The words you are searching are inside this book. To get more targeted content, please make full-text search by clicking here.
Discover the best professional documents and content resources in AnyFlip Document Base.
Search
Published by Salus - Gereja St. Laurensius, 2022-01-11 11:55:33

Salus-09

Salus-09

09 / TAHUN IV / MARET 2012 UNTUK KALANGAN SENDIRI

BERTABUR ASA

DIBERANDA FORPIJAK
MENGIKUTI EKARISTI SEPENUH HATI
PAROKI (SANTO LAURENSIUS),

BUKAN SEKEDAR STATUS



“Rama, silakan pilih sendiri pastor rekan
yang dikehendaki.” (gitu kale!)

DAFTAR ISI

08BERSATU DALAM EKARISTI,
DIUTUS UNTUK BERBAGI
11PERESMIAN PAROKI
SANTO LAURENSIUS
19PERAYAAN NATAL
DI STASI ST. LAURENSIUS
28MENGIKUTI
EKARISTI SEPENUH HATI

30PAROKI (SANTO LAURENSIUS),
BUKAN SEKEDAR STATUS
MEMBUAT PENDALAMAN IMAN

36MENARIK?

REDAKSI SALUS
mengharapkan partisipasi Anda.
Kirimkan artikel dan berita lingkungan
atau kegiatan ketegorial ke redaksi.

[email protected].

Penanggung Jawab: Dewan Paroki Santo Laurensius Pemimpin Umum: Barnabas Nono Juarno, OSC
Pemimpin Redaksi: Andre Budi Wiryawan Sekretaris: Alex Tan Redaksi: Erwin Susilo, Asden Situmorang, Edward Sanusi,
Monike Sanusi, Imelda Desain dan Artistik: Antonius Vito Triantori, Dominikus Erdiyanto Redaktur Foto: Iwan Saputra,
Dasa Didjaya, Rendy Keuangan: Iin Pratiwi, Lina Huang, Kani Tjhin, Lisadea Sirkulasi: Bekti Alamat Redaksi: Gereja Santo
Laurensius Jl. Sutera Utama 2, Alam Sutera Serpong-Tangerang Fax: 021-53127225 Email: [email protected]

DAPUR REDAKSI

Kulit Muka: Persistiwa besar yang lama ditunggu telah tiba: peresmian Paroki Santo
Disain Cover: Erdiyanta Laurensius. Tampaknya banyak orang yang merasakan waktu seakan terlalu
Foto: Iwan Saputra lamban berlalu dalam menantikan saat-saat peresmian ini, terutama sejak
Bapak Kardinal Julius Darmaatmadja, SJ, memberkati gedung gereja Santo
4 I SALUS MARET 2012 Laurensius pada tanggal 21 Mei 2009 yang lalu. Dalam pelbagai kesempa-
tan ada saja orang yang bertanya, “kapan akan diresmikan jadi paroki?”
Pertanyaan itu tidak hanya dilontarkan ke Pastor Nono, tetapi juga ke Bapak
Vikjen.

Menjelang persemian menjadi
paroki, Dewan Stasi Pleno berbenah
diri dengan merancang program
kerja yang terarah sebagai perwuju-
dan Arah Dasar Pastoral Keuskupan
Agung Jakarta. Berbekal persiapan
masing-masing kelompok, baik ling-
kungan maupun kategorial, mereka
berrapat kerja di Ciloto, Jawa Barat
selama dua hari. Waktu yang de-
mikian pendek tak memungkinkan
mereka menghasilkan program
yang focus dan komprehensif maka
dibawa pulang untuk dimatangkan
dan diselaraskan lagi.

Peningkatan status membawa
serta konsekuensi tanggung jawab.
Karena itu, kita bersama-sama perlu mencermati dinamika perkembangan
hidup menggereja dan berbagi informasi serta pandangan untuk mewujud-
nyatakan iman kepercayaan akan Tuhan Yesus dalam kehidupan sehari-hari.
Pelbagai kegiatan yang bermunculan dan terus berkembang kiranya juga
perlu menjadi perhatian bersama agar kegiatan-kegiatan yang ada disertai
pemaknaan yang mendalam sehingga berdampak positif terhadap kehidu-
pan rohani dan kehidupan bersama sebagai Gereja dan warga masyarakat.
Karena itulah, simbol paroki dan pemilihan santo pelindung tentunya bukan
untuk memenuhi syarat tetapi menjadi panduan arah bergerak.
Pesan Bapak Uskup, Mgr. I. Suharyo yang disampaikan pada saat misa
peresmian paroki yang menekankan perlunya kesatuan hati dan budi untuk
membuahkan kasih persaudaraan yang sejati, selain harus dilaksanakan
juga perlu dibagikan kepada sesama antara lain melalui Salus supaya banyak
orang dapat mengambil inspirasi dan manfaat.
Namun demikian, tidak seperti halnya media komersil, Salus tidak
mempunyai wartawan. Meskipun sudah diundang berkali-kali, tapi tak ada
juga yang menawarkan diri. Oleh karena itu, kami mengundang Anda semua
untuk menuliskan gerakan-gerakan dan kegiatan yang dilakukan oleh ling-
kungan atau kelompok-kelompok Anda agar dibaca oleh banyak orang lain.
Siapa tahu, kegiatan yang Anda anggap sesuatu yang biasa menjadi inspirasi
banyak orang.

BERITA UTAMA

Rama Johan Ferdinand Wijshijer, Pr

PASTOR REKAN YANG LAMA
DIDAMBAKAN TELAH HADIR

Di tengah gulita malam, Rama tanggal 1 Maret 2012. Namun de- Nono yang badannya makin melar
Johan Ferdinand hadir di Pastoran mikian, untuk sementara waktu be- karena terus bekeliling ke lingkun-
Paroki Santo Laurensius diantar- liau akan mengambil cuti dan akan gan untuk menjalankan pelayanan
kan tiga puluhan umat Paroki Kal- aktif berkarya mulai akhir Maret dan tak bisa menolak makanan tan-
vari, Lubang Buaya. Pada Minggu, 2012. da keramahtamahan tuan rumah.
4 Maret 2012 , pukul 22.30 kehad-
iran beliau diterima oleh Pastor Ba- Dalam sambutannya, Rama Disertai hangatnya wedang
ranabas Nono Juarno OSC bersama Fe menyatakan rasa syukur ditu- ronde dan roti sumbu, Bapak Mardi-
sejumlah anggota Dewan Paroki. gaskan di Paroki Santo Laurensius, yanto, Wakil Ketua Dewan Paroki
Rama Fe, panggilan akrab beliau, Alam Sutera. Baginya, bekerja sama Lubang Buaya, mengemukakan
ditugaskan Bapak Uskup Agung Ja- dengan para imam Ordo Salib Suci bahwa umat Paroki Lubang Buaya
karta untuk mulai bertugas di Paroki bukan sesuatu yang baru. Beberapa dengan gembira mengatarkan Rama
Santo Laurensius, Alam Sutera mulai waktu yang lalu, ketika ditugaskan Fe untuk bertugas di tempat tugas
di daerah Asmat, Papua, beliau juga yang enak, nyaman, gerejanya luas
dan megah, dan terkesan kurang
bekerja sama dengan para imam menantang.  Pastor Nono langsung
OSC. menyergah ungkapan kurang me-
Pastor Barnabas nantang itu dengan menyatakan
Nono Juarno, menyam- bahwa setiap tempat memiliki tan-
but gembira kedatan- tangannya masing-masing.  Secara
gan Rama Fe yang di- implisit Pastor Nono menggambar-
tugaskan oleh Bapak kan bahwa umat yang mayoritas ter-
Uskup untuk berkarya diri dari keluarga muda merupakan
bersama beliau dalam tantangan yang belum tentu ringan. 
menggembalakan umat Dengan senyum diplomatis, Rama
Paroki Alam Sutera. Bah- Fe pun menjawab, “Jika ibu-ibu mau
kan, Bapak Lukas men- konsultasi keluarga pada saya, maka
gungkapkan kalau Rama saya akan minta jaminan surat izin
Fe sebenarnya dinanti- dari suaminya...”  Gelak tawa pun
kan kehadirannya sejak meledak di ruang Pastoran yang
tiga tahun yang lalu. Ban- mulai diselimuti dinginnya malam
yak orang yang juga mera- itu. 
sa kasihan terhadap
Pastor Umat Paroki Lubang Buaya
mulai meninggalkan Pastoran

menjelang pergantian
hari sedangkan Rama
Fe mengepulkan asap
asap rokoknya.

BERITA UTAMA

Semoga Rama Fe yang ketu- Rama Fe yang selalu sumringah Kanisius, Menteng, dan kemudian
runan Chinese-Jerman ini makin ini adalah putra dari pasangan Bapak ke Seminari Wacana Bhakti, Pejaten.
mengalami kebahagiaan dalam me- Frederik Wijshijer dan Ibu Caceilia Selepas Tahun Orientasi Rohani be-
napaki panggilan imamatnya dalam Sudiyanti. Beliau lahir di Jakarta, 13 liau belajar Filsafat di STF Driyarkara
pelayanan dan kerjasama dengan September 1973. Setelah lulus dari dan menyelesaikan Teologi di Fakul-
para imam dan umat Paroki Santo SD Tarakanita, Patal Senayan, beliau tas Teologi Wedhabakti, Kentungan,
Laurensius, Alam Sutera. melanjutkan sekolah ke SMP Kolese Yogyakarta sampai akhirnya ditah-
biskan imam pada tanggal 27 No-
vember 2002 di Paroki Kristus Salva-
tor, Slipi.

Sebelum bertugas di Paroki
Santo Laurensius, Alam Sutera, be-
liau pernah berkarya di Paroki Santo
Thomas Rasul, Bojong Indah, men-
jalani perutusan ke Paroki Bomo-
mani, Timika-Papua, dan berkarya di
Paroki Kalvari, Luban Buaya. [Laporan
Bayu Samodra, Sekretaris Dewan Paroki

Santo Laurensius, Alam Sutera]
 

PPERLAONTDIKIAANKON BARU

Pada hari Minggu 11 Desem- kon umumnya meliputi: membantu mengantarkan hosti kepada umat
ber 2011 telah dilakukan pelantikan penerimaan komuni dalam rangka yang berhalangan hadir di gedung
prodiakon baru, bersamaan dengan Perayaan Ekaristi atau Ibadat Sabda; gereja. Saat ini ada sekitar 70-80
misa Minggu pagi yang kedua pukul mengirim komuni untuk orang sakit; orang yang perlu dihantarkan hosti
08:30 di Gereja Santa Monika. Da- serta memimpin Ibadat Sabda atau setiap minggunya.
lam misa yang dipimpin oleh Pastor ibadat non sakramental, dengan ke-
Aloysius Pandoyo OSC tersebut, ter- mungkinan memberikan homili na- Dengan bakal hadirnya dua
dapat 44 orang yang dilantik menja- mun tidak memberikan berkat pub- orang pastor rekan yang akan
di prodiakon, 27 orang berasal dari lik kepada umat. (E. Martasudjita Pr, berkarya di Paroki Santo Lauren-
Paroki Santa Monika dan 17 orang Kompendium Tentang Prodiakon, sius, Pastor Nono merencanakan
berasal dari Paroki Santo Laurensius Kanisius 2010). menambah jumlah misa mingguan
(saat itu masih Stasi). Dengan pelan- menjadi lima kali misa dalam waktu
tikan prodiakon baru ini, maka jum- Walau sudah mendapatkan dekat. Artinya akan dibutuhkan seki-
lah prodiakon di Paroki Santo Lau- tenaga baru, namun jumlah prodi- tar 50 orang Prodiakon untuk ber-
rensius menjadi 50 orang, dengan akon di Paroki Santo Laurensius tugas pada hari Sabtu dan Minggu.
dua di antaranya sedang non aktif. masih dirasa kurang. Untuk me- Maka, jumlah prodiakon yang ada
layani dalam tiga kali misa pada hari saat ini benar-benar tidak mencuku-
Prodiakon adalah petugas iba- Sabtu dan Minggu dibutuhkan 30 pi. Pak Gwan Hong, sebagai koordi-
dat – kaum awam yang diangkat orang prodiakon. Sehingga rata-rata nator prodiakon di Paroki Santo Lau-
oleh Uskup melalui Surat Keputu- setiap prodiakon bertugas tiga kali rensius, memperkirakan diperlukan
san atau Surat Tugas untuk tempat misa dalam sebulan, tidak termasuk tambahan 40-50 orang lagi untuk
tertentu dan jangka waktu tertentu misa pagi harian. Sementara prodia- menjadi prodiakon. Apakah Anda
serta tugas tertentu. Tugas prodia- kon juga memiliki tugas lain, yaitu siap untuk melayani?

6 I SALUS MARET 2012

BERITA UTAMA

Daftar prodiakon yang dilantik tanggal 11 Desember 2011
No Nama Lingkungan
1 Adrianus Budiman Indrapradja St. Maria Immaculata
2 Adrianus Effendy St. Hilarius
3 Adrianus Rudiyanto Abidin St. Petrus Rasul
4 Andreas Edy Susanto St. Lusia
5 Antonius Heru Tjahjadi St. Damianus
6 Antonius Rudy Soetrisno St. Clemens
7 Bernardus Suhori St. Maria Magdalena
8 Daniel Ong Kim Kui St. Filemon
9 Eduardus Podi Sembiring Maha St. Ignatius
10 Fortunatus Wenceslaus Randy Pangemanan St. Bernardus
11 Fransiskus Herman Oscar St. Mikael
12 Gabriel Sugiarso Gunawan St. Alexius
13 Gregorius Djony Sutanto St. Anna
14 Ignatius Sugiarto Santoso St. Thomas Aquinas
15 Justinus Juwono Sudirgo St. Mikael
16 Yohanes Hardja Basuki Limantara St. Rafael
17 Yohannes Yuwono Imanto St. Maria Magdalena

I 7SALUS MARET 2012

BERITA UTAMA

Surat Untuk Keluarga MARET 2012

BERSATU DALAM EKARISTI,

DIUTUS UNTUK
BERBAGI

Keluarga-keluarga terkasih di Allah. cara Allah membaharui kita ada meskipun persoalan kita begitu
Keuskupan Agung Jakarta, adalah melalui pengalaman paling berat. Ia nampak dalam keberadaan
pribadi, pengalaman sehari-hari dan saudara-saudari yang prihatin dan
Akhirnya kita memasuki masa paling menyentuh kita, teristimewa tergerak untuk menolong kita.
penuh rahmat, masa prapaskah, melalui pengalaman dalam keluar- Keputusasaan kita berubah menjadi
yang selalu menjadi masa per- ga. Betapa keluarga selalu menjadi suatu pernyataan, “Kalau satu pintu
menungan dan pertobatan. Masa tempat paling indah untuk kita me- tertutup, Tuhan pasti masih mem-
prapaskah tahun ini mempunyai nemukan suara Tuhan yang selalu buka pintu lainnya.” Semua karena
keistimewaan, karena kita bersama sedang membarui itu. saudara-saudari kita yang membu-
merenungkannya dalam perayaan kakannya buat kita.
umum Tahun Ekaristi bersama se- Adakalanya hidup menjadi ter-
luruh keluarga di Keuskupan Agung lalu biasa, ketika suami atau ayah Memang Allah hadir dalam
Jakarta kita. Tema “Bersatu dalam bekerja dan pekerjaannya men- hidup ini juga melalui orang lain.
Ekaristi, Diutus untuk Berbagi” jadi rutinitas. Juga, ketika isteri atau Dan mereka telah menjadi sesama
adalah tema mendalam yang telah ibu merasakan hidup yang tanpa kita. Sangat indah kalau kita beserta
diusulkan kepada kita semua untuk masalah, berjalan normal dan tanpa seluruh keluarga juga menyadari
merenungkannya. Kita memasuki persoalan. Anak-anak yang baik, bahwa kita juga bisa menjadi sesa-
saat-saat istimewa, saat retret pendidikan yang cukup dan tanpa ma melalui perbuatan yang sama,
agung merenungkan kehadiran Tu- kesulitan menjadikan hidup terasa “ yang berkeprihatinan dan yang ber-
han dalam Ekaristi yang mengajak “aman-aman” dan mungkin “adem- wawasan sosial. Allah bisa hadir dan
kita juga untuk berbagi. ayem”. Dalam situasi seperti ini, dihadirkan melalui kita..! Ini luar
rupanya Allah bisa bekerja melalui biasa..! terpujilah Allah yang telah
Pertobatan selalu berawal dari rasa bahagia, nyaman, tentram, menciptakan kita dengan segala
kesadaran diri yang ingin “diperba- atau sedikit mengalami kebosanan kelebihan dan keterbatasan. Ia te-
rui”. Kesadaran ini sesuatu yang san- karena “datar”-nya kehidupan. Saat lah menjadikan kita satu sama lain
gat wajar, manusiawi dan normal, itu, Allah bekerja melalui situasi “sesama”. Ia membentuk dunia ini
sebagai orang beriman yang terus yang serba nyaman dengan meng- agar dibangun dengan kebersamaan
dan selalu sedang bertumbuh ke hadirkan kerinduan dan kebutuhan yang saling meneguhkan itu.
arah kesempurnaan Kristiani. Kita untuk suatu yang baru dan menye-
menyadari bahwa hidup kita belum- mangati. Perjuangan untuk menjadi
lah sempurna, maka kita mengingat “baru” melalui permenungan dan
bahwa kita sangat membutuhkan Ketika persoalan dalam ke- pertobatan hanya akan menjadi nya-
Tuhan yang hadir dan menyempur- luarga kita terasa membelit dan ta kalau banyak orang mengakuin-
nakannya. membuat kita tak dapat “bergerak” ya, bukan hanya kita akui sendiri.
atau bahkan merasa putus asa, Al- Merasa baik belumlah cukup untuk
Hidup memang sebuah per- lah hadir melalui karya kasih-Nya menjadi tolok ukur keberhasilan
jalanan panjang, sepanjang nafas, dalam saudara-saudari yang men- suatu aksi prapaskah. Ujian kita ada
yang membutuhkan Pencipta-Nya jadi perpanjangan tangan-Nya. pada mereka yang berada di sekitar
untuk turut campur tangan mem- Sedemikian dekatnya Allah dengan kita. Melalui pasangan yang mera-
benahi dan membentuknya kembali kehidupan kita, sehingga terasa Ia sa makin “nyaman” dan “dekat”;
agar semakin mendekati harapan

8 I SALUS MARET 2012

BERITA UTAMA

melalui anak-anak yang merasakan tidak bicara lagi dengan Anda atau baru setiap hari. Bukanlah Tuhan
“kehadiran” dan cinta ayah ibu- dengan anggota keluarga lainnya. kita akan lebih bersukacita lagi jika
nya lebih banyak; melalui ayah ibu Lebih luas lagi, perhatikanlah pem- kita meneruskan “penemuan” ro-
yang bersyukur karena mempunyai bantu rumah tangga yang bekerja hani itu kepada sesama kita dalam
anak-anak yang bertanggung jawab di rumah. Lihatlah tetangga sekitar aksi berbagi yang nyata?
dan beriman, berbagi menjadi saat yang barangkali sangat menderita
istimewa yang menyenangkan dan dengan situasi rumah tangga yang Mari mengajak dan mengajari
membawa sukacita dalam keluarga. tidak harmonis atau berjuang den- anak-anak kita bersikap dan berkeg-
gan kemiskinannya. iatan sosial. Pada saat berpuasa dan
Setiap keluarga mendapatkan berpantang, mereka bisa belajar
kisah kehidupannya. Kita juga men- Keluarga-keluarga di Jakarta untuk berbagi melalui penyisihan
erima peristiwa hidup sebagai cara terkasih, betapa nikmatnya hidup uang jajan atau menyisihkan uang
Tuhan mendidik. Marilah bersama dalam iman kepada Yesus Kristus. belanja yang biasa dipakai untuk
Ekaristi yang kita terima setiap hari, Laksana perkataan dalam mazmur membeli makanan yang saat ini
kita pun menggalang niat untuk 34:8 (-9):“Kecaplah dan lihatlah, kita pantangkan. Kita semua se-
menciptakan lingkungan, tempat betapa baiknya TUHAN itu! Ber- lalu sedang belajar untuk semakin
di mana Tuhan menempatkan kita, bahagialah orang yang berlindung menjadi sempurna. Semoga masa
disekitar kita, menjadi tempat yang pada-Nya!”. Setiap saat kita bisa prapaskah sungguh menjadi masa
semakin baik. Bagikanlah pikiran menikmati kehadiran Tuhan dengan retret agung yang disyukuri semua
positif sebagai ganti rasa curiga, iri cuma-cuma melalui perayaan Ekaris- orang, sebab ada lebih banyak lagi
hati, dendam, serakah dan lain-lain. ti. Yesus yang selalu membagi berkat yang diselamatkan melalui suasana
Pikirkanlah apa yang dibutuhkan dalam kehadiran-Nya, atau melalui saling berbagi. Tuhan memberkati
orang-orang terkasih di rumah, ba- permenungan dan keterlibatan kita kita semua.
rangkali mereka sudah lama tidak dalam Ekaristi. Dalam pimpinan Roh
ikut perayaan Ekaristi; jarang berdoa Kudus, kita temukan Dia yang mem- Salam dalam Yesus, Maria, dan
sebelum makan atau sebelum tidur; beri kita pembaruan dan sukacita yusuf

Rm. Alexander Erwin MSF

I 9SALUS MARET 2012

BERITA UTAMA

EKKAASIRHISKTEI RPAANHCIMAARNANILAHI

Empat ratusan orang dari ber- hati kepada sesama. Dalam buku ti sama sekali karena begitu banyak
bagai paroki hadir di aula Paroki hariannya Sr. Faustina mencatat, kekurangan yang dialaminya.
Santo Laurensius pada hari Minggu, “Oh Yesus, setiap orang kudus-Mu
11 Maret 2012 untuk mengikuti memancarkan keutamaan-keuta- Dalam kesempatan ini Bapak
seminar yang mengupas tentang maan-Mu; saya ingin memancar- Uskup juga menekankan pentingnya
Kerahiman Ilahi. Seminar ini dib- kan hati-Mu yang belarasa, penuh sikap batin untuk menyembah Allah
awakan oleh Mgr. J. Pujasumarta, kerahiman; saya ingin memuliakan dengan sepenuh hati. Arus zaman
Uskup Agung Semarang. kerahiman ilahi. Biaralah kerahiman- yang bersifat secular menyebabkan
Mu, Yesus, tertera dalam hati dan banyak orang cenderung bermen-
Dalam seminar ini Mgr. Puja- jiwaku seperti meterai, dan dengan tal legalistic. Banyak orang berpan-
sumarta mengisahkan peziarahan demikian akan menjadi tanda pen- dangan bahwa yang penting sudah
batin Helena Kowalska, seorang ga- genal hidupku sekarang dan yang melakukan apa yang seharusnya
dis Polandia yang sederhana yang akan datang.” (Diary 1242). Dam- dilakukan, misalnya mengikuti Eka-
menapaki hidupnya sebagai biara- baan Sr. Faustina ini tidak lepas dari risti pada hari Minggu atau berdoa
wati dengan nama Sr. Maria Faus- momentum penting pada akhir Eka- meskipun hal itu dilakukannya tan-
tina, sampai akhirnya dimahkotai risti yakni kesadaran akan panggilan pa penghayatan. Oleh karena itu,
gelar Santa oleh Bapa Suci Yohanes menjadi murid Yesus yang sekaligus beliau menekankan pentingnya ber-
Paulus II pada tanggal 30 April 2000. siap untuk diutus, “Ite, missa est.” sikap yang benar secara lahir mau-
Suster kelahiran tahun 1905 yang Dalam Ekaristi Yesus, seluruh umat pun batin dalam mengikuti Ekaristi,
wafat pada usia 33 tahun ini men- beriman melaksanakan diri sebagai dan mengajurkan untuk melakukan
jadi Santa karena berbagai mukjizat imam dalam mempersembahkan adorasi di hadapan Sakramen Ma-
yang terjadi. Beliau dikenal sebagai diri-Nya sebagai korban, “simul hakudus.
Rasul Kerahiman Ilahi. sacerdos et victima.” Karena itulah,
Ekaristi sangat penting dan perlu di- Seminar berlangsung dari pu-
Mgr. Pujasumarta menjelaskan hayati secara benar. kul 09.15 sampai pukul 14.00 terasa
kerahiman Allah yang memancar singkat, karena penjelasan Bapak
dalam hidup Tuhan Yesus dari saat Dalam presentasinya, Bapak Uskup sederhana dan mengena. Pe-
kelahiran sampai wafatnya di kayu Uskup juga mengutip ungkapan serta tetap bertahan sampai akhir
salib. Misteri kerahiman ilahi itu Santa Faustina untuk menekankan dan suasana aula sangat tenang.
dikontemplasikan oleh Santa Faus- kerahiman Allah, “If man knows Ketika Bapak Uskup menyanyikan
tina dengan memahami firman Al- that God is good and compassion- Ave Verum, banyak peserta merasa
lah dan kegiatan hidup sehari-hari. ate; that God’ll love and forgive tersekat kerongkongannya dan tak
Kontemplasi itu membantu Sr. Faus- him he’ll turn to God for help. But ada yang bertepuk tangan karena
tina bersikap pasrah-percaya seba- if man thinks that God’s only just merasa diajak berdoa; tetapi ketika
gai anak kepada Allah dan murah he’ll be scared and won’t turn to beliau mensharingkan pengalaman
Him and perish.” Orang akan da- cara penyembahan Sakramen Ma-
tang kepada Allah dan mohon per- hakudus saat konsekrasi banyak pe-
tolongan kepadaNya kalau mereka serta yang langsung ikut menyanyi-
memahami Allah itu mahabaik dan kannya.
peduli kepada manusia betapapun
manusia itu rapuh oleh kelemahan Dalam seminar ini juga dilaku-
dan dosa-dosanya. Namun kalau kan lelang lukisan Kerahiman Ilahi
manusia hanya menekankan bahwa yang dananya disumbangkan untuk
Allah itu mahabenar dan mahaadil pembangunan gedung karya pasto-
maka manusia akan takut datang ral. Setengah jam usai seminar, ban-
kepadaNya karena setiap mengh- yak umat yang bergilir untuk mohon
adap Allah akan merasa tidak berar- berkat, mohon doa untuk intensi
khusus, dan berfoto. [Laporan Alex
Tan]

10 I SALUS MARET 2012

LIPUTAN UTAMA

PERESMIAN PAROKI menjawab permintaan itu dengan
SANTO LAURENSIUS mengumpulkan orang-orang miskin
di kota Roma dan menyerahkan-
Pukul setengah tujuh pagi, Dalam homili, Bapak Uskup nya kepada penguasa Romawi den-
gereja Santo Laurensius sudah penuh menyampaikan ucapan terima kasih gan menyatakan “Inilah kekayaan
dengan umat yang hadir dengan wa- kepada Paroki Santa Monika yang te- Gereja.” Penguasa itu marah luar
jah gembira. Banyak umat yang sen- lah melahirkan Paroki Santo Lauren- biasa, maka Laurensius ditangkap
gaja datang lebih awal dari biasanya sius, sebagai “anak” ketiga setelah dan dibakar hidup-hidup. Laurensius
pun diarahkan untuk memasuki aula Paroki Santa Odilia dan Paroki Santa ingin menunjukkan bahwa hakikat
karena sebagian tempat di gereja Helena. Gereja adalah tumbuhnya perha-
telah siap menyambut kedatangan tian kepada semua orang terutama
Bapak Uskup yang akan meresmikan Bapak Uskup juga menyatakan mereka yang sangat membutuhkan.
Paroki Santo Laurensius. bahwa paaroki yang didirikan ini Oleh karena itulah lembaga Gereja
bukan merupakan suatu wilayah selalu dikaitkan dengan orang mis-
Telah tujuh tahun Stasi Santo kekuasaan tetapi semata-mata mer- kin, “Pengurus Gereja Dana Papa,”
Laurensius menyiapkan diri untuk upakan pelayanan. Paroki dibentuk atau “Papa Miskin.”
menerima anugerah istimewa ini. agar pelayanan berjalan makin in-
Perayaan Ekaristi perdana yang dis- tensif. Dari pelayanan itu diharapkan Bapak Uskup juga memberi pe-
elenggarakan di Gymnasium Sekolah menghasilkan buah-buah kasih dan san dengan mengambil inspirasi dari
Santa Laurensia waktu itu dilaksana- persaudaraan. Injil Yohanes. Yohanes menampilkan
kan tepat pada Minggu Pertama tokoh Andreas. Peran yang dijalank-
Adven dan kini diresmikan menjadi Pelindung Paroki ini adalah an Andreas adalah mengajak Simon,
paroki setelah Pesta Penampakan Santo Laurensius, diakon dan martir. saudaranya untuk datang dang
Tuhan. Tanggal 15 Januari 2012 men- Dengan perlindungan Santo Lauren- mengikuti Yesus. Ia mengajak Simon
jadi tonggak sejarah Paroki Santo La- sius diharapkan agar semangat San- dengan menyatakan, “aku telah me-
rensius. Uskup Agung Jakarta, Mgr. to Laurensius dihayati dalam karya- lihat Tuhan.” Pada kesempatan lain,
Ignatius Suharyo meresmikan Paroki karya pastoral. Santo Laurensius Andreas mengenalkan orang Yunani
Santo Laurensius dalam Perayaan adalah Diakon di kota Roma yang kepada Yesus. Dalam kisah mukjizat
Ekaristi dan memberkati Dewan diserahi untuk mengurus untuk harta penggandaan roti, Andreas mem-
Paroki yang diberi kepercayaan un- Gereja. Ketika itu, penguasa Romawi bawa anak kecil yang membawa roti
tuk membantu beliau dalam melak- ingin menguasai kekayaan Gereja, dan ikan kepada Yesus; dan setelah
sanakan reksa pastoral paroki. maka mereka memaksa Larensius roti itu diberkati lalu dibagikan kepa-
untuk menyerahkannya. Laurensius da lima ribu orang sampai kenyang
bahkan sisanya sampai dua belas ba-
kul. Andreas menangkap apa yang
dikehendaki Tuhan, melihat keadaan
untuk dapat menjawab kehendak
Tuhan, dan bertindak secara nyata.
Bapak Uskup mengharapkan agar
umat Paroki Santo Laurensius men-
jadi Andreas kecil dalam kehidupan
yang berani mengajak banyak orang
untuk datang kepada Yesus, menge-
nalkan Yesus adalah Tuhan kepada
mereka, dan berbuat secara nyata
untuk menjawab kehendak Tuhan.
Wilayah Paroki

Batas wilayah bagian utara
adalah Jalan Tol Jakarta-Merak,
berbatasan dengan wilayah Paroki
Santo Agustinus, Karawaci. Batas

I 11SALUS MARET 2012

LIPUTAN UTAMA

bagian barat adalah pagar dalam • Wilayah I : Alex Tan
Perumahan Gading Serpong dan • Wilayah II : Legiman dan Sugeng
Telaga Gading Serpong, berbatasan • Wilayah III : Ruth Solaiman
dengan wilayah Paroki Santa Helena, • Wilayah IV : Wawan Susetio
Curug. Batas wilayah bagian selatan • Wilayah V : Sully
adalah pengembangan Perumahan • Wilayah VI : Bayu Samodra
Gding Serpong dan Telaga Gading, • Wilayah VII : Wawan Susetio
berbatasan dengan wilayah Paroki • Wilayah VIII : Eddy Badarudin
Santa Monika, Serpong; sedangkan • Wilayah IX : Lukas Agung
bagian timur, batasnya adalah pagar • Wilayah X : Lukas Agung
dalam Perumahan Alam Sutera dan • Wilayah XI : Lili
pengembangan Perumahan Alam • Wilayah XII : Joni
Sutera, berbatasan dengan wilayah • Wilayah XIII : Vincent
Paroki Santa Bernadet, Ciledug, dan • Wilayah XIV : Andreas Dharma
Stasi Ambrosius, Villa Melati Mas. • Wilayah XV : Banyu Samodra
Pastor • Wilayah XVI : Joni Clemens
Kelompok Kategorial
Pada saat diresmikan, Pastor Kelompok-kelompok kategorial yang ada dan berkembang di
Kepala Paroki adalah Pastor Barna- Paroki Santo Laurensius saat ini adalah:
bas Nono Juarno, OSC. Pada bulan • PDKK Santo Laurensius
Februari 2011 datang pengumuman • Legio Mariae Kuria Gratia Plena
bahwa akan ditugaskan dua orang • Presidium Ratu Rosari
pastor rekan, yakni Pastor Johan • Presidium Regina Caeli
Ferdinand Wijshijer, Pr, dan Pastor • Presidium Regina Angelorum
Sangker Sihotang, OSC. • Presidium Bunda yang Termulia
• Presidium Rosa Mystica
Sejak diresmikannya menjadi • Presidium Benteng Daud (Jr.)
Paroki, Pastor Barnabas Nono Juar- • Presidium Regina Misionum (Jr.)
no, OSC juga menempati gedung • Presidium Regina Cordium (Jr.)
pastoran yang sudah siap sejak be- • Komunitas Leopold (sementara nonaktif)
berapa waktu yang lalu. • Couple for Christ (CFC)
Umat Organisasi
Selain kelompok kategorial di wilayah Paroki Santo Laurensius juga
Pada tanggal 1 Januari 2011 terdapat organisasi dan perkumpulan katolik sebagai berikut:
jumlah umat di Paroki Santo Lauren- • WKRI Cabang Santo Laurensius
sius ada 9.627 orang yang terdiri dari • Ranting Santa Theresia (sementara nonaktif)
2.757 keluarga. Pertambahan jumlah • Ranting Santa Elizabeth
umat terutama karena perpindahan • Ranting Santa Agatha
rumah dari luar ke Paroki Santo Lau- • Ranting Santa Bernadette
rensius. Di samping itu juga adanya • Ranting Santa Angela
baptisan dewasa sebanyak 69 • Ranting Santa Brigitta
orang. • Yayasan Tunas Manunggal
Wilayah dan Lingkungan • Playgroup Santa Laurensia
• TK Santa Laurensia
Pada saat ini, Paroki Santo • SD Santa Laurensia
Laurensius terdiri atas 16 wilayah • SMP Santa Laurensia
dengan 66 lingkungan. Untuk mem- • SMA Santa Laurensia
perlancar komunikasi dan informasi • SMK Santa Laurensia
lingkungan dan wilayah dengan • Laurensia Erichment Centre
Dewan Paroki Harian maka masing- • Yayasan Tarakanita Wilayah Tangerang
masing wilayah ditempatkan wakil • TK Tarakanita, Gading Serpong
dari Dewan Paroki Harian untuk • SD Tarakanita, Gading Serpong
mendampingi mereka. • SMP Tarakanita, Gading Serpong
• SMA Tarakanita, Gading Serpong
Para pendamping wilayah itu Panitia Khusus
adalah sebagai berikut: • Panitia Pembangunan Gedung Karya Pastoral (PPGKP)
• Panitia Pembangunan Gereja (PPG) Gading Serpong (di bawah
pembinaan bersama dengan Paroki Santa Monika)

12 I SALUS MARET 2012

LIPUTAN UTAMA

I 13SALUS MARET 2012

LIPUTAN UTAMA kan bahwa “Gereja Paroki Santo
Laurensius adalah persekutuan
LOGO PAROKI umat beriman yang terdiri dari
SANTO LAURENSIUS keluarga-keluarga dengan aneka
latar belakang dan kondisinya,
yang menyadari diri sebagai
harta Gereja, dikuatkan dengan
curahan Roh Kudus, bersatu da-
lam kesatuan Iman akan Yesus
Kristus, bersama dan dalam pen-
dampingan gembalanya selalu
memuliakan Allah Bapa.”

Refleksi yang Mendasari Lambang
Paroki Santo Laurensius

Bersamaan dengan peresmian bangkan keluarga kita masing- • Gereja Paroki Santo Laurensius
Paroki Santo Laurensius yang di- masing dan keluarga dalam dibangun di kawasan Perumah-
lakukan oleh Bapak Uskup Agung pengertian Umat Beriman di an Alam Sutera, Gading Serpong,
Jakarta, pada tanggal 15 Januari Paroki Santo Laurensius yang di- dan perumahan-perumahan di
2012, dilakukan pulan perubahan namis. sekitarnya yang sedang berkem-
logo. Logo Paroki Santo Laurensius • Gambar orang berjubah dengan bang pesat.
merupakan gambar yang menerang- tangan direntangkan melam-
kan keberadaan Paroki. Logo yang bangkan Gembala yang menjadi • Umat beriman yang tinggal di ka-
merupakan identitas Paroki Santo pendamping, pelindung, dan wasan ini pada umumnya adalah
Laurensius ini yang selanjutnya akan pengajar iman Umat Beriman keluarga-keluarga muda. Selain
dituangkan dalam kop, stempel, di Paroki Santo Laurensius serta keluarga yang berdomisili tetap,
dan terbitan-terbitan yang dilaku- pemimpin seluruh Umat Beri- ada pula sebagian warga yang
kan oleh Paroki atau kegiatan yang man dalam memuji Tuhan. tinggal di kontrakan-kontrakan.
berlindung di bawah Paroki. Gambar • Gambar Burung Merpati melam- Mereka ini pada umumnya bek-
yang terdapat dalam logo merupa- bangkan Roh Kudus yang hadir erja di pabrik-pabrik yang berada
kan lambang-lambang yang men- di tengah-tengah Umat Beriman di kawasan Serpong.
gungkapkan latar belakang, kondisi, dengan curahan tujuh (7) karunia
dan harapan-harapan. kepada Umat Beriman. • Dari sudut pandang sosial ekono-
• Gambar orang-orang yang se- • Secara singkat, Logo Paroki Santo mi, umat beriman Paroki Santo
Laurensius hendak mengungkap- Laurensius sangat beragam,
dang berjalan bersama melam- yakni terdiri dari para pengu-
saha, eksekutif muda, karyawan,
pedagang, dan buruh pabrik.
Pada umumnya latar belakang
pendidikan mereka tinggi, na-
mun ada sebagian yang berpen-
didikan menengah.

• Kondisi ini menyebabkan pula
terjadinya keanekargaman tan-
tangan dan pergulatan hidup
dalam keluarga, masyarakat,
dan dalam hidup menggereja.
Sebagian besar umat yang men-
galami kecukupan dalam bidang
ekonomi tidak serta-merta serba
lancar dalam mendidik anak;
demikian pula usaha merawat

14 I SALUS MARET 2012

LIPUTAN UTAMA

kehidupan rumah tangga agar yang sangat berharga bagi Gere- • Harta yang berharga ini kita mo-
senantiasa harmonis bisa men- ja Paroki St. Laurensius. Harta honkan perlindungan Santo Lau-
jadi tantangan tersendiri. Se- ini dapat menjadi bekal atau rensius, martir dan ‘Penjaga Har-
mentara itu, sejumlah umat yang kekuatan sekaligus sarana untuk ta Gereja,’ supaya Persekutuan
kurang beruntung secara ekono- mewujudkan persekutuan iman Umat Beriman di Gereja Paroki
mi, untuk aktif dalam kegiatan umat seluruh paroki. Gereja Santo Laurensius berkembang
kerasulan mengalami pergulatan Paroki St. Laurensius hendaknya sesuai kehendak Allah dan ter-
karena terbatasnya kemampuan dapat mewujunyatakan perseku- hindar dari godaan dan cobaan
finansial. tuan umat beriman seperti hal- kuasa jahat.
• Keanekaragaman kondisi umat nya Jemaat Kristen Perdana yang
beriman ini merupakan harta menjadi ciri khas Gereja Katolik.

BBEERRATANBDUARFAOSRAPIDJAI K

Pada tanggal 3 Januari 2012, se- • Kegembiraan ajari anaknya mengatakan
jumlah tokoh Gereja Katolik dan pe- • Harapan tolong, terima k a s i h ,
jabat Pemerintah baik dari Provinsi • Keprihatinan maaf. Memperlakukan pem-
Banten maupun Kota Tangerang Se- • Kecemasan bantu rumah tangga sebagai
latan berkumpul dalam Natalan ber- • Tuha ingin bicra kepada kita orang yang membantu maka
sama, bertempat di Gereja Paroki tidak semena-mena.
Santo Laurensius, Alam Sutera. “Ru- dan kita mencari maknanya. • Kata cacat hendaknya diganti
mah” tempat berkumpul ini disebut • Bersyukur merupakan karakter dengan yang berkebutuhan
Forpijak: Forum Komunikasi Pimpi- khusus untuk menumbuh-
nan Gereja Katolik yang terbentuk orang Kristiani. Kita mewarisinya kan sikap hormat terhadap
atas prakarsa Bimas Katolik, Kanwil dalam iman. Masmur: gembira, manusia.
Kementerian Agama Provinsi Ban- harapan, kecemasan, ratapan, • Kalau semua umat Katolik
ten. pujian. memperhatikan rambu-
• Aneka macam peristiwa itu mer- rambu lalu lintas dan mema-
Berkali-kali kata damai dan uakan bagian untuk mencapai tuhinya kita sudah ikut ambil
kasih diangkat dalam sambutan kebahagiaan. bagian dalam membangun
tokoh Gereja maupun para peja- • Allah berkarya dan terus me- budaya kasih.
bat pemerintah. Kedua belah pihak nyempurnakannya. • Sartono Kartadirrdjo:
tampaknya manaruh harapan besar • Landasan bersyukur dan hara- • Di negeri ini yang terjadi
akan makin harmonisnya hubungan pan: kelahiran Yesus Kristus kar-
dan kerja sama antara Gereja dan ena Yesus adalah wajah Allah, bukan keadaban tetapi
Pemerintah yang dibangun melalui Sang Kasih. pembiadaban
forum ini. • Bacaan Injil: untuk menggayemi, • Budaya kasih tergeser
mengunyah dan merasakannya, oleh budaya kematian.
Harapan agar Forpijak dapat Yesus Kristus sebenarnya adalah • Gereja harus menjadi ke-
menjadi rumah kedamaian tampak Allah, Kasih. saksian atas kasih.
dalam pernyataan-pernyataan beri- • Yang diharapkan buah seperti Ketua Forpijak
kut: apa: Gereja ingin menjadi bagian
Mgr. I. Suharyo • Mengembangkan buah yang melekat dan terpisahkan dari
• Pelayanan mendatangkan masyarakat Banten. Sebagai warga
berkat. kasih, yakni budaya kehidu- masyarakat Banten, umat Katolik
• Kata kunci: pan.
• Orang tua hendaknya meng_

I 15SALUS MARET 2012

LIPUTAN UTAMA

akan berperan aktif untuk ikut mem- baik kepada sesama. menjadi perekat perdamaian.
bangun masyarakat Banten menjadi Di Provinsi Banten ada banyak Untuk menciptakan suasana
makin bermartabat dengan menjadi
warga masyarakat yang bermutu. kaum buruh. Kebanyakan dari mer- kondusif, rukun, dan damai, Banten
Agar kehendak baik ini benar terwu- eka adalah orang-orang yang susah akan memfasilitasi forum antarumat
jud maka diharapkan kerja sama dan hidupnya. Adanya Forpijak hedaknya beragama. Dalam konteks ini, Forpi-
kebersamaan Gereja dan Pemerin- para buruh dan orang-orang yang jak hendaknya dapat menjadi jem-
tah terjaga dengan baik. berkebutuhan khusus makin diper- batan hubungan antara Gereja dan
Kakanwil Depag Banten, H. Agus hatikan. Pemerintah.
Salim
Bapak Uskup juga menyampai- Ucapan terima kasih dalam
Dalam perkembangan zaman kan ucapan terima kasih atas peneri- berpartisipasi aktif membangun
yang pesat dan kompleks ini, ajaran maan umat Katolik sampai ke desa- demokrasi melali pilkada sehingga
dan nilai-nilai agama kurang terak- desa. sukses.
tualisasikan dalam kehidupan nyata. Gubernur Banten Sutarjo
Diharapkan, agama makin me- • Saling mengenal antara tokoh
nawarkan damai dan menjalankan Natal hendaknya dicerna
peran pemersatu. Untuk itu, sangat maknanya sehingga hikmahnya da- Gereja dan pejabat pemerin-
perlulah adanya dialog antarumat pat dilaksanakan dalam kehidupan tah yang dapat meningkatkan
beragama. Dalam semangat ke- sehari-hari. Makna Natal diharapkan hubungan lebih baik.
bersamaan, kiranya agama-agama dapat memotivasi dan memperkuat • Sering orang pemerintahan
dapat menjalankan tugasnya untuk komitmen dalam memberikan sum- tidak mengenal bedanya Gereja
membangun dan menjalin perda- bangsih untuk pembangunan dan Katolik dengan Gereja lainnya.
maian. kesejahteraan masyarakat. Chandra
Mgr. Michael Cosmas Angkur OFM • Hubungan dengan pemerintah
Kehidupan beragama diharap- akan menjadi lebih mudah.
Berdirinya Forpijak menjadi kan dapat mensinergikan pemban- Wawan
wujud nyata tekad untuk berjuang, gunan material dan spiritual. Untuk • Depag makin memfasilitasi
ikut gembira, dan sekeprihatinan itu, dibutuhkan berkembangnya se- hubungan Gereja dengan pe-
dengan masyarakat Banten. Per- mangat saling memperkuat jalinan merintah dan dengan tokoh-
ayaan Natal bersama ini hendaknya antarumat. Sebaliknya, hendaknya tokoh agama lainnya.
menjadi awal untuk 100% berbakti agama tidak dipakai untuk bertikai, • Depag ingin lebih mengenal
kepada Tuhan dan 100% berbuat mengingat ajaran agama selalu Gereja
menjunjung tinggi perdamaian dan
persaudaraan. Agama tidak boleh
menjadi sumber konflik, sebaliknya

FORPIJAK PROVINSI BANTEN

MENGGELAR MISA
NATAL BERSAMA

Misa Natal Bersama Paroki- mas Angkur OFM serta didampingi tamah ini beberapa pejabat pemer-
Paroki se-Provinsi Banten diadakan oleh seluruh pastor yang berkarya intah Provinsi Banten. Gubernur
pada hari Selasa, 3 Januari 2012, di Provinsi Banten. Misa yang di- Provinsi Banten, Ibu Ratu Atut Cho-
bertempat di Gereja Santo Lauren- lanjutkan dengan ramah tamah ini siyah, yang dijadwalkan turut hadir,
sius, Alam Sutera, Serpong Utara. merupakan kegiatan perdana dari mendadak berhalangan hadir dan
Misa ini dipimpin oleh Uskup Agung Forum Komunikasi Pimpinan Gere- mengirim perwakilannya.
Jakarta Mgr. Ignatius Suharyo Pr ja Katolik (Forpijak) Provinsi Ban-
dan Uskup Bogor Mgr. Michael Cos- ten. Hadir pula dalam acara ramah Forpijak Provinsi Banten ada-
lah forum komunikasi yang digagas

16 I SALUS MARET 2012

I 17SALUS MARET 2012

LIPUTAN UTAMA

oleh Bimas Katolik, Kantor Wilayah membuat bingung pihak peme- adakannya pertemuan di Anyer
Kementerian Agama Provinsi Ban- rintah, terutama para pejabat yang pada bulan Agustus 2011. Dalam
ten. Kepala Bimas Katolik Kanwil beragama non katolik, bahwa paro- pertemuan inilah terbentuk Forum
Kemenag Banten, Bapak Stanislaus ki-paroki di Provinsi Banten ber- Komunikasi Pimpinan Gereja Kato-
Lewotoby, menceritakan bahwa naung di dua wilayah keuskupan; lik Provinsi Banten. Terpilih sebagai
forum dibentuk atas dasar kebutu- sebelas paroki berada di bawah Ketua Forpijak adalah Pastor Felix
han untuk membangun komunikasi Keuskupan Agung Jakarta dan dua Supranto SSCC, Pastor Paroki St.
yang lebih intensif antara pihak pe- paroki berada di bawah Keuskupan Odilia, Citra Raya. Susunan pengu-
merintah dan Gereja Katolik. Salah Bogor. rus Forpijak Provinsi Banten dapat
satu kenyataan yang kadang kala dilihat pada tabel berikut.
Kenyataan ini mendorong di-

Pelindung Bp. H. Iding Mujtahidin Kakanwil Kemenag Provinsi Banten
Pst. Bernardus Yusa Bimo Hanto OSC Pimpinan Dekanat Tangerang KAJ
Pst. A. Adi Indiantono Pr Pimpinan Dekanat Barat Keuskupan Bogor
Bp. Stanislaus Lewotoby Kepala Bimas Katolik Kanwil Kemenag Banten
Ketua Pst. Felix Supranto SSCC Paroki St. Odilia, Citra Raya
Wakil Ketua Pst. F.X. Sutanto Pr Paroki St. Maria Tak Bernoda, Rangkas Bitung
Sekretaris I Ibu Maria Cicilia Rusmala Paroki St. Monika, Serpong
Sekretaris II Bp. Haryanto Paroki St. Maria, Tangerang
Bendahara I Bp. Eddy Setiawan Paroki St. Monika, Serpong
Bendahara II Pst. H.W. Natawadaya Pr Paroki St. Maria Regina,Bintaro Jaya
Anggota Pst. Y. Wartaya Winangun SJ Paroki St. Maria, Tangerang
Pst. Habel Jadera Pr Paroki Kristus Raja, Serang
Suster Bernadet SFS Paroki St. Maria Tak Bernoda, Rangkas Bitung
Bp. Yudi Lukman Paroki Kristus Raja, Serang
Bp. Ign. Wuryanto Hadisumarto Paroki St. Maria Regina, Bintaro Jaya

Dalam kata sambutannya, Mgr. mendukung keberadaan forum ko- Kitab Suci Nasional, dan Misa Natal
Michael Cosmas Angkur berharap munikasi ini. Sebagai wujud dukung- bersama.
agar melalui Forpijak, umat semakin an tersebut, disampaikan titipan
bersatu dalam tugas perutusan. bantuan dari Ibu Gubernur yang Banyak orang yang mengikuti
Provinsi Banten merupakan daerah diserahkan kepada Ketua Forpijak, Misa kali ini menyatakan sangat
industri yang berkembang pesat. Pastor Felix Supranto SSCC. terkesan. Kehadiran dua orang
Banyak umat di Provinsi Banten ini uskup bersama hampir 30 orang
yang bermatapencaharian sebagai Bapak Eddy Setiawan, yang imam, ketika duduk bersama-sama
buruh. Oleh karena itu, Gereja pun menjadi Ketua Panitia Misa Natal di sekeliling altar menimbulkan ke-
diutus untuk mendampingi kaum Bersama ini, menyatakan bahwa san sangat agung dan khusuk, sulit
buruh dan mengembangkan kasih selain Misa Natal bersama ini, 2012 untuk diungkapkan dengan kata-
persaudaraan kepada mereka yang Forpijak sudah merencanakan em- kata namun terasa menggetarkan
membutuhkan, melalui berbagai pat kegiatan yang akan dilaksana- hati dan menumbuhkan harapan
karya sosial. kan pada tahun 2012, yakni Misa kesatuan dan kekuatan dalam
Paskah bersama, Festival Paduan menjalankan perutusan Tuhan. [Er-
Melalui perwakilannya, Ibu Suara Gerejawi (Fesparawi), Lom- win Susilo]
Atut Chosiyah menyatakan sangat ba Kitab Suci dalam rangka Bulan

18 I SALUS MARET 2012

LIPUTAN UTAMA

PERAYAAN NATAL
DI STASI ST. LAURENSIUS

Akhir tahun identik dengan pe- khidmat dan meriah. Jumlah umat dukungan dari Dewan Stasi. Selain
rayaan natal. Di mana-mana terjadi begitu banyak namun tetap bisa itu juga adanya laporan panitia natal
kemeriahan. Di rumah-rumah orang tanang dan khikmat. Peristiwa yang tahun lalu yang jadi rujukan. Panitia
Kristen hampir semua membuat po- dirayakan sekali setahun ini sungguh sangat merasa senang karena bisa
hon natal dengan lampu kerlap-ker- sangat seksama dipersiapkan secara melayani umat juga sekaligus mera-
lip dan masih sering ditambah deng- pribadi dan Stasi. sakan kekompakan bekerja sama di
an gua natal kecil di sampingnya dalam kepanitian.” Demikian Ketua
dibuat kotak-kotak kado. Kemeriah- Panitia telah bekerja keras Panitia Natal 2011 mengungkapkan
an juga terjadi di Gereja Stasi Santo untuk mempersiapkan fisik gereja pelayanan mereka selama perayaan
Laurensius. Perayaan natal diawali seperti halnya tenda, TV, keamanan, natal 2011 lalu. Pantas lah kita me-
dengan lagu Malam Kudus oleh koor parkir. Namun semua kelelahan, nyampaikan proficiat kepada pantia
Pencinta Suara dari Gading Serpong banyaknya waktu dan pikiran yang karena usaha keras dan pengorban-
membuat suasana khikmat. Cuaca harus disediakan oleh panitia dira- an mereka kita semua dapat me-
yang cerah turut membantu sua- sakan sebagai kebahagiaan karena rayakan natal dengan khikmat.
sana sehingga umat yang mengikuti semuanya dapat berjalan dengan
perayaan dari tenda di luar gedung lancar. Bp. Johanes Jany menutur- Menurut Bp. Wawan Susetio
gereja pun juga merasa nyaman. kan “Tahun ini yang ditunjuk sebagai sebagai Wakil Ketua Dewan Stasi,
Beberapa umat yang kami temui panitia adalah wilayah IV dan VIII “Setiap perayaan hari besar gerejawi
sehabis perayaan mengatakan upa- dari Gading Serpong. Praktis kami yang dilaksanakan di gereja Stasi
cara malam natal tahun ini sangat tidak mengalami kendala sejak per- Santo Laurensius selalu memuncul-
siapan sampai dengan hari H karena kan kejutan-kejutan yang menye-

I 19SALUS MARET 2012

LIPUTAN UTAMA

nangkan. Pada perayaan Natal 2011 tannya di lingkungan, wilayah atau untuk mengingatkan penghayatan
yang lalu, kejutan-kejutan itu terjadi bahkan jabatan sehari-hari di peru- iman sebagai orang kristiani. Hari-
lagi. Menurut laporan Panitia Natal, sahaan atau kantornya. Intinya, kita hari pada masa adven selain mengi-
jumlah umat yang hadir diperkirakan percaya bahwa melalui karya Tuhan kuti pendalaman iman di lingkungan
tidak kurang dari 6500 jiwa. Jum- yang sangat indah, banyak orang juga sering mengadakan diskusi dan
lah kursi yang dipesan dari tempat digerakkan untuk melayani Dia da- flash back pengalaman sepanjang
persewaan sejumlah 4000 buah. lam kepanitiaan khusus ini. Bahkan, tahun dan sedikit berfokus pada
Jumlah umat yang hadir ini merupa- melalui pelayanan di hari besar kelemahan yang hendak diper-
kan rekor tertinggi umat yang hadir gerejawi, para anggota panitia dari baiki. Memasang pohon natal ber-
dalam misa kudus selama ini. Inilah lingkungan yang berlainan akan se- sama menjadi kesempatan istimewa
karya Tuhan yang tanpa kita sadari makin kenal, serta akan banyak ber- mengisi kebersamaan sebagai kelu-
sungguh menggerakkan umat untuk munculan wajah-wajah aktifis gereja arga. Untuk kedua anaknya Pak Leo
hadir mengikuti perayaan Natal di yang baru. Lam yang sehari-hari bekerja seba-
gereja Santo Laurensius. Kita tidak gai konsultan finansial di Manulife
perlu berdebat darimana saja umat Semoga gereja kita selalu da- Indonesia ini berpesan “Kehidupan
yang hadir berasal. pat menarik sebanyak mungkin kita harus lebih baik ke depannya.
umat untuk saling melayani seperti
Lebih dari sekedar telah kita alami sejak awal diben- Jangan mengecewakan Ye-
jumlah umat yang begitu tuknya sampai saat kita menjadi sus yang datang membawa
banyak, kegembiraan kita paroki sekarang ini. Demikian pula, suka cita buat kita”
terasa semakin lengkap semoga pola penyelenggaraan Hari
karena umat yang hadir Besar Gerejawi melalui Kepanitiaan Pada kotbah misa
dapat diatur dan dilayani berdasar wilayah, semakin dapat natal Pastor Nono Juarno
oleh tenaga tata laksana memunculkan wajah-wajah pelayan menampilkan sosok pa-
dengan baik. Umat berlaku gereja. Itulah sharing dan harapan tung yang dipajang di gua
tertib dan mau mengikuti Bapak Wawan Susetio. natal. Selain para gembala
arahan petugas tatalak- ada satu sosok dengan
sana. Di dalam gereja, di Masihkah natal menjadi in- tanpa alas kaki dan penuh
aula gereja, di semua ten- spirasi dan moment penting bagi dengan beban. Sosok ini
da yang terpasang serta di umat? seolah menggambarkan
pelataran parkir, tidak ada umat yang masih dalam
laporan apapun mengenai Bagi keluarga Katolik, natal har- pejiarahannya penuh den-
kekisruhan atau keluhan uslah menjadi inspirasi. Demikian gan beban dan tanggung-
dari umat maupun dari pengalaman Bapak Leo Lam Fandri, jawab yang harus dipikul.
panitia. umat lingkungan Santa Barbara, natal Semua beban itu kita bawa
tetap merupakan momen istimewa kepada Yesus untuk dirin-
Hal yang selalu membanggakan gankan.
lagi, kata Bapak Wawan, adalah di Untuk lebih menekankan pe-
setiap perayaan hari besar gerejawi, san natalnya Pastor Nono meleng-
selalu muncul ‘orang-orang khusus kapi kotbahnya dengan cerita dialog
yang digerakkan oleh Tuhan untuk tukang pangkas rambut yang tidak
melayani’ umat. Apa istimewanya percaya adanya Tuhan dengan kli-
sehingga kami menyebut mereka ennya. Menurut tukang pangkas
sebagai ‘orang khusus’ daripada kalau hakekat Tuhan itu kasih maka
hanya sebagai panitia pelaksana? dia simpulkan tidak ada Tuhan den-
Istimewanya adalah kita akan meli- gan melihat kenyatan di dunia masih
hat orang-orang yang terlibat dalam ada penderitaan. Untuk meluruskan
kepanitiaan ini sungguh melayani cara pandang si tukang pangkas, kli-
dan tidak hanya sekedar bekerja me- lennya memperlihatkan seorang tu-
nyelesaikan tugas dari Dewan Stasi. nawisma berambut gondrong gim-
Tidak ada egoisme masing-masing bal dengan janggut panjang tidak
seksi, tidak ada yang merasa lebih terurus dan si klien mengatakan
tinggi atau lebih pandai karena jaba- kepada tukang pangkas bahwa tidak

20 I SALUS MARET 2012

I 21SALUS MARET 2012

LIPUTAN UTAMA

ada tukang pangkas di dunia ini. Si yang senang karena mendapat had- garakan pada hari Jumat, 6 Januari
tukang pangkas tidak setuju dengan iah dan bisa bermain dengan teman- 2012. Acara kegiatan Perayaan Natal
pernyataan klien tersebut. Realita teman. Buat anak-anak Pastor Nono bersama berupa ibadat dan pen-
adanya orang tuna wisma dengan Juarno berpesan, pada saat Natal tas seni. Pentas seni terdiri dari tari,
kondisi yang awut-awutan tidak me- banyak hiasan yang dibuat untuk balet, puisi mandarin, paduan suara,
negasi terhadap keberadaan tukang mengungkapkan kegembiraan atas drumband dan drama “Drama of
pangkas. Kalau dia tidak datang ke kelahiran Tuhan. Namun yang pal- baby Jesus.” Tema Natal 2011 “Ber-
barber shop bagaimana bisa dirapi- ing penting adalah menghiasi diri bagi Berkat Bagi Sesama.” Melalui
kan. Dengan analogi itu klien yang kita dengan kebaikan. Menghiasi kegiatan ini diharapkan agar anak-
dipangkas rambutnya mengatakan diri dengan cinta kasih karena itulah anak dapat lebih mengenal peris-
demikian juga keberadaan Tuhan. yang kita terima dari Tuhan. Pada tiwa kelahiran Yesus kristus sebagai
Tuhan itu maha kasih, tetapi manu- saat yang sama juga Pastor Nono Juru Slamat dunia. Tujuan agar sejak
sialah yang sering kali tidak mau da- Juarno berpesan kepada orang tua, usia dini siswa dapat: Mengetahui
tang kepadaNya. Manusia lah yang agar mensyukuri rahmat Tuhan yang peristiwa kelahiran Tuhan Yesus dan
tidak mau datang pada Tuhan untuk menghadirkan anak-anak ditengah meneladani sikap-sikap keluarga Ye-
merapikan hidupnya. keluarga. Orang tua wajib merawat, sus dan yang terutama meneladani
mengasuh dan menuntun mereka kesederhanaan dan kasih Yesus.
Natal, sebagai bukti kasih Tuhan kepada Allah. Misa natal anak inipun Dengan demikian anak-anak senan-
yang mau menjadi manusia untuk diakhiri dengan pemberian kado ke- tiasa terinspirasi akan teladan Tuhan
mengangkat harkat martabat ma- cil kepada setiap anak yang hadir. Yesus yaitu kesederhanaan, dan se-
nusia kembali menjadi anak Allah. Perayaan Natal di luar gereja mangat kasih diantara sesama dan
Perayaan natal sebagai peringatan semangat “berbelarasa” kepada
kasih Allah selalu harus bisa meng- Perayaan natal juga banyak di- yang miskin dan papa. Demikian Bp.
gugah hati kita. Penyelamatan bukan lakukan di lingkungan-lingkungan. Andreas Suryana menuturkan ten-
kepentingan Tuhan tetapi kepenting- Seperti di lingkungan Santo Stefanus, tang kegiatan natal di sekolah Tara-
an manusia. Maka yang dibutuhkan perayaan Natal bersama dilaksana- kanita
adalah menanggapi tindakan Allah kan pada tgl 07 Januari 2012 dengan
yang menyodorkan diri. Misa yang dimpimpin oleh Romo Natal merupakan bukti kasih
Andre Dalimarta SDB. Tujuannya Allah yang menjembatani keter-
Pada Misa Natal anak-anak, ke- sedernahan saja. Pada pertemuan pisahan Allah dengan manusia. Se-
meriahan tetap terasa. Ada fenome- pendalaman iman atau sejenisnya bagai umat Allah tugas kita adalah
na yang lucu, ternyata pada misa kehadiran umat sangat minimal. Un- menanggapi kasih Allah tersebut
anak yang lebih sulit diatur justeru tuk menjalin tali silaturahmi maka dengan datang kepadaNya. Dengan
orang tua yang tidak mau menye- diadakanlah perayaan natal bersama menyambut Yesus di dalam diri kita
rahkan pengaturan anak pada pani- ini dengan harapan karena pada hari maka dengan sendirinya kita men-
tia. Panitia menyampaikan kepada libur dan konteks natal kehadiran jadi alter Kristus yang meninggal-
orang tua untuk duduk terpisah dari umat lebih banyak. Temu muka dan kan segala privilege yang Dia punya
anak. Protokol tidak henti-henti me- saling tegur sapa ini membuat rasa dan masuk ke dunia manusia. Ke-
nyuarakan lewat corong mike dari persaudaraan itu akan timbul dan sahajaan ini sudah sulit ditemukan.
depan untuk meredakan keramaian terpelihara. Belarasa yang diupayakan seringkali
dan meminta orang tua duduk ter- merupakan belas kasihan bukan par-
pisah dari anak. Itulah keadaan awal Kami juga menyempatkan diri tisipasi. Kiranya peristiwa natal ini
misa anak. Masa anak-anak ditandai untuk mendapat sharing kegiatan bisa menggugah hati kita untuk ber-
dengan kegembiraan dan kerama- Natal di sekolah-sekolah katolik yang belarasa dalam kehidupan sehari-
ian. ada di wilayah teritorial Paroki Santo hari dengan berpatisipasi seperti
Laurensius. Di sini terdapat 3 sekolah Yesus berpatisipasi dalam kehidupan
Misa pun dimulai dengan diir- yang menamakan diri sebagai seko- kita. Kita harus datang kepada Tuhan
ingi koor anak-anak. Pada saat re- lah Katolik: Santa Laurensia di Alam untuk dimurnikan diri. Tukang cukur
nungan, Pastor Nono Juarno memu- Sutera, Tarakanita di Gading Serpong tidak bisa merapikan rambut anak
lai dengan membuka dialog dengan dan Stella Maris International di Ga- gelandangan yang tidak mau datang
anak-anak. Ketika ditanya siapa yang ding Serpong. ke pada tukang cukur.
senang dengan Natal, banyak anak
menyatakan senang. Kesenangan Di sekolah Tarakanita Perayan Asden Situmorang
mereka bermacam-macam. Ada Natal kelompok KB dan TK diseleng-

22 I SALUS MARET 2012

I 23SALUS MARET 2012

Mgr. J. Pujasumarta:
“Jangan puas hanya menjadi orang

Katolik KTP, tapi yang sungguh-
sungguh mengasihi Tuhan!”
(11 Maret 2012)

24 I SALUS MARET 2012

BERITA GAMBAR

Mrg. I. Suharyo,
Mgr. Michael Cosmas
Angkur, OFM dan Peja-
bat Pemerintah Banten
siap bahu membahu
untuk membangun
Banten.

Gubernur Banten me-
nyampaikan bantuan

kepada Forpijak.

Mrg. J. Pujasumarta: “Sediakan waktu
untuk berdoa dan adorasi kepada
Sakramen Mahakudus.”

I 25SALUS MARET 2012

LIPUTAN UTAMA

DUNIA DIGITAL:
PENYEBAB HANCURNYA
KEHARMONISAN KELUARGA?

Minggu, 29 Januari 2012 ber- hal yang sama maka yang dilakukan bangan teknologi telah membuat
langsung seminar setengah hari di adalah menuliskan perasaan dengan orang menjadi lebih terbuka dalam
Aula Paroki Santo Laurensius, dengan mengubah statusnya di Facebook. mengungkapkan dirinya. Keterbu-
tema “Dunia Digital: Penyebab Han- Bila dulu suami dan istri yang sedang kaan ini bisa berdampak positif, na-
curnya Keharmonisan Keluarga?” berselisih paham di rumah akan ber- mun bisa juga berdampak negatif.
Seminar ini merupakan hasil kerja diam diri selama beberapa waktu,
sama tiga seksi, yaitu Seksi Komu- sekarang sang istri akan ‘sharing’ di Menyikapi hal ini, orang tua ja-
nikasi Sosial, Seksi Kerasulan Kelu- grup Blackberry. Artinya, perkem- man sekarang perlu mengetahui dan
arga dan Seksi Pewartaan. Bertindak memahami apa itu jejaring sosial. Je-
sebagai pembicara utama adalah jaring sosial bukanlah milik gerenasi
Romo Harry Sulistyo Pr, Ketua Komisi muda semata. Orang tua pun perlu
Komunikasi Sosial KAJ. ikut masuk ke dalam jejaring sosial,
agar mereka bisa ikut mendampingi
Dalam paparannya, Romo anak-anak mereka di dalam dunia
Harry menjelaskan bahwa kita seka- digital. Dalam seminar ini, ditampil-
rang hidup di jaman digital. Fenome- kan dua keluarga yang berbagi peng-
na jejaring sosial, seperti Facebook, alaman dalam ber-jejaring sosial,
Twitter, Blackberry Messenger, dan yaitu keluarga Bapak Herman Oscar
sebagainya, telah merubah cara yang hadir bersama istri dan kedua
berkomunikasi masyarakat modern. putrinya, dan keluarga Bapak Mar-
Pada masa lalu, bila anak bertengkar tinus Mamak, seorang pensiunan
dandimarahiolehorangtuanyamaka yang telah menjadi kakek, namun
ia akan masuk kamar dan mengunci masih aktif menulis di blog-nya serta
pintu, sekarang jika ia mengalami menggunakan Facebook dan Skype
sebagai media berkomunikasi.

Beberapa peserta yang ditanya
apa komentarnya setelah mengikuti
seminar ini, menyatakan bahwa da-
lam seminar ini kurang disampaikan
hal-hal praktis yang bisa dilakukan
oleh para orang tua dalam menyikapi
anak-anak yang “kecanduan” deng-
an dunia digital, khususnya game
online. Apakah itu berarti perlu di-
adakan seminar lanjutan dengan
tema yang lebih spesifik, game on-
line misalnya? [Laporan Erwin Susilo]

26 I SALUS MARET 2012

I 27SALUS MARET 2012

TEROPONG UMAT

EMKENAGRIKISUTTII SEPENUH HATI

Setiap hari Minggu umat beri- seskrasi itu adalah Tubuh Tuhan dan Beberapa tips untuk mengikuti
man menyediakan waktu secara anggur adalah Darah Tuhan. Dengan Perayaan Ekaristi atau Misa Kudus:
khusus untuk berkumpul guna mer- demikian, menyambut komuni tidak 1. Menyiapkan diri dengan berpak-
ayakan liturgi, yakni “untuk men- sama dengan menerima pembagian
dengarkan Sabda Allah dan ikut roti tetapi menyambut Tuhan send- aian yang pantas untuk mengi-
serta dalam perayaan Ekaristi, men- iri yang hadir. Ekaristi tidak hanya kuti Ekaristi dan menyiakan
genangkan sengsara, kebangkitan mengenangkan paskah Tuhan tetapi batin yang ditegaskan dengan
dan kemuliaan Tuhan Yesus, serta juga mengucap syukur atas karya berpuasa.
mengucap syukur kepada Allah” penebusan Tuhan yang memulih- 2. Hadir di gereja sebelum Ekaristi
(Sacrosanctum Concilium no 106). kan hubungan manusia dengan Al- dimulai dan langsung menyiap-
lah, yang sebelumnya rusak karena kan batin dengan menciptakan
Dalam perayaan itu dilangsung- dosa-dosa. Pada akhir Ekaristi, umat ketenangan, keheningan batin,
kan Liturgi Sabda yang di dalamnya diberkati oleh Allah dan diutus untuk dan berdoa.
Allah sendiri bersabda dan umat menjadi saksi kebangkitan Tuhan. 3. Melibatkan diri secara aktif den-
mendengarkan, merenungkan, dan gan menjawab ajakan imam,
menumukan pesan-pesanNya. Ba- Karena itulah, Perayaan Ekaristi menyanyi, dan mengikuti tata
caan dari Kitab Suci yang dilakukan merupakan peristiwa yang sungguh- gerak dalam Ekaristi.
di mimbar, bukan sekadar bacaan sungguh sakral sehingga umat perlu 4. Mendengarkan Sabda Tuhan
rohani tetapi Allah sendiri bersabda mengikutinya dengan sikap batin dan homili dengan penuh per-
dan menyapa umatNya. Oleh karena dan tata lahiriah yang benar. hatian.
itu diharapkan umat mendengarkan 5. Menyatukan persembahan diri
dengan keheningan batin dan me- Jika kita Merayakan Ekaristi (syukur, suka-duka, harapan,
nangkap sapaan dan pesan-pesan dengan persiapan yang baik dan me- permohonan) dengan roti ang-
yang disampaikan oleh Allah. Sa- libatkan diri secara sungguh-sungguh gur yang akan dikonsekrasi.
paan dan pesan itu akan terasakan maka kita akan merasakan terjadinya 6. Mengungkapkan sembah sujud
dan menggugah hati dan kesadaran kehadiran dan komunikasi dengan di hadapan Tuhan pada saat
kalau disikapi secara benar. Dalam Allah (SC no. 11). Dan karenanya, konsekrasi.
konteks ini, umat memang perlu Ekaristi bisa sungguh-sungguh men- 7. Menyampaikan salam damai se-
sikap mendengarkan dengan sepe- jadi puncak yang dituju oleh kegiatan cara tulus dengan sesama yang
nuh hati, bukan sambil melakukan Gereja, dan menjadi sumber segala ada di sekitarnya.
kegiatan lain atau dengan sepintas- daya kekuatannya (SC no. 9). 8. Menerima komuni kudus den-
lalu. gan kesadaran kita sedang me-
nyambut Sang Penebus.
Setelah mengikuti Liturgi Sab- 9. Berdoa untuk menyambut ke-
da, dilanjutkan dengan merayakan hadiran Tuhan dalam diri kita,
Ekaristi yaitu melaksanakan pesan dan tetap menciptakan suasana
Tuhan dalam perjamuan malam hening ketika menunggu umat
terakhir yakni mengenangkan sen- lain sedang menerima komuni.
gsara, kebangkitan, dan kemuliaan 10. Tidak meninggalkan Ekaristi
Tuhan Yesus. Kata mengenangkan sebelum menerima berkat Tu-
berarti menghadirkan kembali per- han.
istiwa paskah itu ke dalam saat 11. Menyadari bahwa setelah Eka-
ini. Maka Sabda Tuhan, “Inilah Tu- risti kita diutus Tuhan untuk
buhKu” dan “Inilah DarahKu” yang menjadi saksi kebangkitanNya
diucapkan oleh imam dalam kon- dengan hidup yang benar, baik
sekrasi bukanlah cerita tetapi Tuhan dan penuh kedamaian. [Tri Budi-
Yesus yang sedang bersabda, dan yana]
karenanya roti atau hosti yang diko-

28 I SALUS MARET 2012

TEROPONG UMAT

Sikap batin dan tata lahir berkait erat.
Dalam mengikuti Perayaan Ekaristi,
tata lahir pun sangat penting untuk
membangun sikap batin yang
terarah pada Allah.

I 29SALUS MARET 2012

TEROPONG PASTORAL

PBarUokKi (SAanNto LSauErenKsiEus)D, AR STATUS

“Kapan stasi kita menjadi paro- Setiap Minggu aula dipenuhi dengan mikian juga Paroki St. Laurensius
ki?” Itulah pertanyaan yang seringkali berbagai kegiatan. Ataukah status- mengarahkan visi dan misinya ber-
terdengar di kalangan umat stasi St. nya paroki tapi dinamika hidupnya dasarkan pada arah dasar pastoral
Laurensius saat itu. Sepertinya umat masih seperti stasi? Keuskupan Agung Jakarta. Kita sadar,
dan para pengurus dari tingkat ling- Arti sebuah paroki bahwa bukan melulu status paroki
kungan, wilayah, seksi dan kelom- yang dikejar dan diperjuangkan.
pok kategorial yang ada, menga- Paroki berasal dari kata Tentu harapannya, setelah menjadi
lami “kebosanan” atau “kejenuhan” ‘paroikeo’ yang artinya tinggal paroki, atas dorongan dan tuntunan
dengan menyandang status stasi di berdekatan. Kata ini dipakai untuk Roh Kudus, kita akan semakin dapat
gerejanya, sejak terbentuk pada 18 menunjukkan suatu keadaan di mengembangkan diri dan bersama
Februari 2007. Kerinduan umat un- mana orang hidup bersama saling seluruh umat dapat mewujudkan
tuk mengalami perubahan status berdekatan dalam suatu wilayah, Gereja Keuskupan Agung Jakarta
dari stasi menjadi paroki adalah se- lingkungan dan distrik tertentu.  Kata yang bercita-cita menjadi Umat Al-
suatu yang wajar. Sebagaimana ini digunakan juga untuk kelompok lah yang semakin memperdalam
hidup manusia yang dinamis dan provinsi, yang dipimpin oleh seorang imannya akan Yesus Kristus, mem-
progresif, selalu mengharapkan gubernur atau magister yang disebut bangun persaudaraan sejati dan
adanya perubahan dalam hidupnya. dengan “parochus” atau “copiarus”. terlibat dalam pelayanan kasih di
Istilah ini juga berkembang pada tengah masyarakat.
Akhirnya kerinduan umat Stasi abad IV dalam jabatan Gereja untuk
Santo Laurensius untuk menjadi wilayah yang lebih besar di bawah Umat Paroki St. Laurensius um-
Paroki Santo Laurensius terjawab su- pimpinan seorang Uskup dengan umnya terdiri dari keluarga-keluarga
dah. Pada Minggu, 15 Januari 2012, nama “ dioses”. muda. Maka perhatian pastoral kelu-
Bapak Uskup Agung Jakarta, Mgr. arga menjadi sorotan utama. Tentu di
Ignatius Suharyo, Pr meresmikan Di dalam buku Pedoman Dasar dalammnya termasuk pastoral bagi
Stasi St. Laurensius yang selama ini Dewan Paroki Keuskupan Agung Ja- anak-anak dan remaja atau orang
bernaung di bawah reksa pastoral karta, dijelaskan bahwa paroki ada- muda Katolik (OMK). Keluarga ada-
Paroki St. Monika Bumi Serpong Da- lah persekutuan umat Katolik yang lah tiang-tiang gereja. Kalau keluarga
mai, menjadi Paroki St. Laurensius. dibentuk secara tetap dalam ling- rapuh, Gereja pun akan mengalami
Paroki ke-62 di Keuskupan Agung Ja- kup keuskupan, dalam batas-batas hal yang sama. Di tengah tuntutan
karta. Tentu saja kita berterima kasih geografis yang ditentukan oleh Us- kebutuhan keluarga yang semakin
kepada Paroki St. Monika yang te- kup dan yang reksa pastoralnya tinggi dan kompleks, disertai dengan
lah mengandung, memelihara, dan dipercayakan oleh Uskup kepada dunia kerja yang sangat kompetitif,
melahirkan paroki St. Laurensius. pastor(-pastor) bersama dengan de- bukannya tidak mungkin setiap
wannya. Paroki dibagi secara terito- orang, termasuk keluarga-keluarga
Setelah kerinduan umat ter- rial dalam lingkungan-lingkungan. Katolik, perhatiannya terkuras pada
jawab, stasi menjadi paroki, lalu apa usaha bagaimana caranya mem-
arti semuanya ini? Dulu meskipun Paroki St. Laurensius, bersama pertahankan dan memperjuangkan
masih stasi kita “merasa” sudah dengan paroki-paroki se-Keuskupan kehidupan ekonomi keluarga. Ten-
menjadi paroki karena jumlah umat Agung Jakarta, menjadi penopang tu saja hal itu sangat penting bagi
yang ada sudah mencapai 8.000 jiwa bagi berdirinya dan terwujudnya keberlangsungan hidup keluarga.
lebih. Dan banyak umat dari paroki cita-cita kehidupan menggereja di Tetapi bagaimana caranya di tengah
bahkan keuskupan lain juga berang- Keuskupan Agung Jakarta, yang men- kompetisi kehidupan yang semakin
gapan demikian. Apalagi ditambah cakup wilayah Jakarta, Tangerang, kuat, keluarga-keluarga Katolik bisa
dengan bentuk bangunan gerejanya. dan Bekasi. tetap setia di dalam memelihara
Kegiatan hidup menggereja dirasa- Paroki yang dicita-citakan imannya akan Allah dan Gerejanya.
kan sangat dinamis. Seksi-seksi dan Sambil tetap menjaga keutuhan
kelompok kategorial, serta komuni- Proses pengembangan dan moral yang baik, dan terlibat da-
tas doa dan pelayan bermunculan. pembangunan jemaat dalam sebuah
paroki selalu mengacu kepada arah
dasar pastoral keuskupannya. De-

30 I SALUS MARET 2012

TEROPONG PASTORAL

lam mewujudkan persaudaraan se- menggembalakan umat di paroki tama kemiskinan, kerusakan ling-
jati dan tidak melupakan pelayanan kita di antaranya Pastor Johan Ferdi- kungan hidup serta intoleransi da-
kasih di tengah masyarakat. nand Wijshijer, Pr dan Pastor Sang- lam hidup bersama.
ker Sihotang, OSC. Kita bersyukur
Gereja Paroki St. Laurensius atas semuanya ini. Selamat datang Semogaharapan-harapanumat
memiliki potensi yang besar untuk dan selamat berkarya kepada Pas- akan pembangunan jemaat yang se-
menghadirkan dan mengembang- tor Fe dan Pastor Sangker. Semoga makin mengakar dapat diwujudnya-
kan tiga nilai utama dalam arah karya pastoral dan pelayan di Paroki takan. Demikian juga harapan dan
dasar pastoral KAJ, yaitu semakin St. Laurensius dapat semakin tertata kerinduan umat di wilayah Gading
memperdalam imannya akan Yesus dan terlayani dengan maksimal. Serpong untuk dapat membangun
Kristus, membangun persaudaraan dan memiliki gedung gereja sebagai
sejati dan terlibat dalam pelayanan DilandasiolehspiritualitasGem- wadah persekutuan umat beriman

kasih di tengah masyarakat. Tetapi bala Baik dan pelayanan yang murah dapat segera terwujud.
untuk dapat terwujudnya tiga nilai hati, ditopang oleh tata-penggem- Untuk itu, saya mengajak kepa-
tersebut tidak dapat dipungkiri balaan partisipatif dan transformatif,
bahwa tenaga pastoral harus juga seluruh umat di Paroki St. Laurensius da seluruh komponen yang berada
diperhatikan. Maka atas kemura- berkehendak untuk menyelenggara- di Paroki St. Laurensius ini, untuk
han Bapak Uskup Agung Jakarta kan pelbagai kegiatan dalam rangka bergandengan tangan, bekerjasama
dan pimpinan Ordo Salib Suci dalam menghayati dan meneruskan nilai- mewujudkan Gereja yang hidup.
waktu dekat ini, Paroki St. Laurensius nilai Injili, ajaran dan Tradisi Gereja Marilah kita hidupi status paroki ini
akan digembalakan oleh tiga orang Katolik dan melibatkan diri dalam dengan iman dan moral yang diwu-
imam. Kedua Pastor baru yang akan berbagai permasalahan sosial, teru- judnyatakan dalam hidup bersama.
[Pastor Barnabas Nono Juarno, OSC]

I 31SALUS MARET 2012

TUNAS

Legioner Junior,

MERAYAKAN ULANG TAHUN
DENGAN MENGASAH EMPATI

Sering kami berpikir bahwa tanpa ada kemacetan yang meng- dengan kami, mereka menampilkan
Tuhan itu tidak adil. Pikiran itu ter- hambat. Kami sampai di panti asu- bakat mereka di depan kami semua.
lintas dengan anggapan bahwa Tu- han sekitar pukul 11.00. Mereka menari dan menyanyi. Ke-
han tega memberikan cobaan yang tika salah seorang anak bernyanyi,
sungguh berat untuk sebagian dari Ketika kami tiba di sana, kami beberapa dari kami dan orang tua
kita. Oleh karena itulah, pada ke- menjumpai banyak sekali anak yang kami tersentuh sampai meneteskan
sempatan merayakan ulang tahun bersemangat untuk mengikuti acara air mata. Perasaan mendalam yang
Legio, kami dari Presidium Regina ini. Kebanyakan dari mereka adalah ingin disampaikan anak tersebut da-
Missionum yang dipimpin Ibu Liani anak yang memiliki kekurangan se- pat dirasakan oleh orang lain yang
dan Presidium Cordium yang dike- cara fisik ataupun mental. Kami se- mendengarnya.
tuai Herlina berkunjung ke panti mua membaur bersama mereka di
asuhan untuk belajar berempati ter- sebuah ruangan. Sesi pertama dari Tepat pada pukul 12.00, kami
hadap anak-anak panti yang menga- pertemuan kami diisi dengan sam- semua menyantap makan siang yang
lami keadaan hidup yang lebih berat butan dari salah satu suster pengu- telah disediakan sie konsumsi, tidak
daripada yang kami alami. Kali ini, rus dan juga dari Koordinator Acara, lupa kami berdoa sebelumnya. Dari
panti asuhan yang kami kunjungi yaitu Novi. Setelah itu, acara dilan- kami masing-masing harus memi-
adalah Bhakti Luhur di Citra Raya. jutkan dengan tiup lilin oleh perwira liki anak asuh yang nantinya akan
Presidium Regina Missionum dan disuapi. “Saat disuapi anak-anak itu
Sebelum berangkat menuju juga potong kue. Awalnya, kami terlihat sangat senang dan bersikap
panti asuhan, kami mengikuti misa masih merasa segan untuk berkum- manja terhadap kita”, kata salah
pagi bersama terlebih dahulu. Tidak pul secara dekat, tetapi berkat dor- seorang dari kami. Pengalaman ini
hanya anggota aktif saja berangkat ongan dari Tante Liani selaku Ketua merupakan hal baru dan sebuah
ke panti, tetapi ada juga orang tua Regina Missionum, akhirnya kami tantangan untuk kami.
legioner yang ikut dan berpartisipasi mau lebih dekat lagi. Kami semua
menyediakan sarana transportasi bernyanyi dan bermain bersama Untuk kenang-kenangan kami,
dan sumbangan untuk anak-anak dengan gembira. Anak-anak panti kami semua berfoto bersama sete-
panti asuhan. Kami berangkat pukul asuhan pun terlihat sangat me- lah makan siang. Kegiatan kami pun
09.00. Perjalanan ke panti asuhan nikmati permainan yang kami laku- selesai pada pukul 13.00, maka kami
tidak memakan waktu yang lama kan, khususnya sie acara. Anak-anak menyampaikan salam perpisahan.
karena lalu lintas cukup bersahabat, panti asuhan pun tidak mau kalah Anak-anak panti asuhan juga harus
beristirahat. Banyak di antara kami
merasakan kunjungan ini sebagai
pengalaman yang indah. Walaupun
kami sudah beranjak pergi dan men-
gangkat kaki dari tempat itu, kami
tetap terus mendoakan mereka da-
lam penyertaan Tuhan.

Setelah acara kunjungan sele-
sai, kami melanjutkan rapat legio.
Kami semua sangat senang karena
banyak mendapatkan pengalaman
baru dan lebih mengenal kehidupan
nyata yang lebih berat dari cobaan
yang pernah kita alami. [Laporan No-
vita Andiyani & Selvilorraine; Photo oleh

Selvilorraine.]

32 I SALUS MARET 2012

ANTARA KITA

Judul di atas dikutip dari sambu-
tan Pastor Stasi St. Laurensius, Barna-
bas Nono Juarno, OSC, dalam buku
Konser 2011 Sonus Divinus Choir.
Seusai Misa Sabtu, 29 Oktober 2011,
ratusan mobil mulai memadati area
parkir gereja dan sisi Jalan Sutera Uta-
ma. Malam itu, “Sonus Divinus Choir”
(SDC) menggelar konser perdana
yang bertajuk “Thanks Be To God”.

Sonus Divinus artinya Suara Ilahi.
Setelah konser ini, diharapkan akan
banyak kegiatan lain yang diseleng-
garakan atau diikuti SDC. Di bawah
koordinator Erwyanto Tedjakusuma,
SDC berkomitmen untuk secara se-
rius mengembangkan seni paduan
suara, khususnya dalam musik Gereja
Katolik. Sejak dicetuskannya pada
awal tahun 2008, SDC mengadakan

I 33SALUS MARET 2012

PESONA IMAN

LUKAS AGUNG PRASOJO,

Wakil Dewan Paroki St. Laurensius

Bersamaan dengan peresmian apalagi juga sangat perlu untuk men- bahnya komitmen dan perlunya du-
Paroki Santo Laurensius pada hari jaga kedekatan dengan anak-anak kungan dari keluarga. Makin banyak
Minggu 15 Januari 2012, Bapak mereka: Nikolas Hananjaya, Thomas keluar rumah dan meninggalkan ke-
Uskup Agung Jakarta, Mgr. Ignatius Wibisono, dan Maria Priska, namun luarga artinya juga perlu rahmat ke-
Suharyo, juga melantik Dewan Paroki dengan dukungan keluarga dan rah- setiaan dari kedua belah pihak agar
Harian Santo Laurensius untuk masa mat Tuhan beliau akan memberikan iman makin berkembang dalam ke-
bakti 2012-2015. Bapak Lukas Agung diri sebaik-baiknya dalam menjalank- harmonisan keluarga.
Prasojo, mendapat kepercayaan un- an tugas pelayanan yang mulia ini.
tuk menjabat Wakil Ketua Dewan Ketika Paroki Santa Monika
Paroki Santo Laurensius, mendamp- Bapak Lukas Agung Prasojo membentuk Stasi Laurensius, pada
ingi Pastor Barnabas Nono Juarno, dan keluarganya bertempat tinggal 2007, seiring dengan proses pemban-
OSC. di Perumahan Gading Serpong sejak gunan gereja, Bapak Lukas dipercaya
Suami dari Ibu Unik Setyawati tahun 1988. Sejak tahun 2000 beliau menjadi anggota Dewan Stasi de-
ini merasa gembira menerima ke- melibatkan diri secara aktif untuk ngan tugas untuk mendampingi kel-
percayaan dan kesempatan untuk menghidupkan kegiatan dan kekera- ompok kategorial dan kepanitiaan.
berbakti kepada Tuhan dengan batan di Lingkungan Albertus Agung. Dan sekarang, Tuhan memanggilnya
melakukan pelayanan terhadap Berpangkal dari komitmen untuk menjadi komandan di Dewan Paroki
Gereja. Meskipun dengan pekerjaan meningkatkan dinamika kehidupan Santo Laurensius.
sehari-hari yang telah menyita per- menggereja di lingkungan ini, Bapak
hatian dan wak- tu, Yoseph Pandisurya yang waktu itu Salah satu motivasi yang men-
menjabat ketua lingkungan, menu- dasari keterlibataan aktif Bapak Lukas
gaskannya menjadi Seksi Liturgi. In- dalam kegiatan menggereja adalah
teraksi dan relasi dengan sesama ketaatan terhadap Tuhan dan Gere-
jaNya yang secara nyata terwujud
warga lingkungan makin men- dalam hirarki dan para imam yang
egaskan nilai-nilai yang dihayati bertugas menjalan reksa pastoral di
dan gagasan-gagasan yang paroki-paroki. Semangat pengabdian
jernih untuk mengobarkan kepada Tuhan dalam pelayanan ber-
semangat menggereja da- sama kadang-kadang justru tampil
lam konteks pergumulan dalam perdebatan-perdebatan den-
hidup sehari-hari. Beberpa gan maksud untuk mencapai kejerni-
waktu kemudian, Tuhan han maksud, tujuan, dan cara kerja
rupanya menuntut Bapak yang benar. Memang, beliau selalu
Lukas untuk memberikan diri memegang prinsip itu tanpa men-
secara lebih, dan warga di ling- gurangi ketaatan dan kesepahaman
kungannya pun memberikan dengan Gereja, secara sempit den-
kepercayaan kepada beliau un- gan pastor paroki.
tuk menjabat ketua lingkungan.
Sebagai Wakil Ketua Dewan
Tak berhenti di situ, selanjut- Paroki, beliau mengharapkan agar
nya beliau terpilih sebagai Ketua Paroki Santo Laurensius menjadi
paroki yang kudus, kuat dalam kese-
Wilayah VIII. derhanaan, murah hati dan peka
Jabatan yang terhadap yang membutuhkan, serta
terus me- tetap setia mengarah pada tujuan
nanjak itu Arah Dasar KAJ. Semoga Keluarga Ku-
berarti dus Nazaret selalu menjadi teladan
makin bagi segenap keluarga di Paroki kita.
bertam-

I 35SALUS MARET 2012

KATEKESE

MEMBUAT PENDALAMAN
IMAN MENARIK?

Hari ini baru saja saya menya- ini. Pelajari dan susun kotbah dan ce-
jikan materi Pendalaman Iman APP Postulat pertama: Umat Kato- ramah yang menarik dan hidup,
pertemuan Pertama untuk umat bikin mereka terlibat dengan kotbah
lingkungan, “Guyub Membangun lik memang tidak dibiasakan den- Anda. Wujud keterlibatan berupa:
Gereja dan Masyarakat”. Yang ikut gan dialog interaktif tentang kitab tertawa, nyeletuk mengungkapkan
ada 17 orang dewasa dan ditambah suci, ajaran gereja, dan pokok-pokok kata-kata tertentu mengomentari isi
beberapa anak-anak yang menyer- iman. Sehingga ketika disuguhkan khotbah Anda, biarkan celometan.
tai orang tuanya. Jumlah kehadiran menu pendalaman iman yang selalu Bikin suasana benar-benar cair dan
yang boleh disyukuri, meskipun berpola interaktif, umat Katolik men- ringan, sehingga mereka lupa ten-
tentu harapan kita harusnya yang jadi “minder”dan akhirnya lebih baik tang suasana doa dan ibadat yang
datang lebih banyak lagi. Dalam kes- tidak usah datang. sakral, menunduk, dan diam. Buat
empatan doa rosario yang datang ra- ini menjadi hal biasa di dalam kel-
ta-rata 30-40 orang, kalau undangan Postulat kedua: Metode ompok lingkungan Anda. Kalau ini
doa syukur, doa arwah, dan doa-doa katekese dengan metode pelajaran sudah terbiasa dalam periode waktu
intensi keluarga secara khusus men- agama yang digunakan oleh nenek tertentu baru menuju ke langkah
capai 60 orang bahkan lebih yang moyang kita dalam mengajarkan isi berikutnya.
bisa hadir. katekismus membentuk pola yang
interaksi pasif, meninabobokan Langkah 2: Tetap dengan me-
Memang saya dengar masalah pikiran, menerima hal yang sudah tode ceramah/kotbah seperti lang-
pendalaman iman, di manapun matang tentang pokok-pokok iman kah satu, setelah suasana benar-
prosentase kehadiran umat relatif dan dogma Katolik. benar cair dan ringan, lontarkan
sedikit dibanding event doa lainnya. pertanyaan-pertanyaan ringan yang
Apa yang terjadi sebenarnya dengan Postulat ketiga: Kitab Suci me- merangsang dan mudah dijawab.
“Pendalaman Iman”? mang baru saja digunakan menjadi Jadikan ini juga kebiasaan dalam
1. Apakah umat kurang menyadari “Sumber Belajar”umat dalam pen- ibadat-ibadat dan pertemuan-per-
dalaman-pendalaman iman atau- temuan doa di lingkungan Anda,
akan kebutuhannya tentang pendalaman kitab suci-hal baru. sampai pada kurun waktu tertentu.
pendalaman iman? Hipotesis:
2. Apakah materi pendalaman Langkah 3: Secara alami umat
iman selalu kurang menarik? Belajar tentang iman Katolik akan terbiasa dengan pola kotbah
3. Apakah metode penyajian pen- dengan metode pendalaman iman yang dialog interaktif, dan hingga ke-
dalaman iman tidak menggairah- - pendalaman Kitab Suci merupakan tika Anda melontarkan pertanyaan
kan? hal baru. Perlu progress yang dipecah dari suatu materi pendalaman iman,
4. Apakah memang kesibukan umat dalam langkah-langkah yang lebih mereka tidak terasa sudah masuk ta-
saat ini yang tidak memungkink- rinci untuk membawa umat terbiasa hap “Pendalaman Iman” yang pada
an lagi untuk berkumpul? dengan pola dialog interaktif ten- mulanya membuat gerah, takut,
tang penghayatan imannya. Maka malu menjawab, dan sebagainya.
Pertanyaan dan hipotesis se- kita bisa belajar dari metode mem-
lalu mengiang-ngiang di kepala. Ber- beri makan pada bayi. Mulai dari air Langkah 4: Sambil masih
bagai metode dan cara dicoba untuk susu, makanan cair, makanan lunak, melancarkan serangan langkah 3 di
diimplementasikan melalui try out. baru sampai pada makanan keras. atas untuk umat lingkungan. Ben-
Hasilnya masih sama saja. Mungkin Rencana Treatment: tuklah kelompok khusus misalnya
para pembaca ada yang punya solusi kelompok kitab suci, lectio divina,
yang sudah terbukti, boleh deh di- Langkah 1: Yang penting bisa atau apa pun namanya yang men-
share di sini. mengumpulkan umat lebih banyak gadakan pertemuan secara rutin
terlebih dahulu. Umat sudah terbia- seminggu sekali, dua minggu sekali,
Sementara itu, saya mencoba sa dan nyaman dengan metode pasif atau sebulan sekali. Orang-orang
dengan metode yang akan sedikit “mendengarkan” ceramah-ceramah yang tertarik dan bergabung di kel-
saya uraikan lebih panjang di bawah dan kotbah. Jadikan ini modal awal
untuk menuju langkah berikutnya.

36 I SALUS MARET 2012

KATEKESE

ompok ini, nantinya akan menjadi inya. Bahkan mungkin bisa diawali mungkin bisa menjadi sumber in-
kader-kader kita dalam pertemuan dengan semacam kursus kitab suci. spirasi bagi kita semua. Yang harapan
pendalaman iman. Tentunya materi Pemandu menyajikan eksegese- kita bersama, umat di lingkungan
pertemuan dalam kelompok ini juga eksegese secara ringan dan mudah, kita menjadi selalu haus untuk ber-
dimulai dengan metode yang ringan- sehingga mereka selalu rindu untuk temu dan selalu rindu untuk men-
ringan saja, seperti membaca kitab menimba dari Anda. Lama-lama se- imba pengalaman-pengalaman dari
suci dan merenungkannya saja sam- cara alami akan sampai pada tahap umat lainnya. Yang pada akhirnya
pai kurun waktu tertentu, baru men- dialog interaktif tentang isi kitab suci haus untuk menimba Air Kehidupan.
ingkat pada menyebut ayat yang me- dan kaitannya dengan penghayatan (Dikutip dari luminareminus.word-
narik saja tanpa perlu menanyakan imannya. press.com atas izin administrator).
apa yang membuat menarik bag-
Hal terurai di atas masih teori,

SKBPkKaaaeaabnsmpptataaooirl,krasLaUePaNtlaausuokrsrrnoeuudoknphiispSiUmauaammnsen,gantadogtjteailLttlnneauayrnrupakugreeetnBjnPbugaseetupirrukdaadsukayuhyankBaaaaepnnncregPninEtpaaakuesradhtdrrotauiarrsnsamtNisb,SaaoeuP.nrmhedoaroaersaruesd.mbim,aiagaenaynaidhPPeaaansnrgotdoakarri

I 37SALUS MARET 2012

KATEKESE

Semarak Natal

LINGKUNGAN SANTO NIKODEMUS

Natal tahun 2011 yang lalu arga. Untuk mengobarkan semangat kan bersama acara juga dimeriahkan
merupakan masa yang sangat berke- anak-anak dalam melakukan ‘Christ- dengan acara tukar kado dan mene-
san bagi keluarga Katolik di Ling- mas Carol’ ini, mereka memperoleh rima kunjungan ‘Santa Claus’ yang
kungan Santo Nikodemus, Sutera ‘goody bag’ dari setiap keluarga yang membagikan bingkisan untuk anak-
Narada, Alam Sutera. Masa Natal itu dikunjungi. anak BIA Santo Nikodemus.
diwarnai dengan serangkaian acara
yang melibatkan seluruh anggota ke- Sebelum berangkat, anak-anak Acara Natal ini menjadi salah
luarga dan berlangsung selama dua telah dibekali tas kantong panjang satu ajang untuk menjalin keakraban
hari, dari tanggal 25 sampai dengan ala Santa Claus yang berfungsi un- di antara warga lingkungan. Tahun
26 Desember 2011. tuk membawa hasil ‘ngamen’ yang 2011, termasuk tahun yang padat
mereka peroleh. Alhasil, tas kantong kegiatan bagi lingkungan Santo Niko-
Acara Natal diawali dengan makin lama makin berat sehingga demus yakni antara lain dengan telah

kegiatan ‘ngamen’ dari rumah ke sebagian besar dibawakan oleh diselenggarakannya beberapa event
rumah dengan istilah kerennya orang tua yang mendampingi mere- serupa seperti misa HUT lingkung-
‘Chistmas Carol’. Kegiatan itu diba- ka ‘mengamen’. Suasananya ini san- an dan perayaan Paskah keluarga
wakan oleh anak-anak BIA Santo gat menyenangkan apalagi didukung yang juga terbilang sukses. Dampak
Nikodemus yang berusia 2 – 9 tahun, cuaca cerah di sore namun tidak pa- positif dari acara-acara seperti ini
diiringi musik yang dimainkan oleh nas. Sebelum ‘ngamen’, anak-anak makin terasakan yakni keluarga-
kakak-kakak mereka yang berusia 10 pun berdoa memohon agar Tuhan keluarga saling mengenal dan lebih
– 17 tahun. Jumlah para pengamen berkenan memberikan cuaca yang akrab sehingga terjadi peningkatan
ini sungguh luar biasa, yaitu 43 anak. baik. jumlah umat yang hadir pada kegia-
Meskipun lagu yang dibawakan tan lingkungan seperti pendalaman
hanya dua, yaitu ‘Silent Night’ dan Setelah dua hari anak-anak iman, Rosario, BIA, dan sebagainya.
‘Jingle Bells’ namun cukup mengu- ‘mengamen’, acara Natal ini ditutup Karena itulah, Bapak Julius sebagai
ras keringat, karena jumlah keluarga dengan makan malam bersama kel- ketua lingkungan sudah bisa terse-
yang dikunjungi mencapai 20; per uarga Lingkungan Santo Nikodemus, nyum puas. [Laporan CM. Fitriani]
hari mereka berkunjung ke 10 kelu- bertempat di rumah Bapak Johanes
dan Ibu Suchie. Di sana, selain ma-

38 I SALUS MARET 2012

I 39SALUS MARET 2012

ANTAR KITA

Rekoleksi Lingkungan

SANTA CAECILIA DAN LINGKUNGAN
SANTA AGNES

Pada akhir pekan, tanggal 28- yang menikmati indahnya air terjun tujuan. Rasa letih sirna seketika se-
29 Januari 2012, warga Lingkungan Curug Panjang dan sebagian me- sampainya di air terjun yang luar
St Caecilia dan Lingkungan St Agnes, nikmati empuknya bantal. Empuknya biasa mempesona. Batin pun terasa
secara khusus berkumpul di Mega- bantal di kawasan berudara sejuk ini puas dan bangga karena telah ber-
mendung untuk rekoleksi dan mem- memang menggoda. Sebagian dari hasil menepis godaan untuk menye-
peringati pesta nama Santa Agnes. mereka yang berjalan ke Curug Pan- rah di tengah perjalanan.
Ada tiga puluh dua umat berasal dari jang buru-buru minta dijemput mo-
sembilan keluarga, yakni keluarga bil dengan alasan jalan terlalu me- Layaknya para turis, seraya ber-
nanjak dan hujan yang mulai turun main air kami pun mengabadikan
Paulus, Jonny-Fei-Fei, Wawan- pun makin menipiskan semangat. kehadiran di tempat yang indah itu
Christine, Josef-Juli, Joni-Liani, Stef- Kisah beratnya melangkahkan kaki dengan foto sana-sini. Setelah puas
fanus-Wong Lina, Wandi-Lina Rose, bersama-sama menuju tanah ter- menikmati kelegaan batin di sekitar
Aguswito-Loan, dan Ryan-Angel. janji karena banyaknya godaan yang air terjun kami menuju Villa dengan
Cuaca mendung menyambut ke- digambarkan dalam Kitab Keluaran langkah yang lebih cepat, bagai dua
datangan kami di Megamendung. mulai terngiang dalam ingatan. Lima murid yang setelah berjumpa den-
Game yang sudah kami rencanakan orang dewasa dan seorang remaja gan Yesus di Emaus langsung ke Ye-
secara aklamasi dibatalkan. Sebagai masih bertebal asa untuk mencapai rusalem tanpa merasa lelah.
gantinya, seusai makan siang ada
Sekitar jam lima sore kami

40 I SALUS MARET 2012

SIKPLAACNE

I 41SALUS MARET 2012

ANTAR KITA

sampai di Villa. Mereka yang di Villa malaman diguyur hujan, beberapa kami menyempatkan diri singgah di
ternyata juga bergembira ria dengan anak menceburkan diri dan bergem- Paroki Santo Yakobus, Megamen-
main sepak bola. Makan malam ber- bira ria di kolam renang; sementara dung, untuk melihat-lihat gereja dan
sama saat itu terasa makin menye- yang dewasa bergembira dan mera- berdoa di Goa Maria Adem Ayem.
nangkan karena suasana canda ria sa terhibur melihat tingkah mereka
kebersamaan. Tak puas dengan itu, yang lucu. Kebersamaan yang dibangun
bakar jagung pun dilangsungkan di dengan cara sederhana ini kami
seputar api unggun. Ketika waktu Sekitar pukul 11.30 Pastor Ed- yakini akan membuahkan kedeka-
merambat malam, Bapak Wawan win dari Paroki Santo Yakobus, Me- tan dan keakraban antara keluarga
Susetyo tampil memfasilitasi renung- gamendung, memipin Misa untuk satu deng-an yang lainnya. Semoga
an dalam sharing keluarga. Kami bisa Pesta Namanya Santa Agnes. Cuaca semangat kekeluargaan dan keber-
tetap bertekun bersama sampai pu- dan keadaan di sekeliling kami san- samaan ini menumbuhkan kasih
kul 23.30 karena pembicaraan ini gat mendukung untuk hening dan dan semangat pelayanan di kedua
berlangsung interaktif . Udara dingin merasakan kedamaian. Oleh karena lingkungan. [Laporan Jonny. Sehari-hari
merangkul kami dalam lelapnya ti- itulah, kami merasakan Misa kali ini Jonny adalah Ketua Lingkungan yang
dur malam ….. terasa sungguh istimewa. Pesta bekerja di bidang chemical di sebuah pe-
Nama yang diselenggarakan secara rusahaan asing. Beliau juga aktif sebagai
Hari kedua diawali dengan khusus ini dituntaskan dengan ma- salah seorang penggurus Wilayah V, Ke-
sarapan pagi bersama dilanjutkan kan bersama dalam suasana segar tua Lingkungan Santa Caecilia, anggota
senam pagi. Tak satu pun peserta dan gembira. dan fasilitator Emaus Journey, mengikuti
yang menolak untuk sarapan pagi, kegiatan Marriage Encounter, dan ketua
namun untuk urusan olah raga Ba- Meski terasa enggan mening- RT di kompleks tempat tinggalnya.]
pak-Ibu mempercayakannya kepada galkan tempat yang sejuk ini, namun
anak-anak; bukankah mereka yang kegiatan rutin tak layak ditinggalkan,
memang perlu tumbuh-kembang? maka kami pulang dengan kend-
Di tengah cuaca dingin apalagi se- araan masing-masing. Dalam per-
jalanan pulang, beberapa di antara

42 I SALUS MARET 2012

ANTAR KITA

PERJALANAN YANG MEMPERSATUKAN
DAN MENUMBUHKAN IMAN

Dua puluh empat warga Ling- mengiringi langkah-langkah kami manisan, dan penganan lain yang di-
kungan St. Mikael, Gading Serpong, dengan kehangatan. jajakan penduduk sekitar.
meluncur ke Kuningan, Cirebon,
pada hari Sabtu 25 Februari 2012, Jalan Salib kami lalui di me- Pada Minggu pagi itu, Cirebon
pukul 6.30. Tempat yang kami tuju dan yang terus menanjak dan terjal. masih berselimutkan kabut tipis
dalam perjalanan tersebut adalah Perjalanan setapak demi setapak ketika kami bersiap mengikuti Per-
Goa Maria Sawer Rahmat, Keluarga itu lama kelamaan membuat kami ayaan Ekaristi. Gereja yang kami tuju
Pastor Baranabas Nono Juarno OSC, terengah-engah. Namun, justru da- untuk merayakan Ekaristi adalah
dan Gereja St. Yusuf di Cirebon. lam cucuran keringat dan sesaknya Gereja Paroki St. Yusuf di kota Cire-
napas itu, kami dapat merasakan be- bon. Gereja yang berarsitektur klasik
Perjalanan pagi itu kami warnai tapa beratnya perjalanan Yesus yang ini telah berdisi sejak tahun 1886.
dengan aneka suasana, dari men- memanggul salib di Golgota untuk Gereja yang indah ini masih terawat
dengarkan cerita-cerita lucu, tebak- menebus kita, umat manusia. dengan baik. Setelah Perayaan Eka-
tebakan, bertukar pengalaman, risti, kami berfoto bersama dengan
sampai ke perbincangan tentang Di sekitar Goa Maria kami Pastor Sardjono OSC.
Tata Perayaan Ekaristi, dan dis- merasakan udara yang sangat sejuk.
ambung dengan karaoke. Aca- Rerimbunan pohon besar di lereng Senyampang berada di
ra karaoke ini membuat sua- gunung yang menjulang tinggi ini Kota Cirebon yang tak setiap
sana sangat menggembirakan mengukuhkan suasana khusuk untuk kali dapat kami sambangi,
karena ternyata banyak orang berdoa. Setelah berdoa secara prib- kami pun menyempatkan diri
yang berbakat menyanyi pada- adi di depan Goa Maria, kami pun menjelajah Pasar Kanoman.
hal selama ini tak berunjuk-gigi bergegas turun mengingat gemuruh Di dalam pasar, naluri ibu-ibu
di depan umum. Dalam suasa- halilintar telah mengoyak dinginnya mulai tampak nyata: aneka
na gembira ini, perjalanan jauh lereng Ciremai. Meskipun demikian, barang apapun jadi menarik
jadi tak terasa membosankan dalam perjalanan menuruni bukit dan seakan ingin diborongnya.
dan melelahkan. Kami tiba ini kadang-kadang kami berhenti Manisan, kerupuk, ikan asin,
di tempat penginapan pada sejenak untuk melihat dan membeli dan aneka makanan kecil tak lu-
pukul 14.00. Setelah beristi- benda-benda suci atau aneka jajajan put dari perhatian ibu-ibu. Dari
rahat sejenak, kami melanjut- seperti keripik kentang, keripik talas, sini kami meluncur ke Plered
kan perjalanan ke Goa Maria untuk hunting batik Cirebonan.
sambil berjalan salib. Namun, Baju-baju dan kain batik yang
sebelum sampai di kompleks cantik nian lagi pula miring har-
Jalan Salib, kami menyempat- ganya membuat banyak yang
kan diri untuk berkunjung ke lupa perhitungan.
keluarga Pastor Barnabas Nono Juar-
no OSC. Di sana kami masih sempat Ketika matahari mulai
berjumpa dengan Pastor Nono yang condong ke barat, kami tinggalkan
sehari sebelumnya memimpin Misa kota udang, Cirebon. Sebelum ter-
untuk mendoakan ayah beliau yang lelap diperjalanan, kami mengung-
empat puluh hari lalu dipanggil ke kapkan kesan-kesan yang kami alami
pangkuan Bapa. dalam kebersamaan ini. Perjalanan
ziarah ini ternyata memang dirasa-
Goa Maria Sawer Rahmat, kan mempererat hubungan antaru-
Cisantana, terletak di kaki Gunung mat di lingkungan kami. Semoga
Ciremai yang indah. Ketika kami buah-buah rohani yang kami peroleh
mulai prosesi Jalan Salib, matahari makin menumbuhkan iman.
bersinar cerah dan angin sepoi pun
seoalah menawarkan janjinya untuk [Lita, Warga Lingkungan
St. Mikael]

I 43SALUS MARET 2012

ANTAR KITA

Misa Hari Ulang Tahun Perkawinan

KOMUNIKASI, PENJAGA API CINTA

SEKSI Kerasulan Keluarga gawali masa kerja tahun 2012. Misa disampaikan pada saat atau tempat
Paroki Santo Laurensius, membuka diakhiri dengan ramah tamah di aula yang tidak tepat. Hal-hal yang perlu
tahun 2012 dengan kegiatan Misa gereja yang berlangsung hingga pu- diperhatikan saat berkomunikasi
Hari Ulang Tahun (HUP) bagi pasutri kul 22.00. Dalam ramah tamah ini antara lain volume suara, intonasi
yang menikah antara tanggal 17 diperkenalkan pasutri terlama me- saat bicara, istilah yang digunakan,
September hingga 13 Januari. Ber- nikah yaitu pasangan Moses dan dan frekuensinya serta orang yang
beda dengan periode sebelumnya, Theresia yang menikah 26 Desem- diajak bicara.
mulai tahun 2012 pelaksanaan acara ber 1956, berarti sudah 55 tahun
Misa HUP tidak lagi ditangani oleh menjalani hidup bersama. Menu- Komunikasi yang efektif
SKK Paroki tetapi diserahkan kepada rut Bapak Moses (87 th), resepnya menurut Yustina mengutip Steven
wilayah dan lingkungan. Periode ini sederhana saja. Kepada pasangan- Covey adalah to hear, to listen, dan
ditangani Wilayah oleh I dan XI, se- nya ia selalu mengucapkan dua kata: empathic listening – mendengar,
lanjutnya akan diberikan ke wilayah Ya, sayang! memperhatikan, dan memperha-
lain bergiliran. tikan dengan penuh empati. Hin-
Seminggu sebelum misa HUP, darilah penggunaan kata-kata yang
Misa HUP yang dipimpin Romo panitia menyelenggarakan rekoleksi memojokkan pasangan, yang ber-
Paroki, Barnabas Nono Djuarno, OSC bagi para peserta. Sangat disayang- nada menuduh, menghakimi atau
ini berlangsung hari Jumat 13 Janu- kan, rekoleksi yang bermaksud un- menuding misalnya dengan meng-
ari 2012 pukul 19.30. Pada periode tuk penyegaran perkawinan ini tipis gunakan kata selalu atau tidak per-
ini peserta misa membludak, ham- peserta. Dari hampir 100 pasangan, nah. Yustina mengingatkan sabda
pir 100 pasutri! Ketika pendaftaran hanya 42 pasutri yang hadir, pada- Tuhan melalui ayat Yak 1: 19-20 dan
ulang menjelang Misa, peserta yang hal materi yang dibawakan Yustina pasal 3: 5-12 yang intinya kita harus
mendaftar berjumlah 78 pasutri. Be- Kurniawati sangat menarik: Komu- berhati-hati berbicara.
gitu Misa akan dimulai, berdatangan nikasi Efektif Pasangan Kristiani.
pasutri yang baru mendaftar , jum- Yustina menutup sesi rekoleksi
lahnya 11 pasutri. Dalam rekoleksi di aula gereja tersebut dengan mengingatkan
Laurensius pada hari Sabtu 07 Janu- bahwa komunikasi antar suami-istri
Gereja menjadi nampak sesak ari 2012, Yustina menekankan pen- sangat diperlukan dalam kehidupan
karena selain mereka juga dihadiri tingnya komunikasi selalu diperbaiki perkawinan. Dan komunikasi itulah
anggota keluarga yang ulang tahun, hingga terjadi dua arah. Ketegangan yang bisa menjaga api cinta. [Laporan
dan bersamaan dengan anggota suami-istri sering terjadi manakala Mamak Sutamat, mantan Editor Kom-
Couples for Christ (CfC) yang men- komunikasi hanya satu arah saja atau
pas]

44 I SALUS MARET 2012

I 45SALUS MARET 2012

PASTOR MENJAWAB

PERSIAPAN

MENUJU EKARISTI

Tanya: berasal dari bahasa Yunani yaitu eu- terlebih dahulu bacaan-bacaan Kitab
Keuskupan Agung Jakarta, charistia, artinya puji syukur. Kata eu- Suci yang akan kita dengarkan dalam
charistia ini adalah kata benda yang perayaan ekaristi tersebut. Pakailah
mencanangkan tahun 2012 ini seba- berasal dari kata kerja eucharestein busana yang rapi dan sopan. Kita
gai Tahun Ekaristi. Meskipun setiap yang artinya memuji atau mengucap sering melihat umat baik laki-laki
minggu saya ke gereja tetapi saya syukur. Di dalam ekaristi kita men- maupun perempuan yang berpaka-
termasuk orang yang tidak terlalu gucap syukur atas karya penebusan ian seadanya. Nyantai banget, se-
paham dengan ekaristi ( He he he….. dan kenangan akan sengsara, wa- perti mau ke mall, pantai, atau tem-
ngaku nih Pastor…). Harapan saya di fat dan kebangkitan Kristus. Dalam pat rekreasi. Hak kita untuk berpaka-
Tahun Ekaristi ini, akan ada banyak Ekaristi, Tuhan Yesus memberikan ian sesuai dengan keinginan kita dan
usaha pengajaran tentang sakra- Tubuh dan Darah-Nya sendiri dalam dilihat orang, namun kebebasan
men ekaristi yang bisa meningkat- rupa roti dan anggur (Luk 22:19). tetap memiliki batasnya. Termasuk
kan pemahaman umat sehingga bagaimana orang tua memakaikan
umat bisa semakin mencintai ekar- Persiapan yang harus kita pakaian kepada anaknya. Misalnya
isti. Untuk itu melalui forum ini saya lakukan menjelang perayaan eka- ada orang tua yang memakaikan se-
mau bertanya hal apa sajakah yang risti tentu saja menyangkut persia- patu yang bisa menimbulkan suara.
harus saya persiapkan kalau saya pan jasmani dan rohani. Misalnya Jadi kalau anak itu jalan atau lari-lari
mau mengikuti perayaan ekaristi? dalam Kitab Hukum Kanonik, Kanon di gereja akan menimbulkan suara
Terima kasih. 919§1dikatakan:“yangakanmeneri- ngak-ngek-ngok... Selain itu kita har-
Salam – Saskia Putri ma Ekaristi mahakudus hendaknya us memperhitungkan waktu tempuh
berpantang dari segala macam ma- kita menuju gereja supaya tidak ter-
Jawab: kanan dan minuman selama waktu lambat. Ada spanduk di salah satu
Saskia, terima kasih atas pertan- sekurang-kurangnya satu jam sebe- gereja yang berbunyi: Datang ter-
lum komuni, terkecuali air semata- lambat mengganggu ibadat, pulang
yaanmu. Meskipun forum ini sangat mata dan obat-obatan”. Mengapa cepat menolak berkat. Ikutilah setiap
terbatas untuk menjawab pertan- kita harus berpantang atau ber- rangkaian upacara dengan khidmat
yaan tersebut. Sebelum menjawab puasa demikian? Dalam suratnya dan hormat, aktif dan partisipatif.
pertanyaanmu, saya ingin menyam- kepada jemaat di Korintus, Paulus Jangan hanya duduk diam apalagi
paikan arti ekaristi itu sendiri. Kata mengatakan,”Kami senantiasa mem- ngobrol dan memainkan alat ko-
ekaristi yang kita kenal selama ini bawa kematian Yesus di dalam tubuh munikasi. Seluruh rangkaian upaca-
kami, supaya kehidupan Yesus juga ra ekaristi merupakan satu kesatuan
menjadi nyata di dalam tubuh kami” yang tak terpisahkan. Rangkaian
(II Kor 4:10). Praktek ini hendak men- tersebut bagaikan penuntun pezi-
gajak kita agar kita tidak hanya lapar arahan kita untuk mengalami kasih
dan haus secara jasmani tetapi juga Tuhan yang sesungguhnya, yaitu Ye-
sungguh lapar dan haus secara ro- sus yang mengurbankan hidupNya
hani untuk menerima Kristus dalam bagi kita.
hidup kita. Selain itu berpuasa ber-
manfaat sebagai sarana penyucian Pendeknya, ketika kita mau
diri. Dengan berpuasa kita berusaha mengikuti atau merayakan ekaristi,
menyangkal diri, mengekang dan kita diajak untuk mempersiapkan
mengendalikan hawa nafsu, serta hati, pikiran, perasaan sebaik-baik-
menyiapkan diri kita untuk Tubuh nya supaya ekaristi sungguh dapat
Tuhan yang Mahakudus. kita rasakan sebagai sumber dan
puncak hidup orang beriman.
Sangat baik kalau sebelum me-
rayakan ekaristi, kita juga membaca

46 I SALUS MARET 2012




Click to View FlipBook Version