The words you are searching are inside this book. To get more targeted content, please make full-text search by clicking here.
Discover the best professional documents and content resources in AnyFlip Document Base.
Search
Published by subhan.shf, 2024-01-09 23:59:45

Ebook akuntansi biaya

Ebook akuntansi biaya

51 D. Prosedur Penentuan Biaya Tenaga Kerja Standar Biaya tenaga standar terdiri dari dua unsur; jam tenaga kerja standar dan tarif upah standar. Jam tenaga standar dapat ditentukan dengan cara; • Menghitung rata-rata jam kerja yang dikonsumsi dalam suatu pekerjaan masa lalu • Membuat test-run operasi produksi di bawah keadaan normal yang diharapkan • Mengadakan penyelidikan gerak dan waktu dari berbagai kerja karyawan di bawah keadaan nyata yang diharapkan. • Mengadakan taksiran yang wajar, didasarkan pada pengalaman dan pengetahuan operasi produksi dan produk. Tarif upah standar dapat ditentukan atas dasar; Perjanjian dengan organisasi karyawan Data upah masa lalu Penghitungan tarif upah dalam keadaan operasi normal. E. Prosedur Penentuan BOP Standar 0 Jenis Standar A.Standar teoritis B.Rata-rata biaya waktu yang lalu C.Standar normal D.Pelaksanaan terbaik yang dapat dicapai F. Pusat Pertanggungjawaban Sistem Biaya Standart Dalam memahami sistem biaya standar terlebih dahulu harus mengetahui berbagaimacam pusat pertanggung jawaban yang biasanya terdapat di dalam perusahaan.Halini penting karena tidak semua pusat pertanggungjawaban dapat diken dalikan biayanyadengan menggunakan sistem biaya standar ini. Pusat pertanggungjawaban adalah suatu unit organisasi di dalam perusahaan yangdipimpin oleh seorang manajer yang bertanggung jawab. Secara umum kegiatan setiap pusat pertanggungjawaban di dalam perusahaan adalah mengolah masukan men jadikeluaran. Jika masukan suatu pusat pertanggungjawaban dikalikan dengan harganya, akandiperoleh biaya, sedangkan jika keluarannya dikalikan dengan harganya akan diperoleh pendapatan pusat pertanggungjawaban tersebut. Semua pusat pertanggungja waban dapatdiukur masukannya, tetapi tidak semua keluaran pusat pertanggungjawaban dapat diukursecara kuantitatif. Seperti pada menentukan satuan ukuran bagi keluaran DepartemenPembangkit Listrik yaitu kilowatt hour, tetapi tidak dengan menetukan satuan ukurankeluaran departemen sumber daya manusia. Berdasarkan atas masukan dan keluarannya, pusat pertanggungjawaban di dalam perusahaan secara garis besar dapat dibagi menjadiEmpat Macam yaitu : . 1. biaya (expense center) adalah pusat pertanggung jawaban yang prestasimanajemenya diukur berdasarkan masukannya. 2. Pusat pendapatan adalah pusat pertanggung jawaban yang prestasi manajernya diukur berdasarkan keluarannya.


52 3. Pusat laba adalah pusat pertanggungjawaban yang prestasi manajernya diukur berdasarkan selisih antara keluaran dan masukan (laba). 4. Pusat investasi adalah pusat pertanggungjawaban yang prestasi manajernya diukur berdasarkan perbandingan antara laba yang diperoleh dengan investasi di dalam pusat pertanggungjawaban tersebut. Pusat biaya dapat dibagi lebih lanjut menurut sifat biaya yang dikeluarkan oleh pusat pertanggungjawaban tersebut. Engineered expense center adalah pusat biaya ya ngsebagian besar biayanya berupa engineered expense, yaitu biaya yang masukan dankeluarannya mempunyai hubungan yang nyata dan erat contohnya adalah departemen produksi . Sebagian besar biaya departemen ini memiliki hubungan yang erat dan nyata dengankeluarannya. Jika masukan biaya produksi ditambah, keluaran departemen tersebut jugaakan mengalami kenaikan berarti masukan departemen ini memiliki hubungan yang eratdengan keluarannya. Di sisi lain jika keluaran departemen produksi ini ditambah akanmenyebabkan bertambahnya masukan departemen tersebut berarti masukan departemenini memiliki hubungan yang nyata dengan keluarannya. Discretionary expense center adalah pusat biaya yang sebagian besar biayanya berupadiscretionary expense, yaitu biaya yang antara masukan dan keluarannya tidak memilikihubungan yang erat nyata contohnya adalah departemen pemasaran. Sebagian besar biayadepartemen ini tidak memiliki hubungan yang erat dan nyata dengan keluarannya.Biaya promosi tidak memiliki hubungan yang erat dengan volume penjua lan yang merupakankeluaran departemen pemasaran. Jika biaya promosi ditambah volume penjualandepartemen pemasaran belum tentu bertambah. jika departemen pemasaranmenetapkan biaya iklan sebesar 2% dari hasil penjualan, biaya iklan ini seo lah-olah memilikihubungan yang erat dengan keluaran departemen pemasaran, namun kenyataannya biayaiklan tersebut hanya memiliki hubungan yang artifisial dengan keluaran departemen pemasaran. Sistem biaya standar hanya dapat diterapkan sebagai alat pengendalian biaya yangefektif di dalam engineered expense center atau pusat pertanggungjawaban yang sebagai besar biayanya merupakan engineered expense. Dalam pusat pertanggungjaw aban ini antara masukan dengan keluaran dapat diukur secara kuantitatif, sehingga dapatditentukan tingkat efisiensinya, sehingga memungkinkan diterapkannya pengendalian biaya den menggunakan sistem biaya standar.


53 PERTANYAAN 1. Kapankah Seharusnya suatu variansi biaya standar di selidiki? 2. Mengapa biaya standar harus dibuat sebelum proses produksi dilakukan? 3. Mengapa Penting menerapkan sistem biaya standar dalam perusahaan? Kesimpulan Biaya Standar adalah biaya yang ditentukan dimuka, yang merupakan jumlah biayayang seharusnya dikeluarkan untuk membuat suatu produk atau untuk membiayaikegiatan tertentu selama periode tertentu. biaya standar membentuk suatu norma bagiinput-input produksi, seperti unit bahan baku, jam kerja tenaga kerja langsung,dan persentase kapasitas pabrik yang digunakan. suatu sistem biaya standar bisa digunakan baik untuk akumulasi biaya berdasarkan pesanan maupun yang berdasarkan proses.


54 BAB 13 ANALISA VARIANS A. Pengertian Analisa Varians Analisis varians (analysis of variance, ANOVA) adalah suatu metode analisis statistika yang termasuk ke dalam cabang statistika inferensi. Dalam literatur Indonesia metode ini dikenal dengan berbagai nama lain, seperti analisis ragam, sidik ragam, dan analisis variansi. Ia merupakan pengembangan dari masalah Behrens-Fisher, sehingga uji-F juga dipakai dalam pengambilan keputusan. Analisis varians pertama kali diperkenalkan oleh Sir Ronald Fisher, bapak statistika modern. Dalam praktik, analisis varians dapat merupakan uji hipotesis (lebih sering dipakai) maupun pendugaan (estimation, khususnya di bidang genetika terapan). Secara umum, analisis varians menguji dua varians (atau ragam) berdasarkan hipotesis nol bahwa kedua varians itu sama. Varians pertama adalah varians antarcontoh (among samples) dan varians kedua adalah varians di dalam masing-masing contoh (within samples). Dengan ide semacam ini, analisis varians dengan dua contoh akan memberikan hasil yang sama dengan uji-t untuk dua rerata (mean). Supaya sahih (valid) dalam menafsirkan hasilnya, analisis varians menggantungkan diri pada empat asumsi yang harus dipenuhi dalam perancangan percobaan: 1. Data berdistribusi normal, karena pengujiannya menggunakan uji F-Snedecor 2. Varians atau ragamnya homogen, dikenal sebagai homoskedastisitas, karena hanya digunakan satu penduga (estimate) untuk varians dalam contoh 3. Masing-masing contoh saling bebas, yang harus dapat diatur dengan perancangan percobaan yang tepat 4. Komponen-komponen dalam modelnya bersifat aditif (saling menjumlah). Analisis varians relatif mudah dimodifikasi dan dapat dikembangkan untuk berbagai bentuk percobaan yang lebih rumit. Selain itu, analisis ini juga masih memiliki keterkaitan dengan analisis regresi. Akibatnya, penggunaannya sangat luas di berbagai bidang, mulai dari eksperimen laboratorium hingga eksperimen periklanan, psikologi, dan kemasyarakatan. B. Analisis Varians menggunakan RStudio Fungsi dari ANOVA adalah untuk menguji apakah terdapat perbedaan signifikan antara rata-rata beberapa kelompok (lebih dari dua), melalui ukuran penyebaran (variansi) dari masing-masing kelompok populasi tersebut. Analisis Variansi didasarkan atas beberapa anggapan mengenai sifat data sebagai berikut: Populasi-populasi yang akan diuji berdistribusi normal Variansi dari populasi-populasi tersebut adalah sama88 Sampel tidak berhubungan satu dengan yang lainnya (saling bebas) Hipotesis yang digunakan dalam metode ini adalah sebagai berikut, dari k populasi: H0: H1: paling sedikit dua diantara rataan tersebut tidak sama


55 C. Hal Penting yang Perlu Diperhatikan Saat Melakukan Variance Analysis Berikut adalah beberapa istilah yang berguna untuk membantu Anda mendapatkan pemahaman yang lebih baik tentang analisis varians: Biaya overhead: Biaya overhead dapat merujuk pada biaya operasional bisnis, seperti biaya sewa ruang kantor atau biaya asuransi. Perusahaan dapat mengaudit biaya operasional mereka untuk menghemat uang dan membantu mengurangi biaya overhead. Anggaran: Anggaran adalah rencana keuangan yang dapat digunakan perusahaan untuk mengalokasikan pengeluaran secara internal dan mencegah pengeluaran yang berlebihan. Seperti halnya biaya overhead, perusahaan dapat merevisi anggaran sesuai kebutuhan untuk memastikan bahwa anggaran tersebut memenuhi tujuan yang telah ditetapkan. Varians harga dan tarif variabel: Varians harga dan tarif variabel mengacu pada perubahan biaya untuk suatu produk atau layanan. Perubahan tersebut tidak dapat diprediksi, dan perusahaan dapat mengubah nilai biaya ini untuk mencerminkan permintaan konsumen atau tingkat pasokan saat ini. Varians kuantitas dan varians efisiensi: Varians kuantitas dan efisiensi variabel mengacu pada perbedaan fiskal antara input bahan dan tenaga kerja aktual perusahaan dengan jumlah input bahan dan tenaga kerja yang diizinkan secara keseluruhan. Varians anggaran tetap: Varians anggaran tetap mengacu pada perbedaan fiskal antara biaya overhead tetap yang termasuk dalam anggaran perusahaan dan jumlah aktual biaya overhead untuk suatu periode varians. Varians volume tetap: Varians volume tetap adalah perbedaan fiskal antara jumlah biaya overhead tetap yang diterapkan perusahaan selama periode varians dan jumlah tetap biaya overhead yang dicatat dalam anggaran perusahaan. D. Manfaat Analisa Varians Identifikasi perubahan dan tren Analisis varians membantu dalam mengidentifikasi perubahan signifikan dalam kinerja keuangan suatu entitas. Dengan membandingkan angka aktual dengan angka standar, kita dapat melihat tren dan pola yang muncul dari waktu ke waktu. Hal ini membantu manajemen dalam memahami perubahan yang terjadi dan mengambil tindakan yang tepat. Pengendalian biaya Analisis varians biaya membantu dalam mengendalikan pengeluaran perusahaan. Dengan memahami perbedaan antara biaya aktual dengan biaya yang diharapkan, manajemen dapat mengidentifikasi area yang memerlukan perhatian lebih dan mengambil tindakan perbaikan. Hal ini membantu dalam mengoptimalkan penggunaan sumber daya dan meningkatkan efisiensi operasional. Pengambilan keputusan yang informasional Analisis varians memberikan informasi yang berharga bagi pengambilan keputusan. Dengan memahami penyebab perbedaan antara angka aktual dengan angka standar,


56 manajemen dapat mengidentifikasi faktor-faktor yang mempengaruhi kinerja keuangan. Hal ini memungkinkan mereka untuk mengambil keputusan yang lebih baik dan strategis dalam merespons perubahan pasar dan lingkungan bisnis. Peningkatan kinerja Variance analysis membantu dalam mengidentifikasi area-area yang memerlukan perbaikan atau peningkatan kinerja. Dengan mengetahui penyebab variasi, manajemen dapat mengambil tindakan yang sesuai untuk meningkatkan efisiensi operasional, mengurangi biaya, meningkatkan pendapatan, atau memperbaiki kinerja keuangan secara keseluruhan.90 Pelaporan yang lebih baik Hasil dari analisis varians dapat digunakan dalam pelaporan keuangan yang lebih komprehensif dan informatif. Informasi tentang penyimpangan dari angka standar dan faktor-faktor yang mempengaruhinya dapat dilaporkan kepada pihak yang berkepentingan, seperti manajemen, pemegang saham, atau pihak eksternal. Hal ini meningkatkan transparansi dan akuntabilitas perusahaan. Dengan melakukan analisis varians secara teratur, bisnis juga dapat memperoleh wawasan yang lebih mendalam tentang kinerja keuangan mereka, mengidentifikasi area yang memerlukan perbaikan, dan mengambil tindakan yang tepat untuk mencapai tujuan keuangan yang diinginkan.


57 PERTANYAAN 1. Apa yang menjadi keterbatasan dalam analisis varians? 2. Mengapa perusahaan menggunakan analisis varians untuk mengukur kinerja? 3. Kapan menggunakan analisis varians? KESIMPULAN Analisis varians (analysis of variance, ANOVA) adalah suatu metode analisis statistika yang termasuk ke dalam cabang statistika inferensi. Dalam literatur Indonesia metode ini dikenal dengan berbagai nama lain, seperti analisis ragam, sidik ragam, dan analisis variansi. Ia merupakan pengembangan dari masalah Behrens-Fisher, sehingga uji-F juga dipakai dalam pengambilan keputusan. Analisis varians pertama kali diperkenalkan oleh Sir Ronald Fisher, bapak statistika modern. Dalam praktik, analisis varians dapat merupakan uji hipotesis (lebih sering dipakai) maupun pendugaan (estimation, khususnya di bidang genetika terapan). Secara umum, analisis varians menguji dua varians (atau ragam) berdasarkan hipotesis nol bahwa kedua varians itu sama. Varians pertama adalah varians antarcontoh (among samples) dan varians kedua adalah varians di dalam masing-masing contoh (within samples). Dengan ide semacam ini, analisis varians dengan dua contoh akan memberikan hasil yang sama dengan uji-t untuk dua rerata (mean).


58 DAFTAR PUSTAKA Pengertian Biaya, Klasifikasi, Fungsi, & Jenis-jenisnya. (n.d.). Www.ocbc.id. https://www.ocbc.id/id/article/2021/07/21/pengertian-biaya Maulana, A. (2023, June 1). Penger;an Akuntansi Biaya, Fungsi, Tujuan dan Contohnya, Lengkap! Perencana Keuangan Pertama Yang Tercatat OJK. hQps://www.finansialku.com/akuntansi-biaya/ BIAYA BAHAN. (n.d.). hQps://pertanian.uma.ac.id/wp-content/uploads/2019/07/biayabahan.pdf iaya Overhead: Fungsi, Jenis, dan Cara Menghitungnya. (n.d.). Www.ocbc.id. Retrieved January 8, 2024, from hQps://www.ocbc.id/id/ar;cle/2021/08/20/biaya-overhead-adalah BDunia Edukasi: DEPARTEMENTALISASI BIAYA OVERHEAD PABRIK. (2019, May 7). Dunia Edukasi. hQps://agroedupolitan.blogspot.com/2019/05/departementalisasi-biayaoverhead-pabrik.html Khaula Senastri. (2021, April 23). Full Cos;ng: Penger;an, Kelemahan, Kelebihan dan Bedanya dengan Variable Cos;ng - Accurate Online. Accurate Online. hQps://accurate.id/akuntansi/full-cos;ng/ Direct Cos;ng: Penger;an, Jenis, dan Bedanya dengan Indirect Cos;ng - Accurate Online. (2022, June 14). hQps://accurate.id/akuntansi/direct-cos;ng/ Bab 3 Metode Harga Pokok Pesanan. (n.d.). Retrieved January 8, 2024, from hQp://eprints.binadarma.ac.id/6088/1/materi%20bab%203.pdf Program Studi D3 Jurusan Komputerisasi Akuntansi Universitas STEKOM. (n.d.). Komputerisasi-Akuntansi-D3.Stekom.ac.id. Retrieved January 8, 2024, from hQps://komputerisasi-akuntansi-d3.stekom.ac.id/informasi/baca/Metode-Harga-PokokPesananTjandra, J. E. (2005, November 1). Manfaat Metode Harga Pokok Pesanan Dalam Menentukan Harga Pokok Produksiâ (Studi Kasus Pada CV. Gra;a Arena Pilar). Repository.widyatama.ac.id. hQps://repository.widyatama.ac.id/items/4f1125a1-a1be43b9-bc87-a7e65c1ab987 Ma’ruf, S. (2023, December 25). Biaya Bahan Baku, Tenaga Kerja Dan Overhead Pabrik : Penger;an dan Contoh. AKL - Situs Informasi Dan Berita Update. hQps://www.akuntansilengkap.com/akuntansi/penger;an-biaya-bahan-baku-biayatenaga-


59 (2024). Coursehero.com. hQps://www.coursehero.com/file/25570709/HARGA-POKOKPRODUK-BERSAMA-DAN-PRODUK-SAMPINGANdoc/ S.E, W. (2022, October 10). Sistem Biaya Taksiran (Advanced): Penger;an dan Contoh. MANAJEMEN KEUANGAN |. hQps://manajemenkeuangan.net/sistem-biaya-taksiran/ Hm, A. (2021). MAKALAH SISTEM BIAYA STANDAR (FULL COSTING). SISTEM BIAYA STANDAR (FULL COSTING). hQps://www.academia.edu/45681193/MAKALAH_SISTEM_BIAYA_STANDAR_FULL_COSTI NG ANALISIS VARIAN -YQ. (n.d.). Retrieved January 8, 2024, from hQps://staffnew.uny.ac.id/upload/198401312014042002/pendidikan/ANALISIS%20VARIA N.pdf Analisis varians. (2023, February 12). Wikipedia. hQps://id.wikipedia.org/wiki/Analisis_varians Penger;an Variance Analysis dalam Laporan Keuangan & Cara Hitungnya. (2023, July 3). Kledo Blog. hQps://kledo.com/blog/variance-analysis-laporan-keuangan/


Click to View FlipBook Version