Meneguhkan Pelayanan
Catatan dari Raker
KEPEMIMPINAN
YANG MELAYANI
Ite, Missa Est!
DAFTAR ISI
MENEGUCHaKtAatNanPEdLaAriYRAaNkAeNr 05
KEPEMIMPINAN 08
YANG MELAYANI
MELEPAS PERPINDAHAN
12RD Johan Ferdinand Wijshijer
ITE, MISSA EST! 20
42PANTI LANSIA: REDAKSI SALUS
Amat Perlukah? mengharapkan partisipasi Anda.
Kirimkan artikel dan berita lingkungan
atau kegiatan ketegorial ke email
[email protected]
Penanggung Jawab: Dewan Paroki Santo Laurensius Pemimpin Umum: RP. Herry Sailan OSC
Pemimpin Redaksi: Andre Budi Wiryawan Sekretaris: Alex Tan Redaksi: Erwin Susilo, Asden Situmorang,
Edward Sanusi, Monike Sanusi, Imelda Desain dan Artistik: Antonius Vito Triantori, Dominikus Erdiyanto
Redaktur Foto: Iwan Saputra, Dasa Didjaya Keuangan: Iin Pratiwi, Lina Huang, Kani Tjhin, Lisadea
Sirkulasi: Bekti Alamat Redaksi: Gereja Santo Laurensius Jl. Sutera Utama 2, Alam Sutera Serpong - Tangerang
Fax: 021-53127225 Email: [email protected]
DAPUR Tahun 2013 segera berlalu. Tahun 2014 membuka lembaran baru.
REDAKSI Banyak orang menghitung capaian prestasi sepanjang tahun ini.
Susah payah dan sulitnya perjuangan hidup sering terasa lebih mu-
dah mengaburkan sisi positif yang dialami. Maka, seyogyanya bukan me-
nekankan berhitung tetapi perlulah mencecap-cecap pengalaman lahir batin
untuk merasakan tumbuhnya kekayaan hidup yang sejati. Jika tidak, waktu
hanya selalu berlalu dengan suka dan duka lara tanpa makna, kekayaan pun
dihitung sekadar sebagai untung.
Raker Dewan Paroki Pleno yang dilaksanakan di penghunjung tahun
berlangsung dengan penuh kehangatan. Bukan hanya hangat tatkala ber-
kumpul di seputar api unggun disertai wedang ronde dan nyanyian merdu
para senior, tetapi juga dalam diskusi dan bahkan dalam semua acara. Han-
gatnya suasana bukan terletak dalam canda-ria, namun dalam kebersamaan
merasakan makna pelayaan di dalam Gereja yang hadir di tengah dunia.
Komitmen untuk makin melayani pun dicanangkan bersama.
Melayani. Kata yang mudah diucap namun sulit diwujudnyatakan.
Orang bilang itu paradog; yang jelas banyak alasan dan kepentingan akan
menghadang ketika orang diminta melayani. Meskipun tidak mudah,
namun jelaslah bahwa melayani adalah semangat dasar Gereja. Tuhan
Yesus pun lahir merendahkan diri menjadi manusia untuk menyelamatkan
manusia. Pilihan majalah Times terhadap Paus Fransiskus sebagai “Person of
the Year” menunjukkan kerinduan dunia akan pribadai yang melayani denga
cara pandang, sikap, dan cara bertindak yag benar. Selayaknya, kita bukan
hanya ikut kagum tetapi belajar dan meneladani Bapa Suci.
Semoga tahun 2013 menumbuhkan banyak makna kehidupan dan
tahun 2014 menumbuhkan harapan untuk lebih manusiawi. Selamat Natal
dan Tahun Baru.
Disain cover diambil dari
majalah TIME
4 I SALUS DESEMBER 2013
Meneguhkan
Pelayanan
Catatan dari Raker
Raker Dewan Paroki St. Lau- satu musim dirawat selama masih kan dalam 79 lingkungan. Dengan
rensius pada tahun 2013 dalam kurun waktu musim dan jumlah umat yang demikian banyak
diselengarakan di Hotel selesai jangka waktu tertentu maka dan luas geografis yang besar, maka
Parama, Jalan Raya Puncak Km 22, hubunganpun selesai. Contoh: mu- perlu managemen pastoral yang baik
Cisarua, Bogor. Tema yang diusung rid dan guru. Sementara hubungan dengan membangun “awarness” dari
dalam raker pada tahun ini ialah Ke- seumur hidup membutuhkan setiap pengurus dalam paroki.
pemimpinan yang Melayani. Ketua perawatan terus menerus agar tidak
Paniti Raker dipercayakan kepada hambar, kering, lalu mati. Ada harga Ketika memasuki materi
Bapak Andra dari Wilayah 11. yang harus dibayar untuk hubungan utama, Bapak Yosef Pandisurya me-
ini. Seringkali orang harus mening- maparkan capaian-capaian program
Kata pembuka pertemuan dari galkan keluarga, mengeluarkan uang selama setahun berjalan. Dalam eva-
Ketua Panitia menekankan harapan bensin dan lain sebagainya. Perlu luasi umum terhadap program kerja
agar proses raker dapat berjalan waspada, karena selalu ada bahaya 2013 ini dikemukakan bahwa ada
dengan baik. Raker inipun dibuka yang mengancam. Inilah harga yang banyak hal yang sudah terlaksana
dengan doa oleh Pastor Ferdinand harus dibayar agar relasi ini tetap dan mengalami kemajuan. Namun
dan pemukulan gong oleh Pastor terpelihara. di beberapa titik masih ada yang
Sangker Sihortang OSC. Setelah harus dimaksimalkan. Kurang mak-
memukul gong, sebagai Pastor Ke- Bapak Lukas Agung yang ber- simalnya kemajuan yang dialami
pala Paroki Santo Laurensius, Pastor tindak sebagai Wakil Ketua Dewan ditengarai karena kekurangan perso-
Sangker memberikan pangantar Paroki mengarahkan perhatian pe- nil dan kebosanan. Misalnya, Salus
singkat dengan menyatakan bahwa serta raker dengan menjawab pertay- yang personilnya sangat terbatas dan
semua hubungan memerlukan aan ‘Raker bermanfaat atau tidak?‘ sudah membidangi pekerjaan cukup
perawatan. Tugas pelayanan di Beliau menegaskan, “Ya bermanfaat. lama. Untuk itu, perlu ada regene-
gereja merupakan hubungan seumur Terutama di peralihan pengurus rasi. Ada beberapa kelompok yang
hidup. Karena itu perlu dirawat dan lama ke pengurus baru, supaya membutuhkan dukungan tenaga
dipertahankan. Berbeda dengan ada kesinambungan dan memberi dari Orang Muda Katolik antara
hubungan karena suatu alasan, pengetahuan dasar bagi para calon lain Komsos, Lingkungan hidup dan
misalnya hubungan dengan dokter pengurus.” Agar peserta mendapat Seksi Sosial.
karena sakit. Hubungan dengan gambaran umum besarnya Paroki St.
dokter yang merawat itu hanya sing- Laurensius Bapak Lukas menginfor- Dalam kesempatan raaker ini,
kat maka tidak membutuhkan pe- masikan bahwa jumlah umat men- para pengurus juga diberi motivasi
rawatan intensif. Hubungan karena capai 10,000 jiwa yang digembala- dan inspirasi dari nara sumber yang
kapasitas dan kiprahnya tak diraguk
SALUS DESEMBER 2013 I 5
LIPUTAN UTAMA
lagi: Bapak Adrianus Meliala. Dalam menyalahkan pihak lain tetapi harus
paparannya, beliau mengatakan ba- melihat dirinya. Kambing hitam
hwa kepemimpinan Gereja itu ada- tidak ada dalam kepemimpinan par-
lah kepemimpinan yang melayani. tisipatif karena goal dan leadership
Kalimat ini kelihatan sebagai suatu itu tidak terpisahkan. Karena itu,
paradoks. Umumnya pemimpin itu kegagalan harus dicari dalam diri
leading, managing, instruktif dan pemimpinnya.
direktif. Namun Gereja mempun- Ada beberapa tips yang
yai cara pandang sendiri dalam disampaikan oleh Bapak Adrianus.
kepemimpinan, itulah yang disebut Mengingat goal dengan diri pemim-
pemimpin yang melayani. Suatu pin bukan sesuatu yang jauh maka
cara berpikir yang ‘out of the box’. selalu perlu ada dialog antara goal
Ditegaskannya bahwa kepemimpi- dan diri pemimpin. Oleh karena itu,
nan yang melayani bisa dikatakan perlu evaluasi lalu membuat goal
kepemimpinan partisipatif. Pemim- baru. Kepemimpinan yang melayani
pin menetapkan goal bukan sebagai bertujuan menyejahterakan orang
entitas yang dikejar dengan pe- lain. Karena itu berpotensi melelah-
rangkat yang ada, tetapi pemimpin kan dan perlu kerelaan berkorban.
menjemput bola. Dengan demikian Kesadaran ini perlu tertanam dalam
goal menjadi hal yang dekat dengan diri pemimpin supaya tidak putus
dirinya. Maka, jika terjadi kegagalan asa. Selain itu, pelayanan harus
dalam mencapai target tidak bisa dijadikan sebagai pelayanan kolektif
6 I SALUS DESEMBER 2013
LIPUTAN UTAMA
Dari diskusi ini muncul tekad baru
untuk lebih meningkatkan pelaya-
nan kepada umat, maka untuk itu
akan dibentuk dua seksi baru lagi,
yakni: Seksi Pendidikan dan Seksi
Pemilihan Pengurus.
agar bisa saling mendukung. Karena dari peserta raker sebagai pemimpin Catatan Penutup
kepemimpinan ini berada dalam yang melayani. Diskusi kelompok
koteks Gereja maka tetap harus ini membuahkan banyak usulan- Banyak pertanyaan yang masih
menjaga peran hirarki. Di perkotaan usulan konstruktif dalam mengelola menjadi pekerjaan rumah Dewan
banyak umat lebih berkuasa dari lingkungan. Namun muncul juga Paroki Harian, Dewan paroki Pleno,
pemimpinnya, lebih kuar secara keluhan-keluhan yang menjadi pe- dan umat secara keseluruhan. Ban-
finansial, dan bahkan lebih kuat da- kerjaan rumah yang perlu dievaluasi. yak usul-usul kreatif dan konstruktif
lam ilmu pengetahuan, tetapi tetap Misalnya, ditengarai bahwa kegiatan yang munculkan perlu ditindaklan-
harus menjaga perannya. di tingkat paroki begitu padat yang juti.
membuat kegiatan di lingkungan
Setelah menerima masukan menjadi sulit digerakkan. Di sam- Mekanisme pemilihan pen-
dari Bapak Adrianus, acara dilan- ping itu, juga dirasakan lingkungan gurus lingkungan perlu dibenahi.
jutkan dengan diskusi kelompok terlalu dijejali kegiatan sehingga Pemilihan calon ketua lingkungan
yang dimoderatori oleh Ibu Ruth tidak mampu menjalankannya. hendaknya tidak asal ditunjuk oleh
Solaiman. Diskusi kelompok ini pengurus lama, tetapi semua warga
pada dasarnya untuk mencermati Sebagai kesinambungan dari perlu dilibatkan untuk memilih.
Pedoman Dasar Dewan Paroki Keu- diskusi ini peserta raker diberi sesi Tiga calon ketua yang mendapat su-
skupan Agung Jakarta. Diharapkan, khusus untuk melihat lebih dalam ara terbanyak dari warga diajukan ke
diskusi ini bukan lagi menyam- program seksi-seksi. Meskipun acara Dewan Paroki. Dewan Paroki akan
paikan keluhan dan kendala-kendala terasa begitu padat, namun ternyata mempertimbangkan untuk memilih
yang dialami tetapi bagaimana goal perserta raker sangat antusias untuk salah satu dari mereka. Tujuannya
dapat dicapai karena goal itu sendiri menyimak tawaran program yang ialah supaya gerakan yang terjadi di
melekat pada diri masing-masing dibuat oleh seksi-seksi di paroki. lingkungan sinkron dengan paroki,
karena bisa saja orang yang dicalon-
kan di lingkungan juga diharapkan
untuk melaksanakan tugas di tingkat
paroki.
Selanjutnya akan dibentuk
satu seksi lagi di Dewan Paroki yang
bertugas untuk mengurusi perio-
disasi pengurus lingkungan. Dalam
Perayaan Ekaristi, Pastor Sangker
mengingatkan bahwa dari sisi
keuangan yang kelihatannya banyak
tetapi kebutuhan jauh lebih banyak
lagi. Paroki membutuhkan du-
kungan doa, tenaga, dan dana untuk
penyelesaian Gedung Karya Pastoral
dan gedung gereja baru di Gading
Serpong. [Catatan Asden Situmorang]
SALUS DESEMBER 2013 I 7
LIPUTAN UTAMA
KEPEMIMPINAN
YANG MELAYANI
Kepemimpinan yang Melayani demi kesejahteraan yang masyara- kan bahwa pribadi dan kepemim-
kat dilayani. Kecenderungan itu pinan Paus Fransiskus dihormati
Itulah tema yang diusung sepertinya tak lepas dari gaya hidup dan diakui sebagai inspirator yang
dalam Raker Dewan Paroki Pleno sebagian masyarakat modern yang diyakini akan membawa perkem-
Santo Laurensius, 16-17 Novem- mengagungkan kepemilikan sebagai bangan hidup yang sebangun den-
ber 2013 di Cisarua, Bogor. Bapak atribut jati diri dan kenikmatan da- gan kehendak Allah. Dari pilihan
Adiranius Meliala yang memberi lam pelbagai hal tanpa peduli akan nama, sikap, cara bertindak, dan
masukan inspiratif dan mendong- nilai-nilai yang dibawa serta. Salah prinsip-prinsip hidup yang diha-
krak motivasi para peserta raker, satu dampaknya ialah melunturnya yati sangat jelas menggambarkan
menegaskan dengan penjelasan yang kepedulian dan belarasa yang sejati; komitmen menjadi pemimpin yang
menarik bahwa istilah kepemimpi- dan komunitas pun mudah puas melayani. Tulisan Trias Kuncahyono,
nan yang melayani itu merupakan dengan yang bersifat hura-hura Wakil Pemimpin Redaksi Kompas,
kata yang paradog, tidak umum. dan upacara meski tidak memantik menggambarkan Paus Fransiskus
karsa untuk membangun kehidupan secara jelas dan menarik. Maka,
Dalam kenyataan yang sebagai keluarga dalam Tuhan. kami kami kopikan selengkapnya
terjadi dalam masyarakat,kita tulisan tersebut dengan harapan un-
mudah memperoleh gambaran Pada penghujung tahun 2013 tuk direnungkan, didisuksikan, dan
bahwa pada umumnya pemimpin ini, Times menjatuhkan pilihan Paus diteladani sebagai cara bersikap dan
cenderung menjadi penguasa dan Fransiskus sebagai “Person of the cara bertindak dalam melayani.
mengusahakan pemenuhan atas Year.” Pilihan Times ini menunjuk-
kebutuhan dirinya, bukan berjuang
8 I SALUS DESEMBER 2013
LIPUTAN UTAMA
jutkan”. Sebagai Paus Jesuit pertama
dalam sejarah, ia mencanangkan
misinya untuk merestorasi otenti-
sitas dan integritas Gereja Katolik
yang digerogoti skandal seks,
paedophilia, dan sekresi, intrik dan
pertarungan di dalam, ambisi dan
arogansi, hedonisme dan semangat
menguasai dunia dalam arti yang
sebenarnya.
Ia menyatakan, Gereja harus
menjadi ”Gereja miskin, untuk
kaum miskin”. Inilah, kredo Paus
Fransiskus, yang kakek-moyangnya,
imigran Italia, mendarat di Argen-
tina pada 1929.
Fransiskus, Nama Fransiskus
Paus Revolusioner
Mengapa mantan Kardinal
Jumat, 13 Desember 2013 Buenos Aires Jorge Mario Bergoglio
ini memilih nama Fransiskus setelah
HOleh: Trias Kuncahyono 1994, Paus Yohanes Paulus II dipilih terpilih menjadi Paus? Paul Vallely
ANYA dalam tempo sebagai ”Man of the Year” oleh ma- dalam bukunya, Pope Francis, Un-
sembilan bulan, sejak jalah Time; sebelumnya, 1962, Paus tying the Knots, menulis, bahkan
dipilihnya menjadi orang Yohanes XXIII-lah yang dinobatkan para kardinal yang ikut konklav
nomor satu di Vatikan, 13 Maret sebagai ”Man of the Year” juga oleh (sidang para kardinal untuk memi-
2013, Paus Fransiskus mampu majalah Time karena Paus inilah lih Paus) pun kaget, ketika ditanya,
menjadi magnet dunia. Oleh karena pemrakarsa Konsili Vatikan II, yang ”Nama apa yang Anda pakai?”
kebijakan dan langkah-langkahnya memperbaharui Gereja. Waktu itu Bergoglio menjawab,
mendobrak kemapanan Gereja. ”Vocabor Franciscus” (Saya akan
Revolusioner. Sejak penampilannya pertama, dipanggil Fransiskus). Bukan Fran-
setelah terpilih, di balkon Vatikan, siskus Xaverius, bukan Fransiskus de
Dan, majalah Time pun Paus Fransiskus membuktikan Sales, tetapi Fransiskus Asisi.
memilihnya menjadi ”Person of dirinya sebagai ”Paus Yang Menge-
the Year” (Tokoh Tahun Ini). Pada Fransiskus Asisi (disebut
demikian karena dari Asisi, Italia
bagian utara) adalah seorang imam
anak saudagar kain yang kaya raya,
tetapi menyerahkan hidupnya
untuk kaum papa, kaum miskin.
Inilah jalan hidup yang dipilih
Kardinal Bergoglio sejak semula di
Argentina. Ia meninggalkan istana
kekardinalan dan memilih tinggal di
rumah susun untuk kaum miskin.
Ke mana-mana, ia naik bus, subway,
mobilnya pun dijual.
Ketika meninggalkan Buenos
SALUS DESEMBER 2013 I 9
LIPUTAN UTAMA
Aires untuk pergi ke Roma, me- posisi istimewa di hatinya. Ia tidak membesuk orang sakit dan pasien
menuhi panggilan Paus Benediktus peduli pada akibatnya. Paus pernah AIDS. Ia menyapanya. Ia meme-
XVI (yang berujung pada konklav), mengatakan, ”Kalau makan tidak luknya.
meski mendapat tiket ”first-class”, habis dan dibuang-buang, itu sama
ia memilih menukarnya dengan saja merampok orang miskin.” Membawa sapu
tiket kelas ekonomi. Ia hanya minta
duduk dekat pintu darurat agar Citra Allah Itulah Paus Fransiskus yang
bisa selonjor, selama penerbangan masuk ke Vatikan membawa sapu,
13 jam. Awak pesawat Alitalia pun Sikap ini menegaskan pada membersihkan Bank Vatikan yang
memberinya kursi nomor 25. pendiriannya yang memegang teguh korup, yang digunakan untuk
teologi konservatif, yang membawa pencucian uang, dan mereformasi
Langkah selanjutnya Paus manusia ke fitrahnya, sebagai citra Kuria Roma. Ia juga membongkar
pertama dari luar Eropa, setelah Allah, bukan teologi progresif. pelecehan seks dan paedophilia yang
1.200 tahun, ini tidak hanya mem- Sebab, teologi progresif itu piki- dilakukan sejumlah pastor.
buat banyak kejutan, tetapi bahkan ran orang elite; yang menganggap
membuat banyak orang terbuka orang miskin itu hanya tahu iman Paus Fransiskus melihat bahwa
matanya akan kekurangan dan dan makan, tidak tahu teologi. Hal Kuria Roma menjelma menjadi
kelemahan Kuria (Kabinet) Roma, itu seperti tecermin dalam ensiklik organisasi pemerintahan yang
bahkan Gereja Katolik. Bukankah pertamanya, ”Gaudium Evangelii”, disibukkan urusan administratif.
kesempurnaan manusia adalah Kegembiraan Pewartaan. Akibatnya sisi pelayanan, pewartaan
mengetahui ketidaksempurnaannya? pastoral kurang mendapat tempat.
Begitu kata filsuf Augustinus. Paus sadar dan paham bahwa Gereja makin sibuk dengan urusan
kebutuhan dunia, umat, bukanlah duniawi yang menggiurkan.
Banyak orang terinspirasi rumusan teologi yang canggih,
cara pandangnya yang lugas, baru, mbulet, melainkan sebuah praksis Ia juga melihat dan merasa-
spontan, dan segar dalam mengha- hidup yang nyata: kesederhanaan, kan, bahkan sejak lama, Gereja
dapi berbagai persoalan Gereja dan kepedulian, kemurahan hati, be- tak ubahnya korporasi yang dibelit
kemanusiaan. Yang dilakukannya larasa, melawan segala kemegahan skandal demi skandal. Gereja kero-
pun mendorong orang lain untuk duniawi, dan tidak menggunakan pos bukan karena kuatnya atheisme,
mengikutinya, sekaligus membuat agama sebagai selubung untuk melainkan karena kelakuan anak-
malu Gereja yang selama ini seperti melakukan tindakan tidak terpuji, anaknya. Dan, reputasinya dilempar
berada di ”menara gading”, kurang amoral, termasuk korupsi. di meja judi, dipertaruhkan.
berbaur dengan masyarakat.
Tidak diduga ribuan umat Paus Fransiskus melangkah
Paus, sebagai penyandang yang hadir di Lapangan Santo mantap bahwa semua harus di-
nama Fransiskus, yang mengutama- Petrus, Vatikan, untuk mengi- bongkar, diperbaiki, dan didirikan
kan kesederhanaan hidup, keuta- kuti audiensi, ketika tiba-tiba Paus bangunan baru. Gereja yang dari
maan hidup, belarasa, pelayanan, turun dari mobilnya dan memeluk dulu sentralistis, diurai dan sistem
memahami betul apa artinya me- seorang bocah kecil yang sakit, yang kolegialitas mendapat tempat. Bah-
layani. Karena itu, ia sejak pertama disable; orang tua yang duduk di kan ditekankan.
terpilih tidak mau tinggal di Istana kursi roda. Tidak pernah ada se-
Kepausan. Ia memilih tinggal di orang Paus merayakan Misa Kamis Sikapnya terhadap kaum ho-
”guesthouse”, Casa Santa Marta, Putih di penjara Casa del Marmo moseksual pun membuat orang ter-
supaya tidak terkucilkan, dan bisa dan mencuci serta mencium kaki kejut. ”Aku ini siapa, sehingga harus
selalu bersama dengan yang lain. narapidana, laki maupun perem- menghukum mereka,” katanya.
puan, hitam maupun putih, bertato Banyak persoalan Gereja mulai diu-
Kepeduliannya kepada orang dan bersih. Ada yang Kristen, Mus- rai, diselesaikan. Dan, pantas kalau
miskin, seperti yang sudah lama di- lim, Ortodoks, bahkan atheis. ia disebut sebagai pengubah sejarah
hayati ketika masih menjadi kardi- Gereja, dan akhirnya nanti sejarah
nal di Buenos Aires, tetap dipegang Sejak masih di Buenos Aires, umat manusia.
teguh. Orang miskin memperoleh hal itu sudah dilakukan. Ia rajin
10 I SALUS DESEMBER 2013
LIPUTAN UTAMA
Komitmen dalam
Pelayanan
Ini pengakuan seorang ketua nyaris tanpa pernah absen. Namun, orang yang dulunya rajin mengikuti
lingkungan. Dulu dia ti- ketika dia sudah menyelesaikan tugas kegiatan lingkungan lalu mengurangi
dak pernah mau mengikuti sebagai ketua lingkungan, berakhir kegiatannya. Jadi, rasanya kurang pas
koor lingkungan. Nggak berba- pula komitmennya. Dan prioritasnya kalau kita lalu menghakimi secara
kat menyanyi katanya. Namun, pun berubah kembali. Karena tidak sepihak orang-orang yang mendadak
ketika lalu dia terpilih menjadi ketua menjabat lagi sebagai ketua ling- mundur dari kegiatan lingkungan.
lingkungan, mau tidak mau, dia kungan, maka kegiatan lingkungan
mengikuti latihan koor. Kalau ketua bukanlah prioritas utama yang harus Kembali ke cerita mantan
lingkungannya saja tidak ikut latihan selalu dimenangkan. ketua lingkungan di atas. Satu
koor, gimana mau memberikan hal yang positif dari beliau adalah
contoh yang baik kepada warganya. Salahkah sikap yang dilakukan komitmennya ketika menerima dan
Begitu kira-kira alasannya. Dan dia oleh mantan ketua lingkungan ini? menjabat sebagai ketua lingkungan.
pun menjadi rajin ikut latihan koor Dia memberikan beberapa analogi. Komitmen untuk hadir dalam setiap
lingkungan. Dan ternyata, dia bisa Kalau saya menjadi anggota Legio kegiatan lingkungan, nyaris tanpa
kok bernyanyi. Maria, saya wajib hadir dalam setiap absen, agar menjadi contoh bagi war-
rapat mingguan. Namun, kalau saya ganya adalah suatu hal yang pantas
Nah, yang menarik adalah keti- sudah mengundurkan diri, saya tidak diacungi jempol. Bahwa setelah itu,
ka dia selesai menjabat sebagai ketua perlu hadir lagi. Hal yang sama kalau beliau mengurangi keterlibatannya
lingkungan. Serta merta dia mundur saya menjadi fasilitator EJ (Emmaus dalam kegiatan lingkungan, pasti
juga dari latihan koor. Juga lalu tidak Journey). Saya wajib hadir dalam beliau punya pertimbangan-pertim-
rajin lagi mengikuti pendalaman setiap pertemuan, dari buku pertama bangan tertentu. Memang idealnya,
iman. Tidak rajin lagi mengikuti sampai buku ketiga. Namun, setelah mantan ketua lingkungan tetap bisa
doa rosario. Berbagai macam alasan saya tidak menjadi fasilitator EJ lagi, hadir dalam kegiatan lingkungan,
disampaikan: masih di kantor, ada saya pun bebas. Jadi, hal yang sama untuk menjadi contoh dan memberi
acara lain, dan sebagainya. Tiba-tiba ketika saya menjadi ketua ling- semangat kepada ketua lingkungan
dia seperti “menghilang” dari kegia- kungan. Setelah tidak menjabat, saya yang menggantikannya. Dan bukan
tan lingkungan. pun terbebas dari kewajiban hadir hanya mantan ketua lingkungan, ini
dalam pertemuan lingkungan. pun berlaku juga untuk mantan pen-
Ketika mantan ketua ling- gurus lingkungan, mantan pengurus
kungan ini ditanyai, mengapa dia Anda boleh setuju, juga boleh wilayah dan mantan-mantan lainnya.
seakan mengundurkan diri dari tidak setuju dengan mantan ketua
kegiatan lingkungan, dia menjawab, lingkungan ini. Tulisan ini pun tidak “Janganlah kita menjauhkan
kan saya sudah pensiun. Dia sadar bermaksud memberikan penilaian diri dari pertemuan-pertemuan
bahwa jabatan ketua lingkungan mana yang benar dan mana yang ibadah kita, seperti dibiasakan oleh
adalah sebuah pelayanan, tanpa salah. Ada mantan aktivis yang beberapa orang, tetapi marilah kita
bayaran. Dan ketika dia menerima karena pindah tempat kerja menjadi saling menasihati, dan semakin giat
jabatan itu, dia juga memberikan ko- sering pulang malam. Akibatnya, dia melakukan menjelang hari Tuhan
mitmennya. Maka, dia mengorban- menjadi jarang punya waktu mengi- yang mendekat.” (Ibrani 10:25) (Tu-
kan kegiatan-kegiatan lainnya saat kuti kegiatan lingkungan. Ada yang
itu, demi bisa mengikuti kegiatan mempunyai persoalan keluarga, per- lisan merupakan “crowdsourcing” – rangkuman
lingkungan; mengikuti pendalaman soalan ekonomi, masalah dengan ke-
iman, doa rosario, latihan koor – sehatan dan lain sebagainya, sehingga dari pendapat beberapa aktivis di Paroki Alam
Sutera, Serpong Utara.)
SALUS DESEMBER 2013 I 11
LIPUTAN UTAMA
MELEPAS PERPINDAHAN
RD Johan Ferdinand Wijshijer
Pertemuan untuk melepas Pastor Barnabas Nono Juarno OSC,
perindahan RD Johan Pastor Ferdinan, dan Pastor Sangker
Ferdinand Wijhijer diseleng- Sihotang OSC. Secara bercanda be-
garakan pada hari Sabtu 23 Novem- liau menjelaskan foto itu; urutan dari
ber 2013 pukul 11.30 di Aula Gereja kiri ke kanan, pertama Pastor Nono
St. Laurensius. Acara pelepasan yang sudah pergi, di tengah (kedua) Pastor
dipandu oleh Andreas Dharma ini Ferdinan sekarang berpindah tugas,
dihadiri perwakilan umat Paroki dan selanjutnya berarti saya.
St. Laurensius. Meskpiun acara ini
dihelat pada hari Sabtu namun per- Menurut P. Sangker, yang
wakilan dari lingkungan-lingkungan menonjol dari Romo Fe adalah krea-
yang hadir cukup banyak, apalagi tifnya. Ada beberapa kegiatan yang
sebelumnya mereka mengikuti sosia- dirintis oleh Pastor Fe: PAUS, OMK
lisasi bahan Advent. dan lain-lain yang harus kita syukuri
dan kita lanjutkan. Pada akhir
Pastor Fe yang kini mendapat Oktober lalu Uskup menyampaikan
penugasan baru dari Bapak Uskup, bahwa Pastor Fe akan ditarik dari
masuk ke Paroki St. Laurensius pada paroki untuk tugas KAJ yang lain.
tanggal 23 Maret 2013. Semoga dia bisa berkarya lebih baik.
Dan untuk itu butuh dukungan
P. Sangker Sihotang Osc men- dari kita semua. Dukungan paling
gawali sambutan dengan menam- baik dan mudah adalah doa. Doa
pilkan foto bertiga yang terdiri dari
12 I SALUS DESEMBER 2013
LIPUTAN UTAMA
keteguhan untuk iman dan pang- cendera mata. ini memberi cindera mata yang me-
gilan. Semoga dangan doa kita Pastor Sebagai wakil dari pada Ketua rupakan hasil karya mereka sendiri
Fe semakin bertumbuh. Tidak ada berupa buku yang berisi kesan dan
pastor yang bertahan di satu tempat, Lingkungan, tampil Albino dari pesan OMK terhadap Pastor Fe.
tetapi datang dan pergi. Fransiskus Asisi. Beliau menyatakan
bahwa sering bertemu dengan Pastor Sebagai pamitan dan tang-
Di antara para pastor yang ber- Fe bukan sebagai ketua lingkungan gapan atas pelepasan ini, Pastor Fe
karya di Paroki St. Laurensius tidak tetapi sebagai psikolog. Dari perte- menyampaikan sambutan singkat:
ada yang sama. Perbedaan ini kadang muan-pertemuan itu disimpulkan: “Saya bersyukur bisa bersama dengan
bisa sebagai anugerah tapi terkadang Pastor Fe adalah orang yang fleksibel Pastor yang baik. Saya disebut punya
juga sebagai kendala dalam komu- dan bisa menerima perubahan dan banyak ide, sebenarnya tidak semu-
nikasi. Namun di balik itu, semoga suka dengan perubahan. anya benar. Saya bisa nyanyi tapi
kenyataaan itu menjadi anugerah tidak bisa main musik. Saya nyanyi
bagi kita. Ari dari PDKK menyampaikan lalu orang lain membuat notnya atau
syukur telah mendapatkan pen- arransemennya. Setelah itu orang
Pastor Sangker mengakhiri dampingan dari Pastor Fe. Peng- lain menyanyikan karena kalau saya
sambutannya dengan lagu yang me- gagas PDKK pagi untuk melayani yang nyanyikan akan jadi fals. Jadi
nekankan senandung harapan. oma-oma. Terutama orang muda saya mengutarakan tapi orang lain
yang sungguh merasakan kehadiran yang melakukannya. Itulah yang
Dalam kesempatan ini, Pastor beliau. Mereka bisa mengungkapkan terjadi. Demikianlah seluruh karya
Hery Sailan OSC pun menyatakan isi hati mereka. saya. Dari permenungan atau perbin-
bahwa kebersamaan dengan Pastor cangan dengan rekan pastor atau
Fe baru 3 bulan. Beliau mengung- Ibu Yuli dari legio maria Ratu umat muncul ide dan ada orang
kapkan bahwa belum punya pen- Rosari pun mengucapkan syukur yang mau melakukannya. Semua
galaman spesial. Karya beliau yang kepada Tuhan karena seorang Pastor dari percikan-percikan kemudian
paling berkesan adalah GnM, yang Fe ditempatkan Tuhan mendampingi dilakukan dan semoga itu menjadi
perlu diteruskan dan menjadi tugas mereka. Mereka sangat merasakan dinamika dalam kehidupan kita
kita semua. merasakan kehadiran beliau yang sebagai paroki. Demikianlah karya
membuat anak-anak selalu ber- pastoral harus berjalan. Tidak terikat
Dalam sambutannya mewa- semangat. Semangat beliau dapat oleh pakem. Percikan ide sekecil
kili Dewan Paroki Harian, Lukas membangkitkan semangat orang- apapun harus diwujudkan, jangan
Agung menyatakan bahwa kita perlu orang muda. Semoga semangat dan dipadamkan dengan alasan pedoman
bersyukur bahwa Pastor Fe pernah karya untuk orang muda ini dapat pastoral paroki yang sudah dipanten-
hadir dalam kehidupan kita, di kita lanjutkan. Pastor Fe adalah Pa- kan. Dinamika itulah yang membuat
Paroki St. Laurensius. Secara khusus stor yang banyak ide-ide cemerlang. Gereja kuat. »
beliau pernah berbincang dengan Selamat berkarya ditempat baru.
Pastor Fe untuk menggerakkan Acara pelepasan ini diakhiri
OMK. Dan sekarang gerakan sudah Kelompok PAUS, Paguyuban dengan makan bersama sebagai tan-
kelihatan. OMK sudah berkobar- Umat Senior, juga merasakan sangat da kebersamaan dan kekeluargaan.
kobar. Maka, apa yang sudah mulai kehilangan Pastor Fe karena komu-
menyala harus tetap dikobarkan nitas ini sangat baru. Programmnya
dan jangan sampai padam. Lukas pun masih sangat baru jadi sangat
Agung mengundang semua DPH perlu pendampingan. Semoga dapat
menemani dia dalam menyampaikan berlanjut.
sambutannya. Kepindahan Pastor
Fe harus direlakan sebagai ketaatan Sementara itu, bagi OMK, per-
kita kepada Uskup, karena bukan pisahan ini hanya soal tempat. Tetapi
Pastor Fe, Pastor Sangker, ataupun yang lainnya tetap bisa berjalan. Ke-
Pastor Nono tapi Kristus yang disalib hadiran Pastor Fe memberi banyak
yang tetap. Sambutan wakil DPH inspirasi bagi kaum muda. Sebagai
ini diakhiri dengan menyampaikan kenang-kenangan, anak-anak muda
SALUS DESEMBER 2013 I 13
TUNAS
Salam Ichtus!
Ya itulah salam khas dari Laurensius. Hari pertama sampai di Seperti biasa, ada acara presentasi,
para antiokhers. Antiok- tempat tujuan memanglah bukan sharing kelompok, dan bernyanyi
hers adalah sebutan bagi hari terindah selama WEA, karena biasa. Tetapi, yang membuat hari
semua orang yang telah menjadi pada awalnya Antiokhers hanya kedua spesial adalah saat makan
bagian dari Antiokhia. Antiokhia bergabung dengan teman-teman malam. Makan malam hari kedua
sendiri sebenarnya hanyalah tempat yang mereka kenal. Tetapi seiring berbeda dengan hari sebelumnya,
berkumpulnya para OMK-OMK berjalannya waktu, kami semakin karena sekarang para pria harus
lingkungan. Di dalam Antiokhia ini akrab dan tidak canggung lagi untuk melayani para wanita. Disini, para
ada beberapa pasangan suami-istri berbaur bersama. Lewat lagu-lagu pria mengambilkan makanan sesuai
yang menjadi pembimbing atau dan tarian yang semangat membuat keinginan para wanita. Para pria
yang akrab dipangil papi-mami. kami Antiokhers tidak pernah bosan tidak boleh makan sebelum semua
Papi-mami adalah orangtua semua dengan semua sesi. Selain itu, acara wanita mendapatkan makanannya.
antiokhers. sharing yang dilakukan setelah pre- Seru banget kan? Tak hanya itu,
sentasi membuat kami Antiokhers karena malam di hari kedua adalah
Sebenarnya ada apa aja semakin mengenal masing-masing malam terakhir diadakan pula
sih di Antiokhia itu? Antiokhia pribadi. Pada hari pertama inilah, malam rekonsialiasi. Di malam ini,
hanya memiliki dua kegiatan yaitu kami perlahan-lahan mulai mengeta- Antiokhers diajak untuk kembali
weekend dan follow up. Week End hui kebiasaan yang ada di Antiokhia. merenungkan tentang kehidupan-
Antiokhia atau yang biasa dikenal Kebiasaan-kebiasaan itu antara lain kehidupan di masa lampau. Dan
dengan WEA adalah acara yang menyanyikan lagu “Thank You yang paling seru, di akhir acara
biasanya dilakukan selama tiga hari Lord” setiap kali ada orang yang malam ini, papi-mami yang ada
dua malam. Dalam WEA ini semua memberikan presentasi ataupun doa mendatangi setiap Antiokhers dan
Antiokhers akan diajak bernyanyi dan ‘Ngebless’ yaitu doa sebelum memeluk kami satu-persatu sebagai
bersama, menari bersama, makan makan yang dinyanyikan bersama. perwakilan dari orangtua kami. Me-
bersama, dan acara yang paling Tanpa disadari, hari pertama pun mang banyak air mata yang menetes
dinanti adalah presentasi. Dan cepat berlalu. Memasuki hari kedua, pada mala mini, namun malam ini
inilah cerita singkatku tentang Antiokhers sangat bersemangat. sunguh-sungguh berkesan untuk
pengalaman WEA perdana di Santo
14 I SALUS DESEMBER 2013
TUNAS
Antiokhers. Seperti hari sebelumnya, masing-masing. Pada awalnya, kami kehidupan rohani yang lebih baru-
hari kedua berjalan sangat cepat dan sedih karena harus berpisah dengan lah salah satu manfaat yang didapat-
menyenangkan. Saat bangun di hari saudara baru yang ada di Antiokhia kan di Antiokhia. Selain itu, kebe-
ketiga, saya sadar ini adalah hari ini. Namun, kami mendapatkan radaan papi-mami juga digunakan
terakhir dalam serangkaian acara berita bagus yaitu akan ada Follow sebagai komunikasi dengan orantua
WEA ini. Hari ini, semua Anti- Up yang diadakan setelah WEA ini. para Antiokhers. Dan yang paling
okhers memakai baju yang sama. Follow Up atau yang biasa disingkat bikin Antiokhia disukai itu karena
Walaupun hari terakhir, tetap saja FU adalah acara dimana Antiokhers semua acara yang ada disiapkan dan
ada hal menarik yang terjadi. Selain kembali berkumpul bersama untuk dibawakan oleh teman-teman yang
memakai baju yang sama, hari ini melepas kerinduan. FU pertama ber- seumuran. Jadi, gak akan pernah ada
saatnya para wanita yang melayani jalan sangat lancar dan menyenang- yang namanya bosen di Antiokhia.
para pria saat makan siang. Tak kan karena kami sudah lama tidak Pokoknya, gak akan pernah nyesel
hanya itu, pada hari inilah Antiok- bertemu. Tapi, yang paling menarik deh ikut dan bergabung di Anti-
hers dilantik dan diterima dalam adalah FU kedua atau yang dike- okhia. Dimana lagi dan kapan lagi
keluarga besar Antiokhia. Di hari ke- nal dengan FUN (Follow Up aksi coba bisa dapet pengalaman seru
tiga inilah, Antiohers juga diberikan Nyata). Dalam FUN ini, Antiokhers pas liburan kayak gini kalo gak di
kesempatan untuk menulis ‘Palan- datang dan berkunjung ke panti Antiokhia? Antiokhia udah tempat
cas’ yaitu surat cinta yang diberikan jompo Marfati untuk membagikan paling TOP deh! Ayo, temen-temen
untuk Antiokhers lainnya. Tak cinta ke oma-opa yang ada. bergabung di Antiokhia tahun
sampai di situ, sesampainya kami depan! Ditunggu ya! Sekali Anti-
kembali ke tempat awal ada kejutan Selain, pengalaman-pengala- okhers, tetap Antiokhers! [Dilaporkan
yang sudah menanti. Ternyata, man seru yang didapat ada juga hal-
kami disambut oleh Antiokhers dari hal menarik lainnya yang didapat oleh Skolastika Cita Ken Maharsi, Antiokher
berbagai paroki dan orangtua kami melalui Antiokhia ini. Mendapat Angkatan I, Paroki Santo Laurensius – Alam
sahabat baru, papi-mami baru, dan Sutera – Serpong – Tangsel.]
SALUS DESEMBER 2013 I 15
PESONA IMAN
Berserah Kepada Allah tanpa Menyerah, apapun yang saya inginkan, baik
yang logis maupun yang tak logis,
Kiat Ibu Avi dalam misalnya herbal, meskipun pengo-
menghadapi Penyakit. batan dokter dari rumah sakit tetap
kami lakukan.” “Sebenarnya suami
Anastasia Kona Safiji mera- pemeriksaan dan perawatan di RS berbeda iman dengan saya. Suami
sakan badannya lunglai, ji- Dharmais, sambil sekali tempo tetap saya menjalani sholat, namun
wanya pun seakan terkoyak, mengunjungi keluarga yang sedang dialah yang berinisiatif membawa
ketika menyadari tubuhnya tengah dirawat. Beliau menuturkan, “Pun- saya berkunjung ke Lourdes pada
disergap kanker. Namun, berkat cak kegundahan saya adalah ketika bulan Agustus 2012. Dia jugalah
iman yang kuat, pengharapan yang dilakukan pet scan pada bulan Juni yang menunjukkan tempat-tempat
tulus, dan dukungan kasih suami 2012 ternyata ditemukan sel-sel yang harus saya kunjungi. Karena
dan kedua puterinya dukungan suami dan anak-anaklah
beliau merasakan kanker di lever dan tulang belakang. saya mampu sampai pada berpikir
uluran tangan Tuhan Saya merasa down sekali.”
yang menjamahnya bahwa setiap tahapan
sehingga penyakit Di kala suasana hati terasa kehidupan hendaklah
ganas itu kini telah berontak lantaran tak begitu saja dalam kondisi yang
menyingkir darinya. menerima kenyataan yang dihadapi, nyaman bagi saya
Pemeriksaan pada Ibu Avi merasakan syukur yang dan dalam benak
bulan Juni yang lalu sangat dalam karena suaminya, Aryo saya kalaupun saya
menunjukkan bahwa Tri Ananto, sangat rajin mencari “pergi” , saya harus
semua sudah bersih, informasi dari media elektronik pergi dengan cara
sel-sel kanker sudah perihal penyakit diderita. Dukungan yang pantas.”
tidak tampak lagi. suami dan kedua puterinya yang
“Saya bersyukur tak sedang berusia 13 tahun dan 9 Pengobatan
habis –habisnya” ucap tahun menjadi salah satu sumber alternatif yang dila-
Ibu Avi, nama panggilan akrabnya. kegembiran. kukan ialah pengo-
batan dengan herbal
Ibu Avi, wanita paruh baya Perjuangan mengatasi kan- di bawah arahan
yang bermuka bulat dan berambut ker mau tak mau terasakan sangat seorang dokter di
ikal ini adalah warga Lingkungan mengacau perasaan. “Untunglah, Bumi Serpong Damai. Di samping
Dominicus, di Sektor VI Gading suami saya mendukung pengobatan itu, Ibu Avi juga mengikuti meditasi
Serpong. kesehatan di bawah pengarahan
Merta Ade untuk dapat melakukan
“Awalnya, pada tahun 2010 self healing karena diyakini bahwa
yang lalu saya suka merasakan pegal- sel-sel kanker bisa dipengaruhi oleh
pegal, khususnya di sekitar tulang pikiran dan emosi. “Sebenarnya
belakang. Tak lama kemudian, saya menjalani tapa brata” tuturnya.
saya menemukan adanya benjolan Betapa tidak mengejutkan,
di payudara sebelah kanan. Terus ketika “Dokter yang merawat saya
terang saya merasakan kekuatiran memberitahukan bahwa chemo
lebih-lebih karena beberapa orang yang saya jalani tidak lagi untuk
anggota keluarga dekat, khususnya menghilangkan sel-sel kanker;
dari suami saya juga ada yang untuk dapat tetap membuat kondisi
mengalami CA.” Dalam kegunda- menjadi stabil saja sudah bagus.”
han itulah Ibu Avi mulai menjalani Anehnya, pada bulan Oktober 2012
tumor marker saya masih sangat
tinggi, namun dari hasil pet scan
16 I SALUS DESEMBER 2013
SALUS DESEMBER 2013 I 17
PESONA IMAN saling sharing dan ada memperoleh anugerah Allah pula. Jadi berusaha-
penguatan. Sayapun rajin berdoa lah selalu dekat kepada Allah. Sabar
pada bulan November 2012 tinggal Novena, Khususnya Hati Kudus dan jalani hari sebaik-baiknya seakan
satu titik. Oleh karena itu, Ibu Avi Yesus, saya juga melantunkan No- akan besok tidak akan pernah tiba.”
berprinsip untuk tidak memfokus- vena Pembebasan. Doa memberikan
kan perhatian pada penyakit yang ketenangan bagi saya dan membuat [Dirangkai dari wawancara Ibu
diderita, tetapi sedapat mungkin sya merasa sangat dekat dengan Imelda Nyoo dengan Ibu Avi]
menjalaninya dengan kegembiraan. Yesus.”
PET Scan (Positron Emission
Dari pemeriksaan pada bulan Beliau berharap untuk dapat Tomography), disebut juga PET
Juni 2013, sel-sel kanker sudah membagikan pengalaman dan saling scan, adalah pemeriksaan diagnostik
bersih. “Saya bersyukur tak habis- menguatkan dalam menghadapi yang mampu menghasilkan gambar
habisnya. Dalam masa pengobatan kanker kepada para sahabat. Dan, fungsi biologis tubuh manusia den-
saya hanya berani berharap untuk salah satu pesan beliau adalah, “An- gan jelas. Gambar PET sangat unik
mempertahankan kondisi yang daikata, Anda menghadapi penyakit karena mampu menghasilkan fungsi
stabil, namun kenyataannya dinya- yang serius, jangan berlama-lama kimiawi dari organ dan jaringan
takan semua sudah bersih.” sedih, carilah jalan keluar, pergi ke (metabolisme), sementara teknis
dokter untuk berobat, ikuti petun- pencitraan lain seperti X-ray, CT
Ketika ditanya apakah Ibu juk dokter. Berserahlah tapi bukan dan MRI memperlihatkan struktur
Avi mempunyai kiat khusus untuk berarti menyerah. Penyakit adalah
mengobarkan iman, beliau menja- (anatomi).
wab “Saya adalah anggota Emaus
Journey Angkatan ke 13. Saya bisa
18 I SALUS DESEMBER 2013
SALUS DESEMBER 2013 I 19
ANTAR KITA
Ite, Missa Est!
Kalimat itulah yang tertulis melanjutkan estafet KEP. KEP merupakan kegiatan yang di bawah seksi
di belakang T-shirt biru KKS (Kerasulan Kitab Suci) Paroki, bertujuan untuk membantu memenuhi
tosca kebanggaan alumnus kebutuhan umat Gereja Katolik. Dalam KEP, peserta diajar dan dibimbing
Kursus Evangelisasi Pribadi (KEP) untuk menjadi terampil dalam melaksanakan perutusan sebagai orang
Perdana (KEP-1) Paroki St Lauren- Katolik, yaitu membawa kabar baik. Dengan mengikuti KEP, Roh Kudus
sius, KAJ. Bila kalimat itu diindone- akan menerangi hati, mengobarkan semangat, dan memperdalam penge-
siakan: Pergilah, misa telah selesai. tahuan iman sehingga iman peserta makin matang, makin berakar dalam
Setelah penerimaan berkat pada ak- kehidupan, dan makin bercahaya dalam kesaksian. Dan akhirnya, peserta
hir misa, pastor selalu mengucapkan diharapkan sungguh siap untuk mewartakan Kristus kepada semua bangsa
kalimat itu sebagai ajakan: Marilah dan manusia sampai batas-batas dunia. Dengan demikian, semua orang
pergi, kita diutus. mengenal Kristus, Sang Kebenaran dan Sang Juru Selamat. Karena Allah
”menghendaki supaya semua orang diselamatkan dan memperoleh pengeta-
Alumni KEP-1 menjadi huan akan kebenaran” (1 Tim 2:4).
terkobarkan, meresapkan, dan me-
laksanakan pengutusan ini dengan Bukan suatu kebetulan, Pembukaan KEP kedua (KEP-2) pada tahun
20 I SALUS DESEMBER 2013
2013 ini bertepatan dengan hari Kebangkitan Nasional 20 Mei. Mom- ANTAR KITA
entum hari Kebangkitan Nasional dapat dipandang sebagai penyeleng-
garan ilahi yang menyapa kita sebagai umat Allah untuk membangkitkan saat Gereja muda melaksanakan
semangat perutusan ini. Dalam misa pembukaan, RD Johan Ferdinand perannya secara utuh, menampak-
Wijshijer menyampaikan: “Sehari setelah Pentakosta KEP-2 Paroki St. kan jati dirinya dan secara sederhana
Laurensius dimulai. Tentunya ini pilihan waktu yang istimewa dan pantas berarti saat kelahirannya yang defi-
disadari bahwa saudara-saudari terpanggil mengikuti KEP dalam suasana nitif dalam dunia. Momentum ini
perutusan – pemuridan para rasul sendiri, 2000-an tahun lalu. Pentakosta, tepat sekali dikenang dan menjadi
pengingat setiap peserta KEP-2
untuk terus bersemangat dalam
panggilan.”
Pada tanggal 22 Mei 2013
dimulailah pelajaran pertama KEP
dengan mengulas pengenalan ten-
tang KEP. Materi pengajaran KEP
dibawakan oleh pewarta dari Sheki-
nah sebagai mitra Paroki. Selanjut-
nya, penyelenggaraan KEP di paroki
dilakukan oleh alumni KEP Paroki
tersebut atau alumni SEP yang
berasal dari Paroki yang bersangku-
tan. Materi tentang tradisi, magi-
sterium, hirarki, ajaran sosial Gereja
serta Peranan Bunda Maria sebagai
SALUS DESEMBER 2013 I 21
ANTAR KITA
Bintang Evangelisasi diajarkan oleh pesimistis, maka kami hanya menjual tiket dengan 2 studio, tetapi akhirnya
Pastor Paroki. Pengenalan Seksi-sek- dapat menjual 90% tiket untuk 3 studio. Film yang ditonton sungguh
si/ Kategorial di dalam Paroki juga mengharubirukan emosi dan memotivasi kami untuk menjunjung tinggi
disampaikan dalam KEP oleh Pastor nilai-nilai kekeluargaan dan persahabatan. Kerjasama panitia dan peserta
Paroki karena para alumni KEP mendapat dukungan umat paroki, bahkan juga dari luar paroki. Kami
diharapkan mewujudkan pengeta- merasakan kerjasama ini merupakan berkat Tuhan sehingga dana yang
huan dan keterampilan yang telah terkumpul cukup fantastis untuk membiayai khususnya retret KEP.
diperolehnya melalui Seksi-seksi/
Kategorial Paroki. Tibalah saatnya peserta KEP-2 menjalani retret. Retret ini bertujuan
agar peserta menjiwai materi-materi yang telah diterima dan menjadi mo-
Operasional penyelenggaran men pencurahan Roh Kudus yang memampukan alumni KEP untuk mem-
KEP ini sedapat mungkin bersifat bawa kabar untuk diri sendiri dan sesama serta lingkungan hidup. Retret
mandiri. Untuk itu, Panitia KEP-2 KEP-2 ini diselenggarakan di Wisma Kompas Gramedia, Pacet, Cipanas,
yang dipimpin oleh Bapak Robertus pada tanggal 5-6 Oktober 2013.
Susanto Dwi Nugroho dan pe-
serta KEP-2 bahu-membahu dalam Lalu lintas sangat padat menyebabkan rombongan tiba di lokasi retret
mencari dana baik melalui kolekte tidak sesuai rencana. Oleh karena itu, panitia langsung melakukan peny-
maupun non-kolekte, antara lain esuaian jadwal khususnya jadwal istirahat agar bobot materi retret tidak
dengan mencari donatur, menjual dikurangi. Retret didampingi oleh Romo Albertus Purnomo OFM dan
iklan, dan nonton bareng. Pencarian Bapak Stanley Budihardja, pewarta dari Shekinah. Retret dibuka dengan
dana untuk KEP-2 ini membawa misa yang disertai dengan adorasi dan pentahtaan Sakramen Mahakudus
kenangan tersendiri bagi kami yakni di suatu ruangan yang difungsikan sebagai ruang doa dan Sakristi. Selama
dalam acara nobar (nonton bareng) retret berlangsung, Panitia secara bergantian ditugaskan untuk berdoa dan
film Miracle in Cell no7 di XXI berjaga seperti halnya para murid yang diajak oleh Tuhan untuk kita berdoa
Mal Living World. Awalnya kami di Taman Getsemani.
Setelah misa pembukaan dilanjutkan dengan materi Sesi 1: Yesus
22 I SALUS DESEMBER 2013
ANTAR KITA
berprofesi DJ. Keakraban di antara
perserta yang sudah terasakan sejak
pendaftaran sampai dengan Ina-
gurasi diharapkan dapat bertahan
selamanya. Karena itu, rangkaian
kegiatan KEP ini disertai foto-foto
dokumentasi untuk mengingatkan
kemesraan kami sebagai saudara
seiman. Banyak hal yang telah
kami dapatkan di dalam KEP ini
sebagaimana diungkapkan dalam
testimoni berikut ini.
Sahabatku yang dibawakan oleh Bapak Stanley Budiharja dan Sesi: 2 Yesus Darryl
Juruselamat dan Pemanggul Salibku oleh Romo Albertus. Setelah istirahat,
sesi demi sesi dilanjutkan bergantian oleh mereka. Sesi 3: Yesus Pembimbing “Pada awalnya, masuk KEP
dan Penyembuhku, Sesi 4 Roh: Kudus Kekuatan Pemberita Injil disertai karena salah pengertian. Saya men-
dengan Pencurahan Roh Kudus. Pencurahan Roh Kudus dimaksudkan agar gira bahwa KEP itu adalah pem-
Roh Kudus selalu bekerja di dalam diri kami sehingga kami selalu bersyukur belajaran untuk pendalaman Kitab
dan berterima kasih kepada Allah Bapa Tuhan Kita, selalu setia untuk men- Suci, karena saya ingin mengikuti
gikuti segala kehendak Allah Bapa dan benar-benar menjalani panggilan- Pendalaman Kitab Suci. Ternyata,
Nya untuk melayani Allah Bapa dan sesama. Pada malam pertama Retret ini setelah pertemuan pertama KEP itu
ditutup dengan acara api unggun yang semakin menghangatkan kami luar adalah pembelajaran untuk menjadi
dalam. Pewarta.
Hari kedua yang adalah hari terakhir di TKP, dibuka dengan ibadat Pengalaman saya setelah ikut
pagi di alam terbuka dalam doa Rosario bersama. Setelah sarapan acara KEP, saya merasa bahwa dengan
dilanjutkan dengan Sesi: 5 Yesus Sukacitaku. Akhirnya, usailah Retret KEP ikut KEP ini maka saya bisa mela-
pada hari Minggu 6 Oktober dan ditutp dengan misa pengutusan. Setelah kukan pelayan di dalam hidup saya.
misa, kami semua makan siang bareng; setelah itu tepat pukul 13.30 kami Saya mengartikan bahwa dengan
beranjak pulang seperti para murid yang diajak Tuhan Yesus turun dari mengikuti KEP maka saya diajar-
retret di Gunung Tabor untuk dapat beraktivitas secara optimal setelah kan bagaimana menjadi seorang
dimurnikan dan disatukan dalam visi dan misi Tuhan Yesus, yakni me- pewarta sesuai dengan ajaran Tuhan,
langsungkan karya keselamatan bagi manusia dan lingkungan hidup. karena saya memang dari dulu ingin
melakukan suatu pelayanan untuk
Tiga minggu setelah retret, pada tanggal 30 Oktober 2013 para peserta Yesus tetapi tidak tahu apa yang
KEP diundang menerima sertifikat dan merayakan kelulusan mereka dalam harus saya lakukan. Dengan men-
acara Inagurasi. Dalam kesempatan itu, peserta menampilkan berbagai gikuti KEP ini, saya merasa bahwa
pertunjukan, ada yang kocak, ada yang energik berkat racikan peserta yang memang ini jalan yang disediakan
oleh Tuhan untuk saya melakukan
pelayan untuk Tuhan.
Dalam KEP ini jujur saya su-
dah menantikan akan diadakannya
acara retret yang bertujuan untuk
pencurahan Roh Kudus. Saya
pernah mengikuti pencurahan Roh
Kudus sebelumnya dan saya sangat
menyukai hal tersebut, karenanya
saya sungguh menantikan saat pen-
SALUS DESEMBER 2013 I 23
BERITA GAMBAR
KRISMA
Sakramen Krisma
diberikan oleh
Mgr. Ignatius Suharyo Pr
dan Mgr. FX Hadisumarta
O.Carm kepada 642 orang
pada tgl. 13 Oktober 2013.
RAKER
Raker Dewan Paroki Pleno diadakan di
Hotel Parama, Cisarua,
pada tanggal 9-10 Nov. 2013.
24 I SALUS DESEMBER 2013
BERITA GAMBAR
PESTA NAMA
Suasana gembira dalam
Pesta Nama
Paroki St. Laurensius yang
diselenggarakan pada
tanggal 25 Agustus 2013.
FAMILY FIESTA
Family Fiesta digelar di Flavour Bliss, Alam Sutera, pada
tangal 7-8 Desember 2013 sekaligus untuk penggalangan
dana Pembangunan Gedung Karya Pastoral.
SALUS DESEMBER 2013 I 25
ANTAR KITA
curahan pada retret KEP ini. pencurahan Roh Kudus pada saat retret KEP ini.”
Pada Malam KEP – Inagurasi “Pada Malam KEP – Inagurasi saya sangat senang dengan penampilan-
saya sangat antusias sekali, karena penampilan dari tiap-tiap kelompok, khususnya oleh kelompok saya karena
kelompok saya akan menampilkan penampilan kelompok yang baik dan pengarahan yang baik dari Darryl
suatu penampilan yang menurut sehingga kelompok kami dapat menampilkan suatu pementasan yang baik.
saya dan teman-teman kelompok Dan Puji Tuhan pada akhirnya saya mendapatkan sertifikat lulus untuk
sangat bagus dalam pengertiannya. mengikuti KEP ini.”
Dan saya sangat senang karena para
peserta yang menyaksikannya dapat Nita (OMK, Ketua SU 2 Gen-M)
mengerti dan memahami makna “Awal saya masuk KEP karena pada waktu itu saya mengalami patah
akan pementasan tersebut.” hati yang membuat saya sedih dan ingin mengisi waktu saya dengan suatu
kegiatan yang dapat mengobati patah hati ini.”
Hardi (dari OMK) “Pengalaman saya mengikuti KEP ini ada yang menarik dan juga ada
yang membosankan yang dikarenakan materi yang dibawakan oleh tiap-
“Saya ikut KEP ini karena tiap pengajar yang berbeda-beda. Tetapi seperti Hardi saya tetap berusaha
saya ingin mengisi waktu luang. untuk tetap mengikuti kegiatan KEP ini sampai selesai. Karena saya dapat
Karena saya berpikir tidak ada menambah wawasan saya dan juga mendapat teman-teman baru yang
yang saya lakukan setelah pulang
dari kantor. Jadi saya ingin mengisi mengasyikan.”
waktu kosong saya dengan mengi- “Pada saat retret KEP sangat menarik saya materi yang dibahas sangat
kuti KEP ini.
bagus dan lagu-lagu pujian yang kita nyanyikan juga sangat bagus-bagus.
Pengalaman saya mengikuti Selain itu juga saya merasa sangat senang pada saat pencurahan Roh Kudus
KEP ini pada awalnya saya sangat pada saat retret KEP ini.”
bersemangat dan menurut saya
sangat menarik tetapi pada saat-saat “Pada Malam KEP – Inagurasi saya sangat senang dengan penampilan
pertemuan pertengahan saya merasa kelompak kami, karena ditampilkan dengan baik dan dapat berjalan lancar.
pertemuan tersebut membuat saya Dan saya sangat bersyukur karenanya.”
mengantuk yang dikarenakan
banyaknya pekerjaan di kantor Bapak Deddy
yang membuat saya merasa lelah. “Daftar ikut KEP karena ingin mengikuti pelajaran KEP. Isteri sudah
Tetapi saya tetap berusaha untuk
tetap mengikuti KEP sampai selesai ikut sebelumnya di Paroki lain. Kutipan Yoh 15 : 16 “Bukan kamu yang
karena di satu sisi dengan mengikuti memilih Aku, tetapi Akulah yang memilih kamu. Dan Aku telah menetap-
KEP ini saya banyak mendapatkan kan kamu, supaya kamu pergi dan menghasilkan buah dan buahmu itu
pembelajaran tentang Tuhan dan tetap, supaya apa yang kamu minta kepada Bapa dalam nama-Ku, diberi-
gereja yang sangat penting bagi kan-Nya kepadamu”. Saya merasa bahwa karena kita dipilih maka saya dan
saya dan menambah wawasan saya.
Dan selain itu juga dengan mengi-
kuti KEP ini saya juga menambah
banyak teman-teman baru dalam
hidup saya.”
“Pada saat retret KEP menurut
saya tempat diadakan retret bagus
dan enak, materi yang dibahas
sangat bagus dan lagu-lagu pujian
yang kita nyanyikan juga sangat
bagus-bagus. Selain itu juga saya
merasa sangat senang pada saat
26 I SALUS DESEMBER 2013
ANTAR KITA
yang lain bisa mengikuti KEP ini.” Vonny (OMK)
“Pengalaman saya mengikuti KEP, saya sangat senang karena kita
“Alasan saya ikut KEP karena
diajarkan untuk lebih dekat kepada Tuhan dan mengajarkan kita untuk saya merasa terpanggil untuk lebih
menjadi pewarta sesuai dengan firman Tuhan. Salah satu pengalaman yang dekat dan lebih mengenal Tuhan.
sangat menarik pada KEP ini adalah pada saat kunjungan rumah. Ada
yang menolak pada saat akan dikunjungi, tetapi saya tidak apa-apa karena: Pengalaman saya setelah ikut
“kebaskan debu di kasutmu”, saya dan pasangan saya hanya mendoakan KEP saya merasa lebih berani dalam
yang bersangkutan agar mau lebih dekat dengan Yesus, hal ini karena apa menjalani hidup dan lebih peduli
yang diajarkan pada KEP ini, selain itu juga ada pengalaman saat kunjungan dalam keselamatan orang lain.”
rumah di mana kami kesulitan untuk berpamitan karena orang yang kami
kunjungi terus bercerita padahal bahan Remaja Tanggap kami sudah habis. “Kesan saya saat mengikuti
Tetapi yang sangat saya syukuri adalah orang-orang yang kami kunjungi retret KEP adalah pada saat pencu-
tersebut sudah jauh lebih aktif lagi, dan hal tersebut merupakan buah yang rahan Roh Kudus saya mendapatan
manis dari KEP ini.” kekuatan baru dalam diri saya.”
Dewi (Ibu Rumah Tangga) “Pada Malam KEP – Inagurasi
“Saya sebelumnya ingin ikut KEP yang perdana tetapi karena saya su- saya sangat senang karena saya dapat
bertemu lagi dengan teman-teman
dah terlalu banyak kegiatan di lingkungan dan juga di gereja sehingga suami KEP karena saya merasa mereka
saya merasa keberatan bila saya terlalu sibuk dan tidak ada waktu untuk sua- sudah seperti keluarga sendiri dan
mi. Tetapi pada saat KEP ke-2 saya merasa ini adalah suatu “panggilan” hati merupakan keluarga dalam Kristus.”
yang membuat saya untuk memberanikan diri meminta ijin kepada suami
saya untuk mengikuti KEP ke-2 ini yang ternyata diijinkan oleh suami.” Martha (OMK)
“Sebelumnya saya pernah berpikir bahwa KEP itu diajarkan tentang “Alasan saya ikut KEP karena
Evangelisasi secara pribadi yang menurut saya dapat kita pelajari dari Kitab saya merasa bahwa KEP ini adalah
Suci di rumah. Tetapi setelah mengikuti KEP ini ternyata saya mendapat jawaban dari Yesus untuk setiap
“lebih”, pada KEP ini saya jadi lebih tahu makna dan tujuan hidup kita se- masalah yang sedang saya alami saat
bagai iman katolik. Selain itu di kelompok saya yang sebagian adalah anak- itu. Di mana saya merasa sakit hati,
anak muda sehingga membuat saya tidak mau kalah dalam hal semangat, merasa hidup ini kosong, bosan
saya berpikir mereka anak muda saja rajin masak kita yang lebih tua kalah, dengan kehidupan dan saya sangat
secara kita yang lebih tua ini sudah makan asam garam kehidupan. Ternyata ingin diselamatkan oleh Yesus. Dan
setelah mengenal mereka lebih baik ternyata mereka merupakan anak-anak saya merasa bahwa mungkin dengan
muda yang mengasyikan. Jadi saya sungguh sangat senang sekali mengikuti daftar mengikuti KEP ini adalah
KEP ini.” jawaban dari Yesus untuk teriakan
minta tolong saya.”
Winnie (OMK)
“Alasan saya daftar ikut KEP adalah suatu panggilan karena saya da- “Pengalaman saya pada saat
mengikuti KEP ini adalah bahwa
dakan daftar pada saat KEP berjalan 2 kali. Menurut saya rugi sekali kalau saya mendapatkan suatu pandangan
tidak mengikuti KEP, karena dengan mengikuti KEP saya merasa ingin baru dalam hidup saya, dimana
selalu dan lebih dekat lagi dengan Yesus. Dan saya juga jadi lebih mengenal saya jadi belajar untuk kembali
siapa itu sahabat kita Yesus. Walau pulang dari kantor itu saya sudah lelah dekat dengan Yesus, mengenal lebih
dan capek, belum lagi macet di jalan, tetapi rasanya hati ini selalu rindu banyak lagi akan siapa Yesus,
untuk mengenal Yesus melalui KEP ini yang membuat diri saya selalu tetap hidup dalam Yesus dengan taat akan
bersemangat mengikut KEP ini.” firman Allah dan pembelajaran
akan diri sendiri dimana saya sadar
“Saat retret KEP saya paling membuat saya sangat berkesan yaitu akan banyaknya kekurangan dalam
pada saat pencurahan Roh Kudus. Karena saat pencurahan Roh Kudus itu hidup saya. Sebelumnya saya selalu
merupakan saat yang paling tenang, dimana semua sakit dan lelah tidak saya berpikir tentang saya...saya...dan
rasakan lagi, dan merasakan bahwa Roh Kudus hadir dalam diri saya.” saya, tetapi dengan mengikuti KEP
ini membuka hati dan pikiran saya
SALUS DESEMBER 2013 I 27
ANTAR KITA
bahwa saya tidak sendirian bahwa pencurahan Roh Kudus yang saya terima dan rasakan, dimana saya merasa
Yesus selalu berada di dalam diri damai dan tenang dan percaya bahwa Yesus hadir dalam diri saya.”
saya memanggil saya untuk dapat
menjadi pribadi yang baik yang “Pada Malam KEP – Inagurasi saya bersyukur bahwa acara dapat ber-
sesuai dengan kehendak Yesus. Dan jalan baik dan lancar. Bersyukur karena penampilan kelompok saya dapat
karenanya saya sangat senang telah berjalan baik dan lancar sehingga peserta yang lain dapat memahami arti
dapat mengikuti KEP ini sehingga dari penampilan kelompok saya. Bersyukur karena saya dan peserta yang
saya dapat terus memproses diri lain telah lulus untuk KEP ini.”
saya untuk selalu terus belajar dan
berusaha hidup didalam Yesus. Bapak Sutomo (Ketua Panitia KEP periode berikutnya KEP 3)
Selain itu saya juga mendapat bonus “Pada awalnya saya tidak pernah tertarik mengikuti kegiatan–kegiatan
tambahan yaitu teman-teman baru
yang sangat membantu saya dalam Gereja. Saya berfikir kegiatan–kegiatan tersebut hanya membuang waktu
proses pembelajaran hidup saya.” saja. Seorang teman satu komplek rumah mengajak untuk mengikuti KEP.
Lalu saya tanyakan kepadanya apa itu KEP? Dia menjelaskan suatu kegia-
“Retret KEP menurut saya tan pengutusan pribadi. Kita dibekali ilmu dengan ayat – ayat kitab suci.
sangat menyenangkan karena materi Entah kenapa ajakan tersebut saya terima dan akhirnya saya ikutan KEP
yang dibahas sangat menambah bersama istri saya.”
pengetahuan saya untuk belajar.
Membuat kita lebih akrab lagi den- “Pada pertemuan pertama dibuka dengan misa oleh Pastor Johan Fer-
gan para peserta KEP lainnya dan dinand Wijshijer yang sering kita panggil Romo Fe. Selesai misa peserta
dengan panitia. Dan merasa sangat KEP dibagi 10 kelompok. Saya masuk ke kelompok 4 dan saya ditunjuk
bahagia dan sungguh bersyukur atas menjadi ketua kelompok. Rasanya saya kurang PD hehehe ………walau
merasa tidak PD, tetapi tugas tersebut tetap saya ambil. Buat belajar pikir
saya dalam hati.”
28 I SALUS DESEMBER 2013
ANTAR KITA
“Masing–masing ketua kelompok kemudian salah satu ketua kelom- dirinya sehingga terasa gemetar dan
pok dicalonkan menjadi Ketua Kelas. Dan lagi – lagi saya yang terpilih terasa dingin tangannya.
menjadi ketua kelas. Saya berfikir mungkin ini adalah rencana Tuhan untuk
saya agar saya bisa ikut ambil bagian dari karya Allah untuk menjadikan Akhirnya, KEP menyadarkan
semua bangsa menjadi muridNya. Jika benar ini rencana Allah, biarkan kami, tugas dan tanggung jawab
Ia memakai diri saya untuk bekerja di ladangannya agar hasilnya bisa kami sebagai umat Katolik untuk
berlimpah.” menyampaikan kabar baik Allah
kepada semua orang disekitar kita
“Di awal–awal mengikuti KEP memang agak bosan karena saya belum seperti yang disampaikan oleh Pa-
menangkap maksud dari kegiatan evagelisasi tersebut. Setiap selesai kursus stor setelah selesai misa “ Pergilah
saya dan istri saling bertanya apa yang kamu dapat dari pelajaran hari ini. kita diutus “.
Kami masih belum mendapat apa - apa. Semakin jauh saya mengikuti
materi kursus , barulah saya mulai memahami maksud dari kursus ini. Pada kesempatan ini kami
Saya dapat mengenal 5 langkah evagelisasi sampai dengan rencana Allah menyampaikan terimakasih kepada
terhadap diri kita. Allah begitu mengasihi kita agar kita memperoleh Pastor Johan Ferdinand Wijshijer,
keselamatan , oleh sebab itulah Allah mengutus putraNya yang tunggal Pastor FX HerrySailan OSC serta
datang ke dunia. Kebaikan Allah sering kali kita tolak kita menjauhi Al- semua pengajar dari SEP Shekin-
lah karena DOSA-DOSA yang kita buat. Saya meng-istilah-kan “Banyak nah yang telah menyampaikan
jalan menuju DOSA, tetapi hanya ada SATU jalan menuju rumah Bapa kabar baik Allah kepada kami.
yaitu mengikuti ajaran Kristus” jika kita buka di dalam Injil Matius 28: Kepada umat-umat yang berada
20 dikatakan “ ….. Dan ketahuilah AKU menyertai kamu senantiasa di Paroki Santo Laurensius, kami
sampai akhir zaman.” mengajak untuk ikut KEP-3 yang
rencananya akan diadakan sekitar
Di akhir-akhir pelajaran KEP kami melakukan praktek kunjungan bulan Mei 2014 mendatang.
rumah ke umat yang selama ini kurang aktif, baik tidak aktif ke gereja Pastikan KABAR BAIK ALLAH
maupun dalam kegiatan lingkungan. Seperti kata pepatah“ sambil menye- sampai kepada anda dan keluarga
lam minum air “Kesempatan ini saya gunakan untuk mengunjungi umat Anda. Tuhan memberkati.
umat di Lingkungan Santa Ursula yang berada di dalam koordinasi saya.
Sebagian keluarga sudah saya kenal sehingga saya tidak perlu melakukan
FOR SINNERS lagi. Saya bisa langsung saja melakukan sharing iman.
Kami men-sharingkan mengenai aktivitas kita masing–masing hingga
masalah–masalah yang dihadapi umat sehingga tidak pernah mengikuti
kegiatan di lingkungan, lalu kita saling berbagi cerita tentang kisah Kristus
yang begitu mengasih umatnya walaupun kita banyak berbuat dosa Ia setia
melindungi dan mengasihi kita. Hingga akhirnya saya mengajak untuk
kembali ke komunitas lingkungan. Yang menggembirakan saya adalah sa-
lah satu keluarga yang saya kunjungi sudah mulai menghadiri doa Rosario
yang diadakan di lingkungan. Satu domba yang hilang telah didapatkan
kembali.
Pelajaran KEP ditutup dengan Retret di Puncak. Semua peserta begitu
antusias mengikuti retret yang disampaikan oleh Pastor dan dibantu oleh
Bapak Stenley dari SEP Shekinnah. Puncak acara retret malam itu yaitu
acara perutusan. Pada acara perutusan dimulai, lampu–lampu dipadamkan,
ruangan menjadi hening hanya terdengar doa–doa yang disampaikan oleh
Bapak Stanley. Masing–masing peserta mendapat berkat Tuhan. Artinya,
kami semua sudah siap menjalankan tugas perutusan yang ditugaskan oleh
Kristus. Selesai perutusan selesai, peserta dipersilakan memberikan sharing
pengalaman yang terjadi saat acara perutusan tersebut. Ada salah seorang
yang menyatakan bahwa saat pengutusan terjadi ada yang menyentuh
SALUS DESEMBER 2013 I 29
ANTAR KITA
Misa Pesta Nama
Lingkungan St. Mikael
Lingkungan St. Mikael pemekaran dari Lingkungan St.
Wilayah 16, Gading Rafael, kami juga meneladani Sang
Serpong, terbentuk pada Panglima bala tentara surga.
tanggal 29 Juli 2008. Pengurus
Lingkungan yang pertama pun Mikael adalah malaikat agung
dilantik pada taggal yang sama oleh yang diberi tugas khusus untuk men-
Pastor Donatus Manalu, OSC. jaga manusia dari serangan roh-roh
Lingkungan St. Mikael merupakan jahat. Kekuasaan yang diberikan Al-
pemekaran dari Lingkungan St. lah kepadanya begitu besar sehingga
Rafael, Wilayah 5. Saat ini warga ia tak pernah dapat dikalahkan.
Mikael terdiri dari 50 keluarga yang Dia lah yang akan membantu kita
tersebar di cluster Alexandrite dan di saat-saat kritis dan membela kita
Jasmine. Meskipun warga St. Mi- dalam pengadilan terakhir. Dia
kael tinggal di cluster yang berbeda lah yang menjaga Gereja dari para
akan tetapi cukup kompak, rukun, pengacau. Dia pula yang menjaga
dan guyub. Kenyataan ini dapat Kanak-Kanak Yesus. Panglima laskar
dilihat dan dirasakan dari keterli- malaikat ini menjalankan tugas-
batan warga pada setiap kegiatan tugasnya dengan setia karena cinta
rutin yang diselenggarakan seperti dan penghormatannya pada Allah
Doa Rosario, Pendalaman Iman, dan juga cintanya kepada manu-
dan apalagi untuk acara Ziarek. sia. Ia menjadi penuntun sekaligus
Memang, tidak dipungkiri bahwa pemimpin perjalanan kita, bersama
yang hadil selalu 4L (Lu Lagi Lu laskar malaikatnya. Sepantasnyalah kalau kita menghormati dan selau
Lagi …). mohon bantuan dan perlindungannya. Ia selalu siap membantu kita kapan
saja kita butuhkan. Bersama dia kita akan aman, dan musuh-musuh jiwa
Pemilihan nama St. Mikael akan menjauhi kita.
bukan tanpa alasan , selain karena Perayaan Pesta Nama St. Mikael pada Minggu, 29 September 2013,
kami selenggarakan dengan Misa Syukur yang dipersembahkan oleh Pastor
Herry Sailan, OSC. Misa yang meriah ini dihadiri oleh lebih dari 50 orang.
Ada Opa, oma , bapak, ibu,dan tak ketinggalan juga anak-anak. Dalam
homilinya, Pastor mengingatkan tentang St. Mikael dan keteladannya.
Pastor Herry pun mengharapkan agar warga Lingkungan St. Mikael tetap
setia melayani sesama.
Usai Misa, anak-anak Bina Iman berunjuk kegembiraan dalam gerak
da lagu. Bocah-bocah kecil yang tampil lucu dan menggemaskan ini bukan
sekadar mengisi waktu luang tetapi sungguh menghangatkan suasana.
Suasana kehangatan berlanjut dengan ramah tamah yang semakin menga-
krabkan warga Lingkungan. (Dilaporkan oleh Lita, warga St. Mikael)
30 I SALUS DESEMBER 2013
SALUS DESEMBER 2013 I 31
ANTAR KITA
Kitab Suci atau Puji Syukur?
Jam menunjukkan 5:30 pagi, saat Sailan OSC untuk menjadijuri.
seorang ibu paruh baya menyebe- Sederet trophipun disediakan untuk
rang jalan sambil membawa sebuah diperebutkan dalam lomba.Acara ini
buku bertuliskan ‘Puji Syukur’ di tan- merupakan kesatuan denganrang-
gannya. Pasti, ibu ini seorang Katolik. kaian Pendalaman Iman, Rosario dan
Misabulan Rosario.
Begitulah identitas orang Katolik-
pada umumnya, lebih sering menunjuk- Lomba membaca Kitab Suci-
kan Puji Syukur dari pada Kitab Suci. dikhususkan untuk anak-anak BIA.
Yah, orang Katolik memang merasaba- Anak-anak usia 7-9 tahun ini sudah
hagia dengan menerima Sabda secara diajari mengenal tatacara membaca
langsung saat misa, bukan membacanya
sendiri. Dalam misa terdapat Liturgi Kitab Suci sepertilayaknya lektor di
Sabda untuk menyampaikan Firman Tuhan. Barangkali ini yang menampak- gereja, antara lain berpakaian rapi
kan seakan kecintaan maupun kedekatannya dengan Kitab Suci agak kurang. dan memberi hormat.Menariknya,
kalimat langsung yang terdapat pada
Namun, bukanlah Gereja Katolik kalau tidak mengerti pentingnya bacaan diucapkan seperti layaknya
menikmati atau mencintai Kitab Suci. Oleh karenanya, Gereja memberi mereka sendiri yang sedang berbicara
perhatian khusus untuk menanamkan kecintaan dan penghayatan Kitab Suci secara langsung. Dari Injil Matius
pada bulan September yang kemudian lebih dikenal dengan Bulan Kitab Suci 20:29-34 yang dibacakan, pada
Nasional (BKSN). bagian orang buta yang berseru, anak
yang membaca pun bersuara ma-
Lingkungan Santa Maria di Gading Serpong tak sekadar mengekor kinkeras, seolah sibuta yang sedang
kehendak Gereja dalam menginternalisasikan Kitab Suci, maka muncul- berseru dengan lantang.
lah upaya yang dilakukan dengan cara yang khas. Salah satu kekhasan cara
melaksanakan bulan Kitab Suci yakni dengan memberikan pengalaman iman OVL (Opera Van Le’Bay)
kepada anak-anak. yang lahir pada BKSN 2011 adalah
sebuah drama kecil yang ceritanya
Lomba Baca KitabSucidan Festival OVL didasarkan pada kitabsuci. Ini adalah
Kegiatan lomba dan festival diselenggarakan pada 26 Oktober 2013. suatu cara penghayatan iman, karena
dengan cara ini peserta berupaya
Keseriusan lingkungan dalam menyelenggarakan lomba baca Kitab Suci
ditunjukkan dengan mengundang Pak Yohanes Bayu Samodro dan Ibu
Margareth, Pak Laurensius Joni Clemens dan Ibu Liani, serta Pastor FX Herry
32 I SALUS DESEMBER 2013
ANTAR KITA
SALUS DESEMBER 2013 I 33
ANTAR KITA
menghidupkan kisah kitab suci itu.
Permainan dalam drama ini ber-
coraksantai, cenderung lucu, bahkan
lebay. Kegiatan kegiatan sebelumnya
ternyata cukup diminati, maka OVL
bisa berjalan sampai beberapa kali.
Pada tahun ini, untuk mem-
buat agar lebih menarik bagi umat,
OVL dikembangkan menjadi sebuah
festival. Festival ini diikuti oleh lima
peserta yaitu kelompok BIA (7-9
tahun), kelompok BIR kecil (SD 5 –
SMP 1), kelompok BIR besar (SMP
2 – SMA), kelompok Ibu-Ibu, dan
kelompok Bapak-bapak. Sedangkan
para oma menjadi penonton yang
setia.
Pada pentas kali ini, anggota menampilkan kreatifitas mereka.
BIR besar yang tampil kebanyakan Mereka mendapat bagian untuk
adalah cikal bakal OVL. Mereka mengisahkan cerita Matius 8:23-27.
sudah beberpa kali pentas maka tak Kisah Yesus ke danau dengan berpe-
heran kalau mereka dapat menerje- rahu di tampilkan oleh kelompok ini
mahkan cerita Kitab Suci dari Luk dengan menyusur sungai Ciliwung
16:19-31, tentang orang kaya dan dalam kapal Titanic Alay-nya. Angin
Lazarus, menjadi cerita yang mengalir dan ombak diperankan oleh tiga ang-
secara mulus, menarik dan lucu, apa- gotanya yang bergerak kian kemari
lagi didukung penggunaan kostum untuk menggambarkan angin dan
yang keren. ombak, yang lalu takut saat di hardik
oleh Yesus.
BIR kecil, yang sebagian ang-
gotanya baru kali ini turut dalam BIA yang tidak mau ketingga-
OVL, harus berjuang keras untuk- lan, mendramakan bacaan Kitab Suci
yang mereka baca pada kesempatan
lomba. Mata orang buta diperagakan dengan kacamata hitam yang kemudian
terlepas saat Yesus menyembuhkannya.
Kelompok Ibu-ibu pun tak kalah heboh. Mereka ditantang untuk ber-
kreasi atas dasar Matius18: 21-35 tentang pengampunan. Sementara itu ke-
lompok Bapak-bapak menampilkan kisah Lukas 15:11-32 tentang anak yang
hilang, Penampilan kelompok ibu dan bapak ini menjadi sangat hebohkarena
kostum mereka yang unik bahkan terbilang aneh.
Sudah pasti bahwa suasana santai dan lucu-lucu ini bukan untuk
menjadikan Kitab Suci sebagai bahan bercanda, tetapi ini sebuah upaya
menanamkan iman sejak usia dini dengan pendampingan orang tua serta
bimbingan Gereja. Semoga dengan cara ini Kitab Suci lebih mudah dipahami,
dihayati, dan dicintai sehingga sikap batin dan cara bertindak dalam kehidu-
pan. (Dilaporkan oleh Setyo, Liber Mariae, Lingkungan Santa Maria, Gading Serpong).
34 I SALUS DESEMBER 2013
SALUS DESEMBER 2013 I 35
LITURGI
PRODIAKON,
Kurang Tepat dan Tidak Lazim
Rekoleksi Prodiakon Paroki selaku pastor pendamping Prodiakon Misa yang Berbuah
St. Laurensius yang diren- juga menjadi bagian dalam kegiatan
canakan dan dikoordinasi- yang berlangsung dua hari ini. Se- Setelah pembagian kamar, kami
kan oleh Prodiakon Angkatan 2011, telah menempuh perjalanan selama bersantap siang bersama dilanjutkan
terealisasi pada hari Senin, 4 Novem- lima jam, sekitar pukul 11.00, kami ramah-tamah dan sosialisasi antar-
ber 2013. Rekoleksi ini diikuti oleh tiba di Karmel Lembang. Begitu peserta. Tepat pukul 16.00, rang-
73 peserta, termasuk di antaranya 12 tiba, sebagian besar peserta berdoa kaian acara utama dimulai dengan
calon Prodiakon baru. di depan Gua Maria, dan berfoto Ibadat Pembukaan yang dipimpin
ria bersama-sama dengan gaya semi oleh Pastor Herry Salian, OSC. Sesi
Perjalanan ke Deo Gratias, narsis. Setelah beristirahat sejenak, pertama menghadirkan pembicara
Kompleks Villa Indah Bunga, Cis- perjalanan dilanjutkan ke lokasi Deo Pastor CH Suryanugraha OSC, yang
arua, Lembang dibagi dalam dua Gratias. lebih dikenal dengan nama Pastor
bus. Pastor FX Herrry Sailan OSC, Harimanto, seorang pakar liturgi dan
36 I SALUS DESEMBER 2013
LITURGI
salah satu dosen di ILSKI (Institute samaan dalam perayaan tersebut, sarapan, acara dilanjutkan dengan
Liturgi Sang Kristus Indonesia). sehingga perayaan Ekaristi bukan mengupas Peran Pelayanan Awam
Dalam pembicaraan yang bertajuk sekadar formalitas belaka dimana Pembantu Imam, oleh Pastor Hari-
Misa yang Berbuah, beliau membe- umat hadir ‘hanya’ untuk menerima manto. Kali ini beliau menjelaskan
rikan pencerahan mengenai makna komuni. tentang perbedaan antara “pelayan
perayaan Ekaristi beserta permasala- tertahbis” dan “pelayan tak tertahbis”
hannya, dinamika menuju puncak Spiritualitas Kerasulan Awam atau non-klerus, yakni para awam.
perayaan Ekaristi, seni merayakan Setelah rehat makan malam, Pelayan liturgi kaum awam dengan
Ekaristi, membina keterlibatan aktif penugasan terdiri atas Lektor, Putera
awam dalam perayaan Ekaristi ter- Pastor Eko Wahyu OSC yang selama Altar, dan “Pelayan Tak-Lazim Ko-
masuk di dalamnya ada sikap tubuh, 18 tahun belakangan ini tinggal di muni.” Pelayan Tak-Lazim Komuni
tata gerak, keseragaman, dan keber- rumah retret Pratista Cimahi, men- itu selama ini dikenal sebagai Pro-
jadi pembicara untuk Sesi kedua. diakon. Tugas Prodiakon sebenarnya
Beliau memberi pencerahan tentang membantu sebagian dari tugas Akolit
Spiritualitas Kerasulan Awam. Den- (bagian dari awam calon imam) an-
gan gaya penyajian yang kocak dan tara lain membagikan Komuni Suci
tidak kalah seru dari Tukul Arwana, dalam misa, pengantaran Komuni
waktu 120 menit terasa singkat untuk orang sakit, dan Viatikum.
sekali. Beliau menjelaskan tentang Beliau juga menjelaskan bahwa
panggilan kerasulan awam, keseim- istilah “Prodiakon” sebenarnya
bangan antara motivasi dan kemam- merupakan istilah yang kurang tepat.
puan awam terhadap permasalahan Istilah “Prodiakon” (pro=pengganti)
di dalam tugasnya, meningkatkan berarti pengganti Diakon, padahal
kompetensi awam secara berkesi- fungsinya bukan sebagai pengganti
nambungan, cara memotivasi dan Diakon.
meningkatkan pelayanan awam,
memahami ciri-ciri pelayanan yang Rekoleksi yang sangat memper-
termotivasi, termasuk pemahaman kaya pemahaman dan mengobarkan
faktor-faktor yang dapat memotivasi semangat pelayanan ini diteguhkan
pelayanan awam. dengan Misa Syukur di kapel yang
di dalamnya disisipkan Pemba-
Rekoleksi hari pertama ini haruan Janji Prodiakon oleh seluruh
diakhiri dengan Ibadat dan renungan Prodiakon yang hadir. Usai Misa,
malam yang dibawakan Pastor kami segera chekout dan kemudia
Herry. Setelah itu, acara bebas. Se- meluncur ke rumah makan Sindang
bagian peserta masih memanfaatkan Reret untuk makan siang. Sebelum
acara bebas untuk ‘berdiskusi’ dalam meninggalkan Lembang, sebagian
kelompok-kelompok kecil, sebagian peserta menyempatkan diri ber-
lainnya menikmati kudapan yang belanja oleh-oleh untuk keluarga.
tersedia, dan ada pula yang bergegas Syukurlah, perjalanan pulang pun
untuk beristirahat malam agar esok lancar dan sampai di komleks gereja
harinya bisa berpartisipasi dengan Santo Laurensius pada pukul 18.00.
stamina yang prima.
(Dilaporkan oleh Bupunsu).
Peran Pelayanan Awam Pembantu
Imam
Kegiatan pada hari kedua
dimulai dengan Ibadat pagi yang
dibawakan oleh Pastor Herry. Setelah
SALUS DESEMBER 2013 I 37
ANEKA
Sepuluh Tindakan Bijak Dapat
Mengubah Lingkungan Hidup
Setiap orang cenderung ingin sendiri. Ajaklah tetangga, teman itu minimal. Jangan segan
hidup nyaman. Kecender- kantor untuk berbagi kendar- untuk membawa sendiri dari
ungan itu tentu tak otomatis aan, misalnya secara bergantian. rumah jika memungkinkan. Jika
salah. Namun, alangkah baiknya Perbanyak jumlah penumpang membeli makanan, usahakan
kalau bersikap lebih bijak agar yang dalam mobil Anda sehingga membawa tempat yang bisa di-
terpikir bukan hanya kenyamanan jumlah mobil yang keluar garasi cuci ketimbang menerima dalam
semata, melainkan juga ke- menjadi lebih sedikit. kemasan styrofoam.
langsungan hidup yang lebih sehat. 4. Smart Driving 8. Kurangi Air Panas dan Pemanas
Berikut ini beberapa kiat untuk Saat memilih kendaraan, pilihlah Lainnya
bertindak bijak sehingga lingkungan kendaraan yang kapasitas me- Saat mencuci atau mandi,
hidup tetap terjaga dan hidup pun sinnya sesuai dengan penggu- kurangi penggunaan air panas.
menjadi lebih sehat. naan. Jikalau ‘terpaksa’ membeli Untuk mengeringkan pakaian,
kendaraan yang CC-nya tinggi, kurangi penggunaan listrik
1. Lampu Hemat Energi gunakan secara bijak. (dryer), dan gunakan sebanyak
Lampu LED dengan enegi 6 5. Matikan AC mungkin sinar matahari.
AC adalah salah satu peralatan 9. Daur Ulang (Recycle)
Watt mempunyai daya terang yang mengkonsumsi listrik yang Hindari produk sekali buang
setara dengan Fluorescents (yang tinggi. Gunakan dengan penuh seperti sumpit. Jika tidak bisa
berbentuk spiral) 15 Watt, atau perhitungan. Manfaatkan timer. dihindarkan, hematlah penggu-
lampu pijar 60 Watt. Walaupun Dan yang pasti, matikan jika su- naan barang seperti tissue dan
harga lampunya LED dan Fluo- dah tidak ada orang di ruangan. plastik. Usahakan sesedikit
rescents lebih mahal daripada 6. Tanam Pohon di halaman mungkin dalam menyampah
lmpu pijar tetapi lebih hemat Kadangkala kita lupa bahwa kita karena sampah membuat
energi dan ramah lingkungan. membutuhkan oksigen di udara. lingkungan harus bekerja keras
2. Paperless Transaction Dan yang bisa memberikan untuk mencernanya.
Daftarkan diri Anda pada laya- pasokan oksigen dengan baik 10. Pro Lingkungan Hidup, Spend
nan elektronik untuk perbankan, adalah pohon. Saat ini, dunia Smart
telekomunikasi, maupun hal-hal kehilangan hutan dengan sangat
lain untuk menghidari transaksi cepat terutama di Amerika Saat berbelanja, lihatlah para
yang menggunakan kertas. Ingat, Latin dan Asia. Berkontribusilah penjual mengemas barangnya.
setiap lembar kertas berarti sebisa mungkin dengan memiliki Anda perlu mengapresiasi orang
mengurangi hutan dan dengan pohon di halaman rumah. yang memperhatikan lingkungan,
demikian juga pasokan oksigen 7. Kurangi Kantong Plastik dan misalnya dengan tidak memakai
dunia. Styrofoam styrofoam dan bahan plastik, atau
3. Gunakan Kendaraan Umum Jika belanjaan Anda hanya sedi- bagi yang menggunakan kantung
Daripada mengeluh macet, kit, kantongi saja atau masukkan dari kertas daur ulang.
mulailah berkontribusi. Jika ke dalam tas yang dibawa. Jika
masih enggan naik kendaraan belanjaan banyak pun, usahakan
umum, cobalah untuk meng- agar penggunaan kantong plastik
hindari naik mobil dan menyetir
38 I SALUS DESEMBER 2013
SALUS DESEMBER 2013 I 39
ANEKA
Ayo Sekolah Ayo Kuliah
Gerakan Ayo Sekolah Ayo
Kuliah mulai 16 November membantu pembiayaan sekolah anak- kuliah. Beliau mengilustrasikan bahwa
2013 secara resmi dija- anak Katolik dari keluarga kurang ada orang yang dengan berkomunikasi
mampu. via telepon dalam beberapa saat sudah
menghasilkan uang lima jutaan dari
lankan oleh Paroki Santo Laurensius, Mengawali peluncuran gerakan menjual saham, sementara itu ada pula
orang yang setelah pulang kerja harus
Alam Sutera. Beberapa tahun lalu ini, Pastor Sangker Sihotang, OSC melakukan pekerjaan yang kedua
sebagai pembantu penjual nasi goreng
gerakan ini sudah menjadi wacana dan mengajak umat untuk melibatkan diri keliling demi memperoleh uang untuk
biaya transpor anaknya agar dapat
sekarang akhirnya menjadi gerakan guna mencegah terjadinya kiamat- sekolah. Orang yang mempunyai
kemampuan finansial tentu dapat
yang nyata. Ayo Sekolah Ayo Kuliah kiamat kecil dalam kehidupan. membantu orang-orang yang berke-
kurangan.
merupakan gerakan yang bernaung di Pada akhir Misa, Bapak Yanto
Bantuan dapat disalurkan dengan
bawah Seksi Sosial dan diketuai oleh sendiri hadir untuk menerangkan ba- cara sumbangan melalui Ayo Sekolah
Ayo Kuliah atau menjadi orang tua
Bapak Mateus Supangkat. hwa gerakan ini sudah menjadi berkat anak santun. Untuk menjadi orang tua
santun, dipersilakan mendaftarkan diri
Gerakan Ayo Sekolah Ayo untuk banyak orang. Berkat gerakan ke Ayo Sekolah Ayo Kuliah.
Kuliah pada awalnya digagas dan ini, banyak anak terbantu untuk seko- Website bisa dibuka di: www.
ayosekolah.org [Lina Micky, Tim Anak
dikembangkan oleh Bapak Yanto J. lah, bahkan juga untuk kuliah antara
Santun]
Wibisono pada bulan Juli 2007 di lain di Universitas Atma Jaya, Indone-
Paroki Santo Thomas Rasul, Bojong sia Esa Unggul, di Bina Nusantara, dan
Indah. Gerakan yang sangat bagus ini ada pula yang kuliah di China.
kemudian dikembangkan menjadi Dalam penjelasannya Bapak
gerakan dalam lingkup yang lebih luas, Yanto menceritakan bahwa ada banyak
yakni di Keuskupan Agung Jakarta di keluarga yang berkekurangan di sekitar
bawah PSE. kita yang sangat membutuhkan ban-
Tujuan gerakan ini ialah untuk tuan agar anaknya dapat sekolah atau
40 I SALUS DESEMBER 2013
ANEKA
Kastuba Penyemarak Natal
Mulai awal bulan De- asal diberikan dengan hati yang cherrima) yang berasal dari Meksiko
sember, bunga kastuba tulus, Tuhan pasti berkenan. Ke- bagian selatan dan Amerika Tengah
banyak dipajang dalam tika tanaman yang ternyata adalah ini diberi nama poisenttia sesuai
tatanan yang rapi di mall dan hotel- kastuba dibawa masuk ke dalam dengan nama duta besar pertama
hotel. Bunga berwarna merah segar gereja, daun-daunnya berubah men- Amerika Serikat untuk Meksiko,
dengan daun hijau ini identik den- jadi merah dengan bunga berwarna yang memperkenalkan tanaman hias
gan semaraknya suasana natal. Di hijau. Umat yang mengikuti misa ini ke AS pada tahun 1825.
Vatikan dan gereja-gereja di Eropa, merasa telah menyaksikan keajaiban
kastuba juga selalu terpajang sebagai Natal. Selain memiliki warna yang
bunga natal. menarik, Kastuba ternyata berguna
Bunga Kastuba (euphorbia pul- untuk kesehatan.Tanaman ini
Suku Aztek menganggap mengandung saponin, sulfur, lemak,
kastuba sebagai lambang kesucian. amylodextrin. Umumnya, Kastuba
Berabad-abad kemudin, para penda- dimanfaatkan untuk mengobati
tang di Meksiko yang beragama Kri- infeksi kulit. Di beberapa tempat,
sten menggunakan kastuba sebagai kastuba juga dikenal sebagai Go-
hiasan Natal.Kebiasaan menjadikan dong Racun, anehnya banyak orang
kastuba sebagai hiasan Natal dimulai desa memasak daunnya yang masih
dari legenda Meksiko. Konon dan menyantapnya sebagai sayur
seorang anak miskin tidak mampu tanpa keracunan. Tanaman ini
memberi hadiah Natal bagi Kristus. juga tergolong mudah beradaptasi
Di malam Natal, anak itu mencabut di dataran rendah hingga dataran
tanaman dari pinggir jalan karena tinggi sampai 1.400 meter di atas
teringat nasihat yang pernah diden- permukaan laut.
garnya, bahwa apa pun hadiahnya
SALUS DESEMBER 2013 I 41
ANEKA
Bintang Natal
Di atas pohon natal atau gua sampai ke hadapan Yesus berkat men- keadilan, dan kedamaian.” Sambil
natal biasanya dipasang gamati, menafsirkan, dan menemukan mengamini Paus Yohanes Paulus II
sebuah bintang. Bintang ini makna dari gejala pergerakan bintang- beliau menegaskan bahwa: ”Manusia
sering disebut sebagai Bintang Bete- bintang. Munculnya bintang yang menemukan dirinya dalam perjalanan
hem atau Bintang Yesus. Bintang ini tidak biasa ini menjadi perwahyuan yang tanpa akhir dalam arti manu-
yang dipercayai menjadi petunjuk dan sederhana akan kehadiran Hyang siawi, yaitu pencarian akan kebenaran
membimbing perjalanan orang-orang Ilahi, seorang raja yang lahir di tanah dan akan seorang pribadi yang bisa
Majus sehingga sampai ke hadapan Yudea. Bintang itulah yang meng- dipercayai.” (Fides et Ratio 33).
Yesus. gerakkan dan menunutun mereka
untuk mencari sang raja yang baru Dalam merayakan Natal, semoga
Michael Molnar, dalam bukun- saja dilahirkan. Mereka mencari untuk Anda menengok bintang Betlehem
yaThe Star of Bethlehem: The Legacy datang menyembahNya. Memang, yang terpasang di atas pohon natal atau
of the Mag, menyebutkan bahwa untuk menamukan Yesus, mereka juga gua natal sambil mengingat kembali
sekitar tahun 6 Sebelum Masehi, perlu mencari petunjuk lain; maka maknanya. Bintang Betlehem itu men-
dua tahun sebelum kematian Raja datanglah mereka ke Herodes untuk yadarkan kita untuk ikut ambil bagian
Herodes, planet Yupiter muncul di bertanya tempat raja itu dilahirkan. secara aktif dalam melaksanakan misi
Timur sebagai bintang fajar. Planet Dari berbagai petunjuk akhirnya tiga Gereja dan setiap orang Kristiani yakni
Yupiter yang muncul di Timur inilah raja itu menemukan Yesus. siapsedia untuk memberikan pencera-
yang dikenal sebagai bintang Betle- han dalam pencarian akan kebenaran.
hem. Dan Matius merujuknya sebagai Paus Benediktus XVI menya- Pelaksanaan misi itu hendaknya diwu-
”bintang-Nya di Timur” (Mat 2:2.9). takan bahwa cahaya bintang, yang judkan dengan memberikan pencera-
Munculnya bintang Betlehem ini diikuti oleh orang-orang Majus, adalah han melalui kata dan kesaksian hidup,
dipandang sebagai pemenuhan atas tanda bahwa ”cahaya Kristus telah membimbing jalan untuk saudara-
ramalan Bileam (Bil. 24:14). Matius mulai menarik umat manusia kepada- saudari kita. Bintang Betlehem juga
memandangnya sebagai bintang yang Nya.. dari segala bahasa, bangsa, dan menjadi tanda bahwa kita tidak boleh
mewartakan kedatangan Yesus “Raja budaya.” Beliau juga menyatakan kenal lelah dalam mencari kebenaran
orang Yahudi” (Mat 2:1-2). bahwa ”Adalah kekuatan Roh Kudus yang sejati.
yang menggerakkan hati dan pikiran
Dalam Injil, Matius menggam- untuk mencari kebenaran, keindahan,
barkan bahwa orang-orang Majus
Panti Lansia:
Amat Perlukah?
Di sebuah rumah sakit papa-
natas di bilangan Semanggi, tertutup, tiba-tiba masuk pula seorang itu diam sebentar lalu berkata: “Ah
seorang wanita duduk di ibu yang didampingi seorang suster. bedalah... anak-anak saya semua kerja,
Ibu ini jauh lebih muda dibanding ibu sibuk, tak ada satupun yang bisa mene-
mani saya.”
kursiroda yang didorong oleh seorang- yang di kursi roda. Saat lift bergerak
Gambaran di atas membuka
wanita muda trendy dan berparas ayu. naik, ibu yang bersama susternya itu menyadarkan saya bahwa orang sepuh
atau lanjut usia itu bagaimanapun pasti
Sepintaslalu, saya menebak bahwa itu tiba-tiba berucap: “Aduh bahagi- rapuh kesehatannya dan ada saatnya
mereka memerlukan pendampingan
wanita pendorong kursi roda itu adalah anya Ibu kerumah sakit bisa ditemani dari anggota keluarga. Namun, saya
puteri tercinta ibu yang di kursiroda. anaknya.” Sang puteri ibu di kursi roda
Mereka masuk ke lift yang menuju menjawab: “Ah samasaja, Ibu kan juga
klinik dokter spesialis. Sebelum lift ada mbak Sus yang menemani.”Ibu
42 I SALUS DESEMBER 2013
ANEKA
dapat mengerti bahwa masyarakat kita dan lebar dibandingkan bangunan di Kasih dari Maria Bunda Berbelas
saat ini, terutama di Jakarta, adalah sekitarnya. Di halaman depan ada be- Kasih. Pusatnya di Sibolga, Su-
masyarakat yang penuh dengan segala berapa ibu Lansia yang asik mengobrol matera Utara. Dengan Semangat
macam kesibukan. Banyak di antara sambil tertawaria. Melangkah kedalam, Cinta Kasih kami terus berkarya
mereka berangkat kerja saat pagibuta tampaklah meja administrasi, kerennya dan pelayanan kami tanpa
dan kembali kerumah sudah malam. ‘Front Desk.’Di sebelah kiri front desk pamrih.”
Orang yang sudah berumahtangga terdapat ruang makan warga panti. S : “Berapa Lama sudah Suster
banyak yang memilih tinggal di Saat itu saya menjumpai 2 orang opa bertugas di sini?”
rumah sendiri dan memisahkan yang sedang bermain catur. Sr.Renata. : “Baru 3 tahun,
diri dari orang tua yang juga tinggal sebelumnya saya mengajar di
bersama pasangannya. Jika salah satu Ketika masuk keselasar saya meli- Sekolah di Sibolga.“
dari suami-isteri yang sudah sepuh ini hat kamar-kamar berjajar di kiri-kanan, Salus : “Oh dari dunia pendidikan-
menghadap Bapa, tidak jarang hanya bentuknya sama di ketiga lantai. Ada kini ke dunia Panti Lansia apa
tinggal bersama pembantu rumah lift untuk menghubungkan tiap lantai. tidak mengalami hambatan?”
tanggaatau bisa juga dengan seorang Suasananya cukup nyaman. Sr. Renata (tersemyum) : “Ah sama-
perawat. Memang, banyak pula orang saja, yang utama adalah kami
tua yang tinggal serumah dengan Saya sempat berbicang dengan berkarya, berkarya kan pengab-
anak-anaknya, seperti ibu yang di Suster Renata. Beliau adalah Susterke- dian.”
kursi roda tadi. Ada pula, orang sepuh pala yang manjadi Komandan di Panti S. : “Berapa banyak penghuni Panti
yang menjadi warga panti lansia, dulu Lansia St Anna. pada saat ini? Apa saja hamba-
disebutnya panti jompo. tan utama yang dihadapi?”
Berikut Petikan bincang-bincang
Siang itu saya menyempatkan saya dengan Sr.Renata SCMM Sr. Renata. : “Ada 91 orang, 58 oma-
diri mengunjungi Panti Lansia ‘St. S. : ”Selamat Siang Suster, saya- dan 41 Opa. Hambatan? Hm…
Anna’ di Gang Masda, Teluk Gong, sebenarnya hambatan selalu ada
Jakarta Utara. Melewati gang kecilber- tertarik motto yang tertulis di namun bukanlah hambatan yang
kelok-kelok, akhirnya saya sampai di belakang Front Desk. ‘Kasih terlalu bagaimana...Tidak semua
Sebuah bangunan kokoh bertingkat Tanpa Pamrih.’ Apaakah Suster
berkenan menjelaskan?”
Sr. Renata : ”Panti ini dikelola oleh
Yayasan Suster-Suster Cinta
SALUS DESEMBER 2013 I 43
KATAKESE
penghuni beragama Katolik, sudah pikun. Semua kami layani buk tak ada yang jaga. Ada pula
karena panti ini bersifat umum. dengan sikap yang sama, tak karena anak-anak sudah tidak
Biaya menurut kemampuan. boleh membeda-bedakan mereka mau mengurus orang tua mereka
Bagi yang tak mempunyai satu dari yang lainnya.” dengan alasan tak sanggup atau
keluarga atau yang keluarganya S : “Apakah ada kerjasama den- kadang karena anak-anak merasa
sudah tak pernah mencari atau gan pihak rumah sakit dalam bahwa kalau di panti orang tua
datang kepanti ya berarti semua menangani kesehatan anggota mereka lebih mendapatkan
biaya menjadi tanggungan yaya- panti?” perawatan lebih baik.”
san. Kendala di dana opperasio- Sr. Renata : “Iya ada, kerjasamaden- S : “ Apa yang ingin Suster sam-
nal tetap ada tapi kami kadang gan RS Atma Jaya. Penghuni paikan kepada pembaca Salus
juga bisa mendapatkan bantuan panti yang sakit kami bawa perihal para Lansia?”
dari para donatur. Seluruh peng- berobat ke RS Atmajaya dan Sr. Renata : “Adalah tanggung jawab
huni sebenarnya tidak ada yang mereka diberi keringgan biaya. anak-anak untuk menunjukkan
dibebaskan dari biaya, hanya Seminggu 2 kali kami memang- bakti kepada orang tua, apalagi
kenyataannya membayar apa gil guru buat melatih olah Raga, saat orang tua sudah usia lanjut.
tidak. Calon penghuni juga ban- setiap Selasa dan Jumat.” Orang tua bisa saja menerima
yak. Satu orang penghunitutup S : “Bagaimana penangananpeng- saat diantar ke Panti Lansia, tapi
usia, 10 orang calon penghuni huni panti yang sedang sakit?” sebenarmya mereka tak mampu
sudah antre mendafar. Tapi ini- Sr. Renata : “Di sini ada 3 susterbia- mengungkapkan perasaan
lah kapasitas maksimum kami. ra dan ada 16 staf yang melaya- mereka. Apakah anak-anak ini
S : “Apa yang sangat dibutuhkan nipenghuni panti. Mereka yang menyadari bahwa orang tua
dalam mengelola panti, Suster?” sakit semua kami kumpulkan mereka sungguh sudah berkor-
SR. Renata : ”Kami harus sabar, di kamar yang sama. Di sini ada ban bagi mereka saat mereka di
harus mengenal mereka satu yang sekamar berdua, bertiga, dalam kandungan, saat melahir-
persatu sifat mereka. Saat mereka berempat bahkan berenam.Apa- kan dan membesarkan mereka.
ribut bertengkar kami tak boleh bila dikumpulkan jadi satu lebih Namun, setelah sepuh, orang
memihak siapapun, kami harus mudah kami mengawasi kondisi tua mereka sendiri diantarkan
mampu mendengarkan mereka. mereka yang sakit. ke Panti Lansia. Sungguh, suatu
Kan sifat mereka sudah kembali S : “Apa alasan utama mereka memi- kenyataan yang acap kali mem-
seperti anak-anak ya sebisanya lih tinggal di panti?” buat saya merasa sedih.”
kami hanya sabar mendengarkan Sr. Renata : “Alasan tinggal di panti
mereka. Selain sering berteng- banyak. Ada yang karena keingi- Time does fly, demikian orang
kar, separuh penghuni panti ini nan sendiri, keluarga mereka si- sering mengatakan. Tanpa terasa waktu
membawa seseorang keusia 40…
50…. 60 … 70 dan mungkin 80-an
tahun. Waktu terus berjalan, demikian
pula dengan anggota keluarga kita, pa-
sti ada anggota keluarga yang menjadi
sepuh, entah orang tua kita sendiri,
entah mertua.
Semoga wawancara dengan Sr.
Renata SCMM bisa menjadi bahan
permenungan dalam bersikap dan
menghadapi orang tua yang berajak se-
puh secara arif bijaksana. Pada saatnya,
setiap dari kita pun akan menjadi tua
dengan berbagai kerentaan. (Mel)
44 I SALUS DESEMBER 2013
KRIIING SKK
SEKSI
KERASULAN
KELUARGA
Kolom ini sengaja dibuat untuk para umat yang Kriiing SKK,… kami merasa sejak anak
mau bertanya apa saja seputar keluarga kami memasuki usia SD –kami sebagai
Kolom ini di asuh oleh TIM SKK paroki pasangan menjadi sering “berantem”
dengan pendamping Romo Paroki yang berakhir pada tidak saling bicara.
Masalah yang memicu adalah tuntutan
Tim SKK Paroki adalah pasutri-pasutri yang dari istri anak harus les sebanyak-
sudah mengikuti pelatihan Kerasulan Keluarga dan banyaknya sepulang sekolah. Istri inigin
Konseling keluarga dari KAJ. Didalamnya juga terda- setiap hari anak diberi les, sehingga ada
pat psikolog profesional kegiatan yang berguna. Saya pribadi
tidak menyetujuinya. Bagaimana tang-
Semua nama yang mengirimkan dirahasiakan di
tangan redaktur SALUS DESEMBER 2013 I 45
gapan Kriiing SKK terhadap anak yang Kriiing SKK ,… Beberapa waktu yang
lalu saya diingatkan oleh salah seorang
diberi les sepulang sekolah? umat lingkungan saya mengenai dosa
sakrilegi. Saya ditegur karena saya
Salut buat bapak yang memberikan pertanyaan menerima komuni dalam misa. Saya
ini, karena umumnya yang bertanya masalah ini adalah sungguh tersinggung, karena saya
para ibu. Bapak mungkin ada baiknya diskusi dengan sebagai umat katolik merasa dengan
istri untuk menanyakan alasan anak bapak yang baru menerima komuni saya tenang dan
mulai masuk SD harus diberi les setiap hari. dikuatkan. Hal yang menjadi teguran
dari umat lingkungan tersebut – karena
Mungkin kita bahas secara rinci ya pak, pertama saya menikah tanpa menerima sa-
apa arti les buat anak dan keluarga bapak. Apakah untuk kramen perkawinan (istri saya katolik
membantu anak bapak dalam mengikuti pelajaran di juga) . Hal ini terjadi karena istri sudah
sekolah? Bila ini yang dimaksud maka sangat perlu hamil terlebih dahulu sebelum kami
diperhatikan mengenai perkembangan psikologi anak. menikah. Sebagai bentuk rasa tanggung
Apakah anak justru tidak menjadi jenuh. Apakah justru jawab – kami menikah di catatan sipil
nantinya anak akan tidak focus di dalam mengikuti dan kami pindah kota untuk meng-
pelajaran di dalam kelas,karena materi sudah dibahas hindarkan malu keluarga besar kami.
pada saat anak mengikuti les. Umumnya bila anak tidak Mohon petunjuk apa yang harus saya
focus maka akan mengganggu teman lainnya dan akan lakukan.
berdampak kurang baik bagi diri anak bapak dan teman
di dalam kelasnya. Perlu di analisa sejauh apa anak Bapak yang terkasih,… sungguh kami melihat be-
bapak harus dibantu dalam mengikuti pelajaran di kelas. tapa Yesus mencintai bapak dengan mengirimkan teman
Bila anak bapak masih kurang paham, saat ini sekolah- bapak yang menegur bapak.
sekolah memberikan “remedy” bagi siswanya.
Bapak, sebagai pasangan katolik kami merasa sudah
Bila les ingin mengembangkan ketrampilan lainnya sangat jelas mengetahui bahwa gereja katolik mem-
seperti olah vocal, berenang, bela diri, melukis – hal itu punyai 7 sakramen dan salah satu sakramen itu adalah
baik saja sejauh tidak dipaksa dan tidak dengan target sakramen perkawinan.
untuk menjadi juara. Untuk anak usia SD les mengem-
bangkan ketrampilan adalah cara untuk mengetahui dan Sakramen perkawinan memeteraikan cinta dua
mengeplorasi apa sebenarnya bakat anak bapak. pribadi dan mengundang Yesus sendiri hadir dalam
keluarga bapak.
Ada hal-hal yang perlu diperhatikan, adalah kesem-
patan bersosialisasi dengan anak sebayanya dan tentunya Selain itu kita ketahui juga untuk menyambut
anak perlu waktu untuk bermain juga. komuni (menghadirkan tubuh Yesus sendiri) ke dalam
diri kita, maka kita harus bersih dari dosa.
Cari waktu dengan istri untuk mendiskuiskan
mengenai kegiatan sepulang sekolah ini. Bila diperlukan Dalam konteks ini, bapak menyambut Yesus dalam
libatkan anak juga untuk memilih les ketrampilan yang keadaan berdosa berat dan sudah tidak menghormati
akan dipilih. Hal ini akan membuat anak antusias dan Ekarsiti dimana Kristus hadir secara substansial (inilah
lebih bertanggung jawab karena merasa dilibatkan. dosa sakrilegi)
Sebenarnya bila istri bapak tidak bekerja adalah Untuk itu saran kami, bapak dan istri menghadap
baik sekali melakukan kegiatan bersama anak. Hal ini Romo untuk mengakukan dosa dan mengurus pem-
akan memupuk tali ikatan yang makin kuat dan disini- benahan perkawinan bapak dan istri dalam sakramen
lah proses pendidikan dalam keluarga berjalan. Iman Perkawinan. Percayalah pak, … Yesus mencintai bapak,
akan Yesus bisa di sampaikan sambil istri berkegiatan karena DIA hadir ke dunia untuk mencari dombanya
dengan anak. yang hilang.
Selamat,… mengembangkan bakat anak bapak…
46 I SALUS DESEMBER 2013