1 CAPAIAN PEMBELAJARAN (CP) TUJUAN PEMBELAJARAN (TP) ALUR TUJUAN PEMBELAJARAN (ATP) MODUL AJAR BAHASA JAWA KELAS VII Nama Penyusun : ________________________ NIP : ________________________ Unit Kerja : ________________________ Fase / Semester : D / Semester 1 & 2 Tahun Pelajaran : 2023-2024
2 CAPAIAN PEMBELAJARAN BAHASA DAERAH PADA KURIKULUM MERDEKA TINGKAT SD, SMP, SMA, SMK DAN SLB (Bahasa Jawa, Madura) A. Rasional Mata Pelajaran Muatan Lokal Bahasa Daerah Bahasa daerah memiliki peran dan fungsi sebagai sarana komunikasi antar anggota masyarakat sekaligus sebagai sebuah identitas daerah. Bahasa, sastra, seni dan budaya daerah memuat nilai-nilai kearifan lokal yang perlu dilestarikan dan dikembangkan melalui pendidikan formal di sekolah. Pembelajaran bahasa daerah dapat dieksplorasi melalui keterampilan berbahasa, bersastra, dan serta berpikir sebagai fondasi kemampuan literasi. Kemampuan literasi perlu dikembangkan dalam pembelajaranbahasa daerah melalui kemampuan menyimak, membaca dan memirsa, menulis, berbicara dan mempresentasikan dalam berbagai tujuan dengan memanfaatkan bahasa, sastra, dan budaya daerah. Berbagai tipe teks terdapat alur pikir, struktur, dan khas teks yang dapat digunakan dalam mengoptimalkan kemampuan penggunaan bahasa daerah dalam berbagai situasi dan sebagai sarana belajar sepanjang hayat. Pembelajaran bahasa daerah (Jawa dan Madura) pada peserta didik berkebutuhan khusus mempertimbangkan dasar sebagai berikut: 1) membangun kemandirian dan pengembangan keterampilan adaptif anak, 2) satuan pendidikan dapat mengembangkan jenis keterampilan secara mandiri sesuai dengan kebutuhan dan karakteristik daerah dan ketersediaan SDM, 3) program kebutuhan khusus bertujuan untuk membantu anak memaksimalkan indera yang dimilikinya dan mengatasi keterbatasannya, 4) peserta didik berkebutuhan khusus yang tidak memiliki hambatan intelektual di SLB atau Satuan Pendidikan Penyelenggara Pendidikan Inklusif dapat menggunakan struktur kurikulum dan capaian pembelajaran pendidikan reguler sesuai jenjangnya dengan menerapkan prinsip-prinsip modifikasi kurikulum (Keputusan Menteri Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi Republik Indonesia Nomor 262/M/2022). Bagi peserta didik berkebutuhan khusus yang memiliki hambatan intelektual di SLB atau Satuan Pendidikan Penyelenggara Pendidikan Inklusif, maka menyesuaikan dengan kemampuan, kebutuhan dan karakteristik ketunaan. Pembelajaran bahasa daerah (Jawa dan madura) menggunakan model utama pedagogi genre. Model pedagogi genre memiliki empat tahapan yang dapat digunakan dalam pembelajaran meliputi penjelasan untuk membangun konteks (explaining, building the context), pemodelan (modelling), pembimbingan (joint construction), dan pemandirian (independent construction). Model-model lain yang dapat digunakan dalam pembinaan dan pengembangan bahasa daerah akan membentuk pribadi yang berkarakter sesuai dengan identitas daerah yang selaras dengan Profil Pelajar Pancasila yang beriman, bertakwa kepada Tuhan Yang Maha Esa dan berakhlak mulia, berpikir kritis, mandiri, kreatif, bergotong royong, dan berkebhinekaan global.
3 Rasional sebagaimana diuraikan di atas dapat dipaparkan pada gambar 1 berikut. Gambar 1: Rasional Pembelajaran Bahasa Daerah (Bahasa Jawa dan Madura) B. Tujuan Mata Pelajaran Muatan Lokal Bahasa Daerah Kurikulum muatan lokal bahasa daerah bertujuan untuk mengarahkan peserta didik memiliki kemampuan sebagai berikut: 1. Berkomunikasi secara efektif dan efisien sesuai dengan etika yang berlaku, baik secara lisan maupun tulis; 2. Menghargai dan bangga menggunakan bahasa daerah sebagai sarana berkomunikasi dan lambang kebanggaan serta identitas daerah; 3. Memahami dan menggunakan bahasa daerah dengan tepat dan kreatif untuk berbagai tujuan; 4. Menggunakan bahasa daerah untuk meningkatkan kemampuan intelektual, kematangan emosional, spiritual dan sosial; 5. Menikmati dan memanfaatkan karya sastra dan budaya daerah untuk memperhalus budi pekerti, meningkatkan pengetahuan dan kemampuan berbahasa; 6. Menghargai dan membanggakan sastra daerah sebagai khasanah budaya dan intelektual manusia Indonesia. C. Karakteristik Mata Pelajaran Muatan Lokal Bahasa Daerah Pembelajaran bahasa daerah memiliki karakteristik bahasa, sastra, dan budaya yang memuat nilai-nilai untuk memperkuat identitas lokal, mewujudkan masyarakat yang berbudaya sekaligus sebagai pengembangan karakter Pancasila. Secara spesifik mata pelajaran muatan lokal bahasa daerah memiliki karakteristik sebagai berikut. 1. Mata pelajaran bahasa daerah mencakup kemampuan menyimak, membaca dan memirsa sebagai kemampuan reseptif, dan kemampuan berbicara, mempresentasikan dan menulis sebagai kemampuan produktif. 2. Mata pelajaran bahasa daerah menggunakan pendekatan dengan metode utama berbasis genre melalui pemanfaatan beragam tipe teks dan teks multimoda (lisan, tulis, visual, audio, audiovisual). Model pembelajaran menggunakan pedagogi genre, yaitu: penjelasan (explaining, building the context), pemodelan (modelling), pembimbingan (joint construction), dan pemandirian (independent
4 construction); serta kegiatan yang mendorong pelajar untuk berpikir kritis, kreatif, dan imajinatif dalam proses pembelajaran. 3. Mata pelajaran bahasa daerah dibelajarkan untuk membangun karakter, budi pekerti, dan identitas diri dengan mendayagunakan bahasa, sastra, dan budaya daerah. 4. Mata pelajaran bahasa daerah dibelajarkan dengan memanfaatkan teknologi, informasi, dan komunikasi serta mengadaptasi situasi pembelajaran yang selaras dengan tuntutan zaman. Area Pembelajaran Kemampuan Sub-Kemampuan Bahasa, Sastra, dan Aksara (Jawa dan Madura) Reseptif Menyimak Membaca dan memirsa Produktif Berbicara dan mempresentasikan Menulis Pengertian kemampuan berbahasa diuraikan sebagai berikut. Elemen Deskripsi Menyimak Menyimak adalah kemampuan peserta didik menerima, memahami, dan memaknai informasi yang didengar dengan sikap yang baik agar dapat menanggapi mitra tutur. Proses yang terjadi dalam menyimak mencakup kegiatan seperti mendengarkan dengan konsentrasi, mengidentifikasi, memahami pendapat, menginterpretasi tuturan bahasa, dan memaknainya berdasarkan konteks yang melatari tuturan tersebut. Komponen-komponen yang dapat dikembangkan dalam menyimak di antaranya kepekaan terhadap fonem, sistem isyarat, kosakata, struktur bahasa (tata bahasa), makna, dan metakognisi. Membaca dan Memirsa Membaca adalah kemampuan peserta didik untuk memahami, memaknai, menginterpretasi, dan merefleksi teks sesuai tujuan dan kepentingannya untuk mengembangkan sikap, pengetahuan, keterampilan, dan potensinya. Memirsa merupakan kemampuan peserta didik untuk memahami, memaknai, menginterpretasi, dan merefleksi sajian cetak, visual dan/atau audiovisual sesuai tujuan dan kepentingannya untuk mengembangkan sikap, pengetahuan, keterampilan, dan potensinya. Komponen-komponen yang dapat dikembangkan dalam membaca dan memirsa di antaranya kepekaan terhadap fonem, huruf, sistem isyarat, kosakata, struktur bahasa (tata bahasa), makna, dan metakognisi. Berbicara dan Mempresentasikan Berbicara adalah kemampuan peserta didik untuk menyampaikan gagasan, tanggapan, dan perasaan dalam
5 bentuk lisan dengan santun. Mempresentasikan merupakan kemampuan memaparkan gagasan atau tanggapan secara fasih, akurat, bertanggung jawab, mengajukan dan/atau menanggapi pertanyaan/pernyataan, dan/atau menyampaikan perasaan secara lisan sesuai konteks dengan cara yang komunikatif dan santun melalui beragam media (visual, digital, audio, dan audiovisual). Komponen-komponen yang dapat dikembangkan dalam berbicara dan mempresentasikan. di antaranya kepekaan terhadap bunyi bahasa, sistem isyarat, kosakata, struktur bahasa (tata bahasa), makna, dan metakognisi. Menulis Menulis adalah kemampuan menyampaikan gagasan, tanggapan, dan perasaan dalam bentuk tulis secara fasih, akurat, bertanggung jawab, dan/atau menyampaikan perasaan sesuai konteks. Komponen-komponen yang dapat dikembangkan dalam menulis di antaranya penggunaan ejaan, kosakata, kalimat, paragraf, struktur bahasa, makna, dan metakognisi dalam beragam jenis teks. 1. Fase D (Umumnya untuk Kelas VII, VIII dan IX SMP/SMPLB) Peserta didik pada akhir fase D diharapkan memiliki kemampuan berbahasa daerah dengan santun dalam menggunakan basa rinengga/lalongèt untuk berbicara dan menyajikan gagasan sesuai unggah-ungguh basa atau onḍhâgghâ bhâsa. Peserta didik mampu memahami, mengolah, dan menginterpretasi, dan menganalisis informasi berbagai jenis teks (nonfiksi dan fiksi) audiovisual dan aural dalam bentuk monolog, dialog, gelar wicara, teks deskripsi, narasi, puisi, eksplanasi dan eksposisi (cerkak/carpan, cerita wayang/topèng ḍhâlâng, geguritan/puisi, pacelathon/ḍhâ-kanḍhâ, tembang macapat/tembhâng macapat) yang beraksara latin dan /atau aksara Jawa/carakan Madhurâ. Peserta didikmampu menulis bahasa daerah berupa gagasan, pikiran, pandangan, arahan atau pesan tertulis untuk berbagai tujuan secara logis, kritis, kreatif menggunakan huruf latin dan Aksara Jawa/carakan Madhurâ, basa rinengga/lalongèt untuk menyajikan gagasan sesuai unggah-ungguh basa/onḍhâgghâ bhâsa, ungkapan rasa simpati, empati, peduli, dan pendapat pro/kontra sesuai unggah-ungguh basa/tata krama dalam memberikan penghargaan secara tertulis dan menulis berdasarkan fakta, pengalaman, imajinasi dalam bentuk gancaran / ghâncaran dan geguritan /puisi dan tembang macapat/tembhâng Macapat. Fase D Berdasarkan Elemen Elemen Capaian Pembelajaran
6 Menyimak Peserta didik mampu menganalisis dan memaknai informasi berupa gagasan, pikiran, perasaan, pandangan, arahan atau pesan yang tepat dari berbagai jenis teks (nonfiksi dan fiksi) audiovisual dan aural dalam bentuk monolog, dialog, dan gelar wicara. Peserta didik mampu mengeksplorasi dan mengevaluasi berbagai informasi dari topik aktual yang didengar. Membaca dan Memirsa Peserta didik memahami informasi berupa gagasan, pikiran, pandangan, arahan atau pesan dari berbagai jenis teks deskripsi, narasi, puisi, eksplanasi dan eksposisi (cerkak/carpan, cerita wayang/topèng ḍhâlâng, geguritan/puisi, pacelathon/ḍhâ-kanḍhâ, tembang kreasi dan macapat/tembhâng macapat/laghu kreasi) yang beraksara latin dan /atau Aksara Jawa/carakan Madhurâ, teks visual untuk menemukan makna yang tersurat dan tersirat. Peserta didik menginterpretasikan informasi untuk mengungkapkan simpati, kepedulian, empati atau pendapat pro dan kontra secara santun (unggahungguh/tata krama) dari teks visual. Peserta didik mampu mengeksplorasi dan mengevaluasi berbagai topik aktual yang dibaca dan dipirsa. Berbicara dan Mempresent asikan Peserta didik mampu menyampaikan gagasan, pikiran, pandangan, arahan atau pesan untuk tujuan pengajuan usul, pemecahan masalah, dan pemberian solusi secara lisan dalam bentuk monolog dan dialog logis, kritis, dan kreatif sesuai dengan tata krama. Peserta didik mampu menggunakan dan memaknai kosakata baru yang menggunakan basa rinengga/ lalongèt untuk berbicara dan menyajikan gagasan sesuai unggah- ungguh basa atau onḍhâgghâ bhâsa. Peserta didik mampu berdiskusi secara aktif, kontributif, efektif, dan santun. Peserta didik mampu menuturkan dan menyajikan ungkapan simpati, empati, peduli, dan penghargaan dalam bentuk teks informatif dan fiksi melalui teks multimoda. Peserta didik mampu mengungkapkan dan mempresentasikan berbagai topik aktual secara kritis.
7 Menulis Peserta didik mampu menulis gagasan, pikiran, pandangan, arahan atau pesan tertulis untuk berbagai tujuan secara logis, kritis, dan kreatif menggunakan huruf latin dan Aksara Jawa/Carakan Madhurâ. Peserta didik mampu menyampaikan ungkapan rasa simpati, empati, peduli, dan pendapat pro/kontra sesuai unggah-ungguh basa/tata krama dalam memberikan penghargaan secara tertulis dalam teks multimoda. Peserta didik mampu menulis dan mengembangkan kosakata baru dengan menggunakan basa rinengga/lalongèt untuk menyajikan gagasan sesuai unggah-ungguh basa/onḍhâgghâ bhâsa. Peserta didik mampu menulis berdasarkan fakta, pengalaman, imajinasi secara indah dan menarik dalam bentuk gancaran/ghâncaran, geguritan /puisi serta tembang macapat/tembhâng macapat menggunakan kosa kata secara kreatif.
ALUR DAN TUJ FASE Semester 1 : ELEMEN CAPAIAN PEMBELAJARAN BERDASARKAN ELEMEN TUJUAN PEM Menyimak Peserta didik mampu menganalisis dan memaknai informasi berupa gagasan, pikiran, perasaan, pandangan, arahan, atau pesan yang tepat dari berbagai jenis teks (nonfiksi dan fiksi ) audiovisual dan aural dalam bentuk monolog, dialog, dan gelar wicara. Peserta didik mampu mengeksplorasi dan mengevaluasi berbagai informasi dari topik aktual yang didengar. ▪Peserta did mengidentifik teks dheskript ▪Peserta did mengidentifik struktur teks d ▪Peserta did memahami dheskriptif ▪Peserta did mengidentifik teks profil tok ▪Peserta did mengidentifik teks profil tok ▪Peserta did mengidentifik teks narasi (ce ▪Peserta did mengidentifik teks narasi (ce ▪Peserta did memahami is
UAN PEMBELAJARAN D KELAS VII BELAJARAN MATERI ALOKASI WAKTU PROFIL PELAJAR PANCASILA dik mampu kasi ciri-ciri tif dik mampu kasi bagian dheskriptif dik mampu isi teks dik mampu kasi ciri-ciri koh dik mampu kasi struktur koh dik mampu kasi struktur erita wayang) dik mampu kasi struktur erita wayang) dik mampu si teks cerita Teks dheskriptif Teks profil tokoh Teks cerita wayang 2 jp 2 jp 2 jp ▪ Beriman, bertakwa kepada Tuhan yang Maha Esa dan berakhlak mulia, ▪ Berpikir kritis,
narasi (cerita w ▪Peserta did memahami p dari teks n wayang) yang ▪Peserta did mengidentifik lagu kreasi ▪Peserta did mengidentifik teks lagu krea Membaca dan Memirsa Peserta didik memahami informasi berupa gagasan, pikiran, pandangan, arahan atau pesan dari berbagai jenis teks deskriptif, narasi, puisi, eksplanasi dan eksposisi (cerkak, cerita wayang, geguritan, pacelathon, tembang kreasi dan macapat) yang beraksara latin dan / atau aksara Jawa, teks visual untuk menemukan makna yang tersurat dan tersirat. Peserta didik menginterpretasikan informasi untuk mengungkapkan simpati, ▪ Peserta di menentukan teks deskript dan tulis ▪ Peserta di menyunting dheskriptif dan tulis ▪ Peserta di membaca ha teks dheskrip ▪ Peserta di mengidentifi bahasa teks p ▪ Peserta di memahami
wayang) dik mampu pesan moral narasi (cerita g disajikan dik mampu kasi jenis -jenis dik mampu kasi struktur asi Teks lagu kreasi 2 jp idik mampu ciri bahasa tif secara lisan idik mampu teks secara lisan idik mampu asil suntingan ptif idik mampu fikasi unsur profil tokoh idik mampu isi teks profil Teks dheskriptif Teks profil tokoh 4 jp 2 jp Berpikir kritis Mandiri Bergotong royong
kepedulian, empati atau pendapat pro dan kontra secara santun (unggahungguh / tata krama) dari teks visual. Peserta didik mampu mengeksplorasi dan mengevaluasi berbagai topik aktual yang dibaca dan dipirsa tokoh ▪ Peserta di membaca dengan m unggah-ungg ▪ Peserta di mengidentifi bahasa teks wayang) ▪ Peserta di memahami i (cerita waya ▪ Peserta di menemukan teks nara wayang) ▪Peserta did mengidentifik bahasa teks la ▪Peserta did menjelaskan dari teks lagu Berbicara dan Mempresentasikan Peserta didik mampu menyampaikan gagasan, pikiran, pandangan, arahan atau pesan untuk tujuan pengajuan usul, pemecahan masalah, dan pemberian solusi secara lisan dalam bentuk monolog dan dialog ▪Peserta menyampaika pemahamanny teks deskrip bahasa Jawa y ▪Peserta did memberikan umpan balik d dan santun
idik mampu teks profil memperhatikan guh basa idik mampu fikasi unsur narasi (cerita idik mampu isi teks narasi ang) idik mampu pesan moral asi (cerita dik mampu kasi unsur agu kreasi dik mampu pesan moral kreasi Teks cerita wayang Teks lagu kreasi 2 jp 2 jp mampu an ya tentang ptif dengan yang santun dik mampu tanggapan / dengan empati Teks dheskriptif 2 jp Bernalar kritis Berkebhinekaan global
logis, kritis, dan kreatif sesuai dengan tata krama. Peserta didik mampu menggunakan dan memaknai kosakata baru yang menggunakan basa rinengga untuk berbicara dan menyajikan gagasan sesuai unggah -ungguh basa. Peserta didik mampu berdiskusi secara aktif, kontributif, efektif, dan santun. Peserta didik mampu menuturkan dan menyajikan ungkapan simpati, empati, peduli, dan penghargaan dalam bentuk teks informatif dan fiksi melalui teks multimoda. Peserta didik mampu mengungkapkan dan mempresentasikan berbagai topik aktual secara kritis. ▪ Peserta did menyampaika pendapatnya teks profil tok ▪ Peserta did menceritakan secara lisan ▪ Peserta did mempresentas pendapatnya teks cerita wa ▪ Peserta did mempresentas pendapatnya relevansi isi (cerita wayang ▪Peserta did menyanyikan ▪Peserta did menyampaika pendapatnya teks lagu krea ▪Peserta did mengungkapk moral teks lag Menulis Peserta didik mampu menulis gagasan, pikiran, pandangan, ▪ Peserta di menulis teks
dik mampu an tentang isi koh dik mampu profil tokoh dik mampu sikan tentang isi ayang dik mampu sikan tentang teks narasi g ) dik mampu lagu kreasi dik mampu an tentang isi asi dik mampu kan pesan gu kreasi Teks profil tokoh Teks cerita wayang Teks lagu kreasi 2 jp 2 jp 4 jp idik mampu s deskriptif Teks dheskriptif 2 jp Mandiri Kreatif
arahan atau pesan tertulis untuk berbagai tujuan secara logis, kritis, dan kreatif menggunakan huruf latin dan aksara Jawa. Peserta didik mampu menyampaikan ungkapan rasa simpati, empati, peduli, dan pendapat pro/kontra sesuai unggah - ungguh basa / tata krama dalam memberikan penghargaan secara tertulis dalam teks multimoda. Peserta didik mampu menulis dan mengembangkan kosakata baru dengan menggunakan basa rinengga untuk menyajikan sesuai unggah - ungguh basa. Peserta didik mampu menulis berdasarkan fakta, pengalaman, imajinasi secara indah dan menarik dalam bentuk gancaran, geguritan serta tembang macapat menggunakan kosa kata secara kreatif ▪ Peserta did menulis teks menggunakan sesuai kaidah ▪ Peserta did menulis tentang relev narasi (cerita w ▪Peserta did menulis krea kreasi
dik mampu profil tokoh n bahasa Jawa dik mampu pendapatnya vansi isi teks wayang) dik mampu atif teks lagu Teks profil tokoh Teks cerita wayang Teks lagu kreasi 2 jp 2 jp 2 jp Bernalar krisis
FASE Semester 2 : ELEMEN CAPAIAN PEMBELAJARAN BERDASARKAN ELEMEN TUJUAN Menyimak Peserta didik mampu menganalisis dan memaknai informasi berupa gagasan, pikiran, perasaan, pandangan, arahan, atau pesan yang tepat dari berbagai jenis teks (nonfiksi dan fiksi ) audiovisual dan aural dalam bentuk monolog, dialog, dan gelar wicara. Peserta didik mampu mengeksplorasi dan mengevaluasi berbagai informasi dari topik aktual yang didengar. ▪ Peserta mengide gegurita ▪ Peserta menjela gegurita ▪ Peserta menjela ▪ Peserta mengide teks tem ▪ Peserta mengide teks tem ▪ Peserta mengi penuli pasang sandha kalima Jawa ▪ Peserta
D KELAS VII PEMBELAJARAN MATERI ALOKASI WAKTU PROFIL PELAJAR PANCASILA didik mampu entifikasi ciri-ciri an didik mampu askan struktur teks an didik mampu askan isi geguritan didik mampu entifikasi paugeran mbang macapat didik mampu entifikasi struktur mbang macapat a didik mampu dentifikasi san aksara gan dan angan swara pada at sederhana aksara didik mampu Geguritan Tembang macapat Paugeran Aksara jawa Crita rakyat 2 jp 2 jp 2 jp 2 jp Bertakwa kepada Tuhan YME dan berakhlak mulia Bernalar kritis
mengide cerita ra ▪ Peserta menjela cerita ra ▪ Peserta menjela rakyat ▪ Peserta menemu isi teks Membaca dan Memirsa Peserta didik memahami informasi berupa gagasan, pikiran, pandangan, arahan atau pesan dari berbagai jenis teks deskriptif, narasi, puisi, eksplanasi dan eksposisi (cerkak, cerita wayang, geguritan, pacelathon, tembang kreasi dan macapat) yang beraksara latin dan / atau aksara Jawa, teks visual untuk menemukan makna yang tersurat dan tersirat. Peserta didik menginterpretasikan informasi untuk mengungkapkan simpati, kepedulian, empati atau pendapat pro dan kontra secara santun (unggah-ungguh / tata krama) dari teks visual. Peserta didik mampu mengeksplorasi dan mengevaluasi berbagai topik aktual yang dibaca dan dipirsa ▪Peserta mengide bahasa t ▪Peserta membac ▪ Peserta membac macapat ▪ Peserta membac tembang ▪ Peserta membac beraksar tepat ▪ Peserta mengan kebahas
entifikasi jenis teks akyat didik mampu askan struktur teks akyat didik mampu askan isi teks cerita didik mampu ukan pesan moral cerita rakyat didik mampu entifikasi unsur teks geguritan didik mampu ca indah geguritaan didik mampu ca notasi tembang t didik mampu ca syair / gancaran g macapat didik mampu ca kalimat ra jawa dengan didik mampu nalisis unsur saan teks cerita Geguritan Tembang macapat Paugeran Aksara jawa Crita rakyat 2 jp 4 jp 4 jp 2 jp Bernalar kritis mandiri
rakyat ▪ Peserta menjela teks cer Berbicara dan Mempresentasikan Peserta didik mampu menyampaikan gagasan, pikiran, pandangan, arahan atau pesan untuk tujuan pengajuan usul, pemecahan masalah, dan pemberian solusi secara lisan dalam bentuk monolog dan dialog logis, kritis, dan kreatif sesuai dengan tata krama. Peserta didik mampu menggunakan dan memaknai kosakata baru yang menggunakan basa rinengga untuk berbicara dan menyajikan gagasan sesuai unggahungguh basa. Peserta didik mampu berdiskusi secara aktif, kontributif, efektif, dan santun. Peserta didik mampu menuturkan dan menyajikan ungkapan simpati, empati, peduli, dan penghargaan dalam bentuk teks informatif dan fiksi melalui teks multimoda. Peserta didik mampu mengungkapkan dan mempresentasikan berbagai topik aktual secara kritis. ▪ Peserta menjela gegurita ▪ Peserta menjela gegurita ▪ Peserta menjela macapat ▪ Peserta menjela tentang tembang ▪ Peserta menjela penggun pasanga swara sederhan ▪ Peserta member terhadap ▪ Peserta mempre
didik mampu askan pesan moral ita rakyat didik mampu askan isi teks an didik mampu askan relevansi isi an didik mampu askan isi tembang t didik mampu askan pendapatnya relevansi isi g macapat didik mampu askan paugeran naan aksara an dan sandhangan pada kalimat na berhuruf jawa didik mampu rikan tanggapan p hasil presentasi didik mampu esentasikan ide dan Geguritan Tembang macapat Paugeran Aksara jawa Crita rakyat 2 jp 2 jp 2 jp 2 jp Berpikir kritis Berkebinekaan global Gotong -royong
gagasan relevans rakyat ▪ Peserta member dengan Menulis Peserta didik mampu menulis gagasan, pikiran, pandangan, arahan atau pesan tertulis untuk berbagai tujuan secara logis, kritis, dan kreatif menggunakan huruf latin dan aksara Jawa. Peserta didik mampu menyampaikan ungkapan rasa simpati, empati, peduli, dan pendapat pro/kontra sesuai unggah - ungguh basa / tata krama dalam memberikan penghargaan secara tertulis dalam teks multimoda. Peserta didik mampu menulis dan mengembangkan kosakata baru dengan menggunakan basa rinengga untuk menyajikan sesuai unggah - ungguh basa. Peserta didik mampu menulis berdasarkan fakta, pengalaman, imajinasi secara indah dan menarik dalam bentuk gancaran, geguritan serta tembang macapat menggunakan kosa kata secara kreatif ▪ Peserta menulis tema ▪ Peserta mengara macapat ▪ Peserta menulis dengan mengan pasanga sesuai p ▪ Peserta menyam gagasan moral teks cer kehidup
nnya terhadap si isi teks cerita didik mampu rikan tanggapan santun didik mampu s geguritan sesuai didik mampu ang tembang t sesuai kaidah didik mampu s kalimat sederhana aksara jawa yang ndung aksara an dan sandhangan paugeran didik mampu mpaikan nnya tentang pesan dan relevansi isi rita rakyat dengan pan Geguritan Tembang macapat Paugeran Aksara jawa Crita rakyat 2 jp 2 jp 4 jp 2 jp Berpikir kritis Kreatif mandiri
17 MODUL AJAR BAHASA JAWA KELAS VII (Teks Deskriptif) No. Komponen Deskripsi 1 Informasi Umum Perangkat Ajar Nama Penyusun Nama Institusi Tahun Penyusunan Perangkat Ajar Jenjang Sekolah Kelas Alokasi Waktu Winarti, S.S. SMPN 2 Semen 2022 SMP VII 10 Jam Pelajaran (JP) = 10 x 40 menit = 400 menit 2 Tujuan Pembelajaran Fase Capaian Pembelajaran (CP) Elemen/Domain CP Tujuan Pembelajaran Konsep Utama dan Essential Question(s) Pengetahuan dan/atau Keterampilan atau Kompetensi Prasyarat Fase D Menyimak-Membaca dan memirsa-Berbicara dan mempresentasikan-menulis Peserta didik mampu memahami, mengolah, dan menginterpretasikan, dan menganalisis informasi berbagai jenis teks (nonfiksi dan fiksi) audiovisual dan aural dalam bentuk monolog, dialog, gelar wicara, teks deskripsi, barasi, puisi, eksplanasi dan eksposisi (cerkak, cerita wayang, geguritan, pacelathon, tembang macapat) yang beraksara latin dan akasara Jawa. Teks tanggapan deskriptif Struktur teks tanggapan deskriptif secara lisan dan tulis Ciri bahasa teks tanggapan deskriptif secara lisan dan tulis Isi teks hasil tanggapan deskriptif secara lisan dan tulis Teknik menyunting Teknik membaca Mengetahui teks deskripsi Memahami isi teks deskripsi Menulis teks deskriptif 3 Profil Pelajar Pancasila Profil Pelajar Pancasila yang berkaitan 1. Bergotong royong Kolaborasi: menerima dan melaksanakan tugas serta peran yang diberikan kelompok dalam sebuah kegiatan bersama dan memahami informasi sederhana dari orang lain dan menyampaikan informasi sederhana kepada orang lain menggunakan kata-katanya sendiri. Persepsi Sosial: Mengenali berbagai reaksi orang lain di lingkungan sekitar dan penyebabnya. 2. Berpikir kritis
18 Mengidentifikasi, mengklarifikasi dan mengolah informasi dan gagasan 2. Kreatif Menghasilkan gagasan orisinal: Menggabungkan beberapa gagasan menjadi ide atau gagasan imajinatif yang bermakna untuk mengekspresikan pikiran dan/atau perasaannya. 4 Sarana dan Prasarana Fasilitas Lingkungan Belajar Catatan Tambahan 1. HP 2. LCD 3. Buku Kirtya Basa Jawa kelas VII 4. LK 5. Majalah berbahasa Jawa Kelas, dan luar kelas (Wisata di sekitar tempat tinggal/sekolah) Bila siswa tidak memiliki HP bisa gabung dengan teman dalam satu kelompok 5 Target Peserta Didik Kategori Peserta Didik Siswa reguler 6 Jumlah Peserta Didik Maksimum 36 siswa per kelas 7 Ketersediaan Materi Pengayaan (untuk siswa berpencapaian tinggi) Alternatif Penjelasan, Metode, atau Aktivitas (untuk siswa yang sulit memahami konsep) Ada Ada 8 Model Pembelajaran Tatap Muka Catatan : Kegiatan pembelajaran ini dilakukan didalam dan diluar ruang 9 Asesmen Target Penilaian Jenis Asesmen Individu dan Kelompok Penugasan dan Produk 10 Kegiatan Pembelajaran Utama Pengaturan Siswa Metode 1. Berpasangan 2. Berkelompok 1. Penugasan 2. Demonstrasi 3. Simulasi 11 Materi Ajar, Alat, dan Bahan Materi atau Sumber Pembelajaran Utama Alat dan Bahan Buku paket kirtya basa Majalah berbahasa Jawa Materi lain dari internet Laptop HP
19 Perkiraan biaya Spidol Warna Kertas Proyektor LCD Papan Tulis - 12 Persiapan Pembelajaran Langkah-langkah Pertemuan 1 Guru menyiapkan komputer, speaker, dan sambungkan ke link youtube Guru menyiapkan materi ajar (struktur teks tanggapan deskriptif) Guru mengunduh materi dari internet. Guru menuliskan kalimat pertanyaan dan jawaban secara lisan tentang teks deskripsi. Pertemuan 2 Guru menyiapkan kertas berupa gambar peta konsep dari materi yang akan disampaikan (swara jejeg/swara miring) Guru memberikan pertanyaan tentang inti sari materi pelajaran unsur kebahasaan teks tanggapan deskriptif Pertemuan 3 Guru menyiapkan kertas berupa gambar peta konsep dari materi yang akan disampaikan (jinis tembung) Guru memberikan pertanyaan tentang inti sari materi pelajaran unsur kebahasaan teks tanggapan deskriptif Pertemuan 4 Guru menyajikan materi teknik menyunting teks Guru bertanya jawab tentang materi yang akan disampaikan Guru membentuk kelompok dan memberikan penugasan Pertemuan 5 Guru menyajikan tayangan tentang tempat wisata Gunung klothok Guru menyajikan teks tanggapan deskriptif tentang wisata gunung Klothok Guru membentuk kelompok dan memberikan penugasan kelompok merancang pembuatan teks tanggapan deskriptif dari tempat wisata yang dipilih untuk dikunjungi 13 Urutan Kegiatan Pembelajaran Pertemuan 1 Apersepsi (5 menit) 1. Salam, Berdoa, presensi dan apersepsi 2. Guru menyiapkan peserta didik secara psikis dan fisik untuk mengikuti proses pembelajaran. 3. Guru memberi motivasi belajar siswa secara kontekstual sesuai manfaat dan aplikasi materi ajar dalam kehidupan sehari-hari. 4. Guru menyampaikan tujuan pembelajaran dan kompetensi dasar yang akan dicapai. 5. Guru menyampaikan cakupan materi dan uraian kegiatan sesuai silabus.
20 Kegiatan Inti (30 menit) 1. Siswa bersama kelompoknya mengamati tayangan tempattempat wisata di sekitar sekolah (Goa Maria Puhsarang) berupa video dan teks 2. Siswa bersama kelompoknya bertanya jawab tentang tayangan yang diamati dengan menggunakan pertanyaan 5 W dan H dengan menggunakan bahasa jawa ngoko (kepada teman) dan krama (kepada guru) – gotong royong 3. Siswa bersama kelompoknya mengidentifikasi bagian dari struktur teks tanggapan deskriptif - Berpikir kritis 4. Masing-masing kelompok mempresentasikan hasil pekerjaan kelompok 5. Semua kelompok membuat tanggapan dari presentasi kelompok yang tampil baik secara lisan atau tulis dengan menggunakan bahasa Jawa yang santun - kreatif Penutup (5 menit) 1. Guru bersama peserta didik melakukan refleksi. 2. Peserta didik dan guru mereview hasil kegiatan pembelajaran. Guru memberi reward (penghargaan) kepada kelompok yang memiliki kinerja baik. 3. Pemberian tugas untuk mencari tempat-tempat wisata di kediri dari youtube/internet dan menuliskan ceritanya berupa teks/video/pesan suara Pertemuan 2 Apersepsi (5 menit) 1. Salam, Berdoa, Presensi dan apresepsi 2. Peserta didik disiapkan guru secara psikis dan fisik untuk mengikuti proses pembelajaran. 3. Siswa memiliki motivasi belajar secara kontekstual sesuai manfaat dan aplikasi materi ajar dalam kehidupan seharihari. 4. Tujuan pembelajaran dan kompetensi dasar yang akan dicapai disampaikan oleh guru. 5. Guru menyampaikan cakupan materi dan uraian kegiatan sesuai silabus. Kegiatan Inti (30 menit) 1. Guru menempel peta konsep berupa aksara swara jejeg/miring di papan tulis, siswa mengamati 2. Guru dan siswa bertanya jawab tentang kata-kata yang tersaji di peta konsep-berpikir kritis 3. Siswa diminta membentuk kelompok dan masing-masing kelompok menuliskan penjelasan dari aksara swara dalam kata/tembung yang tertulis di peta konsep – gotong royong 4. Perwakilan kelompok maju presentasi dari hasil kerja kelompok dengan menempelkan kertas manila hasil pekerjaan kelompok secara tulis / menyampaikan secara lisan hasil kerja kelompok - kreatif 5. Hasil pekerjaan yang sudah dipresentasikan ditempel di papan tulis/ tempelan kertas karton di beberapa sudut kelas
21 6. Semua siswa melakukan tes self asesmen dan penilaian antar teman dari proses belajar yang sudah dilakukan Penutup (5 menit) 1. Peserta didik dan guru melakukan refleksi 2. Peserta didik dan guru menyimpulkan hasil pembelajaran. 3. Guru memberi reward (penghargaan) kepada kelompok yang memiliki kinerja baik. 4. Guru memberikan penugasan mandiri dengan membuat kalimat sederhana dengan menggunakan jinis tembung yang sudah dipelajari Pertemuan 3 Apersepsi (5 menit) 1. Salam, Berdoa, presensi dan apersepsi 2. Peserta didik disiapkan guru secara psikis dan fisik untuk mengikuti proses pembelajaran. 3. Siswa memiliki motivasi belajar secara kontekstual sesuai manfaat dan aplikasi materi ajar dalam kehidupan seharihari. 4. Tujuan pembelajaran dan kompetensi dasar yang akan dicapai disampaikan oleh guru. 5. Guru menyampaikan cakupan materi dan uraian kegiatan sesuai silabus. Kegiatan Inti (30 menit) 1. Guru menempel peta konsep berupa jinis tembung di papan tulis, siswa mengamati 2. Guru dan siswa bertanya jawab tentang kata-kata yang tersaji di peta konsep-berpikir kritis 3. Siswa diminta membentuk kelompok dan masing-masing kelompok menuliskan penjelasan dari jenis kata yang tertulis di peta konsep – gotong royong 4. Perwakilan kelompok maju presentasi dari hasil kerja kelompok dengan menempelkan kertas manila hasil pekerjaan kelompok secara tulis / menyampaikan secara lisan hasil kerja kelompok - kreatif 5. Hasil pekerjaan yang sudah dipresentasikan ditempel di papan tulis/ tempelan kertas karton di beberapa sudut kelas 6. Semua siswa melakukan tes self asesmen dan penilaian antar teman dari proses belajar yang sudah dilakukan Penutup (5 menit) 1. Peserta didik dan guru melakukan refleksi 2. Peserta didik dan guru menyimpulkan hasil pembelajaran. 3. Guru memberi reward (penghargaan) kepada kelompok yang memiliki kinerja baik. 4. Guru memberikan penugasan mandiri dengan membuat kalimat sederhana dengan menggunakan jinis tembung yang sudah dipelajari Pertemuan 4 Apersepsi (5 menit) 1. Salam, Berdoa, presensi dan apersepsi
22 2. Peserta didik disiapkan guru secara psikis dan fisik untuk mengikuti proses pembelajaran. 3. Siswa memiliki motivasi belajar secara kontekstual sesuai manfaat dan aplikasi materi ajar dalam kehidupan seharihari. 4. Tujuan pembelajaran dan kompetensi dasar yang akan dicapai disampaikan oleh guru. 5. Guru menyampaikan cakupan materi dan uraian kegiatan sesuai silabus. Kegiatan Inti (30 menit) 1. Guru menyajikan percakapan oleh model, siswa mengamati dan mencatat dialog yang disajikan 2. Guru dan siswa bertanya jawab tentang penulisan kosa kata baku bahasa jawa-berpikir kritis 3. Siswa diminta membentuk kelompok dan masing-masing kelompok menuliskan penjelasan dari kesalahan penulisan kata / tembung dalam teks yang disajikan – gotong royong 4. Perwakilan kelompok maju presentasi dari hasil kerja kelompok dengan lisan / tulis - kreatif 5. Hasil pekerjaan yang sudah dipresentasikan ditempel di papan tulis/ tempelan kertas karton di beberapa sudut kelas 6. Semua siswa melakukan tes self asesmen dan penilaian antar teman dari proses belajar yang sudah dilakukan Penutup (5 menit) 1. Peserta didik dan guru melakukan refleksi 2. Peserta didik dan guru menyimpulkan hasil pembelajaran. 3. Guru memberi reward (penghargaan) kepada kelompok yang memiliki kinerja baik. 4. Guru memberikan penugasan kelompok untuk berwisata di dekat tempat tinggalnya Pertemuan 5 Apersepsi (5 menit) 1. Salam, Berdoa, Presensi dan apersepsi 2. Peserta didik disiapkan guru secara psikis dan fisik untuk mengikuti proses pembelajaran 3. Siswa memiliki motivasi belajar secara kontekstual sesuai manfaat dan aplikasi materi ajar dalam kehidupan seharihari. 4. Tujuan pembelajaran dan kompetensi dasar yang akan dicapai disampaikan oleh guru. 5. Guru menyampaikan cakupan materi dan uraian kegiatan sesuai silabus. Kegiatan Inti (30 menit) 1. Guru menyajikan teks tanggapan deskriptif tentang salah satu tempat wisata di sekitar sekolah berupa PDF di HP siswa 2. Guru dan siswa bertanya jawab tentang isi dan teknik penyusunan teks deskripsi-berpikir kritis 3. Siswa diminta membentuk kelompok dan masing-masing kelompok merancang hingga menuliskan hasil penugasan
23 sebelumnya berkunjung ke tempat wisata sekitar tempat tinggal – gotong royong 4. Perwakilan kelompok maju presentasi dari hasil kerja kelompok dengan lisan / tulis - kreatif 5. Hasil pekerjaan yang sudah dipresentasikan dikumpulkan sebagai portofolio 6. Semua siswa melakukan pos tes dari hasil belajar (Qizziz) Penutup (5 menit) 1. Peserta didik dan guru melakukan refleksi 2. Peserta didik dan guru menyimpulkan hasil pembelajaran. 3. Guru memberi reward (penghargaan) kepada kelompok yang memiliki kinerja baik. 4. Guru menyampaikan materi pembelajaran pertemuan berikutnya 14 Refleksi Guru Pertanyaan Kunci Manajemen kelas: a. Apakah semua siswa aktif berkegiatan? b. Apakah pembagian waktunya cukup? c. Apakah siswa yang memiliki hambatan ketika berkegiatan, dapat teratasi dengan baik (kembali berkegiatan dan mengikuti prosesnya) d. Apakah metode pembelajaran yang digunakan sudah tepat? e. Adakah metode pembelajaran lain yang lebih tepat untuk kegiatan pembelajaran ini? f. Apakah menemukan kendala lainnya? g. Adakah strategi lain untuk menjawab kendala yang timbul? Ketercapaian kompetensi: a. Apakah semua siswa mampu mencapai kompetensi yang diharapkan? b. Apakah semua siswa mampu mengikuti proses kegiatan belajar dengan baik? c. Adakah perubahan sikap dan keterampilan siswa selama proses kegiatan belajar? 15 Kriteria Pengukuran Ketercapaian Tujuan Pembelajaran dan Asesmen (Asesmen Formatif) Penilaian Kompetensi atau Kemampuan serta Pengetahuan Cara Melakukan Asesmen Kriteria Penilaian Produk Siswa 1. Siswa mampu memberikan respon dan melakukan Tindakan terhadap materi pelajaran. 2. Siswa mampu memberikan respon dalam menjawab pertanyaan seputar materi pelajaran. 3. Siswa mampu memahami semua materi pelajaran yang diberikan dengan baik. Penugasan dan performa Kualitatif 1. Mencapai tujuan pembelajaran jika hasil siswa minimal 80. 2. Belum mencapai tujuan pembelajaran jika hasil siswa di bawah 80 16 Refleksi Siswa Pertanyaan Kunci a. Apakah kamu suka dengan kegiatan pembelajaran ini? b. Adakah hal menarik lainnya?
24 c. Cara belajar yang bagaimana yang paling membantumu dalam mempratekkan pembelajaran? d. Kesulitan apa saja yang kamu temui dalam belajar Unggah -ungguh basa? e. Apakah kamu menemukan kesulitan dalam memahami instruksi/perintah? f. Bagaimana kamu dapat terus mempraktikkan keterampilan ini? 17 Daftar Pustaka Buku Paket Kirtya Basa VII Majalah Jaya Baya Majalah Panyebar Semangat Google 18 Lembar Kerja Siswa 5 lembar 19 Bahan Bacaan Siswa Buku Paket Kirtya Basa VII, Majalah Jaya Baya, Majalah Panyebar Semangat, Google 20 Bahan Bacaan Guru Buku Paket Kirtya Basa VII, Majalah Jaya Baya, Majalah Panyebar Semangat, Google 21 Materi Pengayaan (untuk siswa berpencapaian tinggi) Materi pelajaran yang lebih luas dan lebih rumit model analisa 22 Materi Tambahan (untuk siswa yang sulit memahami konsep) Materi pelajaran yang lebih sederhana dan mudah dimengerti Kediri, 17 Juli 2023 Mengetahui Guru Mata Pelajaran Kepala Sekolah SMP N Lampiran : Modul 1 https://drive.google.com/file/d/1P4lqPuvAfBq2pX1pIjDw7SzaBvfx-C3J/view?usp=sharing MODUL 2 UNSUR BASA TEKS TANGGAPAN DHESKRIPTIF
25 Oleh: Winarti, S.S. PENDAHULUAN Modul 2 ini adalah modul yang berisi materi Unsur Bahasa Teks Tanggapan Dheskriptif, kelanjutan dari materi pada minggu kemarin. Pada pembelajaran ini kalian diharapkan dapat : 1. Menentukan ciri bahasa yang digunakan pada teks tanggapan dheskriptif 2. Menyunting teks tanggapan dheskriptif berupa ejaan yang benar dari kosa kata yang digunakan.. KEGIATAN PEMBELAJARAN : Kepriye ciri/titikane basa sing digunakake ing Teks Tanggapan Dheskriptif? Unsur basa yaiku tetembungan kang kanggo ndhapuk ukara ing teks tanggapan dheskriptif Unsur basa teks tanggapan dheskriptif : 1. Swara jejeg lan swara miring 2. Jinise tembung 3. Unggah-ungguh basa Minggu iki pasinaon mligi/mung nyinaoni swara jejeg lan swara miring. Cirine unsur basa kang arupa swara jejeg lan swara miring kaya tuladha ing ngisor iki: Swara (vocal) Jejeg Miring a Aja, tawa, bata , mata, sada, gawa Sawah, aku, anak, tampah i Iki, siti, siji, niki, suwi Ing, jarit, sawit, wajik, u Tuku, sapu, duku, biru Liwung, mung, sarung, jagung, e Tape, sate, enak, seje Tuwek, sewek, elek, mewek e (pepet) Temu, telu, gelem, pelem, merem o Soto, toko, loro Tawon, uwong, jagong, bolong, jingklong Pepeling : 1. Tembung ing diucapake kaya swara o durung mesthi kudu ditulis nganggo aksara vocal o. titikane : yen tembung mau diweneni panambang -e/ -ne/-ake tulisane malih dadi a miring/ u miring, mula aksara vocal o mau kudune sing bener ditulis a / u Tuladha: budaya (a-jejeg) ora kena ditulis budoyo amarga yen diwenehi panambang -ne pamacane dadi budayane ( a- miring). Mula sing bener ditulis budaya Jagung ( u miring) ora kena ditulis jagong amarga yen diwenehi panambang -e pamacane dadi jagunge (u jejeg). Mula sing bener ditulis jagung 2. Tembung sing diucapake kaya swara e durung mesthi ditulis nganggo vocal e. titikane yen tembung mau diwenehi panambang -e/-ne/-ake tulisane malih dadi i miring mula aksara vocal mau sing bener kudu ditulis i. Tuladha: jarit (i miring) ora kena ditulis jaret amarga yen diwenehi panambang -e pamacane dadi jarite. Mula sing bener ditulis jarit MODUL 3 UNSUR BASA TEKS TANGGAPAN DHESKRIPTIF
26 Oleh: Winarti, S.S. PENDAHULUAN Modul 3 ini adalah modul yang berisi materi Unsur Bahasa Teks Tanggapan Dheskriptif, kelanjutan dari materi pada minggu kemarin. Pada pembelajaran ini kalian diharapkan dapat : 3. Mengetahui jinis tembung yang digunakan pada teks tanggapan dheskriptif 4. Mengidhentifikasi jinis tembung dalam kalimat/ukara. KEGIATAN PEMBELAJARAN : Jinis tembung ing basa Jawa apa wae? Tembung = kata Ukara = kalimat Wanda = suku kata Jinis tembung ing basa Jawa kaperang dadi 10, yaiku: 1. Tembung aran, yaiku tembung sing nerangake sakabehe jenenge barang utawa sing dianggep barang Tuladha: meja, kursi, paying, pariwisata, kabudayan, lsp. 2. Tembung kriya, yaiku tembung sing nerangake nglakoni pegaweyan Tuladha : nyapu, ngumbah, nulis, mbathik, lsp. 3. Tembung kahanan (sifat), yaiku tembung sing nerangake watak, sipat lan kahanane samubarang Tuladha: adoh, sugih, luwe, cethil, lsp. 4. Tembung katrangan, yaiku tembung sing nerangake tembung aran, tembung kriya lan tembung kahanan. Tuladha: sesuk, mengko, wis, durung, isih, lsp. 5. Tembung wilangan, yaiku tembung sing nerangake cacahe utawa jumlahe barang lan pepangkatan. Tuladha : siji, rong kilo, akeh, saithik, seprapat, lsp. 6. Tembung sesulih, yaiku tembung sing dadi sesulih utawa gantine wong, barang, utawa sing dianggep barang Tuladha: aku, kowe, panjenengan, slirane, dheweke, iki, kuwi, kae 7. Tembung ancer-ancer, yaiku tembung sing kanggo nyambung tembung kriya karo panggonan. Tuladha: ing, saka, menyang, lsp 8. Tembung panggandheng, yaiku tembung sing dienggo nggandheng loro gagasan utawa luwih. Tuladha: lan, karo, banjur, sanajan, mula, lsp. 9. Tembung panyilah, yaiku tembung sing dienggo menehi sesilah/sebutan, utawa sandhangane tembung aran sing wis genah. Tuladha: sang, si, para, lsp. 10. Tembung panguwuh, yaiku tembung sing nerangake rasa-pangrasa. Yaiku: wah, adhuh, biyuh, lho, lsp. Gladhen : Udhalen ukara iki manut jinise tembung ! 1. Bapak ngasta duren montong loro.
27 2. Pak Lurah rekresi menyang Surabaya karo para warga Wangsulan gladhen : 1. Bapak ngasta duren montong loro. Yen diudhal manut jinise tembung : Bapak = tembung aran Ngasta = tembung kriya Duren montong = tembung aran Loro = tembung wilangan 2. Pak lurah rekreasi menyang Surabaya karo para warga. Yen diudhal manut jinise tembung : Pak lurah = tembung aran Rekreasi = tembung kriya Menyang = tembung ancer-ancer Karo = tembung panggandheng Para = tembung panyilah Warga = tembung aran MODUL 4 MENELAAH DAN MENYIMPULKAN ISI TEKS TANGGAPAN DHESKRIPTIF Oleh: Winarti, S.S. PENDAHULUAN Modul 4 ini berisi materi tentang cara menelaah dan menyimpulkan isi teks tanggapan dheskriptif. Secara spesifik setelah mempelajari modul 4 ini kalian diharapkan dapat : 1. Menelaah teks tenggapan dheskriptif 2. Menyimpulkan isi teks tanggapan dheskriptif. https://drive.google.com/file/d/1ShC6Wbu_pBLLkX_O4E3Kkw_L6Mg1N84m/view? usp=sharing KEGIATAN PEMBELAJARAN : Kepriye carane nelaah/nintingi Teks Tanggapan Dheskriptif ? Sawise padha nyinaoni materi struktur teks lan unsur basa teks tanggapan dheskriptif ing minggu-minggu kepungkur, ayo saiki nyinaoni carane nelaah/nintingi teks tanggapan dheskriptif. Nelaah / nintingi teks Dheskriptif, yaiku nglakoni tugas / gawe tintingan utawa telaah teks tanggapan dheskriptif adhedhasar struktur teks. Carane nintingi teks tanggapan dheskriptif adhedhasar struktur teks yaiku kanthi ngurutake isine teks tanggapan dheskriptif manut bagean-bagean struktur teks tanggapan dheskriptif kang runtut. Struktur teks tanggapan dheskriptif diwiwiti saka bagean idhentifikasi, klasifikasi, dheskripsi bagean. Tujuane nelaah/nintingi teks tanggapan dheskriptif mligine supaya para maos bisa mahami isine teks kanthi runtut lan gampang dingerteni. GLADHEN/LATIHAN : Sadurunge nggarap tugas 4 coba iki ana tuladha carane nintingi teks tanggapan dheskriptif !
28 Teks tanggapan dheskriptif “ WISATA ALAM DESA JUGO” iki durung runtut salaras karo struktur teks tanggapan dheskriptif, coba urutna ! Nomer Ukara ......... Saurute dalan tumuju menyang desa Jugo, sesawangane banget nengsemake. Wit-witan ijo royo-royo ing perenge gunung Wilis ndadekake para wisatawan sengsem. ......... Anane desa wisata ing Kabupaten Kediri kaya sing ana desa Jugo mau pranyata wis bisa ningkatake ekonomine para warga desa Jugo, uga bisa luwih ngenalake kaendahane kutha Kediri marang para wisatawan domestik uga manca. Bisa dadi inspirasi kanggone desa-desa liyane supaya gelem kreatif mbangun desane kanthi ngupaya ngangkat potensi sing ana ing desane ......... Wisata alam yaiku papan wisata kang nyuguhake kaendahane alam marang para wisatawan/pengunjung. Desa Jugo Kec. Mojo, Kab. Kediri dumunung ing papan dhuwur udakara 1200 meter saka lumahing segara. Saka alun-alun kutha Kediri kurang luwih 25 kilometer. ......... Saliyane kaendahane sesawangan uga katentreman mligi swasana ing desa, Jugo uga nyuguhake sumanake para wargane sing isih ngugemi gotong royong utawa sayan nalika tangga teparo duwe gawe, njaga srawung karo kabeh wargane, uga njaga lingkungane. ......... Desa Jugo sing baku uga nyuguhake wisata alam yaiku grojogan Irenggolo, Dolo, wisata methik strawberry, tracking menyang puncake Wilis utawa sepedha down hill. Saliyane iku pamarintah desa Jugo bebarengan Perhutani lagi nyepakake wisata grojogan Gayungan sing bakal direkmekake. ......... Saliyane grojogan Irenggala uga ana wisata pethik strawberry ing laladan wisata Besuki, nangin para wisatawan mau wis or kudu mbayar karcis maneh. Panggonane pas sisih kiwa dalan ing antarane kantor siaran TV, Berry Farm duweke Wawan minangka siji-sijine kebun strawberry ing Kediri. Fasilitas sing disedhiyakake Berry Farm arupa warung lesehan, sing dikupengi blumbang iwak. Ana uga paket wisata edukasi arupa pelatihan nandur lan ngolah tanduran strawberry, nanging kudu mbayar Rp. 50.000,- ......... Grajogan Irenggala ana ing dusun Besuki, yen ana wong sing arep mlebu wisata Irenggala kudu mbayar karcis Rp. 5.000,- (dewasa), lan Rp. 4.000,- (bocah cilik) iku nek dina Senin nganti Jum’at, nanging yen ngepasi dina Sabtu/Minggu/dina prei karcise mundhak Rp. 7.000 (dewasa), lan Rp. 5.000,- (bocah cilik). WANGSULAN : Teks tanggapan dheskriptif mau yen diurutne salaras karo struktur teks, yaiku kanthi urutan nomer : 2,7,1,3,4,6,5. Yen ditulis jangkep kaya iki : WISATA ALAM DESA JUGO Wisata alam yaiku papan wisata kang nyuguhake kaendahane alam marang para wisatawan/pengunjung. Desa Jugo Kec. Mojo, Kab. Kediri dumunung ing papan dhuwur IDHENTIFIKASI
29 udakara 1200 meter saka lumahing segara. Saka alun-alun kutha Kediri kurang luwih 25 kilometer. Saurute dalan tumuju menyang desa Jugo, sesawangane banget nengsemake. Wit-witan ijo royo-royo ing perenge gunung Wilis ndadekake para wisatawan sengsem Saliyane kaendahane sesawangan uga katentreman mligi swasana ing desa, Jugo uga nyuguhake sumanake para wargane sing isih ngugemi gotong royong utawa sayan nalika tangga teparo duwe gawe, njaga srawung karo kabeh wargane, uga njaga lingkungane. Desa Jugo sing baku uga nyuguhake wisata alam yaiku grojogan Irenggolo, Dolo, wisata methik strawberry, tracking menyang puncake Wilis utawa sepedha down hill. Saliyane iku pamarintah desa Jugo bebarengan Perhutani lagi nyepakake wisata grojogan Gayungan sing bakal direkmekake. KLASIFIKASI Grajogan Irenggala ana ing dusun Besuki, yen ana wong sing arep mlebu wisata Irenggala kudu mbayar karcis Rp. 5.000,- (dewasa), lan Rp. 4.000,- (bocah cilik) iku nek dina Senin nganti Jum’at, nanging yen ngepasi dina Sabtu/Minggu/dina prei karcise mundhak Rp. 7.000 (dewasa), lan Rp. 5.000,- (bocah cilik). Saliyane grojogan Irenggala uga ana wisata pethik strawberry ing laladan wisata Besuki, nangin para wisatawan mau wis or kudu mbayar karcis maneh. Panggonane pas sisih kiwa dalan ing antarane kantor siaran TV, Berry Farm duweke Wawan minangka siji-sijine kebun strawberry ing Kediri. Fasilitas sing disedhiyakake Berry Farm arupa warung lesehan, sing dikupengi blumbang iwak. Ana uga paket wisata edukasi arupa pelatihan nandur lan ngolah tanduran strawberry, nanging kudu mbayar Rp. 50.000,- Anane desa wisata ing Kabupaten Kediri kaya sing ana desa Jugo mau pranyata wis bisa ningkatake ekonomine para warga desa Jugo, uga bisa luwih ngenalake kaendahane kutha Kediri marang para wisatawan domestik uga manca. Bisa dadi inspirasi kanggone desa-desa liyane supaya gelem kreatif mbangun desane kanthi ngupaya ngangkat potensi sing ana ing desane. DHESKRIPSI BAGEAN Kepriye carane gawe dudutan kesimpulan isine Teks Tanggapan Dheskriptif ? Carane gawe dudutan/kesimpulan isine teks tanggapan dheskriptif yaiku : 1. Maca kanthi tliti isi teks tanggapan dheskriptif 2. Niteni bab-bab wigati/penting saben paragraf teks tanggapan dheskriptif 3. Nulis ukara pokok/baku saben paragraf 4. Ngrakit/nulis kabeh ukara baku mau kanthi runtut GLADHEN/LATIHAN :
30 Saka isine teks tanggapan dheskriptif “ WISATA ALAM DESA JUGO” ing wangsulan gladhen (nintingi teks tanggapan dheskriptif) gawenen dudutan/kesimpulane ! WISATA ALAM DESA JUGO Wisata alam yaiku papan wisata kang nyuguhake kaendahane alam marang para wisatawan/pengunjung. Desa Jugo Kec. Mojo, Kab. Kediri dumunung ing papan dhuwur udakara 1200 meter saka lumahing segara. Saka alun-alun kutha Kediri kurang luwih 25 kilometer. Saurute dalan tumuju menyang desa Jugo, sesawangane banget nengsemake. Wit-witan ijo royo-royo ing perenge gunung Wilis ndadekake para wisatawan sengsem. Saliyane kaendahane sesawangan uga katentreman mligi swasana ing desa, Jugo uga nyuguhake sumanake para wargane sing isih ngugemi gotong royong utawa sayan nalika tangga teparo duwe gawe, njaga srawung karo kabeh wargane, uga njaga lingkungane. Desa Jugo sing baku uga nyuguhake wisata alam yaiku grojogan Irenggolo, Dolo, wisata methik strawberry, tracking menyang puncake Wilis utawa sepedha down hill. Saliyane iku pamarintah desa Jugo bebarengan Perhutani lagi nyepakake wisata grojogan Gayungan sing bakal direkmekake. Grajogan Irenggala ana ing dusun Besuki, yen ana wong sing arep mlebu wisata Irenggala kudu mbayar karcis Rp. 5.000,- (dewasa), lan Rp. 4.000,- (bocah cilik) iku nek dina Senin nganti Jum’at, nanging yen ngepasi dina Sabtu/Minggu/dina prei karcise mundhak Rp. 7.000 (dewasa), lan Rp. 5.000,- (bocah cilik). Saliyane grojogan Irenggala uga ana wisata pethik strawberry ing laladan wisata Besuki, nangin para wisatawan mau wis or kudu mbayar karcis maneh. Panggonane pas sisih kiwa dalan ing antarane kantor siaran TV, Berry Farm duweke Wawan minangka sijisijine kebun strawberry ing Kediri. Fasilitas sing disedhiyakake Berry Farm arupa warung lesehan, sing dikupengi blumbang iwak. Ana uga paket wisata edukasi arupa pelatihan nandur lan ngolah tanduran strawberry, nanging kudu mbayar Rp. 50.000,- Anane desa wisata ing Kabupaten Kediri kaya sing ana desa Jugo mau pranyata wis bisa ningkatake ekonomine para warga desa Jugo, uga bisa luwih ngenalake kaendahane kutha Kediri marang para wisatawan domestik uga manca. Bisa dadi inspirasi kanggone desa-desa liyane supaya gelem kreatif mbangun desane kanthi ngupaya ngangkat potensi sing ana ing desane. WANGSULAN : Saka isine teks tanggapan dheskriptif mau bisa digawe dudutan/ kesimpulan yaiku : Desa Jugo nduweni wisata alam kang ndadekake para wisatawan padha kesengsem. Ing desa Jugo uga nyuguhake sumanake para wargane anggone urip nengenake gotongroyong lan njaga lingkungane. Wisata alam ing desa Jugo yaiku grojogan Irenggala lan uga ana wisata pethik strawberry kanthi rega karcis kang kalebu murah. Kanthi anane desa wisata kaya desa Jugo mau bisa ngundhakake ekonomine warga desal an bisa ndayani marang desa-desa liyane
31 MODUL 5 NYUNTING TEKS TANGGAPAN DHESKRIPTIF Oleh: Winarti, S.S. PENDAHULUAN Modul 5 ini berisi materi tentang cara menyunting teks tanggapan dheskriptif. Secara spesifik setelah mempelajari modul 5 ini kalian diharapkan dapat : 3. Mengidhentifikasi penulisan kata dan tanda baca yang salah dalam teks tanggapan dheskriptif yang disajikan. 4. Membetulkan penulisan yang salah tersebut berdasarkan aturan yang baku. KEGIATAN PEMBELAJARAN : Kepriye carane nyunting Teks Tanggapan Dheskriptif ? Nyunting teks, yaiku mbenerake panulisan kang kliru lelandhesan wewaton. Carane nyunting teks : 1. Njingglengi teks lan nggoleki panulisan sing kleru, bisa jeneng, panggonan, gelar, ejaan, lan tandha panulisan. 2. Mbenerake panulisan kang kliru lelandhesan wewaton/aturan baku. GLADHEN/LATIHAN : 1. Wacanen teks tanggapan dheskriptif “Pesisir Pulo Merah” kanthi tliti ! 2. Golekana panulise tembung-tembung sing kleru ! 3. Benerna tembung-tembung sing kleru mau ! PESISIR PULO MERAH Pesisir Pulo Merah kang uga diarani Red Island kuwi minangka salah sijine obyek wisata sing kawentar ing kabupaten banyuwangi. Pesisir Pulo Merah saiki dhadhi primadhona wisata ing Banyuwangi. Panggonane ana ing desa Sumberagung, kecamatan pasanggrahan kabupaten Banyuwangi. Pesisir Pulo Merah, yaiku jeneng sing pas kanggo ngarani pesisir sing manggon ing desa Sumberagung kasebot. Di arani pesisir Pulo Merah jalaran wedhi ing sadhawane pesisir rupane semu abang. Saka pesiser nyawang mangidhul katon pulo-pulo seng apik banget. Ing mangsa ketiga pulo-pulo mau yen kena sunare srengenge mantulake cahya warna semu abang, jan nengsemake banget. Apa maneh sesawangan mau didhelen nalika ngancik sore, wayah srengenge meh angslup. Obyek wisata pesisir Pulo Merah pancen nengsemake. Akeh papan sing bisa kanggo senengseneng. Para wisatawan bisa ndheleng endahe pesisir sing resik. Ing kono uga ana event taunan sing rame banget, yaiku selancar. Pengen mundhut oleh-oleh uga ana, panganan khas Banyuwangi lan produk-produk unggulan liyane wis sumadiya ing kios-kios. Mula ora aneh yen pesisir Pulo Merah dadi obyek wisata primadhona ing Banyuwangi.
32 WANGSULAN : No Panulisan sing kleru Panulisan sing bener 1 dhadhi Dadi 2 banyuwangi Banyuwangi 3 pasanggrahan Pasanggrahan 4 kasebot kasebut 5 di arani diarani 6 pesiser pesisir 7 mangidhul mangidul 8 seng sing 9 didheleng dideleng 10 ndheleng ndeleng 11 pengen pengin 12 produk-produk prodhuk-prodhuk Sawise maca lan paham materi ing modul 5 iki, coba garapen tugas 5 ing google form kang awujud quiz ! No. Komponen Deskripsi 1 Informasi Umum Perangkat Ajar Nama Penyusun Nama Institusi Tahun Penyusunan Perangkat Ajar Jenjang Sekolah Kelas Alokasi Waktu 2 Tujuan Pembelajaran Fase Capaian Pembelajaran (CP) Elemen/Domain CP Tujuan Pembelajaran Materi Fase D Menyimak-Membaca dan Memirsa-Berbisara dan presentasikan-Menulis
33 Pengetahuan dan/atau Keterampilan atau Kompetensi Prasyarat 3 Profil Pelajar Pancasila Profil Pelajar Pancasila yang berkaitan 4 Sarana dan Prasarana Fasilitas Lingkungan Belajar Catatan Tambahan 1. 5 Target Peserta Didik Kategori Peserta Didik 6 Jumlah Peserta Didik 7 Ketersediaan Materi Pengayaan (untuk siswa berpencapaian tinggi) Alternatif Penjelasan, Metode, atau Aktivitas (untuk siswa yang sulit memahami konsep) 8 Model Pembelajaran 9 Asesmen Target Penilaian Jenis Asesmen 10 Kegiatan Pembelajaran Utama Pengaturan Siswa Metode 11 Materi Ajar, Alat, dan Bahan Materi atau Sumber Pembelajaran Utama Alat dan Bahan
34 Perkiraan biaya 12 Persiapan Pembelajaran Langkah-langkah 13 Urutan Kegiatan Pembelajaran Pertemuan 1 Pertemuan 2 Pertemuan 3 14 Refleksi Guru Pertanyaan Kunci 15 Kriteria Pengukuran Ketercapaian Tujuan Pembelajaran dan Asesmen (Asesmen Formatif) Penilaian Kompetensi atau Kemampuan serta Pengetahuan Cara Melakukan Asesmen Kriteria Penilaian Produk Siswa 16 Refleksi Siswa Pertanyaan Kunci 17 Daftar Pustaka 18 Lembar Kerja Siswa 19 Bahan Bacaan Siswa 20 Bahan Bacaan Guru 21 Materi Pengayaan (untuk siswa berpencapaian tinggi) 22 Materi Tambahan (untuk siswa yang sulit memahami konsep) Kediri, 17 Juli 2023 Mengetahui, Kepala UPTD SMP _______________ Guru Pengajar
35 ________________ __________________ NIP NIP