The words you are searching are inside this book. To get more targeted content, please make full-text search by clicking here.

REFLEKSI EKSPLORASI KONSEP MODUL 3.3 Hylda

Discover the best professional documents and content resources in AnyFlip Document Base.
Search
Published by Hylda Nadia, 2023-10-15 22:54:48

REFLEKSI EKSPLORASI KONSEP MODUL 3.3 Hylda

REFLEKSI EKSPLORASI KONSEP MODUL 3.3 Hylda

Refleksi Eksplorasi konsep Hylda Nadia, S.Pd Eksplorasi Konsep - Modul 3.3


Pertanyaan Jenis Kegiatan atau program apakah yang dideskripsikan tersebut (Apakah intrakurikuler, ko-kurikuler, atau ekstrakurikuler)? Dalam setiap situasi, identifikasilah dibagian mana dan bagaimana guru mencoba mempertimbangkan ‘suara’ ; ‘pilihan’ ; dan ‘kepemilikan’ murid untuk mendorong tumbuhnya kepemimpinan murid. Jelaskan jawaban Ibu/Bapak. Dalam setiap situasi yang digambarkan di atas, apa dimensi Profil Pelajar Pancasila yang dikembangkan? Jelaskan jawaban Anda! 1. 2. 3.


Situasi 1 Pak segar, guru TK B sangat prihatin dengan kondisi lahan di samping halaman bermain sekolah. Bukan hanya terlantar namun juga memberikan pemandangan yang kurang apik karena menjadi tempat tumpukan barangbarang yang tidak terpakai.


Jenis program INTRAKURIKULER KO-KURIKULER EKSTRAKURIKULER


‘suara’ ; ‘pilihan’ ; dan ‘kepemilikan’ SUARA MURID PILIHAN MURID KEPEMILIKAN MURID


DimensiP3 Kreatif : Murid mengutarakan ide-ide tentang pemanfaatan lahan kosong, memberikan ide tanaman apa yang akan ditanam dilahan tersebut. Gotong Royong: Murid dan guru bersama-sama mengaplikasikan ide mereka, dan melibatkan orang tua siswa juga untuk membantu mengolah tanah supaya siap ditanami.


Situasi 2 Ibu Ara mengajar di kelas 1 SD, Beliau mengajak siswa kerja kelompok membuat layout di kelas, saling berpendapat suara, pilihan, kepemilikan, memberi pilihan tempat dan menghargai pilihan siswa. Setelah dilakukan refleksi sumbang saran siswa dilakukan. Refleksi guru dan siswa diubah kembali menjadi lebih efektif dan lebih baik.


Jenis program INTRAKURIKULER KO-KURIKULER EKSTRAKURIKULER


PILIHAN MURID ‘suara’ ; ‘pilihan’ ; dan ‘kepemilikan’ SUARA MURID KEPEMILIKAN MURID


Dimensi P3 Bernalar Kritis: Karena mereka masih dikelas 1 SD maka ada beberapa siswa yang ,mengungkapkan idenya dengan menggunakan desain gambar. Kreatif: Mampu menuangkan ide kedalam bentuk desain gambar.


Pak atap, salah satu guru kelas IX SMP matahari merasa kegiatan wisata yang rutin dilakukan pada akhir tahun hanya menjadi kegiatan wisata rutin, yang lebih bersifat perayaan dan bersenang-senang. Pak atap berkoordinasi dengan komite dan bertanya kepada murid untuk merubah kegiatan wisata biasa menjadi lebih bermakna. Situasi 3 Page 3


Jenis program INTRAKURIKULER KO-KURIKULER EKSTRAKURIKULER


‘suara’; ‘pilihan’; dan ‘kepemilikan’ Suara murid pilihan murid kepemilikan murid


Page 6 Gotong Royong: Guru, Ketua komite dan siswa bersama-sama melakukan diskusi semua elemen yang terkait pelaksanaan studi wisata, destinasi seperti apa yang menarik buat mereka, yang dapat membantu murid mencapai tujuan yang diharapkan dari studi wisata tersebut. Dimensi P3


Situasi 4 Dalam masa pandemi ini, Pak Bahri, Seorang Kepala Sekolah SMA merasa galau karena sudah selama 1 tahun ajaran, semua kegiatan ekstrakurikuler di sekolahnya harus dihentikan. Ia merasa murid-muridnya masih perlu melakukan berbagai kegiatan yang dapat mengasah minat dan bakatnya, meskipun di masa pandemi. Ia lalu menanyakan apakah anak-anak memiliki saran atau gagasan, bagaimana mereka dapat tetap mengadakan kegiatan ekstrakurikuler, walaupun secara daring.


Jenis program INTRAKURIKULER KO-KURIKULER EKSTRAKURIKULER


‘suara’; ‘pilihan’; dan ‘kepemilikan’ Suara murid pilihan murid kepemilikan murid


Dimensi P3 Gotong royong: Kepala sekolah dan murid bersama-sama mencari pemecahan masalah tentang kegiatan ekstrakulikuler yang tepat untuk dilaksanakan dimasa pandemi. Bernalar Kritis : Murid mampu Mencari solusi “guru” yang dapat memberikan pengajaran pada ekstrakulikuler tersebut, yaitu murid yang memang diketahui ahli dalam bidang tersebut. Mandiri: Murid melakukan ekstrakulikuler tersebut dengan diajar oleh teman sebaya yang ahli dalam bidang tersebut, dan guru bertindak sebagai supervisor. English Class | Laredo York Primary School


Kasus 5 Guru pelajaran TPK sebuah SMK menantang murid untuk mengidentifikasi potensi pakan ternak organik dari lingkungan dan masyarakat sekitar berikut permasalahannya kemudian menawarkan solusi untuk mengembangkannya. Tawaran solusi akan dipaparkan melalui presentasi yang secara teknis akan dinilai oleh guru TIK dan secara konten bahasa akan dinilai oleh guru BI. Dalam perjalanan para murid terlebih dahulu memutuskan untuk menciptakan pakan ternak organik bagi peternakan ayam negeri atau broiler di sekolahnya.


Jenis program INTRAKURIKULER KO-KURIKULER EKSTRAKURIKULER


‘suara’; ‘pilihan’; dan ‘kepemilikan’ Suara murid pilihan murid kepemilikan murid


Dimensi P3 English Class | Laredo York Primary School Bernalar Kritis: Para murid mencari, dan menguji coba berbagai sumber pakan organik di sekitar lingkungan mereka dan mengolahnya menjadi pakan ayam broiler. Berkebhinekaan global: Selain memproduksi sendiri daging ayam broiler di sekolah, para murid juga mengajak masyarakat peternak broiler di sekitar sekolah untuk menggunakan pakan buatan mereka sehingga menghasilkan volume daging yang cukup untuk memasok daging ayam ke waralaba tersebut.


Pak tegas adalah seorang guru di SMK. Sebagai seorang guru di jurusan teknik komputer jaringan atau TKJ ia kerap didatangi murid- murid nya untuk berdiskusi baik tentang pelajaran ataupun hal lainnya. Suatu hari, tercetus ide dari murid-murid untuk membuat sebuah wadah kegiatan bagi murid-murid TKJ. Murid-murid tersebut mengusulkan satu program ekstrakurikuler yang bisa menampung keterampilan dan keahlian mereka dalam teknik komputer dan jaringan. SITUASI 6


Jenis program INTRAKURIKULER KO-KURIKULER EKSTRAKURIKULER


‘suara’; ‘pilihan’; dan ‘kepemilikan’ Suara murid pilihan murid kepemilikan murid


DIMENSI P3 Kreatif : tercetus ide dari murid-murid untuk membuat sebuah wadah kegiatan bagi murid-murid TKJ. Murid-murid tersebut mengusulkan satu program ekstra kurikuler yang bisa menampung keterampilan dan keahlian mereka dalam teknik komputer dan jaringan. Mandiri: Di tahun-tahun awal, Pak Tegas memberikan pendampingan langsung kepada murid-muridnya ini, Di tahun kedua, Pak Tegas hanya mensupervisi dan mengawasi kegiatan. Pembimbingan dilakukan bukan lagi dari guru kepada murid, tapi dari murid kepada murid. Murid tingkat dua akan membimbing murid tingkat 1.


Situasi 7 Video Pasar Senen Legi salam yang beroperasi 35 hari sekali yaitu menggambarkan kegiatan pembelajaran dari sekolah Salam di Jogja berupa bermain peran, sebuah komunitas pasar, di mana anak menentukan sendiri perannya Apakah sebagai penjual, pembeli atau bank.


Jenis program INTRAKURIKULER KO-KURIKULER EKSTRAKURIKULER


‘suara’; ‘pilihan’; dan ‘kepemilikan’ Suara murid pilihan murid kepemilikan murid


DimensiP3 Kreatif: Siswa memilih sendiri apa yang akan dijual pada pasar tersebut, sebagai apa mereka akan berperan apakah pedagang atau pembeli. Berakhlak Mulia : Kejujuran sangat diutamakan dalam melakukan praktik jual beli.


Situasi 8 Video program sekolah yang mendorong kepemimpinan murid belajar dari sekolah berbasis riset, narasumber Foni seorang murid di SMA Sanggar Anak Salam yaitu sekolah berbasis riset, dengan tahapan perencanaan, pencarian dan pengolahan data dan presentasi di akhir semester. Berkat program sekolah Ini Foni dapat membuat perubahan besar di kampungnya.


Jenis program INTRAKURIKULER KO-KURIKULER EKSTRAKURIKULER


‘suara’; ‘pilihan’; dan ‘kepemilikan’ Suara murid pilihan murid kepemilikan murid


Berkebhinekaan global: Saling menghargai perbedaan suku ras dan agama. Kreatif: Menemukan sendiri ide topik riset sesuai keinginan murid Mandiri: Melakukan tahapan riset seperti perencanaan, pencarian dan pengolahan data secara mandiri. DIMENSI P3


Terimakasih Guru bergerak,Indonesia Maju...


Click to View FlipBook Version