Kegiatan ini dailakukan dalam bentuk:
a. Masa Ta’aruf (MASTA) IMM terintegrasi dengan penyambutan
mahasiswa baru (Masta-PMB) dilanjutkan dengan followup masta.
b. Darul Arqam Dasar (DAD) sebagai pengkaderan utama Ikatan
Mahasiswa Muhammadiyah (IMM) di masing-masing komisariat
c. Musabaqah Tilawatil Qur’an dalam berbagai tingkatan, baik tingkat
Universitas, Kopertis/Kopertais, PP Muhammadiyah, dan Nasional.
d. Aktivitas Da’wah dalam berbagai bentuk, melalui IMM, LDM-PM,
MPQ, Penerbitan Ar-Rasail, Debat Bahasa Arab An Namlah, HW
dan Tapak Suci.
e. Keikutsertaan dalam perkaderan utama Darul Arqam Dasar, Darul
Arqam Madya, Darul Arqam Paripurna,Latihan Instruktur daerah,
Latihan Instruktur Madya, Latihan Instruktur Paripurna.
4. Alumni Carrier and Employment Center (ACEC) dan Kewirausahaan
a. Bidang Kewirausahaan (Entrepreneurship College
Development)
Program pengembangan kemahasiswaan bidang kewirausahaan
dirancang dengan tujuan mengembangkan karakter wirausaha yang
diarahkan pada realisasi pengembangan usaha yang didahului dengan
proses terarah dan terpadu dari peningkatan pemahaman kewirausahaan
sampai pembentukan karakter wirausaha bagi mahasiswa.
Tahapan program tersebut sebagai berikut:
1). Entrepreneurship on The Road
Merupakan program yang dirancang untuk menumbuhkan karakter
wirausaha (entrepreneurship) pada mahasiswa yang diarahakan
untuk mengembangkan kompetensi soft skill, sepertiketangguhan,
kerjakeras, kreatif dan inovatif,
2). Kompetisi Program Mahasiswa Wirausaha Universitas
Merupakan program lanjutan dari kegiatan sosialisasi yang
berorientasi pada memberikan pelatihan bagaimana memulai usaha
melalui kegiatan :
- Kompetisi proposal wirausaha mahasiswa tiap semester.
- Kompetisi strart-up bisnis tiap semester.
- Kompetisi wirausaha sukses tingkat universitas tiap tahun.
3). Kompetisi Kompetisi Bisnis Mahasiswa Indonesia (KBMI)
Program KBMI, dimaksudkan untuk memfasilitasi para mahasiswa
yang mempunyai minat berwirausaha. Fasilitas yang diberikan
dalam bentuk dukungan permodalan dan pendampingan usaha.
Program ini diharapkan mampu mendukung visi-misi pemerintah
yang tertuang dalam Renstra Kemristekdikti untuk pengembangan
entrepreneur pemula dalam mewujudkan kemandirian bangsa
melalui pengembangan pendidikan dan pelatihan kewirausahaan.
80 Pola Pengembangan Dan
Tata Tertib Kemahasiswaan
b. Bidang Alumni (Character Development)
1). Alumny Tracer Study
Tracer Study (Studi Penelusuran Alumni) merupakan survei
yang dilakukan untuk mengukur proses pendidikan tinggi dalam
membekali para alumni untuk memasuki masa transisi dari dunia
kampus ke dunia kerja. Selain itu, Tracer Study juga bertujuan
untuk mendapatkan masukan bagi perbaikan sistem pendidikan di
UMS. Partisipasi para alumni dalam mengisi kuesioner Tracer Study
sangat berharga dalam memberikan kontribusi pengembangan dan
kemajuan UMS. Kegiatan yang dilakukan antara lain :
a). Melakukan penjaringan alumni secara periodik tiap semester
melalui bantuan teknologi informasi jejaring alumni yang
dirancang oleh ACEC melalui website http://tracerstudy.ums.
ac.id/
b). Memfasilitasi pertemuan antara alumni yang sudah berkiprah
di masyarakat dengan para calon alumni untuk memberikan
gambaran mengenai peran yang bisa dilakukan oleh para calon
alumni di dunia nyata. Hal ini dilakukan secara periodik tiap
semester di setiap fakultas dan program studi.
c). Memfasilitasi forum silaturahmi alumni, untuk menciptakan
stimulasi pada para alumni agar dapat dan mampu berkiprah
dalam memajukan dan mengembangkan UMS.
2). Pengembangan Career Alumni dan Calon Alumni
• Job Seeker Competency melalui pelatihan dan magang.
• Melaksanakan acara Company Profile Vaganza dan Job Fair.
Tujuan dari kegiatan Job Fair UMS yaitu sebagai berikut:
1. Memfasilitasi alumni memperoleh arahan dan informasi terkait
dunia kerja
2. Memfasilitasi alumni perguruan tinggi memperoleh pekerjaan
3. Memfasilitasi penyedia lapangan kerja memperoleh SDM yang
sesuai dengan kualifikasi
4. Menjalin hubungan yang baik antara Universitas Muhammadiyah
Surakarta pada umumnya dan Alumni Career and Employment
Center (ACEC) pada khususnya dengan penyedia lapangan
kerja
3). Soft Skill Development with ACEC
1. Sharing with the Succes Alumny.
2. Melaksanakan Pelatihan memasuki dunia kerja.
3. Penyebaran informasi tenaga kerja.
4. Recruitment on the campus.
4). Beasiswa Alumni UMS
Mulai tahun 2018, Alumni UMS yang tergabung dalam Ikatan
Keluarga Alumni (IKA-UMS) telah memberikan beasiswa kepada
para mahasiswa selama satu tahun Rp 400.000,-/bulan.
Pola Pengembangan Dan 81
Tata Tertib Kemahasiswaan
D. Organisasi Mahasiswa (ORMAWA)
1. Legalitas Ormawa dan UKM.
a. Organisasi Mahasiswa tingkat Universitas adalah Ikatan Mahasiswa
Muhammadiyah (IMM) Koordinator Komisariat (Korkom), Dewan
Perwakilan Mahasiswa Universitas (DPM-U), Badan Eksekutif
Mahasiswa Universitas (BEM-U), dan Unit Kegiatan Mahasiswa
Universitas (UKM-U). Kepengurusan Organisasi Mahasiswa tingkat
universitas ditetapkan dengan surat keputusan Rektor.
b. Organisasi Mahasiswa tingkat Fakultas adalah Ikatan Mahasiswa
Muhammadiyah (IMM) Komisariat, Dewan Perwakilan Mahasiswa
Fakultas (DPM-F), Badan Eksekutif Mahasiswa Fakultas (BEM-F),
Himpunan Mahasiswa Program Studi (HMP), dan Unit Kegiatan
Mahasiswa Fakultas (UKM-F). Kepengurusan Organisasi Mahasiswa
tingkat fakultas ditetapkan dengan surat keputusan Dekan.
2. Periodisasi Kepengurusan.
Periodisasi kepengurusan IMM Korkom, IMM komisariat, Ormawa dan
UKM tingkat universitas dan fakultas adalah satu tahun dalam periode
Januari – Desember.
3. Kepengurusan.
a. Orientasi
1) Dakwah amar makruf nahi munkar.
2) Pengkaderan Muhammadiyah.
3) Meningkatkan citra UMS.
4) Pengurus ormawa dan UKM menjadi teladan.
5) Meningkatkan atmosfir akademik.
6) Pengembangan kompetensi dan softskill mahasiswa untuk
menghasilkan lulusan yang kompetitif.
b. Persyaratan: mampu, diterima, religius
1) Memiliki IP minimal 2,5
2) Maksimal semester VII
3) Telah mengikuti Masa Ta’aruf dan Penyambutan mahasiswa
baru (MASTA-PMB) Universitas Muhammadiyah Surakarta
4) Mengisi Formulir Bahan Pendalaman Kader Muhammadiyah
Mahasiswa UMS
5) Khusus calon ketua ormawa harus memiliki pengalaman
organisasi kemahasiswaan (Fakultas/Universitas)
6) Bagi anggota pengurus ormawa diutamakan yang memiliki
pengalaman organisasi kemahasiwaan (Fakultas/Universitas)
7) Berakhlaq mulia
8) Ketua ormawa hanya diperbolehkan menjabat 1 kali periode / 1
tahun.
82 Pola Pengembangan Dan
Tata Tertib Kemahasiswaan
9) Ketua ormawa dan UKM tidak boleh merangkap jabatan sebagai
pengurus organisasi ekstra kampus.
E. Pendanaan
Pendanaan kegiatan kemahasiswa bersumber pada:
1. UMS
Pendanaan kegiatan kemahasiswaan dari UMS bersifat subsidi yang
secara rinci dapat dilihat pada Buku Pedoman Kegiatan Kemahasiswaan
Universitas Muhammadiyah Surakarta tahun 2018.
2. RPF / RPPS
Pengembangan akademik mahasiswa disediakan dana yang perenca-
naannya dilakukan oleh fakultas atau prodi dan pelaksanaannya
dilakukan bersama-sama oleh fakultas atau prodi dengan mahasiswa.
3. Pemerintah
Pendanaan kegiatan kemahasiswaan dari pemerintah dapat diunduh
melalui pengajuan proposal kegiatan yang ditawarkan oleh pemerintah
baik pusat, propinsi, atau daerah. Ajuan pembiayaan kegiatan ini bersifat
kompetitif. Ajuan dana kegiatan ini diketahui oleh pimpinan universitas.
4. Sponsorship (yang tidak mengikat)
5. Bantuan masyarakat (yang tidak mengikat)
F. Kegiatan ORMAWA
a. Kegiatan ORMAWA Tingkat Universitas
Kegiatan mahasiswa di tingkat Universitas difokuskan pada
pengembangan al-Islam dan kemuhammadiyahan, minat - bakat,
organisasi penerbitan, pelatihan manajemen, kepemimpinan, diskusi/
seminar yang sifatnya umum dan actual (isu-isu nasional dan lintas
sektoral) serta kegiatan penelitian dan pengabdian pada masyarakat
yang interdisipliner, kompetensi minat bakat dan softskill. Oleh karena
itu dana kegiatan kemahasiswaan tingkat Universitas dialokasikan pada
kegiatan minat bakat dan organisasi sebesar 65% dan untuk akademik
35%.
b. Kegiatan ORMAWA Tingkat Fakultas
Kegiatan Ormawa Fakultas disamping difokuskan pada pengembangan
al-Islam dan kemuhammadiyahanjuaga menjadi pusat pengembangan
akademik, dana kemahasiswaan tingkat fakultas dialokasikan untuk
kegiatan akademik minimal 65 % sedangkan untuk kegiatan non
Pola Pengembangan Dan 83
Tata Tertib Kemahasiswaan
akademik maksimal 35 %. Fakultas mengalokasikan dananya ke
berbagai Organisasi Mahasiswa/Unit Kegiatan Mahasiswa.
Pembimbing dan pendamping kegiatan kemahasiswaan di tingkat
fakultas adalah Wakil Dekan Kemahasiswaan dan terlibat secara
langsung serta bertanggungjawab atas:
1) Reorganisasi kepengurusan,
2) Rapat kerja (raker),
3) Memberi pertimbangan atau alternatif program kerja,
4) Persiapan kegiatan,
5) Pengajuan proposal,
6) Penetapan anggaran,
7) Pelaksanaan kegiatan,
8) evaluasi kegiatan, dan
9) Pelaporan kegiatan.
10) Peminjaman Tempat dan Transportasi
11) Pengajuan Inventaris
c. Kegiatan ORMAWA Tingkat Prodi
Kegiatan mahasiswa di tingkat program studi dimotori oleh Himpunan
Mahasiswa Program Studi (HMP).Kegiatan HMP didesain untuk
memberi kontribusi terhadap peningkatan akreditasi dan evaluasi diri
Prodi. Kegiatan-kegiatan yang berkaitan dengan hal tersebut ialah:
a. Pengembangan al-Islam dan Kemuhammadiyahan.
Kegiatan ini difokuskan pada kegiatan dakwah dan pengembangan
kader.
b. Kegiatan pendidikan dan pengajaran.
Menciptakan suasana akademis yang kondusif melalui pembentukan
kelompok studi, pelatihan PKM, pelatihan kewirausahaan.
c. Kegiatan penelitian dan pengabdian pada masyarakat;
Melaksanakan penelitian dan pengabdian masyarakat sesuai
dengan bidang ilmu masing-masing.
d. Mendukung peningkatan interaksi mahasiswa dan dosen di
luar proses pembelajaran dan meningkatkan kualitas proses
pembelajaran melalui aktivitas kelompok studi.
Penanggungjawab kegiatan kemahasiswaan di tingkat prodi adalah
Wakil Dekan Kemahasiswaan dan Kaprodi.Wakil Dekan kemahasiswaan
bertanggungjawab atas kegiatan yang dilakukan oleh Himpunan
Mahasiswa Program Studi (HMP) sehubungan dengan HMP sebagai
Ormawa. Sedangkan Kaprodi bertanggungajawab atas implementasi
RPPS yang berhubungan dengan pengembangan akademik mahasiswa
yang meliputi:
84 Pola Pengembangan Dan
Tata Tertib Kemahasiswaan
a. Diskusi ilmiah mahasiswa,
b. Penelitian mahasiswa,
c. Pengabdian masyarakat mahasiswa,
d. Aktivitas kelompok studi,
e. Workshop PKM dan softskill, dan
f. Delegasi seminar, call for paper, workshop, atau lomba
G. Waktu, Nuansa Kegiatan (Tingkat Universitas Dan Fakultas)
1. Kegiatan mahasiswa baik akademik maupun non-akademik sebaiknya
diselenggarakan di kampus. Kegiatan boleh dilaksanakan di luar
kampus apabila objeknya berada di luar kampus atau ada pertimbangan-
pertimbangan khusus misalnya pameran teknologi agar masyarakat
luar mudah mengakses atau kegiatan pelatihan kepemimpinan dan
manajemen mahasiswa agar peserta lebih kondusif. Musyker dan raker
diselenggarakan di dalam kampus.
2. Penyelenggaraan kegiatan tidak boleh mengganggu kegiatan kuliah
baik waktu maupun suasananya. Nuansa Islami harus mewarnai setiap
kegiatan mahasiswa (Surat Edaran Rektor No.: 375/A.2-VIII/ SR/X/2011
poin 6).
3. Waktu kegiatan kemahasiswaan antara pukul 06.00-22.00 WIB (SK
Rektor No: 045/I/2010 tentang peraturan tata tertib mahasiswa UMS
(Bab III pasal 3 sub 10 menyebutkan bahwa mahasiswa melasanakan
aktivitas di kampus antara pukul 06.00 – 22.00 WIB).
4. Kantor lembaga mahasiswa tidak dibenarkan sebagai tempat tidur/
menginap, sebagaimana kamar indekos dan tidak dibenarkan merubah
struktur bangunan yang telah ada (Intruksi Rektor No. 203/A5-I/SR/
VII/2005 butir 1 menyebutkan bahwa segenap fungsionaris lembaga/
unit kegiatan mahasiswa untuk tidak memanfaatkan Unit Kegiatan
Mahasiswa (UKM), baik tingkat Universitas maupun Fakultas sebagai
tempat menginap layaknya indekos (tidur, masak, mencuci/menjemur
pakaian dan kegiatan lain di luar aktivitas ekstra kurikuler, sedangkan
butir 2 menyebutkan bahwa segenap fungsionaris lembaga tidak boleh
merubah struktur bangunan yang telah ada, baik menambahkan sekat
maupun mengecat dengan warna lain (SK Rektor No: 045/I/2010 pasal 8
ayat 1 sub 11 menyebutkan bahwa mahasiswa dilarang tinggal di kampus
layaknya indekos (tidur, menjemur pakaian, memasak dan sebagainya
dan surat edaran Rektor No.: 375/A.2-VIII/SR/X/2011 butir 5 menyebutkan
bahwa mahasiswa tidak boleh tidur di kampus. Pelanggaran terhadap
ketentuan ini dikenakan sangsi paling berat skorsing selama-lamanya 3
(tiga) semester, serta SK Rektor No: 045/I/2010 pasal 8 ayat 2).
5. Peningkatan peran mahasiswa dalam kegiatan. Mahasiswa tidak
hanya sebagai panitia tapi harus dapat mengambil peran yang strategis
misalnya moderator, pembicara (ada keterlibatan secara intens).
Pola Pengembangan Dan 85
Tata Tertib Kemahasiswaan
H. Internalisasi Nilai-nilai Islam di Kampus dan Peran IMM, Ormawa,
dan UKM.
1. Kegiatan ke-Islaman dan Ke-Muhammadiyahan secara khusus telah
diprogramkan dan dilaksanakan dalam bentuk mentoring di bawah
koordinasi Lembaga Pengembangan al-Islam dan Kemuhammadiyahan
UMS. Namun demikian seluruh kegiatan yang dilaksanakan oleh
ormawa dan UKM tidak bisa dilepasakan dari penanaman nilai-nilai
al-Islam dan Kemuhammadiyahan. Demikian juga seluruh komponen
sivitas akademika UMS di unit kemahsiswaan, seperti - BEMU, IMM
Korkom/Komisariat, LDM-PM, BEMF dan UKM- memberi dukungan
secara penuh dalam kegiatan mentoring. Khusus untuk IMM dan LDM-
PM diharapkan dapat berpartisipasi aktif menjadi mentor, memotivasi
mahasiswa peserta mentoring, rekrutmen mentor, dan ikut memonitor
kegiatan mentoring. Dengan demikian ikhtiar untuk mewujudkan kampus
Islami dapat terwujud.
2. Bentuk-bentuk kegiatan yang mendukung proses internalisasi nilai-
nilai Islam di kampus adalah Diskusi/Seminar/talk show dengan
tema-tema Islam, busana muslimah, tata tertib, program-program
kegiatan mahasiswa yang sejalan dengan nilai-nilai ke-Islaman dan
Kemuhammadiyahan.
IMM, ormawa, dan UKM diharapkan bisa bekerja sama untuk: Mencetak
kader muhammadiyah yang baik;
a. Mencetak pimpinan di lembaga/unit tingkat fakultas dan universitas;
b. Bekerja sama dengan lembaga di tingkat fakultas agar bisa
menciptakan kampus yang Islami, seperti menggalakkan kegiatan
diskusi yang mensinergiskan kegiatan Islam;
c. Menyelenggarakan training dakwah yang intensif
d. Memakmurkan masjid
e. Menyiapkan kader untuk lomba yang bernuansa Islam, seperti
MTQ tingkat daerah, wilayah, dan nasional serta mempelopori
pengembangan seni Islami.
I. Sponsor.
Perkembangan program kemahasiwaan tentu membutuhkan dana
yang lebih besar. Sedangkan pendanaan kegiatan kemahasiswaan di UMS
bersifat subsidi.Oleh karena itu UMS membuka peluang kepada ormawa
menjalin kerjasama sponshorship (yang tidak mengikat) untuk mendukung
kegiatannya. Kerjasama sponshorship tentu perlu didukung oleh MoU antar
kedua belah pihak, sehingga masing-masing pihak akan melaksanakan
hak dan kewajibannya secara proporsional. Adapun hal-hal yang perlu
diperhatikan dalam menjalin kerjasama sponsorship adalah sebagai berikut:
86 Pola Pengembangan Dan
Tata Tertib Kemahasiswaan
a. Surat rencana kerjasama sponshorship diajukan oleh Panitia kepada
Wakil Rektor III c.q. Kepala Bagian Kemahasiswaan atau Wakil Dekan
kemahasiswaan yang dilampiri draf MoU antara panitia dengan pihak
sponsor. Dalam draf MoU tersebut dicantumkan hak dan kewajiban baik
sponsor maupun Panitia (Ormawa).
b. Penggunaan umbul-umbul, spanduk dan pesan sponsor lain yang
ada di dalam kampus dibuat secara proporsional, tidak mendominasi
space/lokasi baik bunyi maupun ukurannya. Semua jenis spanduk/
umbul-umbul diatas dibuat standar, baik warna, jenis, dan ukuran sesuai
dengan ketentuan Universitas.Pemasangan spanduk perlu pemperoleh
ijin dari Wakil Rektor II c.q. Maintenance (SK Rektor No.: 375/A.2-VIII/
SR/X/2011 dan surat edaran Rektor no. 156/A.3-VI/SR/V/2005).
c. Kegiatan dilaksanakan dengan tetap menjaga citra UMS sebagai
universitas yang berada di bawah naungan Muhammadiyah (cara
berpakaian, perilaku, maupun jenis kegiatan termasuk syair lagu kalau
itu berupa seni).
d. Dapat dipertanggungjawabkan secara etika dan estetika.
e. Meminimalisir kegiatan (pertunjukan seni) yang berbau komersial dan
mengabaikan costUniversitas. Jika kegiatan tersebut menjual karcis,
maka panitia berkewajiban membayar lebih dahulu sebesar 15-20 %
dari pendapatan kotor kepada Universitas c.q Kepala Biro Keuangan
UMS.
f. Sponsor rokok tidak diperbolehkan (surat edaran Rektor no. 156/A.3-
VI/SR/V/2005).
g. Mitra pemberi sponsor adalah perusahaan, institusi, atau bidang usaha
yang dipandang layak.
J. Demonstrasi dan Demokratisasi.
Lembaga kemahasiswaan UMS yang akan melakukan demonstrasi baik
di dalam atau di luar kampus terlebih dahulu harus memberi tahu kepada
pimpinan fakultas maupun universitas. Hal ini agar tidak menimbulkan
persoalan, baik yang menyangkut kepentingan demonstran maupun
kepentingan civitas akademika UMS. Demonstrasi boleh dilakukan dalam
koridor Islami dan intelektual yang bercirikan antara lain sebagai berikut:
a. Tertib
b. Argumentatif dan rasional
c. Tidak anarkhi
d. Tidak mencela orang lain
e. Komunikatif
f. Jujur
Pola Pengembangan Dan 87
Tata Tertib Kemahasiswaan
Demokratisasi dalam kampus akan terus diupayakan dengan
meningkatkan dialog antar unsur mahasiswa dan dosen, pembina
mahasiswa dan pimpinan universitas/fakultas bidang kemahasiswaan
serta meningkatkan keterlibatan mahasiswa dalam pengambilan
kebijakan sesuai dengan kewenangan dan aturan yang berlaku.
Demokratisasi bukan sebuah kebebasan yang tidak bertanggung
jawab tetapi meletakkan keseimbangan antara hak dan kewajiban serta
antara kewenangan dan peran atau status.
K. Penghargaan prestasi mahasiswa
Bentuk Penghargaan:
a. Piagam Penghargaan
b. Beasiswa
c. Insentif
d. Lain-lain (diangkat sebagai asisten peneliti, asisten dosen dan asisten
laboratorium, publikasi)
e. Besaran insentif penghargaan prestasi dapat dilihat pada Buku Pedoman
Kegiatan Kemahasiswaan UMS tahun 2018.
88 Pola Pengembangan Dan
Tata Tertib Kemahasiswaan
II. Peraturan Tata Tertib Mahasiswa Universitas Muhammadiyah
Surakarta
Berdasarkan Surat Keputusan Rektor Universitas Muhammadiyah Surakarta
nomor: 84.1/I/2018 Tentang Peraturan Tata Tertib Mahasiswa Universitas
Muhammadiyah Surakarta diatur tata tertib mahasiswa sebagai berikut:
KEPUTUSAN
REKTOR UNIVERSITAS MUHAMMADIYAH SURAKARTA
NOMOR: 84.1/I/2018
TENTANG
PERATURAN TATA TERTIB MAHASISWA
UNIVERSITAS MUHAMMADIYAH SURAKARTA
REKTOR UNIVERSITAS MUHAMMADIYAH SURAKARTA
Memperhatikan : 1. Keputusan Rektor Universitas Muhammadiyah
Surakarta nomor 076/I/2005 tentang Peraturan
Tata Tertib Mahasiswa tanggal 16 Agustus
2005;
2. Keputusan Rapat Pimpinan Universitas dengan
Badan Pembina Harian Universitas Muham-
madiyah Surakarta tanggal 8 Desember 2013;
3. HasilRapatWakilRektorBidangKemahasiswaan
dengan Tim Disiplin Mahasiswa dan seluruh
Staf Kemahasiswaan pada tanggal 4 Januari
2018;
4. Surat Permohonan Wakil Rektor III Nomor:
236/A.1-I/MAWA/VII/2018 Tanggal 7 Juli
2018 Perihal Permohonan SK Rektor Tentang
Peraturan Tata Tertib Mahasiswa Universitas
Muhammadiyah Surakarta.
Menimbang : 1. Bahwa dalam rangka mengembangkan aktivitas
dan membentuk mahasiswa intelektual yang
berkualitas dan berkepribadian Islami, perlu
diciptakan suasana kampus yang kondusif,
bernuansa akademik dan Islam;
2. Bahwa dalam rangka menanamkan
kedisiplinan dan kejujuran menuju Universitas
Muhammadiyah Surakarta yang berkualitas,
diperlukan rumusan peraturan tata tertib
mahasiswa;
Pola Pengembangan Dan 89
Tata Tertib Kemahasiswaan
3. Bahwa SK Rektor Nomor 045/I/2010 Tentang
Peraturan Tata Tertib Mahasiswa Universitas
Mengingat : Muhammadiyah Surakarta yang selama ini
berlaku dipandang sudah tidak sesuai lagi
dengan perkembangan situasi saat ini, sehingga
perlu untuk melakukan perubahan;
4. Bahwa untuk itu perlu diterbitkan Keputusan
Rektor.
1. Undang – Undang No. 12 Tahun 2012 tentang
Pendidikan Tinggi;
2. Pedoman Pimpinan Pusat Muhammadiyah
No.02/PED/I.0/B/ 2012 Tentang Perguruan
Tinggi Muhammadiyah;
3. Ketentuan Majelis Pendidikan Tinggi Pimpinan
Pusat Muhammadiyah No.178/KET/I.3/D/2012
tentang Penjabaran Pedoman Pimpinan
Pusat Muhammadiyah No. 02/PED/I.0/B/2012
Tentang Perguruan Tinggi Muhammadiyah;
4. Statuta Universitas Muhammadiyah Surakarta;
5. Keputusan Rektor Universitas Muhammadiyah
Surakarta No. 047/VIII/2005 Tentang Penetapan
Peraturan-Peraturan di Lingkungan Universitas
Muhammadiyah Surakarta.
Menetapkan : MEMUTUSKAN
Pertama : Mengesahkan Peraturan Tata Tertib Mahasiswa
Universitas Muhammadiyah Surakarta;
Kedua : Keputusan ini berlaku sejak tanggal ditetapkan;
Ketiga : Segala sesuatunya akan diubah dan diperbaiki
sebagaimana mestinya apabila di kemudian hari
ternyata terdapat kekeliruan dalam Keputusan ini.
Ditetapkan di Surakarta
Pada tanggal 2 Agustus 2018 M
20 Dzulqo’dah 1439 H
Rektor,
Dr. H. Sofyan Anif, M.Si.
NIDN: 0625066301
Tembusan :
1. Yth. Ketua BPH;
2. Yth. Wakil Rektor;
3. Yth. Dekan/Direktur Sekolah Pascasarjana;
4. Yth. Ketua Lembaga/Ka. Biro/Ka. Unit;
5. Yth. Ormawa dan UKM di lingkungan UMS;
6. Arsip.
90 Pola Pengembangan Dan
Tata Tertib Kemahasiswaan
Lampiran SK Rektor : Nomor: 84.1/I/2019
PERATURAN TATA TERTIB MAHASISWA
UNIVERSITAS MUHAMMADIYAH SURAKARTA
BAB I
KETENTUAN UMUM
Pasal 1
Dalam peraturan ini yang dimaksud dengan:
1. Universitas Muhammadiyah Surakarta, selanjutnya disebut UMS adalah
Perguruan Tinggi Islami yang mengemban amanah menyelenggarakan
pendidikan untuk membentuk manusia yang berakhlaq mulia dan berjiwa
amar ma’ruf nahi munkar.
2. Tata tertib adalah seperangkat peraturan yang mengatur kedudukan, hak,
kewajiban, dan aktivitas mahasiswa.
3. Disiplin adalah segala bentuk sikap dan perilaku mahasiswa yang mematuhi
ketentuan – ketentuan yang berlaku
4. Aktivitas adalah segala kegiatan mahasiswa yang bersifat akademik dan non
akademik.
5. Mahasiswa adalah seluruh peserta didik yang terdaftar di Biro Administrasi
Akademik.
6. Tersangka adalah mahasiswa yang diketahui, dilaporkan dan/atau diadukan
oleh dan/ atau kepada Ketua Program Studi (Jurusan), Pimpinan Fakultas,
Pimpinan Universitas, atau Tim Displin Mahasiswa karena diduga telah
melakukan pelanggaran tata tertib ini atau peraturan lain yang berlaku di
UMS.
7. Terperiksa adalah mahasiswa yang diperiksa dan/atau diklarifikasi oleh Tim
Disiplin Mahasiswa atas laporan dan/atau aduan.
8. Kampus adalah fasilitas lembaga pendidikan dengan segenap lingkungan
fisik dan non fisik.
9. Organisasi kemahasiswaan adalah wahana dan sarana pengembangan
diri mahasiswa kea rah perluasan wawasan untuk dapat meningkatkan
penalaran, minat, bakat dan kesejahteraan mahasiswa
10. Sanksi adalah hukuman akademik dan/atau administratif yang dijatuhkan
kepada mahasiswa dan organisasi kemahasiswaan atas pelanggaran
ketentuan dalam surat keputusan ini.
11. Pelanggaran adalah segala bentuk perbuatan yang bertentangan dengan
ketentuan yang berlaku dalam surat keputusan ini.
12. Larangan adalah segala perbuatan yang tidak boleh dilakukan oleh mahasiswa
13. Tim Khusus adalah dosen dan tenaga kependidikan yang diangkat oleh
Rektor / Wakil Rektor Bidang Kemahasiswaan dengan tugas khusus untuk
mengendalikan keamanan dan ketertiban kampus.
Pola Pengembangan Dan 91
Tata Tertib Kemahasiswaan
14. Tim Pencari Fakta (TPF) adalah dosen yang diangkat oleh Rektor / Wakil
Rektor Bidang Kemahasiswaan dengan tugas untuk mencari fakta yang bisa
dijadikan bukti dalam membuat rekomendasi.
15. Kejahatan adalah setiap perbuatan yang dilakukan oleh mahasiswa baik
sendiri maupun bersama yang ditentukan dalam Kitab Undang – undang
Hukum Pidana (KUHP) maupun peraturan lain yang berlaku di Indonesia.
16. Keputusan yang mempunyai kekuatan hukum tetap adalah putusan
pengadilan yang dijatuhkan oleh hakim yang sudah tidak mempunyai upaya
hukum lagi.
17. Tim Disiplin Mahasiswa terdiri dari Tim Disiplin Mahasiswa tingkat Fakultas
dan Tim Disiplin Mahasiswa tingkat Universitas.
18. Tim Disiplin Mahasiswa Universitas adalah dosen yang ditetapkan oleh
Rektor dengan Surat Keputusan Rektor yang bertugas untuk menerima,
memeriksa, dan membuktikan dugaan pelanggaran dan/atau kejahatan
yang dilakukan mahasiswa, serta merekomendasikan sanksi kepada Pejabat
yang berwenang.
19. Tim Disiplin Mahasiswa tingkat Fakultas adalah dosen yang ditetapkan oleh
Dekan dengan Surat Keputusan Rektor bertugas untuk menerima, memeriksa,
dan membuktikan dugaan pelanggaran dan/atau kejahatan yang dilakukan
mahasiswa sesuai dengan kewenangannya, serta merekomendasikan sanksi
kepada Pejabat yang berwenang.
20. Pejabat yang berwenang adalah pejabat yang berwenang menjatuhkan
sanksi adalah Rektor, Wakil Rektor bidang Kemahasiswaan tingkat universitas
dan Dekan untuk tingkat fakultas.
BAB II
ORGANISASI KEMAHASISWAAN
Pasal 2
(1) Untuk meningkatkan penalaran, minat, bakat dan kesejahteraan mahasiswa
perlu dibentuk organisasi kemahasiswaan;
(2) Organisasi Kemahasiswaan diselenggarakan oleh mahasiswa berdasarkan
Keputusan Pimpinan Universitas dan / atau Fakultas.
(3) Organisasi Kemahasiswaan Perguruan Tinggi Muhammadiyah terdiri
dari Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah atau IMM, Organisasi perwakilan
mahasiswa disebut Dewan Perwakilan Mahasiswa (DPM) dan organisasi
pelaksana yaitu Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) dibawah koordinasi
Pimpinan Universitas dan/atau Fakultas.
(4) Kegiatan keilmuan, penalaran, minat, bakat, dan kesejahteraan mahasiswa
tingkat universitas secara khusus dilaksanakan oleh Unit Kegiatan Mahasiswa
(UKM).
(5) Kegiatan mahasiswa tingkat fakultas ditekankan pada pengembangan
keilmuan dan penalaran.
92 Pola Pengembangan Dan
Tata Tertib Kemahasiswaan
(6) Kegiatan mahasiswa tingkat jurusan /program studi dilaksanakan oleh
Himpunan Mahasiswa Jurusan/Program Studi (HMP) dikhususkan pada
pengembangan profesi keilmuan dibawah koordinasi dan pembinaan
Pimpinan Fakultas dan Ketua Program Studi/Jurusan.
(7) Organisasi mahasiswa tingkat universitas bertanggungjawab kepada Rektor
melalui Wakil Rektor Bidang Kemahasiswaan dan Organisasi kemahasiswaan
tingkat fakultas bertanggungjawab kepada Dekan melalui Wakil Dekan
Bidang Kemahasiswaan.
(8) Kegiatan organisasi kemahasiswaan tingkat universitas atau tingkat fakultas/
program studi tidak boleh bertentangan dengan syari’at, peraturan perundang
– undangan, peraturan persyarikatan, peraturan Universitas Muhammadiyah
Surakarta, dan kode etik mahasiswa.
BAB III
HAK DAN KEWAJIBAN MAHASISWA
Pasal 3
Mahasiswa memiliki hak sebagai berikut:
1. Menggunakan kebebasan akademik secara bertanggung jawab untuk
menuntut dan mengkaji ilmu sesuai dengan ketentuan yang berlaku;
2. Memperoleh pembelajaran, pengajaran, bimbingan, informasi ilmiah, dan
layanan sebaik – baiknya untuk kemajuan studinya;
3. Mengembangkan penalaran dan keilmuan, minat dan bakat sesuai dengan
kemampuannya;
4. Memanfaatkan fasilitas yang dimiliki UMS sesuai ketentuan yang berlaku;
5. Mengikuti kegiatan ekstra kurikuler sesuai ketentuan yang berlaku;
6. Pindah ke perguruan tinggi lain, atau ke jurusan (program studi) lain di UMS;
7. Mengajukan selang studi sesuai dengan ketentuan yang berlaku;
8. Memperoleh santunan kesehatan/kecelakaan dan kematian sesuai dengan
ketentuan yang berlaku;
9. Memperoleh beasiswa baik dari universitas, pemerintah, maupun lembaga
lainnya secara kompetitif;
10. Melaksanakan aktivitas didalam kampus antara pukul 06.00 s.d. pukul 22.00
WIB.
Pasal 4
Mahasiswa memiliki kewajiban sebagai berikut :
1. Melakukan registrasi dan herregistrasi pada tiap awal semester dan tahun
ajaran sebagaimana ketentuan UMS;
2. Melakukan konsultasi kepada pembimbing akademik;
3. Mengisi Formulir Al Islam dan Kemuhammadiyaahan secara online
4. Mengikuti kegiatan Proses Belajar Mengajar (PBM);
Pola Pengembangan Dan 93
Tata Tertib Kemahasiswaan
5. Menyusun tugas akhir dan / atau karya ilmiah sesuai ketentuan yang berlaku;
6. Ikut memelihara sarana dan prasarana di lingkungan kampus;
7. Menjaga wibawa dan nama baik almamater;
8. Menjaga dan mengembangkan nilai-nilai kebudayan nasional;
9. Menjunjung tinggi dan melaksanakan syari’at Islam.
BAB IV
SANKSI
Pasal 5
(1) Mahasiswa dan Organisasi kemahasiswaan yang terbukti melanggar syari’at,
peraturan tata tertib ini dan peraturan lain yang berlaku di UMS dikenakan
sanksi sesuai dengan tingkat pelanggaran yang dilakukan.
(2) Jenis sanksi yang dapat dijatuhkan kepada mahasiswa sebagaimana
dimaksud dalam ayat (1) adalah :
1. Diberhentikan sebagai mahasiswa;
2. Skorsing atau diberhentikan sementara sebagai mahasiswa paling lama
4 (empat) semester. selama – lamanya empat (4) semester;
3. Mengganti kerugian baik dalam bentuk barang atau uang dalam jumlah
tertentu;
4. Dibatalkan nilai mata kuliah tertentu;
5. Tidak lulus atau dibatalkan mengikuti mata kuliah tertentu;
6. Tidak dapat diusulkan sebagai calon mahasiswa berprestasi dan/atau
penerima beasiswa tertentu;
7. Dikenai larangan mengikuti kuliah dan/atau ujian mata kuliah tertentu;
8. Diberi peringatan tertulis;
9. Diberi peringatan lisan.
10. Pembinaan Akhlaq
(3) Jenis sanksi yang dapat dijatuhkan kepada organisasi kemahasiswaan
sebagai-mana disebutkan dalam ayat (1) pasal ini adalah:
1. Skorsing atau diberhentikannya kegiatan organisasi mahasiswa;
2. Tidak diberikannya anggaran kegiatan kepada organisasi mahasiswa
3. Pemotongan dana/anggaran ORMAWA /UKM sebanyak–banyak 75%
(4) Nomor urut sanksi sebagaimana ayat (2) dan ayat 3 menunjukkan tingkat
kualitas (bobot) sanksi berat ke ringan.
(5) Jenis sanksi sebagaimana ayat (2) angka 1 pasal ini hanya dapat dijatuhkan
oleh Rektor
Pasal 6
Penjatuhan sanksi sebagaimana ketentuan Pasal 5 dapat dilakukan secara
alternative dan/atau kumulatif.
94 Pola Pengembangan Dan
Tata Tertib Kemahasiswaan
Pasal 7
Penjatuhan sanksi sebagaimana ketentuan Pasal 5 ayat (2) angka 10 dalam
pelaksanaannya berkoordinasi dengan Lembaga Pengembangan Pondok Al
Islam dan Kemuhammadiyahan (LPPIK)
Pasal 8
Pengulangan pelanggaran akan dikenakan sanksi setingkat lebih berat .
BAB V
LARANGAN
Pasal 9
(1) Mahasiswa dilarang
1. Mengambil barang milik UMS atau lembaga kemahasiswaan secara
tidak sah;
2. Memaksa dengan ancaman atau kekerasan baik langsung atau tidak
langsung untuk mengganggu atau menggagalkan:
a. Aktivitas civitas akademika dan tamu di wilayah UMS;
b. Penggunaan fasilitas yang dikelola oleh UMS;
c. Jalan masuk atau jalan keluar wilayah yang dikelola oleh UMS.
3. Memaksa atau meneror pejabat, dosen, karyawan, atau sesama
mahasiswa baik secara langsung maupun tidak langsung untuk tujuan
tertentu.
4. Menghasut atau membantu orang lain untuk ikut dalam suatu kegiatan
yang mengganggu atau merusak fungsi tugas UMS;
5. Membawa, menyimpan, atau menggunakan suatu benda atau
barang yang patut disadari dan/atau melakukan tindakan yang dapat
membahayakan diri sendiri dan/atau orang lain;
6. Tidak bersedia mempertanggungjawabkan keuangan dan kegiatan
kemahasiswaan menurut peraturan yang berlaku di UMS;
7. Melakukan pencemaran nama baik almamater atau melakukan
perbuatan yang tidak menyenangkan civitas akademika;
8. Melakukan perbuatan yang disadari atau setidak–tidaknya diketahui
sebagai perbuatan curang atau perbutan curang lainnya;
9. Melakukan tindakan terlarang menurut syari’at, peraturan perundang–
undangan yang berlaku di Indonesia baik di dalam maupun di luar
kampus.
10. Menggunakan pakaian disadari atau setidak–tidaknya diketahui
melanggar norma–norma kesopanan, kesusilaan, dan ajaran agama
Islam;
11. Tinggal di kampus layaknya indekost (tidur, menjemur, memasak, dan
sebagainya);
12. Melakukan kegiatan politik praktis baik secara langsung maupun tidak
langsung di dalam kampus;
13. Melakukan kegiatan baik secara individu maupun secara berkelompok
yang mengganggu jalannya proses belajar mengajar.
Pola Pengembangan Dan 95
Tata Tertib Kemahasiswaan
14. Memasang media informasi (spanduk, leaflet, poster dll) yang
bertentangan dengan syariat Islam, peraturan perundangan–undangan,
peraturan universitas dan kode etik mahasiswa.
15. Menyebarluaskan informasi melalui media elektronik maupun non
elektronik yang bertentangan dengan syariat Islam, peraturan
perundangan –undangan, peraturan universitas dan kode etik mahasiswa
(2) Pelanggaran terhadap ketentuan sebagaimana ayat (1) dikenakan sanksi
paling berat skorsing selama–lamanya empat (4) semester atau diberhentikan
sebagai mahasiswa.
BAB VI
PEMALSUAN
Pasal 10
(1) Dengan sengaja memalsukan surat keterangan dan/atau rekomendasi dari
pejabat dosen atau karyawan untuk kepentingaan pribadi dan/atau orang
lain yang dapat merugikan UMS dikenakan sanksi paling berat skorsing 3
(tiga) semester.
(2) Dengan sengaja secara langsung atau tidak langsung memalsukan, atau
menyalahgunakan surat atau penjiplakan karya ilmiah atau bukti-bukti lain
untuk kepentingan pribadi dan atau orang lain di dalam maupun di luar
lingkungan kampus dikenakan sanksi paling berat skorsing 3 (tiga) semester.
Pasal 11
(1) Dengan sengaja memalsukan kartu atau tanda bukti ujian untuk kepentingan
pribadi dan atau orang lain guna mengikuti ujian dikenakan sanksi paling
berat skorsing 2 (dua) semester.
(2) Dengan sengaja memalsukan tanda tangan pejabat atau dosen atau stempel
yang sah berlaku di lingkungan UMS untuk kepentingan pribadi dan atau
orang lain dikenakan sanksi paling berat diberhentikan sebagai mahasiswa.
(3) Dengan sengaja merubah atau mengganti matakuliah yang ditempuh
sebagian atau seluruhnya secara tidak sah, dikenakan sanksi pembatalan
sebagian atau seluruhnya mata kuliah tersebut dan atau paling berat
skorsing 2 (dua) semester.
(4) Dengan sengaja melakukan atau bekerja sama dengan orang lain
untuk merubah atau memalsu sebagian atau seluruh Kartu Hasil Studi
(KHS), transkrip nilai akademik, atau bukti catatan nilai lainnya sehingga
berbeda dengan aslinya dikenakan sanksi pembatalan seluruh nilai mata
kuliah yang bersangkutan dan sanksi paling berat diberhentikan sebagai
mahasiswa.
Pasal 12
(1) Dengan sengaja meminta atau menyuruh orang lain menggantikan
kedudukannya sebagai peserta ujian dengan memalsukan seluruh
atau sebagian dari bukti-bukti sebagai peserta ujian atau dengan cara
lainnya, dikenakan sanksi pembatalan hasil ujian mata kuliah pada semester
itu dan atau sanksi paling berat skorsing 4 (empat) semester.
96 Pola Pengembangan Dan
Tata Tertib Kemahasiswaan
(2) Dengan sengaja bertindak selaku pengganti (Joki) dalam ujian dari
seorang mahasiswa atau calon mahasiswa baik di dalam maupun di luar
UMS dikenakan sanksi paling berat skorsing 4 (empat) semester.atau
diberhentikan sebagai mahasiswa.
(3) Setiap mahasiswa meminta atau menyuruh orang lain menggantikan
kedudukannya sebagai peserta ujian masuk sebagai calon mahasiswa
dengan memalsukan seluruh atau sebagian dari bukti-bukti sebagai peserta
ujian atau dengan cara lainnya, dikenakan sanksi paling berat diberhentikan
sebagai mahasiswa.
BAB VII
PENCURIAN DAN PERUSAKAN
Pasal 13
(1) Setiap mahasiswa yang terlibat langsung atau tidak langsung mencuri atau
merampas harta benda milik UMS atau milik orang lain di dalam atau di luar
kampus dikenakan sanksi paling berat diberhentikan sebagai mahasiswa
dan mengganti barang yang dicuri atau mengganti dengan uang senilai
barang yang dicuri.
(2) Setiap mahasiswa yang melakukan percobaan pencurian atau perampasan
sebagaimana ayat (1) dikenakan sanksi paling berat skorsing 3 (tiga)
semester.
(3) Setiap mahasiswa yang terlibat langsung atau tidak langsung merusak
atau menghancurkan harta benda milik UMS atau milik orang lain di dalam
atau di luar kampus sehingga benda itu menjadi rusak, atau tidak berfungsi
lagi dikenakan sanksi paling berat diberhentikan sebagai mahasiswa dan
mengganti barang yang dirusak atau mengganti dengan uang senilai barang
yang dirusak.
BAB VIII
PEMERASAN DAN PENGANCAMAN
Pasal 14
(1) Setiap mahasiswa yang langsung atau tidak langsung memeras atau
mengancam sesama mahasiswa atau orang lain di dalam atau di luar
kampus, dikenakan sanksi paling berat skorsing 2 (dua) semester.
(2) Setiap mahasiswa yang memeras dan atau mengancam pejabat, dosen dan
atau karyawan di dalam atau di luar kampus dikenakan sanksi paling berat
skorsing 4 (empat) semester.
BAB IX
PENGANIAYAAN DAN PERKELAHIAN
Pasal 15
(1) Setiap mahasiswa yang menganiaya sesama mahasiswa atau orang lain
baik di dalam atau di luar kampus dikenakan sanksi paling berat skorsing 4
(empat) semester.
(2) Setiap mahasiswa yang menganiaya pejabat, dosen, atau karyawan di
dalam atau di luar kampus, dikenakan sanksi paling berat diberhentikan
sebagai mahasiswa dan membayar ganti kerugian.
Pola Pengembangan Dan 97
Tata Tertib Kemahasiswaan
Pasal 16
(1) Setiap mahasiswa yang terlibat perkelahian di dalam atau di luar kampus,
dikenakan sanksi paling berat skorsing 3 (tiga) semester.
(2) Setiap mahasiswa yang terlibat perkelahian sebagaimana ayat (1), yang
berakibat cacat atau mati dikenakan sanksi paling berat diberhentikan
sebagai mahasiswa.
BAB X
NARKOTIKA, PSIKOTROPIKA, OBAT BERBAHAYA (NARKOBA),
DAN MINUMAN KERAS SERTA BENDA-BENDA YANG BERBAHAYA
Pasal 17
Setiap mahasiswa yang memproduksi, menyimpan, membawa, mengedarkan,
mengkonsumsi, atau memiliki narkoba, dikenakan sanksi paling berat
diberhentikan sebagai mahasiswa.
Pasal 18
Setiap mahasiswa yang memproduksi, menyimpan, membawa, mengedarkan,
mengkonsumsi, atau memiliki minuman keras, dikenakan sanksi paling berat
skorsing 4 (empat) semester.
Pasal 19
Setiap mahasiswa yang membawa, menyimpan, dan/atau menggunakan
suatu benda atau barang yang patut disadari atau tidak disadari bahwa
perbuatan tersebut dapat membahayakan diri sendiri dan/atau orang lain,
dikenakan sanksi paling berat skorsing 4 (empat) semester .
BAB XI
PERBUATAN ASUSILA DAN PERJUDIAN
Pasal 20
(1) Setiap mahasiswa yang mengucapkan atau menulis kata-kata tidak senonoh
di dalam atau di luar kampus yang bertentangan dengan nilai kepatutan dan
syariat Islam, dikenakan sanksi paling berat skorsing 2 (dua) semester.
(2) Setiap mahasiswa yang melakukan perbuatan cabul atau pelecehan seksual
di dalam atau di luar kampus yang bertentangan dengan nilai kepatutan dan
syariat Islam, dikenakan sanksi paling berat skorsing 3 (tiga) semester.
(3) Setiap mahasiswa yang melakukan perbuatan zina di dalam atau di luar
kampus, dikenakan sanksi paling berat diberhentikan sebagai mahasiswa.
(4) Setiap mahasiswa yang melakukan pemerkosaan, baik terlibat langsung
atau tidak langsung, di dalam atau di luar kampus, dikenakan sanksi paling
berat diberhentikan sebagai mahasiswa.
(5) Setiap mahasiswa yang melakukan perbuatan seksual dengan jenis kelamin
yang sama (Lesbian, Gay, Biseksual,Transseksual /LGBT) di dalam atau
di luar kampus, dikenakan sanksi paling berat diberhentikan sebagai
mahasiswa
(6) Setiap mahasiswa yang memproduksi, menyimpan, menyebarluaskan, atau
mempertontonkan gambar, tulisan, barang, yang bersifat pornografi dan atau
yang merendahkan rasa kesusilaan, dikenakan sanksi paling berat skorsing
2 (dua) semester.
98 Pola Pengembangan Dan
Tata Tertib Kemahasiswaan
(7) Setiap mahasiswa yang mengadakan, mengikuti atau berperan serta dalam
kegiatan perjudian dalam bentuk apapun, di dalam atau di luar kampus,
dikenakan sanksi paling berat skorsing 2 (dua) semester.
BAB XII
PENGHINAAN DAN PENCEMARAN NAMA BAIK
Pasal 21
(1) Setiap mahasiswa yang menghina dan atau mencemarkan nama baik
sesama mahasiswa di dalam atau di luar kampus dikenakan sanksi paling
berat skorsing 1 (satu) semester.
(2) Setiap mahasiswa yang menghina dan atau mencemarkan nama baik
pejabat, dosen, karyawan dan atau orang lain di dalam atau di luar kampus,
dikenakan sanksi paling berat skorsing setinggi-tingginya -2 (dua) semester.
(3) Tindakan sebagaimana tersebut ayat (1) dan (2) adalah pelanggaran aduan.
BAB XIII
MAHASISWA YANG DIJATUHI PIDANA OLEH PENGADILAN
Pasal 22
Mahasiswa yang karena melakukan kejahatan telah dijatuhi pidana penjara
atau kurungan berdasarkan putusan pengadilan yang telah memperoleh
kekuatan hukum tetap, dapat dijatuhkan sanksi paling berat diberhentikan
sebagai mahasiswa.
BAB XIV
ETIKA KEPRIBADIAN
Pasal 23
(1) Dalam rangka menertibkan cara berpenampilan di kalangan mahasiswa yang
sesuai dengan citra, misi dan visi UMS, maka mahasiswa yang mengikuti
kegiatan proses belajar mengajar baik di dalam maupun di luar kampus
harus mematuhi ketentuan yang sesuai dengan ajaran Islam.
(2) Untuk mahasiswa laki-laki, mengatur rambutnya dengan rapi, tidak
bertato, tidak mengenakan perhiasan (asesoris) sebagaimana dikenakan
perempuan, tidak mengenakan sandal, kaos oblong, dan atau pakaian yang
kurang pantas dan tidak menutup aurat.
(3) Untuk mahasiswa perempuan, dalam berpakaian menutup aurat dan cukup
longgar, tidak transparan; tidak memakai make up dan perhiasan (asesoris)
yang berlebihan, tidak memakai anting-anting atau giwang atau sejenisnya
di bagian hidung, bibir, dan atau pada bagian tubuh manapun selain pada
bagian telinga, tidak mengenakan sandal, kaos oblong dan atau pakaian
kurang pantas.
(4) Barangsiapa melanggar ketentuan sebagaimana tersebut dalam ayat
(1), (2), dan (3) akan dikenakan sanksi paling berat tidak dapat diusulkan
sebagai calon mahasiswa berprestasi dan atau penerima beasiswa tertentu.
Pola Pengembangan Dan 99
Tata Tertib Kemahasiswaan
BAB XV
TIM PENCARI FAKTA DAN TIM KHUSUS
Pasal 24
(1) Pencarian fakta dilakukan oleh Tim Pencari Fakta atas inisiatif Tim Pencari
Fakta atau diminta oleh Tim Disiplin Mahasiswa guna untuk kelengkapan
pembuatan rekomendasi kepada Rektor atau Wakil Rektor bidang
Kemahasiswaan
(2) Tim Pencari Fakta menyusun laporan temuan/kegiatan untuk disampaikan
kepada Tim Disiplin Mahasiswa atas pelanggaran mahasiswa yang terjadi.
(3) Tim Pencari Fakta bisa memberikan keterangan diminta atau tidak diminta
kepada Tim Disiplin Mahasiswa.
Pasal 25
(1) Tim khusus adalah tim ahli bidang tertentu yang bertugas untuk:
a. Membantu Tim Displin Mahasiswa berdasarkan keahliannya;
b. Melaksanakan pemeriksaan terhadap terperiksa sesuai dengan keahlian
yang dimiliki atas permohonan Tim Disiplin Mahasiswa.
(2) Hasil Pemeriksaan disampaikan kepada Tim Disiplin Mahasiswa secara
tertulis, guna untuk membuat rekomendasi kepada Rektor atau Wakil Rektor
bidang kemahasiswaan.
BAB XV
TATA CARA DAN PROSEDUR PENJATUHAN SANKSI
Pasal 26
(1) Pemeriksaan, pembuktian dan pembuatan Berita Acara Pemeriksaan tentang
adanya pelanggaran dan/atau kejahatan oleh mahasiswa dilakukan oleh Tim
Disiplin.
(2) Pemeriksaan, pembuktian dan pembuatan Berita Acara Pemeriksaan tentang
adanya pelanggaran terhadap Pasal 8 ayat (1) angka 10 dan 11, Pasal 10
ayat (1), (3) dan ayat (4), Pasal 22 dilakukan oleh Tim Disiplin Mahasiswa
tingkat Fakultas.
(3) Dalam melaksanakan tugas dan kewenangannya Tim Disiplin Mahasiswa
tingkat Fakultas berkoordinasi dengan Tim Disiplin Mahasiswa Tingkat
Universitas.
(4) Untuk kepentingan pemeriksaan dan pembuatan Berita Acara Pemeriksaan,
Tim Disiplin berwenang memanggil atau menghadirkan tersangka dan/atau
saksi melalui surat sebanyak-banyaknya 3 (tiga) kali.
(5) Pemanggilan tersangka diperlukan selain untuk memberikan keterangan
juga pembelaan
(6) Apabila setelah dipanggil dengan surat resmi sebanyak maksimal tiga kali
dan selambat–lambatnya 7 (tujuh) hari sejak tanggal pengiriman surat
panggilan terakhir tidak hadir dan tidak mengajukan pembelaan, maka hak
pembelaannya gugur dan pemeriksaan dapat dilanjutkan.
100 Pola Pengembangan Dan
Tata Tertib Kemahasiswaan
(7) Untuk kepentingan pemeriksaan dan pembuatan rekomendasi Tim Disiplin
Mahasiswa dapat meminta bantuan kepada Tim Pencari Fakta dan Tim
Khusus.
(8) Hasil pemeriksaan disusun dalam Berita Acara Pemeriksaan beserta
Rekomendasi sanksi diajukan kepada Wakil Rektor III bidang kemahasiswa,
kecuali hasil pemeriksaan sebagaimana ayat (2) pasal ini diajukan kepada
Dekan.
BAB XVI
HAK PEMBELAAN MAHASISWA
Pasal 27
(1) Mahasiswa yang menjadi tersangka berhak mengajukan pembelaan
kepada Tim Disiplin.
(2) Pembelaan sebagaimana dimaksudkan dalam ayat (1) di atas diajukan
sendiri baik lisan maupun tertulis.
(3) Sebelum mengajukan pembelaan tersangka dapat berkonsultasi dengan
lembaga bantuan hukum atau sejenisnya sebelum masa waktu pembelaan
berakhir.
(4) Mahasiswa yang karena tindakannya berada dalam tahanan Kepolisian,
atau Kejaksaan, atau Pengadilan, Tim Disiplin cukup mengecek kebenaran
penahanan dan tuduhan atasnya, dan mahasiswa bersangkutan kehilangan
hak seperti diatur dalam pasal ini.
BAB XVII
PUTUSAN PENJATUHAN SANKSI
Pasal 28
(1) Pejabat yang berwenang menjatuhkan sanksi adalah Wakil Rektor bidang
kemahasiswaan dan Dekan kecuali terhadap jenis sanksi sebagaimana
Pasal 5 ayat (2) angka 1 dijatuhkan oleh Rektor
(2) Dekan dapat menjatuhkan sanksi terhadap pelanggaran Pasal 8 ayat (1)
angka 10 dan 11, Pasal 10 ayat (1), (3) dan ayat (4), serta Pasal 22 ayat (1),
(2), (3) dan (4)
(2) Dasar penjatuhan sanksi sebagaimana ayat (1) adalah BAP beserta
rekomendasi sanksi yang diajukan oleh Tim Disiplin.
Pasal 29
(1) Sanksi yang telah dijatuhkan Pejabat yang berwenang sebagaimana
dimaksud Pasal 24 ayat (1) dituangkan dalam Surat Keputusan Rektor,
atau Surat Keputusan Wakil Rektor Bidang Kemahasiswaan atau Surat
Keputusan Dekan.
(2) Surat Keputusan Rektor sebagaimana dimaksud ayat (1) sekurang-
kurangnya memuat tentang:
Pola Pengembangan Dan 101
Tata Tertib Kemahasiswaan
a. Identitas lengkap mahasiswa, meliputi: nama, tempat tanggal lahir/
umur, fakultas atau program studi, nomor induk mahasiswa (NIM), jenis
kelamin, dan alamat;
b. Pertimbangan atau konsideran secara lengkap mengenai fakta dan alat
bukti, pasal-pasal yang dilanggar, isi putusan, hari dan tanggal dibuatnya
putusan, nama dan tanda tangan pejabat yang berwenang menjatuhkan
sanksi.
BAB XVIII
KETENTUAN LAIN-LAIN
Pasal 30
(1) Sanksi yang dijatuhkan pengadilan terhadap mahasiswa karena aktivitas
politiknya tidak dengan sendirinya berakibat dijatuhkan sanksi oleh UMS.
(2) Mahasiswa yang tidak dapat mempertanggungjawabkan aktivitas
lembaga kemahasiswaan atau terlibat langsung atau tidak langsung dengan
penyalahgunaan keuangan lembaga Kemahasiswaan, baik yang bersumber
dan UMS atau sumber lain, dikenakan sanksi paling berat skorsing 2 (dua)
semester.
BAB XIX
KETENTUAN PERALIHAN DAN PENUTUP
Pasal 31
(1) Putusan penjatuhan sanksi yang telah dijatuhkan sebelum peraturan ini
ditetapkan, dinyatakan tetap berlaku.
(2) Terhadap pelanggaran yang terjadi sebelum peraturan ini ditetapkan,
diberlakukan peraturan yang berlaku pada saat pelanggaran dilakukan.
(3) Segala peraturan yang ada sepanjang tidak bertentangan dengan peraturan
tata tertib ini dinyatakan masih tetap berlaku.
(4) Peraturan ini sebagai pedoman bagi Tim Disiplin Mahasiswa Tingkat
Universitas dan Tim Disiplin Mahasiswa Tingkat Fakultas dalam melakukan
pemeriksanaan dan penjatuhan sanksi.
Pasal 32
(1) Surat Keputusan Rektor ini berlaku sejak tanggal ditetapkan.
(2) Surat Keputusan Rektor ini akan ditinjau kembali jika terdapat kekeliruan
102 Pola Pengembangan Dan
Tata Tertib Kemahasiswaan
BAB IV
FAKULTAS PSIKOLOGI
Profil
Fakultas Psikologi resmi berdiri
kurang lebih 34 tahun yang lalu melalui
SK Rektor No. 092/II/1983, tanggal 9 Mei
1983. Ijin operasional diberikan pada
23 Januari 1984 melalui SK Kopertis No.
390/K/14.08/Kop.VI/II/1984. Fakultas
Psikologi saat ini mengelola dua program
studi, yaitu prodi S1 Psikologi dan prodi
Magister Profesi Psikologi.
Visi
Menjadi fakultas psikologi yang
unggul di tingkat Asia dan memberi
arah perubahan untuk mewujudkan
masyarakat sejahtera berlandaskan nilai-
nilai Islam dan budaya Indonesia pada
tahun 2029
Misi
1. Menyelenggarakan pendidikan untuk menghasilkan sarjana psikologi dan
Magister Psikolog yang berkualitas, profesional, dan Islami
2. Melaksanakan penelitian mengenai psikologi Islam dan budaya Indonesia
3. Menjadi pusat layanan jasa psikologi yang unggul untuk mewujudkan
masyarakat sejahtera
Tujuan
1. Mengelola prodi sarjana dan magister psikologi profesi yang unggul.
2. Menggiatkan pusat studi psikologi Islam dan indigenos (CIIP)
3. Meningkatkan pelayanan kepada masyarakat secara langsung maupun
melalui media
4. Mengembangkan kerjasama dengan lembaga mitra dan universitas baik dari
dalam maupun luar negeri
5. Meningkatkan kerjasama dengan lembaga pemerintah dan swasta dalam
negeri
Fakultas Psikologi 103
Fasilitas Pendukung
Fakultas Psikologi memiliki 7 laboratorium untuk menunjang proses belajar
mahasiswa khususnya untuk mata kuliah praktikum, yaitu: Laboratorium Tes
Individu, Tes Klasikal, Observasi dan Interview, Psikologi Eksperimen, Konseling,
Aplikasi Komputer, dan Psikometri. Selain itu, ada Biro Konsultasi dan Pemeriksaan
Psikologi (BKPP) dan Tempat Uji Kompetensi (TUK), yang memfasilitasi asesmen,
intervensi dan sertifikasi kompetensi.
Pusat Studi
Center of Indigenous and Islamic Psychology (CIIP)
Pengelola
Dekan
Nama : Susatyo Yuwono, S.Psi., M.Si., Psikolog.
NIDN : 0624067301
Kompetensi Keahlian : Psi. Industri & Organisasi
Alamat : Getas 2 / X Jaten Karanganyar 57771
Nomor Telp/HP : 085228010005
Email : [email protected]
Wakil Dekan I (Bidang Akademik & Kemahasiswaan)
Nama : Wisnu Sri HertinjungS.Psi., M.Psi.,
Psikolog.
NIDN : 0611047601
Kompetensi Keahlian : Psikologi Klinis, Asesmen Psikologi, dan
Alamat Psikodiagnostik
Nomor Telp/HP : Perumahan Citra Alam Mandiri I/4, RT
01/012, Gonilan, Kartasura
: 081327260109
Email : [email protected]
Wakil Dekan II (Bidang Administrasi dan Keuangan)
Nama : Achmad Dwityanto, S.Psi., M.Si., Psikolog
NIDN : 0609106802
Kompetensi Keahlian : Psikologi Industri Organisasi dan
Pengembangan SDM
Alamat : Jl. Saharja No 75 Surakarta
Nomor Telp/HP : 08562837783
Email : [email protected]
104 Fakultas Psikologi
Kaprodi S1 Psikologi : Dra. Partini, M.Si., Psikolog.
Nama : 0614066501
NIDN : Psikologi Pendidikan
Kompetensi Keahlian : Jl. Ramayana RT 4 RW 29 Punthukrejo
Alamat
Ngringo Jaten Karanganyar
Nomor Telp/HP : 087836153965
Email : [email protected]
Sekprodi I S1 Psikologi : M. Bagus Sudinadji, S.Psi., M.Psi.
Nama : 0613056801
NIDN : Psikologi Industri & Organisasi
Kompetensi Keahlian : Perum Malangjiwan Indah No. A-5
Alamat
Banukan, colomadu. Karanganyar
Nomor Telp/HP : 08170442586
Email : [email protected]
Sekprodi II S1 Psikologi : Permata Ashfi Raihana, S.Psi., M.A
Nama : 0622058601
NIDN : Psikologi Pendidikan & Perkembangan
Kompetensi Keahlian : Jl. Pabrik Karung No. 134 Delanggu Klaten
Alamat : 085647120472
Nomor Telp/HP : [email protected]
Email
Kaprodi Magister Psikologi Profesi
Nama : Dr. Lisnawati Ruhaena, M.Si., Psikolog.
NIDN : 0616036901
Kompetensi Keahlian : Psikologi Pendidikan
Alamat : Jl. Antasari B-75 Natar Baru Endah,
Nomor Telp/HP Gumpamng, Kartasura
: 08122681316
Email : [email protected]
Fakultas Psikologi 105
Sekprodi Magister Psikologi Profesi
Nama : Dra. Zahrotul Uyun, M.Si., Psikolog
NIDN : 0607066401
Kompetensi Keahlian : Psikologi Sosial
Alamat : Nilagraha 61 Gonilan Kartasura, Sukoharjo
Nomor Telp/HP : 081325064559
Email : [email protected]
Kepala Laboratorium
Nama : Dra.Juliani Prasetyaningrum, M.Si.,
Psikolog
NIDN : 0617075901
Kompetensi Keahlian : Psikologi Pendidikan dan Perkembangan
Alamat : Sayangan Kulon No. 9 Rt 01 RW 03,
Laweyan Surakarta 57148
Nomor Telp/HP : 0811264778 & 08112634412
Email : [email protected]
Staf Pengajar
No Nama NIDN No.Telp Alamat
081326440352
1 Prof. Dr. Kumaidi, 0024035207 08562884400 Meger Rt 01/II
08156705200 Meger Ceper Klaten
MA. Jl. Puspa VII Blulukan
0811264778 Colomadu, Surakarta
2 Drs. Mohammad 0607075501 Jl. Tanjung,
08156707911 Karangasem Rt 03/II
Amir, M.Si, Psikolog Surakarta
087836153965 Sayangan Kulon No.
3 Dr. Daliman, SU 0628115601 9 Laweyan, Surakarta
081325064559
4 Dra. Juliani 0617075901 Jl. Miwis 122 Nilasari,
Prasetyaningrum, 0625075901 Gonilan Sukoharjo
M.Si, Psikolog 0614066501
Jl. Ramayana RT 4/29
5 Dr. Nanik Punthukrejo Ngringo
Prihartanti, M.Si, Jaten Karanganyar
Psikolog Nilagraha 61 Gonilan
Kartasura, Sukoharjo
6 Dra. Partini, M.Si,
Psikolog
7 Dra. Zahrotul Uyun, 0607066401
M.Si, Psikolog
106 Fakultas Psikologi
8 Dr. Nisa Rachmah 0623066601 08122596799 Nilagraha 62
Nur Anganthi, M.Si, 08164271652 Gonilan, Kartasura,
Psikolog 081827856 Sukoharjo
0818250543
9 Drs. Soleh Amini, 0613016501 081325872920 Jl. Tulangbawang
M.Si, Psikolog Utara 51A Kadipiro
085229055979 Surakarta
10 Dr. Wiwien Dinar 0629116401 082134215056
Pogung Kidul
Pratisti, M.Si, 08562837783 SIA XVI Rt 05/1A
08122624622 Yogyakarta
Psikolog
08122681316 jl. Rejowinangun Gg
11 Dra. Rini Lestari, 0611056502 No. 68 A Yogyakarta
085228010005
M.Si, Psikolog 08156707945 Jl. Perumahan
0816689942 Tamasari 2 No. B10
12 Usmi Karyani, S.Psi, 0631056702 Papahan, jaten,
08170442586 Karangayar
M.Si, Psikolog
Klewer RT 2 RW
13 Dr. Sri Lestari, M.Si, 0621057101 7 Sraten Gatak
Psikolog Sukoharjo
14 Siti Nurina Hakim, 0625056702 Griya Sakinah 3
S.Psi, M.Si, Psikolog No. G 5 Gedongan
Colomadu
15 Achmad Dwityanto, 0609106802 Karanganyar 57173
S.Psi, M.Si, Psikolog
Jl. Saharja No 75
16 Dr. Eny Purwandari, 0615077501 Surakarta
M.Si
Blewah Raya
17 Dr. Lisnawati R 0616036901 Regency 2 Jl. Matoa
Purtojo, M.Si, 6 Karangsem
Psikolog Laweyan Surakarta
18 Susatyo Yuwono, 0624067301 Jl. Antasari B-75
S.Psi, M.Si, Psikolog Natar Baru Endah,
Gumpamng,
19 Taufik, M.Si, Ph.D. 0629037401 Kartasura
20 Dr. Yudhi Satria 0601077201 Getas 2/X Jaten
Restu A, SE, S.Psi, Karanganyar
M.Si
Watu Telenan Rt 07/
21 M. Bagus Sudinadji, 0613056801 VIII Boyolali
S.Psi., M.Psi.
Perum Iindra Indah
Jl. Sadewo No. 54
Bolon, Kartasura,
Sukoharjo
Perum Malangjiwan
Indah No. A-5
Banukan, colomadu.
Karanganyar
Fakultas Psikologi 107
22 Setiyo Purwanto, 0625017401 081567722299 Prayan Rt 02/I
S.Psi, M.Si, Psikolog 081327260109 Gumpang Kartasura
08156724493 Sukoharjo
23 Wisnu Sri 0611047601 08156850514
082110713707 Perum Citra Alama
Hertinjung, S.Psi, 081336800074 Mandiri 1 No. 4
081904124914 Gonilan, Kartasura
M.Psi, Psikolog 085647120472
085866871211 Karang Tengah Rt
24 Setia Asyanti, S.Psi, 0613017602 03/V Ngadirejo,
085728940930 Kartasura
M.Si, Psikolog 085725329151
Glodokan, Ngalas,
25 Lusi Nuryanti, S.Psi, 0603107401 Klaten Selatan
M.Si, Ph.D., Psikolog Perum Pondok
Baru Asri Blok A/15
26 Dra. Yayah 0609126401 Gumpang, Kartasura
Khisbiyah, MA, Dukuh Rt 03/01
Pranan Polokarto,
Psikolog Sukoharjo
27 Santi Sulandari, 0619088701 Kertopaten 106,
Wirokerten,
S.Psi, M.Ger Banguntapan, Bantul
28 Aad Satria Permadi, 0607028502 Jl. Pabrik Karung No.
S.Psi, MA 134 Delanggu Klaten
29 Permata Ashfi 0622058601 Dsn Cecelan RT
Raihana, S.Psi, MA - 16/ RW 07, Ds
Soroyudan, Kec
30 Ajeng Nova Tegalrejo, Kab
Dumpratiwi, S.Psi., Magelang, Jawa
M.Psi., Psikolog. Tengah
31 Gita Aulia Nurani, - Perum Ngasem Baru
S.Psi., M.Psi., - A/16 Colomadu,
Psikolog. Karanganyar
32 Isnaya Arina Perum Sekar Anom,
Hidayati, S.Pd.I., Jl. Ronggo Warsito
S.Psi., M.Psi. RT 04 / RW 09 Jetak
Kidul Karanganom
Klaten 57438
Lokasi
Gedung L (Fakultas Psikologi), Kampus 2 Universitas Muhammadiyah Surakarta
Telp (0271) 717417 ext.3406; HP 085728355833
http://psikologi.ums.ac.id , email: [email protected]
108 Fakultas Psikologi
1. PROGRAM STUDI S1 PSIKOLOGI
Profil
Fakultas Psikologi resmi berdiri kurang lebih 34 tahun yang lalu melalui
SK Rektor No. 092/II/1983, tanggal 9 Mei 1983. Ijin operasional diberikan
pada 23 Januari 1984 melalui SK Kopertis No. 390/K/14.08/Kop.VI/II/1984.
Saat ini Prodi S1 Psikologi Fakultas Psikologi Universitas Muhammadiyah
Surakarta menyandang predikat akreditasi A, melalui SK BAN-PT No. 2256/
SK/BAN-PT/Ak-SURV/VII/2017 dengan masa berlaku sejak tanggal 20
Desember 2016 hingga 20 Desember 2021
Visi
Menjadi pusat pendidikan sarjana psikologi yang kompeten dan
berkarakter sesuai risalah Islam dan budaya Indonesia
Misi
1) Menghasilkan sarjana psikologi yang menguasai dan terampil
mengaplikasikan dasar-dasar psikologi serta memiliki integritas sebagai
ilmuwan psikologi
2) Mengembangkan pusat penelitian psikologi Islam dan Indigenos yang
menjadi rujukan nasional dan Asia
3) Mengembangkan pusat layanan psikologi bagi masyarakat
Tujuan
1) Menghasilkan sarjana psikologi yang mandiri, jujur, kreatif, bertanggung
jawab dalam menerapkan dasar-dasar ilmu psikologi
2) Meningkatkan kualitas dan kuantitas penelitian mahasiswa dan dosen
tentang Psikologi Islam dan Indigenos
3) Meningkatkan peran aktif dosen dan mahasiswa dalam pelayanan
psikologi bagi masyarakat
Fasilitas Lab
Fakultas Psikologi memiliki 7 laboratorium untuk menunjang proses
belajar mahasiswa khususnya untuk mata kuliah praktikum, yaitu:
Laboratorium Tes Individu, Tes Klasikal, Observasi dan Interview, Eksperimen,
Konseling, Aplikasi Psikologi, dan Psikometri
Fakultas Psikologi 109
A. Kompetensi Lulusan : Mampu menguasai dasar-dasar ilmu
Kompetensi Utama psikologi dan psikoterapi islami,
mengembangkan diri sesuai dengan
Kompetensi Pendukung : minat dan melanjutkan ke jenjang
Kompetensi Lain-lain : pendidikan yang lebih tinggi
Memiliki soft skill (kepercayaan diri,
integritas) dan karakter kewirausahaan
Menguasai ketrampilan komunikasi,
bahasa Inggris dan IT
B. Struktur Kurikulum : 148 SKS
: 30 SKS
Total SKS wajib ditempuh : 10 SKS
Matakuliah pilihan ditawarkan
Matukuliah pilihan ditempuh
C. Sebaran Mata Kuliah
SEM NAMA MATA KULIAH Kode SKS PRASYARAT
2
I Agama PSI001
2
I Bahasa Inggris I PSI002
2
I Pendidikan Pancasila PSI003
3
I Psikologi Umum PSI004
2
I Sejarah Psikologi PSI005
2
I Bahasa Indonesia PSI006
3
I Psikologi Sosial I PSI007
3
I Filsafat Ilmu & Logika PSI008
19
TOTAL SKS SEMESTER 1 2 Agama
2 Bahasa Inggris I
II Ibadah dan Muamalah PSI009 3
II Bahasa Inggris II PSI010 2 Psikologi Umum; Sejarah
PSI011 Psikologi
II Biopsikologi dan
Neurokognisi 2 Psikologi Umum; Sejarah
Psikologi
II Teori Kepribadian Timur PSI012
3
II Teori Kepribadian Barat PSI013
II Teori Asesmen Psikologi PSI014
110 Fakultas Psikologi
SEM NAMA MATA KULIAH Kode SKS PRASYARAT
3
II Psikologi Perkembangan I PSI015
3 Psikologi Sosial I
II Psikologi Sosial II PSI016
20
TOTAL SKS SEMESTER 2 2 Ibadah dan Muamalah
4
III Islam dan Ipteks PSI017
3 Teori Asesmen Psikologi
III Metode Penelitian PSI018
2
III Observasi dan Interview PSI019
(Praktikum) 3 Teori Asesmen Psikologi
III Kode Etik Psikologi PSI020 2 Psikologi Sosial II
3
III Pengelolaan Tes Psikologi PSI021
(Praktikum) Teori Kepribadian Timur
III Psikologi Komunikasi PSI022 3 Psikologi Perkembangan
I
III Psikologi Indigenous dan PSI023
Lintas Budaya 22
2 Islam dan Ipteks
III Psikologi Perkembangan II PSI024 4 Metode Penelitian
3 Teori Kepribadian Barat
TOTAL SKS SEMESTER 3 3 Psikologi Perkembangan
IV Kemuhammadiyahan PSI025 I; Psikologi
Perkembangan II
IV Metode Statistika Psikologi PSI026 3 Observasi dan Interview
(Praktikum); Kode Etik
IV Psikologi Klinis PSI027 Psikologi
3 Pengelolaan Tes Psikologi
IV Psikologi Pendidikan PSI028 (Praktikum); Kode Etik
Psikologi
IV Asesmen Anak (Praktikum) PSI029 3 Teori Kepribadian Barat;
Teori Kepribadian Timur;
IV Metodik Tes Psikologi PSI030 Psikologi Komunikasi;
(Praktikum) Observasi dan Interview
(Praktikum)
IV Psikologi Industri dan PSI031
Organisasi (PIO) 21
3 Metode Statistika
TOTAL SKS SEMESTER 4
Psikologi
V Peyusunan Skala Psikologi PSI032
(PSP)
Fakultas Psikologi 111
SEM NAMA MATA KULIAH Kode SKS PRASYARAT
V Psikologi Belajar PSI033 2 Psikologi Pendidikan
V Psikometri PSI034 3 Metode Statistika
V Kesehatan Mental PSI035 Psikologi
2 Psikologi Klinis
V Psikologi Konseling PSI036 3 Psikologi Indigenous dan
Lintas Budaya
V Psikologi Abnormal PSI037
3 Biopsikologi dan
V Desain Pelatihan PSI038 Neurokognisi
V Psikologi Keluarga PSI039 2 Psikologi Industri dan
Organisasi (PIO)
TOTAL SKS SEMESTER 5
2 Psikologi Perkembangan
VI Kewarganegaraan PSI040 II
VI Konseling Islam PSI041 20
2
VI Psikologi Eksperimen PSI042
(Praktikum) 2 Psikologi Konseling
2
VI Psikologi Sekolah PSI043
PSI044 Psikometri
VI Teknik Konseling
(Praktikum) 2 Psikologi Belajar
3 Psikologi Konseling
VI Manajemen SDM PSI045
3 Psikologi Industri dan
VI Psikologi Komunitas PSI046 Organisasi (PIO)
Psikologi Islami dan PSI047 3 Psikologi Sosial II
VI Pengembangan Karakter 3
Islam 20
3 Psikometri
TOTAL SKS SEMESTER 6
2
VII Penyusunan Proposal PSI048
Skripsi 2
VII Psikologi Siber PSI049 3 Manajemen SDM
VII Life Skill PSI050 10
6 Penyusunan Proposal
VII Psikologi Kewirausahaan PSI051
Skripsi
TOTAL SKS SEMESTER 7 6
VIII Skripsi PSI052
TOTAL SKS SEMESTER 8
112 Fakultas Psikologi
Fakultas Psikologi DIAGRAM ALIR MATA KULIAH PROGRAM STUDI PSIKOLOGI
113 *MK Pilihan Wajib adalah MK pilihan yang wajib diambil oleh mahasiswa. Mahasiswa dapat memilih satu di antara: 1) Aplikasi
Psikologi Industri dan Organisasi; 2) Psikologi Sosial; 3) Aplikasi Psikologi Pendidikan dan Perkembangan; 4) Aplikasi
Psikologi Klinis
2. PRODI MAGISTER PROFESI PSIKOLOGI (MAPRO)
Program studi ini adalah program studi profesi psikolog yang berderajat
magister. Prodi ini merupakan perubahan dari program profesi psikolog
yang berderajat S1+ sejak tahun 1999, yang kemudian berubah menjadi
Magister Profesi Psikologi (Mapro) sejak tahun 2003. Saat ini Mapro UMS
mendapatkan predikat Akreditas B dengan nomor 0056/SK/BAN-PT/Akred/
PSPP/I/2016.
Prodi Mapro UMS sebagaimana Mapro di tempat lain memiliki persyaratan
calon mahasiswa baru harus berasal dari Sarjana Psikologi (single entry),
karena terkait dengan profesi psikolog yang perlu menguasai dasar-dasar
ilmu psikologi. Hal ini berbeda dengan Magister Sains Psikologi yang tidak
mensyaratkan calon mahasiswa dari Sarjana Psikologi karena bidang ilmu
Sains Psikologi tidak terkait dengan keprofesian psikolog.
A. Kompetensi lulusan Magister Profesi Psikologi
Kompetensi Utama :
a. Menguasai teori, metode asesmen, dan intervensi psikologis untuk
memecahkan permasalahan psikologis.
b. Mampu menerapkan berbagai metode asesmen, psikodiagnostika,
psikoterapi dan intervensi psikologis lainnya melalui pendekatan inter- dan/
atau multi disiplin untuk memecahkan permasalahan individual, kelompok,
komunitas dan/atau organisasi berlandaskan Kode Etik Psikologi Indonesia.
c. Mampu mengembangkan pengetahuan, metode asesmen dan intervensi
psikologis berbasis hasil riset.
d. Mampu melakukan riset ilmiah dengan pendekatan inter dan/atau
multidisipliner untuk peningkatan profesionalisme psikolog.
e. Mampu melakukan assesmen, psikoterapi, dan intervensi menggunakan
pendekatan dengan mengedepankan kearifan budaya lokal (indigenous)
dan berdasarkan nilai keislaman.
Kompetensi Pendukung :
a. Mampu mengelola riset yang hasilnya dapat diaplikasikan dalam
memecahkan permasalahan psikologis individual, kelompok, komunitas,
dan/atau organisasi yang layak dipublikasikan di tingkat nasional.
b. Mampu mengelola layanan psikologi berlandaskan Kode Etik Psikologi
Indonesia.
Kompetensi Lainnya :
a. Lulusan memiliki soft skill 4 T, yaitu terampil, tangguh, tepat dan terdepan.
b. Lulusan memiliki pengetahuan dan ketrampilan wirausaha yang dapat
meningkatkan ragam dan kualitas jasa psikologi yang ditawarkannya.
114 Fakultas Psikologi
B. Struktur Kurikulum Magister Profesi Psikologi
Beban studi program magister bagi peserta sekurang-kurangnya 42 SKS
dan sebanyak-banyaknya 50 SKS yang dijadwalkan untuk 5 (lima) semester dan
selama-lamanya 10 (sepuluh) semester termasuk penyusunan tesis.
Kategori Nama Mata Kuliah Bobot sks MK dalam
Mata Kuliah sks Kurikulum
Inti(1) Institusional
(1) (2) (3) (4) (5)
Filsafat Manusia 2V
Metode penelitian Kuantitatif 2 V
Metode penelitian Kualitatif 2V
Kemagisteran Statistik Lanjut 2V
Pengembangan Instrumen 2V
Psikologi
Teknik Penulisan Laporan 2 V
Psikologi
Total SKS 12
Praktik Asesmen 1: Praktik 2V
Observasi dan Wawancara
Dasar Praktik Praktik Asesmen 2: Praktek 3V
Psikologi Psikodiagnostika dan
Kasuistika
Praktek Intervensi Psikologi 3V
Kode Etik Psikologi 2V
Total SKS 10
Pendalaman & Asesmen Industri 2V
Praktik Mayor Intervensi Industri 2V
PIO PKPP Industri dan organisasi 10 V
Total SKS 14
Pendalaman & Paradigma dan Diagnosa 2 V
Praktik Mayor Gangguan Mental
Klinis Dewasa 2 V
Intervensi Problem Psikososial 10 V
PKPP Klinis Dewasa
Total SKS 14
Pendalaman & Asesmen Pendidikan 2V
Praktik Mayor Intervensi Pendidikan 2V
Pendidikan PKPP Pendidikan 10 V
Total SKS 14
Tesis 6V
Mata Kuliah Lainnya
Fakultas Psikologi 115
Kategori Nama Mata Kuliah Bobot sks MK dalam
Mata Kuliah sks Kurikulum
Inti(1) Institusional
(1) (2) (3) (4) (5)
Minoring Corporate Social 2 V
bidang PIO Responsibility 2 V
Talent Management
Minoring Pendidikan Anak Khusus 2 V
bidang Psi Manajemen Pendidikan 2 V
pendidikan Terpadu
Minoring Program Psikoedukasi 2 V
Bidang Psi Kesehatan Mental Masyarakat 2 V
Klinis Dewasa
(1)Menurut rujukan peer group / Kepmendiknas 045/U/2002 (ps. 3 ayat 2e)
3. PROGRAM STUDI MAGISTER SAINS PSIKOLOGI
Prodi Magister Sains Psikologi berdiri sejak tahun 2005 berada di bawah
pengelolaan Sekolah Pasca Sarjana (SPS) UMS. Kantor pengelola prodi
berada di gedung Fakultas Psikologi lantai 4. Calon mahasiswa baru prodi ini
bersifat multi entry atau dapat berasal dari semua sarjana.
116 Fakultas Psikologi
2019
MEMO
__________________________________________________________________________
__________________________________________________________________________
__________________________________________________________________________
__________________________________________________________________________
Wacana Keilmuan 117
dan KEISLAMAN
2020
MEMO
__________________________________________________________________________
__________________________________________________________________________
__________________________________________________________________________
__________________________________________________________________________
118
Wacana Keilmuan
dan KEISLAMAN
2021
MEMO 119
__________________________________________________________________________
__________________________________________________________________________
__________________________________________________________________________
__________________________________________________________________________
Wacana Keilmuan
dan KEISLAMAN
DENAH KAMPUS I
UNIVERSITAS MUHAMMADIYAH SURAKARTA
Keterangan:
A : Fak. Agama Islam, Fak. Ilmu Kesehatan, Biro Keuangan, LWT, LJM, P3AI
B : Fak. Keguruan dan Ilmu Pendidikan (FKIP), PGSD, PAUD
C : FKIP, PBSID, Bhs. Inggris, Matematika, Biologi
CC : FKIP, PPKn, Akuntansi, Koperasi Mandiri
D : Fak. Ilmu Kesehatan
E : Biro Administrasi Akademik
I : Fakultas Hukum, Fak. Geografi, LPPM, LPID, LC
K : Fakultas Farmasi
M : Masjid Fadhlurrahman UMS
O : Auditorium M. Djazman
P : Loket Pelayanan Keuangan
Q : Bank BPD Capem UMS
S : Islamic Center Abu Bakar
T : Unit Kegiatan Mahasiswa
1 : Unit Maintenance
2 : Satpam Kampus I
3 : Kantor Pos
4 : Bookstore
5 : PAUD, Market Center
6 : Lab Micro-Teaching FKIP
7 : Ruang Pertemuan LJM
8 : Masjid
9 : Koperasi Mahasiswa
120
Wacana Keilmuan
dan KEISLAMAN
DENAH KAMPUS II
UNIVERSITAS MUHAMMADIYAH SURAKARTA
Keterangan:
F : Fak. Teknik, T. Elektro, T. Kimia, T, Industri
G : Fak. Ekonomi
H : Fak. Teknik, T. Mesin
J : Fak. Komunikasi dan Informatika, T. Sipil, T. Arsitek
L : Fak. Psikologi, Pascasarjana
N : Perpustakaan Pusat
1 : AHASS UMS
2 : Muhammadiyah Medical Center (MMC)
3 : Pos Satpam
4 : Bank Bukopin, BPD Jateng Kampus II
5 : Masjid
6 : Koperasi
Selain Kampus I dan II, UMS masih memiliki 3 kompleks perkuliahan, yaitu: Kampus Fakultas
Kedokteran di Penumping, Pondok Hajah Nuriyah Shabran, dan Pondok Internasional K.H. Mas
Mansur. Di samping kompleks perkuliahan, UMS juga memiliki Edu Park yang diharapkan menjadi
kawasan hutan sekitar kampus untuk keperluan rekreasi masyarakat umum.
Wacana Keilmuan 121
dan KEISLAMAN
NO TELP UMS TH. 2019
REKTORAT Ext BAU Ext F. EKONOMI Ext
Rektor 1000 Kepala 1110 Dekan 3210
WR 1 1101 Kabag Rumah Tangga 1121 Dosen Akuntansi 3215
WR II 1328 Kaur Perbekalan 1119 Jur Akt - Ek Pemb 3427
Staf WR II 1102 Kaur Transport 1115 Dosen Skripsi 3423
WR III 1103 Pembantu Bendahara 1112 Tata Usaha/KTU 3229
WR IV 1364 Tehnisi Listrik (Kamp 1) 2181 Dosen Ekonomi 3421
WR. V 1105 Tehnisi Listrik (Kamp 2) 3425 Dosen IESP 3427
Sekretariat Rektor / TU 1122 Maintenance/ Perawatan 1165 PPMB 3453
KTU Bendahara Rektorat 1611 Kaur Bendahara 1112 PM Mini Bank 3260
Sekretariat Rektorat 1162 Tata Usaha/KTU 1289 Mini Bank 3261
HUMAS 1114 Staf BAU 1302 Perpustakaan 3214
Staf WR l.ll 1105 Gudang BAU 3447 Staf WD II 3407
WR III Lt 6 1612 Auditoriom 2350 Ka Prodi 3228
Sekretaris Ban-PT 1182 Ruang Maintenance 1301 Ext
Sekretariat WR III 1109 Ext F. HUKUM 2132
Satpam Rektorat 1161 BAA 1106 Dekan 2369
Ext Kepala 1107 Dosen 2144
BPH 1104 Kabag Pengajaran 1108 Tata Usaha/KTU 2133
Waka BPH 1169 Puskom / Oprator 1126 Dosen 2340
BPH 1366 Bendahara BAA 1173 Lab Hukum 2163
BPH 1604 KTU 1139 BKBH 2199
Staf BPH Kaur Pengembangan IT 1211 IMM F Hukum 2311
FAX :739065 Ext Loket Pelayanan Ext R Prof Dumyati 2155
1354 2130 WD 1 / II Ext
PERSONALIA / HRD 1149 FKIP 2148 3212
Kabag HRD 1116 Dekan 2137 F. TEKNIK 3230
Kabag Personalia / SDM 1411 Wakil Dekan I 2352 Dekan 3213
Bend / CCP / Staf 1413 Wakil Dekan II 2284 Wakil Dekan 3253
Staf Ext Wakil Dekan III 2166 Bendahara Fak 3220
CCP BKSDM 1373 Wakil Dekan IV/ P3G 2166 Tata Usaha/KTU 3222
1114 Kaprodi Akuntansi 2131 Lab Mesin 3223
HUMAS/MEDIA Kaprodi PKN 2131 Dosen T Mesin 3224
Kabag Humas/Media 0 Kaprodi B Inggris 2554 Dosen T. Elektro 3221
Promosi dan Marketing Ext Kaprodi B Indonesia 2147 Dosen T Kimia 3225
Operator 1103 Kaprodi Matematika 2268 Dosen T Sipil 3237
1109 Kaprodi Biologi 2353 Dosen T Arsitektur 3218
KEMAHASISWAAN 1306 Kaprodi PGSD 2376 Dosen T Industri 3219
WR III 1310 Kprodi PAUD 2266 Lap Komp Tek 3227
Kabagmawa 1304 Kaprodi Pend Geografi 2197 Lab Sipil 3226
Bendahara 1606 Kaprodi PTI 2338 Lab Arsitektur 3257
Kasubbag Minat Bakat Tata Usaha/KTU 2368 Lab Elektro 3245
STAFF Ext Biro Skripsi FKIP 2330 Lab Industri 3246
Kabag Hukum dan 1303 Lab Com FKIP 2344 Monitoring Sipil 3247
Kesekretariatan 1123 Lab Microteaching 2171 Lab CAD/CAM/CAE 3248
1111 Lab Matematika 2351 Lab Komputer 3252
BIRO KEUANGAN 1125 Lab Biologi 2325 Lab Kimia 3420
Kepala Keuangan 1138 Perpustakaan PGSD 2325 Lab Fisika 3425
Bendahara Gaji 1441 R Dosen Akuntansi 2326 Monitoring Teknik 3442
Kadiv Akutansi 1432 R Dosen PKn 2569 TU Teknik Sipil 3434
Loket Pembayaran Kwintansi 1433 R Dosen Matematika 2326 PDEA FT 3434
1 1434 R Dosen Matematika B 35 2327 Prodi Kimia 3251
Kasubdit Akutansi & 1442 R Dosen Biologi 2327 Prodi Kimia 3254
Anggaran R Dosen B Inggris 2346 R Staff PP11
Bendahara Keuangan R Dosen B Indonesia 2274 R Staff PPI 2 Ext
Kaur Pajak & Aset OASE Perpustakaan 2161 2151
Venfikasi LPJ Ruang P3G (Ex BPD) 2373 F GEOGRAFI 2153
Staf Keuangan Ruang Ex Retorat (R 1) 2105 Dekan 2152
Loket Pembayaran Kwintansi Ruang 2 2424 Wakil Dekan 2153
2 Ruang 3 2399 Dosen
P3G FKIP Tata Usaha / KTU
Kaprodi llmu Gizi
122
Wacana Keilmuan
dan KEISLAMAN
F. PSIKOLOGI Ext PASCA SARJANA Ext F.Kedokteran Gigi Ext
Dekan 3401 Direktur Pasca 3441 Ttlp 5100
Wakil Dekan 3402 Wakil Direktur I 3457 Operator 5101
Ruang Dosen 3403 Wakil Direktur II 3443 Dekanat 5102
Profesi Psikologi 3404 Magister Farmasi 3291 WD 2 5103
Lab Psikologi 3405 Magister Admin 3454 WD 3 5104
Tata Usaha/KTU 3406 MPeangdiisdteikrsPend Bahasa 5105
BKPP 3418 Sek Progdi 5106
Ruang Dosen Psikologi 3408 Magister Pend Ag Islam 3455 Admin II 5107
Ruang Rapat Psikologi 3409 Doktor llmu Hukum 3458 5108
3410 Magister llmu Hukum 3411 Ruang Bendahara 5109
F AGAMA ISLAM Magister Teknik Sipil 3449 5110
Dekan Ext MagisterTekmk Mesin 3292 5111
Wakil Dekan 2134 MagisterTeknik Kimia 3474 Satpam 5112
Dosen 2193 Magister Psisikologi 3448 Perpustakaaan 5113
Tata Usaha / KTU 2128 Magister Management 3414 Dosen Lt 2 5114
Kaprodi 2148 Magister Akutansi 3290 Coass B 5115
Ruang Dosen Lt 1 2135 Keuangan Pasca 3414 Dekan 5116
Ruang Dosen Lt 2 2123 Staf Keuangan Pasca 3113 Phantom I 5117
Mahad Putn 2303 KTU 3159 K A Progdi 5118
2586 Perpustakaan Pasca 3415 LT. 4 6119
F ILMU KESEHATAN Ruang Guru Besar Lt 3 3273 Coass A 5120
Dekan Ext Telp & Fax : 730772 KTU 5121
Dosen / PD 1 2321 Prodi MPD (Prof Tama) 3459 LT 3 5122
Tata Usaha/KTU 2322 Keuangan Pasca 3413 5123
Prodi Kesmas 2323 Wahyudin Pasca 3 3428 Sek Progdi
Prod! Nurs 2397 Info Perkuliahan / 3465 Phantom II Ext
Prodi Fisioterapi 2396 730772 1514
Prodi Gizi 2395 F KEDOKTERAN Ext LEMBAGA 1513
TU D3 Kesehatan 2394 Dekan 4100 1236
Lab Fisioterapi 2141 WD I 4101 PUSKOM / IT 1511
Lab Kimia D3 Kes 2140 WD II 4102 Ketua I T 1512
Lab Gizi D3 Kes 2146 WD III 4103 Wakil Ketua IT 1286
Lab Jikom 2178 Kaprodi Study S-1 4108 KTU / Bendahara 1515
Ruang Kunci 2363 Ka LabTerpadu 4107 Kaur D Center / Jar 1516
Kaprodi Gizi 2398 Program Profesi 4104 Kaur Infrastruktur Jar 1518
2399 MEU 4122 Kaur Data & Ext
F. FARMASI 4134 PStraofgf rIaTmHeerlpdesk 1506
Dekan Ruang Dosen 4138 Staff IT Helpdesk 1505
WD 1/ Dekanat Ext KTU 1507
Dosen Lt 3/Profesi 2167 Bendahara Keuangan 4112 Staff IT II 1172
Dosen Lt 4 2168 Sekrtariat Dekanat 4137 Ext
Lab Farmasi Lt 2 2304 Lab Biomedik 1 4116 LPPI 2157
Lab Farmasi Lt 1 2305 Lab Biomedik 2 4111 Ketua LPPI 2158
Tata Usaha / KTU 2302 Lab Biomedik 3 4128 Sekretans LPPI 2198
Lab Mikrobiologi 2301 Lab Biomedik 4 4110 KTU 2419
Ruang Baca Lt 3 2178 Skill Lab 4126 Staff LPPI 2345
2283 Ass Skill Lab 4127 2437
F. I LMU KOMUNIKASI 2272 Lab Komputer 4123 LPIK Ext
Dekan Komumkasi Perpustakaan 4113 Ketua 3436
Progdi Komumkasi Ext Tutorial 4130 Sekretaris LPPIK 3433
Progdi Informatika 3438 Computer On Line 4108 Sekreteris LPIK 7066601
Lab Komputer 3451 Satpam 4114 TPSDP 3463
KTU FKI 3452 Oprator 4200 CCTV
Ruang Dosen 3439 Fax : (0271)724883 FIS
Lap Komumkasi 3437 Telp : ( 0271) 716844
3277 MMC
INTERNAL AUDITOR 3278 PERPUSTAKAAN Ext Dir Klinik
Kepala Internal Auditor Kepala Perpus 3205 TU / Apotek MMC
Kaur Internal Auditor Ext Koleksi Ilmiah-IT 3207 MMC Apotek
Ruang Sidang 1124 Admin Perpustakaan 3206 R Periksa Gigi
Staff 1440 Cadangan Referensi 3208
1429 Sirkulasi 3244
1439 Ka TU Bend/admin 3249
Pengadaan-Pengolahan 3258
Wacana Keilmuan 123
dan KEISLAMAN
DAPEN Ext LAZIS Ext Book Store Ext
Direktur 1202 Umum 2282 Umum 2281
Wakil Direktur 1201 2280
Staff Adiministrasi 1435 LWT Mop 728196
Ruang Sidang 1203 Operator Ext Telp
Ruang Pemenksaan 1205 Direktur Ext
Ruang Akutansi 1204 KTU 4500 1367
Manager Pendanaan AUM 4501
LPPM Ext Direktur PT Properti AUM 4602 732670
Ketua LPM /LPPM 1155 Bendahara
Staf Lembaga Penelitian 1156 Staf PT Properti AUM 4503 ACEC/Alumm Ext
Bersmar 4504 Umum 2355
Tata Usaha LPM 1503 Telp
R Perpustakaan/ Sidang 1191 4505 Ext
PSW & Kependudukan 1311 VOKASI 4506 2180
PS Llngkungan 1183 Umum
Sekretaris LPPM 1501 Telp 710732
Wak Bid Penelitian & 1502
Bendahara LPPM 1504 PONDOK PESMA PUTRI Ext Telp
Wakil Ketua Bid 1509 Direktur
Pengabdian 5003
Staf Pengabdian 720696
LJM/OAC Ext BUKOPIN SYARIAH
4201 Umum
Ketua LJM/QAC
Ka Bidang LJM 1158 Wakil Direktur 4202
Staff Administrasi KTU 4204
Ext Supporting Staff 1 4300
(Oprator)
1601 Supporting Staff II 4203 BMT
1602 Kantin 4207 UMS
1365 Satpam 4210 Kantor Windan, Telp.
74463
SATPAM Ext PONDOK PESMA PUTRA Ext SEKOLAH Ext
Pos Lt 2 SW 1272 Umum 4205 KEBANGSAAN 1427
Pos Pintu Masuk SW 1273 Umum
Pos Pintu Barat SW Ext Ext
Pos Pintu Timur SW 1171 Pondok Shobron 5002 DEWAN KEMASJIDAN 1617
Pos Kampus I 1170 Direktur 5001 Umum
Pos Kampus II 2117 Sekretaris 725047 Ext
3217 Telp
ODS / P M B Ext
Info 1 Ext KSU Mandiri 2329
Info 2 1525 Koperasi (P Rio) 2150
Info 3 15S6 KOPKAR Kmpus I
Telp 1424 Menlk Jus 085729190583
Ruang Tes Kesehatan LI 3 739992 TAMBAHAN
Ruang Validasi
Tes Kesehatan 1307 L.P.I.D.B Ext
Ruang Falidasi 2129
Lab Komputer 1212 Ketua 2179
1307 KTU
Pusat Studi Budaya 1212
Umum
1720 BKM & LPB MDMC Ext
UKM
Senat Mahasiswa Umum JATENG 2348
MENWA
BEM F Ekonomi Ext
BEM F GEOGRAFI
1521 BPD Syariah Ext
LEMBAGA STUDI 7663090
KAWASAN Telp.
Ext Umum 2349
Kantor
2120
2118 INTERNATIONAL OFFICE Ext
3241 Kepala KUI 1702
2186 Kabid PBA MBI 1704
Sekretaris KUI 1701
Ext Program Double Degree 1708
3440 Line langsung 7861685
Faximile 7861686
124
Wacana Keilmuan
dan KEISLAMAN
Catatan
Wacana Keilmuan 125
dan KEISLAMAN
Catatan
126
Wacana Keilmuan
dan KEISLAMAN
Wacana Keilmuan 127
dan KEISLAMAN