The words you are searching are inside this book. To get more targeted content, please make full-text search by clicking here.

Kelompok 3_ Desain & Struktur Organisasi

Discover the best professional documents and content resources in AnyFlip Document Base.
Search
Published by kimaleyda13, 2022-09-11 12:59:19

Kelompok 3_ Desain & Struktur Organisasi

Kelompok 3_ Desain & Struktur Organisasi

E-Creative Book

Desain & Struktur

Organisasi

Kelompok 3
Perilaku Organisasi

KELAS A - ADMINISTRASI PUBLIK 2021

OUR

D2in1a02Se0p1t6i0a0n2ti Cin2d1y02Ir0m16a0d0a4ni

Sit2i 1N0o2r0A16le0y06da Adj2i P1u0t2e0r1i6M02i

Salsa2b1i0la20S1y6a0n3d6ana Sit2i1N0u2r01H6a0l3iz8a

ila M. Ge2b1y02C0o1r6n0e3li9a TEAMDin2d1a02A0u1l6y0a40A.
29

KATA

PENGANTAR

Segala puji bagi Allah, Tuhan Yang Maha Esa atas rahmat dan karunia-

Nya, sehingga penulis dapat menyelesaikan e-creative book. Tak lupa juga

mengucapkan salawat serta salam semoga senantiasa tercurahkan kepada

Nabi Besar Muhammad SAW, karena berkat beliau, kita mampu keluar dari

kegelapan menuju jalan yang lebih terang.

Kami ucapkan juga rasa terima kasih kami kepada pihak-pihak yang

mendukung lancarnya mulai dari proses penulisan hingga proses cetak,

yaitu orang tua kami, rekan-rekan kelompok 3, dosen pengampu mata kuliah

ini, dan masih banyak lagi yang tidak bisa kami sebutkan satu per satu.

Adapun, e-creative book ini yang berjudul ''Desain dan struktur organisasi"

ini telah selesai kami buat secara semaksimal dan sebaik mungkin agar

menjadi manfaat bagi pembaca yang membutuhkan informasi dan

pengetahuan mengenai bagaimana desain dan struktur yang terdapat

dalam organisasi.
Kami sadar, masih banyak luput dan kekeliruan yang tentu saja jauh dari

sempurna tentang buku ini. Oleh sebab itu, kami mohon agar pembaca
memberi kritik dan juga saran terhadap karya buku ini agar kami dapat

terus meningkatkan dan mengembangkan kualitas buku.

Demikian e-creative book ini kami buat, dengan harapan agar pembaca

dapat memahami informasi dan juga mendapatkan wawasan mengenai

desain dan struktur organisasi serta dapat bermanfaat bagi masyarakat

dalam arti luas. Terima kasih.

i Samarinda, 23 Agustus 2022

DAFTAR

ISI

Kata Pengantar.......................................................... i

Daftar Isi.......................................................................... ii

1.Definisi Desain Organisasi.................................... 01

2.Definisi Struktur Organisasi.............................. 03

3.Fungsi dan Peran Struktur



Organisasi.......................................................................... 05

4.6 Elemen Kunci Struktur



Organisasi.......................................................................... 07

5.Desain Organisasi Umum dan



Terkini................................................................................... 14

6.Struktur Organisasi Mekanik dan



Organik................................................................................ 18

7. Kekuatan Yang Mempengaruhi Struktur



Organisasi.......................................................................... 22

8. Hubungan Antara Desain Organisasi dan



Perilaku Individu........................................................... 26

Daftar Pustaka.......................................................... 29

ii

01

ORDGEASNAISIANSI

01

DESAIN

ORGANISASI
Desain organisasi adalah pola tentang hubungan antara
berbagai komponen dan bagian dari organisasi, namun
sesungguhnya desain organisasi merupakan proses
perkembangan hubungan dan penciptaan struktur untuk
mencapai tujuan organisasi. Jadi pada hakikatnya struktur
organisasi merupakan hasil dari desain organisasi itu sendiri
yang dibangun dengan mempertimbangkan prinsip organisasi
dan pembagian core bisnis yang jelas dengan berpedoman
pada visi, misi, dan tujuan organisasi itu sendiri.

MENURUT PARA AHLI :

Menurut Ivancevich, Konopaske, dan Matteson (2007), desain

organisasi adalah struktur organisasi tertentu sebagai hasil

dari berbagai keputusan dan tindakan para manajer.
Menurut Griffin (2004), desain organisasi adalah keseluruhan

rangkaian elemen struktural dan hubungan di antara

elemen-elemen tersebut yang digunakan untuk mengelola

organisasi secara total.

Beberapa pengertian tersebut dapat


diketahui bahwa desain organisasi


merupakan proses memilih dan mengelola


segala aspek-aspek dalam organisasi


sehingga menciptakan suatu struktur


organisasi tertentu untuk mencapai
02
tujuan bersama.

02

SORTGRAUNKISTAUSRI

03

STRUKTUR ORGANISASI
Setiap perusahaan pada umumnya mempunyai struktur
organisasi. Penyusunan struktur organisasi merupakan
langkah awal dalam memulai pelaksanaan kegiatan
organisasi, dengan kata lain penyusunan struktur
organisasi adalah langkah terencana dalam suatu
perusahaan untuk melaksanakan fungsi perencanaan,
pengorganisasian, pengarahan, dan pengawasan.

MENURUT PARA AHLI :

Menurut Hasibuan (2010:), struktur

organisasi adalah suatu gambar yang

menggambarkan tipe organisasi,

mendepartemenkan organisasi kedudukan,

dan jenis wewenang pejabat, bidang dan

hubungan pekerjaan, garis perintah dan

tanggung jawab, rentang kendali dan sistem

pimpinan organisasi.
Menurut Robbins dan Coulter (2007), struktur organisasi
dapat diartikan sebagai kerangka kerja formal organisasi
yang dengan kerangka itu tugas-tugas pekerjaan dibagi
bagi, dikelompokkan, dan dikoordinasikan.

Struktur organisasi menunjukkan kerangka dan susunan
perwujudan pola tetap hubungan diantara fungsi, bagian atau
posisi maupun orang-orang yang menunjukkan tugas, wewenang dan
tanggung jawab yang berbeda-beda dalam suatu organisasi.
Kerangka kerja organisasi tersebut disebut sebagai desain
organisasi (Organizational Design) dan bentuk spesifik dari
kerangka kerja organisasi dinamakan dengan struktur organisasi
(Organizational Structure).

04

03

FUNGSI & PERAN

ORSTGRAUNKITSUARSI

05

FUNGSI & PERAN

Adapun beberapa hal yang membuat
struktur organisasi dalam perusahaan
menjadi sangat penting, adalah karena
berbagai perannya sebagai berikut:

1.Menjelaskan tanggung jawab setiap

anggota organisasi/perusahaan

2.Menjelaskan kedudukan setiap

anggota organisasi/perusahaan

3.Memperjelas jalur hubungan dalam

melaksanakan pekerjaan

4.Memperjelas uraian tugas

06

04

6OERSLETGMRAUENNKITKSUUARNSCII

07

6 ELEMEN KUNCI

Menurut Robbin dan Judge (2013), suatu struktur
organisasi mendefinisikan bagaimana tugas
pekerjaan dibagi, dikelompokkan, dan
dikoordinasikan secara formal. Adapun, enam
kunci elemen saat merancang struktur organisasi,
yakni:

1. Spesialisasi kerja (work specialization)

Menurut Stephen P. Robbins dan Timoth A. Judge
dalam buku Organizational behaviour (2008),
spesialisasi pekerjaan adalah sejauh mana tugas
atau kegiatan dalam organisasi dibagi ke dalam
beberapa pekerjaan tersendiri. Proses
mengidentifikasi bidang-bidang tugas tertentu
dan memberikan penugasan kepada pegawai
(individu/kelompok) pada bidang yang sesuai
dengan keterampilannya. Elemen struktur
organisasi ini menegaskan bahwa suatu
pekerjaan dapat dikerjakan lebih efektif,
apabila karyawannya dibiarkan untuk
mengkhususkan diri dalam suatu pekerjaan.

08

6 ELEMEN KUNCI

2.Departementalisasi (departmentalization)

Departementalisasi(departmentalization) adalah
dasar yang digunakan untuk mengelompokkan
pekerjaan secara bersama-sama. Begitu
pekerjaan telah dibagi melalui spesialisasi
kerja, mereka harus dikelompokkan agar tugas
yang umum dapat dikoordinasikan. Dasar
pekerjaan yang dikelompokkan disebut
departementalisasi. Pengelompokkan pekerjaan
ini ditujukan agar pelaksanaannya bisa
dikoordinasi dalam satu basis. Pada dasarnya,
departementalisasi berdasarkan fungsinya
dapat digunakan di semua jenis organisasi.

Adapun jenis-jenis departementalisasi, yaitu:

Departementalisasi fungsional
Departementalisasi produk
Departementalisasi proses

09

6 ELEMEN KUNCI

Departementalisasi geografis

3. Rantai komando (chain of command)

Dikutip dari buku Perilaku Organisasi Sebagai

Suatu Konsep Dan Analisis (2021) karya Arip

Rahman Sudrajat, rantai komando adalah

elemen struktur organisasi yang menunjukkan

kepada siapa pelaporan tugas harus dilakukan.

Rantai komando merupakan garis wewenang

yang tidak terputus yang memanjang dari

puncak organisasi ke eselon terendah dan

menjelaskan siapa yang melapor kepada siapa.

Prinsip kesatuan komando membantu

melestarikan konsep garis wewenang yang

tidak terputus. 10

6 ELEMEN KUNCI

4. Rentang kendali (span of control)

Merupakan seberapa banyak karyawan atau
bawahan yang bisa diarahkan secara efektif
dan efisien oleh manajer. Rentang kendali
sangat penting karena menentukan jumlah
tingkatan dan manajer yang perlu dimiliki sebuah
organisasi. Jika rentangannya makin lebar atau
besar, berarti kian efisien pula organisasi
tersebut.

Sempit (Narrow) Lebar (Wide)

11

6 ELEMEN KUNCI

5. Sentralisasi (centralization) dan


desentralisasi (decentralization)

Sentralisasi (centralization) mengacu pada

sejauh mana pengambilan keputusan
terkonsentrasi pada satu titik dalam organisasi.

Dalam organisasi terpusat, manajer puncak

membuat semua keputusan, dan manajer tingkat

rendah hanya melaksanakan arahan mereka.

Sederhananya, sentralisasi merupakan

kewenangan secara terpusat. Berarti proses

pengambilan keputusan berada di pusat.
Sedangkan desentralisasi (decentralization)

merupakan pendelegasian wewenang dari

manajemen puncak terhadap bawahannya. Upaya

manajemen untuk membuat organisasi lebih

fleksibel dan responsif telah menghasilkan tren

terbaru terhadap pengambilan keputusan yang

terdesentralisasi oleh manajer tingkat rendah,
yang lebih dekat terhadap tindakan dan yang

biasanya memiliki pengetahuan lebih terperinci

tentang masalah daripada manajer puncak. 12

6 ELEMEN KUNCI

6. Formalisasi (formalization))

Elemen struktur organisasi ini menegaskan
bahwa organisasi dengan formalisasi tinggi
berarti punya deskripsi tugas yang jelas serta
beragam prosedur yang tegas. Sedangkan
organisasi dengan formalisasi rendah, artinya
perilaku pekerjaannya tidak terprogram, dan
karyawannya punya banyak kebebasan untuk
menjalankan diskresi dalam pekerjaannya.
Pada formalisasi yang tinggi terdapat deskripsi
pekerjaan yang eksplisit, banyak peraturan
organisasi, dan prosedur yang jelas yang
mencakup proses kerja dalam organisasi. Pada
Formalisasi rendah, perilaku kerja relatif belum
terprogram, dan karyawannya memiliki
kebebasan untuk menjalankan kebijaksanaan
dalam pekerjaan mereka.

13

05

DES&AINUTMOERRUGKMANIINSAISI

14

STRUKTUR ORGANISASI UMUM

Perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi
komunikasi informasi, sosial, ekonomi, dan
lingkungan menimbulkan berbagai permasalahan
yang harus di hadapi organisasi. Situasi yang
terjadi menjadikan pembelajaran bahwa
permasalahan tidak tumbuh secara linier, dimana
banyak sekali hal-hal yang tidak pernah diduga
sebelumnya. Demikian pula organisasi dituntut
untuk terus menerus mempersiapkan dirinya
mengantisipasi dan menyesuaikan diri dengan
perlahan (Triharjono et al., 2022). Menurut
(Robbins dan Judge 2008:224) ada tiga desain
organisasi yang lazim digunakan, yakni:

A. STRUKTUR SEDERHANA

Sebuah struktur yang dicirikan dengan kadar
departementalisasi yang rendah, rentang kendali
yang luas, wewenang yang terpusat pada
seseorang saja, dan sedikit formalisasi. Struktur
sederhana paling banyak dipraktikkan dalam
usaha-usaha kecil dimana manajer dan pemilik
adalah orang yang satu dan sama.

15

STRUKTURORGANISASI UMUM

B. BIROKRASI

Sebuah struktur dengan tugas-tugas operasi
yang sangat rutin yang dicapai melalui
spesialisasi, aturan dan ketentuan yang sangat
formal, tugas-tugas yang dikelompokkan ke
dalam berbagai departemen fungsional,
wewenang terpusat, rentang kendali yang
sempit, dan pengambilan keputusan yang
mengikuti rantai komando.

C. STRUKTUR MATRIKS

Sebuah struktur yang menciptakan garis
wewenang ganda dan menggabungkan
departementalisasi fungsional dan produk.

Pandangan mengenai struktur organisasi berkembang

pesat sekitar tahun 1960. Pada umumnya struktur

organisasi berbentuk piramida karena merupakan

sebuah gambaran mengenai bagaimana para

manajer harus mendelegasikan otoritas dalam

organisasi yang besar, dan hanya keputusan yang

tidak biasa atau yang merupakan kekecualian yang

harus kembali ke hierarki atas untuk diputuskan.

Struktur terbaik bagi sebuah organisasi adalah yang

mendukung upaya kerja yang efektif dan

meminimalkan kompleksitas. 16

STRUKTUR ORGANISASI TERKINI

Adapun struktur desain organisasi terkini, meliputi:

A. STRUKTUR TIM

Struktur tim adalah pemanfaatan tim sebagai
perangkat sentral untuk mengoordinasikan
kegiatan-kegiatan kerja. Karakteristik utama
struktur tim adalah bahwa struktur ini
meniadakan kendala-kendala departemental dan
mendesentralisasi pengambilan keputusan ke
tingkat tim kerja. Struktur tim juga mendorong
karyawan untuk menjadi generalis sekaligus
spesialis.

B. ORGANISASI VIRTUAL

Organisasi virtual adalah organisasi inti kecil
yang menyubkontrakkan fungsi-fungsi utama
bisnis secara detail.

C. ORGANISASI NIRBATAS

Organisasi nirbatas adalah sebuah organisasi
yang berusaha menghapuskan rantai komando,
memiliki rentang kendali tak terbatas, dan
mengganti departemen dengan tim yang
diberdayakan.

17

06

&SMTORERUKGAKANTNIUKIRK

18

STRUKTUR MEKANIK & ORGANIK

Pengertian struktur organisasi menurut Gibson (1997),
ada dua model umum desain organisasi, yaitu model
mekanistik dan model organik. Model mekanik
merupakan desain organisasi yang menekankan pada
kepentingan pencapaian produksi yang tinggi dan
efisiensi melalui penggunaan aturan dan prosedur
yang ekstensif, sentralisasi wewenang, dan
spesialisasi tenaga kerja yang tinggi. Model organik
merupakan desain organisasi yang menekankan pada
kepentingan mencapai tingkat kemampuan adaptasi
tinggi dan pengembangan melalui penggunaan aturan
dan prosedur desentralisasi wewenang, dan derajat
spesialisasi dalam kategori rendah.

Tabel perbandingan struktur mekanik dan organik

Proses Struktur Mekanik Struktur Organik

Tidak ada rasa percaya
Memiliki rasa percaya


dan keyakinan. Bawahan
dan keyakinan antara


tidak merasa bebas
atasan dan bawahan

mendiskusikan masalah
dalam semua hal.

Bawahan merasa bebas

Kepemimpinan pekerjaan dengan

atasan yang sebaliknya
mendiskusikan masalah

pekerjaan dengan atasan

menarik ide dan
yang sebaliknya menerik


pendapat mereka. ide dan pendapat


mereka.

19

Langkah hanya fisik,
Langkah penuh dengan


keamanan, dan motif
motivasi melalui


ekonomi melalui
penggunaan partisipasi.


Motivasi penggunaan sanksi dan
Sikap lebih mendukung

Komunikasi
Interaksi ancaman. Sikap tidak
pada organisasi dan


mendukung pada
tujuan.

organisasi terjadi di


antara karyawan.

Informasi mengalir ke
Informasi mengalir


bawahan dan cenderung
bebas ke seluruh


terdistorsi tidak akurat
organisasi, atas, bawah,


dan dipandang
dan ke samping.


mencurigakan oleh
Informasi akurat dan


bawahan tidak ada distorsi.

Tertutup dan terbatas.
Relatif desentralisasi.


Bawahan hanya
Terjadi pada semua


memberi efek yang
tingkat melalui proses


kecil pada tujuan
kelompok

departemen, metode


dan aktivitas.

Keputusan Relatif sentralisasi.
Relatif desentralisasi.

Terjadi hanya pada
Terjadi pada semua

posisi puncak organisasi. tingkat melalui proses

kelompok.

Dialokasikan pada
Mendorong partisipasi


Penetapan
organisasi puncak, tidak
dalam menetapkan


tujuan mendorong partisipasi
sasaran yang tinggi dan


kelompok. realistis.

20

Sentralisasi. Penekanan
Tersebar di organisasi.


Pengendalian pada bentuk
Penekanan pengendalian

sendiri dan pemecahan

menyalahkan atas


terjadinya kesalahan. masalah.

Rendah dan secara
Tinggi dan aktif dicari


pasif dicari manajer,
oleh atasan, yang


Tujuan
yang tidak menunjukkan
memahami kebutuhan

Kinerja
komitmen atas
komitmen penuh untuk


pengembangan SDM
mengembangkan, melalui


organisasi pelatihan SDM


organisasi.

Robbins (2003), menjelaskan kekuatan yang menentukan
apakah suatu organisasi akan terstruktur setelah
model mekanistik atau model organik, sebagai berikut :

1.Strategi, struktur organisasi merupakan sarana untuk
membantu manajemen mencapai tujuannya. Karena tujuan
berasal dari strategi keseluruhan organisasi maka logis
bahwa strategi dan struktur harus terkait erat. Lebih
spesifik, struktur harus mengikuti strategi. Jika manajemen
membuat perubahan yang signifikan dalam strategi
organisasinya maka struktur perlu dimodifikasi untuk
mengakomodasi dan mendukung perubahan tersebut.

2.Ukuran organisasi, terdapat cukup bukti untuk mendukung
anggapan bahwa ukuran organisasi secara signifikan
mempengaruhi struktur. Ukuran mempengaruhi struktur
pada tingkat yang menurun dimana dampak ukuran menjadi
kurang penting saat sebuah organisasi berkembang.
Mengurangi Ketidakpastian lingkungan adalah melalui
penyesuaian struktur organisasi.

21

07

KEKUATAN YANG


OMRSEMTGRPAEUNNKGITASRUUARHSI I

22

1. STRATEGI

Struktur organisasi merupakan sarana untuk
membantu manajemen mencapai tujuannya
karena tujuan berasal dari strategi keseluruhan
organisasi maka logis bahwa strategi dan
struktur harus terkait erat. Lebih spesifik,
struktur harus mengikuti strategi. Jika
manajemen membuat perubahan yang signifikan
dalam strategi organisasinya maka struktur
perlu dimodifikasi untuk mengakomodasi dan
mendukung perubahan tersebut. Strategi sebuah
organisasi akan dijalankan oleh orang-orang yang
ada di dalam organisasi tersebut, dan orang-
orang yang ada di dalam organisasi merupakan
bagian dari struktur organisasi, sehingga ada
pengaruh yang kuat terhadap lingkungan
organisasi tersebut, dan struktur ini terbentuk
dengan cara mengikuti strategi yang dilakukan
oleh organisasi.

23

2. SKALA ORGANISASI

Skala organisasi merupakan salah satu faktor
yang memengaruhi struktur organisasi. Makin
besar skalanya, kian besar dan rumit pula
struktur organisasinya. Menurut Sitti Mujahida
dalam buku Pengantar Manajemen (2018), skala
organisasi dipengaruhi beberapa faktor, yakni
jumlah penjualan, target pasar, serta jumlah
tenaga kerja. Organisasi berskala besar
menandakan organisasi tersebut memiliki
beberapa cabang di daerah lain karena target
pasarnya besar dan tenaga kerjanya juga
banyak dengan ruang lingkup aktivitas yang luas.
Sebab itu, organisasi berskala besar cenderung
memiliki struktur organisasi yang rumit dan besar
karena pembuatan strukturnya perlu
mempertimbangkan beberapa faktor terkait.
Sebaliknya, organisasi berskala kecil biasanya
memiliki jumlah tenaga kerja sedikit..

24

3. TEKNOLOGI

Faktor teknologi lebih merujuk pada cara
melakukan suatu pekerjaan. Teknologi juga
mengacu pada penggunaan alat bantu dalam
organisasi. Kehadiran teknologi menimbulkan
perbedaan efektivitas dan efisiensi sebuah
organisasi. Setidaknya tiap organisasi memiliki
satu teknologi untuk mengubah sumber daya
manusia, sumber daya finansial, maupun sumber
daya fisik. Contohnya, penggunaan teknologi video
conference untuk meeting online dalam
organisasi.

4. LINGKUNGAN

Struktur organisasi akan berubah menyesuaikan
kondisi, jika lingkungannya bersifat dinamis.
Sebaliknya, struktur organisasi tidak akan
terlalu banyak berubah, apabila lingkungannya
bersifat statis.

25

08

HUBUNGAN&DEPSEARIINLAOKRUGIANNDIISVAISDIU

26

Perilaku individual sangat dipengaruhi tempat
(setting) di mana dia berinteraksi masing-masing
tempat lingkungan memberikan ciri khas bagi perilaku
individu yang terlibat di dalamnya dasar-dasar
perilaku individual dalam organisasi penting bagi
praktisi SDM untuk memahami perilaku organisasional.

Desain dan struktur organisasi merupakan faktor
penting yang mempengaruhi perilaku individu dan
kelompok-kelompok yang ada di dalam organisasi.
Salah satu sumber utama dari perilaku
keorganisasian setiap perusahaan adalah pemahaman
tentang bagaimana dan mengapa mereka berperilaku
seperti yang mereka lakukan. Hal itu sangat
membantu mengatasi banyak masalah manajemen dan
menjadi aspek pokok yang di bahas dalam perilaku.

27

Desain pekerjaan berkaitan dengan penentuan
struktur hubungan tugas dan hubungan antar
pribadi dari suatu pekerjaan dengan menentukan
berapa banyak keanekaragaman, tanggung jawab,
signifikansi dan otonomi pekerja diberikan oleh
pekerjaannya. Desain pekerjaan berpengaruh besar
terhadap efektivitas organisasi. Kepuasan kerja
dipengaruhi oleh tuntutan pekerjaan dan sejauh
mana tuntutan tugas tersebut sesai dengan
kemampuan seseorang. Kadang kala perubahan
tugas yang sangat sederhana dapat menyebabkan
perubahan besar pada pemegang tugas tersebut.
Dengan berkembangnya organisasi dan perubahan
factor lingkungan menyebabkan organisasi perlu
melakukan desain ulang terhadap pekerjaan.

Selain itu adapun hubungan atau pengaruh antara
desain organisasi dan perilaku individu antara lain
menciptakan organisasi yang efektif, memberikan
pengaruh terhadap motivasi kerja individu, dan
manfaat dilakukannya struktur organisasi dan
desain pekerjaan terhadap prestasi kerja.

28

daftar

pustaka

buku

Mujahida, S., & SE, M. 2018. Pengantar Manajemen:
Introduction to Management (Vol. 1). SAH MEDIA.

Robbins, S. P., & Judge, T. 2009. Organizational behavior.
Pearson South Africa.

Sudrajat, A. R. 2021. Perilaku Organisasi Sebagai Suatu
Konsep & Analisis. Nilacakra.

Tewal, B., Adolfina., Pandowo., Merinda Ch. H., Tawas.,
Hendra N. 2017. Perilaku Organisasi. Bandung : CV. Patra
Media Grafindo.

Triharjono, B. A., Banjarnahor, A. R., Cecep, H., Sari, O. H.,
Simarmata, N. I. P., Simajuntak, M., Harizahayu, Kato, I., Lie,
D., & Tjahjana, D. 2022. Teori Desain Organisasi (J.
Simarmata (ed.); 1st ed.). Yayasan Kita Menulis.

Wahjono, S. I. 2022. Struktur Organisasi.

29

daftar

pustaka

Jurnal Dan Hasil Penelitian

Lestari, Annisa Nur. 2017. Pengaruh Budaya Organisasi
dan Struktur Organisasi Terhadap Kualitas Sistem
Informasi Akuntansi dan Dampaknya Terhadap Kualitas
Informasi Akuntansi (Survey Pada Bank BJB Kantor Cabang
Tamansari). Skripsi. Bandung: Universitas Pasundan

Rohmah, N. F. 2019. Struktur dan Desain Organisasi.
Intizam (Jurnal Manajemen Pendidikan Islam), 3(1), 1–13.

Setiawan, Rian. 2020. Kontribusi Keaktfikan Organisasi
Terhadap Indeks Prestasi Mahasiswa Departemen
Pendidikan Teknik Sipil Fakultas Pendidikan Teknologi dan
Kejuruan Universitas Indonesia. The Education University,
7(2), 59-67

30

daftar

pustaka

website

HR.NOTE, Asia. 2020. ”Struktur organisasi: Pengertian,

Fungsi, dan Contoh”.

https://id.hrnote.asia/orgdevelopment/good-organization-

structure-200915/. diakses 23 Agustus pukul 23.30 WITA

Maglearning. 2021. “Pengertian Struktur Organisasi”.

https://maglearning.id/2021/02/27/pengertian-struktur-

organisasi/?amp. Diakses pada tanggal 24 Agustus 2022

pukul 15.04 WITA

Putri, Vanya Karunia Mulia. 2022. “Faktor-faktor yang

Memengaruhi Struktur Organisasi”.

https://amp.kompas.com/skola/read/2022/03/07/0800009

69/faktor-faktor-yang-memengaruhi-struktur-organisasi.

Diakses pada 24 Agustus pukul 21.12 WITA

Roen, Ferry. 2013. “Pengertian, Bentuk dan Desain

StrukturOrganisasi”.https://perilakuorganisasi.com/struktur

organisasi.html. Diakses pada tanggal 25 Agustus 2022 pada

pukul 09.20 WITA

31


Click to View FlipBook Version