The words you are searching are inside this book. To get more targeted content, please make full-text search by clicking here.
Discover the best professional documents and content resources in AnyFlip Document Base.
Search
Published by Salus - Gereja St. Laurensius, 2022-01-09 09:15:50

Salus-19

Salus-19

19 / TAHUN VII /
NOVEMBER 2015
UNTUK KALANGAN SENDIRI

MEMAHAMI
PROSES ARAH DASAR KAJ 2016-2020



Pelantikan DPH 2015-2018
Susunan Dewan Paroki Harian (DPH) Paroki
Alam Sutera 2015-2018 mulai di’bocor’kan Susunan DPH masa bakti 2015-2018
kepada peserta Rapat Karya Paroki pada
tanggal 8 November 2015 dan seminggu Ketua Umum : RD Yohanes Hadi Suryono
kemudian dikukuhkan dengan Surat Pengangkatan
dari Uskup Agung KAJ Mgr. Ignatius Suharyo. Surat Ketua 1 : RD Hieronimus Sridanto Aribowo
Pengangkatan tersebut dibacakan dalam Misa tang-
gal 15 November 2015 pukul 17.00, yang dipimpin Nataantaka
oleh Romo Vikjen KAJ RD Samuel Pangestu berkon-
selebrasi bersama RD Hadi Suryono, RD Sridanto Ketua 2 : RD Lodewijk Bambang Santoso
Aribowo dan RD Bambang Wiryowardoyo.
Wiryowardoyo
Upacara pelantikan DPH ini ditandai dengan
percikan air suci dan pengalungan salib pada seluruh Wakil Ketua : Lukas Agung Prasojo
personil DPH secara satu-persatu dan dilanjutkan
dengan penyerahan vandel Paroki kepada salah satu Sekretaris 1 : Yohanes Bayu Samodro
perwakilan anggota DPH.
Sekretaris 2 : Vonny Elisabeth Pasla
Romo Samuel mengucapkan selamat bertugas bagi
DPH 2015-2018, bertugas dengan sepenuh hati dan Bendahara 1 : Nicholas Sugeng Setyono
sukacita dan untuk selalu demi memuliakan nama
Tuhan. Dalam kesempatan ini pula Romo Samuel Bendahara 2 : Yuliana Suliharti Sugiono
mengucapkan terima kasih kepada anggota DPH yang
telah purna tugas dan tetap mengharapkan mereka Anggota : Andreas Erwin Susilo
semua tetap setia bekerja di ladang Tuhan pada bidang
yang berbeda. Antonius R. Soetrisno

Nicholas Eddy Santoso

Veronika Nanik Moeliana

Thomas Maria Tommy Budiyanto

Vincentius Paulus Gunawan Rusli

Vinsensius Rante

19 / TAHUN VII / Dapur Redaksi
NOVEMBER 2015
UNTUK KALANGAN SENDIRI Pengurus Dewan Paroki Haria nParoki Alam Sutera berganti. Pelantikannya
telah dilakukan pada tanggal 15 November 2015 oleh Vikaris Jendral KAJ, RD
MEMAHAMI Samuel Pangestu. Seminggu sebelumnya, Dewan Paroki Pleno menggelar Rapat
PROSES ARAH DASAR KAJ 2016-2020 Karya Paroki di D’Agape, Gadok-Bogor untuk memadukan gerak-langkah dan
mengobarkan motivasi pelayanan untuk mewujudkan Gereja Paroki yang berse-
Disain Cover: Erdiyanta mangat menjadikan “Orang Miskin sebagai Harta Gereja” dalam koridor Arah
Dasar Keuskupan Agung Jakarta.
04 SALUS 19
NOVEMBER 2015 Makin banyak orang merasakan betapa Gereja Paroki Alam Sutera hidup
dan berkembang sangat dinamis dan penuh semarak. Di lingkungan gereja se-
tiap hari berlangsung kegiatan dari kalangan anak-anak sampai kaum lansia silih
berganti, bahkan tak jarang “berebut” tempat meskipun Gedung Karya Pastoral
pun sudah dapat digunakan secara penuh. Tentu, ini sangat menggembirakan.
Namun, diharapkan agar semangat dan semaraknya kegiatan tidak hanya terpu-
sat di lingkungan gereja, melainkan juga dan lebih-lebih hendaknya berlangsung
di lingkungan dan wilayah.

Berkembangnya aneka macam cara dan bentuk menggereja patut disyukuri
dan dikobarkan. Untuk itu diharapkan agar semangat pelayanan dan meng-
gereja dilakukan dengan kegembiraan batin dan dimulai dari keluarga yang
menghayati semagat Injili. Pembaruan kehidupan keluarga yang bersemangat
Injili diharapkan dapat menumbuhkan bibit semangat regenerasi pelayanan
dalam berbagai kepengurusan karena selain mereka bersemangat melayani juga
mendapat dukungan secara sehat dari keluarga.

Syukurlah, pada pertengahan tahun 2015 ini di Komsos Sub-seksi Majalah
Salus mulai didukung oleh banyak pendatang baru, terutama dari kaum muda.
Semoga upaya regenerasi dan kaderisasi dapat berjalan seperti halnya yang sudah
terjadi pada lingkungan, seksi-seksi dan kelompok kategorial lainnya.

Pada edisi kali ini, Salus mengajak Anda sekalian untuk mengenal Ardas
2016-2020 dan merasakan kegembiraan atas dinamika kehidupan menggereja
yang kita alami bersama.

DAFTAR ISI

06 Memahami
Proses Arah Dasar
KAJ 2016-2020

09 Misa ke-7

Kegembiraan Umat Gading Serpong

11 Rapat Karya Paroki Alam Sutera 2015

26 42

REDAKSI SALUS
mengharapkan partisipasi Anda.
Kirimkan artikel dan berita lingkungan
atau kegiatan ketegorial ke email
[email protected]

Penanggung Jawab: Cliff, Berkibar dalam Paskibra Strumento dell’Amore
DPH Paroki Alam Sutera, Serpong Utara
Pemimpin Umum: RD. Hieronimus Sridanto Sarana Awam Merasul via Radio dan Café
Aribowo Nataantaka
Pemimpin Redaksi: Andre Budi Wiryawan 16 Hening Yang Membawa Kerinduan
Sekretaris: Alex Tan
Redaksi: Erwin Susilo, Imelda Njo, Elisabeth Liputan Rekoleksi Prodiakon
Wong, Arie Cahyana, Priscilla Maria Adeline
Kristianto, Abe Manyo, Federikus Trihatmoko, 34 Bermurah Hati
Ignatius Tri Hupadi
Desain dan Artistik: Erdiyanta, Libertus Anwar, Menebar Kasih Allah
Eva Leony Armandha
Redaktur Foto: Iwan Saputra, Dasa Didjaya 44 Kunjungan Pastoral Keluarga
Keuangan: Iin Pratiwi, Kani Tjhin, Lina Huang
Sirkulasi: Bekti
Alamat Redaksi: Gereja Santo Laurensius
Jl. Sutera Utama 2, Alam Sutera
Serpong Utara, Tangerang Selatan
Email: [email protected]

05SALUS 19

NOVEMBER 2015

LIPUTAN UTAMA

MEMAHAMI PROSES
ARAH DASAR KAJ 2016-2020
Gereja Santo Lauren-
sius adalah paroki keunikannya?
yang secara geografis 1. Sebelum dirumuskan Ardas KAJ
terletak di Dekenat
2016-2020, dirancang suatu
evaluasi dan feed back atas Ardas

Tangerang, Keuskupan Agung Pastoral 2011-2015. Perancan-

Jakarta. Sebagai bagian dari Ge- gan dengan metode kuesioner

reja KAJ, tentu saja paroki ini juga secara kuantitaf maupun FGD

mengikuti derap bersama langkah (Focus Group Discussion) di

pastoral Keuskupan Agung Jakarta. paroki maupun di dekenat

Arah Dasar (Ardas) Pastoral KAJ tampaknya mendekati kenyataan

2011-2015 segera akan berakhir. di tingkat akar rumput. Hasil

Ini ditandai dengan acara Puncak kuesioner dan FGD yang mewa-

Perayaan Syukur Ardas 2011-2015 kili paroki-paroki dari 8 dekenat

KAJ di JI Expo Kemayoran, Jakarta menjadi acuan untuk diolah

Pusat. Ribuan umat Katolik KAJ menjadi rumusan Arah Dasar

diundang untuk ikut mensyukuri KAJ 2016-2020.

perjalanan peziarahan Gereja KAJ 2. Dalam proses perumusan, Ardas

yang baru saja selesai. KAJ 2016-2020 ini juga sema-

Sementara itu Arah Dasar KAJ kin banyak melibatkan awam.

2016-2020 segera akan dihidupi Struktur organigramnya yang

pada tahun tahun mendatang. semakin melibatkan partisipasi

Paroki Alam Sutera tampaknya banyak kaum awam sangat terli-

tidak ketinggalan untuk terlibat hat dan membumi dalam proses

dalam menggumuli ke mana arah perumusan. Misalnya di tim

Gereja Katolik KAJ ini berziarah karya parokial, kini bukan saja

di dunia ini. Rapat-rapat Pra Raka para imam deken yang mewakili

(Rapat Karya) untuk memper- rapat-rapat, namun juga ada satu

siapkan Rapat Karya Paroki pada wakil awam di tingkat dekenat

tanggal 7-8 November 2015 digelar yang terlibat dalam proses-proses

untuk semakin mendekatkan derap perumusan.

langkah pastoral dan kegiatan 3. Spiritualitas yang hendak

kerohanian di paroki ini sedekat digali dan dikembangkan tentu

mungkin dengan Arah Dasar KAJ saja spiritualitas yang sema-

2016-2020. kin beraroma Gereja Jakarta,

bukan sekedar Gereja Katolik

Arah Dasar KAJ 2016-2020 yang Unik di Jakarta. Nama Pancasila yang

Arah Dasar KAJ 2016-2020 ini disebut dalam ardas 2016-2020

memang agak unik. Di mana letak ini sungguh membawa nuansa

06 SALUS 19
NOVEMBER 2015

LIPUTAN UTAMA

Gereja KAJ sebagai Gereja yang gan untuk senantiasa mensinergikan bukan semata-mata sebagai obyek
bermasyarakat dan berakar pada program-program yang kurang lebih kegiatan pastoral saja.
norma dan nilai luhur bangsa. berhaluan sama dalam lintas seksi
di paroki, di tengah upaya menter- Spiritualitas Gembala Baik dan
Dari Arah Dasar Hingga Program jemahkan rencana strategis dalam Murah Hati
Kerja program yang semakin konkret. Spi-
ritualitas yang hendak disampaikan Tema tahun pertama dari
Bulan Oktober dan November dalam renstra ini adalah bahwa kerja Periode Ardas 2016-2020 ini adalah
adalah bulan-bulan yang melelah- sama lintas seksi itu sudah “mutlak” Kerahiman Allah yang Memerdeka-
kan bagi para pemimpin pelayan dan tak dapat ditawar-tawar lagi agar kan (2016). Memasuki tahun 2016
pastoral di Gereja St. Laurensius. Arah Dasar dapat terwujud. Ini ti- ini, terkait dengan Ardas 2016-
Pada bulan bulan ini terjadi proses dak mudah, karena tiap seksi dipacu 2020, Gereja KAJ memfokuskan
sosialisasi Arah Dasar baik di untuk meninggalkan “egosentris” topik pastoral pada Kerahiman
tingkat dekenat maupun di tingkat pelayananan internalnya dan mulai Allah. Perayaan Yubilium Tahun
paroki oleh tim tim Dewan Karya membuka diri untuk kerja sama Kerahiman Allah KAJ ini akan di-
Pastoral KAJ. yang melibatkan seksi lain maupun buka pada tanggal 8 Desember 2015
kategorial lainnya di dalam paroki dan berakhir 20 Nopember 2016.
Umat tidak hanya diminta ini. Satu hal yang masih terkait dengan
memahami dan mengerti arti Ardas Ardas KAJ adalah bagaimana alam
2016-2020, namun umat juga di- Dari Program Kerja Hingga semangat Kerahiman Allah itu spi-
minta semakin handal dan trampil Eksekusi. ritualitas Gembala Baik dan Murah
dalam melihat rencana strategis Hati tetap menjadi bagian dari
(renstra) jangka panjangnya, baik Proses berpastoral menurut semangat hidup menggereja di KAJ.
di tingkat Keuskupan maupun di Ardas 2016-2020 ternyata tidak
tingkat paroki. selesai pada pensahan program yang Adalah tugas semua para pelayan
telah direncanakan. Proses harus pastoral untuk senantiasa meng-
Pemahaman dari Ardas ke Renstra terus berlanjut sampai eksekusi hidupi semua program-program
tampaknya perlu banyak waktu program di tahun ke depan, berikut karyanya dengan spiritualitas
dan proses. Masa-masa sulit ini bisa evaluasi dan laporan pertanggungja- gembala baik dan murah hati, dan
dilalui oleh para pemimpin pastoral wabannya. bercermin dari kerahiman Allah
di Gereja St. Laurensius dalam yang memerdekakan.
kesempatan rapat-rapat memahami Ini pun suatu problem tersen-
renstra bersama sama. Kesan yang diri. Mengeksekusi suatu program Salam dan doa,
sangat kuat adalah tertatih-tatih, yang telah direncanakan setahun RD Sridanto Aribowo
melelahkan namun tetap semangat sebelumnya tentu tidak mudah. Sekretaris Dewan Karya Pastoral KAJ
dalam proses pembelajaran ber- Dibutuhkan keugaharian untuk
sama. menyesuaikan kebutuhan, melihat
suasana dan situasi terkini serta spiri-
Dari Renstra ke Program (ren- tualitas untuk menempatkan umat
cana program untuk tahun depan), yang kita layani sebagai subyek,
tampaknya sudah dengan mudah
dipahami. Namun tetap ada perjuan-

07SALUS 19

NOVEMBER 2015

LIPUTAN UTAMA

08 SALUS 19
NOVEMBER 2015

LIPUTAN UTAMA

Misa ke-7
Kegembiraan Umat Gading Serpong
Hari kelima pada
bulan September lebih umat hadir memenuhi Aula sejarah, keberadaan umat katolik di
2015, menjadi hari sekolah hingga meluber ke lapangan Gading Serpong sejak awal sepertinya
yang bersejarah bagi basket yang berada tepat di depannya. memang tidak bisa dipisahkan dari
umat katolik di Gading Serpong dan Vikaris Jenderal Keuskupan Agung peran sekolah Tarakanita. Bermula
sekitarnya. Yah, pada hari Sabtu, Jakarta, RD Samuel Pangestu, me- pada medio tahun 1995, saat sekolah
5 September 2015 Paroki Santo mimpin perayaan ekaristi ini sebagai Tarakanita memulai pelayanan
Laurensius memulai pelayanan baru, konselebran utama, didampingi oleh pendidikan di Gading Serpong yang
dengan mengadakan perayaan Pastor Paroki Alam Sutera, RD Yoha- menempati sebuah ruko di Jalan
ekaristi di Gading Serpong secara nes Hadi Suryono serta RD Lodewijk Kelapa Sawit Blok BF No. 32 – 34.
rutin. Keringnya bulan September Bambang Santosa Wiryowardoyo. Di sekolah inilah kemudian terjadi
saat itu, ternyata berbanding terbalik Perayaan Ekaristi yang dimulai tepat perjumpaan awal beberapa umat
dengan iman umat katolik di ling- pukul 17.00 WIB itu makin terasa katolik, yang kemudian berhimpun.
kungan Gading Serpong. Umat terus meriah dengan iringan koor dari Mereka antara lain Almarhum Bapak
bertambah begitu cepat, lingkungan kelompok paduan suara Pencinta Andreas Budi, Ibu Liani, Bapak
dan wilayah terus dimekarkan. Suara Gading Serpong. Ruang aula Andreas Suryana dan beberapa orang
Kehidupan menggereja terlihat yang penuh dan terasa panas, tak lainnya. Mereka kemudian berinisiatif
bergairah dengan berbagai kegiatan mengganggu suasa perayaan ekaristi. untuk mencari umat katolik yang
terus dikembangkan.-Hal itu makin Seluruh umat terlihat khusuk dan lain di Gading Serpong, yang saat itu
nampak pada wajah-wajah umat yang tenang hingga perayaan ekaristi berak- memang masih baru sehingga belum
hadir pada perayaaan ekaristi , untuk hir. Romo Vikjen dalam kotbahnya saling mengenal. Makin lama umat
membuka pelayanan misa rutin di menyampaikan rasa syukur atas di- yang tergabung semakin banyak.
Gading Serpong yang sudah lama mulainya pelayanan perayaan ekaristi Maka kemudian dibentuklah satu
dirindukan ini. secara rutin di Gading Serpong ini. lingkungan baru dengan mengam-
bil pelindung lingkungan Santo
Bertempat di komplek sekolah Sekelumit Sejarah Umat Katolik di Gregorius Agung. Almarhum Bapak
Tarakanita Gading Serpong, tepat- Gading Serpong. Andreas Budi dipilih untuk menjadi
nya di aula SD Tarakanita, seribu ketua lingkungan yang pertama. Dari
Kalau kita sejenak menengok
09SALUS 19

NOVEMBER 2015

LIPUTAN UTAMA

satu lingkungan kecil itu, kini setelah soal sarana maupun administrasi. raan, akhirnya umat Gading Serpong
20 tahun, benih-benih iman itu terus Bersamaan dengan itu, proses menda- mendapatkan pelayanan ekaristi di
tumbuh membesar. Satu lingkungan patkan ijin dari Bupati juga diurus. Di lokasi yang lebih dekat.
itu kini telah berkembang menjadi mulai dari RT dan RW serta tokoh
49 lingkungan dalam 13 wilayah masyarakat di lingkungan sekolah, Sebagai ungkapan rasa syukur,
dengan jumlah umat lebih dari 7100 lalu ke tingkat kelurahan Kelapa Dua juga untuk membangun relasi yang
jiwa. Suatu panen yang berlimpah. dan kemudian Kecamatan Kelapa makin akrab dan penuh persaudar-
Dua sebelum meminta rekomendasi aan, setelah perayaan ekaristi usai di-
Persiapan dan Pengurusan Ijin dari FKUB Kabupaten Tangerang. lanjutkan dengan silaturahmi dengan
Satu hal yang perlu diketahui, sekolah para tokoh masyarakat Kelapa Dua.
yang Serba Cepat. Tarakanita yang mampu hadir dengan Hadir dalam acara silaturahmi ini,
Kabar tentang Pelayanan misa tepat di masyarakat mempunyai RT-RW beserta pengurusnya, Lurah
andil yang besar dalam kelancaran Kelapa Dua dan Muspika Kecamatan
rutin di Gading Serpong ini sudah proses pengurusan perijinan ini. Di Kelapa Dua, yang terdiri dari Camat,
beberapa waktu diketahui oleh umat. tingkat masyarakat, sekolah rutin Kapolsek Kelapa Dua serta Danramil
Hanya kapan waktunya itu akan hadir dengan berbagai kegiatan yang untuk Kecamatan Curug dan Kelapa
dimulai, yang belum jelas. Hingga bermanfaat. Sementara di tingkat Dua. Sementara dari pihak Gereja:
kemudian akhirnya Rapat Dewan pemerintahan Sekolah Tarakanita Vikjen KAJ RD Samuel Pangestu,
Paroki memutuskan tanggal 5 Sep- telah berulang kali mengharumkan Pastor Paroki beserta DPH dan juga
tember 2015, sebagai tanggal yang nama daerah, dengan prestasinya perwakilan dari Yayasan Tarakanita.
dipilih untuk memulai pelayanan baik di tingkat kabupaten, provinsi Romo Vikjen terlihat begitu gembira
misa di Gading Serpong. maupun nasional. Selain itu tentu berbincang dengan semua tokoh yang
tokoh-tokoh umat yang dipilih untuk hadir hingga acara usai.
Maka kemudian menyusul mengurus izin ini juga punya peran
dibentuk tim untuk mempersiapkan besar dengan keaktifan mereka selama Bapak Mad Sari tokoh masya-
segala sesuatunya. Bapak Bayu Samo- ini di masyarakat sehingga mempun- rakat Kelapa Dua yang juga ketua
dra dan Bapak Danurdara Susetyo yai relasi yang baik mulai dari RT, Badan Amil dan Zakat kecamatan
ditunjuk untuk mengkoordinir tim RW, Lurah hingga Camat. Kelapa Dua, menggambarkan silatu-
kecil untuk mempersiapkan segala rahmi itu sebagai hari yang bersejarah
sesuatunya. Setidaknya ada tiga hal Maka kemudian terjadilah seperti bagi masyarakat Kelapa Dua, karena
yang harus segera dikerjakan oleh yang sudah direncanakan. Pada Sabtu acara silaturahmi seperti ini baru per-
team ini. Bertemu dengan pihak se- sore, 5 September 2015, sejak pukul tama kali terjadi. Semoga relasi yang
kolah untuk mendapatkan ijin, mem- 16.00 WIB umat mulai berdatangan baik ini terus berlanjut, kehadiran
persiapkan semua keperluan perayaan memasuki area sekolah. Mendekati umat katolik secara berkelanjutan
ekaristi dan yang terakhir mengurus pukul 17.00 WIB makin banyak dalam perayaan ekaristi, maupun
izin sementara pemanfaatan gedung umat yang datang. Seribu lebih kursi dalam kehidupan bermasyarakat
untuk beribadat dari Bupati/Walikota plastik berwarna biru yang disiap- semakin menjadi warna yang indah
sesuai SKB Dua Menteri tahun 2006. kan panita terisi penuh. Panitia bagi masyarakat sekitar, sebagai mana
pun menambah kursi di lapangan halnya Sekolah Tarakanita yang sudah
Puji Tuhan, dengan waktu yang basket dengan kursi milik sekolah. hadir menyatu dengan masyarakat
terbatas semua berjalan lancar. Karya Namun tetap saja tidak semua umat Kelapa Dua selama lebih 20 tahun
roh kudus sungguh terasa dalam mendapatkan tempat duduk. Maka itu. Untuk itu Gereja menunggu
seluruh proses ini. Sekolah Tarakanita sebagian umat ada yang terlihat bediri peran aktif kita semua. (3hatma)
begitu terbuka dan gembira menyam- selama misa. Namun semua umat
but rencana paroki ini . Itu tercermin tetap penuh syukur dan kegembi-
dari setiap pertemuan, sekolah men-
dukung apapun yang telah direncana-
kan oleh team dari Paroki baik dalam

10 SALUS 19
NOVEMBER 2015

LIPUTAN UTAMA

RAPAT KARYA PAROKI
ALAM SUTERA 2015

Jangan takut! Kata ini dinya- besar. Pada konteks Gereja Universal, pada semangat aktivisme. Semoga ta-
takan Yesus sebanyak 366 kali Bapa Suci mengajak umat katolik waran kegiatan hidup menggereja di
di Injil dengan berbagai varian. seluruh dunia untuk bersama-sama paroki yang sangat padat ini, mampu
Sebagai umat Katolik henda- memasuki tahun kerahiman Allah. kita saring dan kita pilih dengan
kalah berani ofensif, bukan defensif; Sedangkan dalam konteks Gereja jernih, mana yang aku pilih untuk
hendaklah kreatif, bukan resignatif Partikular, Bapak Uskup Keuskupan membangun kecintaan yang semakin
atau menarik diri; dan hendaklah in- Agung Jakarta Mgr. Ignatius Suharyo dalam kepada Allah dan membangun
klusif, bukan eksklusif. Demikianlah mengajak seluruh umat di Keuskupan semangat peduli pada sesama dan
seru RD Simon Petrus Lili Tjahjadi Agung Jakarta untuk bersyukur atas lingkungan (hidup) kita.
kepada peserta Rapat Karya Paroki anugerah penyelenggaraan Ilahi
Alam Sutera dalam paparan yang dalam usaha bersama membuat Evaluasi
bertajuk Tantangan Hidup Beriman Arah Dasar Keuskupan Agung Ja- Bapak Bayu Samodro sebagai
dan Menggereja Kira di Abad XXI. karta 2016-2020; dan dalam konteks
Gereja Setempat, Pengurus DPH Sekretaris DPH memaparkan evaluasi
Paparan RD Lili Tjahjadi yang Paroki Alam Sutera mengajak seluruh untuk yang menggambarkan tingkat
sangat berbobot namun disampaikan perangkat Dewan Paroki Pleno keterlaksanaan program layanan
dengan gaya kocak ini merupakan mengadakan Rapat Karya Paroki agar pastoral pada tahun 2015. Beliau
masukan kepada Dewan Paroki Pleno dapat melakukan pelayanan yang menyebutkan bahwa terlaksananya
agar mantap dalam mengimple- lebih baik dan murah hati. program layanan pastoral karena
mentasikan program kerjanya atas adanya faktor yang pendukung yakni
dasar Arah Dasar Keuskupan Agung Dari Rapat Karya Paroki keaktifan pengurus 25,72 %, ke-
Jakarta 2016-2020. diharapkan dihasilkan perencanaan tepatan memilih waktu 15,35 %,
kegiatan pastoral yang baik, dapat dukungan keluarga 12,32 % dan
Rapat Karya Paroki Alam Sutera membangun sebuah sistem yang kuat yang lainnya berupa sistem mana-
pada tahun 2015 ini dilaksanakan yang mampu menjawab kerinduan jemen, keterlibatan umat, kualitas
di D’Agape, Gadog, Bogor-Jawa dan kehausan umat akan pelayanan pelayanan para imam, dana, serta
Barat pada tanggal 7-8 November, yang semakin baik dan menyapa. sarana prasarana. Sedangkan yang
diikuti oleh Dewan Paroki Harian menjadi tantangan atas terlaksananya
dan Dewan Paroki Pleno yang terdiri RD Hadi Suryono juga mengajak program adalah keterlibatan umat
atas para Ketua Wilayah, Ketua Ling- seluruh perangkat Dewan Paroki dan 27,25 %, keaktifan pengurus 21,25 %,
kungan, Ketua Seksi dan Subseksi, segenap umat untuk bersyukur dan pemilihan waktu 10,67 %, dan faktor
serta Kategorial. Pelaksanaan acara berpartisipasi dengan gembira dalam lainnya berupa kualitas pelayanan
sempat molor dari rencana akibat menjalankan aktifitas yang ada. para imam, dukungan keluarga, dana,
kemacetan lalu lintas. Hendaknya tidak menekan untuk sarana prasarana, dan sistem mana-
membuat atau mengikuti sebanyak- jemen.
Pada awal acara rapat karya pa- banyaknya kegiatan pastoral yang
roki ini, RD Hadi Suryono memberi- ada supaya terkesan aktif mengikuti Program layanan pastoral ling-
kan catatan yang menyatakan bahwa kegiatan paroki. Ada bahaya kalau kungan diukur dari terlaksananya
Paroki Santo Laurensius dihadapkan itu yang dibuat, yakni kita bisa jatuh kegiatan Doa Rosario (bulan Maria),
pada tiga kegiatan menggereja yang

11SALUS 19

NOVEMBER 2015

LIPUTAN UTAMA

Doa Rosario (bulan Rosario), Pend- iman kepada Yesus Kristus, mem- dan memerdekakan): perlu adanya
alaman Iman Prapaskah, Pendalaman bangun persaudaraan sejati, dan keterpaduan antara imam dan awam
Iman BKSN, Pendalaman Iman meningkatkan pelayanan kasih. dalam mengelola kegiatan liturgi,
Adven, Paduan Suara/Koor; Bina kegiatan katekese tidak hanya berupa
Iman Anak, Bina Iman Remaja, Diskusi pengajaran tetapi juga dalam berbagai
Bakti Sosial, Misa Lingkungan (Pesta Peserta rapat dibagi dalam kegiatan, pentingnya prioritas layanan
Nama), Misa Lingkungan (Pember- pastoral imam terhadap lingkungan.
katan Rumah), Misa Lingkungan kelompok-kelompok untuk berbagi Prioritas 3 (Meningkatkan kualitas
(Syukuran Keluarga), Misa Ling- pengalaman dan gagasan tentang pastoral dan kader): Kaderisasi pen-
kungan (Kedukaan/Arwah), Ziarah dinamika yang terjadi di lingkungan- gurus harus sejak dini, awam harus
Rekreasi. Tingkat keterlaksanaannya lingkungan dengan mendalami lima aktif berpartisipasi dalam kegiatan
jika dirata-rata, dari 82 lingkungan prioritas layanan pastoral. Hasil pastoral, pelatihan pengurus secara
tingkat ketercapaiannya adalah diskusi antara lain adalah sebagai berkala, perlunya keterlibatan dan
77,89 % berikut. Sasaran Prioritas 1 (Pastoral dukungan mantan pengurus. Prioritas
keluarga yang utuh dan terpadu): 4 (Meningkatkan dialog dengan
Untuk program layanan pastoral anggota keluarga terlibat dalam umat beragama lain dan semangat
Dewan Paroki Harian, Seksi, Bagian, pelayanan lingkungan dengan berbelarasa): penyelenggaraan baksos
dan Kategorial secara rerata keterlak- sukacita dan rela berbagi; kaum muda hendaknya fokus untuk menjalin
sanaannya mencapai 72,34%. Aspek pun melibatkan dalam kegiatan silaturahmi dengan masyarkat,
yang dievaluasi adalah pencapaian yang menjadi prioritas; pentingnya hendaknya melibatkan penggerak
target peserta, target tujuan kegia- memperhatikan akurasi pencatatan masyarakat sasaran dalam melakukan
tan, ketepatan waktu pelaksanaan, mutasi warga lingkungan dan layanan baksos, dan pentingnya memper-
penggunaan dana paroki dengan sakramentali. Prioritas 2 ( Meningkat- hatikan yang miskin dan tersisih
mengacu pada tujuan memperdalam kan katekese dan liturgi yang hidup

12 SALUS 19
NOVEMBER 2015

LIPUTAN UTAMA

Kita juga masih dapat meningkatkan
pembinaan kaum muda.

Gereja harus selalu membaharui
hidup, tidak menjadi tertutup. Gereja
harus cepat tanggap ketika ada orang
yang kelaparan dan membutuhkan
perhatian.

dengan berbagai pendekatan. Prioritas mikirkan agar sikap dan tantangan Warnasari
5 (Meningkatkan keterlibatan umat menggereja benar-benar membumi
dalam menjaga lingkungan hidup): dan terlaksana secara konkret. Akan Untuk meningkatkan pelayanan
hendaknya menggunakan kemasan dibuat patung Santo Laurensius un- pastoral, para pengurus mendapatkan
ramah lingkungan untuk penyediaan tuk dipasang di depan gereja supaya penyegaran motivasi dari Bapak Luis.
konsumsi setiap kegiatan, membentuk kita semua selalu menyadari semangat Pada malam hari pun waktu diman-
seksi kebersihan setiap kepanitiaan dasar santo pelindung paroki yakni faatkan untuk membina keakraban
dan berkoordinasi dengan pembuang “Orang miskin adalah harta kekayaan antar pengurus dengan pentas seni
sampah, tidak lupa memperhatikan Gereja.” Paroki juga akan merumus- yang menampilkan perwakilan dari
penghematan dalam menggunakan kan visi dan misi yang selanjutnya wilayah-wilayah.
energi listrik di kompleks gereja. menjadi pedoman arah dan program
dengan dasar-dasar spiritualitas Santo Menjelang Misa penutup, Dewan
Diskusi berlangsung dengan Laurensius. Sosialisasi dan imple- Paroki mengumumkan adanya peme-
penuh semangat dan gembira. Kopi mentasi Ardas perlu segera dilakukan karan wilayah, yakni Wilayah 22 yang
dan kudapan pun diantarkan ke dengan bahasa yang sederhana agar menaungi Lingkungan Santa Regina,
kelompok agar penggunaan waktu mudah dipahami dan diimplemen- Santa Olga, Santa Odilia. Di samping
berlangsung baik. tasikan. Selain itu, Paroki juga akan itu juga diumumkan pergantian De-
membuat Pedoman dan Standar wan Paroki Harian yang akan dilantik
Catatan Akhir Pelayanan Paroki yang selaras dengan pada tanggal 15 November 2015, dan
Pada akhir rapat karya paroki, Ardas KAJ. RD Hadi Suryono juga informasi atas perkembangan rencana
mengharapkan agar banyak terjadi pembangunan gereja Santa Maria
RD Hadi Suryono memberikan aktivitas di lingkungan sebagaimana Benteng Gading. Dewan Paroki juga
catatan-catatan bahwa Gereja ialah yang terjadi di lingkungan gereja. tidak lupa mengucapkan terima kasih
persekutuan umat beriman. Para atas kerja keras yang penuh semangat
pengurus diharapkan untuk me- dari Panitia Penyelenggara dari
Wilayah 20 dan dikoordinasikan oleh
Bapak Purba. (Andre BW)

13SALUS 19

NOVEMBER 2015

LIPUTAN UTAMA

SOSIALISASI NOTA PASTORAL diharapkan dapat menggali segala po-
BIDANG PENDIDIKAN tensi yang ada dalam diri anak. Guru
hendaknya pantang menyerah dalam
menghadapi berbagai tantangan pada
diri anak didik, baik akademik mau-
pun non akademik. Kerelaan untuk
berbagi itulah yang menjadi kekhasan
profesi guru. Dalam pandangannya,
guru adalah pekerjaan mulia.

Sabtu, 24 Oktober 2015 lalu lima dokumen gereja yang terdiri atas Deklarasi Pendidikan Kristen
sebanyak 73 guru Katolik lima buku. Buku 1 berbicara tentang
se-Paroki Santo Laurensius deklarasi tentang pendidikan Kristen Dalam paparan tentang deklarasi
berkumpul di Aula TK Ta- (Gravissimum Educationis). Buku pendidikan Kristen dikatakan bahwa
rakanita Gading Serpong Tangerang 2 berbicara tentang sekolah Katolik. pendidikan memiliki peran strategis
untuk mendengarkan sosialisasi nota Buku 3 berisi tentang Awam Katolik bagi peradaban manusia. Ia memiliki
pastoral bidang pendidikan. Nara di Sekolah: Saksi-saksi Iman. Buku pengaruh yang luar biasa terhadap
sumber yang hadir dalam pertemuan 4 membicarakan tentang dimensi kemajuan bangsa. Saat ini kehidupan
itu Pastor Frumentius Gions, OFM religiositas pendidikan di sekolah manusia semakin dipermudah dengan
dan Br. Heribertus Sumarjo, FIC. Katolik. Buku 5 membicarakan ten- munculnya berbagai teknologi in-
Acara diawali dengan penjelasan tang Kitab Hukum Kanonik tentang formasi yang menyadarkan manusia
umum dari Bapak Sugi dilanjut- Pendidikan Katolik. pada peran dan tanggung jawabnya
kan dengan sambutan Ibu Ruth sebagai bagian dari kehidupan di
Solaiman. Dalam sambutannya, Ibu Inilah keunikan Gereja Katolik dunia. Oleh sebab itu, mereka ingin
Ruth mengingatkan kembali tentang yang dihidupi oleh berbagai doku- selalu terlibat kehidupan sosial
motivasi menjadi guru yaitu kemauan men dan dipakai sebagai ‘kompas terutama dalam bidang ekonomi dan
dari dalam untuk mengabdikan diri kehidupan’. Lewat dokumen-doku- politik. Kemajuan teknologi yang
secara utuh demi perkembangan men itu Gereja memahami berbagai semakin canggih memberikan kesem-
orang lain. Guru harus berubah macam permasalahan di dunia dan patan pada manusia untuk menikmati
seiring dengan perkembangan zaman memberikan jalan keluar yang sejalan warisan budi dan kekayaan rohani.
dalam metode, strategi, pendekatan dengan firman Tuhan. Pendidikan Hubungan antarbangsa semakin erat
demi ‘kemuliaan anak’ sebagai repre- sebagai sarana pewartaan Gereja juga berkat kecanggihan teknologi infor-
sentasi Allah. Inilah tantangan guru dihidupi melalui berbagai macam masi ini. Sekat-sakat antar bangsa,
di abad ini, selalu belajar dan belajar dokumen yang menjadi pedoman antar negara runtuh, berganti per-
demi kemajuan anak didik. bersama dalam mendidik anak-anak gaulan global tanpa batas.
yang dipercayakan Tuhan.
Lima Dokumen Gereja tentang Menyikapi fenomena ini pen-
Pendidikan Dalam paparannya, Br Heriber- didikan menjadi kunci yang akan
tus. menekankan kembali tentang membantu manusia untuk bisa berta-
Br Heribertus Sumarjo, FIC pentingnya pendidikan anak-anak. han dalam percaturan global. Sebagai
mengajak seluruh peserta mencermati Bagaikan mutiara terpendam itulah orang tua, selayaknya memberikan
anak-anak. Sebagai orang tua (guru) pendidikan yang baik pada anak-anak
14 SALUS 19 karena pendidikan adalah hak anak.
NOVEMBER 2015 Lewat pendidikan anak-anak akan
bisa menyiapkan masa depan mereka.
Dewasa ini banyak lembaga pendidikan

LIPUTAN UTAMA

(sekolah) menjamur di mana-mana gereja, kesulitan-kesulitan sekolah mengawali paparannya dengan
seakan masyarakat dihadapkan pada Katolik dewasa ini, sekolah sebagai bermacam-macam keprihatinan yang
‘prasmanan pendidikan’. Mereka bo- pusat pembentukan manusia, karya terjadi di negeri ini. Dimulai dari
leh memilih, mencicipi segala macam pendidikan sekolah Katolik, tanggung kemiskinan, kerusakan lingkungan,
‘hidangan pendidikan’ itu. Dengan jawab sekolah Katolik masa kini, kekeringan, radikalisme agama,
demikian, metode pendidikan pen- petunjuk-petunjuk pelaksanaan, dan anak-anak terlantar, jual-beli manusia,
gajaran pun perlu diolah sedemikian pelibatan yang berani dan kompak. prostitusi online, politik kotor, hingga
rupa agar sejalan dengan tuntutan narkoba. Sekolah Katolik sebagai
zaman. Eksperimen-eksperimen Awam Katolik di Sekolah : Saksi- bagian dari karya penyelamatan Allah
pendidikan harus dilakukan demi saksi Iman di dunia seharusnya menjadi solusi
menemukan formulasi pendidikan atas segala persoalan yang membelit
yang aktual. Walaupun, harus diakui Orang awam dipanggil untuk bangsa ini. Di sekolah katoliklah
bahwa hingga saat ini di tempat lain menyelamatkan dunia lewat karya disemai semangat berevolusi men-
masih ada anak yang tidak sekolah pendidikan. Saat ini peran mereka tal sebagaimana yang dicanangkan
kerena tidak adanya biaya. Kesa- dirasa sangat penting dan strategis. Di pemerintah Jokowi-JK. Perubahan-
daran ini harus selalu diperjuangkan tengah hiruk pikuk duniawi sebagian perubahan besar akan terjadi lewat
agar setiap anak dapat mengenyam awam ini mengabdikan diri menjadi pendidikan yang ditawarkan karena
pendidikan. Gereja memiliki peran guru untuk mengajar di sekolah- pendidikan itu memiliki ciri sosial,
dalam kemajuan dan perkembangan sekolah umum dan sekolah-sekolah ia harus bermakna di tengah carut-
pendidikan dan tertuang dalam Katolik. Landasan hukum tentang marut kehidupan.
Konsili Suci tentang azas pendidikan pendidikan yang diatur oleh gereja
Kristen (sekolah-sekolah). dituangkan dalam 4 dokumen. Per- Untuk mewujudkan harapan
tama, Dokumen Konsili Vatikan II, itu ada bermacam-macam metode
Lembaga Pendidikan Katolik 1965 tentang Deklarasi Pendidikan mendidik yang sejalan dengan ajaran
Berbicara pendidikan Katolik Kristen (Gravissimum Educationis). gereja. Metode Emaus yang me-
Kedua, Dokumen Kongregasi Suci nekankan berjalan bersama siswa, ada
berarti berbicara tentang karya untuk Pendidikan Katolik, 1997 suasana dialog guru dan siswa dalam
pendidikan (sekolah) yang diseleng- tentang Sekolah Katolik. Ketiga, Do- memahami materi pembelajaran dan
garakan Lembaga Pendidikan Katolik kumen Kongregasi Suci untuk Pen- bersifat transformatif. Metode Niko-
di Indonesia sebagai wujud partisipasi didikan Katolik, 1982 tentang Awam demus yang mengajak siswa untuk
masyarakat Katolik dalam rangka di Sekolah Katolik: Saksi-saksi Iman. berpikir dan bertindak positif, selalu
mencerdaskan kehidupan bangsa Keempat, Dokumen Kongregasi Suci mencari sepanjang hayat. Metode
berdasarkan Pancasila dan UUD untuk Pendidikan Katolik, 1988 orang lumpuh yang memberikan
1945. Lembaga pendidikan Katolik tentang Dimensi Religius Pendidikan pencerahan, pembebasan, kerja
harus mengindahkan ketentuan dan di Sekolah Katolik. Dengan demi- sama, solidaritas. Namun, semua itu
harapan gereja Katolik dalam skala kian, peran guru yang strategis untuk terpulang pada guru sebagai pelaksana
universal, nasional, regional, dan menyelamatkan generasi ini perlu pendidikan. Guru yang inspiratif,
lokal. Di sisi lain, lembaga pendidikan diapresiasi lewat dukungan doa agar inovatif dan motivatif itulah yang
Katolik harus mengemban visi dan mereka yang hingga kini masih setia akan membawa siswa pada kesuksesan
misi para pendirinya. Penjabaran mengabdikan diri di bidang pendidikan di masa depan dan bisa menyemai
visi-misi ini sangat penting untuk senantiasa diberikan kekuatan. generasi yang bermental revolusi.
menciptakan kekhasan pendidikan Semoga! (Tri Hupadi)
Katolik. Dalam dokumen ini ada 7 Sekolah Katolik sebagai Ruang
bagian yang dibicarakan, yaitu sekolah Revolusi Mental
Katolik dan tugas penyelamatan
Pastor Frumentius Gions, OFM

15SALUS 19

NOVEMBER 2015

LIPUTAN UTAMA

HENING YANG MEMBAWA
KERINDUAN
Liputan Rekoleksi Prodiakon
Harpitnas sering
menjadi berkah senior, akhirnya pada jam 19.45 bus Penghuni Pertapaan Rawasen-
bagi banyak orang. mulai melakukan perjalanan dari eng, lazim disebut para rahib, di an-
Demikian juga bagi lingkungan gereja Santo Laurensius. taranya ada yang ditahbiskan sebagai
Prodiakon Paroki Santo Laurensius, Perjalanan ini terasa ‘panjang.’ Rom- rahib-imam. Mereka adalah para
Alam Sutera. Hari Kamis 24 Sep- bongan baru tiba di Rawaseneng pengikut St Benediktus. Mereka
tember 2015 merupakan hari libur pada pukul 14.00, padahal estima- tergabung dalam Ordo Cisterciensis
nasional, (Idul Adha), dan dilanjut sinya tiba jam 07.00. Perjalanan Strictioris Observantie (OCSO) atau
‘harpitnas’ pada hari Jumat esok menjadi terlambat karena lalu lintas sering disebut Ordo Trappist yang
harinya. Prodiakon menggunakan mengalami kemacetan yang super corak kehidupannya berdasarkan
kesempatan ini untuk memperkaya apalagi juga terjebak di jalan yang konstitusi yang disusun oleh St
pengetahuan, melakukan refleksi, dialih-fungsikan untuk sholat Idul Benediktus. Pertapaan Rawaseneng
dan penyegaran atas tugas-tugas Adha. Syukurlah, ini perjalanan dipimpin oleh Abas A. Gonzaga
yang menjadi tanggung jawabnya. untuk rekoleksi sehingga apa pun Rudiyat OCSO.
Selain sebagai sarana penyegaran spi- yang dialami dapat membuahkan
ritualitas, diharapkan acara ini dapat makna rohani. Penyegaran Spiritualitas
lebih mempererat lagi hubungan Acara utama rekoleksi ini adalah
persaudaraan antar prodiakon, tegas Kompleks Pertapaan OCSO
Liem Gwan Hong, koordinator Sub- Pertapaan OCSO di Rawaseneng penyegaran kembali (refreshment)
sie Prodiakon. spiritualitas prodiakon, yang diba-
diresmikan pada 1 April 1953. Per- wakan oleh Romo Antonius Anjar
Kegiatan yang dipilih ialah tapaan ini merupakan cabang dari Daniadi OCSO, dan berlangsung
rekoleksi. Tema rekoleksi yang di- pertapaan serupa di Biara Konings- selama dua sesi. Romo Anton
kembangkan ialah “Menjadi Pelayan hoeven, Tilburg, Belanda yang ber- mengingatkan kami bahwa berdoa
Tuhan yang Rendah Hati dan Setia diri sejak 1881. Kompleks pertapaan itu sangat penting dan relevan
Melayani.” Rekoleksi berlangsung yang berada di sekitar 14 km sebelah bagi prodiakon yang seharusnya
selama empat hari tiga malam, dari utara Kota Temanggung ini sering hidup dalam habitus doa. Doa
tanggal 23-26 September, bertempat berselimut kabut karena berada dapat menjadi salah satu kekuatan
di kompleks pertapaan St. Maria di ketinggian 700 mdpl (meter di
Rawaseneng, daerah Kandangan, atas permukaan laut) dengan suhu
Temanggung. Dari total pendaftar rata-rata 25-32 derajat Celcius. Area
yang awalnya berjumlah 42 orang pertapaan OCSO ini seluas 173 ha,
akhirnya yang benar-benar berang- sebagian besar dipergunakan untuk
kat mengikuti kegiatan tersebut perkebunan kopi yang dioperasikan
hanya 33 prodiakon. oleh penduduk setempat. Selain itu,
pertapaan juga menghasilkan susu
Setelah 45 menit molor dari sapi murni, keju dan kue kering ha-
jadwal keberangkatan karena memasti- sil produksi sendiri untuk menopang
kan keikutsertaan seorang rekan operasional pertapaan tersebut.

16 SALUS 19
NOVEMBER 2015

LIPUTAN UTAMA

prodiakon, dan doa adalah salah satu spiritualitas. ke patung Bunda Maria Asumpta
proses pembelajaran untuk selalu Satu hal yang sangat mengesan yang terletak di komplek Gua
memperdalam iman. Untuk itu Maria Kerep Ambarawa. Meskipun
kami dituntut untuk selalu belajar bagi penulis terkait ibadat ini adalah hanya berlangsung sekitar 60 menit,
terus menerus. Semangat panggilan suasana keheningan yang sangat luar kunjungan itu terasa sangat berarti
sebagai prodiakon juga wajib kami biasa, bahkan secara pribadi penulis bagi sebagian besar rekan prodiakon
syukuri, karena pelayanan prodiakon merasa segan untuk (bahkan) yang belum pernah hadir di tempat
juga merupakan persembahan hidup berbisik di kapel biara tersebut. tersebut. Mereka mengagumi serta
diri kami kepada Allah. Keheningan ini yang menimbulkan mensyukuri keindahan patung ter-
kerinduan untuk selalu mengikuti tinggi yang baru diresmikan Agustus
Selain menjalani sesi penyegaran ibadat di sana, sambil berandai- lalu.
secara materi pengetahuan kami juga andai kapan suasana keheningan
dibawa kedalam penyegaran spiri- tersebut bisa kami rasakan di gereja Pada pukul 11.00, bus kami
tualitas rohani dengan mengikuti kita tercinta. Suasana kapel tersebut meninggalkan Ambarawa dan
ibadat yang berlangsung di kapel sangat mendukung terciptanya relasi menuju ke Tangerang melalui jalur
biara. Kapel biara ini menyelengga- dan komunikasi dengan Allah dalam pantura. Suasana perjalanan kali
rakan ibadat selama 7 kali dalam se- bentuk doa pribadi dalam suasana ini sedikit dibalut kelelahan fisik.
hari, dimulai dari ibadat paling awal yang khusuk. Untunglah, perjalanan pulang tidak
jam 03.30 sampai berakhir dengan terhadang oleh kemacetan yang
ibadat terakhir pada jam 19.45. Kunjungan ke Bunda Maria berarti, sehingga tepat pukul 21.00
Hal ini berlangsung setiap hari, Asumpta di Kerep kami semua telah tiba di Gereja Lau-
karena ibadat macam ini merupakan rensius. Sesampainya di area gereja,
kewajiban bagi para rahib di biara Setelah mengikuti misa pagi di prodiakon kembali pulang ke rumah
tersebut. Selama kurang lebih 41 kapel Suster OP, pada hari Sabtu dan bersiap-siap kembali bertugas
jam berada di kompleks tersebut, 26 September, kami bersiap pulang pada keesokan hari.
kami mengikuti 7 kali ibadat dan kembali menuju Tangerang, bus
2 kali misa, di luar sesi penyegaran direncanakan melewati Amba- Djony Sutanto yang menjadi
rawa untuk sejenak berkunjung koordinator acara ini sempat
mengeluhkan kendala yang
dihadapi seperti jauhnya lokasi,
lamanya waktu perjalanan, dan
juga adanya hari kerja yang menjadi
kendala sebagian prodiakon untuk
mengikuti acara ini. Di samping
itu, ada tantangan untuk menyeim-
bangkan semua kendala tersebut
dengan biaya yang harus dikeluar-
kan peserta juga menjadi salah satu
tantangan yang menarik. Dari hasil
jajak pendapat singkat, sebagian
besar peserta cukup puas dengan
kondisi yang mereka terima, dan
Djony sendiri tampaknya juga siap
untuk menghadapi tantangan acara
berikutnya…. (bupunsu)

17SALUS 19

NOVEMBER 2015

PESONA IMAN

Erwindi Wiriadharma,

Penyangga Koor Paroki Alam Sutera

Aloysius Erwindi beliau dalam menopang keberadaan koor menjadikan beliau kemilau da-
Wiriadharma. Kawan- Koor Paroki Alam Sutera sangat lam pelayanan. Meskipun demikian,
kawannya memanggil be- penting. Kesetiaannya untuk beliau selalu jauh dari kecenderungan
liau, Erwin. Pemazmur merawat keberadaan koor paroki menonjolkan diri.
bersuara merdu ini selalu tampil yang pasang-surut diterpa semangat
kalem, tenang, dan sederhana. Peran angin-anginan sebagian anggota Pasangan Ibu Fransiska Lastri ini
adalah warga Lingkungan Albertus
Agung, Wilayah X. Sehari-hari be-
liau sibuk dengan urusan bisnisnya
tetapi ayah Rainer dan Rissa ini
tak pernah kendur dalam mengu-
payakan kemajuan koor paroki.
Bahkan, selain sebagai Pemazmur
dan koordinator koor paroki, beliau
juga pernah menangani berbagai
kegiatan yang menyita waktu dan
pikiran, antara lain sebagai Ketua
Sie Liturgi di Lingkungan tahun
2002-2004, Ketua Lingkungan
tahun 2004-2009, Koordinator
koor Lingkungan tahun 2004-2010,
Ketua Panitia Konser Natal 2010
“Wondrous hope and Joy”, Ketua
Panitia Rekoleksi Pemazmur 2011,
Ketua Panitia Lomba Baca Kitab
suci dan mendaraskan mazmur
2014, Koordinator Koor Paroki
Alam Sutera tahun 2010-sekarang.

Salus kali ini mengajak Bapak
Erwin berbicang-bincang untuk
mengenal pergumulan beliau dalam
mengelola koor paroki. Berikut ini
petikan wawancara dengan beliau.

Salus: Apa yang mendorong
Bapak Erwin untuk mengelola
koor paroki, bahkan sangat setia
menjalankan pelayanan ini sampai
bertahun-tahun? Erwin: Saya terdo-

18 SALUS 19
NOVEMBER 2015

PESONA IMAN

rong menjalankan tugas saya sebagai personil. Tetapi setelah acara konser rajin.
koordinator koor dengan totalitas selesai, kehadiran anggota kembali Pada awal tahun 2013 sempat
karena saya juga mencita-citakan terjadi pasang surut.
terbentukntya kelompok koor yang saya ingin mengundurkan diri, tapi
benar-benar solid dan dapat mem- Jumlah anggota koor paroki berkat dukungan beberapa anggota
berikan pelayanan yang maksimal pernah mencapai 42 orang pada saat pada waktu itu yang menyatakan
kepada umat di Paroki Alam Sutera. itu. Namun saat ini jumlah anggota siap membantu untuk memper-
Meskipun sampai saat ini cita-cita yang masih aktif sebanyak 24 orang. tahankan kelompok koor ini,
itu belum terwujud namun saya akhirnya saya mengurungkan niat
mempunyai keyakinan bahwa pada Salus: Pak Erwin, pengala- tersebut.
suatu saat akan terealisasi. Tentunya, man iman macam apa yang Bapak
ini akan menjadi kenyataan jika ada peroleh dari pelayanan ini? Erwin: Sejak saat itu saya memantapkan
dukungan doa dan peran serta umat Selama melaksanakan tugas sebagai diri untuk memberikan ‘pelayanan’
pemerhati koor di paroki dan juga koordinator koor ini saya sering total untuk membangun kembali
dari Dewan Paroki. mengalami kekecewaan terutama keberadaan koor paroki. Saya terus
bila anggota yang hadir sangat mi- berusaha tetap ‘setia’ kepada pelaya-
Salus: Bagaimana perkemban- nim. Pernah beberapa kali latihann- nan saya dan menerima keberada-
gan yang dialami Koor Paroki Alam ya dibatalkan karena hanya dihadiri annya dengan suka cita dan rasa
Sutera? Erwin: Sejak awal berdirinya 3 orang saja. Padahal, setiap sebelum syukur.
pada bulan Juni 2007, koor paroki latihan saya selalu menyiapkan diri
telah mengalami pasang surut jum- dengan melengkapi teks lagu-lagu Dengan sikap demikian langkah
lah anggota. Sudah cukup banyak yang masih kurang dan daftar lagu yang saya tempuh dapat lebih
anggota yang masuk maupun yang selalu sudah saya buat jauh hari ringan dengan tetap berusaha terus
keluar. Pelatih koor juga sudah sebelum tugasnya. Namun semua sekemampuan saya. Semua akhirnya
mengalami penggantian sebanyak itu terasa sia-sia ketika latihan hanya saya pasrahkan kepada Tuhan dengan
3 kali mulai dari Bapak Hary Dwi dihadiri beberapa orang saja dan terus berkarya tanpa mengukur
Atmoko, kemudian Bapak Nayoko sering tidak lengkap formasi suara keberhasilan dari sudut pandang
dan saat ini oleh Ibu Magda. sopran, alto, tenor dan bassnya. Jadi lahiriah saja tetapi lebih kepada
latihan sering tidak bisa maksimal kesetiaan terhadap pelayanannya.
Permasalahan utama adalah karena tidak lengkapnya ang-
keanggotaan yang sering berganti, gota. Parahnya pada waktu latihan Untuk lebih memantapkan
sehingga sulit untuk memperta- berikutnya anggota yang datang langkah saya, pada awal tahun
hankan harmonisasi suara. Sudah berbeda lagi dengan anggota yang 2014 saya sempat menyebarkan
diupayakan untuk memperta- berlatih minggu sebelumnya. Den- angket kepada seluruh anggota dan
hankan sejumlah anggota dengan gan demikian meskipun lagu-lagu hasilnya ternyata kebanyakan ang-
diadakanya Konser Natal 2010. sudah dipelajari tetapi seolah-olah gota tetap ingin ikut melayani lewat
Dan upaya tersebut cukup berhasil koornya tidak bisa. Dan hal ini kegiatan ini dan banyak masukan
mempertahankan anggota tetap tentunya mempengaruhi semangat yang membangun dan sebagian
selama 6 bulan tanpa gonta ganti anggota yang lainnya yang semula telah dapat dilaksanakan.

Salus: Selain mengurus koor
Paroki, Pak Erwin juga aktif sebagai

19SALUS 19

NOVEMBER 2015

PESONA IMAN

Pemazmur. Bagaiamana kiat Pak Er- tim panitia khusus yang bertugas terealisasi, saya berkeyakinan akan
win dalam mengatur waktu? Erwin: pada saat hari H-nya. Dalam waktu dapat mewujudkan koor paroki
Selama ini yang saya jalankan ada- lebih kurang dua minggu sebelum yang bisa menjadi kebanggaan
lah komitmen waktu sesuai dengan harinya, panitia terbentuk. seluruh umat di paroki.
jadwal yang ada dan berusaha selalu
hadir dalam setiap latihan, sehingga Syukurlah, semua itu terbayar Salus: Nilai-nilai apakah yang
semua tugas dapat terlaksana sesuai dengan lancarnya penyelenggaraan Bapak Erwin tekankan sehingga
waktunya. Biasanya untuk persia- konser dari awal sampai akhir pelayanan mengurus koor paroki
pan latihan koor saya meluangkan berjalan sesuai rencana dan jadwal tidak mengganggu keluarga? Erwin:
waktu hari Sabtu atau Minggu un- yang telah disusun. Dan menurut Nilai-nilai kristiani yang saya tekan-
tuk fotocopy lagu, membuat daftar hemat saya keseluruhan acara dapat kan dalam membangun keluarga
lagu, mengundang anggota via sms berlangsung dengan sukses. adalah selalu mengedepankan da-
atau bbm. Kalau ada kesempatan hulu hal-hal yang menjadi tanggung
juga menghubungi anggota-anggota Salus: Apa yang Pak Erwin jawab terhadap Tuhan seperti ke-
yang sudah lama tidak datang. harapkan agar koor Paroki makin harusan mengikuti Misa Kudus dan
berkembang? Erwin: Pertama- menyambut komuni setiap minggu,
Untuk melaksanakan tugas maz- tama, Koor Paroki merupakan koor berdoa dan mengucap syukur setiap
mur saya persiapkan beberapa hari khusus karena menyandang nama hari, berdoa khusus pada hari-hari
menjelang tugas saja, yang rata-rata Paroki Santo Laurensius. Hal ini istimewa.
hanya 1 kali dalam sebulan. yang mungkin disadari atau tidak
oleh para pemerhati koor di paroki Setiap ada persoalan dalam
Salus: Pengalaman apakah yang bahwa baik atau buruknya koor keluarga selalu kita bawa dalam
sangat unik dan berkesan selama paroki juga merupakan tanggung doa sehingga masalah bisa dihadapi
menjalankan pendampingan Koor jawab bersama umat di paroki. dengan lebih ringan. Saya kerapkali
Paroki? Erwin: Pengalaman yang Hingga saat ini masih sangat minim meyakinkan hal tersebut kepada ke-
sangat berkesan adalah pada saat pe- dukungannya untuk mencip- luarga karena dengan begitu segala
nyelenggaraan Konser Natal tahun takan sebuah kelompok koor yang urusan duniawi baik dalam peker-
2010 lalu. Karena baru pertama kali pantas disebut sebagai koor milik jaan, sekolah dan urusan rumah
diadakan di Paroki Santo Lauren- paroki. Harapan saya kedepannya tangga dan kegiatan lainnya dapat
sius, maka kami belum mempunyai bahwa para pemerhati koor dapat dijalani dengan lebih baik dan selalu
pengalaman. Pada waktu itu koor mengambil perannya untuk turut diberi jalan yang terbaik olehNya.
paroki selain sebagai peserta yang mengembangkan keberadaan koor
tampil dalam konser juga sekaligus paroki sehingga dapat menjadi koor Salus: Semoga kesetiaan Pak
sebagai panitia konser. Jadi selain kebanggaan yang dimiliki Paroki Erwin dalam mengupayakan
latihan rutin seminggu dua kali, Santo Laurensius. kemajuan Koor Paroki Alam Sutera
kami juga mengurus semua per- mendorong banyak orang untuk
siapan konsernya. Mulai dari sewa Selanjutnya, karena merupakan melibatkan diri secara tulus dan
gedung, sound system, dekorasi koor khusus maka sangat diharap- penuh semangat. (Lisbeth)
ruangan, penjualan tiket, mengun- kan dukungan dari Dewan Paroki
dang koor tamu, mencari MC dan untuk dapat memfasilitasi kebutu-
bintang tamu, mencari sponsor, han yang diperlukan seperti pelatih
mengurus konsumsi, kostum, dan koor yang professional, organis yang
sebagainya. Mengingat hal ini handal, pelatihan untuk dirigen,
membuat kami kewalahan dengan dsb. Semuanya demi terbentuknya
segala persiapannya akhirnya kami sebuah kelompok koor yang pantas
memutuskan untuk membentuk sebagai koor paroki.

Jika kedua hal tersebut dapat

20 SALUS 19
NOVEMBER 2015

PESONA IMAN

Hardi Apriadi

Pengalaman Membuka Hati, Menemukan Tuhan

Sore hari itu, duduk depan di Palembang, keluarga inti (orang Pucuk dicinta ulam tiba, ketika
saya Hardi Apriadi, tua, kakak-adik) maupun keluarga di kelas 3 SMA seorang teman
Pemenang hadiah per- besarnya tidak ada yang beragama mengajaknya untuk ikut pelajaran
tama kupon PPG Maria Katolik. Ajaran Katolik dia kenal agama Katolik. Dengan restu dari
Benteng Gading. Dalam umurnya saat SMP dan SMA, ketika berse- ibunda yang dulu juga bersekolah
yang baru 29 tahun, dia mewakili kolah di sekolah Katolik Xaverius di sekolah Katolik dan pesan beliau
teman-temannya sebagai wajah Maria dan Xaverius 3 Palembang. “kalau mau pindah agama sebaiknya
generasi muda penerus masa depan ke Katolik saja,” dengan langkah
gereja kita. Apa kata dia tentang Menjelang lulus SMA, mantap ia mengikuti pelajaran
perjalanan imannya? mengingat ia berencana untuk me- agama Katolik. Padahal, ibundanya
lanjutkan pendidikan ke luar kota tetap beragama Buddha.
Mengenal Agama Katolik dan masuk ke universitas negeri,
Dari kecil sampai lulus SMA maka terpikirlah perlunya pegangan Saat tahun pertama masa kuli-
apalagi tinggal jauh dari keluarga. ahnya, dia rajin ikut kegiatan KMK

21SALUS 19

NOVEMBER 2015

PESONA IMAN

dan rutin ke gereja. Namun, pada kan pekerjaan di tempatnya kerja Kupon Sumbangan
tahun kedua sampai selesai kuliah saat ini. Karena itulah ia menjadi Ketika ditawari buku kupon
ia mulai jarang mengikuti misa; umat Paroki Santo Laurensius.
ia hanya menjadi katolik napas oleh rekan kerja, dia menyumbang
(seorang katolik yang misa hanya Pada akhir tahun 2012, atas untuk satu buku dan kemudian
saat natal dan paskah). Ketika masa tawaran dari seorang teman, dia meletakkan potongan kupon begitu
menggarap skripsi pada periode akhir ikut week end Gen-M (retret untuk saja, entah di mana. Tidak terber-
masa kuliah, ia tiba-tiba tersadar OMK atau pedamping OMK, yang sit sama sekali akan hadiah yang
“mau sampai kapan seperti ini?” diprakarsai oleh Pastor Fe). mungkin dia dapatkan.
Maka, mulailah dia rajin lagi ke
gereja, walau hanya sebatas mengi- Di Gen M inilah dia merasa- Barulah ketika Bu Iin, seksi
kuti misa saja. kan dirinya sangat berubah, lebih dana di PPG, menginformasikan
bersyukur atas hidup ini; hubungan lewat SMS tentang hadiah yang di-
Setelah kuliahnya selesai, tujuan dengan orangtua pun menjadi jauh menangkan, yang pertama dia ingat
pertama adalah ke Jakarta mencari lebih dekat lagi. adalah bahwa dia tidak tahu lagi
kerja. Tinggal di rumah teman di mana potongan kupon tersebut
ibunya untuk beberapa bulan yang Salah satu anugerah Tuhan yang disimpan. Untung juga, potongan
kebetulan umat katolik yang baik, dirasakan luar biasa adalah ketika ia kupon ditemukan keesokan harinya
di sana dia mulai mengenal aktifitas mendapat kesempatan untuk rekon- di laci meja.
lingkungan. Ketika tinggal dengan siliasi dengan ayah pada saat-saat
keluarga inilah, dia mulai menda- terakhir hidup sang ayah. Dia ingat, suatu hari di bulan
patkan banyak kesadaran bahwa Juni tahun ini, atasannya mengobrol
Tuhan itu baik sekali. Sejak menjadi umat Paroki tentang kemungkinan dia diusulkan
Alam Sutera, Hardi menjadi aktivis untuk melanjutkan kuliah guna
Perjalanan Rohani dalam beberapa kegiatan. Ia di- memperoleh master di Jakarta. Saat
Lima bulan telah berlalu tanpa percaya menjadi koordinator seksi itu dia langsung membayangkan
acara dan berlanjut menjadi Humas akan kesulitan karena tidak mem-
mendapat pekerjaan. Suatu hari dia KKMK (Komunitas Karyawan punyai kendaraan untuk kuliah ke
ikut teman untuk misa di sebuah Muda Katolik), mengikuti Kursus Jakarta tiap akhir pekan. Namun
ruko di kawasan Roxy. Di sana dia Evangelisasi Pribadi (KEP), dan saat hanya dalam 10 hari kemudian
didoakan secara khusus oleh salah ini dia juga menjadi pendamping di sejak pembicaraan itu, Tuhan me-
seorang Pastor, agar diberi kelanca- SKY (Sobat Kecil Yesus) pada hari nunjukkan jalannya. Dia mendapat
ran dalam mendapatkan pekerjaan. Minggu. hadiah utama berupa mobil.
Seminggu kemudian dia mendapat
panggilan wawancara dan psikotest. Dalam KEP, dia mengenal Pernyataan Hardi tentang Tuhan
Dengan proses cepat dan tanpa banyak aktivis dan senior. Dan, dan kebutuhan
hambatan dia diterima bekerja. perspektifnya makin terbuka karena
melihat orang-orang yang aktif dan Ada waktu di mana Tuhan
Walaupun pekerjaan yang sibuk dalam kesehariannya masih belum memberi jawaban atas doa,
diperoleh ini kurang disukai karena mau datang belajar dan mengajar. namun DIA selalu ada bersama kita.
sangat administratif, namun ia tetap Kesempatan ini makin menumbuh- Bila Tuhan belum memberikan apa
lakukan dengan ketekunan selama kan kesadarannya bahwa mencari yang kita minta, mungkin apa yang
tiga tahun. Berkat ketekunannya ini Tuhan itu tidak mengenal umur. kita minta bukan yang benar-benar
membuahkan beberapa promosi. kita butuhkan. Dan bila kita diberi
Sekitar April 2013 dia pindah ke Di sini ia juga melihat perjalanan berkat yang lebih baik, jangan sam-
Gading Serpong karena mendapat- rohani orang yang naik-turun. pai kita salah memakainya. (Lisbeth)
Kenyataan itu membuat Hardi
bertekad untuk tidak melupakan
Tuhan dalam keadaan apapun.

22 SALUS 19
NOVEMBER 2015

PESONA IMAN

23SALUS 19

NOVEMBER 2015

BERITA GAMBAR

Pesta Nama Santo Laurensius,
Minggu 9 Agustus 2015

Umat dan Gembala
bergembira bersama dalam
Pesta Nama Santo Pelindung
Paroki Alam Sutera.
Dalam kegembiraan dan rasa
syukur, kita juga diingatkan
untuk tetap peduli kepada
sesama yang berkurangan,
“Orang-Orang Miskin adalah
Kekayaan Gereja”.

24 SALUS 19
NOVEMBER 2015

BERITA GAMBAR

Minggu Misi Anak
se-Dekenat Tangerang,
18 November 2015,
dengan tema
“Anak-Anak adalah
Lonceng Gereja.”
Lonceng gereja berfungsi
untuk memanggil umat.
Semoga melalui anak-anak
semakin banyak keluarga yang
datang ke Gereja.

25SALUS 19

NOVEMBER 2015

TUNAS

Cliff, “Awalnya sih nggak pernah
kepikiran buat jadi Paskibra apalagi
Berkibar dalam Paskibra Paskibraka, tapi karena diajakin sama
senior yang juga mantan Paskibraka,
Di zaman sekarang ini, akhirnya coba-coba ikut seleksi dan
banyak anak-anak ternyata lulus. Lucu juga sebenarnya,
muda di lingkungan karena setelah dijalanin gue enjoy
sekitar kita yang tidak dan nggak nyangka juga kalo gue
lagi hanya sibuk dan berfokus pada punya passion di situ,” ujarnya ketika
kegiatan-kegiatan di dalam sekolah, ditanya tentang alasannya bergabung
tetapi juga turut berperan aktif dalam menjadi Paskibra.
kegiatan di luar sekolah mereka.
Tidak terkecuali seorang Vincentius Singkat cerita, dari ribuan orang
Cliff Ariesta Tediyanto. Dengan men- yang ikut seleksi, Cliff menjadi
jadi Paskibraka (Pasukan Pengibar salah satu dari 58 orang yang lulus
Bendera Pusaka) wilayah Kabupaten seleksi. Pria yang bisa lulus seleksi
Tangerang, pria berkepala botak yang bukan hanya karena fisiknya yang
akrab dipanggil Cliff ini menjadi sa- mendukung tinggi badan dan postur
lah satu bukti nyata bahwa anak-anak tubuh yang proporsional, namun
muda seusianya juga sudah mulai juga karena prestasinya di sekolah ini
berperan aktif dalam aktifitas-aktifitas mengaku tidak menyangka sekaligus
di luar lingkungan sekolah. bangga ketika bisa mengalahkan
ribuan orang lainnya ditahap seleksi.
Pria yang juga aktif menjadi Putra
Altar di gereja ini mengaku tidak
pernah merasa bosan walaupun
harus mengikuti tahap karantina dan
pelatihan setiap harinya. “Kami sebut
asrama sekaligus tempat pelatihan
kami itu sebagai ‘Desa Bahagia’, jadi
beneran disana bener-bener nggak
bikin bosen. Justru membahagiakan
dan bikin kangen banget sekarang.”
ujarnya penuh semangat.

Pria yang memiliki hobi
menyanyi dan menjadi salah satu
penyanyi di acara Bible Kids Festival
beberapa waktu lalu ini membuk-
tikan bahwa walaupun dengan
banyaknya tugas yang harus ia kerja-
lan serta ujian yang harus ia ikuti dan

26 SALUS 19
NOVEMBER 2015

TUNAS

jalankan dengan penuh rasa tanggung kusut sedangkan gue pengerek jadi hari dalam hidupnya.
jawab sebagai seorang siswa, ia tetap waktu itu agak mikir harus gimana, “Gue sendiri nggak nyangka kalo
dapat turut ambil bagian dalam semua itu setimpal kok pada ak-
kegiatan-kegiatan di luar lingkungan hirnya.” ujar pria berbintang Pisces dari sesuatu yang bahkan awalnya
sekolahnya dengan tingkat tanggung yang lahir pada 20 Maret, 17 tahun nggak pernah kepikiran buat gue
jawab yang sama besarnya. Walaupun yang lalu ini. Anak pertama dari dua jalanin ini gue bisa dapet banyak
diakui olehnya bahwa terkadang ia bersaudara ini tidak hanya membawa banget pengalaman dan pelajaran
merasakan lelah dan jenuh, tetapi ti- kebanggaan bagi dirinya sendiri, berharga. Mungkin jalan yang harus
dak dapat dipungkiri bahwa prestasi- namun juga keluarga, sekolah SMAK gue tempuh buat dapetin semua
prestasi yang diraihnya selama ini Penabur Gading Serpong, Gereja St. pengalaman dan pembelajaran yang
menjadi inspirasi bagi banyak orang. Laurensius serta teman-teman dan belom pernah gw dapet sebelumnya
Tidak diragukan, ia merupakan satu semua orang di sekitarnya. Terlepas itu adalah dengan menjadi Paskibra.
dari sekian banyak anak-anak muda dari semua itu, cita-citanya untuk Kalian? Kalian harus tentuin sendiri
gereja yang telah memajukan nama menjadi seorang imam sedari dulu apa yang kira-kira mau kalian jalanin
gereja St. Laurensius. tidak pernah berubah. Ia menga- dan pembelajaran apa aja yang bisa
jarkan bahwa kita semua generasi kalian dapet dari setiap kegiatan yang
“Walaupun dengan semua muda gereja bisa sangat sibuk dengan kalian jalanin. Karena percayalah
pelatihan berbulan-bulan yang banyak hal diluar gereja, tetapi hal itu teman-teman, kita semua punya
harus dijalanin, semua cape dan tidak harus menjadi halangan bagi potensi lebih di dalam diri kita, lebih
kesel, semua mood yang berubah- kita untuk tetap melayani Tuhan. dari apa yang pernah kita kira selama
ubah, semua seneng dan sedih, dan Seorang Cliff membuktikannya ini,” pesannya pada teman-teman
walaupun pas jadi Paskibraka cuma dengan menjalani hal tersebut setiap muda lainnya. (Adeline)
15 menit berikut ada kejadian talinya

IKLAN

27SALUS 19

NOVEMBER 2015

TUNAS

Jiaaah, Akhirnya Juara!

Prestasi Gemilang Paduan Suara BIR Wilayah 12

Dua kali perlombaan Hugo, Kenzi, dan Hose untuk suara Remaja yang sedang mencari identi-
dalam satu bulan, bass. Sementera Ganang dan Adit tas ini jika sudah berkumpul dengan
meraih peringkat III untuk musik pengiring. Mereka teman sebaya, biasanya sangat susah
dan menjadi juara. didampingi oleh dua pelatih, Ibu untuk fokus. Ada saja hal–hal yang
Itulah pengalaman menggembirakan Menik dan Nikolas Kurniadi. menarik untuk dibincangkan yang
yang dirasakan oleh Paduan Suara Dengan berlatih sungguh-sungguh, akhirnya memancing tawa. Ketiga
Bina Iman Remaja (BIR) Wilayah para remaja ini mampu mengeluar- gangguan gadget. Seperti remaja
XII. Pertama saat mereka mengikuti kan kemampuan terbaiknya dalam pada umumnya, mereka sering sibuk
perlombaan dalam rangka Pesta bernyanyi dan menunjukkan mereka dengan gadgetnya. Maka untuk
Nama Paroki Santo Laurensius memang layak menjadi juara. yang satu ini, setiap kali latihan akan
dengan kategori peserta umum dan dimulai gadget harus dikumpulkan.
kedua mewakili Paroki dalam ajang Dua keberhasilan tersebut dapat Terakhir soal kejenuhan. Mereka
Porseni Bina Iman Remaja Dekenat dicapai oleh muda-mudi yang berlatih terus–menerus selama lebih
Tangerang, Minggu 30 Agustus rata–rata berusia 12 tahun itu tidak satu bulan. Di awal–awal persiapan
2015. Para remaja ini terdiri dari: dengan mudah. Seperti yang diung- bisa 3 kali dalam satu minggu, na-
Fika, Mitha, Putri, Steffi, Stella un- kapkan oleh ibu Menik yang dengan mun saat minggu terakhir menje-
tuk suara sopran; Chika, Gaby, Tia, sabar mendampingi dan melatih me- lang perlombaan biasanya latihan
Pauline dan Gaby Q untuk suara reka. Tantangan pertama soal suara. dilakukan setiap hari. Namun
alto; Kidung, Dion, Dimas, Kenzo Para remaja ini sedang mengalami tantangan–tantangan itu dapat
dan Geo untuk suara tenor; Novan, perubahan suara karena mendekati diatasi dan mereka akhirnya berhasil
akil balik. Kedua soal kedisiplinan.

28 SALUS 19
NOVEMBER 2015

TUNAS

menjadi juara. di Paroki. Yaitu koor gabungan ini sebuah kabar baik dan perlu
Selain latihan rutin menjelang lingkungan Santo Dominikus dan diapresiasi.
Santa Francesca, koor lingkungan
ada perlombaan, para remaja ini Santo Stanislaus, koor lingkungan Semoga hal ini dapat memberikan
ternyata selalu dilibatkan dalam Santo Maximilanus Kolbe, koor inspirasi bagi lingkungan dan wilayah
latihan koor lingkungan. Mereka wilayah dan terakhir tidak mau lain, sehingga semakin banyak ling-
bersama–sama bapak dan ibunya ketinggalan anak-anak Bina Iman kungan yang siap bertugas secara rutin
ikut berlatih dan bertugas di gereja. (BIA) juga mendapat tugas koor. untuk melayani ekaristi yang jumlah
Maka kalau mendengar remaja men- setiap minggunya semakin bertambah
yanyikan solis, sementara petugas Mengingat masih minimnya seiring diadakannya Perayaan Ekaristi di
koornya orang dewasa, salah satunya lingkungan yang mendapat tugas Sekolah Tarakanita Gading Serpong. Ke
dari lingkungan di wilayah XII ini. koor rutin di paroki, dimana depan para remaja ini siap mengambil
saat ini dari 51 kelompok koor, alih tugas koor wilayah menggantikan
Wilayah XII Paroki Santo lingkungan yang bertugas, baik bapak ibunya, sehingga kepadatan tugas
Laurensius yang berada di sektor sendiri maupun gabungan 2 atau koor para orang tua sedikit berkurang.
6 perumahan Gading Serpong ini, 3 lingkungan tidak lebih dari 20 Mereka tugas perdana tanggal 3 Oktober
terdiri dari empat lingkungan, yaitu lingkungan. Sementara jumlah ling- 2015 di sekolah Tarakanita. Proficiat
lingkungan Santo Dominikus, kungan di Paroki Santo Laurensius untuk Koor Bina Iman Remaja Wilayah
Santa Francesca, Santo Stanislaus saat ini sudah lebih dari 90 ling- XII, makin giatlah berlatih, Gereja
dan Santo Maximilianus Kolbe. kungan, maka apa yang digerakkan menantikan peransertamu yang lebih
Hebatnya dari wilayah ini ada lima oleh para pengurus wilayah XII besar lagi. (3hatma)
kelompok koor yang bertugas rutin
29SALUS 19

NOVEMBER 2015

TUNAS

PORSENI OMK SEDEKENAT
Minggu, 30 Agustus
2015 lalu gereja untuk berlangsungnya acara tersebut bersiap-siap di lapangan tanding
kita mendapatkan dapat berjalan dengan baik. mereka masing-masing.
kepercayaan untuk
menjadi panitia sebuah acara yang Dengan berbagai macam Pertandingan Basket dan Futsal
cukup besar yaitu PEKAN OLAH- pertimbangan, akhirnya panitia kebetulan berlangsung diwaktu
RAGA DAN SENI ORANG memutuskan untuk mengadakan yang bersamaan. Sayangnya, dari 12
MUDA KATOLIK atau yang lebih acara tersebut di sekolah Tarakanita paroki yang diajak oleh panitia un-
dikenal dengan sebutan Porseni Gading Serpong. tuk terlibat, yaitu Paroki St. Matius
OMK. Bagi saya pribadi, terpilihnya Penginjil, Paroki St. Maria Regina,
gereja kita untuk menjadi panitia Pagi itu, sekitar pukul 7 pagi Paroki St. Bernadet, Paroki St. Niko-
acara untuk event yang cakupannya seluruh rangkaian acara hari itu demus, Paroki St. Odilia, Paroki St.
adalah Dekenat Tangerang merupa- dimulai dengan misa pembukaan. Helena, Paroki St. Agustinus, Paroki
kan sesuatu yang sangat mem- Setelah misa pembukaan, seluruh St. Gregorius, Paroki St. Barnabas,
banggakan. Satu lagi wadah yang peserta diajak untuk berkumpul di Paroki St. Monika, Paroki Hati
diberikan gereja bagi kita anak-anak depan panggung untuk pembukaan Santa Perawan Maria Tak Bernoda
muda untuk turut serta aktif dalam acara oleh MC acara Adi dan dan tentunya tuan rumah Paroki St.
kegiatan gereja. Bridgitta. Mereka mengajak semua Laurensius, hanya 10 paroki yang
teman-teman dari seluruh paroki dapat hadir dan mengikuti acara
Tidak terlalu sulit untuk men- untuk bersiap-siap karena pertan- ini. Paroki St. Odilia dan Paroki St.
cari anak-anak muda yang mau dingan akan segera dimulai. Seperti Matius Penginjil menyatakan bahwa
membantu dan ikut terlibat dalam yang telah diberitahukan oleh para mereka tidak dapat menghadiri
persiapan kegiatan tersebut. St. Lau- pengurus acara sebelumnya, pertan- acara tersebut. Namun, hal ini tidak
rensius memiliki OMK yang cukup dingan yang akan dipertandingkan mengurangi kemeriahan acara hari
kompak bila berhubungan dengan hari itu adalah Basket Putra, Basket itu. Ke sepuluh paroki yang hadir
kepengurusan kegiatan-kegiatan ge- Putri, Futsal Putra, Futsal Putri dan dengan sangat bersemangat saling
reja. Dengan kerja sama dari berba- Paduan Suara. Setelah secara singkat bertanding untuk memperebutkan
gai pihak, termasuk dukungan dari menjelaskan tentang di lapangan gelar juara di setiap pertandingan.
om dan tante pembina OMK serta mana setiap lomba akan diadakan
para pastur paroki, semua persiapan serta waktu bermain dari setiap Yang membuat acara hari itu
peserta lomba, MC menuntun para lebih meriah adalah bahwa yang
teman-teman OMK untuk mulai datang pada saat itu bukan hanya

30 SALUS 19
NOVEMBER 2015

TUNAS

teman-teman OMK dari berba- THS-THM. Selain itu, group band membuat seluruh peserta berkumpul
gai paroki yang ikut bermain dan Paroki St. Monika yang bernama dan berbaur menjadi satu, bern-
bertanding untuk memperoleh gelar Neomusicalistic pun turut serta yanyi, menari bahkan melompat-
juara, namun mereka juga turut serta memeriahkan suasana pada sore hari lompat seakan lupa bahwa belum
membawa rombongan supporter itu. lama mereka adalah lawan tanding
mereka. Walau tidak ikut turun di lapangan. Begitulah semangat
langsung ke lapangan, masing-ma- Tak kalah seru dengan penampi- orang muda katolik kita, selalu
sing supporter dari masing-masing lan dari band sebelumnya, band dari bersemangat dan 100% bertan-
paroki seakan saling bersahutan dan Paroki St. Helena pun tampil me- ding ketika dilapangan, namun
beradu suara dalam menyemangati meriahkan suasana, yang kemudian ketika tiba saatnya pengumuman
tim mereka masing-masing. dilanjutkan dengan band-band dari pemenang, tidak ada lagi persaingan.
Paroki St. Laurensius seperti Cerita Semua bersatu dan bersama-sama
Pertandingan demi pertandingan Cinta, GF, dan Fagistic. Seluruh bersenang-senang dalam kemenan-
berlangsung dengan sangat seru dan peserta menunggu pengumuman gan bersama. Jika saya ditanya siapa
penuh persaingan. Namun, sekitar lomba dalam kemeriahan rangkaian yang menjadi pemenang hari itu,
pukul 12 siang panitia menghenti- acara yang dipersembahkan oleh jawaban saya adalah : Kami semua,
kan sementara seluruh pertandingan panitia sampai akhirnya MC meng- Orang Muda Katolik! (Adeline)
agar teman-teman OMK dapat hentikan seluruh keceriaan tersebut
terlebih dahulu makan siang untuk sejenak untuk mengumumkan para PORSENI OMK SE-DEKENAT
mengisi kembali tenaga mereka. pemenang lomba. Basket Putra
Disela-sela makan siang, bukan Juara I : Paroki St. Barnabas
berarti panggung menjadi sepi. Ada Ketegangan begitu terasa ketika Juara II : Paroki St. Gregorius
banyak band yang tampil dan mene- MC membacakan siapa saja pe- Agung
mani selama acara makan siang. menang dari setiap lomba. Namun, Juara III : Paroki Maria Regina
seluruh ketegangan tersebut seketika Basket Putri
Setelah makan siang selesai, berubah menjadi sorak-sorai gem- Juara I : Paroki St. Laurensius
semua lomba kembali dilanjutkan. bira ketika MC membacakan nama Juara II : Paroki St. Barnabas
Para peserta lomba kembali berpen- paroki mereka sebagai pemenang. Juara III : Paroki St. Gregorius
car ke lapangan pertandingan me- Dengan sangat membanggakan, Pa- Agung
reka masing-masing, termasuk para roki Alam Sutera juga mendapatkan Futsal Putra
perserta lomba paduan suara yang beberapa gelar juara. Seluruh jerih Juara I : Paroki St. Laurensius
kebetulan lombanya baru dimulai payah dan upaya serta seluruh persia- Juara II : Paroki St. Barnabas
setelah acara makan siang. pan dari masing-masing peserta dari Juara III : Paroki St. Monika
seluruh paroki yang terlibat terbayar- Futsal Putri
Seluruh lomba selesai sekitar kan pada saat MC mengumumkan Juara I : Paroki St. Gregorius
pukul 3 sore. Panitia kembali pemenang lomba. Agung
mengajak seluruh peserta lomba Juara II : Paroki St. Laurensius
untuk berkumpul di depan “Menurut gue, secara keseluru- Juara III : Paroki St. Maria Regina
panggung untuk mengikuti han acara berjalan dengan cukup Paduan Suara
rangkaian acara selanjutnya sambil lancar. Ya, adalah satu atau dua hal Juara I : Paroki St. Laurensius
menunggu hasil keputusan dewan yang berjalan di luar rencana. Tapi, Juara II : Paroki St. Maria Regina
juri mengenai lomba paduan suara. overall acaranya lancar dan keren Juara III : Paroki Maria Regina
banget kok.” ujar salah satu panitia
Banyak acara yang disajikan dengan bangga.
oleh panitia, diantaranya modern
dance oleh teman-teman OMK St. Sebagai acara penutupan, Band
Laurensius serta pencak silat yang Indelord dari Paroki Alam Sutera
dibawakan oleh para teman-teman membawakan beberapa lagu yang

31SALUS 19

NOVEMBER 2015

KATEKESE

Yesus, Engkau Andalanku

Menyongsong Tahun Luar Biasa Yubileum
Kerahiman AIlah 2016

( Lukas 6:36 Hendaklah kamu murah hati, sama seperti Bapamu adalah murah hati )

Dengan mengucap banyak umat yang belum mengeta- untuk mengenal Kerahiman Ilahi.
syukur kepada Allah hui dan mengenal Kerahiman Ilahi. Satu hal yang bisa dipastikan yaitu
Yang Maharahim, semua terjadi berkat campur tangan
secara resmi Komu- Jumlah peserta yang hadir sung- Yesus sendiri.
nitas Kerahiman Ilahi (KKI) St. guh di luar dugaan. Sekitar 450
Maria Faustina diterima di Paroki kursi di Ruang Suka Cita dipenuhi
Alam Sutera-Gereja St. Laurensius, oleh umat yang memiliki kerinduan Beberapa pesan RD Jost Kokoh
menjadi wadah bagi umat yang
memiliki kerinduan untuk berdoa
Koronka dan Berdoa Jam Kerahi-
man Ilahi bersama di lingkungan
gereja.

Rasa syukur dan sukacita kami
kepada Allah Yang Maharahim
makin disempurnakan karena pada
tahun yang sama Paus Fransiskus
telah menetapkan Tahun Luar Biasa
Yubileum Kerahiman Ilahi 2016
sebagai tahun penuh rahmat dan
tahun pengampunan dosa.

Dengan cepat, para pengurus
memutuskan untuk mengadakan
Sekolah Kerahiman Ilahi (SKI)
perdana yang mengangkat tema
MISERICORDIA OUR MODEL
(M.O.M) pada tanggal 4 Oktober
2015 dengan mengundang RD Jost
Kokoh sebagai pembicara. Tujuan
kami mengadakan acara ini adalah
untuk membangun kesadaran umat
di Paroki St. Laurensius akan Kera-
himan Ilahi, karena ternyata masih

32 SALUS 19
NOVEMBER 2015

KATEKESE

Hidangan Istimewa Kristiani – “SKI – Sekolah Kerahiman di sini. Di sepanjang Tahun Luar
HIK adalah sebuah projek pence- Ilahi” sendiri, yang diadakan di Biasa Yubileum Kerahiman Ilahi
rahan sederhana semacam suatu berbagai tempat bersama dengan 2016, tepatnya tanggal 8 Desem-
“warung iman/café rohani” yang kelompok dan komunitas yang ber 2015 – 20 November 2016
bercikal bakal dari “ SOLO – Spirit berbeda- beda, bertujuan untuk mendatang, akan diisi dengan
Of Loving Others,” dengan trilogi bersama-sama dengan semua umat kegiatan-kegiatan yang diharapkan
menu dasarnya: Harapan, Iman dan Allah, mendalami lebih lagi pesan dapat menggerakkan hati umat di
Kasih, yang mengacu pada trilogi kasih dan keselamatan yang dita- Paroki Alam Sutera ini agar mau
ensiklik kepausan, yakni: warkan oleh kerahimanNya. membuka hati untuk terus menda-
patkan informasi sehingga semakin
• Deus caritas est – Allah adalah Bersama dengan doa dan peran- memahami makna dari Kerahiman
kasih taraan Bunda Kerahiman, “MOM – Ilahi dan semakin mendekat kepada
Mary Our Mother,” (Yoh 2:1-11) Kerahiman-Nya.
• Spes salvi – Harapan akan kese-
lamatan Salam Kerahiman A B C: (A-sk Akhirnya tidak lupa kami men-
for his mercy, B-e merciful, C- gucapkan terima kasih kepada RD
• Lumen Fidel – Cahaya Iman ompletly trust) mengandung makna Hieronimus Sridanto Ariwibowo
yang mendalam, karena: dan Bapak Eddy Badarudin yang
Di HIK kami berusaha men- • A-sk for his mercy – memohon telah meluangkan waktu untuk
jangkau banyak orang dengan memberi kata sambutan.
sarana sosial media, baik melalui belas kasih Allah, membuat
broadcast BBM, Facebook, blog, kita memiliki HARAPAN yang Terima kasih yang sebesar-
untuk mewartakan iman secara berbuahkan kedamaian besarnya kepada RD Jost Kokoh
“SOP – Simple Optimist Positive” • B-e merciful – berbelas kasih yang telah membawakan acara
agar dapat menyentuh segala lapisan kepada ancer, membuat kita me- dengan luar biasa bersemangat dan
dan membawa lebih dekat kepada miliki KASIH yang berbuahkan inspiratif.
pengalaman hidup sehari-hari. ketulusan,
• C-ompletely Trust – percaya Terima kasih juga kepada
Dengan penuh syukur dan penuh kepada Allah, membuat seluruh panitia dan semua pihak
antusias menyambut Yubileum kita memiliki IMAN yang ber- yang telah bekerja keras dengan
Kerahiman Ilahi yang dicanangkan buahkan keberanian. sepenuh hati dan jiwa untuk mewu-
Paus Fransiskus, 8 Desember 2015 judkan acara SKI-MOM tanggal
– 20 November 2016), HIK mem- Seperti ajakan Paus Yohanes 4 October 2015 berjalan dengan
persiapkan diri dengan menyeleng- Paulus II: lancar.
garakan “SKI – Sekolah Kerahiman “Jadilah rasul-rasul kerahiman
Ilahi.” di bawah perlindungan dan kasih Semoga dalam kegiatan beri-
penuh keibuan kutnya, kita, umat di Paroki Alam
( compassionate motherhood ) dari Sutera akan semakin mau membuka
Bunda Maria.” hati dengan antusiasme untuk
mengenal dan memahami Kerahiman
Salam HIKers, Ilahi lebih mendalam lagi dan mau
Tuhan memberkati dan Bunda datang kepada-Nya; mengalami per-
merestui tobatan dan mau masuk ke dalam
Fiat Lux ! Jadilah Terang ! Kerahiman Allah yang tak terselami,
@ Rm Jost Kokoh juga berani melakukan karya belas
kasih nyata kepada orang miskin,
Kegiatan tidak berhenti sampai kecil dan tersisih. (Melani)

33SALUS 19

NOVEMBER 2015

TEROPONG PASTORAL

Bermurah Hati
Menebar Kasih Allah
Segenap umat yang dicintai
Tuhan, Gereja Partikular (Keuskupan Agung JAKARTA 2016 -2020 ;
Di tengah keprihatinan Jakarta) dan Gereja Setempat (Paroki 3. Pengurus Dewan Paroki Ha-
nasional atas musibah asap Santo Laurensius) saat ini dan satu
tahun ke depan , serta lima tahun ke rian St. Laurensius, mengajak
seluruh perangkat Dewan Paroki
yang melanda hampir seluruh negeri depan: Pleno untuk berkumpul bersama,
mengadakan RAPAT KARYA
tercinta ini; di tengah kekeringan 1. Bapa Suci kita, Paus Fransiskus PAROKI bagi pelayanan yang
lebih baik dan murah hati untuk
yang melanda sebagian besar daerah mengajak umat katolik seluruh umat dalam satu tahun ke depan.

di pelosok Indonesia; di tengah gejala dunia untuk bersama-sama me- Para umat yang dikasihi Tuhan ,
Semangat yang mau dihidupkan
pemanasan global yang mengacaukan masuki TAHUN KERAHIMAN
dalam TAHUN KERAHIMAN
keselarasan hidup manusia dan bumi ALLAH ; ALLAH adalah, “Hendaklah kamu
murah hati seperti Bapamu.” Hal
sehingga Bapak Suci Fransiskus 2. Bapak Uskup Keuskupan itu, menurut Bapa Suci, mencakup,
membuka hati kita dan memberi ke-
mengeluarkan ensiklik “Laudato Agung Jakarta Mgr Ignatius saksian tentang kerahiman di mana-

si “(Pujian bagi-Mu ya Tuhan-ku), Suharyo mengajak seluruh umat

seluruh umat paroki St Laurensius di- di Keuskupan Agung Jakarta

hadapkan pada tiga kegiatan meng- untuk bersyukur atas anugerah

gereja yang besar ke depan. penyelenggaraan Ilahi dalam

Ada 3 (tiga) kesibukan yang luar usaha bersama membuat ARAH

biasa ada di tingkat Gereja Universal; DASAR KEUSKUPAN AGUNG

34 SALUS 19
NOVEMBER 2015

TEROPONG PASTORAL

mana, karena, “Pengampunan adalah dengan sungguh dalam ARDAS syukur dan berpartisipasi dengan
kekuatan yang dapat menimbulkan KAJ lima tahun ke depan ialah: gembira dalam aktifitas yang ada.
kehidupan baru dan menanamkan mengamalkan PANCASILA sebagai Bukan dengan membuat / mengikuti
keberanian untuk melihat masa benteng terakhir kehidupan berne- sebanyak-banyaknya kegiatan pasto-
depan pengharapan.” Gereja dipang- gara dan berbangsa di bumi pertiwi ral yang ada supaya ada kesan bahwa
gil untuk memberikan kesaksian Indonesia dengan segala kebhineka- seseorang terlihat banyak mengikuti
tentang kehadiran dan kedekatan annya yang mempersatukan. Nilai kegiatan paroki. Ada bahaya kalau itu
Allah. Inilah saatnya bagi Gereja, kata nilai luhur dalam Pancasila itulah yang dibuat, jangan-jangan kita akan
Paus Fransiskus, untuk menemukan yang menjadi pekerjaan rumah ber- jatuh pada semangat aktifisme dalam
kembali makna dari misi yang diper- sama kita untuk diolah dan dikem- kehidupan menggereja. Semoga ta-
cayakan kepada Gereja oleh Tuhan bangkan dalam kehidupan mengge- waran kegiatan hidup menggereja di
di hari Paskah, yaitu, “untuk menjadi reja di Keuskupan Agung Jakarta ini. paroki ini yang sangat padat, mampu
tanda dan instrumen belas kasihan kita saring dan kita pilih dengan
Bapa.” Sedangkan dengan RAPAT jernih, mana yang aku pilih untuk
KARYA PAROKI diharapkan diha- membangun kecintaan yang semakin
Di tahun ini kita akan diubah silkan perencanaan kegiatan pastoral dalam kepada Allah dan membangun
oleh kerahiman-Nya, sehingga kita yang baik, dapat membangun sebuah semangat peduli pada sesama dan
juga boleh menjadi “saksi-saksi sistem yang kuat yang mampu lingkungan (hidup) kita.
kerahiman,” kata Paus, seraya menjawab kerinduan dan kehausan
mengatakan bahwa, “Tanpa kesak- umat akan pelayanan yang semakin Sambil berterima kasih kepada
sian pengampunan, hidup tidak akan baik dan menyapa. seluruh umat; segenap perangkat De-
berbuah dan bersih.” Para umat yang terkasih, wan Paroki Pleno; dan seluruh awak
Majalah Salus yang telah mengolah
Dalam ARAH DASAR KAJ Memang, segala rumusan dalam bahan-bahan tulisan dan sebagainya
2016-2020, Bapak Uskup mengajak TAHUN KERAHIMAN ALLAH dan mempersembahkan Media
segenap umat Katolik untuk mem- dengan segala semangatnya; ARAH Komunikasi Salus yang kini ada di
bangun komitmen bersama berupa : DASAR KAJ 2015-2020 dengan tangan saudara saudari sekalian, saya
1. Mengembangkan pastoral ke- segala komitmennya; maupun mengajak seluruh umat untuk me-
RAPAT KARYA PAROKI dengan muji dan bersyukur kepada kebaikan
luarga yang utuh dan terpadu. segala perencanaannya, masih Allah Bapa dan Bunda Maria sebagai
2. Meningkatkan kualitas pelayan sebuah rumusan yang melangit. Bunda Gereja, serta Roh Kudus yang
Semuanya perlu diterjemahkan senantiasa mengiringi, membimbing
pastoral dan kader awam. dan di”bumi”kan dalam kegiatan- dan menyertai perjalanan paroki
3. Meningkatkan katekese dan liturgi kegiatan pastoral yang konkrit dan yang tercinta ini. Semoga Gereja (Pa-
sungguh menyentuh umat sehingga roki) senantiasa membuka diri untuk
yang hidup dan memerdekakan. umat dapat berjumpa dengan Tuhan selalu mau membarui hidupnya,
4. Meningkatkan belarasa melalui sendiri. (bahkan kegiatan yang sehingga kerahiman Allah sungguh
sederhana sekalipun). dirasakan, terutama menjawab ker-
dialog dan kerjasama dengan se- induan generasi muda gereja. Tuhan
mua orang yang berkehendak baik Semua aktivitas ini pasti menyedot memberkati.
untuk mewujudkan masyarakat pikiran, tenaga, biaya dan partisipasi
yang adil, toleran dan manusiawi yang luar biasa untuk mewujudkan RD Yohanes Hadi Suryono
khususnya untuk mereka yang semua harapan kegiatan tersebut.
miskin, menderita dan tersisih.
5. Meningkatkan keterlibatan umat Saya ingin mengajak seluruh
dalam menjaga lingkungan hidup perangkat Dewan Paroki dan segenap
di wilayah Keuskupan Agung umat Allah di paroki ini untuk ber-
Jakarta.
Dan yang perlu diperhatikan

35SALUS 19

NOVEMBER 2015

ANTARKITA

Rosario OMK Wilayah 5
Keluarga. Begitulah aku
menyebut mereka
semua. Bagiku mereka
semua bukan hanya
teman-teman sesama OMK yang ke-

betulan berada di wilayah yang sama,

tetapi juga adalah keluarga.

Pada bulan Oktober 2015 kema-

rin, keluarga kecilku OMK wilayah

5 kembali mengadakan doa rosario untuk berdoa bersama, menyanyikan pujian bagi Tuhan bersama-sama, serta

bersama. Kegiatan ini bisa dibilang tentu saja ada acara mengobrol dan bermain bersama. Namun, tetap sesuai

merupakan kegiatan yang cukup dengan anjuran gereja, Rosario pembukaan dan penutupan tetap kami jadwal-

rutin kami lakukan pada bulan Maria kan untuk dilaksanakan di gereja.

dan bulan Rosario. Namun, pada Jujur, saya tidak menyangka bahwa pada pelaksanaannya banyak teman-

bulan Mei 2015 kemarin, sayangnya teman OMK yang datang dan berkumpul dengan semangat untuk berdoa

kami hanya dapat mengadakan doa bersama. Bahkan untuk pembagian siapa yang hari itu akan memimpin doa,

rosario bersama satu kali dalam satu membacakan peristiwa atau memimpin lagu pujian pun sama sekali tidak

bulan. Setelahnya, OMK wilayah susah. Semua teman-teman bergantian setiap minggunya untuk melancarkan

kami seakan fakum dari berbagai kegiatan doa Rosario bersama hari itu.

macam kegiatan sampai akhirnya Inilah yang saya sukai dari keluarga kecilku ini. Semua orang dari semua

kembali dipertemukan pada porseni kalangan mulai dari kakak-kakak pengurus sampai dengan adik-adik BIR yang

bulan Juli 2015 yang lalu. memang kami undang juga untuk hadir, semua dapat berkumpul dan menjadi

Berawal dari semangat yang tim- satu tanpa merasa adanya batasan umur, kelas, sekolah atau pun jenis kelamin.

bul saat kembali dipersatukan dalam Kami semua adalah teman dan sekaligus juga keluarga.

kegiatan porseni, serta kerinduan Menurut saya sangat penting untuk menjaga semangat tersebut mulai dari

untuk kembali berkumpul bersama komunitas terkecil dulu seperti OMK wilayah. Bila semangat OMK masing-

teman-teman sesama OMK, keluarga masing wilayah telah berkobar, akan sangat mudah untuk menghidupkan

kecilku ini pun mulai bersama-sama OMK di paroki kita.

kembali menyusun jadwal Rosario Satu hal lagi yang menurut saya tidak kalah pentingnya dari mengadakan

OMK wilayah 5 untuk bulan Oktober. kegiatan-kegiatan di wilayah yang dapat menjaga semangat pelayanan para

Tidak terlalu sulit untuk mencari OMK, yaitu regenerasi. Hal ini sedang ingin dijalankan di OMK wilayah 5.

teman-teman yang bersedia ru- Kami kakak-kakak pengurus terdahulu ingin mengadakan regenerasi yang

mahnya digunakan untuk doa rosario kami anggap merupakan suatu hal yang penting untuk terus mengembangkan

bersama. Kerjasama dari para pengu- OMK di wilayah kami. Tentu saja kami tidak begitu saja lepas tangan dan me-

rus dan anggota yang cukup kompak limpahkan seluruh tugas kepada para adik-adik pengurus yang baru nantinya.

menjadi salah satu faktor pendukung Selagi mereka belajar untuk mulai lebih terlibat aktif dalam kegiatan OMK

dapat terlaksananya kegiatan rosario di wilayah, kami kakak-kakak pengurus yang terdahulu serta “papa-mama”

bersama ini. kami para tante dan om pembina di wilayah kami tetap mendukung serta

Seminggu dua kali, yaitu setiap mendampingi mereka dari belakang. Lagipula, seperti yang telah saya katakan

hari Selasa dan Kamis, selama satu di awal, kami adalah keluarga kecil. Apalah artinya keluarga tanpa sikap saling

bulan kami bersama-sama berkumpul mendukung dan melayani, kan? (Adeline)

36 SALUS 19
NOVEMBER 2015

ANTARKITA

Lingkungan Gerardus Berpesta Nama
Hari Minggu, 1 November 2015, warga Lingkungan Santo
Gerardus merayakan Pesta Nama Santo Gerardus dengan Acara lalu dilanjutkan dengan
melakukan aksi sosial mengunjungi Panti Jompo Graha Lansia melakukan tarian joget. Ada sekitar
Marfati, Tangerang. Graha Lansia Marfati merupakan sebuah 5-6 opa dan oma ikut maju ke depan
dan mengikuti irama musik, berdansa

yayasan sosial yang menampung warga lanjut usia dengan umur minimal 60 poco-poco. Bahkan salah seorang

tahun. Berdiri sejak tahun 1984 oleh Romo Wi Tek Chun dan dikelola oleh oma yang sudah berusia 92 tahun,

Suster Fransiska JMJ, pada awalnya panti asuhan ini hanya menampung lansia ikut berjoget bersama. Opa Hendra

yang tidak memiliki keluarga dan hanya menampung 10 sampai 12 orang lalu mengambil harmonikanya dan

saja. Namun semenjak tahun 2004, panti asuhan ini yang dulu bernama Panti memainkan alat musik tersebut, me-

Wreda Marfati berubah menjadi Graha Lansia Marfati dan dapat menampung meriahkan suasana sampai akhirnya

sampai dengan 65 orang. jam menunjukkan pukul 12 siang.

Berangkat dari Alam Sutera jam 10 pagi, kami pun sampai di Graha Lansia Kami lalu makan siang bersama.

Marfati tepat satu jam setelahnya. Di sana, kami mendapati seluruh opa dan Setelah berdoa, kami lalu membagi-

oma sudah berkumpul di ruangan besar. Mereka yang sudah terlalu renta dan kan makanan dan minuman kepada

tua didudukkan pada kursi roda, sementara sisanya duduk di kursi plastik. opa-oma, sekaligus menyuapi dan

Semua opa-oma tersebut menggunakan pakaian yang sama, baju polo berwarna membantu opa-oma yang sudah tidak

oranye dengan tulisan “Graha Lansia Marfati.” mampu makan sendiri. Acara makan

Tujuan kedatangan kami adalah untuk membagikan kelebihan yang kami siang bersama ini ditutup dengan es

miliki dalam bentuk materi, berupa: peralatan sehari-hari, susu, makanan, air krim yang dibagikan kepada setiap

mineral dan sebagainya. Disamping itu, kami juga ingin merayakan Pesta Nama opa-oma.

Santo Gerardus bersama-sama dengan para opa oma di Graha Lansia Marfati, Usai makan siang, kami melan-

dengan harapan dapat membuat mereka lebih bahagia. Sebab, pada dasarnya, jutkan dengan permainan di mana

opa dan oma di Graha Lansia Marfati adalah mereka yang ditelantarkan dan opa-oma menebak apakah isi dari

dibuang, dilupakan dan ditinggalkan. Banyak di antara mereka adalah opa oma sebuah kotak merah yang isinya hanya

yang tidak memiliki keluarga atau sanak saudara lagi, yang memang keluarganya boleh mereka raba-raba. Mereka yang

telah meninggal semua. Beberapa sebenarnya masih memiliki anak atau cucu, menebak dengan benar, mendapat-

namun mereka tidak dapat (atau tidak mau) mengurus orangtua/kakek-nenek kan hadiah. Dan ternyata, walaupun

mereka sendiri, dan karena itulah para opa oma ditinggal di sini. Dalam satu- sudah tua, mereka tidak pikun: tidak

dua kasus yang lebih parah lagi, opa-oma ini memang benar-benar dibuang oleh ada satupun opa atau oma yang salah

keluarganya, di mana pembayaran administrasi hanya dilakukan beberapa bulan menebak.

pertama sebelum yang bertanggung jawab tiba-tiba menghilang tanpa jejak. Kami menutup acara ini dengan

Kami mengawali acara kami dengan bernyanyi. Kami mengundang para foto bersama, lalu berpamitan dengan

opa oma yang masih kuat untuk bernyanyi dan memeriahkan suasana. Beberapa opa-oma. Saat itu jam menunjukkan

opa-opa pun maju dan mulai menyanyi; seorang opa menyanyikan lagu chinese; pukul 13:30. Kami mengumpulkan

seorang oma menyanyikan lagu mengenai pohon Sakura dalam bahasa Jepang semua sampah yang ada, ketika

asli. tiba-tiba datang keluarga dari oma

Usai menyanyi, kami mendapat kabar gembira: seorang oma yang bernama Sukenti, muncul secara mendadak

Sukenti ternyata berulang tahun yang ke-76 pada hari itu. Kami pun segera untuk merayakan ulang tahun beliau,

menyanyikan bersama-sama lagu ‘Selamat Ulang Tahun’ dan ‘Happy Birthday’, lengkap dengan kue ulang tahun.

disusul dengan ucapan selamat dan sedikit hadiah khusus. Oma Sukenti tampak Senang rasanya melihat Oma Sukenti

terharu sampai meneteskan air mata. dikunjungi oleh anak cucunya. (Abe)

37SALUS 19

NOVEMBER 2015

ANTARKITA

Roh Kudus Tercurah
di Bumi Tangerang

“… Karena itu, pergilah dan muridkanlah semua bangsa, baptiskanlah mereka dalam nama Bapa, dan Anak, dan Roh
Kudus ... ( Matius 28:19 )

Roh Kudus tercurah menjadi peserta sebagai hasil ujian masuk yang diselenggarakan pada tanggal 11
di bumi Tangerang!” Juli 2015. Selain lulus dari seleksi 124 dari antara peserta merupakan perwa-
Kalimat ini merupakan kilan atau utusan dari paroki-paroki di Dekenat Tangerang. Rincian jumlah
ungkapan yang meng- perwakilannya adalah sebagai berikut: 61 peserta dari Paroki St. Monika, BSD;
gambarkan bagaimana antusiasme umat 22 peserta dari Paroki St. Laurensius, Alam Sutera; 6 peserta dari Paroki St. Ber-
Paroki Alam Sutera, dari berbagai nadet, Ciledug; 3 peserta dari Paroki St. Agustinus, Karawaci; 12 peserta dari
usia dan kelompok, dalam mengikuti Paroki St. Helena, Curug; 3 peserta dari Paroki St. Matius Penginjil, Bintaro; 3
kegiatan-kegiatan memperdalam peserta dari Paroki St. Odilia, Citra Raya; 5 peserta dari Paroki St. Nikodemus,
pengetahuan dan pengalaman Iman Ciputat; 3 peserta dari Paroki St. Maria, Tangerang; 2 peserta dari Paroki St.
Katolik. Ada tiga kegiatan yang Maria Regina, Bintaro Jaya; 1 peserta dari Paroki St. Gregorius Agung, Kota
berhubungan dengan memperdalam Bumi; sedangkan 5 peserta adalah utusan dari luar daerah Tangerang, yakni:
dan sharing Kitab Suci, yaitu Kursus 1 peserta dari Paroki St. Thomas Rasul, Bojong Indah, Jakarta Barat; 2 peserta
Evangelisasi Pribadi (KEP), Emmaus dari Paroki Trinitas, Cengkarang, Jakarta Barat; dan 2 peserta dari Paroki St.
Journey (EJ) dan yang terbaru Kursus Maria Kusuma Karmel, Meruya, Jakarta Barat.
Pendidikan Kitab Suci (KPKS) St
Paulus Cabang Tangerang. 124 Peserta KPKS Cabang Tangerang Angkatan ke-1, utusan dari 14
paroki.
Apa, kapan, di mana, mengapa
dan siapa serta bagaimana “Roh Menjelang dilangsungkan kuliah perdana, pada hari Minggu, 9 Agustus
Kudus tercurah dibumi Tangerang” 2015, pukul 11:00 di Gedung Yama, Lantai 3, BSD, Tangerang, di-
terjadi, mari kita lihat uraian berikut. selenggarkan Misa pemberkatan dan pembukaan KPKS St Paulus Cabang
Tangerang Angkatan ke-1. Kuliah perdana yang sekaligus merupakan kuliah
Kursus Pendidikan Kitab Suci umum dilakukan oleh Bapak Stefan Leks. Perkuliahan ini akan berlangsung
(KPKS) St Paulus Cabang Tange-
rang, Angkatan Ke-1

Pertemuan kuliah pertama
dilakukan pada hari Sabtu, 8 Agustus
2015 mulai pukul 08:00, bertempat
di Gedung Yama, Lantai 3, BSD,
Tangerang. Kuliah ini diikuti oleh
sebanyak 124 orang sebagai peserta
KPKS St. Paulus Cabang Tangerang
Angkatan ke-1. Mereka ini pada
umumnya berdomisili di kawasan
Paroki Dekenat Tangerang dan

38 SALUS 19
NOVEMBER 2015

ANTARKITA

Penandatanganan Kesepakatan Kerjasama (MoU) di Paroki St Monika, 15 Maret 2015 Tim Kerja merasa sangat gembira
Kiri: RD Hardijantan Dermawan, kanan: Pastor Lukas Sulaeman, OSC dan memanjatkan syukur karena
akhirnya pada tanggal 15 Maret 2015
untuk masa pendidikan tiga tahun. atas berkat dan penyertan Tuhan,
KPKS St Paulus didirikan untuk menanggapi kebutuhan konkret dalam dilakukan penandatanganan Kesepa-
katan Kerjasama (MoU) Pendirian
bidang Kitab Suci di Keuskupan Agung Jakarta. Salah satu tujuan yang ingin KPKS Cabang Tangerang, di Gereja
dicapai ialah untuk menyediakan tenaga-tenaga yang mampu mendampingi St. Monika Paroki Serpong. Pada ke-
dan memandu serta menafsirkan Firman Allah secara mudah, benar dan sehat, sempatan itu hadir pula para alumni
lugas serta bertanggungjawab kepada berbagai kelompok ataupun berbagai KPKS se-dekenat Tangerang dan juga
kegiatan pewartaan kitab suci. dari Jakarta.

Melalui perkuliahan yang diselenggarakan KPKS St Paulus berusaha Dari kerja keras dan jalinan
membekali peserta dengan pengetahuan, keterampilan, dan spiritualitas Kitab kerjasama yang baik dari semua ang-
Suci. Dengan bekal itu diharapkan para peserta makin mampu ikut menjawab gota Tim Pengurus KPKS St Paulus
kebutuhan Gereja untuk mewartakan Sabda Tuhan. KPKS St. Paulus juga be- Cabang Tangerang dengan Tim
rusaha menyiapkan tenaga-tenaga yang dapat mendampingi umat, baik dalam Pengurus KPKS St Paulus Jakarta
pertemuan doa, ibadat, serta pendalaman Kitab Suci di lingkungan maupun serta Alumni KPKS akhirnya mampu
dalam kelompok pendalaman Kitab Suci. merekrut 124 peserta dari 134 calon
yang mengukuti seleksi.
Sekilas tentang berdirinya KPKS St Paulus Cabang Tangerang
Para Alumni KPKS St Paulus Tebet Angkatan ke-22, khususnya yang Mekanisme Pendidikan
• Pendidikan dilakukan dengan
berdomisili di daerah Serpong-Tangerang, sejak tahun 2014 berinisiatif
untuk melakukan persiapan dan pendekatan informal berupa kunjungan dan Sistem Paket dan peserta wajib
perbincangan dengan Romo Hardi, Kepala Sekolah KPKS St Paulus Tebet, mengikuti semua mata kuliah.
dan Romo Lukas Sulaiman, OSC di Paroki St. Monika. Pelbagai pemikiran • Pendidikan berlansung selama tiga
dan hasil perbincangan ini makin dimatangkan bersama Romo Lukas sebagai tahun, yang terbagi dalam enam
rencana pendirian KPKS St Paulus Cabang Tangerang. semester dan secara keseluruhan
terdiri dari 25 mata kuliah.
Gayung bersambut, bersamaan dengan perencanaan yang makin intensif, • Para pengajar berasal dari pengajar
Bapak Suparman selaku Direktur Utama PT Yama Engineering memberikan KPKS St. Paulus Jakarta dan para
dukungan dengan mengijinkan KPKS untuk menggunakan Aula Gedung Romo yang berasal dari Dekenat
Yama sebagai tempat kuliah KPKS St Paulus Cabang Tangerang. Dukungan ini Tangerang.
menjadi dorongan semangat yang luar biasa kepada Tim kerja pendirian KPKS • Sertifikat Kelulusan diberikan da-
untuk mematangkan rencana. Oleh karena itu, proposal pendirian KPKS St lam upacara wisuda kepada peserta
Paulus Cab Tangerang pun segera disusun dan disampaikan kepada Romo kursus yang telah menyelesaikan
Hardi di Gedung Gadjah KPKS Tebet, Jakarta, dalam sebuah pertemuan. kursus tiga tahun ini dan dinya-
takan lulus.
Tim Kerja Pendirian KPKS St Paulus Cabang Tangerang yang terbentuk Dengan rahmat Tuhan, semoga
pada tanggal 3 Februari 2015 ini sekarang bertindak sebagai Pengurus KPKS St seluruh peserta mengalami peningkatan
Paulus Cabang Tangerang. ilmu, pendalaman pemahaman dan
penghayatan spiritual dari seluruh
proses pendidikan yang dilakukannya.

(Arie Cahyana)

39SALUS 19

NOVEMBER 2015

ANTARKITA

EMMAUS JOURNEY

Misa Pembukaan untuk mengembangkan kemampuan anggota Seksi Kerasulan Kitab Suci,
Kelompok Spiri- (dahulu Seksi Pewartaan Iman). Kegiatan itu di kemudian hari dikembang-
tualitas Kitab Suci kan menjadi kegiatan umat dalam program kerja Seksi Kerasulan Kitab Suci
“Emmaus Journey” untuk menggiatkan pembacaan dan penghayatan Kitab Suci oleh umat.
Angkatan ke-15 diselenggarakan
di Gereja St. Laurensius pada hari Emmaus Journey atau yang lebih dikenal dengan sebutan EJ, seperti
Sabtu 8 Agustus 2015 pukul 08:00. tercermin dalam namanya, adalah suatu gerakan yang disemangati oleh
Misa istimewa ini dihadiri lebih dari kisah perjalanan dua orang murid ke Emmaus dalam Injil Lukas 24:13-35,
500 peserta yang berasal dari Paroki di mana Yesus menemani perjalanan mereka sambil “menjelaskan kepada
St. Laurensius, Paroki St. Monika, mereka apa yang tertulis tentang Dia dalam seluruh Kitab Suci.”
dan juga paroki-paroki lain yang
menyelenggarakan EJ. Kegiatan ini diadakan seminggu sekali dalam kelompok-kelompok
berjumlah maksimal 10 orang peserta yang dipandu oleh 2-3 orang fasilita-
Total jumlah peserta Emmaus tor. Kegiatan diadakan di lingkungan-lingkungan agar mudah dicapai oleh
Journey Angkatan ke-15 dari seluruh peserta dan dapat mengakrabkan umat dalam wilayah yang sama.
paroki yang menyelenggarakan EJ ini
mencapai 900 orang. Khusus peserta Materi yang digunakan adalah seri buku Emmaus Journey yang terutama
dari Paroki St. Laurensius sebanyak bertujuan: “Untuk membawa umat Katolik yang terlibat kepada antusiasme
100 peserta yang terbagi menjadi 13 akan iman, dan dalam menghidupkan imannya akan Yesus, dapat dengan
Kelompok. bebas mensharingkannya satu sama lain.”

Dalam Misa Pembukaan ini Saat ini, kegiatan Emmaus Journey telah berkembang di beberapa paroki
seluruh peserta Emmaus Journey lain seperti Paroki Tomang Maria Bunda Karmel, Paroki Meruya Maria Ku-
Angkatan ke-15 diajak untuk me- suma Karmel, Trinitas, Ciledug, Karawaci, Santa Maria Tangerang, St.Odilia,
nempuh perjalanan spiritual selama Lapas Tangerang, bahkan sampai ke Yogyakarta.
sembilan bulan guna mengembang-
kan kemampuan diri dalam meng-
hayati Kitab Suci bersama saudara
seiman sebagai pijakan untuk makin
menghayati Sabda Tuhan dalam
kehidupan.

Sekilas mengenai Emmaus Journey Kelompok Usia Peserta

Kelompok Spiritualitas Kitab Peserta Emmaus Journey terdiri dari orang yang berusaia 13 tahun (re-
Suci “Emmaus Journey” adalah maja) sampai lansia yang terbagi dalam kelompok remaja, kelompok umum
kegiatan yang diprakarsai oleh Pastor dan kelompok lansia.
Yan Sunyata OSC, saat beliau ber-
tugas di paroki St. Monika Serpong. Kepada seluruh peserta kelompok spiritualitas Kitab Suci EJ angkatan
Kegiatan ini pada mulanya diberikan 15, selamat menikmati perjalanan Emmaus selama sembilan bulan ke depan.
Tuhan Memberkati. Amin! (Arie Cahyana)

40 SALUS 19
NOVEMBER 2015

ANTARKITA

Siap Diutus
untuk Mewartakan Injil

Fasilitator dan Peserta Lansia EJ angkatan ke-14 Di Gedung Karya Pastoral Santo Laurensius, pada Tanggal
Baksos EJ Angkatan ke-14 Paroki St. Laurensius di 04 Mei 2015, diselenggarakan Misa Pembukaan Kursus
Panti Asuhan Evangelisasi Pribadi (KEP) Angkatan ke-4 dipimpin oleh RD
Aktivitas Spiritual Kitab Suci di lingkungan Yohanes Hadi Suryono dilanjutkan dengan sambutan oleh
Aktivitas Spiritual Kitab Suci di lingkungan Bapak Eddy Badarudin (Pendamping dari Dewan Paroki) dan Bapak Vinsen-
sius Rante sebagai Ketua Panitia. Peserta yang hadir sebanyak 68 orang terdiri
dari umat Paroki Santo Laurensius, Paroki Santa Monica-BSD, Paroki Santa
Bernadeth, dan panitia serta para pendamping.

Jumlah total pendaftar KEP pada tahun ini berjumlah 98 orang tetapi
yang aktif mengikuti kursus sebanyak 74 orang. Kegiatan KEP antara lain
mengikuti pengajaran dari para pewarta dan melakukan kunjungan ke panti
asuhan atau panti wreda.

KEP Angkatan ke-4 ditutup dengan Retret Perutusan yang dibimbing
oleh RD YR Edy Purwanto dari KWI pada tanggal 19-20 September 2015 di
Rukun Senior Living, Sentul. Retret ini juga dihadiri oleh Bapak Eddy Badar-
udin dan Bapak Hu Fudianto sebagai Ketua Seksi KKS serta Bapak Sannito
sebagai Sub seksi KEP Paroki Santo Laurensius Alam Sutera; sedangkan dari
Shekinah hadir Bapak Stanley C Budihardja dan Ibu Grace Hartanto.

Pada kesempatan retret ini diumumkan Ketua dan Wakil Ketua Panitia
KEP untuk Angkatan ke-5 yaitu Valerius Jonny Rachman sebagai Ketua dan
Adrianus Soedijopranoto sebagai wakil. Rangkaian kegiatan KEP ke-4 diak-
hiri dengan Malam Inagurasi dan pemberian sertifikat kepada peserta yang
dilanjutkan dengan ramah tamah.

“Ladang telah menguning dan siap dituai, siapa yang dapat menjadi
penuainya?“

Itulah salah satu alasan pentingnya KEP. Setiap orang beriman diutus
untuk berperan aktif mengambil bagian dalam perutusan mewartakan Injil.

KEP mengikuti modul pengajaran yang praktis untuk bisa menjadi
pewarta yang dimulai dari dalam diri sendiri. Pengajaran dilakukan dengan
metode yang praktis dan menarik sehingga pemahaman mudah diterapkan
dalam kehidupan sehari-hari.

Di Paroki Alam Sutera, KEP sudah dimulai sejak tahun 2012. Para
peserta pada umumnya merasakan manfaat yang besar terutama berupa
semangat untuk mewartakan Injil. Semangat yang tumbuh dari pengalaman
batin ini mendorong para alumni untuk mengundang makin banyak orang
untuk berpartisipasi dalam KEP selanjutnya. (Arie Cahyana).

41SALUS 19

NOVEMBER 2015

ANTARKITA

Strumento
dell’Amore

Sarana Awam
Merasul via
Radio dan
Café

Strumento dell’Amore, fleksi dan pandangan Gereja atas situasi aktual; Sketsa Iman yang diisi dengan
artinya sarana kasih, pengalaman beriman; Rona Keindahan yang menuturkan upaya menyadari
merupakan nama sebuah kehadiran Tuhan dalam berbagai peristiwa; serta Pendoa Kita berisi kisah
radio streaming Katolik Santo-Santa. Selain itu, siaran radio diisi dengan lagu-lagu rohani untuk
yang secara resmi beroperasi sejak membentuk suasana batin yang menyadari kehadiran dan penyertaan Tuhan.
1 September 2015. Siaran radio ini
dikumandangkan dari Ruko Tematik Untuk mendukung kelangsungan radio, juga didirikan Café Strumento.
Blok P No. 21, Paramount, Gading Café ini dimaksudkan untuk menjadi tempat berkumpul dan bincang-bin-
Serpong melalui jaringan internet di cang sambil mereguk kesegaran Kefir (yogurt) produk para Suster Gedono,
www.radiosda.com. Kopi hasil kebun Pertapaan Rowoseneng, Cold Brew kopi Kintamani dan
aneka makanan lainnya. Keuntungan finansial dari usaha Café sebagian besar
Radio Strumento dell’Amore akan disalurkan untuk membantu pembangunan gereja di daerah-daerah
dibangun dengan tujuan untuk ikut yang sangat membutuhkan bantuan.
berperan aktif dalam mewartakan
kasih Allah. Siaran diisi dengan doa, Peresmian sekaligus pemberkatan Radio dan Café dilakukan oleh Pastor
bacaan liturgi harian dan renungan, Sangker OSC dalam Perayaan Ekaristi dan pada malam harinya dilakukan
belajar bijak, dan pengembangan syukuran yang diisi dengan bincang-bincang seputar arah dan pemberdayaan
tema-tema khusus yang antara lain radio dan café sebagai sarana merasul di tengah masyarakat. Dalam kesem-
ialah: Jendela Karya yang menekan- patan bincang-bincang ini RD Sridanto Aribowo, RD Bambang Wiryo, P
kan nilai-nilai dan semangat kerja; Sangker Sihotang, RD Erick Ratu, dan 40-an Bapak-Ibu yang secara aktif
Ruang Keluarga yang berisi semangat menopang berjalannya siaran radio.
dan perjuangan membangun ke-
luarga; Cakrawala yang diisi dengan Radio dan Café yang diharapkan berkembang sebagai sarana kerasulan ini
pencerahan tentang ajaran Gereja; dikelola oleh Vincent Gunawan Rusli, Lukito Tjoeng, Erwan Kusnadi, Justi-
Perspektif Gereja dengan tekanan re- nus Juwono, Alex Sutedja, Diana Effendy, Erwin Tedjakusuma, Harry, Raka,
André BW, dan P Sangker Sihotang sebagai kontributor tetap. (Andre BW)

42 SALUS 19
NOVEMBER 2015

LINGKUNGAN HIDUP

Perawat Lingkungan Hidup

Donatus Koban
Siapa tak kenal pria sederhana yang selalu tersenyum ramah bila
disapa ini? Pak Koban yang beristrikan
Dia selalu ada di sekitar gedung gereja, luar dan dalam; dia wanita dari Salatiga dan mempunyai
hadir tiap hari sejak pagi sampai sore, namun kehadirannya dua anak yang sudah bekerja, tern-
menjelang tiap misa dan setelah selesai misa tiap akhir pekan yang membuat yata punya pengalaman unik saat
semua orang mengenalnya. awal merantau ke Jakarta. Ketika
itu tahun 1977, dia bermaksud ke
Donatus Dolet Koban, lahir di Lembata, Flores,15 September 1955 Jakarta untuk bersekolah namun
ini, sudah merupakan bagian yang tak terpisahkan dari gedung gereja kita. ternyata krisis ekonomi sang paman
Pastor datang dan pergi sesuai perutusan, dewan pleno berganti tiap periode yang ditumpangi membuatnya harus
kerja, namun Pak Koban tetap setia ada di sekitar kita sejak awal sebelum bekerja, dari pengalaman bekerja
gedung gereja ini berdiri. sebagai tukang bangunan di masjid
Istiqlal selama 2 bulan menghantar
Salus berkesempatan berbincang dengannya di suatu pagi hari di ke pekerjaan sebagai Satpam selama
pekarangan gereja. Perbincangan kami berkisar antara tugas sehari-harinya, setahun berikutnya di sana. Salah
kebersihan gereja dan lingkungan sekitar seperti taman, aula, dan termasuk satu pengalaman yang dikenangnya
‘ulah’ umat yang membuatnya kecut. adalah pengurus masjid selalu mem-
bagi daging qurban kepada karya-
Memulai kerja resminya di stasi Laurensius sejak awal tahun 2007, wan termasuk untuknya, walaupun
namun lama sebelum itu beliau sudah selalu hadir pada hari Sabtu sore di tahu dia tidak seiman.
aula yang dipakai misa, membantu menyusun dan mengangkat kembali
bangku-bangku untuk misa. Ketika beliau pensiun pada akhir tahun 2006, Di akhir pertemuan kami, Pak
Pak Wakijan - katekis gereja – mengarahkan untuk membuat lamaran kerja Koban menitip pesan untuk umat
ke sekretariat. Maka resmilah Pak Koban menjadi karyawan gereja Lauren- Laurensius:
sius sampai saat ini.
Sadarlah untuk lingkungan yang
Dalam tugasnya menjaga kebersihan lingkungan gereja, hal apa yang lebih bersih dan indah kita-kita ber-
sering ditemukan? sama, dengan membuang sampah di
tempat sampah. (Lisbeth)
Tissue yang ditinggal di laci tempat duduk, tissue yang dibuang dilantai
atau pekarangan, warta gereja yang digulung, dilipat, dan ditinggal, gelas
mineral kosong, brosur acara yang dibagi panitia, sementara tidak jauh dari
tempat itu ada tong sampah! Sebaliknya, Pak Koban juga kadang ditegur
oleh umat yang melihat ada tissue terbuang dijalan, “jijik” itu kira-kira kata
mereka yang sudah sadar kebersihan.

Dulu ketika belum ada standing banner soal larangan menyuap anak2
makan dalam gereja, Pak Koban juga pernah ikut menegur seorang ibu yang
memberi makan anaknya, jawaban sang ibu membuat dia kecut, “bapak
punya hak apa menegur anak saya”

Untuk hal ini, Pak Koban menitip pesan pada petugas tata laksana agar
berani menegur umat yang kurang tertib, karena sebagai petugas, biasanya
mereka lebih dipatuhi.

43SALUS 19

NOVEMBER 2015

KELUARGA

KUNJUNGAN PASTORAL KELUARGA

Kunjungan pastoral keluarga merupakan • Dalam kunjungan pastur akan didampingi oleh SKK
program SKK sejak tahun 2012. Tujuan paroki sedangkan keluarga yang dikunjungi akan
yang ingin dicapai melalui kunjungan ini didampingi oleh ketua lingkungan atau SKK ling-
antara lain: kungan.
• Mengenal keluarga-keluarga katolik yang ada di paroki
• Pada waktu kunjungan diharapkan seluruh keluarga
secara lebih dekat. dapat berkumpul agar pastur dapat berkenalan dengan
• Mendengarkan harapan, kebutuhan, keprihatinan dan seluruh anggota keluarga.

potensi umat yang ada di paroki. Bagaimana kesan keluarga yang sudah dikunjungi?
• Memberi sapaan, perhatian, keperdulian, peneguhan, Sebagai pendamping pastor selama kunjungan, kami

dorongan, dan semangat iman, persaudaraan kristiani melihat banyak kegembiraan dan kebahagiaan keluarga
dan partisipasi dalam pelayanan. pada saat mereka dikunjungi. Bahkan, mereka merasa
• Doa dan berkat untuk keluarga yang dikunjungi. bersyukur boleh merasakan sapaan secara personal dari
pastor paroki. Kami juga bisa merasakan kebahagiaan
Siapa saja yang akan dikunjungi? dan rasa bangga dari mereka pada saat menceritakan ak-
Sebenaranya tidak ada kriteria khusus karena dalam tivitas anak-anak dan anggota keluarganya. Anak-anak
juga bisa ikut berbincang dan kadang mengajak pastor
cita-citanya semua keluarga yang ada di paroki sedapat bercanda dan bermain. Ada suasana keakraban yang ter-
mungkin dikunjungi. jalin antara umat dan gembalanya, sehingga membuat
mereka merasa nyaman untuk bercerita tentang keluar-
Bagaimana proses dalam melakukan kunjungan ? ganya bahkan ada yang menceritakan tentang kerinduan
• SKK paroki membagikan jadwal kunjungan selama untuk aktif dalam kegiatan di gereja. Ada juga keluarga
yang mensharingkan pengalaman imannya dan merasa
satu tahun kepada para ketua lingkungan. diteguhkan. Dalam setiap kunjungan selalu ditutup
• Dalam setiap kunjungan, 1 lingkungan ada 2 keluarga dengan doa dan berkat Tuhan melalui pastor. (Nanik)

yang akan dikunjungi. Ketua lingkungan yang menen-
tukan keluarga yang akan dikunjungi dan mengin-
formasikan ke SKK paroki.
• Kunjungan berlangsung dari pukul 19.30-21.30 WIB

44 SALUS 19
NOVEMBER 2015

KELUARGA

Terlalu Sedikit
yang Kita Berikan pada Allah

Suatu sore sepulang kantor, pembantuku tetapi apa yang kita berikan pada ALLAH, masih
menyampaikan laporan berikut, “Bu, tadi saya terlalu sedikit.
dipanggil ibu guru, kata ibu guru saya harus
menyampaikan bahwa anak ibu sangat nakal, Allah tidak meminta kita untuk membalas
ibu guru meminta ibu memperhatikan anak ibu.” kasihNya, tetapi kita semua karena pembaptisan
diutus untuk memperbesar kerajaan Allah di dunia.
Kaget dan bingung, kenapa anakku sangat nakal. Apa yang telah kita lakukan?
Aku mengeluh pada Tuhan, aku sudah aktif di pelayanan,
membantu anak orang lain, kenapa anak sendiri begitu Sudahkah kita melayani suami/istri/anak kita den-
nakal? Sampai suatu saat aku mengetahui, melalui ayat gan sepenuh hati? Ataukah kita masih lebih mencintai
alkitab, “apa yang kau tabur, itu yang kau tuai.” Aku hobi atau pekerjaan kita?
bingung sekali, apa maksud ayat ini terhadap kenakalan
anakku sampai akhirnya aku sadar bahwa aku menabur Apakah kita sudah melakukan pelayanan dengan
ketidak taatan, janjiku kepada Tuhan untuk bertekun sungguh hati atau hanya sekedar lari dari kejenuhan?
dalam membaca firman-Nya dan berdoa, karena itu
yang pernah aku janjikan kepada Tuhan. Setelah aku ra- Pada retreat ini kita diingatkan bahwa anggota
jin dan taat membaca firman Tuhan dan berdoa, anakku CFC adalah suatu komunitas yang mana Tuhan
berangsur menjadi anak yang sangat baik sampai ibu menitipkan keluarga-keluarga untuk diperhatikan dan
guru bertanya kepada pembantuku, “Anak ibu diapakan dilayani dengan kasih AGAPE. Kita diminta untuk
nih oleh mamanya, koq sekarang menjadi baik?” meminta terang Roh Kudus agar Yesus sendiri ber-
bicara pada kita bagaimana kita dapat menggunakan
Begitulah sharing dari Sister Theresia, Leader CFC, semua talenta yang telah diberikan untuk perluasan
pada acara retreat tahunan komunitas CFC dengan tema kerajaan Allah.
LOVE MORE, yang diadakan pada tanggal 15 Agustus
2015 di GKP St Laurensius. Marilah kita semua, merenungkan pula hal ini,
karena setiap dari kita sudah mendapatkan cinta yang
Tuhan kita telah memberi begitu banyak-tetapi apa luar biasa dari Allah sendiri, sekarang tinggal kita,
yang kita berikan kepada ALLAH sangat sedikit. Allah maukah kita memberikan diri kita lebih lagi. Selamat
ingin kita tidak hanya berjanji akan melakukan ini merenungkan. (Ruth)
dan itu tetapi dibutuhkan aksi nyata. Ketaatan terha-
dap hal kecil, akan membawa kepada hal yang lebih
besar, karena Allah mau menitipkan domba-dombanya
(keluarga-keluarga) kepada kita untuk dilayani agar lebih
dekat pada ALLAH.

Pernahkah, kita duduk merenung sejenak sejak kita
lahir sampai hari ini betapa luar biasa hidup kita. Hal-
hal yang tak terbayangkan sebelumnya terjadi sungguh
indah luar biasa dalam kehidupan kita. Setiap langkah
hidup kita sekecil apapun selalu dalam lindunganNya

45SALUS 19

NOVEMBER 2015

KELUARGA

KKSEEEKRLSUAISAURGLAAN

Kolom yang diasuh oleh Tim SSK Paroki dan terjadi karena kutuk akibat perbuatan
didampingi oleh Pastor Paroki ini sengaja
dibuat untuk umat yang mau bertanya apa calon papa mertua saya. Bagaimana
saja seputar keluarga. Tim SKK Paroki
adalah pasutri yang sudah mengikuti pelatihan Kerasulan ini menurut ajaran katolik? Benarkan
Keluarga dan Konseling Keluarga dari KAJ. Di dalamnya
juga terdapat psikolog profesional. Semua nama yang papa mertua saya dikutuk?
mengirimkan pertanyaan dirahasiakan oleh redaksi.
Jawab:
Kriiing SKK, saya sebentar lagi akan Terima kasih atas email yang disampaikan kepada
menikah dengan seorang gadis yang saya
kenal sejak SMA. Kami pacaran selama kami. Membaca emailmu – ada hal utama yang harus
hampir 10 tahun. Saya dan pacar saya diketahui sebagai seorang katolik, yaitu Tuhan kita
saling mencintai. Menjelang persiapan Yesus Kristus adalah Maha Rahim dan Maha Pengasih,
perkawinan kami, saya sekarang ragu rela menderita dan mati untuk menebus dosa kita ini.
dan takut untuk melanjutkan perka- Sehingga sangat jelas Tuhan Yesus Kristus mencintai kita
winan saya. Hal ini disebabkan karena dan bukan mengutuk kita.
saya takut terjadi kutuk di dalam
keluarga kami. Calon mama mertua Apakah perkawinanmu akan terjadi perceraian,
saya adalah istri kedua dari calon papa hal itu sepenuhnya tergantung dari kalian berdua dalam
mertua saya. Calon papa mertua saya menyikapinya. Selama kalian menghayati Sakramen
ini awalnya telah menikah dengan se- Perkawinan dengan menerapkan sikap saling pengertian,
orang istri yang bukan katolik dan per- saling memaafkan serta komunikasi yang terbuka, maka
kawinannya tanpa menerima sakramen hal-hal yang memicu perceraian bisa diminimalisir.
perkawinan dan hanya berumur dua
tahun. Perceraian dilakukan oleh pihak Selain itu dukungan dari komunitas sangat perlu,
calon papa mertua yang menceraikan coba ikut pada kelompok kategorial ME (Marriage
istrinya disebabkan karena perbedaan Encounter) untuk membangun relasi komunikasi dialog
prinsip (saya tidak mengetahui prinsip intensif antara pasutri atau bisa juga ikut CFC (Couple
apa yang diperdebatkan). Menurut For Christ) untuk membangun keluarga yang berdasarkan
pendapat teman-teman maka saya pasti iman pada Yesus Kristus.
akan mengalami hal yang sama dan
anak-anak yang nantinya saya lahirkan Selain itu, sebelum memutuskan menikah, penting
juga akan mengalami hal yang sama bagi kamu untuk bertanya pada dirimu apakah memper-
yaitu perceraian dalam pekawinan. Ini cayai dan mencintai calon pasangan hidupmu. Dengan
berpacaran sedemikian lama, apakah kamu masih ragu?
Untuk itu coba ikut program Discovery untuk membantu
lebih dalam mengenal calon istrimu.

Satu hal yang pasti, Tuhan kita yang Maharahim ti-
dak akan mengutuk kalian, semua perjalanan perkawinan
kalian sepenuhnya bergantung pada kalian sendiri.

46 SALUS 19
NOVEMBER 2015

47SALUS 19

NOVEMBER 2015


Click to View FlipBook Version