PEMERIKSAAN
HEMATOKRIT
NABIRA
PO714203211020
Hematokrit (Ht atau HCT) didefinisikan sebagai
perbandingan jumlah sel eritrosit dengan volume
darah keseluruhan yang ditetapkan dalam satuan %
Metode Pemeriksaan Hematokrit
Makro-Hematokrit Mikro-Hematokrit
Spesimen darah yang digunakan Spesimen darah berasal dari
berasal dari darah vena yang vena atau kapiler yang
dimasukkan ke dalam tabung dimasukkan ke dalam pipa
wintrobe dan diputar pada kapiler atau tabung
kecepatan tertentu sehingga mikrohematokrit dan diputar
eritrosit terpisah dari plasmanya pada kecepatan tingi dalam
secara sempurna waktu tertentu hingga eritrosit
Arti Klinis NilateirHpiseahmdaartiopklarsimtanya.
Nilai hematokrit dipengaruhi
oleh bentuk, jumlah eritrosit
dan volume plasma.
Nilai hematokrit diatas
normal menunjukkan adanya
peningkatan jumlah eritrosit
yang beredar ataupun adanya
penurunan volume plasma
Nilai hematokrit dibawah
nilai normal menunjukkan
adanya penurunan jumlah
eritrosit ataupun peningkatan
volume plasma.
Tujuan & Nilai Normal
Memantau volume sel darah
merah dalam darah
Nilai Normal :
Pria : 40 – 48%
Wanita : 37– 43%
Prosedur Pemeriksaan Hematokrit Metode
Makro-Hematokrit
Prinsip Pemeriksaan
Darah dengan antikoagulan dimasukkan ke
dalam tabung wintrobe hingga skala
10/100. kemudian darah di sentrifuge dalam waktu dan
kecepatan tertentu. Nilai Ht dibaca dari skala lapisan atas
endapan sel eritrosit terhadap skala volume keseluruhan
darah, dan dilaporkan dengan persentase
Alat Dan Bahan : Cara kerja :
~Tabung Wintrobe 1.Isi tabung wintrobe
Dengan skala 10/100 dengan darah EDTA
dibagin atas dan menggunakan
angka 0 di bagian wintrobe sampai
bawah teratas (10/100)
~Sentrifuge 2.Tabung wintrobe
Untuk memisahkan dimasukkan ke dalam
antara sel eritrosit sentrifuge,pastikan
dan plasma posisi tabung
~Pipet Wintrobe seimbang dan tidak
Sejenis pipet tetes berrgoyang
dengan ujung lebih 3.Tabung wintrobe di
panjang dan kecil sentrifuge pada
dibandingkan pipet kecepatan 3.000 rpm
tetes biasa selama 30 menit
~Darah EDTA 4.Angkat tabung
Mempunyai stabilitas wintrobe setelah
6jam setelah sentrifuge berhenti
pengambilan berputar.hasil yang di
darah,dan dapat dihitung
dibutuhkan 2-4ml berdasarkan skala
darah yang tertera pada
tabung
Pembacaan Hasil
Prosedur Pemeriksaan Hematokrit Metode
Mikro-Hematokrit
Prinsip Pemeriksaan
Darah dimasukkan ke dalam pipa kapiler
mikro-Ht hingga 3⁄4 volume pipa kapiler.
Kemudian darah di sentrifuge dalam waktu dan kecepatan
tertentu. Nilai Ht/Packed Cell Volume (PCV) dibaca dari skala
lapisan atas endapan sel eritrosit terhadap skala volume
keseluruhan darah menggunakan mikro-Ht reader, dan
dilaporkan dengan persentase (%)
Alat Dan Bahan : Cara kerja :
~Tabung 1.Masukka darah kedalam 2 tabung
Mikrohematokrit mikrohematokrit sampai 3/4 bagian
Terdiri atas 2,yaitu tanpa tabung
antikoagulan (garis biru) 2.Tutup salah satu bagian tabung
dan dengan antikoagulan menggunakan clay atau micro
(garis merah) burner
~Sentrifuge 3.Letakkan 2 tabung
Mikrohematokrit mikrohematokrit pada sentrifuge
Untuk memisahkan antara secara berseberangan,dengan
sel eritrosit dan plasma penutup menjahui bagian sentrifuge
khusus tabung 4.Sentrifuge selama 5 menit pada
Mikrohematokrit kecepatan 10.000 rpm
~Clay/Micro Burner 5.Hasil yang di dapat dihitung
Untuk Menutup Salah menggunakan mikro-Ht
satu Ujung reader.Hasil yang di dapat dari kedua
mikrohematokrit hematokrit harus memiliki selisih
~Mikro-Ht Reader ±2%.jika tidak, lakukan pemeriksaan
Alat pembacaan
Faktor Yang Mempengaruhi Hasil Hematokrit
1.Pembacaan skala nilai Ht tidak
sesuai,buffy coat terhitung atau salah
melihat dan membaca skala
2.Proses homogeenisasi sampel yang
kurang baik
3.Proporsi darah dan antikoagulan yang
kurang sesuai
4.Penutup pada ujung pipa kapiler
dengan clay tidak benar