The words you are searching are inside this book. To get more targeted content, please make full-text search by clicking here.

BAHARI DIGITAL merupakan wadah inspirasi yang dilakukan anak - anak kelas 6 SD Muhammadiyah 9

Discover the best professional documents and content resources in AnyFlip Document Base.
Search
Published by savira nuri, 2023-05-18 00:34:32

BAHARI DIGITAL MY WORK MY IMAGINATION

BAHARI DIGITAL merupakan wadah inspirasi yang dilakukan anak - anak kelas 6 SD Muhammadiyah 9

ii SD Muhammadiyah 9


iii SD Muhammadiyah 9 BAHARI DIGITAL My Work My Imagination


iv SD Muhammadiyah 9 Halaman ini tidak perlu di print


BAHARI DIGITAL My Work My Imagination 2023 Penulis Tim Penulis UKK Kelas 6 Kelompok 2 SD Muhammadiyah 9 Penyunting Luthfiah Vanida, S.Pd. Desain Sampul dan Tata Letak Aulia Nuri Al Savira, S.Pd.


vi SD Muhammadiyah 9


i SD Muhammadiyah 9 DAFTAR ISI Daftar Isi i Kata Pengantar ii Desa Mati 1 Kucing 11 Mustika Naga Emas 24 3 Orang Sahabat 36 Ditugaskan di Rumah Sakit Angker 53 Komik 63 Keluargaku 64 Facebook 66 Teman Baik 68 Berteman Itu Indah 70 Tentang Penulis 62


ii SD Muhammadiyah 9 KATA PENGANTAR Puji syukur kami panjatkan kehadirat Tuhan Yang Maha Esa. Berkat limpahan karunia-Nya, kami dapat menyelesaikan penulisan buku karangan yang berjudul “Bahari Digital – My Work My Imagination” Buku karangan ini berisi tentang kumpulan cerita para anak – anak UKK kelas 6 kelompok 2 SD Muhammadiyah 9. Dalam penyusunan buku karangan yang berjudul “Bahari Digital – My Work My Imagination” penulis telah berusaha semaksimal mungkin sesuai dengan kemampuan penulis. Namun sebagai manusia biasa, penulis tidak luput dari kesalahan dan kekhilafan baik dari segi tekhnik penulisan maupun tata bahasa. Buku karangan ini dibuat sedemikian rupa semata-mata untuk membangkitkan kembali motivasi dalam berkarya khususnya karya tulis (literasi) dan


iii SD Muhammadiyah 9 komik. Untuk itu penulis hanya bisa menyampaikan ucapan terima kasih kepada semua pihak yang terlibat, sehingga kami bisa menyelesaikan buku karangan ini. Demikian semoga karya tulis ini dapat bermanfaat bagi penulis khususnya dan para pembaca pada umumnya. Surabaya, 17 Mei 2023 TIM PENULIS UKK KELOMPOK 2 SDM 9 SURABAYA


1 SD Muhammadiyah 9 DESA MATI ANDHIKA PUTRA ARDIANSYAH Terdapat sebuah desa yang bernama Kalidusun. Sebuah desa terpencil di pulau Jawa dan hampir semua penduduknya bermata pencaharian sebagai petani. Di pegunungan yang asri dan hijau, ada petani yg sedang memetik daun teh. Di desa ini tak sedikit yg memilih untuk berpindah ke desa lain. Akhirnya desa ini pelan – pelan mulai di tinggalkan oleh penghuninya. “Mohon ijin saya dari lembaga, saya hendak melakukan penelitian penduduk’’, ucap pak Kades. Ada anak yg bernama Dani, dan ia memberanikan diri untuk membuka mulut di depan pak Kades seseorang yang baru di kenalnya. Ada seorang kakek yang bernama mbah


2 SD Muhammadiyah 9 Nyoto. Ia adalah sesorang kepala desa terlama di Kalidusun sekaligus kepala adat setempat. ’’Bolehkah saya melakukan penelitian di desa ini?’’ tanya pak Kades. “Boleh saja, jika butuh bantuan akan saya bantu”, ucap mbah Nyoto. Mbah Nyoto menawarkan minum. Kini tubuh pak Kades sedikit kedinginan. Tangannya mengusap-usap hanya sekedar untuk menghangatkan diri. “Di daerah pegunungan sangat dingin maklum jika pak Kades kedinginan karena pak Kades berasal dari kota yang suasananya jauh berbeda”, ucap mbah Nyoto. Dani menawarkan pak kades makan. ‘’Tidak usah repot-repot saya cuma sebentar’,’ucap pak Kades sambil tersenyum sopan. Mbah Nyoto sangat merasa bangga kepada Dani karena masih ada anak muda dari desa yg menjaga sopan santun.


3 SD Muhammadiyah 9 ’’Oh ndak papa, minum kopi di sini enak kan mas?” tanya mbah Nyoto. ’’Kopi khas pegunungan itu enak pak apa lagi pas hawa nya dingin”, ucap pak Kades. Lalu mbah Nyoto menghidangkan kopi dan pisang goreng yang masih hangat. Pak Kades bertanya ke mbah Nyoto ’’berapa jumlah warga disini pak?” dan dani mengucapkan sudah tentu ini desa mati dan mbah Nyoto mulai menjelaskan berapa banyak warga yg tinggal di disini. ’’Sedikit mas hanya ada 58 kepala keluarga, anggota keluarga ada 231 orang’’ ucap mbah Nyoto dengan jelas. Ada seseorang memakai blangkon dan berkata ‘’maaf mas panjenengan sinten ngge dan berasal dari mana?’’. Pak kades menjawab ’’oh iya maaf pak saya pak Kades dari lembaga’’. ‘’Oh kamu belum tau nama desa ini?’’ tanya mbah nyoto. Kata pak kades ‘’oh desa mati ya pak?’’ “tidak usah di


4 SD Muhammadiyah 9 pikirkan omongan saya tadi” ucap mbah Nyoto. “Kamu tinggal disini berapa hari dan mau tinggal di mana?”, “5 hari mbah dan tinggal di kosan kampung sebelah”. “Kamu di sini mau ngapain?” ucap mbah Nyoto. “Saya dapat tugas dari dinas mbah” ucap pak Kades. Pak kades yang mendengarkan ucapan mbah nyoto pak kades pun hatinya tidak tenang. Waktu pun mulai sore. Pak kades pamit pulang ke mbah Nyoto. Dani pun pamit juga ke mbah Nyoto. Pak Kades dan Dani pun berjalan pulang dan dijalan adzan pun berkumandang. Pak Kades dan Dani berjalan ke arah mushola untuk melaksanakan sholat magrib. Setelah sholat, Dani beristirahat di musholah sejenak. Pak kades pun mengajak Dani untuk pulang. Waktu dijalan, pak Kades bertanya pada Dani ‘’Dan, apakah desa ini


5 SD Muhammadiyah 9 sudah lama di tinggalkan warga?” tanya pak Kades. Dani pun menjawab dengan jujur, “iya pak sudah lama di tinggal warganya”. Dani pun sampai di rumah, ibu Dani pun bertanya “kamu dari mana saja nak?”, “Dari rumah nya mbah Nyoto, bu”. Pak kades pun sampai di kosan. Pak Kades langsung membersihkan diri dan tidur. Waktu pagi pun tiba, pak Kades melakukan tugasnya meneliti warga setempat. Pak kades hendak pulang, ketika dijalan tanpa sengaja bertemu Dani yang mau mencarikan makan kambing dan sapinya. Pak kades membantu Dani mencarikan makan sapinya. Dani pun mencari rumput di temani oleh pak kades. Dani mendapatkan banyak rumput dan berterimakasi ke pak kades karena telah membantunya. Dani pun pulang memberi makan sapi dan kambingnya. Pak Kades pun pulang. Pak


6 SD Muhammadiyah 9 kades melewati jalan yang sunyi. Pak kades mulai merinding karena ucapan mbah Nyoto kemarin. Pak Kades pun memberanikan diri untuk terus melanjutkan perjalanan nya. Pak kades pun sampai sampai di kosannya. Tak lama suara adzan isya pun berkumandang, pak Kades sholat isya di musholah kampung sebelah. Saat dijalan pak kades bertemu Dani, mereka pun sholat isya di mushola. Dani langsung pamit pulang ke pak Kades karena ibunya sendirian. Pak Kades pun pulang di kosannya. Waktu larut malam perut pak kades terasa lapar, pak kades keluar untuk mencari makanan. Pak Kades berjalan dan melihat rumah2 tak berpenghuni. Pak Kades mencoba melihat di kampung sebelah dan ternyata masih ada warung yang buka. Pak Kades menuju warung tersebut dan pak kades bertemu Dani lagi. Pak kades


7 SD Muhammadiyah 9 bertanya kepada dani, ’’Dani kenapa keluar malam-malam?’’, “saya disuruh ibu untuk membeli makanan karena kehabisan nasi di rumah. Pak saya pulang dulu, mari” ucap Dani. “Oh iya Dan, bapak juga mau pulang ke kosan”. Pak kades lalu makan dan tidur karena besok masih ada tugas dari dinas. Waktu pagi pun tiba pak kades melakukan tugas untuk meneliti warga setempat. Pak Kades lalu pulang melewati sawah yang indah dan sejuk. Pak Kades bertemu mbah Nyoto. “Mbah lagi ngapain?” tanya pak kades. Mbah Nyoto lalu menjawab, ‘’oh iya mas ini lagi njaga sawah nanti takut di makan tikus’’. Pak Kades pun pulang kekosan dan beristirahat karena capek. Waktu sore pun tiba pak Kades pergi ke rumah mbah Nyoto. Pak kades di tanya oleh tetangganya mbah Nyoto, “mas mau


8 SD Muhammadiyah 9 kemana?”, “mau ke rumah mbah Nyoto. Mbah Nyotonya ada?”, “mungkin didalam”. Pak Kades lalu mengetuk pintu dan salam, mbah Nyoto menjawab salam dan mempersilahkan pak Kades masuk. Mbah Nyoto menyuguhkan pisang goreng dan teh hangat. “Mas monggo di minum”, ucap mbah Nyoto. Mbah Nyoto dan pak kades berbincang. Dani sedang melihat sapi dan kambingnya. Pak kades lalu berpamitan pulang. Waktu di musholah bertemu dani lalu pak kades dan dani sholat magrib di mushola. Dani dan pak kades lalu pulang pas waktu di jalan pak kades bertanya pada dani. “Dan kamu gak curiga mengapa warga berpindah desa?”, Dani pun menjawab “saya belum tahu pak mungkin tidak betah tinggal di sini” ucap Dani. Dani pun pulang.


9 SD Muhammadiyah 9 Waktu pagi tiba Dani dan pak Kades lari pagi mengelilingi desa. Pak Kades dan Dani melewati sawah yang indah dan sejuk. Dani bertanya kepada pak kades, “bapak betah tidak di desa ini?”. “Lumayan sih, hanya saja jarang ada yang bisa di ajak bicara”. Adzan duhur berkumandang, Dani dan pak Kades menuju mushola untuk melaksanakan sholat. Setelah sholat Dani pamit pulang ke pak Kades. Pak Kades lalu pulang dan membersikan diri, setelah itu ia pergi ke rumah mbah Nyoto. Saat sampai di rumah mbah Nyoto menyambut pak Kades. Mbah Nyoto bertanya “ada perlu apa mas?”, “mbah saya mau kembali ke kota karena tugas saya sudah selesai”. “Oh hati-hati di jalan ya mas”, “iya mbah, terimakasih.” ucap pak Kades. Pak Kades lalu pamit pulang. Pak Kades berjalan menuju


10 SD Muhammadiyah 9 rumah Dani dan berpamitan untuk kembali ke kota. ***


11 SD Muhammadiyah 9 KUCING FURY AZELLA JAFIN CRYSANIS Di suatu hari ada 5 ekor kucing bewarna abu-abu,orange,hitam,hitam putih, dan putih di pinggir jalan. Mereka mencari makan karena kelaparan dan mereka berjalan terus untuk mencari makan dan disitu ada pasar. Si orange langsung mengajak teman-teman nya masuk ke pasar, didalam pasar itu banyak sekali orangorang menjual jajanan dan lain-lain. Si Hitam mengeluarkan air liur karena si Hitam melihat ikan yang segar-segar. Si Hitam mengajak temantemannya untuk mencuri ikan-ikan yang segar itu .Teman-teman setuju tapi tidak dengan si Orange. Si Orange berkata, “jangan mencuri itu perbuatan yg tidak baik”. Tapi si Hitam tidak


12 SD Muhammadiyah 9 peduli dengan perkataan si orange. Si Hitam pun langsung pergi untuk mencuri ikan segar itu, dan si Hitam ketahuan oleh pedagang. Lalu saat si Hitam akan di pukul oleh pedagang ikan , tibatiba datanglah orang baik. “Jangan kau pukul kucing itu”, kata orang baik tersebut. “Kucing itu mencuri ikan daganganku”, kata pedagang. Orang baik pun berkata, “apakah kamu tidak mau berbagi dengan hewan?”. Si penjual ikan itu terdiam. Lalu si Hitam di gendong oleh orang baik dan si Hitam diberi makan. Orang baik berkata ke si Hitam agar ke pasar setiap hari untuk diberi makan, dan si Hitam lari untuk menemui teman-temannya . Akhirnya si Hitam bertemu dengan temantemannya. Si Hitam menceritakan ke temantemannya kejadian tadi saat mencuri ikan, dan si


13 SD Muhammadiyah 9 Hitam mengajak teman-temannya untuk datang setiap hari ke pasar. “Kenapa kau mengajak kita ke pasar setiap hari?” tanya Putih. Hitam pun menjawab “karena di pasar ini ada orang baik, tadi aku diberi makan sama orang baik itu”, kata si Hitam. “Wahhhhh enak sekali kamu Hitam tidak ajak-ajak kita”’ kata Hitam Putih . “Iya gimana kamu tidak ajak-ajak”, kata Orange. Si Hitam pun meminta maaf kepada temantemannya. Akhirnya semua kucing itu bermain di pasar. Mereka bermain lari-larian kemudian si Orange mengajak teman-temannya untuk beristirahat. Semua pun beristirahat dan si Abu-abu pun tidur karena kecapekan habis bermain lari-larian. Si Orange, Hitam Putih, dan Putih kelaparan karena belum makan. Tiba-tiba orang baik itu datang lagi dan membawa makanan


14 SD Muhammadiyah 9 kucing. Orang baik itu memanggil kucing-kucing yang ada di pasar itu, si Hitam pun membangunkan Abu-abu hingga terbangun. Si Hitam pun mengajak Orange, Putih, Hitam Putih, dan Abu-abu untuk ke orang baik itu. mereka diberi makan dan minum oleh orang baik itu. Si orang baik berbicara, “Wah ternyata kmu punya banyak teman ya”. Si orang baik itu ingin mengadopsi Abu-abu. Akhirnya orang baik itu pulang dan bertanya ke orangtuanya terlebih dahulu apakah boleh mengadopsi kucing. Orang baik itu ternyata tidak boleh mengadopsi kucing. Di malam hari semua kucing itu pun bermain, lalu si Orange mengantuk akhirnya ia mengajak teman-temannya untuk tidur. Hari pun sudah pagi, si Putih terbangun tapi temantemannya masih tidur .


15 SD Muhammadiyah 9 Si Putih membangunkan teman-temannya. Orang baik itu sudah sampai di pasar dan memanggil kucing–kucing. Si Putih mendengar suara orang baik, ia pun mengajak temantemannya untuk ke orang baik itu. Akhirnya mereka sampai pada orang baik itu dan ia memberikan makan, merekapun memakannya. Akhirnya orang baik pulang ke rumah, si Orangepun berhayal kalau ia dan teman-temannya di adopsi oleh orang baik itu. “Kenapa kamu?” tanya Putih. Orange pun menjawab, “aku sedang berhayal kita diadopsi orang baik itu”. Hitam pun tertawa “hahaha kamu jangan terlalu menghayal deh”. Akhirnya mereka semua bermain bersama. Siang hari merekapun tertidur, Abu-abu kehausan, ia mengajak Putih untuk menemani Abu-abu. Waktu sore hari orang baik itu datang


16 SD Muhammadiyah 9 ke pasar lagi, ia seperti biasa memanggil kucingkucing dan semua kucing datang termasuk semua teman-teman Orange. Mereka makan dengan lahap sekali. Orang baik itu ingin sekali mengadopsi teman-teman Orange dan Orange. Akhirnya orang baik itu membawa pulang mereka. Setelah sampai di rumah orang baik itu meletakkan 5 ekor kucing itu. Orang baik itu memberi kandang yg sangat bagus dan kandang itu di beri kasur untuk tempat tidur mereka. Tapi di situ kasurnya berbeda-beda. Orang baik itu juga tidak lupa memberikan nama untuk mereka. Putih:Meli, Orange:Milo, Abu-abu:Greyy, Hitam:Ableh, Hitam Putih:Miu. “Akhirnya kita diadopsi” kata Milo. Si Ableh pun berkata, “wahhhh... kandang ini sangat luas dan nyaman”. Di siang hari orang baik itu membawa makanan


17 SD Muhammadiyah 9 basah, mereka semua ragu untuk memakan nya tapi orng baik itu menyodorkan makanan itu ke 5 ekor kucing peliharaannya. Akhirnya si Milo pun memakannya. Si Milo pun sampai terguling-guling setelah memakan makanan yg diberi orang baik itu, “kenapa kau sampai terguling-guling?” tanya Meli. Milo pun menjawab, “makanan ini sangat enak sekali, kalau tidak percaya coba aja”. Teman-temannya pun mencoba dan memakan dengan sangat lahap karena rasa makanan itu benar-benar lezat. Setelah itu merekapun bermain, tapi mereka sekarang bermain boneka dan mainan kucing yg lain. Berbeda dengan dulu, setiap hari mereka bermain kejar-kejaran. Merekapun beristirahat di kandang dan di tempat tidur masing-masing. Sekitar pukul 15.00, orang baik


18 SD Muhammadiyah 9 itu membuka kandang mereka semua dan mereka di masukkan ke tas kucing, dan mereka dibawa ke mobil. Milo, Meli, Greyy, Ableh, dan Miu belum tau akan di bawa kemana. Mereka akhirnya sampai di pet shop. Milo, Meli, Greyy, Ableh, dan Miu belum pernah ke pet shop karena mereka dulu tinggal di jalanan .Di situ orang baik pun duduk untuk daftar. Tiba-tiba Milo dibawa orang yang memakai jas dokter, si Milo pun diletakkan di meja dan milo pun di tempatkan di timbangan. disitu Milo disuntik vaksin, dan teman-temannya juga di periksa oleh dokter hewan tersebut. Setelah selesai semuanya, orang baik itu membawa mereka pulang. Setelah sampai di rumah pukul 19.03, disana mereka berlima dimasukkan ke kandang dan mereka diberi makan, susu, dan vitamin. Setelah makan sama seperti


19 SD Muhammadiyah 9 biasa mereka bermain bersama. Di malam hari mereka di belikan mainan baru oleh orang baik itu, merekapun senang sekali karena di belikan mainan baru. Akhirnya mereka memainkan mainan barunya. Mereka bermain bersama-sama,setelah bermain orang baik itu tidak lupa untuk memberi makan mereka semua, setelah makan mereka semua tidur. Di pagi hari orang baik itu masuk ke ruangan khusus mereka berlima, karena orang baik akan memberi makan mereka. Disitu orang baik itu melihat Milo lemah sekali di dalam kandang. Akhirnya orang baik itu memutuskan membawa ke dokter hewan untuk diperiksa. Sebelum membawa Milo ke dokter hewan orang baik itu memberikan makan keteman-temannya Milo terlebih dahulu setelah itu orang baik itu


20 SD Muhammadiyah 9 memasukan Milo ditas kucing dan langsung dibawa ke dokter hewan. Setelah sampai orang baik itu daftar terlebih dahulu, Milo pun akhirnya diperiksa oleh dokter. Kata dokter, Milo kecapean dan demam. Disitu dokter bilang Milo harus diberi obat. Sebelum ke kasir orang baik itu juga membeli pasir, makanan kering, makanan basah, dan susu. Orang baik itu membeli 5 baju untuk mereka yg ada di rumah dan Milo. Setelah itu orang baik ke kasir dan membayar,akhir nya orngbaik itu pulang. Sampai di rumah Milo di taruh di dalam kandang dan Milo diberi makan dan obat setelah itu milo tidur. Teman-temannya melihat Milo dari luar kandang, orang baik memberikan makan ke teman-temannya terlebih dahulu, orang baik itu menerima paket dan orang baik itu membuka paket itu ternyata didalam


21 SD Muhammadiyah 9 paket itu ada rak untuk meletakkan pemotong kuku kucing, obat-obatan, dan lain-lain. Orang baik itu menata pakan, pemotong kuku, obatobatan, minyak wangi, sabun, dan lain-lain pada rak yg baru di beli. Orang baik itu mengecek Milo yang sedang sakit dan ia meminumkan obat ke Milo dan diberi makan. Orang baik itu tidak lupa untuk memberikan makan teman-teman Milo. Di malam hari teman-teman Milo melihat Milo dari luar kandang, Milo sangat lemas. Orang baik itu memberikan susu ke Milo. Di pagi hari Milo pun di bawa ke dokter hewan, Milo pun di periksa, ternyata Milo sudah lebih baik, orang baik pun senang sekali. Setelah itu Milo dimasukkan ke dalam tas. Setelah itu orang baik pulang bersama dengan Milo. Akhirnya sampai di rumah orang baik, ia memakaikan baju


22 SD Muhammadiyah 9 yang dia beli kemarin, ternyata baju itu muat. Akhirnya mereka berlima difoto oleh orang baik itu dan foto mereka di posting di ig. Di pagi hari orang baik itu masuk ke ruangan kucing, ia melihat Miu tidak ada di dalam kandang iapun langsung pergi untuk mencari Miu di sekitar rumah ternyata tidak ada. Akhirnya orang baik itu memposting foto Miu di ig dan fesbuk, di fptp Miu itu ada nomor telponnya. Ternyata ada yg menelpon orang baik itu, dan orang itu mengirimkan foto kucing, ternyata kucing itu mirip seperti Miu akhirnya orang baik meminta alamat orang itu dan orang baik langsung ke rumah orangnya. Ternyata itu Miu orang baik itu sangat senang, setelah itu orang baik memberi imbalan dan Miu dibawa pulang teman-


23 SD Muhammadiyah 9 temannya sangat senang, akhirnya mereka bermain bersama-sama lagi ***


24 SD Muhammadiyah 9 MUSTIKA NAGA EMAS GAGAH ALVIS REDIN ADRIASYAH Cerita diawali dari seekor naga emas yang terbang menjauh dari kerajaan para pemburu monster yang lagi mengejarnya. Setelah naga emas itu terpojok oleh puluhan pemburu monster akhirnya naga emas tersebut memutuskan untuk melawan mereka dengan sekuat tenaga. Api yang besar pun keluar dari mulut sang naga emas, hingga para pemburu lalu lalang untuk menghindari serangan naga emas tersebut. Setelah dirasa cukup untuk mengalihkan perhatian naga emas pun kembali melarikan diri menuju kaki gunung Tidar. Para pemburu monster yang tidak mau menyerah begitu saja kini mengejarnya hingga sampai dikaki gunung Tidar.


25 SD Muhammadiyah 9 Terjadilah pergulatan yang hebat antara para pemburu monster dengan naga emas tersebut, hingga sang naga emas terpepet dan mengeluarkan jurus penghancur jiwa untuk mengalahkan para pemburu monster tersebut, akan tetapi jurus tersebut juga harus meminta tumbal berupa jiwa pemakai jurus. Sehingga naga emas tersebut ikut lenyap dari muka bumi ini. begitu pula dengan pemburu monster yang mengejar naga emas itu juga ikutan musna tanpa tersisa. Kejadian tersebut kini tinggal menjadi dongeng belaka bagi anak - anak kecil saja sebab kaki gunung tidar kini sudah menjadi perkampungan yang padat penduduk. Disana terdapat anak berusia 13 tahun yang suka ilmu kebatinan dan seni pencak silat yang diberi nama


26 SD Muhammadiyah 9 dengan Setiaji. Anak tersebut menyimpan potensi hebat akan ilmu kanuragandan kebatinan. Tetapi ayah Setiaji yang bernama Sumijan memiliki tabiat yang buruk karena di tinggal meninggal oleh istrinya. Setiap harinya sumijan kerap mabuk - mabukkan, Setiaji yang melihat hal seperti itu setiap harinya ingin segera meninggalkan ayahnya untuk berkelana dan mencari jati diri. Ketika setiaji bermain dengan teman teman sebayanya dia kerap dihina oleh Suparji ( sepupunya ) karena kelakuan ayahnya. Hingga akhirnya dia tidak tahan dengan hinaan Suparji dan terjadilah perkelahian antara mereka berdua. Ketika itu mereka berdua berkelahi didekat tepi jurang, perkelahian itu berlangsung cukup sengit. Hingga pada akhirnya Suparji yang terpepet menggunakan pukulan pemecah gunung


27 SD Muhammadiyah 9 hingga Setiaji yang terkena pukulan tersebut pun langsung teroperosok kedalam jurang. Setiaji yang kini sedang terbaring lemas karena terjatuh kedalam jurang, secara kebetulan darahnya yang mengucur dari lukanya tersebut, menetes di batu mustika naga emas peninggalan dari jurus penghancur jiwa sang naga di awal cerita tadi. Sehingga tubuh setiaji pun jatuh kembali akibat kekuatan mustika naga emas yang kini telah aktif kembali dan menghancurkan batu tempat tersungkurnya Setiaji. Dibawa kegelapan tempat Setiaji terjatuh batu mustika naga emas itu memancarkan cahaya yang keemasan sehingga dirinya terbangun dari pingsannya. Dia juga tidak ada luka sedikitpun dalam dirinya setelah terjatuh dari jurang yang begitu dalam. Dia pun mencoba untuk menaiki


28 SD Muhammadiyah 9 jurang tersebut namun anehnya dengan cepat dia bisa sampai diatas dan tidak mengalami kesulitan sama sekali. Setelah megalami kejadian tersebut, Setiaji pun memutuskan untuk pulang beristirahat dirumah. Dijalan dia bertemu lagi dengan Suparji sepupunya , namun dia tidak menghiraukan Suparji dan langsung pulang kerumahnya. Suparji melihat Setiaji tidak terluka sama sekali juga heran dengan keadaannya. Padahal Setiaji sudah terkena pukulan pemecah gunung hingga terjatuh ke dalam jurang namun tidak ada luka sedikitpun dalam tubuhnya. Malam pun tiba, sesampainya rumah Setiaji dihampiri adiknya Wulan untuk mengajaknya bermain karena tidak bisa tidur. Seusai bermain dengan adiknya dibawa cahaya lampu Setiaji


29 SD Muhammadiyah 9 langsung pergi menuju kamar tempat tidurnya. Malam itu dia langsung tertidur lelap. Dalam mimpinya Setiaji kini berada dalam dimensi gelap yang dipenuhi dengan pohon bambu. Dia pun kebingungan dengan keberadaan tempat tersebut. tidak sampai disitu, Setiaji pun tiba tiba diserang oleh sosok hitam misterius yang perawakannya mirip dengan dirinya. Pertarungan pun tidak terhindarkan , dalam kejadian tersebut nampak keduannya terlihat simbang dalam mengeluarkan serangan dan pertahanan. Hingga dikehidupan nyata tubuh Setiaji melayang diranjang. Dipagi harinya ketika dia terbangun dia dikagetkan dengan teriakan adiknya yang bernama wulan , yang kini diganggu oleh Suparji. Saat dilihat dari kamarnya ternyata Suparji ingin


30 SD Muhammadiyah 9 merebut tanaman obat - obatan tradisional yang dibawa wulan. Setiaji bergegas datang untuk melindungi adiknya dari anak berandal tersbut. Siapa lagi kalau bukan Suparji. Baku hantam pun tidak terhindarkan , tapi kini kekuatan Setiaji meningkat begitu pesat sehingga jurus apapun yang dikeluarkan Suparjo ditangkisnya dengan begitu mudah. Dan kini Setiaji telah mengaktifkan segel tangan untuk merilis pukulan pembelah bumi. Suparji pun tidak mau kalah, dia juga mengaktifkan pukulan pemecah gunungnya. Sehingga kedua kekuatan tersebut saling berbenturan dan mengakibatkan terpental nya Suparji hingga 10 meter kebelakang. Lagi - lagi keduanya ingin mengulangi teknik yang sama, tapi pada akhirnya mereka dihentikan oleh kakak Suparji yag bernama Suparjo.


31 SD Muhammadiyah 9 " Sudah - sudah apa apaan kali ini " ujar Suparjo. "Adikmu yang menganggu adikku duluan," ucap Setiaji. "Kamu yang menyerang aku duluan," Sahut Suparji. Setelah cek cok mulut antara mereka berdua, Suparjo pun memberi tahu mereka tentang sebuah turnamen besar akan dilakukan di desa untuk mencari juara pendekar kuar yag ada di lereng kaki gunung tidar ini. "Setelah aku menang dan menjuarai turnamen besar nanti, akan aku nikahi Wulan seusai turnamen nanti ", ucap Suparji. "Itu tidak mungkin terjadi ", balas Setiaji. Saat kembali kerumah tiba-tiba sang ayah yang melihat pukulan bumi. Setiaji ketika bertarung tadi, maka ayahnya memanggilnya dan


32 SD Muhammadiyah 9 mengajarinya pukulan pembela bumi yang sempurna. Setiaji pun dilatih ayahnya untuk persiapan turnamen besar yang ada di desatersebut. Hingga berkali - kali mencoba untuk merilis sebuah pukulan pembela bumi yang sempurna , akhirnya Setiaji pun bisa menguasai pukulan tersebut dengan sempurna . Bahkan batu besar yang dibuat sasaran untuk latihan, seketika pecah berhamburan karena terkena pukulan hebat milik Setiaji tersebut. "Sudah ji, kamu hebat sekali di usiamu yang masih muda bisa menguasai teknik pukulan ini," ucap Sumijan ayah Setiaji tersebut. "ini berkat pelatihan dari ayah aku bisa menyempurnakan pukulan ini , " ucap Setiaji.


33 SD Muhammadiyah 9 "Aku berjanji, mulai besok akan kulatih kamu dengan jurus jurus yang aku kuasai untuk mendapatkan juara di turnamen besar tersebut, " ucap ayah Setiaji. Pada malam harinya tiba-tiba tubuh Wulan mengigil begitu hebar karena auranya keluar tak terkendali. Secara mengejutkan tanda cahaya ditangan Setiaji menghisap aura yang keluar dari tubuh adiknya tersebut dan mengubahnya menjadi tiga mutiara pil es. Berkat penyerapan aura dari tangan Setiaji tersebut kini keadaan Wulan mulai membaik. Setelah adiknya tersebut terbangun dari pingsannya akibat keluarnya aura milik Wulan. Setiaji pun memberikan tiga mutiara pil es tersebut kepada adiknya dengan syarat keadaan ini harus dirahasiakan termasuk kepada Ayahnya.


34 SD Muhammadiyah 9 Keesokkan harinya saat tunamen dilaksanakan dengan pertandingan yang sangat hebat dengan andalan jurus sesuai kemampuan masing-masing pertarung sampai diputuskan akhirnya kemenangan juara pertandingan ada pada Setiaji, sehingga Setiaji diumumkannya sebagai pendekar hebat di desa lereng kaki gunung tidar. Sejak itu Suparji tidak lagi menganggu keluarga Setiaji dan desa hidup damai aman tanpa adanya kegaduhan, serta Ayah Setiaji yang bernama Sumijan menyesali atas perlakuannya kepada anak anaknya dan menyesali dan menyadari segala perbuatan yang tidak benar pada dirinya, akhirnya dia menjadikan hidupnya selanjutnya lebih bermanfaat dan mendampingi


35 SD Muhammadiyah 9 anak-anaknya yaitu Setiaji dan Wulan yang akhirnya menjadi keluarga yang rukun dan damai. ***


36 SD Muhammadiyah 9 3 ORANG SAHABAT INTAN ARTHA NINGRUM Hai nama saya Rana dan ini sahabatku dia bernama Qirani. Kita berdua bersahabat dan pada tanggal 23 Februari 2022. Kita memiliki sahabat baru bernama Zhura, kita bertiga sekolah di SD Muhammadiyah 9. Tahun 2023 kita bertiga memasuki kelas 6 SD dengan nilai yang bagus dan memuaskan,dan inilah kisah kita bertiga memasuki kelas 6 SD. Pagi hari didalam rumah, Bunda : ’’oahhh [MENGUAP] wah sudah pagi ini sekarang jam berapa ya?oh sudah jam 5 sholat dulu deh setelah sholat langsung masak deh‘’. Sementara ibu sholat di sisi lain ayah juga melakukan sholat.


37 SD Muhammadiyah 9 Rana : ’’oahhh [MENGUAP] wah udah pagi sekarang jam berapa ya? apa jam 5 sholat dulu deh ‘’ Bunda : ’’alhamdulilah sudah selesai sholat saatnya masak deh hmm masak apa ya pagi ini? aha masak sop aja deh,menu kali ini sop sosis dan ayam goreng ,ambil bahan-bahannya dulu deh.oke bahan-bahan udah siap saat nya masak Rana : “Selamat pagi bunda’’ Bunda : ’’Eh anak bunda udah bangun,pagi sayang bunda gimana udah siap sekolah lagi belum setelah libur sekolah yang sangat lama,udah sholat belum? Rana : ’’udah siap dong bun masuk sekolah lagi,kakak udah sholat kok bun’’ Bunda : ’’oke pinter’’


38 SD Muhammadiyah 9 Rana :’’iya dong anak ayah bunda gitu loh,oh iya bunda mask apa hari ini?’’ Bunda : ’’oh iya bunda belum kasih tau kakak ya bunda masak sop sosis sm ayam goreng kesukaan kakak’’ Rana : ’’wah itu kesukaan kakak banget sih bun’’ Bunda;’’iya dong’’ Rana;’’Ayah mana bun’’ Bunda;’’ada diruang tamu’’ Rana;’’oke deh bun kakak keayah dulu ya bun’’ Bunda;’’oke,wait kakak udah nyiapin perlengkapan sekolah belum hari ini masuk sekolah lagi loh kak’’ Rana: ’’udah dong bun’’ Bunda: ’’oke’’ Rana pun langsung ke ayah


39 SD Muhammadiyah 9 Rana: ’’ayah lagi ngapain yah?’’ Ayah; ’’eh anak cantiknya ayah ,gak lagi ngapangapain ni lagi santai aja sambil minum kopi’’ Rana; ’’oh ya udah yah aku mau kekamar dulu mau mandi’’ Ayah; ’’oke ayah juga mau mandi’’ Rana langsung masuk kekamar untuk mandi Rana; ’’oke siapin seragamnya dulu deh,yap seragam udah siap saatnya mandi’’. Sementara Rana dan Ayah mandi Bunda udah selesai memasak dan langsung menata dimeja Bunda; ’’Ayah,kakak ayo makan udah siap semua ni’’


40 SD Muhammadiyah 9 Rana; “iya bun’’ teriak dari dalam kamar dan langsung menuju meja makan setelah selesai makan. Bunda; ’’alhamdulillah,udah kenyang sana kak pakai sepatunya’’. Rana; ’’oke bun’’ rana memakai sepatu,ayah mengeluarkan mobil. Ayah; ’’yok bun ,kakak naik’’ setelah sampai di sekolah. Bnda; ’’ayok turun kak,bunda sama ayah langsung pulang yah kak kan temen-temen kakak ayah bunda nya langsung pulang’’. Rana; ’’iya bun gpp kok’’ Bunda; ’’oke ayah bunda pulang dulu ya sekolah yang pinter’’.


41 SD Muhammadiyah 9 Rana; ’’oke bun’’. Ayah bunda langsung pulang dan Rana langsung mencari 2 sahabatnya itu yah dia adalah Qirani dan Zhura. Qirani; ’’RANAAAAA’’. Rana; ’’Qirani, Zhura’’. Mereka bertiga pun langsung berpelukan. Mereka bertiga menuju ke kelas baru mereka dan melihat nama mereka masing-masing di mading yang sudah disediakan disana. Setelah mereka membaca nama masing-masing mereka bertiga sangat gembira karena mereka satu kelas. Rana, Qirani dan Zhura masuk kedalam kelas 6A mereka langsung masuk 6A dan meletakkan tasnya dimeja masing-masing. Rana, Qirani, Zhura untuk bersebelahan .


Click to View FlipBook Version