The words you are searching are inside this book. To get more targeted content, please make full-text search by clicking here.
Discover the best professional documents and content resources in AnyFlip Document Base.
Search
Published by elsyaapriana14, 2022-11-08 05:25:12

Bahan Ajar Menulis cerita fantasi

Nama Sekolah

Bahan Ajar

Nama Sekolah : SMP Negeri 5 Sukadana
Mata Pelajaran : Bahasa Indonesia
Fase :D
Kelas /Semester : VII/ I
Elemen : Menulis
Pokok Bahasan : Teks Cerita Imajinasi
Sub Pokok Bahasan : Menulis Teks Cerita Imajinasi
Profil Pelajar Pancasila : Beriman, Bertakwa Kepada Tuhan YME, dan

Alokasi Waktu Berakhlak Mulia, Berkebhinekaan Global, Mandiri,
Nama Penyusun Gotong Royong, Kreatif dan Bernalar Kritis
Tahun Pelajaran : 4 Jam Pelajaran (2 x Pertemuan)
: Elsya Apriana, S.Pd.
: 2022/2023

A. Peta Konsep

B. Menulis Teks Prosedur
Kamu sudah mengetahui struktur teks, unsur-unsur pembangun dan aspek kebahasaan

teks cerita imajinasi atau fantasi. Sekarang, kamu akan mempelajari cara menyusun teks cerita
imajinasi. Sebelum mulai menulis cerita imajinasi, kita harus memahami terlebih dahulu jenis-
jenis cerita imajinasi titik berdasarkan kesesuaiannya di dunia nyata, cerita imajinasi atau fantasi
dibedakan menjadi dua yaitu cerita fantasi total dan cerita fantasi irisan.

1. Cerita fantasi total berisi fantasi pengarang terhadap objek tertentu. Pada cerita kategori
ini semua yang terdapat pada cerita tidak terjadi dalam dunia nyata.

2. Cerita fantasi irisan adalah cerita fantasi yang mengungkapkan fantasi, tetapi masih bisa
menggunakan nama-nama dalam kehidupan nyata, menggunakan nama tempat yang ada
dalam dunia nyata atau peristiwa yang pernah terjadi pada dunia nyata.

Berikut ini adalah langkah-langkah dalam menulis cerita Imajinasi.
1. Tentukan bahan penulisan cerita fantasi. Kamu bisa menggali dan menggambarkan ide

cerita dengan memanfaatkan berbagai sumber, seperti pengalaman pribadi, pengalaman
orang lain, berita di televisi, Koran, majalah, atau tabloid. Pilihlah bahan cerita paling
menarik sehingga kamu tidak kehabisan bahan untuk menulis cerita imajinasi secara utuh
hindari penulisan cerita imajinasi dengan menggunakan bahan yang tidak kamu kuasai.
Hal ini karena menimbulkan kesulitan tersendiri ketika kamu ingin menggarap cerita
lebih lanjut.
2. Berdasarkan bahan menarik yang telah kamu Tentukan, Buatlah garis besar cerita untuk
memudahkan kamu dalam merangkai peristiwa demi peristiwa.
3. Pada paragraf awal pembuka, kamu perlu memperkenalkan tokoh cerita, peristiwa yang
sedang dialami, dan latar cerita secara ringkas. Bukalah cerita dengan menggunakan
paragraf pembuka yang ringkas tetapi menarik untuk memancing rasa ingin tahu
pembaca terhadap cerita secara utuh titik hindarkan pengenalan terhadap tokoh cerita
yang terlalu panjang dan bertele-tele.
4. Hidupkan toko cerita melalui dialog. Sisipkan dialog tersebut diantara bagian narasi atau
cerita agar kehadiran antar tokoh dalam cerita seperti berada dalam kehidupan nyata.

5. Kembangkan latar untuk menghidupkan cerita titik latar dimaksud untuk memberikan
gambaran tempat, waktu, dan suasana yang lebih konkret tentang rangkaian peristiwa
yang terjadi dalam cerita.

6. Ciptakan masalah yang mampu memicu konflik serius antar tokoh sehingga kamu lebih
leluasa dalam mengembangkan ide cerita. Jangan lupa, buatlah karakter tokoh yang
cukup kuat untuk menimbulkan sikap empati pembaca terhadap nasib tokoh. Klimaks
menjadi roh cerita yang sesungguhnya. Cerita fiksi, termasuk dongeng cerita fantasi,
akan kehilangan daya tarik apabila sang penulis gagal melahirkan klimaks sebagai
puncak cerita.

7. Akhirilah konflik antar tokoh dengan penyelesaian kisah yang memenangkan tokoh
berwatak baik. Hal ini dimaksud untuk menanamkan nilai-nilai kearifan dan kebajikan
hidup kepada pembaca khususnya anak-anak.

8. Selesaikan cerita imajinasi dengan menyisipkan amanat pesan moral di dalamnya. Pada
dasarnya pembaca tidak terlalu senang membaca cerita yang terkesan menggurui. Oleh
karena itu kamu usahakan jangan terlalu berlebihan dalam menyampaikan pesan moral
kepada pembaca pada bagian koda atau penutup cerita. Jika memungkinkan sisipkan
secara tersirat tidak tertulis melalui keberpihakan kepada tokoh berwatak baik

9. Buatlah judul yang menarik untuk merangsang rasa ingin tahu pembaca terhadap si cerita
imajinasi. Judul yang tepat bisa kamu tunjukkan setelah merangkaian peristiwa dan
peristiwa dalam cerita imajinasi selesai kamu susun.

10. Menyunting cerita imajinasi, berkaitan dengan isi cerita dan kebahasaan.

Daftar Pustaka

Ilmi, Ananda EW. dan Siti Rochmaida. 2022. Modul Kurikulum Merdeka untuk SMP/MTs Kelas
VII. Surabaya: JP. Books

Wahono dan Sawali. 2022.Mahir Berbahasa Indonesia Kelas VII. Jakarta: Erlangga


Click to View FlipBook Version