Teori
warna
Mempelajari berbagai macam
warna dan penerapannya
Siti Khurriah
Kata pengantar
Puji syukur diucapkan kehadirat Allah SWT atas segala rahmatNya sehingga saya dapat
menyelesaikan buku ini dapat tersusun sampai dengan selesai. Tidak lupa kami mengucapkan
terimakasih terhadap bantuan dari pihak yang telah berkontribusi dengan memberikan
sumbangan baik pikiran maupun materinya. Terutama kepada Ibu Dr. Cholilawati, M. pd dan
Ibu Sri Listiani, S. Pd., M. Ds selaku dosen pada mata kuliah teori warna.
Saya sangat berharap semoga buku ini dapat menambah pengetahuan dan pengalaman bagi
pembaca. Bahkan saya berharap lebih jauh lagi agar buku ini bisa pembaca praktekkan dalam
kehidupan sehari-hari.
Bagi saya sebagai penyusun merasa bahwa masih banyak kekurangan dalam penyusunan buku
ini karena keterbatasan pengetahuan dan pengalaman saya. Dan untuk itu saya sangat
mengharapkan kritik dan saran yang membangun dari pembaca demi kesempurnaan buku ini.
Jakarta, 08 Juli 2021
Siti Khurriah
Memahami
Teori Warna
Memahami teori warna
Teori warna adalah ilmu dan seni dalam menggunakan warna. Ini menjelaskan
bagaimana manusia memandang warna dan efek visual dari bagaimana warna bercampur,
kecocokan atau kontras warna satu sama lainnya. Teori warna juga melibatkan pesan warna
yang dikomunikasikan; dan metode yang digunakan untuk mereplikasi warna. Dalam teori
warna, warna disusun pada roda warna dan dikelompokkan menjadi 3 kategori: warna primer,
warna sekunder dan warna tersier.
Warna adalah persepsi. Mata kita melihat sesuatu (langit) misalnya, dan data yang
dikirim dari mata ke otak kita memberi tahu bahwa warna tertentu (biru). Objek memantulkan
cahaya dalam kombinasi panjang gelombang yang berbeda. Otak kita menangkap kombinasi
panjang gelombang itu dan menerjemahkannya kedalam fenomena yang kita sebut warna.
➢ Warna premier merupakan warna dasar yang tidak merupakan campuran warna lain.
Warna premier yaitu merah, biru, dan kuning.
Gambar 1 Warna Primer
sumber : www.tigecolor.com
➢ Warna skunder merupakan warna yang sudah tercampur dengan salah satu warna
premier dengan proporsi 1 : 1. Misalkan jingga yaitu percampuran warna kining dan
hijau.
Tabel 1 Warna Skunder dari Warna Primer
Warna Primer Warna Skunder
Biru + Kuning Hijau
Kuning + Merah Orange
Merah + Biru Ungu
Gambar 2 Warna Skunder
Sumber : www.tigecolor.com
➢ Warna tersier merupakan warna yang sudah tercampur antara warna premier dan
skunder. Misalnya coklat merupakan campuran dari ketiga warna yaitu merah, kuning,
dan biru.
Gambar 3 Warna Tersier
Sumber : www.tigecolor.com
➢ Warna netral merupakan percampuran ketiga warna di atas dengn proporsi 1 : 1 warna
– warna ini sering muncul sebagai penyeimbang warna – warna kontras.
➢ Warna additive adalah warna yang berasal dari cahaya dan disebut spectrum.
Sedangkan warna subtractive adalah warna yang berasal dari bahan dan disebut
pigmen. Warna pokok additive adalah merah (Red), hijau (Green), biru (Blue), dalam
komputer disebut model warna RGB. Warna pokok subtractive adalah Sian (Cyan),
Magenta, dan Kuning (Yellow), dalam komputer disebut model warna CMY. (dikutip
dari buku "DASAR-DASAR TATA RUPA & DESAIN" oleh Drs. Sadjiman Ebdi
Sanyoto).
Gambar 4 Warna RGB dan CMY ( sumber :
https://desaininspirasi.files.wordpress.com/2010/11/add.jpg )
➢ Dimensi Warna
Warna didefinisikan sebagai sensai yang dapat diterima oleh mata manusia dari gelombang
elektro magnetic pada panjang gelombang tertentu (380nm ~ 780nm) dan menepati ruangan
tiga dimensi (abstraksi : bola) yaitu :
1. Jenis warna (hue), adalah sensai yang diterima oleh jaringan syaraf manusia berupa
nuansa, warna merah, kuning, hijau dll.
2. Kejenuhan warna (chroma, saturation),sebagai sensai kuat lemahnya. Putih abu – abu
dan hitam adalah warna dengan kejenuhan warna mendekati 0.
3. Kecerahan atau Kekeruhan Warna (value, lightness, brightness), adalah sensasi keruh-
jernihnya warna.
Gambar 5 Tint, Tone, Shades ( Sumber : www.tigecolor.com )
➢ Color Wheel
Gambar 6 Color Whel
sumber : https://desaininspirasi.files.wordpress.com/2010/11/well.jpg
Psikologi Warna
Warna merupakan elemen yang penting dari seni visual. warna akan menunjukan sifat
atau mood dari sebuah 3 entitas.
Psikologi warna menurut Leonardo da Vinci pada abad ke – 15, lama sebelum para
ilmuan memperkenalkan warna, Leonardo da Vinci menemukan warna utama yang
fundamental, yang kadang – kadang disebut warna utama psikologis, yaitu merah, kuning, biru,
hitam dan putih. Pengenalan bentuk merupakan proses intuisi. Eksperimen menunjukan bahwa
objek yang berwarna hampir selalu menjadi pilihan.
➢ Prespsi warna
Optimis, harapan, filosofi, ketidak jujuran, penghianatan. Kuning
merupakan golongan warna hagat. Menarik perhatian dan bagus jika
dijadikan backround untuk teks hitam karena akan terlihat mencolok.
Power, energi, kehangatan, cinta, nafsu, energi bahaya, dan lain – lain.
Warna merah kadang bisa berubah arti jika dikombinasikan dengan
warna lain.
Kepercayaan, keamanan, kebersihan, keteraturan damai,
menyejukkan, dan kesabaran. Warna ini sangat baik untuk
menumbuhkan loyalitas konsumen. Warna biru juga dipercaya dapat
merangsang kemampuan untuk beromunikasi dan ekspresi aristik, dan
menggambarkan seorang yang melankolis.
Tanah/bumi, reliability, daya tahan, stabilitas, keanggunan. Warna
coklat memiliki arti kuat dan dapat diandalkan serta melambangkan
sebuah pondasi dan kekuatan hidup.
Kekuatan, kecanggihan, kematian, misteri, kesedihan, keanggunandan
berwibawa. Seseorang yang memiliki ketertarikan terhadap warna
hitam cenderung berani, menjadi pusat perhatian, ketenangan, dan
cenderung membenci kepalsuan.
PUTIH Suci, bersih, natural, kosong, tak berwarna, baru, kemurnian. Dalam
dunia Kesehatan warna putih memberikan kesan steril atau tidak
tercampur dengan apapun.
Warna ini melambangkan kemewahan, keanggunan, dan
kebijaksanaan. Warna ungu mampu memberikan penggambaran
dengan sifat kesenangan dan kemewahan dalam hidup masa depan,
kesederhanaan, dan kesedihan
Warna abu – abu merupakan warna yang mudah dilihat mata.
➢ Pengaruh warna terhadap emosi
Dapat dijelaskan di dalam buku Kaina yang berjudul “Color Theraphy”.
1. Menyampaikan bahwa warna dapat menimbulkan daya tarik yang membuat manusia
bergairah akan sesuatu.
2. Permainan warna dapat memengaruhi emosi seseorang seperti warna biru memberikan
ketenangan.
3. Warna yang dapat membangkitkan energi seorang.
4. Dan warna dapat dijadikan sebagai alat bantu komunikasi noverbal dan diserap
maknanya secara instan.
Komposisi
Warna
Komposisi Warna
Komposisi wana adalah susunan warna – warna yang diatur untuk tujan – tujuan
seni, baik untuk seni rupa murni seprti lukisan, patung, seni grafis, seni kramik dan
lain – lain.
Teori Brewster adalah teori yang menyederhanakan warna yang ada di alam
menjadi 4 kelompok yaitu :
• Warna Premier
• Warna Sekunder
• Warna Tersier
• Warna Netral
Teori ini pertama kali di temukan pada tahun 1831. Kelompk ini sering disusun
dalam lingkaran warna brewster. Lingkaran warna brewster mampu menjelaskan
• Teori kontras warna (komplementer)
• Split komplementer
• Triad
• Tetrad
Skema warna adalah penggunaan warna yang digunakan dalam berbagai konteks seni
dan desain, pilihan ini ssesuai dengan logika yang dapat di gunakan dalam roda warna.
Skema warna (color schame) dengan palnet warna (color oalette) memiliki perbedaan,
skema warna adalah kerangka kita terhadap bagaiman kita mengambil atau dengan kata lain
memlih sebuah warna lalu membentuk kumpilan warna. Planet warna adalah kumpulan warn
yang sudah kita pilih.
A. Tipe – tipe skema warna yaitu :
➢ Monokromatis
Kombinasi warna ini menggunakan satu warna atau senada, tetapi berbeda valuenya.
Pada pakaian misalnya rok biru tua dikombinasikan dengan blus biru muda, atau gaun ungu
muda ikat pinggang dan kerah berwarna ungu tua.
Gambar 7 Monokromatis
sumber gambar Materi DSD Unsur Desain warna 25 November 2020 oleh Dra.
Melly Prabawati, M.Pd
➢ Analogus
Kombinasi warna analogus adalah kombinasi warna yang menggunakan warna – warna
yang terletak berdekatan dengan lingkaran warna. Seperti kuning, kunig – hijau, dan hijau.
Kombinasi warna analogus ini sifatnya lebih tenang dan lebiih variasi daripada kombinasi
satu warna. Dalam busana misalnya gaun berwarna hijau redup, ikat pinggang kuning jingga
menyolok.
Gambar 8 Analogus
Sumber gambar Materi DSD Unsur Desain warna 25 November 2020 oleh Dra.
Melly Prabawati, M.Pd
➢ Akromatik
Putih ( warna terang ) dan hitam ( warna gelap ) menghasilkan sesuatu yang sangat jelas,
kontras yang tajam. Warna akromatis adalah hitam, putih dan abu – abu diantaranya. Dengan
kata lain akromatik adalah warna gradasi dari hitam ke putih, dimana terdapat tahapan abu –
abu diantaranya.
Gambar 9 Gradasi dari hitam ke putih melalui 10 tahap
sumber: dokumentasi pribadi Binus University
➢ Polikromatik
Warna hasil pencampuran warna skunder dengan warna hitam putih. Pencampuran
warna sekunder ( hijau, ungu muda, dan jigga ) dengan warna putih akan menghasilkan
warna muda. Sedangkan pencampuran warna sekunder dengan warna hitam akan
menghasilkan warna tua.
Gambar 10 Polikromatik
Sumber : Materi Komposisi Warna 23 April 2021 oleh Sri Listiani, S.Pd., M.Ds dan Dr.
cholilawati, M. Pd)
➢ Komplementer / kontras
Warna komplementer yaitu warna yang bersebrangan pada roda warna untuk
menghasilkan skema warna komplemen. Kedua warna tersebut akan salingmemperkuat
untuk menghasilkan skema warna yang hidup dan bersemangat.
Macam – macam warna komplementer
a. Original Komplementer
Merupakan warna yang bersebrangan dalam color whell dan memiliki sudut 180
derajat, dua warna dengan posisi bersebrangan menghasilkan perpaduan warna yang
menonjol.
Gambar 11.Original Sumber Materi Komposisi Warna 23 April 2021 oleh Sri Listiani, S.Pd.,
M.Ds dan Dr. Cholilawati, M.Pd
b. Split Komplementer
Kombinasi warna kontras yang digunakan. Posisinya paa lingkaran dasar
bersebrangan 180 derajat. Tapi sudah kurang dari 180 derajat. Sudah sedikit meleset,
sehingga jika di Tarik garis antar warna yang perpasangan, tidak lagi membentuk pola
garis lurus melainkan sudah miring tanpa menyentuh pusat lingkaran warna.
Gambar 12 Warna Split Komplementer
Sumber : www.tigecolor.com
c. Triad Komplementer
Kombinasi warna yang digunakan pola sudut nya pada lingkaran sudah
semakin kecil, yaitu 60 derajat, sehingga jika ditarik garis lurus pada ketiga warna
yang saling berkombinasi akan membentuk bidang segitiga sama sisi.
Triad
Gambar 13 Triad komplementer
Sumber : Materi Komposisi Warna 23 April 2021 oleh Sri Listiani, S.Pd., M.Ds dan Dr.
Cholilawati, M.Pd
d. Tetrad Komplementer
Posisi pasangan warna membentuk sudut 90 derajat, sehingga efeknya terdapat
4 warna yang bisa dikombinasikan, yang apabila masing-masing warna tersebut saling
dihubungkan dengan garis lurus, akan membentuk pola segi 4.
Gambar 14 warna Tetrad komplementer
sumber : www.tigecolor.com
➢ Warna Netral
Adalah warna yang berfungsi sebagai nuansa latar belakang yang lembut, yang dengan
mudah dipadukan dengan warna-warna lain yang lebih kuat. Hal ini membuat warna netral
akan cocok menjadi kanvas kosong bagi kreativitas kalian, berikan kesempatan bersinar bagi
karya seni dan fitur arsitektural kalian. Skema warna netral bisa berupa apa saja, dari warna
netral yang terang seperti krem dan putih, hingga nuansa yang lebih gelap, seperti cokelat dan
arang.
Gambar 15 Warna netral
Sumber : Materi Komposisi Warna 23 April 2021 oleh Sri Listiani, S.Pd., M.Ds dan Dr.
Cholilawati, M.Pd
➢ Susunan Warna Perulangan
Perulangan warna artinya menggunakan warna yang sama lebih dari satu kali yang
diatur pada tempat yang berbeda pada sebuah komposisi, perulangan adalah prinsip paling
sederhana.
➢ Keselarasan Warna
Untuk memperoleh keselarasan warna, cara yang paling mudah adalah menggunakan
interval tangga warna yang tertera pada lingkaran warna. Dalam lingkaran warna terdapat enam
warna standar dan enam warna intermediate. Interval tangga warna berupa warna-warna pada
setengah lingkaran warna, yang terdiri dari tujuh tingkatan warna yang sering disebut juga
gradasi warna.
Gambar 16 Keselasaran warna
Sumber : https://rikyta.blogspot.co.id/ oleh Rikyta
Identitas
Brand
Identitas Brand
Identitas merek adalah elemen yang terlihat dari sebuah merek, seperti warna,
desain, dan logo yang mengidentifikasi dan membedakan merek di benak konsumen.
Membangun citra merek yang positif dapat menghasilkan penjualan yang konsisten dan
membuat peluncuran produk lebih sukses. Membangun citra merek yang kohesif dan
positif memerlukan analisis perusahaan dan pasarnya, serta menentukan tujuan, pelanggan,
dan pesan perusahaan.
➢ Pentingnya Pemilihan Warna Dalam suatu Produk atau Brand
Setiap warna selalu memberikan pola pesan untuk menentukan persepsi warna karena
itu warna dapat berperan secara subtansi dalam branding marketing. Menurut sebuah studi
berjudul Effective Impact of Color in Marketing, mendapatkan kesimpulan bahwa
90% penilaian cepat terhadap produk terjadi hanya berdasarkan warna. Dan dalam hal ini
didapatkan bahwa adanya hubungan antara merek dan warna pada kesesuaian yang digunakan
oleh merek tertentu. Dengan kata lain termasuk persepsi pas atau tidaknya warna yang diusung
oleh sebuah merek. Ketika akan membuat suatu desain atau brand psikologi warna sangatlah
penting bagaimana pun warna adalah hal pertama yang dilihat untuk suatu produk apaun itu.
Dan psikologi warna yang bekerja untuk memaksimalkannya. Pada perpaduan warna untuk
sebuah brand atau produk akan menciptakan pewarnaan sempurna. Sebelum menciptakan
suatu brand berikut merupakan penggunaan psikologi warna :
1. Menentukan fokus
2. Memulai dengan warna yang familiar
3. Menggunakan warna netral
4. Minimalisir pemilihan warna
5. Menggunakan prinsip 60 – 30 – 10
6. Mencari inspirasi dari aplikasi atau media lain
7. Tidak takut dalam bereksperimen
➢ Arti Makna Warna Pada Merek
• Merah
Gambar 17 Desain Logo Perusahaan Emille Burger
Sumber : https://www.google.com/search
Warna ini sering digunakan dalam desain logo untuk mendapatkan perhatian pelanggan
dan terbukti dapat meningkatkan gairah, rasa lapar hingga meningkatkan tekanan darah dan
kadar adrenalin dalam darah. Arti dari warna merah ini adalah: aksi, petualangan, agresif,
darah, bahaya, energi, semangat, cinta, hasrat, kekuatan dan tenaga.
• Merah Muda
Gambar 18 warna merah muda dala, logo
Sumber : https://www.google.com/search
Merah muda mewakili bagian feminin dari kehidupan manusia yang
menggambarkan kelembutan dan cinta. Terkadang warna ini selain dianggap romantis juga
terasosiasi dengan sifat kekanak-kanakan. Merah muda adalah varian lembut dari warna
merah dan sering dimanfaatkan untuk menambahkan kesan feminin dalam sebuah logo.
Selain itu warna merah muda atau pink ini dapat pula melambangkan perasaan yang halus,
kewanitaan dan kemurnian
• Orange
Gambar 19 Logo Desain JBL
Sumber : https://www.google.com/search
Warna oranye atau merah jambon ini paling luas digunakan karena banyak sekali
aspek yang terwakili oleh warna ini mulai dari kreatifitas, semangat, senang, periang,
semangat tinggi dan antusiasme. Warna ini banyak sekali ditemukan dalam desain logo
yang ingin menciptakan kesan bermain (playfulness) dan untuk menstimulasi sensori
keriangan hingga selera makan.
• Kuning
Gambar 20 Logo Perusahaan Mc Donnals
Sumber : https://www.google.com/search
Warna ini adalah warna terkuat setelah merah yang sangat intens sehingga bila
dipakai terlalu banyak akan menimbulkan kelelahan karena itu pakailah warna ini dengan
sangat hati-hati dan seperlunya saja. Warna kuning ini melambangkan perhatian, keceriaan,
bahagian, ingin tahu, senang, positif dan hangat. Sebagai warna yang cerah dan memiliki
daya tarik yang paling tinggi dibandingkan dengan warna lain maka warna ini sering
dipakai untuk rambu lalu lintas yang melambangkan hati-hati.
• Hijau
Gambar 21 Logo Perusahaan Pet’s Jungle
Sumber : https://www.google.com/search
Warna hijau mewakili kehidupan, kesegaran, lingkungan hidup dan pembaharuan.
Warna hijau membangkitkan emosi yang menenangkan tetapi juga dapat berarti kurang
pengalaman seperti dalam kiasan “masih hijau” Akhir-akhir ini warna hijau kembali dalam
panggung trend para desainer dengan slogan eco friendly dan kembali kealam. Warna hijau
ini banyak dipakai dalam desain brosur, leaflet, x-banner, roll up banner, poster hingga
spanduk bagi perusahaan yang ingin mencitrakan perusahaan mereka sebagai ramah
lingkungan seperti green peace.
• Biru
Gambar 22 Logo Perusahaan Erlima Brothers Tour
Sumber : https://www.google.com/search
Biru termasuk salah satu warna yang paling populer dalam desain logo bahkan
hampir 83% orang mencantumkan warna ini sebagai salah satu warna favorit mereka.
Langit dan lautan yang berwarna biru melambangkan sesuatu yang luas dan tanpa batas.
Biru juga menggambarkan rasa tenang, berwibawa, percaya diri, kesetiaan dan kesuksesan.
Warna ini bahkan dipakai pada hampir semua logo perusahaan Top 500 Fortune di Amerika
Serikat dan bukan hanya para pebisnis yang menyukai warna ini, para tokoh super hero
seperti superman, spiderman atau wonder women selalu memakai kostum dengan aksen
biru tersebut.
• Ungu
Gambar 23 Logo Desain Aplikasi OVO
Sumber : https://www.google.com/search
Pada zaman dahulu warna ini terasosiasi dengan kerajaan dan mewah karena proses
pembuatan warna ungu ini sangatlah sulit. Pada saat ini warna ini melambangkan
kemewahan, misteri, fantasi, kecerdasan, spiritual dan bangsawan.
• Coklat
Gambar 24 Logo Café Coffie Drips
Sumber : https://www.google.com/search
Warna ini melambangkan kesederhanaan, membumi, rendah hati, terpercaya dan
serius. Salah satu logo terkenal yang memakai warna coklat adalah UPS sebuah perusahaan
pengiriman barang ekspedisi karena warna ini juga melambangkan daya tahan.
• Hitam
Gambar 25 Logo Adidas
Sumber : https://www.google.com/search
Hitam banyak dipakai dalam logo yang melambangkan teknologi, kecanggihan,
klasik, konservatif. Warna hitam termasuk salah satu dari warna netral yang hampir
dapat dipastikan cocok dengan warna lain apapun. Dari penjabaran diatas warna-warna
yang bisa ditemukan pada desain logo dan bagaimana setiap desainer dan para
marketer sudah harus memikirkan warna sejak pertama kali bekerja dengan
mempertimbangkan segala makna dari warna yang akan dipilih atau tidak akan dipilih.
Satu hal yang patut diingat adalah psikologi warna dan efek emosinalnya terkait erat
dengan budaya dan proses penciptaan dan pencitraanya berubah sepanjang waktu dan
tempat.
Identitas
Warna
Identitas warna
Warna merupakan asal dari efek psiklogis, kondisi biologis, dan perkembangan budaya.
Beberapa makna berakar kuat diotak kita karena terliat disekitar kita, seperti merahkaerena
warna api dikaitkan dengan kehangatan atau hijau dengan ala. Secra biologis kita terkait unruk
memperhatikan warna – warna cerah karen hewan atau tumbhan yang berwarna cerah sering
kali beracun. Warna telah menggambarkan makna budaya dari waktu ke waktu dan maknanya
telah diadopsi oleh masyarakat, seperti merah muda sebagai warna untuk anak perempuan dan
biru untuk anak laki – laki dalam budaya barat (yang tidak selalu demikian). Energizing Color
( warna – warna yang menimbulkan gairah )
➢ Energizing Colour (warna – warna yang menimbulkan gairah )
Warna ini merupakan warna yang kuat dan cerah serta warna neon dapat memiliki efek
yang kuat pada emosi. Warna – warna seperti merah terang, kuning cerah, dan hijau neon dapat
memberikan energi dan membuat menjadi waspada , tetapi juga dapat menyebabkan iritasi
pada mata. Warna – warna ini akan menarik perhatian dan menonjol dari lingungannya. Warna
ini umumnya digunakan pada pakaian – pakaian remaja dan anak – anak.
Gambar 26 Energizing Color Gambar 27 Energizing Color
Sumber : https://lifestyle.kompas.com/ Sumber : Kira Nakayama, 2019
25 juni 2019 11:07 WIB https://i2.wp.com/www.artforia.co
m
➢ Found Color ( warna sebagai ungkapan ciri pribadi seseorang artis/perancang )
Warna yang mengidentifkasikan suatu desain yang telah dirancang. Seperti Anne
Avantie seorang perancang Indonesia yang sangat terkenal dengan berbagai macam rancangan
kebayanya yang selalu menggunakan motif flora denga warna yang selalu mendukung dengan
apa yang dirancang
Gambar 28 Found Color Gambar 29 Found Color
Sumber : Sumber :
https://semarangpedia.com/anne- https://semarangpedia.com/anne-
avantie-gencar-perkenalkan-4- avantie-gencar-perkenalkan-4-
brand-busana-produk-terbarunya/ brand-busana-produk-terbarunya/
➢ Product Color
Warna produk merupakan warna yang digunakan untuk mengidentifikaiskan sebuah
produk. Warna produk merupakan pusat utama yang dilihat oleh konsumen di ruang pamer
bahkan sebelum menanyakan fitur produk dan fungsi produk. Ada beberapa merek produk
yang kurang sukses karena warna yang meraka gunakan. Dan beberapa warna produk juga
dikatkan dengan produk tertentu dari waktu ke waktu dan secara bertahap akan mewakili
kepercayaan dan kualitas untuk merek dan produk tersebut.
Gambar 30 Logo produk Detol
Sumber : https://iconape.com/wp-content/files/hv/367098/png/367098.png
➢ Theatrical Colours ( warna – warna teater )
Warna teater merupakan warna yang memiliki kesan glamour dan dramatic.memiliki
intensitass cahaya yang sangat mendukung. Unsur warna dan cahaya pada theatrical color
memberikan kesan dramatic, dan dengan adanya feel dramatic harus mnimbulkan kemegahan.
Seperti pada budaya Sumatra Barat, Minagkabau pada pertunjukan Randai yang menggunakan
warna kuning, merah, dan hitam. Pada setiap warna – warna yang digunakan memiliki makna
yang berbeda. seperti merah yang memiliki arti gagah berani, kuning yang mengartikan
seorang bintang, tokoh yang hebat dan juga dimaknai dengan sifat pendiam, dan hitam
memiliki makna sifat penyabar yang sangat luar biasa ketika mendapat masalah. (Rusydi.2007.
Randai “ Teater Rakyat Sumatra Barat)
Gambar 31 Randai, Sumatra Barat
Sumber : https://eldikinanda5.blogspot.co.id diakses pada November 07, 2017
➢ Cultural Color ( warna – warna kebudayaan )
Warna – warna yang memliki keterkaitan dengan budaya tertentu. Warna ini biasanya
diambil dari salah satu ciri khas kebudayaan negara atau daearah tertentu. Memliki sifat
hangat. Seperti pada warna hitam pada suku Batak, sebagai symbol kerahasiaan,
kewibawaan dan kepemimpinan, symbol Banua Toru ( dunia bawah ). Menurut
Minagkabau hitam adalah salah satu warna utama dari tiga warna kebesaran yang disebut
dengan Marawa. Dalam Marawa, warna hitam melambangkan kehangatan yang disertai
dengan kekayaan akal dan budi.
Gambar 32 Pakaian adat suku Gambar 33 Pakaian adat suku
Batak Batak
Sumber : www.raunsumatra.com Sumber : https://guratgarut.com
di akses pada 16 july 2016 diakses pada 30 april 2021
➢ Ambiet Colours
Warna ini merupakan warna suatu objek yang berada dalam bayangan. Warna inilah
yang dipantulkan objek Ketika diterangi oleh cahaya sekitar daripada cahaya langsung. Dan
meggunakan warna – warna netral.
Gambar 34 Ambiet Colours
Sumber : https://womantalk.com diakses pada 01 Mei 2021
Warna dan
Usia
Warna dan Usia
a. Usia 0 – 2 tahun
Warna netral, pastel dengan nuansa lembut sangat cocokuntuk bayi yang
berusia 0-2 tahun. Atau bisa juga menggunakan warna netral untuk dekorasi kamar.
Dan pada usia ini , secara psikologis anak mempuanyai sensitifitas dan kepekaan
yang tinggi.
Gambar 35 warna untuk usia 0 -2 tahun Gambar 36 warna untuk usia 0 -2 tahun
Sumber : Arie Fabian Sumber : Arie Fabian
http://www.ariefabian.com/2018/06/infogra http://www.ariefabian.com/2018/06/infogra
fis-tentang-warna-berdasarkan.html fis-tentang-warna-berdasarkan.html
Diakses pada Juni 09, 2018 Diakses pada Juni 09, 2018
a. Usia 3 – 6 tahun
Karakter anak pada usia ini selalu riang dan gembira. Warna – warna yang cocok
untuk usia ini seperti merah, kuning, biru, atau hijau. Karena warna – warna ini memiliki
nuansa ceria dan melatih daya tangkap serta perkembangan saraf motoric anak. Dan
dengan memadukkan pernak – pernik dari tokoh- tokoh kertub juga bisa jadi sebuah
pilihan yang sangat menyenangkan.
Gambar 37 warna untuk usia 2 – 7 tahun Gambar 38 warna untuk usia 2 - 7 tahun
Sumber : Arie Fabian Sumber : Arie Fabian
http://www.ariefabian.com/2018/06/infografi http://www.ariefabian.com/2018/06/infografi
s-tentang-warna-berdasarkan.html s-tentang-warna-berdasarkan.html
Diakses pada Juni 09, 2018 Diakses pada Juni 09, 2018
b. Masa anak – anak akir usia 7 – 13 tahun
Gambar 39 Warna untuk usia 7 – 13
Sumber : Sri Listiani, S. Pd., M.Ds dan Dr. Cholilawati, M.Pd
Materi Teori Warna
Warna – warna seperti warana kuning, biru, pastel, dan hijau sangatlah cocok
untuk usia ini. Karena pada usia ini merupakan usia akhir anak yang akan menjadi
dewasa awal akan tetapi tidak banyak anak yang pertumbuhan dewasanya cepat adapula
yang lambat.
c. Masa remaja usia 13 – 17 tahun
Gambar 40 Warna untuk masa remaja
Sumber : Sri Listiani, S. Pd., M.Ds dan Dr. Cholilawati, M.Pd
Materi Teori Warna
Anak remaja biasanya sudah menentukan warnanya sendiri. Pada usia ini mereka
lebih memlilih warna – warna yang sesuai dengan sesuatu yang meraka sukai.
d. Pasca remaja
Gambar 41 warna untuk pasca remaja
Sumber : Sri Listiani, S. Pd., M.Ds dan Dr. Cholilawati, M.Pd
Materi Warna dan Usia
Gambar 42 Warna warna untuk usia pasca remaja
Sumber : https://womantalk.com/ diakses pada 02 Februari 2020
Pada usia ini mereka lebih ingin menjadi bebas. Karena kebebasan itulah yang membuat
meraka untuk menuangkan imajinasi – imajinasi dengan koridor yang telah berlaku. Dan pada
usia ini meraka akan menganggap diri mereka telah memiliki kematangan diri.
e. Dewasa usia 25 – 50 tahun
Tenang dan bijaksana adalah sifat atau karakteristik pada usia ini. Pada segi pemakaian
warna lebih cenderung dengan warna – warna netral seperti hitam, putih, coklat susu, dan
lainnya.
Gambar 43 warna untuk dewasa
Sumber : Sri Listiani, S. Pd., M.Ds dan Dr. Cholilawati, M.Pd
Materi Warna dan Usia
f. Warna orang tua 50 tahun keatas
Pada usia ini mereka cinderung mengambil warna – warna yang terang karena
ingin tampil cantik dan menarik.
Gambar 44 warna untuk dewasa
Sumber : Sri Listiani, S. Pd., M.Ds dan Dr. Cholilawati, M.Pd
Materi Warna dan Usia
Warna dan
Style
Warna dan Style
Style merupakan karakter atau tampilan tertentu dari pakaian atau aksesoris.
Style sifatnya dating dan pergi dalam fashion, kecuali style tertentu yang sifatnya tak
terpengaruhi oleh waktu waluapun tidak in fashion.
a. Classic Elegant
Gaya classic elegant merupakan gaya yang digemari para Wanita untuk
mendapatkan kesan foto yang vintage atau kesan foto yang elegan dan cantik. Gaya
clasik elegant biasanya menyukai barang – barang brended dengan warna casual dan
gaya simple. Penyuka gaya clsik elegant lebih memilih bahan – bahan yang
memberikan kesan formal. Dan identic dengan personal yang rapih, terorganisir, dan
terkendali, mereka tidak berlebihan, tidak suka bereksperimen, dan sangat
memperhatikan kualitas yang sempurna. Motif yang cocok pada gaya clasic elegant
adalah motif geomtris yang teratur. Warna – warna classic elegant seperti hitam, cream,
dan coklat abu – abu (toupe), dan warna coklat dan abu – abu lainnya.
Gambar 45 clasic elegant
Sumber : https://blog.tuneeca.com/ diakses pada 22 September 1016
Gambar 46 clasic elegant
Sumber : https://www.egaoong.top
b. Feminime Romantic
Gaya ini lebih memilih dengan motif yang berbunga, benda – benda kuno dan
hal yang bersifat abstrak. Feminism romantic ciderung dengan warna – warna yang
lembut sperti pink, tapi tidak selalu identic dengan pink karena pada gay aini mereka
hanya ingin menunjukkan kesan yang femininim. Memiliki pribadi yang lembut,
ramah, penuh kasih sayang, manja, dan agak pemalu.
Gambar 47 Feminime Romantic
Sumber : https://www.vousic.com
c. Sporty Casual
Gaya ini merupakan salah satu tipe yang simple, apa adanya, menyukai hal yang
membuatnya nyaman dan memilki pribadi yang cuek dan aktif. Mereka memilikiciri
pribadi yang modern dan gaya yang dinamis. Ciri berpakaian mereka praktis dan
nyaman dengan bahan yang lentur dan tidak mudah kusut, dan menggunakan aksesoris
yang sederhana. Warna yang digemari seperti wana hitam dan coklat.
Gambar 48 Sporty Casual
Sumber : www.tokopedia.com diakses pada 20 November 2017
d. Exotic Dramatic
Pada gaya ini memiliki unsur budaya dan drama. Mereka cinderung menyukai
hal – hal yan berbeda, unik, entik, dan original. Memiliki kepribadian yang mantap dan
memiliki selera yang berbeda. Cara berpakaian gaya ini adalah dengan atasan potongan
dengan potongan clasik dan rok yang longgar. Dengan warna seperti warna merah
tanah, hitam, dan magenta.
Gambar 49 Exoric Dramatic
sumber : by Masitah (Fashion Week)
e. Arty off Beat
Gaya yang menunjukkan wanita mandiri, berjiwa, bersemangat, percaya diri.
Warna yang digemari yaitu warna – warna gelap dan dengan sedikit aksen cerah atau
tidak menyukai warna – warna pastel dan nuansa lembut. Warna – warna yang
digunakan seperti merah ungu muda dengan merah ungu tua atau kuning oker dengan
biru ungu.
Gambar 50 Arty off Beat
Sumber : Street Fashion at Couture Fall 2018
f. Sexy Alluring
Pada gaya ini mereka cenderung dengan warna – warna yang gelap seperti
hitam, merah, dan ungu. Tipe Wanita ini cenderung dengan berani, agresif, sensual,
dan suka menjadi pusat perhatian.
Gambar 51 Sexy Alluring
Sumber : https://nova.grid.id/ diakses pada 23 september 2018
Daftar Pustaka
Cultural Color https://kumparan.com/ Diakses paada 16 juli 2020 15:36
Psikolog warna dalam desain by Arwan https://idesainesia.com/psikologi-warna-dalam-
desain )
Syamsudin 4513043004 Universitas45 Makasar 2013-2014
https://sites.google.com/site/psikologiwarna/
International design school 13 Juli 2020 www.idseducation.com
Zidan https://muhzulzidan.com 06 Agustus 2020
Nikita Tsalis https://www.dictio.id/t/apa-itu-warna-polikromatis/77472 18 Mei 2018
Hicoates http://hicoates.com/tag/warna-komplementer/ 07 Agustus 2019
Kampus – Desain https://www.blogernas.com/2016/07/warna-split-triad-dan-
tetrad.html?m=1 09 juli 2019
Admin Materi https://materibelajar.co.id/pengertian-warna-netral/ 02 Januari 2021
Rikyta https://rikyta.blogspot.co.id/
Kristaberyl, BL. (2018) Unika.ac.id from http://repository.unika.ac.id/.pdf
Tarver. Evan ( 28 juli 2020 ) Investopedia Definition Brand Identity from
https://www.investopedia.com/terms/b/brand-identity
Mekari, b. ( 03 februari 2018 ) Pntingnya pemilihan Warna pada sebuah Brand
https://www.qontak.com/blog/pentingnya-pemilihan-warna-dalam-branding-dan-marketing/
Arapi. Arti Warna Logo dan Pngaruh Emosionnya https://desainlogodesign.com/arti-warna-
pada-logo-perusahaan-dan-pengaruh-emosionalnya-pada-konsumen
Diakses pada 10 desember 2020 Arti Warna dan Seni Menggunakan Simbolisme Warna |
Graphie Global Interaktif
Allision, S. Gremillion 2019 https://99designs.com/blog/tips/how-color-impacts-emotions-
and-behaviors
https://id.wikipedia.org/wiki/Anne_Avantie
Shurti Hemani & Prof. Ravi Mokashi Punekar D'source Use of Colours in Products and
Packaging Design | Visual Design - Colour Theory | D'Source Digital Online Learning
Environment for Design: Courses, Resources, Case Studies, Galleries, Videos (dsource.in)
Omahalit https://omahalit.com/memilih-warna-berdasarkan-usia/
Warna dalam pertumbuhan manusia 09 maret 2015https://dkv.binus.ac.id/
Sri Listiani, S. Pd., M.Ds dan Dr. Cholilawati, M.Pd Materi Warna dan Usia
Macam – macam fashion duniapcoid 27 Mei 2021 https://duniapendidikan.co.id/
Prayogi Dwi Sulistiyo warna untuk usia 0 – 2 https://www.academia.edu/
Diakses pada 29 july 2009 Jonathan http://blog.lexique-du-net.com/
Mengetahui Teori-Teori Warna 07/11/2010 by rpmdesign
Dangstras diterbitkan pada 19 September 2012 20:30
https://dangstars.blogspot.com/2012/09/mengenal-komposisi-warna.html
Fakultas humaniora 13 Juni 2016 ) https://dkv.binus.ac.id/2016/06/13/6660/ -.
Style busana menurut karakter 22 September 2016 https://blog.tuneeca.com/
Salwa zain fauziyyah 23 september 2018 Sexy alluring https://nova.grid.co.id/
Pendahuluan Pann 14 April 2019 https://glosarium.org/
Materi DSD Unsur Desain warna 25 November 2020 oleh Dra. Melly Prabawati, M.Pd)
Desainerhub 14 Mar 2021 19:59:58 https://desainerhub.com/2019/11/memahami-teori-warna
Ditampilkan pada tanggal 23 Mar 2021 02:57:52 wikipedia.org/wiki/Teori_Brewster
Materi Komposisi Warna 23 April 2021 oleh Sri Listiani, S.Pd., M.Ds dan Dr. Cholilawati,
M.Pd)
Riwayat Hidup
Siti Khurriah lahir Jakarta, 20 November 2000. Beralamat tempat
tinggal Jalan Wijaya Timur VI Kebayoran Baru Jakarta Selatan.
Dengan berjenis kelamin perempuan. Dan merupakan anak ke
empat dari empat bersaudara dari Bapak Iskandar Yusuf dan Ibu
Sartimah.
Riwayat Pendidikan penulis bersekolah di SDN 3 Medayu Jawa
Tengah, melanjutkan Sekolah Dasar MI. Nurul Huda Jakarta Selatan hingga tamat,
melanjutkan ke jenjang SMP - SMA Daryl Kholidin Bogor, dan sedang melanjutkan ke jenjang
perkuliahan pada perguruan tinggi Universitas Negri Jakarta dengan Prodi Perdagangan Mode
D3 Fakultas Teknik.