Kegiatan ini dailakukan dalam bentuk:
a. Masa Ta’aruf (MASTA) IMM terintegrasi dengan penyambutan
mahasiswa baru (Masta-PMB) dilanjutkan dengan followup masta.
b. Darul Arqam Dasar (DAD) sebagai pengkaderan utama Ikatan
Mahasiswa Muhammadiyah (IMM) di masing-masing komisariat
c. Musabaqah Tilawatil Qur’an dalam berbagai tingkatan, baik tingkat
Universitas, Kopertis/Kopertais, PP Muhammadiyah, dan Nasional.
d. Aktivitas Da’wah dalam berbagai bentuk, melalui IMM, LDM-PM,
MPQ, Penerbitan Ar-Rasail, Debat Bahasa Arab An Namlah, HW
dan Tapak Suci.
e. Keikutsertaan dalam perkaderan utama Darul Arqam Dasar, Darul
Arqam Madya, Darul Arqam Paripurna,Latihan Instruktur daerah,
Latihan Instruktur Madya, Latihan Instruktur Paripurna.
4. Alumni Carrier and Employment Center (ACEC) dan Kewirausahaan
a. Bidang Kewirausahaan (Entrepreneurship College
Development)
Program pengembangan kemahasiswaan bidang kewirausahaan
dirancang dengan tujuan mengembangkan karakter wirausaha yang
diarahkan pada realisasi pengembangan usaha yang didahului dengan
proses terarah dan terpadu dari peningkatan pemahaman kewirausahaan
sampai pembentukan karakter wirausaha bagi mahasiswa.
Tahapan program tersebut sebagai berikut:
1). Entrepreneurship on The Road
Merupakan program yang dirancang untuk menumbuhkan karakter
wirausaha (entrepreneurship) pada mahasiswa yang diarahakan
untuk mengembangkan kompetensi soft skill, sepertiketangguhan,
kerjakeras, kreatif dan inovatif,
2). Kompetisi Program Mahasiswa Wirausaha Universitas
Merupakan program lanjutan dari kegiatan sosialisasi yang
berorientasi pada memberikan pelatihan bagaimana memulai usaha
melalui kegiatan :
- Kompetisi proposal wirausaha mahasiswa tiap semester.
- Kompetisi strart-up bisnis tiap semester.
- Kompetisi wirausaha sukses tingkat universitas tiap tahun.
3). Kompetisi Kompetisi Bisnis Mahasiswa Indonesia (KBMI)
Program KBMI, dimaksudkan untuk memfasilitasi para mahasiswa
yang mempunyai minat berwirausaha. Fasilitas yang diberikan
dalam bentuk dukungan permodalan dan pendampingan usaha.
Program ini diharapkan mampu mendukung visi-misi pemerintah
yang tertuang dalam Renstra Kemristekdikti untuk pengembangan
entrepreneur pemula dalam mewujudkan kemandirian bangsa
melalui pengembangan pendidikan dan pelatihan kewirausahaan.
80 Pola Pengembangan Dan
Tata Tertib Kemahasiswaan
b. Bidang Alumni (Character Development)
1). Alumny Tracer Study
Tracer Study (Studi Penelusuran Alumni) merupakan survei
yang dilakukan untuk mengukur proses pendidikan tinggi dalam
membekali para alumni untuk memasuki masa transisi dari dunia
kampus ke dunia kerja. Selain itu, Tracer Study juga bertujuan
untuk mendapatkan masukan bagi perbaikan sistem pendidikan di
UMS. Partisipasi para alumni dalam mengisi kuesioner Tracer Study
sangat berharga dalam memberikan kontribusi pengembangan dan
kemajuan UMS. Kegiatan yang dilakukan antara lain :
a). Melakukan penjaringan alumni secara periodik tiap semester
melalui bantuan teknologi informasi jejaring alumni yang
dirancang oleh ACEC melalui website http://tracerstudy.ums.
ac.id/
b). Memfasilitasi pertemuan antara alumni yang sudah berkiprah
di masyarakat dengan para calon alumni untuk memberikan
gambaran mengenai peran yang bisa dilakukan oleh para calon
alumni di dunia nyata. Hal ini dilakukan secara periodik tiap
semester di setiap fakultas dan program studi.
c). Memfasilitasi forum silaturahmi alumni, untuk menciptakan
stimulasi pada para alumni agar dapat dan mampu berkiprah
dalam memajukan dan mengembangkan UMS.
2). Pengembangan Career Alumni dan Calon Alumni
• Job Seeker Competency melalui pelatihan dan magang.
• Melaksanakan acara Company Profile Vaganza dan Job Fair.
Tujuan dari kegiatan Job Fair UMS yaitu sebagai berikut:
1. Memfasilitasi alumni memperoleh arahan dan informasi terkait
dunia kerja
2. Memfasilitasi alumni perguruan tinggi memperoleh pekerjaan
3. Memfasilitasi penyedia lapangan kerja memperoleh SDM yang
sesuai dengan kualifikasi
4. Menjalin hubungan yang baik antara Universitas Muhammadiyah
Surakarta pada umumnya dan Alumni Career and Employment
Center (ACEC) pada khususnya dengan penyedia lapangan
kerja
3). Soft Skill Development with ACEC
1. Sharing with the Succes Alumny.
2. Melaksanakan Pelatihan memasuki dunia kerja.
3. Penyebaran informasi tenaga kerja.
4. Recruitment on the campus.
4). Beasiswa Alumni UMS
Mulai tahun 2018, Alumni UMS yang tergabung dalam Ikatan
Keluarga Alumni (IKA-UMS) telah memberikan beasiswa kepada
para mahasiswa selama satu tahun Rp 400.000,-/bulan.
Pola Pengembangan Dan 81
Tata Tertib Kemahasiswaan
D. Organisasi Mahasiswa (ORMAWA)
1. Legalitas Ormawa dan UKM.
a. Organisasi Mahasiswa tingkat Universitas adalah Ikatan Mahasiswa
Muhammadiyah (IMM) Koordinator Komisariat (Korkom), Dewan
Perwakilan Mahasiswa Universitas (DPM-U), Badan Eksekutif
Mahasiswa Universitas (BEM-U), dan Unit Kegiatan Mahasiswa
Universitas (UKM-U). Kepengurusan Organisasi Mahasiswa tingkat
universitas ditetapkan dengan surat keputusan Rektor.
b. Organisasi Mahasiswa tingkat Fakultas adalah Ikatan Mahasiswa
Muhammadiyah (IMM) Komisariat, Dewan Perwakilan Mahasiswa
Fakultas (DPM-F), Badan Eksekutif Mahasiswa Fakultas (BEM-F),
Himpunan Mahasiswa Program Studi (HMP), dan Unit Kegiatan
Mahasiswa Fakultas (UKM-F). Kepengurusan Organisasi Mahasiswa
tingkat fakultas ditetapkan dengan surat keputusan Dekan.
2. Periodisasi Kepengurusan.
Periodisasi kepengurusan IMM Korkom, IMM komisariat, Ormawa dan
UKM tingkat universitas dan fakultas adalah satu tahun dalam periode
Januari – Desember.
3. Kepengurusan.
a. Orientasi
1) Dakwah amar makruf nahi munkar.
2) Pengkaderan Muhammadiyah.
3) Meningkatkan citra UMS.
4) Pengurus ormawa dan UKM menjadi teladan.
5) Meningkatkan atmosfir akademik.
6) Pengembangan kompetensi dan softskill mahasiswa untuk
menghasilkan lulusan yang kompetitif.
b. Persyaratan: mampu, diterima, religius
1) Memiliki IP minimal 2,5
2) Maksimal semester VII
3) Telah mengikuti Masa Ta’aruf dan Penyambutan mahasiswa
baru (MASTA-PMB) Universitas Muhammadiyah Surakarta
4) Mengisi Formulir Bahan Pendalaman Kader Muhammadiyah
Mahasiswa UMS
5) Khusus calon ketua ormawa harus memiliki pengalaman
organisasi kemahasiswaan (Fakultas/Universitas)
6) Bagi anggota pengurus ormawa diutamakan yang memiliki
pengalaman organisasi kemahasiwaan (Fakultas/Universitas)
7) Berakhlaq mulia
8) Ketua ormawa hanya diperbolehkan menjabat 1 kali periode / 1
tahun.
82 Pola Pengembangan Dan
Tata Tertib Kemahasiswaan
9) Ketua ormawa dan UKM tidak boleh merangkap jabatan sebagai
pengurus organisasi ekstra kampus.
E. Pendanaan
Pendanaan kegiatan kemahasiswa bersumber pada:
1. UMS
Pendanaan kegiatan kemahasiswaan dari UMS bersifat subsidi yang
secara rinci dapat dilihat pada Buku Pedoman Kegiatan Kemahasiswaan
Universitas Muhammadiyah Surakarta tahun 2018.
2. RPF / RPPS
Pengembangan akademik mahasiswa disediakan dana yang perenca-
naannya dilakukan oleh fakultas atau prodi dan pelaksanaannya
dilakukan bersama-sama oleh fakultas atau prodi dengan mahasiswa.
3. Pemerintah
Pendanaan kegiatan kemahasiswaan dari pemerintah dapat diunduh
melalui pengajuan proposal kegiatan yang ditawarkan oleh pemerintah
baik pusat, propinsi, atau daerah. Ajuan pembiayaan kegiatan ini bersifat
kompetitif. Ajuan dana kegiatan ini diketahui oleh pimpinan universitas.
4. Sponsorship (yang tidak mengikat)
5. Bantuan masyarakat (yang tidak mengikat)
F. Kegiatan ORMAWA
a. Kegiatan ORMAWA Tingkat Universitas
Kegiatan mahasiswa di tingkat Universitas difokuskan pada
pengembangan al-Islam dan kemuhammadiyahan, minat - bakat,
organisasi penerbitan, pelatihan manajemen, kepemimpinan, diskusi/
seminar yang sifatnya umum dan actual (isu-isu nasional dan lintas
sektoral) serta kegiatan penelitian dan pengabdian pada masyarakat
yang interdisipliner, kompetensi minat bakat dan softskill. Oleh karena
itu dana kegiatan kemahasiswaan tingkat Universitas dialokasikan pada
kegiatan minat bakat dan organisasi sebesar 65% dan untuk akademik
35%.
b. Kegiatan ORMAWA Tingkat Fakultas
Kegiatan Ormawa Fakultas disamping difokuskan pada pengembangan
al-Islam dan kemuhammadiyahanjuaga menjadi pusat pengembangan
akademik, dana kemahasiswaan tingkat fakultas dialokasikan untuk
kegiatan akademik minimal 65 % sedangkan untuk kegiatan non
Pola Pengembangan Dan 83
Tata Tertib Kemahasiswaan
akademik maksimal 35 %. Fakultas mengalokasikan dananya ke
berbagai Organisasi Mahasiswa/Unit Kegiatan Mahasiswa.
Pembimbing dan pendamping kegiatan kemahasiswaan di tingkat
fakultas adalah Wakil Dekan Kemahasiswaan dan terlibat secara
langsung serta bertanggungjawab atas:
1) Reorganisasi kepengurusan,
2) Rapat kerja (raker),
3) Memberi pertimbangan atau alternatif program kerja,
4) Persiapan kegiatan,
5) Pengajuan proposal,
6) Penetapan anggaran,
7) Pelaksanaan kegiatan,
8) evaluasi kegiatan, dan
9) Pelaporan kegiatan.
10) Peminjaman Tempat dan Transportasi
11) Pengajuan Inventaris
c. Kegiatan ORMAWA Tingkat Prodi
Kegiatan mahasiswa di tingkat program studi dimotori oleh Himpunan
Mahasiswa Program Studi (HMP).Kegiatan HMP didesain untuk
memberi kontribusi terhadap peningkatan akreditasi dan evaluasi diri
Prodi. Kegiatan-kegiatan yang berkaitan dengan hal tersebut ialah:
a. Pengembangan al-Islam dan Kemuhammadiyahan.
Kegiatan ini difokuskan pada kegiatan dakwah dan pengembangan
kader.
b. Kegiatan pendidikan dan pengajaran.
Menciptakan suasana akademis yang kondusif melalui pembentukan
kelompok studi, pelatihan PKM, pelatihan kewirausahaan.
c. Kegiatan penelitian dan pengabdian pada masyarakat;
Melaksanakan penelitian dan pengabdian masyarakat sesuai
dengan bidang ilmu masing-masing.
d. Mendukung peningkatan interaksi mahasiswa dan dosen di
luar proses pembelajaran dan meningkatkan kualitas proses
pembelajaran melalui aktivitas kelompok studi.
Penanggungjawab kegiatan kemahasiswaan di tingkat prodi adalah
Wakil Dekan Kemahasiswaan dan Kaprodi.Wakil Dekan kemahasiswaan
bertanggungjawab atas kegiatan yang dilakukan oleh Himpunan
Mahasiswa Program Studi (HMP) sehubungan dengan HMP sebagai
Ormawa. Sedangkan Kaprodi bertanggungajawab atas implementasi
RPPS yang berhubungan dengan pengembangan akademik mahasiswa
yang meliputi:
84 Pola Pengembangan Dan
Tata Tertib Kemahasiswaan
a. Diskusi ilmiah mahasiswa,
b. Penelitian mahasiswa,
c. Pengabdian masyarakat mahasiswa,
d. Aktivitas kelompok studi,
e. Workshop PKM dan softskill, dan
f. Delegasi seminar, call for paper, workshop, atau lomba
G. Waktu, Nuansa Kegiatan (Tingkat Universitas Dan Fakultas)
1. Kegiatan mahasiswa baik akademik maupun non-akademik sebaiknya
diselenggarakan di kampus. Kegiatan boleh dilaksanakan di luar
kampus apabila objeknya berada di luar kampus atau ada pertimbangan-
pertimbangan khusus misalnya pameran teknologi agar masyarakat
luar mudah mengakses atau kegiatan pelatihan kepemimpinan dan
manajemen mahasiswa agar peserta lebih kondusif. Musyker dan raker
diselenggarakan di dalam kampus.
2. Penyelenggaraan kegiatan tidak boleh mengganggu kegiatan kuliah
baik waktu maupun suasananya. Nuansa Islami harus mewarnai setiap
kegiatan mahasiswa (Surat Edaran Rektor No.: 375/A.2-VIII/ SR/X/2011
poin 6).
3. Waktu kegiatan kemahasiswaan antara pukul 06.00-22.00 WIB (SK
Rektor No: 045/I/2010 tentang peraturan tata tertib mahasiswa UMS
(Bab III pasal 3 sub 10 menyebutkan bahwa mahasiswa melasanakan
aktivitas di kampus antara pukul 06.00 – 22.00 WIB).
4. Kantor lembaga mahasiswa tidak dibenarkan sebagai tempat tidur/
menginap, sebagaimana kamar indekos dan tidak dibenarkan merubah
struktur bangunan yang telah ada (Intruksi Rektor No. 203/A5-I/SR/
VII/2005 butir 1 menyebutkan bahwa segenap fungsionaris lembaga/
unit kegiatan mahasiswa untuk tidak memanfaatkan Unit Kegiatan
Mahasiswa (UKM), baik tingkat Universitas maupun Fakultas sebagai
tempat menginap layaknya indekos (tidur, masak, mencuci/menjemur
pakaian dan kegiatan lain di luar aktivitas ekstra kurikuler, sedangkan
butir 2 menyebutkan bahwa segenap fungsionaris lembaga tidak boleh
merubah struktur bangunan yang telah ada, baik menambahkan sekat
maupun mengecat dengan warna lain (SK Rektor No: 045/I/2010 pasal 8
ayat 1 sub 11 menyebutkan bahwa mahasiswa dilarang tinggal di kampus
layaknya indekos (tidur, menjemur pakaian, memasak dan sebagainya
dan surat edaran Rektor No.: 375/A.2-VIII/SR/X/2011 butir 5 menyebutkan
bahwa mahasiswa tidak boleh tidur di kampus. Pelanggaran terhadap
ketentuan ini dikenakan sangsi paling berat skorsing selama-lamanya 3
(tiga) semester, serta SK Rektor No: 045/I/2010 pasal 8 ayat 2).
5. Peningkatan peran mahasiswa dalam kegiatan. Mahasiswa tidak
hanya sebagai panitia tapi harus dapat mengambil peran yang strategis
misalnya moderator, pembicara (ada keterlibatan secara intens).
Pola Pengembangan Dan 85
Tata Tertib Kemahasiswaan
H. Internalisasi Nilai-nilai Islam di Kampus dan Peran IMM, Ormawa,
dan UKM.
1. Kegiatan ke-Islaman dan Ke-Muhammadiyahan secara khusus telah
diprogramkan dan dilaksanakan dalam bentuk mentoring di bawah
koordinasi Lembaga Pengembangan al-Islam dan Kemuhammadiyahan
UMS. Namun demikian seluruh kegiatan yang dilaksanakan oleh
ormawa dan UKM tidak bisa dilepasakan dari penanaman nilai-nilai
al-Islam dan Kemuhammadiyahan. Demikian juga seluruh komponen
sivitas akademika UMS di unit kemahsiswaan, seperti - BEMU, IMM
Korkom/Komisariat, LDM-PM, BEMF dan UKM- memberi dukungan
secara penuh dalam kegiatan mentoring. Khusus untuk IMM dan LDM-
PM diharapkan dapat berpartisipasi aktif menjadi mentor, memotivasi
mahasiswa peserta mentoring, rekrutmen mentor, dan ikut memonitor
kegiatan mentoring. Dengan demikian ikhtiar untuk mewujudkan kampus
Islami dapat terwujud.
2. Bentuk-bentuk kegiatan yang mendukung proses internalisasi nilai-
nilai Islam di kampus adalah Diskusi/Seminar/talk show dengan
tema-tema Islam, busana muslimah, tata tertib, program-program
kegiatan mahasiswa yang sejalan dengan nilai-nilai ke-Islaman dan
Kemuhammadiyahan.
IMM, ormawa, dan UKM diharapkan bisa bekerja sama untuk: Mencetak
kader muhammadiyah yang baik;
a. Mencetak pimpinan di lembaga/unit tingkat fakultas dan universitas;
b. Bekerja sama dengan lembaga di tingkat fakultas agar bisa
menciptakan kampus yang Islami, seperti menggalakkan kegiatan
diskusi yang mensinergiskan kegiatan Islam;
c. Menyelenggarakan training dakwah yang intensif
d. Memakmurkan masjid
e. Menyiapkan kader untuk lomba yang bernuansa Islam, seperti
MTQ tingkat daerah, wilayah, dan nasional serta mempelopori
pengembangan seni Islami.
I. Sponsor.
Perkembangan program kemahasiwaan tentu membutuhkan dana
yang lebih besar. Sedangkan pendanaan kegiatan kemahasiswaan di UMS
bersifat subsidi.Oleh karena itu UMS membuka peluang kepada ormawa
menjalin kerjasama sponshorship (yang tidak mengikat) untuk mendukung
kegiatannya. Kerjasama sponshorship tentu perlu didukung oleh MoU antar
kedua belah pihak, sehingga masing-masing pihak akan melaksanakan
hak dan kewajibannya secara proporsional. Adapun hal-hal yang perlu
diperhatikan dalam menjalin kerjasama sponsorship adalah sebagai berikut:
86 Pola Pengembangan Dan
Tata Tertib Kemahasiswaan
a. Surat rencana kerjasama sponshorship diajukan oleh Panitia kepada
Wakil Rektor III c.q. Kepala Bagian Kemahasiswaan atau Wakil Dekan
kemahasiswaan yang dilampiri draf MoU antara panitia dengan pihak
sponsor. Dalam draf MoU tersebut dicantumkan hak dan kewajiban baik
sponsor maupun Panitia (Ormawa).
b. Penggunaan umbul-umbul, spanduk dan pesan sponsor lain yang
ada di dalam kampus dibuat secara proporsional, tidak mendominasi
space/lokasi baik bunyi maupun ukurannya. Semua jenis spanduk/
umbul-umbul diatas dibuat standar, baik warna, jenis, dan ukuran sesuai
dengan ketentuan Universitas.Pemasangan spanduk perlu pemperoleh
ijin dari Wakil Rektor II c.q. Maintenance (SK Rektor No.: 375/A.2-VIII/
SR/X/2011 dan surat edaran Rektor no. 156/A.3-VI/SR/V/2005).
c. Kegiatan dilaksanakan dengan tetap menjaga citra UMS sebagai
universitas yang berada di bawah naungan Muhammadiyah (cara
berpakaian, perilaku, maupun jenis kegiatan termasuk syair lagu kalau
itu berupa seni).
d. Dapat dipertanggungjawabkan secara etika dan estetika.
e. Meminimalisir kegiatan (pertunjukan seni) yang berbau komersial dan
mengabaikan costUniversitas. Jika kegiatan tersebut menjual karcis,
maka panitia berkewajiban membayar lebih dahulu sebesar 15-20 %
dari pendapatan kotor kepada Universitas c.q Kepala Biro Keuangan
UMS.
f. Sponsor rokok tidak diperbolehkan (surat edaran Rektor no. 156/A.3-
VI/SR/V/2005).
g. Mitra pemberi sponsor adalah perusahaan, institusi, atau bidang usaha
yang dipandang layak.
J. Demonstrasi dan Demokratisasi.
Lembaga kemahasiswaan UMS yang akan melakukan demonstrasi baik
di dalam atau di luar kampus terlebih dahulu harus memberi tahu kepada
pimpinan fakultas maupun universitas. Hal ini agar tidak menimbulkan
persoalan, baik yang menyangkut kepentingan demonstran maupun
kepentingan civitas akademika UMS. Demonstrasi boleh dilakukan dalam
koridor Islami dan intelektual yang bercirikan antara lain sebagai berikut:
a. Tertib
b. Argumentatif dan rasional
c. Tidak anarkhi
d. Tidak mencela orang lain
e. Komunikatif
f. Jujur
Pola Pengembangan Dan 87
Tata Tertib Kemahasiswaan
Demokratisasi dalam kampus akan terus diupayakan dengan
meningkatkan dialog antar unsur mahasiswa dan dosen, pembina
mahasiswa dan pimpinan universitas/fakultas bidang kemahasiswaan
serta meningkatkan keterlibatan mahasiswa dalam pengambilan
kebijakan sesuai dengan kewenangan dan aturan yang berlaku.
Demokratisasi bukan sebuah kebebasan yang tidak bertanggung
jawab tetapi meletakkan keseimbangan antara hak dan kewajiban serta
antara kewenangan dan peran atau status.
K. Penghargaan prestasi mahasiswa
Bentuk Penghargaan:
a. Piagam Penghargaan
b. Beasiswa
c. Insentif
d. Lain-lain (diangkat sebagai asisten peneliti, asisten dosen dan asisten
laboratorium, publikasi)
e. Besaran insentif penghargaan prestasi dapat dilihat pada Buku Pedoman
Kegiatan Kemahasiswaan UMS tahun 2018.
88 Pola Pengembangan Dan
Tata Tertib Kemahasiswaan
II. Peraturan Tata Tertib Mahasiswa Universitas Muhammadiyah
Surakarta
Berdasarkan Surat Keputusan Rektor Universitas Muhammadiyah Surakarta
nomor: 84.1/I/2018 Tentang Peraturan Tata Tertib Mahasiswa Universitas
Muhammadiyah Surakarta diatur tata tertib mahasiswa sebagai berikut:
KEPUTUSAN
REKTOR UNIVERSITAS MUHAMMADIYAH SURAKARTA
NOMOR: 84.1/I/2018
TENTANG
PERATURAN TATA TERTIB MAHASISWA
UNIVERSITAS MUHAMMADIYAH SURAKARTA
REKTOR UNIVERSITAS MUHAMMADIYAH SURAKARTA
Memperhatikan : 1. Keputusan Rektor Universitas Muhammadiyah
Surakarta nomor 076/I/2005 tentang Peraturan
Tata Tertib Mahasiswa tanggal 16 Agustus
2005;
2. Keputusan Rapat Pimpinan Universitas dengan
Badan Pembina Harian Universitas Muham-
madiyah Surakarta tanggal 8 Desember 2013;
3. HasilRapatWakilRektorBidangKemahasiswaan
dengan Tim Disiplin Mahasiswa dan seluruh
Staf Kemahasiswaan pada tanggal 4 Januari
2018;
4. Surat Permohonan Wakil Rektor III Nomor:
236/A.1-I/MAWA/VII/2018 Tanggal 7 Juli
2018 Perihal Permohonan SK Rektor Tentang
Peraturan Tata Tertib Mahasiswa Universitas
Muhammadiyah Surakarta.
Menimbang : 1. Bahwa dalam rangka mengembangkan aktivitas
dan membentuk mahasiswa intelektual yang
berkualitas dan berkepribadian Islami, perlu
diciptakan suasana kampus yang kondusif,
bernuansa akademik dan Islam;
2. Bahwa dalam rangka menanamkan
kedisiplinan dan kejujuran menuju Universitas
Muhammadiyah Surakarta yang berkualitas,
diperlukan rumusan peraturan tata tertib
mahasiswa;
Pola Pengembangan Dan 89
Tata Tertib Kemahasiswaan
3. Bahwa SK Rektor Nomor 045/I/2010 Tentang
Peraturan Tata Tertib Mahasiswa Universitas
Mengingat : Muhammadiyah Surakarta yang selama ini
berlaku dipandang sudah tidak sesuai lagi
dengan perkembangan situasi saat ini, sehingga
perlu untuk melakukan perubahan;
4. Bahwa untuk itu perlu diterbitkan Keputusan
Rektor.
1. Undang – Undang No. 12 Tahun 2012 tentang
Pendidikan Tinggi;
2. Pedoman Pimpinan Pusat Muhammadiyah
No.02/PED/I.0/B/ 2012 Tentang Perguruan
Tinggi Muhammadiyah;
3. Ketentuan Majelis Pendidikan Tinggi Pimpinan
Pusat Muhammadiyah No.178/KET/I.3/D/2012
tentang Penjabaran Pedoman Pimpinan
Pusat Muhammadiyah No. 02/PED/I.0/B/2012
Tentang Perguruan Tinggi Muhammadiyah;
4. Statuta Universitas Muhammadiyah Surakarta;
5. Keputusan Rektor Universitas Muhammadiyah
Surakarta No. 047/VIII/2005 Tentang Penetapan
Peraturan-Peraturan di Lingkungan Universitas
Muhammadiyah Surakarta.
Menetapkan : MEMUTUSKAN
Pertama : Mengesahkan Peraturan Tata Tertib Mahasiswa
Universitas Muhammadiyah Surakarta;
Kedua : Keputusan ini berlaku sejak tanggal ditetapkan;
Ketiga : Segala sesuatunya akan diubah dan diperbaiki
sebagaimana mestinya apabila di kemudian hari
ternyata terdapat kekeliruan dalam Keputusan ini.
Ditetapkan di Surakarta
Pada tanggal 2 Agustus 2018 M
20 Dzulqo’dah 1439 H
Rektor,
Dr. H. Sofyan Anif, M.Si.
NIDN: 0625066301
Tembusan :
1. Yth. Ketua BPH;
2. Yth. Wakil Rektor;
3. Yth. Dekan/Direktur Sekolah Pascasarjana;
4. Yth. Ketua Lembaga/Ka. Biro/Ka. Unit;
5. Yth. Ormawa dan UKM di lingkungan UMS;
6. Arsip.
90 Pola Pengembangan Dan
Tata Tertib Kemahasiswaan
Lampiran SK Rektor : Nomor: 84.1/I/2019
PERATURAN TATA TERTIB MAHASISWA
UNIVERSITAS MUHAMMADIYAH SURAKARTA
BAB I
KETENTUAN UMUM
Pasal 1
Dalam peraturan ini yang dimaksud dengan:
1. Universitas Muhammadiyah Surakarta, selanjutnya disebut UMS adalah
Perguruan Tinggi Islami yang mengemban amanah menyelenggarakan
pendidikan untuk membentuk manusia yang berakhlaq mulia dan berjiwa
amar ma’ruf nahi munkar.
2. Tata tertib adalah seperangkat peraturan yang mengatur kedudukan, hak,
kewajiban, dan aktivitas mahasiswa.
3. Disiplin adalah segala bentuk sikap dan perilaku mahasiswa yang mematuhi
ketentuan – ketentuan yang berlaku
4. Aktivitas adalah segala kegiatan mahasiswa yang bersifat akademik dan non
akademik.
5. Mahasiswa adalah seluruh peserta didik yang terdaftar di Biro Administrasi
Akademik.
6. Tersangka adalah mahasiswa yang diketahui, dilaporkan dan/atau diadukan
oleh dan/ atau kepada Ketua Program Studi (Jurusan), Pimpinan Fakultas,
Pimpinan Universitas, atau Tim Displin Mahasiswa karena diduga telah
melakukan pelanggaran tata tertib ini atau peraturan lain yang berlaku di
UMS.
7. Terperiksa adalah mahasiswa yang diperiksa dan/atau diklarifikasi oleh Tim
Disiplin Mahasiswa atas laporan dan/atau aduan.
8. Kampus adalah fasilitas lembaga pendidikan dengan segenap lingkungan
fisik dan non fisik.
9. Organisasi kemahasiswaan adalah wahana dan sarana pengembangan
diri mahasiswa kea rah perluasan wawasan untuk dapat meningkatkan
penalaran, minat, bakat dan kesejahteraan mahasiswa
10. Sanksi adalah hukuman akademik dan/atau administratif yang dijatuhkan
kepada mahasiswa dan organisasi kemahasiswaan atas pelanggaran
ketentuan dalam surat keputusan ini.
11. Pelanggaran adalah segala bentuk perbuatan yang bertentangan dengan
ketentuan yang berlaku dalam surat keputusan ini.
12. Larangan adalah segala perbuatan yang tidak boleh dilakukan oleh mahasiswa
13. Tim Khusus adalah dosen dan tenaga kependidikan yang diangkat oleh
Rektor / Wakil Rektor Bidang Kemahasiswaan dengan tugas khusus untuk
mengendalikan keamanan dan ketertiban kampus.
Pola Pengembangan Dan 91
Tata Tertib Kemahasiswaan
14. Tim Pencari Fakta (TPF) adalah dosen yang diangkat oleh Rektor / Wakil
Rektor Bidang Kemahasiswaan dengan tugas untuk mencari fakta yang bisa
dijadikan bukti dalam membuat rekomendasi.
15. Kejahatan adalah setiap perbuatan yang dilakukan oleh mahasiswa baik
sendiri maupun bersama yang ditentukan dalam Kitab Undang – undang
Hukum Pidana (KUHP) maupun peraturan lain yang berlaku di Indonesia.
16. Keputusan yang mempunyai kekuatan hukum tetap adalah putusan
pengadilan yang dijatuhkan oleh hakim yang sudah tidak mempunyai upaya
hukum lagi.
17. Tim Disiplin Mahasiswa terdiri dari Tim Disiplin Mahasiswa tingkat Fakultas
dan Tim Disiplin Mahasiswa tingkat Universitas.
18. Tim Disiplin Mahasiswa Universitas adalah dosen yang ditetapkan oleh
Rektor dengan Surat Keputusan Rektor yang bertugas untuk menerima,
memeriksa, dan membuktikan dugaan pelanggaran dan/atau kejahatan
yang dilakukan mahasiswa, serta merekomendasikan sanksi kepada Pejabat
yang berwenang.
19. Tim Disiplin Mahasiswa tingkat Fakultas adalah dosen yang ditetapkan oleh
Dekan dengan Surat Keputusan Rektor bertugas untuk menerima, memeriksa,
dan membuktikan dugaan pelanggaran dan/atau kejahatan yang dilakukan
mahasiswa sesuai dengan kewenangannya, serta merekomendasikan sanksi
kepada Pejabat yang berwenang.
20. Pejabat yang berwenang adalah pejabat yang berwenang menjatuhkan
sanksi adalah Rektor, Wakil Rektor bidang Kemahasiswaan tingkat universitas
dan Dekan untuk tingkat fakultas.
BAB II
ORGANISASI KEMAHASISWAAN
Pasal 2
(1) Untuk meningkatkan penalaran, minat, bakat dan kesejahteraan mahasiswa
perlu dibentuk organisasi kemahasiswaan;
(2) Organisasi Kemahasiswaan diselenggarakan oleh mahasiswa berdasarkan
Keputusan Pimpinan Universitas dan / atau Fakultas.
(3) Organisasi Kemahasiswaan Perguruan Tinggi Muhammadiyah terdiri
dari Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah atau IMM, Organisasi perwakilan
mahasiswa disebut Dewan Perwakilan Mahasiswa (DPM) dan organisasi
pelaksana yaitu Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) dibawah koordinasi
Pimpinan Universitas dan/atau Fakultas.
(4) Kegiatan keilmuan, penalaran, minat, bakat, dan kesejahteraan mahasiswa
tingkat universitas secara khusus dilaksanakan oleh Unit Kegiatan Mahasiswa
(UKM).
(5) Kegiatan mahasiswa tingkat fakultas ditekankan pada pengembangan
keilmuan dan penalaran.
92 Pola Pengembangan Dan
Tata Tertib Kemahasiswaan
(6) Kegiatan mahasiswa tingkat jurusan /program studi dilaksanakan oleh
Himpunan Mahasiswa Jurusan/Program Studi (HMP) dikhususkan pada
pengembangan profesi keilmuan dibawah koordinasi dan pembinaan
Pimpinan Fakultas dan Ketua Program Studi/Jurusan.
(7) Organisasi mahasiswa tingkat universitas bertanggungjawab kepada Rektor
melalui Wakil Rektor Bidang Kemahasiswaan dan Organisasi kemahasiswaan
tingkat fakultas bertanggungjawab kepada Dekan melalui Wakil Dekan
Bidang Kemahasiswaan.
(8) Kegiatan organisasi kemahasiswaan tingkat universitas atau tingkat fakultas/
program studi tidak boleh bertentangan dengan syari’at, peraturan perundang
– undangan, peraturan persyarikatan, peraturan Universitas Muhammadiyah
Surakarta, dan kode etik mahasiswa.
BAB III
HAK DAN KEWAJIBAN MAHASISWA
Pasal 3
Mahasiswa memiliki hak sebagai berikut:
1. Menggunakan kebebasan akademik secara bertanggung jawab untuk
menuntut dan mengkaji ilmu sesuai dengan ketentuan yang berlaku;
2. Memperoleh pembelajaran, pengajaran, bimbingan, informasi ilmiah, dan
layanan sebaik – baiknya untuk kemajuan studinya;
3. Mengembangkan penalaran dan keilmuan, minat dan bakat sesuai dengan
kemampuannya;
4. Memanfaatkan fasilitas yang dimiliki UMS sesuai ketentuan yang berlaku;
5. Mengikuti kegiatan ekstra kurikuler sesuai ketentuan yang berlaku;
6. Pindah ke perguruan tinggi lain, atau ke jurusan (program studi) lain di UMS;
7. Mengajukan selang studi sesuai dengan ketentuan yang berlaku;
8. Memperoleh santunan kesehatan/kecelakaan dan kematian sesuai dengan
ketentuan yang berlaku;
9. Memperoleh beasiswa baik dari universitas, pemerintah, maupun lembaga
lainnya secara kompetitif;
10. Melaksanakan aktivitas didalam kampus antara pukul 06.00 s.d. pukul 22.00
WIB.
Pasal 4
Mahasiswa memiliki kewajiban sebagai berikut :
1. Melakukan registrasi dan herregistrasi pada tiap awal semester dan tahun
ajaran sebagaimana ketentuan UMS;
2. Melakukan konsultasi kepada pembimbing akademik;
3. Mengisi Formulir Al Islam dan Kemuhammadiyaahan secara online
4. Mengikuti kegiatan Proses Belajar Mengajar (PBM);
Pola Pengembangan Dan 93
Tata Tertib Kemahasiswaan
5. Menyusun tugas akhir dan / atau karya ilmiah sesuai ketentuan yang berlaku;
6. Ikut memelihara sarana dan prasarana di lingkungan kampus;
7. Menjaga wibawa dan nama baik almamater;
8. Menjaga dan mengembangkan nilai-nilai kebudayan nasional;
9. Menjunjung tinggi dan melaksanakan syari’at Islam.
BAB IV
SANKSI
Pasal 5
(1) Mahasiswa dan Organisasi kemahasiswaan yang terbukti melanggar syari’at,
peraturan tata tertib ini dan peraturan lain yang berlaku di UMS dikenakan
sanksi sesuai dengan tingkat pelanggaran yang dilakukan.
(2) Jenis sanksi yang dapat dijatuhkan kepada mahasiswa sebagaimana
dimaksud dalam ayat (1) adalah :
1. Diberhentikan sebagai mahasiswa;
2. Skorsing atau diberhentikan sementara sebagai mahasiswa paling lama
4 (empat) semester. selama – lamanya empat (4) semester;
3. Mengganti kerugian baik dalam bentuk barang atau uang dalam jumlah
tertentu;
4. Dibatalkan nilai mata kuliah tertentu;
5. Tidak lulus atau dibatalkan mengikuti mata kuliah tertentu;
6. Tidak dapat diusulkan sebagai calon mahasiswa berprestasi dan/atau
penerima beasiswa tertentu;
7. Dikenai larangan mengikuti kuliah dan/atau ujian mata kuliah tertentu;
8. Diberi peringatan tertulis;
9. Diberi peringatan lisan.
10. Pembinaan Akhlaq
(3) Jenis sanksi yang dapat dijatuhkan kepada organisasi kemahasiswaan
sebagai-mana disebutkan dalam ayat (1) pasal ini adalah:
1. Skorsing atau diberhentikannya kegiatan organisasi mahasiswa;
2. Tidak diberikannya anggaran kegiatan kepada organisasi mahasiswa
3. Pemotongan dana/anggaran ORMAWA /UKM sebanyak–banyak 75%
(4) Nomor urut sanksi sebagaimana ayat (2) dan ayat 3 menunjukkan tingkat
kualitas (bobot) sanksi berat ke ringan.
(5) Jenis sanksi sebagaimana ayat (2) angka 1 pasal ini hanya dapat dijatuhkan
oleh Rektor
Pasal 6
Penjatuhan sanksi sebagaimana ketentuan Pasal 5 dapat dilakukan secara
alternative dan/atau kumulatif.
94 Pola Pengembangan Dan
Tata Tertib Kemahasiswaan
Pasal 7
Penjatuhan sanksi sebagaimana ketentuan Pasal 5 ayat (2) angka 10 dalam
pelaksanaannya berkoordinasi dengan Lembaga Pengembangan Pondok Al
Islam dan Kemuhammadiyahan (LPPIK)
Pasal 8
Pengulangan pelanggaran akan dikenakan sanksi setingkat lebih berat .
BAB V
LARANGAN
Pasal 9
(1) Mahasiswa dilarang
1. Mengambil barang milik UMS atau lembaga kemahasiswaan secara
tidak sah;
2. Memaksa dengan ancaman atau kekerasan baik langsung atau tidak
langsung untuk mengganggu atau menggagalkan:
a. Aktivitas civitas akademika dan tamu di wilayah UMS;
b. Penggunaan fasilitas yang dikelola oleh UMS;
c. Jalan masuk atau jalan keluar wilayah yang dikelola oleh UMS.
3. Memaksa atau meneror pejabat, dosen, karyawan, atau sesama
mahasiswa baik secara langsung maupun tidak langsung untuk tujuan
tertentu.
4. Menghasut atau membantu orang lain untuk ikut dalam suatu kegiatan
yang mengganggu atau merusak fungsi tugas UMS;
5. Membawa, menyimpan, atau menggunakan suatu benda atau
barang yang patut disadari dan/atau melakukan tindakan yang dapat
membahayakan diri sendiri dan/atau orang lain;
6. Tidak bersedia mempertanggungjawabkan keuangan dan kegiatan
kemahasiswaan menurut peraturan yang berlaku di UMS;
7. Melakukan pencemaran nama baik almamater atau melakukan
perbuatan yang tidak menyenangkan civitas akademika;
8. Melakukan perbuatan yang disadari atau setidak–tidaknya diketahui
sebagai perbuatan curang atau perbutan curang lainnya;
9. Melakukan tindakan terlarang menurut syari’at, peraturan perundang–
undangan yang berlaku di Indonesia baik di dalam maupun di luar
kampus.
10. Menggunakan pakaian disadari atau setidak–tidaknya diketahui
melanggar norma–norma kesopanan, kesusilaan, dan ajaran agama
Islam;
11. Tinggal di kampus layaknya indekost (tidur, menjemur, memasak, dan
sebagainya);
12. Melakukan kegiatan politik praktis baik secara langsung maupun tidak
langsung di dalam kampus;
13. Melakukan kegiatan baik secara individu maupun secara berkelompok
yang mengganggu jalannya proses belajar mengajar.
Pola Pengembangan Dan 95
Tata Tertib Kemahasiswaan
14. Memasang media informasi (spanduk, leaflet, poster dll) yang
bertentangan dengan syariat Islam, peraturan perundangan–undangan,
peraturan universitas dan kode etik mahasiswa.
15. Menyebarluaskan informasi melalui media elektronik maupun non
elektronik yang bertentangan dengan syariat Islam, peraturan
perundangan –undangan, peraturan universitas dan kode etik mahasiswa
(2) Pelanggaran terhadap ketentuan sebagaimana ayat (1) dikenakan sanksi
paling berat skorsing selama–lamanya empat (4) semester atau diberhentikan
sebagai mahasiswa.
BAB VI
PEMALSUAN
Pasal 10
(1) Dengan sengaja memalsukan surat keterangan dan/atau rekomendasi dari
pejabat dosen atau karyawan untuk kepentingaan pribadi dan/atau orang
lain yang dapat merugikan UMS dikenakan sanksi paling berat skorsing 3
(tiga) semester.
(2) Dengan sengaja secara langsung atau tidak langsung memalsukan, atau
menyalahgunakan surat atau penjiplakan karya ilmiah atau bukti-bukti lain
untuk kepentingan pribadi dan atau orang lain di dalam maupun di luar
lingkungan kampus dikenakan sanksi paling berat skorsing 3 (tiga) semester.
Pasal 11
(1) Dengan sengaja memalsukan kartu atau tanda bukti ujian untuk kepentingan
pribadi dan atau orang lain guna mengikuti ujian dikenakan sanksi paling
berat skorsing 2 (dua) semester.
(2) Dengan sengaja memalsukan tanda tangan pejabat atau dosen atau stempel
yang sah berlaku di lingkungan UMS untuk kepentingan pribadi dan atau
orang lain dikenakan sanksi paling berat diberhentikan sebagai mahasiswa.
(3) Dengan sengaja merubah atau mengganti matakuliah yang ditempuh
sebagian atau seluruhnya secara tidak sah, dikenakan sanksi pembatalan
sebagian atau seluruhnya mata kuliah tersebut dan atau paling berat
skorsing 2 (dua) semester.
(4) Dengan sengaja melakukan atau bekerja sama dengan orang lain
untuk merubah atau memalsu sebagian atau seluruh Kartu Hasil Studi
(KHS), transkrip nilai akademik, atau bukti catatan nilai lainnya sehingga
berbeda dengan aslinya dikenakan sanksi pembatalan seluruh nilai mata
kuliah yang bersangkutan dan sanksi paling berat diberhentikan sebagai
mahasiswa.
Pasal 12
(1) Dengan sengaja meminta atau menyuruh orang lain menggantikan
kedudukannya sebagai peserta ujian dengan memalsukan seluruh
atau sebagian dari bukti-bukti sebagai peserta ujian atau dengan cara
lainnya, dikenakan sanksi pembatalan hasil ujian mata kuliah pada semester
itu dan atau sanksi paling berat skorsing 4 (empat) semester.
96 Pola Pengembangan Dan
Tata Tertib Kemahasiswaan
(2) Dengan sengaja bertindak selaku pengganti (Joki) dalam ujian dari
seorang mahasiswa atau calon mahasiswa baik di dalam maupun di luar
UMS dikenakan sanksi paling berat skorsing 4 (empat) semester.atau
diberhentikan sebagai mahasiswa.
(3) Setiap mahasiswa meminta atau menyuruh orang lain menggantikan
kedudukannya sebagai peserta ujian masuk sebagai calon mahasiswa
dengan memalsukan seluruh atau sebagian dari bukti-bukti sebagai peserta
ujian atau dengan cara lainnya, dikenakan sanksi paling berat diberhentikan
sebagai mahasiswa.
BAB VII
PENCURIAN DAN PERUSAKAN
Pasal 13
(1) Setiap mahasiswa yang terlibat langsung atau tidak langsung mencuri atau
merampas harta benda milik UMS atau milik orang lain di dalam atau di luar
kampus dikenakan sanksi paling berat diberhentikan sebagai mahasiswa
dan mengganti barang yang dicuri atau mengganti dengan uang senilai
barang yang dicuri.
(2) Setiap mahasiswa yang melakukan percobaan pencurian atau perampasan
sebagaimana ayat (1) dikenakan sanksi paling berat skorsing 3 (tiga)
semester.
(3) Setiap mahasiswa yang terlibat langsung atau tidak langsung merusak
atau menghancurkan harta benda milik UMS atau milik orang lain di dalam
atau di luar kampus sehingga benda itu menjadi rusak, atau tidak berfungsi
lagi dikenakan sanksi paling berat diberhentikan sebagai mahasiswa dan
mengganti barang yang dirusak atau mengganti dengan uang senilai barang
yang dirusak.
BAB VIII
PEMERASAN DAN PENGANCAMAN
Pasal 14
(1) Setiap mahasiswa yang langsung atau tidak langsung memeras atau
mengancam sesama mahasiswa atau orang lain di dalam atau di luar
kampus, dikenakan sanksi paling berat skorsing 2 (dua) semester.
(2) Setiap mahasiswa yang memeras dan atau mengancam pejabat, dosen dan
atau karyawan di dalam atau di luar kampus dikenakan sanksi paling berat
skorsing 4 (empat) semester.
BAB IX
PENGANIAYAAN DAN PERKELAHIAN
Pasal 15
(1) Setiap mahasiswa yang menganiaya sesama mahasiswa atau orang lain
baik di dalam atau di luar kampus dikenakan sanksi paling berat skorsing 4
(empat) semester.
(2) Setiap mahasiswa yang menganiaya pejabat, dosen, atau karyawan di
dalam atau di luar kampus, dikenakan sanksi paling berat diberhentikan
sebagai mahasiswa dan membayar ganti kerugian.
Pola Pengembangan Dan 97
Tata Tertib Kemahasiswaan
Pasal 16
(1) Setiap mahasiswa yang terlibat perkelahian di dalam atau di luar kampus,
dikenakan sanksi paling berat skorsing 3 (tiga) semester.
(2) Setiap mahasiswa yang terlibat perkelahian sebagaimana ayat (1), yang
berakibat cacat atau mati dikenakan sanksi paling berat diberhentikan
sebagai mahasiswa.
BAB X
NARKOTIKA, PSIKOTROPIKA, OBAT BERBAHAYA (NARKOBA),
DAN MINUMAN KERAS SERTA BENDA-BENDA YANG BERBAHAYA
Pasal 17
Setiap mahasiswa yang memproduksi, menyimpan, membawa, mengedarkan,
mengkonsumsi, atau memiliki narkoba, dikenakan sanksi paling berat
diberhentikan sebagai mahasiswa.
Pasal 18
Setiap mahasiswa yang memproduksi, menyimpan, membawa, mengedarkan,
mengkonsumsi, atau memiliki minuman keras, dikenakan sanksi paling berat
skorsing 4 (empat) semester.
Pasal 19
Setiap mahasiswa yang membawa, menyimpan, dan/atau menggunakan
suatu benda atau barang yang patut disadari atau tidak disadari bahwa
perbuatan tersebut dapat membahayakan diri sendiri dan/atau orang lain,
dikenakan sanksi paling berat skorsing 4 (empat) semester .
BAB XI
PERBUATAN ASUSILA DAN PERJUDIAN
Pasal 20
(1) Setiap mahasiswa yang mengucapkan atau menulis kata-kata tidak senonoh
di dalam atau di luar kampus yang bertentangan dengan nilai kepatutan dan
syariat Islam, dikenakan sanksi paling berat skorsing 2 (dua) semester.
(2) Setiap mahasiswa yang melakukan perbuatan cabul atau pelecehan seksual
di dalam atau di luar kampus yang bertentangan dengan nilai kepatutan dan
syariat Islam, dikenakan sanksi paling berat skorsing 3 (tiga) semester.
(3) Setiap mahasiswa yang melakukan perbuatan zina di dalam atau di luar
kampus, dikenakan sanksi paling berat diberhentikan sebagai mahasiswa.
(4) Setiap mahasiswa yang melakukan pemerkosaan, baik terlibat langsung
atau tidak langsung, di dalam atau di luar kampus, dikenakan sanksi paling
berat diberhentikan sebagai mahasiswa.
(5) Setiap mahasiswa yang melakukan perbuatan seksual dengan jenis kelamin
yang sama (Lesbian, Gay, Biseksual,Transseksual /LGBT) di dalam atau
di luar kampus, dikenakan sanksi paling berat diberhentikan sebagai
mahasiswa
(6) Setiap mahasiswa yang memproduksi, menyimpan, menyebarluaskan, atau
mempertontonkan gambar, tulisan, barang, yang bersifat pornografi dan atau
yang merendahkan rasa kesusilaan, dikenakan sanksi paling berat skorsing
2 (dua) semester.
98 Pola Pengembangan Dan
Tata Tertib Kemahasiswaan
(7) Setiap mahasiswa yang mengadakan, mengikuti atau berperan serta dalam
kegiatan perjudian dalam bentuk apapun, di dalam atau di luar kampus,
dikenakan sanksi paling berat skorsing 2 (dua) semester.
BAB XII
PENGHINAAN DAN PENCEMARAN NAMA BAIK
Pasal 21
(1) Setiap mahasiswa yang menghina dan atau mencemarkan nama baik
sesama mahasiswa di dalam atau di luar kampus dikenakan sanksi paling
berat skorsing 1 (satu) semester.
(2) Setiap mahasiswa yang menghina dan atau mencemarkan nama baik
pejabat, dosen, karyawan dan atau orang lain di dalam atau di luar kampus,
dikenakan sanksi paling berat skorsing setinggi-tingginya -2 (dua) semester.
(3) Tindakan sebagaimana tersebut ayat (1) dan (2) adalah pelanggaran aduan.
BAB XIII
MAHASISWA YANG DIJATUHI PIDANA OLEH PENGADILAN
Pasal 22
Mahasiswa yang karena melakukan kejahatan telah dijatuhi pidana penjara
atau kurungan berdasarkan putusan pengadilan yang telah memperoleh
kekuatan hukum tetap, dapat dijatuhkan sanksi paling berat diberhentikan
sebagai mahasiswa.
BAB XIV
ETIKA KEPRIBADIAN
Pasal 23
(1) Dalam rangka menertibkan cara berpenampilan di kalangan mahasiswa yang
sesuai dengan citra, misi dan visi UMS, maka mahasiswa yang mengikuti
kegiatan proses belajar mengajar baik di dalam maupun di luar kampus
harus mematuhi ketentuan yang sesuai dengan ajaran Islam.
(2) Untuk mahasiswa laki-laki, mengatur rambutnya dengan rapi, tidak
bertato, tidak mengenakan perhiasan (asesoris) sebagaimana dikenakan
perempuan, tidak mengenakan sandal, kaos oblong, dan atau pakaian yang
kurang pantas dan tidak menutup aurat.
(3) Untuk mahasiswa perempuan, dalam berpakaian menutup aurat dan cukup
longgar, tidak transparan; tidak memakai make up dan perhiasan (asesoris)
yang berlebihan, tidak memakai anting-anting atau giwang atau sejenisnya
di bagian hidung, bibir, dan atau pada bagian tubuh manapun selain pada
bagian telinga, tidak mengenakan sandal, kaos oblong dan atau pakaian
kurang pantas.
(4) Barangsiapa melanggar ketentuan sebagaimana tersebut dalam ayat
(1), (2), dan (3) akan dikenakan sanksi paling berat tidak dapat diusulkan
sebagai calon mahasiswa berprestasi dan atau penerima beasiswa tertentu.
Pola Pengembangan Dan 99
Tata Tertib Kemahasiswaan
BAB XV
TIM PENCARI FAKTA DAN TIM KHUSUS
Pasal 24
(1) Pencarian fakta dilakukan oleh Tim Pencari Fakta atas inisiatif Tim Pencari
Fakta atau diminta oleh Tim Disiplin Mahasiswa guna untuk kelengkapan
pembuatan rekomendasi kepada Rektor atau Wakil Rektor bidang
Kemahasiswaan
(2) Tim Pencari Fakta menyusun laporan temuan/kegiatan untuk disampaikan
kepada Tim Disiplin Mahasiswa atas pelanggaran mahasiswa yang terjadi.
(3) Tim Pencari Fakta bisa memberikan keterangan diminta atau tidak diminta
kepada Tim Disiplin Mahasiswa.
Pasal 25
(1) Tim khusus adalah tim ahli bidang tertentu yang bertugas untuk:
a. Membantu Tim Displin Mahasiswa berdasarkan keahliannya;
b. Melaksanakan pemeriksaan terhadap terperiksa sesuai dengan keahlian
yang dimiliki atas permohonan Tim Disiplin Mahasiswa.
(2) Hasil Pemeriksaan disampaikan kepada Tim Disiplin Mahasiswa secara
tertulis, guna untuk membuat rekomendasi kepada Rektor atau Wakil Rektor
bidang kemahasiswaan.
BAB XV
TATA CARA DAN PROSEDUR PENJATUHAN SANKSI
Pasal 26
(1) Pemeriksaan, pembuktian dan pembuatan Berita Acara Pemeriksaan tentang
adanya pelanggaran dan/atau kejahatan oleh mahasiswa dilakukan oleh Tim
Disiplin.
(2) Pemeriksaan, pembuktian dan pembuatan Berita Acara Pemeriksaan tentang
adanya pelanggaran terhadap Pasal 8 ayat (1) angka 10 dan 11, Pasal 10
ayat (1), (3) dan ayat (4), Pasal 22 dilakukan oleh Tim Disiplin Mahasiswa
tingkat Fakultas.
(3) Dalam melaksanakan tugas dan kewenangannya Tim Disiplin Mahasiswa
tingkat Fakultas berkoordinasi dengan Tim Disiplin Mahasiswa Tingkat
Universitas.
(4) Untuk kepentingan pemeriksaan dan pembuatan Berita Acara Pemeriksaan,
Tim Disiplin berwenang memanggil atau menghadirkan tersangka dan/atau
saksi melalui surat sebanyak-banyaknya 3 (tiga) kali.
(5) Pemanggilan tersangka diperlukan selain untuk memberikan keterangan
juga pembelaan
(6) Apabila setelah dipanggil dengan surat resmi sebanyak maksimal tiga kali
dan selambat–lambatnya 7 (tujuh) hari sejak tanggal pengiriman surat
panggilan terakhir tidak hadir dan tidak mengajukan pembelaan, maka hak
pembelaannya gugur dan pemeriksaan dapat dilanjutkan.
100 Pola Pengembangan Dan
Tata Tertib Kemahasiswaan
(7) Untuk kepentingan pemeriksaan dan pembuatan rekomendasi Tim Disiplin
Mahasiswa dapat meminta bantuan kepada Tim Pencari Fakta dan Tim
Khusus.
(8) Hasil pemeriksaan disusun dalam Berita Acara Pemeriksaan beserta
Rekomendasi sanksi diajukan kepada Wakil Rektor III bidang kemahasiswa,
kecuali hasil pemeriksaan sebagaimana ayat (2) pasal ini diajukan kepada
Dekan.
BAB XVI
HAK PEMBELAAN MAHASISWA
Pasal 27
(1) Mahasiswa yang menjadi tersangka berhak mengajukan pembelaan
kepada Tim Disiplin.
(2) Pembelaan sebagaimana dimaksudkan dalam ayat (1) di atas diajukan
sendiri baik lisan maupun tertulis.
(3) Sebelum mengajukan pembelaan tersangka dapat berkonsultasi dengan
lembaga bantuan hukum atau sejenisnya sebelum masa waktu pembelaan
berakhir.
(4) Mahasiswa yang karena tindakannya berada dalam tahanan Kepolisian,
atau Kejaksaan, atau Pengadilan, Tim Disiplin cukup mengecek kebenaran
penahanan dan tuduhan atasnya, dan mahasiswa bersangkutan kehilangan
hak seperti diatur dalam pasal ini.
BAB XVII
PUTUSAN PENJATUHAN SANKSI
Pasal 28
(1) Pejabat yang berwenang menjatuhkan sanksi adalah Wakil Rektor bidang
kemahasiswaan dan Dekan kecuali terhadap jenis sanksi sebagaimana
Pasal 5 ayat (2) angka 1 dijatuhkan oleh Rektor
(2) Dekan dapat menjatuhkan sanksi terhadap pelanggaran Pasal 8 ayat (1)
angka 10 dan 11, Pasal 10 ayat (1), (3) dan ayat (4), serta Pasal 22 ayat (1),
(2), (3) dan (4)
(2) Dasar penjatuhan sanksi sebagaimana ayat (1) adalah BAP beserta
rekomendasi sanksi yang diajukan oleh Tim Disiplin.
Pasal 29
(1) Sanksi yang telah dijatuhkan Pejabat yang berwenang sebagaimana
dimaksud Pasal 24 ayat (1) dituangkan dalam Surat Keputusan Rektor,
atau Surat Keputusan Wakil Rektor Bidang Kemahasiswaan atau Surat
Keputusan Dekan.
(2) Surat Keputusan Rektor sebagaimana dimaksud ayat (1) sekurang-
kurangnya memuat tentang:
Pola Pengembangan Dan 101
Tata Tertib Kemahasiswaan
a. Identitas lengkap mahasiswa, meliputi: nama, tempat tanggal lahir/
umur, fakultas atau program studi, nomor induk mahasiswa (NIM), jenis
kelamin, dan alamat;
b. Pertimbangan atau konsideran secara lengkap mengenai fakta dan alat
bukti, pasal-pasal yang dilanggar, isi putusan, hari dan tanggal dibuatnya
putusan, nama dan tanda tangan pejabat yang berwenang menjatuhkan
sanksi.
BAB XVIII
KETENTUAN LAIN-LAIN
Pasal 30
(1) Sanksi yang dijatuhkan pengadilan terhadap mahasiswa karena aktivitas
politiknya tidak dengan sendirinya berakibat dijatuhkan sanksi oleh UMS.
(2) Mahasiswa yang tidak dapat mempertanggungjawabkan aktivitas
lembaga kemahasiswaan atau terlibat langsung atau tidak langsung dengan
penyalahgunaan keuangan lembaga Kemahasiswaan, baik yang bersumber
dan UMS atau sumber lain, dikenakan sanksi paling berat skorsing 2 (dua)
semester.
BAB XIX
KETENTUAN PERALIHAN DAN PENUTUP
Pasal 31
(1) Putusan penjatuhan sanksi yang telah dijatuhkan sebelum peraturan ini
ditetapkan, dinyatakan tetap berlaku.
(2) Terhadap pelanggaran yang terjadi sebelum peraturan ini ditetapkan,
diberlakukan peraturan yang berlaku pada saat pelanggaran dilakukan.
(3) Segala peraturan yang ada sepanjang tidak bertentangan dengan peraturan
tata tertib ini dinyatakan masih tetap berlaku.
(4) Peraturan ini sebagai pedoman bagi Tim Disiplin Mahasiswa Tingkat
Universitas dan Tim Disiplin Mahasiswa Tingkat Fakultas dalam melakukan
pemeriksanaan dan penjatuhan sanksi.
Pasal 32
(1) Surat Keputusan Rektor ini berlaku sejak tanggal ditetapkan.
(2) Surat Keputusan Rektor ini akan ditinjau kembali jika terdapat kekeliruan
102 Pola Pengembangan Dan
Tata Tertib Kemahasiswaan
BAB IV
FAKULTAS ILMU KESEHATAN
Profil
Fakultas Ilmu Kesehatan
Universitas Muhammadiyah
Surakarta sejak tahun 2019
mempunyai slogan “Insight to a
Bright Future”, yakni mengajak
seluruh sivitas untuk mempunyai
cara pandang jauh ke depan
dengan aktivitas Tri Dharma PT
yang menjadikan masa depan diri,
institusi dan masyarakat menjadi lebih cerah, tidak sebatas pada masa depan
dunia namun juga di akhirat. Fakultas Ilmu Kesehatan mengutamakan “AKHLAQUL
KARIMAH” serta menetapkan nilai-nilai dasar yang dikembangkan dari penciri
fakultas yang terdiri dari 4 program studi, yakni “SEHAT”:
S = Santun (menjunjung tinggi adab dan tatakarama terhadap lingkungan di
sekitarnya, baik dalam lisan, tulisan dan perbuatan)
E = Etis (menjunjung tinggi etika dan moral terhadap sesama secara proporsional
dan profesional)
H = Humanis (menjunjung tinggi nilai kemanusiaan, memanusiakan nilai manusia
tanpa membedakan suku, agama, dan ras)
A = Amanah (menjunjung tinggi pelaksanaan tanggung jawab penuh dengan
integritas)
T = Terampil (menjunjung tinggi pelaksanaan tugas sesuai kompetensi dan
implementasi dalamberkehidupan secara benar, tepat dan cekatan)
Sejarah Fakultas Ilmu Kesehatan (FIK) dimulai pada tahun 1993, dengan nama
Program Studi (Prodi) Diploma 3 (D3) Kesehatan yang pada saat itu baru terdiri dari
prodi D3 Keperawatan dan D3 Fisioterapi. Pada Tahun 1995 terdapat 2 prodi baru,
yaitu D3 Gizi dan D3 Kesehatan Lingkungan. Keempat prodi D3 Kesehatan pada
waktu itu masih merupakan pendidikan kedinasan dari departemen kesehatan.
Setelah 10 tahun berpengalaman mengelola 4 prodi D3 Kesehatan, maka pada
tahun 2003, keempat prodi tersebut berkembang dari strata Diploma III, menjadi
setingkat sarjana (S1 / D. IV).
Saat ini Fakultas Ilmu Kesehatan mempunyai 4 (empat) program studi yaitu
S1 Fisioterapi, Keperawatan, Ilmu Gizi dan Kesehatan Masyarakat. Semua program
studi di FIK telah terakreditasi oleh LAM PT Kes. Prodi Keperawatan Nomor: 0638/
LAM-PTKes/Akr/Sar/VI/2016 dengan status terakreditasi A (sangat baik) tahun
Fakultas 103
Ilmu Kesehatan
2016; Program Profesi Nurse Nomor: 0638/LAM-PTKes/Akr/Sar/VI/2016 dengan
status terakreditasi A (sangat baik) tahun 2016; Prodi Kesehatan Masyarakat
Nomor: 0402/LAM-PTKes/Akr/Sar/VII/2019 tahun 2019 dengan Akreditasi B (baik);
Prodi Ilmu Gizi nomor 0405/LAM-PTKes/Akr/Sar/VII/2019 dengan Akreditasi B
(baik); Prodi Fisioterapi Nomor: 0643/LAM-PTKes/Akr/Sar/IX/2018 tahun 2018
dengan Akreditasi A (sangat baik); Program Profesi Fisioterapi (dalam proses
visitasi, september 2019).
Visi
Menjadi pusat pendidikan dan pengembangan IPTEKS di bidang kesehatan
yang Islami dan memberikan arah perubahan di tahun 2029.
Misi
1. Mengembangkan ilmu pengetahuan, teknologi dan seni di bidang kesehatan
sebagai bagian dari ibadah kepada Allah (integrated) yang memberikan
impak terwujudnya masyarakat utama.
2. Mengembangkan sumberdaya manusia dibidang Kesehatan berdasarkan
nilai-nilai ke-Islaman yang memberikan arah perubahan.
3. Menghasilkan tenaga kesehatan yang profesional yang menguasai ilmu
pengetahuan dan teknologi, mempunyai wacana global.
4. Peningkatan aktifitas penelitian dan publikasi ilmiah.
5. Peningkatan aktifitas pengabdian kepada masyarakat dalam rangka ikutan
dildalam peningkatan derajat kesehatan masyarakat.
Tujuan
1. Menjadi fakultas yang unggul dibidang ilmu pengetahuan,teknologi dan
seni dan menghasilkan lulusan yang daya saing di era global dan mampu
memberikan arah perubahan.
2. Menjadi fakultas yang menghasilkan tenaga kesehatan yang berakhlak mulia
dan memiliki karakter yang kuat berlandaskan nilai-nilai Islami yang mampu
memberikan arah perubahan dan memiliki jiwa kewirausahaan.
3. Menjadi fakultas yang sustainable melalui penataan kelembagaan dengan
optimalisasi sisistem manajemen dan pengelolaan.
4. Menjadi fakultas yang mampu menghasilkan penelitian yang dapat
dipublikasikan di tingkat internasional.
5. Menjadi fakultas yang mampu memberikan kontribusi meningkatkan derajat
kesehatan masyarakat.
Fasilitas Lab/Praktikum
1. Laboratorium kimia dasar,
2. Laboratorium kimia makanan,
3. Laboratorium biokimia,
4. Laboratorium mikrobiologi.
5. Mini hospital dengan jenis laboratorium maternitas persalinan, maternitas
rooming in, jiwa, komunitas, anak sakit, anak sehat, medikal/penyakit dalam,
bedah, gawat darurat, kritis.
104 Fakultas
Ilmu Kesehatan
6. Laboratorium diagnosis dan konsultasi gizi,
7. Laboratorium ilmu pangan,
8. Laboratorium analisis mutu pangan,
9. Laboratorium edukasi gizi,
10. Laboratorium penyelenggaraan makanan.
11. Laboratorium ortopedik, musculoskeletal, dan manual terapi,
12. Laboratorium neuromuskuler,
13. Laboratorium Kardiovaskuler dan Pulmonal,
14. Laboratorium Fisioterapi Anak,
15. Laboratorium Olah Raga dan Terapi Latihan,
16. Laboratorium Komunitas,
17. Laboratorium Elektroterapi.
18. Laboratorium epidemiologi,
19. Laboratorium kesehatan dan keselamatan kerja,
20. Laboratorium audiovisual dan kesehatan lingkungan.
21. Laboratorium computer.
Pengelola : Dr. Mutalazimah, S.KM., M.Kes
: 0617117301
Dekan : Kesehatan Masyarakat
Nama : [email protected]
NIDN
Kompetensi Keahlian
Email
Wakil Dekan I (Bidang Akademik)
Nama : Irdawati, S.Kep., Ns., M.Si.Med
NIDN : 0618057001
Kompetensi Keahlian : Keperawatan Anak
Email : [email protected]
Wakil Dekan II (Bidang Administrasi dan Keuangan)
Nama : Dwi Astuti, SP.d., S.KM., M.Kes
NIDN : 0613067501
Kompetensi Keahlian : Kesehatan Masyarakat
Email : [email protected]
Wakil Dekan III (Kemahasiswaan)
Nama : Dwi Linna Suswardany, S.KM, M.PH
NIDN : 0604077603
Kompetensi Keahlian : Kesehatan Masyarakat
Email : [email protected]
Fakultas 105
Ilmu Kesehatan
Program Studi Kesehatan Masyarakat
Kaprodi
Nama : Sri Darnoto, SKM., M.PH
NIDN : 0621047805
Kompetensi Keahlian : Kesehatan Masyarakat
Email : [email protected]
Sekprodi I
Nama : Anisa Catur Wijayanti, SKM., M.Epid.
NIDN : 0625058802
Kompetensi Keahlian : Epidemiologi
Email : [email protected]
Sekprodi II
Nama : Tanjung Anitasari I K, SKM., SKM., M.Kes
NIDN : 0622109001
Kompetensi Keahlian : Promosi Kesehatan
Email : [email protected]
Kepala Laboratorium
Nama : Mitoriana Porusia., SKM., M.Sc.
NIDN : 0608077402
Kompetensi Keahlian : Entomologi
Email : [email protected]
Program Studi Keperawatan
Kaprodi
Nama : Arum Pratiwi, S.Kp., M.Kes., PhD
NIDN : 0620106801
Kompetensi Keahlian : Ilmu Keperawatan Jiwa
Email : [email protected]
Ketua Program Profesi Ners
Nama : Sulastri.,S.Kp.,M.Kes
NIDN : 0624066701
Kompetensi Keahlian : Ilmu Keperawatan Maternitas
Email : [email protected]
Sekprodi I : Arina Maliya, S.Kep., Ns., M.Si., Med
Nama : 0613107102
NIDN : Ilmu Keperawatan Bedah Dalam
Kompetensi Keahlian : [email protected]
Email
106 Fakultas
Ilmu Kesehatan
Sekprodi II
Nama : DR. Faizah Betty R. A., S.Kep., M.Kes
NIDN : 0604037303
Kompetensi Keahlian : Ilmu Kesehatan ibu dan anak
Email : [email protected]
Sekprodi Internasional
Nama : Enita Dewi, S.Kep., Ns., MN
NIDN : 0609048003
Kompetensi Keahlian : Clinichal Teaching
Email : [email protected]
Sekretaris Profesi Ners
Nama : Kartinah.,S.Kep.,MPH
NIDN : 0618127401
Kompetensi Keahlian :
Email : [email protected]
Kepala Laboratorium Dasar
Nama : Supratman, S.KM., M.Kep., PhD
NIDN : 0617066801
Kompetensi Keahlian : Community Nursing
Email : [email protected]
Kepala Laboratorium Lanjutan/Advance
Nama : Wachidah Yuniartika.,S.Kep.,Ns.,M.Kep
Kompetensi Keahlian : Community Nursing
Email : [email protected]
Program Studi Ilmu Gizi
Kaprodi
Nama : Endang Nur W., SST, M.Si Med
NIDN : 0629087401
Kompetensi Keahlian : Gizi Biomedik dan Penyelenggaraan makanan
Email : [email protected]
Sekprodi I
Nama : Dyah Intan Puspitasari,S.Gz, M.Nutr.
NIDN : 0624038802
Kompetensi Keahlian : Gizi Manusia
Email : [email protected]
Fakultas 107
Ilmu Kesehatan
Sekprodi II
Nama : Pramudya Kurnia, STP, M.Agr
NIDN : 0619017801
Kompetensi Keahlian : Teknologi Pangan
Email : [email protected]
Kepala Laboratorium I
Nama : Eni Purwani,S.Si, M.Si
NIDN : 0625017201
Kompetensi Keahlian : Mikrobiologi dan Kemanan pangan
Email : [email protected]
Kepala Laboratorium II
Nama : Nur Lathifah Mardiyati, S.Gz, M.S
NIDN : 0603028803
Kompetensi Keahlian : Gizi Manusia
Email : [email protected]
Program Studi Fisioterapi
Ketua Program Studi
Nama : Isnaini Herawati, S.Fis., M.Sc.
NIDN : 0614127401
Kompetensi Keahlian : Fisioterapi Kardiorespirasi
Email : [email protected]
Sekretaris Program Studi 1
Nama : Arif Pristianto, S.St.Ft., M.Fis.
NIDN : 0614118902
Kompetensi Keahlian : Fisioterapi Muskuloskeletal
Email : [email protected]
Sekretaris Program Studi 2
Nama : Farid Rahman, S.St.Ft., M.Or.
NIK : 100.1771
Kompetensi Keahlian : Fisioterapi Olah Raga
Email : [email protected]
Kepala Laboratorium
Nama : Agus Widodo, S.Fis., M.Fis.
NIDN : 0625087503
Kompetensi Keahlian : Fisioterapi Pediatri
Email : [email protected]
108 Fakultas
Ilmu Kesehatan
Ketua Program Profesi
Nama : Totok Budi Santoso, S.Fis., M.P.H
NIDN : 0604127102
Kompetensi Keahlian : Fisioterapi Neuromuskuler, Physical Agent
Modality
Email : [email protected]
Staf Pengajar
Program Studi Kesehatan Masyarakat
No Nama Pendidikan Terakhir Bidang Konsentrasi
1 Yuli Kusumawati, SKM., S2 Ilmu Kesehatan Masyarakat - Biostatistik dan
kependudukan
M.Kes (Epid) (Epidemiologi) Universitas
- Epidemiologi
Diponegoro Semarang
2 Dwi Astuti, SPd., SKM., S2 Kesehatan Lingkungan - Kesehatan
Lingkungan
M.Kes Program Studi Kesehatan
- Pendidikan Biologi
Masyarakat Universitas Gajah dan Kesehatan
Masyarakat
Mada Yogyakarta
3 Sri Darnoto, SKM., S2 Sistem Informasi Kesehatan - Keselamatan dan
M.PH Program Studi Kesehatan Kesehatan Kerja
Masyarakat Universitas Gajah
Mada Yogyakarta - Sistem Informasi
Kesehatan
4 Dwi Linna Suswardany, S2 School of Public Health - Administrasi dan
Kebijakan Kesehatan
SKM., M.PH University of Queensland
- Health Policy
5 Noor Alis Seiyadi, S2 Kesehatan Masyarakat
SKM., M.KM Program Studi Kesehatan - Biostatistik dan
Masyarakat Universitas Kependudukan
Indonesia Jakarta
- Informatika
Kesehatan
6 Ambarwati, SP.d., M.Si S2 Mikrobiologi - Kesehatan
Universitas Gajah Mada Lingungan
7 Anisa Catur Wijayanti, Yogyakar ta
SKM., M.Epid - Biologi
S2 Epidemiologi - Epidemiologi
8 Kusuma Estu Werdani, Program Studi Kesehatan
SKM., M.Kes Masyarakat Universitas - Administrasi dan
Indonesia Jakarta Kebijakan Rumah
Sakit
S2 Profesi Kesehatan
Universitas Sebelas Maret
Surakar ta
Fakultas 109
Ilmu Kesehatan
9 Rezania Asfiradayati, S2 Kesehatan Lingkungan - Kesehatan
SKM., M.PH Program Studi Kesehatan Lingkungan
Masyarakat Universitas Gajah
10 Tanjung Anitasari I K, Mada Yogyakarta - Promosi Kesehatan
SKM., SKM., M.Kes
S2 Promosi Kesehatan Program
11 Mitoriana Porusia, Studi Kesehatan Masyarakat
SKM., MSc Universitas Diponegoro
Semarang
12 Izzatul Arifah, SKM.,
M.PH S2 Entomologi University of - Entomologi
Birmingham
S2 Kesehatan Ibu dan Anak - Kesehatan
/ Kesehatan Reproduksi Ibu dan Anak
Program Studi Kesehatan / Kesehatan
Masyarakat Universitas Reproduks
Gajah Mada Yogyakarta
Program Studi Keperawatan NIDN
No Nama 0620106801
1 Arum Pratiwi.,S.Kp.,M.Kes., PhD 0624066701
2 Sulastri.,S.Kp.,M.Kes 0618057001
3 Irdawati.,S.Kep.,Ns.,M.Si.Med 0613107102
4 Arina Maliya.,S.Kep.,Ns.,M.Si.Med 0611057601
5 Agus Sudaryanto, S.Kep., Ns., M.Kes 009107501
6 Fahrun Nur Rosyid, S.Kep., Ns., M.Kes 0606277801
7 Siti Arifah, S.Kp., M.Kes 0617066801
8 Supratman, S.KM., M.Kep., PhD 0018107302
9 Okti Sri Purwanti, S.Kep., M.Kep., Ns., Sp.Kep.M.B 0605066901
10 Dr. Arif Widodo, A.Kep., M.Kes 0605016801
11 Abi Muhlisin, S.KM., M.Kep 0626078603
12 Vinami Yulian, S.KEP., Ns., M.Sc.Nursing 0605067502
13 Winarsih Nur, S.Kep., Ns., ETN., M.Kep 0618127401
14 Kartinah, S.Kep.,MPH. 0627018702
15 Wachidah Yuniartika, S.Kep, Ns.,M.Kep.
16 Dian Hudiyawati, S.Kep, Ns.,M.Kep. 06170701
17 Endang Zulaicha S, S.Kp., M.Kep 0604037303
18 Dr. Faizah Betty R, S.Kep, M.Kes 0609048003
19 Enita Dewi. S.Kep,Ns., MN 0619107902
20 Ns. Beti Kristinawati., M.Kep., Sp.Kep.M.B. 0505078104
21 Sulistyaningsih, S.KM, MH.Kes
110 Fakultas
Ilmu Kesehatan
Program Studi Ilmu Gizi NIDN
No Nama
0623127301
DOSEN TETAP 0617117301
1. Setyaningrum Rahmawaty,A., M.Kes, Ph.D 0612067204
2. Dr. Mutalazimah, SKM, M.Kes 0620126703
3. Dwi Sarbini, SST, M.Kes 0627017302
4. Ir. Listyani Hidayati, M.Kes 0606127501
5. Muwakhidah, SKM., M.Kes 0615078801
6. Siti Zulaekah, A., M.Si 0628098704
7. Luluk Ria Rakhma, S,Gz, M.Si
8. Farida Nur Isnaeni, S.Gz, M.Sc 0611097803
9. Fitriana Mustikaningrum, S.Gz, M.Sc 0612048206
10. Rusdin Rauf, STP., MP.
11. Aan Sofyan, S.Pt, MTP NIDN
12. Siti Nurokhmah, M.Sc 0614127402
0604127102
Program Studi Fisioterapi 0620117301
No Nama Dosen 0616077302
1. Isnaini Herawati, S.Fis., M.Sc 0625087503
0614118902
2. Totok Budi Santoso, S.Fis., MPH 0616018002
0611107703
3. Umi Budi Rahayu, S.Fis., M.Kes 0610019101
4. Wahyuni, S.Fis, M.Kes 0611096801
5. Agus Widodo, S.Fis., M.Fis. 400.184
0627079401
6. Arif Pristianto, S.St., M.Fis
7. Dwi Rosela K, S.Fis., M.Fis.
8. Wijianto, S.St., M.Or.
9. Farid Rahman, S.St., M.Or.
10. Dr. Siti Soekiswati, M.Hkes.
11. Arin Supriyadi, S.St., M.Fis.
12. Adnan Faris Naufal, S.Fis., M.Biomed.
Lokasi
Eks Retorat lama, fik.ums.ac.id contact person : Irdawati (08122635437)
Fakultas 111
Ilmu Kesehatan
1. PROGRAM STUDI KESEHATAN MASYARAKAT
Profil
Program Studi Kesehatan Masyarakat berdiri pada tahun 2003 (SK Pendirian
Program Studi : 1627/D/T/2003, tanggal 31 Juli 2003) dan berada di bawah
nauangan Fakultas Ilmu Kesehatan. Program Studi Kesehatan Masyarakat telah
memperoleh Akreditasi “B”
(SK Akreditasi No: 0402/LAM-PTKes/Akr/Sar/VII/2019).
Visi
Visi Program Studi Kesehatan Masyarakat adalah bahwa Pada tahun 2029
menjadi pusat pendidikan dan pengembangan iptek bidang kesehatan masyarakat,
dan menghasilkan Ahli Kesehatan Masyarakat yang islami, kompetitif serta
profesional.
Misi
a. Menyelenggarakan pendidikan berkualitas baik di bidang akademik maupun
non akademik melalui kurikulum berbasis kompetensi yang berwawasan
keislaman dan kemuhammadiyahan.
b. Melaksanakan penelitian untuk menghasilkan karya-karya inovatif di bidang
Kesehatan Masyarakat.
c. Melaksanakan pengabdian untuk menyelesaikan masalah kesehatan melalui
pemberdayaan masyarakat.
Tujuan
1. Menghasilkan lulusan yang berkualitas, mempunyai wawasan islami, dan
berakhlak mulia.
2. Menghasilkan karya-karya inovatif di bidang Kesehatan Masyarakat yang
mendapatkan Hak Atas Kekayaan Intelektual dan dipublikasikan pada jurnal
bereputasi.
3. Membantu memecahkan masalah kesehatan di tingkat lokal, regional atau
nasional.
Profil Lulusan
Profil lulusan Program Studi Kesehatan Masyarakat adalah “MIRACLE”:
1. M = Managing public health policy and program efforts
2. I = Innovating approaches-methods and paradigm
3. R = Researching comprehensive evidences
4. A = Apprenticing (obsession) for perfection
5. C = Communitarian (live with-from-to-by)
6. L = Leading for apublic health vision
7. E = Educating all for self reliance in healthy life
Fasilitas Lab/Praktikum
1. Lab Keselamatan dan Kesehatan Kerja
2. Lab. Audio Visual
3. Lab. Epidemiologi
4. Lab. Kesehatan Lingkungan
112 Fakultas
Ilmu Kesehatan
5. Lab. Biomedik
6. Lab Gizi
7. Lab. Komputer
Kompetensi Lulusan
Berisi kompetensi lulusan program studi setelah menyelesaikan studi, yaitu
kompetensi utama, kompetensi pendukung dan kompentensi lainnya.
Struktur Kurikulum
Kompetensi utama : 101 SKS
: 23 SKS
Kompetensi pendukung : 20 SKS
: 146 SKS
Kompetensi lain : 6 SKS
: 2 SKS
Total SKS wajib ditempuh
Matakuliah pilihan ditawarkan
Matukuliah pilihan ditempuh
Sebaran Mata Kuliah
SMT KODE MATA KULIAH SKS
MATA KULIAH
2
UMS 10112 Agama
2
UMS 10212 Pancasila 2
2
UMS 10312 English for Academic Purposes 2
3
IKM 10432 Biomedik-I 2
2
I IKM 10532 Biomedik-II 2
19
IKM 10633 Sosio-Antropologi Kesehatan 2
2
IKM 10732 Dasar Ilmu Kesehatan Masyarakat 2
2
IKM 10832 Dasar Kesehatan Lingkungan 2
2
IKM 10932 Dasar Kependudukan 3
2
JUMLAH SKS 2
19
UMS 20112 Ibadah dan Muamalah
UMS 20212 Kewarganegaraan
UMS 20312 Standardized Test Preparation
IKM 20432 Biomedik III
II IKM 20532 Dasar Promosi Kesehatan
IKM 20632 Dasar Epidemiologi
IKM 20733 Biostatistik Deskriptif dan Inferensial- I
IKM 20832 Dasar Ilmu Gizi Kesehatan Masyarakat
IKM 20932 Dasar Keselamatan dan Kesehatan Kerja
JUMLAH SKS
Fakultas 113
Ilmu Kesehatan
UMS 30112 Islam dan IPTEKS 2
IKM 30232 Promosi Kesehatan 2
IKM 30332 Komunikasi Kesehatan 2
IKM 30432 SIK/SIM/Teknologi Informasi Kesehatan 2
III IKM 30532 Etika dan Hukum Kesehatan 2
IKM 30632 Organisasi Manajemen Kesehatan 2
IKM 30732 Dasar Kesehatan Reproduksi/ KIA 2
IKM 30833 Biostatistik Deskriptif dan Inferensial II 3
IKM 30932 Psikologi Kesehatan 2
JUMLAH SKS 19
UMS 40112 Kemuhammadiyahan 2
UMS 40212 Bahasa Indonesia 2
IKM 40332 Administrasi dan Kebijakan Kesehatan 2
IKM 40432 Perencanaan dan Evaluasi Kesehatan 2
IV IKM 40532 Analisis Kualitas Lingkungan 2
IKM 40632 Epidemiologi Penyakit Menular 2
IKM 40732 Epidemiologi Penyakit Tidak Menular 2
IKM 40832 Dinamika Kelompok 2
IKM 40932 Sistem Informasi Manajemen 2
IKM 41032 Ekonomi Kesehatan 2
JUMLAH SKS 20
IKM 50132 Pengembangan dan Pengorganisasian Masyarakat 2
IKM 50232 Manajemen Data 2
IKM 50333 Surveilans Kesehatan Masyarakat 3
V IKM 50432 Manajemen SDM Kesehatan 2
IKM 50532 Pengantar Vektor dan Reservoir Penyakit 2
IKM 50632 Seminar Isu Kesehatan Global 2
IKM 50732 Pembuatan Media Kesehatan 2
V IKM 50833 Metodologi Penelitian (Kuantitatif & Kualitatif)-I 3
IKM 50932 Sistem Informasi Geografi (SIG) 2
JUMLAH SKS 20
114 Fakultas
Ilmu Kesehatan
VI UMS 60112 Ketrampilan Berkehidupan (life skill) 2
IKM 60232 Metodologi Penelitian (Kuantitatif & Kualitatif)-II 2
PEMINATAN IKM 60332 Penulisan Ilmiah 2
KESEHATAN LINGKUNGAN
IKM 60432 Manajemen Mutu Kesehatan 2
IKL 60532 AMDAL 2
IKL 60632 Penyehatan Air 2
IKL 60732 Penyehatan Makanan dan Minuman 2
IKL 60832 Kesehatan Lingkungan Pemukiman dan Kota 2
IKL 60932 Kesehatan Lingkungan Industri 2
IKL 61032 Kesehatan Lingkungan TTU (Tempat-Tempat Umum) 2
JUMLAH SKS 20
VII IKL 70132 Epidemiologi Kesehatan Lingkungan 2
IKL 70232 Sistem Manajemen Lingkungan dan Audit Lingkungan 2
PEMINATAN IKL 70332 Pencemaran Udara 2
KESEHATAN LINGKUNGAN
IKL 70432 Toksikologi Lingkungan 2
IKL 70533 Teknologi Pengolahan Limbah 3
IKM 70632 Kepemimpinan dan Berpikir Sistem Kesehatan 2
Masyarakat
IKM 70732 Manajemen Bencana 2
IKM 70833 PKL/PBL Kesehatan Masyarakat-I 3
IKM 70932 Pembiayaan dan Penganggaran Kesehatan 2
JUMLAH SKS 20
VI UMS 60112 Ketrampilan Berkehidupan (life skill) 2
IKM 60232 Metodologi Penelitian (Kuantitatif & Kualitatif)-II 2
IKM 60332 Penulisan Ilmiah 2
IKM 60432 Manajemen Mutu Kesehatan 2
PEMINATAN EPI 60532 Survei Cepat 2
EPIDEMIOLOGI
EPI 60632 Kesehatan Masyarakat Veteriner 2
EPI 60732 Penyakit Tropik 2
EPI 60832 Investigasi Wabah 2
EPI 60932 Analisis Data Epidemiologi 2
EPI 61032 Desain Eksperimen 2
JUMLAH SKS 20
Fakultas 115
Ilmu Kesehatan
VII EPI 70132 Epidemiologi Kesehatan Reproduksi 2
EPI 70232 Epidemiologi Masalah Gizi 2
EPI 70332 Epidemiologi Kesehatan Lingkungan dan Kecelakaan 2
EPI 70432 Kesehatan Matra 2
PEMINATAN EPI 70533 Teknik Entomologi 3
EPIDEMIOLOGI
IKM 70632 Kepemimpinan dan Berpikir Sistem Kesehatan 2
Masyarakat
IKM 70732 Manajemen Bencana 2
IKM 70833 PKL/PBL Kesehatan Masyarakat-I 3
IKM 70932 Pembiayaan dan Penganggaran Kesehatan 2
JUMLAH SKS 20
VI UMS 60112 Ketrampilan Berkehidupan (life skill) 2
IKM 60232 Metodologi Penelitian (Kuantitatif & Kualitatif)-II 2
PEMINATAN IKM 60332 Penulisan Ilmiah 2
ADMINISTRASI & KEBIJAKAN
IKM 60432 Manajemen Mutu Kesehatan 2
KESEHATAN
AKK 60532 Administrasi Rumah Sakit dan Puskesmas 2
AKK 60632 Manajemen Pelayanan Kesehatan 2
AKK 60732 Perilaku Organisasi 2
AKK 60832 Manajemen Logistik Kesehatan 2
AKK 60932 Manajemen Mutu Informasi Kesehatan-I 2
AKK 61032 Metode Riset untuk Kebijakan Kesehatan 2
JUMLAH SKS 20
VII AKK 70132 Manajemen Pemasaran Kesehatan 2
AKK 70232 Manajemen Mutu Informasi Kesehatan-II 2
PEMINATAN AKK 70332 Advokasi Kebijakan Kesehatan 2
ADMINISTRASI & KEBIJAKAN
AKK 70432 Analisis Kebijakan Kesehatan 2
KESEHATAN
AKK 70533 Penggunaan Data untuk Kebijakan Kesehatan 3
IKM 70632 Kepemimpinan dan Berpikir Sistem Kesehatan 2
Masyarakat
IKM 70732 Manajemen Bencana 2
IKM 70833 PKL/PBL Kesehatan Masyarakat-I 3
IKM 70932 Pembiayaan dan Penganggaran Kesehatan 2
JUMLAH SKS 20
116 Fakultas
Ilmu Kesehatan
VI UMS 60112 Ketrampilan Berkehidupan (life skill) 2
IKM 60232 Metodologi Penelitian (Kuantitatif & Kualitatif)-II 2
PEMINATAN IKM 60332 Penulisan Ilmiah 2
KESEHATAN & KESELAMATAN
IKM 60432 Manajemen Mutu Kesehatan 2
KERJA
KKK 60532 Psikologi Industri 2
KKK 60632 Laboratorium Keselamatan dan Kesehatan Kerja 2
KKK 60732 Gizi Kerja 2
KKK 60832 Penyakit Akibat Kerja 2
KKK 60932 Toksikologi Lingkungan dan Industri 2
KKK 61032 Program Keselamatan dan Kesehatan Kerja 2
JUMLAH SKS 20
VII KKK 70132 Epidemiologi Kesehatan Lingkungan dan Kesehatan 2
Kerja
PEMINATAN KKK 70232 Sistem Manajemen Keselamatan dan Kesehatan Kerja 2
KESEHATAN & KESELAMATAN
KKK 70333 Ergonomi 3
KERJA
KKK 70432 Kesehatan Lingkungan Industri 2
KKK 70532 Keselamatan dan Kesehatan Kerja Nonformal 2
IKM 70632 Kepemimpinan dan Berpikir Sistem Kesehatan 2
Masyarakat
IKM 70732 Manajemen Bencana 2
IKM 70833 PKL/PBL Kesehatan Masyarakat-I 3
IKM 70932 Pembiayaan dan Penganggaran Kesehatan 2
JUMLAH SKS 20
VI UMS 60112 Ketrampilan Berkehidupan (life skill) 2
Fakultas 117
Ilmu Kesehatan
PEMINATAN IKM 60232 Metodologi Penelitian (Kuantitatif & Kualitatif)-II 2
PROMOSI KESEHATAN DAN ILMU
IKM 60332 Penulisan Ilmiah 2
PERILAKU
IKM 60432 Manajemen Mutu Kesehatan 2
PKP 60532 Perencanaan dan Evaluasi Promosi Kesehatan 2
PKP 60632 Pendidikan dan Pelatihan 2
PKP 60732 Promkes Institusi 2
PKP 60832 Ilmu Perilaku Kesehatan 2
PKP 60932 Komunikasi Lanjut 2
PKP 61032 Sosial Budaya Kesehatan 2
JUMLAH SKS 20
VII PKP 70132 Metode Penelitian Perilaku 2
PEMINATAN PKP 70232 Pengembangan Media Promkes 2
PROMOSI KESEHATAN DAN ILMU
PKP 70333 Komunikasi Perubahan Perilaku 3
PERILAKU
PKP 70432 Pemasaran Sosial 2
PKP 70532 Advokasi Promosi Kesehatan 2
IKM 70632 Kepemimpinan dan Berpikir Sistem Kesehatan 2
Masyarakat
IKM 70732 Manajemen Bencana 2
IKM 70833 PKL/PBL Kesehatan Masyarakat-I 3
IKM 70932 Pembiayaan dan Penganggaran Kesehatan 2
JUMLAH SKS 20
IKM 80134 Skripsi 4
3
IKM 80233 PKL/PBL Kesehatan Masyarakat-II 2
VIII Mata Kuliah Pilihan:
IKM 80332 1. HIV & AIDS
9
IKM 80432 2. Asuransi Kesehatan 146
IKM 80532 3. Manajemen Pelayanan Kesehatan Tradisional
JUMLAH SKS
TOTAL SKS TEMPUHAN PRODI KESMAS
Lokasi
Program Studi Kesehatan Masyarakat Fakultas Ilmu Kesehatan, Gedung D lantai
II, telp: (0271)717417 ekst: 2397 hp: 085741221995
web: http://www.kesmas.ums.ac.id
Email: [email protected]
Contact Person: Sri Darnoto (08121521784)
118 Fakultas
Ilmu Kesehatan
2. PROGRAM STUDI KEPERAWATAN
Status Akreditasi
SK LAM-PTKes Nomor: 0638/LAM-PTKes/Akr/Sar/VI/2016 dengan status
terakreditasi A (sangat baik) dengan nilai 366.
Profil
Menjadi Perawat Islami dan unggul dalam care provider, communicator,
educator dan health promotor, manager dan leader, researcher pada penguasaan
dan penerapan ipteks terutama perawatan penyakit kronis.
Visi
Menjadi Pusat Pendidikan yang unggul dan pengembangan IPTEKS di bidang
keperawatan profesional yang islami yang diakui secara Nasional dan Internasional
dalam bidang Keperawatan Kronis berbasis komunitas di tahun 2029.
Misi
1. Mengembangkan ilmu pengetahuan, teknologi dan seni di bidang keperawatan
sebagai bagian dari ibadah kepada Allah (integrated) yang berdampak positif
pada terwujudnya masyarakat utama.
2. Menyelenggarakan pendidikan profesional yang Islami, berkualitas,
berkesinambungan dan terpadu guna memenuhi kebutuhan dan tuntutan
tenaga keperawatan yang kompeten di tingkat Nasional dan Internasional
dalam bidang keperawatan kronis di Komunitas.
Tujuan
1. Menjadi fakultas yang unggul di bidang IPTEKS dan menghasilkan lulusan
yang berdaya saing di era global dan mampu memberi arah perubahan
2. Menjadi fakultas yang menghasilkan tenaga kesehatan yang berakhlak mulia
dan memiliki karakter yang kuat berlandaskan nilai-nilai Islami yang mampu
memberi arah perubahan dan memiliki jiwa kewirausahaan
3. Menjadi fakultas yang sustainable melalui penataan kelembagaan dengan
optimalisasi sistem manajemen dan pengelolaan
4. Menjadi fakultas yang mampu menghasilkan penelitian yang dapat
dipublikasikan di tingkat internasional
5. Menjadi fakultas yang mampu memberikan kontribusi meningkatkan derajat
kesehatan masyarakat
Fasilitas Lab/Praktikum
Fasilitas lab/praktikum yang dimiliki prodi : Mini Hospital meliputi laboratorium:
Fasilitas Lab/Praktikum yang dimiliki Prodi adalah mini hospital yang meliputi
laboratorium :
1. Laboratorium keperawatan medikal bedah, dasar dan gawat darurat.
2. Laboratorium keperawatan anak.
3. Laboratorium keperawatan maternitas dan manajemen.
4. Laboratorium keperawatan jiwa dan komunitas.
Fakultas 119
Ilmu Kesehatan
5. Fasilitas konsultasi merokok.
6. Praktikum analisis kompetensi ada di Rumah Sakit dan komunitas pada :
a. RSUD Dr.Moewardi Surakarta
b. RSUD Pandan Arang Boyolali
c. RSUD Dr. Soehadi Prijonegoro Sragen
d. RSUD Dr.Soeradji Tirtonegoro Klaten
e. RS PKU Muhammadiyah Surakarta
f. RSUD Sukoharjo
g. RSJD Dr.Arif Zainaduin Surakarta
h. RSUD Karanganyar
i. RSOP Dr.Soeharso Surakarta
j. RSJD Dr.Soedjarwadi Klaten
k. RSUD Dr.Soeratno Gemolong
l. RS PKU Aisyiyah Singkil Boyolali
m. Panti Wredha Dharma Bakti Surakarta
n. Panti Wredha Abiyoso Pakem Yogyakarta
o. DKK Sukoharjo
p. DKK Boyolali
q. RSUD Surakarta
r. RSU Assalam Gemolong
s. RSU Yakssi Gemolong
Kompetensi Lulusan
Diharapkan lulusan dari Program Studi Keperawatan mampu memenuhi
standar kebutuhan tenaga kesehatan nasional, internasional dan mampu menjadi
interprenership yang handal. Untuk memenuhi kualifikasi tersebut maka dalam
pendidikannya kurikulum telah disesuaikan dengan standar Nasional sesuai
dengan Rekomendasi AIPNI (Assosiasi Institusi Pendidikan Ners Indonesia) dan
perkembangan pendidikan keperawatan saat ini.
Struktur Kurikulum
Kompetensi utama : 120 SKS
Kompetensi pendukung : 20 SKS
Kompetensi lain : 12 SKS
Total SKS wajib ditempuh : 144 SKS
Matakuliah pilihan ditawarkan : 12 SKS
Matukuliah pilihan ditempuh : 4 SKS
120 Fakultas
Ilmu Kesehatan
Sebaran Mata Kuliah Kode Matkul SKS Prasyarat
a. Program Sarjana
Smt No Matakuliah
1 1 Agama (Religion) UMS 101102 2
2 Pancasila UMS 102102 2
3 English for Academic Purposes (EAP) UMS 103102 2
4 Konsep Keperawatan Dasar (Fundamental of Kep 104302 2
Nursing Concepts)
5 Laboratorium Keperawatan Dasar Kep 105302 2
(Fundamental of Nursing Skill Lab)
6 Konsep Dasar Keperawatan: Hukum dan Kep 106303
Etika Keperawatan (Basic Nursing Concept:
Legal and Ethic in Nursing) 3
7 Konsep Ilmu Dasar Keperawatan: Biologi, Kep 107302
Fisika, Biokimia (Basic Science in Nursing
Concepts : Biology, Physic, Biochemistry) 2
8 Konsep Ilmu Dasar Keperawatan: Anatomi, Kep 108302 2
Fisiologi, Ilmu Gizi (Basic Science in Nursing
Concepts : Anatomy, Physiology, Nutrition)
9 Falsafah dan Teori Keperawatan (Philosophy Kep 109303 3
of Nursing Theory)
Jumlah SKS 20
2 1 Ibadah dan Muamalah UMS 201102 2
2 Pendidikan kewarganegaraan UMS 202102 2
3 Standarized test Preparation UMS 203102 2
4 Bahasa Indonesia UMS 204102 2
5 Konsep Komunikasi dalam keperawatan Kep 205302 2
(Nursing Communication Concepts)
6 Laboratorium Keperawatan Dasar Kep 206303 3
(Fundamental of Nursing Skill Lab)
7 Konsep Dasar Keperawatan: Proses Kep 207303 3
dan Dokumentasi keperawatan (Basic
Concepts of Nursing: Nursing proses and
documentation)
8 Ilmu Dasar Keperawatan: Patofisiologi (Basic Kep 208302 2
Science of Nursing: Pathophysiology)
9 Ilmu Dasar Keperawatan: Farmakologi Kep 209302 2
(Basic Science of Nursing : Pharmacology)
Jumlah SKS 20
Fakultas 121
Ilmu Kesehatan
3 1 Islam dan Ipteks (Islam and Technology) UMS 301102 2
2 Sistem Informasi Keperawatan (Nursing Kep 302302 2
Information System)
3 Konsep Keperawatan Medical Surgical: 2
Cardiovaskuler, Pernafasan, Pencernaan,
Perioperatif, Hematologi (Medical Surgical Kep 303302
Nursing Concepts: Cardiovascular,
Respiratory, Perioperative, hematology)
4 Laboratorium Keperawatan Medical Surgical: 2
Cardiovaskuler, Pernafasan, Perioperatif,
Hematologi (Medical Surgical Nursing Kep 304302
Skill Lab: Cardiovascular, Respiratory,
Perioperative, Hematology)
5 Konsep Fisiologi Keperawatan Maternitas Kep 305302 2
(Physiological maternity nursing concepts)
6 Laboratorium Keperawatan Maternitas Kep 306302 2
(Maternity Nursing Skill Lab)
7 Konsep Komunikasi dalam Keperawaran Kep 307302 2
(Communication of Nursing Concept)
8 Laboratorium Komunikasi dalam 2
Keperawatan (Nursing Communication Skill
Lab) Kep 308302
9 Praktik Klinik Keperawatan Dasar Kep 309302 2
(Fundamental of Nursing Clinical Practice)
10 Keselamatan pasien dan kesehatan kerja Kep 310302 2
dalam keperawatan (Patient and Health
Professional Safety)
Jumlah SKS 20
4 1 Kemuhammadiyahan UMS 401102 2
2 Konsep Patologi Keperawatan Maternitas Kep 402302 2
(Pathological maternity nursing concepts)
3 Praktek Klinik Keperawatan Maternitas Kep 403302 2
(Clinical Maternity Nursing Practice)
4 Konsep Keperawatan Medikal Bedah Kep 404302 2
: Pencernaan, Endokrin, Perkemihan,
imunologi (Medical Surgical Nursing Concept
: Digestive, Endocrine, Nefrourology,
Imunology)
122 Fakultas
Ilmu Kesehatan
5 Laboratorium Keperawatan Medikal Bedah Kep 405302 2
: Pencernaan, Endokrin, Perkemihan,
imunologi (Medical Surgical Nursing Skills Kep 406302 2
Lab : Digestive, Endocrine, Nefrourology, Kep 407302 2
Imunology) Kep 408302 2
Kep 409302 2
6 Konsep Keperawatan Anak sehat (Pediatrics Kep 410302 2
Nursing Concepts) 20
7 Laboratorium Keperawatan Anak (Pediatrics 2
Nursing Skill lab)
2
8 Konsep Keperawatan Kesehatan Jiwa
(Psychiatrics Nursing Concepts) 2
2
9 Laboratorium Keperawatan Kesehatan Jiwa 2
(Psychiatrics Nursing Skill Lab) 2
2
10 Pendidikan dan Promosi Kesehatan (Health 2
Promotion and Education) 2
2
Jumlah SKS 20
5 1 Konsep Keperawatan Medical Bedah :
Persyarafan, Muskuloskeletal, Integumen, Kep 501302
Penginderaan (Medical Surgical Nursing Concept :
Nervous, Musculoskeletal, Intergument, Sensory)
2 Laboratorium Keperawatan Medical Bedah
: Persyarafan, Muskuloskeletal, Integumen,
Penginderaan (Medical Surgical Nursing Skill Lab Kep 502302
: Medical Surgical Nursing Concept : Nervous,
Musculoskeletal, Intergument, Sensory)
3 Konsep Keperawatan Anak sakit (Pathological Kep 503302
Pediatrics Nursing concepts)
4 Praktik Klinik Keperawatan Anak (Pediatrics Kep 504302
Nursing Clinical Practice)
5 Praktik Klinik Keperawatan Jiwa Kep 505302
(Psychiatrics Nursing Clinical Practice)
6 Keperawatan Menjelang Ajal dan Paliatif Kep 506302
(Palliatives Care Nursing)
7 Dasar-dasar Keperawatan Komunitas (Basic of Kep 507302
Community Nursing)
8 Konsep Keperawatan Komunitas (Community Kep 508302
Nursing Concept)
9 Keperawatan Penyakit Kronis (Chronic Care Kep 509302
Nursing)
10 Keperawatan Islami (Islam in Nursing Care) Kep 510302
Jumlah SKS
Fakultas 123
Ilmu Kesehatan
6 1 Ketrampilan berkehidupan (Life skill) UMS 601102 2
2 Metodologi Penelitian (Research Methodology) Kep 602303 3
3 Konsep Keperawatan Gawat Darurat (Emergency Kep 603302 2
Nursing Concept)
4 Laboratorium Keperawatan Gawat Darurat Kep 604302 2
(Emergency Nursing Skill Lab)
5 Konsep Keperawatan Keluarga (Family Nursing Kep 605302 2
Concept)
6 Laboratorium Keperawatan Komunitas & Keluarga Kep 606302 2
(Community & Family Nursing Skill lab)
7 Praktik Klinik Keperawatan Medikal Bedah Kep 607303 3
(Medical Surgical Nursing Clinical Practice)
8 Praktik Klinik Keperawatan Komunitas Kep 608302 2
(Community Nursing Clinical Practice )
9 Keperawatan HIV AIDS (HIV AIDS Nursing Kep 609302 2
Care)
Jumlah SKS 20
7 1 Keperawatan Kritis (Critical Care Nursing) Kep 701302 2
2 Biostatistik (biostatistics) Kep 702302 2
3 Keperawatan Gerontik (Gerontic Care Kep 703302 2
Nursing)
4 Laboratorium Keperawatan gerontik Kep 704302 2
(Gerontic Nursing Skill Lab)
5 Keperawatan Bencana (Disaster Kep 705302 2
Management in Nursing)
6 Management Keperawatan (Nursing Kep 706302 2
Management)
7 Pengembangan Kepribadian Islami (Islamic Kep 707302 2
Personality Development)
8 Psikososial dan Budaya Keperawatan Kep 708302 2
(Psychosocial and Cultural in Nursing)
9 Skripsi: Proposal penelitian (Research Kep 709302 2
proposal)
MATA KULIAH PILIHAN
6 Praktik Laboratorium Hipnoterapi Kep 710402 2
(hypnotherapy skill lab)
Praktik Laboratorium Akupuntur Kep 711402
(Acupuncture skill lab)
Praktik Laboratorium Bekam (cupping Kep 712402
therapy skill lab)
Jumlah SKS 20
124 Fakultas
Ilmu Kesehatan
8 1 Skripsi (minor thesis) Kep 801304 4
2
MATA KULIAH PILIHAN
6
2 Praktek Laboratorium Terapi Herbal (Herbal Kep 802402
Therapy Skill lab)
Praktek Laboratorium pengobatan Home Kep 803402
Care (Home care treatment Skill Lab)
Praktek Laboratorium Nursepreneurship Kep 804402
(Nursepreneurship Skill Lab)
Jumlah SKS
Struktur Kurikulum Profesi
Kompetensi Utama: 36 SKS
Kompetensi Unggulan Keperawatan: Community Nursing
Sebaran Mata Kuliah Profesi
Smt No Matakuliah KodeMatkul SKS Prasyarat
Ns.101303 3
1 1 Praktik Keperawatan Dasar (Fundamental Ns.102306 6
of Nursing Practice) Ns.103303 3
Ns.104303 3
2 Praktik Keperawatan Medikal Bedah Ns.105303 3
(Medical Surgical Nursing Practice) Ns.201302 2
Ns.202303 3
3 Praktik Keperawatan Anak (Pediatrics
Nursing Practice)
4 Praktik Keperawatan Maternitas (Maternity
Nursing Practice)
5 Praktik Keperawatan Jiwa (Psychiatrics
Nursing Practice)
2 6 Praktik Manajemen keperawatan (Nursing
Management Practice)
7 Praktik Keperawatan Gadar dan kritis
(Nursing Emergency and Critical Care
Practice)
8 Praktik Keperawatan Gerontik (Gerontic Ns.203302 2
Care Nursing Practice) Ns.204305 5
9 Praktik Keperawatan Keluarga dan
Komunitas (Community & Family Nursing
Practice)
10 Praktika Senior (Advanced Nursing Ns. 205306 6
Practice)
Lokasi
Prodi Keperawatan Fakultas Ilmu Kesehatan Universitas Muhammadiyah Surakarta
Jln. A. Yani, Pabelan, Kartasura, Surakarta 57162, Jawa Tengah Indonesia.
Fakultas 125
Ilmu Kesehatan
3. PROGRAM STUDI ILMU GIZI
Profil
Program Studi Sarjana (S1) Ilmu Gizi Fakultas Ilmu Kesehatan Universitas
Muhammadiyah Surakarta berdiri berdasarkan SK Dirjen Dikti No. 1627/D/
T2003 tanggal 31 Juli 2003 dan mulai menerima mahasiwa pada tahun akademik
2004/2005. Program Studi Sarjana (S1) Ilmu Gizi berstatus akreditasi B Berdasar
SK BAN-PT No. 483/SK/BAN-PT/Akred/XII/2014 tanggal 29 Desember 2014.
Visi
Pada tahun 2029, Program Studi Ilmu Gizi Fakultas Ilmu Kesehatan UMS
menjadi pusat pendidikan dan pengembangan IPTEKS yang ungul, islami dan
memberi arah perubahan di bidang gizi.
Misi
1. Menyelenggarakan Pendidikan di bidang gizi sehingga menghasilkan lulusan
yang kompeten, mandiri dan berkepribadian islami.
2. Mengembangkan penelitian yang mendukung implementasi IPTEKS di
bidang gizi.
3. Menyelenggarakan pengabdian masyarakat guna mendukung terwujudnya
masyarakat utama yang sehat
Tujuan
1. Menjadi program studi yang unggul dalam penyelenggaraan pendidikan di
bidang gizi.
2. Menghasilkan lulusan yang kompeten di bidang gizi, mampu berwirausaha
dan berakhlak karimah sesuai nilai-nilai keislaman.
3. Menghasilkan lulusan yang kompeten di bidang gizi, mampu berwirausaha
dan berakhlak karimah sesuai nilai-nilai keislaman.
4. Menghasilkan pengabdian masyarakat di bidang gizi untuk peningkatan
derajat kesehatan masyarakat.
Fasilitas Lab/Praktikum
Laboratorium Diagnosis dan Konsultasi Gizi, Laboratorium Ilmu Pangan,
Laboratorium Penyelenggaraan makanan, Laboratorium Edukasi Gizi,
Laboratorium Analisis Mutu Pangan.
Kompetensi Lulusan
• Mampu menginternalisasi nilai-nilai keIslaman di bidang gizi.
• Mampu mengelola skrining klien sebagai dasar pemberian asuhan gizi
terstandar.
• Mampu mengelola asuhan gizi terstandar secara langsung ke klien pada
kondisi sehat atau tanpa komplikasi.
• Mampu mengelola penyelenggaraan makanan.
• Mampu mengelola program penjaminan mutu makanan dan minuman.
• Mampu mengembangkan menu guna mendukung penyelenggaraan makanan.
• Mampu mengelola konseling dan edukasi gizi pada klien sesuai kondisi
sasaran.
• Mampu mengelola pengembangan dan pemasaran produk.
126 Fakultas
Ilmu Kesehatan
• Mampu mengelola penelitian ilmiah bidang gizi.
• Mampu berkomunikasi dengan Bahasa Inggris.
• Mampu mengoperasikan perangkat lunak gizi.
• Mampu mengembangkan makanan enteral lewat pipa non-comersial.
• Mampu menerapkan modern food safety system.
Struktur Kurikulum
Kurikulum Inti : 105 SKS
: 41 SKS
Kurikulum institusi : 146 SKS
: 12 SKS
Total SKS wajib ditempuh : 4 SKS
Matakuliah pilihan ditawarkan
Matukuliah pilihan ditempuh
Sebaran Matakuliah Kode Matkul SKS Prasyarat
UMS10112 2 Prasyarat
Smt Mata Kuliah UMS10212 2
1 Pendidikan Agama UMS10312 2
Pancasila
English for Academic GIZ 10432 2
Purposes GIZ 10532 2
Fisiologi Dasar 2
Pengantar Antropologi GIZ 10632
Sanitasi Makanan dan
Keselamatan Kerja GIZ 10732 2
Pengantar Sosiologi GIZ 10832 2
Anatomi GIZ 10933 3
Kimia
Jumlah SKS 19
Kode Matkul SKS
Smt Mata Kuliah UMS20112 2
2 Ibadah dan Muamalah
Pendidikan UMS20212 2
Kewarganegaraan
Standardized Test UMS20312 2
Preparation
Analisis Zat Gizi GIZ 20432 2
Dasar Kulinari GIZ 20533 3
Fisiologi Lanjut GIZ 20632 2
Ilmu Bahan Makanan GIZ 20733 3
Dasar Biokimia Gizi GIZ 20832 2
Dasar Ilmu Gizi GIZ 20932 2
Jumlah SKS 20
Fakultas 127
Ilmu Kesehatan
Smt Mata Kuliah Kode Matkul SKS Prasyarat
3 Islam dan IPTEKS UMS30112 2
Bahasa Indonesia UMS30212 2
Biologi GIZ 30323 3
Gizi Daur Kehidupan GIZ 30433 3 Dasar Kulinari
Pengantar Komunikasi GIZ 30532 2
Patofisiologi Penyakit GIZ 30632 2
Menular
Metabolisme Energi dan GIZ 30733 3
Gizi Makro
Pengantar Psikologi GIZ 30832 2
Jumlah SKS 19
Smt Mata Kuliah Kode Matkul SKS Prasyarat
4 Kemuhammadiyahan UMS40112 2
Metabolisme Gizi Mikro GIZ 40233 Metabolisme Energi dan Gizi
3 Makro, Patofisiologi Penyakit
Menular
Matematika GIZ 40332 2
Metode Penelitian Gizi GIZ 40433 3
Teknologi Pangan GIZ 40533 3
Penilaian Status Gizi GIZ 40633 3
Patofisiologi Penyakit GIZ 40732 2
Tidak Menular
Penilaian Konsumsi GIZ 40832 2
Pangan
Jumlah SKS 20
Smt Mata Kuliah Kode Matkul SKS Prasyarat
5 Dasar Penulisan Ilmiah GIZ 50132 2
Dietetik Penyakit Infeksi GIZ 50233 Metabolisme Energi dan Gizi Makro,
dan Defisiensi 3 Metabolisme Gizi Mikro, Patofisiologi
Penyakit Tidak Menular
Keamanan Pangan GIZ 50332 2
Kewirausahaan GIZ 50432 2
Statistik GIZ 50533 3
Dasar Manajemen GIZ 50632 2
Epidemiologi Gizi GIZ 50732 2
Ekonomi Pangan dan Gizi GIZ 50832 2
Jumlah SKS 20
128 Fakultas
Ilmu Kesehatan
Smt Mata Kuliah Kode Matkul SKS Prasyarat
6 Ketrampilan Berkehidupan UMS60112 2
(Life-skill)
Dietetik Penyakit Tidak GIZ 60233 3 Dietetik Penyakit Infeksi dan
Menular Defisiensi
Konsultasi Gizi GIZ 60333 3 Dietetik Penyakit Infeksi dan
Defisiensi
Analisis Data Pangan dan GIZ 60432 2
Gizi
Proposal Penelitian GIZ 60532 2
Manajemen Industri Jasa GIZ 60633 3
Pangan
Manajemen Program Gizi GIZ 60732 2
Pendidikan Gizi GIZ 60833 3
Jumlah SKS 20
Smt Mata Kuliah Kode Matkul SKS Prasyarat
7 Gizi Olah Raga GIZ 70232 2
Manajemen Analisis GIZ 70332 2 Manajemen Program Gizi
Program Gizi
Bioetik GIZ 70432 2
Makanan Enteral GIZ 70632 2 Teknologi Pangan, Dietetik
Penyakit Infeksi dan Defisiensi
Mata Kuliah Pilihan (Pilih
2 MK = 4 SKS)
Pilihan 1 : Makanan GIZ 70642 3
Enteral Parenteral
Pilihan 2: Gizi Kebutuhan GIZ 70742 3
Khusus
Pilihan 3 : Pengembangan GIZ 70842 3
Pangan Fungsional
Pilihan 4 : Manajemen GIZ 70942 3
Catering Diet
Pilihan 5 : Survei Cepat GIZ 71042 3
Gizi
Pilihan 6 : Multimedia Gizi GIZ 71142 3
Jumlah SKS 17
Fakultas 129
Ilmu Kesehatan