The words you are searching are inside this book. To get more targeted content, please make full-text search by clicking here.
Discover the best professional documents and content resources in AnyFlip Document Base.
Search
Published by disertasi.erni2021, 2022-01-16 04:07:41

Topik 6 REV.pdf.edited

Ni Luh Gede Erni Sulindawati


























































TOPIK 6



Penyusunan Anggaran

Biaya Tenaga Kerja

i
UNDIKSHA UNDIKSHA
2021
2021

DAFTAR ISI



Halaman Judul

Daftar Isi


Langkah-Langkah Pembelajaran



1. Pendahuluan
2. Pembahasan


2.1. Konsep Biaya Tenaga Kerja
2.2. Tahapan Dalam Menysusun Anggaran Biaya Tenaga Kerja Langsung

2.3. Pendekatan Dalam Mengukur Biaya Tenaga Kerja Langsung
2.4. Anggaran Jam Tenaga Kerja

3. Rangkuman

4. Soal Latihan

5. Rubrik Penilaian
























UNDIKSHA ii
2021

LANGKAH-LANGKAH PEMBELAJARAN



Pada awalnya pendidik menyampaikan garis besar materi dan penjelasan tentang konsep
biaya tenaga kerja, tahapan dalam menyusun anggaran biaya tenaga kerja langsung,
pendekatan dalam mengukur biaya tenaga kerja langsung, dan perencanaan jam tenaga kerja.
Sesudah itu pendidik meminta peserta didik untuk belajar dari pengalaman individu perihal
konsep biaya tenaga kerja, tahapan dalam menyusun anggaran biaya tenaga kerja langsung,
pendekatan dalam mengukur biaya tenaga kerja langsung, dan perencanaan jam tenaga kerja
melalui tanya jawab dan mengarahkan alur berpikir peserta didik. bahwa dalam menyusun
anggaran perlu memahami konsep biaya tenaga kerja, tahapan dalam menyusun anggaran
biaya tenaga kerja langsung, pendekatan dalam mengukur biaya tenaga kerja langsung, dan
perencanaan jam tenaga kerja.

Untuk lebih jelasnya pendidik mengajak peserta didik untuk mengamati modul digital tentang
cara menyusun anggaran biaya tenaga kerja.

1. Menanya:
Mengajukan pertanyaan yang berkaitan dengan konsep biaya tenaga kerja, tahapan
dalam menyusun anggaran biaya tenaga kerja langsung, pendekatan dalam mengukur
biaya tenaga kerja langsung, dan perencanaan jam tenaga kerja.
2. Mengeksplorasi:
Mengumpulkan data/informasi tentang konsep biaya tenaga kerja, tahapan dalam
menyusun anggaran biaya tenaga kerja langsung, pendekatan dalam mengukur biaya
tenaga kerja langsung, dan perencanaan jam tenaga kerja.dari berbagai sumber yang
relevan
3. Mengasosiasi:
Mengamati modul digital dan mengaitkan dengan informasi/data yang diperoleh dari
berbagai sumber
4. Mengomunikasikan:
Menyimpulkan tentang konsep biaya tenaga kerja, tahapan dalam menyusun anggaran
biaya tenaga kerja langsung, pendekatan dalam mengukur biaya tenaga kerja langsung,
dan perencanaan jam tenaga kerja.dan memberikan contoh.

Dengan demikian peserta didik dapat melakukan berbagai kegiatan dalam proses discovery
learning, yaitu: menghimpun informasi, membandingkan, mengkategorikan, menganalisis,
mengintegrasikan, mereorganisasikan bahan serta membuat kesimpulan tentang konsep biaya
tenaga kerja, tahapan dalam menyusun anggaran biaya tenaga kerja langsung, pendekatan
dalam mengukur biaya tenaga kerja langsung, dan perencanaan jam tenaga kerja dengan
mengacu pada tujuan pembelajaran.






UNDIKSHA iii
2021

Sintaks Pembelajaran Topik 6


Fase Aktivitas
Pembelajaran Pendidik Peserta Didik (PD)
Klassikal

Pra Pembe- Menyiapkan dan memotivasi belajar Merapikan kelas, memberi, salam dan
lajaran untuk mengikuti proses menyimak manfaat materi yang akan
pembelajaran diperlajari

Menyampaikan capaian Membaca dan memahami capaian
pembelajaran dan cakupan materi pembelajaran & cakupan materi

Fase I: Pendidik memberi stimulasi untuk Peserta didik mencermati dan
Pemberian belajar dari pengalaman individu menjawab pertanyaan
rangsangan perihal Konsep Biaya Tenaga
(Stimulation) Kerja, Tahapan dalam menyusun
Anggaran Biaya tenaga kerja
langsung, Pendekatan dalam
mengukur Biaya Tenaga kerja
langsung, dan Perencanaan Jam
Tenaga Kerja melalui tanyajawab
dan mengarahkan alur berpikir
peserta didik, bahwa dalam
menyusun anggaran Konsep Biaya
Tenaga Kerja, Tahapan dalam
menyusun Anggaran Biaya tenaga
kerja langsung, Pendekatan dalam
mengukur Biaya Tenaga kerja
langsung, dan Perencanaan Jam
Tenaga Kerja Setelah itu
mengajukan pertanyaan :
1) Apa yang dimasudkan dengan
anggaran biaya tenaga kerja
langsung?
2) Tahapan apa yang harus dilalui
dalam menyusun anggaran
biaya tenaga kerja langsung?
3) Pendekatan apa saja yang
dapat digunakan untuk
mengukur biaya tenaga kerja
langsung?
4) Bagaimana cara menghitung
anggaran tenaga kerja
langsung?





UNDIKSHA iv
2021

Fase Aktivitas
Pembelajaran Pendidik Peserta Didik (PD)
Fase II: Pendidik mengajak peserta didik Pendidik bersama dengan peserta
Pernyataan/ membuat problem statement didik membuat problem statement
Identifikasi tentang Konsep Biaya Tenaga tentang hal-hal yang berkaitan dengan
masalah Kerja, Tahapan dalam menyusun Konsep Biaya Tenaga Kerja,
(Problem Anggaran Biaya tenaga kerja Tahapan dalam menyusun Anggaran
Statement) langsung, Pendekatan dalam Biaya tenaga kerja langsung,
mengukur Biaya Tenaga kerja Pendekatan dalam mengukur Biaya
langsung, dan Perencanaan Jam Tenaga kerja langsung, dan
Tenaga Kerja Perencanaan Jam Tenaga Kerja
Fase III: Pendidik meminta peserta didik peserta didik mengumpulkan
Pengumpulan mengumpulkan data/informasi data/informasi tentang Konsep Biaya
data tentang Konsep Biaya Tenaga Tenaga Kerja, Tahapan dalam
(Data Kerja, Tahapan dalam menyusun menyusun Anggaran Biaya tenaga
Collection) Anggaran Biaya tenaga kerja kerja langsung, Pendekatan dalam
langsung, Pendekatan dalam mengukur Biaya Tenaga kerja
mengukur Biaya Tenaga kerja langsung, dan Perencanaan Jam
langsung, dan Perencanaan Jam Tenaga Kerja dari sumber yang
Tenaga Kerja dari sumber yang relevan seperti membaca literatur
relevan seperti membaca literatur

Fase IV: Pendidik meminta peserta didik Peserta didik mengkaslifikasikan hasil
Pengolahan mengolha data dan informasi data yang diperoleh berdasarkan
data (Data dengan cara mengklasifikasikan bidangnya
sesuai bidangnya .
Processing)
Fase V: Pendidik meminta peserta didik Peserta didik melakukan pemeriksaan
Pembuktian melakukan pemeriksanaan secara secara cermat sesuai bidangnya
(Verification) cermat untuk membuktikan benar dengan cara melakukan verifikasi ke
tidaknya hipotesis yang ditetapkan peserta didik yang lain.
tadi dengan temuan alternative,
dihubungkan engan hasil data
processing dengan cara melakukan
verifikasi ke peserta didik yang lain.

Menarik Pendidik meminta peserta didik Peserta didik menggeneralisasi hasil
simpulan/ membuat kesimpulan berdasarkan verifikasi dan merumuskan untuk
generalisasi hasil verifikasi dan merumuskannya menjawab problement statement
untuk menjawab problem stetemetn tentang konsep Konsep Biaya
(Generalization) tentang p Konsep Biaya Tenaga Tenaga Kerja, Tahapan dalam
Kerja, Tahapan dalam menyusun menyusun Anggaran Biaya tenaga
Anggaran Biaya tenaga kerja kerja langsung, Pendekatan dalam
langsung, Pendekatan dalam mengukur Biaya Tenaga kerja
mengukur Biaya Tenaga kerja langsung, dan Perencanaan Jam
langsung, dan Perencanaan Jam Tenaga
Tenaga Kerja





UNDIKSHA v
2021

Fase Aktivitas
Pembelajaran Pendidik Peserta Didik (PD)
E-Learning

Fase I Menyiapkan materi pembelajaran Mengakses modul pembelajaran
digital yang diberikan digital yang diberikan

Fase II Membuat topik pembelajaran Memilih topik pembelajaran &
Menyimak tujuan pembelajaran

Fase III Menguplod materi pelajaran Mempelajari materi melalui file
(dokumen, & Presentasi) (dokumen, & Presentasi)

Fase IV Memandu PD melakukan diskusi Memperdalam materi melalui diskusi
On-line (forum, chatting & on-line (forum, chatting & streaming)
streaming)

Fase V Memeriksa tugas Peserta Didik Mengupload tugas

Fase VI Logout dari program Logout dari program
















































UNDIKSHA vi
2021

1. Pendahuluan










Penyusunan anggaran biaya tenaga kerja langsung merupakan langkah berikutnya
setelah menyusun anggaran bahan baku. Capaian pembelajaran yang diharapkan
adalah pembaca dan mahasiswa memahami penyusunan anggaran biaya tenaga
kerja, dengan indikator pembelajaran adalah mampu menyusun anggaran biaya
tenaga kerja. Pada Topik 6 ini akan dibahas Konsep Biaya Tenaga Kerja, Tahapan
dalam menyusun Anggaran Biaya tenaga kerja langsung, Pendekatan dalam
mengukur Biaya Tenaga kerja langsung, dan Perencanaan Jam Tenaga Kerja,
Ilustrasi Anggaran Tenaga kerja Langsung.



































UNDIKSHA 1
2021

2. Pembahasan



2.1. Konsep Biaya Tenaga Kerja

Tenaga kerja langsung pada prinsipnya terbatas pada tenaga kerja di pabrik yang secara
langsung terlibat pada proses produksi dan biayanya dikaitkan pada biaya produksi atau pada
barang yang dihasilkan. Sedangkan tenaga kerja tak langsung pengertiannya terbatas pada
tenaga kerja di pabrik yang tidak terlibat secara langsung pada proses produksi dan biayanya
dikaitkan pada biaya overhead pabrik.

Menurut Munandar anggaran upah tenaga kerja langsung ialah anggaran yang merencanakan
secaralebih terperinci tentang upah yang akan dibayarkan kepada para tenaga kerja
langsungselama periode yang akan datang, yang didalamnya meliputi rencana tentang
jumlahwaktu yang diperlukan oleh para tenaga kerja langsung untuk diperlukan oleh para
tenaga kerja langsung untuk menyelesaikan unit yang akan diproduksikan, tarif upah yang akan
dibayarkan kepada para tenaga kerja langsung dan kapan waktunya para tenaga kerja langsung
menjalankan kegiatan proses produksi,yang masing-masing dikaitkan dengan jenis barang jadi
(produk) yang akan dihasilkan, serta tempat atau departemen dimana para tenaga kerja
langsung tersebut akan bekerja. Tenaga kerja langsung mempunyai sifat-sifat:
1) Besar kacilnya biaya untuk tenaga kerja jenis ini berhubungan secara langsungdengan
tingkat kegiatan produksi
2) Biaya yang dikeluarkan untuk tenaga kerja jenis ini merupakan biaya variable
3) Umumnya dikatakan bahwa tenaga kerja jenis in merupakan tenaga kerja yang kegiatannya
langsung dapat dihubungkan dengan produk akhir (terutama dalam penentuan harga pokok)

Yang dikategorikan sebagai tenaga kerja langsung antara lain adalah para buruh pabrik yang
ikut serta dalam kegiatan proses produksi dari bahan mentah sampai berbentuk barang jadi.
Fungsi atau kegunaan anggaran tenaga kerja langsung:
1) Penggunaan TKL (Tenaga Kerja Langsung) dan biaya yang lebih terencana
2) Harga pokok dapat dihitung dengan tepat
3) Dapat digunakan sebagai alat pengawas
4) Alat pengawas biaya tenaga kerja

Alasan untuk penggunaan anggaran tenaga kerja langsung yang terpisah adalah untuk
menyediakan data perencanaan tentang jumlah tenaga kerja langsung yang dibutuhkan,
banyaknya tenaga kerja langsung, biaya tenaga kerja untuk tiap unit produk, dan kebutuhan alur
kas. Tujuan lain anggaran tenaga kerja langsung adalah untuk membentuk dasar bagi
pengendalian tenaga kerja langsung (Savitri, 2018).





UNDIKSHA 2
2021

Klik menuju:
Presentasi dalam format Ms. PPt


2.2. Tahapan Dalam Menysusun Anggaran Biaya Tenaga Kerja Langsung
Sebelum menyusun anggaran tenaga kerja perlu ditentukan terlebih dahulu dasar satuan utama
yang digunakan untuk menghitungnya. Kerap kali ditemui dalam praktik yakni satuan hitung atas
dasar jam buruh langsung (Direct Labor Hour/DHL) dan biaya buruh langsung (Direct Labor
Cost). Dalam persiapan penyusunan anggaran ini terlebih dahulu dibuat manning table.
Manning table disusun sebagai hasil perkiraan langsung masing-masing kepala bagian.
Perkiraan ini dapat dilakukan dengan berdasarkan perkiraan saja, tetapi dapat pula dengan
berdasarkan pengalaman-pengalaman pada Manning table disusun sebagai hasil perkiraan
langsung masing-masing kepala bagian. Perkiraan ini dapat dilakukan dengan berdasarkan
perkiraan saja, tetapi dapat pula dengan berdasarkan pengalaman-pengalaman pada waktu-
waktu yang lalu, dengan berpedoman pada tingkat kegiatan perusahaan. Setelah itu lalu
dihitung jam buruh langsung untuk masing-masing jenis barang yang dihasilkan atau masing-
masing bagian tempat mereka bekerja. Jam buruh langsung ini dapat dihitung dengan berbagai
cara, diantaranya dengan analisa gerak dan waktu. Manning table, merupakan daftar kebutuhan
tenaga kerja yang menjelaskan jenis atau kualifikasi tenaga kerja yang dibutuhkan dan jumlah
masing-masing jenis tenaga kerja tersebut pada berbagai tingkat kegiatan.

Analisis gerak yaitu pengamatan terhadap gerakan-gerakan yang dilakukan dalam rangka
proses produksi satu jenis barang tertentu. Sedangkan Analisa waktu yaitu perhitungan
terhadap waktu yang dibutuhkan untuk setiap gerakan yang dilakukandalam rangka proses
produksi. Sebagai hasil dilakukannya analisa gerak dan waktu iniakan diperoleh waktu standart
yang diperlukan untuk menyelesaikan satu unit barangtertentu, yang dinyatakan dengan
DLH/Direct Labor Hour. Setelah Setelah dihitung jam buruh langsung untuk masing-masing jenis
barang,kemudian dibuat perkiraan tentang tingkat upah rata-rata (average wage rate) untuk
tahun anggaran yang bersangkutan. Cara yang termudah untuk mencari tingkat rata-rata
perorang per jam buruh langsung adalah dengan membagi jumlah rupiah yangdikeluarkan untuk
membayar tenaga kerja langsung dengan jumlah jam tenaga kerja langsung yang diperlukan.

Faktor-faktor yang diperhatikan dalam penyusunan anggaran tenaga kerja langsung:
1) Rencana produksi
2) Bagian atau departemen yang digunakan untuk melakukan proses produksi
3) Standar penyelesaian produk, waktu yang dibutuhkan untuk menghasilkan satu unit produk

Sistem upah yang digunakan ada beberapa macam: (1) Sistem upah menurut waktu per jam
Upah yang besarnya ditentukan berdasarkan jam standar tenaga kerjalangsung dikalikan
dengan tarif upah standar tenaga kerja langsung, (2) Sistem upah menurut hasil per unit. Upah
yang besarnya berdasarkan unit yang diselesaikan dikalikan dengantarif upahnya, dan (3)
Sistem upah dengan insentif interval. Upah yang besarnya pada unit yang diselesaikan dalam
waktu yang telah ditetapkan berdasarkan intervalnya (Savitri, 2018).







UNDIKSHA 3
2021

2.3. Pendekatan Dalam Mengukur Biaya Tenaga Kerja Langsung

Pendekatan yang digunakan untuk membuat anggaran tenaga kerja langsung:
1) Memperkirakan standar jam tenaga kerja langsung yang dibutuhkan untuk setiap unit dari
setiap produk, kemudian memperkirakan tingkat upah rata-rata menurut departemen, pusat
biaya, atau operasi dikalikan waktu standar per unit dari produk dengan rata-rata tingkat
upah per jam, menghasilkan biaya tenaga kerjalangsung per unit keluaran untuk setiap
departemen,pusat biaya, atau operasimenurut tingkat biaya tenaga kerja langsung per unit
untuk memperoleh total biaya tenaga kerja langsung menurut produk.
2) Memperkirakan rasio dari biaya tenaga kerja langsung untuk beberapa pengukuran dari
keluaran yang dapat direncanakan secara realisti. Membuat data personel menurut
kebutuhan jumlah personel termasuk biaya)untuk tenaga kerja langsung setiap pusat
tanggung jawab (Savitri, 2018).


2.4. Anggaran Jam Tenaga Kerja

Perencanaan tingkat upah Penentuan tingkat upah tenaga kerja langsung rata-rata dalam
departemen produksi atau pusat biaya sering bukan merupakan masalah yang serius.
Pendekatan yang lebih disukai adalah merencanakan tarif dengan menghitung personal tenaga
kerja langsung dalamdepartemen atau operasi dan tingkat upah individual mereka,dan
kemudian menghitungrata- rata.Pendekatan yang kurang dapat dipercaya mencakup
perhtungan rasio historisantara upah yang dibayar dan jam pekerja langsung yang diterapkan
dalam departemen.Rasio historis kemudian disesuaikan untuk kondisi yang telah berubah
ataudiharapkan untuk berubah. Tingkat upah rata-rata yang berdasarkan pada data historis
sangat berguna untuk perencanaan masa datang hanya pada luas dimana terdapat konsistensi
dalam operasi dan dalam jam yang diterapkan pada tingkat upah (Savitri, 2018).

Struktur anggaran tenaga kerja langsung Harus selaras dengan struktur rencana laba tahunan.
Oleh karena itu, harus memperlihatkan biaya dan jam tenaga kerja langsung yang direncanakan
menurut pusat tanggung jawab, waktu (bulanan atau kwartalan), dan menurut produk yang tepat
sangat diperlukan.

Perencanaan dan biaya tenaga kerja langsung yang efektif memiliki keuntungan perusahaan
sebagai berikut.
1) Fungsi personel dapat ditampilkan lebih efisien karena ada dasar untuk prencanaan yang
efektif, pengarahan pelatihan,d an penggunaan personel.
2) Fungsi keuangan dapat ditampilkan lebih efissien karena tenaga kerja sering merupakan
permintaan yang terbesar dalam kas selama tahun tersebut. Dengan mengetahui perakiraan
biaya tenaga kerja langsung memungkinkan pegawai keuangan merencanakan kebutuhan
kas bagi periode interim
3) biaya produksi yang dianggarkan untuk setiap produk (biaya per unit dan tota biaya).
Mungkin merupakan faktor penting daam beberapa bidang pembuat keputusan seperti
kebijakan harga dan negosiasi serikat tenaga kerja.
4) Pengendalian biaya tenaga kerja langsung secara signifikan dipertinggi. Hal-hal yang perlu
dipertimbangkan dalam







UNDIKSHA 4
2021

Perencanaan tenaga kerja antara lain adalah: Kebutuhan tenaga kerja, pencarian atau
penarikan tenaga kerja, Latihan bagi tenaga kerja baru, Evaluasi dan spesifikasi pekerjaan bagi
para tenaga kerja, Gaji dan upah yang harus diterima oleh tenaga kerja, dan Pengawasan
tenaga kerja.

2.5. Ilustrasi Menyusun Anggaran Tenaga Kerja Langsung

Misalkan tingak produksi suatu produka adalah sebagai setiap bulan adalah sebagai berikut.


Periode Tingkat
Produksi

Januari 50,000

Februari 35,000

Maret 45,000

April 50,000

Mei 45,000

Juni 50,000

Untuk menghasilkan tingkat produksi tersebut perlu dikerjakan oleh tenaga kerja yang berada di
departemen A, B, dan C. Standar waktu di Departemen A = 2 jam, B dan C = 1 jam, tarif upah
perjam di Departemen A= Rp.5.000, Departemen B= Rp.5.000, dan Departemen C= Rp.3.000
Dari Data dan informasi tersebut bisa disusun anggaran jam kerja dan anggaran biaya tenaga
kerja langsung sebagai berikut.


Periode Tingkat Departemen A Departemen B Departemen C Total Jam
Produksi Jam Jumlah Jam Jumlah Jam Jumlah
Standar Jam Standar Jam Standar Jam

Januari 50,000 2 100,000 1 50,000 1 50,000 200,000

Februari 35,000 2 70,000 1 35,000 1 35,000 140,000

Maret 45,000 2 90,000 1 45,000 1 45,000 180,000

April 50,000 2 100,000 1 50,000 1 50,000 200,000

Mei 45,000 2 90,000 1 45,000 1 45,000 180,000

Juni 50,000 2 100,000 1 50,000 1 50,000 200,000


Total 275,000 12 550,000 6 275,000 6 275,000 1,100,000




UNDIKSHA 5
2021

Anggaran Biaya Tenaga Kerja Langsung

Periode Tingkat Departemen A
Produksi
Jumlah Tingkat
Jam Upah Jumlah Upah

Januari 50,000 100,000 5,000 500,000,000

Februari 35,000 70,000 5,000 350,000,000

Maret 45,000 90,000 5,000 450,000,000

April 50,000 100,000 5,000 500,000,000

Mei 45,000 90,000 5,000 450,000,000

Juni 50,000 100,000 5,000 500,000,000

Total 275,000 550,000 30,000 2,750,000,000


Anggaran Biaya Tenaga Kerja Langsung

Departemen B Departemen C Total Biaya
Jumlah Tingkat Jumlah Tingkat Jumlah
Jam Upah Jumlah Upah Jam Upah Upah

50,000 5,500 275,000,000 50,000 3,000 150,000,000 925,000,000

35,000 5,500 192,500,000 35,000 3,000 105,000,000 647,500,000

45,000 5,500 247,500,000 45,000 3,000 135,000,000 832,500,000

50,000 5,500 275,000,000 50,000 3,000 150,000,000 925,000,000

45,000 5,500 247,500,000 45,000 3,000 135,000,000 832,500,000

50,000 5,500 275,000,000 50,000 3,000 150,000,000 925,000,000

275,000 33,000 1,512,500,000 275,000 18,000 825,000,000 5,087,500,000



Klik menuju:
Perhitungan dalam format Ms. Excel






UNDIKSHA 6
2021

3. Rangkuman



Tenaga kerja langsung pada prinsipnya terbatas pada tenaga kerja di pabrik yang secara
langsung terlibat pada proses produksi dan biayanya dikaitkan pada biaya produksi atau pada
barang yang dihasilkan. Sedangkan tenaga kerja tak langsung pengertiannya terbatas pada
tenaga kerja di pabrik yang tidak terlibat secara langsung pada proses produksi dan biayanya
dikaitkan pada biaya overhead pabrik. Menurut Munandar anggaran upah tenaga kerja
langsung ialah anggaran yang merencanakan secaralebih terperinci tentang upah yang akan
dibayarkan kepada para tenaga kerja langsungselama periode yang akan datang, yang
didalamnya meliputi rencana tentang jumlahwaktu yang diperlukan oleh para tenaga kerja
langsung untuk diperlukan oleh para tenaga kerja langsung untuk menyelesaikan unit yang akan
diproduksikan, tarif upah yang akan dibayarkan kepada para tenaga kerja langsung dan kapan
waktunya para tenaga kerja langsung menjalankan kegiatan proses produksi,yang masing-
masing dikaitkan dengan jenis barang jadi (produk) yang akan dihasilkan, serta tempat atau
departemen dimana para tenaga kerja langsung tersebut akan bekerja. Sebelum menyusun
anggaran tenaga kerja perlu ditentukan terlebih dahulu dasar satuan utama yang digunakan
untuk menghitungnya. Kerap kali ditemui dalam praktik yakni satuan hitung atas dasar jam
buruh langsung (Direct Labor Hour/DHL) dan biaya buruh langsung (Direct Labor Cost).
Pendekatan yang lebih disukai adalah merencanakan tarif dengan menghitung personal tenaga
kerja langsung dalamdepartemen atau operasi dan tingkat upah individual mereka,dan
kemudian menghitung rata- rata.






















UNDIKSHA 7
2021

4. Soal Latihan



Pertanyaan

1) Jelaskan yang dimasudkan dengan anggaran biaya tenaga kerja langsung!
2) Tahapan apa yang harus dilalui dalam menyusun anggaran biaya tenaga kerja langsung?
3) Pendekatan apa saja yang dapat digunakan untuk mengukur biaya tenaga kerja langsung?
4) Soal perhitungan biaya tenaga kerja langsung,
Berikut ini diberikan data tingkat produksi per bulan selama 12 bulan
































Untuk menghasilkan tingkat produksi tersebut perlu dikerjakan oleh tenaga kerja yang
berada di departemen A, B, dan C. Standar waktu di Departemen A = 3 jam, B = 2 jam dan
C = 1 jam, tarif upah perjam di Departemen A= Rp.2.000, Departemen B= Rp.3.000, dan
Departemen C= Rp. 4.000.

Dari data dan informasi susunlah anggaran jam kerja dan anggaran biaya tenaga kerja
langsung.











UNDIKSHA 8
2021

5. Rubrik Penilaian



NO Komponen Bobot Skor (0-4) Indikator
1 Konsep 2 Kelengkapan penjelasan Kelengkapan penjelasan
anggaran konsep penjelasan konsep konsep anggaran anggaran
anggaran biaya anggaran anggaran biaya biaya tenaga kerja
tenaga kerja tenaga kerja langsung sangat langsung
langsung sesuai =4, sesuai =3, kurang
sesuai=2, tidak sesuai =1, tidak
menjawab=0
2. Tahapan dilalui 2 Kelengkapan penjelasan Kelengkapan penjelasan
dalam tahapan dilalui dalam tahapan dilalui dalam
menyusun menyusun anggaran biaya menyusun anggaran biaya
anggaran biaya tenaga kerja langsung sangat tenaga kerja langsung
tenaga kerja sesuai =4, sesuai =3, kurang
langsung sesuai=2, tidak sesuai =1, tidak
menjawab=0
3. Pendekatan 2 Kelengkapan penjelasan Kelengkapan penjelasan
yang dapat pendekatan yang dapat pendekatan yang dapat
digunakan untuk digunakan untuk mengukur digunakan untuk mengukur
mengukur biaya biaya tenaga kerja langsung biaya tenaga kerja
tenaga kerja sangat sesuai =4, sesuai =3, langsung
langsung kurang sesuai=2, tidak sesuai
=1, tidak menjawab=0
4. Perhitungan 2 Prosedur perhitungan biaya Kesesuaian Prosedur
biaya tenaga tenaga kerja langsung yang perhitungan biaya tenaga
kerja langsung digunakan sangat sesuai =4, kerja langsung
sesuai =3, kurang sesuai=2,
tidak sesuai =1, tidak
menjawab=0
5. (Lanjutan untuk 2 Prosedur Penyajian anggaran Keseuaian prosedur
soal 4) biaya tenaga kerja langsung penyajian anggaran biaya
Penyajian yang digunakan sangat sesuai tenaga kerja langsung
anggaran biaya = 4, sesuai 3, kurang sesuai =
tenaga kerja 2, tidak sesuai= 1, tidak
langsung menjawab- 0









UNDIKSHA 9
2021


Click to View FlipBook Version