Forum Diskusi 1. Jenis program atau kegiatannya. Apakah program atau kegiatan tersebut termasuk dalam intrakurikuler, kokurikuler, atau ekstrakurikuler. 2. Karakteristik lingkungan yang dikembangkan oleh guru/sekolah di dalam program atau kegiatan tersebut (dengan mengacu kepada 7 karakteristik lingkungan yang telah dipelajari sebelumnya). 3. Sejauh mana aspek suara, pilihan, dan kepemilikan murid dipromosikan atau didorong dalam kegiatan atau program tersebut. Jawaban 1. Program sekolah Saya (SDN 18 Pulubala Kecamatan Pulubala Kabupaten Gorontalo) ✓ Program sholat dhuha dan sholat dzuhur (Ekstrakurikuler) ✓ Program sholawatan setiap pagi sebelum masuk kelas (Ekstrakurikuler) ✓ Program 3S (Intrakurikuler) ✓ Program pesantren kilat (Intrakurikuler) 2. Dengan mengacu pada 7 karakteristik lingkungan program sekolah saya mengacu pada 2 dari 7 karakteristik lingkungan yang ada. Diantaranya: ✓ Lingkungan yang menyediakan kesempatan untuk murid menggunakan pola pikir positif dan merasakan emosi yang positif, hingga berkemampuan dan berkeinginan untuk memberikan pengaruh positif kepada kehidupan orang lain dan sekelilingnya. ✓ Lingkungan yang mengembangkan keterampilan berinteraksi sosial secara positif, arif dan bijaksana. Dalam 2 karakteristik lingkungan diatas, Artinya: ✓ Pola pikir positif ini didapatkan oleh murid melalui pengalaman emosi positif di sekolah. Murid merasa aman, nyaman, dan merasa menjadi bagian dari komunitas sekolah, Murid merasakan keselarasan antara kebutuhan dan harapannya terhadap sekolah dan lingkungannya dengan pengalaman belajar yang didapatnya di sekolah. Lewat pengalaman emosi positif ini, murid akan mampu mengembangkan keterampilan inkuiri, menunjukkan sikap gembira, penuh syukur, saling mengapresiasi. Mereka memiliki kesadaran diri, sikap optimis sehingga dapat berperan aktif dan membuat perbedaan yang positif baik untuk dirinya sendiri, orang lain, maupun lingkungan sekitarnya. ✓ Di dalam lingkungan yang seperti ini, nilai-nilai tersebut kemudian akan mewujud menjadi atmosfer sekolah yang positif, di mana hubungan dan interaksi sosial yang terjalin di antara para murid, guru, orang tua maupun seluruh komunitas yang terkait akan terasa sangat positif dan kontributif. 3. Suara Murid (voice) Mempromosikan suara murid dalam proses pembelajaran dapat dilakukan dalam banyak cara. Suara murid dapat ditumbuhkan melalui diskusi, membuka ruang ekspresi kreatif, memberi pendapat, merelevansikan pembelajaran secara pribadi, dan sebagainya. Contoh : a. Membangun kepercayaan diri murid bahwa setiap suara berharga dan layak didengar. b. Memberikan kesempatan murid untuk bertanya, memberikan pendapat, berdiskusi. c. Mendiskusikan keyakinan kelas dan membuat kesepakatan kelas. d. Melibatkan murid dalam memberikan umpan balik terhadap proses belajar yang telah dilakukan. Pilihan Murid (Choice) Penelitian yang dilakukan oleh Aiken, Heinze, Meuter, & Chapman, (2016) dan Thibodeaux et al. (2017) menyimpulkan bahwa jika kita menginginkan murid-murid kita mengambil peran tanggung jawab untuk pembelajaran mereka, maka kita harus memberikan murid kesempatan untuk memilih apa dan bagaimana mereka akan belajar. Contoh : a. Memberikan kesempatan bagi murid untuk memilih bagaimana mereka mendemonstrasikan pemahamannya tentang apa yang telah mereka pelajari. b. Memberikan kesempatan pada murid untuk memilih peran yang dapat mereka ambil dalam sebuah kegiatan/program. c. Memberikan murid kesempatan untuk memilih kelompok.
Kepemilikan Murid (ownership) Voltz DL, Damiano-Lantz M. dalam artikel penelitiannya yang berjudul Developing Ownership in Learning. Teaching Exceptional Children (1993;25(4):18-22) menjelaskan bahwa kepemilikan dalam belajar (ownership in learning) sebenarnya mengacu pada rasa keterhubungan, keterlibatan aktif, dan minat pribadi seseorang dalam proses belajar. Contoh : a. Meminta pendapat murid untuk menentukan bentuk penugasan. b. Merespon umpan balik yang diberikan murid. c. Memulai pembelajaran dengan menanyakan kepada murid apa yang mereka ketahui tentang topik tersebut dan mendiskusikan tentang pengalaman murid tentang topik ini serta apa yang mereka minati tentang pembelajaran.