The words you are searching are inside this book. To get more targeted content, please make full-text search by clicking here.
Discover the best professional documents and content resources in AnyFlip Document Base.
Search
Published by , 2021-10-26 03:51:09

Ebook Buku Panduan Penggunaan Dan Pengoperasionalan Aplikasi Google Form Dalam Pengisian Data RPS

Data-Data RPS, kemudian teknik pengisian data rps pada google form

Keywords: RPS,Google Form Panduan

BUKU PANDUAN
Penggunaan Dan Pengoperasionalan Aplikasi Google Form

Dalam Pengisian Data RPS

i

KATA PENGANTAR

‫ِب ْس ِِم اّٰل ِِل ال َّر ْح ٰمنِ ال َّر ِح ْي ِِم‬

Assalamu’alaikum Warahmatullahi Wabarakatuh

Kami bersyukur kepada Allah Subhanahu Wa Ta'ala atas selesainya pembuatan buku
“Panduanِ Penggunaanِ Danِ Pengoperasionalanِ Aplikasiِ Googleِ Formِ Dalamِ Pengisianِ Dataِ
RPS”ِ bagiِ dosenِ Institutِ Agamaِ Islamِ Negeriِ Padangsidimpuanِ Tahunِ 2021. Shalawat dan
salam semoga terlimpahkan kepada Nabi Muhammad Shallallahu 'Alaihi Wa Sallam.

Pedoman ini, merupakan penjabaran tentang urgensi dari salah satu faktor yang
mendukung terciptanya proses pembelajaran yang baik dengan adanya rencana
pembelajaran yang disusun dengan baik pula, sesuai standar, dan dapat beradaptasi dengan
keadaan. Komponen rencana pembelajaran dalam proses perkuliahan tertuang pada Rencana
Pembelajaran Semester (RPS) mata kuliah. RPS merupakan ujung tombak dalam proses
pembelajaran, dimana RPS merupakan panduan atau pedoman dosen dalam pelaksanaan
proses pembelajaran, baik mencakup materi yang disampaikan, bentuk dan metode
pembelajaran yang digunakan, bahkan sistem penilaian yang dipakai dalam menguji
kompetensi mahasiswa. Semakin baik RPS yang disusun, maka akan semakin baik pula proses
pembelajaran dan hasil atau tujuan yang akan dicapai. Pedoman ini, yang secara spesifik berisi
tentang ketentuan dan tata cara menggunakan dan mengaplikasikan pengisian RPS yang
tersistem dalam google form sehingga diharapkan lebih efisien dan efektif dalam
pengumpulan data untuk keperluan dosen pribadi, serta program studi khususnya.

Tentunya, naskah Pedoman Pengunaan dan Pengoperasioanalan ini telah dikaji
secara mendalam, walaupun tidak lepas dari kekurangan. Kedepannya, perlu adanya
Pedoman penggunaan ini yang khusus untuk tiap program studi, terutama seluruh dosen dan
tenaga pengajar, sehingga dosen akan lebih mudah mengaplikasikan isi pedoman dalam
proses pengisian data RPS.

Ucapan terima kasih kepada Penyusun dengan terselesaikannya pedoman ini.
Semoga menjadi amal jariyah dan pedoman ini dapat bermanfaat.

Wassalamu’alaikum Warahmatullah Wabarakatuh

Padangsidimpuan, 19 Oktober 2021

Wakil Rektor Bidang Akademik Dan

Pengembangan Lembaga,

Dr.H. Mhd. Darwis Dasopang, M.Ag
NIP. 196410131991031003

ii

KATA PENGANTAR

Alhamdulillâh, segala puji syukur yang tak terhingga penyusun panjatkan kehadirat
Allah Subhanahu wa ta’ala , yang senantiasa melimpahkan rahmat-Nya, karunia-Nya dan
hidayah-Nya sehingga penyusun dapat menyelesaikan Buku Panduan Penggunaan Dan
Pengoperasionalan Aplikasi Google Form Dalam Pengisian Data RPS. Shalawat serta salam
semoga senantiasa tercurahkan kepada Nabi Muhammad Shallallahu ‘alaihi wa sallam,
beserta keluarga, sahabat, dan ummat Islam seluruhnya.

Buku Panduan Penggunaan Dan Pengoperasionalan ini, disesuaikan dengan
kurikulum berbasis KKNI (Kerangka Kualifikasi Nasional Indonesia). Panduan ini sebagai salah
satu langkah dalam meningkatkan mutu lulusan yang tidak hanya cerdas, tapi juga
berintegritas dan memiliki daya saing di dunia kerja. Dan juga sebagai langkah untuk
mensistematisasi pengumpulan data RPS berbasis elektronik dengan menggunakan aplikasi
Google Form yang merupakan aplikasi yang membantu mengaudit dan menyimpan data
dengan baik untuk keperluan dosen dan juga kebutuhan data pada Program Studi.

Dengan adanya panduan ini diharapkan akan membantu para dosen dalam
menyusun rencana pembelajaran untuk setiap mata kuliah yang diampu, agar kegiatan proses
pembelajaran di kelas maupun di laboratorium dapat dilaksanakan secara efektif, efisien, dan
produktif. Format RPS yang ada dalam pedoman ini akan dijadikan sebagai acuan oleh seluruh
dosen dalam menyusun rencana pembelajaran sehingga keseragaman mutu proses
pembelajaran dapat tercipta di IAIN Padangsidimpuan. Semoga hal ini juga bermanfaat dalam
upaya mewujudkan visi IAIN Padangsidimpuan “Menjadiِ institusiِ pendidikanِ Islamِ yangِ
integrative dan berbasis riset untuk menghasilkan lulusan yang berwawasan keilmuan,
keislaman,ِkeindonesiaanِdanِkearifanِlokalِyangِinterkonektif.”

Penyusun menyadari sepenuhnya bahwa dalam Buku Panduan Penggunaan Dan
Pengoperasionalan ini masih banyak kelemahan dan kekurangan. Untuk itu Penyusun
mengharapkan kritik dan saran yang membangun dari setiap pihak demi kesempurnaan Buku
Panduan ini. Akhir kata kepada Allah penulis berserah diri atas segala usaha dan do’a dalam
penyusunan Buku Panduan ini. Semoga hal ini memberi manfaat kepada kita semua.

Padangsidimpuan, 19 Oktober 202I
Penyusun,

NADA PUTRI ROHANA, M.H.
NIP. 19960210 202012 2 009

iii

DAFTAR ISI

Halaman Judul ......................................................................................................i
Kata Pengantar.....................................................................................................ii
Kata Pengantar Penyusun.................................................................................... iii
Daftar Isi ............................................................................................................. iv
Bab I Pendahuluan

A. Latar Belakang ..........................................................................................1
B. Rumusan ..................................................................................................2
C. Tujuan ......................................................................................................2
Bab II Pembahasan
A. Pedoman Penyusunan Rencana Pembelajaran Semester ...........................3
B. Format Rencana Pembelajaran Semester ................................................ 26
C. Cara Mengoperasionalkan Pengisian Data Rencana Pembelajaran Semester

(RPS) Pada Google Form ......................................................................... 35
Bab III Penutup .................................................................................................. 44
Daftar Pustaka ................................................................................................... 45

iv

BAB I

PENDAHULUAN

A. Latar Belakang

Membicarakan Rencana Pembelajaran Semester (RPS) tidak akan lepas dari
kurikulum. Kurikulum dirumuskan sebagai keseluruhan program yang direncanakan, disusun,
dilaksanakan, dan dievaluasi, serta dikembangkan oleh suatu program studi, dalam rangka
menghasilkan lulusan yang memiliki capaian pembelajaran tertentu yang direncanakan.
Selain itu dalam RPS juga disajikan tentang karakteristik proses pembelajaran pada perguruan
tinggi terdiri atas sifat interaktif, holistik, integratif, saintifik, kontekstual, tematik, efektif,
kolaboratif, dan berpusat pada mahasiswa. RPS suatu mata kuliah adalah rencana
pembelajaran yang disusun untuk kegiatan pembelajaran selama satu semester guna
memenuhi capaian pembelajaran lulusan yang dibebankan pada suatu mata kuliah/modul.
Rencana pembelajaran semester (RPS) atau istilah lain wajib ditinjau dan disesuaikan secara
berkala dengan perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi. RPS ditetapkan dan
dikembangkan oleh dosen secara mandiri atau bersama dalam kelompok keahlian suatu
bidang ilmu pengetahuan dan/atau teknologi dalam program studi. RPS paling sedikit
memuat:

1. nama program studi, nama dan kode mata kuliah, semester, sks, nama dosen
Nengampu;

2. Capaian pembelajaran lulusan yang dibebankan pada mata kuliah;
3. Kemampuan akhir yang direncanakan pada tiap tahap pembelajaran untuk memenuhi

capaian pembelajaran lulusan;
4. Bahan kajian yang terkait dengan kemampuan yang akan dicapai;
5. Metode pembelajaran;
6. Waktu yang disediakan untuk mencapai kemampuan pada tiap tahap pembelajaran;
7. Pengalaman belajar mahasiswa yang diwujudkan dalam deskripsi tugas yang harus

dikerjakan oleh mahasiswa selama satu semester;
8. Kriteria, indikator, dan bobot penilaian; dan
9. Daftar referensi yang digunakan.

B. Rumusan
1. Bagaimanakah Draf Pedoman Penyusunan Rencana Pembelajaran Semester ?
2. Bagaimanakah Format Rencana Pembelajaran Semester ?
3. Bagaimanakah Cara Mengoperasionalkan Pengisian Data Rencana Pembelajaran
Semester (RPS) Pada Google Form ?

C. Tujuan

Tujuan penyusunan RPS adalah agar setiap dosen melakukan proses pembelajaran
secara lebih bertanggungjawab, dalam rangka mencapai standar proses pembelajaran
sebagaimana telah diamanatkan dalam Standar Nasional Pendidikan. Dengan menyusun RPS
ini, mahasiswa mengetahui apa yang harus dipersiapkan dan dilakukan dalam mengikuti mata
kuliah yang bersangkutan serta dapat mencapai capaian pembelajaran yang telah ditetapkan.

1

BAB II

PEMBAHASAN

A. Pedoman Penyusunan Rencana Pembelajaran Semester

Pedoman ini disusun berdasarkan dengan model dan ketentuan format RPS yang
telah dipresentasikan Oleh Lembaga Penjamin Mutu IAIN Padangsidimpuan, pada saat
pelaksanaan Workshop Kurikulum. Rencana pembelajaran semester (RPS) suatu mata kuliah
adalah rencana proses pembelajaran yang disusun untuk kegiatan pembelajaran selama satu
semester guna memenuhi capaian pembelajaran yang dibebankan pada mata kuliah/modul.
Rencana pembelajaran semester atau istilah lain, ditetapkan dan dikembangkan oleh dosen
secara mandiri atau bersama dalam kelompok keahlian suatu bidang ilmu pengetahuan
dan/atau teknologi dalam program studi.1

Rencana Pembelajaran Semester (RPS) adalah dokumen perencanaan pembelajaran
yang disusun sebagai panduan bagi mahasiswa dalam melaksanakan kegiatan perkuliahan
selama satu semester untuk mencapai capaian pembelajaran yang telah ditetapkan. Berikut
adalah panduan pengisian RPS untuk format yang berlaku di Institut Agama Islam Negeri
Padangsidimpuan.

1. Logo Institut Agama Islam Negeri Padangsidimpuan

Cukup Jelas
2. Fakultas

A. SYARIAH DAN ILMU HUKUM
B. TARBIYAH DAN ILMU KEGURUAN
C. EKONOMI DAN BISNIS ISLAM
D. DAKWAH DAN ILMU KOMUNIKASI
E. PASCASARJANA

Cukup jelas

3. Program Studi

FAKULTAS JURUSAN
A. SYARIAH DAN ILMU HUKUM 1. AHWAL AL-SYAKHSHIYYAH (AS)
2. HUKUM EKONOMI SYARIAH (HES)
3. HUKUM TATA NEGARA (HTN)
4. ILMU AL-QUR’AN DAN TAFSIR (IAT)
5. HUKUM PIDANA ISLAM (HPI)

1 Keputusan Dekan Fakultas Syariah Dan Ilmu Hukum Institut Agama Islam Negeri Padangsidimpuan
Nomor 78 Tahun 2020 Tentang Kebijakan Pengembangan Kurikulum Fakultas Syariah Dan Ilmu Hukum Institut
Agama Islam Negeri Padangsidimpuan, Bab I Ketentuan Umum, Ayat 7.

3

B. TARBIYAH DAN ILMU KEGURUAN 1. PENDIDIKAN AGAMA ISLAM (PAI)
2. TADRIS MATEMATIKA (TMM)
3. TADRIS BAHASA INGGRIS (TBI)
4. PENDIDIKAN BAHASA ARAB (PBA)
5. PENDIDIKAN GURU MADRASAH

IBTIDAIYAH (PGMI)
6. PENDIDIKAN ISLAM ANAK USIA

DINI (PIAUD)
7. TADRIS KIMIA
8. TADRIS FISIKA
9. TADRIS BIOLOGI
10. TADRIS BAHASA INDONESIA

C. EKONOMI DAN BISNIS ISLAM 1. PERBANKAN SYARIAH (PS)
2. EKONOMI SYARIAH (ES)
3. MANAJEMEN ZAKAT DAN WAKAF

(MZW)
4. MANAJEMEN KEUANGAN SYARIAH

(MKS)
5. MANAJEMEN BISNIS SYARIAH

(MBS)
6. AKUNTANSI SYARIAH (AKS

D. DAKWAH DAN ILMU KOMUNIKASI 1. KOMUNIKASI PENYIARAN ISLAM
(KPI)

2. BIMBINGAN KONSELING ISLAM
(BKI)

3. MANAJEMEN DAKWAH (MD)
4. PENGEMBANGAN MASYARAKAT

ISLAM (PMI)

E. PASCASARJANA 1. PENDIDIKAN AGAMA ISLAM

(PASCASARJANA)

2. EKONOMI SYARIAH

(PASCASARJANA)

Cukup jelas
4. Kolom RPS

Berisi informasi judul terkaitِ“RENCANAِPEMBELAJARANِSEMESTER”
Cukup jelas
5. Mata Kuliah
Berisi informasi Nama Matakuliah (Pelajaran).
Cukup jelas

4

6. Kode Mata Kuliah

Berisi informasi kode matakuliah. Ketentuan tentang kode yang digunakan
ditetapkan oleh Program Studi Standardisasi yang dapat diperoleh dari data Program Studi.

Cukup jelas

7. Rumpun Matakuliah

Berisi pengelompokan mata kuliah/blok yang ditetapkan oleh program studi
berdasarkan bidang ilmu dan/atau bidang keahlian dosen disesuaikan dengan kondisi masing-
masing prodi. Istilah rumpun juga dapat disesuaikan/diganti dengan istilah lain, misal
Kelompok Bidang Keahlian (KBK) atau fase atau konsentrasi atau cluster atau istilah lainnya
yang digunakan oleh prodi.

8. Bobot SKS

Berisi informasi mengenai bobot mata kuliah dalam sks (satuan kredit semester).

Cukup Jelas

9. Semester

Berisi Informasi tentang semester atau tingkatan perkuliahan dari matakuliah yang
diadakan.

Cukup jelas

10. Tanggal Penyusunan

Berisi tentang kapan RPS disusun dan dirancang.

Cukup Jelas

11. Otorisasi

Berisi tentang hal yang memiliki kebijakan atau pemberian kuasa dalam hal ini ialah
dosen yang mengajarkan matakuliah. (Kolom Terpisah)

Cukup jelas

12. Dosen Pengembang RPS (Dosen Pengampu)

Berisi informasi nama dosen pengampu matakuliah (untuk kelas tunggal atau
paralel) atau nama koordinator dosen pengampu (untuk kelas paralel dan/atau team
teaching).

Cukup Jelas

13. Koordinator RMK

Berisi Nama/ koordinatornya pada matakuliah dalam hal ini ialah Kaprodi. (Kolom
Terpisah)

Cukup jelas

5

14. Nama Ketua Prodi

Berisi Informasi Nama Ketua Program Studi.

Cukup jelas

15. Identitas Mata Kuliah

Berisi Mengenai Judul dalam Kolom yang berisi capaian pembelajaran, karakteristik
proses pembelajaran, deskripsi singkat matakuliah, materi pembelajaran/ pokok
bahasan/bahan kajian, dan metode pembelajaran.

Cukup jelas

16. Capaian Pembelajaran

Berisi informasi yang berkaitan dengan capaian pembelajaran pada matakuliah yang
terbagi menjadi dua sistem capaian pembelajaran, yaitu :

a. Capaian Pembelajaran Program Studi data diperoleh dari program studi
Contoh :
- Mahasiswa mampu memahami pelajaran
- Mahasiswa mampu mendinamikakan kedudukan dan peranan
- Mahasiswa memahami

b. Capaian Pembelajaran Mata Kuliah data diperoleh dari capaian pembelajaran
terkait.
Contoh :
- Mahasiswa mampu memahami dan menguasai
- Mahasiswa mampu dan dapat menganalisa
- Mahasiswa mampu memberikan ulasan terkait Sejarah, Ruang lingkup, Asas
dan unsur
- Mahasiswa mampu mengaitkan fakta-fakta

Cukup Jelas
17. Karakteristik Proses Pembelajaran Program Studi

Berisi informasi Karakteristik Proses Pembelajaran terdiri atas sifat interaktif,
holistik, integratif, saintifik, kontekstual, tematik, efektif, kolaboratif, dan berpusat pada
mahasiswa (Program Studi).

a. Interaktif, bahwa proses interaksi dua arah antara mahasiswa dan dosen dengan
diskusi kelompok makalah (Program Studi)

b. Holistik, bahwa proses pembelajaran mendorong terbentuknya pola pikir yang
komprehensif dan luas dengan menginternalisasi keunggulan dan kearifan lokal
maupun nasional.

c. Integratif, bahwa capaian pembelajaran lulusan diraih melalui proses pembelajaran
yang terintegrasi melalui pendekatan antardisiplin dan multidisiplin.

6

d. Saintifik, bahwa capaian pembelajaran lulusan diraih melalui proses pembelajaran
berdasarkan sistem nilai, norma, dan kaidah ilmu pengetahuan serta menjunjung
tinggi nilai-nilai agama dan kebangsaan.

e. Kontekstual, bahwa capaian pembelajaran lulusan diraih melalui proses
pembelajaran yang disesuaikan dengan tuntutan kemampuan menyelesaikan
masalah dalam ranah keahliannya.

f. Tematik, bahwa capaian pembelajaran lulusan diraih melalui proses pembelajaran
dengan karakteristik keilmuan program studi dan dikaitkan dengan permasalahan
nyata melalui pendekatan transdisiplin.

g. Efektif, bahwa capaian pembelajaran lulusan diraih secara berhasil guna dengan
mementingkan internalisasi materi secara baik dan benar dalam kurun waktu yang
optimum.

h. Kolaboratif, bahwa capaian pembelajaran lulusan diraih melalui proses
pembelajaran yang melibatkan interaksi antar individu pembelajar untuk
menghasilkan kapitalisasi sikap, pengetahuan, dan keterampilan.

i. Berpusat pada mahasiswa, bahwa capaian pembelajaran lulusan diraih melalui
proses pembelajaran yang mengutamakan pengembangan kreativitas, kapasitas,
kepribadian dan kebutuhan mahasiswa, serta mengembangkan kemandirian dalam
mencari dan menemukan pengetahuan.

Cukup Jelas

18. Deskripsi Singkat Mata Kuliah

Berisi informasi dan uraian tentang penjelasan singkat dari matakuliah.

Cukup Jelas

19. Materi Pembelajaran/Pokok Bahasan / Bahan Kajian

Berisi informasi materi pembelajaran pokok yang menjadi judul-judul atau agenda
pembahasan dalam setiap pertemuan atau juga bahan kajian.

Cukup jelas

20. Metode Pembelajaran

Berisi mengenai proses pembelajaran melalui kegiatan kurikuler wajib menggunakan
metode pembelajaran yang efektif sesuai dengan karakteristik mata kuliah untuk mencapai
kemampuan tertentu yang ditetapkan dalam mata kuliah dalam rangkaian pemenuhan
capaian pembelajaran lulusan.

Secara singkat strategi /model /metode /Teknik /tahapan pembelajaran yang dipilih
diarahkan untuk mendorong mahasiswa belajar melalui aktivitas bertindak, berpikir, dan
berefleksi melalui interaksi dengan bahan belajar, rekan mahasiswa, dan dosen pengampu
mata kuliah, atau learning by doing, thinking, reflecting, and interacting, dengan pendekatan
Student Centered Learning (SCL), di antaranya:

• diskusi kelompok;

7

• simulasi;
• studi kasus;
• pembelajaran kolaboratif;
• pembelajaran kooperatif;
• pembelajaran berbasis proyek;
• pembelajaran berbasis masalah;
• pembelajaran berbasis inkuiri;
• pembelajaran berbasis riset;
• pembelajaran berbasis pengabdian kepada masyarakat;
• pembelajaran berbasis dakwah islamiah;
• pembelajaran berbasis refleksi;
• pembelajaran kontekstual;
• discovery learning;
• role play;
• Strategi/model/metode/teknik/tahapan pembelajaran lain yang dapat secara

efektif memfasilitasi pemenuhan capaian pembelajaran lulusan.
Masing-masing strategi /model/ metode/ teknik/ tahapan pembelajaran
dilaksanakan pada saat aktivitas pembelajaran diberi keterangan kategori aktivitas sebagai
berikut :

• TM :Aktivitas, tatap muka umumnya dilakukan di kelas
• TMD : Tatap Muka Daring atau dikenal juga sebagai tatap maya
• ASM : Aktivitas daring asinkron mandiri
• ASK : Aktivitas daring asinkron kolaboratif
• PR : Praktik/praktikum
Jika diperlukan dapat ditambahkan kategori aktivitas lain seperti (tanpa membatasi)
: studio, tutorial/asistensi, survey lapangan, praktik lapangan.
Cukup jelas
21. Perangkat Pembelajaran
Berisi Mengenai Judul dalam Kolom yang berisi referensi, media pembelajaran, team
teaching, matakuliah syarat.
Cukup jelas

8

22. Referensi

Berisi informasi data Pustaka utama berupa buku-buku pokok dan buku setara
lainnya dan pendukung seperti jurnal dan artikel yang menjadi bahan referensi pada
matakuliah.

Cukup jelas

23. Media Pembelajaran

Berisi informasi media pembelajaran yang digunakan, isian dapat berupa
Luring/Campuran/Daring

• Luring (Luar Jaringan) : media yang digunakan tanpa menggunakan media e-
learning

• Campuran (Blended Learning) : kuliah menggunakan kombinasi media e-
learning dengan tatap muka langsung

• Daring (Dalam Jaringan) : kuliah menggunakan media e-learning sepenuhnya
Berisi informasi mengenai media yang digunakan dalam pembelajaran seperti :
Zoom, Google meet, In-focus, White Board, dan sebagainya.

Cukup jelas

24. Team Teaching

Berisi informasi mengenai cara pembelajaran yang melibatkan lebih dari satu dosen
dengan latar belakang keilmuan/ kemampuan yang berbeda di dalam satu kelas. Dengan
tujuan untuk mencapai kompetensi (kognitif, psikomotor, dan afektif) dan pembahasan
materi ajar secara holistic dan terintegrasi, sehingga dapat membawa mahasiswa berpikir,
bertindak dan bersikap holistik.

Cukup jelas

25. Matakuliah Syarat

Berisi informasi mata kuliah yang harus diambil dan/atau diselesaikan sebelum
menempuh mata kuliah terkait (pre-requisite) atau mata kuliah yang wajib ditempuh
setidaknya bersamaan dengan mata kuliah terkait (co-requisite). Atau Berisi informasi
matakuliah yang dapat diambil apabila syarat syarat dari matakuliah sebelumnya telah
diambil atau telah lulus bergantung pada aturan yang tercantum dalam pedoman akademik.

Cukup jelas

26. Matrik Rencana Perkuliahan

Berisi Mengenai Judul dalam tabel yang berisi pertemuan mingguan, (sub CP Matakuliah)
kemampuan akhir yang diharapkan, materi pembelajaran, indikator, tujuan pembelajaran,
model/metode pembelajaran, kriteria dan indikator penilaian atau hasil capaian
pembelajaran, teknik penilaian, referensi, kolom mid semester (ujian tengah semester) dan
kolom ujian akhir semester.

9

Cukup jelas

27. Pertemuan Skala Minggu an (Minggu Ke-)

Berisi informasi mengenai jadwal petemuan dari setiap minggu dengan jumlah
maksimal 16 kali pertemuan.

Cukup jelas

28. (Sub CP Mata Kuliah) Kemampuan Akhir yang Diharapkan

Berisi daftar rumusan Capaian Pembelajaran Mata Kuliah (CPMK) yang merupakan
kemampuan yang diperoleh melalui internalisasi pengetahuan, sikap, keterampilan,
kompetensi, dan akumulasi pengalaman kerja selama mahasiswa menempuh suatu mata
kuliah. CPMK merupakan uraian spesifik/ turunan dari CPL yang dibebankan pada suatu mata
kuliah. Rumusan CPMK yang dituliskan di sini mengacu pada rumusan CPMK pada Silabus,
namun dapat dimodifikasi sesuai dengan kondisi yang dihadapi dalam pelaksanaan proses
pembelajaran. Jika diperlukan rumusan CPMK dapat dirinci lagi dalam bentuk rumusan Sub-
CPMK. Rumusan umum CPMK/Sub-CPMK:

a+b+c+c

Yaitu :

a (audience) : pembelajar (dalam hal ini mahasiswa)
b (behaviour) : Kata kerja tindakan/kata kerja operasional, hindari kata kerja kata
kerja bukan operasional/tindakan, seperti : mengerti, memahami,
c (content) mempelajari
c (condition) : Objek pembelajaran.
: Kondisi/perangkat/kendala/masalah/materi spesifik yang diperlukan
Cukup jelas dalam pembelajarandan/atau dalam pengukuran capaian
pembelajaran.

29. Materi Pembelajaran

Berisi gambaran batas dan bidang keilmuan/keahlian yang menjadi objek
pembelajaran yang dipelajari untuk mencapai CPMK/Sub-CPMK. Dapat berupa satu atau lebih
cabang ilmu beserta ranting ilmunya, atau sekelompok pengetahuan yang telah terintegrasi
dalam suatu pengetahuan baru. Deskripsi singkat pokok-pokok pembahasan dalam setiap
pertemuan yang diurairan pada topik kajian (makalah) pada silabus matakuliah.

Cukup jelas

30. Indikator

Berisi informasi mengenai Kriteria Penilaian berdasarkan Penilaian Acuan Patokan
mengandung prinsip edukatif, otentik, objektif, akuntabel, dan transparan yang dilakukan
secara terintegrasi. Berisikan rumusan indikator yang menunjukkan penguasaan kemampuan
yang dapat diukur. Setelah satu tahapan proses pembelajaran selesai hasil pembelajaran akan
dibandingkan dengan indikator untuk menentukan pemenuhan CPMK/Sub-CPMK yang

10

terkait. Dengan rumusan indikator yang baik kita dapat membedakan mahasiswa yang telah
memenuhi suatu capaian pembelajaran dengan yang belum memenuhinya. Terdapat
beberapa cara untuk merumuskan indikator

Pertama adalah dengan menambahkan rumusan derajat keberhasilan/penguasaan
untuk CPMK yang diukur.

a+b+c+c+d

a, b, c, dan c sama seperti rumusan umum CPMK, dengan tambahan

d (degree) : derajat keberhasilan/ penguasaan kemampuan yang diukur

Contoh indicator : Kedua adalah rumusan yang menyatakan produk atau kinerja atau
sikap/perilaku yang dapat ditunjukkan mahasiswa sebagai hasil dari proses pembelajaran.

Contoh untuk produk : Rancangan Penguasaan/ pengetahuan tentang : Definisi, sejarah
pertumbuhan ruang lingkup dan regulasi HES secara efektif dan efisien.

Contoh untuk kinerja : Dapat menampilkan presentasi yang terstruktur menggunakan slide
yang menarik .

Berisi bagian yang terdapat dua opsi yang disesuaikan dengan pola pengembangan
rumusan Hasil Capaian Pembelajaran Mata Kuliah dan pola hubungannya dengan rumusan
Hasil Capaian Pembelajaran Lulusan, yaitu :

a. Pola memetakan : masing-masing CPMK dapat menunjang lebih dari satu CPL. Pola
ini umumnya digunakan oleh prodi yang memiliki jumlah CPL banyak (>20 CPL).
Prodi yang menerapkan pola memetakan ini dapat menggunakan opsi 1, yaitu tabel
CPL dan CPMK dipisahkan.

b. Pola menguraikan : rumusan CPMK merupakan uraian dari masing-masing rumusan
CPL. Setiap rumusan CPMK hanya menunjang satu rumusan CPL. Pola ini umumnya
digunakan oleh prodi yang mengadopsi pola rumusan Capaian Pembelajaran
Lulusan yang dikembangkan badan akreditasi/ sertifikasi/validasi internasionalyang
kebanyakan memiliki jumlah CPLِtidakِterlaluِbanyakِ(≤ِ20ِCPL).ِContohnyaِadalahِ
seluruh prodi teknik di UII selain menggunakan CPL dari SN-Dikti sebagai referensi,
juga mengadopsi pola pengembangan CPL dari badan akreditasi internasional yang
berafilisasi dengan Washington Accord, seperti JABEE, ABET, ataupun IABEE. Prodi
dengan pola pengembangan seperti ini dapat mengunakan opsi 2, yaitu CPL dan
CPMK digabungkan dalam satu table.

Cukup Jelas

31. Tujuan Pembelajaran

Berisi informasi mengenai instructional objective yaitu perilaku hasil belajar yang
diharapkan terjadi, dimiliki, atau dikuasai oleh mahasiswa setelah mengikuti kegiatan
pembelajaran dalam setiap pertemuan.

Cukup Jelas

11

32. Model/ Metode Pembelajaran

Berisi informasi bentuk pembelajaran apa yang digunakan dalam pelaksanaan mata
kuliah, isian dapat berupa Kelas/Praktikum Laboratorium/Studi Lapangan/Tutorial ataupun
bentuk lain yang digunakan, seperti diskusi, tanya jawab dan sebagainya.

Berisi informasi mengenai metode pembelajaran diskusi kelompok, seperti : simulasi,

studi kasus, pembelajaran kolaboratif, pembelajaran kooperatif, pembelajaran berbasis

masalah, pembelajaran berbasis inkuiri, pembelajaran berbasis riset, pembelajaran berbasis

pengabdian kepada masyarakat;, pembelajaran berbasis dakwah islamiah, pembelajaran

berbasis refleksi, pembelajaran kontekstual,

pembelajaranpenyingkapan/penemuan(Discovery/Inquiry Learning) ialah memahami

konsep, arti, dan hubungan melalui proses intuitif untuk akhirnya sampai kepada suatu

kesimpulan, dan role play (bermain peran).

Cukup Jelas

33. Kriteria dan Indikator Penilaian Atau Hasil Capaian Pembelajaran

Berisi informasi kegiatan yang dilakukan oleh mahasiswa yang dirancang oleh dosen
agar yang bersangkutan memiliki kemampuan yang telah ditetapkan, seperti pemberian
tugas, survey, penyusunan paper, studi banding, praktik. Bagian ini merupakan gambaran
umum seluruh proses pembelajaran yang dialami oleh mahasiswa selama menempuh mata
kuliah. Bagian ini akan diuraikan lebih detail pada bagian Rincian Aktivitas Pembelajaran serta
dokumen Satuan Acara Perkuliahan dan Lembar penugasan. Seperti dialog interaktif,
penyiapan karya ilmiah, tugas, dan sebagainya.

Cukup jelas

34. Teknik Penilaian

Berisi persentase bobot CPMK/Sub-CPMK terhadap bobot CPMK keseluruhan.
Digunakan antara lain untuk menentukan bobot nilai akhir berdasarkan penugasan yang
diberikan. (Tertulis, atau Lisan serta Teknik penilaian lainnya).

Cukup jelas

35. Referensi

Berisi referensi utama dan pendukung untuk menunjang pembelajaran mata kuliah.
Usahakan referensi yang dituliskan adalah referensi yang dapat diakses oleh dosen pengampu
dan mahasiswa. Referensi yang digunakan dalam suatu pertemuan tertentu yang dilengkapi
dengan rincian informasi seperti bab dan/atau halaman. (Nama Pengarang, Judul Buku, Kota
Terbit, Penerit, Tahun Terbit).

Cukup jelas

36. MID Semester Dan Ujian Akhir Semester

Berisi informasi terkait dengan jadwal pelaksanaan ujian atau evaluasi pembelajaran
berdasarkan MID Semester (Ujian Pertengahan) yang dilaksanakan setelah pertemuan

12

berlangsung dari setengah pertemuan dari seluruh total pertemuan dan ujian Akhir semester
yang dilaksanakan setelah seluruh pertemuan berlangsung.

Cukup jelas

37. Penilaian

Berisi sistem penilaian dapat menggunakan salah satu dari dua sistem berikut :

• PAP (Penilaian Acuan Patokan) adalah penilaian dengan menggunakan standar
nilai Universitas/Fakultas/Prodi yang bersifat absolut atau mutlak.

• PAN (Penilaian Acuan Normal) adalah penilaian dengan berdasarkan standar
kelulusan kelas yang sifatnya relatif, misalnya berdasarkan distribusi normal.

Meski demikian saat ini lebih disarankan untuk menggunakan sistem PAP karena
lebih cocok untuk mengukur pemenuhan CPMK/Sub-CPMK seperti yang terdapat pada sistem
pembelajaran berbasis SNPT.

38. Teknik dan Instrumen Penilaian

Evaluasi adalah keputusan yang diambil setelah mahasiswa menyelesaikan perkuliahan.

Contoh sistem evaluasi pada level kuliah :

• setiapِ mahasiswaِ harusِ meraihِ nilai/predikatِ minimalِ …….ِ untukِ masing-
masing CPMK. Jika belum memenuhi maka mahasiswa wajib melakukan
ujian/penugasan perbaikan untuk seluruh CPMK.

• setiapِ mahasiswaِ harusِ meraihِ nilai/predikatِ minimalِ …….ِ untukِ masing-
masing CPMK. Jika belum memenuhi maka mahasiswa wajib melakukan
ujian/penugasan perbaikan untuk CPMK terkait.

• setiap mahasiswa harus meraih nilai/predikatِminimalِ…….ِuntukِnilaiِrata-rata
keseluruhan. Jika belum memenuhi maka mahasiswa wajib melakukan
ujian/penugasan perbaikan.

• setiapِmahasiswaِharusِmeraihِnilai/predikatِminimalِ…….ِuntukِnilaiِrata-rata
keseluruhan. Jika belum memenuhi maka mahasiswa dinyatakan tidak lulus
dan wajib mengulang mata kuliah pada kesempatan berikutnya.

Berisi informasi berupa sikap (attitude), pengetahuan (knowledge), dan
keterampilan (skill). Ketiga ranah tersebut adalah satu kesatuan utuh dan menjadi tagihan
dalam proses pembelajaran yang relevan dengan konsep integrasi-interkoneksi. Dalam
Kurikulum 2013, implementasi pendekatan integrasi-interkoneksi dilakukan tidak hanya pada
ranah pemikiran saja, akan tetapi pada praktik-aplikatifnya dalam proses pembelajaran.
Manajemen pembelajaran dalam kebijakan kurikulum 2013 adalah contoh praktik integrasi-
interkoneksi yang baik, dimana Kurikulum 2013 mengintegrasikan tiga ranah kompetensi
yaitu sikap (attitude), pengetahuan (knowledge), dan ketrampilan (skill) yang
diimplementasikan dalam KI-1 (sikap spiritual), KI-2 (sikap sosial), KI-3 (pengetahuan), dan KI-
4 (keterampilan). Keempat aspek ini (kompetensi Inti) merupakan satu kesatuan (integrasi)

13

tagihan yang harus terpenuhi, tercapai dan terimplementasikan dalam proses belajar
mengajar.

Cukup jelas
39. Acuan Penilaian

Diusahakan asesmen yang dilakukan bersifat otentik, yaitu
• asesmen yang bermakna bukan hanya sekedar untuk memberi nilai,
• sesuai dengan pengetahuan/ketrampilan/pengalaman/wawasan yang
telah dikembangkan mahasiswa dalam proses pembelajaran, dan/atau
• sesuai penggunaan kemampuan atau simulasinya di kehidupan nyata

Level dan topik asesmen haruslah selaras konstruktif (constructive align) dengan
level CPMK yang diukur dan bahan kajian yang dipelajari.

Pada dasarnya setiap CPMK dilakukan proses pengukuran untuk menentukan
keterpenuhan setiap mahasiswa terhadap masing-masing CPMK. Satu CPMK dapat diukur
dengan satu penugasan ataupun beberapa penugasan. Sebaliknya dimungkinkan pula
beberapa CPMK dapat diukur melalui satu penugasan. Dengan skor persentil ini yang berarti
bahwa siswa tersebut memperoleh nilai yang lebih tinggi daripada 75 persen siswa lain yang
mengikuti ujian. Dengan kata lain, skor persentase mencerminkan seberapa baik siswa
tersebut mengerjakan ujian itu sendiri; skor persentil mencerminkan seberapa baik dia
dibandingkan dengan siswa.

Cukup jelas
40. Tabel Disusun, Diperiksa dan Disahkan

Berisi informasi Tabel Disusun Oleh dengan isian Nama dan Paraf dari dosen yang
bersangkutan, Tabel Diperiksa Oleh Penanggung Jawab Keilmuan dan Ketua Program Studi
dengan isian Nama dan Paraf, dan Tabel Disahkan Oleh Dekan Fakultas dengan isian Nama
dan Paraf.

Cukup Jelas

41. Silabus Matakuliah
Berisi point prodi, nama matakuliah, semester, nama dosen, NIP (jika ada), email,

materi pembelajaran, referensi, tugas, dan tandatangan dosen pengampu matakuliah.
Cukup Jelas

14

B. Format Rencana Pembelajaran Semester
Berikut adalah model format Rencana Pembelajaran Semester b

1. Model Format Rencana Pembelajaran Semester
NAMA FAKULTAS:
NAMA PRODI:

RENCANA PEMB

MATA KULIAH : KODE MATA KULIAH RUMPUN BO
: MATA KULIAH:

OTORISASI : DOSEN PENGEMBANG RPS

CAPAIAN CAPAIAN I. Identi
PEMBELAJARAN PEMBELAJARAN 1
PRODI

bedasarkan ketentuan pedoman tersebut diatas:

BELAJARAN SEMESTER

OBOT (SKS) : SEMESTER : TANGGAL PENYUSUNAN :

KOORDINATOR RMK : KETUA PROGRAM STUDI
itas Mata Kuliah
15

CAPAIAN
PEMBELAJARAN
MATA KULIAH

Karakteristik Proses Pembel
KARAKTERISTIK PROSES PEMBELAJARAN tematik, efektif, kolaboratif,
PRODI
1) Interaktif, bahwa pros

makalah (Prodi);

2) Holistik, bahwa prose

luas dengan menginte

3) Integratif, bahwa ca

terintegrasi melalui p

4) Saintifik, bahwa capa

sistem nilai, norma, d

kebangsaan;

5) Kontekstual, bahwa

disesuaikan dengan tu

6) Tematik, bahwa cap

karakteristik keilmua

pendekatan transdisip

7) Efektif, bahwa capaia

internalisasi materi se

8) Kolaboratif, bahwa c

melibatkan interaksi

pengetahuan, dan ket

9) Berpusat pada mah

pembelajaran yang

1

lajaran terdiri atas sifat interaktif, holistik, integratif, saintifik, kontekstual,
, dan berpusat pada mahasiswa (Prodi).
ses interaksi dua arah antara mahasiswa dan dosen dengan diskusi kelompok

es pembelajaran mendorong terbentuknya pola pikir yang komprehensif dan
ernalisasi keunggulan dan kearifan lokal maupun nasional;
apaian pembelajaran lulusan diraih melalui proses pembelajaran yang
pendekatan antardisiplin dan multidisiplin;
aian pembelajaran lulusan diraih melalui proses pembelajaran berdasarkan
dan kaidah ilmu pengetahuan serta menjunjung tinggi nilai-nilai agama dan

capaian pembelajaran lulusan diraih melalui proses pembelajaran yang
untutan kemampuan menyelesaikan masalah dalam ranah keahliannya;
paian pembelajaran lulusan diraih melalui proses pembelajaran dengan
an program studi dan dikaitkan dengan permasalahan nyata melalui
plin;
an pembelajaran lulusan diraih secara berhasil guna dengan mementingkan
ecara baik dan benar dalam kurun waktu yang optimum;
capaian pembelajaran lulusan diraih melalui proses pembelajaran yang
i antar individu pembelajar untuk menghasilkan kapitalisasi sikap,
terampilan; dan
hasiswa, bahwa capaian pembelajaran lulusan diraih melalui proses
mengutamakan pengembangan kreativitas, kapasitas, kepribadian, dan

16

kebutuhan mahasisw
pengetahuan.

DESKRIPSI SINGKAT MATA KULIAH :

MATERI PEMBELAJARAN/POKOK

BAHASAN/BAHAN KAJIAN :

METODE PEMBELAJARAN : Pilihan metode pembelajar
kolaboratif, pembelajaran ko
UTAMA yang dapat secara efektif m
dapat menggunakan satu a
suatu bentuk pembelajaran

II. Perang

Buku

REFERENSI PENDUKUNG Jurnal / Artikel

MEDIA PEMBELAJARAN Zoom
Google meet
TEAM TEACHING In-focus
MATA KULIAH SYARAT White Board
...
.....

1

wa, serta mengembangkan kemandirian dalam mencari dan menemukan

ran antara lain: diskusi kelompok, simulasi, studi kasus, pembelajaran
ooperatif, , pembelajaran berbasis masalah, atau metode pembelajaran lain,
memfasilitasi pemenuhan capaian pembelajaran lulusan. Setiap mata kuliah
atau gabungan dari beberapa metode pembelajaran dan diwadahi dalam
bagi (prodi).
gkat Pembelajaran

17

III. Matrik Rencan

Pertemuan (Sub CP Mata Kuliah) Materi Indikator Pe
Ke- Kemampuan Akhir yang Pembelajaran

Diharapkan

1 Mahasiswa mampu Pengantar Mata Menerangkan U

memahami Pengantar Kuliah (Kontrak pengertian, M

Mata Kuliah (Kontrak Perkuliahan dan ruang lingkup, p

Perkuliahan dan Pembagian Silabus). landasan, ru

Pembagian Silabus). tujuan, fungsi

dan tu

pendekatan

pembelajaran p

Matakuliah pe

m

2

3
4

5
6
7
8 MID SEMESTER/ UTS

1

na Perkuliahan Kriteria dan Teknik Referensi
Indikator Penilaian
Tujuan Model/Metode
embelajaran Pembelajaran Penilaian Atau Tertulis Nama
Hasil Capaian Lisan Pengarang, Judul
Untuk dapat 1.Menyiapkan Pembelajaran
Menerangkan makalah Penguasaan/ Buku, Kota
pengertian, 2.Dialog pengetahuan Terbit, Penerit,
uang lingkup, interaktif tentang dan Tahun Terbit

landasan, 3. Ceramah mampu
ujuan, fungsi 4. Diskusi menerangkan :
Pengantar Mata
dan Kuliah (Kontrak
pendekatan Perkuliahan dan
embelajaran
matakuliah Pembagian
Silabus).

S (UJIAN TENGAH SEMESTER)

18

-- -- --
UJIAN A
9

10
11
12
13
14
15
16

1

-- Dialog -- -- Nama
interaktif Pengarang, Judul
Buku, Kota
Demonstrasi Terbit, Penerit,
Tahun Terbit

AKHIR SEMESTER

19

IV. Penilaian: BOBOT (%)

NO KOMPONEN EVALUASI 15
15
1 Sikap, Perilaku, Kehadiran 15
2 Tugas Terstruktur 25
3 Tugas Mandiri 30
4 Ujian Tengah Semester 100
5 Ujian Akhir semester

Jumlah

V. Teknik dan Instrumen Penilaian

PENILAIAN TEKNIK INSTRUMEN

Sikap Observasi Objek Penilaian

Keterampilan Umum Observasi, partisipasi, unjuk Rubrik untuk penilaian
Keterampilan Khusus kerja, tes tertulis, tes lisan, proses dan/atau
Penguasaan Pengetahuan dan angket
Portofolio atau karya desain
untuk penilaian hasil

Hasil Akhir Penilaian Merupakan Integrasi Antara Berbagai Teknik Dan Instrumen

Penilaian yang Digunakan

VI. Acuan Penilaian Nilai Huruf
Skor Persentil Nilai Skala A
4 B
80 – 100 3 C
70 – 79 2 D
60 – 69 1 E
50 – 59 0
0 – 49

20

Disusun Oleh: PENGE
Dosen Pengampu Diperiksa Ol
Penanggungjawab Keilmuan

*Silabus Mata Kuliah Pada Lampiran.

2

ESAHAN Disahkan Oleh:
leh: Dekan

Ketua Program Studi

21

2. Format Silabus Matakuliah
*Lampiran

CONTOH SILABUS MATA KULIAH
(Nama Mata Pelajaran)

» Jurusan / Prodi :

» Nama Mata Kuliah :

» Semester / SKS :

» Dosen :

» NIP :

» Email :

»Materi Pembelajaran, terdiri dari:

1. Introduksiِ……….

Pemateri: 1.

2.

Sub Pembahasan:

A. Pengertian

B. Jenis-Jenis

C. Sejarah Perkembangan

2. Dan Seterusnya (Seluruh Materi Pembelajaran, serta sub pembahasan)

» Referensi

a. Buku/Literatur

- Buku, Jurnal, Artikel atau sumber lain yang berkaitan

b. E-Buku/ Google Books

c. Media/Teknologi Informasi Publikasi

d. Media/ YouTube

» Tugas

- Tugas menggunakan lembar kerja makalah dan laporan.

- Minimal kehadiran 75 % (diperkenankan mengikuti UAS)

- Rincian perkuliahan 50 % teori, dan 50 % praktek.

33

- Diharapkan mahasiswa menyediakan buku dan perangkat pembelajaran saat
perkuliahan.
» Tugas Terstruktur :
- Membuat makalah
- Membuat tugas resume makalah (Individu) (UAS) Softfile Dikirim G-Mail
- Membuat video singkat terkait pembahasan mengenai Mata Kuliah
» Tugas Mandiri :
1. Setiap mahasiswa diharuskan menulis karya ilmiah (makalah) sesuai dengan tema yang
telah ditentukan di atas. Ketentuan Teknis Tulisan:
a. Mengikuti kaidah penulisan karya tulis ilmiah.
b. Panjang tulisan minimal isi pembahasan (4 halaman) kertas ukuran A4 dengan spasi

1,5; mengggunakan font Time New Roman, Font Size 12; margin: atas 3 cm, bawah
4 cm, kiri 4cm, kanan 3 cm.
c. Dilarang melakukan plagiasi (termasuk dari media internet).
d. Jika mengutip dari buku atau internet, maka harus dicantumkan dalam bentuk
footnote.
2. Ketentuan isi tulisan: Tulisan memuat minimal uraian tentang:
a. Cover
b. Daftar isi
c. Kata Pengantar
d. Isi (sesuai dengan subtema yang telah ditentukan pada setiap item tema)
e. Kesimpulan (bukan resume), melainkan yang berisi tentang pendapat dari

mahasiswa yang bersangkutan tentang tema yang dibahas.
f. Daftar Pustaka (minimal 5 buku 2 jurnal)
3. Seminggu sebelum diskusi, file softcopy tulisan sudah di share ke dosen dan seluruh rekan-
rekan mahasiswa di kelas (tiap kelompok) melalui (Gmail/ WA).

Padangsidimpuan , Agustus 2021
Dosen Pengampu,

Nama Dosen
NIP.

34

C . Cara Mengoperasionalkan Pengisian Data Rencana Pembelajaran Semester (RPS) Pada
Google Form

Pengisian dapat dilakukan setelah memperoleh Link Google Form yang diberikan
Oleh Masing-Masing Program Studi. Berikut adalah step atau Langkah pengisian data berserta
contohnya (Menyesuaikan).

1. Langkah Pertama
Scan atau Klik Link dibawah ini :

https://bit.ly/PengisianRPS
2. Langkah Kedua
Akan Muncul Data Dibawah ini, kemudian lakukan Pengisian Data Pada Form :

Masukkan data Nama Fakultas, Nama Program Studi, Nama Mata Kuliah Yang Diajarkan.

35

Masukkan Data Kode Matakuliah, Rumpun Matakuliah, Bobot SKS Perkuliahan

Masukkan Data Semester Matakuliah, Tanggal Penyusunan, Nama Dosen Pengembang/
Pengampu Matakuliah.

Kemudian Data Terakhir Pada Step 1, Masukkan Nama Ketua Program Studi, dan setelah itu
klikِ“Berikutnya”.

36

Pada Step 2, selanjutnya masukkan data Capaian Pembelajaran Program Studi

Kemudian Masukkan Data Capaian Pembelajaran Matakuliah dan Pilih Karakteristik Proses
Pembelajaran Program Studi Yang Bersangkutan Dengan Matakuliah

Masukkan Data Deskripsi Singkat Matakuliah
37

Masukkan Data Materi Pembelajaran/ Pokok Bahasan Matakuliah
Masukkan Metode Pembelajaran Program Studi Terkait Matakuliah, Kemudian Klik
“Berikutnya”
Pada Step 3, Masukkan data Referensi Utama Buku-Buku Terkait Matakuliah

38

Masukkan Referensi Pendukung Seperti Buku, Jurnal, dan Artikel Terkait Matakuliah
Klik Data Media Pembelajaran Yang Digunakan Pada Matakuliah
MasukkanِDataِTeamِTeaching,ِDanِDataِMatakuliahِSyarat,ِKemudianِKlikِ“Berikutnya”.

39

Pada Step 4 Melakukan Pengisian Data Matrik Perencanaan Perkuliahan, dalam hal ini dengan
cara mengupload data berupa pdf yang berisi matrik pembelajaran seperti pada format RPS
Melakukan Upload Data PDF Matrik Rencana Perkuliahan denganِCaraِKlikِPadaِ“Tambahkanِ
File”

KemudianِSisipkanِFileِDenganِKlikِ“PilihِFileِDariِPerangkatِAnda”ِPastikanِfileِSudahِdalamِ
Format PDF.

40

Setelah File ditambahkan, Kemudian Klik Upload
Menunggu Proses Upload File
Kemudian SetelahِFileِtelahِDiِUpload,ِKemudianِklikِ“Berikutnya”

41

Pada Step 5 Masukkan Data Pengesahan berisi Data Nama Dosen Pengampu Matakuliah Dan
Penanggungjawab Keilmuan

Kemudian Masukkan Kembali Nama Ketua Program Studi Dan Nama Dekan Fakultas, Dan Klik
“Berikutnya”

Berikut Step Terakhir Pengisian Data. Step 6 ini Masukkan Data berupa Alamat Email Dosen
Pengampu Matakuliah, Hal tersebut Agar Setelah File di Rekam secara otomatis data
pengisian RPS akan Masuk ke Akun Gmail bedasarkan Alamat Emai yang Dimasukkan.

42

DataِLengkapِdanِSuksesِSetelahِPengisianِDataِGoogleِFormِBerisikanِ“ِJawabanِAndaِTelahِ
Direkam”.

43

BAB III
PENUTUP
Demikianlah Buku Panduan Penggunaan Dan Pengoperasionalan Aplikasi Google
Form Dalam Pengisian Data RPS. Panduan ini akan direvisi manakala terjadi perubahan aturan
perundang-undangan yang menyebabkan semua dan atau sebagian pedoman ini dipandang
tidak relevan lagi. Panduan penyusunan RPS merupakan panduan bagi seluruh Dosen IAIN
Padangsidimpuan dalam mengisi data google form pada data RPS dan juga merencanakan
kegiatan pembelajaran. Setiap Dosen harus lebih mencermati perkembangan keilmuan dan
teknologi saat ini termasuk perubahan-perubahan kebijakan pemerintah dalam bidang
pendidikan tinggi. Hal ini dimaksudkan agar setiap dosen dapat meningkatkan kinerja
profesionalnya. Dengan kinerja yang baik diharapkan ketercapaian visi misi dan tujuan IAIN
Padangsidimpuan akan segera terwujud. Setiap dosen di IAIN Padangsidimpuan juga
diharapkan lebih disiplin, tertib administrasi dan selalu mengimplementasikan budaya mutu
secara menyeluruh dan kontiniu untuk peningkatan kualitas pendidikan di IAIN
Padangsidimuan. Terakhir dengan diterbitkannya buku panduan ini diharapkan dosen-dosen
di semua prodi di lingkungan IAIN Padangsidimpuan dapat menyusun RPS sesuai ketentuan
Dikti dan proses pembelajarannya dapat dipertanggungjawabkan secara akademis.

44

DAFTAR PUSTAKA

Keputusan Dekan Fakultas Syariah Dan Ilmu Hukum Institut Agama Islam Negeri
Padangsidimpuan Nomor 78 Tahun 2020 Tentang Kebijakan Pengembangan
Kurikulum Fakultas Syariah Dan Ilmu Hukum Institut Agama Islam Negeri
Padangsidimpuan, Bab I Ketentuan Umum, Ayat 7.

45

Penyusun merupakan salah satu Dosen di Fakultas Syariah Dan Ilmu
Hukum IAIN Padangsidimpuan. Kelahiran Medan, 10 Februari 1996.
Bernama Lengkap Nada Putri Rohana. Dengan Riwayat latar belakang
Pendidikan SD Negeri No. 200117/26 Padangsidimpuan Tahun 2007.
Lanjut di SMP Negeri 9 Padangsidimpuan Tahun 2010 MA Negeri 1
Padangsidimpuan Tahun 2013. Kemudian melanjutkan Pendidikan di
IAINِ Padangsidimpuanِ Fakultasِ Syari’ahِ danِ Ilmuِ Hukumِ Jurusanِ
Ahwal Al-Syakhsiyyah (AS) Tahun 2017, Riwayat Pendidikan Terakhir
Magister Hukum Islam dari Universitas Islam Negeri Sunan Kalijaga
Yogyakarta.
Buku Panduan Penggunaan Dan Pengoperasionalan ini, disesuaikan dengan kurikulum
berbasis KKNI (Kerangka Kualifikasi Nasional Indonesia). Panduan ini sebagai salah satu
langkah dalam meningkatkan mutu lulusan yang tidak hanya cerdas, tapi juga berintegritas
dan memiliki daya saing di dunia kerja. Dan juga sebagai langkah untuk mensistematisasi
pengumpulan data RPS berbasis elektronik dengan menggunakan aplikasi Google Form yang
merupakan aplikasi yang membantu mengaudit dan menyimpan data dengan baik untuk
keperluan dosen dan juga kebutuhan data pada Program Studi. Harapan Penyusun agar setiap
dosen dapat meningkatkan kinerja profesionalnya. Dengan kinerja yang baik diharapkan
ketercapaian visi misi dan tujuan IAIN Padangsidimpuan akan segera terwujud. Setiap dosen
di IAIN Padangsidimpuan juga diharapkan lebih disiplin, tertib administrasi dan selalu
mengimplementasikan budaya mutu secara menyeluruh dan kontiniu untuk peningkatan
kualitas pendidikan di IAIN Padangsidimuan. Terakhir dengan diterbitkannya buku panduan
ini diharapkan dosen-dosen di semua prodi di lingkungan IAIN Padangsidimpuan dapat
menyusun RPS sesuai ketentuan Dikti dan proses pembelajarannya dapat
dipertanggungjawabkan secara akademis.

46


Click to View FlipBook Version