seni tari
tari
sintren
Tari Sintren merupakan sebuah
seni tari tradisional dari Cirebon
yang mengandung unsur magis.
DYAH NUR FATIMAH
X TJKT / 09
@dyah.nf
sejarah sintren
Tarian ini bermula dari kisah
Sulandono, putra Ki Bahurekso, Bupati
Kendal, dari hasil penikahannya
dengan Dewi Rantamsari si Dewi
Lanjar. Raden Sulandono jatuh cinta
dengan Dewi Sulasih, seorang putri
dari Desa Kalisalak. Namun, kisah
cintanya tidak mendapatkan restu dari
sang ayah, Ki Bahurekso. Akhirnya
Raden Sulandono pergi bertapa,
sementara Sulasih menjadi penari.
Dalam perjalanannya, mereka biasa
mengadakan pertemuan secara ghaib.
Pertemuan antara Raden Sulandono
dan Sulasih ternyata diatur oleh Dewi
Rantamsari, ibu Raden Sulandono
dengan cara memasukkan roh bidadari
ke dalam tubuh Sulasih. Pada saat
itulah, Raden Sulandono yang sedang
bertapa dipanggil untuk menemui
Sulasih.
BENTUK PERTUNJUKAN
SINTREN
Dupan Paripurna
Dalang sintren akan berdoa Calon tunggal penari sudah tidak sadarkan
sembari memegang kepala calon diri dan masih menggunakan pakaian sehari-
penari menggunakan tangan hari diikat tangannya, lalu dimasukkan ke
kanan, sementara tangan kirinya dalam ranggap atau kurungan ayam. Kostum
dan peralatan rias di atas pangkuan sintren
memegang pundak sang calon
penari. Calon penari duduk juga turut dimasukkan ke dalam ranggap.
memegang nampan berisi Dalang sintren mengelilingi ranggap sambal
perlengkapan busana dan rias yang membawa kemenyan dan membaca
akan dikenakan ketika menari. berbagai mantra. Ketika kemenyan
diletakkan di depan ranggap, musik
Setelah sesi berdoa selesai, calon
penari akan menundukkan kepala pengiring mulai dilantunkan. Ketika ranggap
dan sudah tidak lagi sadarkan diri. bergetar, hal ini menandakan bahwa penari
sudah dalam kerasukan roh leluhur. Keika
ranggap dibuka, penari sudah menggunakan
Balangan
kostum dan riasan sintren.
Ketika penari terkena lemparan uang
tersebut, tubuhnya akan serta merta
terjatuh turun ke tanah dalam keadaan Temohan
pingsan karena roh leluhur keluar dari
tubuhnya. Dalam keadaan ini, dalang Penari membawa nyiru atau
nampan berkeliling ke penonton
akan mendatangi sang penari dan
mengusap wajahnya sembari untuk mendapatkan saweran
seikhlasnya. Setelah prosesnya
membacakan mantra. Roh leluhur akan
kembali masuk ke tubuh penari dan selesai, penari akan kembali
tarian sintren dapat dilanjutkan. dimasukkan ke dalam ranggap
Penonton yang berhasil mbalang Bersama baju “keseharian” yang
tersebut, diperkenankan menari dipakai sebelum menari. Ketika
bersama sintren.
ranggap kembali bergetar
menunjukkan bahwa roh yang
merasuki tubuh penari sudah
keluar dan penari sudah kembali
dengan pakaian kesehariannya.
SYARAT MENJADI
PENARI SINTREN
Untuk menjadi seorang penari sintren maka sang
penari tersebut harus dalam keadaan suci dan
bersih, sebelum melakukan pementasan sang
penari harus melakukan puasa terlebih dahulu
dan menjaga agar tidak berbuat dosa, hal ini
ditujukan agar ruh tidak akan mengalami
kesulitan untuk masuk ke dalam tubuh penari.
KOSTUM DAN PROPERTI
TARI SINTREN
KOSTUM PROPERTI
• BAJU KESEHARIAN
• NYIRU
• BAJU MEKAK • RANGGAP
• KAIN JARIT
• DUIT
• CELANA CINDE BALANGAN
• KONCER DAN JAMANG • SESAJI DAN
KEMENYAN
• SABUK
• SAMPUR
• KAOS KAKI
• KACAMATA HITAM
• HIASAN KEPALA
SEKIAN
TERIMAKASIH
@dyah.nf