The words you are searching are inside this book. To get more targeted content, please make full-text search by clicking here.

Peran Indonesia dalam Kerja Sama ASEAN

Discover the best professional documents and content resources in AnyFlip Document Base.
Search
Published by evlintrihandari691, 2020-10-08 23:40:58

ASEAN

Peran Indonesia dalam Kerja Sama ASEAN

Peran
Indonesia
dalam Kerja
Sama ASEAN

Organisasi ASEAN (Association of Southeast Asia Nations)
dibentuk oleh lima negara di kawasan Asia Tenggara, yaitu
Indonesia, Malaysia, Singapura, Filipina dan Thailad. Lima
orang perwakilan dari lima negara tersebut menandatangani
kesepakatan yang dikenal sebagai Deklarasi Bangkok pada 9
Agustus 1967, di Kota Bangkok, Thailand.

Organisasi ini dibentuk untuk memperkuat stabilitas sosial,
ekonomi dan politik dari negara-negara anggotanya. Hal ini
dirasa perlu untuk dilakukan mengingat negara anggotanya
(kecuali Thailand) yang sama-sama pernah dijajah oleh bangsa
asing. Saat ini, organisasi ASEAN sudah memiliki 10 negara
anggota yang semuanya merupakan negara-negara di
kawasan Asia Tenggara, kecuali Timor Leste.

Negara kita bertetangga dengan negara-negara lain di sekitar
kita. Untuk mencapai kehidupan bertetangga yang damai dan
sejahtera, bangsa-bangsa di kaswasan Asia Tenggara harus
dapat saling menghargai dan menghormati serta saling bekerja
sama. Dengan begitu, tujuan untuk memajukan kehidupan dan
kesejahteraan dapat tercapai.

A.

Organisasi ASEAN

Latar Belakang Terbentuknya ASEAN

1. Persamaan letak wilayah, yaitu Asia Tenggara
2. Persamaan nasib sebagai bangsa yang pernah dijajah

bangsa asing (kecuali Thailand)
3. Adanya perselisihan di beberapa negara di wilayah Asia

Tenggara yang dapat mengancam persatuan, seperti
perselisihan yang terjadi antara Malaysia dan Indonesia
pada tahun 1965-1966
4. Berkembangnya paham komunisme yang ditakuti oleh
negara-negara di Asia Tenggara

Hasil pertemuan lima menteri Deklarasi Bangkok ditandatangani oleh:
luar negeri dari Indonesia, 1. Adam Malik, Menteri Luar Negeri Indonesia
2. Tun Abdul Razak, Menteri Luar Negeri Malaysia
Malaysia, Filipina, Singapura dan 3. Thanat Khoman, Menteri Luar Negeri Thailand
Thailand, pada 8 Agustus 1967 4. Narciso Ramos, Menteri Luar Negeri Filipina
adalah Penandatanganan 5. S. Rajaratnam, Menteri Luar Negeri Singapura
Deklarasi Bangkok yang
menandai berdirinya ASEAN.

Berdasarkan isi Deklarasi Bangkok,

Tujuan ASEAN:

• Mempercepat pertumbuhan ekonomi dan kemajuan sosial budaya di Asia
Tenggara

• Memajukan perdamaian dan stabilitas kawasan dengan tetap menghormati
keadilan dan penegakan hukum

• Meningkatkan kerja sama dan rasa saling membantu untuk kepentingan
bersama dalam bidang ilmu pengetahuan dan teknologi (iptek)

• Meningkatkan kerja sama di bidang pertanian, industri, perdagangan,
transportasi dan komunikasi

• Memelihara kerja sama dengan organisasi-organisasi internasional dan
regional

• Meningkatkan stabilitas dalam bidang politik dan keamanan

Lambang ASEAN

Lambang ASEAN berbentuk sepuluh batang padi yang terikat.
Padi digunakan sebagai lambang ASEAN karena mayoritas

penduduk ASEAN menjadikan padi sebagai makanan pokok.
Warna kuning pada batang padi menggambarkan

kemakmuran dan kesejahteraan negara anggota ASEAN.
Warna merah pada latar belakang simbol padi melambangkan

sikap berani dan dinamis. Warna putih melambangkan
kesucian, sedangkan warna biru melambangkan perdamaian

dan keamanan. Lingkaran melambangkan persatuan dan
kesatuan antarnegara anggota ASEAN. Lingkaran berwarna
putih menunjukkan bahwa negara anggota ASEAN memegang

teguh persatuan dan kesatuan dengan hati yang suci serta
tujuan bekerja sama meningkatkan kemajuan negara-negara

ASEAN di segala bidang.

Keanggotaan ASEAN

Sifat keanggotaan ASEAN adalah terbuka untuk seluruh
negara di kawasan Asia Tenggara.

Anggota ASEAN:

1. Filipina (negara pendiri)
2. Indonesia (negara pendiri)
3. Malaysia (negara pendiri)
4. Singapura (negara pendiri)
5. Thailand (negara pendiri)
6. Brunei Darussalam (7 Januari 1984)
7. Vietnam (23 Juli 1995)
8. Laos (23 Juli 1997)
9. Myanmar (23 Juli 1997)
10. Kamboja (30 April 1999)

Sekretariat ASEAN

Sejalan dengan meningkatnya kegiatan-kegiatan ASEAN, negara-
negara ASEAN merasa perlu memiliki sekretariat tetap. Hasil
Konferensi Tingkat Tinggi (KTT) ASEAN di Bali pada 7 Juni 1976
menyetujui adanya secretariat ASEAN. Setelah itu, secretariat tetap
ASEAN diputuskan berkedudukan di Jakarta, tepatnya di Jalan
Sisingamangaraja, Jakarta Selatan.

Indonesia sebagai Salah Satu
Anggota ASEAN

Berdasarkan peta dapat dilihat bahwa
wilayah Indonesia berada di kawasan Benua
Asia dan berbatasan dengan negara-negara
lain. Ada perbatasan berupa daratan maupun
lautan. Dilihat dari luas wilayahnya,
Indonesia adalah negara dengan luas wilayah
yang terbesar. Oleh karena itu, sangat wajar
jika Indonesia memiliki peran yang sangat
penting di kawasan ASEAN.

Batas Wilayah Negara Kesatuan
Republik Indonesia

Utara Singapura, Laut Tiongkok Selatan, Malaysia, Brunei Darussalam,
Selatan Filipina dan Samudra Pasifik

Samudra Hindia, Timor Leste dan Australia

Timur Papua Nugini dan Samudra Pasifik

Barat Benua Asia dan Samudra Hindia

Jumlah Penduduk Indonesia

Jumlah penduduk Indonesia secara periodik dihitung
oleh lembaga pemerintah yakni Badan Pusat Statistik

(BPS) melalui program sensus penduduk.

Kekayaan Alam

Indonesia

Kekayaan alam wilayah Indonesia sangat
menguntungkan bagi kemajuan di bidang ekonomi,
sosial, budaya, transportasi, dan berbagai bidang

lainnya. Keragaman flora dan fauna menjadi
kekayaan yang tak ternilai dan tidak banyak dimiliki

oleh negara lain di kawasan ASEAN. Selain itu
Indonesia juga memiliki keindahan laut dan daratan
yang mampu menarik minat wisatawan dari seluruh
dunia. Kekayaan hasil tambang dan hasil laut juga

menjadikan Indonesia negara yang sangat kaya.

C.
Bentuk
Kerja Sama Indonesia
dengan Negara-Negara
ASEAN!

1. Kerja sama ASEAN
dalam Bidang Ekonomi

Kerja sama ASEAN dalam bidang Ekonomi bertujuan untuk meningkatkan jumlah
Perdagangan dan pertukaran jasa antar negara. Bentuk kerja sama
ekonomi ASEAN antara lain :

a. Penerapan tariff khusus bagi barang dan jasa sesame negara anggota ASEAN
yang disebut kawasan perdagangan bebas ASEAN atau AFTA ( ASEAN Free Trade Area )

b. IRRI (nInternational Rice research Institute ) merupakan badan penelitian bidang pertanian
yang didirikan di Filipina.

c. Mendirikan proyek industry bersama seperti pabrik pupuk Sriwijaya di Palembang,
pabrik pupuk Urea di Aceh dan Malaysia, pabrik mesin diesel di Singapura, dan
pabrik abu soda di Thailand.

1. Kerja sama ASEAN
dalam Bidang Ekonomi

d. Mengembangkan jaringan transpotasi.
e. Mendorong peran investor ( penanam modal ) agar menanamkan modalnya

untuk pengembangan sector ekonomi.
f. Membentuk pengembangan kawasan di bidang pariwisata, perikanan, dan perkebunan.

Manfaat kerja sama ekonomi ASEAN :
a. Meningkatkan perekonomian negara anggota.
a. Memperkuat ekonomi regional di kawasan Asia Tenggara.

2. Kerja sama ASEAN
dalam Bidang Pendidikan

a. Melakukan pertukaran pelajar serta pemberian beasiswa pendidikan.

a. Melakukan penyetaraan ijasah di negara-negara anggota.

a. Membentuk kelompok peneliti antar negara.

a. Menetapkan kurikulum sekolah yang berdasarkan prinsip Demokrasi,
Berorientasi pada perdamaian, serta menghargai hak azazi manusia.

Manfaat kerja sama ASEAN dalam bidang pendidikan

1. Meningkatkan kwalitas sumber daya manusia negara-negara anggota.
2. Mengembangkan ilmu pengetahuan yang dimiliki negara-negara anggota.

3. Kerja sama ASEAN
dalam Bidang Teknologi

Contoh kerjasama ASEAN dalam bidang teknologi :
a. Mengembangkan teknologi pasca panen secara bersama-sama.
b. Membangun jaringan Kota Cerdas ASEAN untuk meningkatkan
c. Penguasaan teknologi negara-negara ASEAN.

Manfaat kerja sama ASEAN dalam bidang teknologi antara lain :
a. Meningkatkan penguasaan teknologi negara-negara anggota.
b. Memudahkan kegiatan masyarakat.

4. Kerja sama ASEAN
dalam Bidang Sosial

Contoh kerja sama ASEAN di bidang social, antara lain :
a. Memberi bantuan kepada penduduk di negara anggota ASEAN
b. yang mengalami bencana alam.
c. Bekerja sama untuk mengatasi peredaran narkotika dan obat-obatan berbahaya.

Manfaat kerja sama di bidang social antara lain :
a. Meningkatkan kesehatan dan kualitas hidup penduduk

negara ASEAN.
b. Membantu para pengungsi dan korban bencana alam.

5. Kerja sama ASEAN
dalam Bidang Budaya

Contoh kerja sama ASEAN dalam bidang budaya antara lain :
a. Mengadakan pentas budaya.
b. Mengadakan pameran hasil kerajinan tradisional di luar negeri/
c. Mengadakan studi banding dan saling bertukar informasi tentang

budaya masing-masing negara.
d. Mengadakan festival bunga untuk menarik minat wisatawan.

Manfaat kerja sama ASEAN di bidang Budaya :
a. Melestarikan budaya negara-negara anggota.
b. Memperkenalkan budaya negara-negara anggota.
c. Mengembangkan industri budaya dan pariwisata.

6. Kerja sama ASEAN
dalam Bidang Politik dan Keamanan

Contoh kerja sama ASEAN dalam bidang Politik dan Keamanan :
a. Perjanjian mengenai kawasan damai, bebas, dan netral atau Zona of peace, Freedom, and Naturali

( ZOPFAN ). Isi perjanjian tersebut adalah keinginan untuk menjadikan kawasan Asia Tenggara seb
kawasan damai, bebas, dan netral.
b. Perjanjian persahabatan dan kerja sama di Asia Tenggara.
c. Perjanjian kawasan bebas nuklir.
d. Pembentukan komunitas keamanan ASEAN yang bertujuan untuk memerangi terorisme, pelatihan
pasukan penjaga perdamaian.

Tujuan kerja sama dalam bidang Politik dan Keamanan adalah
untuk menciptakan stabilitas kawasan,

7. Kerja sama ASEAN
dalam Bidang Olah.Raga

Contoh kerja sama ASEAN dalam bidang olah raga antara lain :
a. Mengadakan SEA Games yang diadakan setiap 2 tahun sekali.
b. Mengadakan ASEAN ParaGames yang diadakan setiap 2 tahun sekali.
c. Mengadakan AFC atau kejuaraan sepak bola ASEAN yang diselenggarakan 4 tahun sekali.

Manfaat kerja sama ASEAN dalam bidang olah raga :
a. Meningkatkan keakrban negara-negara ASEAN.
b. Mengasah kemampuan dan meningkatkan semangat

Berprestasi para atlet.

Peran
Indonesia
dalam ASEAN

Peran Indonesia dalam ASEAN yaitu:

1. Negara pemrakarsa berdirinya ASEAN.
Mentri luar negeri Indonesia, bapak Adam Malik memandang perlu adanya kawasan Asia Tenggara
aman, damai, dan netral.

2. Indonesia sebagai tuan rumah Sea Games.
Indonesia sudah 4 kali menjadi tuan rumah SEA Games.

3. Indonesia sbagai tuan rumah KTT ASEAN
Konfrensi tingkat Tinggi ASEAN merupakan pertemuan kepala negara maupun kepala pemerintahan
negara-negara ASEAN.

4. Penggagas dibentuknya komunitas Keamanan ASEAN.
Bertujuan menanggulangi tidak kejahatan dan kekerasan militer maupun non militer.

5. Penengah perundingan damai Kamboja dan Vietnam.
Pada tahun 1977 sampai 1979, terjadi perang antara Kamboja dan Vietnam.
Kamboja dibawah pengaruh Tiongkok dan Vietnam dibawah pengaruh Uni Sofyet.

Indonesia menjasi penengah saat Vietnam menyerang Kamboja.

6. Membantu perdamaian Filipina dan Gerakan Pembebasan Moro
Indonesia membantu upaya perundingan perdamaian antara
Filipina dan gerakan Pembebasan Moro.

7. Jakarta Informal Meeting
Indonesia berupaya mendamaikan pihak-pihak yang sedang konflik di Kamboja,

dan mengusulkan pertemuan yang disebut Jakarta Informal meeting.

THANK YOU


Click to View FlipBook Version