The words you are searching are inside this book. To get more targeted content, please make full-text search by clicking here.

Pramuka adalah singkatan dari Praja Muda Karana, yang artinya Orang Muda yang Suka Berkarya. Pramuka merupakan sebuah organisasi atau gerakan kepanduan (Boy Scout) yang menjadi wadah atau tempat dilakukannya proses pendidikan kepramukaan di Indonesia.

Discover the best professional documents and content resources in AnyFlip Document Base.
Search
Published by Gandis Ratna, 2020-09-18 01:55:33

KEPRAMUKAAN

Pramuka adalah singkatan dari Praja Muda Karana, yang artinya Orang Muda yang Suka Berkarya. Pramuka merupakan sebuah organisasi atau gerakan kepanduan (Boy Scout) yang menjadi wadah atau tempat dilakukannya proses pendidikan kepramukaan di Indonesia.

Keywords: Pramuka

E-BOOK KEPRAMUKAAN

Diajukan Untuk Memenuhi Tugas Penganti PPAB Luring

Disusun Oleh:
1. D. Saepul Anwar (1901819)
2. Annisa Fidya Z (1900428)

3. Dwi Aflaha (1900275)
4. Esantri (1909050)

5. Febby Rezqita A (1908146)
6. Fina Kurniati (1904533)
7. Frisil Octavia (1903766)

8. Gandis Ratna C K (1908823)
9. Indah Aulia A P (1902005)

10. Leli Patimah (1901673)
Reka Merauke

Recana Kelana Bayu – Purbasari
UPI Kampus Cibiru
2020

SEJARAH
PRAMUKA DUNIA

Awal tahun 1908 Baden Powell menulis pengalamannya untuk acara latihan kepramukaan
yang dirintisnya. Kumpulan tulisannya ini dibuat buku dengan judul “Scouting For Boys”.
Buku ini cepat tersebar di Inggris dan negara-negara lain yang kemudian berdiri organisasi
kepramukaan yang semula hanya untuk laki-laki dengan nama Boys Scout.
Tahun 1912 atas bantuan adik perempuan beliau, Agnes didirikan organisasi kepramukaan
untuk wanita dengan nama Girl Guides yang kemudian diteruskan oleh istri beliau.
Tahun 1916 berdiri kelompok pramuka usia siaga dengan nama CUB (anak serigala) dengan
buku The Jungle Book karangan Rudyard Kipling sebagai pedoman kegiatannya. Buku ini
bercerita tentang Mowgli si anak rimba yang dipelihara di hutan oleh induk serigala.
Tahun 1918 beliau membentuk Rover Scout bagi mereka yang telah berusia 17 tahun. Tahun
1922 beliau menerbitkan buku Rovering To Success (Mengembara Menuju Bahagia). Buku
ini menggambarkan seorang pemuda yang harus mengayuh sampannya menuju ke pantai
bahagia.
Tahun 1920 diselenggarakan Jambore Dunia yang pertama di Olympia Hall, London. Beliau
mengundang pramuka dari 27 Negara dan pada saat itu Baden Powell diangkat sebagai Bapak
Pandu Sedunia (Chief Scout of The World).
Tahun 1924 Jambore II di Ermelunden, Copenhagen, Denmark
Tahun 1929 Jambore III di Arrow Park, Birkenhead, Inggris
Tahun 1933 Jambore IV di Godollo, Budapest, Hongaria
Tahun 1937 Jambore V di Vogelenzang, Blomendaal, Belanda
Tahun 1947 Jambore VI di Moisson, Perancis
Tahun 1951 Jambore VII di Salz Kamergut, Austria

Tahun 1955 Jambore VIII di sutton Park, Sutton Coldfild, Inggris
Tahun 1959 Jambore IX di Makiling, Philipina
Tahun 1963 Jambore X di Marathon, Yunani
Tahun 1967 Jambore XI di Idaho, Amerika Serikat
Tahun 1971 Jambore XII di Asagiri, Jepang.
Tahun 1975 Jambore XIII di Lillehammer, Norwegia
Tahun 1979 Jambore XIV di Neishaboor, Iran tetapi dibatalkan
Tahun 1983 Jambore XV di Kananaskis, Alberta, Kanada
Tahun 1987 Jambore XVI di Cataract Scout Park, Australia
Tahun 1991 Jambore XVII di Korea Selatan
Tahun 1995 Jambore XVIII di Belanda
Tahun 1999 Jambore XIX di Chili, Amerika Selatan
Tahun 2003 Jambore XX di Thailand
Tahun 1914 beliau menulis petunjuk untuk kursus Pembina Pramuka dan baru dapat
terlaksana tahun 1919. Dari sahabatnya yang bernama W.F. de Bois Maclarren, beliau
mendapat sebidang tanah di Chingford yang kemudian digunakan sebagai tempat pendidikan
Pembina Pramuka dengan nama Gilwell Park.
Tahun 1920 dibentuk Deewan Internasional dengan 9 orang anggota dan Biro Sekretariatnya
di London, Inggris dan tahun 1958 Biro Kepramukaan sedunia dipindahkan dari London ke
Ottawa Kanada. Tanggal 1 Mei 1968 Biro kepramukaan Sedunia dipindahkan lagi ke
Geneva, Swiss.
Sejak tahun 1920 sampai 19 Kepala Biro Kepramukaan Sedunia dipegang berturut-turut oleh
Hebert Martin (Inggris). Kolonel J.S. Nilson (Inggris), Mayjen D.C. Spry (Kanada) yang
pada tahun 1965 diganti oleh R.T. Lund 1 Mei 1968 diganti lagi oleh DR. Laszio Nagy
sebagai Sekjen.
Biro Kepramukaan sedunia Putra mempunyai 5 kantor kawasan yaitu Costa Rica, Mesir,
Philipina, Swiss dan Nigeria. Sedangkan Biro kepramukaan Sedunia Putri bermarkas di
London dengan 5 kantor kawasan di Eropa, Asia Pasifik, Arab, Afrika dan Amerika Latin.

SEJARAH
PRAMUKA INDONESIA

Sejarah gerakan pramuka di Indonesia dimulai sejak tahun 1912. Cikal bakal pramuka
Indonesia adalah didirikannya organisasi Nederlandsche Padvinders Organisatie (NPO)
bentukan Belanda. Kemudian pada tahun 1916, organisasi tersebut berganti nama menjadi
Nederlands-Indische Padviders Vereeniging (NIPV). Istilah Padvinders merujuk kepada
istilah untuk organisasi Pramuka yang ada di negeri Belanda. Penggunaan istilah Padvindery
kemudian sempat mendapat larangan dari Belanda. Para tokoh nasional Indonesia kemudian
mengganti istilah Padvindery dengan Pandu atau Kepanduan.
Pada tahun 1916, dibentuklah organisasi kepemudaan bentukan bangsa Indonesia bernama
Javaansche Padviders Organisatie yang diprakarsai oleh S.P. Mangkunegara VII. Usai
peristiwa Sumpah Pemuda, kian banyak organisasi kepanduan yang dibentuk, baik
bernafaskan nasionalis atau keagamaan. Banyaknya organisasi kepanduan Indonesia
membuat dibentuklah Persaudaraan Antara Pandu Indonesia (PAPI) pada tanggal 23 Mei
1928, yang mewadahi organisasi-organisasi tersebut. Pada 1930, PAPI melebur menjadi
Kepanduan Bangsa Indonesia (KBI) yang dirintis oleh tokoh-tokoh organisasi lain. PAPI
kemudian berkembang menjadi Badan Pusat Persaudaraan Kepanduan Indonesia (BPPKI)
pada bulan April 1938. Untuk menggalang kesatuan dan persatuan, BPPKI mengadakan
“Perkemahan Kepanduan Indonesia Oemoem” disingkat PERKINO dan dilaksanakan pada
tanggal 19-23 Juli 1941 di Yogyakarta.
Saat masa penjajahan Jepang, gerakan kepanduan sempat dilarang untuk bediri. Meski begitu
semangat kepanduan tetap menyala di dada para anggotanya. Barulah usai proklamasi

kemerdekaan, tokoh kepanduan Indonesia membentuk Panitia Kesatuan Kepanduan
Indonesia untuk pembentukan satu wadah organisasi kepanduan di Indonesia. Diadakanlah
Kongres Kesatuan Kepanduan Indonesia pada tanggal 27-29 Desember 1945 di Surakarta
dengan hasil terbentuknya Pandu Rakyat Indonesia, yang kemudian diakui pemerintah
sebagai satu-satunya organisasi kepanduan lewat keputusan Menteri Pendidikan, Pengajaran
dan Kebudayaan pada 1 Februari 1947.
Pada akhirnya, keputusan tersebut dianulir sehingga kelompok lain bisa membuka organisasi
kepanduan baru dan Pandu Rakyat Indonesia bukan lagi satu-satunya organisasi kepanduan
di Indonesia. Di awal 60an, diperkirakan ada lebih dari 100 organisasi kepanduan di
Indonesia. Keseluruhan organisasi kepanduan yang ada bernaung pada 3 federasi utama,
yakni Ikatan Pandu Indonesia (IPINDO) bagi anggota pandu pria serta PKPI (Persatuan
Kepanduan Puteri Indonesia) dan POPPINDO (Persatuan Organisasi Pandu Puteri Indonesia)
untuk organisasi pandu wanita.
Baru pada tahun 1961, Gerakan Pramuka akhirnya lahir. Hal ini dilatarbelakangi kian
banyaknya organisasi kepanduan yang ada. Pada tanggal 14 Agustus 1961, dilakukan
pelantikan Mapinas, Kwarnas dan Kwarnari di Istana Negara, serta penganugerahan Panji-
Panji Gerakan Pramuka. Tanggal 14 Agustus kemudian diperingati sebagai Hari Pramuka.

BADEN POWELL

Robert Stephenson Smyth Baden-Powell, Baron I Baden-Powell Gilwell, adalah seorang
tentara Inggris dan penemu the Boy Scouts, lahir di London, dan merupakan lulusan
Charterhouse School. Bergabung dengan Pasukan Hussars Ke-13 di India pada tahun 1876.
Dari 1888 sampai 1895, BP sukses bertugas, di India, Af-ghanistan, Zulu, dan Ashanti.
.Sebelum dan semasa Perang Boer, BP bertugas sebagai perwira staff dari Pasukan Kerajaan
Inggris (1896-1897), menjadi kolonel dari Pasukan Berkuda, Afrika Selatan, dan letnan
kolonel dari Pengawal Naga ke-5 (5th Dragon Guards, 1897-1899). Karena keberanian dan
pengabdiannya selama mempertahankan Kota Mafikeng (dulu Mafeking) dari kepungan
musuh, dipromosikan menjadi mayor jendral. Baden-Powell kemudian kembali ke Inggris,
pada tahun 1908 BP menjadi letnan jendral. Dianugerahi gelar kesatria tahun 1909, kemudian
pensiun dari dinas militer pada tahun berikutnya. BP membentuk the Boys Scouts di tahun
1908, dan dua tahun berikutnya BP membantu mendirikan the Girl Guides, organisasi serupa
untuk para anak-anak dan remaja putri. Selama Perang Dunia I.
BP bersama saudara-saudaranya bertambah akrab sepeninggal ayahnya, yang meninggal
pada tanggal 11 Juni 1860. Pada usia 3 tahun Baden-Powell telah jadi seorang anak yatim.
Sehingga dari sejak usia masih sangat muda, Baden-Powell dituntut untuk dapat hidup
mandiri.
Baden-Powell telah berusaha untuk hidup mandiri dengan hanya didukung oleh kekerasan
hati serta keteguhan ibundanya yang tercinta Ny. Henrietta Grace.

Baden-Powell sejak kecil sudah banyak mengagumi karya-karya ilmuwan terkenal pada
zamannya, seperti Charles Darwin, Babbage, George Elliot, G.H. Lewes, dan James
Martineau' . Baden-Powell adalah seorang yang bertipe pekerja keras, beliau tidak mudah
putus asa dan penolong. Hal tersebut dapat terlihat pada sebuah tulisan Baden-Powell, dalam
sebuah suratnya kepada ibundanya.
Setelah menemui banyak kesulitan dalam memilihkan sekolah yang tepat untuk Baden-
Powell seperti Rugby atau Eton, akhirya Ny. Henrietta Grace memasukkan Baden-Powell ke
harterhouse School di tahun 1870.
Di Charterhouse, Bad -Powell sangat populer, selain pandai dalam belajar hingga Baden-
Powell meraih beasiswa, Baden-Powell Juga mengikuti banyak kegiatan ekstra seperti :
1) Marching Band,
2) Klub menembak (Rifle Corps)
3) Teater, kegemarannya ini terus digeluti hingga sering tampil dalam berbagai pementasan
drama bersama sahabatnya Kenneth Mc Laren
4) Melukis dan menggambar, gambar/illustrasi selalu mengisi berbagai karya tulisnya.
5) Kiper kesebelasan Charterhouse.
Di Charterhouse School inilah Baden-Powell mendapat julukan lainya, yaitu 'Bathing-
Tows!'.
Di usia 19 tahun, Baden-Powell menamatkan sekolah di Charterhouse School. Kemudian
Baden-Powell memutuskan untuk bergabung dengan dinas kemiliteran, atas bantuan
pamannya Kolonel Henry Smyth, komandan dari Royal Military Academy di Woolwich.
Kemudian setelah lulus dari akademi militer tersebut Baden-Powell ditempatkan di India,
dengan pangkat pembantu lestnan.
Pengalaman Baden-Powell di ketentaraan inilah yang nantinya akan banyak mempengaruhi
perkembangan berdirinya gerakan kepanduan di Inggris.
Selain itu Baden-Powell juga terkenal sebagai orang yang pandai bergaul dan banyak
kawannya. Salah seorang sahabatnya yang terdekat adalah Kenneth Mc Laren. Kebersamaan
mereka telah menghasilkan banyak pengalaman baik dalam kedinasan, pementasan drama.
maupun perburuan hewan liar (babi hutan).

Setelah sempat berpindah-pindah. dari satu kota ke kota lain. dari satu daerah ke daerah lain.
bahkan dari satu negara ke negara yang lain. Baden-Powell akhirnya bertugas di Mafeking.
sebuah kota di pedalaman Afrika Selatan. Kota inilah yang membuat nama BP menjadi
terkenal dan menjadi pahlawan bangsanya. karena jasa-jasanya dalam memimpin pertahanan
Kota Mafeking terhadap pengepungan bangsa Boer
Selama kurang lebih 217 hari (dari tanggal 13 Oktober 1899 sampai tanggal 18 Mei 1900).
Karena jasa-jasanya ter sebut , pangkat Baden-Powell dinaikkan menjadi Mayor Jendral.
Berita tersebut kemudian sampai juga ke Inggris. membuat seluruh keluarga Baden-Powell
bangga.
Selama bertugas di Afrika. Baden-Powell banyak melakukan petualangan sehingga
pengalaman-pengalamannya makin bertambah. Karena keberaniannya. Baden-Powell
mendapat julukan IMPEESA dari suku-suku setempat seperti Zulu, Ashanti. dan Metabele.
Impeesa mempunyai arti "Srigala yang tidak pernah tidur", Hal ini disebabkan karena sifat
waspada, cekatan, dan keberanian Baden-Powell (termasuk tindakan mengambil kalung
manik-manik milik Raja Dinuzulu).
Raja Dinuzulu. adalah raja Zulu dari 1884 -1889. raja yang merupakan putra Raja Zulu
Cetshwayo. beraliansi dengan para Afrikaners (orang kulit putih keturunan Belanda) dan
bersengketa dengan sepu punya, Zibhebhu yang didukung Inggris. Dinuzulu lalu dituduh
bersalah melakukan pengkhianatan sehingga diasingkan selama 10 tahun. Dibebaskan tahun
1910. Karena dianggap tidak bersalah. Dinuzulu akhirnya meninggal tahun 1913.
Pada tahun 1901. Baden-Powell kembali ke tanah airnya, Inggris dengan disambut besar-
besaran sebagai salah satu pahlawan bangsanya. Kemudian BP sempat pula menulis
pengalaman-pengalamannya dalam buku Aids To Scouting".
Kemudian Pada tahun 1907 Baden-Powell mendapatkan undangan dari perkumpulan Boys
Brigade untuk mengisahkan pengalaman-pengalamannya selama di Afrika khususnya dan
selama di dinas ketentaraan pada umumnya. dalam sebuah perkemahan yang diikuti 20 orang
anggotanya. Perkemahan pertama tersebut diselenggarakan di Pulau Brownsea (Brownsea
Island).

Baden-Powell pada tahun 1908 menulis buku Scouting For Boys, sebuah mahakarya" yang
sangat spektakuler. Buku inilah yang mengakibatkan perkembangan kepanduan menjadi
semakin besar. Buku ini menyebar di seluruh daratan Eropa sampai ke daerah-daerah jajahan.
Pada tahun 1910, Baden-Powell meletakkan jabatannya di dinas ketentaraan dengan pangkat
terakhirnya adalah Letnan Jendral. Mulailah Baden-Powell berkonsentrasi penuh untuk
mengembangkan kepanduan ke seluruh dunia.
Pada tahun 1912, Baden-Powell mengadakan perjalanan keliling dunia untuk menemui para
pandu di berbagai negara. Baden-Powell menikah dengan Olave St. Clair Soames (Lady
Baden-Powell) pada tahun tersebut, dan kemudian dikaruniai tiga orang anak yaitu Peter,
Heather dan Betty.
Pada tahun 1920, para pandu sedunia berkumpul di Olimpia, London, Inggris dalam acara
Jambore Dunia yang pertama. Pada hari terakhir kegiatan jambore tersebut (6 Agustus 1920)
Baden-Powell diangkat sebagai Chief Scout Of The World atau Bapak Pandu Sedunia.
Baden-Powell juga dianugerahi gelar Lord Baden-Powell Of Gilwell, dengan julukan Baron
oleh Raia George V.
Setelah berkeliling dunia, termasuk mengunjungi Batavia (sekarang Jakarta) pada tanggal 3
Desember 1934, sepulangnya dari meninjau Jambore di Australia", BP beserta Lady Baden-
Powell menghabiskan masa-masa akhirnya tinggal di Inggris (sekitar tahun 1935-1938).
Kemudian Baden-Powell kembali ke tanah yang amat dicintainya, Afrika.
Dan BP menghabiskan masa tuanya di Nyeri, Kenya. Beliau akhirnya, wafat pada tanggal 8
Januari 1941 dan dengan diantar di atas kereta yang ditarik oleh para pandu yang sangat
mencintainya ke tempat peristirahatan terakhir.

SANDI MORSE

Istilah Sandi Morse diambil dari nama belakang penemunya, yakni Samuel Finley Breese
Morse alias Samuel Morse. Ia lahir di Charlestown, Massachusetts, Amerika Serikat, tanggal
27 April 1791. Selain sebagai ilmuwan atau penemu, Samuel juga dikenal sebagai pelukis
yang cukup terkenal kala itu.
Kode morse adalah sistem representasi huruf, angka, dan tanda baca dengan
menggunakan sinyal kode. Kode Morse diciptakan oleh Samuel F.B. Morse dan Alfred
Vail pada tahun 1835. Kode morse adalah contoh bentuk komunikasi digital awal. Sandi
morse yang telah ada terus dikembangkan dengan menambahkan beberapa kode untuk
tanda baca yang juga telah disepakati dalam dunia internasional.
Sejarah sandi morse Pada zaman dahulu, sebelum penemuan telegraf, sebagian besar
pengiriman pesan pesan jarak jauh dikirim oleh kurir dengan cara dihafal atau dibawa secara
tertulis. Sebagian pesan yang lain dikirim menggunakan sandi atau kode semafor
(semaphore) yaitu kode huruf, angka dengan menggunakan bendera atau alat-alat lain.
Suatu kemudian, muncullah sistem mekanis yang dinamakan telegraf semafor. Akan tetapi,
sistem ini harus dilakukan dengan jarak yang cukup dekat supaya penerima melihat pesan si
pengirim. Kekurangannya yaitu, sistem ini tidak dapat digunakan pada malam hari.
Pada tahun 1838, Samuel Morse dan asistennya , Alfred Vail, mendemonstrasikan perangkat
telegraf dengan menciptakan kode alfabet khusus yang kemudian dikenal sebagai kode
morse, atau sandi morse.
Pesan telegraf yang berupa morse dikiirm dengan mengetuk kode untuk setiap alfabet huruf
dalam bentuk garis ( – ) sebagai sinyal pannjang dan titik ( . ) sebagai sinyal pendek.

SANDI KOTAK

Pada tahun 3000 SM era kerajaan Babilonia, para arkeolog menemukan tulisan cuneiform.
Tulisan berupa kode rahasia ini ditulis di atas kepala seorang budak yang telah dicukur dan
ditempatkan sampai rambut budak tersebut tubuh kembali. Jika telah tumbuh barulah pesan
ini disampaikan pada si penerima. Sesampainya di tempat si penerima, rambut si budak itu
kemudian dicukur kembali untuk melihat isi pesan yang telah dibuat. Metode ini dirasa cukup
rumit, namun lumayan berhasil untuk mengecoh lawan pada saat itu.
Adapun seorang kaisar bernama Julius Caesar membuat sandi dengan cara sistem loncat
dalam huruf romawi. Misalnya jika ia ingin menuliskan huruf A maka ditulis menjadi F, dari
lA loncat lima huruf menjadi F dan seterusnya sampai menjadi kalimat. Hingga kini pun
sandi masih sering digunakan ungtuk mengirim pesan tertentu yang bersifat rahasia. Tidak
hanya itu, sistem per bankan pun menggunakan sandi, bahkan ponsel seluler juga ikut
menggunakan sandi demi menjaga privasi.
Pada awalnya adanya sandi ini dikemukakan oleh para pahlawan yang ada pada zaman
dahulu yang selama hidupnya kerap melakukan perjalanan dengan berkelana dan selalu
berpindah-pindah tempat. Sehingga dengan begitu yang mendorong mereka untuk,
menggunakan suatu komunikasi yang bersifat rahasia sehingga tidak akan diketahui oleh
lawan. Kemudian mereka mulai menciptakan suatu sandi agar dapat mengelabui semua para
musuh-musuhnya. Ada beberapa sandi, salah satunya adalah sandi kotak. Dinamakan sandi
kotak karena huruf-huruf yang menjadi kode terdapat dalam sebuah kotak yang berbentuk
menyilang dan vertikal horizontal yang terdiri dari sembilan kotak. Penggunaan sandi kotak
satu adalah dengan cara memecah kotak-kotak baik yang berbentuk vertikal horizontal
maupun menyilang.

TALI TEMALI

Dalam tali temali kita sering mencampuradukkan antara tali, simpul dan ikatan. Hal ini
sebenarnya berbeda sama sekali. Tali adalah bendanya. Simpul adalah hubungan antara tali
dengan tali. Ikatan adalah hubungan antara tali dengan benda lainnya, misal kayu, balok,
bambu dan sebagainya.
Macam simpul dan kegunaannya
1. Simpul ujung tali
Gunanya agar tali pintalan pada ujung tali tidak mudah lepas
2. Simpul mati
Gunanya untuk menyambung 2 utas tali yang sama besar dan tidak licin
3. Simpul anyam
Gunanya untuk menyambung 2 utas tali yang tidak sama besarnya dan dalam keadaan kering
4. Simpul anyam berganda
Gunanya untuk menyambung 2 utas tali yang tidak sama besarnya dan dalam keadaan basah
5. Simpul erat
Gunanya untuk memendekkan tali tanpa pemotongan
6. Simpul kembar
Gunanya untuk menyambung 2 utas tali yang sama besarnya dan dalam keadaan licin
7. Simpul kursi
Gunanya untuk mengangkat atau menurunkan benda atau orang pingsan
8. Simpul penarik
Gunanya untuk menarik benda yang cukup besar

9. Simpul laso
Untuk gambar macam-macam simpul dapat dilihat di bawah ini

Macam Ikatan dan Kegunaannya
1. Ikatan pangkal
Gunanya untuk mengikatkan tali pada kayu atau tiang, akan tetapi ikatan pangkal ini dapat
juga
digunakan untuk memulai suatu ikatan.
2. Ikatan tiang

Gunanya untuk mengikat sesuatu sehingga yang diikat masih dapat bergerak leluasa
misalnya
untuk mengikat leher binatang supaya tidak tercekik.
3. Ikatan jangkar
Gunanya untuk mengikat jangkar atau benda lainnya yang berbentuk ring.
4. Ikatan tambat
Gunanya untuk menambatkan tali pada sesuatu tiang/kayu dengan erat, akan tetapi mudah
untuk melepaskannya kembali. Ikatan tambat ini juga dipergunakan untuk menyeret balik
dan bahkan ada juga dipergunakan untuk memulai suatu ikatan.
5. Ikatan tarik
Gunanya untuk menambatkan tali pengikat binatang pada suatu tiang, kemudian mudah
untuk
membukanya kembali. Dapat juga untuk turun ke jurang atau pohon.
6. Ikatan turki
Gunanya untuk mengikat sapu lidi setangan leher
7. Ikatan palang
8. Ikatan canggah
9. Ikatan silang
10. Ikatan khaki tiga
Untuk gambar macam-macam ikatan dapat dilihat di bawah ini.



PPPK / P3K

PENGERTIAN P3K
PPPK (First Aid) adalah upaya pertolongan dan
perawatan sementara terhadap korban
kecelakaan sebelum mendapat pertolongan
yang lebih sempurna dari dokter atau
paramedik. Berarti pertolongan tersebut bukan
sebagai pengobatan atau penanganan yang
sempurna, tetapi hanyalah berupa pertolongan
sementara yang dilakukan oleh petugas P3K (petugas medik atau orang awam)
yang pertama melihat korban.
TUJUANP3K
Tujun P3K di bagi 4 antara lain :
1.Mencegah kematian
2.Mencegah cacat yang lebih berat
3.Mencegah infeksi
4.Mengurangi rasa sakit dan rasa takut

Tindakan P3K yang dilakukan dengan benar akan mengurangi cacat atau
penderitaan dan bahkan menyelamatkan korban dari kematian, tetapi bila
tindakan P3K dilakukan tidak baik malah bisa memperburuk akibat
kecelakaan bahkan membunuh korban.
PRINSIPP3K
Beberapa prinsip yang harus ditanamkan pada jiwa petugas P3K apabila
menghadapi kecelakaan adalah sebagai berikut ini:
1.Bersikaplah tenang, jangan panik. Anda diharap menjadi penolong bukan
pembunuh atau menjadi korban selanjutnya (ditolong).
2.Gunakan mata dengan jeli, setajam mata elang (mampu melihat burung kecil
diantara dedaunan), kuatkan hatimu/ tega melakukan tindakan yang

membuat korban menjerit kesakitan sementara demi keselamatannya,
lakukan gerakan dengan tangkas dan tepat tanpa menambah kerusakan.
(“Eagle eyes –Lion heart –Ladies hand”)

3.Perhatikan keadaan sekitar kecelakaan cara terjadinya kecelakaan, cuaca
dan sebagainya

4.Perhatikan keadaan penderita apakah pingsan, ada perdarahan dan luka,
patah tulang, merasa sangatkesakitan

5.Periksa pernafasan korban. Kalau tidak bernafas, periksa dan bersihkan
jalan nafas lalu berikan pernafasan bantuan (A, B = Airway, Breathing
management)
6.Periksa nadi/ denyut jantung korban. Kalau jantung berhenti, lakukan pijat
jantung luar. Kalau ada perdarahan massif segera hentikan (C = Circulatory
management)
7.Apakah penderita Shock? Kalau shock cari dan atasi penyebabnya

8.Setelah A, B, dan C stabil, periksa ulang cedera penyebab atau penyerta.
Kalau ada fraktur (patah tulang lakukan pembidaian pada tulang yang patah).
Janagn buru-buru menmindahkan atau membawa ke klinik atau rumah sakit
sebelum tulang yang patah dibidai.

9.Sementara memberikan pertolongan, anda juga harus menghubungi petugas
medis atau rumah sakit rujukan.
Setiap menemukan korban yang baru mati dengan tidak sewajarnya tanpa
mengetahui penyebab kematian, maka urutan langkah penanganan harus
baku menurut urutan A, B dan C sesuai kedaruratan penyebab kematian
korban.
FRAKTUR TULANG PAHA BAGIAN ATAS
1.Sebelum memasang bidai usahakan meluruskan tulang seanatomis
mungkin
2.Pasang bidai luar dari tumit hingga pinggang
3.Pasang bidai dalam dari tumit hingga selangkangan
4.Ikat dengan pembalut dasi lipatan 2 kali diatas dan diawah bagian yang
patah
5.Tulang betis diikat dengan pembalut dasi lipatan 1 kali
6.Kedua lutut diikat dengan pembalut dasi lipatan 2 kali
7.Tumit diikat dengan pembalut dasi lipatan 3 kali
8.Bagian yang patah ditinggikan

FRAKTUR TULANG PAHA BAGIAN BAWAH
1.Pasang bidai luar dan dalam sepanjang tungkai
2.Pasang bidai dalam dari tumit hingga selangkangan
3.Ikat dengan pembalut dasi lipatan 2 kali diatas dan diawah bagian yang
patah
4.Tulang betis diikat dengan pembalut dasi lipatan 1 kali

5.Kedua lutut diikat dengan pembalut dasi lipatan 2 kali
6.Tumit diikat dengan pembalut dasi lipatan 3 kali
7.Bagian yang patah ditinggikan

FRAKTURTUNGKAI BAWAH
1.Pasang bidai yang sudah dibungkus selimut dari tumit sampai paha bagian
bawah
2.Berikan bantalan dibawah lutut dan pergelangan kaki

FRAKTUR TULANG LEHER
1.Sangat berbahaya karena didalamnya ada MS(Medula spinalis/ SSTB) dan
pembuluh darah
2.Cegah terjadinya shock
3.Bersihkan jalan nafas
4.Pasang Colar spine (penyangga leher)
5.Angkat ke atas tandu (Stretcher)
6.Baringkan dengan dipasang ganjal sekeliling leher

LUKA GIGITAN ANJING GILAAnjing gila bergerak tanpa tujuan dan tanpa
arah sehingga sering menabrak dan menggigit sesuatu yang menghalanginya,
tidak mengenal tuannya lagi, badan sedikit membungkuk dan ekor jatuh, lidah
menjulur dan mengeluarkan lendir dan takut air. Penyakit gila anjing
disebabkan virus Rabies, dan penularannya ke anjing atau mahkluk lain
termasuk manusia adalah lewat ludah yang mengandung virus rabies masuk
ke dalam darah lewat luka gigitan. Tindakan P3K:
1.Bersihkan luka dengan air dan sabun dibawah keran yang mengalir deras.
Virus akan larut pada sabun dan dibuang oleh air yang mengalir.
2.Tutup luka dengan kain kasa steril dan balut
3.Bawa segera ke rumah sakit
4.Upayakan menangkap dan mengamati anjing tersebut selama 2 minggu

LANGKAH MENANGGANI SHOCKAda 2 langkah untuk menanggani Shock,
antara lain :
1.Mengenali gejala dan tanda shock
2.Mencari penyebab (Penyebab: hipovolemik, kardiogenik, neurogenik, septic).
Hati-hati pada tension pneumothorax dapat terjadi gangguan pengembalian
darah ke jantung (venous return) yang mengakibatkan shock. Hal ini menjadi
pertimbangan bila terjadi cedera diatas diafragma. Shock neurogenik terjadi
karena cedera berat pada system syaraf pusat atau medulla spinalis, tetapi
shock tidak terjadi hanya karena cedera otak saja. Shock karena cedera berat
medulla spinalis terjadi karena vasodilatasi ataupun hipovolemia relative. Shoc
septic jarang terjadi kecuali penderita cedera yang terlambat ditangani.
Penyebab shock yang paling sering adalah perdarahan.

SEMAPHORE

Seorang yang sedang memeragakan gerakan semaphore
Semaphore adalah suatu cara untuk mengirim dan menerima berita dengan menggunakan
bendera, dayung, batang, tangan kosong atau dengan sarung tangan. Informasi yang didapat
dibaca melalui posisi bendera atau tangan. Namun kini yang umumnya digunakan adalah
bendera, yang dinamakan bendera semaphore. Pengiriman sandi melalui bendera semaphore
ini menggunakan dua bendera, yang masing-masing bendera tersebut berukuran 45 cm x 45
cm. Bentuk bendera yang persegi merupakan penggabungan dua buah segitiga sama kaki
yang berbeda warna. Warna yang digunakan sebenarnya bisa bermacam-macam, namun
yang lazim digunakan adalah warna merah dan kuning, dimana letak warna merah selalu
berada dekat tangkai bendera. Pada awal abad ke 19, semaphore digunakan dalam
komunikasi kelautan.
Sejarah
Semaphore merupakan salah satu bentuk isyarat menggunakan bendera yang lazim
digunakan ketika perang sipil di Amerika Serikat. Ketika itu bendera yang digunakan
berwarna putih dan oranye serta hanya terdiri dari satu bendera saja. Orang yang ditugaskan
melakukan isyarat bendera ini biasanya berdiri di sebuah tempat yang tinggi atau di lantai
yang tingginya sekitar 2-3 meter dari permukaan tanah semaphore
Semaphore Modern
Semaphore kini menggunakan dua bendera yang berbentuk persegi, yang akan digunakan
oleh pengirim sinyal untuk melakukan posisi-posisi yang bisa diterjemahkan menjadi huruf
dan angka. Sebenarnya warna bendera tergantung asal pesan itu dikirimkan, jika dikirimkan
dari laut, maka benderanya berwarna merah dan oranye, jika dikirimkan dari darat maka

bendera akan berwarna biru dan putih. Di Indonesia bendera yang biasa digunakan dalam
kegiatan kepramukaan berwarna merah dan oranye. Namun sebenarnya warna bendera itu
sendiri tidaklah terlalu penting, itu hanya merupakan pertanda agar pesan lebih mudah
ditangkap.
Penggunaan Semaphore dalam Pramuka
Di Indonesia, semaphore biasa diterapkan sebagai salah satu keahlian yang harus dimiliki
dalam kegiatan pramuka. Biasanya kegiatan semaphore ini diajarkan sejak dalam level
pramuka siaga dan merupakan keterampilan yang dipraktekan pada acara perkemahan.
Namun seiring dengan semakin redupnya kegiatan pramuka di Indonesia, maka keterampilan
semaphore ini pun semakin jarang dikenal orang.
Karakter

Berikut ini adalah simbol-simbol dalam semaphore yang diartikan menjadi huruf dan angka

Untuk membuat sandi angka, sebelum memulai sandi maka harus diawali dengan sandi
“Nomor” dan jika ingin kembali membuat sandi huruf maka harus membuat sinyal “J”

Beberapa sandi lainnya yang biasa digunakan dalam semaphore adalah;

1. U-R : berita siap dimulai 6. R : dapat menerima dengan baik

2. K : siap menerima berita 7. A-S : tunggu

3. E (8 kali) : error / ada kesalahan 8. M-K : geser kanan

4. I-N-I : ulangi 9. M-L : geser kiri.

5. A-R : berita selesai

PERKEMAHAN

Berkemah adalah sebuah kegiatan rekreasi di luar ruangan. Kegiatan ini umumnya
dilakukan untuk beristirahat dari ramainya perkotaan, atau dari keramaian secara umum,
untuk menikmati keindahan alam. Berkemah biasanya dilakukan dengan menginap di lokasi
perkemahan, dengan menggunakan tenda, di bangunan primitif, atau tanpa atap sama sekali.
Perkemahan dalam pramuka bertujuan untuk membangun keberanian siswa, lebih dekat dan
mengenal alam, serta memiliki rasa tanggung jawab dan solidaritas yang tinggi kepada
sesama.

A. Tujuan Berkemah
1. Mengembangkan taqwa kepada tuhan yang maha esa
2. Mengembangkan kepribadian dan jiwa wirasasta
3. Meningkatkan keterampilan dan pengetahuan
4. Mengumpulkan data-data dan informasi untuk pengguna lebih lanjut
5. Rekreasi yang sehat
6. Kebaktian kepada masyarakat
7. Penelitian terhadap suatu objek tertentu

B. Manfaat Berkemah
Camping yang dilaksanakan dengan baik akan mengahasilkan manfaat yang sangat
besar dalam pembentukan jasmani dan rohani bagi pelaku, manfaat-manfaat itu
antara lain:
1. Mempertebal iman dan taqwa kepada tuhan Yang Maha Esa
2. Mengembangkan demokrasi, gotong royong, kerja sama dan setia kawan
3. Mengembangkan skill kepemimpinan
4. Menumbuhkan tasa cinta alam, pemeliharaan terhadap lingkungan
5. Mengembangkan berbagai macam keterampilan
6. Mempertinggi kehalusan rasa dan disiplin pribadi
7. Mengembangkan dan meningkatkan pengetahuan kesehatan, gizi dan
pengawetan makanan
8. Mengembangkan dan memperteguh kepercayaan pada diri sendiri
9. Mengembangkan rasa cinta tanah air, dan membina persatuan dan kesatuan
bangsa

10. Mempermudah untuk bersosialisasi
11. Merupakan sarana rekreasi yang sehat
12. Memperluas pengetahuana tentang alam secara langsung

C. Macam-macam Berkemah
1. Ditinjau dari Lamanya Waktu
• Perkemahan Satu Hari (Persari).
• Perkemahan Sabtu Malam Minggu (Persami).
• Perkemahan lebih dari tiga hari.

2. Ditinjau dari Tempat Pelaksanaannya
• Perkemahan Menetap
• Perkemahan Safari (Berpindah-pindah)

3. Ditinjau dari Tujuannya
• Kemah Bakti. Seperti; Perkemahan Wirakarya (PW).
• Kemah Pelantikan. Seperti; Perkemahan Pelantikan Tamu Ambalan,
Pelantikan Bantara dan lain-lain
• Kemah Lomba. Seperti; Olah Terampil, WRC.
• Kemah Rekreasi.
• Kemah Jambore.
• Kemah Riset/Penelitian

4. Ditinjau berdasarkan jumlah pesertanya
• Perkemahan satu regu/sanggar
• Perkemahan satu Pasukan/Ambalan/Racana
• Perkemahan tingkat : Ranting/Cabang/Daerah/Nasional/Regional/Dunia.

D. Pelaksanaan Berkemah
Untuk suatu perkemahan yang baik, maka prosedur yang harus ditempuh adalah :
1. Persiapan
• Penentuan waktu, tempat, tujuan dan biaya
• Pengadaan peralatan dan perbekalan, peninjauan ke daerah berkemah
• Ijin orang tua peserta dan ijin memberitahukan kepada penguasa
setempat
• Pembentukan panitia/staf pelaksana
• Memantapkan kesiapan mental fisik, dan ketrampilan

2. Pelaksana
• Pemimpin perkemahan sebagai penanggung jawab
• Pembantu-pembantu dari pembina pramuka

• Panitia/staf pelaksana sesuai keperluanPembagian tugas pendayagunaan

3. Acara
• Acara harian yang menjelaskan acara pokok secara garis besar
• Acara kegiatan keseluruhan yang berisi perincian waktu dan kegiatan
selama berkemah
• Acara perorangan dan kelompok

4. Pelaksanaan
• Kegiatan hendaknya diusahakan menurut rencana yang telah
dipersiapkan sesuai dengan tujuan diselenggarakanya perkemahan
• Acara mungkin saja dapat berubah, sesuai dengan perkembangan
keadaan
• Perubahan acara seyogyanya tidak kearah resiko yang lebih berat
• Pelaksanaan acara harus disesuaikan dengan kemampuan peserta
perkemahan dan acara berikutnya
• Mengusahakan adanya acara pengganti dan tambahan untuk mengisi
kesibukan pada waktu terluang
• Faktor pengamanan dan keselamatan peserta harus diperhatikan

5. Penyelesaian
• Pembongkaran tenda-tenda
• Pembersihan tempat berkemah (pada prinsipnya tempat bekas berkemah
harus lebih baik dan lebih bersih dari pada waktu datang)
• Pengecekan pengembalian barang pinjaman
• Upacara penutupan dan ucapan terima kasih kepada masyarakat
setempat
• Jika mungkin dilakukan penyerahan sumbangan bagi keluarga
masyarakat yang kurang mampu, baik berupa bahan makanan, pakaian
layak pakai atau lainnya.

E. Syarat-syarat memilih tempat berkemah
1. Tanahnya rata atau sedikit miring berumput.
2. Ada pohon pelindung.
3. Ada saluran pengeringan pembuangan air.
4. Dekat sumber air.
5. Terjamin keamanannya, terutama ancaman dari binatang buas, melata/ berbisa.
6. Tidak terlalu dekat dengan kampung dan jalan raya.
7. Tidak terlalu jauh dari pasar, pos kesehatan, pos keamanan.
8. Hindari angin masuk ke dalam tenda, dengan cara didirikan tenda membujur
menurut mata angin.

PERTEMUAN PRAMUKA

Jenis-Jenis Pertemuan Pramuka
Jenis-jenis pertemuan pramuka adalah macam jenis pertemuan atau kegiatan yang

melibatkan anggota Gerakan Pramuka. Dalam kegiatan-kegiatan tersebut para pramuka
(anggota Gerakan Pramuka) berkumpul mengikuti kegiatan sesuai dengan Prinsip dasar
Kepramukaan (PDK) dan Metode Kepramukaan (MK). Pertemuan pramuka terdiri atas
berbagai macam kegiatan. Terdapat kegiatan yang melibatkan semua anggota Gerakan
Pramuka dari berbagai golongan dan ada pula pertemua khusus untuk golongan-golongan
tertentu. Jenis pertemua pramuka ini dapat dibedakan berdasarkan :

1. Pertemuan untuk semua golongan pramuka
2. Pertemuan untuk Pramuka Siaga
3. Pertemuan untuk Pramuka Penggalang
4. Pertemuan untuk Pramuka Penegak dan Pandega
5. Pertemuan untuk Pramuka Dewasa
Macam Jenis Pertemuan / Kegiatan Pramuka

1. Kegiatan yang Diikuti Oleh Semua Golongan Pramuka
Jenis pertemuan atau kegiatan yang dapat diikuti oleh semua anggota pramuka dari semua
golongan baik siaga, penggalang, penegak dan pandega, maupun anggota dewasa antara
lain :
• JOTA (Jamboree on the Air);
JOTA adalah pertemuan Pramuka melalui udara, bekerjasama dengan Organisasi
Amatir Radio Indonesia (ORARI). Para pramuka dari berbagai golongan dapat

berkomunikasi, berdiskusi, dan berbagai pengalaman dengan memanfaatkan
teknologi radio amatir. Pertemuan ini merupakan acara tahunan yang
dilangsungkan di tingkat Nasional, Regional, dan Internasional.
• JOTI (Jamboree on the Internet);
JOTI dilaksanakan bersamaan dengan pelaksanaan JOTA. Jika JOTA
menggunakan fasilitas radio amatir, maka JOTI adalah pertemuan anggota
pramuka dengan memanfaatkan media chating internet. Seperti JOTA, JOTI
pun merupakan acara tahunan yang dilangsungkan di tingkat Nasional, Regional,
dan Internasional.

2. Kegiatan Pramuka Siaga
Kegiatan atau pertemuan yang dikhususkan bagi anggota pramuka siaga adalah :
• Pesta Siaga;
Pesta Siaga dalah pertemuan pramuka Siaga dalam bentuk perkemahan besar
selama satu hari (tanpa menginap) dengan berbagai kegiatan seperti: Permainan
Bersama (kegiatan keterampilan kepramukaan yang dikemas dengan permainan),
Pameran Siaga, Pasar Siaga (simulasi situasi di pasar yang diperankan oleh
Pramuka Siaga), Darmawisata, Pentas Seni Budaya, Karnaval, dll.
Pesta Siaga dapat dilaksanakan di tingkat kordinator desa, kwartir ranting, kwartir
cabang, korwil (beberapa kwartir cabang yang berdekatan), dan kwartir daerah.

3. Kegiatan Pramuka Penggalang
Jenis pertemuan atau kegiatan yang dikhususkan untuk anggota pramuka penggalang,
antara lain :
• Jambore;
Jambore adalah pertemuan Pramuka Penggalang dalam bentuk perkemahan besar
yang diselenggarakan oleh kwartir Gerakan Pramuka. Kegiatan dalam jambore
bersifat rekreatif, riang gembira, dan penuh persaudaraan. Jambore dilaksanakan
secara berjenjang berdasar penyelenggara dan lingkup wilayah pesertanya, yaitu:

Jambore Ranting (Jamran), Jambore Cabang (Jamcab), Jambore Daerah (Jamda),
Jambore Nasional (Jamnas), Jambore Regional dan Jambore se-Dunia.
• Lomba Tingkat (LT)
Lomba Tingkat (LT) dalah pertemuan pramuka penggalang dalam bentuk
perlombaan beregu atau perorangan atas nama regu yang mempertandingkan
sejumlah ketrampilan. Lomba tingkat dilaksanakan dalam bentuk perkemahan.
Berbeda dengan jambore yang menekankan sifat rekreatif, lomba tingkat lebih
berupa perlombaan. Lomba Tingkat terdiri atas :
1) LT I (tingkat Gugusdepan)
2) LT II (tingkat kwartir ranting)
3) LT III (tingkat kwartir cabang)
4) LT IV (tingkat kwartir daerah)
5) LT V (tingkat kwartir nasional)
• Perkemahan Bakti (PB)
Perkemahan Bakti (PB) adalah kegiatan Pramuka Penggalang dalam rangka
bhakti pada masyarakat yang biasanya berwujud peran serta dalam kegiatan
pembangunan.
• Dian Pinru (Gladian Pemimpin Regu)
Gladian Pemimpin Regu (Dianpinru) adalah kegiatan Pramuka Penggalang bagi
Pemimpin Regu Utama (Pratama), Pemimpin Regu (Pinru), dan Wakil Pemimpin
Regu (Wapinru), yang bertujuan memberikan pengetahuan di bidang manajerial
dan kepemimpinan. Dianpinru diselenggarakan di tingkat gugus depan, kwartir
ranting atau kwartir cabang.
• Forum Penggalang
Forum Penggalang adalah pertemuan Pramuka Penggalang untuk mengkaji suatu
permasalahan dan merumuskan hasil kajian serta memecahkan masalah secara
bersama. Inti dari kegiatan ini adalah untuk pengenalan demokratisasi dan
pembelajaran metode pemecahan masalah sebagai modal bagi para Pramuka
Penggalang di masa yang akan datang.

• Perkemahan;
Berbagai macam perkemahan yang dilakukan sesuai dengan waktu, peserta, dan
tujuannya masing-masing.

• Penjelajahan
Penjelajahan adalah pertemuan Pramuka Penggalang berbentuk penjelajahan,
dalam rangka mengaplikasikan pengetahuan tentang ilmu medan, peta, kompas
dan survival.

4. Kegiatan Pramuka Penegak dan Pandega
Jenis pertemuan atau kegiatan yang dikhususkan bagi pramuka penegak dan pramuka
pandega, antara lain :

• Raimuna
Raimuna adalah pertemuan Pramuka Penegak dan Pandega dalam bentuk
perkemahan besar yang diselenggarakan oleh kwartir Gerakan Pramuka, seperti
Raimuna Ranting, Raimuna Cabang, Raimuna Daerah, Raimuna Nasional.

• Perkemahan Wirakarya (PW)
Perkemahan Wirakarya adalah pertemuan Pramuka Penegak dan Pramuka
Pandega berbentuk perkemahan besar, dalam rangka mengadakan integrasi
dengan masyarakat dan ikut serta dalam kegiatan pembangunan masyarakat.

• Gladian Pemimpin Satuan (Dianpinsat)
Dianpinsat (Penggladian Pimpinan Satuan) adalah kegiatan Pramuka Penegak
dan Pandega bagi Pemimpin Sangga Utama (Pradana), Pemimpin Sangga (Pinsa),
dan Wakil Pemimpin Sangga (Wapinsa), yang bertujuan memberikan
pengetahuan di bidang manajerial dan kepemimpinan. Dianpinsa diselenggarakan
di tingkat gugus depan, kwartir ranting atau kwartir cabang.

• Peran Saka (Perkemahan Antar Satuan Karya Pramuka)
Perkemahan Antar Satuan Karya Pramuka (Peran Saka), adalah Kegiatan
Pramuka Penegak dan Pramuka Pandega yang menjadi anggota Satuan Karya

Pramuka (Saka), berbentuk perkemahan besar, yang diselenggarakan oleh kwartir
Gerakan Pramuka. Peran Saka diikuti oleh sedikitnya dua Satuan Karya Pramuka.
• Musppanitera
Musyawarah Pramuka Penegak dan Pandega Puteri dan Putera (Musppanitera)
adalah pertemuan Pramuka Penegak dan Pramuka Pandega untuk menyusun
perencanaan pembinaan bagi Pramuka Penegak dan Pramuka Pandega di wilayah
kwartir dalam satu masa bakti kwartir/dewan kerja dan akan dijadikan bahan pada
musyawarah kwartirnya.

• Ulang Janji
Ulang Janji adalah upacara pengucapan ulang janji (Trisatya) bagi Pramuka
Penegak, Pandega dan Anggota Dewasa yang dilaksanakan pada malam tanggal
14 Agustus dalam rangka Hari Ulang Tahun Pramuka.

• Pertemuan lain
Pertemuan lain seperti Sidang Paripurna (Siparcab) Dewan Kerja,
Pengembaraan, Latihan Dasar Kepemimpinan, Pelatihan Pengelola Dewan
Kerja (PPDK), Pelantara, Kemah Bakti Saka (Pertika) dll.

5. Kegiatan Pramuka Dewasa

Bagi anggota pramuka dewasa, terdapat beberapa kegiatan atau pertemuan, seperti :

• Karang Pamitran

Karang Pamitran adalah pertemuan bagi pembina pramuka untuk mempererat

hubungan kekeluargaan dan persaudaraan serta meningkatkan pengetahuan

pengalaman dan kepemimpinannya. Karang pamitran menjadi wadah silaturahmi

bagi pembina pramuka untuk saling bertukar pengalaman, menambah

pengetahuan dan ketrampilan dalam membina pramuka.

• Kursus Pembina Pramuka;

Kursus Pembina Pramuka terdiri atas dua tingkatan, yaitu : Kursus Pembina

Pramuka Mahir Dasar (KMD) dan Kursus Pembina Pramuka Mahir Lanjutan
(KML).
• Kursus Pelatih Pembina Pramuka; Kursus Pelatih Pembina Pramuka terdiri atas
dua tingkat, yaitu : Kursus Pelatih Pembina Pramuka Dasar (KPD) dan Kursus
Pelatih Pembina Pramuka Lanjutan (KPL)
• Ulang Janji
Ulang Janji adalah upacara pengucapan ulang janji (Trisatya) bagi Pramuka
Penegak, Pandega dan Anggota Dewasa yang dilaksanakan pada malam
tanggal 14 Agustus dalam rangka Hari Ulang Tahun Pramuka.
• Musyawarah
Musyawarah Gugus depan (Mugus), Musyawarah Ranting (Musran),
Musyawarah Cabang (Muscab), Musyawarah daerah (Musda) dan Musyawarah
Nasional (Munas).


Click to View FlipBook Version