DILAN 1990
“Dilan: Dia adalah Dilanku Tahun 1990”
AFRILIA AZARAH
01 / X AKL 2
Kata Pengantar
• Assalamu’alaikum wr.wb.
• Segala puji kami panjatkan kepada Allah SWT atas karunia-Nya sehingga penulis mampu menyelesaikan buku
berjudul “DILAN 1990” dengan lancar tanpa adanya kendala.
• Kami juga menyadari bahwa tidak ada satu orang pun di dunia ini yang tidak pernah membuat kesalahan dan
kesalahan. Maka dari itu, jika pembaca menemukan kesalahan apapun, penulis ingin memohon maaf. Selalu ada
kesempatan untuk memperbaiki setiap kesalahan karena itu, dukungan berupa saran dan kritik akan selalu penulis
terima dengan sepenuh hati dan tangan terbuka.
• Demikianlah yang dapat penulis sampaikan, semoga dengan adanya buku ini dapat memberikan pemahamaan dan
manfaat untuk sahabat pembaca semua. Sekian dari saya terima kasih.
• Wassalamu’alaikum wr.wb.
Batang, 23 November 2021
Afrilia Azarah
Daftar Isi • Judul Novel & Cover....................................................................
• KATA PENGANTAR………………………………………........................
• DAFTAR ISI………………………………………………….......................
• Isi Novel....................................................................................
• Siapakah Milea itu?..................................................................
• Siapa seorang peramal yang meramal Mile.................................
• Cara pendekatan Dilan kepada Milea.........................................
• Hari Ulang Tahun Milea............................................................
• Dilan memberikan kado untuk Milea..........................................
• Kecemburuan Dilan terhadap Nandan........................................
• Siapakah Dilan itu?...................................................................
• Milea ke Jakarta untuk menjadi suporter.....................................
• Kedatangan Beni.......................................................................
• Milea mengakhiri hubungannya dgn Beni...................................
• Keseriusan Dilan kpd Milea........................................................
• Dilan menyatakan perasaanya kpd Mile......................................
DILAN 1990
Milea adalah seorang murid baru di SMA Negeri di Bandung, pindahan dari jakarta. Saat dia jalan
menuju sekolah dari arah belakang ada suara motor yang sengaja memperlambat kecepatannya untuk bisa
sejajar dengan Milea, pengendara itu teman satu sekolahnya, seorang peramal.
Peramal itu mengatakan bahwa mereka akan bertemu di
kantin. Awalnya, Milea tidak menghiraukan laki-laki peramal itu.
Tapi, setiap hari peramal itu selalu mengganggu Milea, selalu
mengirimkan surat. Milea mulai penasaran dengan laki-laki itu
dan mencari tahu, laki-laki peramal itu bernama Dilan.
Suatu hari saat bubar dari sekolah, ada dilan yang
menyusul milea dengan motornya. Dan dia mengatakan kepada
milea bahwa dia ingin ikut naik angkot bersamanya, saat di
angkot Dilan berkata “ Milea, kamu cantik, tapi aku belum
mencintaimu. Enggak tahu kalau sore, tunggu aja” perkataan
Dilan membuat Milea kaget, Milea hanya diam, dia juga
memikirkan pacarnya yang berada di Jakarta.
Dilan selalu mendekati Milea dengan cara yang tidak biasa
dilakukan laki-laki lain, mungkin itu caranya untuk membuat Milea tidak
bisa berhenti memikirkan Dilan. Milea diambang kebimbangan “ haruskah
aku terus terang kepada Dilan bahwa aku sudah punya pacar?” Milea takut
jika dia berterus terang nanti dilan akan membuatnya sedih karena tidak
bisa ngobrol yang menyenangkan lagi. Dan dia juga tidak ingin bilang
kepada beni bahwa ada seseorang yang berusaha mendekatinya.
Suatu hari saat hari ulang tahun Milea,
Nandan ngasih boneka panda yang cukup besar,
Nandan kasih boneka itu di kelas. kata nandan alasan
dia ngasih boneka itu agar ketika tidur, Milea dapat
memeluknya. Beni juga datang ke Bandung demi
merayakam ulang tahun Milea. Milea kecewa karena
Dilan tidak memberi ucapan selamat ulang tahun
padanya, padahal dia yakin kalau dilan akan menelpon
pada 00.00 , untuk menjadi orang pertama yang
mengucapkan selamat ulang tahun.
Dilan datang ke kelas mendatangi Milea. bungkusan yang di
bawa Dilan diberikan kepada Milea, lalu menjabat tangan milea
“selamat ulang tahun Milea”. Hari itu hati Milea sedang
berbunga-bunga, menurutnya apa yang dilakukan Dilan benar-
benar istimewa. Isi bungkusan itu adalah buku TTS, di dalam
buku TTS ada selembar kertas berisi tulisan tangan.
Hari-hari berikutnya dilan mulai berubah, Milea merasa
Dilan menjauh darinya. Dilan menjauh dari Milea karena dia
mengira kalau Milea pacaran dengan Nandan, dan Milea berpesan
kepada Piyan teman Dilan, agar Piyan dapat menjelaskan kalau
Milea tidak ada hubungan khusus dengan Nandan. Sejak itu, Milea
mulai jaga jarak dengan Nandan agar dilan tidak salah paham lagi.
Dilan adalah anak geng
motor, meskipun anak brandal tapi
dia pintar dan selalu mendapat
rangking pertama di kelasnya.
Seiring berjalannya waktu Milea
dan Dilan mulai akrab, Milea
mengetahui beberapa hal tentang
Dilan dari Wati, sepupu Dilan yang
satu sekolah dengannya.
Milea datang ke Jakarta untuk
menjadi suporter teman sekolah yang
mewakili cerdas cermat di TVRI, Milea
telepon Beni dan bilang kalau dia pergi ke
Jakarta, beni berjanji untuk datang ke
stasiun televisi tempat acara itu
berlangsung.
Milea sudah lama menunggu Beni yang berjanji Saat Milea sakit, Dilan mengantarkan Bi Asih
untuk datang, namun beni tak kunjung datang. tukang pijat tetangga rumahnya. Dilan selalu membuat
Akhirnya, Milea pergi makan bersama nandan dan wati. Milea merasa begitu istimewa. Beni datang ke rumah
Saat itulah Beni datang dan marah-marah melihat milea ditemani pamannya, berharap hubungannya
milea makan bersama laki-laki lain. Mulai saat itu Milea dengan milea balik kembali, tapi keputusan Milea
mengahiri hubungannya dengan Beni. sudah tidak bisa dirubah, Milea tetap ingin putus
dengan Beni.
Hubungan Milea dengan Dilan kini semakin serius,
bahkan Milea sering diajak ke rumah Dilan, dan
diperkenalkan kepada keluarga terutama bundanya.
Begitu juga sebaliknya, Dilan juga sering berkunjung
ke rumah Milea. Dilan selalu menjaga Milea, ketika ada
seseorang yang menyakiti Milea, maka Dilan akan
mengahajar orang itu, meskipun itu temannya sendiri.
Seperti Dilan yang menghajar Anhar karena sudah
menampar Milea. di warung Bi Eem milea mengobati luka
Dilan yang terkena pukulan Anhar, Milea mencium pipi
Dilan berharap agar lukanya cepet sembuh, lalu Dilan
memegang tangan Milea dan menyatakan kalau dia
mencintainya.