The words you are searching are inside this book. To get more targeted content, please make full-text search by clicking here.

Kunci Identifikasi Tanaman
oleh: Bagas Putro Mbila Pambajeng (NIM 2201008) dan Dina Meiyastuti (NIM 2201014)

Discover the best professional documents and content resources in AnyFlip Document Base.
Search
Published by , 2021-01-13 23:08:11

Kunci Identifikasi Tanaman

Kunci Identifikasi Tanaman
oleh: Bagas Putro Mbila Pambajeng (NIM 2201008) dan Dina Meiyastuti (NIM 2201014)

KUNCI IDENTIFIKASI TANAMAN

Oleh (NIM 2201008)
(NIM 2201014)
1. Bagas Putro Mbila Pambajeng
2. Dina Meiyastuti

DIII FARMASI
SEKOLAH TINGGI ILMU KESEHATAN NASIONAL

DESKRIPSI MORFOLOGI
Randu (Ceiba pentandra Gaertn.)

Sumber: Dokumentasi pribadi

Menurut Osche (1961) dalam Widhianti (2011), tanaman kapuk randu (Ceiba pentandra
Gaertn.) merupakan pohon tropis yang memiliki klasifikasi:

Kingdom : Plantae

Divisio : Magnoliophyta

Kelas : Magnoliopsida

Ordo : Malvales

Famili : Malvaceae

Genus : Ceiba

Species : Ceiba pentandra Gaertn.

Kapuk randu (C. pentandra Gaertn.) memiliki ketinggian mencapai 8-30 m dan memiliki batang
pohon utama yang cukup besar hingga mencapai diameter 3 m. Tumbuhan ini tahan terhadap
kekurangan air, sehingga dapat tumbuh di kawasan pinggir pantai serta lahan-lahan dengan
ketinggian 100-800 m di atas permukaan laut dengan hujan tahunan 1.000-2.500 mm dan suhu
dari 20-27oC (Setiadi dalam Widhianti,2011).

Rincian sifat morfologi daun : majemuk, menjari.

Cabe rawit (Capsicum frutescens)

Sumber: Dokumentasi pribadi

Dalam sistematika (taksonomi) kerajaan tumbuhan, tanaman cabai termasuk dalam genus
Capsicum. Adapun klasifikasi lengkapnya sebagai berikut (Suriana, 2012):

Kingdom : Plantae

Divisi : Magnoliophyta

Kelas : Magnoliopsida

Sub Kelas : Asteridae

Ordo : Solanales

Familia : Solanaceae

Genus : Capsicum

Spesies : Capsicum frutescens

Daun cabai rawit berbentuk bulat telur dengan ujung runcing dan tepi daun rata (tidak
bergerigi/berlekuk). Daun merupakan daun tunggal dengan kedudukan agak mendatar, memiliki
tulang daun menyirip, dan tangkai tunggal yang melekat pada batang atau cabang. Jumlah daun
cukup banyak sehingga tanaman tampak rimbun.

Batang tanaman cabai rawit memiliki struktur yang keras dan berkayu, berwarna hijau gelap,

berbentuk bulat, halus, dan bercabang banyak. Batang utama tubuh tegak dan kuat. Percabangan
terbentuk setelah batang tanaman mencapai ketinggian berkisar 30 cm –45 cm. Cabang tanaman

beruas-ruas; setiap ruas ditumbuhi daun dan tunas (cabang) (Cahyono, 2003).

Rincian sifat morfologi daun : tunggal, bangun daun lebar di bawah.

Jeruk (Citrus sp.)

Sumber: Pinterest/resepkoki.id

Kedudukan tanaman jeruk dalam sistem klasifikasi tumbuhan menurut (Tjitrosoepomo, 2002)
adalah sebagai berikut:

Kingdom : Plantae

Divisi : Spermatophyta

Subdivisi : Angiospermae

Class : Dicotyledomae

Ordo : Rutales

Famili : Rutaceae

Genus : Citrus

Spesies : Citrus sp.

Jeruk sebagai tanaman budidaya terdapat bermacam-macam spesies. Masing-masing jenis
banyak sekali kultivarnya. Pada umumnya bentuk tanaman anggota suku Rutaceae berupa pohon
atau perdu dan jarang sekali berbentuk semak. Posisi daun berhadap-hadapan atau berseling,
merupakan daun majemuk menyirip beranak daun satu (unifoliolatus), permukaan daun
berkelenjar minyak yang transparan (Sarwono, 1995).

Rincian sifat morfologi daun : majemuk, menyirip, beranak satu.

Mahoni (Swietenia macrophylla King)

Sumber: Dokumentasi pribadi

Tanaman mahoni tersusun dalam sistematika sebagai berikut (Suhono, 2010):

Kingdom : Plantae

Divisi : Magnoliophyta

Kelas : Magnoliopsida

Ordo : Sapindales

Famili : Meliaceae

Genus : Swietenia

Spesies : Swietenia macrophylla King

Tanaman mahoni adalah tanaman tahunan dengan tinggi yang bisa mecapai 10 – 20 m dan
diameter lebih dari 100 cm. Sistem perakaran tanaman mahoni yaitu akar tunggang. Batang
berbentuk bulat, berwarna cokelat tua keabu-abuan, dan memiliki banyak cabang sehingga
kanopi berbentuk payung dan sangat rimbun (Suhono, 2010).

Rincian sifat morfologi daun : majemuk, menyirip, menyirip genap.

Pepaya (Carica papaya L.)

Sumber: Dokumentasi pribadi

Kedudukan taksonomi tanaman pepaya dalam (Suprapti, 2005) adalah sebagai berikut:

Kingdom : Plantae

Divisi : Spermatophyta

Kelas : Angiospermae

Bangsa : Caricales

Suku : Caricaceae

Marga : Carica

Jenis : Carica papaya L.

Bentuk dan susunan tubuh bagian luar tanaman pepaya termasuk tumbuhan yang umur sampai
berbunganya dikelompokkan sebagai tanaman buah-buahan semusim, namun dapat tumbuh
setahun lebih.

Sistem perakarannya memiliki akar tunggang dan akar-akar cabang yang tumbuh mendatar ke
semua arah pada kedalaman 1 meter atau lebih menyebar sekitar 60-150 cm atau lebih dari pusat
batang tanaman (Suprapti, 2005).

Rincian sifat morfologi daun : tunggal, bangun daun lebar di tengah, bulat atau orbicularis.

Sirsak (Annona muricata Linn)

Sumber: Dokumentasi pribadi

Sirsak diklasifikasikan menjadi (Widyaningrum, 2012):

Kingdom : Plantae

Divisi : Spermatophyta

Sub Divisi : Angiospermae

Kelas : Dicotyledonae

Ordo : Polycarpiceae

Famili : Annonaceae

Genus : Annona

Spesies : Annona muricata Linn

Nama Umum : Graviola (Brazil), Soursop (Inggris), Guanabana (Spanyol), Nangka Sabrang
atau Nangka Belanda (Jawa), Nangka Walanda atau Sirsak (Sunda).

Sirsak merupakan tanaman dengan tinggi pohon sekitar 8 meter. Batang coklat berkayu, bulat,
bercabang. Mempunyai daun bebentuk telur atau lanset, ujung runcing, tepi rata, pangkal
meruncing, pertulangan menyirip, panjang tangkai 5 mm, hijau kekuningan. Bunga terletak pada
batang atau ranting, daun kelopak kecil, kuning keputi-putihan, benang sari banyak berambut.
Buahnya bukanlah buah sejati, yang dinamakan ”buah” sebenarnya adalah kumpulan buah-buah
(buah agregat) dengan biji tunggal yang saling berimpitan dan kehilangan batas antar buah.
Daging buah sirsak berwarna putih dan berbiji hitam. Akar berwarna coklat muda, bulat dengan
perakaran tunggang (Syamsuhidayat dan Hutapea, 1991).

Rincian sifat morfologi daun : tunggal, bangun daun lebar di tengah, memanjang atau oblongus.

KUNCI IDENTIFIKASI

1. a. Komposisi daun majemuk…….............................. 2
b. Komposisi daun tunggal…………………………. 3

2. a. Menjari…………………………………………… Ceiba pentranda
b. Menyirip…………………………………………. 4

3. a. Bangun daun lebar di bawah…………………….. Capsicum frutescens
b. Bangun daun lebar di tengah…………………….. 5

4. a. Menyirip beranak satu...………………………..... Citrus sp.
b. Menyirip genap………………………………...... Swietenia macrophylla

5. a. Bulat atau orbicularis……………………………. Carica papaya
b. Memanjang atau oblongus………………………. Annona muricata

DAFTAR PUSTAKA

Cahyono,B. 2003. Cabai Rawit : Teknik Budidaya & Analisis Usaha Tani. Yogyakarta:
Kanisius.

Sarwono, B. 1995. Jeruk dan Kerabatnya. Jakarta: Penebar Swadaya.

Suhono, B. 2010. Ensiklopedia biologi dunia tumbuhan. Jakarta: PT Lentera Abadi.

Suprapti, M.Lies. 2005. Aneka Olahan Pepaya Mentah dan Mengkal. Yogyakarta: Penerbit
Kasinus.

Suriana, N. 2012. Cabai: Kiat & berkhasiat. Yogyakarta: C.V Andi Offset.

Syamsuhidayat, S.S dan Hutapea, J.R. 1991. Inventaris Tanaman Obat Indonesia, edisi kedua.
Jakarta: Departemen Kesehatan RI.

Tjitrosoepomo, G. 2002. Taksonomi Tumbuhan (Spermatophyta), 152. Yogyakarta: Gadjah
Mada University Press.

Widhianti WD. Pembuatan Arang Aktif dari Biji Kapuk (Ceiba pentandra L.) sebagai Absorben
Zat Warna Rhodomin B. [Skripsi]. Surabaya: Universitas Airlangga. 2011.

Widyaningrum, Herlina. 2012. Sirsak Si Buah Ajaib 10.000x Lebih Hebat dari Kemoterapi.
Yogyakarta: MedPress.


Click to View FlipBook Version