The words you are searching are inside this book. To get more targeted content, please make full-text search by clicking here.

Buku Panduan Akademik Fakultas Agama Islam Tahun 2019/2020

Discover the best professional documents and content resources in AnyFlip Document Base.
Search
Published by BIRO ADMINISTRASI AKADEMIK, 2021-09-22 02:06:31

FAKULTAS AGAMA ISLAM

Buku Panduan Akademik Fakultas Agama Islam Tahun 2019/2020

Kegiatan ini dailakukan dalam bentuk:

a. Masa Ta’aruf (MASTA) IMM terintegrasi dengan penyambutan
mahasiswa baru (Masta-PMB) dilanjutkan dengan followup masta.

b. Darul Arqam Dasar (DAD) sebagai pengkaderan utama Ikatan
Mahasiswa Muhammadiyah (IMM) di masing-masing komisariat

c. Musabaqah Tilawatil Qur’an dalam berbagai tingkatan, baik tingkat
Universitas, Kopertis/Kopertais, PP Muhammadiyah, dan Nasional.

d. Aktivitas Da’wah dalam berbagai bentuk, melalui IMM, LDM-PM,
MPQ, Penerbitan Ar-Rasail, Debat Bahasa Arab An Namlah, HW
dan Tapak Suci.

e. Keikutsertaan dalam perkaderan utama Darul Arqam Dasar, Darul
Arqam Madya, Darul Arqam Paripurna,Latihan Instruktur daerah,
Latihan Instruktur Madya, Latihan Instruktur Paripurna.

4. Alumni Carrier and Employment Center (ACEC) dan Kewirausahaan

a. Bidang Kewirausahaan (Entrepreneurship College
Development)

Program pengembangan kemahasiswaan bidang kewirausahaan
dirancang dengan tujuan mengembangkan karakter wirausaha yang
diarahkan pada realisasi pengembangan usaha yang didahului dengan
proses terarah dan terpadu dari peningkatan pemahaman kewirausahaan
sampai pembentukan karakter wirausaha bagi mahasiswa.

Tahapan program tersebut sebagai berikut:

1). Entrepreneurship on The Road
Merupakan program yang dirancang untuk menumbuhkan karakter

wirausaha (entrepreneurship) pada mahasiswa yang diarahakan
untuk mengembangkan kompetensi soft skill, sepertiketangguhan,
kerjakeras, kreatif dan inovatif,
2). Kompetisi Program Mahasiswa Wirausaha Universitas
Merupakan program lanjutan dari kegiatan sosialisasi yang
berorientasi pada memberikan pelatihan bagaimana memulai usaha
melalui kegiatan :
- Kompetisi proposal wirausaha mahasiswa tiap semester.
- Kompetisi strart-up bisnis tiap semester.
- Kompetisi wirausaha sukses tingkat universitas tiap tahun.
3). Kompetisi Kompetisi Bisnis Mahasiswa Indonesia (KBMI)
Program KBMI, dimaksudkan untuk memfasilitasi para mahasiswa
yang mempunyai minat berwirausaha. Fasilitas yang diberikan
dalam bentuk dukungan permodalan dan pendampingan usaha.
Program ini diharapkan mampu mendukung visi-misi pemerintah
yang tertuang dalam Renstra Kemristekdikti untuk pengembangan
entrepreneur pemula dalam mewujudkan kemandirian bangsa
melalui pengembangan pendidikan dan pelatihan kewirausahaan.

80 Pola Pengembangan Dan

Tata Tertib Kemahasiswaan

b. Bidang Alumni (Character Development)
1). Alumny Tracer Study
Tracer Study (Studi Penelusuran Alumni)  merupakan survei
yang dilakukan untuk mengukur proses pendidikan tinggi dalam
membekali para alumni untuk memasuki masa transisi dari dunia
kampus ke dunia kerja. Selain itu, Tracer Study juga bertujuan
untuk mendapatkan masukan bagi perbaikan sistem pendidikan di
UMS. Partisipasi para alumni dalam mengisi kuesioner Tracer Study
sangat berharga dalam memberikan kontribusi pengembangan dan
kemajuan UMS. Kegiatan yang dilakukan antara lain :
a). Melakukan penjaringan alumni secara periodik tiap semester
melalui bantuan teknologi informasi jejaring alumni yang
dirancang oleh ACEC melalui website http://tracerstudy.ums.
ac.id/
b). Memfasilitasi pertemuan antara alumni yang sudah berkiprah
di masyarakat dengan para calon alumni untuk memberikan
gambaran mengenai peran yang bisa dilakukan oleh para calon
alumni di dunia nyata. Hal ini dilakukan secara periodik tiap
semester di setiap fakultas dan program studi.
c). Memfasilitasi forum silaturahmi alumni, untuk menciptakan
stimulasi pada para alumni agar dapat dan mampu berkiprah
dalam memajukan dan mengembangkan UMS.
2). Pengembangan Career Alumni dan Calon Alumni
• Job Seeker Competency melalui pelatihan dan magang.
• Melaksanakan acara Company Profile Vaganza dan Job Fair.

Tujuan dari kegiatan Job Fair UMS yaitu sebagai berikut:
1. Memfasilitasi alumni memperoleh arahan dan informasi terkait

dunia kerja
2. Memfasilitasi alumni perguruan tinggi memperoleh pekerjaan
3. Memfasilitasi penyedia lapangan kerja memperoleh SDM yang

sesuai dengan kualifikasi
4. Menjalin hubungan yang baik antara Universitas Muhammadiyah

Surakarta pada umumnya dan Alumni Career and Employment
Center (ACEC) pada khususnya dengan penyedia lapangan
kerja
3). Soft Skill Development with ACEC
1. Sharing with the Succes Alumny.
2. Melaksanakan Pelatihan memasuki dunia kerja.
3. Penyebaran informasi tenaga kerja.
4. Recruitment on the campus.
4). Beasiswa Alumni UMS
Mulai tahun 2018, Alumni UMS yang tergabung dalam Ikatan
Keluarga Alumni (IKA-UMS) telah memberikan beasiswa kepada
para mahasiswa selama satu tahun Rp 400.000,-/bulan.

Pola Pengembangan Dan 81
Tata Tertib Kemahasiswaan

D. Organisasi Mahasiswa (ORMAWA)

1. Legalitas Ormawa dan UKM.

a. Organisasi Mahasiswa tingkat Universitas adalah Ikatan Mahasiswa
Muhammadiyah (IMM) Koordinator Komisariat (Korkom), Dewan
Perwakilan Mahasiswa Universitas (DPM-U), Badan Eksekutif
Mahasiswa Universitas (BEM-U), dan Unit Kegiatan Mahasiswa
Universitas (UKM-U). Kepengurusan Organisasi Mahasiswa tingkat
universitas ditetapkan dengan surat keputusan Rektor.

b. Organisasi Mahasiswa tingkat Fakultas adalah Ikatan Mahasiswa
Muhammadiyah (IMM) Komisariat, Dewan Perwakilan Mahasiswa
Fakultas (DPM-F), Badan Eksekutif Mahasiswa Fakultas (BEM-F),
Himpunan Mahasiswa Program Studi (HMP), dan Unit Kegiatan
Mahasiswa Fakultas (UKM-F). Kepengurusan Organisasi Mahasiswa
tingkat fakultas ditetapkan dengan surat keputusan Dekan.

2. Periodisasi Kepengurusan.
Periodisasi kepengurusan IMM Korkom, IMM komisariat, Ormawa dan
UKM tingkat universitas dan fakultas adalah satu tahun dalam periode
Januari – Desember.

3. Kepengurusan.

a. Orientasi
1) Dakwah amar makruf nahi munkar.
2) Pengkaderan Muhammadiyah.
3) Meningkatkan citra UMS.
4) Pengurus ormawa dan UKM menjadi teladan.
5) Meningkatkan atmosfir akademik.
6) Pengembangan kompetensi dan softskill mahasiswa untuk
menghasilkan lulusan yang kompetitif.

b. Persyaratan: mampu, diterima, religius
1) Memiliki IP minimal 2,5
2) Maksimal semester VII
3) Telah mengikuti Masa Ta’aruf dan Penyambutan mahasiswa
baru (MASTA-PMB) Universitas Muhammadiyah Surakarta
4) Mengisi Formulir Bahan Pendalaman Kader Muhammadiyah
Mahasiswa UMS
5) Khusus calon ketua ormawa harus memiliki pengalaman
organisasi kemahasiswaan (Fakultas/Universitas)
6) Bagi anggota pengurus ormawa diutamakan yang memiliki
pengalaman organisasi kemahasiwaan (Fakultas/Universitas)
7) Berakhlaq mulia
8) Ketua ormawa hanya diperbolehkan menjabat 1 kali periode / 1
tahun.

82 Pola Pengembangan Dan

Tata Tertib Kemahasiswaan

9) Ketua ormawa dan UKM tidak boleh merangkap jabatan sebagai
pengurus organisasi ekstra kampus.

E. Pendanaan

Pendanaan kegiatan kemahasiswa bersumber pada:

1. UMS

Pendanaan kegiatan kemahasiswaan dari UMS bersifat subsidi yang
secara rinci dapat dilihat pada Buku Pedoman Kegiatan Kemahasiswaan
Universitas Muhammadiyah Surakarta tahun 2018.

2. RPF / RPPS

Pengembangan akademik mahasiswa disediakan dana yang perenca-
naannya dilakukan oleh fakultas atau prodi dan pelaksanaannya
dilakukan bersama-sama oleh fakultas atau prodi dengan mahasiswa.

3. Pemerintah

Pendanaan kegiatan kemahasiswaan dari pemerintah dapat diunduh
melalui pengajuan proposal kegiatan yang ditawarkan oleh pemerintah
baik pusat, propinsi, atau daerah. Ajuan pembiayaan kegiatan ini bersifat
kompetitif. Ajuan dana kegiatan ini diketahui oleh pimpinan universitas.

4. Sponsorship (yang tidak mengikat)

5. Bantuan masyarakat (yang tidak mengikat)

F. Kegiatan ORMAWA

a. Kegiatan ORMAWA Tingkat Universitas
Kegiatan mahasiswa di tingkat Universitas difokuskan pada
pengembangan al-Islam dan kemuhammadiyahan, minat - bakat,
organisasi penerbitan, pelatihan manajemen, kepemimpinan, diskusi/
seminar yang sifatnya umum dan actual (isu-isu nasional dan lintas
sektoral) serta kegiatan penelitian dan pengabdian pada masyarakat
yang interdisipliner, kompetensi minat bakat dan softskill. Oleh karena
itu dana kegiatan kemahasiswaan tingkat Universitas dialokasikan pada
kegiatan minat bakat dan organisasi sebesar 65% dan untuk akademik
35%.

b. Kegiatan ORMAWA Tingkat Fakultas
Kegiatan Ormawa Fakultas disamping difokuskan pada pengembangan
al-Islam dan kemuhammadiyahanjuaga menjadi pusat pengembangan
akademik, dana kemahasiswaan tingkat fakultas dialokasikan untuk
kegiatan akademik minimal 65 % sedangkan untuk kegiatan non

Pola Pengembangan Dan 83
Tata Tertib Kemahasiswaan

akademik maksimal 35 %. Fakultas mengalokasikan dananya ke
berbagai Organisasi Mahasiswa/Unit Kegiatan Mahasiswa.
Pembimbing dan pendamping kegiatan kemahasiswaan di tingkat
fakultas adalah Wakil Dekan Kemahasiswaan dan terlibat secara
langsung serta bertanggungjawab atas:
1) Reorganisasi kepengurusan,
2) Rapat kerja (raker),
3) Memberi pertimbangan atau alternatif program kerja,
4) Persiapan kegiatan,
5) Pengajuan proposal,
6) Penetapan anggaran,
7) Pelaksanaan kegiatan,
8) evaluasi kegiatan, dan
9) Pelaporan kegiatan.
10) Peminjaman Tempat dan Transportasi
11) Pengajuan Inventaris

c. Kegiatan ORMAWA Tingkat Prodi

Kegiatan mahasiswa di tingkat program studi dimotori oleh Himpunan
Mahasiswa Program Studi (HMP).Kegiatan HMP didesain untuk
memberi kontribusi terhadap peningkatan akreditasi dan evaluasi diri
Prodi. Kegiatan-kegiatan yang berkaitan dengan hal tersebut ialah:

a. Pengembangan al-Islam dan Kemuhammadiyahan.
Kegiatan ini difokuskan pada kegiatan dakwah dan pengembangan

kader.
b. Kegiatan pendidikan dan pengajaran.
Menciptakan suasana akademis yang kondusif melalui pembentukan

kelompok studi, pelatihan PKM, pelatihan kewirausahaan.
c. Kegiatan penelitian dan pengabdian pada masyarakat;
Melaksanakan penelitian dan pengabdian masyarakat sesuai

dengan bidang ilmu masing-masing.
d. Mendukung peningkatan interaksi mahasiswa dan dosen di

luar proses pembelajaran dan meningkatkan kualitas proses
pembelajaran melalui aktivitas kelompok studi.

Penanggungjawab kegiatan kemahasiswaan di tingkat prodi adalah
Wakil Dekan Kemahasiswaan dan Kaprodi.Wakil Dekan kemahasiswaan
bertanggungjawab atas kegiatan yang dilakukan oleh Himpunan
Mahasiswa Program Studi (HMP) sehubungan dengan HMP sebagai
Ormawa. Sedangkan Kaprodi bertanggungajawab atas implementasi
RPPS yang berhubungan dengan pengembangan akademik mahasiswa
yang meliputi:

84 Pola Pengembangan Dan

Tata Tertib Kemahasiswaan

a. Diskusi ilmiah mahasiswa,
b. Penelitian mahasiswa,
c. Pengabdian masyarakat mahasiswa,
d. Aktivitas kelompok studi,
e. Workshop PKM dan softskill, dan
f. Delegasi seminar, call for paper, workshop, atau lomba

G. Waktu, Nuansa Kegiatan (Tingkat Universitas Dan Fakultas)

1. Kegiatan mahasiswa baik akademik maupun non-akademik sebaiknya
diselenggarakan di kampus. Kegiatan boleh dilaksanakan di luar
kampus apabila objeknya berada di luar kampus atau ada pertimbangan-
pertimbangan khusus misalnya pameran teknologi agar masyarakat
luar mudah mengakses atau kegiatan pelatihan kepemimpinan dan
manajemen mahasiswa agar peserta lebih kondusif. Musyker dan raker
diselenggarakan di dalam kampus.

2. Penyelenggaraan kegiatan tidak boleh mengganggu kegiatan kuliah
baik waktu maupun suasananya. Nuansa Islami harus mewarnai setiap
kegiatan mahasiswa (Surat Edaran Rektor No.: 375/A.2-VIII/ SR/X/2011
poin 6).

3. Waktu kegiatan kemahasiswaan antara pukul 06.00-22.00 WIB (SK
Rektor No: 045/I/2010 tentang peraturan tata tertib mahasiswa UMS
(Bab III pasal 3 sub 10 menyebutkan bahwa mahasiswa melasanakan
aktivitas di kampus antara pukul 06.00 – 22.00 WIB).

4. Kantor lembaga mahasiswa tidak dibenarkan sebagai tempat tidur/
menginap, sebagaimana kamar indekos dan tidak dibenarkan merubah
struktur bangunan yang telah ada (Intruksi Rektor No. 203/A5-I/SR/
VII/2005 butir 1 menyebutkan bahwa segenap fungsionaris lembaga/
unit kegiatan mahasiswa untuk tidak memanfaatkan Unit Kegiatan
Mahasiswa (UKM), baik tingkat Universitas maupun Fakultas sebagai
tempat menginap layaknya indekos (tidur, masak, mencuci/menjemur
pakaian dan kegiatan lain di luar aktivitas ekstra kurikuler, sedangkan
butir 2 menyebutkan bahwa segenap fungsionaris lembaga tidak boleh
merubah struktur bangunan yang telah ada, baik menambahkan sekat
maupun mengecat dengan warna lain (SK Rektor No: 045/I/2010 pasal 8
ayat 1 sub 11 menyebutkan bahwa mahasiswa dilarang tinggal di kampus
layaknya indekos (tidur, menjemur pakaian, memasak dan sebagainya
dan surat edaran Rektor No.: 375/A.2-VIII/SR/X/2011 butir 5 menyebutkan
bahwa mahasiswa tidak boleh tidur di kampus. Pelanggaran terhadap
ketentuan ini dikenakan sangsi paling berat skorsing selama-lamanya 3
(tiga) semester, serta SK Rektor No: 045/I/2010 pasal 8 ayat 2).

5. Peningkatan peran mahasiswa dalam kegiatan. Mahasiswa tidak
hanya sebagai panitia tapi harus dapat mengambil peran yang strategis
misalnya moderator, pembicara (ada keterlibatan secara intens).

Pola Pengembangan Dan 85
Tata Tertib Kemahasiswaan

H. Internalisasi Nilai-nilai Islam di Kampus dan Peran IMM, Ormawa,
dan UKM.

1. Kegiatan ke-Islaman dan Ke-Muhammadiyahan secara khusus telah
diprogramkan dan dilaksanakan dalam bentuk mentoring di bawah
koordinasi Lembaga Pengembangan al-Islam dan Kemuhammadiyahan
UMS. Namun demikian seluruh kegiatan yang dilaksanakan oleh
ormawa dan UKM tidak bisa dilepasakan dari penanaman nilai-nilai
al-Islam dan Kemuhammadiyahan. Demikian juga seluruh komponen
sivitas akademika UMS di unit kemahsiswaan, seperti - BEMU, IMM
Korkom/Komisariat, LDM-PM, BEMF dan UKM- memberi dukungan
secara penuh dalam kegiatan mentoring. Khusus untuk IMM dan LDM-
PM diharapkan dapat berpartisipasi aktif menjadi mentor, memotivasi
mahasiswa peserta mentoring, rekrutmen mentor, dan ikut memonitor
kegiatan mentoring. Dengan demikian ikhtiar untuk mewujudkan kampus
Islami dapat terwujud.

2. Bentuk-bentuk kegiatan yang mendukung proses internalisasi nilai-
nilai Islam di kampus adalah Diskusi/Seminar/talk show dengan
tema-tema Islam, busana muslimah, tata tertib, program-program
kegiatan mahasiswa yang sejalan dengan nilai-nilai ke-Islaman dan
Kemuhammadiyahan.

IMM, ormawa, dan UKM diharapkan bisa bekerja sama untuk: Mencetak
kader muhammadiyah yang baik;

a. Mencetak pimpinan di lembaga/unit tingkat fakultas dan universitas;

b. Bekerja sama dengan lembaga di tingkat fakultas agar bisa
menciptakan kampus yang Islami, seperti menggalakkan kegiatan
diskusi yang mensinergiskan kegiatan Islam;

c. Menyelenggarakan training dakwah yang intensif

d. Memakmurkan masjid

e. Menyiapkan kader untuk lomba yang bernuansa Islam, seperti
MTQ tingkat daerah, wilayah, dan nasional serta mempelopori
pengembangan seni Islami.

I. Sponsor.

Perkembangan program kemahasiwaan tentu membutuhkan dana
yang lebih besar. Sedangkan pendanaan kegiatan kemahasiswaan di UMS
bersifat subsidi.Oleh karena itu UMS membuka peluang kepada ormawa
menjalin kerjasama sponshorship (yang tidak mengikat) untuk mendukung
kegiatannya. Kerjasama sponshorship tentu perlu didukung oleh MoU antar
kedua belah pihak, sehingga masing-masing pihak akan melaksanakan
hak dan kewajibannya secara proporsional. Adapun hal-hal yang perlu
diperhatikan dalam menjalin kerjasama sponsorship adalah sebagai berikut:

86 Pola Pengembangan Dan

Tata Tertib Kemahasiswaan

a. Surat rencana kerjasama sponshorship diajukan oleh Panitia kepada
Wakil Rektor III c.q. Kepala Bagian Kemahasiswaan atau Wakil Dekan
kemahasiswaan yang dilampiri draf MoU antara panitia dengan pihak
sponsor. Dalam draf MoU tersebut dicantumkan hak dan kewajiban baik
sponsor maupun Panitia (Ormawa).

b. Penggunaan umbul-umbul, spanduk dan pesan sponsor lain yang
ada di dalam kampus dibuat secara proporsional, tidak mendominasi
space/lokasi baik bunyi maupun ukurannya. Semua jenis spanduk/
umbul-umbul diatas dibuat standar, baik warna, jenis, dan ukuran sesuai
dengan ketentuan Universitas.Pemasangan spanduk perlu pemperoleh
ijin dari Wakil Rektor II c.q. Maintenance (SK Rektor No.: 375/A.2-VIII/
SR/X/2011 dan surat edaran Rektor no. 156/A.3-VI/SR/V/2005).

c. Kegiatan dilaksanakan dengan tetap menjaga citra UMS sebagai
universitas yang berada di bawah naungan Muhammadiyah (cara
berpakaian, perilaku, maupun jenis kegiatan termasuk syair lagu kalau
itu berupa seni).

d. Dapat dipertanggungjawabkan secara etika dan estetika.

e. Meminimalisir kegiatan (pertunjukan seni) yang berbau komersial dan
mengabaikan costUniversitas. Jika kegiatan tersebut menjual karcis,
maka panitia berkewajiban membayar lebih dahulu sebesar 15-20 %
dari pendapatan kotor kepada Universitas c.q Kepala Biro Keuangan
UMS.

f. Sponsor rokok tidak diperbolehkan (surat edaran Rektor no. 156/A.3-
VI/SR/V/2005).

g. Mitra pemberi sponsor adalah perusahaan, institusi, atau bidang usaha
yang dipandang layak.

J. Demonstrasi dan Demokratisasi.

Lembaga kemahasiswaan UMS yang akan melakukan demonstrasi baik
di dalam atau di luar kampus terlebih dahulu harus memberi tahu kepada
pimpinan fakultas maupun universitas. Hal ini agar tidak menimbulkan
persoalan, baik yang menyangkut kepentingan demonstran maupun
kepentingan civitas akademika UMS. Demonstrasi boleh dilakukan dalam
koridor Islami dan intelektual yang bercirikan antara lain sebagai berikut:

a. Tertib
b. Argumentatif dan rasional
c. Tidak anarkhi
d. Tidak mencela orang lain
e. Komunikatif
f. Jujur

Pola Pengembangan Dan 87
Tata Tertib Kemahasiswaan

Demokratisasi dalam kampus akan terus diupayakan dengan
meningkatkan dialog antar unsur mahasiswa dan dosen, pembina
mahasiswa dan pimpinan universitas/fakultas bidang kemahasiswaan
serta meningkatkan keterlibatan mahasiswa dalam pengambilan
kebijakan sesuai dengan kewenangan dan aturan yang berlaku.
Demokratisasi bukan sebuah kebebasan yang tidak bertanggung
jawab tetapi meletakkan keseimbangan antara hak dan kewajiban serta
antara kewenangan dan peran atau status.

K. Penghargaan prestasi mahasiswa
Bentuk Penghargaan:
a. Piagam Penghargaan
b. Beasiswa
c. Insentif
d. Lain-lain (diangkat sebagai asisten peneliti, asisten dosen dan asisten
laboratorium, publikasi)
e. Besaran insentif penghargaan prestasi dapat dilihat pada Buku Pedoman
Kegiatan Kemahasiswaan UMS tahun 2018.

88 Pola Pengembangan Dan

Tata Tertib Kemahasiswaan

II. Peraturan Tata Tertib Mahasiswa Universitas Muhammadiyah
Surakarta

Berdasarkan Surat Keputusan Rektor Universitas Muhammadiyah Surakarta
nomor: 84.1/I/2018 Tentang Peraturan Tata Tertib Mahasiswa Universitas
Muhammadiyah Surakarta diatur tata tertib mahasiswa sebagai berikut:

KEPUTUSAN
REKTOR UNIVERSITAS MUHAMMADIYAH SURAKARTA

NOMOR: 84.1/I/2018
TENTANG

PERATURAN TATA TERTIB MAHASISWA
UNIVERSITAS MUHAMMADIYAH SURAKARTA

REKTOR UNIVERSITAS MUHAMMADIYAH SURAKARTA

Memperhatikan : 1. Keputusan Rektor Universitas Muhammadiyah

Surakarta nomor 076/I/2005 tentang Peraturan

Tata Tertib Mahasiswa tanggal 16 Agustus

2005;

2. Keputusan Rapat Pimpinan Universitas dengan

Badan Pembina Harian Universitas Muham-

madiyah Surakarta tanggal 8 Desember 2013;

3. HasilRapatWakilRektorBidangKemahasiswaan

dengan Tim Disiplin Mahasiswa dan seluruh

Staf Kemahasiswaan pada tanggal 4 Januari

2018;

4. Surat Permohonan Wakil Rektor III Nomor:

236/A.1-I/MAWA/VII/2018 Tanggal 7 Juli

2018 Perihal Permohonan SK Rektor Tentang

Peraturan Tata Tertib Mahasiswa Universitas

Muhammadiyah Surakarta.

Menimbang : 1. Bahwa dalam rangka mengembangkan aktivitas

dan membentuk mahasiswa intelektual yang

berkualitas dan berkepribadian Islami, perlu

diciptakan suasana kampus yang kondusif,

bernuansa akademik dan Islam;

2. Bahwa dalam rangka menanamkan

kedisiplinan dan kejujuran menuju Universitas

Muhammadiyah Surakarta yang berkualitas,

diperlukan rumusan peraturan tata tertib

mahasiswa;

Pola Pengembangan Dan 89
Tata Tertib Kemahasiswaan

3. Bahwa SK Rektor Nomor 045/I/2010 Tentang

Peraturan Tata Tertib Mahasiswa Universitas
Mengingat : Muhammadiyah Surakarta yang selama ini
berlaku dipandang sudah tidak sesuai lagi
dengan perkembangan situasi saat ini, sehingga
perlu untuk melakukan perubahan;

4. Bahwa untuk itu perlu diterbitkan Keputusan

Rektor.

1. Undang – Undang No. 12 Tahun 2012 tentang
Pendidikan Tinggi;

2. Pedoman Pimpinan Pusat Muhammadiyah
No.02/PED/I.0/B/ 2012 Tentang Perguruan
Tinggi Muhammadiyah;

3. Ketentuan Majelis Pendidikan Tinggi Pimpinan
Pusat Muhammadiyah No.178/KET/I.3/D/2012
tentang Penjabaran Pedoman Pimpinan
Pusat Muhammadiyah No. 02/PED/I.0/B/2012
Tentang Perguruan Tinggi Muhammadiyah;

4. Statuta Universitas Muhammadiyah Surakarta;
5. Keputusan Rektor Universitas Muhammadiyah

Surakarta No. 047/VIII/2005 Tentang Penetapan
Peraturan-Peraturan di Lingkungan Universitas
Muhammadiyah Surakarta.

Menetapkan : MEMUTUSKAN

Pertama : Mengesahkan Peraturan Tata Tertib Mahasiswa
Universitas Muhammadiyah Surakarta;
Kedua : Keputusan ini berlaku sejak tanggal ditetapkan;
Ketiga : Segala sesuatunya akan diubah dan diperbaiki
sebagaimana mestinya apabila di kemudian hari
ternyata terdapat kekeliruan dalam Keputusan ini.

Ditetapkan di Surakarta
Pada tanggal 2 Agustus 2018 M
20 Dzulqo’dah 1439 H
Rektor,

Dr. H. Sofyan Anif, M.Si.
NIDN: 0625066301
Tembusan :
1. Yth. Ketua BPH;
2. Yth. Wakil Rektor;
3. Yth. Dekan/Direktur Sekolah Pascasarjana;
4. Yth. Ketua Lembaga/Ka. Biro/Ka. Unit;
5. Yth. Ormawa dan UKM di lingkungan UMS;
6. Arsip.

90 Pola Pengembangan Dan

Tata Tertib Kemahasiswaan

Lampiran SK Rektor : Nomor: 84.1/I/2019

PERATURAN TATA TERTIB MAHASISWA
UNIVERSITAS MUHAMMADIYAH SURAKARTA

BAB I
KETENTUAN UMUM

Pasal 1

Dalam peraturan ini yang dimaksud dengan:
1. Universitas Muhammadiyah Surakarta, selanjutnya disebut UMS adalah

Perguruan Tinggi Islami yang mengemban amanah menyelenggarakan
pendidikan untuk membentuk manusia yang berakhlaq mulia dan berjiwa
amar ma’ruf nahi munkar.
2. Tata tertib adalah seperangkat peraturan yang mengatur kedudukan, hak,
kewajiban, dan aktivitas mahasiswa.
3. Disiplin adalah segala bentuk sikap dan perilaku mahasiswa yang mematuhi
ketentuan – ketentuan yang berlaku
4. Aktivitas adalah segala kegiatan mahasiswa yang bersifat akademik dan non
akademik.
5. Mahasiswa adalah seluruh peserta didik yang terdaftar di Biro Administrasi
Akademik.
6. Tersangka adalah mahasiswa yang diketahui, dilaporkan dan/atau diadukan
oleh dan/ atau kepada Ketua Program Studi (Jurusan), Pimpinan Fakultas,
Pimpinan Universitas, atau Tim Displin Mahasiswa karena diduga telah
melakukan pelanggaran tata tertib ini atau peraturan lain yang berlaku di
UMS.
7. Terperiksa adalah mahasiswa yang diperiksa dan/atau diklarifikasi oleh Tim
Disiplin Mahasiswa atas laporan dan/atau aduan.
8. Kampus adalah fasilitas lembaga pendidikan dengan segenap lingkungan
fisik dan non fisik.
9. Organisasi kemahasiswaan adalah wahana dan sarana pengembangan
diri mahasiswa kea rah perluasan wawasan untuk dapat meningkatkan
penalaran, minat, bakat dan kesejahteraan mahasiswa
10. Sanksi adalah hukuman akademik dan/atau administratif yang dijatuhkan
kepada mahasiswa dan organisasi kemahasiswaan atas pelanggaran
ketentuan dalam surat keputusan ini.
11. Pelanggaran adalah segala bentuk perbuatan yang bertentangan dengan
ketentuan yang berlaku dalam surat keputusan ini.
12. Larangan adalah segala perbuatan yang tidak boleh dilakukan oleh mahasiswa
13. Tim Khusus adalah dosen dan tenaga kependidikan yang diangkat oleh
Rektor / Wakil Rektor Bidang Kemahasiswaan dengan tugas khusus untuk
mengendalikan keamanan dan ketertiban kampus.

Pola Pengembangan Dan 91
Tata Tertib Kemahasiswaan

14. Tim Pencari Fakta (TPF) adalah dosen yang diangkat oleh Rektor / Wakil
Rektor Bidang Kemahasiswaan dengan tugas untuk mencari fakta yang bisa
dijadikan bukti dalam membuat rekomendasi.

15. Kejahatan adalah setiap perbuatan yang dilakukan oleh mahasiswa baik
sendiri maupun bersama yang ditentukan dalam Kitab Undang – undang
Hukum Pidana (KUHP) maupun peraturan lain yang berlaku di Indonesia.

16. Keputusan yang mempunyai kekuatan hukum tetap adalah putusan
pengadilan yang dijatuhkan oleh hakim yang sudah tidak mempunyai upaya
hukum lagi.

17. Tim Disiplin Mahasiswa terdiri dari Tim Disiplin Mahasiswa tingkat Fakultas
dan Tim Disiplin Mahasiswa tingkat Universitas.

18. Tim Disiplin Mahasiswa Universitas adalah dosen yang ditetapkan oleh
Rektor dengan Surat Keputusan Rektor yang bertugas untuk menerima,
memeriksa, dan membuktikan dugaan pelanggaran dan/atau kejahatan
yang dilakukan mahasiswa, serta merekomendasikan sanksi kepada Pejabat
yang berwenang.

19. Tim Disiplin Mahasiswa tingkat Fakultas adalah dosen yang ditetapkan oleh
Dekan dengan Surat Keputusan Rektor bertugas untuk menerima, memeriksa,
dan membuktikan dugaan pelanggaran dan/atau kejahatan yang dilakukan
mahasiswa sesuai dengan kewenangannya, serta merekomendasikan sanksi
kepada Pejabat yang berwenang.

20. Pejabat yang berwenang adalah pejabat yang berwenang menjatuhkan
sanksi adalah Rektor, Wakil Rektor bidang Kemahasiswaan tingkat universitas
dan Dekan untuk tingkat fakultas.

BAB II

ORGANISASI KEMAHASISWAAN

Pasal 2

(1) Untuk meningkatkan penalaran, minat, bakat dan kesejahteraan mahasiswa
perlu dibentuk organisasi kemahasiswaan;

(2) Organisasi Kemahasiswaan diselenggarakan oleh mahasiswa berdasarkan
Keputusan Pimpinan Universitas dan / atau Fakultas.

(3) Organisasi Kemahasiswaan Perguruan Tinggi Muhammadiyah terdiri
dari Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah atau IMM, Organisasi perwakilan
mahasiswa disebut Dewan Perwakilan Mahasiswa (DPM) dan organisasi
pelaksana yaitu Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) dibawah koordinasi
Pimpinan Universitas dan/atau Fakultas.

(4) Kegiatan keilmuan, penalaran, minat, bakat, dan kesejahteraan mahasiswa
tingkat universitas secara khusus dilaksanakan oleh Unit Kegiatan Mahasiswa
(UKM).

(5) Kegiatan mahasiswa tingkat fakultas ditekankan pada pengembangan
keilmuan dan penalaran.

92 Pola Pengembangan Dan

Tata Tertib Kemahasiswaan

(6) Kegiatan mahasiswa tingkat jurusan /program studi dilaksanakan oleh
Himpunan Mahasiswa Jurusan/Program Studi (HMP) dikhususkan pada
pengembangan profesi keilmuan dibawah koordinasi dan pembinaan
Pimpinan Fakultas dan Ketua Program Studi/Jurusan.

(7) Organisasi mahasiswa tingkat universitas bertanggungjawab kepada Rektor
melalui Wakil Rektor Bidang Kemahasiswaan dan Organisasi kemahasiswaan
tingkat fakultas bertanggungjawab kepada Dekan melalui Wakil Dekan
Bidang Kemahasiswaan.

(8) Kegiatan organisasi kemahasiswaan tingkat universitas atau tingkat fakultas/
program studi tidak boleh bertentangan dengan syari’at, peraturan perundang
– undangan, peraturan persyarikatan, peraturan Universitas Muhammadiyah
Surakarta, dan kode etik mahasiswa.

BAB III

HAK DAN KEWAJIBAN MAHASISWA

Pasal 3

Mahasiswa memiliki hak sebagai berikut:
1. Menggunakan kebebasan akademik secara bertanggung jawab untuk

menuntut dan mengkaji ilmu sesuai dengan ketentuan yang berlaku;
2. Memperoleh pembelajaran, pengajaran, bimbingan, informasi ilmiah, dan

layanan sebaik – baiknya untuk kemajuan studinya;
3. Mengembangkan penalaran dan keilmuan, minat dan bakat sesuai dengan

kemampuannya;
4. Memanfaatkan fasilitas yang dimiliki UMS sesuai ketentuan yang berlaku;
5. Mengikuti kegiatan ekstra kurikuler sesuai ketentuan yang berlaku;
6. Pindah ke perguruan tinggi lain, atau ke jurusan (program studi) lain di UMS;
7. Mengajukan selang studi sesuai dengan ketentuan yang berlaku;
8. Memperoleh santunan kesehatan/kecelakaan dan kematian sesuai dengan

ketentuan yang berlaku;
9. Memperoleh beasiswa baik dari universitas, pemerintah, maupun lembaga

lainnya secara kompetitif;
10. Melaksanakan aktivitas didalam kampus antara pukul 06.00 s.d. pukul 22.00

WIB.

Pasal 4

Mahasiswa memiliki kewajiban sebagai berikut :

1. Melakukan registrasi dan herregistrasi pada tiap awal semester dan tahun

ajaran sebagaimana ketentuan UMS;

2. Melakukan konsultasi kepada pembimbing akademik;
3. Mengisi Formulir Al Islam dan Kemuhammadiyaahan secara online
4. Mengikuti kegiatan Proses Belajar Mengajar (PBM);

Pola Pengembangan Dan 93
Tata Tertib Kemahasiswaan

5. Menyusun tugas akhir dan / atau karya ilmiah sesuai ketentuan yang berlaku;
6. Ikut memelihara sarana dan prasarana di lingkungan kampus;
7. Menjaga wibawa dan nama baik almamater;
8. Menjaga dan mengembangkan nilai-nilai kebudayan nasional;
9. Menjunjung tinggi dan melaksanakan syari’at Islam.

BAB IV
SANKSI

Pasal 5

(1) Mahasiswa dan Organisasi kemahasiswaan yang terbukti melanggar syari’at,

peraturan tata tertib ini dan peraturan lain yang berlaku di UMS dikenakan
sanksi sesuai dengan tingkat pelanggaran yang dilakukan.

(2) Jenis sanksi yang dapat dijatuhkan kepada mahasiswa sebagaimana

dimaksud dalam ayat (1) adalah :

1. Diberhentikan sebagai mahasiswa;
2. Skorsing atau diberhentikan sementara sebagai mahasiswa paling lama

4 (empat) semester. selama – lamanya empat (4) semester;

3. Mengganti kerugian baik dalam bentuk barang atau uang dalam jumlah

tertentu;

4. Dibatalkan nilai mata kuliah tertentu;
5. Tidak lulus atau dibatalkan mengikuti mata kuliah tertentu;
6. Tidak dapat diusulkan sebagai calon mahasiswa berprestasi dan/atau

penerima beasiswa tertentu;

7. Dikenai larangan mengikuti kuliah dan/atau ujian mata kuliah tertentu;
8. Diberi peringatan tertulis;
9. Diberi peringatan lisan.
10. Pembinaan Akhlaq
(3) Jenis sanksi yang dapat dijatuhkan kepada organisasi kemahasiswaan

sebagai-mana disebutkan dalam ayat (1) pasal ini adalah:
1. Skorsing atau diberhentikannya kegiatan organisasi mahasiswa;
2. Tidak diberikannya anggaran kegiatan kepada organisasi mahasiswa
3. Pemotongan dana/anggaran ORMAWA /UKM sebanyak–banyak 75%

(4) Nomor urut sanksi sebagaimana ayat (2) dan ayat 3 menunjukkan tingkat

kualitas (bobot) sanksi berat ke ringan.

(5) Jenis sanksi sebagaimana ayat (2) angka 1 pasal ini hanya dapat dijatuhkan

oleh Rektor

Pasal 6

Penjatuhan sanksi sebagaimana ketentuan Pasal 5 dapat dilakukan secara
alternative dan/atau kumulatif.

94 Pola Pengembangan Dan

Tata Tertib Kemahasiswaan

Pasal 7

Penjatuhan sanksi sebagaimana ketentuan Pasal 5 ayat (2) angka 10 dalam
pelaksanaannya berkoordinasi dengan Lembaga Pengembangan Pondok Al
Islam dan Kemuhammadiyahan (LPPIK)

Pasal 8

Pengulangan pelanggaran akan dikenakan sanksi setingkat lebih berat .

BAB V
LARANGAN

Pasal 9
(1) Mahasiswa dilarang

1. Mengambil barang milik UMS atau lembaga kemahasiswaan secara
tidak sah;

2. Memaksa dengan ancaman atau kekerasan baik langsung atau tidak
langsung untuk mengganggu atau menggagalkan:
a. Aktivitas civitas akademika dan tamu di wilayah UMS;
b. Penggunaan fasilitas yang dikelola oleh UMS;
c. Jalan masuk atau jalan keluar wilayah yang dikelola oleh UMS.

3. Memaksa atau meneror pejabat, dosen, karyawan, atau sesama
mahasiswa baik secara langsung maupun tidak langsung untuk tujuan
tertentu.

4. Menghasut atau membantu orang lain untuk ikut dalam suatu kegiatan
yang mengganggu atau merusak fungsi tugas UMS;

5. Membawa, menyimpan, atau menggunakan suatu benda atau
barang yang patut disadari dan/atau melakukan tindakan yang dapat
membahayakan diri sendiri dan/atau orang lain;

6. Tidak bersedia mempertanggungjawabkan keuangan dan kegiatan
kemahasiswaan menurut peraturan yang berlaku di UMS;

7. Melakukan pencemaran nama baik almamater atau melakukan
perbuatan yang tidak menyenangkan civitas akademika;

8. Melakukan perbuatan yang disadari atau setidak–tidaknya diketahui
sebagai perbuatan curang atau perbutan curang lainnya;

9. Melakukan tindakan terlarang menurut syari’at, peraturan perundang–
undangan yang berlaku di Indonesia baik di dalam maupun di luar
kampus.

10. Menggunakan pakaian disadari atau setidak–tidaknya diketahui
melanggar norma–norma kesopanan, kesusilaan, dan ajaran agama
Islam;

11. Tinggal di kampus layaknya indekost (tidur, menjemur, memasak, dan
sebagainya);

12. Melakukan kegiatan politik praktis baik secara langsung maupun tidak
langsung di dalam kampus;

13. Melakukan kegiatan baik secara individu maupun secara berkelompok
yang mengganggu jalannya proses belajar mengajar.

Pola Pengembangan Dan 95
Tata Tertib Kemahasiswaan

14. Memasang media informasi (spanduk, leaflet, poster dll) yang
bertentangan dengan syariat Islam, peraturan perundangan–undangan,
peraturan universitas dan kode etik mahasiswa.

15. Menyebarluaskan informasi melalui media elektronik maupun non
elektronik yang bertentangan dengan syariat Islam, peraturan
perundangan –undangan, peraturan universitas dan kode etik mahasiswa

(2) Pelanggaran terhadap ketentuan sebagaimana ayat (1) dikenakan sanksi
paling berat skorsing selama–lamanya empat (4) semester atau diberhentikan
sebagai mahasiswa.
BAB VI
PEMALSUAN
Pasal 10

(1) Dengan sengaja memalsukan surat keterangan dan/atau rekomendasi dari
pejabat dosen atau karyawan untuk kepentingaan pribadi dan/atau orang
lain yang dapat merugikan UMS dikenakan sanksi paling berat skorsing 3
(tiga) semester.

(2)  Dengan sengaja secara langsung atau tidak langsung memalsukan, atau
menyalahgunakan surat atau penjiplakan karya ilmiah atau bukti-bukti lain
untuk kepentingan pribadi dan atau orang lain di dalam maupun di luar
lingkungan kampus dikenakan sanksi paling berat skorsing 3 (tiga) semester.

Pasal 11

(1) Dengan sengaja memalsukan kartu atau tanda bukti ujian untuk kepentingan
pribadi dan atau orang lain guna mengikuti ujian dikenakan sanksi paling
berat skorsing 2 (dua) semester.

(2) Dengan sengaja memalsukan tanda tangan pejabat atau dosen atau stempel
yang sah berlaku di lingkungan UMS untuk kepentingan pribadi dan atau
orang lain dikenakan sanksi paling berat diberhentikan sebagai mahasiswa.

(3) Dengan sengaja merubah atau mengganti matakuliah  yang ditempuh
sebagian atau seluruhnya secara tidak sah, dikenakan sanksi pembatalan
sebagian atau seluruhnya mata kuliah tersebut dan atau paling berat
skorsing 2 (dua) semester.

(4) Dengan sengaja melakukan atau bekerja sama dengan orang lain
untuk merubah atau memalsu  sebagian atau seluruh Kartu Hasil Studi
(KHS),  transkrip nilai akademik, atau bukti catatan nilai lainnya sehingga
berbeda dengan aslinya dikenakan sanksi pembatalan seluruh nilai mata
kuliah yang bersangkutan dan sanksi paling berat diberhentikan sebagai
mahasiswa.
Pasal 12

(1) Dengan sengaja meminta atau menyuruh orang lain menggantikan
kedudukannya sebagai peserta ujian dengan memalsukan seluruh
atau sebagian dari bukti-bukti sebagai peserta ujian atau dengan cara
lainnya,  dikenakan sanksi pembatalan hasil ujian mata kuliah pada semester
itu dan atau sanksi paling berat skorsing 4 (empat) semester.

96 Pola Pengembangan Dan

Tata Tertib Kemahasiswaan

(2) Dengan sengaja bertindak selaku pengganti (Joki) dalam ujian dari
seorang mahasiswa atau calon mahasiswa baik di dalam maupun di luar
UMS dikenakan sanksi paling berat skorsing 4 (empat) semester.atau
diberhentikan sebagai mahasiswa.

(3) Setiap mahasiswa meminta atau menyuruh orang lain menggantikan
kedudukannya sebagai peserta ujian masuk sebagai calon mahasiswa
dengan memalsukan seluruh atau sebagian dari bukti-bukti sebagai peserta
ujian atau dengan cara lainnya, dikenakan sanksi paling berat diberhentikan
sebagai mahasiswa.
BAB VII
PENCURIAN DAN PERUSAKAN
Pasal 13

(1)  Setiap mahasiswa yang terlibat langsung atau tidak langsung mencuri atau
merampas harta benda milik UMS atau milik orang lain di dalam atau di luar
kampus dikenakan sanksi paling berat diberhentikan sebagai mahasiswa
dan mengganti barang yang dicuri atau mengganti dengan uang senilai
barang yang dicuri.

(2)  Setiap mahasiswa yang melakukan percobaan pencurian atau perampasan
sebagaimana ayat (1) dikenakan sanksi paling berat skorsing 3 (tiga)
semester.

(3)  Setiap mahasiswa yang terlibat langsung atau tidak langsung merusak
atau menghancurkan harta benda milik UMS atau milik orang lain di dalam
atau di luar kampus sehingga benda itu menjadi rusak, atau tidak berfungsi
lagi dikenakan sanksi paling berat diberhentikan sebagai mahasiswa dan
mengganti barang yang dirusak atau mengganti dengan uang senilai barang
yang dirusak.
BAB VIII
PEMERASAN DAN PENGANCAMAN
Pasal 14

(1)  Setiap mahasiswa yang langsung atau tidak langsung memeras atau
mengancam sesama mahasiswa atau orang lain di dalam atau di luar
kampus, dikenakan sanksi paling berat skorsing 2 (dua) semester.

(2)  Setiap mahasiswa yang memeras dan atau mengancam pejabat, dosen dan
atau karyawan di dalam atau di luar kampus dikenakan sanksi paling berat
skorsing 4 (empat) semester.

BAB IX
PENGANIAYAAN DAN PERKELAHIAN

Pasal 15
(1)  Setiap mahasiswa yang menganiaya sesama mahasiswa atau orang lain

baik di dalam atau di luar kampus dikenakan sanksi paling berat skorsing 4
(empat) semester.
(2)  Setiap mahasiswa yang menganiaya pejabat, dosen, atau karyawan di
dalam atau di luar kampus, dikenakan sanksi paling berat diberhentikan
sebagai mahasiswa dan membayar ganti kerugian.

Pola Pengembangan Dan 97
Tata Tertib Kemahasiswaan

Pasal 16
(1)  Setiap mahasiswa yang terlibat perkelahian di dalam atau di luar kampus,

dikenakan sanksi paling berat skorsing 3 (tiga) semester.
(2)  Setiap mahasiswa yang terlibat perkelahian sebagaimana ayat (1), yang

berakibat cacat atau mati dikenakan sanksi paling berat diberhentikan
sebagai mahasiswa.

BAB X
NARKOTIKA,  PSIKOTROPIKA, OBAT BERBAHAYA (NARKOBA),
DAN MINUMAN KERAS SERTA BENDA-BENDA YANG BERBAHAYA

Pasal 17
Setiap mahasiswa yang memproduksi, menyimpan, membawa, mengedarkan,

mengkonsumsi, atau memiliki narkoba, dikenakan sanksi paling berat
diberhentikan sebagai mahasiswa.

Pasal 18
Setiap mahasiswa yang memproduksi, menyimpan, membawa, mengedarkan,

mengkonsumsi, atau memiliki minuman keras, dikenakan sanksi paling berat
skorsing 4 (empat) semester.

Pasal 19
Setiap mahasiswa yang membawa, menyimpan, dan/atau menggunakan

suatu benda atau barang yang patut disadari atau tidak disadari bahwa
perbuatan tersebut dapat membahayakan diri sendiri dan/atau orang lain,
dikenakan sanksi paling berat skorsing 4 (empat) semester .

BAB XI
PERBUATAN ASUSILA DAN  PERJUDIAN

Pasal 20
(1) Setiap mahasiswa yang mengucapkan atau menulis kata-kata tidak senonoh

di dalam atau di luar kampus yang bertentangan dengan nilai kepatutan dan
syariat Islam, dikenakan sanksi paling berat skorsing 2 (dua) semester.
(2) Setiap mahasiswa yang melakukan perbuatan cabul atau pelecehan seksual
di dalam atau di luar kampus yang bertentangan dengan nilai kepatutan dan
syariat Islam, dikenakan sanksi paling berat skorsing 3 (tiga) semester.
(3) Setiap mahasiswa yang melakukan perbuatan zina di dalam atau di luar
kampus, dikenakan sanksi paling berat diberhentikan sebagai mahasiswa.
(4) Setiap mahasiswa yang melakukan pemerkosaan, baik terlibat langsung
atau tidak langsung, di dalam atau di luar kampus, dikenakan sanksi paling
berat diberhentikan sebagai mahasiswa.
(5) Setiap mahasiswa yang melakukan perbuatan seksual dengan jenis kelamin
yang sama (Lesbian, Gay, Biseksual,Transseksual /LGBT) di dalam atau
di luar kampus, dikenakan sanksi paling berat diberhentikan sebagai
mahasiswa
(6) Setiap mahasiswa yang memproduksi, menyimpan, menyebarluaskan, atau
mempertontonkan gambar, tulisan, barang, yang bersifat pornografi dan atau
yang merendahkan rasa kesusilaan, dikenakan sanksi paling berat skorsing
2 (dua) semester.

98 Pola Pengembangan Dan

Tata Tertib Kemahasiswaan

(7) Setiap mahasiswa yang mengadakan, mengikuti atau berperan serta dalam
kegiatan perjudian dalam bentuk apapun, di dalam atau di luar kampus,
dikenakan sanksi paling berat skorsing 2 (dua) semester.

BAB XII
PENGHINAAN DAN PENCEMARAN NAMA BAIK

Pasal 21
(1)  Setiap mahasiswa yang menghina dan atau mencemarkan nama baik

sesama mahasiswa di dalam atau di luar kampus dikenakan sanksi paling
berat skorsing 1 (satu) semester.
(2) Setiap mahasiswa yang menghina dan atau mencemarkan nama baik
pejabat, dosen, karyawan dan atau orang lain di dalam atau di luar kampus,
dikenakan sanksi paling berat skorsing setinggi-tingginya -2 (dua) semester.
(3) Tindakan sebagaimana tersebut ayat (1) dan (2) adalah pelanggaran aduan.

BAB XIII
MAHASISWA YANG DIJATUHI PIDANA OLEH PENGADILAN

Pasal 22

Mahasiswa yang karena melakukan kejahatan telah dijatuhi pidana penjara
atau kurungan berdasarkan putusan pengadilan yang telah memperoleh
kekuatan hukum tetap, dapat dijatuhkan sanksi paling berat diberhentikan
sebagai mahasiswa. 

BAB XIV
ETIKA KEPRIBADIAN

Pasal 23

(1) Dalam rangka menertibkan cara berpenampilan di kalangan mahasiswa yang
sesuai dengan citra, misi dan visi UMS, maka mahasiswa yang mengikuti
kegiatan proses belajar mengajar baik di dalam maupun di luar kampus
harus mematuhi ketentuan yang sesuai dengan ajaran Islam.

(2)  Untuk mahasiswa laki-laki, mengatur rambutnya dengan rapi, tidak
bertato, tidak mengenakan perhiasan (asesoris) sebagaimana dikenakan
perempuan, tidak mengenakan sandal, kaos oblong, dan atau pakaian yang
kurang pantas dan tidak menutup aurat.

(3)  Untuk mahasiswa perempuan, dalam berpakaian menutup aurat dan cukup
longgar, tidak transparan; tidak memakai make up dan perhiasan (asesoris)
yang berlebihan, tidak memakai anting-anting atau giwang atau sejenisnya
di bagian hidung, bibir, dan atau pada bagian tubuh manapun selain pada
bagian telinga, tidak mengenakan sandal, kaos oblong dan atau pakaian
kurang pantas.

(4)  Barangsiapa melanggar ketentuan sebagaimana tersebut dalam ayat
(1), (2), dan (3) akan dikenakan sanksi paling berat tidak dapat diusulkan
sebagai calon mahasiswa berprestasi dan atau penerima beasiswa tertentu.

Pola Pengembangan Dan 99
Tata Tertib Kemahasiswaan

BAB XV
TIM PENCARI FAKTA DAN TIM KHUSUS

Pasal 24
(1) Pencarian fakta dilakukan oleh Tim Pencari Fakta atas inisiatif Tim Pencari

Fakta atau diminta oleh Tim Disiplin Mahasiswa guna untuk kelengkapan
pembuatan rekomendasi kepada Rektor atau Wakil Rektor bidang
Kemahasiswaan
(2) Tim Pencari Fakta menyusun laporan temuan/kegiatan untuk disampaikan
kepada Tim Disiplin Mahasiswa atas pelanggaran mahasiswa yang terjadi.
(3) Tim Pencari Fakta bisa memberikan keterangan diminta atau tidak diminta
kepada Tim Disiplin Mahasiswa.

Pasal 25
(1) Tim khusus adalah tim ahli bidang tertentu yang bertugas untuk:

a. Membantu Tim Displin Mahasiswa berdasarkan keahliannya;
b. Melaksanakan pemeriksaan terhadap terperiksa sesuai dengan keahlian

yang dimiliki atas permohonan Tim Disiplin Mahasiswa.
(2) Hasil Pemeriksaan disampaikan kepada Tim Disiplin Mahasiswa secara

tertulis, guna untuk membuat rekomendasi kepada Rektor atau Wakil Rektor
bidang kemahasiswaan.

BAB XV
TATA CARA DAN PROSEDUR PENJATUHAN SANKSI

Pasal 26
(1) Pemeriksaan, pembuktian dan pembuatan Berita Acara Pemeriksaan tentang

adanya pelanggaran dan/atau kejahatan oleh mahasiswa dilakukan oleh Tim
Disiplin.
(2) Pemeriksaan, pembuktian dan pembuatan Berita Acara Pemeriksaan tentang
adanya pelanggaran terhadap Pasal 8 ayat (1) angka 10 dan 11, Pasal 10
ayat (1), (3) dan ayat (4), Pasal 22 dilakukan oleh Tim Disiplin Mahasiswa
tingkat Fakultas.
(3) Dalam melaksanakan tugas dan kewenangannya Tim Disiplin Mahasiswa
tingkat Fakultas berkoordinasi dengan Tim Disiplin Mahasiswa Tingkat
Universitas.
(4) Untuk kepentingan pemeriksaan dan pembuatan Berita Acara Pemeriksaan,
Tim Disiplin berwenang memanggil atau menghadirkan tersangka dan/atau
saksi melalui surat sebanyak-banyaknya 3 (tiga) kali.
(5) Pemanggilan tersangka diperlukan selain untuk memberikan keterangan
juga pembelaan
(6) Apabila setelah dipanggil dengan surat resmi sebanyak maksimal tiga kali
dan selambat–lambatnya 7 (tujuh) hari sejak tanggal pengiriman surat
panggilan terakhir tidak hadir dan tidak mengajukan pembelaan, maka hak
pembelaannya gugur dan pemeriksaan dapat dilanjutkan.

100 Pola Pengembangan Dan

Tata Tertib Kemahasiswaan

(7) Untuk kepentingan pemeriksaan dan pembuatan rekomendasi Tim Disiplin
Mahasiswa dapat meminta bantuan kepada Tim Pencari Fakta dan Tim
Khusus.

(8) Hasil pemeriksaan disusun dalam Berita Acara Pemeriksaan beserta
Rekomendasi sanksi diajukan kepada Wakil Rektor III bidang kemahasiswa,
kecuali hasil pemeriksaan sebagaimana ayat (2) pasal ini diajukan kepada
Dekan.

BAB XVI
HAK PEMBELAAN MAHASISWA

Pasal 27
(1)   Mahasiswa yang menjadi tersangka berhak mengajukan pembelaan

kepada Tim Disiplin.
(2)   Pembelaan sebagaimana dimaksudkan dalam ayat (1) di atas diajukan

sendiri baik lisan maupun tertulis.
(3)  Sebelum mengajukan pembelaan tersangka dapat berkonsultasi dengan

lembaga bantuan hukum atau sejenisnya sebelum masa waktu pembelaan
berakhir.
(4)  Mahasiswa yang karena tindakannya berada dalam tahanan Kepolisian,
atau Kejaksaan, atau Pengadilan, Tim Disiplin cukup mengecek kebenaran
penahanan dan tuduhan atasnya, dan mahasiswa bersangkutan kehilangan
hak seperti diatur dalam pasal ini.

BAB XVII
PUTUSAN PENJATUHAN SANKSI

Pasal 28
(1)  Pejabat yang berwenang menjatuhkan sanksi adalah Wakil Rektor bidang

kemahasiswaan dan Dekan kecuali terhadap jenis sanksi sebagaimana
Pasal 5 ayat (2) angka 1 dijatuhkan oleh Rektor
(2) Dekan dapat menjatuhkan sanksi terhadap pelanggaran Pasal 8 ayat (1)
angka 10 dan 11, Pasal 10 ayat (1), (3) dan ayat (4), serta Pasal 22 ayat (1),
(2), (3) dan (4)
(2)   Dasar penjatuhan sanksi sebagaimana ayat (1) adalah BAP beserta
rekomendasi sanksi yang diajukan oleh Tim Disiplin.

Pasal 29
(1)  Sanksi yang telah dijatuhkan Pejabat yang berwenang sebagaimana

dimaksud Pasal 24 ayat (1) dituangkan dalam Surat Keputusan Rektor,
atau Surat Keputusan Wakil Rektor Bidang Kemahasiswaan atau Surat
Keputusan Dekan.
(2)  Surat Keputusan Rektor sebagaimana dimaksud ayat (1) sekurang-
kurangnya memuat tentang:

Pola Pengembangan Dan 101
Tata Tertib Kemahasiswaan

a.   Identitas lengkap mahasiswa, meliputi: nama, tempat tanggal lahir/
umur, fakultas atau program studi, nomor induk mahasiswa (NIM), jenis
kelamin, dan alamat;

b.   Pertimbangan atau konsideran secara lengkap mengenai fakta dan alat
bukti, pasal-pasal yang dilanggar, isi putusan, hari dan tanggal dibuatnya
putusan, nama dan tanda tangan pejabat yang berwenang menjatuhkan
sanksi.

 
BAB XVIII

KETENTUAN LAIN-LAIN

Pasal 30
(1)   Sanksi yang dijatuhkan pengadilan terhadap mahasiswa karena aktivitas

politiknya tidak dengan sendirinya berakibat dijatuhkan sanksi oleh UMS.
(2)   Mahasiswa yang tidak dapat mempertanggungjawabkan aktivitas

lembaga kemahasiswaan atau terlibat langsung atau tidak langsung dengan
penyalahgunaan keuangan lembaga Kemahasiswaan, baik yang bersumber
dan UMS atau sumber lain, dikenakan sanksi paling berat skorsing 2 (dua)
semester.


BAB XIX
KETENTUAN PERALIHAN DAN PENUTUP

Pasal 31
(1)  Putusan penjatuhan sanksi yang telah dijatuhkan sebelum peraturan ini

ditetapkan, dinyatakan tetap berlaku.
(2)  Terhadap pelanggaran yang terjadi sebelum peraturan ini ditetapkan,

diberlakukan peraturan yang berlaku pada saat pelanggaran dilakukan.
(3)  Segala peraturan yang ada sepanjang tidak bertentangan dengan peraturan

tata tertib ini dinyatakan masih tetap berlaku.
(4) Peraturan ini sebagai pedoman bagi Tim Disiplin Mahasiswa Tingkat

Universitas dan Tim Disiplin Mahasiswa Tingkat Fakultas dalam melakukan
pemeriksanaan dan penjatuhan sanksi.

Pasal 32
(1)  Surat Keputusan Rektor ini berlaku sejak tanggal ditetapkan.
(2)  Surat Keputusan Rektor ini akan ditinjau kembali jika terdapat kekeliruan

102 Pola Pengembangan Dan

Tata Tertib Kemahasiswaan

BAB IV

FAKULTAS AGAMA ISLAM

A. FAKULTAS

Profil

Fakultas Agama

Islam bermula dari

Jurusan Pendidikan

Agama Islam FKIP

Universitas Muham-

madiyah Jakarta

Cabang Surakarta,

Kemudian berubah

menjadi Institut Agama

Islam Muhammadiyah (IAIM) Surakarta dengan 2 jurusan, yaitu Tarbiyah

dan Ushuludin. Sejak tahun 1981 bergabung dengan IKIP Muhammadiyah

Surakarta menjadi Universitas Muhammadiyah Surakarta dan menjadi

Fakultas Tarbiyah (Jurusan Pendidikan Agama Islam) dan Fakultas Ushuluddin

(Jurusan Perbandingan Agama). Selanjutnya sejak tahun 1995 berdasarkan

Keputusan Menteri Agama RI No. 136 tahun 1995 tentang perubahan nama

Fakultas Tarbiyah Jurusan Pendidikan Agama Islam, Fakultas Ushuluddin

Jurusan Perbandingan Agama dan Fakultas Syariah Jurusan Muamalah

Jinayat UMS menjadi Fakultas Agama Islam UMS.

Saat ini Fakultas Agama Islam UMS memiliki Program Studi :

1. Pendidikan Agama Islam (PAI) dengan Akreditasi A (SK BAN PT No. 2378/

SK/BAN-PT/Akred/S/X/2016}

2. Hukum Ekonomi Syariah (HES) dengan Akreditasi A (SK BANPT No. 1690/

SK/BAN-PT/Akred/S/VIII/2016}

3. Ilmu al-Quran dan Tafsir (IQT) dengan Akreditasi B (SK BAN PT No.0447/

SK/BAN-PT/Akred/S/I/2017)

Visi

Pada tahun 2029 menjadi pusat unggulan pengembangan studi Islam
dan transfoirmasi sosial pada 2029

Misi
1. Mengembangkan potensi mahasiswa menjadi ulama intelektual, kader

persyarikatan, dan/atau praktisi keislaman profesional.
2. Mengembangkan teori, konsep dan model studi Islam untuk transformasi

sosial.

Fakultas Agama Islam 103

3. Memberdayakan masyarakat melalui pelatihan, bimbingan, konsultasi,
penyuluhan, dan pendampingan/advokasi.

Tujuan

1. Menjadi fakultas yang unggul dalam studi Islam dan transformasi sosial,
serta menghasilkan lulusan berkualitas yang mampu bersaing dan
memadukan antara pengetahuan dan nilai-nilai Islam.

2. Menjadi fakultas yang berkelanjutan dengan tata kelola yang baik.

Fasilitas Lab/Praktikum

• Laboratorium Komputer FAI
• Laboratorium Micro Teaching (PAI)
• Laboratorium Pengadilan Semu (HES)
• Laboratorium Ilmu Falaq (HES/IQT)

Pengelola

Dekan

Nama : Dr. Syamsul Hidayat, M.Ag.

NIDN : 0605096402

Kompetensi Keahlian : Tafsir ayat Perbandingan Agama

Alamat : Saripan Rt 02 Rw 12 No 42 Makamhaji
Kartasura Sukoharjo 57161

Nomor Telp/HP : 0271-7652793, 08122619749

Email : [email protected]

Wakil Dekan I (Bidang Akademik dan Kemahasiswaan)

Nama : Drs. Maarif Jamuin, M.Si.

NIDN : 0625076002

Kompetensi Keahlian : Sosiologi Pendidikan

Alamat : Notosuman Rt 03/05 Singopuran Kartasura
Sukoharjo

Nomor Telp/HP : 0811295032

Email : [email protected]

Wakil Dekan II (Bidang Administrasi, Keuangan dan SDM)

Nama : Drs. Zaenal Abidin, M.Pd.

NIDN : 0601095901

Kompetensi Keahlian : Ilmu Pendidikan

Alamat : Perum Dosen UMS Rt 03 No 42 Makamhaji
Kartasura Sukoharjo

Nomor Telp/HP : 0271-738910

Email :

104
Fakultas Agama Islam

Program Studi Pendidikan Agama Islam

Kaprodi

Nama : Dr. Mohamad Ali, S.Ag.,M.Pd

NIDN : 0628117301

Kompetensi Keahlian : Kapita Selekta Pendidikan, Ilmu Pendidikan Islam,

Perbandingan Pendidikan.

Alamat : Gawanan RT 7/RW 3, Colomadu, Karanganyar

Nomor Telp/HP : 081329050374

Email : [email protected].

Pelaksana Sekprodi I

Nama : Istanto, S.Pd.I., M.Pd

NIDN : 0626058401

Kompetensi Keahlian : Etika Profesi Kependidikan, Manajemen
Pendidikan, Leadership Kependidikan

Alamat : Perum Ostium Regency No. 31-32 RT.04/06 Ds.
Pucangan, Kartasura, Sukoharjo

Nomor Telp/HP : 085229881085

Email : [email protected]

Pelaksana Sekprodi II

Nama : Azaki Khoirudin, S.Pd.I., M.Pd

NIDN :

Kompetensi Keahlian : Pendidikan Islam, Ilmu pendidikan Islam

Alamat : Pondok Hj. Nuriyah Shabran, Makamhaji
Kartasura

Nomor Telp/HP :

Email :

Program Studi IQT : Drs. Suharjianto, M.Ag.
Pengelola Kaprodi : : 0603016101
Nama : Filsafat Islam
NIDN : Kuyudan Rt. 02 Rw. 05 No.3 Makamhaji,
Kompetensi Keahlian
Alamat Kartasura, Sukoharjo 57161
: 08156700368
Nomor Telp/Hp : [email protected]
Email

Fakultas Agama Islam 105

Sekprodi: : Drs. Arief Wibowo, M.Ag
Nama : 0617035501
NIDN : Hinduisme
Kompetensi Keahlian : Gandikan Rt. 02 Rw. 03 Gumpang, Kartasura,
Alamat
Sukoharjo
Nomor Telp/Hp : 081329416157
Email :
Program Studi HES
Kaprodi : Dr. Imron Rosyadi, M.Ag
Nama : 0615036401
NIDN : Hukum Islam dan Pranata Sosial
Kompetensi Keahlian : Kuyudan, 02/05 Makamhaji Kartasuara
Alamat
Sukoharjo
Nomor Telp/HP : 0813-2937-8952
Email : [email protected]

Sekretaris : Drs. Harun, MH
Nama : 0615036401
NIDN : Fiqh Muamalah
Kompetensi Keahlian : Jl. Adi Sumarmo Gg. Ananta No. 10 Kartasura
Alamat
Sukoharjo
Nomor Telp/HP
Email : 081393852407
: [email protected]

Lokasi

Kampus I UMS
Jl. A. Yani Pabelan Kartasura Sukoharjo, Solo 57102,
Telp (0271) 717417 ext 2134, 2193,
Website: http://fai.ums.ac.id
Contact Person Mardani SE (08179463534

106
Fakultas Agama Islam

STAF PENGAJAR

1. Program Studi Pendidikan Agama Islam (PAI)

No Nama NIDN Pendidikan Bidang Konsentrasi
Terakhir

1. Dra. Chusniatun, 0619055801 Sedang Me­ Hadits Tarbawi, Pen­

M.Ag nempuh Pro­ didikan Hadits, dan

gram Doktor Sejarah Pendi­dikan

Ilmu Hukum Islam di Indonesia

2. Drs. Najamuddin 0631085402 S2 Bahasa Arab, Mufro­

Zuhdi, M.Ag datul Qur’an, Tafsir

Tarbawi, Balagatul

Qur’an, Mufradatul

Qur’an dan

Pendidikan Fiqh

3. Drs. Zaenal 0601095901 S2 Microteaching, Pe­

Abidin, M.Pd ngembangan Media

dan Sumber Belajar,

dan Bimbing­an

Konsleing Islami

4. Drs. Ma’arif 0625076002 S2 Sosiologi Pendidik­

Jamuin, M.Si an, Psiko­logi Pendi­

dikan, Islam di Indo­

nesia dan Penelitian

Kependidikan

Kualitatif

5. Dra. Mahasri 0628056505 Sedang Pendidikan Kemu­

Shobahiya, M.Ag Menempuh hammadiyahan, Studi

Program Kemuha-mmadiyah­

Doktor an, dan Perencanaan

Pendid­ ikan pembelajaran PAI

Agama Islam

6. Drs. Bambang 0622025301 S2 Setatistik Pendidik­an,

Raharjo, M.Ag Evaluasi Pendi­dik­an

dan Penelitian Pendi­

dikan Kuantita­tif

7. Dr. Mohamad 0628117301 S3 Ilmu Pendidikan
Ali, S.Ag., M.Pd Islam, Pendidikan
Per­ban­dingan dan
Pengembangan
Kurikulum

Fakultas Agama Islam 107

No Nama NIDN Pendidikan Bidang Konsentrasi
8. Istanto, S.Pd.I., 0626058401 Terakhir
S2 Etika Profesi Kepen­
M.Pd 0613108801 di­dikan, Manajemen
S2 Pendidikan, Leader­
9. Nurul Latifatul ship Pendidikan dan
Inayati, S.Pd.I., PPL
M.Pd
Pendidikan Akhlak,
Pendidikan al-Quran
dan Pendidikan
Aqidah

2. Program Studi IQT

No NAMA NIDN Pend. Bidang
Terakhir Konsentrasi
1 Dr. Sudarno 0621056101 Pemikiran Politik Islam
S3
Shobron, M.Ag Akhlak
S2
2 Drs. Arief Wibowo, 0617035501 Studi Islam, Tafsir
S3
M.Ag Pemikiran Falsafah dan
S2 kalam
3 Dr. Syamsul 0605096402 Sastra Arab/Peradaban
S2 Islam
Hidayat, M.Ag Epistemologi Islam
S3
4 Drs. Suharjianto, 0603016101 Peradaban Islam/
S2 Tasawuf
M.Ag Fenomenologi al-
S2 Quran
5 Drs. Saifuddin 0625055901 Ulumul Quran/Tafsir
S2
Zuhri, M.Ag

6 Dr. Waston, 0623076001

M.Hum

7 Drs. Abdullah 0626086001

Mahmud, M.Ag

8 Drs. M. Darojat 0614035601

Ariyanto, M.Ag

9 Drs. Syarafuddin 0605085302

HZ, M.Ag.

108
Fakultas Agama Islam

3. Program Studi Hukum Ekonomi Syariah (HES)

Staf Pengajar

No Nama NIDN Alamat Rumah

1 Dr. Imron Rosyadi, 0615036401 Kuyudan, 02/05 Makamhaji Kartasura

M.Ag Sukoharjo

2 Dr. Muinudinillah 0621046005 Kedung Winong Rt. 5/rw 1 Nguter

Basri, MA Sukoharjo

3 Drs. Harun, MH 0605085701 Jl. Adi Sumarmo Gg. Ananta No. 10

Kartasura Sukoharjo

4 Yayuli, S.Ag, MPI 0612056404

5 Azhar Alam, Lc, SE, 0613109801 Tegalsari 01/06 Kel. Bejen, Kec.

M.E.Sy Karanganyar Jawa Tengah 57716

6 Drs. Marpuji Ali, 0621085101 Mangkubumen Wetan Rt.04/XIV

MSI Surakarta

Lokasi

Kampus I UMS
Jl. A. Yani Pabelan Kartasura Sukoharjo, Solo 57102,
Telp (0271) 717417 ext 2134, 2193,
Website: http://fai.ums.ac.id
Contact Person Mardani SE (08179463534

B. PROGRAM STUDI PENDIDIKAN AGAMA ISLAM (PAI)

Sejarah

Pada tahun 1965 FKIP MUhamamdiyah cabang Surakarta mendapatkan
ijin untuk berdiri sendiri dan menjadi dua lembaga pendidikan tinggi, IKIP
Muhammadiyah Surakarta dibawah Koordinasi Depertemen perguruan
tinggi dan Ilmu Pengetahuan dan Institut Agama Islam Agama Islam
Muhammadiyah (IAIM) dibawah Departemen Agama, terdapat jurusan
Tarbiyah dan Ushuluddin. Tahun 1979 Drs. H. Mohamad Djazman sebagai
Rektor IKIP memprakrsai menjadi Universitas Muhammadiyah Surakarta
brdasarkan SK Menteri Pendidikan dan Kebudayaan No. 0330/O/1981.

Dasar Hukum

1. Surat Keputusan Menteri Agama Nomor: 21 tahun 1966.
2. Surat Keputusan Menteri Agama Nomor: 136 tahun 1995.
3. Berdasarkan Surat Keputusan Direktorat Jendral Pendidikan Islam,

Direktur Pendidikan Tinggi Islam, Kementerian Agama Republik Indonesia
Nomor:

Fakultas Agama Islam 109

Dj.I/Dt.I.IV/4/PP.04/4307/2013 tentang penataan nomenklatur Perguruan
TInggi Baru, nama Fakultas dan Jurusan, maka jurusan Tarbiyah dirubah
menjadi Program Studi Pendidikan Agama Islam (PAI)

Status Akreditasi
Berdasarkan Keputusan BAN-PT No. 2378/SK/BAN-PT/Akred/S/X/2016.

Program Studi Pendidikan Agama Islam terakreditasi A masa berlaku
2016 – 2021

Visi
Menjadi unggul dan kompetitif dalam pengembangan studi pendidikan

agama Islam pada 2029.

Misi
1. Mengembangkan potensi mahasiswa menjadi ahli Pendidikan Islam dan/

atau praktisi Pendidikan Agama Islam yang profesional.
2. Mengembangkan teori, konsep dan model pendidikan Islam yang

transformatif untuk pengembangan pendidikan agama Islam.
3. Memberdayakan masyarakat dalam bidang pendidikan keislaman melalui

pelatihan, bimbingan, konsultasi, penyuluhan, pendampingan/advokasi

Tujuan
1. Menghasilkan lulusan yang kompeten sebagai guru Pendidikan Agama

Islam (PAI), Kemuhammadiyahan dan Bahasa Arab (ISMUBA) Tingkat SMP
dan SMA Sedrajat yang memiliki kompetensi pedagogik, professional
(keilmuan), kepribadian, sosial, jiwa enterprener dan kepemimpinan
kependidikan, dan berakhlak mulia.
2. Menghasilkan lulusan yang mampu meneliti bidang PAI dan atau ISMUBA
berkualifikasi fundamental.
3. Menghasilkan lulusan yang mampu menjadi penulis buku ajar bidang PAI
dan atau ISMUBAyang menarik Tingat SMP dan SMA Sedrajat .
4. Menghasilkan lulusan yang cakap bekerja dengan sikap ilmiah yang
mampu mengintegrasikan khasanah Islam yang normatif dan historis,
sains dan nilai-nilai Islam, teori dan praktik,
5. Memperkuat kelembagaan dan penyelenggaraan tata kelola yang baik,
transparan, akuntabel, dan berkelanjutan.

Profil Lulusan
1. Menjadi pendidik Pendidikan Agama Islam (PAI) dan atau Islam,

Kemuhammadiyahan dan Bahasa Arab (ISMUBA) Tingkat SMP dan SMA
Sedrajat
2. Menjadi peneliti PAI dan atau ISMUBA berkualifikasi fundamental
3. Menjadi penulis buku ajar PAI dan atau ISMUBA Tingkat SMP dan SMA
Sedrajat

110
Fakultas Agama Islam

Fasilitas Lab/Praktikum
Lab Microteaching/Lab. Komputer Studi Islam/dan sekolah mitra untuk

praktikum mengajar.

Pusat Studi
Center for Teaching and Learning

MATRIK KOMPETENSI, KURIKULUM DAN PROFIL LULUSAN PAI-UMS

PROFIL CAPAIAN PEMBELAJARAN
LULUSAN
NO Kompetensi Kompetensi Kompetensi Lainnya

Utama (KU) Pendukung (KP) (KL)

1 Menjadi Mampu Mampu Mampu memberi

pendidik mengelola mengembangkan umpan balik kepada

PAI dan/ pembelajaran media teman sejawat terkait

atau ISMUBA PAI dan/atau pembelajaran PAI dengan desain

pada tingkat ISMUBA yang dan/atau ISMUBA pembelajaran PAI dan/

SMP dan aktif, kreatif, dan berbentuk power atau ISMUBAberbasis

SMA Sedrajat inovatif pada point, gambar, dan power point, gambar, dan

tingkat SMP dan poster poster

SMA Sedrajat

2 Menjadi Mampu Mampu mendesain Mampu memberi umpan

peneliti mengelola ajuan penelitian balik kepada teman

PAIdan/atau penelitian PAI dan/atau sejawat terkait dengan

ISMUBA PAI dan/atau ISMUBA dengan desain ajuan penelitian

kualifikasi ISMUBA yang pendekatan PAI dan/atau ISMUBA

fundamental bersifat field kuantitatif dan/atau yang bersifat field

research dan/ kualitatif research dan/atau library

atau library research dengan

research

pendekatan kuantitatif
dan/atau kualitatif

Menjadi Mampu Mampu mengem­ Mampu memberi

3 penulis buku mengem­bang­ bangk­ an modul umpan balik kepada

ajar PAI dan/ kan buku ajar dan lembar kerja teman sejawat terkait

atau ISMUBA PAI dan/atau siswa untuk dengan desain modul

pada tingkat ISMUBA pada pembelajaran PAI dan lembar kerja siswa

SMP dan tingkat SMP dan dan/atau ISMUBA untuk pembelajaran PAI

SMA Sedrajat SMA Sedrajat pada tingkat SMP dan/atau ISMUBApada

yang menarik dan SMA Sedrajat tingkat SMP dan SMA

dari segi narasi Sedrajat

dan ilustrasinya

Fakultas Agama Islam 111

CAPAIAN PEMBELAJARAN PROGRAM STUDI PAI-UMS

Parameter Rumusan Capaian Pembelajaran
Deskripsi Prodi PAI UMS

Sikap dan 1. Bertakwa kepada Tuhan Yang Maha Esa dan mampu
Tata Nilai menunj­ukkan sikap religious (derivasi dari nilai ibadah
dan amanah).
(ST)
2. Menjunjung tinggi nilai kemanusiaan dalam menja­lank­ an
tugas berdasarkan agama, moral dan etika (derivasi dari
nilai amanah, ‘adl, khalifah, dan ibadah).

3. Berkontribusi dalam peningkatan mutu kehidupan
bermasyarakat, berbangsa, bernegara, dan kemaju­an
peradaban berdasarkan Pancasila (derivasi dari nilai ‘adl,
khalifah, istishlah, ibadah, dan wawasan keindonesiaan).

4. Berperan sebagai warga negara yang bangga dan cinta
tanah air, memiliki nasionalisme serta rasa tanggung
jawab pada negara dan bangsa(derivasi dari nilai khalifah,
wawasan keindonesiaan, dan life-skills).

5. Menghargai keanekaragaman budaya, pandangan, agama
dan kepercayaan serta pendapat/temuan orisinal orang
lain (derivasi dari ‘ilm, istishlah, khalifah, life- skill, dan
wawasan keindonesiaan).

6. Bekerja sama dan memiliki kepekaan sosial, serta
kepedulian terhadap masyarakat dan lingkungan (derivasi
dari nilai-nilai khalifah, istishlah,life-skill).

7. Taat hukum dan disiplin dalam kehidupan bermasyar­ak­ at
dan bernegara(derivasi dari nilai ‘adl, khalifah, dan life-
skills).

8. Menginternalisasi nilai, norma, dan etika akademik
(derivasi dari nilai tauhid, ‘ilm, amanah, dan‘adl).

9. Menunjukkan sikap bertanggungjawab atas pekerj­aa­ n
di bidang keahliannya secara mandiri (derivasi dari nilai
amanah, dan life-skills).

10. Menginternalisasi semangat kemandirian, kejuangan dan
kewirausahaan(derivasi dari nilai khalifah, amanah, dan
life-skills).

11. Berkepribadian baik dalam melaksanakan tugas kepen­
didikan, keguruan, dan keilmuan

12. Berperan sebagai warga negara yang baik dalam
pengembangan masyarakat dan lingkungan yang damai,
saling menghargai, dan saling bekerjasama

112
Fakultas Agama Islam

Parameter Rumusan Capaian Pembelajaran

Deskripsi Prodi PAI UMS

13. Mau menjadikan kegiatan kependidikan, keguruan, dan
keilmuan sebagai bagian dari dakwah dan transformasi
sosial-budaya keislaman

1. Mampu mendesain pembelajaran PAI dan/atau ISMUBA
Keterampilan tingkat SMP dan SMA Sedrajat berbasis teknologi dan
Umum informasi
(KU)
2. Mampu mendesain penelitian PAI dan/atau ISMUBA
dengan pendekatan kuantitatif dan/atau kualitatif

3. Mampu mendesain buku ajar PAI dan/atau ISMUBA pada
tingkat SMP dan SMA Sedrajat

1. Mampu mengelola pembelajaran PAI dan/atau ISMUBA
Keterampilan pada tingkat SMP dan SMA Sedrajat berbasis power point,
Khusus gambar, dan poster
(KK) 2. Mampu mengelola penelitian PAI dan/atau ISMUBA yang
bersifat field researchdan/atau library research dengan
pendekatan kuantitatif dan/atau kualitatif

3. Mampu mengembangkan buku ajar, modul, dan lembar
kerja siswa untuk pembelajaran PAI dan/atau ISMUBA
pada tingkat SMP dan SMA Sedrajat yang menarik dari
segi narasi dan ilustrasinya

1. Menguasai teori pendidikan, model-model pem­bel­ a­jar­an,
Penguasaaan teori administrasi dan manajemen pendidikan, dan teori
Pengetahuan evaluasi pendidikanuntuk pengembangan pembelajaran

(PP) PAI dan/atau ISMUBA pada tingkat SMP dan SMA Sedrajat

2. Menguasai model penelitian kuantitatif, model pene­­
litian kualitatif, model penelitian lapangan, dan model
penelitian kepustakaan untuk pengembangan mutu
sekolah dan pengembangan mutu pembelajar­an PAI dan/
atau ISMUBA pada tingkat SMP dan SMA Sedrajat

3. Menguasai teori penulisan buku ajar, modul, dan lembar
kerja siswa untuk pengembangan bahan ajar PAI dan/atau
ISMUBA pada tingkat SMP dan SMA Sedrajat

Wewenang 1. Mampu menjadi kader persyarikatan dan/atau praktisi
dan keislaman profesional

Tanggung 2. Mampu menjadi pendidik ISMUBA yang mengaplik­ asikan
jawab desain pembelajaran dengan memanfaatkan Ipteks dalam
(WT) studi Islam untuk transformasi sosial

3. Mampu menjadi peneliti kependidikan Islam secara
profesional

Fakultas Agama Islam 113

114 MATRIKS CAPAIAN PEMBELAJARAN DENGAN BAHAN KAJIAN
Fakultas Agama Islam
Rumusan Bahan Kajian
Capaian
Parameter Pembelajaran Inti Keilmuan PS IPTEKS Pendukung IPTEKS IPTEKS Yang Ciri
Deskkripsi Pelengkap Dikembangkan PT

masa Depan

Sikap dan 1 dan 2 Akidah, Akhlak, Pancasila, Pendidikan English for
Tata Nilai Fiqh Ibadah, Fiqh Kewarganegaraan, Is- Academic
Mu’amalah, Ulumul lam dan Ipteks, Etika Purposes,
3 dan 4 Qur’an, Ulumul Profesi Kependidikan Toefl Pre.
Hadits (Standardized
Test Preparation)    
Studi Kemuham-  
madiyahan Pengantar Te-
knologi dan In-
Pendidikan Aqidah, Perencanaan formasi,
Multimedia Studi
Pendidikan Akhlak, Pembelajaran Islam,
Tahsindan Tah-
Pendidikan Fiqh, PAI, Observasi fidz al-Quran

Pendidik­an Al Persekolahan  

Keteram­ Qur’an, Pendidikan
pilan
Umum 1 Al Hadits, Pendidikan

Kemuhammadi-

yahan, Pendidikan

Bahasa Arab, Pen-

didikan Sejarah

Peradaban Islam

Fakultas Agama Islam Rumusan Bahan Kajian
Capaian
Parameter Pembelajaran Inti Keilmuan PS IPTEKS Pendukung IPTEKS IPTEKS Yang Ciri
Deskkripsi Pelengkap Dikembangkan PT

masa Depan

Metodologi Studi Pemikiran Falsafah Perbandingan

2 Islam, Epistemplogi dan Kalam, Pemikiran- Pendidikan

Studi Islam Tasawuf dan Siyasah,

Peradaban Islam    
 
Penyusunan Buku Tafsir Tarbawi, Hadits Jurnalistik,
 
Ajar Tarbawi, Pendidikan Desain Grafis

Al Qur’an, Pendidikan Pembelajaran,

3 Al Hadits, Pendidikan Desain Blog dan

Kemuhammadiyahan, website pembe-

Pendidikan Bahasa lajaran

Arab  

Pendidikan Aqidah, Microteaching, Pengembanga­ n

Pendidikan Akhlak, Pengembangan Media dan Sum-

Pendidikan Fiqh, Perangkat ber Belajar

Pendidikan Al Pembelajaran, Asisten

Keteram­ Qur’an, Pendidikan Guru
pilan
Khusus 1 Al Hadits, Pendidikan

Kemuhammadi-

yahan, Pendidikan

Bahasa Arab, Pen-

didikan Sejarah

Peradaban Islam  

115

116 Rumusan Bahan Kajian
Fakultas Agama Islam Capaian
Parameter Pembelajaran Inti Keilmuan PS IPTEKS Pendukung IPTEKS IPTEKS Yang Ciri
Deskkripsi Pelengkap Dikembangkan PT

masa Depan

Penelitian Kepen- Manajemen Dakwah, Bahasa Indo-

didikan Kuantitatif, Manajemen Masjid, nesia (Teknik

Penelitian Kepen- Islam di Indonesia, Penulisan Ilmi-

didikan Kualitatif, Leadership Pendidikan, ah), An-Nah-

2 Statistik Pendidikan, Sejarah Pendidikan wul Qur’ani,
Skripsi
Islam di Indonesia, Balaghatul

Ket­ rampilan Berke- Qur’an, Per-

hidupan (Life Skill), bandingan Pen-

Kewirausahaan Pen- didikan

didikan    
 
Penyusunan Buku Tafsir Tarbawi, Hadits Bahasa
Ajar
Tarbawi, Pendidikan Indonesia
3
Al Qur’an, Pendidikan (Teknik Penulisan

Al Hadits, Pendidikan Ilmiah)

Kem­ u­hammadiyahan,

Pendidikan Bahasa

Arab  

Fakultas Agama Islam Rumusan Bahan Kajian
Capaian
Parameter Pembelajaran Inti Keilmuan PS IPTEKS Pendukung IPTEKS IPTEKS Yang Ciri
Deskkripsi Pelengkap Dikembangkan PT

masa Depan

Filsafat Ilmu Pendidikan Bimbingan

Pendidikan Islam, Islam, Psikologi Konseling Islami,

Pengembangan Islam, Psikologi Manajemen

Pen- Evaluasi Pendidikan, Perkembangan Dakwah,
guasaan
Penge­ 1 Sosiologi Manajemen
tahuan Pendidikan, Psikologi Masjid.

Pendidikan Islam,

Pengembangan

Kurikulum,

Manajemen Sekolah    
 
Penelitian Islam di Indonesia, Bahasa

Kependidikan Perk­ emb­ angan, Indonesia

Kuantitatif, Penelitian Ushul Fiqh, Pemikiran (Teknik Penulisan

2 Kependidikan Pendidikan Islam, Ilmiah).

Kualitatif, Statistik Ketrampilan

Pendidikan Berkehidupan (Life

Skill)  

117

118 Rumusan Bahan Kajian
Fakultas Agama Islam Capaian
Parameter Pembelajaran Inti Keilmuan PS IPTEKS Pendukung IPTEKS IPTEKS Yang Ciri
Deskkripsi Pelengkap Dikembangkan PT

masa Depan

Penyusunan Buku Tafsir Tarbawi, Arab Bahasa
Ajar Hadits Tarbawi Indonesia
, Pendidikan Al- (Teknik Penulisan
3 Qur’an, Pendidikan Ilmiah),
Al-Hadits, Pendidikan Tahsindan
Kemuhammad­ iyahan, Tahfidz al-Quran  
Pendidikan Bahasa.
 

Fakultas Agama Islam MATRIKS CAPAIAN PEMBELAJARAN DENGAN MATA KULIAH PRODI PAI UMS

Parameter Rumusan Mata Kuliah
Deskripsi
CP Prodi Inti Pendukung Pelengkap
Sikap dan PAI
Tata Nilai
1&2 Akidah, Akhlak, Fiqh Ibadah, Studi Pancasila, Pendi­dika­ n English for Academic Purposes,
(ST) Fiqh Mu’amalah, Ulumul
Qur’an, Ulumul Hadits Kewargan­ egaraan, Toefl Pre. (Standardized Test
Keteram­
pilan Islam dan Ipteks, Etika Profesi Preparation)
Umum
(KU) 3 & 4 Studi Kemuhammadiyahan Kependidikan

Pendidikan Aqidah, Perencanaan Pembelajaran Pengantar Teknologi dan
Pendidikan Akhlak, PAI, Observasi Sekolah Informasi, Multimedia Studi
Pendidikan Fiqh, Pendidikan Islam, Tahsin dan Tahfidz al-
Al Qur’an, Pendidikan Quran
1 Al Hadits, Pendidikan
Kemuhamma­diyahan,
Pendidikan Bahasa Arab,
Pendidikan Sejarah
Peradaban Islam

Metodologi Studi Islam, Pemikiran Falsafah dan Perbandingan Pendidikan,
2 Epistemplogi Studi Islam
Kalam, Pemikiran Tasawuf Jurnalistik,

dan Siyasah, Peradaban Islam

Penyusunan Buku Ajar Tafsir Tarbawi, Hadits Jurnalistik, Desain Grafis
Tarbawi, Pendidikan Pembelajaran, Desain Blog dan
3 Al Qur’an, Pendidikan website pembelajaran
Al Hadits, Pendidikan
Kemuhammadiyahan,
Pendidikan Bahasa Arab

119

120 Parameter Rumusan Inti Mata Kuliah Pelengkap
Fakultas Agama Islam Deskripsi Pengembangan Media
CP Prodi Pendukung danSumberBelajar
Keteram­ PAI
pilan Microteaching, Magang 2, Bahasa Indonesia (Teknik
Pendidikan Aqidah, Pendidi- Asisten Guru Penulisan Ilmiah), An-
Khusus NahwulQur’ani, Balaghatul
(KK) kan Akhlak, PendidikanFiqh, Manajemen Dakwah, Qur’an, Perbandingan
Pendidikan Al Qur’an, Pen- Manajemen Masjid, Islam Pendidikan
di Indonesia, Leadership
1 didikan Al Hadits, Pendidikan Pendidikan, Sejarah Bahasa Indonesia (Teknik
Kemuhammadiyahan, Pen- Pendidikan Islam di Indonesia, Penulisan Ilmiah)
Ketrampilan Berkehi­dup­
didikan Bahasa Arab, Pen- an (Life Skill), Kewirausahaan
Pendidikan
didikan Sejarah Peradaban Tafsir Tarbawi, Hadits
Tarbawi, Pendidikan
Islam Al Qur’an, Pendidikan
Al Hadits, Pendidikan
Penelitian Kependidikan Kemuhammadiyahan,
Pendidikan Bahasa Arab
Kuantitatif, Penelitian
Kependidikan Kualitatif,

2 Statistik Pendidikan, Skripsi

Penyusunan Buku Ajar
3

Fakultas Agama Islam Parameter Rumusan Inti Mata Kuliah Pelengkap
Deskripsi
CP Prodi Pendukung Bimbingan Konseling
Pengua- PAI Islami, Manajemen Dakwah,
saan Peng- Ilmu Pendidikan Islam, Manajemen Masjid.
Filsafat Pendidikan Islam, Psikologi Islam, Psikologi
etahuan Perkembangan
(PP) Pengembangan Evaluasi Pen-

1 didikan, Sosiologi Pendidikan,
Psikologi Pendidik­an Islam,

Pengembangan Kurikulum,

Manajemen Sekolah

Penelitian Kependidikan Islam di Indonesia, Per­ Bahasa Indonesia (Teknik
Kuantitatif, Penelitian kembangan, Ushul Fiqh, Penulisan Ilmiah).
2 Kependidikan Kualitatif, Pemikiran Pendi­dikan Is­ lam,
Statistik Pendidikan Ketrampilan Berkehidupan
(Life Skill)

Penyusunan Buku Ajar Tafsir Tarbawi, Arab Hadits Tar- Bahasa Indonesia (Teknik
bawi, Pendidikan Al-Qur’an, Penulisan Ilmiah), Tahsin dan
3 Pendidikan Al-Hadits, Pendidi- Tahfidz al-Quran
kan Kemuhammadiyahan, Pen-
didikan Bahasa.

121

SEBARAN MATAKULIAH

PRODI PENDIDIKAN AGAMA ISLAM

SEMESTER I

No Kode Mata Kuliah SKS Semester

1 UMS 10112 English for Academic Purposes 21
2 UMS 10212 Pancasila 21
3 FAI 10322 Mufradatul Qur’an (Bahasa Arab) 21
4 FAI 10422 Bahasa Arab 21
5 FAI 10522 Aqidah 21
6 FAI 10622 Akhlak 21
7 FAI 10722 Ulumul Qur’an 21
8 FAI 10822 Pengantar Teknologi Informasi 21
9 PAI 10932 Ilmu Pendidikan Islam 21
10 PAI 11032 Psikologi Islam 21
20
TOTAL SKS

SEMESTER II SKS Semester

No Kode Mata kuliah 22

1 UMS20112 Toefl Preparation (Standardized Test 22
Preparation) 22
2 UMS20212 Kewarganegaraan 22
3 FAI 20322 Ash-Sharful Qur’ani 22
4 FAI 20422 Fiqh Ibadah 22
5 FAI 20522 Fiqh Mu’amalah 22
6 FAI 20622 Ulumul Hadits 22
7 FAI 20722 Pemikiran Falsafah dan Kalam 22
8 FAI 20822 Multimedia Studi Islam 22
9 PAI 20932 Psikologi Perkembangan 20
10 PAI 21032 Sosiologi Pendidikan SKS

TOTAL

122
Fakultas Agama Islam

SEMESTER III Mata Kuliah SKS Semester

No Kode Bahasa Indonesia 2 3
(Teknik Penulisan Ilmiah)
1 UMS30112 Islam dan Ipteks 2 3
An-Nahwul Qur’ani 2 3
2 UMS30212 Pemikiran Tasawuf dan Siyasah 2 3
3 FAI 30322 Peradaban Islam 2 3
4 FAI 30422 Filsafat Pendidikan Islam 2 3
5 FAI 30522 Psikologi Pendidikan 2 3
6 PAI 30632 Tafsir Tarbawi 2 3
7 PAI 30732 Pengembangan Kurikulum 2 3
8 PAI 30832 Etika Profesi Kependidikan 2 3
9 PAI 30932 20 SKS
10 PAI 31032 TOTAL

SEMESTER IV Mata kuliah SKS Semester

No Kode Studi Kemuhammadiyahan 24
Balaghatul Qur’an 24
1 UMS40112 Islam di Indonesia 24
2 FAI 40222 Ushul Fiqh 24
3 FAI 40322 Epistemologi Islam 24
4 FAI 40422 Metodologi Studi Islam 24
5 FAI 40522 Hadits Tarbawi 24
6 FAI 40622 Statistik Pendidikan 24
7 PAI 40732 Perencanaan Pembelajaran PAI 24
8 PAI 40832 Observasi Persekolahan 14
9 PAI 40932
10 PAI 41031 TOTAL 19
SKS

Fakultas Agama Islam 123

SEMESTER V Mata Kuliah SKS Semester
Pengembangan Media dan Sumber
No Kode Belajar 25
1 PAI 50132 Pengembangan Evaluasi Pendidikan
Penelitian Kependidikan Kuantitatif 25
2 PAI 50232 Pendidikan Al Qur’an 25
3 PAI 50332 Pendidikan Al Hadits 35
4 PAI 50433 Pendidikan Sejarah Peradaban Islam 35
5 PAI 50533 Pendidikan Kemuhammadiyahan 35
6 PAI 50633 35
7 PAI 50733 Sejarah Pendidikan Islam di Indonesia
8 PAI 50832 25
TOTAL
20
SKS

SEMESTER VI Mata Kuliah SKS Semester
No Kode Pengembangan Perangkat Pembelajaran 16
Pendidikan Bahasa Arab 36
1 PAI 60131 Leardership Kependidikan 26
2 PAI 60233 Pendidikan Akhlak 36
3 PAI 60332 Pendidikan Aqidah 36
4 PAI 60433 36
5 PAI 60533 Pendidikan Fiqh 26
6 PAI 60633 Microteaching
7 PAI 60732 Perkembangan Pemikiran Pendidikan 26
Islam
8 PAI 60832 19
TOTAL SKS

124
Fakultas Agama Islam

SEMESTER VII

No Kode Mata Kuliah SKS Semester

1 PAI 70132 Asisten Guru 27
2 UMS70212 Ketrampilan Berkehidupan (Life Skill) 27
3 PAI 70332 Bimbingan Konseling Islami 27
4 PAI 70432 Penelitian Kependidikan Kualitatif 27
5 PAI 70532 Manajemen Sekolah 27
6 PAI 70632 Kewirausahaan Pendidikan 27
7 PAI 70732 Penyusunan Buku Ajar 27
8 PAI 70832 Tahsin dan Tahfidz al-Quran 27
9 PAI 70932 Perbandingan Pendidikan 27

PILIH SATU MATA KULIAH PILIHAN 27
10 PAI 71042 Manajemen Masjid 27
11 PAI 71142 Jurnalistik 22
SKS
TOTAL

SEMESTER VIII

No Kode Mata Kuliah SKS Semester
68
1 PAI 80136 Skripsi
PILIH SATU MATA KULIAH PILIHAN 28
28
2 PAI 80242 Desain Grafis Pembelajaran
3 PAI 80342 Manajemen Dakwah 28
4 PAI 80442 Desain Blog dan Website
12
Pembelajaran SKS

TOTAL

Catatan:

· Untuk menyelesaikan Strata 1 (Sarjana) mahasiswa wajib menempuh
146 SKS

· Mahasiswa wajib menempuh matakuliah pilihan minimal 1 matakuliah

Fakultas Agama Islam 125

C. PROGRAM STUDI ILMU AL-QUR’AN DAN TAFSIR (IQT)

Dasar Hukum
Program Studi Ilmu al-Qur’an dan Tafsir (IQT) diselenggarakan berdasarkan:
1. SK Dirjen Pendidikan Islam Kemenag RI No. 3656 tahun 2014, tanggal 1

Juli 2014. Sejak Januari 2017.
2. SK Badan Akreditasi Nasional Perguruan Tinggi (BAN-PT) No. 0447/SK/

BAN-PT/Akred/S/1/2017 tanggal 26 Januari 2017 dengan predikat B.

Visi
Menjadi Program Studi yang unggul dan terkemuka dalam

pengembangan ilmu al-Qur’an dan Tafsir berbasis riset dan pengembangan
menuju peradaban utama pada tahun 2029.

Misi
1. Mengembangkan pendidikan dan pembelajaran Ilmu al-Qur’an danTafsir

yang sesuai dengan nilai-nilai ke-Islaman, kemuhammadiyahan, dan ke-
Indonesiaan.
2. Menggembirakan penelitian ilmiah dalam pengembangan studi Ilmu al-
Qur’an dan Tafsir untuk kepentingan akademik dan kemaslahatan umat.
3. Meningkatkan peran dalam pemberdayaan masyarakat melalui disiplin
Ilmu al-Qur’an dan Tafsir dalam rangka membumikan al-Qur’an melalui
pengembangan jejaring kerja sama dengan lembaga pemerintah,
organisasi, lembaga dakwah Islam, serta pusat studi ke-Islaman nasional
dan global.
4. Membangun sarana pendidikan dan pembelajaran yang dapat
menghasilkan sumberdaya insani yang sesuai dengan nilai-nilai al-
Qur’an dan sunnah serta sesuai dengan kebutuhan umat.

Tujuan
1. Menghasilkan sarjana ilmu al-Qur’an dan Tafsir yang mempunyai

kapasitas keilmuan dan keahlian dalam skala nasional dan global, kreatif,
beriman, berakhlak mulia, serta memiliki kecakapan dalam kiprah sosial
keagamaan yang bercirikan kemuhammadiyahan, ke-Islaman, dan ke-
Indonesiaan.
2. Menghasilkan penelitian ilmiah dalam bidang ilmu-ilmu al-Qur’an dan
Tafsir yang memiliki kontribusi signifikan bagi pengembangan ilmu-ilmu
ke-Islaman dan kemajuan umat Islam.
3. Menghasilkan program pengabdian masyarakat melalui program
pelatihan, penyuluhan, konsultasi, dan pendampingan berbasis ilmu al-
Qur’an dan Tafsir.
4. Menjadi Program Studi yang sustainable (berkelanjutan) dengan tata
kelola yang baik berbasis teknologi informasi.

126
Fakultas Agama Islam

Pengelola

Kaprodi:
Nama : Drs. Suharjianto, M.Ag.
NIDN : 0603016101
Kompetensi Keahlian : Filsafat Islam
Alamat : Kuyudan Rt. 02 Rw. 05 No.3 Makamhaji,
Kartasura, Sukoharjo 57161
Nomor Telp/Hp : 08156700368
Email : [email protected]
Sekprodi:
Nama : Drs. Arief Wibowo, M.Ag
NIDN : 0617035501
Kompetensi Keahlian : Hinduisme
Alamat : Gandikan Rt. 02 Rw. 03 Gumpang, Kartasura,
Sukoharjo
Nomor Telp/Hp : 081329416157
Email :

Kompetensi Lulusan

1. Kader ulama ahli ilmu al-Qu’ran dan Tafsir yang mampu mengaplikasikan
dan memanfaatkan bidang IQT untuk memecahkan masalah.

2. Peneliti dalam bidang ilmu al-Qur’an dan Tafsir yang mampu me-review
proses dan hasil penelitian dan pemanfaatan hasil-hasil penelitian bidang
ilmu al-Qur’an dan Tafsir untuk kegiatan praksis.

3. Da’i, Mubaligh, dan Penyuluh agama yang memiliki basis ilmu al-Qur’an
dan Tafsir.

4. Guru/Ustadz yang dapat mengembangkan pembelajaran dan ta’lim al-
Qur’an dan Tafsir baik dalam pendidikan formal maupun non-formal.

Struktur Kurikulum

Kompetensi Utama : SKS
Kompetensi pendukung : SKS
Kompetensi lain : SKS
Total SKS wajib ditempuh : 146 SKS
Matakuliah pilihan ditawarkan : 8 SKS
Matakuliah pilihan ditempuh : 2 SKS

Fakultas Agama Islam 127

Sebaran Matakuliah

Sem Kode MK Nama Mata Kuliah* Bobot sks

(1) (2) (3) (4)
UMS10112 Pancasila 2
2
UMS10212 English for Academic Purposes 2
2
FAI10322 Mufrodatul Quran 2
2
FAI10422 Tarjamatul Quran 2
2
I FAI10522 Aqidah 2
FAI10622 Akhlaq 2
2
FAI10722 Ulum al-Qur’an 2
2
FAI10822 Pengantar Teknologi Informasi 2
2
IQT10932 Tafsir Ayat Aqidah 2
2
IQT11032 Tahsin Tahfidz al-Quran Juz 30 2
2
UMS20112 Kewarganegaraan 2
2
UMS20212 Standardized Test Preparation 2
2
FAI20322 Sharful Quran 2
2
II FAI20422 Fiqh Ibadah 2
FAI20522 Fiqh Muamalah 2
2
FAI20622 Ulumul Hadis 2
2
FAI20722 Pemikiran Falsafah Kalam 2
2
FAI20822 Multimedia Studi Islam 2
2
IQT21032 Tahfidz Juz 29 2

IQT21232 Ilmu Tafsir

UMS30112 Islam dan Iptek

UMS30212 Bahasa Indonesia (Teknik Penulisan Ilmiah)

FAI10322 An-Nahwul Quran

III FAI30422 Pemikiran Tasawuf dan Siyasah
FAI30522 Epistemologi Islam

FAI30622 Peradaban Islam

IQT30732 Tahfidz Juz 28

IQT30832 Metodologi Tafsir Quran

IQT30932 Qawaid Tafsir

IQT31032 Tafsir Ayat-ayat Ibadah

UMS40112 Studi Kemuhammadiyahan

FAI40222 Balaghatul Quran

IV FAI40322 Islam di Indonesia

FAI40422 Ushul Fiqh

FAI40622 Metodologi Studi Islam

128
Fakultas Agama Islam

Sem Kode MK Nama Mata Kuliah* Bobot sks

(1) (2) (3) (4)
2
IQT40732 Hadis Aqidah Akhlak

IQT40832 Tahfidz Juz 27 2

IQT40932 Takhrijul Hadis 2

IQT41032 Tafsir Ayat Muamalah 2
IQT41042 Qiraatul Kutub (Pilihan 1) 2
IQT50132 Tahfidz Juz 1 2
IQT50232 Tatbiq Qawaid Lughawiyah fi Tafsir 2
IQT50332 Studi Kitab-kitab Tafsir 2
IQT50432 Quranic Worldview 2
IQT50532 Metode Penelitian Quran-Tafsir 2
V IQT50632 Fiqh Dakwah 2
IQT50732 Ilmu Komunikasi 2
IQT50832 Tarikhul Quran 2
IQT50932 Sejarah Ilmu Dakwah 2
IQT51032 Hadis Ibadah-Muamalah 2
IQT50132 Tatbiq Qawaid Balaghiyyah li Tafsir 2
IQT60232 Al-Quran dan Sains Modern 2
IQT60332 Tafsir Quran Indonesia/Muh 2
IQT60432 Mazahibut Tafsir 2
IQT60532 Sosiologi-Antropologi Dakwah 2
VI IQT60632 Psikologi-Dakwah 2
IQT60732 Manhaj dan Strategi Dakwah 2
IQT60832 Agama-agama dlm Quran 2

IQT60932 Tafsir Ayat-ayat Dakwah 2

IQT61032 Dakwah dan Multi Media (Pilihan 2) 2
IQT70132 Tafsir Quran Kontemporer 2
IQT70232 Tatbiq Tafsir Tematik 2
IQT70332 Qawaid Fiqh-Manhaj Tarjih Muh 2
IQT70432 Orientalisme dan Studi Quran 2
VII IQT70532 Peta dan Penelitian Dakwah 2
IQT70632 Pembelajaran al-Quran 2
IQT70732 Manajemen dan Administrasi Dakwah 2
IQT70832 Metode Penyampaian Materi Dakwah 2
IQT70942 Fiqh Munakahat (Pilihan 3) 2
UMS80112 Ketrampilan Berkehidupan (Mubaligh Hijrah) 2
IQT80232 Al-Quran dan Sosial Politik 2
VIII IQT80334 Skripsi 6
IQT80442 Ilmu Falak 2
IQT80542 Dakwah dan Seni Budaya (Pilihan 4) 2

Fakultas Agama Islam 129


Click to View FlipBook Version