45 Laporan Akuntabilitas Kinerja BPCB Provinsi Kalimantan Timur 2022 Kegiatan Dialog Publika di TVRI Kalimantan Timur dilaksanakan pada pukul 16:00-17:00 Wita dengan menghadirkan dua narasumber yaitu Bapak Muslimin A.R Effendy selaku Kepala Balai Pelestarian Cagar Budaya Kalimantan Timur dan Bapak Samsir selaku akademisi dari Universitas Islam Negeri Sultan Aji Muhammad Idris, Kota Samarinda. Adapun acara dipandu oleh pewawancara Bapak Said Husein dengan tema ”Langkah Strategis Pemajuan Kebudayaan”. Pelaksanaan Kegiatan Sosialisasi Cagar Budaya Melalui Pemutaran Film dan Konten Indonesiana dilaksanakan di Sekolah dan Universitas yang terdapat di Kota Samarinda. Tujuan dari kegiatan ini untuk melakukan sosialisasi dan penyebaran informasi mengenai cagar budaya agar upaya pelestarian dapat dilakukan secara bersama oleh berbagai pihak terutama generasi muda. Cakrawala - Percepatan Pembangunan Kebudayaan di Provinsi Kalimantan Timur, RRI Pro 1 Samarinda Sosialisasi CB Melalui Pemutaran Film di Sekolah dan Universitas
46 Laporan Akuntabilitas Kinerja BPCB Provinsi Kalimantan Timur 2022 Film–film yang ditayangkan adalah film nasional dan film yang bertemakan pelestarian Cagar Budaya di Kalimantan serta produksi konten/film pendek dari BPCB Provinsi Kalimantan Timur. Sosialisai Cagar Budaya melalui pemutaran film dan konten Indonesina TV dilaksanakan di Bioskop CGV Cinema Plaza Mulia Kota Samarinda. Kegiatan berlangsung satu hari di tanggal 21 November 2022. Adapun tujuan dari kegiatan ini untuk melakukan sosialisasi dan penyebaran informasi mengenai cagar budaya agar upaya pelestarian dapat dilakukan secara bersama oleh Sosialisasi CB Melalui Pemutaran Film Indonesiana TV di CGV
47 Laporan Akuntabilitas Kinerja BPCB Provinsi Kalimantan Timur 2022 berbagai pihak terutama generasi muda. Rangkaian acara pemutaran film di CGV diisi dengan sambutan oleh koordinator Sosialisasi Cagar Budaya Melalui Pemutaran Film dan Konten Indonesiana TV dan dari Ibu Walikota Samarinda sekaligus pembukaan acara. Kemudian dilanjutkan dengan pemutaran film kebudayaan karya BPCB Provinsi Kalimantan Timur. Pada tanggal 21 November 2022 telah terlaksana kegiatan Webinar Sejarah Kota Samarinda. Kegiatan ini menghadirkan Kepala BPCB Provinsi Kalimantan Timur dan berbagai narasumber yang membahas hasil penelitian terkait sejarah Kota Samarinda, Tata Ruang Kota Samarinda, Infrastruktur Kota Samarinda, Penanggulangan Banjir, dan Sosial Budaya di Kota Samarinda. Selain itu terdapat pula pembahasan terkait makanan dan menu khas Kota Samarinda. Webinar Sejarah Kota Samarinda
48 Laporan Akuntabilitas Kinerja BPCB Provinsi Kalimantan Timur 2022 4. Konten Kanal Budaya Terdapat 4 konten/film pendek yang diproduksi BPCB Provinsi Kalimantan Timur pada tahun 2022. Salah satu konten tersebut adalah Petualangan Nara. Film Petualangan Nara menceritakan tentang seorang anak yang mengunjungi berbagai Cagar Budaya di Kota Balikpapan dan Kabupaten Penajam Paser Utara khususnya IKN. Konten/Film kedua untuk mendukung platform Indonesiana TV yaitu Film berjudul Sungai Nafas Kehidupan yang proses produksi dan pengambilan gambar dan adegan di Provinsi Kalimantan Selatan. Film ini bercerita tentang perjuangan kehidupan pedagang pasar terapung di sepanjang sungai Pendampingan Produksi Film Sungai Nafas Kehidupan Pendampingan Survei dan Produksi Film Petualangan Nara
49 Laporan Akuntabilitas Kinerja BPCB Provinsi Kalimantan Timur 2022 Martapura. Dalam film ini diperlihatkan juga tentang Cagar Budaya yang berada di Kota Banjarmasin dan sekitarnya. Salah satu suku mayoritas di provinsi Kalimantan Barat yaitu Suku Dayak. Dalam rangka memperkenalkan lebih luas terkait adat dan budaya suku dayak, BPCB Provinsi Kalimantan Timur memproduksi konten/film pendek yang bertemakan kehidupan di perbatasan serta perayaan dan festival budaya suku dayak yang berada di Provinsi Kalimantan Barat dengan judul Pulang. Prasasti Yupa adalah sebuah prasasti yang merupakan peninggalan dari Kerajaan Kutai. Terdapat tujuh buah yupa yang memuat prasasti, tetapi baru 4 yang berhasil dibaca dan diterjemahkan. Salah satu kegiatan untuk mempublikasikan ke masyarakat luas terkait Prasasti Yupa dan sejarahnya, maka BPCB Provinsi Kalimantan Timur memproduksi salah satu konten/film Pendampingan Produksi Film Pulang Produksi Film Yupa Aksara Pertama
50 Laporan Akuntabilitas Kinerja BPCB Provinsi Kalimantan Timur 2022 pendek untuk platform Indonesiana TV dengan judul Yupa Aksara Pertama yang menggunakan pelajar dari Kota Samarinda sebagai pemeran utamanya. Pada tahun 2022 BPCB Provinsi Kalimantan Timur telah berhasil mengashilkan 4 konten/film yang akan ditayangkan di platform Indonesiana TV. Selain di platform Indonesiana TV, BPCB Provinsi Kalimantan Timur berusaha lebih keras untuk menyebarluaskan informasi mengenai pelestarian cagar budaya melalui pemutaran film dan konten Indonesiana TV di Bioskop XXI Kota Balikpapan dengan sasaran pelaku budaya, siswa, mahasiswa, komunitas, dll. Pemutaran Konten Indonesiana TV di XXI, Kota Balikpapan
51 Laporan Akuntabilitas Kinerja BPCB Provinsi Kalimantan Timur 2022 Sasaran BPCB Provinsi Kalimantan Timur yang ketiga adalah Meningkatnya tata kelola Balai Pelestarian Cagar Budaya Kalimantan Timur. Sasaran Kegiatan ini merupakan kegiatan administrasi yang mendukung tujuan untuk Meningkatnya akuntabilitas layanan dan pengelolaan anggaran pendidikan, kebudayaan, riset, dan teknologi. Setiap penilaian yang diterima satker akan mempengaruhi penilaian eselon di atas. Sistem Akuntabilitas Kinerja Instansi Pemerintah (SAKIP) adalah rangkaian sistematik dari berbagai aktivitas, alat, dan prosedur yang dirancang untuk tujuan penetapan dan pengukuran, pengumpulan data, pengklasifikasian, pengikhtisaran, dan pelaporan kinerja pada instansi pemerintah, dalam rangka pertanggungjawaban dan peningkatan kinerja instansi pemerintah. IKK 3.1 : Predikat SAKIP Balai Pelestarian Cagar Budaya Kalimantan Timur Langkah Antisipasi a. Melakukan penyusunan ulang jadwal terkait kegiatan Jelajah Cagar Budaya; b. Melakukan koordinasi terkait penambahan peserta baru dengan melakukan penyesuaian jumlah peserta dengan menggantikan peserta yang berhalangan hadir; c. Mempercepat persiapan pameran setelah mendapatkan informasi terkait percepatan jadwal pameran. SK 3 Meningkatnya tata kelola Balai Pelestarian Cagar Budaya Kalimantan Timur Kendala yang dihadapi a. Peningkatkan kasus Covid-19 di kalimantan timur menyebabkan tertundanya kegiatan jelajah cagar budaya yang direncanakan akan terlaksana di Bulan Februari 2022; b. Terdapat beberapa peserta kegiatan Jelajah Cagar Budaya yang belum melakukan konfirmasi pendaftaran sebelumnya yang ikut hadir di lokasi kegiatan; c. Terdapat percepatan jadwal kegiatan dari pihak penyelenggara pameran;
52 Laporan Akuntabilitas Kinerja BPCB Provinsi Kalimantan Timur 2022 Pada tahun 2022, BPCB Provinsi Kalimantan Timur menargetkan predika SAKIP yang akan diperoleh adalah BB, hal ini berdasarkan tren peningkatan predikat SAKIP yang diperoleh BPCB Provinsi Kalimantan Timur dari tahun 2020 s.d. 2021. Terdapat beberapa indikator yang perlu disajikan untuk meningkatkan nilai SAKIP berdasarkan PermenPAN RB No 88 Tahun 2021 tentang Evaluasi Akuntabilitas Kinerja Instansi Pemerintah. Pada PermenPAN RB ini terdapat beberapa pemutakhiran terkait indikator penilaian dibanding pada tahun sebelumnya. Tahapan yang dilakukan untuk memperoleh predikat SAKIP yaitu melalui Evaluasi Mandiri Satker yang didampingi Biro Perencanaan Kemendikbudristek dan diperoleh predikat SAKIP sementara di poin A dengan nilai 82,60. Dari evaluasi mandiri ini terdapat beberapa catatan dari Biro Perencanaan yang perlu ditindak lanjuti agar dapat meningkatkan nilai dan predikat akhir SAKIP. Setelah catatan dari Biro Perencanaan ditindaklanjuti, dilakukan Evaluasi Tahun Target Realisasi % 2020 BB BB 100 2021 BB BB 100 2022 BB A 120 Akuntabilitas kinerja diterapkan secara berjenjang mulai dari tingkat Kementerian, unit kerja, dan satuan kerja (unit kerja mandiri). Penerapan akuntabilitas dilakukan mulai dari perencanaan kinerja, pengukuran kinerja, pengelolaan data kinerja, pelaporan kinerja dan evaluasi kinerja. Nilai SAKIP = Perencanaan Kinerja Pengukuran Kinerja Laporan Kinerja Evaluasi Kinerja +
53 Laporan Akuntabilitas Kinerja BPCB Provinsi Kalimantan Timur 2022 Penilaian Akhir SAKIP bersama Inspektorat Jenderal dan diperoleh Predikat SAKIP A dengan nilai 84,10. No. Komponen SAKIP Bobot 2020 - 2021 Tahun Bobot 2022 Tahun 2020 2021 2022 1. Perencanaan Kinerja 30% 24.92% 23.58% 30% 24.6% 2. Pengukuran Kinerja 25% 18.44% 18.91% 30% 25.5% 3. Pelaporan Kinerja 15% 11.16% 11.55% 15% 12.75% 4. Evaluasi Kinerja 10% 5.69% 5.92% 25% 21.25% 5. Pencapaian Sasaran / Kinerja Organisasi 20% 13.75% 15.00% - - TOTAL 73.96 74.96 84.10 Pada tahun 2022 terlihat peningkatan yang signifikan dari predikat dan nilai SAKIP BPCB Provinsi Kalimantan Timur. Pada tahun 2022 terdapat peningkatan nilai sebesar 9.14 dan predikat SAKIP menjadi A. Hal ini dapat dicapai dengan kerja keras tim SAKIP dalam melakukan tindak lanjut atas rekomendasi tahun 2021 dan proses pengumpulan data dukung yang dibantu dengan semua staf, pejabat, serta kepala BPCB Provinsi Kalimantan Timur. Pencapaian predikat SAKIP A telah melampaui target Renstra BPCB Provinsi Kalimantan Timur 2020-2024 yang sampai dengan tahun 2024 direncanakan memperoleh predikat BB. Kendala yang dihadapi a. Keterlambatan penyusunan PK dikarenakan menunggu hasil revisi Renstra Kementerian; b. Belum adanya kegiatan reviu Renstra di tahun 2022; c. Terjadi perubahan yang cukup signifikan terkait KKE AKIP di tahun 2022; d. Belum tersedianya beberapa dokumen data dukung untuk tindak lanjut rekomendasi SAKIP tahun 2021 dan evaluasi mandiri SAKIP tahun 2022; Langkah Antisipasi a. Mempercepat dan menyesuaikan jadwal dari Kementerian terkait penyusunan PK; b. Menyusun jadwal kegiatan reviu Renstra BPCB Kaltim; c. Mengikuti sosialisasi KKE AKIP berdasarkan Permenpan RB Nomor 88 tahun 2021; d. Memperhatikan dan mengimplementasikan setiap komponen penilaian menunjang serta dokumen data dukung sebagai peningkatan predikat SAKIP BPCB Provinsi Kalimantan Timur.
54 Laporan Akuntabilitas Kinerja BPCB Provinsi Kalimantan Timur 2022 Kinerja Anggaran adalah capaian kinerja atas penggunaan anggaran yang tertuang dalam dokumen anggaran Kementerian/Lembaga sampai dengan Level Unit Pelaksana. Sebagai bentuk pertanggungjawab atas anggaran yang digunakan oleh setiap satker, maka diperlukan penilaian terhadap setiap pertanggungjawaban tersebut. Penilaian tersebut dapat dilihat dari pencapaian Indikator Kinerja Pelaksanaan Anggaran dan Evaluasi Kinerja Anggaran Satker. Total kinerja yang berhasil dicapai BPCB Provinsi Kalimantan Timur pada tahun 2022 untuk Ratarata Nilai Kinerja Anggaran atas Pelaksanaan RKA-K/L Satker sebesar 98,01 dengan uraian nilai 60% dari Evaluasi Kinerja Anggaran sebesar 99,16 dan 40% dari Indikator Kinerja Pelaksanaan Anggaran sebesar 96,28. Terjadi peningkatan Nilai NKA apabila dibandingkan tahun 2020 dan 2021. Peningkatan ini dapat tercapai dengan adanya komitmen dari setiap peran yang terlibat baik itu secara administratif maupun secara teknis. Tahun Target Realisasi Selisih 2020 - 94,95 2021 94,6 93,77 0.83 2022 92 98,01 6,01 IKK 3.2 : Nilai Kinerja Anggaran atas Pelaksanaan RKA-K/L Balai Pelestarian Cagar Budaya Kalimantan Timur IKPA adalah indikator untuk mengukur kualitas kinerja pelaksanaan anggaran belanja kesesuaian perencanaan dan penganggaran, efektivitas pelaksanaan kegiatan, dan kepatuhan terhadap regulasi. EKA adalah proses untuk melakukan pengukuran, penilaian, dan analisis atas Kinerja Anggaran tahun anggaran berjalan dan tahun anggaran sebelumnya untuk menyusun rekomendasi dalam rangka peningkatan Kinerja Anggaran. Nilai Kinerja Anggaran = IKPA (40%) + EKA (60%)
55 Laporan Akuntabilitas Kinerja BPCB Provinsi Kalimantan Timur 2022 96.44 97.26 100 20 100 Penyerapan Anggaran Konsistensi CRO Efisiensi Nilai Efisiensi EVALUASI KINERJA ANGGARAN 97.18 93.77 99.16 P E R B A N D I N G A N N I L A I E K A 2020 2021 2022 Pada tahun 2022 terjadi peningkatan dari setiap pendukung nilai NKA yaitu EKA dan juga IKPA. Pada peningkatan nilai EKA sebesar 5,39 poin, dikarenakan pencapaian efisiensi hampir di setiap RO mencapai 120% sehingga meningkatkan nilai efisiensi BPCB Provinsi Kalimantan Timur pada tahun 2022.
56 Laporan Akuntabilitas Kinerja BPCB Provinsi Kalimantan Timur 2022 91.62 92.57 96.28 Perbandingan Nilai IKPA 2020 2021 2022 94.28 100 84.39 100 100 85.83 100 96.65 Pengelolaan UP Kontrak Hal III DIPA Revisi DIPA Penyelesaian Tagihan Realisasi Dispensasi SPM Capaian Output Indikator Kinerja Pelaksanaan Anggaran (IKPA) Peningkatan juga terjadi pada nilai IKPA BPCB Provinsi Kalimantan Timur pada tahun 2022 sebesar 3,71 poin. Terdapat beberapa perubahan penilaian dengan dihapuskannya indikatorindikator penilaian di tahun 2022 ini, yaitu Pagu Minus, Rekon LPJ, Retur SP2D, Renkas, dan Kesalahan SPM. Namun penghapusan indikator tersebut tidak terlalu memberikan dampak terhadap Nilai IKPA BPCB Provinsi Kalimantan Timur karena nilai yang telah dicapai pada tahun 2021 yaitu 100 kecuali untuk Kesalahan SPM yang mendapatkan nilai 95. Indikator yang memberikan dampak signifkan yaitu peningkatan pada indikator Hal III DIPA, Data Kontrak, Pengelolaan UP/TUP, dan Realisasi Anggaran.
57 Laporan Akuntabilitas Kinerja BPCB Provinsi Kalimantan Timur 2022 96.71 % Realisasi dan Sisa Anggaran Tahun 2022 Realisasi Anggaran Sisa Anggaran Pagu anggaran Balai Pelestarian Cagar Budaya Provinsi Kalimantan Timur dalam DIPA tahun 2022 sebesar Rp. 13.800.383.000 (Tiga Belas Milyar Delapan Ratus Juta Tiga Ratus Delapan Puluh Tiga Ribu Rupiah). Dari pagu anggaran tersebut, berhasil direalisasikan sebesar Rp. 13.345.758.067 (Tiga Belas Milyar Tiga Ratus Empat Puluh Lima Juta Tujuh Ratus Lima Puluh Delapa Ribu Enam Puluh Tujuh Rupiah) dengan persentase daya serap sebesar 96,71%. Kendala yang dihadapi a. Perubahan sistem pengelolaan keuangan yang baru diterapkan di tahun 2022 yaitu penerapan aplikasi modul SAKTI; b. Terdapat perubahan jadwal kegiatan yang tidak sesuai dengan perencanaan awal; c. Terdapat beberapa penyerapan anggaran yang tidak sesuai dengan yang direncanakan. Langkah Antisipasi a. Mengikuti sosialisasi dan bimtek terkait pelaksanaan penerapan aplikasi SAKTI pada satuan kerja; b. Melakukan pemutakhiran data terkait Rencana Penarikan Dana di Hal III DIPA; c. Melakukan Koordinasi dengan setiap penanggungjawab kegiatan dan pengelola keuangan terkait penyelesaian administrasi kegiatan agar sesuai dengan yang sudah direncanakan dalam jadwal kegiatan dan Rencana Penarikan Dana. B. Realisasi Anggaran 1. Capaian Anggaran
58 Laporan Akuntabilitas Kinerja BPCB Provinsi Kalimantan Timur 2022 Keterangan: Realisasi TA 2021 Realisasi TA 2022 Perbandingan % Realisasi TA 2021 & 2022 94.69% 96.71% Naskah Pelestarian Cagar Budaya Masyarakat yang Mengapresiasi Cagar Budaya Cagar Budaya Yang Dilestarikan Layanan Umum Layanan Perkantoran Target 1,427,996,000 1,276,939,000 2,161,383,000 1,808,322,000 7,125,844,000 Realisasi 1,419,824,743 1,271,528,840 1,903,382,850 1,730,874,872 7,020,146,762 Perbandingan Anggaran & Realisasi Setiap RO Tahun Anggaran 2022 Dibandingkan dengan tahun 2021, capaian ini meningkat, dimana realisasi tahun 2021 adalah 94,69 %. Berdasarkan target dan prognosis yang dibuat, realisasi ini tidak sesuai target dikarenakan terdapat pemutusan kontrak pihak penyedia / pelaksana kegiatan Pemugaran Masjid Kasimuddin karena ketidakmampuan pihak pelaksana menyelesaikan pekerjaan yang telah direncanakan. Angka yang tidak terserap sebesar 39,28 dari total kontrak atau 1,76% dari total anggaran yang tersedia. Dari realisasi anggaran tersebut, maka pada tahun 2022 terdapat anggaran yang tidak terserap sebesar Rp. 454.725.933 atau 3,29 %, terdiri dari belanja pegawai 2,08% dan belanja barang 3,45%. Anggaran yang tidak terserap dikarenakan pelaksanaan kegiatan yang tidak terlaksana dengan maksimal. 99.42% 99.58% 88.06% 95.72% 97.52%
59 Laporan Akuntabilitas Kinerja BPCB Provinsi Kalimantan Timur 2022 Sasaran Kegiatan Indikator Kinerja Kegiatan Nama Kegiatan Alokasi Anggaran Realisasi [SK 1.0] Meningkatnya jumlah Cagar Budaya dan Warisan Budaya Takbenda yang dilindungi [IKK 1.1] Jumlah Cagar Budaya dan Warisan Budaya Takbenda yang dilindungi Pelestarian dan Pengelolaan Peninggalan Purbakala 4.866.318.000 4.594.736.433 [SK 2.0] Meningkatnya jumlah kunjungan museum, galeri dan Cagar Budaya [IKK 2.1] Jumlah kunjungan museum, galeri dan Cagar Budaya [SK 3.0] Meningkatnya tata kelola Balai Pelestarian Cagar Budaya Kalimantan Timur [IKK 3.1] Predikat SAKIP Balai Pelestarian Cagar Budaya Kalimantan Timur Dukungan Manajemen dan Pelaksanaan Tugas Teknis Lainnya Ditjen Kebudayaan 8.934.166.000 8.751.021.634 [IKK 3.2] Nilai Kinerja Anggaran atas Pelaksanaan RKA-K/L Balai Pelestarian Cagar Budaya Kalimantan Timur Belanja Pegawai Belanja Barang Pagu 1,527,191,000 12,273,293,000 Realisasi 1,495,359,882 11,850,398,185 97.88% 96.55% Pagu dan Realisasi Akun Belanja Tahun Anggaran 2022
60 Laporan Akuntabilitas Kinerja BPCB Provinsi Kalimantan Timur 2022 Pada tahun 2022, Balai Pelestarian Cagar Budaya Provinsi Kalimantan Timur berhasil melakukan efisiensi dan optimalisasi anggaran sebesar 5,88% atau Rp. 813.184.414 dari pagu anggaran sebesar Rp. 13.800.484.000 dengan rata-rata capaian IKK sebesar 291.52% dari 4 IKK. Efisiensi dan optimalisasi anggaran tersebut diperoleh dari: 1. Penghematan belanja barang; 2. Optimalisasi kegiatan perjalanan dinas (kegiatan yang direncanakan berada di luar kota dioptimalisasi menjadi kegiatan dalam kota); 3. Perubahan strategi pelaksanaan (kegiatan yang menggunakan sewa gedung dan tempat untuk peserta kegiatan berubah menjadi lokasi yang tidak menggunakan belanja sewa). Pada tahun 2022, Balai Pelestarian Cagar Budaya Provinsi Kalimantan Timur melakukan beberapa inovasi, yaitu: 1. Publikasi hasil produksi konten kanal budaya berupa film pendek yang akan ditayangkan di platform Indonesiana TV untuk diadakan nonton bareng berupa gala premier di Bioskop CGV Samarinda dan XXI Balikpapan; 2. Pelaksanaan kegiatan yang melibatkan pihak eksternal (akademisi & stakeholder lainnya) untuk meningkatkan kualitas hasil pelaksanaan kegiatan. Pada tahun 2022, usaha yang dilakukan Balai Pelestarian Cagar Budaya Provinsi Kalimantan Timur belum membuahkan hasil berupa penghargaan dari pihak eksternal terkait pelaksanaan dan capaian yang dilakukan. 2. Efisiensi Anggaran C. Inovasi, Penghargaan, dan Program Collaborative 1. Inovasi 2. Penghargaan
61 Laporan Akuntabilitas Kinerja BPCB Provinsi Kalimantan Timur 2022 Pada tahun 2022, Balai Pelestarian Cagar Budaya Kalimantan Timur melakukan program crosscutting /collaborative Pameran Kampung Purba, Sangiran Night Trail, Provinsi Jawa Tengah. Pameran ‘Kampung Purba’ merupakan pameran bersama yang diinisisasi oleh Direktorat Pengembangan dan Pemanfaatan Kebudayaan, Direktorat Jenderal Kebudayaan Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi (Kemendikbudristek) bersama 15 (empat belas) unit pelaksana teknis Kemendikbudristek, yaitu BPCB Aceh, BPCB Sumatra Barat, BPCB Banten, BPCB Jawa Tengah, BPCB Jawa Timur, BPCB DI Yogyakarta, BPCB Kalimantan Timur, BPCB Bali, BPCB Maluku Utara, BPCB Gorontalo, BPCB Sulawesi Selatan, BPNB D.I Yogyakarta, Balai Konservasi Borobudur, Balai Pelestarian Situs Manusia Purba Sangiran, dan Museum Nasional Jakarta. Selain UPT Kemendikbudristek, pameran ini juga melibatkan Museum Geologi Bandung, Kabupaten Karanganyar, Kabupaten Sragen, Komunitas Luar Kotak, Cukup Cakap, Tactis Komunika dan De Tjolomadoe. Dalam kegiatan ini BPCB Provinsi Kalimantan Timur menampilkan berbagai panel informasi yang menampilkan terkait Cagar Budaya dan kegiatan pelestarian cagar budaya di wilayah BPCB Kalimantan Timur. Pada pameran ini diharapkan peserta dan pengunjun dapat melihat dan memahami kegiatan-kegiatan pelestarian Cagar Budaya di Wilayah Kalimantan, khususnya wilaya Karst Sangkulirang yang menampilkan budaya kehidupan di masa lampau. 3. Program Collaborative
62 Laporan Akuntabilitas Kinerja BPCB Provinsi Kalimantan Timur 2022 Selama tahun 2022, Balai Pelestarian Cagar Budaya Provinsi Kalimantan Timur telah berhasil melaksanakan seluruh kegiatan kegiatan untuk mendukung pencapaian target yang ditetapkan. 200.00% 100.00% 368.42% 575.69% 116.67% BAB IV Penutup Naskah Pelestarian Cagar Budaya Masyarakat yang Mengapresiasi CB Cagar Budaya yang Dilestarikan Layanan Umum Layanan Perkantoran
63 Laporan Akuntabilitas Kinerja BPCB Provinsi Kalimantan Timur 2022 Pagu Anggaran : Rp. 13.800.484.000 Realisasi : Rp. 13.345.758.067 Kinerja Keuangan 96.71% Semua Rincian Output berhasil mencapai target, bahkan pada beberapa RO melebihi target. Walaupun semua target berhasil tercapai, namun tidak terhindarkan dari kendala/permasalahan yang dihadapi, sehingga perlu ditindaklanjuti dengan beberapa strategi yang dilaksanakan, baik itu pada saat pelaksanaan tahun anggaran maupun di saat yang akan datang. Khusus untuk RO Masyarakat yang diapresiasi CB, perlu dilakukan analisis lebih lanjut terkait perencanaan dan pelaksanaan agar data tidak anomali. Berdasarkan angka realisasi, walaupun tidak sesuai dengan prognosis yang telah disusun, namun kinerja keuangan pada tahun 2022 terbilang sangat baik karena semua kegiatan yang menghasilkan realisasi sebesar Rp. 13.345.758.067 atau 96,71% dari total anggaran Rp. 13.800.484.000 berbanding lurus dengan output yang diperoleh. Dari hasil evaluasi kinerja, beberapa hal yang perlu mendapat perhatian antara lain: 1. Penyusunan target awal setiap RO agar direncanakan dengan matang dan sesuai dengan anggaran yang tersedia sehingga tidak muncul anomali data yang dikarenakan berbagai hal pada saat pelaksanaan kegiatan; 2. Perlunya bank data secara digital internal satker terkait pengumpulan data dukung SAKIP agar mempermudah Tim SAKIP dalam mencari data dukung SAKIP; 3. Koordinasi setiap unit terkait jadwal kegiatan dan ketersediaan SDM agar tidak ada kegiatan yang tertunda karena kurangnya SDM yang tersedia; 4. Komitmen dari tim pelaksana dan pengelola keuangan terkait penyelesaian keuangan setiap kegiatan agar sesuai dengan Rencana Penarikan Dana yang telah disusun. Untuk meningkatkan kinerja organisasi, beberapa fokus perbaikan yang akan dilakukan ke depan antara lain: 1. Penajaman program setiap kegiatan yang berkaitan dengan tugas dan fungsi Balai Pelestarian Cagar Budaya Provinsi Kalimantan Timur.
64 Laporan Akuntabilitas Kinerja BPCB Provinsi Kalimantan Timur 2022 2. Mengembangkan kerja sama dengan pihak luar dengan menambah banyaknya program kolaboratif dengan dinas maupun intansi sesuai dengan pelaksanaan tugas dan fungsi. 3. Meningkatkan kualitas sumber daya manusia dalam setiap bidang program pekerjaan dengan cara melakukan bimbingan teknis kepada setiap pegawai.
65 Laporan Akuntabilitas Kinerja BPCB Provinsi Kalimantan Timur 2022 • Pernyataan telah Direviu • Perjanjian Kinerja Tahun 2022 (awal) • Perjanjian Kinerja Tahun 2022 (revisi) • Pengukuran Kinerja 2022 Lampiran
P電RNYÅTAAN T電LAH DI則EⅥU BAIAI PELE STARIÅN CAGAR BUDAYA KALIMANTAN TIMUR TAHUN ÅNGGARAN 2022 K赦ni telah mereviu laporan kinerja BAL餌PELESTARIAN CAGAR BUDÅYA KALIMANTAN TIMUR un七uk tahun anggaran 2舵2 sesuai pedoman reviu atas laporan kineIja. Substansi infomasi yang dimuat dalam laporan kine]ja me垂adi tanggung jawab manajemen BALAI PELESTARIAN CAGAR BUDÅYÅ KALIMANTAN TIMUR. Reviu be師直an untuk memberikan keyakinan terbatas laporaLn瞳ne垂tel狐di§年jikan §eCara akurat, a皿dal, d弧valid. Berdasarkan reviu kami,融ak terdapat kondisi atau hal_hal yang menimbu肱an perbedaan dalam meyakini keandalan infomasi yang dis軸kan di dalam laporan kine垂ini. Kantor BPCB Prov Kal髄m, 25 Januari 19790608201101100l
Catatan: 1. UU ITE No. 11 Tahun 2008 Pasal 5 Ayat 1 "Informasi Elektronik dan/atau hasil cetakannya merupakan alat bukti yang sah." 2. Dokumen ini telah ditandatangani secara elektronik menggunakan sertifikat elektronik yang ditertibkan oleh BSrE Perjanjian Kinerja Tahun 2022 Kepala Balai Pelestarian Cagar Budaya Provinsi Kalimantan Timur Dengan Direktur Jenderal Kebudayaan Dalam rangka mewujudkan kinerja pemerintahan yang efektif, transparan, dan akuntabel serta berorientasi pada hasil, kami yang bertandatangan di bawah ini: Nama : Muslimin A.R Effendy Jabatan : Kepala Balai Pelestarian Cagar Budaya Provinsi Kalimantan Timur untuk selanjutnya disebut PIHAK PERTAMA Nama : Hilmar Farid, Ph.D Jabatan : Direktur Jenderal Kebudayaan selaku atasan pihak pertama, selanjutnya disebut PIHAK KEDUA PIHAK PERTAMA berjanji akan mewujudkan target kinerja yang seharusnya sesuai lampiran perjanjian kinerja ini, dalam rangka mencapai target kinerja jangka menengah seperti yang telah ditetapkan dalam dokumen perencanaan. Keberhasilan dan kegagalan pencapaian target kinerja tersebut menjadi tanggung jawab kami. PIHAK KEDUA akan melakukan supervisi yang diperlukan serta akan melakukan evaluasi terhadap capaian kinerja dari perjanjian kinerja ini dan mengambil tindakan yang diperlukan dalam rangka optimalisasi pencapaian target Perjanjian Kinerja tersebut, baik dalam bentuk penghargaan maupun teguran. Direktur Jenderal Kebudayaan Hilmar Farid, Ph.D Samarinda,17 Maret 2022 Kepala Balai Pelestarian Cagar Budaya Provinsi Kalimantan Timur Muslimin A.R Effendy
Catatan: 1. UU ITE No. 11 Tahun 2008 Pasal 5 Ayat 1 "Informasi Elektronik dan/atau hasil cetakannya merupakan alat bukti yang sah." 2. Dokumen ini telah ditandatangani secara elektronik menggunakan sertifikat elektronik yang ditertibkan oleh BSrE Target Kinerja # Sasaran Kegiatan Indikator Kinerja Kegiatan Target Perjanjian Kinerja 2022 1 [SK 1] Meningkatnya jumlah Cagar Budaya dan Warisan Budaya Takbenda yang dilindungi [IKK 1.1] Jumlah Cagar Budaya dan Warisan Budaya Takbenda yang dilindungi 19 2 [SK 2] Meningkatnya jumlah kunjungan museum, galeri dan Cagar Budaya [IKK 2.1] Jumlah kunjungan museum, galeri dan Cagar Budaya 650 3 [SK 3] Meningkatnya tata kelola Balai Pelestarian Cagar Budaya Kalimantan Timur [IKK 3.1] Predikat SAKIP Balai Pelestarian Cagar Budaya Kalimantan Timur BB [IKK 3.2] Nilai Kinerja Anggaran atas Pelaksanaan RKA-K/L Balai Pelestarian Cagar Budaya Kalimantan Timur 92
Catatan: 1. UU ITE No. 11 Tahun 2008 Pasal 5 Ayat 1 "Informasi Elektronik dan/atau hasil cetakannya merupakan alat bukti yang sah." 2. Dokumen ini telah ditandatangani secara elektronik menggunakan sertifikat elektronik yang ditertibkan oleh BSrE No Kode Nama Kegiatan Alokasi 1 5180 Dukungan Manajemen dan Pelaksanaan Tugas Teknis Lainnya Ditjen Kebudayaan Rp. 8.785.047.000 2 5181 Pelestarian dan Pengelolaan Peninggalan Purbakala Rp. 4.866.318.000 TOTAL Rp. 13.651.365.000 Direktur Jenderal Kebudayaan Hilmar Farid, Ph.D Samarinda,17 Maret 2022 Kepala Balai Pelestarian Cagar Budaya Provinsi Kalimantan Timur Muslimin A.R Effendy
Catatan: 1. UU ITE No. 11 Tahun 2008 Pasal 5 Ayat 1 "Informasi Elektronik dan/atau hasil cetakannya merupakan alat bukti yang sah." 2. Dokumen ini telah ditandatangani secara elektronik menggunakan sertifikat elektronik yang ditertibkan oleh BSrE Revisi Perjanjian Kinerja Tahun 2022 Kepala Balai Pelestarian Cagar Budaya Provinsi Kalimantan Timur Dengan Direktur Jenderal Kebudayaan Dalam rangka mewujudkan kinerja pemerintahan yang efektif, transparan, dan akuntabel serta berorientasi pada hasil, kami yang bertandatangan di bawah ini: Nama : Muslimin A.R Effendy Jabatan : Kepala Balai Pelestarian Cagar Budaya Provinsi Kalimantan Timur untuk selanjutnya disebut PIHAK PERTAMA Nama : Hilmar Farid Jabatan : Direktur Jenderal Kebudayaan selaku atasan pihak pertama, selanjutnya disebut PIHAK KEDUA PIHAK PERTAMA berjanji akan mewujudkan target kinerja yang seharusnya sesuai lampiran perjanjian kinerja ini, dalam rangka mencapai target kinerja jangka menengah seperti yang telah ditetapkan dalam dokumen perencanaan. Keberhasilan dan kegagalan pencapaian target kinerja tersebut menjadi tanggung jawab kami. PIHAK KEDUA akan melakukan supervisi yang diperlukan serta akan melakukan evaluasi terhadap capaian kinerja dari perjanjian kinerja ini dan mengambil tindakan yang diperlukan dalam rangka optimalisasi pencapaian target Perjanjian Kinerja tersebut, baik dalam bentuk penghargaan maupun teguran. Direktur Jenderal Kebudayaan, Hilmar Farid Samarinda,30 Desember 2022 Kepala Balai Pelestarian Cagar Budaya Provinsi Kalimantan Timur, Muslimin A.R Effendy
Catatan: 1. UU ITE No. 11 Tahun 2008 Pasal 5 Ayat 1 "Informasi Elektronik dan/atau hasil cetakannya merupakan alat bukti yang sah." 2. Dokumen ini telah ditandatangani secara elektronik menggunakan sertifikat elektronik yang ditertibkan oleh BSrE Target Kinerja # Sasaran Kegiatan Indikator Kinerja Kegiatan Target Perjanjian Kinerja 2022 1 [SK 1] Meningkatnya jumlah Cagar Budaya dan Warisan Budaya Takbenda yang dilindungi [IKK 1.1] Jumlah Cagar Budaya dan Warisan Budaya Takbenda yang dilindungi 19 2 [SK 2] Meningkatnya jumlah kunjungan museum, galeri dan Cagar Budaya [IKK 2.1] Jumlah kunjungan museum, galeri dan Cagar Budaya 650 3 [SK 3] Meningkatnya tata kelola Balai Pelestarian Cagar Budaya Kalimantan Timur [IKK 3.1] Predikat SAKIP Balai Pelestarian Cagar Budaya Kalimantan Timur BB [IKK 3.2] Nilai Kinerja Anggaran atas Pelaksanaan RKA-K/L Balai Pelestarian Cagar Budaya Kalimantan Timur 92
Catatan: 1. UU ITE No. 11 Tahun 2008 Pasal 5 Ayat 1 "Informasi Elektronik dan/atau hasil cetakannya merupakan alat bukti yang sah." 2. Dokumen ini telah ditandatangani secara elektronik menggunakan sertifikat elektronik yang ditertibkan oleh BSrE No Kode Nama Kegiatan Alokasi 1 5181 Pelestarian dan Pengelolaan Peninggalan Purbakala Rp. 4.866.318.000 2 5180 Dukungan Manajemen dan Pelaksanaan Tugas Teknis Lainnya Ditjen Kebudayaan Rp. 8.934.166.000 TOTAL Rp. 13.800.484.000 Direktur Jenderal Kebudayaan, Hilmar Farid Samarinda,30 Desember 2022 Kepala Balai Pelestarian Cagar Budaya Provinsi Kalimantan Timur, Muslimin A.R Effendy
Catatan: 1. UU ITE No. 11 Tahun 2008 Pasal 5 Ayat 1 "Informasi Elektronik dan/atau hasil cetakannya merupakan alat bukti yang sah." 2. Dokumen ini telah ditandatangani secara elektronik menggunakan sertifikat elektronik yang ditertibkan oleh BSrE Pengukuran Indikator Kinerja Kegiatan BALAI PELESTARIAN CAGAR BUDAYA KALIMANTAN TIMUR Tahun 2022 Pengukuran Indikator Kinerja Kegiatan No Sasaran Kegiatan Indikator Kinerja Kegiatan Satuan Target PK Target Renaksi Triwulanan Capaian Triwulanan Analisis Progress Capaian
Catatan: 1. UU ITE No. 11 Tahun 2008 Pasal 5 Ayat 1 "Informasi Elektronik dan/atau hasil cetakannya merupakan alat bukti yang sah." 2. Dokumen ini telah ditandatangani secara elektronik menggunakan sertifikat elektronik yang ditertibkan oleh BSrE 1 [SK 1.0] Meningkatnya jumlah Cagar Budaya dan Warisan Budaya Takbenda yang dilindungi [IKK 1.1] Jumlah Cagar Budaya dan Warisan Budaya Takbenda yang dilindungi Unit 19 TW1 : 1 TW2 : 12 TW3 : 17 TW4 : 19 TW1 : 1 TW2 : 55 TW3 : 55 TW4 : 71 TW1 : Progress / Kegiatan : Selama Triwulan I, telah terlaksana beberapa progres kegiatan yang mendukung tercapainya target Jumlah CB dan WBTB yang dilindungi sebagai berikut: 1. Koordinasi dan Persiapan Kegiatan Rehabilitasi Masjid Adji Amir Hasanuddin; 2. Koordinasi dan Persiapan Pemugaran Masjid Kasimuddin; 3. Kegiatan Pemetaan dan Penggambaran Masjid Istana Paser Belengkong di Kab. Paser Prov. Kaltim (1 Unit); dan 4. Kegiatan Survey bahan Rehabilitasi Masjid Adji Amir Hasanuddin di Jakarta dan Yogyakarta. Kendala / Permasalahan : 1. Keterbatasan produsen tegel yang sesuai dengan kriteria kebutuhan bahan Rehabilitasi Masjid Adji Amir Hasanuddin; 2. Hasil dari Survey kebutuhan bahan berupa tegel untuk kegiatan Rehabilitasi Masjid Adji Amir Hasanuddin diketahui untuk proses produksi cetak tegel membutuhkan estimasi waktu selama 1 bulan dari tanggal pemesanan. Strategi / Tindak Lanjut : 1. Melakukan percepatan pemesanan / pengadaan bahan pemugaran agar tidak masuk daftar tunggu pemesanan tegel. TW2 : Progress / Kegiatan : Selama Triwulan II, telah terlaksana beberapa progres kegiatan yang mendukung tercapainya target Jumlah CB dan WBTB yang dilindungi sebagai berikut: 1. Pemutakhiran Data Cagar Budaya di Kabupaten Sambas, Provinsi Kalimantan Barat (April); 2. Transliterasi Sumber-sumber berbahasa Belanda mengenai arkeologi, sejarah dan kebudayaan (April); 3. Pengadaan belanja bahan pelestarian kegiatan Konservasi Dinding Kotak Galian Situs Gunung Selendang (April); 4. Koordinasi Awal Pembuatan Turap Tewet Tahap II di Kabupaten Kutai Timur (April); 5. Studi Kelayakan dan Studi Teknis Masjid Suada, Kabupaten Hulu Sungai Selatan, Provinsi Kalimantan Selatan (Mei s.d. Juni); 6. Kajian Teknis Pemugaran Situs Candi Negeri Baru (Mei s.d. Juni); 7. Penanganan Kasus Temuan Objek yang diduga Cagar Budaya di Kota Tarakan (2 Unit); 8. Peninjauan Lapangan Terkait Laporan Pembangunan Aula di Situs Makam Pangeran Aji Mandopo Jembayan (1 Unit); 9. Penanganan Kasus terkait Penutupan Akses Jalan Masuk Situs Gunung Selendang Sangasanga di Kabupaten Kutai Kartanegara (1 Unit); 10. Studi Konservasi Keraton Landak, Provinsi Kaltara (1 Unit) (April); 11. Pemetaan dan Penggambaran Candi Amuntai, Kabupaten Hulu Sungai Tengah, Provinsi Kalimantan Selatan (1 Unit) (Mei); 12. Konservasi Dinding Kotak Galian Situs Gunung Selendang Tahap Pertama pada Bulan Juni; 13. Pengurusan dan Mobilisasi temuan Tengkorak dari Kalimantan Hasil Sitaan Bea Cukai Bandara Ngurah Rai yang saat ini disimpan di BPCB Bali (48 Unit) (Juni). Kendala / Permasalahan : Pada Kegiatan Konservasi Dinding otak Galian Terdapat label pada keramik di lokasi kotak galian situs gunung selendang yang sudah tidak dapat terbaca sehingga perlu penggantian label keramik. Strategi / Tindak Lanjut : Mengajukan usulan pergantian label keramik pada lokasi kotak galian situs gunung selendang. TW3 : Progress / Kegiatan : Selama Triwulan III, telah terlaksana beberapa progres kegiatan yang mendukung tercapainya target Jumlah CB dan WBTB yang dilindungi sebagai berikut: 1. Proses Pelaksanaan Rehabilitasi Masjid Adji Amir Hasanoeddin yang sudah sampai pembongkaran Tegel Sisi Timur; 2. Proses Pelaksanaan Pemugaran Masjid Kasimuddin yang sudah sampai tahap pembongkaran tegel di sekitar tiang Masjid Kasimuddin; 3. Identifikasi Tinggalan Sejarah Provinsi Kalimantan TImur (1 Rekomendasi Kebijakan). Kendala / Permasalahan : Proses Lelang Pemilihan Penyedia Kegiatan Pemugaran Masjid Kasimuddin mengalami 2 kali kegagalan, dikarenakan tidak ada peserta lelang/penyedia yang mampu dan berminat melaksanakan kegiatan serta terdapat beberapa syarat teknis yang tidak dapat terpenuhi oleh penyedia. Strategi / Tindak Lanjut : Dikarenakan pelaksanakan lelang penujukan pihak ketiga sudah gagal 2 kali, maka sesuai dengan peraturan PBJ kemudian dilakukan dengan metode penunjukkan langsung penyedia yang akan dilaksanakan oleh panitia pengadaan. TW4 : Progress / Kegiatan : Selama Triwulan IV, telah terlaksana beberapa progres kegiatan yang menghasilkan capaian unit CB dan WBTB yang dilindungi, yaitu: 1. Survei Penyelamatan Gunung Kombeng, Kab. Kutai Timur (7 Unit ODCB); 2. Survei Penyelamatan Desa Jembayan, Kab. Kutai Kartanegara (6 Unit ODCB); 3. Rehabilitasi Masjid Adji Amir Hasanuddin, Kabupaten Kutai Kartanegara, Provinsi Kalimantan Timur (1 Unit); 4. Pemugaran Masjid Kasimuddin di Kabupaten Bulungan, Provinsi Kalimantan Utara (1 Unit); 5. Konservasi Kotak Galian SItus Gunung Selendang Tahap II (1 Unit). Terdapat beberapa kegiatan-kegiatan yang mendukung tercapainya target Jumlah CB dan WBTB yang dilindungi adalah sebagai berikut: 1. Pemutakhiran Data Cagar Budaya di Kabupaten Nunukan, Provinsi Kalimantan Utara (1 Naskah); 2. Pemutakhiran Data Cagar Budaya di Kabupaten Berau, Provinsi Kalimantan Timur (1 Naskah); 3. Penerbitan Buletin Kundungga; 4. Penerbitan Buku"Pemogokan Buruh Tambang Di Kalimantan Timur. Kendala / Permasalahan : 1. Terdapat Kegiatan Rutin Keagaman di Masjid Kasimuddin sehingga kegiatan pemugaran tidak bisa terlaksana secara maksimal; 2. Proses pelaksanaan Pemugaran Masjid Kasimuddin berlangsung lebih lambat dari perencanaan; 3. Ketidakmampuan pihak ketiga atau pelaksana konstruksi dalam menyelesaikan pekerjaan pemugaran. Strategi / Tindak Lanjut : 1. Kegiatan pemugaran menyesuaikan dengan jadwal kegiatan di area Masjid Kasimuddin agar tidak mengganggu jemaah dan tamu kegiatan; 2. Melakukan monitoring secara berkala kepada penyedia/pelaksana konstruksi Pemugaran Masjid Kasimuddin mengenai progres, teknik dan metode pengerjaan pemugaran. Tindak lanjut lainnya adalah berupa pemberian surat peringatan (SP) kepada penyedia/pelaksana konstruksi Pemugaran Masjid Kasimuddin; 3. Melakukan penghentian pekerjaan, diskusi terkait progres yang telah terlaksana, dan pemutusan kontrak kontrak kepada pelaksana konstruksi. Dari Total Anggaran telah terserap 60.72%.
Catatan: 1. UU ITE No. 11 Tahun 2008 Pasal 5 Ayat 1 "Informasi Elektronik dan/atau hasil cetakannya merupakan alat bukti yang sah." 2. Dokumen ini telah ditandatangani secara elektronik menggunakan sertifikat elektronik yang ditertibkan oleh BSrE 2 [SK 2.0] Meningkatnya jumlah kunjungan museum, galeri dan Cagar Budaya [IKK 2.1] Jumlah kunjungan museum, galeri dan Cagar Budaya Orang 650 TW1 : 0 TW2 : 300 TW3 : 450 TW4 : 650 TW1 : 0 TW2 : 901 TW3 : 1920 TW4 : 3742 TW1 : Progress / Kegiatan : Progres Kegiatan yang terlaksana selama Triwulan I terkait meningkatnya jumlah kunjungan museum, galeri, dan Cagar Budaya adalah Melakukan Persiapan dan Koordinasi Kegiatan Jelajah Cagar Budaya. Kendala / Permasalahan : Peningkatkan kasus Covid-19 di kalimantan timur menyebabkan tertundanya kegiatan jelajah cagar budaya yang direncanakan akan terlaksana di Bulan Februari 2022 Strategi / Tindak Lanjut : Melakukan penyusunan ulang jadwal terkait kegiatan Jelajah Cagar Budaya TW2 : Progress / Kegiatan : Pada Triwulan II 2022 telah terlaksana Kegiatan: 1. Jelajah Cagar Budaya di Kabupaten Kutai Kartanegara dengan output 196 Orang (Mei); 2. Dialog Publika - Langkah Strategis Pemajuan Kebudayaan di TVRI Kalimantan Timur dengan output 158 Orang (Mei); 3. Cakrawala - Percepatan Pembangunan Kebudayaan di Provinsi Kalimantan Timur di Platform RRI Pro 1 Samarinda dengan output 26 Orang (Mei); 4. Pameran Pelestarian Cagar Budaya di BSCC Dome, Kota Balikpapan Provinsi Kalimantan Timur (Juni); 5. Survey Produksi Film "Petualangan Nara" kota Balikpapan dan Kab. Penajam Paser Utara, Provinsi Kalimantan Timur (Juni); 6. Pendampingan Survei Produksi film "YUPA the First Inscription" di Muara Kaman, Provinsi Kalimantan Timur (Juni); 7. Pendampingan Produksi Film "Petualangan Nara" di kota Balikpapan dan Kab. Penajam Paser Utara, Provinsi Kalimantan Timur (Juni); 8. Produksi Film dan Konten Indonesiana Tahun 2022 dengan Judul "Pulang" di Kota Pontianak dan Kabupaten Landak, Provinsi Kalimantan Barat (Juni s.d. Juli). Kendala / Permasalahan : 1. Terdapat beberapa peserta kegiatan Jelajah Cagar Budaya yang belum melakukan konfirmasi pendaftaran sebelumnya yang ikut hadir di lokasi kegiatan; 2. Kesulitan dalam mencari Pihak 3 yang akan di Tunjuk sebagai pelaksana produksi. Strategi / Tindak Lanjut : 1. Melakukan koordinasi terkait penambahan peserta baru dengan melakukan penyesuaian jumlah peserta dengan menggantikan peserta yang berhalangan hadir; 2. Untuk kegiatan produksi Film melakukan koordinasi teknis pelaksanaan dan administrasi lebih intens pada berbagai pihak teknis yang mengajukan penawaran untuk pelaksanaan produksi film terkait . TW3 : Progress / Kegiatan : Pada Triwulan III 2022 telah terlaksana Kegiatan: 1. Sosialisasi CB melalui Pemutaran Film di UNMUL (72 Orang); 2. Pameran Kampung Purba di Sangiran (939 Orang); 3. Pendampingan Produksi Film River (Sungai Nafas Kehidupan di Kalimantan Selatan); 4. Proses Surat Tanda Lulus Sensor Film "Petualangan Nara", "River Sungai Kehidupan", dan "Pulang"; 5. Persiapan Produksi Film Yupa Aksara Pertama. Kendala / Permasalahan : Tidak ada Kendala atau Permasalahan yang ditemui. Strategi / Tindak Lanjut : Tidak ada Strategi atau Tindak Lanjut yang dilakukan. TW4 : Progress / Kegiatan : Pada Triwulan IV 2022 telah terlaksana Kegiatan: 1. Sosialisasi CB melalui Pemutaran Film Batch I (6 Sekolah dan 1 Universitas) (757 Orang); 2. Sosialisasi CB melalui Pemutaran Film Batch II (3 Sekolah dan 1 Universitas) (429 Orang); 3. Sosialisasi Cagar Budaya Melalui Pemutaran Film dan Konten Indonesiana TV berupa Gala Premier 4 Hasil Produksi Konten Indonesiana TV di Bioskop CGV (310 Orang); 4. Pemutaran Konten Indonesiana TV di XXI (50 Orang); 5. Webinar Sejarah Kota Samarinda (30 Orang); 6. Pendampingan dan Produksi Film Konten Kanal Budaya dengan Judul: a. Petualangan Nara (85 Orang); b. River - Sungai Nafas Kehidupan (80 Orang); c. Pulang (49 Orang); d. Yupa Aksara Pertama (40 Orang). Kendala / Permasalahan : Tidak ada Kendala / Permasalahan yang dihadapi Strategi / Tindak Lanjut : Tidak ada Strategi / Tindak Lanjut yang dilakukan
Catatan: 1. UU ITE No. 11 Tahun 2008 Pasal 5 Ayat 1 "Informasi Elektronik dan/atau hasil cetakannya merupakan alat bukti yang sah." 2. Dokumen ini telah ditandatangani secara elektronik menggunakan sertifikat elektronik yang ditertibkan oleh BSrE 3 [SK 3.0] Meningkatnya tata kelola Balai Pelestarian Cagar Budaya Kalimantan Timur [IKK 3.1] Predikat SAKIP Balai Pelestarian Cagar Budaya Kalimantan Timur Predikat BB TW1 : - TW2 : - TW3 : - TW4 : BB TW1 : - TW2 : - TW3 : - TW4 : A TW1 : Progress / Kegiatan : Terdapat beberapa progres kegiatan yang menjadi komponen tahapan menigkatnya predikat SAKIP BPCB Provinsi Kalimantan Timur, yaitu: 1. Penyusunan Laporan Akuntabilitas Kinerja Instansi Pemerintah Tahun Anggaran 2021; 2. Penyusunan RKP Awal Tahun Anggaran 2023; 3. Menyusun dan menginput RKT Tahun Anggaran 2022 ke aplikasi eplanning; 4. Penyusunan Perjanjian Kinerja Tahun Anggaran 2022; 5. Penyusunan SKP Individu berdasarkan PK yang telah terbit. Kendala / Permasalahan : 1. Keterlambatan penyusunan PK dikarenakan menunggu hasil revisi Renstra Kementerian; 2. Terdapat beberapa kekurangan data dukung untuk meningkatkan predikat SAKIP BPCB Provinsi Kalimantan Timur berdasarkan hasil evaluasi SAKIP tahun 2021. Strategi / Tindak Lanjut : 1. Mempercepat dan menyesuaikan jadwal dari Kementerian terkait penyusunan PK; 2. Memperhatikan dan mengimplementasikan setiap komponen penilaian yang menunjang peningkatan predikat SAKIP BPCB Provinsi Kalimantan Timur. TW2 : Progress / Kegiatan : Terdapat beberapa progres kegiatan yang menjadi komponen tahapan menigkatnya predikat SAKIP BPCB Provinsi Kalimantan Timur, yaitu: 1. Melakukan pendalaman terkait Permendikbudristek Nomor 13 Tahun 2022 tentang Rencana Strategis Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan Tahun 2020-2024; 2. Menyusun Capaian Realisasi IKK tahun 2020-2021 berdasarkan Cascading dari Ditjen Kebudayaan; 3. Menyusun Rencana Aksi Tahun 2022; 4. Melakukan Pengumpulan Data Capaian Output Triwulan II bersama dengan progres kegiatan yang telah terlaksana; 5. Melakukan Input Data Target dan Capaian Output Periode Januari s.d. Mei 2022 di aplikasi SIMPROKA Spasikita dan Sakti; 6. Melakukan Pengukuran Kinerja TW I melalui aplikasi Spasikita; 7. Mengikuti Sosialisasi Kertas Kerja Evaluasi (KKE) AKIP berdasarkan Permenpan RB Nomor 88 tahun 2021; 8. Mengikuti Bimtek Sosialisasi SPIP. Kendala / Permasalahan : 1. Belum adanya kegiatan reviu Renstra di tahun 2022; 2. Terjadi perubahan yang cukup signifikan terkait KKE AKIP di tahun 2022; 3. Belum tersedianya beberapa dokumen pendukung evaluasi mandiri SAKIP tahun 2022. Strategi / Tindak Lanjut : 1. Menyusun jadwal kegiatan reviu Renstra BPCB Kaltim; 2. Mengikuti sosialisasi KKE AKIP berdasarkan Permenpan RB Nomor 88 tahun 2021; 3. Mempersiapkan dokumen-dokumen pendukung evaluasi mandiri SAKIP yang masih belum tersedia; 4. Melakukan Revisi Renstra berdasarkan Revisi Renstra Kemendikbudristek. TW3 : Progress / Kegiatan : Terdapat beberapa progres kegiatan yang menjadi komponen tahapan menigkatnya predikat SAKIP BPCB Provinsi Kalimantan Timur, yaitu: 1. Menyusun Pengukuran Kinerja Semester I; 2. Melakukan Evaluasi Mandiri AKIP Tahun Anggaran 2022; 3. Menyusun dan Melakukan Inputan Tindak Lanjut LHE tahun 2021; 4. Melakukan Input Data Capaian Output Bulan Juni, Juli, dan Agustus tahun 2022 di aplikasi SIMPROKA dan Sakti. Kendala / Permasalahan : Tidak ada Kendala atau Permasalahan yang ditemui. Strategi / Tindak Lanjut : Tidak ada Strategi atau Tindak Lanjut yang dilakukan. TW4 : Progress / Kegiatan : Terdapat beberapa progres kegiatan yang menjadi komponen tahapan menigkatnya predikat SAKIP BPCB Provinsi Kalimantan Timur, yaitu: 1. Menyusun Pengukuran Kinerja Triwulan III dan IV; 2. Melakukan Evaluasi Penilaian Akhir SAKIP dengan Inspektorat Jenderal Tahun Anggaran 2022; 3. Menyusun Konsep Laporan Kinerja Tahun 2022; 4. Melakukan Input Data Capaian Output Bulan September s.d. Desember tahun 2022 di aplikasi SIMPROKA dan Sakti; 5. Melaksanakan Rapat Pengukuran Kinerja Triwulan III dan dan monitoring progres kegiatan periode Triwulan IV; 6. Menyusun Pemutakhiran SOP Pengumpulan Data dan Penyusunan Laporan Kinerja BPCB Prov. Kaltim; 7. Menyusun SOP Pemberian Reward dan Punishment Pegawai BPCB Prov. Kaltim. Kendala / Permasalahan : Penyusunan SKP Individu baru terlaksana sampai dengan perencanaan SKP Individu setiap pegawai. Strategi / Tindak Lanjut : Strategi & tindak lanjut yang dilakukan berupa koordinasi dengan Biro SDM terkait juknis penyusunan dan pengesahan SKP Individu.
Catatan: 1. UU ITE No. 11 Tahun 2008 Pasal 5 Ayat 1 "Informasi Elektronik dan/atau hasil cetakannya merupakan alat bukti yang sah." 2. Dokumen ini telah ditandatangani secara elektronik menggunakan sertifikat elektronik yang ditertibkan oleh BSrE 3 [SK 3.0] Meningkatnya tata kelola Balai Pelestarian Cagar Budaya Kalimantan Timur [IKK 3.2] Nilai Kinerja Anggaran atas Pelaksanaan RKA-K/L Balai Pelestarian Cagar Budaya Kalimantan Timur Nilai 92 TW1 : 0 TW2 : 0 TW3 : 0 TW4 : 92 TW1 : 0 TW2 : 0 TW3 : 0 TW4 : 97.9 TW1 : Progress / Kegiatan : Selama Triwulan I, beberapa staf BPCB Provinsi Kalimantan Timur yang ikut serta dalam Meningkatkan Nilai Kinerja Anggaran telah mengikuti beberapa Bimtek dan Sosialisasi terkait IKPA dan EKA di tahun Anggaran 2022, selain itu beberapa kegiatan yang mendukung nilai IKPA dan EKA selama triwulan I sebagai berikut: 1. Memastikan penyerapan anggaran per jenis belanja sesuai dengan target yang direncanakan; 2. Melakukan Revisi Pertama DIPA sesuai waktu dan Pemutakhiran Hal III DIPA dengan tujuan meminimalisir deviasi Hal III DIPA; 3. Menyampaikan Data Kontrak sesuai dengan waktu yang telah ditetapkan; 4. Pengelolaan UP dan TUP dengan tepat waktu; 5. Ketepatan waktu penyelesaian tagihan kontraktual. Kendala / Permasalahan : 1. Perubahan sistem pengelolaan keuangan yang baru diterapkan di tahun 2022 yaitu penerapan aplikasi modul SAKTI; 2. Terdapat perubahan jadwal kegiatan yang tidak sesuai dengan perencanaan awal. Strategi / Tindak Lanjut : 1. Mengikuti sosialisasi dan bimtek terkait pelaksanaan penerapan aplikasi SAKTI pada satuan kerja; 2. Melakukan pemutakhiran data terkain Rencana Penarikan Dana di Hal III DIPA. TW2 : Progress / Kegiatan : Selama Triwulan II, beberapa staf BPCB Provinsi Kalimantan Timur yang ikut serta dalam Meningkatkan Nilai Kinerja Anggaran telah mengikuti beberapa Bimtek dan Sosialisasi terkait IKPA dan EKA di tahun Anggaran 2022, selain itu beberapa kegiatan yang mendukung nilai IKPA dan EKA selama triwulan II sebagai berikut: 1. Memastikan penyerapan anggaran per jenis belanja sesuai dengan target yang direncanakan; 2. Melakukan Revisi Kedua DIPA sesuai waktu dan Pemutakhiran Hal III DIPA dengan tujuan meminimalisir deviasi Hal III DIPA; 3. Menyampaikan Data Kontrak sesuai dengan waktu yang telah ditetapkan; 4. Pengelolaan UP dan TUP dengan tepat waktu; 5. Ketepatan waktu penyelesaian tagihan kontraktual. 6. Mengikuti kegiatan Evaluasi Kinerja Anggaran s.d. Bulan Mei 2022 dan diskusi terkait Kendala-Kendala yang dihadapi Satker dalam meningkatkan Nilai IKPA dan EKA. Kendala / Permasalahan : 1. Realisasi anggaran tidak sesuai dengan target sehingga sampai dengan tanggal 28 November Daya Serap hanya sebesar 42.24% Strategi / Tindak Lanjut : 1. Melakukan koordinasi terkait permasalahan dan mempercepat penyerapan anggaran yang bisa terserap sampai dengan akhir juni 2022. TW3 : Progress / Kegiatan : Selama Triwulan III, melaksanakan beberapa kegiatan yang mendukung nilai IKPA dan EKA selama triwulan II sebagai berikut: 1. Memastikan penyerapan anggaran per jenis belanja sesuai dengan target yang direncanakan; 2. Melakukan Revisi Ketiga dan Keempat DIPA sesuai waktu dan Pemutakhiran Hal III DIPA dengan tujuan meminimalisir deviasi Hal III DIPA; 3. Menyampaikan Data Kontrak sesuai dengan waktu yang telah ditetapkan; 4. Pengelolaan UP dan TUP dengan tepat waktu; 5. Ketepatan waktu penyelesaian tagihan kontraktual. 6. Mengikuti Rapat Evaluasi IKPA dan EKA secara rutin bersama Setdijenbud; 7. Menyusun Prognosis Serapan Anggaran sampai dengan 31 Desember 2022. Kendala / Permasalahan : 1. Realisasi anggaran sampai dengan tanggal 30 September Daya Serap hanya sebesar 65.78% dari total target serapan TW III sebesar 70.5% Strategi / Tindak Lanjut : 1. Melakukan koordinasi terkait permasalahan dan mempercepat penyerapan anggaran yang bisa terserap pada triwulan III dan Triwulan IV.. TW4 : Progress / Kegiatan : Selama Triwulan IV, melaksanakan beberapa kegiatan yang mendukung nilai IKPA dan EKA selama triwulan II sebagai berikut: 1. Menyusun Prognosis Serapan Anggaran 31 Desember 2022; 2. Memastikan penyerapan anggaran per jenis belanja sesuai dengan target yang direncanakan; 2. Melakukan Pemutakhiran POK berupa perubahan detail dan optimalisasi anggaran; 3. Menyampaikan Data Kontrak sesuai dengan waktu yang telah ditetapkan; 4. Pengelolaan UP dan TUP dengan tepat waktu; 5. Ketepatan waktu penyelesaian tagihan kontraktual. 6. Mengikuti Rapat Evaluasi IKPA dan EKA secara rutin bersama Setdijenbud; Kendala / Permasalahan : 1. Terdapat beberapa penyerapan anggaran yang tidak sesuai dengan yang direncanakan. Strategi / Tindak Lanjut : 1. Melakukan Koordinasi dengan setiap penanggungjawab kegiatan dan pengelola keuangan terkait penyelesaian administrasi kegiatan agar sesuai dengan yang sudah direncanakan dalam jadwal kegiatan dan Rencana Penarikan Dana.
Catatan: 1. UU ITE No. 11 Tahun 2008 Pasal 5 Ayat 1 "Informasi Elektronik dan/atau hasil cetakannya merupakan alat bukti yang sah." 2. Dokumen ini telah ditandatangani secara elektronik menggunakan sertifikat elektronik yang ditertibkan oleh BSrE Pengukuran Kinerja Rincian Output No RO / Komponen Volume Satuan TW 1 TW 2 TW 3 TW 4 Anggaran 1 Naskah Pelestarian Cagar Budaya 12.0000 Rekomendasi Kebijakan 3 9 10 14 Rp. 1.427.996.000 2 [100] Dokumentasi dan Publikasi Cagar Budaya 0 4 5 9 Rp. 611.583.000 3 [101] Kajian Pelestarian Cagar Budaya 3 5 5 5 Rp. 816.413.000 4 Masyarakat yang Mengapresiasi Cagar Budaya 650.0000 orang 0 901 1912 3742 Rp. 1.276.939.000 5 [100] Internalisasi dan Aktualisasi Nilai Cagar Budaya 0 901 1912 3438 Rp. 476.939.000 6 [103] Konten Kanal Budaya 0 0 0 304 Rp. 800.000.000 7 Cagar Budaya Yang Dilestarikan 19.0000 unit 1 55 55 71 Rp. 2.161.383.000 8 [100] Cagar Budaya Yang Dilindungi 1 55 55 71 Rp. 2.161.383.000 9 Layanan Umum 1.0000 Layanan 1 1 1 1 Rp. 1.808.322.000 10 [105] Layanan Ketatausahaan 1 1 1 1 Rp. 1.808.322.000 11 Layanan Perkantoran 1.0000 Layanan 1 1 1 2 Rp. 7.125.844.000 12 [001] Gaji dan Tunjangan 3 6 9 12 Rp. 1.527.191.000 13 [002] Operasional dan Pemeliharaan Kantor 3 6 9 12 Rp. 5.598.653.000 TOTAL JUMLAH PAGU Rp. 13.800.484.000
Catatan: 1. UU ITE No. 11 Tahun 2008 Pasal 5 Ayat 1 "Informasi Elektronik dan/atau hasil cetakannya merupakan alat bukti yang sah." 2. Dokumen ini telah ditandatangani secara elektronik menggunakan sertifikat elektronik yang ditertibkan oleh BSrE Samarinda,13 Januari 2023 Kepala Balai Pelestarian Cagar Budaya Provinsi Kalimantan Timur, Muslimin A.R Effendy