41Gambar IV-9 Diagram Alur Pengajuan dan Pelaksanaan Ujian Tugas AkhirGambar IV-10 QR Code Pengajuan Ujian Tugas Akhir
424.1.6. Dokumentasi dan Arsip Lulusan Tahap dokumentasi dan arsip lulusan merupakan tahapan akhir dari pelaksanaan Skripsi di Fakultas Teknik Universitas Tidar. Tahap ini bertujuan untuk menjamin keteraturan pengarsipan hasil karya mahasiswa, memastikan seluruh dokumen administrasi tersimpan dengan baik, serta melengkapi data kelulusan sebagai bagian dari sistempenjaminan mutu akademik fakultas.Berdasarkan SOP PMFT-10 Fakultas Teknik Universitas Tidar, tahap dokumentasi dan arsip lulusan dilaksanakan melalui prosedur berikut:a. Penyerahan Dokumen Final ke Fakultas1. Mahasiswa wajib menyerahkan laporan akhir skripsi dalam bentuk softcopy (PDF) dan hardcopy yang telah disahkan oleh pembimbing dan penguji.2. Dokumen diserahkan melalui Tata Usaha Fakultas Teknik dengan melampirkan:a) Berita Acara Ujian Skripsi (FPTA-13),b) Laporan Skripsi Final,c) Kartu Bimbingan Skripsi (FPTA-8).3. TU Jurusan melakukan verifikasi kelengkapan dokumen dan memberikan tanda terima resmi.b. Pengunggahan ke Repositori Universitas dan Arsip Fakultas1. Mahasiswa diwajibkan mengunggah laporan akhir skripsi ke Repositori Universitas Tidar (repository.untidar.ac.id) sebagai bentuk publikasi ilmiah dan arsip digital institusi.2. File yang diunggah meliputi: laporan akhir PDF, abstrak dalam bahasa Indonesia dan Inggris, serta dokumentasi pendukung penelitian bila diperlukan.3. Setelah proses unggah selesai, mahasiswa mengirimkan bukti unggahan repositori ke fakultas melalui email resmi.c. Pendataan dan Dokumentasi Lulusan
431. Fakultas Teknik melalui TU melakukan rekapitulasi lulusan menggunakan Formulir Dokumentasi Lulusan (FPTA-12) yang berisi data pribadi, judulskripsi, nama pembimbing, dan tahun kelulusan.2. Data tersebut disampaikan ke Bagian Akademik Fakultas dan Universitas sebagai bagian dari pelaporan sistem akademik (SIA) dan tracer study alumni.3. Apabila terdapat produk penelitian atau hasil uji laboratorium, dokumen atau artefaknya dapat disimpan sementara di laboratorium atau ruang pamer fakultas untuk keperluan akademik dan publikasi ilmiah.Tahap ini dinyatakan selesai apabila seluruh dokumen dan arsip telah diserahkan, terverifikasi, serta diunggah ke sistem repositori universitas. Proses dokumentasi yang baik akan menjamin keterlacakan hasil karya mahasiswa dan mendukung sistem mutu akademik berkelanjutan di Fakultas Teknik Universitas Tidar.4.2. Mekanisme BimbinganPelaksanaan bimbingan Skripsi di Fakultas Teknik Universitas Tidar merupakan bagian penting dalam menjamin mutu akademik dan ketercapaian capaian pembelajaran lulusan (CPL). Kegiatan bimbingan dilakukan secara terstruktur, terdokumentasi, dan sesuai dengan ketentuan yang ditetapkan dalam Perrek UNTIDAR 5/2024 serta SOP PMFT-10 Fakultas Teknik. Bimbingan mencakup proses konsultasi akademik, metodologis, dan administratif antara mahasiswa dan dosen pembimbing untuk mengarahkan pelaksanaan penelitian hingga penyusunan laporan akhir Skripsi.4.2.1. Jumlah dan Frekuensi Bimbingana. Setiap sesi bimbingan harus membahas kemajuan pekerjaan mahasiswa, mencakup perumusan masalah, metodologi penelitian, pengumpulan dan validasi data, analisis hasil, serta penyusunan laporan skripsi.b. Bimbingan dapat dilakukan secara tatap muka di kampus atau secara daring (online) sesuai kesepakatan dengan dosen pembimbing.4.2.2. Tata Cara Konsultasi dan Pencatatan Log Bimbingana. Setiap kegiatan bimbingan wajib dicatat dalam Formulir Log Bimbingan (FPTA2 untuk tahap proposal dan FPTA-8 untuk tahap pelaksanaan skripsi)b. Catatan bimbingan memuat:
441. Tanggal dan waktu bimbingan,2. Pokok bahasan atau materi yang dikonsultasikan,3. Tindak lanjut atau koreksi dari dosen pembimbing,4. Tanda tangan pembimbing serta mahasiswa.a. Dosen pembimbing wajib memberikan paraf atau tanda tangan pada setiap sesi sebagai validasi kemajuan mahasiswa.b. Formulir log bimbingan yang telah lengkap dan diverifikasi menjadi dokumen resmi administrasi yang dilampirkan dalam pengajuan seminar proposal dan ujian akhir skripsi.c. Fakultas Teknik dapat melakukan verifikasi silang terhadap log bimbingan untuk memastikan keteraturan konsultasi dan keaktifan bimbingan.4.2.3. Persetujuan Pembimbingan Sebelum Ujiana. Sebelum mahasiswa mengajukan seminar proposal atau ujian akhir skripsi, kedua dosen pembimbing (Pembimbing I dan Pembimbing II) harus memberikan persetujuan resmi (ACC) dengan menandatangani log bimbingan (FPTA-2 atau FPTA-8).b. Persetujuan pembimbing menunjukkan bahwa:1. Proposal atau laporan skripsi telah memenuhi kelayakan teknis, metodologis, dan akademik,2. Laporan akhir telah disusun sesuai pedoman penulisan fakultas,3. Mahasiswa dianggap siap mengikuti proses evaluasi akademik.c. Dokumen log bimbingan yang telah disahkan oleh pembimbing dilampirkan dalam berkas pendaftaran ujian dan menjadi dasar administrasi penerbitan Surat Keputusan (SK) Penguji Skripsi.d. Pembimbing berhak menunda pemberian persetujuan apabila mahasiswa belum memenuhi hasil revisi, belum menyelesaikan pengumpulan/analisis data, atau laporan belum sesuai kaidah akademik.
45BAB VSISTEMATIKA DAN FORMAT PENULISAN PROPOSAL SKRIPSI5.1. UmumProposal penelitian merupakan suatu karya ilmiah yang memuat rancangan sistematis suatu kegiatan penelitian. Dokumen ini umumnya mencakup latar belakang, perumusan masalah, tujuan penelitian, identifikasi celah pengetahuan (research gap), metodologi penelitian, serta rencana pelaksanaan penelitian. Bab ini membahas secara khusus mengenai sistematika penulisan dan format penyajian naskah proposal tugas akhir.Sistematika Penulisan menguraikan struktur bab-bab yang wajib dan yang bersifat opsional dalam naskah utama, dilengkapi dengan penjelasan mengenai substansi yang harus termuat dalam setiap bab tersebut.Sementara itu, Format Penulisan menetapkan ketentuan teknis penyusunan naskah, yang meliputi:1. Spesifikasi kertas dan ukurannya.2. Tata cara pengetikan (jenis huruf, spasi, margin).3. Sistem penomoran bab, sub-bab, dan unsur lainnya.4. Pedoman penyajian tabel dan gambar.5. Kaidah bahasa yang digunakan.6. Aturan penulisan nama dan identitas lain.Dengan adanya panduan sistematika dan format ini, diharapkan dapat tercipta keseragaman dan kejelasan dalam penyusunan proposal tugas akhir, sekaligus menjamin kualitas akademik dari naskah yang dihasilkan.5.2. Tata Cara Penulisan Naskah Tugas Akhir SkripsiTata cara penulisan naskah proposal tugas akhir ini mencakup ketentuan tentang bahan dan ukuran kertas, pengetikan, penomoran, kutipan, daftar pustaka.5.2.1 Bahan dan ukuran kertasBerikut ini adalah ketentuan-ketentuan yang berkaitan dengan bahan dan ukuran kertas untuk penyusunan naskah proposal tugas akhir.
46a. Naskah dibuat di atas kertas HVS dengan ukuran A4 (21cm×29,7cm)dengan berat 70 gsm tidak bolak balik.b. Naskah diberi sampul menggunakan kertas bufalo dengan warna yang disesuaikan dengan jurusan masing-masing (Jurusan Teknik Mesin dan Industri warna abu-abu; Jurusan Teknik Sipil warna cokelat tua; Jurusan Teknik Elektro, Mekatronika dan Informasi warna biru tua)5.2.2 PengetikanDalam pengetikan proposal tugas akhir ada beberapa ketentuan- ketentuan yang harus diikuti, ketentuan yang dimaksud adalah sebagai berikut:a. Margin yang digunakan adalah margin kiri 4 cm, margin atas, kanan dan bawah 3 cm;b. Naskah proposal tugas akhir diketik menggunakan huruf/font Times New Roman 12;c. Jarak Jarak antara 2 baris dibuat 1,5 spasi, kecuali intisari dibuat 1 spasi, kutipan langsung, judul daftar (tabel) dan gambar yang lebih dari 1 baris, dan daftarpustaka, yang diketik dengan jarak 1 spasi ke bawah;d. Pada bagian awal kalimat dalam paragraf harus menjorok kedalam sejauh 1 cm;e. Huruf miring digunakan untuk istilah asing atau nama ilmiah. Contohnya adalah “Sistem ini dirancang untuk mengoptimalkan power output pada pembangkit listrik tenaga angin dengan menggunakan metode kontrol proportional-integralderivative (PID)”, “Tanaman yang digunakan dalam penelitian ini adalah Oryza sativa yang biasa dikenal sebagai padi”, “Material yang digunakan pada struktur adalah Stainless Steel 304, yang memiliki ketahanan korosi tinggi dibandingkan baja biasa”;f. Lambang, huruf Yunani, atau tanda-tanda yang dapat diketik harus ditulis dengan Symbol;g. Judul bab dituliskan dengan ukuran font 12 point, bold, dan HURUF KAPITAL;h. Judul sub bab dituliskan dengan ukuran font 12 point, bold, dan huruf kapital pada huruf pertama;i. Judul sub sub bab dituliskan dengan ukuran font 12 point, regular, dan huruf kapital pada huruf pertama;j. Jarak dari judul bab ke kalimat pertama atau judul sub bab = 4 spasi;k. Jarak dari kalimat terakhir sampai sub bab berikutnya = 3 spasi;l. Jarak dari sub bab sampai sub-sub bab = 3 spasi;
47m. Judul bab ditulis di tengah (center);n. Judul sub bab, dan sub sub bab ditulis mepet kiri (align left);o. Isi bab ditulis rata kiri-kanan (justify);p. Bilangan diketik dengan angka, kecuali pada permulaan kalimat. Contohnya, 10 g bahan, jika pada awal kalimat maka ditulis Sepuluh gram bahan;q. Bilangan desimal ditandai dengan koma, bukan dengan titik;r. Satuan diketik menggunakan Sistem Satuan Internasional (SI). Contohnya, m untuk satuan panjang, s untuk waktu.5.2.3 PenomoranDalam pemberian rincian ke bawah, penomoran halaman, penomoran tabel, gambar dan persamaan diatur berdasarkan ketentuan-ketentuan berikut:a. Rincian ke bawahPenomoran bab menggunakan angka romawi besar (I,II,III, dst), untuk sub bab dan sub bab bab menggunakan format angka arab mengikuti bab nya (1, 2, 3, dst), dan kemudian apabila sub bab atau sub sub bab memiliki rincian yang harus disusun ke bawah tidak boleh ditulis menggunakan garis penghubung (-), titik tebal (•), ataupun tanda/simbol (bullets). Contohnya adalah sebagai berikut:b. Penomoran halamanPenomoran halaman pada bagian awal menggunakan angka romawi kecil (i, ii, iii, dst) dan terletak di bagian tengah bawah, kecuali pada halaman sampul dan judul tidak diberi nomor halaman. Kemudian pada bagian inti dan bagian akhir, penomoran halaman menggunakan angka Arab (1, 2, 3, dst) yang terletak di sebelah kanan atas, kecuali kalau ada judul atau bab pada bagian atas halaman, maka penomoran halaman diletakkan di sebelah kanan bawah. Contohnya penomoran halaman dapat dilihat pada lampiran buku pedoman.c. Penomoran tabelBAB I1.1 Latar Belakang1.1.1 Visi Misia. Menjadib. Mewujudkan
48Tabel (daftar) diberi nomor urut dengan angka Arab, dan diletakkandi atas Tabel yang bersangkutan dengan posisi center. Tabel diperkenakan terlebih dahulu sebelum muncul. Jika tabel (daftar) lebih lebar dari ukuran lebar kertas, sehingga harus dibuat memanjang kertas, maka bagian atas tabel harus diletakkan di sebelah kiri kertas.d. Penomoran gambarGambar diberi nomor dengan angka Arab, dan diletakkan di bawah gambar yang bersangkutan dengan posisi center. Gambar diperkenalkan terlebih dahulu sebelum ditampilkan.e. PersamaanNomor urut persamaan yang berbentuk rumus matematis, reaksi kimia, dan lainlainya ditulis dengan angka Arab di dalam kurung dan ditempatkan di dekat batas tepi kanan yang menyatakan nomor bab dimana rumus tersebut berada dannomor urut rumus tersebut dalam bab itu. Persamaan diperkenalkan terlebih dahulu sebelum muncul. (Misal: pada Persamaan (2.5) dapat ditunjukkan bahI...)CaSO4 + K2C3↔ CaCO3 + K2SO45.3. Sistematika Penulisan Naskah SkripsiSistematika penulisan naskah proposal dapat dilihat pada Tabel 3.1 dan Tabel 3.2 di bawah ini.Tabel V-1 Sistematika penulisan naskah proposal tugas akhirNo Sistematika PenulisanNaskah Proposal Tugas AkhirTipe Perancangan Tipe Penelitian1. Sampul Depan √ √2. Judul √ √3. HalamanPersetujuan √ √4. Kata Pengantar √ √5. Daftar Isi √ √6. Daftar Tabel √ √7. Daftar Gambar √ √8. Daftar Lampiran ⃝ ⃝9. Daftar Singkatan √ √10. Pendahuluan √ √
4911. TinjauanPustaka √ √12. Landasan Teori √ √13. MetodePenelitian/Perancangan √ √14. Daftar Pustaka √ √15. Lampiran ⃝ ⃝*Keterangan : √ Wajib ada ⃝Boleh tidak ada jika tidak diperlukanTabel V-2 Detail sistematika penulisan bagian utamaTugas Akhir Tipe Perancangan Tugas Akhir Tipe PenelitianBab I Pendahuluan Latar belakang Rumusan masalah Tujuan perancangan BatasanperancanganManfaat perancanganBabI Pendahuluan Latar belakang Rumusan masalah Tujuan penelitian Batasan penelitianManfaat penelitianBab II Tinjauan PustakaLandasan teori Kriteria desainPeraturan dan spesifikasiteknisPerancangan sebelumnyaBab II Tinjauan PustakaStudi terdahulu Keaslianpenelitian Hipotesis (jikaada)Landasan teoriBabIII Metode Desain Lokasi perancangan Alat perancangan Metode perancangan ProsedurperancanganJadwal kegiatanBab III Metode PenelitianLokasi penelitian Alat penelitian Metode analisis Prosedur penelitianJadwal kegiatan5.4. Bagian AwalBagian awal pada proposal tugas akhir biasanya berisi halaman judul, halaman persetujuan, kata pengantar, daftar isi, daftar tabel, daftar gambar, daftar lampiran (jika ada), dan daftar singkatan.5.4.1 Halaman judulHalaman judul memuat judul, maksud proposal tugas akhir, lambang/logo Universitas Tidar, nama pengusul tugas akhir dan nomor pokok mahasiswa (NPM), instansi/institusi yang dituju/menyetujui proposal tugas akhir (Program Studi Teknik Mesin, Teknik Sipil, Teknik Industri,
50Teknik Elektro, Teknik Informasi, Teknik Mekatronika, Diploma IV Teknik Rekayasa Perancangan Manufaktur), dan waktu pengajuan (tahun pengajuan).5.4.2 Halaman persetujuanHalaman persetujuan berisi persetujuan dari instansi yang dituju dengan adanya tanda tangan dari pembimbing I, dan pembimbing II.5.4.3 Kata pengantarKata Pengantar mengandung uraian singkat tentang maksud tugas akhir dan penjelasan-penjelasan yang dapat memandu pembaca yang akan membaca proposal tugas akhir serta ucapan terima kasih. Dalam kata pengantar ini tidak terdapat hal-hal yang bersifat ilmiah.5.4.4 Daftar isiDaftar isi dimaksudkan untuk memberikan gambaran secara menyeluruh tentang isi Laporan Ilmiah dan sebagai petunjuk bagi pembaca yang ingin langsung melihat suatu bab atau subbab. Di dalam daftar isi tertera urutan judul bab, judul subbab, judul anak subbab disertai dengan nomor halamannya. Contoh dari daftar isi dapat dilihat pada lampiran buku pedoman.5.4.5 Daftar gambarDaftar gambar berisi urutan gambar beserta judul setiap gambar dan nomor halamannya. Bila jumlah gambar dalam proposal tugas akhir tidak terlalu banyak, maka daftar gambar tidak perlu dibuat. Contoh halaman daftar gambar ditunjukkan pada lampiran buku pedoman.5.4.6 Daftar lampiran (jika ada)Daftar lampiran dicantumkan apabila tugas akhir banyak memiliki lampiran, seperti desain perancangan yang disertai dengan kepala gambar.5.4.7 Daftar singkatanDaftar singkatan berisi keterangan dari singkatan-singkatan ataupun simbol yang digunakan di dalam proposal tugas akhir.5.5. Bagian Utama
51Bagian utama proposal tugas akhir dimulai dari Bab I Pendahuluan sampai dengan Bab III Metode Desain untuk tugas akhir tipe perancangan, dan dimulai dari Bab I Pendahuluan sampai Bab IV Metode Penelitian untuk tugas akhir tipe penelitian.5.5.1. Bab pendahuluanBab I Pendahuluan memuat latar belakang, rumusan masalah, tujuan perancangan/penelitian, batasan perancangan/penelitian, dan manfaat perancangan/penelitian. Penjelasan dari masing-masing subbab tersebut adalah sebagai berikut:a. Latar belakangBagian latar belakang ini memuat pembahasan hal-hal yang menjadi latar belakang perlunya dilakukan penelitian atau perancangan. Bagian ini berfungsi untuk memberi justifikasi bahwa kegiatan yang dilakukan (baik penelitian maupun perancangan) memang benarbenar diperlukan dari sisi ilmiah maupun praktis.b. Rumusan masalahRumusan masalah merupakan ringkasan atau penarikan kesimpulan dari bagian latar belakang masalah. Biasanya dituliskan dalam satu alinea yang sudah menyatakan secara jelas persoalan yang harus dilakukan melalui perancangan ataupun penelitian.c. Tujuan perancangan/penelitianTujuan perancangan/penelitian menyebutkan secara detail (poin per poin) tujuan yang ingin dicapai melalui kegiatan penelitian/perancangan. Bagian inilah yang nantinya akan dijawab secara poin per poin pada kesimpulan. Contohnya adalah jika tujuan penelitian memiliki tiga poin, maka kesimpulan juga menyampaikan tiga poin yang relevan.d. Batasan perancangan/penelitianBagian ini memuat penjelasan tentang asumsi-asumsi yang diambil dalam melaksanakan perancangan/penelitian, serta berisi batasanbatasan permasalahan yang diambil agar kegiatan penelitian/perancangan selalu fokus pada scope atau topik utama dari
52perancangan/penelitian tersebut.e. Manfaat perancangan/penelitianManfaat perancangan/penelitian ini memuat manfaat yang dapat diambil dari hasil penelitian/perancangan.5.5.2. Bab tinjauan pustakaTinjauan pustaka (untuk tugas akhir tipe perancangan) ini memuat uraian landasan teori mengenai ilmu-ilmu dasar yang relevan dengan parameter-parameter perancangan yang disusun secara sistematis. Tinjauan pustaka juga memuat kriteria desain yang menjadi dasar perancangan. Kemudian dalam tinjauan pustaka ini perlu dijabarkan mengenai peraturan-peraturan dan spesifikasi teknis yang digunakan dalam setiap detail perancangan. Pada bab ini dapat pula ditambahkan pustaka terkait desain-desain terdahulu sebagai referensi atau rujukan yang relevan dengan perancangan yang akan dilakukan. Berikut ini beberapa hal yang harus diperhatikan dalam menulis Tinjauan Pustaka:a. Uraian sistematis terkait peraturan, standar dan spesifikasi teknis yang digunakan di Indonesia ataupun di Dunia (khususnya jika melakukan alternatif perancangan dari desain yang sudah dirancang sesuai standar Indonesia).b. Keaslian studi perancangan berisi uraian yang menunjukkan perbedaan dan/atau perbaikan dibandingkan dengan perancangan terdahulu.Bab II Tinjauan Pustaka (untuk tipe perancangan) memuat landasan teori, kriteria desain, peraturan dan spesifikasi teknis, serta perancangan sebelumnya. Penjelasan tentang masing-masing subbab tersebut adalah sebagai berikut:a. Landasan teoriSubbab landasan teori dalam tugas akhir tipe perancangan berisi tentang penjelasan tentang teori-teori dasar yang mendukung rancangan yang akan dibuat, metode atau cara yang akan digunakan, serta hasil-hasil penelitian yang pernah ada sebagai
53referensi. Selain itu, landasan teori juga menjelaskan cara mengukur atau menguji hasil rancangan, bahan atau komponen yang akan dipakai, dan bagaimana rancangan itu akan nyamanserta menarik jika digunakan oleh orang. Dengan adanya landasan teori ini, rancangan yang dibuat diharapkan menjadi lebih kuat, sesuai kebutuhan, dan memenuhi standar yang baik. Landasan teori dapat berbentuk uraian kualitatif, model matematis, atau persamaan- persamaan yang langsung berkaitan dengan bidang ilmu yang dirancang.b. Kriteria desainSubbab kriteria desain merupakan syarat atau standar yang harus dipenuhi agar hasil rancangan bisa berfungsi dengan baik dansesuai tujuan. Kriteria ini biasanya meliputi aspek fungsional(apakah rancangan bisa bekerja sesuai kebutuhan), estetika (apakah rancangan terlihat menarik), ergonomi (apakah rancangan nyaman dan mudah digunakan), dan material (apakah bahan yang digunakan tahan lama dan cocok untuk tujuan rancangan). Kriteria desain membantu mahasiswa memastikan bahwa hasil rancangan mereka tidak hanya terlihat bagus, tetapi juga bisa bekerja dengan efektif dan bermanfaat bagi pengguna.c. Peraturan dan spesifikasi teknisPeraturan dan spesifikasi teknik merupakan pedoman atau standar teknis yang harus diikuti agar hasil rancangan sesuai dengan aturan yang berlaku dan bisa digunakan dengan aman dan efektif.Peraturan mencakup ketentuan yang ditetapkan oleh lembaga atau organisasi resmi, seperti standar keselamatan, regulasi lingkungan, atau persyaratan industri. Sementara itu, spesifikasi teknis adalah detail teknis yang harus dipenuhi, seperti ukuran, bahan, kapasitas, atau daya tahan. Contohnya adalah Standar Ergonomis (ISO 9241), untuk perancangan produk yang digunakan manusia, seperti kursi atau meja, standar ergonomis (seperti ISO 9241) harus diperhatikan untuk memastikan
54kenyamanan pengguna. Jika merancang perangkat elektronik, perangkat tersebut harus mengikuti standar keselamatan listrik, seperti SNI 04-0225 di Indonesia, untuk memastikan perangkat tidak berbahaya bagi pengguna.d. Perancangan sebelumnyaSubbab perancangan sebelumnya merupakan kajian atau tinjauan terhadap desain-desain atau produk-produk yang sudah ada dan relevan dengan topik yang sedang dikerjakan. Tinjauan ini berguna untuk memahami pendekatan, teknik, kelebihan, dan kekurangan dari rancangan yang pernah dibuat orang lain. Dengan mempelajari perancangan sebelumnya, mahasiswa bisa mendapatkan inspirasi, mengidentifikasi solusi yang efektif, serta menghindari kesalahan yang pernah terjadi. Selain itu, perancangan sebelumnya juga membantu mahasiswa menemukan area yang masih bisa dikembangkan atau disempurnakan, sehingga rancangan yang dibuat dapat menawarkan inovasi atau perbaikan yang berarti. Contohnya seperti jika topiknya adalah desain kursi kerja ergonomis, mahasiswa bisa meninjau kursikursi ergonomis yang sudah ada di pasaran, seperti merek chitose atau futura, untuk memahami fitur ergonomis seperti dukungan punggung, penyesuaian tinggi, dan kenyamanan duduk.Tinjauan pustaka (untuk tugas akhir tipe penelitian) memuat uraian tentang perkembangan keilmuan atas parameter-parameter yang menjadi bahasan dalam topik penelitian serta keaslian penelitian. Hasil- hasil penelitian terdahulu yang telah dipublikasikan dielaborasi dalam suatu alur pikir yang runtut dan logis yangselanjutnya menjadi dasar penelitian. Tinjauan pustaka menerangkan tentang arti penting dilakukannya penelitian dan menunjukkan kemampuan mahasiswa dalam menguasai perkembangan ilmupengetahuan terkait topik penelitian. Tinjauan pustaka dapat memuat sub bab yang relevan dan sesuai dengan kebutuhan penelitian. Pustaka yang menjadi acuan seyogyanya diambil dari jurnal-jurnal
55bereputasi dan terakreditasi terbitan terbaru sehingga dapat diketahui state of the art perkembangan ilmu pengetahuan terkini atas topik yang diteliti. Berikut ini beberapa hal yang harus diperhatikan dalam menulis Tinjauan Pustaka:a. Uraian sistematis hanya memuat keterangan dari sumber pustaka(pendapat pribadi tentang penelitian yang sedang dilakukan tidak boleh diikutsertakan, kecuali hasil penelitian yang dilakukan terdahulu).b. Uraian sistematis hanya memuat keterangan yang telah diterbitkan (kecuali keadaan khusus, seperti komunikasi pribadi).c. Keaslian penelitian berisi uraian yang menunjukkan perbedaan dan/atau perbaikan dibandingkan dengan penelitian terdahulu.Bab II Tinjauan Pustaka (untuk tugas akhir tipe penelitian) memuatstudi terdahulu, keaslian penelitian, landasan teori, dan hipotesis (jika ada). Penjelasan tentang masing-masing subbab tersebut adalah sebagai berikut:a. Studi terdahuluStudi terdahulu dalam tugas akhir tipe penelitian adalah kajian atau tinjauan terhadap penelitian-penelitian yang sudah dilakukan sebelumnya dan berkaitan dengan topik yang sedang diteliti. Studiini membantu mahasiswa memahami bagaimana penelitian serupa dilakukan, termasuk metode yang dipakai, hasil yang dicapai, serta kelemahan atau kekurangan yang mungkin ada. Dengan melihat studi terdahulu, mahasiswa bisa membangun dasar pengetahuan yang lebih kuat, menghindari pengulangan, serta menemukan celah atau peluang untuk mengembangkan penelitian yang lebih baik atau lebih spesifik. Studi terdahulu juga memberikan landasan teoritis dan justifikasi yang memperkuat penelitian yang sedang dilakukan. Biasanya studi terdahulu dibuat dalam bentuk uraian-uraian singkat dari penelitian-penelitian yang relevan. Untuk studi terdahulu bisa juga dibuat dalam bentuk tabel yang berisi metode penelitian, dan hasil penelitian yang
56dilakukan oleh peneliti terdahulu dalam satu topik penelitian yang sama. Contoh tabel penelitian terdahulu dapat dilihat pada lampiran buku pedoman tugas akhirb. Keaslian penelitianSubbab keaslian penelitian ini memuat elemen-elemen yang menunjukkan bahwa penelitian tersebut memiliki kontribusibaru, berbeda dari penelitian yang sudah ada, dan tidak sekadar menduplikasi hasil penelitian sebelumnya. Elemen-elemen keaslian penelitian yang dimaksud adalah keterbatasan metodologi (perbedaan metode penelitian), konteks yang belum dibahas, variabel yang belum diteliti, perubahan kondisi atau waktu, dan ketidakjelasan yang perlu dilakukan investigasi lebih lanjut. Perbedaan elemen-elemen tersebut dapat disebut sebagai hasil dari analisis gap penelitian. Analisis gap penelitian merupakan proses identifikasi dan pemahaman aspek yang masih belum tereksplorasi atau tidak dijelaskan dengan baik pada penelitian sebelumnya (terdahulu). Biasanya hasil dari analisis gap dibuat dalam bentuk uraian-uraian singkat dari penelitianpenelitian yang relevan.c. Landasan teoriSub bab landasan teori untuk tugas akhir tipe penelitian inimencakup kumpulan teori, konsep, atau kerangka pikir yang menjadi dasar ilmiah untuk mendukung dan membimbing penelitian yang dilakukan. Dalam bagian ini, mahasiswa menguraikan teori-teori utama yang relevan dengan topik, menjelaskan konsep-konsep yang penting, serta mengaitkannya dengan masalah atau tujuan penelitian. Landasan teori membantu peneliti memahami bagaimana topik yang diteliti dijelaskan dalam kerangka ilmiah dan bagaimana teori-teori tersebut dapat digunakan untuk mengarahkan metode, analisis, serta interpretasi hasil penelitian. Bagian ini juga berfungsi sebagai fondasi untuk menunjukkan bahwa penelitian memiliki dasar yang kuat,
57memperkuat argumen, serta membuktikan bahwa topik penelitian ini relevan dan signifikan.d. Hipotesis (jika ada)Hipotesis dalam tugas akhir adalah pernyataan atau dugaan yang didasarkan pada teori, konsep, atau hasil penelitian sebelumnya, yang dirumuskan untuk diuji kebenarannya melalui proses penelitian. Hipotesis digunakan untuk memberikan arah dan fokus pada penelitian, serta untuk menjelaskan hubunganantara variabel-variabel yang diteliti. Hipotesis memuat pernyataan singkat yang disimpulkan dari landasan teori atau tinjauan pustaka dan merupakan jawaban sementara terhadap masalah yang dihadapi, dan masih harus dibuktikan kebenarannya.5.5.3. Bab metode desain/penelitiana. Lokasi perancangan/penelitianLokasi perancangan atau penelitian dalam tugas akhiradalah tempat di mana penelitian atau kegiatan perancangan dilakukan. Lokasi ini dipilih berdasarkan kebutuhan penelitian atau perancangan, serta ketersediaan data atau sumber daya yang mendukung proses tersebut. Misalnya, untuk penelitian yang membutuhkan observasi langsung, maka lokasi yang digunakan harus memungkinkan pengumpulan data yang relevan. Begitu juga, jika tugas akhirnya berupa perancangan alat atau produk, maka lokasi bisa berupa laboratorium atau bengkel yang memiliki fasilitas lengkap untuk pembuatan dan pengujian. Pemilihan lokasi yang tepat memastikan proses penelitian atau perancangan dapat berjalan lancar dan hasil yang diperoleh lebih akurat serta sesuai dengan tujuan penelitian atau desain yang diinginkan.b. Alat perancangan/penelitian
58Alat perancangan atau alat penelitian dalam tugas akhir adalah perangkat atau metode yang digunakan untuk mengumpulkan, menganalisis, dan menginterpretasi data dalam rangka menjawab pertanyaan penelitian. Alat ini bisa berupa perangkat fisik seperti sensor atau mesin, instrumen pengukuran, hingga metode analisis data seperti statistik atau software komputer. Fungsinya adalah memastikan data yang dikumpulkan sesuai, akurat, dan relevan untuk mencapai tujuan penelitian. Dengan alat yang tepat, mahasiswa dapat menyusun data yang dapat dipercaya dan memperoleh hasil yang valid, sehingga kesimpulan yang ditarik lebih kuat dan mendukung keberhasilan tugas akhir.c. Metode perancangan/analisisMetode perancangan atau analisis memuat langkah sistematis untuk merumuskan, mengembangkan, dan mengevaluasi solusi dari permasalahan yang ada. Pada tahap ini, mahasiswa memilih dan menerapkan metode yang sesuai untuk mengumpulkan, mengolah, dan menganalisis data agar hasil yang diperoleh akurat dan dapat dipertanggungjawabkan. Kemudian, mahasiswa menetapkan teknik pengumpulan data seperti wawancara, survei, atau eksperimen, dan memilih alat analisis yang relevan, misalnya statistik deskriptif, analisis regresi, atau analisis tematik.d. Prosedur perancangan/penelitianProsedur perancangan atau penelitian ini memuat langkah-langkah sistematis yang diikuti untuk mencapai tujuan penelitian atau menyelesaikan proyek perancangan. Prosedur ini biasanya dimulai dengan menentukan masalah atau tujuan, lalu mengumpulkan informasi yang relevan melalui studi literatur atau
59pengumpulan data. Selanjutnya, mahasiswa merancang metode atau konsep yang akan digunakan, seperti alat, teknik, dan analisis yang akan diterapkan. Setelah itu, dilakukan pengumpulan dan analisis data, atau implementasi desain jika tugasnya berupa perancangan. Terakhir, hasil penelitian atau desain dievaluasi dan disimpulkan. Prosedur ini memastikan bahwa penelitian atau perancangan dilakukan secara terstruktur dan menghasilkan hasil yang valid dan bermakna.Kemudian setelah langkah-langkah sistematis penelitian atau perancangan dijelaskan secara rinci, langkahlangkah tersebut dapat dituang dalam bentuk diagram alir perancangan atau penelitian akan memuat panduan visual yang menggambarkan langkah-langkah sistematis dalam menyelesaikan perancangan ataupun penelitian. Diagram ini berisi tahapan-tahapan perancangan/penelitian, dari awal kegiatan sampai ke tahap memperoleh hasil, kesimpulan, dan saran.e. Jadwal kegiatanJadwal kegiatan tugas akhir merupakan rencana waktu pelaksanaan seluruh tahapan penelitian atau penyelesaian tugas akhir. Jadwal ini disusun secara sistematis untuk memastikan penelitian atau tugas akhir dapat diselesaikan sesuai dengan target waktu yang telah ditentukan. Penyusunan jadwal kegiatan bertujuan untuk mengatur proses kerja secara efisien dan efektif, menghindari penundaan, serta memberikan gambaran rinci tentang aktivitas yang akan dilakukan.5.6. Bagian AkhirBagian akhir memuat daftar pustaka dan lampiran (apabila ada).
60Dari bagian akhir ini ada beberapa hal yang harus diperhatikan diantaranya adalah:5.6.1. Daftar PustakaDaftar Pustaka memuat pustaka yang diacu dalam penelitian. Pustaka yang dikutip harus tercantum dalam uraian dan sebaliknya, pustaka dalam uraian harus tercantum dalam Daftar Pustaka. Jumlah referensi yang tercantum di dalam daftar pustaka minimal 10 jenis sumber referensi baik artikel ataupun buku (selain sumber referensi yang dimuat di dalam latar belakang dan tinjauan pustaka). Untuk artikel yang dijadikan sumber referensi tahun terbit artikel adalah maksimal 5 tahun kebelakang, dan untuk buku harus menggunakan edisi terbaru, namun apabila tidak ada edisi terbaru boleh menggunakan edisi pertama Dalam penulisan naskah proposal tugas akhir tipe referensi atau sitasi yang digunakan adalah APA Style dengan bahasa Indonesia. Penulisan daftar pustaka sendiri ditulis ke bawah secara alfabetis dan berurutan sesuai dengan abjad, contoh penulisan daftar pustaka dapat dilihat pada lampiran buku pedoman.Beberapa aturan penulisan kutipan adalah sebagai berikut.c. Penulisan nama dalam naskah ditulis nama akhir atau nama keluarga/marga.d. Bila penulis hanya terdiri dari satu atau dua orang.Contoh: Gambhir (1967) dalam Astuti danSantosa (2015) menyatakan bahwa kebutuhan semen dalam beton dipengaruhi oleh gradasi agregat.e. Bila penulis lebih dari dua orang.Contoh 1: Awaludin dkk. (2016) menyatakan bahwa kuat geser kayu menurun akibat peningkatan kelembaban.Contoh 2: Efisiensi pengolahan COD pada air limbah domestik dengan aerobic granular sludge dapat
61mencapai 99% (Ahmad dkk., 2017).Beberapa contoh penulisan kutipan dalam kalimat adalah sebagai berikut.a. Penyebutan pada awal ataupermulaan kalimat: Siswosukarto (2011) menyatakan …..b. Penyebutan pada bagian tengah kalimat:Hasil pengamatan ini sesuai dengan pernyataan Hendrawan dkk. (2015) dan Nurrochmad (2009) yang menyampaikan …..c. Penyebutan pada bagian akhir kalimat:….. akibat pengaruh pH pada air influent (Ahmad, 2018).d. Penulisan kutipan dari 2 orang penulis:Jayadi dan Triatmadja (2018) menegaskan …..e. Pengutipan lebih dari 2 orang penulis:….. Curah hujan yang tinggi menyebabkan intensitas volume air sungai naik secara signifikan (Sujono dkk., 2014) ….. penggunaan bahan tambah akan merubah sifat beton segar (Gambhir dkk., 1983) …..f. Penulisan kutipan lebih dari beberapa sumber:“Menurut Beeby dan Matta (2014); Sutherland (2015); dan Muslikh dan Siswosukarto (2017), pengaruh kadar air …”g. Penulisan kutipan dari sumber kedua:Penulisan kutipan dari sumber kedua harus menyebutkannama penulis asli. Sejauh mungkin menggunakan kutipan asli.Contoh:“… penelitian bertentangan dengan penelitian yang dilakukanPratiwi dan Ismanti (2001) dalam Suparma (2015) …”Dalam contoh ini, yang masuk ke dalam daftar pustaka hanya Suparma (2015), bukan Pratiwi dan Ismanti
62(2001).5.6.2. LampiranJika diperlukan, lampiran digunakan untuk menempatkan data atau keterangan lain yang berfungsi untuk melengkapi uraian yang telah disajikan dalam bab utama. Lampiran dapat berupa gambar, tabel dan lainnya jika dianggap penting. Lampiran wajib disitasi di dalam paragraf terkait dalam naskah proposal tugas akhir. Lampiran diletakkan setelah daftar pustaka
63BAB VISISTEMATIKA PENULISAN LAPORAN AKHIR SKRIPSI6.1. Umum Bab ini membahas terkait sistematika dan format penulisan naskah tugas akhir. Sistematika naskah terkait pada bab apa saja yang wajib dan boleh dimasukkan ke dalam naskah utama serta penjelasan isi dari setiap bab. Format penulisan naskah tugas akhir sama dengan format penulisan naskah proposal tugas akhir, hanya saja pada bagian utama naskah ditambahkan hasil pembahasan, kesimpulan, dan saran.6.2. Tata Cara Penulisan Tugas Akhir SkripsiPada penulisan naskah tugas akhir, tata cara penulisannya sebagian besar sama seperti penulisan naskah proposal tugas akhir. Perbedaannya hanya terletak pada bahan dan ukuran kertas. Adapun ketentuan bahan dan ukuran kertas untuk naskah tugas akhir adalah sebagai berikut:a. Naskah dibuat di atas kertas HVS dengan ukuran A4 (21cm×29,7cm) dengan berat 80 gsm tidak bolak balik.b. Naskah diberi sampul menggunakan kertas hard cover dengan warna cokelat tua.6.3. Sistematika Penulisan Tugas Akhir Sistematika penulisan naskah tugas akhir untuk bagian awalnya sama dengan penulisan naskah proposal, hanya saja ada penambahan bab dan sub bab pada naskah tugas akhir baik tipe perancangan ataupun tipe penelitian. Sistematika penulisannaskah tugas akhir dapat dilihat pada Tabel 4.1 dan Tabel 4.2 di bawah ini:Tabel VI-1 Sistematika penulisan naskah tugas akhirNo Sistematika PenulisanNaskah Proposal Tugas AkhirTipePerancanganTipePenelitian1. Sampul Depan √ √2. Judul √ √3. HalamanPersetujuan √ √
644. Kata Pengantar √ √5. Daftar Isi √ √6. Daftar Tabel √ √7. Daftar Gambar √ √8. Daftar Lampiran ⃝ ⃝9. Daftar Singkatan √ √10. Intisari √ √11. Abstract √ √12. Pendahuluan √ √13. TinjauanPustaka √ √14. Landasan Teori √ √15. MetodePenelitian/Perancangan √ √16. Hasil dan Pembahasan √ √17. Kesimpulan dan Saran √ √18. Daftar Pustaka √ √19. Lampiran ⃝ ⃝*Keterangan : √ Wajib ada ⃝Boleh tidak ada jika tidak diperlukanTabel VI-2 Detail sistematika penulisan bagian utamaTugas Akhir Tipe Perancangan Tugas Akhir Tipe PenelitianBab I Pendahuluan Latar belakang Rumusan masalah Tujuan perancangan BatasanperancanganManfaat perancanganBabI Pendahuluan Latar belakang Rumusan masalah Tujuan penelitian Batasan penelitianManfaat penelitianBab II Tinjauan PustakaLandasan teori Kriteria desainPeraturan dan spesifikasiteknisPerancangan sebelumnyaBab II Tinjauan PustakaStudi terdahulu Keaslianpenelitian Hipotesis (jikaada)Landasan teoriBabIII Metode Desain Lokasi perancangan Alat perancangan Metode perancanganProsedur perancanganBab III Metode PenelitianLokasi penelitian Alat penelitian Metode analisisProsedur penelitian
65BAB IV Hasil dan PembahasanAlternatif desain Detail perancanganBAB IV Hasil dan PembahasanBAB V Penutup BAB V PenutupPada Tabel VI-1 dan Tabel VI-2 di atas, dapat dilihat penambahan bab dan sub bab untuk naskah tugas akhir yaitu penambahan intisari, abstract, BAB IV dan BAB V untuk tugas akhir tipe perancangan dan tugas akhir tipe penelitian. Adapun pembahasan lebih detail pada masing-masing bab tersebut dapat dilihat pada sub bab 4.4 tentang bagian utama di bawah ini.6.4. Bagian Awal6.4.1 Intisari/abstractAbstrak memuat deskripsi singkat dari perancangan/penelitian yang memuat rangkuman penting dari penelitian yang berupa latar belakang, tujuan, metode dan hipotesis/hasil. Adapun ketentuan-ketentuan yang digunakan pada bagian intisari/abstract sebagai berikut:i. Untuk intisari ditulis dengan bahasa Indonesia dan abstractditulis dengan bahasa Inggris italic.ii. Font yang digunakan adalah Times New Roman ukuran 10;iii. Spasi yang digunakan adalah 1 dan rata kanan kiri (justify);iv. Ditulis sepanjang minimal 200 kata dan maksimal 250 kata;v. Tidak diperkenankan adanya singkatan dan sitasi.6.5. Bagian Utama 6.5.1 Bab hasil dan pembahasanPada sub bab ini untuk tugas akhir tipe perancangan dibagi menjadi 2 sub bab lagi yaitu:a. Alternatif desainAlternatif desain dalam sub bab hasil dan pembahasan tugas akhir tipe perancangan memuat bagian yang membahas beberapa pilihan desain yang dipertimbangkan untuk mencapai tujuan perancangan. Setiap alternatif desain perlu dijelaskan secara rinci, mencakup konsep, fitur utama, serta
66bagaimana masing-masing alternatif dapat memenuhi kebutuhan atau memecahkan masalah yang dihadapi, dan analisis kelebihan dan kekurangannya.Pada sub bab ini mahasiswa harus menjelaskan kriteria yang digunakan untuk memilih desain terbaik, misalnya keberlanjutan, biaya operasional, estetika, atau kemudahan perawatan. Bagian ini juga perlu dilengkapi dengan justifikasi pemilihan, yaitu alasan logis yang mendukung mengapa satu alternatif dipilihsebagai desain final dan mengapa alternatif lainnya tidak dipilih. Pendekatan ini menunjukkan bahwa proses pemilihan desain dilakukan berdasarkan analisis yang mendalam dan terstruktur, bukan keputusan asal-asalan.b. Detail perancanganPada sub sub bab detail perancangan ini mahasiswa harus menjelaskan tahapan-tahapan yang dilalui selama proses perancangan mulai dari tahap awal hingga tahap akhir, dengan menyertakan metode yang digunakan, seperti pemilihan material, pemodelan, beserta alasan pemilihan metode tersebut.Hasil perancangan harus divisualisasikan menggunakan gambar, skema, atau diagram untuk memudahkan pemahaman pembaca mengenai bentuk dan komponen desain. Selain itu, bab ini juga memuat analisis untuk menunjukkan sejauh mana desain memenuhi tujuan atau kriteria yang telah ditetapkan, termasuk aspek-aspek unggulan seperti efisiensi atau durabilitas.Evaluasi dilakukan melalui simulasi/pengujian sederhana untuk memastikan desain berfungsi sesuai harapan, dan jika diperlukan, perbaikan atau penyempurnaan dijelaskan secara rinci. Hasil perancangan juga dibandingkan dengan desain sebelumnya atau standar yang ada untuk menunjukkan keunggulan atau inovasi yang dihadirkan.Untuk tugas akhir tipe penelitian, sub bab hasil dan pembahasan ini memuatdata serta analisis yang diperoleh selama penelitian. Data hasil penelitian disajikan secara jelas dalam bentuk tabel, grafik, atau uraian naratif sesuai dengan relevansinya terhadap tujuan dan pertanyaan penelitian. Setelah itu, dilakukan analisis yang menggali makna dari data yang ditampilkan, misalnya melalui perhitungan statistik atau pengamatan pola tertentu.Dalam pembahasan, hasil tersebut kemudian dihubungkan dengan teori atau
67penelitian terdahulu untuk menjelaskan alasan di balik temuan serta kaitannya dengan tujuan penelitian. Jika terdapat perbedaan atau kesamaan dengan penelitian lain, perlu diberikan penjelasan yang logis terkait hal tersebut.Di akhir pembahasan, sebaiknya disertakan juga keterbatasan penelitian yang mungkin mempengaruhi hasil, seperti kendala pada metode atau faktor lain yang belum sepenuhnya terkontrol. Dengan demikian, bab ini memberikan pemahaman komprehensif atas apa yang dicapai penelitian, bagaimana hasil tersebut terkait dengan tujuan penelitian, dan kontribusi ilmiahnya.6.5.2 Bab penutupa. KesimpulanBagian kesimpulan pada tugas akhir menyajikan ringkasan dari hasil utama penelitian secara singkat, yang dikaitkan kembali dengan tujuan atau pertanyaan penelitian. Kesimpulan ini berfungsi untuk menjawab permasalahan penelitian yang telah dibahas, tanpa menambahkan informasi baru atau terlalu mendetail. Kesimpulan sebaiknya disampaikan dalam beberapa kalimat yang padat dan jelas agar pembaca dapat memahami inti dari penelitian yang dilakukan.b. SaranBagian saran memberikan rekomendasi yang berkaitan dengan penerapan hasil penelitian, perbaikan metode atau aspek penelitian untuk penelitian selanjutnya, atau hal-hal lain yang dapat ditindaklanjuti berdasarkan temuan penelitian. Saran ini juga dapat ditujukan bagi pembaca yang ingin memperdalam atau mengembangkan penelitian di bidang serupa, serta bagi pihak yang berkepentingan agar hasil penelitian ini dapat bermanfaat secara praktis maupun akademis.6.6. Kesalahan-kesalahan dalam penuliasanBeberapa kesalahan yang terjadi dalam penulisan karya ilmiah, namun tidak terbatas dalam hal berikut.1. Kesimpulan yang tidak menjawab tujuan penelitian
68Penulis memiliki kecenderungan untuk hasil perancangan/penelitian dalam kesimpulan, tetapi tidak menjelaskan secara detail fokus penelitian yang menjawab tujuan perancangan/penelitian. Contohnya dapat dilihat pada Tabel VI-3 di bawah ini.Tabel VI-3 Contoh kesimpulan yang salah dan benarKesimpulan yang salah Kesimpulan yang benarRumusan masalah:1. Berapakah nilai modal dengan sistem pembayaran progress payment dengan variasi pada termin 10%, 15%, 20% dan 25% menggunakan metode cashflow?2. ……Rumusan masalah:1. Berapakah nilai modal dengan sistem pembayaran progress payment dengan variasi pada termin 10%, 15%, 20% dan 25% menggunakan metode cashflow?2. ……Tujuan penelitian:1. Menganalisis nilai modal dengan sistem pembayaran progress payment dengan variasi pada termin 10%, 15%, 20% dan 25% menggunakan metode cashflow.2. ……Tujuan penelitian:1. Menganalisis nilai modal dengan sistem pembayaran progress payment dengan variasi pada termin 10%, 15%, 20% dan 25% menggunakan metode cashflow.2. ……Kesimpulan:1. Nilai modal dengan metode cashflow dihitung dengan membuat grafik pembayaran termin dan pengeluaran proyek, sehingga didapatkan selisih biaya yang paling besar.2. …….Kesimpulan:1. Berdasarkan metode cashflow yang dilakukan pada sistem progress payment dengan variasi termin pembayaran 10%, 15%, 20%, dan 25%didapatkan nilai modal secara berturutturut sebesar 11,9%, 15,1%, 21.4%, dan 29,3%. Semakin besar syarat nilai termin yang diajukan, semakin besar nilai modal yang harus disediakan.2. ……2. Menggunakan bahasa yang tidak sesuai dengan kaidah Bahasa Indonesia Beberapa contoh kesalahan yang sering ditemui dalam penggunaan bahasa yang tidak sesuai dengan kaidah Bahasa Indonesia adalah sebagai berikut:• menggunakan kata-kata “menurut pendapat saya…” atau “saya percaya…” atau “saya pikir…”. Sebaliknya, gunakan kata-kata seperti, \"Direkomendasikan …\"
69• menggunakan kata ganti orang pertama seperti “saya”, “kami”, “kita”• menggunakan kalimat yang terlalu sederhana. Contoh: “Gambar ini terdiri dari pile cap.”• menggunakan kalimat yang terlalu panjang, rumit, dan berteletele. Contoh: “Dapat dilihat bahwa terdapat warna yang agak memudarantara warna biru dan merah pada pelat lantai, haltersebut dikarenakan di lokasi tersebut terdapat pelat lama dan baru yang saling beririsan sehingga tidak bisa dijelaskan secara rinci perbedaan antara elemen yang saling beririsan.”• Tidak dapat membedakan penggunaan kata 'di' sebagai imbuhan untuk membentuk kata kerja pasif dan preposisi. Contoh: “ ….. di tulis” (seharusnya ditulis), “… diatas” (seharusnya di atas).Untuk menghindari kesalahan-kesalahan di atas, beberapa hal yang dapat dilakukan adalah melakukan koreksi dan pembacaan ulang pada tulisan, sehingga penulis bisa memosisikan sebagai pembaca, selain itu dapat juga melakukan pengecekan kata-kata yang masuk dalam Ejaan Yang Dibenarkan (EYD) melalui https://kbbi.kemdikbud.go.id/3. Tabel dan gambar tidak dikutipPenulis memiliki kecenderungan menambahkan gambar maupun tabel hasil penelitian dalam naskah tanpa disertai dengan penjelasan pada gambar atau tabel tersebut. Pada paragraf penjelasan tersebut, pastikan penulis menyebutkan label dan nomor dari gambar/tabel, tanpa disertai dengan keterangan/caption. Contoh dari penulisan yang benar dan salah dapat dilihat pada Tabel VI-4 di bawah ini.Tabel VI-4 Contoh penulisan yang benar dan salahContoh penulisan yang salah Contoh penulisan yang benarHasil analisis menunjukkan bahwa terdapat perubahan elevasi pile cap P1 sebesar 10 cm dimana pada permodelan awal elevasinya adalah -1,5m sedangkanpada permodelan akhir elevasinya adalah 1,6m.Hasil analisis, sebagaimana terlihat pada Gambar 4.5, menunjukkan bahwa terdapat perubahan elevasi pile cap P1 sebesar 10 cm dimana pada permodelan awal elevasinya adalah -1,5m sedangkanpada permodelanakhir elevasinya adalah -1,6m.
704. Singkatan yang tidak dijelaskanPenulis perlu menjelaskan singkatan dan secara konsisten menggunakan singkatan tersebut dalam naskah. Contoh dari penulisan singkatan yang benar dan salah dapat dilihat pada Tabel VI-5 di bawah ini.Tabel VI-5 Contoh penulisan singkatan yang benar dan salahContoh penulisan singkatan yang salah Contoh penulisan singkatan yang benarKonsep BIM memiliki salah satutujuan mengintegrasikan informasidari infrastruktur yang akan dibangun, salah satunya adalah informasi rencanadan realisasi konstruksi. Informasi inidapat digunakan oleh seluruh pihak yang terlibat dengan melakukan akses pada perangkat lunak berbasisBuildingInformation Modelling (BIM) yangdigunakan.Konsep Building Information Modelling (BIM) memiliki salah satu tujuan mengintegrasikan informasi dariinfrastruktur yang akan dibangun, salah satunya adalah informasi rencana dan realisasi konstruksi. Informasi ini dapat digunakan oleh seluruh pihak yang terlibat dengan melakukan akses pada perangkatlunakberbasis BIM yang digunakan.5. Mengutip sumber tidak tervalidasiPenulis perlu memastikan bahwa sumber yang digunakan valid sebagai landasan penulisan karya ilmiah. Contoh tentang pengutipan yang benar dan salah dapat dilihat pada Tabel VI-6 di bawah ini.Tabel VI-6 Contoh kutipan yang benar dan salahContoh kutipan yang salah Contoh kutipan yang benarBangunan hijau menggunakan konsep desain dan proses konstruksi yang bertanggung jawab terhadap lingkungandan hemat sumber daya sepanjang siklus hidup bangunan tersebut (Wikipedia, 2022)Bangunan hijau dirancang dandibangun denganmenerapkan konsep ekologi (Kibert, 2016) dan memiliki dampak buruk yang sangat minim pada 3 (tiga) aspekutama yaitu lingkungan, ekonomi, dansosial (Zuo dkk.,2012)6. Daftar pustaka tidak lengkapBeberapa contoh kesalahan yang sering ditemui dalam penyusunan daftar pustaka adalah sebagai berikut:• Penulisan referensi tidak sesuai format yang ditetapkan;
71• Penulis melakukan sitasi pada paragraf namun referensi dokumentersebut tidak tercantum dalam daftar pustaka6.2 Kesalahan Umum Gambar atau TabelTerdapat beberapa kesalahan umum yang banyak terjadi ketika penulis menyajikan gambar atau tabel dalam karya tulis ilmiah antara lain (namun tidak terbatas pada) sebagai berikut ini.1. Teks dalam gambar terlalu kecil sehingga tidak dapat terlihatGunakan font di dalam gambar (judul sumbu x dan y, legenda, dsb) dengan ukuran setara dengan ukuran font teks dalamparagraf. Misalnya penulis dapat menggunakan ukuran tulisan dalam gambar kurang lebih 8 pt –11 pt. Contoh kesalahan dapat dilihat pada Gambar VI-1 di bawah ini.Gambar VI-1 Contoh gambar grafik yang memuat kesalahan2. Gambar/tabel tidak dijelaskan atau penomoran (Gambar 1.1, Tabel 1.1, dsb) tidak dirujuk dalam paragraf.Kesalahan ini cukup sering terjadi ketika gambar “berdiri sendiri” dan tidak terhubung dengan apa yang sedang didiskusikan di paragraf. Cek semua penomoran gambar/tabel dan pastikan semuanya disebutkan dan terjelaskan dalam teks.3. Tidak mencantumkan sumber gambar/tabel di dalam caption maupun teks paragraf (jika gambar diperoleh dari sumber lain)Hal ini sering ditemui dalam naskah tugas akhir, terkhusus untuk
72gambar/tabel yang bersumber dari internet. Cantumkan sitasi referensi sebagaimana dijelaskan dalam pedoman, termasuk juga gambar yang diambil/dipindai dari buku atau jurnal.4. Penggunaan plot default (dari Microsoft Excel, Word, dsb.) tanpa penyesuaian lebih lanjut oleh penulis.Gambar sebaiknya disesuaikan baik dari tampilan secara umum, ukuran dan jenis font, warna, jenis garis, garis grid, dsb. Gambar yang dihasilkan secara default dari program pengolah gambar sehingga tidak terjadi hal berikut ini:• Pengulangan judul gambar sebagai caption dan sebagai charttitle (lihat Gambar 6.2 di bawah ini);• Penggunaan frame (garis luar) gambar. Sebaiknya garis batas gambar (border) dihilangkan (lihat Gambar 6.1 di atas dan Gambar VI-2 di bawah ini).Gambar VI-2 Contoh gambar yang benar dan salah
73BAB VIIPENILAIAN DAN KELULUSAN7.1. Prinsip Penilaian Penilaian Skripsi dilakukan secara komprehensif dan objektif untuk menilai kemampuan mahasiswa dalam merancang penelitian, melaksanakan analisis, mengolah data, serta mempertanggungjawabkan hasil penelitian secara ilmiah dan profesional. Proses penilaian dilakukan oleh dosen pembimbing dan dosen penguji yang ditetapkan melalui Surat Keputusan Dekan Fakultas Teknik Universitas Tidar. Setiap penguji memberikan penilaian secara mandiri berdasarkan aspek substansi ilmiah, ketepatan metodologi, kualitas analisis, dan sikap ilmiah mahasiswa. Hasil akhir penilaian merupakan rata-rata dari seluruh komponen penilaian sesuai ketentuan fakultas.7.2. Aspek dan Bobot PenilaianPenilaian skripsi mencakup tiga komponen utama, yaitu proses bimbingan, kualitas karya ilmiah, serta kemampuan presentasi dan pertanggungjawaban akademik pada ujian akhir. Bobot penilaiannya adalah sebagai berikut:Tabel VII-1 Komponen, Bobot, dan Kriteria Penilaian SkripsiNo. Komponen PenilaianBobot (%) KeteranganA Seminar Proposal 20Menilai kualitas rancangan awal skripsi, ketepatan metodologi, relevansi kajian, serta kemampuan mahasiswa menjelaskan dan mempertahankan proposal di hadapan penguji. Hasil seminar menjadi dasar kelayakan untuk melanjutkan ke tahap penelitian dan penyusunan skripsi..1 Proses Bimbingan 20Dinilai berdasarkan kedisiplinan, keaktifan, dan kemajuan mahasiswa dalam konsultasi dengan pembimbing, yang dibuktikan melalui Log Bimbingan.2Kualitas Substansi dan Metodelogi Proposal50Menilai ketepatan perumusan masalah, urgensi dan relevansi topik, kejelasan tujuan, ketepatan metode penelitian yang digunakan, serta konsistensi antara rumusan masalah, desain penelitian, pengumpulan data, dan rencana analisis.3Presentasi Seminar Proposal 30Menilai kemampuan mahasiswa menjelaskan konsep, metodologi, rencana penelitian, serta ketepatan menjawab dan kualitas argumentasi selama seminar.
74B Ujian Akhir 80Menilai kemampuan mahasiswa mempresentasikan, menjelaskan, dan mempertanggungjawabkan hasil penelitian skripsi secara ilmiah di hadapan tim penguji.1 Proses Bimbingan 20Dinilai berdasarkan kedisiplinan, keaktifan, serta kemajuan mahasiswa dalam proses bimbingan, yang dibuktikan melalui Form Log Bimbingan.2Kualitas Karya Ilmiah 50Meliputi aspek orisinalitas ide, ketepatan pendekatan ilmiah, validitas data, ketajaman analisis, ketepatan kesimpulan, serta keterkaitan karya ilmiah dengan capaian pembelajaran (CPL) program studi.3Presentasi / Ujian Akhir 30Menilai kemampuan mahasiswa dalam mempresentasikan dan mempertanggungjawabkan hasil penelitian skripsi secara ilmiah di hadapan tim penguji.Penilaian Skripsi terdiri dari dua tahap, yaitu Seminar Proposal (20%) dan Ujian Akhir skripsi (80%), yang masing-masing mencakup beberapa komponen dengan bobot berbeda.Pada tahap Seminar Proposal, penilaian difokuskan pada kualitas rancangan awal skripsi, ketepatan metodologi, serta kemampuan mahasiswa menjelaskan dan mempertahankan rencana penelitiannya. Komponen penilaian terdiri dari proses bimbingan, kualitas substansi dan metodologi proposal, serta kemampuan presentasi saat seminar. Hasil dari penilaian ini berupa proposal Diterima, Perlu Revisi, atau Tidak Diterima, berdasarkan komponen yang dinilai oleh pembimbing dan penguji.Pada tahap Ujian Akhir Skripsi, penilaian diarahkan pada kualitas hasil karya yang dihasilkan, mulai dari inovasi, kelayakan teknis, serta penguasaan materi, hingga kemampuan mahasiswa mempertanggungjawabkan hasilnya secara akademik di hadapan tim penguji. Proses bimbingan selama penyusunan laporan akhir juga menjadi bagian dari komponen penilaian.Gabungan kedua tahap tersebut memberikan gambaran komprehensif mengenai kemampuan mahasiswa dalam merancang, mengembangkan, menguji, dan mengkomunikasikan skripsi secara ilmiah dan profesional. Dengan hasil berupa Lulus/Diterima, Perlu Revisi, atau Tidak Lulus, berdasarkan komponen yang dinilai oleh pembimbing dan penguji.
757.3. Prinsip Ketetapan Nilai Akhir Penilaian akhir skripsi mencerminkan tingkat pencapaian capaian pembelajaran lulusan (CPL) dan memperhitungkan proses penelitian, kualitas karya ilmiah, dan performa pada ujian akhir. Nilai akhir merupakan rata-rata dari penilaian pembimbing dan penguji, kemudian disahkan oleh Ketua Program Studi dan diinput ke Sistem Informasi Akademik (SIA).Konversi nilai skripsi mengacu pada Perrek UNTIDAR 5/2024, sebagaimana tabel berikut:Tabel VII-2 Konversi Rentang Nilai Angka ke Nilai Huruf dan Bobot NilaiRentang Nilai Angka Nilai Huruf Bobot Nilai86 – 100 A 481 – 85 AB 3.571 – 80 B 366 – 70 BC 2.561 – 65 C 256 – 60 CD 1.551 – 55 D 1≤ 50 E 07.4. Kelulusan Tugas AkhirMahasiswa dinyatakan lulus skripsi apabila telah:a. Menyelesaikan seluruh tahapan pelaksanaan skripsi sesuai SOP Fakultas Teknikb. Memenuhi seluruh komponen penilaian dari pembimbing dan pengujic. Menyerahkan laporan skripsi final yang telah disahkand. Mengunggah laporan skripsi ke repositori universitas sesuai ketentuan administrasi.
76BAB VIIIKODE ETIK DAN INTEGERITAS AKADEMIK8.1.Prinsip Etika IlmiahPelaksanaan Skripsi wajib menjunjung tinggi nilai-nilai kejujuran, objektivitas, keterbukaan, serta penghargaan terhadap karya ilmiah orang lain. Prinsip etika ilmiah menjadi landasan integritas akademik yang memastikan bahwa seluruh proses pengumpulan data, analisis, penulisan, dan pelaporan skripsi dilakukan secara jujur, transparan, dan bertanggung jawab.8.1.1 Kejujuran dan Keterbukaan IlmiahMahasiswa wajib menyampaikan data, hasil analisis, penggunaan metode, dan referensi secara jujur tanpa manipulasi. Setiap temuan atau kesimpulan yang dilaporkan harus didukung oleh bukti empiris dan sumber yang dapat dipertanggungjawabkan. Keterbukaan ilmiah mencakup kesediaan menjelaskan prosedur penelitian, metode analisis, serta batasan penelitian yang dilakukan.8.1.2 Objektivitas dan Tanggung JawabMahasiswa harus menjaga objektivitas pada seluruh tahapan penelitian dan tidak mengubah data atau hasil analisis untuk menyesuaikan dengan harapan tertentu. Tanggung jawab akademik meliputi pelaksanaan penelitian sesuai kaidah ilmiah, penerapan metodologi yang benar, serta pelaporan hasil secara lengkap dan akurat kepada dosen pembimbing dan penguji.8.1.3 Menghargai Karya Orang LainMahasiswa wajib memberikan pengakuan yang benar terhadap gagasan, teori, data, atau hasil penelitian pihak lain melalui sistem sitasi yang sesuai dengan standar penulisan akademik. Penggunaan perangkat lunak, model, gambar, atau data dari pihak ketiga harus disertai atribusi dan izin bila diperlukan.8.2.Antiplagiarisme dan Penggunaan AIEtika anti-plagiarisme dan penggunaan kecerdasan buatan (AI) menjadi bagian penting dalam menjaga keaslian karya akademik. Mahasiswa dilarang menyalin sebagian atau seluruh isi karya ilmiah, kode program, rancangan dan metode tanpa mencantumkan sumber
77secara benar.8.2.1 Sanksi PelanggaranHasil pemeriksaan similarity menggunakan perangkat lunak deteksi plagiarisme, seperti Turnitin, menjadi dasar verifikasi keaslian naskah tugas akhir. Batas toleransi similarity index yang diperbolehkan adalah maksimal 25%. Apabila hasil pemeriksaan melebihi batas tersebut, mahasiswa wajib melakukan revisi hingga memenuhi kriteria yangtelah ditetapkan. Pelanggaran yang dilakukan secara sengaja, termasuk kategori plagiarisme berat, dapat dikenakan sanksi akademik sesuai ketentuan Peraturan Rektor Universitas Tidar Nomor 5 Tahun 2024.8.2.2 Ketentuan penggunaan AI sebagai alat bantuKecerdasan buatan (AI) diperbolehkan digunakan sebagai alat bantu non-generatif, seperti untuk pemeriksaan tata bahasa, penyusunan format referensi, visualisasi data, atau simulasi teknis, selama tidak menggantikan proses berpikir ilmiah mahasiswa.Mahasiswa wajib mencantumkan penggunaan AI pada bagian metodologi atau catatan khusus dalam laporan, dengan menjelaskan jenis aplikasi serta fungsinya secara jelas. Penggunaan AI dilarang untuk menghasilkan konten utama, analisis, maupun kesimpulan tanpa validasi akademik dari mahasiswa dan pembimbing.8.2.3 Prosedur pemeriksaan keaslian karyaSebelum pelaksanaan ujian tugas akhir, mahasiswa wajib menyerahkan hasil pemeriksaan similarity dan AI Usage Statement kepada dosen pembimbing untuk diverifikasi. Dosen pembimbing bertanggung jawab memastikan keaslian data, kesesuaian rancangan skripsi, serta validitas hasil pengujian. Fakultas berwenang melakukan pemeriksaan ulang apabila ditemukan indikasi plagiarisme, duplikasi data, atau rekayasa hasil penelitian8.3.Sanksi AkademikSetiap bentuk pelanggaran terhadap prinsip etika ilmiah dan integritas akademik dikenakan sanksi sesuai dengan tingkat kesalahan, motif, serta dampaknya terhadap kualitas dan keaslian karya ilmiah. Pelanggaran tersebut mencakup, namun tidak terbatas pada, tindakan plagiarisme, manipulasi atau rekayasa data, pemalsuan tanda tangan, penggunaan kecerdasan buatan secara tidak etis, serta berbagai bentuk ketidakjujuran akademik lainnya
78yang terjadi selama proses bimbingan, penyusunan laporan, maupun saat pelaksanaan ujian tugas akhir.Penerapan sanksi dilakukan secara bertahap berdasarkan tingkat pelanggaran yang terbukti. Tahapan tersebut dapat berupa peringatan tertulis, penundaan jadwal ujian, pembatalan nilai mata kuliah tugas akhir, hingga penjatuhan skorsing akademik. Penetapan sanksi dilakukan oleh Dekan Fakultas Teknik berdasarkan rekomendasi resmi dari Ketua Program Studi setelah melalui proses evaluasi dan klarifikasi terhadap kasus pelanggaran.Mahasiswa yang menerima sanksi tetap memiliki hak untuk mendapatkan pembinaan akademik melalui kegiatan konsultasi etika ilmiah, pelatihan penulisan karya ilmiah yang sesuai standar, serta pendampingan lanjutan sebelum diberikan izin untuk melanjutkan atau mengulang proses penyusunan tugas akhir.8.4.Penegakan Integeritas AkademikFakultas Teknik Universitas Tidar memiliki komitmen kuat untuk membangun dan menegakkan budaya akademik yang berlandaskan kejujuran, keterbukaan, objektivitas, dan tanggung jawab. Penegakan integritas akademik dilakukan melalui sistem pembinaan berkelanjutan, pendampingan intensif kepada mahasiswa, serta pemeriksaan rutin terhadap seluruh kegiatan akademik yang berkaitan dengan tugas akhir.Dosen pembimbing dan dosen penguji memegang peran aktif sebagai pengawas integritas, memastikan bahwa setiap proses mulai dari perancangan, penelitian, analisis, hingga pelaporan dilaksanakan sesuai standar akademik yang berlaku. Mahasiswa diwajibkan menjunjung tinggi nilai-nilai “Berintegritas, Objektif, dan Profesional” dalam seluruh tahapan pelaksanaan skripsi, sehingga hasil karya yang dihasilkan tidak hanya memenuhi persyaratan akademik, tetapi juga mencerminkan etika ilmiah yang baik.
79