The words you are searching are inside this book. To get more targeted content, please make full-text search by clicking here.
Discover the best professional documents and content resources in AnyFlip Document Base.
Search
Published by RR Amanda Lubis, 2024-05-13 00:07:40

Bangunan Air

9. bangunan Air

Bentuk ambang bendung • Dibuat dr beton atau pas batu atau pas batu yang dilapisi beton • Hrs memenuhi kond hidrolis yg baik • Mrpk penghalang banjir • Limpasan air yg tjd tdk tll tinggi / air sgr mengalir ke hilir • Ambang dipilih dgn koef debit yg besar • Bentuk bagian atas ambang ini dimo ililibjib51


• Bentuk bag atas ambang dimodifikasi dr bentuk aliran melalui ambang tajam • Kecep lewat ambang ogee tinggi skl, shg puncak ambang dibuat melengkung agar alitan menjadi smooth 52


Rumus: • Q = C . L . H3/2, dimana: • C = koefisien debit (1,6 - 2,2) • Q = Cw . √2.g.L.H3/2 • Cpntoh bentuk bendung & koefisien debitnya 53


• Selanjutnya air akan mel sal tajam di hilir bendung, spt gbr berikut ini: 54


Contoh perhitungan 1: Diket: • Saluran bentuk segi empat • Kemiringan dsr sal (S) = 0,0005 • Lebar dasar (B) = 3 meter • n= 0,02 • Permuk air di atas ambang pelimpah (E) = 2,5 m Ditanya : Hitung debit pelimpah =…? 55


Penyelesaian: • E = 2,5 meter • yc = 2/3 . E = 1,667 m • vc 2/2g = 1/3 . E = 0,833 m…….g=9,81 m/det2 • vc = 1,07 m/dtk Saluran: • vc = 1/n . R2/3. S1/2 • R=1/n= B . Yc / (2 . Yc + B) = 0,789 m • Sc = vc2 . n2/ R4/3= 0,00895 = 0,009 56


57


perhit bendung 2: Diket: • Saluran bentuk segi empat • B = 2.5 meter • S = 0.0035 • n= 0.023 • E = 3.25 meter 58


Hitung: a) yc channel/saluran =…? b) Q channel/sal =……? 59


60


61 Debit di saluran antara 70.83 sd 86.80 m3/detik Sebenarnya debit maksimal pada spillway tjd pd y = 2.48 atau 2.49, dibulatkan ke angka 2.50 Kedalman air di sal antara 2 sd 2.50 meter


62 Kedalaman di atas ambang bendung (yc)= 2.42 m n' = 1.65 . n, n naik 65% Sc' = (v2 . n2 ) / R4/3


63 Debit di saluran antara 83.80 sd 102.70 m3/detik Kedalaman air di sal antara 2 sd 2.50 meter Kedalaman air di atas amb bendung = 2.42 meter, krn tdk ada n tdk berpengaruh pd perhit tsb


Bangunan peredam energi bendung: Setelah mell bendung ada 2 aliran: • Aliran bebas, kecep tinggi, angka Froude > 1 • Aliran tenggelam Bila dibiarkan akan menyebabkan : • Dasar sungai tergerus • Konstruksi rusak • Konstruksi hancur Shg hrs dibuat bang peredam energi/loncatan air ( hydraulic jump) 64


Contoh bang peredam energi 65


Stilling basin: • Peredam energi berupa kolam olakan datar yg panjang ditetapkan bds panjang loncatan hidrolik 66


67


68 Lebar sal = 13,5 meter Cd = 0,585 S = 0.00135 Koef Coriolis α = 1.05 Hitung: a. Q pelimpah b. tinggi air di sal kritis c. Apakah perlu stilling basin ? Bila diperlukan berapa ukuran dimensinya ?


69 Q di atas ho = 16,86 m3/detik Q diatas h = 17,3 m3/detik


70 Sebenarnya hasil yg diperoleh adalah 0.7053 meter, dibulatkan hingga ke 2 angka di belakang desimal, maka yg diambil y0 = 0.70 meter


71


72 Sebenarnya y1 = 0.188 m , akan tetapi di referensi didapatkan 0.185 m yo = 0.70 m ; y1= 0.185 m y2= 1.24 m σ= 1.05 - 1.12


73


74 Y2= 1.3 meter Y1= 0.168 m


75 Dgn k = 5,5 ; maka L = 6,23 m ~ 6,25 meter


Bangunan pembilas/penguras • Berupa: pintu dan saluran • Fungsi: pembilas (penggelontor) sedimen di kantong lumpur • Tata letak: kantong lumpur saluran pembilas saluran primer 76


• Sal pembilas mrpk kelanjutan dr kantong lumpur & tdk mengalami pembelokan • Bila pembilas letaknya menyampin (tidak lurus) , mk: dinding penguras rendah • Utk pembilasan sempurna yg msk ke sungai , mk hrs punya beda tinggi yg cukup • Bila terlalu curam, mk dibuat: (1) bangunan terjun dgn kolam olak (2) got miring di sepanjang saluran Kdllbil115/dtk77


Contoh perhit kantong lumpur: • D butir yg mengendap = 0,07 m • Fb (faktor bentuk) = 0,7 • W (kecep endap partikel) dr gbr 3.32 = 0,004 m/detik • Qn = 5 m3/detik • B = 10 m (sesuai dgn perenc sal primer) • Vn = 0,40 m/detik 78


A. Penentuan L (panjang kantong lumpur) Syarat L/B > 8 Bila bentuk : trapesium H/W = L/V ; Q/(H . B) Maka : L . B = Q/W Sehingga B rata2 = 79


80


Bangunan kel 1 al: 1. Bangunan penyadap / pengambilan pd sal induk mempergunakan atau tidak bangunan bendung. Jika 81


Outline Materi • Materi : - Bangunan Pengambilan Bebas - Bendung Saringan Bawah - Bendung Pelimpah - Bendung Gerak - Bendung Tetap 82


Bagian-Bagian Bangunan Utama 1. Bangunan Pengelak 2. Bangunan Penguras 3. Kantong Lumpur 4. Bangunan Pelindung 5. Bangunan Pelengkap 83


84


85


86


87


Bendung Pelimpah • Lebar Bendung Jarak antara pangkal-pangkalnya (abutment) Dimana : • n : jumlah pilar • Kp : koefisien kontraksi pilar • Ka : Koefisien kontraksi pangkal bendung • H1 : fungsi energi, m 88 1 Be B2(nKp Ka )H


89


Kp Untuk pilar berujung segi empat dengan sudut-sudut yang dibulatkan pada jari-jari yang hampir sama dengan 0,1 dari tebal pilar 0,02 Untuk pilar berujung bulat 0,01 Untuk pilar berujung runcing 0 Ka Untuk pangkal tembok segi empat dengan tembok hulu pada 90º ke arah aliran 0,20 Untuk pangkal tembok bulat dengan tembok hulu pada 90º ke arah aliran dengan 0,5 H1 >r>0,15 H1 0,10 Untuk pangkal tembok bulat di mana r>0,5 H1 dan tembok hulu tidak lebih dari 45 ke arah aliran 0 90 • Tabel 4.1


Click to View FlipBook Version