PPG DALJAB A NGKATAN 02 TAHUN 2021 UNIVERSITAS NEGERI MAKASSAR
MODUL 2
Kegiatan Belajar
4
Rancangan Kegiatan Bermain
Anak Usia Dini
VIVI NOVITASARI ISMAIL, S.Pd.
NIM. 219021495235
Rancangan Kegiatan Bermain Anak Usia Dini
Memilih Media Memilih Media
Bermain Berbasis TI untuk Anak
Usia Dini
Merancang Lingkungan Merancang
Bermain Kegiatan
Bermain
Aktivitas
Bermain dalam
Pembelajaran
Anak Usia Dini
PENDAHULUAN
Deskripsi Singkat
Golden age adalah masa yang sangat penting dalam diri anak
prasekolah. Di masa inilah tumbuh kembang anak harus
dioptimalkan, namun caranya tidak secara akademis seperti
orang dewasa dibangku sekolah karena inilah masalah
dimana mereka belum memikirkan masalah. Masa ini adalah
masa jayanya mereka sebagai anak usia dini yang tanpa
beban, hanya bermain yang dapat menyenangkan mereka.
Oleh sebab itu, untuk mengoptimalkan tumbuh kembang
mereka, pendidik PAUD melakukannya dengan cara
mengajak anak bermain. Memberikan pengetahuan dan
keterampilan baru kepada anak melalui bermain yang
mengembangkan 6 aspek perkembangan mereka yakni
agama dan moral, fisik motorik, kognitif, bahasa, sosial
emosional, dan seni.
Aktivitas bermain yang diberikan dalam mengoptimalkan 6
aspek perkembangan mereka dapat dilakukan dengan
mengajak mereka berlari, naik papan titian, melakukan
eksperimen, menanam, menari, bernyanyi, membiasakan
berdoa dan shalat, dan lain sebagainya.
Dalam menyajikan kegiatan bermain, pendidik perlu
mengikuti perkembangan zaman. Saat ini era teknologi
berkembang, jadi perlu memanfaatkan teknologi sebagai
sarana pendukung dalam pembelajaran anak usia dini terkait
aktivitas bermain anak. Pemilihan media bermain yang
disesuaikan tujuan pembelajaran dilakukan setelah
mempelajari karakteristik dan kebutuhan anak, lalu kemudian
menyediakan lingkungan bermain yang kondusif dan aman,
PENDAHULUAN
Relevansi
setelah mempelajari modul 2 pada kegiatan belajar empat ini,
diharapkan dapat memanfaatkan teknologi informasi sebagai
media bermain dalam pembelajaran AUD untuk
mengembangkan rancangan aktivitas bermain yang didukung
dengan lingkungan bermain yang kondusif.
Petunjuk Belajar
Saudara peserta PPG yang dirahmati Allah SWT, saudara
dapat mempelajari keseluruhan kegiatan belajar ini secara
berurutan. Saudara diharapkan tidak melewati salah satu
bagian dari kegiatan belajar ini sebelum benar-benar
menguasai bagian sebelumnya. Kegiatan belajar ini saling
berkaitan dengan kegiatan belajar sebelumnya.
Setiap kegiatan belajar dilengkapi dengan tugas dan latihan.
Tugas dimaksudkan supayta saudara memiliki pengalaman
secara praktis. Latihan dimaksudkan sebagai Uji Kepahaman
dan uji kompetensi menjadi alat ukur tingkat penguasaan
anda setelah mempelajari materi dalam kegiatan belajar ini.
Jika saudara belum menguasai 80% dari setiap kegiatan,
maka saudara dapat mengulangi untuk mempelajari materi
yang tersedia dalam kegiatan belajar ini. Apabila saudara
masih mengalami kesulitan memahami materi yang ada
dalam kegiatan belajar ini, silahkan diskusikan dengan
instruktur pembimbing.
Saudara peserta PPG yang berbahagia selamat mempelajari
kegiatan belajar online ini. Semoga saudara sukses dan
bergasil dalam mengikuti setiap kegiatan belajar yang kami
sajikan sebagai bekal sebagai pendidik yang profesional.
Selamat belajar!.
INTI
Capaian Pembelajaran Mata
Kegiatan (CPMK)
Setelah mempelajari modul pada kegiatan ini, anda
diharapkan dapat:
1.mamu membuat rancangan bermain yang dapat
memicu HOTs pada AUD berdasarkan teori
bermain yang relevan
2.mampu merancang model bermain berdasarkan
model yang dikemukakan Pattern dan Rachel yang
membangun sikap, pengetahuan, dan
keterampilan
Sub Capaian Pembelajaran
Memilih Media Bermain
Memilih Media Berbasis
TI untuk AUD
Merancang LIngkungan
Bermain
Merancang Kegiatan
Bermain
Merancang Aktivitas Bermain
dalam Pembelajaran AUD
URAIAN MEMILIH
MATERI
MEDIA
BERMAIN
Bermain adalah
stimulasi utama untuk anak
MEDIA BERMAIN DISESUAIKAN DENGAN
TUJUAN PEMBELAJARAN
Prinsip pemilihan media sesuai bukan karena kesenangan guru atau sekedar
sebagai selingan. (3) Pemilihan media hendaknya
dengan apa yang disampaikan memperhatikan syarat-syarat (a) sesuai dengan
tujuan pembelajaran yang akan dicapai, (b)
Ibrahim (1991: 24) menyatakan ketersediaan bahan media, (c) biaya pengadaan,
dan (d) kualitas atau mutu teknik. Ini berarti
beberapa pedoman yang dapat bahwa prinsip-prinsip pemilihan media
pembelajaran adalah (1) media yang dipilih
digunakan untuk memilih media harus sesuai dengan tujuan dan materi
pelajaran, metode mengajar yang digunakan
pembelajaran, antara lain: serta karakteristik siswa yang belajar (tingkat
pengetahuan siswa, bahasa siswa, dan jumlah
(1) sebelum memilih media siswa yang belajar), (2) untuk dapat memilih
media dengan tepat, guru harus mengenal ciriciri
pembelajaran, guru harus dan tiap tiap media pembelajaran, (3) pemilihan
media pembelajaran harus berorientasi pada
menyadari bahwa tidak ada siswa yang belajar, artinya pemilihan media
untuk meningkatkan belajar siswa, (4) pemilihan
satupun media yang paling baik media harus mempertimbangkan biaya
pengadaan, ketersediaan bahan media, mutu
untuk mencapai semua tujuan. media, dan lingkungan fisik tempat siswa belajar
Masing-masing media mempunyai Bagus Kisworo, (2017:85-86)
kelebihan dan kelemahan.
Penggunaan berbagai macam
media pembelajaran yang disusun
secara serasi dalam proses belajar
mengajar akan mengefektifkan
pencapaian tujuan pembelajaran.
(2) Pemilihan media hendaknya
dilakukan secara objektif, artinya
benar-benar digunakan dengan
dasar pertimbangan efektivitas
belajar siswa,
KEGIATAN BELAJAR 4
MEMILIH MEDIA
BERBASIS TI UNTUK AUD
POPULASI ONLINE
MEDIA
BERBASIS TI
Media pembelajaran untuk
anak usia dini yang digunakan
berupa aplikasi yang dapat
Era saat ini dinamakan era 4.0, diunduh melalui playstore, dan
dimana di era ini
mengedepankan penggunaan berupa video pembelajaran
teknologi untuk mendapatkan
informasi dengan mengakses dari youtube. Aplikasi yang
internet merupakan hal yang
sangat biasa karena dapat diunggah diplaystore yang
diakses oleh berbagai kalangan,
dari anak muda hingga orang dipilih oleh pendidik tentu saja
tua. Bahkan anak usia dini pun
mampu menggunakannya. dalam kategori pendidikan
Karena teknologi tidak dapat sehingga sudah layak
dipisahkan dari kehidupan,
dapat dikatakan teknologi digunakan untuk anak usia
adalah satu kesatuan dengan
manusia, Informasi apapun dini apalagi pembuatnya
dapat diketahui dengan satu
"klik". Maka dari itu, gadget sudah menyesuaikan aplikasi
dimanfaatkan pendidik secara
positif dalam pembelajaran, mereka agar sesuai tingkatan
dimana dalam hal ini berkaitan
dengan media pembelajaran. usia, sehingga sangat mudah
dalam penggunaannya. Video
pembelajaran di youtube pun
dipilih yang sesuai tingkatan
usia untuk anak usia dini yang
kontennya tidak mengandung
kekerasan dan seksual.
1.APLIKASI PENDIDIKAN
2. YOUTUBE
1.APLIKASI UNTUK BELAJAR ANAK TK
DARI EDUCASTUDIO.COM
Aplikasi ini dipilih pendidik karena
dalam kategori pendidikan yang
dirancang sebagai "game based
learning" dan aman bagi anak serta
sudah digunakan oleh jutaan orang.
Aplikasi yang berbasis permainan yang
tanpa sadar anak-anak dalam bermain
sedang belajar. Hal inilah yang menjadi
alasan utama pendidik memilih aplikasi
ini. Seyogyanya dunia anak adalah
bermain.
Aplikasi dari educastudio.com dikenal
dengan Marbel "Mari Belajar".
Marbel ini berseri. Setiap seri
memberikan pembelajaran dengan topik
yang berbeda, mulai dari belajar
mengenal huruf hijaiyah, mengenal
suara hewan, belajar berhitung, dan
lain-lain.
Disetiap permainan akan memberikan
petunjuk jelas dan mudah diikuti bagi
anak, menampilkan tampilan berwarna,
gambar ilustrasi, animasi, indah
dipandang mata, efek suara
memberikan pujian saat berhasil dan
memberikan dukungan saat belum
berhasil. Terlebih bahwa setia
permainan edukasi bisa menguji
kemampuan anak-anak diakhir
pembelajaran.
sumber : playstore
APLIKASI BELAJAR (EDUCASTUDIO.COM)
MARBEL BELAJAR HIJAIYAH +
SUARA
Marbel Belajar huruf hijaiyah
merupakan aplikasi yang membantu
anak usia 3-5 tahun belajar mengenal
huruf-huruf hijaiyah. Aplikasi ini
Sumber : Marbel Belajar Hijaiyah + Suara dilengkapi dengan suara pendukung,
Sumber : Marbel Belajar Hijaiyah + Suara
Sumber : Marbel Belajar Hewan + Suara Setiap huruf didukung dengan
pelafalan setiap huruf sehingga anak
dapat mendengarkan dan
melafalkan huruf secara baik. Selain
itu, banyak jenis permainan yang
menuntut anak mengenal bentuk
huruf hijaiyah. Dengan demikian,
anak-anak dapat lebih cepat
memahami huruf hijaiyah. Aplikasi
ini dapat diunduh diplaystore.
MARBEL BELAJAR HEWAN +
SUARA
Marbel Belajar Hewan adalah aplikasi
yang membantu anak-anak dalam
mengenal hewan di Indonesia dan
dunia. Dalam aplikasi ini memuat
materi hewan peliharaan, hewan laut
APLAIKPLAISKIABSEI LBAEJLAARJA(ERD(UECDAUSCTAUSDTIUOD.CIOO.MCO) M)
Sumber : Marbel Belajar Hewan + Suara hewan jenis burung, hewan di hutan,
dan lain-lain. Aplikasi ini dilengkapi
dengan suara asli pada setiap
gambar hewan. Sehingga anak-anak
dapat mengenal dan membedakan
hewan satu dengan yang lainnya
Tentu saja aplikasi ini juga
dilengkapi dengan ilustrasi gambar
dan animasi yang menarik. Aplikasi
ini dapat diunduh dari playstore.
MARBEL MEWARNAI HEWAN
LAUT
Sumber : Marbel Mewarnai Hewan Laut Seri lanjutan dari marbel hewan
adlah mewarnai. Mewarnai adalah
kegiatan yang menyenangkan bagi
anak-anak. Dengan mewarnai,
mereka bisa menuangkan beragam
kreatifitas mereka.
Melalui Marbel Mewarnai Hewan
Laut, anak-anak tidak hanya belajar
mewarnai saja. Mereka juga bisa
belajar mengenal bermacam-macam
warna serta mengenal berbagai
hewan yang hidup di laut. Aplikasi
ini dapat diunduh diplaystore.
Sumber : Marbel Mewarnai Hewan Laut
APLIKASI BELAJAR (EDUCASTUDIO.COM)
Sumber : Marbel Mengenal Benda Sekitar MARBEL MENGENAL BENDA
Sumber : Marbel Mengenal Benda Sekitar SEKITAR
Sumber : Marbel Belajar Transportasi
Marbel Mengenal Benda Sekitar
adalah aplikasi pendidikan yang
membantu anak-anak dalam belajar
mengenal berbagai macam benda
disekitar kita. Dalam seri ini, anak-
anak akan dikenalkan pada benda-
benda yang biasanya ada di rumah.
Selesai Belajar, anak-anak dapat
memainkan permainan menarik
untuk menguji kemampuan mereka.
Aplikasi ini dapat diunduh
diplaystore.
MARBEL BELAJAR
TRANSPORTASI
Marbel Belajar Transportasi adalah
aplikasi pendidikan yang membantu
anak-anak dalam belajar mengenal
berbagai macam alat transportasi.
Baik itu transportasi darat,
APLAIKPLAISKIABSEI LBAEJLAARJA(ERD(UECDAUSCTAUSDTIUOD.CIOO.MCO) M)
transportasi laut ataupun
transportasi udara. Mereka bisa
belajar mengenal berbagai macam
pesawat, bus, kereta api, kapal, dan
masih banyak lainnya.
Aplikasi ini dapat diunduh
diplaystore.
Sumber : Marbel Belajar Transportasi
MARBEL BELAJAR MEMBACA
DAN MENGEJA
Marbel Belajar membaca dan
mengeja merupakan aplikasi
pendidikan untuk anak usia 6-8
tahun. Aplikasi ini membantu anak-
Sumber : Marbel Belajar Membaca dan anak belajar mengenal huruf abjad A
Mengeja
sampai Z, membedakan antara huruf
Sumber : Marbel Belajar Membaca dan
Mengeja konsonan dan huruf vokal, serta
mengajarkan cara mengeja per suku
kata.
Anak-anak bisa belajar cara mengeja
dua suku kata hingga satu kata. Kata
yang digunakan dalam aplikasi ini
merupakan kata-kata umum
sehingga mudah dipahami oleh
anak. Aplikasi ini dapat diunduh
diplaystore.
APLIKASI BELAJAR (EDUCASTUDIO.COM)
GAME PETUALANGAN LOGIKA
UNTUK ANAK - MARBEL
Sumber :Game Petualangan Logika untuk Anak Asah kecerdasan otak anak untuk
- Marbel berpikir lebih baik dalam bertindak.
Sumber :Game Petualangan Logika untuk Anak * Berpikir Kritis *
- Marbel Melalui cerita yang disajikan di
dalam permainan, anak-anak diajak
Sumber :Game Petualangan Logika untuk Anak untuk berpikir kritis. Petualangan
- Marbel Marbel Logika menyajikan konsep
cerita yang sederhana namun
menarik.
* Berpikir Kreatif *
Di dalam permainan ini pemain
dapat berkreasi dengan memilih
baju dan aksesoris lainnya untuk
memulai petualangan.
* Asah Otak dan Logika *
Terdapat puluhan level permainan
puzzle yang bisa dilalui dimulai dari
yang paling sederhana, sampai pada
level yang paling sulit untuk
diselesaikan.
Permainan ini memiliki konten
positif dan membantu anak-anak
untuk dapat berpikir kritis, berpikir
kreatif, berkolaborasi dan
berkomunikasi, juga dapat
membantu anak-anak untuk berpikir
tingkat tinggi.
Sumber :Game Petualangan Logika Marbel Petualangan Logika juga
untuk Anak - Marbel merupakan lanjutan dari serial
marbel lainnya seperti belajar huruf,
belajar mengaji, puzzle dan
mewarnai sampai pada aplikasi
mengenalkan berbagai profesi
melalui permainan (game-based
learning)
APLIKASI BELAJAR (LINGOKIDS.COM)
LINGOKIDS - APLIKASI PLAYLEARNING
BAHASA INGGRIS
Pembelajaran bahasa Inggris untuk
anak-anak dengan konten
pendidikan Oxford!
Sumber : Lingokids - Aplikasi Lingokids adalah aplikasi belajar
Playlearning Bahasa Inggris bahasa Inggris pendidikan kelas
untuk anak-anak usia 2 sampai 8.
Lingokids memberikan pelatihan
pengalaman pendidikan ini melalui
hiburan dengan video, terjemahan,
lagu, dan menghafal permainan
kosakata dalam bahasa Inggris yang
APLIKASI BELAJAR (LINGOKIDS.COM)
beradaptasi dengan tingkat kesulitasn anak
dan kecepatan di mana mereka belajar.
Sumber : Lingokids - Aplikasi Dalam aplikasi ini memuat :
Playlearning Bahasa Inggris
★ Angka - bermain dengan ingatan kartu
Sumber : Lingokids - Aplikasi
Playlearning Bahasa Inggris memori dan belajar menulis dan
mengucapkan mengeja angka dalam bahasa
Inggris
★ Huruf - Grammar dan tulisan dan
permainan kata sifat, kata kerja yang
mengajarkan menghafal bunyi, fonetik dan
intonasi alfabet dan cara menulisnya dalam
★bahasa Inggris.
Bentuk - Gambarkan dan hafalkan bentuk
yang mengelilingi kita.
★ Hewan - Ejaan intonasi nama dan
pengucapan. Bicara tentang hutan atau
hutan!
★ Makanan - Kosakata dan berbicara terkait
dengan buah-buahan, sayuran, peralatan, dan
kata-kata kerja yang digunakan saat
memasak
★ Warna - Pelajari penulisan kata ini dan
ucapkan warna yang mereka lihat
★ Bermain dengan lebih dari 3.000 kata-kata
kata sifat va kata kerja bahasa Inggris
terjemahan untuk dipelajari dan menghafal
dihafalkan! Undang anak-anak untuk
berbicara dengan teman-teman internasional!
★ Belajar untuk menjaga percakapan dengan
anak-anak Inggris siswa menggunakan kosa
kata metode pengajaran pendidikan ini.
2. YAOPLUIKTAUSBI EBELAJAR (EDUCASTUDIO.COM)
VIDEO PEMBELAJARAN DAUR
ULANG
Video belajar daur ulang
memberikan pengetahuan yang
berkaitan dengan menjaga
Sumber : Video Pembelajaran Daur Ulang lingkungan, kesehatan dan
keselamatan terkait fisik motorik
anak.
Video ini dapat diakses melalui link
https://www.youtube.com/watch?
v=o926RB0zKq0 dengan judul : Yuk
Belajar Daur Ulang Bersama Baby
John!
Sumber : Video Pembelajaran Daur Video ini menjelaskan dan
Ulang mengajak anak untuk mengajak
teman-teman menjaga lingkungan
Sumber : Video Pembelajaran Daur dengan membuang sampah di
Ulang tempat yang sesuai fungsinya.
Video ini merupakan memberikan
pembelajaran kepada anak secara
ringan melalui lagu. Sehingga anak
tidak terbebani dalam belajar. Hal
ini didukung dengan animasi
gambar yang menggunakan warna
cerah dan menarik.
YOUTUBE
CERITA RAKYAT
SULAWESI SELATAN
Sumber :Game Cerita Rakyat - Tulang Didi dan Salah satu pembelajaran yang
Ayam Jantan disenangi anak adalah melalui
dongeng. Dalam hal ini, saya
Sumber :Game Cerita Rakyat - Tulang Didi dan mengangkat dongeng-dongeng yang
Ayam Jantan berkaitan dengan daerah asal agar
anak-anak diperkenalkan dengan
Sumber :Game Cerita Rakyat - Tulang Didi dan cerita rakyat yang berasal dari daerah
Ayam Jantan mereka.
Salah satu cerita Rakyai berasal dari
Toraja, Sulawesi Selatan. Cerita
tersebut tentang Tulang Didi dan
Ayam Jantan Ajaib. Dalam video ini
mengandung pesan moral yang
dapat mengoptimalkan
perkembangan anak khususnya pada
emosi positif anak.
Video tersebut dapat dilihat lebih
lengkap di link berikut:
https://www.youtube.com/watch?
v=HLC2EdZAftA dengan judul
TULANG DIDI DAN AYAM JANTAN
AJAIB ~ Cerita Rakyat Sulawesi
Selatan | Dongeng Kita.
MERANCANG
LINGKUNGAN
BERMAIN
Lingkungan
bermain
Salah satu penunjang dalam pembelajaran yaitu lingkungan
bermain. Lingkungan ini harus diatur sedemikan rupa sehingga
kondusif yang sifatnya aman dari benda-benda tajam dan
berbahaya lainnya. Selain itu, lingkungan tersebut harus
menyenangkan agar anak tidak bosan dalam melakukan
kegiatan di lingkungan tersebut.
Dikatakan pula kondusif apabila lingkungan anak
memungkinkan untuk terlihat setiap sudut ruangan, tidak ada
anak yang akan terhalang oleh pandangan mata, tidak ada
pula benda-benda yang dapat melukai anak, namun peralatan
main dapat diakses oleh anak secara aman dan nyaman.
(Hikmah, 2019).
Lingkungan yang kondusif membuat anak bebas bereksplorasi,
bereksperimen menggunakan seluruh benda yang ada
disekitarnya. Hal ini sangat memberikan pengetahuan baru
kepada anak yang mulai menyicipi indahnya isi dunia.
Lingkungan bermain ini dibagi atas 2 (dua) yakni lingkungan di
dalam ruangan (indoor) dan di luar ruangan (outdoor).
Lingkungan indoor
Lingkungan belajar indoor
ditata berdasarkan prinsip
keamanan lokasi atas benda-
benda berbahaya, kemudahan
mengakses alat main,
peletakan mainan yang tidak
menghalangi jalan agar anak
leluasa bergerak dan guru bisa
mengawasi aktivitas anak di
dalam ruangan, (Farida Yusuf,
dkk, 2018). Lingkungan belajar
juga harus memperhatikan (1)
ukuran dan luas ruang yang
idealnya minimal 3 m2 per
peserta didik, (2) arah ruangan
menghadap kearah datangnya
cahaya dan udara, (3)
berdekatan dengan toilet, (4) tempered glass atau yang
dinding berwarna cerah, dilaisi kaca film sebagai
instalasi listrik jauh dari konsep diri anak, dekorasi
jangkauan anak, sebagian dipajang sejajar dengan mata
dinding dipasang cermin dari anak namun tidak memenuhi
seluruh dinding ruangan
ventilasi, dinding, dan (5)
keadaan lantai tidak
boleh licin, mudah
dibersihkan,
menggunakan karpet
agar anak tidak terluka
ketika jatuh, tidak boleh
terlewati kabel listrik,
dan tidak mudah lembab
Sumber :dokumentasi pribadi (Farida Yusuf, dkk, 2018).
Lingkungan outdoor
lingkungan outdoor pada
dasarnya ditata sama halnya
dengan lingkungan indoor,
namun perbedaannya adalah
lingkungan outdoor
menyediakan tempat terbuka
yang lebih luas bernuansa
alam. Tempat terbuka
seyogyanya digunakan untuk
Prinsip-prinsip penataan beraktivitas berat secara
lingkungan belajar di luar berkelompok atau individu.
ruangan: (1) kemanan lokasi,
ditandai dengan kestabilan
tanah dan pagar yang
didesain ± 150cm, (2)
kemudahan mengakses, aman
dan dapat dijangkau, (3)
engelompokkan usia, diberi
batas pemisah untuk
meminimalisasi kecelakaan,
(4) peletakan mainan
memperhatikan anak dapat
bermain dengan leluasa, tidak (5) jarak pandang
berbentur dengan mainan. pengawasan, harus dapat
melihat semua kegiatan anak,
sehingga dapat bertindak
cepat saat terjadi sesuatu
yang membahayakan, (6)
pelabelan, untuk mainan
sesuai usia anak peringatan
(7)pengawasan, mengecek
mainan yang rusak. (Farida
Yusuf, 2018)
Merancang
Kegiatan Bermain
Mari bermain!
Jangan takut kotor!
mbeerrPamrniancisaninpugnDktaueskgaiAraUtaDn TrMadPeiensrigomgnauainnl aadkni aTnK
HIKMAH, (2019)
1. PILIH AKTIVITAS T RHNLMJAMAUEEEDREHNNPRDIMUBUEISEUISTSEKTBRIRPPORREEMPDAMYEAANRREKIARADOGAALIRAIMKNIEYPLANMSNAGSAKAMASIANTIAONWNANPIANNGNNNAAAIR.AAINTGNRYILNLKUIIAAASATTINANGN.
SERU DAN
MENDIDIK
2. JANGAN TAKUT
KOTOR
3. JALIN IKATAN
DENGAN ANAK
Menggunakan
Permainan
Tradisional di TK
P ESDREPMI PMKBEEEELAAPNDRMEGKEGEKSBMAANOETADIMBNAGPNECEAARTANGLO'IILNGADAMANKUJENNMAATALNOLNERPAEGKHNEANNDA,GRNCAEPNCMAKENEDEI6.ARGTNAUIMAKAGLNSANAASIAKANMIPENNAE,DNAIKINNANIKI ,
PTERRAMDAISINIOANNAL Makadendeng
sumber : dokumen pribadi TKN sumber :
Isompa Cabenge dokumen
pribadi TKN
usia : 4-6 tahun Isompa
Cabenge
Media yang dibutuhkan :
1.arena bermain Tahapan Kegiatan:
2. kapur/kayu
3.batu/kantong pasir 1.siapkan media yang dibutuhkan
2.membuat pola berbentuk
Tahapan Kegiatan:
rumah di arena yang disediakan
5. setelah itu, anak meloncat dengan 3.menentukan siapa yang akan
1 kaki ada setiap kotak kecuali kotak
yang berisi batu/kantung pasir bermain lebih dulu dengan cara
6. pada kotak paling atas, anak suit
dapat bertumpu dengan 2 kaki 4.mintalah anak untuk melempar
7. kemudian anak kembali ke kotak batu/kantung pasir pada kotak
pertama untuk mengambil pertama
batu/kantung pasirnya
Tahapan Kegiatan:
8. begitu sebaliknya
9. jika anak telah menyelesaikan 1
putaran dan berhasil mengambil
batunya, asrtinya kotak tersebut
menjadi milik pemain pertama dan
bisa digunakan untuk bertumpu 2
kaki. artinya pemain lain harus
melewati kotak yang menjadi milik
pemain pertama
Aktivitas Bermain
dalam Pembelajaran
Anak Usia Dini
AKTIVITAS BERMAIN Contoh Kegiatan
Harian
Jadwal kegiatan harian
memainkan permainan yang melatih
Prinsip-prinsip pemilihan aktivitas kegiatan bermain fisik motorik anak, menumbuhkan sikap
berdasarkan (Hikmah, 2019) yaitu : sosial emosional dengan bermain
bersama teman
1.anak-anak terlibat
2.sesuai kemampuan anak
3.seuai minat anak
4.menghargai perbedaan sosial
5.mengoptimalkan aspek perkembangan anak
6.memfasilitasi pembelajaran integratif
7.berisi kurikulum inti
8.andal, benar, akurat, tidak ada penyimpangan
9.memberikan kebebasan anak untuk bereksplorasi
Kegiatan merawat tanaman sumber : dokumentasi pribadi
TKN Isompa Cabenge
Membiasakan untuk membaca
buku di perpustakaan
sumber : dokumentasi pribadi
TKN Isompa Cabenge
sumber : dokumentasi pribadi
TKN Isompa Cabenge
FORUM DISKUSI
Buatlah rancangan kegiatan bermain untuk
mengembangkan nilai agama moral anak usia
4-5 tahun!
PENUTUP Bermain adalah stimulasi mutlak untuk
anak usia dini
RANGKUMAN
Prinsip pemilihan media, yaitu :
1.tidak ada media yang paling baik
2.emilihan berdasarkan efektivitas
3.memperhatikan syarat-syarat sebagai berikut :
(a) sesuai dengan tujuan pembelajaran yang akan dicapai, (b) ketersediaan
bahan media, (c) biaya pengadaan, dan (d) kualitas atau mutu teknik. Ini
berarti bahwa prinsip-prinsip pemilihan media pembelajaran adalah (1)
media yang dipilih harus sesuai dengan tujuan dan materi pelajaran,
metode mengajar yang digunakan serta karakteristik siswa yang belajar
(tingkat pengetahuan siswa, bahasa siswa, dan jumlah siswa yang belajar),
(2) untuk dapat memilih media dengan tepat, guru harus mengenal ciriciri
dan tiap tiap media pembelajaran, (3) pemilihan media pembelajaran harus
berorientasi pada siswa yang belajar, artinya pemilihan media untuk
meningkatkan belajar siswa, (4) pemilihan media harus
mempertimbangkan biaya pengadaan, ketersediaan bahan media, mutu
media, dan lingkungan fisik tempat siswa belajar
Pendidik harus melek IT, namun tidak meninggalkan permainan
tradisional sebagai warisan budaya. Maka sebagai pendidik harus
merancang aktivitas dengan memanfaatkan TI dan memainkan
permainan tradisional dalam pembelajaran pengenalan budaya kepada
anak usia dini agar tidak tergerus oleh zaman.
TES FORMATIF
1. Pedoman yang dapat digunakan dalam memilih media pembelajaran
adalah
a. sebelum memilih media pembelajaran, guru harus menyadari bahwa
tidak ada satupun media yang paling baik untuk mencapai semua
tujuan
b. untuk dapat memilih media dengan tepat, guru harus mengenal ciriciri
dan tiap tiap media pembelajaran
c. pemilihan media pembelajaran harus berorientasi pada siswa yang
belajar
d. media yang dipilih harus sesuai dengan tujuan dan materi pelajaran,
metode mengajar yang digunakan serta karakteristik siswa yang belajar
(tingkat pengetahuan siswa, bahasa siswa, dan jumlah siswa yang
belajar)
e. biaya pengadaan
2. pemilihan media hendaknya memperhatikan syarat-syarat sebagai berikut
kecuali…
a. biaya pengadaan
b. sesuai dengan tujuan pembelajaran yang akan dicapai
c. sebelum memilih media pembelajaran, guru harus menyadari bahwa
tidak ada satupun media yang paling baik untuk mencapai semua
tujuan
d. harus memperhatikan ketersediaan bahan media
e. pemilihan media pembelajaran harus berorientasi pada siswa yang
belajar
3. penataan lingkungan indoor berdasarkan prinsip …
a. kemudahan mengakses alat main
b. ukuran dan luas ruang minimal 3 m2 per peserta didik
c. berdekatan dengan toilet
d. dinding berwarna cerah
e. instalasi listrik jauh dari jangkauan anak
4. Lingkungan belajar indoor harus memperhatikan hal-hal sebagai berikut,
kecuali …
a. kemudahan mengakses alat main
b. ukuran dan luas ruang minimal 3 m2 per peserta didik
c. berdekatan dengan toilet
d. dinding berwarna cerah
e. instalasi listrik jauh dari jangkauan anak
5. aplikasi yang data diunduh dari playstore untuk media berbasis TI, yakni:
a. video cerita rakyat
b. video animasi
c. Lingokids
d. Pinterest
e. Pexel
6. Prinsip-prinsip penataan lingkungan outdoor, yakni …
a. ukuran dan luas ruang minimal 3 m2 per peserta didik
b. berdekatan dengan toilet
c. dinding berwarna cerah
d. Keamanan lokasi
e. instalasi listrik jauh dari jangkauan anak
7. mengapa jarak pandang menjadi salah satu prinsip penataan lingkungan
belajar ?
a. agar dapat melihat semua kegiatan anak, sehingga data bertindak
cepat saat terjadi sesuatu yang membahayakan
b. agar memperhatikan anak bermain dengan leluasa
c. agar menjaga kestabilan anak dalam bermain
d. agar dapat dijangkau
e. agar dapat meminimalisasi kecelakaan
8. salah satu prinsip dasar dalam merancang kegiatan bermain untuk AUD ?
a. pilih aktivitas seru dan mendidik
b. jangan takut kotor
c. jalin ikatan dengan anak
d. jawaban a,b, dan c benar
e. jawaban a, b, dan c salah
9. Permainan yang termasuk permainan tradisional yakni :
a. Makudendeng
b. Lingokids
c. Marbel
d. Pexel
e. canva
10. permainan makudendeng cocok untuk anak usia …. Tahun
a. 3 tahun
b. 4 tahun
c. 5 tahun
d. 4-6 tahun
e. 3-5 tahun
DAFTAR PUSTAKA
Bagus Kisworo. (2017). Implementasi Media
Pembelajaran Berbasis Prinsip-Prinsip Pendidikan
Orang Dewasa di Pkbm Indonesia Pusaka Ngaliyan
Semarang. Journal of Nonformal Education - JNE 3 (1)
(2017) 80-86.
http://journal.unnes.ac.id/nju/index.php/jne
Hikmah. 2019. Perkembangan dan Belajar Anak Usia
Dini. Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan.
playstore. educastudio.com. Marbel Belajar Hewan +
Suara.
playstore. educastudio.com. Marbel Mewarnai Hewan
Laut
playstore. educastudio.com. Marbel Mengenal Benda
Sekitar
playstore. educastudio.com. Marbel Belajar
Transportasi
playstore. educastudio.com. Marbel Belajar Membaca
dan Mengeja
playstore. educastudio.com. Game Petualangan Logika
untuk Anak - Marbel
playstore. educastudio.com. Marbel Belajar Hijaiyah +
Suara.
playstore. lingokids.com. Lingokids - Playlearning
Bahasa Inggris
playstore. lingokids.com. Lingokids - Playlearning
Bahasa Inggris
TULANG DIDI DAN AYAM JANTAN AJAIB ~ Cerita
Rakyat Sulawesi Selatan | Dongeng Kita.
https://www.youtube.com/watch?v=HLC2EdZAftA
DAFTAR PUSTAKA
Yuk Belajar Daur Ulang Bersama Baby John!
https://www.youtube.com/watch?v=o926RB0zKq0
Yusuf Farida, dkk. 2018. Pengelolaan Kelas. Jakarta:
Direktorat Pembinaan Pendidikan Anak Usia Dini
Direktorat Jenderal Pendidikan Anak Usia Dini dan
Masyarakat Kementerian Pendidikan dan
Kebudayaan.