The words you are searching are inside this book. To get more targeted content, please make full-text search by clicking here.
Discover the best professional documents and content resources in AnyFlip Document Base.
Search
Published by Benny Dewantoro, 2024-06-20 08:16:53

MANUAL BOOK

MANUAL BOOK

Manual Book


Penulis DOTS BCa Tim DOTS BCa terdiri dari Jurusan Teknik Elektro, Teknik Komputer, dan Kedokteran Universitas Brawijaya Didanai : Direktorat Jenderal Pendidikan Tinggi Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi Republik Indonesia Program Kreativitas Mahasiswa 2024 Universitas Brawijaya


Daftar Isi Pembukaan .................................................................................04 Tentang Buku Tentang DOTS BCa Biodata Penulis Desain DOTS BCa Sistem Deteksi Interface Website Instalasi Sumber Energi Prosedur Pengoperasian Alat .............................................................................05 ...................................................................06 ..........................................................................34 ........................................................................13 .................................................................................17 .......................................................................19 ........................................................27 ..........................................30 BAB 6 BAB 5 BAB 4 BAB 3 BAB 2 BAB 1 -3-


Kanker adalah penyakit akibat perubahan genetik pada sel tubuh yang menyebabkan pertumbuhan sel abnormal dan tak terkendali. Sel kanker biasanya tumbuh di lokasi spesifik tetapi dapat menyebar dan merusak bagian tubuh lain, menyebabkan gejala sistemik dan kematian. Salah satu jenis kanker yang umum adalah kanker kandung kemih (BCa), yang menempati urutan ke-10 di dunia dengan 573.000 kasus baru pada tahun 2020. Di Indonesia, terdapat 20.053 penderita BCa pada tahun 2015-2020. Kunci utama dari pengobatan pasien kanker, termasuk kanker kandung kemih, ialah melakukan deteksi dini. Deteksi dini dapat meningkatkan keberhasilan pengobatan dan survival rate dari penderita kanker kandung kemih. Deteksi dini juga memungkinkan pencegahan komplikasi dari kanker ini yang berupa obstruksi saluran kemih, gagal ginjal, gangguan sistem reproduksi, serta gangguan fisiologis tubuh secara keseluruhan. Sebagai upaya untuk membantu permasalahan ini, maka Jurusan Kedokteran, Teknik Elektro, dan Teknik Komputer Universitas Brawijaya bekerjasama untuk menyusun alat dan buku panduan Detection on The Spot Bladder Cander(DOTS BCa). Tujuan dari penulisan buku panduan DOTS BCa ini adalah untuk memudahkan pengguna dapat memahami petunjuk desain umum alat, dimensi, spesifikasi masing-masing komponen, sehingga pengguna dapat menggunakan alat dengan mudah serta melakukan perawatan alat sehingga tujuan dari alat ini dapat dirasakan secara maksimal oleh pengguna. Tujuan jangka panjang dari adanya buku panduan ini adalah sebagai upaya deteksi dini Bladder Cancer. PEMBUKAAN Malang, 10 Juni 2024 Jurusan Teknik Elektro, Teknik Komputer, Kedokteran Universitas Brawijaya Tim Penyusun -4-


Terimakasih atas kepercayaannya telah menggunakan DOTS BCa. Untuk menghindari kerusakan akibat penggunaan yang kurang tepat maka diharapkan untuk membaca buku panduan terlebih dahulu sebelum menggunakan DOTS BCa demi kenyamanan dalam mengoperasikan alat. Buku panduan DOTS BCa ini ditulis dengan tujuan memudahkan pengguna dan dapat memanfaatkan fitur alat secara maksimal. Buku ini juga dilengkapi dengan ilustrasi mengenai desain alat yang nantinya akan memudahkan pemahaman mengenai penggunaan, pemeriksaan, dan pemeliharaan DOTS BCa. Ilustrasi yang dilampirkan disini diharapkan dapat memudahkan dan memastikan bahwa fitur-fitur yang dimiliki oleh alat ini dapat optimal dan memastikan pengguna alat DOTS BCa ini aman ketika menerapkan langkah langkah yang perlu diperhatikan. Cakupan Buku Buku ini terdiri dari 6 bab yang akan dikelompokkan berdasarkan informasi umum hingga informasi khusus mengenai alat DOTS BCa. Setiap bab diawali dengan ilustrasi yang menjelaskan alat dan fungsi komponen, kemudian disertakan juga pengaplikasiannya dengan penjelasan singkat yang relevan. Terdapat beberapa pembahasan mengenai peringatan dari cara pengaplikasian yang salah hingga bahaya yang ditimbulkan apabila mengabaikan petunjuk dari buku ini. Sasaran Pembaca Buku panduan ini ditujukan kepada pengguna DOTS BCa secara umum, namun tidak terbatas pada pihak pihak yang terlibat dalam perakitan, perencanaan, dan perawatan dari DOTS BCa. Berikut sasaran pembaca yang dapat memanfaatkan alat ini. Sasaran Pembaca TENTANG BUKU -5- Informasi Perancang Alat Teknisi Operator Desain umum alat Dimensi alat Bahan yang digunakan Spesifikasi komponen Komponen yang diperlukan untuk peningkatan dan perbaikan Cara untuk pemeliharaan dan perbaikan Cara penggunaan alat dan peliharaan


Penjelasan Teori Penjelasan Sistem DOTS BCa BAB 1 TENTANG DOTS BCA


Penjelasan Teori -7- Kanker atau tumor ganas merupakan penyakit akibat perubahan genetik pada sel tubuh manusia yang menyebabkan sel tumbuh secara abnormal dan tak terkendali. Umumnya, sel kanker tumbuh pada lokasi yang spesifik, tetapi sel ini dapat merusak bagian tubuh yang lain dan menyebabkan gejala sistemik hingga kematian karena kemampuan invasinya yang tinggi (Saini et al., 2020). Salah satu jenis kanker dengan prevalensi tinggi adalah kanker kandung kemih atau Bladder Cancer (BCa). Kanker ini menempati urutan ke-10 di dunia dengan jumlah kasus baru pada tahun 2020 sebanyak 573.000 kasus (van Hoogstraten et al., 2023). Di Indonesia, jumlah penderita BCa pada tahun 2015-2020 berada di angka 20.053 orang (Sung et al., 2021). Besarnya angka tersebut menujukkan perlunya perhatian lebih dari masyarakat dan juga tenaga kesehatan terhadap kanker kandung kemih. Kunci utama dari pengobatan pasien kanker, termasuk kanker kandung kemih, ialah melakukan deteksi dini. Deteksi dini dapat meningkatkan keberhasilan pengobatan dan survival rate dari penderita kanker kandung kemih (Khanna et al., 2020). Deteksi dini juga memungkinkan pencegahan komplikasi dari kanker ini yang berupa obstruksi saluran kemih, gagal ginjal, gangguan sistem reproduksi, serta gangguan fisiologis tubuh secara keseluruhan (Kaseb & Aeddula, 2024). Mengingat kebermanfaatan dari tahapan ini, beberapa metode telah dilakukan untuk mendeteksi kanker kandung kemih diantaranya adalah menggunakan ELISA. ELISA atau enzyme-linked immunosorbent assay merupakan metode pengujian berbasis biokimia yang berfungsi melalui pengikatan antigen-antibodi spesifik yang dilabeli dengan enzim sehingga akan memberikan warna khas ketika dibaca (Santosa, 2020).


Deteksi dini dengan ELISA dianggap tidak invasif dan nyaman bagi penderita sehingga instrumen ini banyak digunakan. Penggunaan metode pengujian ELISA sebagai deteksi dini BCa memiliki banyak kendala yaitu hanya dapat digunakan dalam satu kali pemeriksaan dan mempunyai harga yang relatif mahal. Selain itu, batas deteksi ELISA hampir tidak kurang dari tingkat konsentrasi nanomolar, yang tidak memadai untuk mencapai ambang batas klinis dari banyak biomarker protein, terutama pada tahap awal penyakit (Hosseini et al., 2018). Dari permasalahan ini, diperlukan suatu inovasi teknologi yang mampu melakukan pendeteksian kanker kandung kemih yang lebih terjangkau, unik, orisinal, mudah digunakan, dapat dipakai berulang kali, dan selektif terhadap kanker kandung kemih. Inovasi yang dibutuhkan utamanya perangkat alat yang dapat mendeteksi biomarker selektif pada BCa yaitu protein 47 kilo Dalton (47 kDa). Kadar 47 kDa meningkat pada awal perkembangan BCa dan dapat dideteksi serta diobservasi dengan pengambilan sampel urine penderita. Carbon quantum dots digunakan pada alat ini karena memiliki fotostabilitas, rasio sinyal terhadap noise, dan koefisien eksitasi yang baik sehingga dapat terbaca oleh sensor dengan tingkat akurasi yang tinggi. Selain itu, CQDs telah diaplikasikan untuk mendeteksi biomarker berbagai kanker, seperti kanker ovarium dan payudara. DOTS BCa terintegrasi Fuzzy Logic akan mengolah dan mengonversi data pemeriksaan menjadi besaran risiko menderita kanker kandung kemih. Inovasi ini akan dikemas dalam Application Programming Interface yang mudah digunakan sehingga tiap pusat kesehatan dapat mengadopsi alat ini ke dalam sistem dan terus dirasakan manfaatnya di masa depan -8-


DOTS BCa merupakan inovasi alat deteksi dini kanker kandung kemih yang berbasis Quantum Dots dengan Fluorescence Resonance Energy Transfer yang terintegrasi Application Programming Interface dengan klasifikasi Fuzzy Logic. Parameter yang dibaca adalah perubahan intensitas pada quantum dots. Apabila terjadi perubahan intensitas maka parameter tersebut akan bernilai abnormal. Selain itu, software juga dapat terhubung ke website fasilitas kesehatan untuk dapat dilihat dan disimpan hasil dari pembacaan. Adapun fungsi alat ini sebagai berikut: Membantu tenaga kesehatan mendapatkan instrumen pengujian untuk deteksi dini kanker kandung kemih yang lebih efektif, efisien, dan akurat. Sebagai upaya meningkatkan keberhasilan pengobatan dan survival rate penderita kanker kandung kemih melalui deteksi sedini mungkin. DOTS BCa -9-


Penjelasan Sistem DOTS BCa -10-


Sistem Deteksi -11- Sistem deteksi dari DOTS BCa adalah pembacaan intensitas Quantum Dots yang telah diinkubasi dengan Antibodi 47- Kilodalton. Nantinya hasil dari penyinaran Quantum Dots dengan LED UV 365nm akan difiltrasi oleh Dichroic Mirror Glass sebelum dibaca oleh sensor. Sensor akan membaca hasil penyinaran dan akan mengirimkan data pada mikrokontroler, mikrokontroler akan mengolah sinyal dan akan melakukan seleksi kondisi dengan klasifikasi fuzzy logic. Setelah diolah mikrokontroler, data akan tertampil secara langsung pada layar DOTS BCa juga website sistem rumah sakit yang telah mengadopsi Application Programming Interface DOTS BCa.


KOMPONEN PENYUSUN 4 8 5 1 6 7 2 3 -12-


No Komponen Fungsi 1 Case DOTS BCa Sebagai media sistem DOTS BCa berupa pengecekan sampel urine 2 Mikrokontorler ESP 32 C3 Sebagai pusat kendali sistem DOTS BCa 3 Sensor AS7341 11-Visible Light Sebagai pendeteksi jumlah serta panjang gelombang cahaya 4 LED UV 365 nm Sebagai media yang membuat efek fluorescence 5 LCD TFT IPS Display Module 240 x 240 Sebagai sarana yang menampilkan output deteksi Bladder Cancer oleh sistem DOTS BCa 6 Button Sebagai tombol untuk menu dan media interaksi antara operator dengan alat. 7 Baterai Li-ion 3000 mAh Sebagai pengisi ulang daya baterai dan on/off alat 8 Kuvette Glass Sebagai wadah menaruh sampel urine DOTS BCa DOTS BCa digunakan sebagai sarana bagi sensor untuk membaca gelombang cahaya hasil fluorescence oleh Quantum Dots yang ditembak sinar LED UV. Sehingga, perubahan mikro dari gelombang cahaya ini dapat menjadi indikasi dan parameter untuk deteksi kanker kandung kemih. -13-


Dimensi DOTS BCa Material Komponen Alat BAB 2 DESAIN DOTS BCA


No Komponen Keterangan 1 Case DOTS BCa Material yang digunakan pada pembuatan case ini dirancang tahan air untuk menjaga keamanan komponen - komponen di dalamnya dari paparan air. Bahan : Bio PLA Resin Dimensi DOTS BCa Material Komponen Alat 95 mm 40 mm -15- 45 mm


BAB 3 DESAIN SISTEM DETEKSI


Algoritma Sistem Deteksi Sistem deteksi bertujuan untuk melihat hasil dari intensitas reaktivitas quantum dots terhadap sampel urin. Terdapat parameter yang diamati dalam sistem deteksi yaitu pembacaan perubahan intensitas cahaya dan panjang gelombang frekuensi sampel. Terdapat sensor AS7341 yang dapat membaca 2 parameter sekaligus yaitu intensitas dan panjang gelombang frekuensi. Sensor AS7341 diletakan pada case setelah diberi dichroic mirror glas untuk memberikan data intensitas dan panjang gelombang frekuensi quantum dots. Kemudian hasil pengukuran akan ditransfer dan proses oleh ESP32 C3, dan menghasilkan tiga kondisi umum yaitu sebagai berikut: -17-


Halaman Login Halaman Sign up Halaman Monitoring Halaman Riwayat Halaman Konsultasi Halaman Profil BAB 4 UI/UX APLIKASI


HALAMAN HOMEPAGE 1 2 3 4 Halaman Homepage merupakan halaman yang paling pertama dilihat oleh pengguna saat mengunjungi situs DOTS BCa. Ada beberapa hal yang dapat disoroti untuk halaman ini, yaitu: Judul & Gambar Alat : Pengguna mendapatkan gambaran sekilas tentang apa itu DOTS BCa. 1. Daftar : Pengguna yang belum terdaftar pada database DOTS BCa dapat mendaftarkan akun terlebih dahulu. 2. Tentang Kami : Pengguna dapat mengakses profil tim dan latar belakang dibentuknya DOTS BCa. 3. Pengenalan Alat : Pengguna dapat mempelajari secara ringkas apa itu DOTS BCa dan cara kerjanya. 4. -19-


HALAMAN DAFTAR -20- 1 2 3 Halaman Daftar merupakan halaman yang digunakan untuk pengguna DOTS BCa yang belum memiliki akun sehingga harus mendaftar dengan cara yang disediakan, yaitu lewat email maupun Google. Daftar Melalui Email : Pengguna dapat mendaftarkan akun dengan memasukkan email dan kata sandinya. 1. Daftar Melalui Google : Pengguna dapat mendaftarkan akun dengan menghubungkan akun Google yang dimilikinya. 2. Masuk : Pengguna dapat memilih opsi ini jika sudah memiliki akun sebelumnya di database. 3.


HALAMAN MASUK -21- 1 2 3 Halaman Masuk merupakan halaman yang digunakan untuk pengguna DOTS BCa yang sudah memiliki akun di database DOTS BCa untuk bisa mengakses akunnya. Masuk Melalui Email : Pengguna dapat masuk ke dalam akun dengan memasukkan email dan kata sandinya. 1. Masuk Melalui Google : Pengguna dapat masuk ke dalam akun dengan menghubungkan akun Google yang dimilikinya. 2. Daftar : Pengguna dapat memilih opsi ini jika belum memiliki akun di database. 3.


HALAMAN DAFTAR PERANGKAT AWAL -22- 1 2 3 Tampilan Halaman Daftar Perangkat Awal merupakan tampilan yang dilihat pengguna saat pertama kali mendaftarkan akun dan masuk ke akun. Tampilan ini hanya akan muncul saat tidak ada DOTS BCa yang ditambahkan ke daftar perangkat terhubung. Header : Tulisan sebagai penanda bahwa pengguna belum menambahkan perangkat ke akunnya. 1. Keluar : Pengguna dapat keluar dari akun lewat tombol ini. 2. Tambah Perangkat : Pengguna dapat menambahkan perangkat baru agar masuk daftar perangkat yang terhubung ke akun. 3.


HALAMAN TAMBAH PERANGKAT -23- 1 2 Halaman Tambah Perangkat merupakan halaman yang digunakan untuk pengguna menambahkan DOTS BCa baru ke dalam daftar perangkat yang terhubung dengan akun. Kode Produk : Pengguna dapat memasukkan kode produk, yang dapat ditemukan pada DOTS BCa yang dimiliki. 1. Hubungkan : Setelah memasukkan kode produk, pengguna dapat menghubungkan alat dengan akun lewat tombol ini. 2.


HALAMAN DAFTAR PERANGKAT -24- 1 2 4 3 Halaman Daftar Perangkat merupakan halaman yang digunakan untuk pengguna DOTS BCa yang sudah memiliki akun di database DOTS BCa untuk bisa mengakses akunnya. Nama Perangkat : Pengguna dapat melihat nama DOTS BCa yang terhubung dengan akunnya. 1. Keluar : Pengguna dapat keluar dari akun lewat tombol ini. 2. Status Koneksi : Pengguna dapat melihat apakah DOTS BCa sedang terhubung dengan internet atau tidak. 3. Tambah Perangkat : Pengguna dapat menambahkan perangkat baru agar masuk daftar perangkat yang terhubung ke akun. 4.


HALAMAN PERANGKAT -25- 3 1 2 5 4 Halaman Perangkat merupakan halaman di mana pengguna dapat mengakses histori hasil pembacaan perangkat berserta dengan rincian informasi singkat tentang pasien. Putuskan Koneksi : Pengguna dapat menghapus perangkat dari daftar perangkat pada akunnya melalui tombol ini. 1. Keluar : Pengguna dapat keluar dari akun lewat tombol ini. 2. Tabel Histori : Pengguna dapat melihat histori hasil pembacaan alat lewat tabel ini. 3. Simpan Sebagai CSV : Pengguna dapat mengunduh histori pembacaan perangkat ke dalam berkas CSV. 4. Edit Baris : Pengguna dapat mengubah baris data yang diinginkan apabila diperlukan. 5.


BAB 5 INSTALASI SUMBER ENERGI


Pengisian sumber energi berupa baterai LiPo menggunakan modul charger TP4050 yang menggunakan port micro USB dalam proses pengisian baterai. Perhatian : sebelum melakukan pemasangan sumber energi, pastikan tangan dalam kondisi kering. Pengisian baterai dapat dilakukan selama 4 Jam, dengan durasi penggunaan hingga 72 Jam. Arus yang dibutuhkan yaitu 2A 3VDC. DOTS BCa menggunakan sumber energi berupa baterai Lithium Ion atau biasa disebut Li-Ion dengan tegangan sebesar 3.7 volt 3000 mAh. Terdapat tiga kelebihan utama yang ditawarkan oleh baterai berjenis Li-Ion dibandingkan dengan baterai jenis lain seperti NiCad atau NiMH yaitu sebagai berikut : Baterai Li-Ion memiliki bobot yang ringan dan perawatan yang mudah. Baterai Li-Ion memiliki kapasitas penyimpanan energi listrik yang besar. Baterai Li-Ion memiliki bahan yang ramah lingkungan. SPESIFIKASI SUMBER ENERGI Gambar 6.1. Baterai Li-ion Gambar 6.2. Modul Charger -27-


BAB 6 PROSEDUR PENGOPERASIAN ALAT


Pra-penggunaan DOTS BCa Pasien sudah rujukan untuk dilakukan pemeriksaan Pasien telah diambil sampel urin (telah di preparasi dan dikonjugasikan ke antibodi 47-Kilodalton yang sudah diinkubasi dengan Quantum Dots) Operator dapat melakukan prosedur pada DOTS BCa pada sub bab di bawah ini DOTS BCa Koneksi Application Programming Interface Operator mendaftarkan akun terlebih dahulu Setelah login, operator diminta untuk memasukkan kode unik Kode unik dapat diakses lewat perangkat DOTS BCa Setelah terhubung, histori hasil pengecekan dapat diakses lewat dasbor situs Operator dapat melakukan penyuntingan pada baris data jika diperlukan Operator dapat mengunduh histori dalam bentuk berkas CSV Prosedur Penggunaan DOTS BCa Bersihkan area tempat penyimpanan kuvette pada DOTS BCa Sebelum menyalakan DOTS BCa, pastikan DOTS BCa dalam keadaan steril dan wadah kuvette tertutup rapat dari cahaya luar. Setelah dinyalakan, masukkan sampel ke tempat penyimpanan kuvette Tekan button pada DOTS BCa untuk memulai pembacaan fluorescence pada sampel yang di uji DOTS BCa akan menampilkan hasil deteksi yang telah diolah dengan Klasifikasi Fuzzy Logic pada layar LCD, dan data tersebut akan dikirimkan ke database yang akan diakses oleh pihak rumah sakit melalui web. -29-


Pemeliharaan dan Perlindungan Komponen Kelistrikan Jauhkan DOTS BCa dari benturan Jangan mengalirkan arus listrik terlalu besar pada perangkat DOTS BCa Membersihkan tempat sampel harus sesuai dengan prosedur Dilarang membongkar, memodifikasi, remanufaktur, menusuk, dan merusak perangkat DOTS BCa Hindari DOTS BCa dari air, api, ledakan, dan bahaya lainnya Dilarang menggunakan kabel yang berbeda dari spesifikasi yang sudah ditetapkan Syarat dan Ketentuan Untuk dapat mengurangi noise pembacaan, pastikan sebelum memasukkan sampel menggunakan cuvette harus dalam kondisi kering, bersih, dan apabila perlu dibersihkan terlebih dahulu menggunakan alcohol swab, kemudian pastikan peletakan cuvette sudah tepat agar pembacaan akurat. -30-


Krisna Seiya Ekiawan merupakan seorang mahasiswa yang saat ini sedang menempuh pendidikan pada Program Studi S-1 Teknik Elektro, Fakultas Teknik, Universitas Brawijaya dengan pilihan konsentrasi yaitu Elektronikabiomedis. Memiliki beberapa kemampuan seperti hardware developer, electrical wiring, dan programming. Tergabung dengan Lembaga Semi Otonom Workshop Himpunan Mahasiswa Teknik Elektro Fakultas Teknik Universitas Brawijaya yaitu Internet of Things. Pernah terlibat dalam project Micro Be Mate(Deteksi dini tuberkulosis), Smart Infusion Based on IoT Integrated Fuzzy Logic. Informasi lebih lanjut dapat menghubungi melalui email [email protected] Ir. Nurussa’adah, M.T. merupakan dosen dan peneliti di Jurusan Teknik Elektro, Fakultas Teknik, Universitas Brawijaya. Riwayat pendidikan yang pernah ditempuh yakni program sarjana di Jurusan Teknik Elektro,Universitas Brawijaya pada tahun 1986-1991 serta program magister di Jurusan Teknik Elektro, Universitas Brawijaya pada tahun 2005-2007. Beberapa mata kuliah yang diampunya saat ini di antaranya adalah Elektronika, Rangkaian Elektrik I, Rangkaian Elektrik II, dan Metode Penelitian. Sedangkan penelitian yang telah dilaksanakan berjumlah 12 penelitian hingga tahun 2019 dengan penelitian terbarunya bertajuk “Analisis Arsitektur Wireless Sensor Network pada Sistem Monitoring Suhu dan Kelembaban Ruang”. Adapun total kegiatan pengabdian kepada masyarakat yang telah dilakukan dari tahun 2011 hingga tahun 2019 berjumlah 11 pengabdian dengan kegiatan pengabdiannya yang terakhir adalah “Pelatihan Internet of Things untuk SMP TPN Sendangbiru”. Informasi lebih lanjut dapat menghubungi melalui E-mail [email protected]. BIODATA PENULIS Dr. dr. Taufik Nur Budaya, Sp.U(K) merupakan dosen departemen Urologi Fakultas Kedokteran Universitas Brawijaya. Beliau telah menempuh pendidikan pre-klinik serta mendapat gelar Dokter di Program Studi Kedokteran Universitas Brawijaya pada tahun 2009. Lalu, menempuh pendidikan dokter spesialis urologi di Universitas Airlangga hingga lulus di tahun 2017 serta mendapatkan gelar konsultan bidang urologi onkologi dari Kolegium Urologi Indonesia pada tahun 2020. Pada tahun 2023, beliau meraih gelar Doktor dari Fakultas Kedokteran Universitas Brawijaya. Selain menjadi pengajar, beliau aktif menjadi anggota di beberapa kolegium kedokteran, seperti Ikatan Dokter Indonesia (IDI) dan Pengurus Pusat Perhimpunan Ahli Urologi Indonesia (IAUI), dan sebagainya. Informasi lebih lanjut dapat menghubungi


Ajeng Lintang Kinasih Suroso merupakan mahasiswi yang tengah menempuh pendidikan pada Program Studi S1 Kedokteran, Fakultas Kedokteran, Universitas Brawijaya. Merupakan mahasiswi yang tertarik pada dunia penelitian di bidang kesehatan. Aktif pada berbagai perlombaan Ilmiah dan berhasil menjuarai berbagai kompetisi regional hingga nasional serta aktif pada kolegium internal UB. Untuk mengetahui lebih banyak dan berkomunikasi lebih lanjut dapat melalui email [email protected] Evan Manuel Tan merupakan seorang mahasiswa Teknik Komputer Fakultas Ilmu Komputer Universitas Brawijaya. Aktif dalam Laboratorium Robotika dan Embedded System sebagai salah satu Staff Research and Development. Informasi lebih lanjut dapat menghubungi melalui email [email protected] Levina Nasywa Faustin merupakan seorang mahasiswa yang saat ini menempuh pendidikan pada Program Studi S1, Teknik Elektro, Fakultas Teknik , Universitas Brawijaya. Bagian dari Laboratorium Elektronika sebagai asisten laboratorium. Pernah tergabung dalam project ZeroWaste : A Journey Towards A Waste Free Future. Tergabung dengan Lembaga Semi Otonom Himpunan Mahasiswa Teknik Elektro Fakultas Teknik Universitas Brawijaya pada Workshop Internet of Things. Informasi lebih lanjut dapat menghubungi melalui email [email protected] Verousson Ahmad merupakan seorang mahasiswa yang saat ini menempuh pendidikan pada Program Studi S1, Kedokteran, Fakultas Kedokteran, Universitas Brawijaya. Bagian dari Divisi Research and Academic AMSABrawijaya periode 2024-2025 dan Divisi Research and Education LSIM FK UB periode 2023-2024. Berkecimpung dalam berbagai penelitian primer dan sekunder, serta aktif mengikuti dan menjuarai berbagai perlombaan ilmiah pada bidang kesehatan. Memiliki area of interest Kardiologi, Imunologi, dan Biomedik. Informasi lebih lanjut dapat menghubungi melalui email [email protected] Evlyn Lydia merupakan seorang mahasiswa yang saat ini menempuh pendidikan pada Program Studi S1, Teknik Elektro, Fakultas Teknik, Universitas Brawijaya. Salah satu asisten Laboratorium Elektronika dan memiliki kemampuan dalam design aplikasi. Aktif berorganisasi dalam Workshop Internet of Things HME-FTUB. Pernah tergabung dalam project Smart Infusion Integrated Fuzzy Logic. Informasi lebih lanjut dapat menghubungi melalui email [email protected] Jonathan Linggadiputra merupakan seorang mahasiswa yang sedang menempuh program pendidikan S1 jurusan Kimia di Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam, Universitas Brawijaya. Memiliki fokus riset di bidang sintesis kimia organik serta pernah tergabung dalam beberapa proyek seperti biotransformasi enzimatik bahan alam, pengembangan sensor kanker serviks, pengembangan obat alzheimer, serta pengembangan agen bioimaging dan terapi kanker. Pernah mendapat beberapa penghargaan seperti, mahasiswa berprestasi utama FMIPA UB (2023), peraih pendanaan 3 proyek PKM-Dikti (2023), peraih beasiswa ICT (2023), juara 1 lomba riset sawit tingkat nasional (2022), juara 1 three minutes research competition (2022 & 2023), serta beberapa penghargaan lainnya. Informasi lebih lanjut dapat menghubungi melalui email [email protected]


Click to View FlipBook Version