LEMBAR BIMBINGAN KONSELING
KERJA
PESERTA
DIDIK
Kelas VII
Semester II
KEGIATAN : 1
TUGAS PERKEMBANGAN 3 :
Mencapai pola yang baik dengan teman sebaya dalam peranannya sebagai pria dan wanita
RUMUSAN KOMPETENSI :
Memahami peran pribadi dalam kelompok sebaya pria dan wanita
MATERI PENGEMBANGAN
Perbedaan individual
Jenis Layanan : Penempatan dan penyaluran
Fungsi Layanan : Pemahaman
Bidang Bimbingan : Pribadi
Kelas : VII
Semester/waktu : II (genap) / 40 menit
A. MENJALANKAN PERAN PRIBADI
Seseorang dikatakan mempunyai kepribadian yang menarik apabila orang lain menyukai
cara bertingkah laku, sebaliknya jika tingkah laku seseorang dapat menimbulkan gangguan
dikatakan orang itu memiliki kepribadian yang tidak menyenangkan (menarik).
Kelompok sebaya ialah kelompok anak-anak yang usianya sebaya. Kelompok anak-anak
yang usianya sebaya ini cenderung agresif, peka sekali dengan kegiatan/ tindakan-tindakan
yang positif maupun yang negative. Jika tindakan agresif tersebut positif makan akan
memperoleh prestasi yang dapat dibanggakan. Jika tindakan agresif tersebut mengarah ke
negative maka yang terjadi adalah konflik-konflik, tindakan brutal dan ulah-ulah yang tidak
diinginkan.
Siswa SMP adalah memasuki masa remaja, ada perbedaan sifat antara memasuki masa
remaja, ada perbedaan sifat antara remaja pria dan remaja wanita diantaranya dibawah ini :
LAKI-LAKI PEREMPUAN
1. Aktif memberi 1. Pasif dan menerima
2. Cenderung untuk memberi 2. Cenderung untuk menerima
perlindungan perlindungan
3. Aktif meniru pribadi pujaannya 3. Pasif mengagumi pribadi
laki-laki pujaannya perempuan
4. Minat tertuju kepada hal bersifat 4. Minat tertuju pada hal-hal yang
intelektual, absolute bersifat emosional, konkrit
5. Berusaha memutuskan sendiri dan 5. Berusaha mengikuti dan
ikut bicara menyenangkan orang lain
Dengan mengenal ciri-ciri remaja pria dan remaja wanita hendaknya siswa mengenal dan
memahami dirinya. Bahwa dia adalah seorang pria dan wanita dan bertingkah lakulah sesuai
dengan kepribadiannya.
B. PENGEMBANGAN DIRI SISWA
1. Kepribadian yang menarik itu yang bagaimana menurut pendapatmu beri
penjelasannya?
…………………………………………………………………………………………
…………………………………………………………………………………………
…………………………………………………………………………………………
…………………………………………………………………………………………
2. Adakah persamaan sifata nda dengan label diatas? Jelaskan !
…………………………………………………………………………………………
…………………………………………………………………………………………
…………………………………………………………………………………………
…………………………………………………………………………………………
3. Anda diharapkan dapat memberikan keputusan dengan sikap yang positif terhadap
kejadian-kejadian berikut?
a. Jika teman anda minta bantuan untuk melawan musuhnya sikap anda bagaimana?
………………………………………………………………………………………
………………………………………………………………………………………
………………………………………………………………………………………
………………………………………………………………………………………
b. Jika anda ditantang berkelahi. Sikap yang anda ambil adalah?
………………………………………………………………………………………
………………………………………………………………………………………
………………………………………………………………………………………
………………………………………………………………………………………
c. Jika terjadi konflik dimana anda sudah lama tidak ditegur sapa oleh teman, sikap
yang anda ambil adalah?
………………………………………………………………………………………
………………………………………………………………………………………
………………………………………………………………………………………
Tanggal Catatan/ Saran Guru Pembimbing Paraf
Pembimbing Siswa
KEGIATAN : 2
TUGAS PERKEMBANGAN 5 :
Mengenal kemampuan, bakat, minat serta arah kecenderungan karir dan aspirasi seni
RUMUSAN KOMPETENSI :
Mengenal aspek-aspek sosial berkaitan dengan kemampuan bakat, minat
MATERI PENGEMBANGAN
Belajar mandiri
Jenis Layanan : Penguasaan Konten
Fungsi Layanan : Pengembangan dan Pemeliharaan
Bidang Bimbingan : Sosial
Kelas : VII
Semester/waktu : II (genap) / 40 menit
A. PENGARUH BAKAT MINAT DENGAN KEGIATAN BELAJAR
Belajar merupakan kewajiban bagi seluruh umat manusia. Dengan belajar manusia
mendapatkan informasi berupa pengetahuan dan ketrampilan yang kelak dapat dipakai untuk
mengatasi atau menyelesaikan kesulitan hidup atau masalah kehidupan yang dihadapi?
Sepanjang hidupnya manusia harus belajar banyak hal yang dapat mempengaruhi manusia
untuk belajar.
1. Faktor dari luar :
a. Orang tua: yang bijaksana yang mampu menimbulkan minat anaknya untuk belajar
b. Sumber belajar : tersedianya banyak sumber belajar yang memadai merangsang minat
anak untuk belajar
c. Saran transportasi : bila sarana transportasi mudah dapat menyebabkan anak tidak
malas menuju ketempat belajar dikarenakan mudah dan lancarnya transportasi.
2. Faktor dari luar :
a. Cita-cita : adanya cita-cita mendorong manusia untuk belajar agar tercapai cita-
citanya
b. Minat : hal ini sangat penting sebab minat adalah komponen mental yang dapat
menggerkkan manusia untuk melakukan kegiatan belajar
c. Kesehatan jasmani dan rohani, kesehatan individual baik jasmani maupun rohani
merupakan faktor penting dala kegiatan belajar
Untuk itu perlu menjaga kesehatan jasmani tersebut dnegna cara mengkonsumsi makanan
yang bergizi, berolah raga serta beristirahat/tidur yang cukup
Adapun untuk menjaga kesehatan rohani dapat melakukan cara-cara sebagai berikut :
a. Banyak beribadah dan berdoa
b. Menjaga stabilitas emosi agar tidak bersedih tetapi juga tidak terlalu gembira
c. Menghindari masalah-masalah yang menyebabkan timbulnya beban mental di
mungkinkan dari perasaan bersalah dan sebagainya. Jika setidaknya dua factor diatas
dapat diperhatikan tentu akan menimbulkan pengaruh positif terhadap kegiatan belajar.
B. TUGAS PENGEMBANGAN DIRI
1. Belajar sepanjang hidup mengapa demikian? Jelaskan !
………………………………………………………………………………………………
………………………………………………………………………………………………
………………………………………………………………………………………………
………………………………………………………………………………………………
2. Mengapa manusia harus banyak-banyak mendapatkan informasi pengetahuan? Jelaskan !
………………………………………………………………………………………………
………………………………………………………………………………………………
………………………………………………………………………………………………
………………………………………………………………………………………………
3. Menurut bacaan diatas, sarana transportasi merupakan pengaruh positif terhadap kegiatan
belajar. Sarana transportasi yang bagaimana? Jelaskan !
………………………………………………………………………………………………
………………………………………………………………………………………………
………………………………………………………………………………………………
………………………………………………………………………………………………
4. Mengapa minat dapat menimbulkan pengaruh positif terhadap kegiatan belajar? Jelaskan!
………………………………………………………………………………………………
………………………………………………………………………………………………
………………………………………………………………………………………………
………………………………………………………………………………………………
5. Jelaskan bagaimana cara menjaga kesehatan jasmani?
………………………………………………………………………………………………
………………………………………………………………………………………………
………………………………………………………………………………………………
………………………………………………………………………………………………
Tanggal Catatan/ Saran Guru Pembimbing Paraf
Pembimbing Siswa
KEGIATAN : 3
TUGAS PERKEMBANGAN 6 :
Mengembangkan pengetahuan dan ketrampilan untuk mengikuti dan melanjutkan pelajaran
dan atau mempersiapkan karir serta berperan did alam kehidupan bermasyarakat
RUMUSAN KOMPETENSI :
Memiliki motivasi untuk belajar sepanjang hayat
MATERI PENGEMBANGAN
Motivasi belajar
Jenis Layanan : Penguasaan Konten
Fungsi Layanan : Pemeliharaan dan Pengembangan
Bidang Bimbingan : Pribadi
Kelas : VII
Semester/waktu : II (genap) / 40 menit
A. MOTIVASI BELAJAR
Motivasi adalah dorongan dari diri individu yang melatarbelakangi suatu tingkah laku.
Motivasi bisa timbul dari dalam individu maupun luar individu. Kuat lemahnya motivasi
yang mendasari suatu tingkah laku mempengaruhi hasil tingkah laku itu. Seorang anak yang
memiliki motivasi kuat akan semakin besar upayanya dalam meraih keberhasilan atau tujuan
yang akan dicapainya, sebaliknya anak yang tidak memiliki motivasi yang kuat akan mudah
merasa putus asa ketika menghadapi suatu hambatan atau permasalahan.
Terkait denga usaha mencapai tujuan belajar yang maksimal, setiap siswa harus memiliki
motivasi yang kuat untuk berprestasi. Motivasi itu bisa berupa keinginan yang keras untuk
mempertahankan cita-citanya ataupun keinginan untuk maju dan tidak mau kalah dengan
yang lain dalam arti persaingan yang sehat.
Motivasi yang kuat harus diimbangi pula dengan usaha-usaha yang nyata untuk
mewujudkan cita-cita atau harapan yang ingin dicapai. Untuk mengembangkan motivasi agar
berprestasi sebaik mungkin, perlu ditanamkan pemahaman lingkungan belajar yang meliputi
:
1. Informasi pendidikan
2. Informasi pekerjaan
3. Potensi daerah dan pengembangannya
Yang dimaksud dengan pemahaman mengenai informasi pendidikan ini adalah
pemahaman mengenai berbagai jenis pendidikan baik pendidikan sekolah maupun
pendidikan luar sekolah. Pendidikan sekolah mencakup tentang berbagai macam
pendidikan sekolah lanjutan, sedangkan pendidikan luar sekolah mencakup pendidikan
ketrampilan. Dengan memahami seluk beluk berbagai jenis pendidikan ini, maka
diharapkan anak memiliki wawasan yang luas mengenai berbagai jenis pendidikan yang
mungkin diperlukan oleh anak sesuai dengan keadaan atau kondisi dirinya.
Informasi pekerjaan perlu dipahami oleh anak, untuk membuka cakrawala pandang
mereka terhadap aneka ragam jenis pekerjaan yang dapat dipilihnya kelak atau
dipersiapkan mulai dini sesuai kondisi anak. Dari informasi pekerjaan ini anak akan
mengetahui jenis pekerjaan serta syarat-syarat yang sesuai untuk pekerjaan tersebut.
Potensi daerah serta pengembangannya di kemudian hari perlu dipahami oleh anak.
Hal ini bertujuan agar anak tepat dalam memilih kelanjutan studi dalam arti mampu
mengantisipasi kebutuhan tenaga kerja yang sesuai dengan kebutuhan di daerahnya.
Misalnya untuk daerah yang terletak di pesisir pantai, maka sangat diperlukan sarjana dan
insinyur dalam bidang perikanan dan lautan.
B. TUGAS PENGEMBANGAN DIRI
1. Apa saja yang mendorong kamu melanjutkan sekolah di SMP?
………………………………………………………………………………………………
………………………………………………………………………………………………
………………………………………………………………………………………………
………………………………………………………………………………………………
2. Mengapa orang yang hasil belajarnya baik biasanya memiliki dorongan belajar yang
kuat? Jelaskan!
………………………………………………………………………………………………
………………………………………………………………………………………………
………………………………………………………………………………………………
………………………………………………………………………………………………
3. Sebutkan upaya apa saja bagi seorang pelajar agar memiliki dorongan belajar yang kuat?
………………………………………………………………………………………………
………………………………………………………………………………………………
………………………………………………………………………………………………
………………………………………………………………………………………………
4. Untuk meraih cita-citamu, usaha apa saja yang bisa dilakukan saat ini?
………………………………………………………………………………………………
………………………………………………………………………………………………
………………………………………………………………………………………………
Tanggal Catatan/ Saran Guru Pembimbing Paraf
Pembimbing Siswa
KEGIATAN : 4
TUGAS PERKEMBANGAN 6 :
Mengembangkan pengetahuan dan ketrampilan sesuai dengan kebutuhannya
untuk melanjutkan pendidikan atau berperan serta dalam kehidupan masyarakat
RUMUSAN KOMPETENSI :
Sikap dan kebiasaan belajar
MATERI PENGEMBANGAN
Cara belajar meringkas materi bacaan
Jenis Layanan : Penguasaan konten
Fungsi Layanan : Pemahaman dan Pengembangan
Bidang Bimbingan : Belajar
Kelas : VII
Semester/waktu : II (genap) / 40 menit
A. MERINGKAS MATERI BACAAN
Dalam membuat suatu ringkasan seseorang siswa berusaha untuk mengambil intisari
uraian, kemudian intisari itu ditulis dengan singkat dalam kata-kata sendiri serta dihubung-
hubungkan dengan uraian lain yang juga telah diringkas.
Usaha menggaris di bawah kalimat-kalimat belumlah berarti meringkas, tetapi usaha itu
merupakan suatu persiapan yang sangat baik untuk menyusun ringkasan.
Sebaiknya siswa membuat ringkasan, setelah ia selesai mempelajari suatu uraian yang
bulat, misalnya membaca suatu bab dari suatu buku. Dengan mempunyai jawaban yang
lengkap mengenai isi suatu bab, akan dapat menghubungkan pokok-pokok paragraf yang satu
dengan yang lainnya.
Salah satu cara yang baik untuk melatih diri membuat ringkasan ialah :
Pertama kali sewaktu membaca suatu bab dari buku, garislah kalimat-kalimat yang pokok
atau yang dianggap penting di bawahnya dengan pulpen berwarna, setelah seleasi membaca
kalimat-kalimat tersebut hendaknya disalin secara berurutan di atas kertas. Dengan demikian
sudah mendapatkan rangka suatu ringkasan. Kini bacalah kalimat-kalimat yang ditulis di atas
kertas itu. Sambil membaca selipkan kata penghubung sehingga ada pertalian yang lancar
antara kalimat-kalimat itu. Kalimat-kalimat lampau yang panjang diganti dengan kalimat-
kalimat yang lebih singkat yang mengandung arti yang sama, kata-kata yang lebih pendek.
Pergunakanlah waktu secukupnya untuk membuat ringkasan, sebab ringkasan yang baik
akan menghemat waktu, karena waktu belajar tidak perlu lagi membaca seluruhnya.
Dalam waktu menghafal, ringkasan itu juga akan sangat memudahkan, karena ringkasan
suatu uraian beserta pertaliannya dengan yang lainnya telah tampak jelas.
B. Tugas Pengembangan Diri
1. Apakah kegiatan belajarmu sekarang ini sudah kamu lakukan secara rutin dan
teratur? Jelaskan dan ceritakan!
…………………………………………………………………………………………
…………………………………………………………………………………………
…………………………………………………………………………………………
…………………………………………………………………………………………..
2. Untuk memudahkan dalam membaca buku pelajaran,apa yang biasanya kamu
lakukan? Jelaskan!
…………………………………………………………………………………………
…………………………………………………………………………………………
…………………………………………………………………………………………
………………………………………………………………………………………….
3. Setelah membaca materi diatas, apakah kamu ada kesulitan dalam membuat
ringkasan? Jelaskan!
…………………………………………………………………………………………
…………………………………………………………………………………………
…………………………………………………………………………………………
………………………………………………………………………………………….
Tanggal Catatan/ Saran Guru Pembimbing Paraf
Pembimbing Siswa
KEGIATAN : 5
TUGAS PERKEMBANGAN 7:
Mengenal gambaran d an mengembangkan sikap tentang kehidupan mandiri secara
emosional,social dan ekonomi.
RUMUSAN KOMPETENSI :
Mewujudkan gambaran dan mengembangkan sikap tentang kehidupan mandiri secara
emosional,social dan ekonomi
MATERI PENGEMBANGAN KOMPETENSI:
Cara-cara bersikap dalam hubungan social berkenaan dengan kehidupan mandiri secara
emosional, social dan ekonomi.
Jenis Layanan : Informasi
Fungsi Layanan : Pemahaman dan Pencegahan
Bidang Bimbingan : Sosial
Kelas : VII
Semester / Waktu : II (Genap) / 40 menit
A. CARA MEMBAWA DIRI DALAM PERGAULAN
.
Dalam kehidupan bermasyarakat, kita diharuskan memiliki sikap dan prilaku yang dapat
di terima oleh masyarakat tersebut. Banyak kelompok masyarakat yang dapat kita jumpai dalam
kehidupan ini, misalnya : masyarakat keluarga, masyarakat suatu kampung atau suatu
desa,masyarakat suatu daerah, masyarakat suatu negara, dan masih dapat ditambah masyarakat
sekolah/ pelajar, masyarakat pedagang,masyarakat petani,masyarakat nelayan dan sebagainya.
Masing-masing masyarakat memiliki norma yang harus ditaati oleh anggota
masyarakatnya,oleh sebab itu masing-masing anggota harus bersikap dan berprilaku baik secara
emosional,social dan ekonomis harus dapat diterima dalam kelompok masyarakat tersebut.Jika di
dalam mengambil sikap menyimpang dari norma yang berlaku, maka orang tersebut akan
mendapatkan sangsi baik sangsi moral atau sangsi hukum. Sebagai anggota masyarakat sekolah
ada cara bersikap emosional,social dan ekonomi dalam menghadapi dinamika kehidupan jika
suatu ketika ada seseorang teman yang sedang asyik membaca pelajaran di waktu luang.Sikap
emosional kita yang baik adalah memberi dukungan moral dengan cara menunjukkan sikap
simpatik dan memberikan penghargaan yang wajar kepada teman tersebut.Adapun sikap social
kita dapat berupa sikap toleransi artinya di biarkan saja tidak mengganggu dan bahkan berusaha
agar tidak terganggu.
Contoh lain pada waktu istirahat saya membeli makanan di kantin sekolah,sikap
emosional yang dapat diambil misalnya dengan cara wajar secukupnya artinya membeli
makanan bukan karena ingin sombong takabur atau pamer yang dapat menimbulkan sikap tidak
simpatik dari orang lain. Sikap social yang dapat kita lakukan adalah mengajak makan
bersama.Adapun sikap secara ekonominya adalah dapat dilakukan dengan cara membeli sesuai
dengan kondisi tidak sampai menggunakan uang sekolah atau diluar uang saku.
B. TUGAS PENGEMBANGAN DIRI.
1. Kelompok masyarakat yang paling kecil adalah keluarga, siapakah yang menjadi anggota
masyarakt keluarga tersebut? Jelaksan!
………………………………………………………………………………………………
………………………………………………………………………………………………
………………………………………………………………………………………………
………………………………………………………………………………………………
2. Selain keluarga sebutksn kelompok-kelompok masyarakat yang lain?
………………………………………………………………………………………………
………………………………………………………………………………………………
………………………………………………………………………………………………
………………………………………………………………………………………………
3. Anggota masyarakat adalah yang pernah mendapatkan sangsi moral. Berikan beberapa
contoh sangsi moral tersebut!
………………………………………………………………………………………………
………………………………………………………………………………………………
………………………………………………………………………………………………
………………………………………………………………………………………………
4. Sebutkan beberapa contoh sangsi hukum!
………………………………………………………………………………………………
………………………………………………………………………………………………
………………………………………………………………………………………………
………………………………………………………………………………………………
Tanggal Catatan/ Saran Guru Pembimbing Paraf
Pembimbing Siswa
KEGIATAN : 6
TUGAS PERKEMBANGAN 4 :
Memantapkan nilai dan cara bertingkah laku yang dapat diterima dalam kehidupan sosial yang
lebih luas
RUMUSAN KOMPETENSI :
Menjalankan peran pribadi dalam kelompok sebaya sebagai pria dan wanita
MATERI PENGEMBANGAN
Hubungan antar remaja
Jenis Layanan : Peguasaan Konten
Fungsi Layanan : Pemahaman dan pencegahan
Bidang Bimbingan : Sosial
Kelas : VII
Semester/waktu : II (genap) / 40 menit
A. MENJALANKAN HUBUNGAN SOSIAL DENGAN TEMAN SEBAYA
Masa remaja merupakan proses dimana remaja mengalami perkembangan dan perubahan.
Siswa SMP adalah anak-anak remaja, maka anak-anak tersebut mulai senang berkelompok
dan melakukan kegiatan secara bersama-sama dengan temannya baik remaja pria maupun
wanita. Salah satu kebutuhan utama anak pada masa remaja awal (pria puber) adalah bergaul
dengan teman sebaya.
Kebutuhan bergaul dengan teman sebaya ini tidak dapat dicegah oleh siapapun termasuk
oleh orang tua, bahkan sering kali terjadi anak lebih mementingkan temannya daripada orang
tua. Anak lebih patut/menurut kehendak temannya dari pada orang tuanya. Dalam pergaulan
anak akan merasa terpukul batinnya jika ditolak oleh kelompok teman sebaya. Anak akan
rela berkorban apa saja asalkan mendapatkan pengakuan dari kelompok teman sebaya.
Bahkan hal-hal yang kurang baik, asalkan mendapatkan pengakuan dari kelompoknya akan
dilakukan.
Hal ini tidak ada masalah bila kelompok yang dianutnya kebetulan anak yang baik,
namun apabila kelompok tersebut adalah anak yang kurang baik akan menjadi sangat
berbahaya. Anak-anak yang mencurigai kesiapan diri secara matang tidak akan mudah
terpengaruh oleh hal-hal yang negative sebaliknya anak-anak yang tidka memiliki kesiapan
diri akan mudah sekali terpengaruh dan terjerumus.
Catatan :
- Bila anda remaja pria bertingkah lakulah seperti pria
- Bila anda remaja wanita bertingkah lakulah seperti wanita
B.TUGAS PENGEMBANGAN DIRI SISWA
1. Apa yang kamu lakukan jika kelompok temanmu melakukan hal-hal yang negative dan
merugikan? Jelaskan !
………………………………………………………………………………………………
………………………………………………………………………………………………
………………………………………………………………………………………………
………………………………………………………………………………………………
2. Apa yang kamu lakukan jika orang tuamu menasehati kamu agar tidak bergaul dengan
teman-temanmu yang kelakukannya kurang baik? Jelaskan !
………………………………………………………………………………………………
………………………………………………………………………………………………
………………………………………………………………………………………………
………………………………………………………………………………………………
3. Perbuatan/tingkah laku temanmu yang bagaimana, yang dianggap baik dan perlu
diteladani/dicontoh. Jelaskan!
………………………………………………………………………………………………
………………………………………………………………………………………………
………………………………………………………………………………………………
………………………………………………………………………………………………
4. Apakah saat ini kamu dapat bergaul dengan teman sebayamu tanpa ada masalah. Jelaskan
!
………………………………………………………………………………………………
………………………………………………………………………………………………
………………………………………………………………………………………………
………………………………………………………………………………………………
Tanggal Catatan/ Saran Guru Pembimbing Paraf
Pembimbing Siswa
KEGIATAN : 7
TUGAS PERKEMBANGAN 8:
Mengenal sisten dan nilai –nilai bagi pedoman hidup sebagai pribadi,anggota masyarakat
dan warga Negara.
RUMUSAN KOMPETENSI :
Mengenal nilai / norma dan alasan perlu mentaatinya dalam berprilaku
MATERI PENGMBANGAN KOMPETENSI:
Contoh-contoh etika dan nilai-nilai dalam kehidupan
Jenis Layanan : Penguasaan konten
Fungsi Layanan : Pemeliharaan dan Pengembangan
Bidang Bimbingan : Sosial
Kelas : VII
Semester / Waktu : II ( Genap) / 40 menit.
A. MEWUJUDKAN PERILAKU SESUAI ETIKA DAN NILAI YANG BAIK.
Bersikap dan berperilaku sesuai dengan system etika dan nilai kehidupan, sangat
dianjurkan karena dapat mengangkat martabat dan harga diri manusia. Dan jika menyimpang
dari system etika yang berlaku, maka akan berakibat jatuhnya martabat dan harga diri mereka
selanjutnya akan menemui kesulitan-kesulitan dalam pergaulan masyarakat. Aspek-aspek social
yang mengikuti penggunaan etika dapat dilaksanakan :
1. Siswa yang sopan terhadap gurunya, maka mereka akan mendapatkan simpati karena
dianggap memiliki etika sebagai pelajar. Demikian juga sebaliknya bila tidak sopan
terhadap guru maka anak tersebut akan kehilangan simpatik karena dia melanggar etika.
2. Anak yang toleran terhadap teman tidak menggangu dan ramah maka dia akan mempunyai
banyak teman dan disenangi oleh teman-teman, yang jahat suka megganggu maka akan di
benci dan di jauhi oleh teman –temannya serta terkucil dalam pergaulan.
3. Seorang anak yang sopan, hormat dan berbakti kepada orang tuanya maka akan bertambah
kasih sayang orang tua serta menimbulkan rasa bangga terhadap kedua orang
tuanya.Demikian sebaliknya bila tidak sopan, tidak menaruh hormat serta tidak berbakti
kepada kedua orang tuanya tentu akan mengakibatkan rasa kecewa yang mendalam bagi
kedua orang tuanya.
B. TUGAS PENGEMBANGAN DIRI.
1. Pelaksanaan system etika dan nilai-nilai kehidupan dapat mengangkat martabat dan harga
diri seseorang. Mengapa demikian? Jelaskan!
………………………………………………………………………………………………
………………………………………………………………………………………………
………………………………………………………………………………………………
………………………………………………………………………………………………
2. Orang yang tidak memiliki etika dalam bergaul dapat menemui kesulitan hidup
bermasyarakat, berilah contoh!
………………………………………………………………………………………………
………………………………………………………………………………………………
………………………………………………………………………………………………
………………………………………………………………………………………………
3. Aspek social yang ditimbulkan dalam pergaulan yang penuh nilai kerjasama dan
kekeluargaan adalah?
………………………………………………………………………………………………
………………………………………………………………………………………………
………………………………………………………………………………………………
………………………………………………………………………………………………
4. Aspek sosiaal yang ditimbulkan oleh sikap jujur adalah?
………………………………………………………………………………………………
………………………………………………………………………………………………
………………………………………………………………………………………………
………………………………………………………………………………………………
5. Aspek social yang ditimbulkan oleh saling menghargai adalah?
………………………………………………………………………………………………
………………………………………………………………………………………………
………………………………………………………………………………………………
………………………………………………………………………………………………
Tanggal Catatan/ Saran Guru Pembimbing Paraf
Pembimbing Siswa
KEGIATAN : 8
TUGAS PERKEMBANGAN 3 :
Mencapai pola hubungan yang baik dengan teman sebaya dalam peranannya sebagai pria dan
wanita
RUMUSAN KOMPETENSI :
Mampu berbicara dengan lancar baik secara lisan maupun tulisan
MATERI PENGEMBANGAN
Cara berbicara dengan orang berbeda-beda
Jenis Layanan : Penguasaan konten
Fungsi Layanan : Pemahaman dan Pencegahan
Bidang Bimbingan : Bimbingan Sosial
Kelas : VII
Semester/waktu : II (genap) / 40 menit
A. CARA BERBICARA DENGAN ORANG YANG BERBEDA
Sesuai kodratnya sebagai makhluk sosial, selama hidupnya manusia perlu bergaul dengan
orang lain. Di dalam pergaulan diperlukan komunikasi. Komunikasi dapat dilakukan dengan
berbagai cara, misalnya melalui surat menyurat, menggunakan bahasa isyarat, dan dapat juga
dengan berbicara. Berbicara dapat dilakukan secara langsung maupun lewat telepon ataupun
yang lainnya. Berbicara tidak semudah yang kamu bayangkan, tetapi diperlukan aturan atau
tata krama dalam berbicara. Tata krama berbicara berkaitan erat dengan hal-hal berikut :
a. Lawan yang diajak berbicara
b. Bahasa yang dipergunakan
c. Situasi ketika berbicara
d. Sikap berbicara
e. Tata krama berbicara
Selain hal-hal tersebut, hindarilah hal-hal berikut ketika berbicara dengan orang lain.
a. Memotong pembicaraan orang lain
b. Membantah pembicaraan
c. Berbicara tanpa memandang yang diajak bicara atau sebaliknya
d. Berbicara berkepanjangan dan tak tentu arahnya
e. Acuh tak acuh terhadap pembicaraan orang lain
Berikut ini diuraikan secara singkat pembicaraan dengan orang yang berbeda.
a. Berbicara dengan keluarga
Keluarga terdiri atas ayah, ibu, anak, kakek, nenek atau mungkin yang lain. Ayah,
ibu, kakek, dan nenek adalah orang-orang yang paling dekat denganmu. Di samping itu,
mereka adalah orang-orang yang paling berjasa kepada kita, sewajarnyalah apabila kita
wajib patuh, hormat dan berkasih sayang kepada mereka. Di dalam berbicara pun kamu
wajib memiliki etika berbicara yang ada. Misalnya, menggunakan bahasa halus, nada
suara rendah dan lembut, serta bersikap sopan.
Kakak adalah orang yang selalu memberi perlindungan dan kasih sayang kepadamu,
apalagi kalau ayah dan ibu sedang tidak ada di rumah,maka kamu wajib hormat dan kasih
sayang kepadanya. Di dalam berbicara, kamu juga harus memenuhi etika yang berlaku,
walaupun tidak seperti kalau berbicara dengan ayah, ibu, atau kakek, misalnya,
menggunakakan bahasa yang baik, menggunakan bahasa halus, nada suara rendah, dan
sikap yang sopan.
Adik adalah orang yang memerlukan kasih sayang dan perlindunganmu. Ketika
bicara, pergunakanlah bahasa yang dia mengerti, nada suara rendah, dan dengan sikap
yang sopan pula.
b. Berbicara dengan orang yang lebih tua
Sesuai dengan adat yang berlaku di lingkungan kita ini, sudah sejak turun temurun
orang yang muda harus menghormati kepada orang yang lebih tua. Di masyarakat,
terdapat orang-orang yang seusia dengan kakek, nenek, ayah dan ibumu. Kamu wajib
hormat dan sopan kepada mereka. Ketika berbicara dengan orang yang lebih tua harus
menggunakan bahasa halus, suara rendah dan sopan dalam bersikap.
c. Berbicara dengan teman
Teman adalah orang lain namun dekat hubungannya denganmu. Ada bermacam-
macam teman bagi kita. Ada teman sekolah, teman bermain, teman belajar,dan teman
olah raga. Bergaul dengan teman adalah hal yang paling mudah dalam bersikap, tidak
begitu diatur seperti halnya kita bergaul dengan orang yang lebih tua. Bebas
menggunakan bahasa, yang penting menggunakan bahasa yang mudah dipahami oleh
temanmu tanpa meninggalkan kesopanan.
Demikianlah beberapa contoh sopan santun berbicara. Intinya, kamu harus
menerapkan tata krama berbicara. Apabila dapat menerapkannya dengan baik dan benar
maka akan dapat mengantarkanmu menjadi warga masyarakat yang baik.
B. TUGAS PENGEMBANGAN DIRI
1. Manusia di dalam hidupnya perlu bergaul dengan orang lain. Dalam bergaul, perlu
komunikasi yang dapat dilakukan dengan berbagai cara. Sebutkan cara berkomunikasi
yang kamu lakukan!
………………………………………………………………………………………………
………………………………………………………………………………………………
………………………………………………………………………………………………
………………………………………………………………………………………………
2. Dalam berbicara, kita harus dapat membedakan dengan siapa yang kita ajak bicara.
Berikan contoh bagaimana caranya mempersilahkan untuk menyantap makanan kepada :
a. Ayah
…………………………………………………………………………………………
…………………………………………………………………………………………
…………………………………………………………………………………………
b. Ibu
…………………………………………………………………………………………
…………………………………………………………………………………………
…………………………………………………………………………………………
c. Kakak
…………………………………………………………………………………………
…………………………………………………………………………………………
…………………………………………………………………………………………
3. Bagaimana caranya meminta izin kepada anggota keluargamu ketika hendak berangkat
sekolah?
a. Kepada ayah
…………………………………………………………………………………………
…………………………………………………………………………………………
…………………………………………………………………………………………
…………………………………………………………………………………………
b. Kepada ibu
…………………………………………………………………………………………
…………………………………………………………………………………………
…………………………………………………………………………………………
…………………………………………………………………………………………
c. Kepada adik
…………………………………………………………………………………………
…………………………………………………………………………………………
…………………………………………………………………………………………
…………………………………………………………………………………………
4. Suatu saat kamu berjumpa dengan Bapak Agus, tetangga dekatmu, di Bank. Apa yang
kamu ucapkan kepadanya?
………………………………………………………………………………………………
………………………………………………………………………………………………
………………………………………………………………………………………………
………………………………………………………………………………………………
Tanggal Catatan/ Saran Guru Pembimbing Paraf
Pembimbing Siswa
KEGIATAN : 9
TUGAS PERKEMBANGAN 2 :
Memahami dan menerima dirinya secara positif serta mengembangkannya ke arah
yang bermakna
RUMUSAN KOMPETENSI :
Mampu menghindarkan diri dari bahaya merokok
MATERI PENGEMBANGAN
Bahaya rokok
Jenis Layanan : Informasi
Fungsi Layanan : Pemahaman dan pencegahan
Bidang Bimbingan : Pribadi
Kelas : VII
Semester/waktu : II (genap) / 40 menit
A. BAHAYA MEROKOK
Merokok merupakan kebiasaan yang tidak asing bagi orang Indonesia. Hampir tidak ada
batasan umur, dari usia muda sampai tua. Di antara mereka sebenarnya awalnya hanya
merupakan kegiatan iseng, ikut-ikutan dari orang lain. Namun akhirnya menjadi suatu
kebiasaan dan akhirnya menjadi ketergantungan, tanpa mneyadari bahaya yang
ditimbulkannya.
Bahaya yang ditimbulkan rokok cukup banyak, karena rokok mengandung :
a. Nikotin, yang menyebabkan tekanan darah meningkat, kerusakan jantung, pernapasan
bisa terhenti
b. Karbon monoksida, dapat menurunkan sel darah merah dan mengurangi oksigen yang
menuju ke placenta
c. Karsinogen, dapat menyebabkan kanker
Akibat yang sangat berbahaya bagi ibu hamil antara lain :
- Premature
- Keguguran
- Infeksi saluran pernapasan
- Kelambanan mental bagi bayi
- Lahir dengan berat badan yang kurang
Bila direnungkan ternyata cukup besar akibat yang ditimbulkan oleh rokok daripada
keuntungannya. Yang sangat penting adalah bagaimana cara agar yang sudah merokok
menjadi tidak merokok dan yang belum tidak mencobanya. Ini sama saja manusia
menghadapi setan, sangat sulit untuk dikalahkan, apalagi dibunuh. Sebenarnya yang paling
utama adalah dimulai dari diri kita sendiri untuk dapat menghentikan merokok atau
mencegah agar tidak merokok
Banyak cara yang dapat dilakukan untuk mencegah kebiasaan merokok, antara lain :
a. Mengganti kesibukan merokok dengan kesibukan yang lain, misalnya : dengan
makan permen karet atau makanan kecil
b. Memahami bahaya merokok
c. Mengunjungi orang-orang yang menjadi korban keganasan merokok
d. Konsultasi dengan dokter tentang bahaya merokok
e. Jangan coba-coba merokok
f. Mengingat-ingat kejelekan merokok
g. Lebih baik untuk menabung daripada untuk membeli rokok
h. Ingat kata-kata : “Merokok adalah kematian”
i. dan lain-lain
B. TUGAS PENGEMBANGAN DIRI SISWA.
1. Apa saja dampak orang merokok ? Jelaskan!
………………………………………………………………………………………………
………………………………………………………………………………………………
………………………………………………………………………………………………
………………………………………………………………………
2. Usaha-usaha apakah yang bisa kamu lakukan untuk menghindari ajakan dari temanmu
dalam hal merokok? Berikan penjelasaanya.
………………………………………………………………………………………………
………………………………………………………………………………………………
………………………………………………………………………………………………
…………………………………………………………………………
3. Tuliskan beberapa penyakit yang ditimbulkan oleh merokok
………………………………………………………………………………………………
………………………………………………………………………………………………
………………………………………………………………………………………………
…………………………………………………………………………
4. Jelaskan apa akibat Nikotin yang ada dalam rokok pada organ tubuh manusia?
………………………………………………………………………………………………
………………………………………………………………………………………………
………………………………………………………………………………………………
…………………………………………………………………………
5. Apa yang kamu lakukan apabila teman-teman sepergaulanmu merokok?
………………………………………………………………………………………………
………………………………………………………………………………………………
………………………………………………………………………………………………
………………………………………………………………………………………………
Tanggal Catatan/ Saran Guru Pembimbing Paraf
Pembimbing Siswa
KEGIATAN : 10
TUGAS PERKEMBANGAN 5 :
Mengenal kemampuan, bakat, minat serta arah kecenderungan karier
RUMUSAN KOMPETENSI :
Memiliki sifat positif terhadap studi lanjut dan pekerjaan
MATERI PENGEMBANGAN
Hubungan antara bakat, minat, pekerjaan dan pendidikan
Jenis Layanan : Informasi
Fungsi Layanan : Pemahaman
Bidang Bimbingan : Bimbingan karier
Kelas : VII
Semester/waktu : II (genap) / 40 menit
A. HUBUNGAN ANTARA BAKAT, MINAT, PEKERJAAN DAN PENDIDIKAN
“Untuk berbuat baik di dunia, kamu harus mengenali siapa dirimu dan hal-hal apa yang
memberikan makna dalam kehidupanmu” (Paula P Brownlee). Ada pepatah mengatakan
bahwa tak kenal maka tak sayang. Demikian halnya tentang keadaan diri kita. Sebagai
makhluk pribadi, kamu perlu mengenal dirimu sendiri sebelum mengenali diri orang lain. Hal
itu penting karena banyak orang yang mengabaikan sirinya sendiri sehingga berakibat tubuh
tidak segar serta menjalani hidup tak sehat, menghabiskan waktu untuk kegiatan tak berguna
seperti merokok, begadang, minum minuman keras, dan mengonsumsi narkoba sehingga
merugikan dan bahkan menghancurkan diri sendiri.
Terjadinya kasus kenakalan remaja adalah salah satu contoh adanya ketidakmampuan
anak yang bersangkutan dalam menyalurkan sifat-sifat yang dimilikinya secara benar,
sehingga hal-hal yang ia lakukan tidak sesuai dengan norma yang berlaku di masyarakat.
Kesalahan anak dalam memilih dan menentukan sekolah atau jurusan yang diminatinya juga
merupakan contoh ketidakmampuan anak mengenali dirinya. Untuk memahami diri sendiri
secara tepat, kamu perlu mengenali sifat-sifat yang kamu miliki.
Dengan pemahaman terhadap diri sendiri tersebut maka akan sangat berpengaruh
terhadap keberhasilan di masa yang akan datang. Misalnya, ketepatan memilih studi lanjutan
setelah lulus SMP nantinya akan melanjutkan sekolah ke SMA ataukah ke SMK. Dalam
memilih penjurusan ini perlu dipertimbangkan berbagai hal berikut:
1. Keadaan ekonomi orang tua
2. Bakat dan minat yang ada
3. Kecerdasan yang dimiliki
Tujuan pendidikan nasional adalah berkembangnya potensi peserta didik agar menjadi
manusia yang beriman dan bertakwa kepada Tuhan Yang Maha Esa, berakhlak mulia, sehat,
berilmu, cakap, kreatif, mandiri, dan menjadi warga negara yang demokratis dan
bertanggung jawab. Hal tersebut merupakan tanggung jawab bersama antara pemerintah,
masyarakat, dan keluarga. Ini berarti bahwa pelaksanaan pendidikan dapat berlangsung di
sekolah, di masyarakat, dan di dalam keluarga. Di sekolah, pendidikan dilaksanakan oleh
lembaga resmi pemerintah atau oleh pihak swasta (sekolah negeri/sekolah swasta). Di dalam
masyarakat berwujud pendidikan yang diselenggarakan oleh pihak masyarakat di lingkungan
kita masing-masing. Misalnya pendidikan tambahan (les) Bahasa Inggris, matematiks, IPA,
computer, pendidikan ketrampilan dan tari, seni musik. Semua itu dapat mendukung
keberhasilan pencapaian tujuan pendidikan nasional. Ada pula pendidikan luar sekolah yang
sifatnya berupa pendidikan ketrampilan, yaitu membekali peserta didik menguasai bidang
ketrampilan tertentu, misalnya pendidikan menjahit, ketrampilan elektronika, ketrampilan
mengasuh anak, ketrampilan merawat orang sakit, ketrampilan di bidang perbengkelan, dan
masih banyak lagi ketrampilan lain yang dapat kita temukan di lingkungan kita masing-
masing.
Di depan telah dikatakan bahwa penyelenggaraan pendidikan, baik di sekolah maupun di
luar sekolah semuanya sangat membantu dalma upaya mencapai tujuan pendidikan nasional.
Oleh sebab itu disarankan bagi para pelajar selain mengikuti pendidikan yang ada di sekolah
juga mengikuti pendidikan yang diselenggarakan di luar sekolah untuk menambah wawasan,
pengalaman, dan pengetahuan sehingga dengan sendirinya apa yag menjadi tujuan nasional
tersebut segera dapat terwujud. Hanya saja, dalam mengikuti pendidikan di luar sekolah
tersebut harus dipilih mana yang sesuai/mendukung pendidikan yang ada di sekolah.
B. TUGAS PENGEMBANGAN DIRI
1. a. Mengapa sangat penting bagi seseorang untuk memahami keadaan dirinya sendiri?
Jelaskan !
…………………………………………………………………………………………
…………………………………………………………………………………………
…………………………………………………………………………………………
…………………………………………………………………………………………
b. Dari hasil belajarmu pada nilai rapor di SD/MI, pada bidang mata pelajaran manakah
kemampuanmu yang menonjol? Coba hubungkan dengan cita-citamu di masa
mendatang. Apakah ada kecocokan? Coba jelaskan!
…………………………………………………………………………………………
…………………………………………………………………………………………
…………………………………………………………………………………………
…………………………………………………………………………………………
c. Jika ada orang tua yang memaksa anaknya untuk memilih melanjutkan sekolah ke
SMA, padahal anaknya ingin melanjutkan ke SMK karena ingin cepat kerja,
bagaimanakah menurut pendapatmu terhadap sikap orang tua tersebut? Jelaskan!
…………………………………………………………………………………………
…………………………………………………………………………………………
…………………………………………………………………………………………
…………………………………………………………………………………………
2. a. Hambatan-hambatan apa saja yang mungkin timbul dalam pengembangan bakat yang
kamu miliki?jelaskan!
…………………………………………………………………………………………
…………………………………………………………………………………………
…………………………………………………………………………………………
…………………………………………………………………………………………
b. Upaya-upaya apa yang dapat kamu lakukan untuk mengembangkan bakat yang kamu
miliki?
…………………………………………………………………………………………
…………………………………………………………………………………………
…………………………………………………………………………………………
…………………………………………………………………………………………
3. a. Pernahkah kamu mengikuti pendidikan tambahan di luar sekolah? Apabila pernahm
apakah kamu rasakan ada pengaruhnya terhadap prestasi belajarmu?jelaskan!
…………………………………………………………………………………………
…………………………………………………………………………………………
…………………………………………………………………………………………
…………………………………………………………………………………………
b. Sebutkan bidan pendidikan apa saja yang pernah kamu ikuti di luar sekolah!
…………………………………………………………………………………………
…………………………………………………………………………………………
…………………………………………………………………………………………
…………………………………………………………………………………………
c. Coba amati lingkungan di sekitarmu. Pendidikan ketrampilan apa saja yang ada di
lingkungan tersebut?
…………………………………………………………………………………………
…………………………………………………………………………………………
…………………………………………………………………………………………
…………………………………………………………………………………………
4. Coba ceritakan rencana-rencanamu selama mengikuti pendidikan di SMP/MTs dan
setelah lulus dari SMP/MTS ini, akan ke mana melanjutkannya?
………………………………………………………………………………………………
………………………………………………………………………………………………
………………………………………………………………………………………………
………………………………………………………………………………………………
5. Apa cita-citamu kelak setelah dewasa? Bagaimana usaha untuk meraih cita-cita tersebut?
………………………………………………………………………………………………
………………………………………………………………………………………………
………………………………………………………………………………………………
………………………………………………………………………………………………
Tanggal Catatan/ Saran Guru Pembimbing Paraf
Pembimbing Siswa
DAFTAR PUSTAKA
Proyek pengadaan buku perpustakaan dikmenum Jakarta,1980. Tehnik Belajar
yang Tepat, Jakarta :Mutiara Permata Widya
Mamik Suratmi, Sulastri,1983 Bimbingan Belajar FKIP UNUD Singaraja.
Ny. Singgih D Gunarso dan Singgih D. Gunarso, 1983, Psykhologis Perkembangan
Anak dan Remaja. Jakarta : Gunung Mulia
Agus Sutiksna,1988, Bimbingan Karier, Jakarta : PT Intan Pariwara
Depdiknas Pusat,2002. Pedoman Tata Krama dan Tata Tertib Kehidupan Sosial di
sekolah bagi SLTP
Sarlito Wirawan Sarwono, 2002, Psikologi Remaja, Jakarta : PT Raja Grafindo
Persada
Munandar, Prof Dr.S.C Utami,2002 Kreatifitas Keberbakatan Strategi
Mewujudkan Potensi Kratif dan Bakat , Jakarta : PT Gramedia
Sriyanto,Muldjarwandi,Sa‘adon, 2010. Bimbingan dan Konseling untuk SMP,
Jakarta : Yudhistira.
Mamat Surpiatna, 2011. Bimbingan dan Konseling Berbasis Kompetensi, Jakarta :
PT raja Grafindo Persada.
Harminto.2009. Benarkah Rokok Mengandung Zat Racun Kimia, Semarang : CV
Ghyas Putra.
Modul Pendidikan Pencegahan Merokok, Yayasan Jantung Indonesia. Jakarta
Pusat
SURAT PERNYATAAN KEASLIAN KARYA
Yang bertandatangan di bawah ini:
Nama : I Made Janu Arnawan, S.Pd
No.PPG : 2002114238
Prodi/Jurusan : Sekolah Pasca Sarjana/ Pendidikan
Profesi Guru BK
Universitas : Universitas PGRI Madiun (UNIPMA)
Dengan ini menyatakan bahwa karya berupa Pelaksanaan Penelitian, Pelaksanaan Refleksi
Diri, Pelaksanaan Pencarian Informasi dan Pelaksanaan Inovasi Baru merupakan karya sendiri.
Jika dikemudian hari terbukti karya tersebut bukan merupakan karya sendiri, maka saya
bersedia diproses secara hukum untuk menerima sanksinya.
Denpasar, 23 November 2020
Mahasiswa,
I Made Janu Arnawan, S.Pd.
NIP. -