The words you are searching are inside this book. To get more targeted content, please make full-text search by clicking here.

Laporan 1_Analisis Materi Berbasis Masalah

Discover the best professional documents and content resources in AnyFlip Document Base.
Search
Published by SIGIT WIBOWO_BIOLOGI_KARAWANG, 2023-01-18 10:23:33

Laporan 1 PPG Guru Penggerak

Laporan 1_Analisis Materi Berbasis Masalah

Keywords: laporan,guru penggerak,ppg,analisis mater berbasis masalah

LAPORAN 1 ANALISIS MATERI BERBASIS MASALAH Disusun untuk memenuhi tugas Guru Penggerak Dalam Pendidikan Profesi Guru Dalam Jabatan tahun 2022 Disusun oleh: SIGIT WIBOWO, S.Pd NIM : 039222926 PROGRAM STUDI PENDIDIKAN BIOLOGI FAKULTAS KEGURUAN DAN ILMU PENDIDIKAN UNIVERSITAS PAKUAN BOGOR NOVEMBER 2022


ii KATA PENGANTAR Puji dan syukur kehadirat Allah SWT yang telah memberikan rahmat dan hidayah-Nya sehingga saya dapat menyelesaikan tugas yang berjudul “ Laporan 1 Analisis Materi Berbasis Masalah ” ini tepat pada waktunya. Sholawat dan salam semoga senantiasa tercurah kepada junjungan kita Nabi Muhammad SAW yang membawa dan menerangi hati nurani kita, menjadi cahaya bagi segala perbuatan mulia. Tidak lupa saya mengucapkan terima kasih atas bantuan seluruh Dosen, Guru Pamong dan staf Admin IT dari pihak panitia PPG LPTK Universitas Pakuan (UNPAK) Bogor selaku penyelenggara dan rekan-rekan Kategori I Gelombang II PPG Dalam Jabatan Universitas Pakuan (UNPAK) Bogor tahun 2022 yang telah banyak memberikan dukungan dan semangat. Besar harapan saya semoga tugas Laporan 1 ini dapat menambah pengetahuan dan pengalaman bagi para pembaca tentang mekanisme pelaksanaan PPG Dalam Jabatan di Universitas Pakuan (UNPAK) Bogor khusus lulusan Guru Penggerak. Penulis menyadari bahwa dalam penyusunan laporan 1 ini masih terdapat banyak kekurangan serta kesalahan dalam penulisan. Oleh karena itu, saran dan kritik yang bersifat membangun sangat diharapkan demi terciptanya laporan yang lebih baik lagi. Semoga laporan yang telah disusun ini dapat memberikan manfaat khususnya bagi penulis dan umumnya bagi semua pihak yang membutuhkan. Karawang, 10 November 2022 Penyusun, Sigit Wibowo, S.Pd


iii DAFTAR ISI KATAPENGANTAR .........................................................................................ii DAFTAR ISI......................................................................................................iii RINGKASAN ....................................................................................................................................................................................................1 BAB I PENDAHULUAN ..........................................................................................................................3 A. LATAR BELAKANG ...................................................................... 3 B. TUJUAN KEGIATAN.............................................................. 4 C. MANFAAT KEGIATAN................................................................... 5 BAB II PEMBAHASAN ...................................................................................6 A. KEBIJAKAN KEMDIKBUDRISTEK TENTANG PGP .................... 6 B. PROGRAM PENDIDIKAN GURU PENGGERAK..................................7 C. REFLEKSI FILOSOFI PENDIDIKAN NASIONAL KI HADJAR DEWANTARA ..............................................................10 D. NILAI-NILAI DAN PERAN GURU PENGGERAK ................................12 E. VISI GURU PENGGERAK .....................................................................14 F. BUDAYA POSITIF ..........................................................................................................................................16 BAB III PENUTUP ..........................................................................................18 A. Refleksi .............................................................................................................................................18 B. Tindak Lanjut ..................................................................................................................................................................................................19 DAFTAR PUSTAKA .............................................................................................................20 LAMPIRAN......................................................................................................21


1 RINGKASAN Guru Indonesia diharapkan mencirikan lima karakter yaitu berjiwa Nasionalisme Indonesia, bernalar, pembelajar, profesional, dan berorientasi pada peserta didik yang bergerak dan bersinergi dalam satu pola pikir yang sama antara masyarakat, satuan pendidikan, dan pemangku kebijakan. .Program Pendidikan Guru Penggerak adalah program pendidikan kepemimpinan bagi guru untuk menjadi pemimpin pembelajaran. Program ini meliputi pelatihan daring, lokakarya, konferensi, dan pendampingan individu selama 9 bulan bagi calon Guru Penggerak. Selama program, guru tetap menjalankan tugas mengajarnya sebagai guru. Pertimbangan dan penetapan Kemdikbudristek mengenai program Guru Penggerak sudah tertuang dalam peraturan Mendikbudristek Republik Indonesia Nomor: 26 tahun 2022. Pendidikan Guru Penggerak bertujuan untuk menghasilkan profil Guru Penggerak. Profil Guru Penggerak sebagaimana dimaksud merupakan guru yang memiliki kemampuan untuk (1) merencanakan, melaksanakan, menilai, dan merefleksikan pembelajaran yang sesuai dengan kebutuhan peserta didik saat ini dan di masa depan dengan berbasis digital, (2) berkolaborasi dengan orang tua, rekan sejawat, dan komunitas untuk mengembangkan visi, misi, dan program satuan pendididkan, (3) mengembangkan kompotensi secara mandiri dan berkelanjutan berdasarkan hasil refleksi terhadap praktik pembelajaran, dan (4) menumbuhkembangkan ekosistem pembelajaran melalui olahrasa, olahkarsa, olahraga, dan olah pikir bersama dengan rekan sejawat dan komunitas secara sukarela. Guru Penggerak memiliki 5 nilai, yaitu (1) mandiri (2) reflektif, (3) kolaboratif, (4) inovatif dan (5) berpihak pada murid. Guru Penggerak harus mampu melaksanakan peran Guru Penggerak, meliputi (1) pemimpin pembelajaran, (2) menggerakkan komunitas praktisi, (3) manjadi coach bagi guru lain, (4) mendorong kolaborasi antar guru, dan (5) mewujudkan kepemimpinan murid. Guru harus memiliki visi yang mengarah kepada perubahan, baik perubahan di kelas atau perubahan di sekolah. Untuk mencapai perubahan tersebut


2 guru perlu mengenal pendekatan manajemen perubahan. Manajemen pendekatan perubahan yang dikenal dengan Inquiri Apresiatif (IA). Salah satu cara yang dilakukan guru dalam membantu murid tumbuh maksimal mempunyai karakter Profil Pelajar Pancasila adalah dengan membangun budaya positif yang berpihak pada murid.


3 BAB I PENDAHULUAN A. LATAR BELAKANG Guru Penggerak adalah pemimpin pembelajaran yang mendorong tumbuh kembang murid secara holistik, aktif dan proaktif dalam mengembangkan pendidikan untuk mengimplementasikan pembelajaran yang berpusat kepada murid, serta menjadi teladan dan agen transformasi ekosistem pendidikan untuk mewujudkan Profil Pelajar Pancasila. Proses pendidikan dan penilaian Guru Penggerak berbasis dampak dan bukti. Proses kepemimpinan sangat penting dan dalam proses pengembangan kepemimpinan ini, dan berkaca dari berbagai macam studi dan pendekatan andragogi atau pembelajaran orang dewasa bahwa harus lebih fokus kepada on the job learning. Artinya pembelajaran yang relevan dan kontekstual sehingga memberi dampak sebaik-baiknya. Guru Penggerak diharapkan dapat mencetak sebanyak mungkin agen-agen tranformasi dalam ekosistem pendidikan yang mampu menghasilakan murid- murid berkompetensi global dan bekarakter Pancasila, mampu mendorong tranformasi pendidikan Indonesia, mendorong peningkatan prestasi akademik murid, mengajar dengan kreatif, dan mengembangkan diri secara aktif. Guru Penggerak bisa berperan lebih dari peran guru saat ini. Dalam pelaksaan Pendidikan Profesi Guru Dalam Jabatan tahun 2022, proses pembelajaran untuk mahasiswa PPG lulusan dari Guru Penggerak berbeda dengan proses pembelajaran PPG dari regular. Hal tersebut tertuang dalam surat edaran dari Kemdikbudristek melalui Dirgen GTK no 1847/B2/GT.00.08/2022 tanggal 11 agustus tahun 2022. Berdasarkan uraian diatas, maka penulis sebagai mahasiswa lulusan Pendidikan Guru Penggerak akan membuat laporan yang berkaitan dengan materi matakuliah yang pertama Pendidikan Profesi Guru (PPG) yaitu Analisis


4 Pembelajaran Materi Berbasis Masalah, Literasi, dan Keterampilan Berfikir Tingkat Tinggi (High Order Thinking Skills). Tentu saja dalam membuat laporan ini penulis akan menyandingkan dan mengaitkan ilmu pengetahuan dan aksi nyata yang sudah dilaksanakan pada saat mengikuti Pendidikan Guru Penggerak dengan materi dan lembar kerja mata kuliah PPG. B. TUJUAN KEGIATAN Program ini akan bertujuan untuk menciptakan Guru Penggerak yang dapat: 1. Mengembangkan diri dan guru lain dengan refleksi, berbagi dan kolaborasi secara mandiri. 2. Memiliki kematangan moral, emosi dan spiritual untuk berperilaku sesuai kode etik; 3. Merencanakan, menjalankan, merefleksikan dan mengevaluasi pembelajaran yang berpusat pada murid dengan melibatkan orang tua; 4. Berkolaborasi dengan orang tua dan komunitas untuk mengembangkan sekolah dan menumbuhkan kepemimpinan murid; dan 5. Mengembangkan dan memimpin upaya mewujudkan visi sekolah yang berpihak pada murid


5 C. MANFAAT KEGIATAN Adapun manfaat bagi lulusan Program Pendidikan Guru Penggerak adalah sebagai berikut: 1. Pengembangan kompetensi dalam lokakarya bersama dan meningkatkan kompetensi sebagai pemimpin pembelajaran yang berpusat pada murid; 2. Mendapatkan pengalaman belajar yang sangat berharga 3. Mendapatkan relasi baru dengan rekan guru lainnya yang lolos seleksi dalam program ini. Sehingga, mereka bisa berbagi pengalaman dan praktik baik satu sama lain; 4. Mendapatkan bimbingan atau mentoring secara langsung dari pengajar praktik atau pendamping yang profesional; 5. Mendapatkan komunitas belajar baru di luar sekolah yang dapat meningkatkan kualitas diri; 6. Mendapatkan penghargaan berupa sertifikat pendidikan sebanyak 306 JP yang tentunya sangat bermanfaat bagi karir sebagai guru; dan 7. Mendapatkan kesempatan dalam jenjang karir, karena dengan sertifikat Guru Penggerak akan mendapatkan prioritas utama dan sudah menjadi salah satu syarat menjadi Kepala Sekolah dan Pengawas Sekolah.


6 BAB II PEMBAHASAN A. KEBIJAKAN KEMDIKBUDRISTEK TENTANG PGP Gambar 1. Paparan Mendikbudristek Tentang Guru Penggerak Penetapan Pemerintah melalui Kemdikbudristek mengenai Program Guru Penggerak sudah tertuang dalam Peraturan Mendikbudristek Republik Indonesia Nomor: 26 Tahun 2022 tentang Pendidikan Guru Penggerak yaitu: 1. Pendidikan Guru Penggerak bertujuan untuk menghasilkan profil Guru Penggerak 2. Profil Guru Penggerak sebagaimana dimaksud merupakan Guru yang memiliki kemampuan untuk: a) Merencanakan, melaksanakan, menilai, dan merefleksikan pembelajaran yang sesuai dengan kebutuhan peserta didik b) Berkolaborasi dengan orang tua, rekan sejawat, dan komunitas untuk mengembangkan visi, misi, dan program satuan Pendidikan; c) Mengembangkan kompetensi secara mandiri dan berkelanjutan d) Menumbuhkembangkan ekosistem pembelajar melalui olah rasa, olah karsa, olah raga, dan olah pikir bersama dengan rekan sejawat dan komunitas secara sukarela. 3. Beban belajar pendidikan Guru Penggerak paling sedikit 310 (tiga ratus sepuluh) jam pelajaran dan paling banyak 400 (empat ratus) jam pelajaran.


7 B. PROGRAM PENDIDIKAN GURU PENGGERAK Gambar 2. Cover Pendidikan Program Guru Penggerak Kemdikbudristek Program Pendidikan Guru Penggerak adalah program pendidikan kepemimpinan bagi guru untuk menjadi pemimpin pembelajaran. Program ini meliputi pelatihan Daring, Lokakarya, Konferensi, dan Pendampingan Individu selama 9 bulan bagi calon Guru Penggerak. Selama program, guru tetap menjalankan tugas mengajarnya sebagai guru. Pelaksanaan Angkatan 3 Program Pendidikan Guru Penggerak berlangsung selama 9 bulan dari mulai tanggal 13 Agustus 2021 s.d. 25 Juni 2022 dengan Pembukaan dipimpin langsung oleh Mas Menteri.


8 Gambar 3. Alur Perjalanan Program Pendidikan Guru Penggerak Angkatan 3 1. Kerangka Desain Program Pendidikan Guru Penggerak a) Topik Utama b) Metode Pelatihan Pemimpin Pembelajaran Pembelajaran Berdiferensiasi Komunitas Praktisi Pembelajaran Sosial dan Emosional (PSE) Pelatihan Daring, Lokakarya, Konferensi, dan Pendampingan 70% 30% 10% Belajar di tempat kerja dan komunitas Belajar dari rekan Pelatihan praktisi meliputi pemberian umpan dan guru lain Formal balik dari atasan, rekan, dan siswa


9 c) Assesment d) Prinsip Pelatihan 2. Kaitan Substansi Pendidikan Guru Penggerak dengan Pendidikan Profesi Guru (PPG) Program Pendidikan Guru Penggerak jika dikaitkan dengan substansi mata kuliah analisis pembelajaran materi berbasis masalah, literasi, dan keterampilan berpikir tingkat tinggi (High Order Thinking Skills) dari Pendidikan Profesi Guru (PPG), proses pembelajaran pendidikan Guru Penggerak sangat berhubungan erat. Selama 9 bulan mengikuti Program Pendidikan Guru Penggerak proses pembelajaran yang dilaksanakan dengan alur materi M.E.R.R.D.E.K.A (Mulai dari Diri, Eksplorasi Konsep, Ruang Kolaborasi, Refleksi Terbimbing, Demonstrasi Kontekstual, Elaborasi Pemahaman, Koneksi Antar Materi, dan Aksi Nyata). Dari pemaparan di atas dapat disimpulkan bahwa proses pembelajaran Pendidikan Guru Penggerak sudah sesuai dengan substansi dari mata kuliah dari Pendidikan Profesi Guru (PPG) yaitu Analisis Pembelajaran Materi Berbasis Masalah, Literasi, dan Keterampilan Berpikir Tingkat Tinggi (High Order thinking Skills). No. Aspek Yang Dinilai 1 Hasil penugasan dan praktik peserta pelatihan 2 Umpan balik dari rekan sejawat, fasilitator, dan kepala sekolah 3 Peningkatan hasl belajar siswa No. Prinsip Pelatihan 1 Andragogi 2 Pembelajaran Berbasis Pengalaman 3 Kolaboratif 4 Reflektif


10 C. REFLEKSI FILOSOFI PENDIDIKAN NASIONAL KI HADJAR DEWANTARA Gambar 4. Cover LMS Modul 1.1 Refleksi Filosofi Pendidikan Indonesia Ki Hadjar Dewantara 1. Materi Refleksi Filosofi Pendidikan Nasional Ki Hadjar Dewantara Dalam proses pembelajaran Guru Penggerak, materi pertama yang dipelajari adalah tentang Filosofi Pendidikan Indonesia Ki Hadjar Dewantara. Pemikiran besar yang dilahirkan dari buah karya Ki Hadjar Dewantara sangat melegenda di benak masyarakat Indonesia. Beliau mencetuskan semboyan Ing ngarso sung tulodho (di depan memberi teladan), ing madya mangun karsa (di tengah membangun semangat dan kemauan), dan tut wuri handayani (di belakang memberi dorongan) yang kini menjadi inspirasi besar bagi kalangan guru dalam dunia pendidikan. Bahkan, jika kita kontemplasi dengan penuh renungan makna, maka semboyan legendaris tersebut lahir dari rentetan pemikiran beliau tentang pendidikan sebagai upaya nyata agar para pendidik menjadi lebih baik lagi dan profesional dalam menjalankan tupoksinya. Di bawah ini adalah sintesis dari materi Filosofi Ki Hadjar Dewantara.


11 Gambar 5. Sintesis Materi Refleksi Filosofi Pendidikan Indonesia Ki Hadjar Dewantara 2. Kaitan Substansi Materi Refleksi Filosofi Pendidikan Nasional Ki Hadjar Dewantara dengan Materi Pendidikan Profesi Guru (PPG) Dari pemaparan materi di atas, jika dikaitkan antara materi Filosofi Pendidikan Indonesia Ki Hadjar Dewantara dengan materi modul Pedagogi dan Profesional pada Pendidikan Profesi Guru (PPG) sudah relevan dan sangat sesuai dengan substansi yang diharapkan dari mata kuliah Pendidikan Profesi Guru (PPG).


12 D. NILAI-NILAI DAN PERAN GURU PENGGERAK Gambar 6. Cover LMS Modul 1.2 Nilai dan Peran Guru Penggerak 1. Materi Nilai dan Peran Guru Penggerak a) Nilai Guru Penggerak Nilai-nilai Guru Penggerak berfungsi sebagai standar bagi guru dalam mengambil ke posisi khusus dalam suatu masalah, menggunakannya sebagai bahan evaluasi dalam mengambil keputusan, berfungsi sebagai motivasi dalam mengarahkan tingkah laku Guru Penggerak dalam kehidupan sehari- hari. Guru Penggerak memiliki lima nilai, yaitu (1) mandiri, (2) reflektif, (3) kolaboratif, (4) inovatif, serta (5) berpihak pada murid. Gambar 7. Nilai – nilai Guru Penggerak


13 b) Peran Guru Penggerak Guru Penggerak harus mampu melaksanakan peran guru penggerak, meliputi (1) Pemimpin Pembelajaran, (2) Menggerakkan Komunitas Praktisi, (3) Menjadi Coach bagi Guru Lain, (4) Mendorong Kolaborasi Antar Guru, dan (5) Mewujudkan Kepemimpinan Murid. Di bawah ini adalah sintesis dari materi Nilai dan Peran Guru Penggerak. Gambar 8. Peran Guru Penggerak 2. Kaitan Substansi Materi Nilai dan Peran Guru Penggerak dengan Materi Pendidikan Profesi Guru (PPG) Dari pemaparan materi di atas, jika dikaitkan antara materi Nilai dan Peran Guru Penggerak dengan materi modul Pedagogi dan Profesional pada Pendidikan Profesi Guru (PPG) sudah relevan dan sangat sesuai dengan substansi yang diharapkan yaitu dengan menciptakan pendidik yang profesional, handal dan kompeten dalam bidangnya dengan melaksanakan pembelajaran yang berpihak pada peserta didik.


14 E. VISI GURU PENGGERAK Gambar 9. Cover LMS Modul 1.3 Visi Guru Penggerak 1. Materi Visi Guru Penggerak Guru harus memiliki visi yang mengarah kepada perubahan, baik perubahan di kelas atau perubahan di sekolah. Untuk mencapai perubahan tersebut guru perlu mengenal pendekatan manajemen perubahan. Manajemen perubahan yang dikenal dengan Inkuiri Apresiatif (IA). Inkuiri Apresiatif (IA) menggunakan prinsip-prinsip utama psikologi positif dan pendidikan positif. Pendekatan IA percaya bahwa setiap orang memiliki inti positif yang apat memberikan kontribusi pada keberhasilan. Inti positif ini merupakan potensi dan aset organisasi. Dengan demikian, dalam implementasinya, IA dimulai dengan menggali hal-hal positif, keberhasilan yang telah dicapai dan kekuatan yang dimiliki organisasi, sebelum organisasi menapak pada tahap selanjutnya dalam melakukan perencanaan perubahan. Untuk melaksanakan IA diperlukan sebuah strategi. Strategi itu dikenal dengan akronim BAGJA, yaitu Buat pertanyaan, Ambil pelajaran, Gali mimpi, Jabarkan rencana, dan Atur eksekusi. Gambar 11. Alur BAGJA dan Pendekatan Inkuiri Apresiatif


15 Di bawah ini adalah sintesis dari materi Visi Guru Penggerak. Gambar 12. Sintesis Materi Visi Guru Penggerak 2. Kaitan Substansi Materi Visi Guru Penggerak dengan Materi Pendidikan Profesi Guru (PPG) Dari pemaparan materi di atas, jika dikaitkan antara materi Visi Guru Penggerak dengan modul Pedagogik dan Profesional pada Pendidikan Profesi Guru (PPG) sudah relevan dan sangat sesuai dengan substansi yang diharapkan dari mata kuliah Pnedidikan Profesi Guru (PPG).


16 F. BUDAYA POSITIF Gambar 12. Cover LMS Modul 1.4 Budaya Positif 1. Materi Budaya Positif Guru Penggerak Budaya positif merupakan perwujudan dari nilai- nilai atau keyakinan universal yang diterapkan di sekolah. Budaya positif diawali dengan perubahan paradigma tentang teori kontrol. Berdasarkan beberapa penelitian, tentang teori kontrol, semua perilaku manusia pasti memiliki tujuan. Begitupula dengan perilaku murid, bahkan sebuah kesalahan yang dilakukan murid pasti memiliki alasan. Alasan tersebut biasa disebut dengan pemenuhan kebutuhan dasar manusia. Ada lima kebutuhan dasar manusia, yaitu: (1) kebutuhan bertahan hidup (survival) berkaitan dengan fisik seperti makan, tidur, tempat tinggal, dll, (2) kebutuhan cinta dan kasih sayang (penerimaan), (3) kebutuhan penguasaan (pengakuan akan kemampuan), (4) kebutuhan kebebasan (kebutuhan akan pilihan), dan (5) kebutuhan akan kesenangan. Selama ini, disiplin dipahami sebagai tindakan untuk membuat murid patuh pada aturan sekolah dan guru. Apakah seperti itu penerapan disiplin yang tepat? Menurut Diane Gossen dalam bukunya “Restructuring School Discipline” ada tiga alasan motivasi manusia dalam melakukan sesuatu, yaitu: (1) untuk menghindari ketidaknyamanan atau hukuman, (2) untuk mendapatkan imbalan atau penghargaan dari orang lain, (3) untuk menjadi orang yang mereka inginkan sesuai dengan nilai-nilai yang diyakini.


17 Di bawah ini adalah sintesis dari materi Budaya Positif Guru Penggerak. Gambar 13. Sintesis Materi Budaya Positif Guru Penggerak 2. Kaitan Substansi Materi Budaya Positif Guru Penggerak dengan Materi Pendidikan Profesi Guru Penggerak (PPG) Dari pemaparan materi di atas, jika dikaitkan antara mater Budaya Positif Guru Penggerak dengan materi modul Pedagogik dan Profesional pada Pendidikan Profesi Guru (PPG) sudah relevan dan sangat sesuai dengan substansi yang diharapkan dari mata kuliah Pendidikan Profesi Guru (PPG).


18 BAB III PENUTUP A. REFLEKSI Sungguh mulia tugas kita sebagai penuntun bagi anak bangsa dengan misi kemanusiaan untuk menumbuhkan kodrat dan memuliakan memanusiakan manusia untuk mencapai kebahagiaan yang setinggi-tinginya. Nilai dan peran merupakan hal penting dalam kehidupan, menjadi titik acuan dari sebuah kesuksesan baik di bidang prestasi maupun keadaan diri. Guru memiliki peran sebagai teladan, pembangun dan pendorong keberhasilan bagi muridnya. Nilai-nilai Guru Penggerak meliputi: nilai mandiri, reflektif, kolaboratif, inovatif, dan berpusat pada murid. Dengan nilai tersebut diharapkan seorang Guru Penggerak mampu mengembangkan peran yaitu menjadi pemimpin pembelajaran, menggerakkan komunitas prkatisi. Nilai dan peran guru sangat bekaitan dengan Profil Pelajar Pancasila dimana nilai-nilai positif sebagai roh atau landasan yang harus dimiliki oleh murid, tentu dengan melalui tuntunan seorang guru. Nilai-nilai tersebut wajib ditanamkan oleh guru kepada muridnya melalui keteladanan dan pembiasaan yang baik. Keteladanan dan pembiasaan yang tertuang dalam Profil Pelajar Pancasila dengan elemen kunci harus terlaksana baik dengan membangun kolaborasi antar orang tua dan pihak sekolah. Guru salah satu pilar dalam menumbukan sosok anak yang beriman dan bertaqwa kepada Tuhan Yang Maha Esa serta berakhlak mulia, mandiri, bergotong royong, berkebinekaan global, kreatif, dan bernalar kritis. Memahami nilai dan peran guru menyadarkan bahwa guru dan murid adalah pembelajar yang sama-sama belajar sehingga sedapat mungkin seorang guru memberikan arti proses pembelajaran yang berpusat pada murid dalam pembelajaran yang bermakna.


19 B. TINDAK LANJUT Rencana Tindak Lanjut (RTL) memudahkan kita dalam implementasi program ke depannya. Membutuhkan perencanaan yang matang, pertimbangan aset yang telah dimiliki dan akan dikembangkan, koordinasi juga kolaborasi dengan pihak terkait untuk menyusunnya agar terlaksana dengan baik sesuai rencana. Berdasarkan hal-hal tersebut di atas, berikut ini RTL yang akan dilaksanakan setelah mengikuti Pendidikan Guru Penggerak: 1) Melakukan refleksi akhir program Pendidikan Guru Penggerak 2) Mengembangkan sosialisasi program Pendidikan Guru Penggerak 3) Melaksanakan peningkatan kompetensi pendidik dan tenaga kependidikan dalam komunitas praktisi sekolah 4) Mengelola program berdampak pada murid di tingkat sekolah, terutama terkait literasi berdiferensiasi. 5) Mengembangkan sosialisasi tentang pembelajaran berdiferensiasi dan sosial emosional. 6) Mengembangkan budaya positif literasi 7) Mengembangkan program pengelolaan kelas yang menyenangkan bagi murid dalam proses pembelajaran. 8) Pertemuan dengan komunitas praktisi di sekolah dan sekitarnya guna membahas program-program lain yang berdampak pada murid di sekolah.


20 DAFTAR PUSTAKA Sekolah.penggerak.kemdikbud.go.id. Pendidikan Guru Penggerak. Diakses pada 10 November 2022, dari https://sekolah.penggerak.kemdikbud.go.id/gurupenggerak/ lms20-gp.simpkb.id. LMS Pendidikan Guru Penggerak. Diakses pada 10 November 2022, dari https://lms20-gp.simpkb.id/course/view.php?id=336&sectionid=24912 lms20-gp.simpkb.id. LMS Modul 1.1 Refleksi Filosofi Pendidikan Indonesia Ki Hadjar Dewantara. Diakses pada 11 November 2022, dari https://lms20-gp.simpkb.id/course/view.php?id=336&sectionid=24913 lms20-gp.simpkb.id. LMS Modul 1.2 Nilai dan Peran Guru Penggerak. Diakses pada 12 November 2022, dari https://lms20-gp.simpkb.id/course/view.php?id=336&sectionid=24916 lms20-gp.simpkb.id. LMS Modul 1.3 Visi Guru Penggerak. Diakses pada 12 November 2022, dari https://lms20-gp.simpkb.id/course/view.php?id=336&sectionid=24919 lms20-gp.simpkb.id. LMS Modul 1.4 Budaya Positif. Diakses pada 12 November 2022, dari https://lms20-gp.simpkb.id/course/view.php?id=336&sectionid=24922


21 LAMPIRAN 1. Sertifikat Guru Penggerak


22 2. Salinan Peraturan Mendikbudristek Republik Indonesia Nomor: 26 Tahun 2022 tentang Pendidikan Guru Penggerak. https://jdih.kemdikbud.go.id/detail_peraturan?main=3164


23 3. Pembukaan Pendidikan Guru Penggerak Angkatan 3 https://www.youtube.com/watch?v=lEyu48QTfCg 4. Tampilan LMS Pendidikan Guru Penggerak https://lms20-gp.simpkb.id/course/view.php?id=336


24 5. Demonstrasi Kontekstual Filosofis Pendidikan Ki Hadjar Dewantara https://drive.google.com/file/d/1CBRXZq3HGAuSD1w1jQsZsWEDIgNc62F/view?usp=sharing 6. Aksi Nyata Refleksi Pendidikan Ki Hadjar Dewantara https://lms20-gp.simpkb.id/mod/diary/view.php?id=184374


25 7. Demonstrasi Kontekstual Nilai dan Peran Guru Penggerak https://drive.google.com/file/d/1QGrjN8Oae8OcjiLa1mIo9dh5weD_prja/view?us p=sharing 8. Aksi Nyata Nilai dan Peran Guru Penggerak https://lms20-gp.simpkb.id/mod/diary/view.php?id=184376


26 9. Demonstrasi Kontekstual Visi Guru Penggerak https://drive.google.com/file/d/1l7iWoMSQCUc7h6BAnEtrsnm44GOwAs01/view ?usp=sharing 10. Aksi Nyata Visi Guru Penggerak https://lms20-gp.simpkb.id/mod/diary/view.php?id=184379


27 11. Demonstrasi Kontekstual Budaya Positif https://drive.google.com/file/d/1lPPxhOhoQRFRZHLcI5gV8PPnRfPMDTgy/view? usp=sharing 12. Aksi Nyata Budaya Positif https://drive.google.com/file/d/1o4KECtIlmXPHDp6sca0XEejXZMTdjyG/view?usp=sharing


Click to View FlipBook Version