The words you are searching are inside this book. To get more targeted content, please make full-text search by clicking here.
Discover the best professional documents and content resources in AnyFlip Document Base.
Search
Published by liaselviana14, 2021-02-03 19:58:44

manusia purba di indonesia

manusia purba di indonesia

APA YANG ADA DIPIKIRANMU SETELAH
MELIHAT GAMBAR DIBAWAH???

MANUSIA PURBA
DI INDONESIA

DAN DUNIA

Apa sih manusia purba
itu??

Manusia purba adalah jenis manusia yang
hidup pada masa praaksara/prasejarah

Yuk Review ingatan
kalian tentang

jenis-jenis manusia
purba di Indonesia



Meganthropus Paleojavanicus

 jenis manusia purba tertua Ciri- ciri :
1. berbadan besar dan
yang berasal dari Jawa.
 hidup kira-kira 2 juta tegap
2. kening menonjol
sampai 1 juta tahun silam 3. tulang pipi menebal
4. Otot kunyah kuat
masa Pleistosen awal. 5. Tidak memiliki dagu
 ditemukan oleh G.H.R von 6. Volume otak 650 – 900 cc
7. Makanan utama adalah
Koeningswald dan Marks
tumbuh-tumbuhan
antara tahun 1936-1941. 8. hidup dengan cara
 ditemukan di daerah
mengumpulkan makanan
Sangiran. (Food Gathering)
 merupakan manusia purba

yang paling primitif



Pithecanthropus (Manusia Kera)

 hidup sekitar 700.00 – Ciri- ciri :
1. Badan tegap, tetapi tidak
1.000.000 tahun yang lalu.
 ditemukan oleh G.H.R von seperti Meganthropus
2. Tinggi badan 165-180 cm
Koeningswald dan 3. Tulang rahang dan geraham

Tjokrohandoyo tahun 1936 kuat, bagian kening menonjol
 ditemukan di daerah 4. Wajah tidak mempunyai dagu

Kepuhklagen sebelah utara dan hidung lebar
5. Volume otak 750 – 1.300 cc
Perning (Mojokerto), 6. Alat pengunyah dan otot

Kedungbrubus, Trinil, Sangiran, tengkuk sudah mengecil
7. Makanan masih kasar dengan
Sambungmacan, dan Ngandong.
 Hidup di lembah-lembah atau di sedikit pengolahan

kaki-kaki pegunungan dekat

perairan darat di Jawa Tengah

dan Jawa Timur.

Pithecanthropus Mojokertensis

 ditemukan oleh G.H.R Ciri- ciri :
von Koeningswald 1. Berbadan tegap
sekitar tahun 1936 –
1941. dengan tinggi 165 –
180 cm
 ditemukan di dekat 2. Muka menonjol ke
Mojokerto berupa fosil depan
3. Kening tebal
tengkorak anak-anak. 4. Tulang pipi yang kuat
 ditemukan pada

lapisan jetis (Pleistosen
Bawah)



Pithecanthropus Soloensis

 ditemukan di Ngandong, di Ciri- ciri :

tepi sungai Bengawan 1. Berbadan tegap dengan tinggi
165 – 180 cm
Solo.
 ditemukan oleh von 2. Tengkorak telah meninggi,
volume otak 1.000 – 1.300 cc
Koeningswald,
3. Mulut menonjol ke depan,
Oppennorth, dan Ter Haar kening sedikit menonjol, tidak
berdagu
pada tahun 1931 – 1934
 ditemukan di Pleistosen 4. Rahang dan gigi besar, otot
pengunyah masih kuat
atas.
5. Cara berjalan belum tegak
benar, masih dibantu tangan



Pithecanthropus Erectus
(Manusia Kera Berjalan Tegak

 ditemukan oleh ahli purbakal Ciri- ciri :
1. Berjalan tegak
Belanda bernama Eugene 2. Berbadan tegap dengan alat

Dubois tahun 1890. pengunyah kuat
 ditemukan di Desa Trinil (Ngawi) 3. Tinggi badan 165 – 170, berat

Jawa Timur. badan 100 kg
 merupakan makhluk yang 4. Makanan masih kasar dengan

kedudukannya diantara manusia sedikit pengolahan
5. Hidup antara 1. 000.00 –
dan kera, tetapi sudah dapat
500.000 tahun yang lalu
berjalan tegak. 6. Volume otak900 cc
 dianggap sebagai Missing Link 7. lebih tinggi tingkatannya dari

(mata rantai yang putus) dari pada kera, tapi lebih rendah
daripada manusia modern
teori evolusi Charles Darwin.



Pithecanthropus Robustus

 ditemukan oleh von Ciri- ciri :
1. Manusia kera yang besar
Koeningswald dan
dan kuat
Weidenreich pada tahun 2. Seusia dengan

1939. Pithecanthropus
 ditemukan di Desa Trinil Mojokertensi, namun
lebih tua dari
Ngawi dekat Jawa Timur. Pithecanthropus Erectus.
 ditemukan di lapisan jetis 3. Berbadan tegap dengan
tinggi 165 – 180 cm
(pleistosen bawah) 4. Muka menonjol ke
depan
5. Kening tebal
6. Tulang pipi yang kuat



HOMO (MANUSIA)

 sudah lebih maju dan Ciri- ciri :
sempurna dibandingkan 1. Tubuh lebih maju daripada
dengan Meganthropus
ataupun Pithecanthropus. Pithecanthropus.
2. Volume otak 1.000 – 2.000 cc
 Ciri-ciri fisik sudah mirip
dengan manusia modern (rata-rata 1.350 – 1.450 cc)
sekarang ini. 3. Alat pengunyah, rahang gigi dan

 Tingkat kecerdsan lebih otot tengkuk sudah mengecil
tinggi dibanding jenis 4. Otak besar dan kecil sudah
manusia purba yang lain.
berkembang
5. Berjalan tegak
6. Tinggi badan 130 – 210 cm, berat

30 – 150 kg
7. Muka tidak terlalu menonjol ke

depan
8. Tulang tengkorak mulai membulat
9. Memiliki kemampuan membuat

peralatan dari batu dan tulang,
meskipun sederhana.

HOMO WAJAKENSIS

 ditemukan oleh von Ciri- ciri :
Reitschoten tahun 1889
dan Eugene Dubois pada 1. Tengkorak membulat dan
tahun 1890. tinggi, volume otak 1000-
2000 cc
 Ditemukan di daerah
Wajak, dekat Campur 2. Muka datar, pipi menonjol
Darat, Tulungagung (Jawa kesamping, sudah berdagu
Timur).
3. Otot pengunyah menyusut
 mempunyai tingkatan 4. Cara berjalan lebih tegak dan
lebih tinggi daripada
Pithecanthropus Erectus lebih sempurna
dan tergolong dalam jenis 5. Pembuatan alat : alat serpih
Homo Sapiens.
bilah, alat tulang, kapak
perimbas.
6. Hidup sekitar 25.000 – 40.000
tahun yang lalu
7. Dianggap sebagai sub ras
melayu Indonesia
8. Badan tegap, tinggi 130 – 210
cm



HOMO SOLOENSIS

 ditemukan oleh von Ciri- ciri :
1. Otak kecil lebih besar
Koeningswald dan Weidenrich
daripada otak kecil
tahun 1931 – 1934. Pithecanthropus Erectus
 ditemukan di lembah sungai 2. Tengkorak lebih besar
daripada
Bengawan Solo di dekat Desa Pithecanthropus Erectus,
volume otak 1000 –
Ngandong. 1300 cc
 merupakan jenis Homo yang 3. Tonjolan kening agak
terputus ditengah
tingkatannya lebih tinggi (diatas hidung)
4. Berbadan tegap dan
daripada Pithecanthropus tingginya 180 cm

Erectus.
 Sebagian ahli menggolongkan

kedalam kelompok Homo

Neanderthalensis dari daratan

Eropa.
 hidup di pleistosen atas.



HOMO SAPIENS (MANUSIA CERDAS)

 berasal dari zaman Ciri- ciri :

Holozen (40.000 – 25.000 1. Badan tegap tinggi 148 – 170 cm
2. Tengkorak relatif kecil, lonjong
tahun yang lalu)
 sudah mengalami atau sedang, volume otak 1000-
2000 cc
pengecilan pada bagian 3. Muka datar, rahang menonjol ke
depan, kening rata, hidung lebar
kepala dan tubuh sehingga 4. Otot pengunyah telah menyusut
5. Cara berjalan tegak sempurna
fisik hampir sama dengan 6. Memakan segala makanan, teknik
mengolah makanan sangat maju
manusia zaman sekarang 7. Peralatan lebih halus dan
 sudah mulai menggunakan sempurna. Mengenal alat dari
logam
akal untuk berpikir. 8. Bercocok tanam dan bersawah
 Karena sifat-sifatnya itu, (Food Producing) dan tinggal
menetap.
dianggap sebagai nenek 9. Membuat alat serpih, mata anah
bergerigi, mengenal seni lukis di
moyang manusia modern. dinding goa.



Tabel penemuan fosil Manusia purba

Masa Jenis

Holosen Homo sapiens

Pleistosen Atas Homo Wajakensis
(lapisan dan Fauna Ngandong) Homo Soloensis
Pithecanthropus soloensis
Pleistosen Tengah
(lapisan dan Fauna Trinil) Pithecanthropus Erectus

Pleistosen Bawah Pithecanthropus robustus
(lapisan dan fauna jetis) Pithecanthropus Mojokertensis
Meganthropus Paleojavanicus


Click to View FlipBook Version