CGP Angktan 7 JOKO SUSANTO,S.PD. SMPN 1 SEMPU KABUPATEN BANYUWANGI 2.1.a.8. Koneksi Antar Materi - Modul 2.1
2.1.a.8. Koneksi Antar Materi - Modul 2.1 Pembelajaran Berdiferensiasi DR. Nurul Iskandar,M.Pd. Fasilitator Riyaningsih,S.Pd. Pengajar Praktik Joko Susanto,S.Pd. CGP Ak.7 Kab. Banyuwangi
Tujuan Pembelajaran Khusus : CGP dapat membuat sintesa pemahaman dengan mengkoneksikan semua materi yang telah dipelajari sebelumnya untuk menjelaskan pemahamannya tentang pembelajaran berdiferensiasi dan bagaimana mengimplementasikannya.
“Semua pengetahuan terhubung ke semua pengetahuan lainnya. Yang menyenangkan adalah membuat koneksinya.” (Arthur Aufderheide)
dan bagaimana hal ini dapat dilakukan di kelas. apa yang dimaksud dengan pembelajaran berdiferensiasi ?
Pengertian Pembelajaran Berdiferensiasi ? Usaha guru untuk menyesuaikan proses pembelajaran di kelas untuk memenuhi kebutuhan belajar individu murid. Menurut Tomlinson(1999:14) Sejatinya setiap peserta didik itu berbeda-beda sehingga tidak bisa diperlakukan sama, maka kita sebagai pendidik harus mampu memenuhi kebutuhan peserta didik tersebut.
) ) ) ) ) ) ) ) ) 02 03 01 04 BAGAIMANA HAL INI DAPAT DILAKUKAN DI KELAS ? ) ) ) ) ) ) ) ) ) Bagaimana guru menanggapi atau merespon kebutuhan belajar muridnya Bagaimana guru menciptakan lingkungan belajar yang “mengundang’ murid untuk belajar dan bekerja keras untuk mencapai tujuan belajar yang tinggi Memiliki tujuan pembelajaranyang didefinisikan secarajelas Manajemen kelas yang efektif Penilaian berkelanjutan 05
Bagaimana pembelajaran berdiferensiasi dapat memenuhi kebutuhan belajar murid dan membantu mencapai hasil belajar yang optimal ?
Kesiapan Belajar Murid Kapasitas untuk mempelajari materi, konsep, atau keterampilan baru Minat Belajar Murid merupakan suatukeadaan mental yang menghasilkan responsterarah kepada suatu situasi atau objek tertentu yang menyenangkan dan memberikan kepuasan diri Profil Belajar Murid mengacu pada cara-cara bagaimanakita sebagai individupaling baik belajar. untuk memberikan kesempatan kepada murid untuk belajar secara alami dan efisien Pembelajaran berdiferensiasi dapat memenuhi kebutuhan belajar murid dengan cara ? 01 Melakukan pemetaan kebutuhan belajar peserta didik yang mencakup 3 aspek, yaitu ?
Diferensiasi Konten Apa yang kita ajarkan kepada peserta didik (kesiapan, minat , profil belajar).guru perlu menyediakan bahan dan alat sesuai dengan kebutuhan belajar peserta didik Diferensiasi Proses Proses yang mengacu kepada bagaimana peserta didik mampu memahami atau memaknai apa yang dipelajari, mengembangkan kegiatan bervariasi Diferensiasi Produk Hasil pekerjaan atau unjuk kerja yang harus ditunjukkan peserta didik kepada kita seperti karangan, pidato, rekaman, diagram Pembelajaran berdiferensiasi dapat memenuhi kebutuhan belajar murid dengan cara ? 02 Guru dapat dapat menerapkan 3 strategi Diferensiasi secara tepat, yaitu ?
Bagaimana Anda melihat kaitan antara materi dalam modul ini dengan modul lain di Program Pendidikan Guru Penggerak
1.1 Filosofi Ki Hajar Dewantara 1.3 Visi Guru Penggerak BERPIHAK PADA MURID 1.2 Nilai dan Peran Guru Penggerak 1.4. Budaya Positif 2.1. Pembelajaran Berdiferensiasi PROFIL PELAJAR PANCASILA Koneksi Antar Materi
Keterkaitan Antar Materi Usaha guru untuk menyesuaikan proses pembelajaran di kelas untuk memenuhi kebutuhan belajar individu murid. Menurut Tomlinson(1999:14) Sejatinya setiap peserta didik itu berbeda-beda sehingga tidak bisa diperlakukan sama, maka kita sebagai pendidik harus mampu memenuhi kebutuhan peserta didik tersebut ( Kesiapan,Minat,Profil Belajar Murid ) 1. 2. 1.1. Filosofi KHD 2.1. Pembelajaran Berdiferensiasi Mendidik dan mengajar adalah proses memanusiakan manusia, sehingga harus memerdekakan manusia dan segala aspek kehidupan baik secara fisik, mental , jasmani dan rohani. Ing Ngarso Sung Tulodho, Ing Madyo Mangun Karso, Tut Wuri Handayani pendidik itu hanya dapat menuntun tumbuh atau hidupnya kekuatan kodrat yang ada pada anak-anak, agar dapat memperbaiki lakunya (bukan dasarnya) hidup dan tumbuhnya kekuatan kodrat anak. 1. 2. 3.
Keterkaitan Antar Materi Usaha guru untuk menyesuaikan proses pembelajaran di kelas untuk memenuhi kebutuhan belajar individu murid. Menurut Tomlinson(1999:14) Sejatinya setiap peserta didik itu berbeda-beda sehingga tidak bisa diperlakukan sama, maka kita sebagai pendidik harus mampu memenuhi kebutuhan peserta didik tersebut ( Kesiapan,Minat,Profil Belajar Murid ) 1. 2. 1.2. Nilai dan Peran Guru Penggerak 2.1. Pembelajaran Berdiferensiasi Dari penrnyataan KHD tersebut, maka seorang guru harus mmepunyai NILAI ( Berpihak pada murid,Mandiri,Kolaboratif,Inovatif,Reflektif ) dan menjalankan PERANya ( Menjadi pemimpin pembelajaran,Mewujudkan kepemimpinan murid,Mendorong kolaborasi,Menjadi Coach guru lain,Menggerakkan komunitas praktisi, , agar mempu MENUNTUN tumbuh kembangnya murid melalui pengajarn yang berpusat pada murit Ing Ngarso Sung Tulodho, Ing Madyo Mangun Karso, Tut Wuri Handayani
Keterkaitan Antar Materi Usaha guru untuk menyesuaikan proses pembelajaran di kelas untuk memenuhi kebutuhan belajar individu murid. Menurut Tomlinson(1999:14) Sejatinya setiap peserta didik itu berbeda-beda sehingga tidak bisa diperlakukan sama, maka kita sebagai pendidik harus mampu memenuhi kebutuhan peserta didik tersebut ( Kesiapan,Minat,Profil Belajar Murid ) 1. 2. 1.3. Visi Guru Penggerak 2.1. Pembelajaran Berdiferensiasi Dalam mewujudkan suatu perubahan, diperlukan VISI dan langkah langkah yang tepat dalam mencapainya. VISI dapat terwujud jika ada kerjasama seluruh warga sekolah. Oleh karena itu untuk mewujudkan VISI diperlukan langkah konkrit menggunakan metode INKUIRI APRESIATIF dengan tahapan BAGJA
Keterkaitan Antar Materi Usaha guru untuk menyesuaikan proses pembelajaran di kelas untuk memenuhi kebutuhan belajar individu murid. Menurut Tomlinson(1999:14) Sejatinya setiap peserta didik itu berbeda-beda sehingga tidak bisa diperlakukan sama, maka kita sebagai pendidik harus mampu memenuhi kebutuhan peserta didik tersebut ( Kesiapan,Minat,Profil Belajar Murid ) 1. 2. 1.4. Budaya Positif 2.1. Pembelajaran Berdiferensiasi Berdasarkan penerapan pembelajaran Berdiferensiasi akan muncul pembiasaan positif disekolah yang kita kenal dengan BUDAYA POSITIF. Budaya Positif ini akan memberikan rasa aman, nyaman, dalam prose pembelajaran.Budaya Positif juga dapat mendorong murit untuk mempu berpikir , bertindak, dan mencipta sebagai proses memerdekakan dirinya, sehingga murit lebih mandiri, kretaif, inovatif, serta bertanggung jawab
KESIMPULAN Pembelajaran berdiferensiasi sangat erat kaitanya dengan proses pembelajaran yang berpihak pada murid sesuai dengan filosofi KHD. Nilai-nilai yang melekat pada guru yaitu Mandiri reflektif inovatif kolaboratif dan berpihak pada murid merupakan komponen-komponen utama dalam mewujudkan pembelajaran berdiferensiasi Murid sebagai subjek pembelajar yang beragam harus terlayani dengan baik melalui visi misi yang baik pula Pembelajaran berdiferensiasi merupakan bagian dari budaya positif
TERGERAK BERGERAK, MENGGERAKKAN Terima kasih!