan
juga mudah dipahami sehingga tidak perlu pikir panjang ketika
membacanya. Jadi, jangan ragu untuk membeli dan membaca
novel ini ya!

33

4.4.4 Kisah Cinta Dua Remaja Menerabas Perbedaan
dalam Novel Dear Nathan

Gambar 4. Novel Dear Nathan
(diambil dari Dear Nathan-goodreads.com)

Pasti kalian sudah tidak asing lagi dengan novel berjudul
Dear Nathan. Yap, novel best seller yang berkisah tentang
percintaan dua remaja SMA yang memiliki kepribadian yang
sangat berbeda. Novel Dear Nathan ini berhasil mempunyai
pembaca lebih dari dua puluh juta orang di aplikasi Wattpad,
lho. Novel Dear Nathan dengan tebal 528 halaman ini
diterbitkan oleh PT. Best Media Indonesia, Depok pada tahun
2016. Novel ini ditulis oleh seorang novelis perempuan dari
Bandar Lampung. Perempuan itu bernama Erisca Febriani.
Yap, dialah Erisca Febriani. Perempuan cantik yang namanya
semakin dikenal dalam dunia sastra dan tanah air. Perempuan

34

kelahiran 25 Maret 1998 ini merupakan penulis muda yang
karyanya cukup digemari oleh penikmat genre teen fiction. Tak
heran jika novel Dear Nathan menjadi yang paling banyak
diburu. Berkat kepopulerannya, akhirnya Novel Dear Nathan ini
diangkat ke layar lebar oleh Rapi Films yang rilis pada tanggal
23 Maret 2017 dan sutradarai oleh Indra Gunawan. Novel Dear
Nathan berhasil mendatangkan aktor yang bernama Amanda
Rawles dan Jefri Nichol.(Identitas Buku Novel Dear Nathan |
PDF, t.t.)

Selain novel Dear Nathan, Erisca Febriani ini juga sudah
menulis beberapa novel yang lumayan populer juga di
kalangan remaja yang berjudul Serendipity, Hello Salma, Kisah
Untuk Geri, Thank You Salma, Di Bawah Umur, Pancarona,
dan Kisah untuk Dinda. Beberapa novel tersebut juga juga
telah berhasil diangkat menjadi sebuah film.

Lalu, apakah kalian tahu sebenarnya bagaimana sih
perjuangan Erisca febriani dalam menerbitkan buku? Untuk
sampai di titik ini, Erisca pasti pernah mengalami lika-liku
kehidupan. Nyatanya, pada saat Erisca ingin menerbitkan
karyanya ke self publishing, beliau pernah merasakan ditipu.
Akan tetapi, walaupun banyak rintangan, akhirnya novel Dear
Nathan ini berhasil diterbitkan oleh penerbit Best Media pada
bulan Maret 2016. Itu menjadi hal pertama kali yang diterbitkan
secara merata di seluruh Indonesia. Bahkan, novel ini telah
terjual sampai ribuan eksemplar dan dilakukan pencetakan
ulang berkali-kali dalam satu bulan sampai menjadi urutan best
seller nomor 1 di beberapa toko buku di Indonesia.

Novel Dear Nathan menceritakan tentang kisah di masa
putih abu-abu. Di dalam kisah tersebut, terdapat dia orang
yang mempunyai kepribadian yang sangat berbeda bak langit
dan bumi. Sebut saja Salma dan Nathan. Pertemuan mereka
berawal dari keterlambatan mengikuti upacara pertama Salma
di sekolah barunya. Sungguh, hal ini membuat Salma merasa
tak nyaman. Terlebih hari pertama Salma pindah ke sekolah

35

dan ia sudah mendapat masalah telat datang ke sekolah
barunya. Kemudian, pada saat itu juga, Salma bertemu dengan
seorang anak laki-laki yang juga terlambat. Lalu, apa yang
akan terjadi? Kemudian, laki-laki tersebut lantas membantunya
menyusup melalui gerbang samping. Ia bernama Nathan,
murid nakal yang sering menjadi bahan obrolan murid-murid
satu sekolahnya. Setelah itu, mereka sering bersama. Dari
situlah, mulai tumbuh benih-benih cinta di antara keduanya
(Febriani, 2016).

Namun, Nathan dan Salma mempunyai sifat yang sangat
jauh berbeda. Salma yang sangat polos, sedangkan Nathan
seorang murid nakal yang sering bikin onar. Namun, hal itu tak
menjadi masalah, justru perbedaan itu yang membuat mereka
saling melengkapi. Akhirnya, mereka pun memutuskan untuk
berpacaran. Selama pacaran, Salma selalu bisa
mengendalikan Nathan yang nakal dan suka bikin onar, dan
Nathan selalu berusaha menjaga Salma dengan sekuat
tenaga. Namun, seiring berjalannya waktu Nathan merasa ada
yang berbeda dalam dirinya. Ia merasa bahwa Salma dapat
memberikan hal yang positif untuknya dan selama berada
dekat Salma, Nathan sering merasa ada perasaan yang aneh
menyelimutinya. Setelah banyak waktu yang ia habiskan
bersama dengan Salma selama di sekolah, Nathan banyak
mengalami perubahan. Ia yang terkenal dengan sifatnya yang
senang membuat ulah setelah mengenal Salma ia menjadi
pribadi yang lebih baik lagi, tetapi apakah Salma merasakan
hal yang sama dengan apa yang Nathan rasakan? (Febriani,
2016).

Setelah membaca sinopsis novel Dear Nathan di atas,
bagaimana tanggapan kalian mengenai novel ini? Apakah
menjadi semakin tertarik dan tidak sabar untuk membacanya?
Para pembaca menanggapi novel ini. Pembaca
mengungkapkan bahwa novel ini memiliki ciri khas dalam hasil
karyanya yaitu penulisan dalam novelnya menggunakan kata-

36

kata yang sederhana dan mudah dipahami pembaca sehingga
karyanya sangat disukai oleh mereka khususnya para remaja.
Hal tersebut membuat remaja yang membacanya akan sangat
paham dan mengerti dengan suguhan cerita SMA dan bahasa
atau kata-kata yang digunakan. Ia paparkan dengan nyata
suasana dan kehidupan para pelaku di dalam karyanya
dengan kalimat-kalimat tegas. Kemudian, novel ini mampu
memberikan motivasi agar selalu kuat dalam menghadapi
belenggu itu terlepas dari tubuh Nathan sehingga
ditemukanlah penawar luka dan memberi pesan moral untuk
pembaca tentang persahabatan, pelajaran kehidupan, dan
pentingnya untuk selalu menghargai perasaan.

Kami sangat merekomendasikan novel ini bagi pembaca
yang ingin membaca cerita ringan, tetapi berkesan dan penuh
makna. Meskipun cukup tebal, buku ini tetap pantas untuk
dibaca sampai akhir. Buku ini dapat membuat pembaca turut
merasakan kembali indahnya masa SMA dengan segala hiruk-
pikuknya. Selain itu, para pembaca juga menyarankan bahwa
novel Dear Nathan cocok untuk siapa pun yang ingin belajar
mengenai arti nilai-nilai persahabatan dan keluarga serta siapa
pun yang ingin belajar untuk jangan menilai perilaku buruk
seseorang apabila tidak tahu apa yang ia alami dalam
kehidupannya.

Kalimat-kalimat yang diucapkan serta berbagai peristiwa
yang terjadi di dalam novel dapat menyentuh pembaca dengan
cara penyampaiannya yang baik. Karena itu, buku ini bukan
hanya dapat menghibur dan mengisi waktu luang, tetapi juga
dapat dijadikan sarana refleksi diri dan kehidupan. Jadi, tunggu
apalagi? Yuk, segera baca bukunya!

37

4.4.5 Cinta, Persahabatan, dan Impian dalam Novel
Perahu Kertas

Gambar 5. Novel Perahu Kertas
(Diambil dari Perahu Kertas – deelestari.com)

“Karena hati tidak perlu memilih, ia selalu tahu kemana harus
berlabuh.“ -dee-

“Aku gamau sepuluh, dua puluh tahun dari hari ini, aku masih
terus terusan memikirkan orang yang sama. Bingung diantara

penyesalan dan penantian.“ -dee-
Kalau kamu adalah pecinta novel teenlit pasti tidak asing
dengan kutipan dialog tersebut. Yap, kutipan tersebut adalah
kutipan novel Perahu Kertas karya Dee Lestari.
Perahu Kertas adalah sebuah novel romansa remaja
yang ditulis oleh Dewi Lestari diterbitkan atas kerja sama

38

Truedee Books dan Bentang Pustaka pada tahun 2009. Novel
Perahu Kertas menceritakan kisah percintaan, impian, dan
persahabatan yang dikemas secara menarik. Novel dengan
jumlah halaman 444 lembar dan tentunya sudah terdaftar
sebagai novel ISBN. Dewi Lestari Simangunsong atau yang
lebih akrab kita kenal Dee Lestari lahir di Bandung, Jawa Barat
pada 21 Agustus 1976. Lulusan prodi Hubungan Internasional
di Universitas Parahyangan. Dee Lestari pertama kali dikenal
masyarakat sebagai anggota trio vokal Rida Sita Dewi. Sejak
menerbitkan Trilogi novel Supernova yang eksis pada tahun
2001, ia kemudian dikenal luas oleh masyarakat sebagai
seorang novelis. Menulis merupakan hobi Dee sejak ia masih
kecil.

Salah satu novelnya yang sangat memikat adalah novel
Perahu Kertas. Novel ini juga diangkat ke layar lebar dengan
judul yang sama yaitu Perahu Kertas pada tahun 2012 dan
sekuelnya pada tahun 2016 yang dibintangi di antaranya
adalah Maudy Ayunda, Adipati Dolken, Reza Rahardian, Elyzia
Mulachela. Saat pertama kali tayang, film Perahu Kertas ini
menarik perhatian banyak masyarakat terutama yang sudah
membaca novelnya dan menantikan filmnya tayang. Apakah
kamu juga menjadi orang yang menantikan filmnya waktu itu?
Siapa sangka Film Perahu Kertas ini berhasil meraih
penghargaan dari Festival Film Bandung sebagai Penata
Musik Terpuji lho. Selain novel Supernova dan Perahu Kertas,
Dee Lestari juga menulis novel Filosofi Kopi (2006), Madre
(2011), Aroma Karsa (2018), dan masih banyak yang lainnya
lagi yang tentunya kamu baca karena tidak kalah menarik
dengan novel Perahu Kertas.

Naskah yang awalnya ditulis pada 1996 dan sempat
“mati suri” selama 11 tahun ini akhirnya ditulis ulang oleh Dee
pada akhir 2007 dan menjadikan Perahu Kertas sebagai novel
pertamanya yang bergenre populer. Berkat kerja keras dan
kegigihannya novel Perahu Kertas diselesaikan dalam waktu

39

55 hari saja. Saat menulis novel Perahu Kertas, Dee
terinspirasi pada empat hal, yakni Katyusha, Popcorn, Indigo
Girls, dan Reality Bites. Katyusha adalah penulis tahun `80-an
yang pernah terkenal dengan karya-karyanya di majalah
remaja, kedua Popcorn adalah judul komik Jepang sepanjang
dua puluh enam yang ditulis oleh Yoko Shoji, ketiga Indigo Girls
adalah dua penyanyi asal amerika, yang terakhir adalah
Reality Bites adalah judul film produksi tahun 1994.

Kisah novel ini diwarnai pergelutan idealisme,
persahabatan, tangis, tawa, dan cinta. Perahu Kertas bercerita
tentang seorang gadis manis yang memiliki hobi berkhayal.
Karena hobinya itu, ia menjadi tertarik dan senantiasa gemar
menulis dongeng. Selain itu, tak jarang ia membuat surat yang
ditujukan kepada Dewa Neptunus dengan melipatnya menjadi
perahu kertas yang dihanyutkan ke danau atau laut.
Kegemarannya dalam menulis dongeng membawa dia pada
Fakultas Sastra di sebuah Universitas di Kota Bandung.

Sementara itu, seorang remaja laki-laki bernama Keenan
merupakan sosok pria yang gemar melukis. Selama enam
tahun ia tinggal di Amsterdam bersama neneknya, sampai
akhirnya ia harus kembali ke Indonesia untuk meneruskan
pendidikannya di bangku kuliah di salah satu universitas di kota
Bandung pula. Keinginan ayahnya untuk mengarahkan
Keenan pada bidang bisnis mengalahkan keinginan Keenan
untuk menjadi pelukis handal, dan pada akhirnya
mengantarkan ia ke Fakultas Ekonomi.

Kugy dan Keenan menjalin persahabatan yang dimulai
dengan pertemuan di mana Kugy yang berteman sejak kecil
dengan Noni bertemu Keenan yang merupakan sepupu dari
kekasih Noni bernama Eko. Persahabatan di antara mereka
menimbulkan rasa yang lain. Sampai pada akhirnya, mereka
saling jatuh cinta, tetapi saling memendam rasa tersebut
karena pada dasarnya mereka hanya bersahabat. Lagi pula,
Kugy telah memiliki kekasih bernama Joshua dan di lain sisi

40

Keenan pun dijodohkan dengan sepupu Noni yang bernama
Wanda.

Hubungan Kugy dan Keenan renggang setelah Keenan
berpacaran dengan Wanda. Sampai suatu saat Keenan
mengalami kondisi yang mengharuskan ia mengakhiri
hubungannya dengan Wanda. Patah hati yang dialami Keenan
dan masalah keluarga yang menimpanya membuat ia
meninggalkan kehidupan di kota Bandung serta meninggalkan
keluarganya di Jakarta. Ia lalu pergi ke Bali, Ubud dan bertemu
dengan Pak Wayan yang memiliki hobi yang sama seperti
dirinya, yaitu melukis. Kesedihan yang dialami Keenan
semakin lama semakin berkurang karena ia dapat
menyalurkan bakat melukisnya kembali di Bali, terlebih ia mulai
menyukai Luhde Laksmi yang merupakan keponakan Pak
Wayan.

Setelah menyelesaikan kuliahnya di Bandung, Kugy
akhirnya bekerja di sebuah biro iklan di Jakarta sebagai
copywriter. Ia bertemu dengan Remigius, atasan sekaligus
sahabat kakaknya. Keduanya pun saling jatuh cinta.
Sementara Keenan tidak dapat tinggal lagi di Bali karena
kondisi kesehatan ayahnya yang semakin lama semakin
menurun memaksanya untuk kembali ke Jakarta dan harus
menjalankan perusahaan sebagai pengganti ayahnya. Kugy
dan Keenan pun akhirnya bertemu kembali di Jakarta dalam
suatu keadaan yang berbeda.

Dee menggunakan bahasa-bahasa yang komunikatif,
bahasa yang sempurna ringan dan mengalir sehingga mudah
dipahami oleh para pembacanya dari berbagai kalangan. Diksi
yang menarik adalah ciri khas Dee yang tetap dipertahankan
dalam novelnya yang berjudul Perahu Kertas. Selain itu, novel
ini mengandung nilai-nilai yang sangat penting untuk dijadikan
sebagai pelajaran, seperti persahabatan, percintaan,
perjuangan, semangat, dan impian yang disajikan dalam satu
novel secara ringan dan sederhana, tetapi tetap menarik. Satu

41

hal lagi adalah persahabatan yang ditawarkan ini indah. Hal
lain yang menarik dalam novel ini hanya desain sampul yang
lucu dengan warna yang cantik dan sehingga menarik
perhatian orang yang melihatnya.

Terlepas dari kelebihan-kelebihannya, novel Perahu
Kertas pun juga mempunyai kekurangan. Menurut para
pembacanya, pada pertengahan cerita dirasakan adanya
kejenuhan. Selain itu, pembaca cenderung dapat menebak
akhir dari cerita novel ini. Ending cerita yang sangat
"memaksa" dan terlalu "menggampangkan". Yang agak
membebani saat membaca adalah penokohannya. Masing-
masing tokoh tidak memiliki karakter yang tegas dalam novel
tersebut, yaitu peragu dan cengeng. Bahkan Luhde, yang
tegas, penuh dengan kata-kata mutiara, di akhir kisah juga
tidak memiliki karakter setegas di awal kisah. Apakah kamu
juga merasakan hal yang sama saat membacanya?

Dalam novel Perahu Kertas kita mendapatkan banyak
nilai nilai kehidupan. Nilai sosial yang bisa kita ambil adalah
kehidupan hidup bersama, tanggung jawab, kasih sayang,
pengakuan, dan penghargaan. Sementara nilai moralnya
adalah bagaimana menjadi orang yang pemaaf, patuh kepada
orang tua, dan tolong menolong terhadap sesama. Nilai
pendidikan dari novel ini memandang bahwa pendidikan
adalah yang penting. Jika kamu adalah salah satu pecinta
novel teenlit, novel Perahu Kertas bisa menjadi salah satu
pilihan bahan bacaan ketika waktu luang dan tentunya kamu
harus menonton kedua filmnya.

42

4.4.6 Kisah Remaja Menjalani Hubungan Jarak Jauh
dalam Novel Geez & Ann

Gambar 6. Novel Geez & Ann
(diambil dari Geez & Ann, #1 - goodreads.com)

“Jika saja waktu bisa dipilih-pilih, mungkin saat ini
bersamanya adalah momen yang ingin sekali aku beri

formalin, supaya bisa diawetkan.” -Ann-
Apakah kalian masih ingat kutipan novel di atas?
Pembaca setia platform Wattpad seharusnya mengenal
kutipan dari novel Geez & Ann tersebut. Yap, novel karya Rintik
Sedu ini memang pernah populer pada masanya di platform
Wattpad. Novel Geez & Ann menjadi salah satu karya yang
sukses di kancah industri kreatif tanah air. Berkat kesuksesan
tersebut tidak heran jika novel ini terbit dalam beberapa sekuel,

43

yaitu Geez & Ann 1, Geez & Ann 2, dan Geez & Ann 3. Bahkan,
novel ini dibuatkan film pada 2020 lalu dan masuk ke dalam
sepuluh novel best seller versi Kemenparekraf.

Novel yang diterbitkan oleh Gagas Media pada tahun
2017 ini menceritakan kisah remaja anak sekolah yang harus
menjalani hubungan jarak jauh. Awalnya, Keana Amanda atau
biasa dipanggil Ann oleh Geez ini mengenal Geez pada acara
pensi sekolah. Mereka memiliki kesamaan, yaitu tidak
menyukai acara pensi itu. Geez tidak suka berbicara dengan
perempuan lain kecuali ibunya. Namun, semenjak mengenal
Ann, ia menemukan hal yang berbeda dari gadis itu. Seperti
anak muda kebanyakan, keduanya pun menjalin hubungan
yang lebih dekat. Geez yang merupakan laki-laki misterius
sering memberi Ann kejutan.

Setelah cukup lama dekat, keduanya justru harus
berpisah karena tuntutan pendidikan. Geez harus melanjutkan
kuliah ke Berlin, sedangkan Ann melanjutkan sekolah SMA di
Yogyakarta. Hubungan jarak jauh ini tetap Geez pertahankan
dengan terus berkomunikasi dengan Ann. Bahkan, Geez
membelikan rumah pohon dan bunga yang sudah ia pesan
hanya untuk Ann. Jika kalian berada di posisi Ann, pasti akan
baper bukan? Geez memang digambarkan seorang laki-laki
yang sempurna sehingga Ann dan pembaca menyukainya.

Sayangnya, semakin lama Geez tidak lagi memberi
kabar kepada Ann. Hal itulah yang membuatnya memilih untuk
mencoba melupakan Geez dengan mencoba hal-hal yang baru
atau mengunjungi berbagai tempat di Yogyakarta bersama
Raka. Namun, Geez harus kembali patah hati setelah
mengetahui rahasia Raka. Pada saat itu, Geez tidak berada di
sampingnya sehingga membuat Ann semakin terluka.

Setelah kejadian itu, Geez sempat kembali dan
menghibur Ann. Sayangnya lagi, Geez harus kembali ke Berlin
untuk melanjutkan kuliah S-2. Waktu pun semakin bergerak
dan hubungan keduanya merenggang setelah tidak ada kabar

44

lagi dari Geez hingga Ann kuliah. Hal itulah yang membuat Ann
mencoba mencintai Bayu, laki-laki yang selalu ada di
sampingnya. Pada novel ini juga menceritakan Ann yang
ternyata memiliki penyakit serius.

Novel Geez & Ann memiliki kelebihan dari segi
penyampaian cerita, yaitu bahasanya ringan dan mudah
dimengerti. Hal ini membuat novel ini digemari para remaja
yang sedang dimabuk kisah asmara. Namun, novel ini juga
memiliki kekurangan, yaitu masih terdapat tanda baca yang
kurang sesuai. Meskipun begitu, kisah cinta anak remaja saat
harus menjalani hubungan jarak jauh ini memiliki pesan moral
yang bisa kita petik lho! Apa saja itu?

Novel Geez & Ann memberikan kita amanat untuk
mempercayai pasangan kita dan selalu bersabar. Selain itu,
kita juga harus bisa selektif dalam memilih teman. Hubungan
juga tidak boleh menghambat kita untuk menempuh
pendidikan. Hubungan harus dilandasi dengan kepercayaan
terhadap pasangan. Nah, jika kalian penasaran dengan akhir
kisah ini, kalian bisa membaca buku ini langsung dengan
membeli buku asli, bukan bajakan ya! Jangan sampai rasa
penasaran kalian terhadap kelanjutan Ann yang memiliki
penyakit mematikan membuat kalian tidak bisa tidur.

Nah, tadi sudah membicarakan mengenai karyanya,
sekarang apakah kalian tahu siapa Rintik Sedu yang menulis
novel ini? Bagi kalian yang sering berselancar di instagram
pasti mengenal Rintik Sedu. Rintik Sedu memiliki nama asli
Nadhifa Allya Tsana, lahir pada tanggal 4 Mei 1998.
Perempuan yang lebih akrab disapa Tsana, Paus atau Rintik
Sedu ini adalah seorang penulis dan penyiar podcast yang
memulai kariernya dengan menulis novel di Jakarta.

Siapa sangka, perempuan yang menghasilkan novel-
novel best seller ini bukan dari jurusan sastra lho! Tsana justru
menempuh pendidikan sebagai mahasiswa jurusan Teknik
Elektromedik di Politeknik Kesehatan Jakarta. Perempuan

45


Click to View FlipBook Version