Pneumatik BY: IPENSIUS TUA SIMORANGKIR
Pengertian Pneumatik merupakan teori atau pengetahuan tentang udara yang bergerak, keadaan-keadaan keseimbangan udara dan syarat-syarat keseimbangan. Perkataan pneumatik berasal bahasa Yunani “ pneuma “ yang berarti “napas” atau “udara”. Jadi pneumatik berarti terisi udara atau digerakkan oleh udara mampat.
Pneumatik merupakan cabang teori aliran atau mekanika fluida dan tidak hanya meliputi penelitian aliran-aliran udara melalui suatu sistem saluran, yang terdiri atas pipa-pipa, selang-selang, gawai dan sebagainya, tetapi juga aksi dan penggunaan udara mampat. Jadi pneumatik itu meliputi semua komponen mesin atau peralatan, dalam mana terjadi proses pneumatic.
Dalam bidang kejuruan teknik pneumatik dalam pengertian yang lebih sempit lagi adalah teknik udara mampat (udara bertekanan). Komponen pneumatik beroperasi pada tekanan 8 s.d. 10 bar, tetapi dalam praktik dianjurkan beroperasi pada tekanan 5 s.d. 6 bar untuk penggunaan yang ekonomis.
1.0 1(P) 2(B) 3(S) 4(A) 5(R) 14(Z) 12(Y) 2(A) 1(P) 3(R) 1.1 1.3 2(A) 1(P) 3(R) 1.2 2(A) 1(P) 3(R) 1.4 1.6 12(X) 14(Y) 2(A) 0.1 1.3 Actuator Final Control Element Signal Processor Signal Input (sensors) Energy Supply (source)
CATU DAYA Sumber Energi PASOKAN ENERGI : K o m p r e s o r Tangki Pengatur Tekanan Peralatan Pelayanan Udara ELEMEN MASUKAN Sinyal Masukan SENSOR : K a t u p K o n t r o l A r a h Katup Batas Tombol Sensor Proksimitas 2(A) 1(P) 3(R) ELEMEN PEMROSES Sinyal Pemroses PROSESOR : K a t u p K o n t r o l A r a h Elemen Logika Katup Kontrol Tekanan 12(X) 14(Y) 2(A)
ELEMEN KERJA Keluaran AKTUATOR : S i l i n d e r p n e u m a t i k Aktuator Putar Indikator ELEMEN KONTROL AKHIR Sinyal Kontrol ELEMEN KONTROL Katup Kontrol Arah 1(P) 2(B) 3(S) 4(A) 5(R)
Beberapa bidang aplikasi di industri yang menggunakan media pneumatik dalam hal penangan material adalah sebagai berikut : Pencekaman benda kerja Penggeseran benda kerja Pengaturan posisi benda kerja Pengaturan arah benda kerja
Penerapan pneumatik secara umum : Pengemasan (packaging) Pemakanan (feeding) Pengukuran (metering) Pengaturan buka dan tutup (door or chute control) Pemindahan material (transfer of materials) Pemutaran dan pembalikan benda kerja (turning and inverting of parts) Pemilahan bahan (sorting of parts) Penyusunan benda kerja (stacking of components) Pencetakan benda kerja (stamping and embosing of components)
Satuan SI Ukuran Besaran Tekanan Udara Satuan besaran tekanan udara menurut SI adalah: 1 N/m² = 1 Pa 1 atm = 1 x 10⁵ Pa Namun, yang paling sering dipakai adalah satuan bar Bar (simbol bar), desibar (simbol dbar) dan millibar (simbol mbar, juga mb) adalah sebuah satuan tekanan. Bar bukanlah satuan SI, tetapi satuan tersebut digunakan (walaupun dikecilkan kesempatannya) untuk digunakan dengan SI. Bar masih digunakan untuk mendeskripsikan tekanan. Bar, desibar dan millibar diketahui sebagai: * 1 bar = 100.000 pascal (Pa) = 1.000.000 dyne per sentimeter persegi (barye) * 1 dbar = 0.1 bar = 10.000 Pa = 100.000 dyn/cm² * 1 mbar = 0.001 bar = 100 Pa = 1.000 dyn/cm² Bar berasal dari bahasa Yunani, βάρος (baros), yang berarti massa. Bar dan milibar diperkenalkan oleh Napier Shaw tahun 1909 dan Raipeza tahun 1910 dan digunakan secara internasional tahun 1929.
Kompresor
Kompresor secara sederhana bisa diartikan sebagai alat untuk memasukkan udara dan atau mengirim udara d engan tekanan tinggi. Secara umum kompresor digunakan atau berfungsi untuk menyediakan udara dengan tekanan tinggi. Berikut Beberapa jenis compressor dan cara kerjanya: