Mengenal Teks Prosedur, Ciri-Ciri, Struktur & Contohnya
Hai, teman-teman! Apakah kamu pernah memperhatikan cara membuat sesuatu di
televisi, youtube, tiktok, atau instagram? Misalnya, cara membuat makanan atau cara mudah membuat
hiasan untuk dekorasi rumah. Nah, sebenarnya langkah membuat sesuatu tadi termasuk ke dalam teks
prosedur! Yuk, ketahui lebih lanjut mengenai teks prosedur, mulai dari pengertian, ciri-ciri, struktur teks,
hingga contoh singkatnya. Selamat membaca!
A. Pengertian Teks Prosedur
Menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI), kata prosedur sendiri memiliki arti tahap
kegiatan untuk menyelesaikan suatu aktivitas. Jadi, pengertian teks prosedur adalah jenis teks yang
berisi tahapan untuk menyelesaikan sesuatu.
B. Ciri-Ciri Teks Prosedur
Teks prosedur memiliki beberapa ciri khusus yang membedakannya dengan jenis teks yang lain, di
antaranya sebagai berikut:
1. Menggunakan pola kalimat perintah (imperatif) yang harus ditaati dalam pelaksanaan teks
prosedur
Teks prosedur menggunakan kalimat perintah, atau bisa juga diartikan teks menggunakan
kalimat larangan dan anjuran. Di dalam teks tersebut Anda akan menemukan kata imbauan
atau perintah Seperti kata “tambahkan”, “aduk perlahan”, “campurkan”, dan kata lain
sebagainya. Kata-kata tersebut membuat pembaca seolah-olah diperintahkan untuk
melakukan apa yang disampaikan.
2. Terdapat panduan langkah-langkah yang harus dilakukan
Dalam teks prosedur, terdapat panduan atau langkah-langkah dan tahap dalam
melakukan atau menggunakan sesuatu. Misalnya pada keterangan penggunaan toner.
Biasanya terdapat teks prosedur yang mencantumkan detail perawatan sebelum toner
diaplikasikan.
3. Menggunakan kata kerja aktif
Teks prosedur menggunakan kata kerja aktif, yang seolah-olah dilakukan secara langsung
oleh pembaca. Karena teks jenis prosedur berisi tahapan yang perlu dilakukan oleh pembaca,
maka di dalamnya Anda tidak akan menemukan kata kerja pasif, melainkan aktif.
4. Menggunakan kata penghubung (konjungsi) untuk mengurutkan kegiatan
Mengingat isi dari teks prosedur adalah tahapan untuk merangkai sesuatu, maka di
dalamnya juga berisi poin-poin yang menjelaskan setiap tahapan dari awal sampai akhir. Jadi
Anda akan banyak menemukan kata penghubung antara satu tahapan ke tahapan lainnya.
Kata “kemudian”, “lalu”, “selanjutnya”, “berikutnya”, dan lain sebagainya adalah konjungsi
yang sering Anda temukan dalam teks prosedur.
5. Terdapat aturan atau batasan dalam hal bahan atau kegiatan yang dilakukan
Dalam teks prosedur, terdapat aturan khusus dan aturan tambahan yang berkaitan
dengan bahan maupun kegiatan yang disampaikan di dalam teks. Saat membaca detail teks
ini, Anda akan menemukan beberapa aturan, misalnya pada prosedur memasak mie instan,
akan ada aturan terkait takaran air, takaran besar kecilnya api kompor, dan lain-lain.
6. Menggunakan kata keterangan untuk menyatakan rincian waktu, tempat, dan cara yang
akurat
7. Terdapat isi kegiatan yang dilakukan secara urut (kalau tidak urut disebut tips)
Dalam teks prosedur, terdapat urutan kegiatan yang disusun secara sistematis. Untuk
memudahkan pembaca memahami urutan kegiatan, maka penulis menggunakan poin-poin
atau penomoran. Penyusunan teks secara sistematis bertujuan untuk memudahkan pembaca
dalam mempraktekkan tahapan dan juga untuk mengurangi terjadinya kesalahan.
C. Struktur Teks Prosedur
Pada bagian struktur teks prosedur, terdiri dari beberapa hal yaitu:
1. Tujuan
Struktur tujuan yang ada di dalam teks prosedur cukup beragam, contoh yang paling
sering dijumpai yaitu pengantar topik. Tak hanya itu, bisa saja tujuan tersebut berisi alasan
mengapa teks prosedur tersebut di buat. Hal ini berarti, tujuan merupakan hasil akhir yang
didapat jika mengikuti pedoman langkah-langkah yang ada di dalam teks prosedur tersebut.
2. Alat dan Bahan
Isinya tentu memuat segala alat dan bahan yang diperlukan. Bedanya alat dan bahan itu
apa? Jika alat-alat itu berkaitan dengan benda yang tidak akan habis atau berkurang ketika kita
pakai. Misalnya, alat yang digunakan untuk memasak, wajan, pisau, talenan, mangkok, dsb.
Sementara itu, bahan-bahan merupakan sesuatu yang akan berkurang ataupun habis ketika
dipakai. Misalnya, bahan yang digunakan untuk membuat roti, berarti ada tepung terigu, gula,
garam, mentega, telur, dsb.
3. Langkah-langkah
Berisi urutan langkah secara rinci dan bertahap. Jadi, step by step. Hal ini bertujuan untuk
membuat suatu kejadian menjadi runtut, sehingga tujuan teks prosedur bisa tercapai.
4. Penutup/Simpulan
Terakhir ada penutup atau kesimpulan. Isinya ya berupa simpulan dari suatu prosedur
yang udah dilakukan, ya. Bagian ini juga biasanya berisi harapan atau manfaat yang didapat, jika
langkah-langkah pada teks prosedur dilakukan dengan baik.
D. Jenis Teks Prosedur
1. Teks prosedur sederhana
Pengertian teks prosedur sederhana adalah teks yang isinya hanya terdapat dua atau tiga
langkah petunjuk saja. Jadi teks ini sangat singkat dan hanya menyajikan bagian yang dianggap
benar-benar penting. Contohnya tata cara atau petunjuk mengoperasikan setrika.
2. Teks Prosedur Kompleks
Pengertian teks prosedur kompleks adalah teks yang terdiri dari berbagai langkah dan
jenjang pada tahapannya. Teks ini bahkan sering memiliki sub-langkah untuk memperjelas
petunjuk atau arahan. Selain itu, petunjuk yang disajikan sangat detail sehingga lebih mudah
dipahami dan langsung diikuti.
3. Teks Prosedur Protokol
Pengertian teks prosedur protokol adalah teks prosedur yang langkah-langkahnya
sederhana dan mudah dipahami. Contohnya dalam pembuatan sup, orang yang memasak
bebas memilih apakah akan memotong kentang atau wortel terlebih dahulu, karena nantinya
bahan-bahan tersebut akan dimasukkan ke dalam kuah sup secara bersamaan.
E. Contoh Teks Prosedur dalam Melakukan Pekerjaan
Cara Mencuci Tangan dengan Baik dan Benar
Tujuan
Setiap orang harus memerhatikan dan menjaga kebersihan, baik kebersihan lingkungan maupun
kebersihan diri sendiri. Menjaga kebersihan diri tidaklah sulit. Kita bisa melakukannya dengan
kegiatan sederhana seperti mencuci tangan. Apakah kamu sudah mengetahui cara mencuci
tangan yang baik dan benar? Berikut adalah cara mencuci tangan yang baik dan benar.
Langkah-Langkah
1. Basahi tangan hingga pergelangan dengan air yang mengalir, lalu tuangkan sabun ke
telapak tangan, dua sampai tiga tetes.
2. Gosoklah telapak tangan secara perlahan dengan gerakan memutar empat ruas jari
tangan yang lain hingga sabun berbusa dan lakukan secara bergantian.
3. Kemudian, gosok punggung tangan dan sela-sela jari tangan kiri dengan tangan kanan,
begitu juga sebaliknya secara perlahan.
4. Gosoklah telapak tangan dan sela-sela jari dengan menyelipkan jari pada masing-
masing ruas jari.
5. Pasangkan kedua tangan dengan posisi tangan kanan di atas hingga jari-jari tangan
dalam keadaan saling mengunci, lalu gosoklah secara perlahan dan ulangi gerakan
tersebut dengan posisi tangan kiri di atas.
6. Gosoklah ibu jari tangan sebelah kiri dengan gerakan memutar dalam genggaman
tangan kanan dan lakukan gerakan serupa pada ibu jari tangan sebelah kanan.
7. Gosokkan telapak tangan kiri dengan gerakan memutar ujung jari-jari tangan kanan
begitu juga sebaliknya.
8. Bilaslah kedua tangan dengan air yang mengalir hingga busa hilang.
Penutup
Dengan sedikit peduli mencuci tangan secara benar kita akan terhindar dari penyakit. Selamat
menyongsong hidup sehat!
F. Contoh Teks Prosedur Cara Membuat Bubur Manado
Cara Membuat Bubur Manado
Tujuan
Bubur ini merupakan menu sarapan super sehat dan kaya serat. Penambahan singkong dan ubi
ungu, selain untuk memperkaya warna dan gizinya, juga membuat tekstur bubur beras merah ini
lebih pulen.
Bahan dan Alat
Bahan-bahan:
400 gram nasi merah
200 gram singkong, cuci, potong dadu
200 gram ubi ungu, cuci, kupas, potong dadu
2 batang serai digeprek
1 ikat kangkung, cuci, petik daunnya, rajang kasar
1 ikat bayam, cuci, petik daunnya
1 buah jagung manis, dipipil
1500 ml air
Langkah-Langkah
1. Didihkan air, masukkan berurutan nasi merah, singkong, ubi, jagung pipil dan serai. Aduk
sampai bubur mengental.
2. Tambahkan kangkung dan bayam, aduk beberapa saat, jangan sampai terlalu layu.
3. Angkat dan hidangkan panas, ditemani ikan asin dan kerupuk.
Penutup
Pembuatan buburnya cukup mudah, murah, dan sekaligus sehat. Sarapan sehat dengan menu
makanan tradisional yang telah dikreasikan. Selamat mencoba!
Nah, itulah penjelasan lengkap mengenai teks prosedur. Tentu setelah ini kalian dapat
membedakan berbagai jenis teks prosedur dengan mudah, ya. Teks prosedur sangat dibutuhkan
agar suatu kegiatan dapat berjalan dengan baik dan benar.
Referensi:
Harsiati, Titik dkk. 2017. Bahasa Indonesia. Jakarta: Pusat Kurikulum dan Perbukuan, Balitbang,
Kemendikbud.