ANEKA
DAFTAR ISI
PEMBERKATAN 5
GEREJA 8
SANTO LAURENSIUS
LANGKAH
MENUJU PAROKI
11 KITA BERTANGGUNG JAWAB ATAS
BERKEMBANGNYA GEREJA
12 MEMBUKA JALAN KESELAMATAN
13 JUMPA REMAJA DALAM PORSENI
16 TIMBALAH SEMANGAT
DAN CARA HIDUP JEMAAT PERDANA!
18 BERITA FOTO
25 BAGIKU, HIDUP ADALAH BERKAH
26 BERAPA “HARGA” ALKITAB BAGI ANDA?
27 PERAYAAN EKARISTI
27 MENGENAL LEBIH DEKAT SANTO LAURENSIUS
REDAKSI SALUS mengharapkan partisipasi Anda untuk
mengirimkan berita tentang aneka kegiatan
di lingkungan atau kelompok kategorial.
Kirimkan tulisan Anda ke: [email protected]
DONATUR EDISI INI: Rp 50.000,-
1. Silvanus H. Purnama Rp 50.000,-
2. Bernard Adhitya Kurniawan Rp 50.000,-
3. Kevin Andhika Widyawan Rp 100.000,-
4. Maria Rp 50.000,-
5. Angela Rp 50.000,-
6. Elisabeth Rp 50.000,-
7. Joseph
Jumlah Rp 400.000,-
Sumbangan Anda dapat disalurkan melalui rekening BCA:
877 026 4988 - a.n Tan Alex
BCA KCP Grand Cempaka
38 SALUS JULI 2009
ANEKA
DARI DAPUR REDAKSI menyampaikan pesan, inilah kehidupan kita. Tentu, GOSip!
jauh dari gambar yang utuh.
Juli 2009, Salus telah lahir secara normal. Sebagai Disebutkan bahwa gosip itu seumpama Oleh: WEMPY
impian, media ini sudah tersemai dalam kalbu Salus baru lahir, tapi bertekat untuk terus ber seorang ibu yang diminta
sejak tiga tahun silam. Secara semantik, Salus kembang. Salus akan makin dinamis, kalau Anda
menyuguhkan arti keselamatan. Maunya, melalui merasakan manfaatnya dan mau proaktif menjadi untuk naik ke atas wuwungan rumah
Salus tersalurkanlah warta yang membangkitan sarana penyelamatan. Caranya, dengan kerelaan sa dengan membawa bantal berisi kapuk
inspirasi dan semangat untuk saling mendukung dan ling berbagi. Kami menunggu respon Anda. Selamat
mendorong terwujudnya penghayatan iman yang menikmati! S
pada gilirannya tampak dalam hidup yang baik.
Homili pada misa minggu sore di Monika 31 Mei 09 cukup menarik. Kalau tidak sempat di generasi
Salus juga merupakan akronim SuAra LaUrensiuS. Disebutkan bahwa pada jaman Paulus dan para rasul, pelayanan kita, siapa tahu hal itu terjadi pada
Media ini memang dilahirkan untuk menyuarakan mereka mendapat ancaman dari luar gereja, dan juga dari dalam. generasi berikutnya. Dan apakah
dinamika kehidupan umat beriman di Stasi Lauren Kita tahu, dari luar gereja mereka dikejar-kejar untuk dibunuh. Lalu apa kita merasa keluarga kita juga
sius. Kristus yang hadir dan memberikan diri dalam maksudnya ancaman dari dalam? Rupanya pada jaman itu, dan bahkan sudah sempurna? Karena belum
sakramen-sakramen agar umatNya mengalami hi sudah pada jaman Yesus, gereja juga mengalami ancaman dari dalam. tentu keluarga yang kelihatan ru
dup dalam kepenuhan dihayati dan diamalkan de Ancaman itu adalah munculnya Judas yang baru. kun dan aktif dalam pelayanan,
nga n perilaku dan karya nyata. Umat yang dijiwai Seperti halnya pendekatan iblis kepada manusia, bukan sosok yang memang benar-benar berbahagia.
oleh Roh Kristus menjadi kreatif dan dinamis untuk menakutkan yang akan membuat kita mau mengikutinya. Tapi sesuatu Dan akhirnya semua ini akan se
mengupayakan pemanusiaan dalam relasi antar yang halus dan seakan-akan benar. Demikianlah Judas, sebagai suatu suai dengan hukum aksi dan reaksi,
sesama, pun dalam menghayati pekerjaan atau bentuk penghianatan yang baru muncul. tabur dan tuai.
profesinya. Aneka kegiatan dalam dinamika yang Cobalah menonton film dengan judul “Doubt”. Dalam film itu Philips Dari sisi orang yang menerima
memanifestasikan penghayatan iman akan Kristus, Seymour Hoffman berperan sebagai Romo yang mendapat tuduhan gosip, apabila mereka tahu, akan
Juru Selamat, baik yang terjadi di lingkungan-ling pelecehan seksual terhadap seorang anak, oleh seorang suster senior terjadi berbagai macam reaksi.
kungan, kelompok kategorial, dan Dewan Stasi (diperankan Merryl Streep). Sang suster meyakini hal ini benar dan Kebanyakan memilih pergi, atau
pantas diwartakan agar semua pihak dapat saling memberitakannya kemana-mana. Menghadapi hal itu, sang romo tidak aktif lagi di lingkungan ter
mengetahui, saling memahami, dan terbangkitkan akhirnya lebih memilih pindah dari sekolah tempatnya bertugas. Tapi sebut, seperti sang romo pada
oleh jiwa yang sama, Kristus sendiri. Jikalau warta itu sebelum pindah dalam khotbahnya ia mencoba menggambarkan film di atas. Tapi sadarkah Anda
membangkitan inspirasi untuk makin bersemangat mengenai apa itu gosip. bila kita mengambil jalan tersebut,
menghayati iman dan terjadilah proses peningkatan Disebutkan bahwa gosip itu seumpama seorang ibu yang diminta untuk kita sebenarnya telah dikalahkan
pemanusiaan maka keselamatan mulai mengalir. naik ke atas wuwungan rumah dengan membawa bantal berisi kapuk. oleh orang yang berkualitas ren
Sesampainya di atas si ibu menggunting sarung bantal dan menyebarkan dah. Yesus pasti sudah tahu bah
Salus edisi perdana ini mengawali misinya dengan kapuk itu di udara. Jelas saja kapuk beterbangan kemana-mana, bahkan wa ada musuh dalam selimut di
mengetengahkan pemberkatan gereja. Gereja yang ada yang terbawa angin sampai jauh. Dan tebak apa yang kemudian komunitasnya, yaitu Judas, tapi
diberkati akan membawa dampak pada penyucian harus ibu itu lakukan? Si ibu diminta untuk mengumpulkan kembali toh dia tetap melakukan pelayanan
hidup jemaatnya. Kemana langkah Stasi ini selanjut kapuk yang telah beterbangan! Tentu saja ini adalah hal yang hampir penginjilan-Nya. Dan pada akhir
nya, kiranya merupakan jawab atas kemauan untuk mustahil. Dan itulah GOSIP. Salah satu bentuk penghianatan baru di nya Allah memuliakannya.
terus berkembang dan menghadirkan Kristus, Juru atara umat yang terasa benar Maka marilah kita memikirkan
Selamat. Beberapa kegiatan yang kami kemas hendak Ketika ditanya mengapa bergosip, kita cenderung mengatakan bahwa dengan benar apa yang akan kita
apa yang kita bicarakan memang benar kok. “ini realitanya”. Atau kalau ucapkan. Karena sesuatu yang te
Penanggung Jawab: Dewan Stasi Santo Laurensius Pemimpin Umum: Barnabas Nono Juarno, OSC belum yakin, biasanya ditambah dengan: “kata si anu”. lah diucapkan tidak bisa ditarik
Pemimpin Redaksi: Andre Budi Wiryawan Sekretaris: Alex Tan Redaksi: Erwin Susilo, Marcel Mandagi, Antonius Atosokhi Gea, Seorang ibu membicarakan mengenai wanita tetangganya yang sudah kembali, dan sadar bahwa apa
berumur, tapi belum juga menikah. Dalam hati si ibu, ia merasa sangat yang kita ucapkan akan menyebar
Ignatius Trihupadi, Edward Sanusi, Monike Sanusi, Imelda bersyukur sekali. “Untung aku sudah laku, dan suamiku setia”. Ada kemana-mana, terutama bila ber
Desain dan Artistik: Antonius Vito Triantori, Antonius Gunawan, Dominikus Erdiyanto lagi seorang bapak yang membicarakan temannya yang memiliki istri hubungan dengan hal yang kurang
Redaktur Foto: Dasa Didjaya, Rendy Keuangan: Iin Pratiwi, Lina Huang, Kani Tjhin, Lisadea dengan usia yang lebih tua. Dan dengan bangga ia menceritakan bahwa baik mengenai diri seseorang. Jadi,
SirkulaSsi: Stephanus Suryawan Alamat Redaksi: Gereja Santo Laurensius Jl. Sutera Utama 2, Alam Sutera, Serpong-Tangerang dia keluarga normal, karena usia istrinya lebih muda ketimbang dia. lebih baik diam, daripada ber
Hati-hati, terkadang alam suka mencobakan apa yang kita ucapkan. bicara hal yang tidak berguna dan
Fax: 021-53127225 Email: [email protected] tidak untuk kemuliaan Allah. S
04 SALUS JULI 2009 SALUS JULI 2009 37
PASTOR MENJAWAB LIPUTAN UTAMA
TANYA:
KOMUNI Pastor, pertama-tama saya sampaikan proficiat atas peluncuran majalah
BAGI SALUS! Sesuai dengan artinya, keselamatan, semoga majalah ini menjadi
MEREKA sarana yang menyelamatkan bagi umat di stasi kita. Saya ada pertanyaan
YANG menyangkut kakak saya. Pertanyaannya demikian; Kakak saya seorang
TERHALANG Katolik. Tapi pada saat pernikahan, ia bersama suaminya diberkati di
PERKAWINAN gereja Protestan. Lima tahun sudah ia membina hidup sebagai suami-
istri dan dikaruniai dua anak. Ia pun ikut gereja suaminya. Meskipun
menurut pengakuannya, ia tetap Katolik. Suatu hari Minggu ia mengikuti
misa, tanpa ditemani sang suami yang kebetulan sedang keluar kota.
Saat menerima komuni ia juga ikut menerima komuni. Pertanyaan saya,
apakah sikap yang demikian bisa dibenarkan? Saya sih sebenarnya
sudah mengingatkan dia untuk tidak terima komuni sehubungan dengan
perkawinannya tersebut, tapi dia maksa. Bagaimana langkah yang harus
diambil agar kakak saya bisa mengikuti perayaan ekaristi kembali secara
utuh dan boleh menerima komuni? Terima kasih atas jawaban Pastor.
(Monika-Umat Stasi St. Laurensius)
JAWAB: sendiri yang telah disalibkan untuk kesatuan Gereja. BBapak Kardinal Julius Darmaatmadja, SJ memberkati Gereja Santo Larensius, 21 Mei 2009
kita. Imam yang mewakili Kristus, ETAPA AGUNG KARYA TUHAN dikumandangkan membahana oleh
Monika, terima kasih atas pertanya mengucapkan kata-kata ini, tetapi Maka, kalau kakak Anda sungguh Sonus Divinus untuk menyambut iringan Bapak Uskup Agung
an dan kepedulian Anda untuk sang daya kerjanya dan rahmat datang berniat untuk kembali sebagai Jakarta bersama para imam dan petugas liturgi yang beranjak
kakak. Pertama-tama kita sebagai dari Allah. Inilah tubuh-Ku, demikian seorang Katolik, ia harus berusaha keluar dari sakristi. Perarakan membelah barisan umat yang berjajar rapi
umat Katolik mengimani bahwa ia berkata. Kata-kata ini mengubah kembali untuk mendapatkan “ju PEMBERKATAN di ramp sebelah kanan gereja dengan langkah tertata apik dan anggun.
ketika kita menerima komuni kudus bahan persembahan itu”. Sikap bah-cincin-dan-sepatu” seperti Di depan pintu gereja yang masih terkunci, Bapak Uskup disambut oleh
dalam rupa roti, sesungguhnya kita Monika untuk mengingatkan Kakak anak dalam kisah di atas. Pertama, Dewan Paroki Santa Monika, Dewan Stasi Santo Laurensius dan PPG Santo
menerima Tubuh Kristus Sendiri. Anda sangat tepat karena dia kakak Anda harus membicarakan GEREJA Laurensius.
Dalam Katekismus Katolik point sedang terhalang dengan masalah dengan suaminya, maksud kakak
1374-1375, dikatakan bahwa dalam perkawinannya. Anda untuk kembali ke Katolik SANTO Di hadapan Uskup Agung Jakarta, Bapak Haryanto Tirtohadiguno sebagai
Sakramen Ekaristi mahakudus, ter dan membereskan perkawinannya LAURENSIUS Ketua PPG Santo Laurensius menyerahkan gedung gereja yang baru saja
cakuplah “dengan sesungguhnya, Bagaimana supaya Kakak Anda secara Katolik. Datanglah kepada selesai dibangun dan mohon untuk diberkati. Bapak Uskup menyambut
secara real dan substansial Tubuh bisa kembali pada statusnya pastor paroki untuk mengurus per baik permintaan pemberkatan gereja ini dan kemudian menyerahkan
dan Darah bersama dengan jiwa sebagai orang Katolik? Anda tentu kawinan tersebut. Pastor paroki kunci pintu gereja kepada Pastor YD Widyosuhardjo, OSC untuk membuka
dan ke-Allahan Tuhan kita Yesus ingat kisah anak yang hilang di akan mengadakan penyelidikan pintu. Bersama Pastor Barnabas Nono Juarno, OSC, Pastor Widyosuhardjo
Kristus dan dengan demikian Injil Lukas 15: 11-32. Ketika si kan onik kepada kakak Anda dan membuka pintu dengan susah payah karena pintu gereja itu memang
seluruh Kristus”. Kristus hadir bungsu menyadari kesalahannya suaminya. Setelah itu pastor akan berat. Bersamaan dengan terbukanya pintu gereja, lonceng dari dalam
di dalam Sakramen ini oleh dan kembali kepada bapaknya, ia memintakan dispensasi beda ge gereja berdentang dan Bapak Uskup mengajak umat memasuki gereja
perubahan roti dan anggur menjadi disambut dengan gembira. Sang reja kepada bapak uskup. Setelah untuk melangsungkan liturgi pemberkatan gereja dan Ekaristi.
tubuh dan darah-Nya. Bapa-bapa bapak menyuruh para hambanya dispensasi keluar, disarankan kakak
Gereja men ekankan dengan te untuk mengenakan jubah terbaik, anda untuk melakukan pengakuan Pemberkatan altar Kitab Hukum Kanonik Gereja Katolik menekankan agar gedung gereja
gas iman Gereja, bahwa Sabda cincin dan sepatu kepada anaknya dosa. Setelah itu diadakan pem yang sudah selesai dibangun segera diberkati oleh Uskup. Sebenarnya,
Kristus dan kuasa Roh Kudus be yang telah kembali. Anak itu harus baharuan perkawinan. Kalau suami yang diberkati adalah seluruh gedung, tetapi untuk mewakilinya dipilihlah
kerja begitu kuat, sehingga mereka memakai pakaian yang biasa nya tetap bertahan tidak mau benda-benda yang secara langsung digunakan untuk liturgi dan devosi,
dapat melaksanakan perubahan dipakai keluarga bapaknya, cincin mengikuti kemauan kakak Anda, yakni salib, mimbar pewartaan sabda, tabernakel, perlengkapan Ekaristi,
ini. Santo Yohanes Krisostomus sebagai simbol status, dan sepatu proses tersebut bisa dilakukan patung Bunda Maria, patung Santo Yoseph, dan altar. Dalam rangkaian
menjelaskan: “Bukan manusia supaya ia bisa menjalani kembali secara pribadi. Dengan demikian pemberkatan itu, pemberkatan altar dilakukan secara khusus, yakni selain
yang menyebabkan bahwa bahan hidupnya dengan baik. Demikian status kakak Anda sebagai orang diberkati juga diolesi minyak krisma, dan didupai. Altar demikian istimewa
persembahan menjadi tubuh dan juga Gereja akan menyambut karena menjadi tempat Kristus sendiri melaksanakan kurban keselamatan.
darah Kristus, melainkan Kristus mereka yang berniat kembali pada Katolik telah dipulihkan. S Dengan pemberkatan itu maka kini gereja menjadi tempat yang sakral,
tidak sama dengan bangunan pada umumnya.
Dalam homili yang disampaikan dengan suara penuh wibawa, Bapak Uskup
mengingatkan bahwa pada saat naik ke surga, Yesus Kristus menyampaikan
pesan, “Pergilah ke seluruh dunia, wartakanlah Injil.” Bapak Uskup
36 SALUS JULI 2009 SALUS JULI 2009 05
LIPUTAN UTAMA
Penanaman pohon di plaza gereja riang gembira, kelompok-kelompok sangat pendek, mengingat semua
umat itu berfoto bersama Bapak panitia sibuk dengan pekerjaannya
mengharapkan agar siapa pun yang Uskup diselingi beberapa umat masing-masing. Untuk menyiasati
berdoa dan merayakan Ekaristi di yang mendekat Bapak Uskup untuk waktu yang sempit ini maka setiap
tempat ini menjadi ingat bahwa berjabat tangan dan mencium cin minggu panitia melakukan per
mereka sebagai orang Katolik diutus cin meterai kegembalaan. Dengan temuan secara rutin dari selepas
u ntuk mewartakan kabar gembira. penuh kesabaran Bapak Uskup Misa pagi sampai tengah hari.
Barangsiapa setia melakukannya memenuhi permintaan umat. Ke Meski berkomitmen penuh untuk
akan memperoleh perlindungan da jadian serupa berulang di tenda melakukan persiapan secara cepat
riNya. tempat ramah tamah, keluarga- tetapi tak semua bagian dapat
Dalam homili itu Bapak Uskup juga keluarga bergantian mengapit Ba menjalankannya dengan mudah
mengharapkan agar umat sanggup pak Uskup untuk difoto bersama, karena harus bekerja sama dengan
menjadi garam dunia, menjadi umat tanpa permisi apalagi bertanya pihak-pihak lain. Tim Liturgi setiap
basis yang mewartakan kehidupan apakah beliau berkenan. Memang, kali harus melakukan konsultasi
yang baik, dan menghilangkan ke kesempatan langka harus dimanfa dengan Sekretaris Uskup, Pater
hidupan yang tercela. Hendaknya atkan. Padmoseputra, SJ untuk mengatur
umat Katolik senantiasa memegang Bapak Uskup menyempatkan diri rangkaian liturgi dan pembuatan
dan mewartakan kebenaran. Se untuk beramah tamah sejenak buku Perayaan Ekaristi. Peralatan-
moga Yesus Kristus menguasai hati dengan umat dan undangan di peralatan yang berkaitan dengan
setiap orang yang kita doakan. tenda ramah tamah. Acara se materi pemberkatan pun harus
Di penghujung acara yang ber derhana ini diawali dengan pemo disiapkan jauh hari sebelumnya.
langsung di dalam gereja, Bapak tongan kue tart istimewa berbentuk Demikian halnya dengan Tim Buku
Uskup menandatangani Prasasti gedung gereja Santo Laurensius, Kenangan yang harus berg ulat
dan kemudian melanjutkan acara persembahan Bapak Yongki Guna mengumpulkan data dan menyaji
penanaman pohon di plaza gere wan, dari Sutera Narada. kannya sebaik mungkin supaya
ja. Selain Bapak Uskup, secara ber Kue tart yang unik ini mengundang menjadi catatan awal yang layak
samaan Pastor YD Widyos uhardjo, decak kagum dan perhatian mere atas sejarah perkembangan Gereja
Pastor Barnabas Nono Juarno, dan ka yang hadir; bahkan banyak di Katolik Stasi Santo Laurensius.
Bapak Haryanto Tirtoh adiguno ju antara mereka tidak mau me Bagian sekretariat, pencari dana,
ga menanam pohon di area yang lewatkan kesempatan untuk meng pengatur acara, dan perlengkapan
sam a sebagai tanda bahwa Gereja abadikannya. pun disibukan dengan koordinasi
mempunyai kepedulian terhadap Momen istimewa bagi umat Stasi dengan pelbagai pihak. Syukur ke
lingkungan hidup. Santo Laurensius ini berlangsung pada Tuhan, dukungan dan kerja
Di bawah terik matahari yang lancar dan terasakan getar ke sama para ketua lingkungan dan
sangat menyengat kepala, kelom agungan liturgi yang dipimpin oleh semua orang yang diminta untuk
pok-kelompok umat sudah me Bapak Uskup didampingi oleh 17 mengambil bagian dalam pelbagai
nga ntre di tangga gereja dan imam dari Paroki Santa Monika, tugas menyambutnya dengan an
mendaulat Bapak Uskup untuk paroki-paroki sedekenat Tangerang, tusias dan tulus hati. Saat latihan
berd iri di tengah mereka guna Vikaris Jendral Keuskupan Agung bersama digelar pada hari Minggu
foto bersama. Dalam suasana yang Jakarta, dan Sekretaris Bapak Us sore, 17 Mei 2009 hampir tak ada
kup. Koor Sonus Divinus asuhan yang absen; sangat membanggakan
Cornelius Selo Atmanto yang ang bahwa semua pihak menjalankan
gotanya merupakan gabungan tugasnya dengan penuh tanggung
umat Lingkungan Leander, Klara, jawab dan bersedia bekerja sama
Johannes de Britto, dan Benedictus dengan mudah.
ini berhasil mendukung liturgi Wawan dan Didik tak dapat tidur
menjadi terasa agung dan khusyuk. nyenyak karena harus mengatur
Mereka bukan hanya menghadirkan agar liturgi yang menjadi acara inti
suara yang indah tetapi juga tampil pemberkatan gereja dapat ber
mempesona dengan pakaian yang jalan lancar. Lisman Zasli yang all
megah. Hadirnya iringan orkestra out menyiapkan sound system
dari Lippo menjadikan suasana senantiasa berkebat-kebit untuk
lebih istimewa. menjamin bahwa tayangan monitor
Lancarnya perhelatan monumental dan sound system tidak ngadat
ini tak lepas dari kerja keras panitia selama perhelatan berlangsung.
di bawah koordinasi Johannes Meski sudah lewat tengah ma
Winata. Dua bulan waktu untuk lam, menjelang pelaksanaan pem
menyiapkan acara ini sebenarnya
06 SALUS JULI 2009
ANTARKITA LIPUTAN UTAMA
TEMPAT BAGI SEMUA
Oleh: IRMA KOSWARA
Cintakasih Tuhan‘kepada umatNya‘ kawannya dari Biro Tunanetra Lae
itu tanpa batas. tetia, Lembaga Daya Dharma KAJ.
Bekerja sama dengan Yayasan Santo Penandatangan prasasti peresmian gereja
Demikian hendaknya, Mikael, pada tanggal 13 Mei 2006,
rumah Tuhan terbuka untuk KHARIS mengadakan rekoleksi berkatan, Vincent Gunawan yang ber acara dimulai. Umat menyalami Uskup dengan sukacita
pertamanya dengan mengangkat tanggung jawab atas perlengkapan Begitu Misa usai, beberapa orang
setiap umatNya tema “MENGAPA AKU, TUHAN?”, dan Erwin Tejaksusuma, penanggung bertanya-tanya, mengapa yang tingnya mensyukuri gereja yang
kemudian perayaan HIPENCA jawab acara, masih terlihat me dipersilakan mengikuti ramah tamah telah kita bangun dengan kelebihan
Gereja Santo Laurensius mewujudkannya dalam penyelenggaraan berupa Misa dan pentas seni pada meriksa persiapan terakhir bersama bersama Bapak Uskup hanya tamu dan kekurangannya. Kita juga diajak
Hari Internasional Penyandang Cacat atau HIPENCA pada tanggal tgl 3 Desember 2006 di gereja Johannes Winata. undangan; bukankah setiap Natal mengingat kesulitan-kesulitan yang
6-7 Desember 2008. Misa, ramah tamah, dan pameran alat bantu St.Monika.KHARISjugamengadakan Karangan bunga ucapan selamat dan Paskah saja biasanya disediakan dihadapi Paroki St. Agustinus dan
dan hasil karya para penyandang cacat terselenggara berkat kerja sama sarasehan pada tanggal 2 Desember yang berjajar di sepanjang jalan makanan untuk siapa saja. Demikian St. Bernadet dalam membangun
Stasi Santo Laurensius dan Kharis, suatu paguyuban keluarga yang memiliki 2007, dan juga menyelenggarakan masuk menciptakan suasana ke juga dengan buku kenangan, ada gereja; demikian juga untuk umat
anggota keluarga berkebutuhan khusus, didukung oleh para pemerhati dan peringatan HIPENCA di gereja bahagiaandankebanggaan.Tampak yang mempertanyakan mengapa di Villa Melati Mas yang baru
relawan. Stasi St.Laurensius pada tanggal 8 di ataranya, ungkapan kegembiraan buk u yang diberikan kepada umat mulai membangun. [andre, marcel,
Tema “Tempat Bagi Semua” yang dikembangkan mengingatkan kita bahwa Desember 2007. dari OMNI Hospital, Pralon, Alam mesti dibedakan dengan undangan; trihupadi] S
gereja adalah tempat untuk semua orang karena diundang Yesus untuk ikut Untuk meningkatkan pelayanan Sutera Tbk, Santa Laurensia, PT ada pula yang mengeluh karena foto
dan duduk bersama dalam Perjamuan KudusNya. Semua orang mempunyai KHARIS kami mengundang pa Kwinto Vitarus, Deppo Bangunan, dari lingkungannya tidak termuat
hak dan martabat yang sama di pesta perjamuan Tuhan, termasuk para ra orangtua dan simpatisan un Sonus Divinus, Kawasan Industri dalam buku kenangan tersebut.
penyandang cacat yang sering mengalami kendala khusus untuk hadir tuk saling berkomunikasi dan sa MM2100, Bapak Agus Susanto, dan Ada pula orang yang melontarkan
dalam Misa, baik kendala fisik maupun psikologis. ling mendukung melalui milis Bapak Rusfly Wongso. pertanyaan mengapa wc hanya
Meski mempunyai keinginan kuat untuk hadir dalam perjamuan kudus, [email protected]. Jam 06.30 beberapa umat sudah ters edia di aula yang lokasinya
banyak orang yang berlabel penyandang cacat sering memilih tidak hadir Informasi tentang Kharis dapat mulai berdatangan. Mereka ber cukup jauh dari gereja. Tiang besar
dalam misa karena merasa dianggap berbeda dari mereka yang sehat. diperoleh dari Made Wetane 0812- gegas mencari tempat duduk. Ada yang berjajar sebagai penopang
Atas inisiatif beberapa orang tua yang mendapatkan dukungan penuh dari 9106628, Irma 0857-10006488, yang terperangah, karena sebagian bangunan pun tak luput dari sorotan
Pastor Yan Sunyata, OSC (alm.), pada tanggal 27 Mei 2001 dibentuklah Ida 70758804, Purnomo Suwargo besar tempat duduk direservasi karena menghalangi umat untuk
KHARIS dengan visi memberikan pelayanan kasih dan kemanusiaan kepada 70728808 / 0816-1808587. untuk para tamu undangan. Tak dapat bertatap pandang dengan
anak-anak berkebutuhan khusus dan keluarganya. Pelayanan ini akan berhasil kalau dapat dielakkan, beberapa umat imam saat mengikuti Misa.
Bermodal semangat melayani penuh kejujuran, KHARIS menyelenggarakan ada komitmen banyak pihak. merasakan kesal karena tidak Mendengarkan masukan-masuk
pertemuan-pertemuan kecil antar para orangtua. Dengan keterbatasan Tentu juga merupakan tantangan mend apat tempat duduk di dalam an ini Pastor Nono Juarno me
waktu dan tenaga yang sudah sangat tersita pekerjaan dan merawat anak, tersendiri bagi Gereja untuk meng gereja justru pada saat yang nyampaikan tanggapan melalui
pengurus berusaha menjalankan organisasinya. Ternyata, perjuangan ikutsertakan para penyandang ca istimewa semacam ini, padahal em ail yang dirilis pada tanggal 27
ini menghadapi banyak tantangan seperti cemooh, sindiran, bahkan cat dalam setiap aspek kehidupan mereka sudah datang jauh sebelum Mei 2009. Beliau menekankan pen
penolakan. Gereja, dan membuat cinta kasih
Lambat laun, pengurus pun menyadari bahwa mereka harus banyak belajar Yesus benar-benar dapat dirasakan
untuk menjadi lebih sabar, lebih banyak berdoa dan introspeksi dalam bagi semua orang. Respon positif
melakukan pendampingan. yang sudah dimulai oleh Stasi
Santo Laurensius tentu akan
menjadikan Gereja Stasi Santo
Laurensius sebagai Gereja yang
terbuka bagi semua. Semoga spirit
Santo Laurensius makin berkobar
di tengah kita. S
Dalam pergulatan ini muncul pula dukungan dari Sdri. Mimi dan kawan-
34 SALUS JULI 2009 SALUS JULI 2009 07
LIPUTAN UTAMA ANTARKITA
Uskuplah yang berhak mendirikan
sebuah paroki (Kan. 515 a. 2).
Bapak Uskup meninjau lingkungan gereja sebelum diberkati. Peningkatan status menjadi paroki MEMBANGUN
tidak serta merta terasakan adanya KELOMPOK BASIS
LANGKAH perubahan drastik meskipun per DENGAN
MENUJU PAROKI ubahan itu bukanlah hal yang se PENDALAMAN
derhana. Paroki merupakan suatu KITAB SUCI DAN
jemaat kaum beriman kristiani PENDALAMAN IMAN
yang dibentuk secara tetap yang
reksa pastoralnya oleh uskup di Oleh: Imelda
percayakan kepada pastor paroki
Perhelatan besar baru saja kegiatan seksi-seksi dan kategorial sebagai gembalanya sendiri (Kan. Lingkungan-lingkungan yang berada di wilayah Laurensius VII dan XII yang kuat diibaratkan dengan bara.
usai. Gereja Katolik Santo pun berjalan dengan antusiasme 515 a.1). Pendirian paroki dengan sudah tidak asing lagi dengan Kelompok Sharing Iman dan Kelompok Kalau bara tersebut tidak dibakar
Laurensius kini telah diberkati yang tinggi. sendirnya menjadikan organisasi Pendalaman Alkitab di wilayah mereka. Kelompok sharing iman ini dan dihidupkan (kabar gembira
oleh Kardinal Julius Darmaarmadja, Dalam bulan-bulan terakhir ini kita ini sebagai badan hukum Gereja dimulai dengan beberapa orang dan lama kelamaan makin berkembang. tidak diwartakan) maka lama
SJ, Uskup Agung Jakarta. Dengan menyaksikan menggeliatnya ke yang harus memikul kewajiban dan Apa resepnya? Wilayah VII & XII ternyata telah mempunyai Redaksi kelamaan bara tersebut juga pasti
demikian gedung gereja itu telah giatan kaum muda, bertambahnya tanggung jawab lebih besar. Kelompok Sharing Iman dengan Penasihat Pastor Nono Juarno, OSC akan padam.
menjadi rumah Tuhan yang jadwal Misa pada Minggu sore, Bapak Sonny Affandi, Wakil Ketua dan Ketua Wilayah Laurensius VII & XII sendiri. Redaksi KSI biasanya Lalu bagaimana dengan filosofi “api
terbekati sebagaimana diamanatkan diselenggarakannya Novena Roh Dewan Stasi, menjelaskan bahwa menerbitkan warta KSI setiap hari Sabtu dengan isi renungan sesuai unggun?” Orang mematikan api
Kan. 1217 Kitab Hukum Kanonik. Kudus, Misa Jumat Pertama yang Dewan Stasi Santo Laurensius Kalendar Liturgi gereja, info iman dan tanya jawab iman sesuai tema yang unggun dengan menyiramkan air
Meskipun gedung pastoran dan dilanjutkan dengan adorasi kepada secara bertahap sudah menyiapkan dipilih. Warta KSI ini sudah berumur lebih dari 133 minggu, sedangkan atu mencerai beraikan onggokan
gedung pastoral belum terbangun Hati Kudus Yesus. Bertumbuhnya pengajuan status stasi menjadi media yang dipilih adalah email. Memang tidak semua warga mendapatkan kayu, lama kelamaan api akan
namunperibadatanuntukpelayanan aktivitas ini pasti tidak akan ber paroki melalui PGDP Santa Monika. warta; hanya keluarga yang tercatat sebagai kelompok doa sajalah yang mati. Iman yang kuat diibaratkan
rohani umat Stasi Santo Laurensius henti di sini, sebaliknya akan terus Persiapan itu antara lain dalam mendapatkannya (dikenal dengan LINGKAR=LINGKARAN DOA KELUARGA). dengan kayu yang menyala, tapi
sudah dapat berjalan lancar. bermunculan. Selain tumbuh da bentuk mengusahakan agar reksa Masing-masing keluarga pendoa secara bergiliran mendoakan intensi kalau tidak berkomunitas, tidak
Seiring dengan selesainya pem lam kuantitas kegiatan tentu kita pastoral dapat berjalan lancar dan doa setiap hari secara bergiliran. Ini merupakan suatu aktifitas iman saling mengenal secara pribadi
bangunan gereja, dalam buku ke berharap akan meningkatnya ku memenuhi kebutuhan umat baik itu yang patut dicontoh oleh lingkungan/wilayah lainnya. dengan keluarga atau tetangga
nangan akan pemberkatan Gereja alitas buah-buah rohani yang me menyangkut pelayanan sakramen- Kelompok lain yang lebih dikenal sebagai Kelompok Pendalaman Alkitab maka imannya lama kelamaan
Santo Laurensius yang dibagikan nyertainya. sakramen, pengajaran, pembinaan (KPA) wilayah Laurensius VII dan XII lebih banyak belajar bersama sama akan padam. Bersatu kita teguh,
kepada seluruh keluarga Katolik di Tak jarang umat bertanya, kapan jemaat, dan sebagainya. Kegiatan- tentang Alkitab dan sabda Allah dengan metode Bible to life. Materi bercerai kita runtuh. Demikianlah
Stasi Laurensius kita dapat meng Stasi kita menjadi Paroki? Kalaupun kegiatan yang dikelola oleh seksi- kebanyakan berasal dari Studi Kitab Suci di Lembaga Biblika Indonesia semboyan mereka.
amati bahwa Umat Stasi Santo status masih stasi, layanan yang seksi dalam Dewan Stasi selama (Biblika Lippo Karawaci). Pertemuan KPA biasa diadakan sebulan sekali Redaksi warta KSI berharap, KSI
Laurensius pun berkembang secara sebenarnya diperlukan umat boleh ini sudah berjalan dengan baik dan dengan mengundang seorang Pastor atau bisa juga seorang pengajar. dan KPA menjadi sarana untuk
nyata. Perkembangan itu tampak dibilang kita tidak mengalami ham mendorong banyak umat untuk Sayangnya, karena keterbatasan tenaga sering membuat KPA tidak menjalin komunitas basis gereja
jelas dalam aneka kegiatan dan pe batan. Meski demikian, jelaslah makin melibatkan diri. berjalan lancar. yang hidup dan bisa mewujudkan
mekaran lingkungan-lingkungan Dewan Paroki Santa Monika dan Selama ini, Stasi juga sudah ber Pantas dicatat bahwa KSI dan KPA ini mempunyai filosofi “Tukang Sate” persaudaraan sejati. S
yang sangat pesat. Dari semula Dewan Stasi Laurensius telah usaha untuk mandiri dalam pen dan “Api Unggun”. Saat orang membakar sate, tentu perlu bara, Iman
hanya empat wilayah pada saat merintis jalan menuju terwujudnya danaan kebutuhan-kebutuhan Sta
mulai membangun gereja, kini wi paroki, namun perlu disadari bahwa si, baik untuk penyelenggaraan
layah telah menjadi 14. Pelbagai ibadat-ibadat, perawatan gedung,
dan kebutuhan lain yang tentu saja
makin besar jumlahnya. Meskipun
gereja ada, bahkan sudah digunakan,
tetapi jika menjadi paroki maka
gedung pastoran sangat dibutuhkan.
Kecuali itu, persiapan yang sedang
dilakukan adalah memperjelas
dan menegaskan teritori. Bersama
dengan Dewan Paroki Santa Monika,
Santo Laurensius sudah mulai
mempelajari dan membahas batas-
batas yang berhubungan dengan
Paroki Santa Helena, perbatasan
dengan Paroki Santa Bernadet,
dan yang berbatasan dengan Stasi
08 SALUS JULI 2009 SALUS JULI 2009 33
ANTARKITA LIPUTAN UTAMA
PEMEKARAN Ambrosius. Batas-batas wilayah ini
LINGKUNGAN DAN merupakan merupakan hal yang
WILAYAH penting baik bagi Paroki maup un
umat sendiri, karena hal ini ber
Oleh: Antonius A. Gea kaitan dengan masalah-masalah
adm inistratif dan reksa pastoral.
Angka keramat yang menjadi jumlah wilayah dan Barbara ditetapkan berada dalam lingkup wilayah Penambahan jadwal Misa pada Pastor YD. Widyosuhardjo, OSC Kepala Paroki Santa Monika
di Stasi Santo Laurensius pecah sudah. Dalam baru, yakni Wilayah Laurensius XIV, dan Ketua Wi Minggu sore diharapkan dapat men
rapat Pengurus Wilayah dan Lingkungan di layahnya adalah Bapak Lam. jawab kebutuhan umat untuk dapat semakin mengenal dan rindu untuk kumpulkan dan diberi penyegaran
Wilayah Laurensius III pada 8 Juni 2009, diputuskan Di samping itu, juga ditetapkan perubahan nama mengikuti Misa secara lebih khusuk. membaca Kitab Suci, mengalami semangat serta dibekali kiat untuk
adanya pemekaran wilayah. Delapan lingkungan pelindung lingkungan sebagai berikut: Pelindung Memang, dengan dua kali Misa perjumpaan dengan Allah yang dapat memikat anak supaya mereka
yang berada dalam lingkup Wilayah Laurensius III Lingkungan Bernardus 1 adalah St. Bernardus; setiap Sabtu-Minggu gereja tidak sungguh hadir dalam hidup kese makin mengenal Yesus. Bina Iman
dibagi menjadi dua kelompok. Lingkungan Bernardus Lingkungan Bernardus 2 adalah St. Yosep; dan dapat menampung kerinduan umat harian mereka serta berani dan mau Remaja yang ada di kawasan Gading
1, Bernardus 2, Bernardus 3, Maria de Lourdes, Lingkungan Bernardus 3 adalah St. Isidorus. Dalam untuk Misa bersama. Meskipun mewartakan Injil. Lebih lanjut, Bapak Serpong malahan sudah eksis dan
dan Maria Fatima disepakati tetap berada dalam kesempatan itu terjadi pula penggantian Ketua tidak mengurangi keabsahan Misa, Eddy Badarudin, Ketua Sie KKS, sangat giat sejak beberapa tahun
lingkup Wilayah Laurensius III, dan ketua wilayahnya Lingkungan Barbara, yakni dari Bapak Iwan ke Bapak tetapi mengikuti Misa di aula cukup men gatakan bahwa mulai tahun yang lalu. Gerakan itu sekarang
dipercayakan kepada Ibu Meiliana Ramli. Sementara Agung. S berbeda dengan kalau mengikutinya 2010 akan diselenggarakan Kursus makin dikembangkan secara sistem
itu, tiga lingkungan lainnya, yakni Stefanus, Tarsisius, di gereja. Tentu saja, penambahan Evangelisasi Pribadi (KEP). Dari KEP atis di bawah koordinasi Bapak Joni
ini menyangkut ketersediaan imam ini diharapkan makin banyak orang Clemens. Demikian juga halnya
yang melayani. Sedapat mungkin mau berkarya di ladang Tuhan. dengan kaum muda yang berusia
memang harus dihindarkan tugas Orang Muda Katolik (OMK) SMA sampai yang sedang bertekun
Misa seorang imam yang berkali- Sebagian besar warga Stasi Santo di bangku kuliah. Bahkan, mulai
kali dalam satu hari; bukan hanya Laurensius adalah keluarga muda. dirintis pembentukan Kelompok
melelahkan tetapi memimpin Misa Setiap Minggu dapat disaksikan Karyawan Muda Katolik (KKMK).
bukanlah perkara teknis yang tidak begitu banyak keluarga hadir ke KKMK adalah sebuah wadah bagi
membutuhkan penghayatan. misa dengan membawa serta bayi, kaum muda yang sudah lulus
Setiap seksi dalam Dewan Stasi ber anak-anak, dan remaja. Sering ter kuliah, baik yang belum maupun
upaya terus meningkatkan program dengar keluhan, suasana misa ti sudah bekerja, asalkan mereka
dan layanan yang makin membantu dak khusuk karena ada anak yang masih lajang. Dalam kelompok
berkembangnya umat sehingga siap lari-lari, berteriak, atau main-main. ini, mereka dapat saling berbagi
menjadi saksi kehadiran Kristus me Tentu, keadaan ini perlu diperbaiki. informasi mengenai spirit dan dunia
lalui hidup dan karyanya. Sekadar Tetapi, kita harus bersyukur akan kerja. Faedah lainnya, diharapkan
membagi gambaran tentang pe banyaknya anak, remaja, dan kaum mereka dapat saling menyemangati
layanan yang sedang berjalan, pada muda pada umumnya. dalam menjaga imannya, termasuk
kesempatan ini Salus akan meng Karena itulah, Stasi memberi per juga mengurangi terjadinya kawin
utarakan beberapa di antara ke hatian serius untuk pendampingan campur yang belakangan cenderung
giatan yang sedang digalakkan. dan pembinaan kaum muda. Saat meningkat.
PEWARTAAN ini, hampir di setiap lingkungan PENDAMPINGAN PASANGAN
Pendalaman iman pada masa sudah berjalan kegiatan bina iman SUAMI-ISTRI (PASUTRI)
Adven, pra Paskah, dan Bulan Kitab anak. Para pendampingnya pun di Salah satu faktor penting dalam
Suci Nasional telah menjadi kegiatan
rutin di tiap-tiap lingkungan. Gereja
meyakini, kegiatan ini perlu dan
sangat berguna bagi umat. Tak perlu
menutup mata, kenyataannya, tang
gapan dan minat umat untuk meng
hadiri kegiatan macam ini terbilang
masih sangat rendah.
Seksi Kerasulan Kitab Suci tak tinggal
diam. Mereka menyelenggarakan
pelatihan dan seminar untuk me
ningkatkan pelayanan supaya da
pat efektif. Spiritualitas Kitab Suci
Emmaus Journey (EJ) pun membuka
alternatif lain yang bisa dijadikan
pilihan. Melalui EJ, diharapkan umat
32 SALUS JULI 2009 SALUS JULI 2009 09
LIPUTAN UTAMA ANTARKITA
pertumbuhan iman adalah ke mem ulainya. Begitu pula dengan mayoritas bernadakan kekaguman LINGKUNGAN
luarga. Karena itulah, Seksi Kerasul harapan Pastor Yohanes Subagyo dan pujian. Sebagian dari mereka ROBERTUS BELLARMINUS
an Keluarga berupaya untuk Pr, Vikjen KAJ, yang menyatakan menyatakan keinginannya untuk
memb uat program yang dapat sesaat setelah Misa Malam Pask ah datang dan mengikuti misa di sana. Bandung, 7 Juni 2009, Agus Setiawan
memb antu keluarga-keluarga me bahwa gereja ini megah; mudah- Kenyataan ini tentu menggelitik kita
rawat api cinta di antara pasutri dan mudahan persekutuan umat ber akan adanya keengganan sementara Berawal dari pertemuan rutin saat Doa Rosario di Bulan Mei an ketangkasan lainnya. Sementara
keluarganya. Salah satu kegitan yang iman di kawasan ini juga sem egah umat di Stasi Santo Laurensius untuk kemarin, kami, keluarga besar Lingkungan St. Robertus Bellar orangtuanya sibuk makan sosis yg
segera hendak dijalankah adalah gerejanya. Akan menjadi Gereja hadir dalam Ekaristi, berjumpa de minus yang dimotori oleh Bapak Budijantan bersepakat untuk me memang menjadi ciri khas tempat
menyelenggarakan Misa Ulang Ta macam apakah umat Stasi Santo ngan Tuhan Yesus. nyelenggarakan rekreasi keluarga ke Bandung. Tanpa rapat dan mem ini... yummy.
hun Pernikahan setiap akhir bulan. Laurensius ini kelak? Salah satu Fenomena di atas hanyalah salah bantu panitia resmi kami bergerak cepat untuk merealisasikan gagasan Selanjutnya kami juga mampir ke
Bapak Henry Judianto, Ketua Seksi faktor yang menentukan adalah satu tantangan yang dihadapi dalam ini. ‘Rumah Mode’ yang merupakan
Kerasulan Keluarga, meyakini bah rasa tanggung jawab semua umat membangun semangat umat untuk Hari Minggu 7 Juni, semua peserta berjumlah 29 orang (8 keluarga) surga belanja para ibu (padahal
wa peringatan ulang tahun per untuk menghayati Sabda Tuhan dan aktif menggereja. Stasi ditantang berkumpul pukul 06.00 pagi. Diawali dengan doa, kami meluncur ke di Jakarta juga banyak diskonan,
kawinan dapat meneguhkan dan menerjemahkannya dalam perilaku untuk membangunkan mereka ‘Pertapaan Karmel OCD’, Lembang, Bandung. Suasana gembira dan lho jeng....). Para ibu langsung
menumbuhkan semangat peng dan kehidupan menjemaat secara yang terlelap dalam keengganan sukacita langsung tercipta sejak di dalam bus, apalagi dengan munculnya men yerbu dan berbaur dengan
hayatan janji setia yang telah mereka bersama. dan ketidakpedulian, baik dalam sajian snack pagi yang langsung disantap para peserta (maklum belum keramain pengunjung saat itu,
nyatakan di hadapan Tuhan. Dari Ada beberapa umat yang memper perayaan Ekaristi maupun dalam sarapan, kali ye...). seolah akan kehabisan stock. Se
pasutri yang harmonis, akan lebih tanyakan, apakah memang dibutuh aneka kegiatan stasi dan lingkungan Perjalanan berjalan lancar tanpa kendala apapun sehingga tepat mentara itu, para bapak dan anak
mudah membentuk keluarga yang kan bangunan gereja semegah itu? supaya akhirnya kedekatan dengan jam 10.00 kami sudah tiba di Lembah Karmel. Gapura “Akulah Jalan, nya diuji kesabarannya menunggu
harmonis. Rencana lainnya yang Bukankah Tuhan tidak meminta Tuhan membuat hidupnya makin Kebenaran dan Hidup” menyambut kami memasuki area jalan salib. sambil menikmati makanan ringan
sedang diramu adalah memberikan bangunan yang indah sebagai ru membuahkanperkembanganrohani Setiap keluarga diberi kesempatan secara pribadi untuk jalan salib di beberapa cafe.
layanan konseling keluarga, khu mah-Nya? Bukankah Yesus sendiri dan sebaliknya, suka-duka hidupnya atau berdoa di depan patung Bunda Maria dan replika makam Yesus. Kalau sudah ke Bandung jangan
susnya bagi pasutri yang membutuh malah memilih lahir di kandang dibawa ke hadapan Tuhan bersama- Suasana pagi yang cerah dengan udara sejuk menemani suasana doa lupa beli oleh-oleh.., maka kami
kan pendampingan. hew an yang kotor dan hina? Tan sama dengan saudara seiman. saat itu. Tampak beberapa keluarga begitu khusuk berdoa mengucap minta sejenak di ‘Kartika Sari’.
MENUMBUHKAN TANGGUNG pa mengabaikan pandangan dan syukur serta mohon pendampingan dalam hidup melalui perantaraan Karena sudah sore, beberapa pe
JAWAB masukan mereka, diyakini pula Semoga Roh Tuhan menaungi dan Bunda Maria. ‘Ya Bunda, sampaikanlah doa-doa umatmu ini kehadirat serta kecewa , penganan yang di
Pastor Fabianus Pr saat membawa bahwa keindahan gedung gereja membimbing langkah kita untuk Putramu Yesus’ idamkan sudah habis...(ya nasib
kan Seminar Liturgi bulan Maret akan mampu memikat dan men menjadi Gereja Paroki yang mampu Setelah kami berfoto bersama, langsung jajan makanan khas Bandung deh...)
2009 lalu menyatakan bahwa ben dorong sebagian orang untuk me menebarkan kasih Tuhan, sehingga di area luar gereja. Mie Kocok, Bubur Ayam, Somay, Sate Kelinci dan Waktu sudah pukul 18.00, saatnya
tuk fisik gereja Santo Laurensius ini nemukan Tuhan. Kalau Anda me makin besar dan harumlah namaNya beberapa cemilan menjadi sasaran peserta. Pemberhentian berikutnya santap malam bersama di ‘Raja
memang bagus dan indah, namun nyimak komentar orang terhadap di antara kita.(Ewin, Marcel, Andre) S adalah ‘Cafe Sumur’, tempat peserta bisa santai sejenak sambil minum Sunda’. Gurami goreng, ayam saos
dalam upaya menjadikannya se foto gereja Santo Laurensius melalui susu segar, sementara anak-anak dapat melihat sekilas peternakan sapi mentega, kangkung dan lalapan
bagai tempat kesaksian iman umat jejaring facebook yang muncul di di areal itu. terasa sangat nikmat! Suasana
beriman, gereja ini masih baru halaman (pages) Gereja Katolik, Untuk menyenangkan hati anak-anak yang adalah buah hati keluarga, memang menggembirakan. Tiba di
tercatat lebih dari 100 komentar; kami mampir ke ‘Rumah Sosis’. Di sana, mereka dapat bermain sepuasnya rumah pukul 22.15 pun tak dirasa
seperti flying fox, mobil ATV, berenang, mancing, dan beberapa permain melelahkan. S
Bapak Uskup berbincang dengan Dewan Stasi perihal pemaanfaatan dan pemeliharaan gereja.
10 SALUS JULI 2009 SALUS JULI 2009 31
JEJAk TELADAN TEROPONG UMAT
MSAENNGETNOAL LLEABIHUDREKEANT SIUS KITA BERTANGGUNG
JAWAB ATAS
menraktir Anda, tiba-tiba dituduh menjadi penjahat berbahaya oleh pemerintah, BERKEMBANGNYA
dituntut dihukum mati, dan sedang dicari antek-anteknya, apakah Anda berani GEREJA
menyatakan bahwa Anda adalah anak buahnya dan memberikan dukungan
kepadanya di muka umum?
Pada saat menjelang eksekusi Paus Sixtus II, St. Laurensius berkesempatan bertemu
dan bertanya mengapa Paus Sixtus II meninggalkan dirinya. “Mengapa dikau tidak
mengajak Diakon-mu? Dikau tidak pernah menghadap altar persembahan tanpa
hambamu, mengapa sekarang dikau menghadapinya tanpa diriku?”
Oleh: EDWARD SANUSI Test Kedua Oleh: GREGORIUS Sugiresky
Anda diminta menjadi bendahara suatu organisasi amal kemanusiaan, dan seorang
Hujan meteor yang disebut diri mengelola dana ratusan juta rupiah. Seorang pejabat korup berhasil mendakwa Gereja Stasi St.Laurensius yang terdapat patung kedua belas rasul tersebut makin berkembang ma
Perseids selalu terjadi setiap organisasi Anda melakukan kejahatan, dan meminta Anda menyerahkan uangnya sangat kental dengan gaya dengan ambience lighting yang ka dibutuhkan kontribusi dan par
tahun. Di beberapa hari bulan kepada dia, dengan ancaman hukuman mati kalau Anda menolak. Apa yang Anda gothicnya kini berdiri megah menambah suasana lebih nyata dan tisipasi umat, antara lain dengan
Agustus, orang yang tinggal di belahan lakukan? Langkah logis pertama adalah menyerahkan uang tersebut. Langkah logis dan kokoh di kawasan Alam Sutera, hikmat. melibatkan diri dalam kegiatan-
bumi utara bisa melihat lebih dari 60 kedua, kabur saja membawa ratusan juta tersebut untuk memulai hidup baru. Serpong. Sungguh amatlah berarti Selaras dengan bangunan yang keg iatan tersebut. Kita semua sa
meteor terhempas di atmosfir bumi Tapi… terpikirkah bagi Anda untuk mengambil duitnya, memberikannya kepada dan terbayar sudah penantian yang membanggakan kita juga merasakan dar, tidaklah mudah mencari re
setiap menitnya. Hujan meteor Perseids orang yang sama sekali Anda tidak kenal, dan kemudian menghadap pejabat sambil cukup lama bagi umat Katolik yang kehidupan umat yang sungguh lawan bagi Tuhan yang siap-sed ia
yang indah ini, oleh orang Italia, di menasihatinya? bermukim di wilayah sekitarnya. terjalin erat dan saling mendukung. meluangkan waktu menjadi pe
sebut sebagai ‘tangisan membara Itulah yang dilakukan St. Laurensius! Pada saat St. Laurensius diminta untuk Meskipun Gereja St. Laurensius Kenyataan ini antara lain tampak layanNya. Namun, keharmonisan
Santo Laurensius’ (burning tears of St. menyerahkan harta Gereja kepada kekaisaran Roma setelah Paus Sixtus II dihukum secara fisik megah dan kokoh, tidak jelas dalam suasana ramah tamah dan keakraban antarumat dapat
Lawrence). Ya, itulah Santo pelindung mati, St. Laurensius segera membagi-bagikan kekayaan gereja kepada para ada sedikitpun kesan angkuh yang yang akrab di halaman gereja setiap menjadi satu modal datangnya re
gereja kita. Namanya menjadi bagian kaum miskin, dan kemudian pada saat menghadap, dia mengajak kaum miskin dirasakan oleh umat. Setiap Sabtu usai Ekaristi antara pastor, pengurus, lawan baru untuk melakukan pe
dari fenomena alam ini karena biasanya dan menyatakan bahwa merekalah harta Gereja yang lebih berharga dari harta dan Minggu umat Katolik dengan dan umat. Suasana macam ini layanan. Kita semua juga berharap
hujan meteor itu berlangsung di per kekaisaran Roma. Nah, tidak mungkin akal sehat kita melakukan hal ‘segila’ yang latar belakang sosial, ekonomi dan sungguh indah dan menciptakan agar mereka yang selama ini sudah
tengahan bulan Agustus, dimana 10 dilakukan St. Laurensius, bukan? budaya yang berbeda-beda datang kedamaian di dalam atmosfir gereja. aktifhendaknyatidakpernahmerasa
Agustus adalah hari Santo Laurensius, Yah, kita sama-sama tahu apa yang terjadi pada St. Laurensius akibat memegang untuk bersatu dan bersekutu dalam Umat yang hadir juga sangat antusias bosan untuk mengajak umat yang
dan Santo Laurensius memiliki teladan teguh prinsip yang diyakininya benar itu. Tanggal 10 Agustus 258, St. Laurensius perjamuan Ekaristi yang kudus dan untuk mengikuti Ekaristi dengan belum berperan secara aktif untuk
luar biasa terutama di kota Roma, yang dieksekusi dengan cara dipanggang dengan alat pemanggang seperti layaknya hikmat. Sungguh terjadilah keber tenang dan hikmat. Sarana ruang melibatkan diri dalam kegiatan ge
diingat hingga hampir 2000 tahun se pemanggang ikan (gridiron). Kata-kata terakhirnya adalah “Bagian sisi sini sudah samaan yang harmonis dan tak yang luas di aula cukup mendukung reja. Ada banyak cara yang dapat
telah kematiannya. matang, balikkan ke sisi satunya, ambillah sepotong” (Assum est, inquit, versa et ternilai di dalam rumah Tuhan yang untuk menampung umat yang tidak dilakukan untuk mewujudkan hal ini,
ApasihyangmenyebabkanSt. Laurensius manduca). kudus ini, apalagi didukung oleh mendapatkan tempat di dalam salah satunya adalah pendekatan-
luar biasa? St. Laurensius benar-benar Dikisahkan bahwa keseluruhan kejadian ini amat membekas di masyarakat Roma. kesatuan akrab dan harmonis antara gereja sehingga umat tidak perlu pendekatan saat acara pertemuan
membuktikan kekuatan karakter dan Kisah menjadi buah bibir, dan diceritakan dari mulut ke mulut dan membuat banyak umat, para imam, dan pelayan- berdesak-desakan berdiri di gereja. di lingkungan dan wilayah masing-
prinsip manusia sebagai ciptaan Tuhan orang Roma beralih menjadi pengikut Kristen. Teladan setia terhadap prinsip walau pelayan Tuhan. Gereja Stasi St. Laurensius secara masing. Cara lainnya adalah makin
yang paling mulia. Dari ribuan tahun taruhannya maut, benar-benar membekas hingga ratusan tahun. Kisah-kisah St. Kalau kita memasuki ruangan utama fisik yang sudah sangat ideal ini sering mengadakan kegiatan roha
lalu hingga kini, manusia sebenarnya Laurensius baru terdokumentasi oleh St. Ambrose dari Milan dan Prudentius, lebih gereja, sungguh amat terasa kesan didukung oleh kehidupan umatnya ni secara berkelompok dan ber
cenderung egois. Saat kes ulitan, kita dari seratus tahun setelah kematiannya. interior yang hikmat dan agung yang harmonis semoga dapat kesinambungan sehingga dapat
dengan mudahnya meninggalkan Tak heran jika hamba Tuhan yang amat setia ini menjadi salah satu Santo Pelindung dengan langit-langit bangunan menghasilkan buah-buah yang memp ererat hubungan antarumat.
prinsip kebenaran, prinsip kasih, dan yang paling favorit, termasuk bagi stasi kita. Semoga penggalan kisah hidup St. yang tinggi dengan desain yang positif, termasuk untuk masyarakat Kegiatan macam ini terbutkti efektif
prinsip setia. Itu amatlah manusiawi. Laurensius ini menyentil iman kita. Mudah sekali untuk berbicara dan berkoar- mengadaptasi bangunan gereja di sekitarnya. Banyak kegiatan rohani dapat mendorong banyak orang
Anda mencoba menyangkalnya? Mari koar soal prinsip, loyalitas, kebaikan, sikap sosial bagi sesama di muka umum, saat Eropa. Cat dinding interior yang yang sudah mulai terselenggara di untuk makin melibatkan diri dalam
kita coba buktikan. sharing, atau pada kondisi normal. Namun karakter dan nilai seseorang akan terlihat dominan warna putih sungguh lingkungan, wilayah hingga tingkat kegitan gereja. Semoga kita makin
jelas pada saat dia menghadapi kesulitan atau harus mengambil keputusan yang mencerminkan kesucian dan stasi. Berbagai kegiatan tersebut menyadari bahwa mati-hidupnya
Test Pertama sulit. Apakah kita mau menempuh kesusahan lantaran memegang prinsip? Atau kekudusan rumah Tuhan, diperkuat diselenggarakan untuk anak-anak, kegiatan Gereja merupakan tang
“Ringan sama dijinjing, dan berat sama menyerah? lagi dengan adanya Patung Pieta rem aja hingga orang tua. Tentu sa gung jawab kita semua. Sukses
dipikul” adalah peribahasa yang mudah Saya percaya Tuhan selalu berkarya dalam diri manusia. Dari satu juta orang, akan yang ditempatkan di kawasan pintu ja, agar kegiatan-kegiatan macam selalu, Gereja Stasi St. Laurensius! S
diucapkan, namun sebenarnya sulit ada satu St. Laurensius yang mengajarkan kepada yang lain bahwa prinsip kebaikan masuk ruangan utama. Di areal Altar
dilaksanakan. Jika bos Anda yang Anda dan kasih perlu diperjuangkan agar bisa hidup di tengah manusia. Semoga ada satu
hormati, kasihi dan teladani, yang suka orang spesial itu di antara kita, dan semoga kita juga diberikan kekuatan setahap
demi setahap, agar menjadi satu orang itu. S
30 SALUS JULI 2009 SALUS JULI 2009 11
TEROPONG UMAT
MEMBUKA
JALAN
KESELAMATAN
Oleh: Ignatius Heri Darmawan
Lingkungan Johanes de Britto
Syukur kepada Tuhan atas berdirinya bangunan megah di tengah seperti seminar kepemudaan,
kompleks Alam Sutera yang begitu indah, yang tentu saja hal motivasi, dan kegiatan-kegiatan
ini dapat terjadi hanya karena campur tangan Tuhan melalui per lain yang mudah diikuti oleh pihak
juangan dan pengorbanan dari berbagai pihak yang tidak henti-hentinya lain sehingga mereka memiliki pe
tetap terus berupaya agar Gereja Stasi Santo Laurensius dapat terwujud. mahaman dan pengertian yang
Kini cita-cita membangun Gereja itu telah terwujud. Seluruh umat bo benar bahwa hadirnya Gereja
leh berbangga, boleh bercerita tentang keindahan, kenyamanan dan bukan menjadi ancaman bagi me
kemegahan gerejanya. Tetapi, apakah hanya sampai di sini yang disebut reka tetapi sebaliknya, merupakan
dengan Gereja? partner yang dapat diajak bersama-
Kalau boleh berharap, sebagai umat di lingkungan Stasi Santo sama menyebarkan nilai kebaikan
Laurensius, saya berpendapat bahwa berdirinya bangunan gereja yang dan cinta kasih bagi mereka dan
kita banggakan tersebut adalah sebuah fondasi bagi umat kristiani untuk bagi masyarakat luas. S
ikut berperan aktif dalam menerjemahkan ajaran dan peran cinta kasih
Kristus dalam lingkungan masyarakat secara nyata. Saat ini, kita banyak SEMOGA SUKSES
terlena dengan kegiatan gereja yang cenderung bersifat rutinitas dan ST. LAURENSIUS!!!!
malahan bisa menjadi monoton: saya datang ke gereja, berdoa, pulang,
dan selesai.
Bagaimana Stasi Santo Laurensius dapat menjadi stasi yang berperan
aktif dalam membina hubungan dengan lingkungan di sekitar dengan
berbagai kegiatan yang membuka eksklusivitas.
Sebagai umat Stasi Santo Laurensius saya sangat berharap supaya stasi
ini dapat menjadi salah satu stasi yang memiliki kegiatan atau forum
yang dapat diikuti oleh berbagai komunitas yang tentu saja tidak lepas
dari ajaran Gereja. Bentuk kegiatannya dapat saja berupa perpustakaan
Gereja, membentuk tim relawan untuk kegiatan sosial yang anggotannya
terdiri dari umat Stasi Santo laurensius dan masyarakat non-Katolik yang
tinggaldilingkungansekitar.Gerejajugadapatmenyelenggarakankegiatan
12 SALUS JULI 2009
TUNAS
JUMPA REMAJA DALAM PORSENI
Oleh: Cindy seru. Masing-masing wilayah unjuk Sementara Basket Putra dimenangi
gigi tak mau kalah. Meskipun di la oleh Wilayah 13 dan Wilayah 3 me
Sjak menjadi stasi, Gereja Santo panga n mereka menjadi lawan, tetapi ndapatkan juara Lomba Perkusi.
Laurensius telah mengadakan setelah selesai pertandingan mereka Para pemenang lomba dan remaja
Pors eni remaja sebanyak dua justru telah menjadi akrab karena terpilih lainnya akan dikirim ke Porseni
kali. Porseni diadakan untuk me men emukan teman sepadan dalam Dekanat Tangerang yang rencananya
ngumpulkan para remaja dan para bertanding. akan digelar pada tanggal 20 Juli 2009
pendampingnya untuk meningkatkan Perlombaan seni hanya diikuti oleh di Seminari Don Bosco yang berada di
keakraban dan kekompakan di antara 3 Wilayah, yaitu Wilayah 2, 3, dan 5. daerah Cikupa, Tangerang.
mereka. Para remaja menampilkan kebolehan Terbukti sangat besar manfaatnya,
Porseni remaja sendiri sebenarnya mereka dengan bermain perkusi dari maka porseni akan terus dilaksanakan
merupakan agenda tahunan yang benda-benda yang mereka pakai pada tahun-tahun mendatang agar
diadakan oleh Keu skupan Agung sehari-hari seperti gelas, galon air para remaja di Stasi Santo Laurensius
Jakarta (KAJ) dalam rangka me min eral, botol bekas air mineral yang memiliki wadah untuk tumbuh ber
ngumpulkan remaja se-KAJ. Porseni diisi beras atau kacang hijau, ember, kembang dan menjalin keakraban di
ini adalah bagian dari acara Bina Iman centong, dan lain-lain. Penilaian atas antara teman sesama remaja. S
Remaja KAJ yang diharapkan diadakan penampilan mereka dinilai ditekankan
pula oleh Bina Iman Remaja Dekanat pada sisi harmonisasi, kekompakan,
di KAJ. Rencananya, Porseni tingkat penampilan secara umum, dan juga
KAJ akan diadakan pada tanggal 23 vokal.
Agustus 2009 di Sekolah Sang Timur, Banyak peserta yang terpaksa harus
Kebun Jeruk. Panitia Porseni KAJ berlaga dalam tiga kategori lomba
tahun ini ditangani oleh Dekanat tersebut karena minimnya remaja
Jakarta Barat 2. di Wilayah mereka. Meskipun capek
dan harus mondar-mandir dari satu
Walaupun pemberitahuan tentang lapangan ke lapangan lain, tetapi
Porseni Stasi di Gereja Santo Lau mereka tidak kehilangan semangat
rensius disampaikan dalam waktu dan daya juang; mereka tetap berapi-
yang sangat mepet, namun ternyata api dan berambisi untuk menang.
bagian registrasi yang mangkal di Juara Porseni kali ini diborong oleh
Mother Theresa Hall Sekolah Santa Wilayah 6 untuk kategori Basket Putri
Laurensia dijejali para remaja sejak serta Mini Soccer Putra dan Putri.
pukul 07.00 pada hari Minggu, 7
Juni 2009. Peserta berdatangan
dengan membawa foto copy surat
baptis sebagai persyaratan registrasi.
Mereka datang dengan gembira dan
terlihat sangat bersemangat untuk
mengikuti lomba, bahkan langsung
men ujulapangandanberlatihdengan
teman-teman satu tim, sebelum
lomba dimulai. Porseni kali ini diikuti
oleh hampir semua wilayah dengan
mengirimkan remajanya untuk ber
tanding. Hanya Wilayah 4 dan 9 yang
absen.
Pukul delapan kurang lima belas
menit acara dibuka dengan doa dan
sambutan dari panitia. Lomba yang
diadakan kali ini meliputi Basket 3 on
3 untuk putra dan putri, Mini Soccer
untuk putra dan putri, dan Lomba
Perkusi Lagu-lagu Rohani.
Setiap pertandingan berjalan amat
28 SALUS JULI 2009 SALUS JULI 2009 13
TUNAS KATEKESE
Adik-adik kirimkan PERAYAAN EKARISTI
puisi dan gambar yang
kamu buat ke redaksi Oleh Antonius A.Gea
SALUS. Siapa tahu
cocok untuk dimuat. MAKNA POKOK LITURGI (EKARISTI) SEBAGAI sadar dan aktif dalam seluruh Perayaan Ekaristi,
PERAYAAN sejak persiapan, saat pelaksanaan, dan juga saat
14 SALUS JULI 2009 pengamalan misteri iman itu dalam kehidupan
Dalam pengertian teologis-liturgis, kata perayaan sehari-hari (bdk SC 14 dan 48).
ini mengandung tiga arti pokok, yakni: segi ke • Partisipasi sadar dan aktif umat beriman dalam
bersamaan, partisipasi, dan kontekstual. liturgi tersebut dilaksanakan menurut ”tingkatan,
• Segi kebersamaan: Sebuah perayaan selalu tugas, serta keikutsertaan mereka” (SC 26).
Artinya dalam menjalankan partisipasi tersebut
mer upakan kegiatan bersama. Ekaristi adalah masing-masing umat beriman ”menjalankan
perayaan seluruh Tubuh Mistik Yesus Kristus, dan melakukan seutuhnya apa yang menjadi
yakni Kepala dan para anggota-Nya (bdk. SC 7). per annya menurut hakikat perayaan serta
Yang merayakan Ekaristi adalah Tuhan Yesus kaidah-kaidah liturgi” (SC 28). Dengan kata lain,
Kristus dan Gereja-Nya. Itu berarti seluruh partisipasi sadar dan aktif seluruh umat beriman
Gereja menjadi subyek atau pelaku Perayaan harus dilaksanakan sesuai dengan peran dan
Ekaristi yang sungguh-sungguh, tetapi selalu tugas masing-masing. Yang harus dihindari ialah
karena Kristus, di dalam Kristus, dan bersama ”klerikalisasi” awam dan atau ”awamisasi” klerus
Kristus. Pada hakikatnya, Ekaristi itu merupakan (bdk. RS 45).
perayaan seluruh Gereja atau perayaan bersama, • Selain para petugas tertahbis, di antara umat
selalu bersifat resmi, umum, eklesial (artinya beriman juga dipilih para petugas-petugas liturgi
menghadirkan seluruh Gereja). yang ambil bagian dalam pelayanan liturgi bagi
• Segi partisipatif: Sebuah perayaan selalu seluruh umat beriman. Mereka itu antara lain
menunjuk makna keterlibatan atau partisipasi lektor, pelayan komuni (pro diakon), pemazmur,
dari seluruh hadirin. Demikian pula Ekaristi se paduan suara atau koor, petugas musik, koster,
bagai liturgi resmi menuntut partisipasi sa putera altar, putri sakristi, komentator, kolektan,
dar dan aktif dari semua yang hadir (lih SC 14). penyambut jemaat, tata laksana, dsb (lih. PUMR
Kata sadar menunjuk segi pemahaman se 98-107).
seorang akan apa yang ia buat atau lakukan. • Bagian-bagian Perayaan Ekaristi yang dapat
Maka, umat beriman perlu memahami seluruh menjadi kesempatan partisipasi aktif umat ialah
makna Perayaan Ekaristi, termasuk arti atau aklamasi dan jawaban-jawaban umat terhadap
makna semua simbol yang digunakan. Kata aktif salam dan doa-doa imam, pernyataan tobat,
menunjuk keterlibatan yang penuh dan utuh. syahadat, doa umat, doa Bapa Kami. Juga
Para Bapa Konsili Vatikan II mendesak umat sebaiknya ikut terlibat dalam pengucapan atau
beriman agar mereka merayakan Ekaristi bukan menyanyikan lagu-lagu yang digunakan, mulai
sebagai penonton yang bisu, melainkan bisa dari lagu pembukaan hingga lagu penutup.
memahami misteri yang dirayakan dengan baik Peran Imam
dan ikut serta secara penuh, khidmat dan aktif • Para imam adalah pembantu para uskup dalam
(SC 48). pelayanan dan tugas mengajar, menguduskan,
• Segikontekstual:Sebuahperayaanselaludiseleng serta menggembalakan umat Allah (PO 7). Dalam
garakan menurut situasi dan kondisi setempat. Perayaan Ekaristi, para imam berperan secara
Di sini unsur kebutuhan setempat, situasi, dan khas untuk ”membawakan Pribadi Kristus” (PO
tantangan zaman, unsur-unsur budaya lokal, ikut 13) atau bertindak in persona Christi, tetapi juga
mempengaruhi sebuah perayaan. Dalam hal ini, sekaligus saksi dan pelayan seluruh Gereja. S
para Bapa Konsili Vatikan II sangat mendorong Sumber: Martasudjita, E., Pr, Ekaristi: Tinjauan
berbagai penyesuaian liturgi, termasuk dalam Teologis, Liturgis, dan Pastoral, Penerbit Kanisius,
hal inkulturasi liturgi, tentu saja asalkan selaras 2005.
dengan hakikat semangat liturgi yang sejati dan
asli (SC 37).
Khusus tentang Partisipasi Umat Beriman
• Umat beriman diharapkan berpartisipasi secara
SALUS JULI 2009 27
JENDELA SABDA
Berbahagialah orang yang
tidak berjalan menurut nasihat
orang fasik, yang tidak berdiri di
jalan orang berdosa, dan yang
tidak duduk dalam kumpulan
pencemooh, tetapi yang
kesukaannya ialah Taurat TUHAN,
dan yang merenungkan Taurat itu
siang dan malam.
(Mazmur 1:1-2)
ABELKRIATPAAB“BHAAGRI GAAN”DA? Padadasarnyaalasaninidisampaikan
adalah karena kita menganggap
Oleh: Monike Sanusi bahwa Alkitab tidak cukup berharga
untuk kita baca (bukan Alkitabnya
Kalau buku cerita Harry Potter karangan J. K. Rowling, lengkap 7 edisi yang tidak berharga) karena waktu
telah dicetak sebanyak 400 juta copy maka buku yang terbanyak kita yang berharga ini terbatas.
dicetak di dunia mencapai angka 2.5 miliar menurut versi business Ini karena kita tidak menyadari
week adalah Alkitab atau bahkan menurut versi lain, Alkitab telah dicetak di seberapa besar kita memerlukan
seluruh dunia sebanyak 6 miliar copy. Alkitab sebagai tuntunan hidup
Angka ini tidak lah terlalu fantastik. Lihat di rumah, mungkin ada 7 copy kita. Kita makan makanan bergizi
buku Harry Potter, karena ingin memiliki 1 set buku ceritanya; namun setiap hari supaya tubuh sehat,
jarang yang memiliki 2 set sekaligus. Sementara, kalau kita lihat kembali, memilih makanan yang bermutu
dari 1 rumah tangga Kristen atau Katolik umumnya memiliki lebih dari 1 bahkan mengeluarkan lebih banyak
copy Alkitab. Begitu besar angka jumlah copy ini, apalagi mengingat bahwa lagi uang untuk makanan organik;
1 buah Alkitab Katolik terdiri dari 73 buku per kitab, yaitu Perjanjian Lama sedangkan untuk jiwa yang sehat
terdiri dari 46 kitab sedangkan Perjanjian Baru terdiri dari 27 kitab. kita memerlukan makanan rohani.
Jika kita lihat kembali, dari 400 juta pemilik Harry Potter, mereka telah Berapakah harga Alkitab bagi anda?
membaca tuntas lengkap 1 set, setidaknya satu kali; bahkan banyak di Seberapa banyak waktu yang mau
antaranya telah membaca berulang kali. Namun, ada berapa banyak dari di’korban’kan untuk membaca
kita yang telah selesai membaca tuntas Alkitab mulai dari kitab Kejadian Alkitab.
hingga kitab Wahyu. Buku yang dianggap sebagai tuntunan orang Katolik
ini, bahkan oleh pengikutnya jarang sekali dibuka bahkan dibaca. Lalu Penting untuk membaca Alktab
bagaimana kita bisa menyebut diri kita sebagai pengikut Kristus, kalau buku secara tuntas, tetapi kita perlu
petunjuk atau manualnya ini tidak kita baca. sungguh-sungguh menyadari bahwa
Sikap kita terhadap Alkitab barangkali sama seperti sikap kita terhadap buku ada banyak hal yang tertulis dalam
manual barang elektronik. Coba saja dulu, kalau ada tidak berfungsi, telpon Alkitab yang tidak dapat kita pahami
teknisinya. Alasan yang paling sering dikemukakan adalah: Tidak menarik, sendiri. Namun bukan berarti kita
tidak mengerti, tidak ada manfaatnya dan yang paling sering tidak sempat kemudian tidak membaca Alkitab.
(tapi membaca koran Kompas dan status facebook orang lain tiap saat se Kita membutuhkan tuntunan dan
lalu sempat). pengajaran dari pihak yang memiliki
otoritas untuk menafsirkan Alkitab
secara benar, supaya kita tidak ter
jebak membuat penafsiran sendiri. S
Sumber:
http://en.wikipedia.org/wiki/List_of_best-selling_books
http://www.businessweek.com/innovate/content/
jul2005/di20050721_060250.htm
26 SALUS JULI 2009 SALUS JULI 2009 15
TEROPONG PASTORAL PESONA IMAN
TIMBALAH SEMANGAT BAGIKU,
DAN CARA HIDUP HIDUP ADALAH BERKAH
JEMAAT PERDANA!
Pria kelahiran Wonogiri 23
Oleh:Barnabas Nono. J, OSC kursi lipat dari rumah (Ha ha ha. yang menjual harta miliknya, lalu Mei 1950 ini terang bukanlah
. . yang ini baru saya lihat di gereja membagikannya kepada semua Simeon. Tetapi, untuk me
Gambar Gereja Stasi St. Lau yang berada di bawah naungan KAJ) orang sesuai dengan kebutuhannya. ngungkapkan perasaan lega dan
rensius mengalami (4) kali dan berpakaian seperti mau piknik. Mereka bertekun dan sehati ber gemb ira ketika menyaksikan Bapak
perbaikan untuk mendapat Belum lagi kalau sudah di dalam kumpul tiap-tiap hari dalam Bait Uskup Agung Jakarta memberkati
kan persetujuan pihak Keuskupan gereja atau aula ngobrol dan anak- Allah. Secara bergilir mereka me gereja Santo Laurensius dapat di
Agung Jakarta (KAJ)! anak tidak diperhatikan dengan mecahkan roti di rumah masing- gambarkan semacam kelegaan
Bisa dibayangkan bagaimana uring- semestinya. Ada juga yang langsung masing dan makan bersama dengan yang dialami Simeon saat menatang
uringannya Panitia Pembangun complain kalau gereja terasa panas, gembira dan tulus hati, sambil me Yesus yang dibawa kedua orang
an Gereja (PPG) Stasi St. Lau seperti di sauna, katanya. Ada pe muji Allah. Dampaknya, mereka tuanya ke Bait Allah.
rensius pada saat itu. Mendengar ngu rus yang sangat care dengan dis ukai semua orang. Apa mereka
dan menangkap spirit yang di lingkungan, sementara itu ada juga tidak bekerja Pastorrr.... Ha ha. . . Stefanus Karjono, yang lahir dari Wajahnya berseri dan selalu menampilkan kesederhanaan dan sikap sabar.
sampaikan pihak keuskupan, meng pengurus yang mungkin biasa-biasa pasti mereka juga bekerja, makanya keluarga muslim, sudah tinggal di Suami dari CM Surani ini menekuni pekerjaan sebagai penjahit dengan
gambarkannya dalam helaian kertas saja. Kelompok-kelompok kategorial bisa memiliki harta dan makan ter Priang, Jalan Raya Serpong, sejak penuh kesetiaan dan rasa syukur. Baginya, hidup itu anugerah yang selalu
dan mewujudnyatakannya dalam dan komunitas yang ada pun tentu atur. tahun 1975. Ketika itu, kawasan harus disyukuri. Dalam suasana hening kadang hatinya terperangah
bentuk bangunan. Dan setelah ge memiliki gayanya masing-masing. Bagaimana caranya ya kok mereka Serpong masih termasuk wilayah oleh penyertaan Tuhan. Kesehatan, keuletan, ketekunan, kesabaran di
reja ini berdiri dan dib erkati, ternyata Nah bagaimana pula dengan anak- bisa memiliki cara hidup yang gerejawi Paroki Santa Maria, hayati sebagai peranserta Tuhan yang menguatkan perjuangan hidup
masih ada saja pendapat beberapa anak, remaja, mudika sebagai Gereja demikian indah? Tentu karena me Tangerang. Ketika gereja Santo keluarganya. Meski diakui tidak berkelebihan tetapi juga tidak merasa
umat yang menganggap gereja ter masa kini dan yang akan datang? reka taat pada ajaran para rasul. Roh Laurensius diberkati, kenangannya sesak karena kekurangan. Tempat usaha yang berada di seberang Kavaleri
sebut masih kurang ideal untuk Orang Muda Katolik (OMK) ini tentu Kudus yang Allah curahkan dalam akan masa-masa berjuang pada ta ini dapat menjadi penopang hidup keluarganya. Kini usahanya agak se
beberapa hal. Ya! Memang tidak ada harus menjadi subyek perhatian kita hidup mereka dipelihara dengan hun 70-an menggelora dalam be pi, padahal sebelumnya paling tidak ada tiga karyawan yang bekerja
yang sempurna di dunia ini. bersama. (wah... kayak lagi curhat sangat baik. Semangat cinta kasih naknya. padanya.
Itu baru gereja sebagai bangunan! ya...). Pokoknya gado-gado atau cap sungguh-sungguh diwujudkan. Se Sebagai pendatang baru, Stefanus Keyakinan akan peranserta dan kehadiran Tuhan dalam hidupnya dirawat
Bagaimana dengan pembangunan caylah! tiap pribadi membuka diri atas ke Karjono masih merasa asing, apalagi dengan doa harian, mengikuti Perayaan Ekaristi, dan melakukan pelayanan
Gereja sebagai komunitas umat Nah, bagaimana kita harus me hadira n orang lain. Mereka saling untuk berkumpul dengan saudara secara tulus. Semangatnya untuk mengumpulkan teman-teman seiman
beriman? Wow. . . pasti lebih seru lakukan pembangunan jemaat yang membantu dalam kekurangan. seiman pun tidak mudah, karena bukannya makin luntur, malahan makin dikembangkan dengan pelayanan
lagi! Mengapa? Karena Gereja yang demikian beragam ini? marilah Mungkinkah cara hidup demikian jumlahnya sedikit dan tempat di SPKSM (Seksi Pelayanan Kematian Santa Monika) sejak tahun 90-an,
satu ini merupakan komunitas umat kita lihat semangat dan cara hidup terjadi di dalam kehidupan umat tinggalnya menyebar berjauhan. terutama dalam pelayanan memandikan jenazah. Ketika SPKSM dialihkan
beriman yang terdiri dari berbagai jemaat kristen perdana yang lahir Stasi St. Laurensius? Tentu saja bisa! Kehangatanpersaudaraanditempat ke Santo Yusup, beliau masih setia ikut melakukan pelayanan social yang
macam sifat dan karakter! Banyak pada peristiwa turunnya Roh Kudus Mengapa tidak! Tentu kalau masing- kelahirannya sering menyentak sangat mulia ini.
kepala, banyak juga maunya! Begitu atau Pentakota! Semangat dan cara masing umat, para pengurus dan hatinya untuk mempererat tali Tak pernah kehilangan rasa humor dan terlibat pula dalam sendagurau
kata orang. Bagaimana kita bisa hidup mereka tetap aktual untuk aktivis gereja, serta gembalanya bi persaudaraan dengan saudara- dengan yang lain dalam kesempatan berkumpul di lingkungan, namun
memuaskan semuanya? Ada yang diaplikasikan bagi cara hidup umat sa bekerjasama. Melepaskan sega saudara seiman. Bapak Sularso tidak pernah berlebihan. Karena itulah, Stefanus Karjono juga dipercaya dan
kaya dan miskin. Ada yang selalu kristiani zaman sekarang ini. la kepentingan dan ambisi pribadi yang bertempat tinggal di dekat didukung menjadi Pro-Diakon, bahkan sekarang sudah merupakan periode
mengendarai mobil atau motor, Siapakah jemaat perdana itu? Me demi kehidupan bersama. Karen a Pratama adalah salah satu sahabat kedua pelayanannya yang sudah dimulai di Paroki Santa Monika. S
tapi ada juga yang harus bersusah reka adalah jemaat yang terbentuk iman yang berkembang dan ber dalam perjuangannya. Dengan me
payah menggunakan jasa ojek atau setelah Yesus meninggalkan dunia buah tidak hanya berdampak secara ngayuh sepeda, Stefanus Karjono
angkutan umum. Ada yang peduli ini. Kisahnya bisa kita baca di Kisah personal tetapi juga sosial. berusaha menghubungi warga
dan cuek-cuek saja, ada yang rajin Rasul 2: 41-47. Mereka memb eri diri Maka marilah kita semakin mem Katolik untuk berkumpul dan ber
dan peduli dengan kehidupan dan dibaptis, bertekun dalam pengajaran perteguh identitas kita sebagai umat doa. Untuk itu beliau harus me
dinamika lingkungan, tapi yang ma para rasul dan persekutuan. Mereka Katolik dengan menimba semangat nyisihkan waktu pada sore hari
las juga ada. Datang ke gereja kalau selaluberkumpuluntukmemecahkan dan cara hidup jemaat perdana! S setelah bekerja. Lama kelamaan
butuh. Misalnya urus baptisan bayi, roti dan berdoa. Semua orang yang perjuangan ini membuahkan hasil
komuni pertama, perkawinan, dan telah menjadi percaya tetap ber terbentuknya Lingkungan Santo
lainnya. Ada banyak umat yang satu, dan segala kepunyaan mereka Yohanes yang diketuai oleh Bapak
sangatmenghormatidanmenghayati adalah kepunyaan bersama. Ada Henry Sunaryo.
perayaan ekaristi, berpakaian rapi
dan sopan. Tapi ada juga yang sering
kali datang terlambat lalu bawa
16 SALUS JULI 2009 SALUS JULI 2009 25
24 SALUS JULI 2009 SALUS JULI 2009 17
BERITA FOTO
A
F
B
E
C D
A. Prosesi menuju gereja SALUS JULI 2009 23
B. Pastor Widyosuhardjo, OSC bersama Pastor B. Nono Juarno, OSC membuka pintu gereja
C. Tart berbentuk gereja Santo Laurensius karya Bapak Yongki Gunawan
D. Pemotongan tart ucapan syukur atas pemberkatan gereja
E. Suasana umat di dalam gereja saat Perayaan Eekaristi
F. Koor SONUS DIVINUS
Keterangan gambar:
A. Bapak Uskup mengamati lonceng gereja yang belum
dipasang.
B. Cornelius Selo Atmanto, sedang memadu suara.
C. Panitia meninjau persiapan akhir peresmian gereja
D. Pastor Nono Juarno, OSC menyerahkan kue tart kepada
Bapak Haryanto Tirtohadiguno, ketua PPG Santo Laurensius.
A
BC
D
22 SALUS JULI 2009
De Ixia Giftsflowers & much more... Boxes
Candles
We are a specialty flower shop
that offers a wide
range of flowers, fine gifts,
decorative accessories, and
wedding décor & flowers
with outstanding quality and
affordable prices.
Bridal Bouquets
Ruko Golden Blvd L-12 (via Tugu BSD City/Petronas BSD)
Telp.53161259,68898893 decorations
Email:[email protected]
Websites: http://www.deixiaflowers.com;
Link: http://ixiaflowers.multiply.com
Vases
20 SALUS JULI 2009 SALUS JULI 2009 21