The words you are searching are inside this book. To get more targeted content, please make full-text search by clicking here.
Discover the best professional documents and content resources in AnyFlip Document Base.
Search
Published by agustiger8, 2021-07-22 03:02:57

Rangkuman Materi KELAS 4 SEKOLAH DASAR

Rangkuman Materi KELAS 4

 Rangkuman Materi Pelajaran Bahasa Indonesia
 Rangkuman Materi Pelajaran IPA
 Rangkuman Materi Pelajaran IPS
 Rangkuman Materi Pelajaran PKn
 Rangkuman Materi Pelajaran PAI

Rangkuman Materi Pelajaran Bahasa Indonesia

Bab 1 Menemukan Ide Pokok dalam Paragaf

 Ide pokok paragraf adalah pikiran utama dalam suatu paragraf. Ide

pokok paragraf bisa juga berarti inti bahasan dari suatu paragraf.

 Meringkas berarti menulis kembali bacaan asli secara singkat.

Meringkas tetap harus memerhatikan urutan isi dan sudut pandang

penulisnya.

 Hal-hal yang harus diperhatikan dalam meringkas bacaan adalah

sebagai berikut.

= a. Bacalah bacaan asli secara saksama.

= b. Pahamilah bacaan tersebut.

= c. Carilah pokok pikiran yang ada pada tiap-tiap paragraf.

= d. Segeralah untuk meringkas.

 Manfaat bercakap-cakap atau berkomunikasi dengan orang lain

adalah sebagai berikut.

= a. Bisa bertukar informasi dengan orang lain.

= b. Menambah informasi atau pengetahuan tentang suatu hal.

= c. Kita bisa menyalurkan gagasan atau pendapat tentang suatu

hal kepada orang lain.

= d. Teman kita menjadi bertambah.

= e. Kita akan semakin akrab dengan teman.

 Tanda petik digunakan/dipakai dalam hal berikut

= a). Tanda petik digunakan untuk mengapit petikan langsung yang

berasal dari pembicaraan, naskah, maupun bahan tertulis lainnya.
Contoh: 1) Kata Jono, “Ayo, kita segera berangkat!” 2) “Ada apa,
Kak?” kata Bimo. 3) Pasal 29 ayat 1 UUD 1945 berbunyi, “Negara

berdasarkan atas Ketuhanan Yang Mahaesa.”

= b). Tanda petik digunakan untuk mengapit judul syair, karangan,

atau bab dalam buku yang dipakai dalam kalimat.
Contoh: 1) Boni menyanyikan lagu “Merah Putih” karya Ibu Sud. 2)

Bacalah cerita rakyat “Terjadinya Gunung Batok” yang ada di dalam

buku itu.

= c). Tanda petik digunakan untuk mengapit istilah ilmiah yang

kurang dikenal atau kata yang mempunyai arti khusus.
Contoh: 1) Pekerjaan itu harus dilaksanakan dengan cara “coba dan

ralat”. 2) Darius selalu mendapat nilai jelek pada mata pelajaran

Matematika. Oleh karena itu, ia menyebut Matematika sebagai
pelajaran “seram”.

Bab 2 Cara Menulis Surat Pribadi dan Petunjuk Penggunaan Alat

 Hal-hal yang harus diperhatikan dalam menulis surat pribadi adalah:
= a. Mencantumkan nama dan alamat pengirim.
= b. Mencantumkan nama dan alamat tujuan.
= c. Isi surat tidak sulit untuk dipahami.
= d. Isi surat bisa berisi tentang pengalaman atau cita-cita.
= e. Surat ditulis dengan menggunakan ejaan yang benar.

 Hal yang harus diungkapkan dalam menjelaskan kembali simbol
daerah daerah atau lambang korps adalah:
= a. Terdiri atas gambar apa saja simbol/lambang tersebut.
= b. Apa arti atau makna gambar tersebut.
= c. Apa makna secara keseluruhan simbol atau lambang tersebut.

 Gambar dalam simbol wilayah/lambang korps harus memiliki
kesesuaian dengan makna yang diharapkan.

 Ketika kita membaca kamus atau ensiklopedi, teknik membaca yang
tepat kita gunakan adalah teknik membaca memindai.

 Kata atau istilah dalam kamus/ensiklopedi disusun berdasarkan
urutan abjad.

 Dalam melakukan kegiatan menjelaskan kembali petunjuk
penggunaan suatu alat secara lisan, hal yang harus dikuasai terlebih
dahulu adalah pemahaman terhadap petunjuk penggunaan
tersebut.

Bab 3 Cara Menemukan Ide Pokok Teks yang Panjang

 Tujuan membaca sekilas adalah untuk mendapatkan pokok-pokok
pikiran yang terdapat dalam bacaan ataupun tiap-tiap paragraf
secara cepat.

 Agar kita lancar dalam menceritakan bacaan yang kita baca, maka
kita harus terlebih dahulu mengetahui pikiran pokok tiap-tiap
paragraf

 Cara melengkapi percakapan adalah dengan memerhatikan
masalah atau hal yang sedang dibicarakan.

 Kemampuan menjelaskan denah sangat bermanfaat dalam
kehidupan sehari-hari. Oleh karena itu, berlatihlah membaca dan
menjelaskannya kepada teman atau saudara-saudaramu!

 Cara melengkapi paragraf atau cerita yang masih rumpang adalah
dengan memerhatikan masalah atau hal yang ada dalam cerita.
Selain itu, perhatikan gagasan pokok paragraf sebelum dan
sesudahnya.

 Setiap daerah mempunyai lambang atau simbol sendiri-sendiri.
Lambang tersebut memiliki arti-arti khusus.

Bab 4 Cara Menulis Pentunjuk dan cara melakukan Sesuatu Sesuai
Petunjuk

 Dalam mempraktikkan petunjuk pemakaian suatu alat, terlebih
dahulu yang harus kita lakukan adalah memahami petunjuk
tersebut.

 Melalui petunjuk pemakaian suatu alat, kita dapat mengetahui
sesuatu yang dilakukan diri kita sendiri maupun orang lain telah
benar atau salah.

 Setelah kita memahami dan mempraktikkan petunjuk pemakaian
suatu alat, langkah selanjutnya adalah menjelaskannya secara lisan
kepada orang lain dengan bahasa yang baik dan benar.

 Bahasa yang baik dan benar meliputi hal-hal berikut. a.
Menggunakan bahasa Indonesia dan menghindari penggunaan
bahasa daerah. b. Mengurangi penggunaan bahasa asing. c.
Menggunakan kalimat yang padat dan tidak berbelit-belit. d.
Menggunakan pilihan kata yang mudah dipahami.

 Dalam membuat penjelasan tentang cara membuat sesuatu,
hendaknya dilengkapi dengan gambar atau ilustrasi untuk
mempermudah pembaca.

 Dalam membuat sebuah denah, hendaknya: a. dilengkapi dengan
arah mata angin, dan b. tidak menggunakan ukuran skala.

Bab 5 Cara Membaca simbol lambang/gambar

 Kegiatan membaca sangat bermanfaat dalam kehidupan sehari-
hari. Oleh karena itu, marilah selalu kita asah kemampuan
membaca kita.

 Keterampilan berbahasa ada empat, yaitu membaca,
mendengarkan, berbicara, dan menulis.

 Usahakan selalu berbicara dengan bahasa yang santun.
 Setiap lambang atau simbol pasti mempunyai makna yang

terkandung di dalamnya.
 Tanda baca titik dua (:) dipakai dalam teks drama sesudah kata

yang menunjukkan pelaku dalam percakapan.

Bab 6 Membuat gambar/denah sesuai informasi yang di dengar

 Membaca memindai adalah cara atau teknik membaca untuk

mendapatkan informasi yang diinginkan secara langsung.

 Berikut ini langkah-langkah mencari makna kata dalam kamus.

= a. Perhatikan huruf awal kata yang akan dicari maknanya.

= b. Carilah huruf awal kata yang akan dicari tersebut di dalam

kamus. Biasanya terletak di sebelah kanan atas kamus. Huruf-huruf

tersebut sudah disusun secara urut.

= c. Carilah huruf kedua, ketiga, dan seterusnya sampai kata yang

dicari tersebut ditemukan.

= d. Jika kata yang dicari telah ditemukan, carilah makna katanya.

Biasanya terletak di sebelah kanan kata tersebut. Jika maknanya

lebih dari satu, ambillah makna kata yang sesuai dengan

kalimatnya.

 Sebuah pengalaman perjalanan, dapat dibuat denah.

 Apabila menjelaskan gambar haruslah dengan menggunakan

kalimat yang runtut dan mudah dipahami.

 Dalam melengkapi cerita, harus ada kaitan antara cerita yang ada

dan cerita yang akan ditulis.

Bab 7 Menemukan Kalimat Utama pada Setiap Paragaf

 Transportasi merupakan suatu sistem pengangkutan barang
maupun manusia dari tempat satu ke tempat lain dengan
menggunakan berbagai jenis kendaraan sesuai dengan kemajuan
teknologi.

 Teknik membaca intensif adalah teknik membaca yang

menitikberatkan pada persoalan pemahaman yang mendalam

hingga hal-hal yang rinci.

 Paragraf yang baik minimal terdiri atas dua kalimat. Satu kalimat

sebagai kalimat utama dan satu kalimat sebagai kalimat penjelas.

 Kalimat utama merupakan kalimat inti dari suatu paragraf. Kalimat

utama bisa berada pada awal paragraf, akhir paragraf, maupun awal

dan akhir paragraf.

 Penulisan di sebagai awalan ditulis secara dirangkai atau tidak

dipisah dengan kata yang mengikutinya. Adapun di sebagai kata

depan penulisannya harus dipisah dari kata yang mengikutinya.

Kata depan di berfungsi untuk menunjukkan tempat.

 Cara bertelepon yang menyenangkan sangat berpengaruh terhadap

orang lain. Oleh karena itu, sikap ramah dan hormat dalam

bertelepon harus kita perhatikan.

 Jika berbicara melalui telepon, hendaknya menggunakan tutur kata

dan nada suara yang sopan serta ramah sebagaimana halnya kita

bertamu atau menerima tamu.

 Pantun adalah salah satu jenis puisi lama Indonesia. Pantun

merupakan sastra lisan yang berkembang di berbagai daerah di

Indonesia.

 Ciri-ciri pantun adalah sebagai berikut.

= a. Pantun terdiri atas empat baris.

= b. Baris pertama dan kedua disebut sampiran.

= c. Baris ketiga dan keempat disebut isi.

= d. Antara sampiran dan isi tidak ada hubungannya.

= e. Pantun bersajak a b a b.

Bab 8 Membuat Pengumuman dan pantun

 Pengumuman adalah pemberitahuan mengenai suatu hal kepada
khalayak ramai (orang banyak).

 Agar pengumuman dapat dengan mudah dipahami oleh pembaca,
kita harus memerhatikan hal-hal berikut:
= a. Isi pengumuman harus jelas.
= b. Kepada siapa pengumuman itu ditujukan.
= c. Kapan dan di mana kegiatan yang diumumkan itu dilaksanakan.
= d. Harus ada siapa yang membuat pengumuman tersebut.

 Hal-hal yang harus diperhatikan dalam membaca pengumuman:

= a. tidak boleh malu dan harus percaya diri ketika membacanya,

= b. jangan membacanya terlalu cepat ataupun terlalu lambat

(intonasi pembacaan harus tepat), dan

= c. bacalah dengan lafal yang keras dan jelas.

 Topik atau tema adalah pokok pembicaraan atau maksud yang ingin

disampaikan penulis dari sebuah cerita.

 Langkah-langkah sebelum membuat cerita atau karangan adalah

= a. menentukan tema atau topik cerita,

= b. menentukan gagasan pokok tiap paragraf,

= c. membuat kerangka karangan, dan

= d. mengembangkan kerangka karangan dengan membuat kalimat

utama dan beberapa kalimat penjelas.

 Kata di mana merupakan kata tanya yang dipakai untuk

menanyakan tempat pada sebuah kalimat tanya atau sebagai kata

penghubung yang menyatakan tempat.

= Contoh: a. Saat ini kamu sedang ada di mana? b. Kitalah yang

harus menentukan di mana rapat itu diselenggarakan.

 Kata yang mana digunakan untuk bertanya atau membuat

pernyataan yang mengandung pilihan.

= Contoh: a. Kelompok kerja Anda yang mana? b. Di antara dua

pilihan itu, kamu pilih yang mana?

 Dalam berbalas pantun, kita harus mengucapkannya dengan lafal

dan intonasi yang tepat agar pantun yang kita ucapkan terasa enak

didengar.

Bab 9 Cara Membaca nyaring suatu pengumuman dengan Intonasi
yang tetap

 Pengumuman adalah suatu pemberitahuan kepada umum tentang
suatu hal yang bersifat umum.

 Hal yang diumumkan dalam pengumuman biasanya masalah yang
sangat penting.

 Pengumuman dibagi menjadi dua, yaitu pengumuman formal dan
pengumuman nonformal.

 Perbedaan pengumuman formal dan nonformal adalah terletak
pada ada tidaknya kepala surat. Pada pengumuman formal terdapat
kepala suratnya, sedangkan pada pengumuman nonformal tidak
ada.

 Pantun adalah salah satu jenis puisi lama yang terdiri atas empat
baris. Jenisnya antara lain pantun agama, jenaka, nasihat, dll.

 Ciri-ciri pantun di antaranya bersajak a b a b, terdiri atas empat baris,
baris pertama dan kedua disebut sampiran, baris ketiga dan
keempat disebut isi.

Bab 10 Pantun dan Penjelasannya

 Pantun merupakan salah satu jenis puisi lama dalam beberapa
bahasa nusantara yang terdiri atas empat baris.

 Semua jenis pantun terdiri atas empat baris, memiliki sajak a b a b,
dan terdiri atas sampiran dan isi.

 Sebelum kita menyampaikan pesan kepada seseorang, terlebih
dahulu kita catat hal-hal penting pesan yang diterima.

 Dalam menyampaikan pesan harus menggunakan bahasa yang
baik dan benar.

 Topik adalah pokok yang dibicarakan dalam sebuah karangan.
 Dalam kalimat tanda hubung dipakai untuk menyambung suku-suku

kata dasar yang terpisah oleh pergantian baris.

Bab 11 Menyampaikan pesan melalui alat komunikasi

 Telepon adalah salah satu alat telekomunikasi modern.

 Pesan dalam percakapan telepon bisa disampaikan secara

langsung maupun tidak langsung.

 Untuk menemukan pesan dalam sebuah percakapan di telepon,

kamu harus menyimak percakapan tersebut dengan saksama.

 Pantun adalah salah satu alat komunikasi dalam masyarakat.

 Pantun terdiri atas bagian sampiran dan bagian isi.

 Dalam melakukan pembacaan maupun menirukan pembacaan

pantun harus dilakukan dengan lafal dan intonasi yang tepat.

 Lembaran pengumuman sering kita temukan di papan

pengumuman atau di tempat- tempat umum.

 Bagian-bagian pengumuman, antara lain

= a. kepala pengumuman,

= b. tulisan pengumuman,

= c. nomor pengumuman (jika ada),

= d. isi pengumuman, dan

= e. pihak yang membuat pengumuman.

Rangkuman Materi Pelajaran IPA

Bab 1 Rangka dan Pemeliharaannya

 Rangka adalah penopang bagian-bagian tubuh yang lunak dan
lemah pada makhluk hidup.

 Jenis rangka ada dua, yaitu rangka dalam dan rangka luar
(cangkang). Manusia memiliki rangka dalam.

 Tulang ada dua jenis, yaitu tulang keras (tulang tengkorak, lengan,
dan kaki) dan tulang rawan (tulang telinga dan hidung)

 Bagian-bagian rangka manusia: rangka kepala (tengkorak), rangka
badan, dan rangka anggota gerak.

 Rangka berguna untuk: melindungi organ-organ tubuh yang lunak;
tempat melekatnya otot-otot tubuh; menegakkan dan memberi
bentuk tubuh; membantu bergerak.

 Gerakan tubuh terjadi karena adanya sendi.
 Sendi yang tidak dapat digerakkan adalah sendi tengkorak.
 Rangka merupakan alat gerak pasif, sedangkan otot merupakan

alat gerak aktif.
 Penyakit rakitis disebabkan karena kekurangan vitamin D.
 Sinar matahari pagi mengandung vitamin D.
 Penyakit polio disebabkan oleh virus dan menyerang tulang

belakang.
 Penyakit polio bisa menyebabkan kelumpuhan. Pencegahannya

dengan imunisasi polio.

Bab 2 Alat Indra dan Pemeliharaannya

 Alat indra adalah bagian tubuh yang sangat peka dan berfungsi
sebagai alat pengenal keadaan di luar tubuh.

 Manusia memiliki 5 buah alat indra disebut panca indra, yaitu: mata
(indra penglihatan); telinga (indra pendengaran); hidung (indra
penciuman atau pembau); lidah (indra pengecap); dan kulit (indra
peraba).

 Bagian-bagian mata antara lain: kornea (selaput bening), iris
(selaput pelangi), pupil, lensa mata, retina (selaput jala), dan saraf
mata.

 Penyakit mata antara lain rabun dekat, rabun jauh, mata tua,
katarak, dan trakoma.

 Bagian-bagian telinga, antara lain: telinga bagian luar, telinga
bagian tengah, dan telinga bagian dalam.

 Bagian-bagian lidah yang peka terhadap rasa adalah pangkal lidah,
tepi lidah, tepi lidah bagian depan, dan ujung lidah.

 Hidung berfungsi sebagai indra pembau dan sebagai jalan
pernapasan.

 Kulit untuk meraba dan merasakan panas ataupun dingin.

Bab 3 Bagian-Bagian Tumbuhan

 Bagian-bagian tumbuhan adalah akar, batang, daun, bunga, buah,
dan biji.

 Akar berfungsi untuk mengokohkan berdirinya tumbuhan, tempat
cadangan makanan, serta menyerap air, mineral, dan zat-zat
makanan dari dalam tanah.

 Jenis-jenis akar adalah akar udara, akar gantung, dan akar tunjang.
 Batang berfungsi sebagai alat pengangkut dan pernapasan bagi

tumbuhan.
 Daun adalah tempat untuk mengolah atau membuat makanan.
 Bunga adalah alat perkembangbiakan pada tumbuhan.
 Buah adalah hasil proses pembuahan.

Bab 4 Penggolongan Hewan Berdasarkan Jenis Makanannya

 Hewan pemakan tumbuhan (herbivor), contoh: sapi, kambing, kuda.
 Hewan pemakan daging (karnivor), contoh: harimau, singa,

serigala.
 Hewan pemakan tumbuhan dan daging (omnivor), contoh: musang,

beruang, dan siamang.

Bab 5 Daur Hidup Hewan

 Tahap-tahap perubahan bentuk yang dialami oleh hewan dari telur
hingga menjadi dewasa dinamakan metamorfosis.

 Metamorfosis dibedakan menjadi 2 yaitu:
= a. Metamorfosis sempurna meliputi 4 daur perkembangan yaitu:
telur – larva – kepompong atau pupa – hewan dewasa.
= b. Metamorfosis tidak sempurna, meliputi daur perkembangan:
telur – hewan muda – hewan dewasa.

 Metamorfosis sempurna dialami oleh nyamuk, kupu-kupu, katak,
dan lalat.

 Metamorfosis tidak sempurna dialami oleh kecoak dan capung.
 Hewan peliharaan harus dirawat dengan baik, yaitu diberi makan

dan minum, dibersihkan kandangnya, dan diobati jika sakit.

Bab 6 Ekosistem

 Bentuk hubungan saling ketergantungan antarmakhluk hidup

disebut simbiosis.

 Ada tiga macam simbiosis, yaitu:

= a. Simbiosis mutualisma adalah hubungan yang saling

menguntungkan antarmakhluk hidup tersebut.

= b. Simbiosis komensalisma adalah hubungan ketergantungan

antarmakhluk hidup di mana makhluk yang satu diuntungkan tetapi

yang lain tidak dirugikan.

= c. Simbiosis parasitisma adalah hubungan saling ketergantungan

antarmakhluk hidup di mana makhluk yang satu diuntungkan dan

makhluk yang lain dirugikan.

 Rantai makanan adalah perjalanan makan-dimakan dengan urutan

tertentu. Rantai makanan saling berhubungan membentuk jaring-

jaring makanan.

 Dalam rantai makanan, tumbuhan berkedudukan sebagai produsen.

Pemakan tumbuhan atau hewan lain disebut konsumen.

 Hubungan saling ketergantungan antara makhluk hidup dengan

lingkungannya disebut ekosistem.

Bab 7 Wujud Benda

 Benda selalu mempunyai massa dan menempati ruang.

 Benda dikelompokkan menjadi tiga, yaitu: benda padat, benda cair,

dan benda gas.

 Sifat-sifat benda padat adalah:

= a. Bentuk dan volumenya tetap, tidak dipengaruhi oleh wadah atau

tempatnya.

= b. Dapat berubah bentuk jika diberi perlakuan tertentu, misalnya

disobek, dijatuhkan, atau ditumbuk.

 Sifat-sifat benda cair adalah:

= a. Bentuknya berubah-ubah tergantung wadah atau tempatnya,

namun volumenya tetap

= b. Permukaan benda cair yang tenang selalu datar.

= c. Mengalir dari tempat yang tinggi ke tempat yang rendah.

= d. Dapat menekan ke segala arah.

= e. Dapat meresap melalui celah-celah kecil.

 Sifat-sifat benda gas adalah:

= a. Bentuk dan volume berubah-ubah tergantung wadah atau

tempatnya.

= b. Menekan ke segala arah.

Bab 8 Perubahan Wujud Benda

 Perubahan suhu (panas dan dingin) dapat menyebabkan
perubahan wujud suatu benda.

 Perubahan fisika atau perubahan wujud yang dapat bolak- balik
yaitu perubahan benda yang tidak menghasilkan benda baru dan
sifat perubahannya tidak tetap (sementara).

 Perubahan kimia atau perubahan wujud yang tidak dapat bolak-
balik yaitu perubahan benda yang menghasilkan benda baru dan
sifat perubahannya tetap.

Bab 9 Benda dan Kegunaannya

 Pemilihan benda untuk pembuatan barang didasarkan pada
sifatnya.

 Baja adalah benda padat yang sangat kuat. Baja digunakan sebagai
bahan pembuatan jembatan.

 Plastik kuat, ringan, tidak tembus air, dan dapat dibuat dalam
berbagai bentuk. Plastik digunakan untuk jas hujan, gayung, dan
pembungkus makanan

Bab 10 Gaya

 Gaya adalah kekuatan untuk menarik atau mendorong suatu benda
 Gaya yang diberikan pada suatu benda dapat menyebabkan: benda

yang diam menjadi bergerak; benda yang bergerak menjadi diam;
dan perubahan bentuk benda
 Hukum Archimedes: Sebuah benda yang dicelupkan sebagian atau
seluruhnya dalam zat cair akan mendapat gaya ke atas yang

besarnya sama dengan berat zat cair yang didesak oleh benda
tersebut.
 Benda dalam air akan terapung apabila: berat jenis benda lebih kecil
dari berat jenis air.
 Benda dalam air akan melayang apabila: berat jenis benda sama
dengan berat jenis air.
 Benda dalam air akan tenggelam apabila: berat jenis benda lebih
besar daripada berat jenis air.
 Contoh alat yang menggunakan Hukum Archimedes: kapal laut,
kapal selam, galangan kapal, dan jembatan ponton.

Bab 11 Energi

 Energi adalah kemampuan untuk melakukan kerja.
 Beberapa bentuk energi antara lain: energi panas, energi listrik,

energi cahaya, energi gerak, energi bunyi, energi potensial, energi
kimia, dan energi nuklir.
 Energi panas dapat dihantarkan dengan cara konduksi, konveksi,
dan radiasi.
 Konduksi merupakan perpindahan panas yang terjadi pada benda
padat dan tidak diikuti benda.
 Konveksi terjadi dari satu tempat ke tempat lain dan terjadi pada
benda gas dan cair.
 Radiasi adalah perpindahan panas melalui ruang hampa dan
memancar ke segala arah. Konveksi dan radiasi tidak terjadi pada
benda padat.
 Bunyi adalah salah satu bentuk energi.
 Penyebab timbulnya bunyi adalah: ada benda yang bergetar dan
ada medium atau jalan bunyi.
 Bunyi dapat merambat pada medium padat, cair, dan gas.
 Bunyi dapat dipantulkan dan diserap.

Bab 12 Energi Alternatif

 Minyak bumi dan gas alam adalah sumber energi yang tidak dapat
diperbarui.

 Beberapa sumber energi alternatif adalah: matahari, angin, panas
bumi, air, dan biomassa.

 Matahari adalah sumber energi terbesar di bumi.

 Energi matahari dimanfaatkan untuk fotosintesis, pengeringan hasil
panen, pembuatan garam, pemanas air tenaga surya dan
pembangkit listrik.

 Energi angin, air, dan panas bumi juga dapat dimanfaatkan untuk
pembangkit listrik.

Bab 13 Karya Teknologi Sederhana

 Perubahan energi gerak dipengaruhi oleh udara.
 Pesawat dapat terbang karena pengaruh angin. Parasut menahan

gerak udara yang melewatinya dan bertindak sebagai rem.
 Energi gerak dapat diubah menjadi energi bunyi. Contohnya pada

alat desingan kayu dan drum yang ditabuh.

Bab 14 Kenampakan Bumi dan Benda Langit

 Perputaran bumi pada porosnya disebut rotasi bumi. Rotasi bumi
menyebabkan terjadinya siang dan malam. Bagian bumi yang
terkena sinar matahari disebut siang. Bagian bumi yang tidak
terkena sinar matahari dan gelap disebut malam.

 Bintang adalah benda langit yang memiliki cahaya sendiri. Matahari
adalah bintang terbesar sehingga cahayanya lebih terang
dibandingkan cahaya bintang.

 Gugusan bintang yang jumlahnya ratusan milyar disebut galaksi.
 Rasi bintang adalah kumpulan bintang-bintang yang letaknya

berdekatan dan membentuk gambaran tertentu sehingga mudah
dikenali.
 Cahaya bulan adalah cahaya matahari yang dipantulkan bulan.
Cahaya bulan tergantung dari banyak sedikitnya cahaya dari
matahari yang diserap bulan. Akibat perbedaan jumlah cahaya yang
diterima bulan, dari bumi kita melihat bentuk bulan yang selalu
berubah-ubah.

Bab 15 Perubahan Kenampakan Permukaan Bumi

 Kenampakan permukaan bumi dapat berubah karena air pasang,
angin, hujan, api, cahaya matahari, gempa bumi, dan gunung
meletus.

 Beberapa usaha mencegah erosi antara lain: melakukan
penanaman hutan kembali (reboisasi); membuat sengkedan tanah
(terasering); menanami area pantai dengan pohon bakau.

 Kerugian akibat perubahan kenampakan bumi dapat dicegah
dengan mengetahui gejala-gejala alam yang muncul.

Bab 16 Sumber Daya Alam

 Sumber daya alam adalah kekayaan alam yang dapat dimanfaatkan
oleh manusia.

 Sumber daya alam yang tidak dapat diperbarui antara lain batu bara,
minyak bumi, gas alam, timah, tembaga, dan besi.

 Sumber daya alam yang dapat diperbarui antara lain tumbuhan,
hewan, sinar matahari, dan angin.

 Nasi, susu, daging, pakaian, dan kayu adalah bentuk-bentuk
pengolahan dari sumber daya alam.

 Pengambilan sumber daya alam harus memperhatikan kelestarian
alam.

Rangkuman Materi Pelajaran IPS

Bab 1 Peta Lingkungan Setempat

 Peta merupakan gambar sebagian atau keseluruhan permukaan
bumi dengan skala tertentu. Kumpulan peta yang dibukukan disebut
Atlas. Peta yang dibuat pada bidang bola disebut globe.

 Ada dua jenis peta yaitu peta umum (Peta Topografi) dan peta
khusus (Peta Tematik).

 Peta yang baik disertai dengan komponen-komponen peta.
Komponen peta terdiri dari judul peta, skala peta, legenda, simbol,
arah mata angin, garis astronomis, garis tepi, tahun pembuatan,
indeks dan inset peta.

 Cara sederhana menggambar peta adalah dengan menjiplak dan
teknik kotak. Dalam menggambar peta harus dengan hati-hati dan
teliti agar tidak terjadi kesalahan.

 Salah satu komponen peta yang penting adalah skala. Skala
merupakan perbandingan jarak pada peta dengan jarak sebenarnya
di permukaan bumi. Skala ada dua jenis, skala angka dan skala

garis. Kita dapat menghitung jarak suatu tempat dengan
menggunakan skala.
 Cara memperbesar dan memperkecil peta dapat dilakukan dengan
teknik kotak. Jika peta diperbesar atau diperkecil maka skalanya
juga berubah.

Bab 2 Kenampakan Alam di Lingkungan Setempat

 Kenampakan alam merupakan bentuk muka bumi. Kenampakan
alam disebut juga bentang alam.

 Kenampakan alam terdiri dari kenampakan alam wilayah daratan
dan kenampakan alam wilayah perairan.

 Kenampakan alam wilayah daratan antara lain dataran rendah,
dataran tinggi, gunung, pegunungan, tanjung, dan delta. Sedangkan
kenampakan alam wilayah perairan antara lain laut, selat, teluk,
sungai, danau dan rawa. Semua kenampakan alam tersebut
memiliki manfaat bagi kehidupan masyarakat.

 Kenampakan alam berpengaruh pada kehidupan sosial budaya
manusia. Antara lain dalam hal pekerjaan, adat-istiadat, peralatan
hidup, makanan, pengetahuan, kesenian, bahasa dan sistem
kemasyarakatan.

 Peristiwa alam yang terjadi dapat menimbulkan keuntungan dan
kerugian. Peristiwa alam yang merugikan sering disebut dengan
bencana alam. Peristiwa alam yang terjadi dapat mempengaruhi
kehidupan masyarakat. Peristiwa alam yang dapat mempengaruhi
kehidupan masyarakat antara lain gempa bumi, gunung meletus,
banjir dan angin topan.

Bab 3 Sumber Daya Alam dan Kegiatan Ekonomi Setempat

 Sumber daya alam merupakan kekayaan alam di suatu tempat yang
dapat digunakan untuk memenuhi kebutuhan hidup manusia.

 Sumber daya alam dibagi menjadi dua, yaitu sumber daya alam
yang dapat diperbarui dan sumber daya alam yang tidak dapat
diperbarui.

 Sumber daya alam yang dapat diperbarui yaitu sumber daya alam
yang dapat dihasilkan kembali (dilestarikan) setelah kita
menggunakannya. Contohnya adalah berbagai jenis hewan dan
tumbuhan. Sumber daya alam yang selalu tersedia setiap saat di

alam juga termasuk sumber daya alam yang dapat diperbarui.
Contohnya adalah air, tanah dan udara.
 Sumber daya alam yang tidak dapat diperbaruiyaitu sumber daya
alam yang tidak bisa kita hasilkan kembali setelah kita
menggunakannya. Sumber daya alam yang tidak dapat diperbarui
dapat dibedakan menjadi tiga, yakni sumber daya alam mineral
logam, sumber daya alam mineral bukan logam (batu-batuan), dan
sumber daya energi.
 Peta persebaran sumber daya alam di suatu tempat berguna untuk
mengetahui dengan cepat daerah mana yang menghasilkan suatu
sumber daya alam. Sehingga kita dapat memanfaatkannya dengan
lebih optimal.
 Bentuk-bentuk kegiatan ekonomi dalam memanfaatkan sumber
daya alam antara lain pertanian, perkebunan, perikanan,
peternakan, kerajinan, perdagangan, perindustrian, jasa, dan
pertambangan.
 Bentuk alam beserta sumber daya alam yang terdapat di dalamnya
bepengaruh terhadap kegiatan ekonomi masyarakat terutama
dalam hal pekerjaan.
 Sumber daya alam merup akan karunia Tuhan yang harus
dimanfaatkan dengan sebaik-baiknya. Usaha pelestarian sumber
daya alam antara lain dengan berhemat, banyak menanam pohon,
mendaur ulang, dan tidakm erusak lingkungan .

Bab 4 Keanekaragaman Suku dan Budaya Setempat

 Suku bangsa merupakan sekumpulan masyarakat yang memiliki
kebiasaan dan budaya yang sama. Contoh suku di Indonesia antara
lain Suku Jawa, Suku Sunda,

 Suku Tengger, Suku Aceh, Suku Batak, Suku Asmat, Suku Dayak,
Suku Bali, Suku Sasak dan lain sebagainya.

 Budaya dan kebudayaan adalah semua hasil pengolahan akal
pikiran (cipta), perasaan (rasa) dan kehendak (karsa) dari manusia.

 Bentuk-bentuk budaya yang biasa terdapat di tiap sukub angsa
antara lain bahasa, sistem kemasyarakatan, upacara adat, rumah
adat, pakaian adat, senjata tradisional, dan kesenian tradisional.
Sedangkan kesenian tradisional terdiri dari tarian tradisional, seni
musik tradisional, lagu daerah, seni pertunjukan, dan cerita rakyat.

 Beragamnya suku dan budaya di wilayah Indonesia sangat rawan
perpecahan. Oleh karena itu persatuan dalam keragaman harus
senantiasa dijaga. Dengan berpegang pada semboyan Bhinneka
Tunggal Ika, niscaya persatuan dalam keragaman akan senantiasa
terwujud.

Bab 5 Peninggalan Sejarah di Lingkungan Setempat

 Sejarah merupakan cerita yang benar-benar terjadi di masa lalu.
 Kita belajar sejarah agar dapat mengambil manfaatnya yakni

mengetahui kehidupan manusia di masa lalu dan dapat mengambil
pelajaran dari perjalanan hidup di masa lalu.
 Kita dapat mengetahui kehidupan di masa lalu dari sumber sejarah.
Ada tiga sumber sejarah yakni sumber lisan, tertulis dan benda.
Sumber-sumber sejarah mempunyai nilai yang sangat tinggi karena
menjadi bukti nyata suatu peristiwa di masa lalu.
 Setiap tempat atau setiap daerah pasti memiliki sejarah kelahiran
atau berdirinya. Untuk mengetahuinya kita harus mencari sumber
yang dapat dipercaya.
 Kita bisa mengetahui kehidupan masa lalu manusia melalui
peninggalan-peningalan sejarah yang ditemukan. Bentuk-bentuk
peninggalan sejarah antara lain berupa tulisan, bangunan, benda,
karya seni dan adat istiadat. Peninggalan sejarah yang berupa
tulisan antara lain prasasti dan naskah kuno. Peninggalan sejarah
yang berupa bangunan adalah candi, masjid, gereja, benteng, dan
istana atau keraton. Peninggalan sejarah yang berupa benda antara
lain fosil, artefak dan patung.
 Peninggalan sejarah memiliki arti yang sangat penting dan bernilai
tinggi. Sehingga kita harus melestarikan peninggalan sejarah.

Bab 6 Sikap Kepahlawanan dan Patriotisme

 Sikap kepahlawanan adalah sikap yang menunjukkan keberanian
dan pengorbanan yang tinggi dalam berjuang mencapai suatu hal.

 Ciri-ciri sikap kepahlawanan adalah berani, tangguh, bersemangat
untuk maju, ikhlas dan rela berkorban.

 Sikap kepahlawanan harus kita wujudkan dalam kehidupan sehari-
hari. Sikap kepahlawanan dapat diwujudkan di lingkungan keluarga,
sekolah dan masyarakat.

 Sikap patriotisme merupakan sikap cinta tanah air. Sikap patriotisme
tidak hanya dimiliki oleh pahlawan tetapi juga harus dimiliki semua
warga Indonesia.

 Wujud sikap patriotisme antara lain :
= a. mencintai dan menggunakan produk dalam negeri
= b. tidak merusak lingkungan hidup
= c. tidak merusak fasilitas umum
= d. ikut serta dalam pembangunan bangsa
= e. mentaati peraturan yang ada
= f. melestarikan budaya bangsa.

 Jasa para pahlawan harus kita hargai dengan jiwa besar
Menghargai jasa pahlawan yang paling penting adalah meneladai
sikap dan perjuangannya.

Bab 7 Kegiatan Ekonomi berdasarkan Potensi Daerah

 Kebutuhan hidup manusia dapat dibedakan menjadi dua, yakni
kebutuhan pokok dan kebutuhan tambahan.

 Kebutuhan pokok merupakan kebutuhan yang mutlak harus
dipenuhi setiap hari. Yang termasuk kebutuhan pokok antara lain
pangan, sandang, papan, dan kesehatan.

 Kebutuhan tambahan merupakan kebutuhan yang pemenuhannya
dapat ditunda. Contoh kebutuhan tambahan antara lain kendaraan,
telepon, dan rekreasi.

 Kegiatan ekonomi merupakan kegiatan manusia untuk memenuhi
kebutuhan hidup.

 Kegiatan ekonomi terdiri dari produksi, konsumsi, dan distribusi.
 Setiap daerah memiliki potensi daerah yang dapat dimanfaatkan

untuk kegiatan ekonomi.
 Potensi daerah dapat dibedakan menjadi tiga, yakni potensi alam,

potensi sosial budaya, dan potensi sumber daya manusia.
 Potensi-potensi yang ada di suatu daerah dapat dimanfaatkan untuk

kegiatan ekonomi. Kegiatan pemanfaatan potensi daerah ini
mencakup banyak bidang. Antara lain bidang pertanian,
perkebunan, peternakan, industri, perdagangan, pertambangan,
dan pariwisata.
 Dalam setiap pemanfaatan potensi daerah untuk kegiatan ekonomi
membutuhkan sumber daya manusia yang berkualitas, terampil dan
terlatih.

Bab 8 Koperasi dalam Perekonomian Indonesia

 Koperasi adalah badan usaha yang beranggotakan orang-seorang

atau badan hukum koperasi. Badan hukum koperasi artinya

koperasi yang telah diakui oleh pemerintah sebagai lembaga

hukum. Koperasi berasaskan kekeluargaan dan bertujuan

meningkatkan kesejahteraan anggotanya.

 Manfaat koperasi bagi anggota antara lain:

= 1) memenuhi kebutuhan anggota,

= 2) pada akhir tahun setiap anggota mendapat keuntungan yang

disebut Sisa Hasil Usaha (SHU),

= 3) setiap anggota dapat berlatih berorganisasi dan bergotong

royong,

= 4) setiap anggota dapat berlatih bertanggung jawab.

 Menurut Undang-Undang Perkoperasian modal koperasi terdiri dari

modal sendiri dan modal pinjaman. Modal sendiri dapat berasal dari

simpanan pokok, simpanan wajib, simpanan sukarela, dana

cadangan dan dana hibah. Sedangkan modal pinjaman bisa berasal

dari anggota, koperasi lain, bank dan sumber lain yang sah.

 Koperasi memiliki tiga kelengkapan yaitu, rapat anggota, pengurus,

dan pengawas. Rapat anggota memiliki kedudukan tertinggi dalam

koperasi.

 Berdasarkan jenis usahanya koperasi dapat kita bedakan menjadi

koperasi produksi, koperasi konsumsi, koperasi simpan pinjam, dan

koperasi serba usaha.

 Berdasarkan keanggotaannya koperasi antara lain dibedakan

menjadi Koperasi Sekolah, Koperasi Pegawai Negeri, Koperasi Unit

Desa dan Koperasi Pasar.

 Berdasarkan tingkatannya koperasi dapat dibedakan menjadi

koperasi primer dan koperasi sekunder.

 Koperasi memiliki peran yang besar di masyarakat. koperasi disebut

sebagai soko guru atau tiang utama perekonomian di Indonesia.

 Koperasi di Indonesia masih banyak kelemahannya, antara lain sulit

berkembang karena modal terbatas dan pengurus yang kurang

cakap dalam mengelola koperasi.

Bab 9 Perkembangan Teknologi

 Teknologi merupakan ilmu yang menggali berbagai ilmu terapan.
Teknologi juga sering dipakai untuk menyebut berbagai jenis
peralatan yang mempermudah hidup manusia.

 Jenis teknologi antara lain adalah teknologi alat rumah tangga,
teknologi produksi, teknologi komunikasi dan teknologi transportasi.

 Teknologi produksi merup akan teknologi yang digunakan untuk
mengolah bahan mentah menjadi barang jadi. Teknologi produksi
dibedakan menjadi teknologi produksi makanan dan obat-obatan,
teknologi produksi pakaian dan teknologi produksi bahan bangunan.

 Contoh teknologi produksi masa lalu antara lain cangkul, bajak,
kapak, alat tenun tangan. Contoh teknologi produksi masa kini
antara lain traktor, mesin tenun, dan gergaji mesin.

 Teknologi komunikasi dibedakan menjadi teknologi komunikasi
lisan, tertulis dan komunikasi dengan isyarat.

 Contoh teknologi komunikasi masa lalu antara lain kentongan, asap,
surat yang diantar kurir. Contoh teknologi komunikasi masa kini
antara lain media cetak, televisi, radio, HP dan internet.

 Teknologi transportasi dibedakan menjadi teknologi transportasi
darat, laut dan udara.

 Contoh teknologi transportasi masa lalu antara lain kuda, andong,
delman, perahu layar. Contoh teknologi transportasi masa kini
antara lain bus, kereta api listrik, pesawat terbang.

Bab 10 Masalah Sosial di Lingkungan Setempat

 Masalah sosial merupakan masalah yang terjadi di masyarakat.
Masalah sosial merupakan kondisi masyarakat yang tidak normal
atau tidak semestinya.

 Masalah sosial terjadi karena faktor ekonomi, kepribadian,
lingkungan masyarakat dan negara.

 Bentuk-bentuk masalah sosial antara lain kebodohan,
pengangguran, kemiskinan, kejahatan, pertikaian dan kenakalan
remaja.

 Pemerintah telah melakukan berbagai upaya untuk menyelesaikan
masalah sosial, antara lain : pemberian kartu Askes, raskin, dana
BOS, BTL, sekolah terbuka, pendidikan luar sekolah, pemberian
bantuan modal usaha.

 Upaya mengetasi masalah sekolah perlu melibatkan berbagai pihak
baik individu, kelompok masyarakat, pengusaha, organisasi sosial
baik di dalam dan luar negeri.

 Upaya mengatasi masalah seringkali menemui hambatan seperti
tidak tepat sasaran, petugas yang menyalahgunkan serta
kurangnya kerjasama dengan masyarakat.

Rangkuman Materi Pelajaran PKn

Bab 1 Mengenal Pemerintahan Desa dan Kecamatan Sendiri

 Kepala desa merupakan pimpinan dalam penyelenggaraan
pemerintah desa.

 Perangkat desa adalah sekretaris desa atau perangkat desa lainnya
yang diangkat oleh pejabat yang berwenang.

 Kelurahan adalah wilayah kerja lurah yang mana sebagai perangkat
daerah kabupaten/kota di bawah kecamatan.

 Wilayah kecamatan meliputi beberapa desa/kelurahan.
 Badan Permusyawaratan Desa atau BPD adalah lembaga yang

merupakan perwujudan demokrasi dalam penyelenggaraan
pemerintahan desa sebagai unsur penyelenggara pemerintahan
desa. Anggota BPD adalah wakil dari penduduk desa bersangkutan
berdasarkan keterwakilan wilayah yang ditetapkan dengan cara
musyawarah dan mufakat.
 Pengangkatan, pemindahan, dan pemberhentian camat dilakukan
oleh bupati atas usul sekretaris daerah.
 Perangkat kecamatan terdiri atas camat, sekretaris camat, seksi-
seksi dan jabatan fungsional.
 Camat bertugas melaksanakan kewenangan pemerintahan yang
dilimpahkan oleh bupati/walikota.
 Seksi-seksi yang berada di lingkungan kecamatan bertugas
menbantu camat dalam menjalankan roda pemerintahan di
lingkungan kecamatan.
 Tugas seorang camat adalah melaksanakan kewenangan
pemerintahan yang dilimpahkan oleh seorang bupati atau walikota
untuk menangani sebagian urusan otonomi daerah.

Bab 2 Mengenal Pemerintahan Kabupaten, Kota, dan Provinsi
Sendiri

 Kabupaten/kota merupakan wilayah otonom dibawah koordinasi
pemerintah provinsi, dimana kabupaten dipimpin oleh kepala
daerah yang disebut bupati.

 Sedangkan, kota dipimpin oleh seorang kepala daerah yang disebut
walikota.

 DPRD berfungsi sebagai lembaga legislatif daerah yang merupakan
perwujudan dari demokrasi Pancasila.

 DPRD memiliki fungsi legislasi, anggaran, dan pengawasan.
 Perangkat kabupaten/kota terdiri atas kepala daerah, sekretariat

DPRD, sekretariat daerah, dinas-dinas, badan-badan, dan kantor-
kantor.
 Sekretariat DPRD kabupaten/kota merupakan perangkat
pemerintah daerah yang bertugas memberikan pelayanan kepada
anggota DPRD kabupaten/kota.
 Dalam melakukan pengawasan terhadap penyelenggaraan
pemerintahan daerah, DPRD memiliki hak, antara lain: hak
interpelasi, hak angket, dan hak menyatakan pendapat.
 Provinsi terdiri atas beberapa kabupaten/kota dan hanya diberikan
otonomi secara terbatas.
 Provinsi dipimpin oleh kepala daerah yang disebut gubernur. Dalam
penyelenggaraan pemerintahan provinsi, gubernur dibantu oleh
seorang wakil gubernur dan pengawasan penyelenggaraan
pemerintahan provinsi dilakukan oleh Dewan Perwakilan Rakyat
Daerah (DPRD) provinsi.
 DPRD merupakan lembaga perwakilan rakyat daerah dan
berkedudukan sebagai unsur penyelenggaraan pemerintah daerah.
 Perangkat daerah meliputi Sekretariat Daerah, Sekretariat DPRD,
Dinas Daerah Provinsi dan Lembaga Teknis Daerah Provinsi.

Bab 3 Pemerintahan Pusat dan Lembaga-Lembaga Negara Kita

 Pemerintahan pusat adalah gabungan dari beberapa lembaga yang
ada pada tingkat pusat, yaitu lembaga legislatif (MPR yang terdiri
dari DPR dan DPD), lembaga eksekutif (presiden, wakil presiden
dan menteri), lembaga kekuasaan kehakiman (MA, KY dan MK),
dan BPK.

 Kekuasaan eksekutif dijalankan oleh presiden dbantu oleh wakil
presiden dan para menteri.

 Kekuasaan legislatif dipegang oleh Dewan Perwakilan Rakyat
(DPR), dan Dewan Perwakilan Daerah (DPD).

 Kekuasaan eksaminatif, yaitu Badan Pemeriksa Keuangan (BPK).
 Mahkamah Konstitusi merupakan salah satu lembaga negara yang

melakukan kekuasaan kehakiman yang merdeka untuk menyeleng-
garakan peradilan guna menegakkan hukum dan keadilan.

Bab 4 Globalisasi

 Globalisasi adalah proses perubahan menuju kehidupan mendunia.
Di era globalisasi ini, setiap kejadian, peristiwa, atau perkembangan
di suatu tempat akan didapatkan orang-orang yang ada di tempat
lain yang berjauhan.

 Masuknya budaya asing melalui televisi, radio, atau internet sedikit
banyak telah mempengaruhi kebudayaan suatu bangsa.

 Adanya budaya asing tersebut tentu ada yang bersifat positif dan
ada pula yang bersifat negatif.

Bab 5 Budaya Indonesia

 Budaya artinya pikiran dan akal budi, sedangkan kebudayaan
adalah semua hasil cipta, karya, rasa, dan karsa manusia yang
dilakukan secara sadar dalam kehidupan bermasyarakat.

 Menurut Ki Hajar Dewantara, kebudayaan ialah buah budi manusia
dalam hidup bermasyarakat.

 Hasil kebudayaan ada yang dapat dilihat dan diraba atau berwujud,
namun ada pula yang tidak dapat diraba atau tidak berwujud, tetapi
dapat dirasakan keberadaannya.

 Kebudayaan daerah merupakan hasil pemikiran dan perbuatan
masyarakat di daerah yang bersangkutan yang mempunyai ciri-ciri
tersendiri.

 Kebudayaan nasional Indonesia adalah kebudayaan yang terbentuk
dari unsur-unsur kebudayaan daerah yang ada di seluruh wilayah
Indonesia.

Rangkuman Materi Pelajaran PAI

Bab 1 Mengartikan Al-Qur’an Surah Pendek

 Surah Al-F-atihah merupakan surah pembuka. Surah pembuka di
dalam Al-Qur’an.

 Surah Al-F-atihah terdiri dari tujuh ayat.
 Surah Al-F-atihah wajib dibaca. Dibaca pada setiap salat.
 Allah Maha Pemurah lagi Maha Penyayang. Pemurah dan

penyayang terhadap makhluk-Nya yang taat dalam menjalankan
perintah Allah.
 Segala puji hanyalah kepada Allah SWT Tuhan seluruh alam. Allah
SWT. penguasa hari pembalasan.
 Memohon pertolongan hanya kepada Allah SWT. Beribadahlah dan
menyembah kepada Allah SWT. Kemudian memohonlah
pertolongan kepada Allah SWT..
 Surah Al-Ikhlas terdiri dari empat ayat. Surah Al-Ikhlas diturunkan di
Mekah. Sebelum Nabi Muhammad saw. hijrah ke Madinah.
 Al-Ikhlas artinya memurnikan ke-Esaan Allah SWT.
 Allah Maha Esa. Allah SWT. dan tidak bersekutu dengan yang lain.
 Allah tempat kita memohon sesuatu. Dosa besar bagi orang-orang
yang memohon. Memohon sesuatu kepada selain Allah SWT.

Bab 2 Sifat Jaiz Allah SWT

 Allah SWT. memiliki sifat jaiz.
 Jaiz artinya boleh.
 Allah SWT. boleh berbuat apapun. Semua menurut kehendak Allah

sendiri. Tidak ada yang memaksa dan menghalangi.
 Setiap kejadian pasti ada hikmahnya. Apabila manusia dapat

mengambil manfaat dari setiap kejadian.

Bab 3 Kisah Nabi Adam a.s. dan Kisah Nabi Muhammad saw.

 Nabi Adam a.s. adalah manusia pertama yang diciptakan Allah. Istri
Nabi Adam a.s bernama Hawa.

 Nabi Muhammad saw. lahir tanggal 12 Rabiulawal tahun Gajah.
Bertepatan dengan 20 April 571 Masehi.

 Tanda-tanda kerasulan Nabi Muhammad saw. dapat diketahui sejak
kecil. Pertama dengan dibelahnya dada untuk dibersihkan hatinya.
Pada saat berdagang selalu dinaungi awan. Hingga diangkat
menjadi rasul.

Bab 4 Membiasakan Perilaku Terpuji

 Nabi Adam a.s. adalah manusia pertama. Nabi Adam a.s. pernah
melakukan kesalahan. Nabi Adam a.s. melanggar larangan Allah
swt. Nabi Adam a.s. harus tinggal di bumi. Namun, Nabi Adam tidak
pernah berputus asa.

 Nabi Adam a.s. memohon ampunan dan keridaan Allah swt. Nabi
Adam a.s. bertobat siang dan malam. Tobat artinya sadar dan
menyesal. Tobat dengan sungguh-sungguh disebut tobat nasuha.
Apabila sudah bertobat tidak boleh mengulangi lagi.

 Nabi Muhammad saw. adalah rasul terakhir. Nabi Muhammad saw.
memiliki sifat terpuji. Sifat terpuji yang dimiliki sejak kecil. Nabi
Muhammad saw. tidak mengikuti budaya jahiliah.

 Meneladani artinya meniru atau mengikuti. Meneladani rasul artinya
meniru atau mengikuti rasul. Meneladani perilaku terpuji rasul.
Mengikuti dengan mengamalkannya. Mengamalkan dalam
kehidupan sehari-hari.

Bab 5 Mengenal Ketentuan Salat

 Salat merupakan tiang agama Islam.
 Salat dikerjakan dengan perkataan dan perbuatan. Salat di awali

dengan takbiratul ihram dan diakhiri dengan salam.
 Salat harus memenuhi ketentuan-ketentuan yang berupa rukun,

sunah-sunah, syarat sah serta syarat wajib salat.
 Salat yang tidak memenuhi ketentuan syarat sah-nya salat, maka

salatnya tidak sah.

Bab 6 Surah Al-Kausar, Surah An-Nasr,dan Surah Al-’Asr

 Surah Al-Kausar diturunkan di Mekah. Diturunkan sebelum Nabi
Muhammad saw. hijrah ke Madinah.

 Surah Al-Kausar terdiri dari tiga ayat. Berisi tentang perintah salat
dan berkorban.

 Surah An-Nasr terdiri dari tiga ayat. Diturunkan di Kota Madinah.
 Surah An-Nasr berisi tentang pertolongan. Pertolongan Allah

terhadap hamba-Nya. Hamba yang menaati perintah Allah dan
rasul-Nya.

 Pertolongan berupa kemenangan. Kemenangan akan banyaknya
umat. Umat yang berbondong-bondong masuk Islam.

 Surah Al-’Asr terdiri dari tiga ayat. Diturunkan di Kota Mekah. Berisi
tentang kerugian bagi orang-orang yang tidak pandai
memanfaatkan waktu. Mereka akan mengalami kerugian.

 Seseorang akan mendapat keberuntungan. Apabila dapat
memanfaatkan waktu. Waktu yang digunakan untuk berbuat
kebaikan.

 Surah Al-Kausar, Surah An-Nasr, dan Surah Al-’Asr termasuk surah
pendek.

Bab 7 Mengenal Malaikat dan Tugasnya

 Percaya kepada malaikat termasuk rukun iman yang kedua. Allah
menciptakan makhluk nyata dan gaib. Malaikat termasuk makhluk
gaib.

 Malaikat diciptakan dari nur/cahaya. Malaikat tunduk dan patuh
terhadap perintah Allah. Malaikat tidak pernah melakukan dosa.

 Jumlah malaikat ada banyak. Sepuluh malaikat yang wajib kita
percayai. Malaikat memiliki tugas masing-masing.

Bab 8 Menceritakan Kisah Nabi

 Nabi Ibrahim a.s. lahir di Faddam ‘Aram, Babylonia.
 Ayahnya bernama Azar. Pekerjaannya membuat patung berhala.

Patung berhala dijual untuk disembah.
 Ibunya bernama Lisa binti Karbita bin Nuh. Nabi Ibrahim a.s.

bergelar Khalilullah, yang artinya kekasih Allah swt.
 Nabi Ibrahim a.s. lahir di zaman Raja Namrud. Raja Namrud

seorang raja yang kejam. Hatinya keras dan buruk tingkah lakunya.
Dia memerintahkan membunuh bayi laki-laki yang baru lahir.
 Nabi Ibrahim a.s mencari Tuhan. Beliau mencari Tuhan melalui
akalnya. Dengan melihat semua di sekelilingnya. Nabi Ibrahim
menganggap yang besar sebagai Tuhan.
 Malaikat Jibril datang membawa wahyu. Malaikat Jibril berkata
kepada Nabi Ibrahim a.s. tentang Tuhan. Tuhan yang sebenarnya
adalah Allah Yang Esa. Allah Maha Pencipta alam semesta.

 Nabi Ibrahim a.s berdakwah kepada umatnya. Beliau mengajak
umatnya menyembah Allah. Dan meninggalkan berhala buatan
manusia.

 Nabi Ibrahim a.s. berani menghancurkan berhala. Berhala
sesembahan Raja Namrud dan pengikutnya.

 Nabi Ibrahim a.s. mendapat mukjizat dari Allah. Mukjizatnya tidak
dapat dibakar api. Hukuman yang diberikan Raja Namrud.

 Nabi Ismail a.s. putera Nabi Ibrahim a.s. Nama ibunya adalah Siti
Hajar.

 Nabi Ismail a.s. mendapat mukjizat dari Allah. Mukjizat berupa air
yang memancar. Memancar dari pukulan kakinya. Air itulah yang
disebut air zam-zam.

Bab 9 Meneladani Kisah Nabi

 Nabi Ibrahim a.s. hidup bersama masyarakat. Masyarakat yang
penuh kemusyrikan dan kekufuran.

 Nabi Ibrahim a.s. ingin menyelamatkan kaumnya. Menyelamatkan
dari kemusyrikan dan kekufuran. Agar terhindar dari azab Allah swt.

 Nabi Ibrahim a.s. memiliki sifat terpuji. Pemberani, sabar dan tabah.
Nabi Ibrahim a.s. termasuk ulul azmi. Ulul azmi artinya mampu
menghadapi ujian. Nabi

 Ibrahim a.s. patut dicontoh dan diteladani. Keteladanannya adalah
kecerdasan, kegigihan, kebenaran, dan ketaatannya.

 Nabi Ibrahim a.s. dengan kecerdasannya dapat membedakan
kebenaran dengan kemusyrikan.

 Nabi Ibrahim a.s. gigih meluruskan keyakinan. Keyakinan
masyarakat yang tidak benar. Agar beriman kepada Allah swt.

 Nabi Ismail a.s. adalah anak yang saleh. Nabi Ismail a.s. berbakti
kepada orang tuanya.

 Nabi Ismail a.s. taat kepada orang tuanya. Nabi Ismail a.s. sabar
dan ikhlas dalam menjalankan tugasnya.

 Nabi Ismail a.s. penyabar dan dapat diajak musyawarah serta rela
berkorban. Sabar menghadapi cobaan dan rintangan. Serta siksaan
dalam menjalankan dakwahnya.

Bab 10 Melaksanakan Zikir dan Doa

 Zikir artinya ingat.

 Zikrullah artinya ingat kepada Allah swt.

 Banyak berzikir akan dipermudahkan semua oleh Allah swt. Berzikir

setelah salat sangat dianjurkan.

 Berzikir dengan membaca istigfar, tasbih, takbir, tahmid, dan

dilanjutkan berdoa.

 Berdoa artinya memohon kepada Allah swt. Memohon agar diberi

segala kebaikan.

 Ada waktu yang mustajab untuk berdoa.

= Setelah menunaikan salat. Baik salat fardu maupun sunah.

= Di antara azan dan ikamah.

= Sepertiga malam yang terakhir.

= Pada tiap malam bulan Ramadan.

= Pada saat berbuka puasa.

= Pada saat iktikaf di masjid.

= Pada saat sujud dalam salat.

= Setelah membaca Kitab Al-Qur’an.

= Pada saat minum air zam-zam.

 7. Adab ketika berdoa adalah:

= Suci badan dan pakaian.

= Suci dari hadas dan najis.

= Membaca basmalah dan salawat Nabi Muhammad saw..

= Dilaksanakan dengan tenang dan kusyuk.

= Berdoa diakhiri dengan membaca hamdalah.


Click to View FlipBook Version