Ni Luh Gede Erni Sulindawati
TOPIK 10
Anggaran Piutang
i
UNDIKSHA UNDIKSHA
2021
2021
DAFTAR ISI
Halaman Judul
Daftar Isi
Langkah-Langkah Pembelajaran
1. Pendahuluan
2. Pembahasan
2.1. Pengertian Piutang
2.2. Faktor-Faktor Yang Menentukan Jumlah Piutang
2.3. Cara Menyusun Anggaran Piutang
3. Rangkuman
4. Soal Latihan
5. Rubrik Penilaian
UNDIKSHA ii
2021
LANGKAH-LANGKAH PEMBELAJARAN
Pada awalnya pendidik menyampaikan garis besar materi dan penjelasan tentang anggaran
pengumpulan piutang yang meliputi, perencanaan piutang, faktor-faktor yang mempengaruhi
besarnya piutang dan cara menghitung serta menyusun budget piutang. Sesudah itu pendidik
meminta peserta didik untuk belajar dari pengalaman individu perihal Anggaran pengumpulan
piutang yang meliputi, perencanaan piutang, faktor-faktor yang mempengaruhi besarnya piutang
dan cara menghitung serta menyusun budget piutang melalui tanya jawab dan mengarahkan
alur berpikir peserta didik bahwa pemahaman dalam Anggaran pengumpulan piutang meliputi,
perencanaan piutang, faktor-faktor yang mempengaruhi besarnya piutang dan cara menghitung
serta menyusun budget piutang..
Untuk lebih jelasnya pendidik mengajak peserta didik untuk mengamati modul digital tentang
cara menyusun budget perubahan aktiva tetap.
1. Menanya:
Mengajukan pertanyaan yang berkaitan dengan perencanaan piutang, faktor-faktor yang
mempengaruhi besarnya piutang dan cara menghitung serta menyusun budget piutang.
2. Mengeksplorasi:
Mengumpulkan data/informasi tentang perencanaan piutang, faktor-faktor yang
mempengaruhi besarnya piutang dan cara menghitung serta menyusun budget piutang
dari berbagai sumber yang relevan
3. Mengasosiasi:
Mengamati modul digital dan mengaitkan dengan informasi/data yang diperoleh dari
berbagai sumber
4. Mengomunikasikan:
Menyimpulkan tentang perencanaan piutang, faktor-faktor yang mempengaruhi besarnya
piutang dan cara menghitung serta menyusun budget piutang dan memberikan contoh.
Dengan demikian peserta didik dapat melakukan berbagai kegiatan dalam proses discovery
learning, yaitu: menghimpun informasi, membandingkan, mengkategorikan, menganalisis,
mengintegrasikan, mereorganisasikan bahan serta membuat kesimpulan tentang konsep
perencanaan piutang, faktor-faktor yang mempengaruhi besarnya piutang dan cara
menghitung serta menyusun budget piutang dengan mengacu pada tujuan pembelajaran.
UNDIKSHA iii
2021
Sintaks Pembelajaran Topik 10
Fase Aktivitas
Pembelajaran Pendidik Peserta Didik (PD)
Klassikal
Pra Pembe- Menyiapkan dan memotivasi belajar Merapikan kelas, memberi, salam dan
lajaran untuk mengikuti proses menyimak manfaat materi yang akan
pembelajaran diperlajari
Menyampaikan capaian Membaca dan memahami capaian
pembelajaran dan cakupan materi pembelajaran & cakupan materi
Fase I: Pendidik memberi stimulasi untuk Peserta didik mencermati dan
Pemberian belajar dari pengalaman individu menjawab pertanyaan
rangsangan perihal Anggaran pengumpulan
(Stimulation) piutang yang meliputi, perencanaan
piutang, faktor-faktor yang
mempengaruhi besarnya piutang
dan cara menghitung serta
menyusun budget piutang melalui
tanyajawab dan mengarahkan alur
berpikir peserta didik, bahwa dalam
menyusun Anggaran pengumpulan
piutang yang meliputi, perencanaan
piutang, faktor-faktor yang
mempengaruhi besarnya piutang
dan cara menghitung serta
menyusun budget piutang Setelah
itu mengajukan pertanyaan :
1) Apa yang dimaksud dengan
piutang?
2) Bagaimana cara merencanakan
piutang ?
3) Faktor-faktor apa saja yang
menentukan besarnya piutang?
4) Bagaimana cara menghitung
dan menysusn budget piutang?
Fase II: Pendidik mengajak peserta didik Pendidik bersama dengan peserta
Pernyataan/ membuat problem statement didik membuat problem statement
Identifikasi tentang perihal Anggaran tentang hal-hal yang berkaitan dengan
masalah pengumpulan piutang yang perihal Anggaran pengumpulan
(Problem meliputi, perencanaan piutang, piutang yang meliputi, perencanaan
Statement) faktor-faktor yang mempengaruhi piutang, faktor-faktor yang
besarnya piutang dan cara mempengaruhi besarnya piutang dan
menghitung serta menyusun cara menghitung serta menyusun
budget piutang budget piutang
UNDIKSHA iv
2021
Fase Aktivitas
Pembelajaran Pendidik Peserta Didik (PD)
Fase III: Pendidik meminta peserta didik peserta didik mengumpulkan
Pengumpulan mengumpulkan data/informasi data/informasi tentang perihal
data tentang perihal Anggaran Anggaran pengumpulan piutang yang
(Data pengumpulan piutang yang meliputi, perencanaan piutang, faktor-
Collection) meliputi, perencanaan piutang, faktor yang mempengaruhi besarnya
faktor-faktor yang mempengaruhi piutang dan cara menghitung serta
besarnya piutang dan cara menyusun budget piutang dari sumber
menghitung serta menyusun yang relevan seperti membaca
budget piutang membaca literatur literatur
Fase IV: Pendidik meminta peserta didik Peserta didik mengkaslifikasikan hasil
Pengolahan mengolha data dan informasi data yang diperoleh berdasarkan
data (Data dengan cara mengklasifikasikan bidangnya
sesuai bidangnya .
Processing)
Fase V: Pendidik meminta peserta didik Peserta didik melakukan pemeriksaan
Pembuktian melakukan pemeriksanaan secara secara cermat sesuai bidangnya
(Verification) cermat untuk membuktikan benar dengan cara melakukan verifikasi ke
tidaknya hipotesis yang ditetapkan peserta didik yang lain.
tadi dengan temuan alternative,
dihubungkan engan hasil data
processing dengan cara melakukan
verifikasi ke peserta didik yang lain.
Menarik Pendidik meminta peserta didik Peserta didik menggeneralisasi hasil
simpulan/ membuat kesimpulan berdasarkan verifikasi dan merumuskan untuk
generalisasi hasil verifikasi dan merumuskannya menjawab problement statement
untuk menjawab problem stetemetn tentang perihal Anggaran
(Generalization) tentang perihal Anggaran pengumpulan piutang yang meliputi,
pengumpulan piutang yang perencanaan piutang, faktor-faktor
meliputi, perencanaan piutang, yang mempengaruhi besarnya piutang
faktor-faktor yang mempengaruhi dan cara menghitung serta
besarnya piutang dan cara menyusun budget piutang
menghitung serta menyusun
budget piutang
E-Learning
Fase I Menyiapkan materi pembelajaran Mengakses modul pembelajaran
digital yang diberikan digital yang diberikan
Fase II Membuat topik pembelajaran Memilih topik pembelajaran &
Menyimak tujuan pembelajaran
Fase III Menguplod materi pelajaran Mempelajari materi melalui file
(dokumen, & Presentasi) (dokumen, & Presentasi)
UNDIKSHA v
2021
Fase Aktivitas
Pembelajaran Pendidik Peserta Didik (PD)
Fase IV Memandu PD melakukan diskusi Memperdalam materi melalui diskusi
On-line (forum, chatting & on-line (forum, chatting & streaming)
streaming)
Fase V Memeriksa tugas Peserta Didik Mengupload tugas
Fase VI Logout dari program Logout dari program
UNDIKSHA vi
2021
1. Pendahuluan
Usaha suatu perusahaan akan dapat ditingkatkan apabila perusahaan di samping
memfasilitasi adanya penjulan tunai juga perlu memfasilitasi penjualan secara
kreditnya untuk meningkatkan omset penjualan. Dengan adanya penjualan kredit
otomatis akan menimbulkan adanya transaksi penjualan kredit yang menimbulkan
adanya piutang. Dengan adanya piutang maka perusahaan haruslah menyusun
anggaran piutang untuk mengetahui besarnya piutang yang direncanakan dan waktu
pengembaliannya. Capaian pembelajaran dari bab ini adalah kemampuan dalam
menyusun anggaran piutang. Materi yang dibahas dalam Anggaran pengumpulan
piutang yang meliputi, perencanaan piutang, faktor-faktor yang mempengaruhi
besarnya piutang dan cara menghitung serta menyusun budget piutang.
UNDIKSHA 1
2021
2. Pembahasan
2.1. Pengertian Piutang
Sesuai dengan sifat masing-masing, setiap perusahaan terlibat dalam penjualan barang atau
jasa. Meskipun sebagian penjualan ini secara tunai, namun sebagian besar melibatkan kredit.
Ketika penjualan dilakukan secara kredit, berarti piutang dagang meningkat. Maka, arti penting
cara perusahaan mengelola piutang dagangnya tergantung pada apa yang dijual perusahaan
secara kredit. Semakin banyak yang dijual secara kredit, semakin tinggi proporsi aktiva yang
terkait dengan piutang dagang.
Menurut Jusup (1999:52) piutang adalah tagihan atau piutang sebagai klaim perusahaan
kepada langganan dan kepada pihak-pihak lain yang timbul dari kegiatan perusahaan. Piutang
sebagai hak untuk menagih sejumlah uang kepada perusahaan lain akibat pembelian barang
atau jasa secara kredit.
Klik menuju:
Presentasi dalam format Ms. PPt
2.2. Faktor-Faktor Yang Menentukan Jumlah Piutang
Ukuran investasi dalam dalam piutang dagang ditentukan oleh beberapa faktor. Pertama
persentase penjualan kredit terhadap penjualan total mempengaruhi tingkat piutang dagang.
Meskipun faktor ini tentu memainkan peran penting dalam menentukan investasi dalam piutang
dagang, namun biasanya tidak dikontrol oleh manajer keuangan. Sifat bisnis cenderung
menentukan campuran antara penjualan kredit dan tunai.
Tingkat penjualan juga merupakan faktor yang menentukan ukuran investasi dalam piutang
dagang. Ketika perusahaan mengalami pertumbuhan penjualan musiman dan permanen,
tingkat investasi dalam piutang dagang tentu saja ikut naik. Maka, meskipun tingkat penjualan
mempengaruhi ukuran investasi dalam piutang dagang, namun ini bukan variabel keputusan
bagi manajer keuangan.
Penentu terakhir investasi dalam piutang dagang adalah kebijakan kredit dan penagih, secara
lebih spesifik lagi adalah ketentuan penjualan, tipe pelanggan dan usaha penagih. Ketentuan
penjualan menentukan lamanya periode dimana pelanggan harus melunasi serta ketentuannya,
misalnya penalty karena terlambat membayar lebih awal. Tipe pelanggan dan kebijakan kredit
juga mempengaruhi tingkat investasi dalam piutang dagang. Misalnya, penerimaan resiko kredit
lebih buruk serta pembayaran berikutnya yang nakal bisa mengakibatkan kenaikan piutang
dagang. Kekuatan dan penagihan waktu juga mempengaruhi periode tagihan yang sudah jatuh
tempo tapi masih nakal belum membayar dan yang kemudian mempengaruhi tingkat piutang
dagang. Keputusan kebijakan penagihan dan kredit juga mempengaruhi investasi dalam piutang
dagang dengan mengakibatkan perubahan dalam tingkat penjualan serta rasio antara penjualan
kredit dan total. Namun, tiga variabel sejati yang bisa dikontrol manajer keuangan.
UNDIKSHA 2
2021
Proses penjualan
Tingkat
kredit terhadap penjualan kredit
penjualan total
Tingkat
penjualan
Investasi dalam
piutang dagang
Kebijakan kredit
dan penagihan Lama waktu sebelum
penjualan kredit bayar
Gambar 10. Beberapa Penentu Investasi dalam Piutang Dagang
Perubahan kebijakan secara kredit melibatkan trade off langsung antar biaya dan manfaat.
Ketika kebijakan kredit dikendurkan, penjualan dan laba dari pelanggan naik. Sebaliknya,
mengundurkan kebijakan kredit bisa juga meningkatkan hutang macet, tambahan dana yang
terkait dengan piutang dagang dan persediaan dan tambahan biaya pelanggan yang mengambil
diskon tunai. Perubahan kebijakan cocok dilakukan bila kenaikan penjualan bisa menghasilkan
cukup banyak laba baru agar bisa lebih sekedar mengimbangi kenaikan yang terkait perubahan
itu.
Penentuan apakah hal itu demikian merupakan tugas dari analisis marginal atau instrumental.
Secara umum, ada tiga kategori perubahan kebijakan kredit yakni: perubahan kelas resiko
pelanggan, perubahan proses penagihan dan perubahan ketentuan diskon.
Secara ringkasnya, logika dibalik pendekatan terhadap kebijakan kredit adalah menelaah
manfaat inkremental atau marginal dari perubahan sedemikian dan membandingkannya dengan
biaya inkremental atau marginalnya. Bila perubahan itu menjanjikan lebuh banyak manfaat
ketimbang biayanya, perubahan itu harus dilakukan. Namun, bila biaya inkremental lebih besar
ketimbang manfaatnya, usulan perubahan ini tidak boleh dilakukan.
Biaya-biaya yang terjadi akibat adanya kebijakan kredit antara lain (1) biaya penghapusan
piutang; (2) biaya pengumpulan piutang; (3) biaya adminitrasi; dan biaya sumber dana.
Variabel-variabel yang menentukan besar kecilnya alokasi modal dalam piutang adalah:
1) Variabel pertama, adalah volume penjualan kredit. Semakin besar proporsi credit sales
terhadap total penjualan, maka semakin besar alokasi modal dalam piutang.
2) Variabel kedua, ialah syarat pembayaran penjualan kredit. Semakin lama waktu piutang
semakin besar alokasi modal dalam piutang.
UNDIKSHA 3
2021
3) Variabel ketiga,yaitu plafond kredit. Semakin besar plafond kredit semakin besar alokasi
modal dalam piutang.
4) Variabel keempat, merupakan kebijakan pengumpulan piutang. Kebijakan aktif memerlukan
alokasi modal yang besar untuk piutang. Tidak terlupa variabel kelima tidak lain kebiasaan
debitur membayar. Semakin banyak debitur memanfaatkan potongan harga seperti 3/10/net
30 semakin mempercepat perputaran piutang yang berarti semakin kecil alokasi modal
dalam piutang.
5) Variabel kelima, merupakan kebiasaan membayar dari langganan. Ada sebagian pelanggan
yang mempunyai kebiasaan untuk membayar dengan menggunakan kesempatan
mendapatkan cash discount dan ada sebagian lain yang tidak menggunakan kesempatan
tersebut.
Variabel-variabel telah dikemukakan berkontribusi sebagai pertimbangan alokasi modal dalam
piutang. Alokasi modal seperti tetesan air terjun yang dapat menetes kemana pun namun
keinginan umum menetes pada tempat yang memberikan keuntungan maksimum.
2.3. Cara Menyusun Anggaran Piutang
Aliran kas masuk yang terjadi akibat penjualan kredit dapat direncanakan dengan dengan
menyusun budget pengumpulan piutang (Receivables Collection budget). Budget atau skedul
pengumpulan piutang disusun berdasarkan budget penjualan dengan memperhatikan antara
lain faktor-faktor term of sales, kebiasaan membayar para langganan membayar hutangnya.
Berikut ini diberikan ilustrasi cara penyusunan skedul pengumpulan piutang.
Ilustrasi:
Suatu perusahaan mempunyai rencana penjualan atas dasar estimasi akhir bulan
selama tahun 2010 sebagai berikut.
Bulan Penjualan Jumlah
Juli 28,000,000
Agustus 35,000,000
September 42,000,000
Syarat pembayaran ditetapkan : 3/20, Net/30
Berdasarkan pengalaman cara pembayaran langganan adalah sebagai berikut:
[1] 60% dari penjualan setiap bulannya terkumpul dalam waktu 20 hari sesudah
bulan penjualan
[2] 30% dari penjualan terkumpul dalam waktu sesudah 20 hari dalam bulan
yang sama
[3] 10% terkumpul dalam bulan kedua sesudah penjualan
Dari data tersebut buatlah budget pengumpulan piutang dari bulan Agustus sampai
September
UNDIKSHA 4
2021
Tabel
Skedul Pengumpulan Pihutang Bulan Agustus Sampai dengan Oktober 2010
Bulan Penjualan Taksiran Penjualan Agustus September Oktober
Juli 28,000,000 24,696,000 2,800,000
Agustus 35,000,000 30,870,000 3,500,000
September 42,000,000 37,044,000
Jumlah 24,696,000 33,670,000 40,544,000
Keterangan
Penerimaan piutang dalam bulan Agustus
60% X 28,000,000 16,800,000
Potongan Tunai 16,800,000 3% 504,000
16,296,000
30% terkumpul dalam waktu sisanya atau dalam waktu 10 hari
terakhir
30% X 28,000,000 8,400,000
Jumlah penerimaan piutang dalam bulan Agustus 24,696,000
Pihutang yang terkumpul dalam bulan kedua sesudah bulan penjualan sebanyak
10%
10% X 28,000,000 2,800,000
UNDIKSHA 5
2021
3. Rangkuman
Piutang adalah tagihan atau piutang sebagai klaim perusahaan kepada langganan dan kepada
pihak-pihak lain yang timbul dari kegiatan perusahaan. Piutang sebagai hak untuk menagih
sejumlah uang kepada perusahaan lain akibat pembelian barang atau jasa secara kredit.
Ukuran investasi dalam piutang dagang ditentukan oleh beberapa faktor (1) persentase
penjualan kredit terhadap penjualan total mempengaruhi tingkat piutang dagang, (2) tingkat
penjualan kredit, dan (3) kebijakan kredit dan penagih.
Biaya-biaya yang terjadi akibat adanya kebijakan kredit antara lain (1) biaya penghapusan
piutang; (2) biaya pengumpulan piutang; (3) biaya adminitrasi; dan biaya sumber dana. Variabel-
variabel yang menentukan besar kecilnya alokasi modal dalam piutang adalah (1) volume
penjualan kredit; (2) syarat pembayaran penjualan kredit; (3) plafond kredit; (4) kebijakan
pengumpulan piutang; dan (5) kebiasaan membayar dari langganan. Ruang Lingkup
Manajemen Piutang meliputi perencanaan jumlah piutang dan pengumpulan Piutang dan
penilaian risiko kredit.
Aliran kas masuk yang terjadi akibat penjualan kredit dapat direncanakan dengan dengan
menyusun budget pengumpulan piutang (Receivables Collection budget). Budget atau skedul
pengumpulan piutang disusun berdasarkan budget penjualan dengan memperhatikan antara
lain faktor-faktor term of sales, kebiasaan membayar para langganan membayar hutangnya.
Risiko kredit merupakan risiko tidak terbayarnya kredit yang telah diberikan kepada para
langganan. Sebelum perusahaan memutuskan untuk memberikan kredit para langganan perlu
diadakan evaluasi resiko kredit para langganan. Untuk menilai risiko kredit, manager kredit
harus mempertimbangkan berbagai faktor yang menentukan besar kecil kredit tersebut. Syarat-
syarat yang harus diperhatikan dalam pemberian kredit adaah syarat 5C dan 7P.
Pengendalian piutang agar dapat dilaksanakan secara ketat perlu memperhatikan hal-hal (1)
penyaringan langganan; (2) penentuan risiko kredit; (3) penentuan potongan-potongan; (4)
pelaksanaan administrasi yang berhubungan dengan penarikan kredit; dan (4) penetapan
ketentuan-ketentuan dalam menghadapi para penunggak.
Periode perputaran atau periode terikatnya modal dalam piutang adalah tergantung kepada
syarat pembayarannya. Makin lama syarat pembayaran, berarti makin lama modal terikat dalam
piutang, yang berarti bahwa tingkat perputaran selama periode tertentu adalah makin rendah.
Tingkat perputaran (receivable turnover) dapat diketahui dengan membagi jumlah penjualan
kredit (credit sales) selama periode tertentu yang berasal dari operasi dengan jumlah rata-rata
piutang (average receivable).
UNDIKSHA 6
2021
4. Soal Latihan
Pertanyaan
1) Jelaskan apa yang dimaksud dengan piutang!
2) Jelaskan langkah-langkah dalam menyusun atau skedul pengumpulan piutang!
3) Sebutkan dan jelaskan syarat-syarat yang harus diperhatikan dalam pemberian kredit!
4) PT Berdikari mempunyai rencana penjualan atas dasar estimasi akhir bulan sebagai berikut.
Bulan Penjualan Jumlah
Januari 45,000,000
Februari 55,000,000
Maret 60,000,000
Syarat pembayaran ditetapkan : 2/20, Net/30
Berdasarkan pengalaman cara pembayaran langganan adalah sebagai
berikut:
[1] 50% dari penjualan setiap bulannya terkumpul dalam waktu 20
hari sesudah bulan penjualan
[2] 35% dari penjualan terkumpul dalam waktu sesudah 20 hari
dalam bulan yang sama
[3] 15% terkumpul dalam bulan kedua sesudah penjualan
UNDIKSHA 7
2021
5. Rubrik Penilaian
NO Komponen Bobot Skor (0-4) Indikator
1 Konsep piutang 2 Kelengkapan penjelasan Kelengkapan penjelasan
konsep piutang sangat sesuai konsep piutang
=4, sesuai =3, kurang sesuai=2,
tidak sesuai =1, tidak
menjawab=0
2. Tahapan 2 Kelengkapan penjelasan Kelengkapan penjelasan
penyusunan Tahapan penyusunan anggaran tahapan penyusunan
anggaran anggaran piutang sangat sesuai anggaran piutang
piutang =4, sesuai =3, kurang sesuai=2,
tidak sesuai =1, tidak
menjawab=0
3. syarat-syarat 2 Kelengkapan penjelasan Kelengkapan penjelasan
yang harus syarat-syarat yang harus syarat-syarat yang harus
diperhatikan diperhatikan dalam pemberian diperhatikan dalam
dalam kredit sangat sesuai =4, sesuai pemberian kredit
pemberian kredit =3, kurang sesuai=2, tidak
sesuai =1, tidak menjawab=0
4. Perhitungan 2 Prosedur perhitungan anggaran Kesesuaian Prosedur
anggaran atau atau skedul pengumpulan Perhitungan anggaran atau
skedul piutang sangat sesuai =4, skedul pengumpulan
pengumpulan sesuai =3, kurang sesuai=2, piutang
piutang tidak sesuai =1, tidak
menjawab=0
5. (Lanjutan untuk 2 Prosedur Penyajian anggaran Keseuaian Prosedur
soal 4) atau skedul pengumpulan Penyajian anggaran atau
Penyajian piutang yang digunakan skedul pengumpulan
anggaran atau sangat sesuai = 4, sesuai 3, piutang
skedul kurang sesuai = 2, tidak
pengumpulan sesuai= 1, tidak menjawab- 0
piutang
UNDIKSHA 8
2021