The words you are searching are inside this book. To get more targeted content, please make full-text search by clicking here.
Discover the best professional documents and content resources in AnyFlip Document Base.
Search
Published by faniioktoberberlian, 2021-06-10 11:21:54

1000 Hari Pertama Kehidupan

flipbook

Keywords: bahan ajar

1000
hari
pertama
kehidupan

By Farida Rupita

270 MASA KEHAMILAN 730 SAMPAI ANAK BERUSIA
2 TAHUN

1000 HARI

PERTAMA
KEHIDUPAN

280 HARI 180 HARI 60 HARI 120 HARI 360 HARI
KEHAMILAN 0-6 BULAN 6-8 BULAN 8-12 BULAN 12-24 BULAN

Gizi pada 1000 Hari Pertama Kehidupan (HPK) dilakukan
dengan pendekatan yang berkesinambungan (continuum of
care) yang dimulai sejak Masa pra hamil, hamil, bersalin
dan nifas, bayi, balita, hingga remaja (pria dan wanita usia
subur).

ANAK USIA 0-23
BULAN

IBU MENYUSUI

IBU HAMIL

SASARAN 1000
HARI PERTAMA

KEHIDUPAN



PENTINGNYA PERIODE 1000 HPK APA YANG TERJADI DALAM
UNTUK PERTUMBUHAN BALITA 1000 HPK

Apabila terjadi kekurangan gizi, maka akan : Pentingnya pertumbuhan otak, pertum
 Akan mudah terserang penyakit saat bayi dan balita buhan badan yang sehat, perkembang
an sistem metabolisme an pembentuk
serta resiko kematian meningkat an sistem kekebalan tubuh
 Dampak jangka panjang akan menungkatkan resiko
Pesatnya perkembangan otak, pertumb
obesitas dan penyakit kronis uhan badan yang sehat, perkembangan
 Terjadi anak stunting (anak pendek) sistem metabolisme tubuh dan pembent
 Penurunan tingkat kecerdasan anak (IQ) ukan sistem kekebalan tubuh yang kuat
 Apabila bayi perempuan kurang gizi maka kelak akan

beresiko akan melahirkan bayi berat lahir rendah

PROGRAM 1000 HARI PERTAMA KEHIDUPAN

Persiapan Sebelum Hamil Pelayanan PUS dan WUS

1. Persiapan kesehatan dan konseling gizi
2. Asupan gizi yang baik untuk PUS

Masa Kehamilan

1. Pemeriksaan kehamilan/antenatal selama kehamilan
2. Makanan yang bergizi bagi ibu selama kehamilan
3. Pemberian tablet tambah darah dan asam folat
4. Pemberian imunisasi TT
5. Konseling persiapan persalinan penanggulangan kecacingan pada ibu

hamil
6. Pemberian kelambu berinsektida bagi ibu hamil yang posiitif malaria
7. Pemberian makanan tambahan pada ibu hamil kurang energi kronis

Persalinan, Nifas dan Menyusui
1. Persalinan oleh tenaga kesehatan
2. Konseling inisiasi menyusui dini (IMD)
3. Pemberian ASI eklusif dan pemberian makanan pendampi
ng ASI
4. Nutrisi yang tepat dan optimal selama menyusui
5. Pelayanan KB Pasca Persalinan

Bayi-Balita
1. Pemberian inisiasi menyusui dini (IMD)
2. Pemberian ASI eklusif selama 6 bulan, selanjutnya ditambah dengan MP

ASI dengan nutri tepat dan optimal
3. Pemberian imunisasi dasar lengkap
4. Pemberian tablet vitamin A dan tablet anti cacing
5. Pemantauan pertumbuhan memakai kartu menuju sehat (KMS) dan

pemantauan perkembangaan memakai kartu kembang anak (KKA)







Periode dalam kandungan (280 hari)

Makan lebih banyak 2 (dua) porsi Lakukan kunjungan pemeriksaan
dan beraneka ragam lauk pauk, kehamilan ke Bidan minimal 4 (emp
sayur dan buah, agar kebutuhan at) kali selama masa kehamilan
gizi janin terpenuhi dengan cukup untuk memantau pertumbuhan
sejak awal dan selama masa janin.
kehamilan.

Pastikan ibu memiliki status gizi Suplemen tablet besi (Fe),
baik sebelum dan selama hamil asam folat, vitamin C sangat
tidak mengalami kurang energi dibutuhkan untuk menjaga ibu
kronik(KEK)dan anemia. dari kemungkinan mengalami
anemia.

Memasuki kehamilan trimester ke-3, Jangan merokok, jangan minum -
sebaiknya ibu dan suami sudah menda minuman bersoda, beralkohol,
patkan informasi tentang menyusui, jangan makan mie instan sebagai
seperti manfaat menyusui, posisi dan makanan pokok, hindari makanan
teknik menyusui yang tepat, cara me berpengawet, dan jangan minum
nangani masalah-masalah yang mun obat tanpa resep dokter.
cul saat menyusui (seperti puting
lecet, ASI tidak keluar dll). Ikuti kelas ibu hamil, dan lakukan
perawatan payudara untuk menjamin
Rencanakan di mana tempat keberhasilan pemberian ASI, tanyakan
persalinan dan siapa Bidan Bidan bagaimana cara perawatannya
yangakanmenolongpersalinan. (tanpa melakukan hal ini keberhasilan
pemberian ASI dapat terhambat).

Periode 0-6 bulan (180 hari)

Berikan ASI secara EKSKLUSIF Pantau perkembangan dan pertumbuhan
mulai bayi usia 0 – 6 bulan. setiap bulan di posyandu Lakukan imunisasi
Hanya ASI saja, tanpa tambahan
apapun, air juga tidak. Ingat
lambung bayi baru lahir sangat
kecil, dan semua kebutuhan gizinya
sampai dengan usia 0-6 bulan
sudah terpenuhi dengan sempurna
hanya dengan ASI saja

Lakukan Inisiasi Menyusu Dini (IMD)
langsung setelah bayi lahir, agar bayi
mendapatkan kolostrum dalam kehangatan
dekapan ibu, dan inisiasi ini sangat
mendukung keberhasilan pemberian
ASI Eksklusif.

Periode 6-24 bulan (540 hari)

Setelah usia 6 bulan sampai usia 2 tahun, teruskan pemberian ASI dengan makanan tambahan pendampi
ng ASI (MP ASI). (Lihat Buku KIA)

Pastikan ibu mengetahui jenis dan bentuk (konsistensi) makanan serta frekuensi pemberian makanan yan
g tepat diberikan pada periode ini

Karena masa transisimaka pemberian makan mulai dari makanan cair atau lumat (6-8 bulan), lembek dan l
unak/semi padat (8-12 bulan) dan padat (12-24 bulan)

Menimbang bayi tiap bulan di Posyandu untuk dipantau tumbuh kembangnya

Berikan kapsul vitamin A dan imunisasi lengkap sesuai jadwal

Cuci tangan pakai sabun dengan air mengalir sebelum memberi ASI, sebelum menyiapkan dan memberi
MP ASI, sesudah
Membersihkan tinja anak, sebelum makan dan sesudah BAB. Semuanya ini agar baik bayi maupun ibu tid
ak jatuh sakit di periode emas ini.


Click to View FlipBook Version