D. Organisasi Mahasiswa (ORMAWA)
1. Legalitas Ormawa dan UKM.
a. Organisasi Mahasiswa tingkat Universitas adalah Ikatan Mahasiswa
Muhammadiyah (IMM) Koordinator Komisariat (Korkom), Dewan
Perwakilan Mahasiswa Universitas (DPM-U), Badan Eksekutif
Mahasiswa Universitas (BEM-U), dan Unit Kegiatan Mahasiswa
Universitas (UKM-U). Kepengurusan Organisasi Mahasiswa tingkat
universitas ditetapkan dengan surat keputusan Rektor.
b. Organisasi Mahasiswa tingkat Fakultas/Prodi adalah Ikatan Maha-
siswa Muhammadiyah (IMM) Komisariat, Dewan Perwakilan Maha-
siswa Fakultas (DPM-F), Badan Eksekutif Mahasiswa Fakultas (BEM-
F), Himpunan Mahasiswa Program Studi (HMP), dan Unit Kegiatan
Mahasiswa Fakultas (UKM-F). Kepengurusan Organisasi Mahasiswa
tingkat fakultas ditetapkan dengan surat keputusan Dekan.
2. Periodisasi Kepengurusan.
Periodisasi kepengurusan IMM Korkom, IMM komisariat, Ormawa dan
UKM tingkat universitas dan fakultas adalah satu tahun dalam periode
Januari – Desember.
3. Kepengurusan
a. Orientasi
1) Dakwah amar makruf nahi munkar.
2) Pengkaderan Muhammadiyah.
3) Meningkatkan citra UMS.
4) Pengurus ormawa dan UKM menjadi teladan.
5) Meningkatkan atmosfir akademik.
6) Pengembangan kompetensi dan softskill mahasiswa untuk
menghasilkan lulusan yang kompetitif.
b. Persyaratan: mampu, diterima, religius
1) Memiliki IPK minimal 2,5
2) Maksimal semester VII
3) Telah mengikuti Masa Ta’aruf dan Penyambutan mahasiswa baru
(MASTA-PMB) Universitas Muhammadiyah Surakarta
4) Mengisi Formulir Bahan Pendalaman Kader Muhammadiyah
Mahasiswa UMS
5) Khusus calon ketua ormawa harus memiliki pengalaman
organisasi kemahasiswaan (Fakultas/Universitas)
6) Bagi anggota pengurus ormawa diutamakan yang memiliki
pengalaman organisasi kemahasiwaan (Fakultas/Universitas)
Bab 3 Pola Pengembangan dan
Tata Tertib Kemahasisaan
7) Berakhlaq mulia
8) Ketua ormawa hanya diperbolehkan menjabat 1 kali periode / 1
tahun.
9) Ketua ormawa dan UKM tidak boleh merangkap jabatan sebagai
pengurus organisasi ekstra kampus.
E. Pendanaan
Pendanaan kegiatan kemahasiswa bersumber pada:
1. UMS
Pendanaan kegiatan kemahasiswaan dari UMS bersifat subsidi yang
secara rinci dapat dilihat pada Buku Pedoman Kegiatan Kemahasiswaan
Universitas Muhammadiyah Surakarta
2. RPF / RPPS
Pengembangan akademik mahasiswa disediakan dana yang perencana-
annya dilakukan oleh fakultas atau prodi dan pelaksanaannya dilakukan
bersama-sama oleh fakultas atau prodi dengan mahasiswa.
3. Pemerintah
Pendanaan kegiatan kemahasiswaan dari pemerintah dapat diunduh
melalui pengajuan proposal kegiatan yang ditawarkan oleh pemerintah
baik pusat, propinsi, atau daerah. Ajuan pembiayaan kegiatan ini
bersifat kompetitif. Ajuan dana kegiatan ini diketahui oleh pimpinan
universitas.
4. Sponsorship (yang tidak mengikat)
5. Bantuan masyarakat (yang tidak mengikat)
F. Kegiatan ORMAWA
1. Kegiatan ORMAWA Tingkat Universitas
Kegiatan mahasiswa di tingkat Universitas difokuskan pada
pengembangan al-Islam dan kemuhammadiyahan, minat - bakat,
organisasi penerbitan, pelatihan manajemen, kepemimpinan,
diskusi/seminar yang sifatnya umum dan actual (isu-isu nasional dan
lintas sektoral) serta kegiatan penelitian dan pengabdian pada
masyarakat yang interdisipliner, kompetensi minat bakat dan softskill.
2. Kegiatan ORMAWA Tingkat Fakultas
Kegiatan Ormawa Fakultas di samping difokuskan pada pengembangan
al-Islam dan kemuhammadiyahan juga menjadi pusat pengembangan
akademik, dana kemahasiswaan tingkat fakultas dialokasikan untuk
kegiatan akademik minimal 65 % sedangkan untuk kegiatan non
Panduan Akademik 2021/2022
akademik maksimal 35%. Fakultas mengalokasikan dananya ke berbagai
Organisasi Mahasiswa/Unit Kegiatan Mahasiswa.
3. Kegiatan ORMAWA Tingkat Prodi
Kegiatan mahasiswa di tingkat program studi dimotori oleh Himpunan
Mahasiswa Program Studi (HMP).Kegiatan HMP didesain untuk
memberi kontribusi terhadap peningkatan akreditasi dan evaluasi diri
Prodi.
G. Waktu, Nuansa Kegiatan (Tingkat Universitas Dan Fakultas)
1. Kegiatan mahasiswa baik akademik maupun non-akademik sebaiknya
diselenggarakan di kampus. Kegiatan boleh dilaksanakan di luar
kampus apabila objeknya berada di luar kampus atau ada pertim-
bangan-pertimbangan khusus misalnya pameran teknologi agar
masyarakat luar mudah mengakses atau kegiatan pelatihan
kepemimpinan dan manajemen mahasiswa agar peserta lebih kondusif.
2. Penyelenggaraan kegiatan tidak boleh mengganggu kegiatan kuliah
baik waktu maupun suasananya. Nuansa Islami harus mewarnai setiap
kegiatan mahasiswa (Surat Edaran Rektor No.: 375/A.2-VIII/ SR/X/2011
poin 6).
3. Waktu kegiatan kemahasiswaan antara pukul 06.00-22.00 WIB (SK
Rektor No: 045/I/2010 tentang peraturan tata tertib mahasiswa UMS
(Bab III pasal 3 sub 10 menyebutkan bahwa mahasiswa melasanakan
aktivitas di kampus antara pukul 06.00 – 22.00 WIB).
4. Kantor lembaga mahasiswa tidak dibenarkan sebagai tempat
tidur/menginap, sebagaimana kamar indekos dan tidak dibenarkan
merubah struktur bangunan yang telah ada (Intruksi Rektor No.
203/A5-I/SR/VII/2005 butir 1 menyebutkan bahwa segenap fungsionaris
lembaga/unit kegiatan mahasiswa untuk tidak memanfaatkan Unit
Kegiatan Mahasiswa (UKM), baik tingkat Universitas maupun Fakultas
sebagai tempat menginap layaknya indekos (tidur, masak,
mencuci/menjemur pakaian dan kegiatan lain di luar aktivitas ekstra
kurikuler, sedangkan butir 2 menyebutkan bahwa segenap fungsionaris
lembaga tidak boleh merubah struktur bangunan yang telah ada, baik
menambahkan sekat maupun mengecat dengan warna lain (SK Rektor
No: 045/I/2010 pasal 8 ayat 1 sub 11 menyebutkan bahwa mahasiswa
dilarang tinggal di kampus layaknya indekos (tidur, menjemur pakaian,
memasak dan sebagainya dan surat edaran Rektor No.: 375/A.2-
VIII/SR/X/2011 butir 5 menyebutkan bahwa mahasiswa tidak boleh tidur
Bab 3 Pola Pengembangan dan
Tata Tertib Kemahasisaan
di kampus. Pelanggaran terhadap ketentuan ini dikenakan sangsi paling
berat skorsing selama-lamanya 3 (tiga) semester, serta SK Rektor No:
045/I/2010 pasal 8 ayat 2).
5. Peningkatan peran mahasiswa dalam kegiatan. Mahasiswa tidak hanya
sebagai panitia tapi harus dapat mengambil peran yang strategis
misalnya moderator, pembicara (ada keterlibatan secara intens).
H. Internalisasi Nilai-nilai Islam di Kampus dan Peran IMM, Ormawa, dan
UKM.
1. Kegiatan ke-Islaman dan Ke-Muhammadiyahan secara khusus telah
diprogramkan dan dilaksanakan dalam bentuk mentoring di bawah
koordinasi Lembaga Pengembangan al-Islam dan Kemuhammadiyahan
UMS. Namun demikian seluruh kegiatan yang dilaksanakan oleh
ormawa dan UKM tidak bisa dilepasakan dari penanaman nilai-nilai al-
Islam dan Kemuhammadiyahan. Demikian juga seluruh komponen
sivitas akademika UMS di unit kemahsiswaan, seperti - BEMU, IMM
Korkom/Komisariat, LDM-PM, BEMF dan UKM- memberi dukungan
secara penuh dalam kegiatan mentoring. Khusus untuk IMM dan LDM-
PM diharapkan dapat berpartisipasi aktif menjadi mentor, memotivasi
mahasiswa peserta mentoring, rekrutmen mentor, dan ikut memonitor
kegiatan mentoring. Dengan demikian ikhtiar untuk mewujudkan
kampus Islami dapat terwujud.
2. Bentuk-bentuk kegiatan yang mendukung proses internalisasi nilai-nilai
Islam di kampus adalah Diskusi/Seminar/talk show dengan tema-tema
Islam, busana muslimah, tata tertib, program-program kegiatan
mahasiswa yang sejalan dengan nilai-nilai ke-Islaman dan
Kemuhammadiyahan.
IMM, ormawa, dan UKM diharapkan bisa bekerja sama untuk: Mencetak
kader muhammadiyah yang baik;
a. Mencetak pimpinan di lembaga/unit tingkat fakultas dan universitas;
b. Bekerja sama dengan lembaga di tingkat fakultas agar bisa
menciptakan kampus yang Islami, seperti menggalakkan kegiatan
diskusi yang mensinergiskan kegiatan Islam;
c. Menyelenggarakan training dakwah yang intensif d. Memakmurkan
masjid
e. Menyiapkan kader untuk lomba yang bernuansa Islam, seperti MTQ
tingkat daerah, wilayah, dan nasional serta mempelopori
pengembangan seni Islami.
Panduan Akademik 2021/2022
I. Sponsor
Perkembangan program kemahasiwaan tentu membutuhkan dana yang
lebih besar. Sedangkan pendanaan kegiatan kemahasiswaan di UMS
bersifat subsidi. Oleh karena itu UMS membuka peluang kepada ormawa
menjalin kerjasama sponshorship (yang tidak mengikat) untuk mendukung
kegiatannya.
J. Demonstrasi dan Demokratisasi
Lembaga kemahasiswaan UMS yang akan melakukan demonstrasi baik di
dalam atau di luar kampus terlebih dahulu harus memberi tahu kepada
pimpinan fakultas maupun universitas. Hal ini agar tidak menimbulkan
persoalan, baik yang menyangkut kepentingan demonstran maupun
kepentingan civitas akademika UMS. Demonstrasi boleh dilakukan dalam
koridor Islami dan intelektual yang bercirikan antara lain sebagai berikut:
a. Tertib
b. Argumentatif dan rasional
c. Tidak anarkhi
d. Tidak mencela orang lain
e. Komunikatif
f. Jujur
K. Penghargaan prestasi mahasiswa
Bentuk Penghargaan:
a. Piagam Penghargaan
b. Beasiswa
c. Insentif
d. Lain-lain (diangkat sebagai asisten peneliti, asisten dosen dan asisten
laboratorium, publikasi)
e. Besaran insentif penghargaan prestasi dapat dilihat pada Buku
Pedoman Kegiatan Kemahasiswaan UMS Tahun 2021.
f. Ajuan insentif penghargaan prestasi mahasiswa dilakukan secara
mandiri melalui aplikasi sipresma.ums.ac.id
II. Peraturan Tata Tertib Mahasiswa Universitas
Muhammadiyah Surakarta
Berdasarkan Surat Keputusan Rektor Universitas Muhammadiyah Surakarta
nomor: 84.1/I/2018 Tentang Peraturan Tata Tertib Mahasiswa Universitas
Muhammadiyah Surakarta diatur tata tertib mahasiswa sebagai berikut:
Bab 3 Pola Pengembangan dan
Tata Tertib Kemahasisaan
KEPUTUSAN
REKTOR UNIVERSITAS MUHAMMADIYAH SURAKARTA
NOMOR: 84.1/I/2018
TENTANG
PERATURAN TATA TERTIB MAHASISWA
UNIVERSITAS MUHAMMADIYAH SURAKARTA
REKTOR UNIVERSITAS MUHAMMADIYAH SURAKARTA
Memperhatikan : 1. Keputusan Rektor Universitas Muhammadiyah
Menimbang : Surakarta nomor 076/I/2005 tentang Peraturan Tata
Mengingat : Tertib Mahasiswa tanggal 16 Agustus 2005;
2. Keputusan Rapat Pimpinan Universitas dengan Badan
Pembina Harian Universitas Muhammadiyah Surakarta
tanggal 8 Desember 2013;
3. Hasil Rapat Wakil Rektor Bidang Kemahasiswaan
dengan Tim Disiplin Mahasiswa dan seluruh Staf
Kemahasiswaan pada tanggal 4 Januari 2018;
4. Surat Permohonan Wakil Rektor III Nomor: 236/A.1-
I/MAWA/VII/2018 Tanggal 7 Juli 2018 Perihal
Permohonan SK Rektor Tentang Peraturan Tata Tertib
Mahasiswa Universitas Muhammadiyah Surakarta.
1. Bahwa dalam rangka mengembangkan aktivitas dan
membentuk mahasiswa intelektual yang berkualitas dan
berkepribadian Islami, perlu diciptakan suasana kampus
yang kondusif, bernuansa akademik dan Islam;
2. Bahwa dalam rangka menanamkan kedisiplinan dan
kejujuran menuju Universitas Muhammadiyah Surakarta
yang berkualitas, diperlukan rumusan peraturan tata
tertib mahasiswa;
3. Bahwa SK Rektor Nomor 045/I/2010 Tentang Peraturan
Tata Tertib Mahasiswa Universitas Muhammadiyah
Surakarta yang selama ini berlaku dipandang sudah
tidak sesuai lagi dengan perkembangan situasi saat ini,
sehingga perlu untuk melakukan perubahan;
4. Bahwa untuk itu perlu diterbitkan Keputusan Rektor.
1. Undang–Undang No. 12 Tahun 2012 tentang
Pendidikan Tinggi;
Panduan Akademik 2021/2022
2. Pedoman Pimpinan Pusat Muhammadiyah
No.02/PED/I.0/B/ 2012 Tentang Perguruan Tinggi
Muhammadiyah;
3. Ketentuan Majelis Pendidikan Tinggi Pimpinan Pusat
Muhammadiyah No.178/KET/I.3/D/2012 tentang
Penjabaran Pedoman Pimpinan Pusat Muhammadiyah
No. 02/PED/I.0/B/2012 Tentang Perguruan Tinggi
Muhammadiyah;
4. Statuta Universitas Muhammadiyah Surakarta;
5. Keputusan Rektor Universitas Muhammadiyah
Surakarta No. 047/VIII/2005 Tentang Pene-tapan
Peraturan-Peraturan di Lingkungan Universitas
Muhammadiyah Surakarta.
MEMUTUSKAN
Menetapkan :
Pertama : Mengesahkan Peraturan Tata Tertib Mahasiswa Universitas
Kedua Muhammadiyah Surakarta;
Ketiga : Keputusan ini berlaku sejak tanggal ditetapkan;
: Segala sesuatunya akan diubah dan diperbaiki
sebagaimana mestinya apabila di kemudian hari ternyata
terdapat kekeliruan dalam Keputusan ini.
Ditetapkan di Surakarta
Pada tanggal 2 Agustus 2018 M
20 Dzulqo’dah 1439 H
Rektor,
ttd
Dr. H. Sofyan Anif, M.Si.
NIDN: 0625066301
Tembusan :
1. Yth. Ketua BPH;
2. Yth. Wakil Rektor;
3. Yth. Dekan/Direktur Sekolah Pascasarjana;
4. Yth. Ketua Lembaga/Ka. Biro/Ka. Unit;
5. Yth. Ormawa dan UKM di lingkungan UMS;
6. Arsip.
Bab 3 Pola Pengembangan dan
Tata Tertib Kemahasisaan
Lampiran SK Rektor
Nomor: 84.1/I/2018
PERATURAN TATA TERTIB MAHASISWA
UNIVERSITAS MUHAMMADIYAH SURAKARTA
BAB I
KETENTUAN UMUM
Pasal 1
Dalam peraturan ini yang dimaksud dengan:
1. Universitas Muhammadiyah Surakarta, selanjutnya disebut UMS adalah
Perguruan Tinggi Islami yang mengemban amanah menyelenggarakan
pendidikan untuk membentuk manusia yang berakhlaq mulia dan berjiwa
amar ma’ruf nahi munkar.
2. Tata tertib adalah seperangkat peraturan yang mengatur kedudukan, hak,
kewajiban, dan aktivitas mahasiswa.
3. Disiplin adalah segala bentuk sikap dan perilaku mahasiswa yang
mematuhi ketentuan – ketentuan yang berlaku
4. Aktivitas adalah segala kegiatan mahasiswa yang bersifat akademik dan
non akademik.
5. Mahasiswa adalah seluruh peserta didik yang terdaftar di Biro Administrasi
Akademik.
6. Tersangka adalah mahasiswa yang diketahui, dilaporkan dan/atau
diadukan oleh dan/ atau kepada Ketua Program Studi (Jurusan), Pimpinan
Fakultas, Pimpinan Universitas, atau Tim Displin Mahasiswa karena diduga
telah melakukan pelanggaran tata tertib ini atau peraturan lain yang
berlaku di UMS.
7. Terperiksa adalah mahasiswa yang diperiksa dan/atau diklarifikasi oleh
Tim Disiplin Mahasiswa atas laporan dan/atau aduan.
8. Kampus adalah fasilitas lembaga pendidikan dengan segenap lingkungan
fisik dan non fisik.
9. Organisasi kemahasiswaan adalah wahana dan sarana pengembangan diri
mahasiswa kea rah perluasan wawasan untuk dapat meningkatkan
penalaran, minat, bakat dan kesejahteraan mahasiswa
10. Sanksi adalah hukuman akademik dan/atau administratif yang dijatuhkan
kepada mahasiswa dan organisasi kemahasiswaan atas pelanggaran
ketentuan dalam surat keputusan ini.
Panduan Akademik 2021/2022
11. Pelanggaran adalah segala bentuk perbuatan yang bertentangan dengan
ketentuan yang berlaku dalam surat keputusan ini.
12. Larangan adalah segala perbuatan yang tidak boleh dilakukan oleh
mahasiswa
13. Tim Khusus adalah dosen dan tenaga kependidikan yang diangkat oleh
Rektor / Wakil Rektor Bidang Kemahasiswaan dengan tugas khusus untuk
mengendalikan keamanan dan ketertiban kampus.
14. Tim Pencari Fakta (TPF) adalah dosen yang diangkat oleh Rektor / Wakil
Rektor Bidang Kemahasiswaan dengan tugas untuk mencari fakta yang
bisa dijadikan bukti dalam membuat rekomendasi.
15. Kejahatan adalah setiap perbuatan yang dilakukan oleh mahasiswa baik
sendiri maupun bersama yang ditentukan dalam Kitab Undang – undang
Hukum Pidana (KUHP) maupun peraturan lain yang berlaku di Indonesia.
16. Keputusan yang mempunyai kekuatan hukum tetap adalah putusan
pengadilan yang dijatuhkan oleh hakim yang sudah tidak mempunyai
upaya hukum lagi.
17. Tim Disiplin Mahasiswa terdiri dari Tim Disiplin Mahasiswa tingkat Fakultas
dan Tim Disiplin Mahasiswa tingkat Universitas.
18. Tim Disiplin Mahasiswa Universitas adalah dosen yang ditetapkan oleh
Rektor dengan Surat Keputusan Rektor yang bertugas untuk menerima,
memeriksa, dan membuktikan dugaan pelanggaran dan/atau kejahatan
yang dilakukan mahasiswa, serta merekomendasikan sanksi kepada
Pejabat yang berwenang.
19. Tim Disiplin Mahasiswa tingkat Fakultas adalah dosen yang ditetapkan
oleh Dekan dengan Surat Keputusan Rektor bertugas untuk menerima,
memeriksa, dan membuktikan dugaan pelanggaran dan/atau kejahatan
yang dilakukan mahasiswa sesuai dengan kewenangannya, serta
merekomendasikan sanksi kepada Pejabat yang berwenang.
20. Pejabat yang berwenang adalah pejabat yang berwenang menjatuhkan
sanksi adalah Rektor, Wakil Rektor bidang Kemahasiswaan tingkat
universitas dan Dekan untuk tingkat fakultas.
BAB II
ORGANISASI KEMAHASISWAAN
Pasal 2
(1) Untuk meningkatkan penalaran, minat, bakat dan kesejahteraan
mahasiswa perlu dibentuk organisasi kemahasiswaan;
Bab 3 Pola Pengembangan dan
Tata Tertib Kemahasisaan
(2) Organisasi Kemahasiswaan diselenggarakan oleh mahasiswa berdasarkan
Keputusan Pimpinan Universitas dan / atau Fakultas.
(3) Organisasi Kemahasiswaan Perguruan Tinggi Muhammadiyah terdiri dari
Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah atau IMM, Organisasi perwakilan
mahasiswa disebut Dewan Perwakilan Mahasiswa (DPM) dan organisasi
pelaksana yaitu Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) dibawah koordinasi
Pimpinan Universitas dan/atau Fakultas.
(4) Kegiatan keilmuan, penalaran, minat, bakat, dan kesejahteraan mahasiswa
tingkat universitas secara khusus dilaksanakan oleh Unit Kegiatan
Mahasiswa (UKM).
(5) Kegiatan mahasiswa tingkat fakultas ditekankan pada pengembangan
keilmuan dan penalaran.
(6) Kegiatan mahasiswa tingkat jurusan /program studi dilaksanakan oleh
Himpunan Mahasiswa Jurusan/ Program Studi (HMP) dikhususkan pada
pengembangan profesi keilmuan dibawah koordinasi dan pembinaan
Pimpinan Fakultas dan Ketua Program Studi / Jurusan.
(7) Organisasi mahasiswa tingkat universitas bertanggungjawab kepada
Rektor melalui Wakil Rektor Bidang Kemahasiswaan dan Organisasi
kemahasiswaan tingkat fakultas bertanggungjawab kepada Dekan melalui
Wakil Dekan Bidang Kemahasiswaan.
(8) Kegiatan organisasi kemahasiswaan tingkat universitas atau tingkat
fakultas/program studi tidak boleh bertentangan dengan syari’at,
peraturan perundang – undangan, peraturan persyarikatan, peraturan
Universitas Muhammadiyah Surakarta, dan kode etik mahasiswa.
BAB III
HAK DAN KEWAJIBAN MAHASISWA
Pasal 3
Mahasiswa memiliki hak sebagai berikut :
1. Menggunakan kebebasan akademik secara bertanggung jawab untuk
menuntut dan mengkaji ilmu sesuai dengan ketentuan yang berlaku;
2. Memperoleh pembelajaran, pengajaran, bimbingan, informasi ilmiah, dan
layanan sebaik – baiknya untuk kemajuan studinya;
3. Mengembangkan penalaran dan keilmuan, minat dan bakat sesuai dengan
kemampuannya;
4. Memanfaatkan fasilitas yang dimiliki UMS sesuai ketentuan yang berlaku;
5. Mengikuti kegiatan ekstra kurikuler sesuai ketentuan yang berlaku;
Panduan Akademik 2021/2022
6. Pindah ke perguruan tinggi lain, atau ke jurusan (program studi) lain di
UMS;
7. Mengajukan selang studi sesuai dengan ketentuan yang berlaku;
8. Memperoleh santunan kesehatan/kecelakaan dan kematian sesuai dengan
ketentuan yang berlaku;
9. Memperoleh beasiswa baik dari universitas, pemerintah, maupun lembaga
lainnya secara kompetitif;
10. Melaksanakan aktivitas didalam kampus antara pukul 06.00 s.d. pukul
22.00 WIB.
Pasal 4
Mahasiswa memiliki kewajiban sebagai berikut :
1. Melakukan registrasi dan herregistrasi pada tiap awal semester dan tahun
ajaran sebagaimana ketentuan UMS;
2. Melakukan konsultasi kepada pembimbing akademik;
3. Mengisi Formulir Al Islam dan Kemuhammadiyaahan secara online
4. Mengikuti kegiatan Proses Belajar Mengajar (PBM);
5. Menyusun tugas akhir dan/ atau karya ilmiah sesuai ketentuan yang
berlaku;
6. Ikut memelihara sarana dan prasarana di lingkungan kampus;
7. Menjaga wibawa dan nama baik almamater;
8. Menjaga dan mengembangkan nilai – nilai kebudayan nasional;
9. Menjunjung tinggi dan melaksanakan syari’at Islam.
BAB IV
SANKSI
Pasal 5
(1) Mahasiswa dan Organisasi kemahasiswaan yang terbukti melanggar
syari’at, peraturan tata tertib ini dan peraturan lain yang berlaku di UMS
dikenakan sanksi sesuai dengan tingkat pelanggaran yang dilakukan.
(2) Jenis sanksi yang dapat dijatuhkan kepada mahasiswa sebagaimana
dimaksud dalam ayat (1) adalah :
1. Diberhentikan sebagai mahasiswa;
2. Skorsing atau diberhentikan sementara sebagai mahasiswa paling
lama 4 (empat) semester. selama – lamanya empat (4) semester;
3. Mengganti kerugian baik dalam bentuk barang atau uang dalam
jumlah tertentu;
4. Dibatalkan nilai mata kuliah tertentu;
Bab 3 Pola Pengembangan dan
Tata Tertib Kemahasisaan
5. Tidak lulus atau dibatalkan mengikuti mata kuliah tertentu;
6. Tidak dapat diusulkan sebagai calon mahasiswa berprestasi dan/atau
penerima beasiswa tertentu;
7. Dikenai larangan mengikuti kuliah dan/atau ujian mata kuliah tertentu;
8. Diberi peringatan tertulis;
9. Diberi peringatan lisan.
10. Pembinaan Akhlaq
(3) Jenis sanksi yang dapat dijatuhkan kepada organisasi kemahasiswaan
sebagaimana disebutkan dalam ayat (1) pasal ini adalah:
1. Skorsing atau diberhentikannya kegiatan organisasi mahasiswa;
2. Tidak diberikannya anggaran kegiatan kepada organisasi mahasiswa
3. Pemotongan dana / anggaran ORMAWA /UKM sebanyak – banyak
75%
(4) Nomor urut sanksi sebagaimana ayat (2) dan ayat 3 menunjukkan tingkat
kualitas (bobot) sanksi berat ke ringan.
(5) Jenis sanksi sebagaimana ayat (2) angka 1 pasal ini hanya dapat
dijatuhkan oleh Rektor
Pasal 6
Penjatuhan sanksi sebagaimana ketentuan Pasal 5 dapat dilakukan secara
alternative dan/atau kumulatif.
Pasal 7
Penjatuhan sanksi sebagaimana ketentuan Pasal 5 ayat (2) angka 10 dalam
pelaksanaannya berkoordinasi dengan Lembaga Pengembangan Pondok
Al Islam dan Kemuhammadiyahan (LPPIK)
Pasal 8
Pengulangan pelanggaran akan dikenakan sanksi setingkat lebih berat .
BAB V
LARANGAN
Pasal 9
(1) Mahasiswa dilarang
1. Mengambil barang milik UMS atau lembaga kemahasiswaan secara
tidak sah;
2. Memaksa dengan ancaman atau kekerasan baik langsung atau tidak
langsung untuk mengganggu atau menggagalkan:
Panduan Akademik 2021/2022
a. Aktivitas civitas akademika dan tamu di wilayah UMS;
b. Penggunaan fasilitas yang dikelola oleh UMS;
c. Jalan masuk atau jalan keluar wilayah yang dikelola oleh UMS.
3. Memaksa atau meneror pejabat, dosen, karyawan, atau sesama
mahasiswa baik secara langsung maupun tidak langsung untuk tujuan
tertentu.
4. Menghasut atau membantu orang lain untuk ikut dalam suatu
kegiatan yang mengganggu atau merusak fungsi tugas UMS;
5. Membawa, menyimpan, atau menggunakan suatu benda atau barang
yang patut disadari dan/atau melakukan tindakan yang dapat
membahayakan diri sendiri dan/atau orang lain;
6. Tidak bersedia mempertanggungjawabkan keuangan dan kegiatan
kemahasiswaan menurut peraturan yang berlaku di UMS;
7. Melakukan pencemaran nama baik almamater atau melakukan
perbuatan yang tidak menyenangkan civitas akademika;
8. Melakukan perbuatan yang disadari atau setidak – tidaknya diketahui
sebagai perbuatan curang atau perbutan curang lainnya;
9. Melakukan tindakan terlarang menurut syari’at, peraturan perundang
– undangan yang berlaku di Indonesia baik di dalam maupun di luar
kampus.
10. Menggunakan pakaian disadari atau setidak – tidaknya diketahui
melanggar norma – norma kesopanan, kesusilaan, dan ajaran agama
Islam;
11. Tinggal di kampus layaknya indekost (tidur, menjemur, memasak, dan
sebagainya);
12. Melakukan kegiatan politik praktis baik secara langsung maupun tidak
langsung di dalam kampus;
13. Melakukan kegiatan baik secara individu maupun secara berkelompok
yang mengganggu jalannya proses belajar mengajar.
14. Memasang media informasi (spanduk, leaflet, poster dll) yang
bertentangan dengan syariat Islam, peraturan perundangan –
undangan, peraturan universitas dan kode etik mahasiswa ----- PERLU
SOP MEMASANG MEDIA INFORMASI
15. Menyebarluaskan informasi melalui media elektronik maupun non
elektronik yang bertentangan dengan syariat Islam, peraturan perun-
dangan – undangan, peraturan universitas dan kode etik mahasiswa
(2) Pelanggaran terhadap ketentuan sebagaimana ayat (1) dikenakan sanksi
paling berat skorsing selama – lamanya empat (4) semester atau
diberhentikan sebagai mahasiswa.
Bab 3 Pola Pengembangan dan
Tata Tertib Kemahasisaan
BAB VI
PEMALSUAN
Pasal 10
(1) Dengan sengaja memalsukan surat keterangan dan/atau rekomendasi dari
pejabat dosen atau karyawan untuk kepentingaan pribadi dan/atau orang
lain yang dapat merugikan UMS dikenakan sanksi paling berat skorsing 3
(tiga) semester.
(2) Dengan sengaja secara langsung atau tidak langsung memalsukan, atau
menyalahgunakan surat atau penjiplakan karya ilmiah atau bukti-bukti lain
untuk kepentingan pribadi dan atau orang lain di dalam maupun di luar
lingkungan kampus dikenakan sanksi paling berat skorsing 3 (tiga)
semester.
Pasal 11
(1) Dengan sengaja memalsukan kartu atau tanda bukti ujian untuk
kepentingan pribadi dan atau orang lain guna mengikuti ujian dikenakan
sanksi paling berat skorsing 2 (dua) semester.
(2) Dengan sengaja memalsukan tanda tangan pejabat atau dosen atau
stempel yang sah berlaku di lingkungan UMS untuk kepentingan pribadi
dan atau orang lain dikenakan sanksi paling berat diberhentikan sebagai
mahasiswa.
(3) Dengan sengaja merubah atau mengganti matakuliah yang ditempuh
sebagian atau seluruhnya secara tidak sah, dikenakan sanksi pembatalan
sebagian atau seluruhnya mata kuliah tersebut dan atau paling berat
skorsing 2 (dua) semester.
(4) Dengan sengaja melakukan atau bekerja sama dengan orang lain untuk
merubah atau memalsu sebagian atau seluruh Kartu Hasil Studi (KHS),
transkrip nilai akademik, atau bukti catatan nilai lainnya sehingga berbeda
dengan aslinya dikenakan sanksi pembatalan seluruh nilai mata kuliah
yang bersangkutan dan sanksi paling berat diberhentikan sebagai
mahasiswa.
Pasal 12
(1) Dengan sengaja meminta atau menyuruh orang lain menggantikan
kedudukannya sebagai peserta ujian dengan memalsukan seluruh atau
sebagian dari bukti-bukti sebagai peserta ujian atau dengan cara lainnya,
dikenakan sanksi pembatalan hasil ujian mata kuliah pada semester itu
dan atau sanksi paling berat skorsing 4 (empat) semester.
Panduan Akademik 2021/2022
(2) Dengan sengaja bertindak selaku pengganti (Joki) dalam ujian dari
seorang mahasiswa atau calon mahasiswa baik di dalam maupun di luar
UMS dikenakan sanksi paling berat skorsing 4 (empat) semester.atau
diberhentikan sebagai mahasiswa.
(3) Setiap mahasiswa meminta atau menyuruh orang lain menggantikan
kedudukannya sebagai peserta ujian masuk sebagai calon mahasiswa
dengan memalsukan seluruh atau sebagian dari bukti-bukti sebagai
peserta ujian atau dengan cara lainnya, dikenakan sanksi paling berat
diberhentikan sebagai mahasiswa.
BAB VII
PENCURIAN DAN PERUSAKAN
Pasal 13
(1) Setiap mahasiswa yang terlibat langsung atau tidak langsung mencuri atau
merampas harta benda milik UMS atau milik orang lain di dalam atau di
luar kampus dikenakan sanksi paling berat diberhentikan sebagai
mahasiswa dan mengganti barang yang dicuri atau mengganti dengan
uang senilai barang yang dicuri.
(2) Setiap mahasiswa yang melakukan percobaan pencurian atau perampasan
sebagaimana ayat (1) dikenakan sanksi paling berat skorsing 3 (tiga)
semester.
(3) Setiap mahasiswa yang terlibat langsung atau tidak langsung merusak atau
menghancurkan harta benda milik UMS atau milik orang lain di dalam
atau di luar kampus sehingga benda itu menjadi rusak, atau tidak
berfungsi lagi dikenakan sanksi paling berat diberhentikan sebagai
mahasiswa dan mengganti barang yang dirusak atau mengganti dengan
uang senilai barang yang dirusak.
BAB VIII
PEMERASAN DAN PENGANCAMAN
Pasal 14
(1) Setiap mahasiswa yang langsung atau tidak langsung memeras atau
mengancam sesama mahasiswa atau orang lain di dalam atau di luar
kampus, dikenakan sanksi paling berat skorsing 2 (dua) semester.
(2) Setiap mahasiswa yang memeras dan atau mengancam pejabat, dosen dan
atau karyawan di dalam atau di luar kampus dikenakan sanksi paling berat
skorsing 4 (empat) semester.
Bab 3 Pola Pengembangan dan
Tata Tertib Kemahasisaan
BAB IX
PENGANIAYAAN DAN PERKELAHIAN
Pasal 15
(1) Setiap mahasiswa yang menganiaya sesama mahasiswa atau orang lain
baik di dalam atau di luar kampus dikenakan sanksi paling berat skorsing
4 (empat) semester.
(2) Setiap mahasiswa yang menganiaya pejabat, dosen, atau karyawan di
dalam atau di luar kampus, dikenakan sanksi paling berat diberhentikan
sebagai mahasiswa dan membayar ganti kerugian.
Pasal 16
(1) Setiap mahasiswa yang terlibat perkelahian di dalam atau di luar kampus,
dikenakan sanksi paling berat skorsing 3 (tiga) semester.
(2) Setiap mahasiswa yang terlibat perkelahian sebagaimana ayat (1), yang
berakibat cacat atau mati dikenakan sanksi paling berat diberhentikan
sebagai mahasiswa.
BAB X
NARKOTIKA, PSIKOTROPIKA, OBAT BERBAHAYA (NARKOBA),
DAN MINUMAN KERAS SERTA BENDA-BENDA YANG BERBAHAYA
Pasal 17
Setiap mahasiswa yang memproduksi, menyimpan, membawa,
mengedarkan, mengkonsumsi, atau memiliki narkoba, dikenakan sanksi
paling berat diberhentikan sebagai mahasiswa.
Pasal 18
Setiap mahasiswa yang memproduksi, menyimpan, membawa,
mengedarkan, mengkonsumsi, atau memiliki minuman keras, dikenakan
sanksi paling berat skorsing 4 (empat) semester.
Pasal 19
Setiap mahasiswa yang membawa, menyimpan, dan/atau menggunakan
suatu benda atau barang yang patut disadari atau tidak disadari bahwa
perbuatan tersebut dapat membahayakan diri sendiri dan/atau orang lain,
dikenakan sanksi paling berat skorsing 4 (empat) semester .
Panduan Akademik 2021/2022
BAB XI
PERBUATAN ASUSILA DAN PERJUDIAN
Pasal 20
(1) Setiap mahasiswa yang mengucapkan atau menulis kata-kata tidak
senonoh di dalam atau di luar kampus yang bertentangan dengan nilai
kepatutan dan syariat Islam, dikenakan sanksi paling berat skorsing 2
(dua) semester.
(2) Setiap mahasiswa yang melakukan perbuatan cabul atau pelecehan
seksual di dalam atau di luar kampus yang bertentangan dengan nilai
kepatutan dan syariat Islam, dikenakan sanksi paling berat skorsing 3
(tiga) semester.
(3) Setiap mahasiswa yang melakukan perbuatan zina di dalam atau di luar
kampus, dikenakan sanksi paling berat diberhentikan sebagai mahasiswa.
(4) Setiap mahasiswa yang melakukan pemerkosaan, baik terlibat langsung
atau tidak langsung, di dalam atau di luar kampus, dikenakan sanksi
paling berat diberhentikan sebagai mahasiswa.
(5) Setiap mahasiswa yang melakukan perbuatan seksual dengan jenis
kelamin yang sama (Lesbian, Gay, Biseksual, Transseksual /LGBT) di dalam
atau di luar kampus, dikenakan sanksi paling berat diberhentikan
sebagai mahasiswa
(6) Setiap mahasiswa yang memproduksi, menyimpan, menyebarluaskan, atau
mempertontonkan gambar, tulisan, barang, yang bersifat pornografi dan
atau yang merendahkan rasa kesusilaan, dikenakan sanksi paling berat
skorsing 2 (dua) semester.
(7) Setiap mahasiswa yang mengadakan, mengikuti atau berperan serta
dalam kegiatan perjudian dalam bentuk apapun, di dalam atau di luar
kampus, dikenakan sanksi paling berat skorsing 2 (dua) semester.
BAB XII
PENGHINAAN DAN PENCEMARAN NAMA BAIK
Pasal 21
(1) Setiap mahasiswa yang menghina dan atau mencemarkan nama baik
sesama mahasiswa di dalam atau di luar kampus dikenakan sanksi paling
berat skorsing 1 (satu) semester.
(2) Setiap mahasiswa yang menghina dan atau mencemarkan nama baik
pejabat, dosen, karyawan dan atau orang lain di dalam atau di luar
Bab 3 Pola Pengembangan dan
Tata Tertib Kemahasisaan
kampus, dikenakan sanksi paling berat skorsing setinggi-tingginya -2 (dua)
semester.
(3) Tindakan sebagaimana tersebut ayat (1) dan (2) adalah pelanggaran
aduan.
BAB XIII
MAHASISWA YANG DIJATUHI PIDANA OLEH PENGADILAN
Pasal 22
Mahasiswa yang karena melakukan kejahatan telah dijatuhi pidana penjara
atau kurungan berdasarkan putusan pengadilan yang telah memperoleh
kekuatan hukum tetap, dapat dijatuhkan sanksi paling berat diberhentikan
sebagai mahasiswa.
BAB XIV
ETIKA KEPRIBADIAN
Pasal 23
(1) Dalam rangka menertibkan cara berpenampilan di kalangan mahasiswa
yang sesuai dengan citra, misi dan visi UMS, maka mahasiswa yang
mengikuti kegiatan proses belajar mengajar baik di dalam maupun di luar
kampus harus mematuhi ketentuan yang sesuai dengan ajaran Islam.
(2) Untuk mahasiswa laki-laki, mengatur rambutnya dengan rapi, tidak bertato,
tidak mengenakan perhiasan (asesoris) sebagaimana dikenakan
perempuan, tidak mengenakan sandal, kaos oblong, dan atau pakaian
yang kurang pantas dan tidak menutup aurat.
(3) Untuk mahasiswa perempuan, dalam berpakaian menutup aurat dan cukup
longgar, tidak transparan; tidak memakai make up dan perhiasan
(asesoris) yang berlebihan, tidak memakai anting-anting atau giwang atau
sejenisnya di bagian hidung, bibir, dan atau pada bagian tubuh manapun
selain pada bagian telinga, tidak mengenakan sandal, kaos oblong dan
atau pakaian kurang pantas.
(4) Barangsiapa melanggar ketentuan sebagaimana tersebut dalam ayat (1),
(2), dan (3) akan dikenakan sanksi paling berat tidak dapat diusulkan
sebagai calon mahasiswa berprestasi dan atau penerima beasiswa
tertentu.
Panduan Akademik 2021/2022
BAB XV
TIM PENCARI FAKTA DAN TIM KHUSUS
Pasal 24
(1) Pencarian fakta dilakukan oleh Tim Pencari Fakta atas inisiatif Tim Pencari
Fakta atau diminta oleh Tim Disiplin Mahasiswa guna untuk kelengkapan
pembuatan rekomendasi kepada Rektor atau Wakil Rektor bidang
Kemahasiswaan
(2) Tim Pencari Fakta menyusun laporan temuan/kegiatan untuk disampaikan
kepada Tim Disiplin Mahasiswa atas pelanggaran mahasiswa yang terjadi.
(3) Tim Pencari Fakta bisa memberikan keterangan diminta atau tidak diminta
kepada Tim Disiplin Mahasiswa.
Pasal 25
(1) Tim khusus adalah tim ahli bidang tertentu yang bertugas untuk:
a. Membantu Tim Displin Mahasiswa berdasarkan keahliannya;
b. Melaksanakan pemeriksaan terhadap terperiksa sesuai dengan
keahlian yang dimiliki atas permohonan Tim Disiplin Mahasiswa.
(2) Hasil Pemeriksaan disampaikan kepada Tim Disiplin Mahasiswa secara
tertulis, guna untuk membuat rekomendasi kepada Rektor atau Wakil
Rektor bidang kemahasiswaan.
BAB XV
TATA CARA DAN PROSEDUR PENJATUHAN SANKSI
Pasal 26
(1) Pemeriksaan, pembuktian dan pembuatan Berita Acara Pemeriksaan
tentang adanya pelanggaran dan/atau kejahatan oleh mahasiswa
dilakukan oleh Tim Disiplin.
(2) Pemeriksaan, pembuktian dan pembuatan Berita Acara Pemeriksaan
tentang adanya pelanggaran terhadap Pasal 8 ayat (1) angka 10 dan 11,
Pasal 10 ayat (1), (3) dan ayat (4), Pasal 22 dilakukan oleh Tim Disiplin
Mahasiswa tingkat Fakultas.
(3) Dalam melaksanakan tugas dan kewenangannya Tim Disiplin Mahasiswa
tingkat Fakultas berkoordinasi dengan Tim Disiplin Mahasiswa Tingkat
Universitas.
(4) Untuk kepentingan pemeriksaan dan pembuatan Berita Acara
Pemeriksaan, Tim Disiplin berwenang memanggil atau menghadirkan
tersangka dan/atau saksi melalui surat sebanyak-banyaknya 3 (tiga) kali.
Bab 3 Pola Pengembangan dan
Tata Tertib Kemahasisaan
(5) Pemanggilan tersangka diperlukan selain untuk memberikan keterangan
juga pembelaan
(6) Apabila setelah dipanggil dengan surat resmi sebanyak maksimal tiga kali
dan selambat–lambatnya 7 (tujuh) hari sejak tanggal pengiriman surat
panggilan terakhir tidak hadir dan tidak mengajukan pembelaan, maka
hak pembelaannya gugur dan pemeriksaan dapat dilanjutkan.
(7) Untuk kepentingan pemeriksaan dan pembuatan rekomendasi Tim
Disiplin Mahasiswa dapat meminta bantuan kepada Tim Pencari Fakta dan
Tim Khusus.
(8) Hasil pemeriksaan disusun dalam Berita Acara Pemeriksaan beserta
Rekomendasi sanksi diajukan kepada Wakil Rektor III bidang
kemahasiswa, kecuali hasil pemeriksaan sebagaimana ayat (2) pasal ini
diajukan kepada Dekan.
BAB XVI
HAK PEMBELAAN MAHASISWA
Pasal 27
(1) Mahasiswa yang menjadi tersangka berhak mengajukan pembelaan
kepada Tim Disiplin.
(2) Pembelaan sebagaimana dimaksudkan dalam ayat (1) di atas diajukan
sendiri baik lisan maupun tertulis.
(3) Sebelum mengajukan pembelaan tersangka dapat berkonsultasi dengan
lembaga bantuan hukum atau sejenisnya sebelum masa waktu pembelaan
berakhir.
(4) Mahasiswa yang karena tindakannya berada dalam tahanan Kepolisian,
atau Kejaksaan, atau Pengadilan, Tim Disiplin cukup mengecek kebenaran
penahanan dan tuduhan atasnya, dan mahasiswa bersangkutan
kehilangan hak seperti diatur dalam pasal ini.
BAB XVII
PUTUSAN PENJATUHAN SANKSI
Pasal 28
(1) Pejabat yang berwenang menjatuhkan sanksi adalah Wakil Rektor bidang
kemahasiswaan dan Dekan kecuali terhadap jenis sanksi sebagaimana
Pasal 5 ayat (2) angka 1 dijatuhkan oleh Rektor.
Panduan Akademik 2021/2022
(2) Dekan dapat menjatuhkan sanksi terhadap pelanggaran Pasal 8 ayat (1)
angka 10 dan 11, Pasal 10 ayat (1), (3) dan ayat (4), serta Pasal 22 ayat (1),
(2), (3) dan (4)
(2) Dasar penjatuhan sanksi sebagaimana ayat (1) adalah BAP beserta
rekomendasi sanksi yang diajukan oleh Tim Disiplin.
Pasal 29
(1) Sanksi yang telah dijatuhkan Pejabat yang berwenang sebagaimana
dimaksud Pasal 24 ayat (1) dituangkan dalam Surat Keputusan Rektor,
atau Surat Keputusan Wakil Rektor Bidang Kemahasiswaan atau Surat
Keputusan Dekan.
(2) Surat Keputusan Rektor sebagaimana dimaksud ayat (1) sekurang-
kurangnya memuat tentang:
a. Identitas lengkap mahasiswa, meliputi: nama, tempat tanggal
lahir/umur, fakultas atau program studi, nomor induk mahasiswa
(NIM), jenis kelamin, dan alamat;
b. Pertimbangan atau konsideran secara lengkap mengenai fakta dan
alat bukti, pasal-pasal yang dilanggar, isi putusan, hari dan tanggal
dibuatnya putusan, nama dan tanda tangan pejabat yang berwenang
menjatuhkan sanksi.
BAB XVIII
KETENTUAN LAIN-LAIN
Pasal 30
(1) Sanksi yang dijatuhkan pengadilan terhadap mahasiswa karena aktivitas
politiknya tidak dengan sendirinya berakibat dijatuhkan sanksi oleh UMS.
(2) Mahasiswa yang tidak dapat mempertanggungjawabkan aktivitas lembaga
kemahasiswaan atau terlibat langsung atau tidak langsung dengan
penyalahgunaan keuangan lembaga Kemahasiswaan, baik yang
bersumber dan UMS atau sumber lain, dikenakan sanksi paling berat
skorsing 2 (dua) semester.
BAB XIX
KETENTUAN PERALIHAN DAN PENUTUP
Pasal 31
(1) Putusan penjatuhan sanksi yang telah dijatuhkan sebelum peraturan ini
ditetapkan, dinyatakan tetap berlaku.
Bab 3 Pola Pengembangan dan
Tata Tertib Kemahasisaan
(2) Terhadap pelanggaran yang terjadi sebelum peraturan ini ditetapkan,
diberlakukan peraturan yang berlaku pada saat pelanggaran dilakukan.
(3) Segala peraturan yang ada sepanjang tidak bertentangan dengan
peraturan tata tertib ini dinyatakan masih tetap berlaku.
(4) Peraturan ini sebagai pedoman bagi Tim Disiplin Mahasiswa Tingkat
Universitas dan Tim Disiplin Mahasiswa Tingkat Fakultas dalam melakukan
pemeriksanaan dan penjatuhan sanksi.
Pasal 32
(1) Surat Keputusan Rektor ini berlaku sejak tanggal ditetapkan.
(2) Surat Keputusan Rektor ini akan ditinjau kembali jika terdapat kekeliruan.
Panduan Akademik 2021/2022
BAB
4 FAKULTAS FARMASI
A. FAKULTAS
Profil
1999 : Fakultas Farmasi didirikan pada tanggal 15 Maret 1999
berdasarkan SK No. 54/DIKTI/Kep/1999. Pendirian fakultas ini
dilandasi oleh adanya tuntutan pelayanan pengobatan yang
berkualitas, dengan harapan akan mampu meningkatkan
pelayanan kesehatan masyarakat, baik secara formal maupun
non formal dan di masa mendatang.
2004 : Pendirian program profesi Apoteker dengan MoU dengan ISFI
tahun 2004 dan ditegaskan dengan SK 364/D/T/2010 dari dirjen
Dikti tentang penyelenggaraan ijin Pendidikan Profesi Apoteker.
2006 : Fakultas Farmasi UMS berhasil mendapatkan Program Hibah
Kompetisi A-2 berdasarkan SK No: K.001.0390/KPMPT/
PHK/2006.
2008 : Program S1 terakreditasi A pada tanggal 13 Nopember 2008
berdasarkan SK BAN-PT Depdiknas RI No. 029/BAN-PT/Ak-
XI/S1/XI/2008.
Bab 4 Fakultas Farmasi
2009 : Fakultas Farmasi UMS disahkan sebagai anggota Majelis
Asosiasi Pendidikan Tinggi Farmasi Indonesia (APTFI) berdasar
SK No: 01/APTFI/MA/2009.
2012 : Program Apoteker terakreditasi A oleh BAN DIKTI dengan SK
No. 001/BAN-PT/Ak-UPSPA
2012 : Fakultas Farmasi terakreditasi ISO 9001 : 2008 untuk sistem
manajemen kualitas penyelenggaraan pendidikan SK No. I-Q-
U-1-001.
2013 : Program S1 terakreditasi A dengan SK No. 242/BAN-PT/Ak-
XVI/S1/XII/2013.
2016 : Program Studi Apoteker terakreditasi A oleh LAMPTKes
dengan SK No. 0131/LAM-PTKes /Akr/Pro /III/2017.
2017 : Program Studi Magister Farmasi terakreditasi B oleh
LAMPTKes dengan SK No. 0452/LAM-PTKes/Akr/Mag/VII/2017.
2019 : Program Studi S1 Farmasi terakreditasi A oleh LAMPTKes
dengan SK No. 0036/LAM-PTKes/Akr/Sar/I/2019.
2020 : Program Studi S-1 Farmasi memperoleh Sertifikasi Internasional
Asean University Network-Quality Assurance (AUN-QA)
Jumlah Mahasiswa
Progdi S1 Farmasi:
2020 : 201 dari 2416 pelamar
2019 : 207 dari 3749 pelamar
2018 : 252 dari 5329 pelamar
2017 : 208 dari 2700 pelamar
Progdi Profesi Apoteker: : 85 mahasiswa
Semester Genap 2017 : 109 mahasiswa
Semester Gasal 2018 : 103 mahasiswa
Semester Genap 2018 : 109 mahasiswa
Semester Gasal 2019 : 95 mahasiswa
Semester Genap 2019 : 98 mahasiswa
Semester Gasal 2020 : 107 mahasiswa
Semester Genap 2020
Panduan Akademik 2021/2022
Progdi S2 Farmasi:
2020 : 17
2019 : 14
2018 : 39
2017 : 17
Visi
Menjadi fakultas unggul yang menjadi rujukan pendididikan dan
pengembangan ilmu kefarmasian pada tahun 2029 dengan berpijak nilai
Islami.
Misi
1. Menyelenggarakan tata kelola pendidikan yang berkualitas dengan
menginternalisasi nilai Islami.
2. Membangun kepakaran dan sustainabilitas staf akademik
3. Mewujudkan kinerja fakultas yang positif dan strategis dalam asosiasi
pendidikan dan profesi.
Tujuan
1. Terwujudnya tata kelola fakultas yang akuntabel untuk menjamin mutu
pendidikan dengan memanfaatkan teknologi informasi.
2. Terwujudnya layanan akademik dan pendukung akademik secara
holistik dan Islami.
3. Terbentuknya nilai religiusitas pada proses akademik
4. Terwujudnya determinasi manajemen administratif dan keilmuan staf
akademik
5. Terselenggaranya manajemen luaran institusional yang harmonis yang
bersifat triple heliks.
6. Terbangunnya reputasi fakultas secara sosial.
Bab 4 Fakultas Farmasi
Fasilitas Lab/Praktikum
Fakultas Farmasi mengelola berbagai laboratorium yang digunakan untuk
kepentingan pembelajaran, kerjasama dengan pihak luar dan pengabdian
masyarakat. Laboratorium yang ada digunakan untuk memfasilitasi
pembelajaran dan penelitian di bidang Farmasetika dan Teknologi Farmasi,
Farmakologi dan Farmasi Klinik, Biologi Farmasi, dan Kimia Analisis
Farmasi. Peralatan yang dimiliki antara lain Particle Size Analyser (PSA),
Spectrophotometer, Lab. Kultur Sel mamalia, Lab. Farmakologi, Elisa reader,
microscope, tandem Ultra Fast Liquid Chromatography (UFLC)-Mass
Spectroscopy (MS), High Performance Liquid Chromatography (HPLC)
dengan auto sampler, Gas Chromatography (GC), Fouier-Transform Infrared
Spectrometer (FTIR), Mesin Cetak Tablet, dissolution tester, luminograph,
biodrop/nanodrop, fluorescent microscope, mesin PCR, kandang hewan uji
dan peralatan laboratorium yang lain.
Pusat Studi
Pusat Standardisasi Ekstrak Farmasi (SEFA), berkolaborasi dengan industri
nasional, usaha kecil dan mikro obat tradisional.
Pengelola : Apt. Erindyah Retno Wikantyasning, Ph.D
Dekan : 0613027401
Nama : Teknologi Farmasi
NIDN : Fakultas Farmasi UMS
Kompetensi Keahlian : 0271-717417 ext 2167
Alamat : [email protected]
Nomor Telp/HP
Email
Wakil Dekan I (Bidang Akademik dan Kaprodi S-1)
Nama : Apt. Arifah Sri Wahyuni, MSi
NIDN : 0608127501
Kompetensi Keahlian : Farmakologi
Alamat : Fakultas Farmasi
Nomor Telp/HP : 0271-717417 ext 2168
Email : [email protected]
Panduan Akademik 2021/2022
Wakil Dekan II (Bidang Umum, Keuangan dan Penjaminan Mutu)
Nama : Dra. Apt. Nurul Mutmainah, M.Si
NIDN : 0616016901
Kompetensi Keahlian : Farmasi Klinik
Alamat : Fakultas Farmasi UMS
Nomor Telp/HP : 0271-717417 ext 2168
Email : [email protected]
Wakil Dekan III (Bidang Kemahasiswaan dan Kerjasama)
Nama : Apt. Peni Indrayudha, Ph.D
NIDN : 0029077801
Kompetensi Keahlian : Biologi Farmasi
Alamat : Fakultas Farmasi UMS
Nomor Telp/HP : 0271-717417 ext 2168
Email : [email protected]
Lokasi
Fakultas Farmasi
Gedung K, Universitas Muhammadiyah Surakarta
Jl. A. Yani, Tromol Pos 1, Pabelan, Surakarta
Kode Pos 57162
Telp. 0271 717417 ext 2175, 2168
e-mail: [email protected]
website: https://farmasi.ums.ac.id/
Bab 4 Fakultas Farmasi
B. PROGRAM STUDI
1. PROGRAM STUDI S-1 FARMASI
Profil
Program Studi S-1 Farmasi didirikan dibawah Fakultas Farmasi Universitas
Muhammadiyah Surakarta (UMS) dengan SK N0.54/DIKTI/KEP/199 tanggal
15 Maret 1999 dan mulai menyelenggarakan Program S-1 Farmasi bulan
Agustus 1999.
Program Studi S-1 Farmasi telah terakreditasi A sejak tahun 2008. Status
akreditasi terakhir yaitu terakreditasi A ditetapkan dengan SK akreditasi
dari LAMPTKes dengan SK No. 0036/LAM-PTKes/Akr/Sar/I/2019 untuk
masa akreditasi 2019-2024. Pada tahun 2020 mendapat pengakuan dari
Asean University Network-Quality Assurance (AUN-QA) dengan sertifikat
AUN-QA Nomor AP567UMSNOV2020 yang berlaku sampai dengan 29
Desember 2025
Visi
Menjadi pusat unggulan (center of excellence) pendidikan sarjana farmasi
yang berkepribadian Islami dalam bidang sains, pelayanan farmasi dan
obat alam yang berwawasan interdisipliner dan kewirausahaan pada tahun
2029.
Misi
1. Menyelenggarakan pendidikan kefarmasian yang berkualitas dan
antisipatif terhadap perkembangan.
2. Menyelenggarakan pengelolaan sumberdaya mahasiswa yang berdaya
saing akademis, berwawasan kewirausahan dan berkepribadian Islami.
3. Menyelenggarakan kegiatan penelitian dan pengabdian masyarakat
dalam bidang ilmu dan teknologi farmasi, pelayanan kefarmasian dan
obat alam yang berdaya saing dan inovatif.
4. Menyelenggarakan tata kelola luaran pendidikan yang bersifat
tetraheliks (industri, pemerintah, masyarakat, perguruan tinggi) serta
membangun relasi berkelanjutan dengan alumni.
Tujuan
1. Mewujudkan tata kelola pendidikan yang akuntabel.
2. Mewujudkan sistem tata kelola sumber daya mahasiswa yang ber-
kembang secara akademis dan ekstra kurikuler.
Panduan Akademik 2021/2022
3. Menghasilkan sumber daya manusia (SDM) yang berkualifikasi
akademik tinggi dan kompeten dalam pengajaran dan riset.
4. Mewujudkan aliansi strategis dengan industri, sarana kesehatan, dan
komunitas serta relasi yang baik dengan alumni.
Pengelola : apt. Arifah Sri Wahyuni,. M. Sc
: 0608127501
Kaprodi : Farmakologi
Nama : [email protected]
NIDN
Kompetensi Keahlian
Email
Sekprodi : apt. Setyo Nurwaini, M.Sc
Nama : 0622017902
NIDN : Farmasetika
Kompetensi Keahlian : [email protected]
Email
Kepala Laboratorium Farmasetika
Nama : apt. Gunawan Setiyadi, M.Sc
NIDN : 0605087301
Kompetensi Keahlian : Farmasetika dan Teknologi Farmasi
Email : [email protected]
Kepala Laboratorium Farmakologi dan Farmasi Klinik
Nama : apt. Mariska Sri Harlianti, S.Farm., M.Farm
NIDN : 0605028101
Kompetensi Keahlian : Farmakoekonomi
Email : [email protected]
Kepala Laboratorium Biologi Farmasi
Nama : Dr. apt. Rima Munawaroh., M. Sc
NIDN : 0601047702
Bab 4 Fakultas Farmasi
Kompetensi Keahlian : Biologi Farmasi
Email : [email protected]
Kepala Laboratorium Kimia Farmasi
Nama : apt. Ika Trisharyanti Dian Kusumowati
M.Farm.
NIDN : 0619037901
Kompetensi Keahlian : Kimia Farmasi
Email : [email protected]
Capaian Pembelajaran Lulusan
1. Berakhlak mulia secara personal dan interpersonal dengan
menginternalisasi sikap dan tata nilai yang islami.
2. Berakhlak mulia secara akademis dan profesional dengan menunjuk-
kan sikap dan tata nilai islami.
3. Mampu mengaplikasikan konsep teoritis ilmu farmasetika, biologi
farmasi, farmakologi dan farmasi klinis, dan kimia farmasi.
4. Mampu mengaplikasikan konsep teoritis tentang manajemen
farmasi, kewirausahaan, sosio-farmasi, hukum dan etik farmasi,
teknik komunikasi, serta prinsip dasar keselamatan kerja.
5. Mampu menganalisis secara kritis masalah kefarmasian, menyusun
informasi, mendesain dan melakukan penelitian berbasis isu terkini
yang mendukung pengembangan bidang kesehatan dengan
memanfaatkan teknologi informasi.
6. Mampu mendiseminasikan pengetahuan obat/pengobatan terbaru
yang dimiliki secara tertulis maupun lisan secara interdisipliner dan
berkolaborasi dengan masyarakat akademik.
7. Mampu mengevaluasi diri dan mengelola pembelajaran diri sendiri
dalam upaya meningkatkan kemampuan pekerjaan teknis ke-
farmasian.
8. Mampu mengelola pekerjaan kefarmasian secara mandiri disupervisi
apoteker, memimpin dan mengelola pekerjaan kelompok, serta
bertanggung jawab atas hasil kerja kelompok.
9. Mampu menerapkan ilmu dan teknologi kefarmasian dalam
formulasi dan pengembangan, produksi, serta penjaminan mutu
sediaan obat farmasi maupun obat tradisional, kosmetik, dan
makanan, termasuk penerapan prinsip halal haram.
Panduan Akademik 2021/2022
10. Mampu mengevaluasi masalah terkait obat menggunakan
pendekatan berbasis bukti untuk mengoptimalkan keberhasilan
terapi.
11. Mampu menerapkan konsep penemuan dan pengembangan bahan
obat dan bahan obat alam.
12. Mampu melakukan pekerjaan kefarmasian disupervisi oleh apoteker
secara bertanggung jawab sesuai ketentuan perundang-undangan
dan kode etik yang berlaku.
Struktur Kurikulum
Total SKS wajib ditempuh : 144 SKS
Kompetensi utama : 88 SKS
Kompetensi pendukung : 25 SKS
Kompetensi lain : 31 SKS
Mata kuliah pilihan ditawarkan : 14 SKS
Mata kuliah pilihan ditempuh : 2 SKS
Sebaran Mata Kuliah
Smt No Matakuliah Kode SKS Prasyarat
Matkul 2
1 Agama UMS10112 2 Co-Syarat:
2 Pancasila UMS10212 2 Farmasetika 1
3 English For Academic UMS10312 Co Syarat: Kimia
2 Dasar
Purposes FFA10422 2
4 Botani Farmasi FFA10522 2
5 Kimia Dasar FFA10622 2
6 Kimia Organik I FFA10722 1
1 7 Biologi Sel FFA08221
8 Praktikum Farmasetika 2
FFA10922 2
I 1
9 An. Fisiologi Manusia FFA11022
FFA11121 20
dan Terminologi Medis
10 Farmasetika I
11 P. Kemampuan Dasar
Laboratorium
Jumlah SKS
Bab 4 Fakultas Farmasi
Smt No Matakuliah Kode SKS Prasyarat
Matkul
1 Ibadah dan Muamalah UMS20112 2 Al-Islam I
2 Kewarganegaraan UMS20212 2
3 Standardized Test UMS20312 2 EAP
Preparation
4 Kimia Analisis FFA20423 3 Kimia Dasar
5 Kimia Organik II FFA20522 2 Kimia Organik I
6 Statistika FFA20622 2
2 7 Farmakologi FFA20722 2 An Fis Man dan
Termin. Med
8 Kimia Fisika FFA20822 2 Kimia Dasar
9 Praktikum Kimia Fisika FFA20921 1 Co Syarat: Kimia
Fisika
10 Praktikum Kimia FFA21021 1 Co Syarat: Kimia
Analisis Analisis
11 Praktikum Farmakologi FFA21121 1 Co Syarat:
Farmakologi
Jumlah SKS 20
1 Islam dan Ipteks UMS30112 2 Sertifikat Lulus
BTA
2 Analisis Instrumental FFA30222 2 Kimia Analisis
3 Kimia Lingkungan FFA30322 2 Kimia Dasar
4 Kromatografi FFA30422 2 Kimia Analisis
5 Biokimia FFA30522 2 Kimia Organik II
6 Mikrobiologi Farmasi FFA30622 2 Biologi Sel
7 Farmakognosi I FFA30722 2 Botani Farmasi
3 8 Farmasi Fisika FFA30822 2 Kimia Fisika
9 Pengantar Cpob FFA30921 1
10 Praktikum Analisis FFA31021 Co Syarat:
Farmasi 1 FFA30222 dan
FFA30422
11 Praktikum Mikrobiologi FFA31121 1 Co Syarat:
Farmasi FFA30622
12 Praktikum Farmasi FFA31221 1 Co Syarat:
Fisika FFA30822
Jumlah SKS 20
Panduan Akademik 2021/2022
Smt No Matakuliah Kode SKS Prasyarat
Matkul
1 Kemuhammadiyahan UMS40112 2 Sertifikat
Mentoring
2 Bahasa Indonesia UMS40212 2
3 Analisis Farmasi FFA40322 2 Analisis
Instrumental
4 Biologi Molekuler FFA40422 2 Biologi Sel
5 Farmakognosi II FFA40522 2 Farmakognosi I
6 Toksikologi FFA40622 2 Farmakologi
7 Farmakokinetika Dasar FFA40722 2 Farmakologi
2 Pengantar CPOB
4 8 Formulasi dan FFA40822
Teknologi Sediaan
Solid
9 Praktikum FTS 1 FFA40921 1 Pengantar CPOB,
Co Syarat:
FFA40822
10 Praktikum Sintesis dan FFA41021 1 Co Syarat:
Analisis Obat FFA40322
11 Praktikum FFA41121 1 Co Syarat:
Biomolekuler FFA40422
Jumlah SKS 19
1 Interpretasi Data Klinik FFA50122 2 Co Syarat:
Farmakoterapi
Dasar
2 Kimia Medisinal FFA50223 3 Kimia Organik II
3 Purififikasi dan FFA50322 2 Kromatografi
Standardi-sasi Bahan
Alam (PSBA)
5 4 Farmakoterapi Dasar FFA50422 2 Farmakokineti ka
Dasar
5 Biofarmasetika dan FFA50522 2 Farmasi Fisika,
Farmakokinetik Farmakokineti ka
Terapan
6 Formulasi dan FFA50622 2 Pengantar CPOB
Teknologi Sediaan Non
Solid
Bab 4 Fakultas Farmasi
Smt No Matakuliah Kode SKS Prasyarat
Matkul 2
7 Formulasi Dan Pengantar Cpob
Teknologi Sediaan FFA50722
Steril Farmasi Fisika
FFA50822 2 Pengantar CPOB,
8 Stabilitas Obat FFA50921 1 Co Syarat:
FFA50622 Dan
9 Praktikum FTS 2 FFA50622
Farmakognosi II
10 Praktikum Bahan Alam FFA51021 1 Co Syarat:
11 P. Diagnostik Klinik FFA51121 1 FFA50122
Jumlah SKS 20 ≥ 99 SKS Termasuk
1 Metodologi Penelitian FFA60122 2 Statistika, Semester
6 IPK >=3.00 dan
2 Fitoterapi Dasar FFA60222 2 Memenuhi Syarat
Penga-juan Judul
3 Farmakoterapi 1 FFA60322 2 Farmakoterapi
Dasar
4 Kewirausahaan FFA60422 2 Farmakoterapi
5 Farmakologi Molekuler 2 Dasar
6 FA60522
6 Komunikasi Dan FFA60622 2 Farmakoterapi
Dasar
Edukasi Obat FFA60722 2 Farmakoterapi
7 Farmasetika II FFA60821 1 Dasar
8 Praktikum Farmasetika Farmasi Fisika
FFA60921 1 Co Syarat:
II FFA60722
9 Praktikum UMS61012 2 Co Syarat:
FFA60322
Farmakoterapi 1 FFA61242 2 Telah Menempuh
10 Ketrampilan 2 99 SKS
Berkehidupan Biologi Molekuler
11 Mk Pilihan*
* Protein Farmasetika
Panduan Akademik 2021/2022
Smt No Matakuliah Kode SKS Prasyarat
Matkul 2
* Radiofarmaka FFA61342 2 Kimia Dasar
* Farmakogenomik FFA61442 Farmakoterapi
2 Dasar
* Rekayasa Genetika FFA61542 2 Biologi Molekuler
* Kosmetologi FFA61642 2 FTS. Non Solid
* Bahan Alam Kelautan FFA61742 2 Farmakognosi II
* Nano Teknologi FFA61842 Formulasi dan
20 Teknologi
Jumlah SKS FFA70122 2 Sediaan Non
1 Manajemen Dasar FFA70222 2 Solid
2 Sistem Pengobatan
FFA70321 1 Farmakoterapi
Sendiri Dasar
3 Prak. Tehnik Metodologi
Penelitian
Pengolahan Dan
Penyampaian Data FFA70432 2 Analisis Farmasi
Ilmiah
Minat Sains Obat Alam FFA70532 2 Kimia Organik II
4 Analisis Makanan Dan FFA70631
Kosmetik FFA70732 1 Kimia Organik Ii
5 Elusidasi Struktur FFA70832
7 6 Sintesis Obat 2 Fitoterapi Dasar
7 Fitoterapi Klinik FFA70932
8 Formulasi Dan 2 Purififikasi Dan
Teknologi Sediaan FFA71032 Standardisasi
Obat Alam Bahan Alam
(Psba)
9 Sistem Penghantaran
Obat 2 Biofarmasetika
Dan
10 Praktikum Analisis Farmakokinetik
Makanan Dan Terapan
Kosmetik
1 Co Syarat:
FFA70432
Bab 4 Fakultas Farmasi
Smt No Matakuliah Kode SKS Prasyarat
Matkul
Minat Pelayanan Farmasi FFA71132 2 Farmakoterapi
4 Farmakoterapi 2 FFA71232 Dasar
FFA71332
5 Farmakoterapi 3 FFA71432 2 Farmakoterapi
FFA71532 Dasar
6 Farmakoterapi 4 FFA71632
FFA71731 2 Farmakoterapi
7 Imunologi Dasar
8 Farmakoekonomi FFA80124
2 Biologi Molekuler
9 Farmakoepidemiologi FFA80232 2 Farmakoterapi
10 Praktikum FFA80332
FFA80432 Dasar
Farmakoterapi 2 1 Toksikologi
Jumlah SKS 1 Co Syarat:
1 Skripsi
FFA71132
8 2 Farmasi Klinis 17
Minat Sains Obat Alam 4 Menempuh 121
3 Rancangan Obat
Minat Pelayanan Farmasi SKS Termasuk
3 Farmakoterapi Terapan METODOLOGI
Jumlah SKS PENELITIAN
2 Farmakoterapi 1
2 Kimia Medisinal
2 Farmakoterapi 1
8
Lokasi
Fakultas Farmasi
Gedung K, Universitas Muhammadiyah Surakarta
Jl. A. Yani, Tromol Pos 1, Pabelan, Surakarta
Kode Pos 57162
Telp. 0271 717417 ext 2175, 2167
e-mail: [email protected]
website: farmasi.ums.ac.id
Panduan Akademik 2021/2022
2. PROGRAM STUDI PROFESI APOTEKER/PSPA
Profil
Program Studi Profesi Apoteker berdiri sejak tahun 2003 dan telah
terakreditasi oleh LAM-PTKes dengan nilai A (SK No 0131/LAM-
PTKes/Akr/Pro/III/2017)
Visi
Menjadi pusat pengembangan pendidikan apoteker yang unggul dan
menghasilkan sumber daya manusia yang berkepribadian Islami.
Misi
1. Menyelenggarakan program-program pendidikan akademik dan
profesional yang berkualitas dan mampu menghadapi tantangan
global.
2. Menyelenggarakan kegiatan pendidikan, penelitian dan pengabdian
masyarakat yang mendukung perkembangan ilmu serta praktik
kefarmasian.
3. Mengembangkan sumber daya manusia berdasarkan nilai-nilai
keislaman.
Tujuan
1. Menjadi program pendidikan yang bermutu, terstandar, efektif dan
efisien.
2. Menghasilkan Apoteker yang memiliki tanggung jawab profesional
berdasarkan nilai-nilai Islam, etik kefarmasian dan peraturan
perundang-undangan yang berlaku.
Bab 4 Fakultas Farmasi
3. Menghasilkan apoteker yang kompeten, berdaya saing, terampil
berkomunikasi dan mampu mengikuti perkembangan ilmu kefarmasian
sehingga mampu menjalankan praktik kefarmasian secara profesional.
Fasilitas Lab/Praktikum
Laboratorium Compounding & Dispensing
Laboratorium Konseling
Laboratorium Komputer/ CBT-Center
OSCE Center
Pengelola
Kaprodi : Apt. Anita Sukmawati, Ph.D
Nama : 0613077802
NIDN : Farmasetika, teknologi Farmasi
Kompetensi Keahlian : Fakultas Farmasi UMS
Alamat : 0271-717417 ext 2304
Nomor Telp/HP : [email protected]
Email
Sekprodi : Apt. Tri Yulianti, M.Si
Nama : 0607067801
NIDN : Farmasi Klinik
Kompetensi Keahlian : Fakultas Farmasi UMS
Alamat : 0271-717417 ext 2304
Nomor Telp/HP : [email protected]
Email
Capaian Pembelajaran Lulusan
1. Berakhlak mulia secara personal dan interpersonal dengan meng-
internalisasi sikap dan tata nilai
2. Berakhlak mulia secara akademis dan profesional dengan menunjuk-
kan sikap dan tata nilai islami.ang islami.
3. Mampu mengimplementasikan ilmu farmasetika, biologi farmasi,
farmakologi dan farmasi klinis, dan kimia farmasi, untuk menjaga mutu
sediaan farmasi dan melindungi keamanan pasien
4. Mampu mengaplikasikan pengetahuan manajemen farmasi, sosio-
farmasi, hukum dan etik farmasi, teknik komunikasi, serta keselamatan
kerja secara komprehensif.
5. Mampu mengambil keputusan dalam hal-hal strategis di bidang
kefarmasian pada pekerjaan profesionalnya secara mandiri, memimpin
Panduan Akademik 2021/2022
dan mengelola pekerjaan kelompok, serta bertanggung jawab atas
pencapaian hasil kerja kelompok.
6. Mampu berkomunikasi dan berkolaborasi dengan tenaga kesehatan
lain untuk menyelesaikan masalah terkait pekerjaan kefarmasian,
mengembangkan dan memelihara jaringan kerja dengan masyarakat
profesi dan kliennya.
7. Mampu mengevaluasi secara kritis masalah pekerjaan kefarmasian,
memberikan konseling, menyusun informasi/ide/pemikiran dan
mengkomunikasikan dalam berbagai bentuk media, kepada profesi
kesehatan lain dan atau masyarakat umum secara efektif
8. Mampu mengevaluasi diri dan mengelola pembelajaran diri sendiri
dalam upaya meningkatkan kemampuan praktik profesi apoteker
9. Mampu mengimplementasikan ilmu dan teknologi kefarmasian dalam
formulasi dan pengembangan, produksi, serta penjaminan mutu
sediaan obat farmasi maupun obat tradisional, kosmetik, dan
makanan, termasuk penerapan prinsip halal haram.
10.Mampu mengidentifikasi dan menyelesaikan masalah terkait obat
menggunakan pendekatan berbasis bukti dalam perancangan,
pembuatan/penyiapan, pendistribusian, pengelolaan dan/atau
pelayanan sediaan farmasi untuk mengoptimalkan keberhasilan terapi.
11.Mampu menelusur, menganalisis secara kritis, dan mengorganisasikan
informasi tentang sediaan farmasi, mengkomunikasikan dan
mendiseminasikannya secara efektif untuk menjamin ketepatgunaan
sediaan farmasi pada individu dan masyarakat.
12.Mampu melakukan praktik kefarmasian secara profesional dan
bertanggungjawab sesuai ketentuan perundang-undangan dan kode
etik apoteker.
Kompetensi Lulusan
Kompetensi Utama (KU)(40-80%):
1. Mampu melaksanakan praktik kefarmasian secara profesional dan etik.
2. Mampu menyelesaikan masalah terkait dengan penggunaan sediaan
obat.
3. Mampu melakukan dispensing sediaan farmasi dan alat kesehatan.
4. Mampu berkontribusi dalam upaya preventif dan promotif kesehatan
5. Mampu mengelola sediaan farmasi dan alat kesehatan sesuai dengan
standar yang berlaku.
Bab 4 Fakultas Farmasi
Kompetensi Pendukung (KP) (20-40%):
1. Mampu mengikuti perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi
yang berhubungan dengan kefarmasian.
2. Mempunyai ketrampilan organisasi dan mampu membangun hubungan
interpersonal dalam melakukan praktik kefarmasian.
3. Berkepribadian Islami
Kompetensi Lainnya (KL) (0-30%):
1. Kewirausahaan.
2. Mempunyai ketrampilan dalam pemberian informasi sediaan farmasi
dan alat kesehatan sesuai dengan ketentuan yang berlaku.
Struktur Kurikulum : 29 SKS
Kompetensi utama : 8 SKS
Kompetensi pendukung : 4 SKS
Kompetensi lain :
Total SKS wajib ditempuh : 41 SKS
Matakuliah pilihan ditawarkan : 21 SKS
Matakuliah pilihan ditempuh 15 SKS
Sebaran Matakuliah Kode SKS Prasyarat
Matkul
Smt Matakuliah A0801 2 S1 Farmasi
A0802 2 S1 Farmasi
1 Al Islam A0803 2 S1 Farmasi
Compounding dan Dispensing A0804 2 S1 Farmasi
Farmakoterapi Terapan 2 S1 Farmasi
Manajemen Farmasi A0805
Manajemen Pemasaran dan
Distribusi Farmasi A0806 2 S1 Farmasi
Pelayanan Kefarmasian A0807 3 S1 Farmasi
Regulasi dan Etika Farmasi I0809 3 S1 Farmasi
Farmasi Industri 2 S1 Farmasi
Rancangan dan I0810
Pengembangan Formula
Farmasi Rumah Sakit R0812 3 S1 Farmasi
Panduan Akademik 2021/2022
Smt Matakuliah Kode SKS Prasyarat
Matkul
Komunikasi dan Konseling R0813 2 S1 Farmasi
Mata kuliah Pilihan Wajib: P0819 2 S1 Farmasi
Responding to Symptoms P0820 2 S1 Farmasi
Spesialite Obat
Mata Kuliah Pilihan Bebas*: P0815 2 S1 Farmasi
Farmakogenomik P0816 2 S1 Farmasi
Ilmu Kesehatan Masyarakat P0817 2 S1 Farmasi
Natural Medicine P0818 2 S1 Farmasi
Nutrasetika
Jumlah SKS 29
2 Praktek Kerja Profesi minat di I0811 4 S1 Farmasi
Industri Farmasi atau Rumah atau S1 Farmasi
Sakit (pilih salah satu) R0814
Praktek Kerja Profesi di Apotek A0808 4 S1 Farmasi
Praktek Kerja Profesi di A0810 2 S1 Farmasi
Puskesmas
Praktek Kerja Profesi di A0809 2 S1 Farmasi
Pedagang Besar Farmasi (PBF)
Jumlah SKS 12
*) maksimal 2 sks. MK pilihan bebas terselenggara jika peserta
minimal 11 mahasiswa.
Lokasi
Gedung K Fakultas Farmasi UMS lantai 3,
Web: https://farmasi.ums.ac.id/
Email: [email protected]
0271-717417 ext 2304
Agustin Wahyuningtyas,S.Pd
hp: 085102098210
Bab 4 Fakultas Farmasi
3. PROGRAM STUDI MAGISTER FARMASI
Profil
Program Studi Magister Farmasi berdiri sejak tahun 2014 dan telah
terakreditasi oleh LAM-PTKes dengan nilai B (SK No 0452/LAM-
PTKes/Akr/Mag/VII/2017)
Visi
Menjadi pusat unggulan (center of excellence) berstandar internasional
dalam pengembangan ilmu pengetahuan, pendidikan, dan penelitian di
bidang pelayanan kefarmasian dan ilmu farmasi yang berlandaskan pada
nilai-nilai Islam
Misi
1. Menyelenggarakan pendidikan untuk menghasilkan lulusan yang
bertakwa kepada Allah SWT, berakhlak mulia dan memiliki keunggulan
dalam bidang riset pengembangan obat atau kemampuan profesional
dalam pelayanan farmasi klinik.
2. Menyelenggarakan kegiatan penelitian sehingga menghasilkan produk
penelitian yang layak untuk dipublikasikan secara internasional.
3. Memajukan riset dan pembelajaran sehingga mampu menghasilkan
produk akademik yang dapat memberikan kontribusi untuk kemajuan
ilmu farmasi dan praktek kefarmasian
Tujuan
1. Minat farmasi klinik
a. Menghasilkan lulusan bidang farmasi klinik yang profesional,
berakhlaq mulia, dan mampu menjalankan fungsi praktek
kefarmasian dengan mengadopsi standard internasional sebagai
bagian dari tim profesi kesehatan
b. Meningkatkan mutu produk akademik bidang farmasi klinik yang
layak untuk dipublikasikan dan dapat mendukung proses
pembelajaran yang berwawasan keislaman.
c. Menghasilkan produk akademik untuk peningkatan kualitas praktek
kefarmasian klinik.
2. Minat ilmu farmasi
a. Menghasilkan lulusan yang bertakwa kepada Allah SWT, berakhlak
mulia dan memiliki kemampuan mengadopsi standar internasional
Panduan Akademik 2021/2022
dalam penemuan obat dari bahan alam, sintesis atau bioteknologi,
pengembangan sediaan farmasi yang berkualitas.
b. Meningkatkan mutu produk akademik bidang ilmu farmasi yang
layak untuk dipublikasikan dan dapat mendukung proses
pembelajaran yang berwawasan keislaman.
c. Menghasilkan produk akademik untuk peningkatan kualitas
pengembangan obat
Pengelola : Apt. Zakky Cholisoh M.Clin.Pharm., Ph.D
Kaprodi : 0630057601
Nama : Farmakologi dan Farmasi Klinik
NIDN : 0271-717417 ext 2302
Kompetensi Keahlian : [email protected]
Nomor Telp/HP
Email : Apt. Ambar Yunita Nugraheni M.Sc.
Staf Administratif : 0628068701
Nama : Farmasi Klinik
NIDN : 0271-717417 ext 2302
Kompetensi Keahlian : [email protected]
Nomor Telp/HP
Email
Kompetensi Lulusan
Kompetensi Utama
1. Kompetensi utama lulusan Minat Farmasi Klinik:
a. Mampu menyelesaikan permasalahan klinis yang kompleks secara
komprehensif untuk meningkatkan keefektifan dan keamanan
pengobatan.
b. Mampu menginterpretasikan evidence secara tepat dan meng-
aplikasikannya dalam terapi.
c. Mampu berperan aktif sebagai penyedia edukasi dan informasi
dalam tim penyedia layanan kesehatan.
d. Mempunyai keahlian melakukan riset klinis untuk meningkatkan
kualitas penggunaan obat dan layanan kesehatan.
2. Kompetensi utama lulusan Minat Ilmu Farmasi:
a. Mempunyai pengetahuan yang mendalam dan keahlian dalam
bidang ilmu farmasi terutama pengetahuan yang menunjang proses
Bab 4 Fakultas Farmasi
penemuan, pengembangan, dan produksi bahan obat, obat
termasuk obat alam maupun produk terkait kesehatan.
b. Mampu melakukan pencarian dan menginterpretasikan informasi
yang terpercaya untuk menyelesaikan masalah-masalah dalam
bidang penemuan, pengembangan, dan produksi bahan obat, obat
termasuk obat alam maupun produk terkait kesehatan.
c. Mempunyai keahlian sebagai problem solver dan desicion maker
untuk dapat bekerja secara efektif dengan teman sejawat, ilmuwan
lain, para pelaku industri, maupun pemerintah.
d. Mempunyai keahlian untuk melakukan riset dalam bidang
penemuan, pengembangan, dan produksi bahan obat, obat
termasuk obat alam maupun produk terkait kesehatan.
Kompetensi Pendukung (KP):
1. Memiliki kemampuan untuk berperan aktif sebagai penyedia edukasi
dan informasi dalam tim penyedia layanan kesehatan
2. Memiliki keahlian sebagai problem solver dan desicion maker untuk
dapat bekerja secara efektif dengan teman sejawat, ilmuwan lain, para
pelaku industri, maupun pemerintah.
3. Berkepribadian Islami
Struktur Kurikulum : 42 SKS
Total SKS wajib ditempuh : 6 SKS
Matakuliah pilihan ditawarkan : 2 SKS
Matukuliah pilihan ditempuh
Sebaran Matakuliah
Smt Kode MK Nama Mata Kuliah Bobot
SKS
SEMESTER I
3
I PMF10110803 Etika Islam dan Filsafat Ilmu
2
Minat Ilmu Farmasi 3
I PMF10110303 Farmasi Fisika Lanjut
Sistem Penghantaran Obat Lanjut dan
I PMF10110403 Biofarmasetika (Advanced Drug Delivery
and Biopharmaceutics)
Panduan Akademik 2021/2022
Smt Kode MK Nama Mata Kuliah Bobot
SKS
Teknologi Farmasi dan Rancangan
I PMF10110503 Formula (Pharmaceutical Technology 3
and Formulation Development) 3
2
I PMF10110703 Analisis Farmasi dan Biomedis
2
I PMF10120702 Kimia Bahan Alam
Minat Farmasi Klinik 2
2
I PMF10120102 Farmasi Klinik Terapan (Applied Clinical 2
Pharmacy) 2
I PMF10120202 Quality use of medicines & Evidence- 2
Based Medicine 3
2
I PMF10120302 Patofisiologi untuk Farmasi 2
2
I PMF10120402 Interpretasi Data Klinik
2
I PMF10120602 IV admixture dan Total Parenteral 2
Nutrition 2
SEMESTER II 1
II PMF20110102 Metodologi penelitian dan Statistik
(Research methods and Statistics)
II PMF20110203 Farmakokinetik dan Farmakodinamik
II PMF20110802 Mata Kuliah Pilihan I: Mikrobiologi
II PMF20110902 Mata Kuliah Pilihan II: Fitoterapi
II PMF20111002 Mata Kuliah Pilihan III Imunologi
Minat Ilmu Farmasi
II PMF20110603 Bioteknologi Farmasi
II PMF20110302 Product Development
II PMF20110402 Good Manufacturing Practices
Manajemen dan pengambilan
II PMF20110501 keputusan (Management and Decision
Making)
Minat Farmasi Klinik
Bab 4 Fakultas Farmasi
Smt Kode MK Nama Mata Kuliah Bobot
SKS
II PMF20120203 Tinjauan Praktek Farmakoterapi I 2
II PMF20120303 Tinjauan Praktek Farmakoterapi II 2
II PMF20120403 Tinjauan Praktek Farmakoterapi III 2
SEMESTER III 2
III PMF30110102 Proposal Tesis
4
Minat Ilmu Farmasi
III PMF20110704 Internship 8
Minat Farmasi Klinik 6
III PMF20120608 Praktek Farmasi Klinik di Rumah Sakit 42
SEMESTER IV
IV PMF40110106 Tesis
Total SKS
Lokasi
Sekolah Pascasarjana Universitas Muhammadiyah Surakarta
Gedung Pascasarjana, Lantai 4
Telepon: +62 271 717417 ext. 3159
Gedung K Fakultas Farmasi UMS lantai 2,
Telepon: +62 271-717417 ext 2302
Web: https://mfarm.ums.ac.id/
Email: [email protected]
Panduan Akademik 2021/2022
STAF PENGAJAR NIDN
1. Program Studi S1 Farmasi 0628068701
0610087902
No Nama 0613077802
1. apt. Ambar Yunita N, M.Sc 0608127501
2. apt. Andi Suhendi, M.Sc 0605069202
3. apt. Anita Sukmawati, Ph.D, M.Si 0612017802
4. apt. Arifah Sri Wahyuni, M.Sc 0614067703
5. apt. Arini Fadillah, M.Sc. 0621109201
6. apt. Azis Saifudin, Ph.D, M.Sc 0607037401
7. apt. Broto Santoso,M.Sc 0613027401
8. apt. Cita Hanif Muflihah, M.Sc 0605087301
9. apt. Dedi Hanwar, M.Si 0006066201
10. apt. Erindyah Retno W, Ph.D, MSi 0622038101
11. apt. Gunawan Setiyadi,MSc 0619037901
12. Dr. Haryoto, M.Sc Dalam proses
13. apt. Hidayah Karuniawati, M.Sc Dalam proses
14. apt. Ika Trisharyanti, M.Farm
15. apt. Juwita Rahmawati, M.Farm
16. apt. Lilla Prapdhani Agni Hajma, M.Sc.
Bab 4 Fakultas Farmasi
No Nama NIDN
17. apt. Maryati, PhD, MSi 0626067601
18. Prof. Dr. apt. Muhammad Da’I, M.Si 0617047401
19. apt. Mariska Sri Harlianti, M.Sc 0605028101
20. Prof.Dr. Muhtadi, M.Si 0609096902
21. Dra. apt. Nurul Mutmainah, M.Si 0616016901
22. apt. Peni Indrayudha,M.Biotech 0029077801
23. Ratna Yuliani, M.Biotech.St 0614027802
24. apt. Refsya Azanti Putri, S.Farm., M.S.Farm Dalam proses
25. Dr. apt. Rima Munawaroh, M.Sc 0601047702
26. apt. Setyo Nurwaini, M.Sc 0622017902
27. apt. Suprapto, M.Sc 0622067303
28. apt. Tanti Azizah Sujono, M.Sc 0605087601
29. apt. Teguh Imanto, M.Farm 0615118301
30. apt. Tri Yulianti, M.Si 0607067801
31. apt. Wahyu Utami, Ph.D,M.Si 0624087502
32. apt. Zakky Cholisoh, Ph.D,M.Clin.Pharm 0630057601
2. Program Studi Profesi Apoteker/PSPA NIDN
0608127501
No Nama 0610087902
1. apt. Arifah Sri Wahyuni, M.Sc 0613077802
2. apt. Andi Suhendi, M.Sc 0612017802
3. apt. Anita Sukmawati, Ph.D, M.Si 0607037401
4. apt. Azis Saifudin, Ph.D, M.Sc 0620087001
5. apt. Dedi Hanwar, M.Si 0613027401
6. Prof. Dr. dr.EM. Sutrisna, M. Kes 0622038101
7. apt. Erindyah Retno W, Ph.D, MSi 0605028101
8. apt. Hidayah Karuniawati, M.Sc
9. apt. Mariska Sri Harlianti, M.Sc
Panduan Akademik 2021/2022
No Nama NIDN
10. Prof. Dr. apt. Muhammad Da’I, M.Si 0617047401
11. Dra. apt. Nurul Mutmainah, M.Si 0616016901
12. Dr. apt. Rima Munawaroh, M.Sc 0601047702
13. apt. Tanti Azizah Sujono, M.Sc 0605087601
14. apt. Teguh Imanto, M.Farm 0615118301
15. apt. Tri Yulianti, M.Si 0607067801
16. apt. Wahyu Utami, Ph.D,M.Si 0624087502
17 apt. Zakky Cholisoh, Ph.D,M.Clin.Pharm 0630057601
3. Program Studi Magister Farmasi
No Nama Dosen NIDN email Bidang Keahlian
apt. Anita Anita.Sukma Farmasi
1 Sukmawati, S.Si., 0613077802 [email protected] Formulasi
M.Si., Ph.D c.id Biofarmasetika
apt. Azis Azis.Saifudin Farmakognosi
2 Saifuddin, S.F., @ums.ac.id
061217802 Kimia Bahan Alam
M.Sc, Ph.D
3 Prof. Dr. dr. EM 0620087001 Em.Sutrisna Kedokteran
Sutrisna, M.Kes. @ums.ac.id Farmakologi
Farmakogenomik
apt. Erindyah Farmasi
Farmasi Fisika
4 Retno 0613027401 Erindyah.RW Nano Technology
Wikantyasning, @ums.ac.id
S.Si, M.Si., Ph.D
5 Dr. Haryoto, M. 0006066201 haryoto@u Kimia
Sc ms.ac.id Kimia Organik
Bahan Alam
Perancangan &
6 Hari Prasetyo, M. 0615047501 Hari.Prasety Pengembangan
Sc., Ph.D [email protected] Produk
Analisis Keputusan
Bab 4 Fakultas Farmasi
No Nama Dosen NIDN email Bidang Keahlian
apt. Maryati, S.Si, Maryati@um Farmasi
M.Si, Ph.D s.ac.id
7 0626067601 Fitokimia
Bioteknologi
Prof. Dr. apt. Muhammad. Farmasi
8 Muhammad Da’i, 0617047401 [email protected]. Penemuan Obat
M.Si. id Sintesis
9 Prof. Dr. 0609096902 Muhtadi@u Kimia
Muhtadi., M. Si ms.ac.id Kimia Sintesis
Kimia Organik
Bahan Alam
apt. Peni 0029077801 Peni.Indrayu Farmasi
10 Indrayudha, S.Si., [email protected] Protein Farmasi
.id Bioteknologi
M.Biotech., Ph.D
Dr. apt. Rima Rima.Muna Farmasi
11 Munawaroh, S.Si., 0601047702 waroh@ums Fitokimia
M.Sc. .ac.id Farmakognosi
apt. Wahyu Wahyu.Utam Farmasi
11 Utami, S.Si., M.Si., 0624087502 [email protected] Kimia Analisis
Ph.D. Kimia Analisis
Yusuf Sulistyo 0603078002 yusuf.nugro Data mining
12 Nugroho, S.T., [email protected]
d
M.Eng., Ph.D
apt. Zakky 0630057601 zakky.cholis Farmasi
Cholisoh, [email protected] Farmasi Klinik
13 S.Si., d Farmakologi
M.Clin. Pharm,
Ph.D
Panduan Akademik 2021/2022