BAB I
PERAN INDONESIA DI ASIA TENGGARA
A TUJUAN PEMBELAJARAN
TUJUAN PEMBELAJARAN UMUM TUJUAN PEMBELAJARAN KHUSUS
3.1. Menjelaskan pengertian kerjasama Menjelaskan pengertian kerjasama negara-
negara-negara Asia Tenggara negara ASEAN
Menyebutkan nama para tokoh pendiri
3.2. Memberikan contoh peran
Indonesia dalam lingkungan ASEAN
negara-negara di Asia Tenggara Menyebutkan negara-negara anggota
ASEAN
Menjelaskan arti lambang ASEAN
Menyebutkan nama-nama yang pernah
menjabat sebagai sekjen ASEAN
Menyebutkan tugas pokok sekretariat
Nasional ASEAN
Menyebutkan langkah-langkah konkret
yang telah dicapai ASEAN dalam bidang
politik
Menyebutkan contoh bentuk kerja sama
ASEAN yang telah tercapai dibidang
ekonomi
Menyebutkan upaya-upaya ASEAN dalam
mempererat hubungan sosial satu sama lain
Menyebutkan upaya-upaya ASEAN dalam
melestarikan kebudayaan negara
anggotanya
Menyebutkan hasil peran aktif Indonesia
dalam ASEAN
Menyebutkan peran penting Indonesia
dalam ASEAN
Mengerjakan soal dengan baik yang
berkaitan dengan materi mengenai kerja
sama negara-negara ASEAN dan peran
Indonesia dalam lingkungan negara
ASEAN
B URAIAN MATERI
Kerja Sama Antarnegara di Asia Tenggara
Asia Tenggara adalah sebuah kawasan yang berada di bagian tenggara Benua Asia.
Asia Tenggara terdiri atas 11 negara merdeka . Negara-negara tersebut adalah
Indonesia, Thailand, Malaysia, Singapura, Philipina, Brunei Darusalam, Vietnam,
Kamboja, Laos, Myanmar, dan Timor Leste. Hubungan kerja sama dengan negara lain
sangat dibutuhkan demi menciptakan perdamaian dunia, khususnya yang berada dalam
satu wilaya, misalnya, kerja sama di kawasan Asia Tenggara dapat mempererat
hubungan antarnegara. Hubungan di dasari adanya saling menghormati kedaulatan
masing-masing negara. Antara negara satu dengan negara lain menjalin hubungan tanpa
membedakan ideologi atau paham negara lain. Suatu negara dalam mengadakan
hubungan kerja sama antara pihak satu dengan yang lain akan terwujud dengan baik
apabila ada kesamaan tujuan, persamaan derajat, hak dan sebagainya.
Bentuk-bentuk kerja sama antarnegara antara lain bilateral, regional, dan
multilateral. Kerja sama bilateral adalah kerja sama antara 2 negara, sedangkan kerja
sama negara-negara dalam satu kawasan atau wilayah disebut kerja sama regional.
Faktor yang mendorong terwujudnya hubungan kerja sama antarnegara di Asia
Tenggara, antara lain :
a Persamaan letak geografis, yakni sama-sama berada di kawasan Asia Tenggara.
b Persamaan dasar-dasar kebudayaan, yaitu berasal dari rumpun bahasa Melayu
Austronesia.
c Kesamaan paham politik, tujuan kerja sama ini adalah untuk mengakrabkan
hubungan kedua negara atau untuk melindungi kepentingan politik negara-negara
penganut paham yang sama.
Salah satu kerja sama regional adalah kerja sama antara negara-negara yang ada di
Asia Tenggara, yaitu ASEAN (Association of South East Asian Nations). ASEAN
disebut juga perhimpunan bangsa-bangsa Asia Tenggara atau disebut “Perbara”.
Latar Belakang Berdirinya ASEAN
Sebelum ASEAN terbentuk, telah ada terlebih dulu sejumlah organisasi yang
mendahuluinya. Organisasi-organisasi tersebut telah beranggotakan sejumlah negara di
Asia Tenggara. Organisasi-organisasi itu didirikan untuk menghadapi perkembangan
dunia. Karena Negara-negara di dunia terbagi menjadi dua blok yaitu Blok Barat dan
Blok Timur. Kedua blok tersebut saling bersang kekuatan. Masing-masing blok
mendirikan organisasi. Blok Timur mendirikan “Pakta Warsawa” dan Blok Barat
mendirikan “NATO ( North Atlantic Treaty Oganization )”. Kedua blok tersebut
berusaha memperbesar kekuatan dan memperluas pengaruhnya ke negara-negara lain.
Pada masa kepemimpinan Presiden Soeharto hubungan Indonesia dengan negara di
Asia Tenggara semakin berjalan lancar. Hubungan yang terjalin inilah selanjutnya
menjadi awal mula berdirinya ASEAN.
Pembentukan ASEAN diawali oleh pertemuan menteri lima negara Asia Tenggara
pada tanggal 5-8 Agustus 1967 di Bangkok,Thailand.
ASEAN didirikan pada tanggal 8 Agustus 1967 di Bangkok, Thailand.
Terbentuknya ASEAN yang diprakarsai oleh lima orang menteri luar negeri. Kelima
negara inilah yang merupakan anggota pertama dan pendiri ASEAN yaitu :
1. Adam Malik : Indonesia
2. Tun Abdul Razak : Malaysia
3. Thanat Khoman : Thailand
4. Narsisco Ramos : Filipina
5. S. Raja Ratman : Singapura
Pada awal berdirinya jumlah anggota ASEAN hanya lima negara, yaitu Indonesia,
Malaysia, Thailand, Singapura, dan Filipina. Keanggotaan ASEAN bersifat terbuka
artinya negara-negara di kawasan Asia Tenggara yang belum bergabung dalam ASEAN
boleh menjadi anggota ASEAN dengan memenuhi syarat yang telah ditentukan.
Tanggal 7 Januari 1984 Brunei Darussalam mulai bergabung dan menjadi anggota
ASEAN yang keenam, kemudian tanggal 28 Juli 1995 Vietnam turut bergabung dan
menjadi anggota ASEAN yang ketujuh, disusul Laos dan Myanmar tanggal 23 Juli 1997
bergabung dan menjadi anggota ASEAN. Kamboja adalah anggota terakhir yang
bergabung dan dierima menjadi anggota ASEAN pada tanggal 16 Desember 1998.
Dengan demikian jumlah anggota ASEAN ada 10 negara. Negara-negara itu adalah:
I Indonesia
Ibu Kota : Jakarta
Hari Kemerdekaan : 17 Agustus
Lagu Kebangsaan : Indonesia Raya
Bahasa Resmi : Bahasa Indonesia
Mata Uang : Rupiah
Negara Kesatuan Republik Indonesia membentang dari Sabang sampai Merauke.
Kepala pemerintahannya adalah presiden. Penduduk Indonesia terdiri atas berbagai
suku dengan beragam budaya.
II Singapura
Ibu Kota : Singapura
Hari Kemerdekaan : 9 Agustus
Lagu Kebangsaan : Majulah Singapura
Bahasa Resmi : Bahasa Inggris
Mata Uang : Dolar Singapura
Letak Negara Singapura adalah di Semenanjung Malaka, berada pada jalur lalu
lintas pelayaran internasional, sehingga sangat strategis. Negara Singapura didirikan
oleh Thomas Stamford Raffles tahun 1819. Kepala negara Singapura adalah
presiden, sedangkan kepala pemerintahan adalah perdana menteri.
III Malaysia
Ibu Kota : Kuala Lumpur
Hari Kemerdekaan : 31 Agustus
Lagu Kebangsaan : Negaraku
Bahasa Resmi : Bahasa Melayu
Mata Uang : Ringgit
Malaysia terbagi menjadi 2 wilayah yaitu wilayah bagian barat dan wilayah bagian
timur. Wilayah bagian barat terletak di Semenanjung Malaka meliputi negara
bagian Kedah, Perlak, Selangor, Negeri Sembilan, Penang, Pahang, Perlis,
Kelantan, Malaka, Johor dan Trengganu. Wilayah bagian timur terletak di utara
Pulau Kalimantan, yaitu Sabah dan Serawak. Negara Malaysia adalah negara
kerajaan. Kepala negaranya seorang sultan denagn gelar “Yang Dipertuan Agung”,
sedang kepala pemerintahan adalah seorang perdana menteri.
IV Thailand
Ibu Kota : Bangkok
Hari Kemerdekaan : 5 Desember
Lagu Kebangsaan : Pieng Chart Thai
Bahasa Resmi : Bahasa Thai
Mata Uang : Bath
Thailand merupakan negara kerajaan. Kepala pemerintahannya seorang perdana
menteri dan kepala negaranya adalah seorang raja. Thailand dijuluki dengan
“Negeri Gajah Putih” karena Thailand adalah negara yang tidak pernah dijajah
bangsa barat.
V Filipina
Ibu Kota : Manila
Hari Kemerdekaan : 4 Juli
Lagu Kebangsaan : Lupang Hirirang
Bahasa Resmi : Bahasa Tagalog
Mata Uang : Peso
Filipina adalah negara kepulauan. Filipina adalah negara yang berbentuk repubik.
Kepala negara dan kepala pemerintahannya seorang presiden.
VI Brunai Darussalam
Ibu Kota : Bandar Seri Begawan
Hari Kemerdekaan : 1 Januari
Lagu Kebangsaan : Allah Peliharalah Sultan
Bahasa Resmi : Bahasa Melayu
Mata Uang : Dolar Brunai
Brunai Darussalam terletak di Pulau Kalimantan Bagian Utara. Brunai Darussalam
merupakan negara kesultanan dengan kepala negara dan kepala pemerintahan
adalah sultan. Brunei Darussalam negara keenam yang menjadi anggota ASEAN.
VII Vietnam
Ibu Kota : Ho Chi Min City
Hari Kemerdekaan : 2 September
Lagu Kebangsaan : Forward Solider
Bahasa Resmi : Bahasa Vietnam
Mata Uang : Dong
Vietnam adalah negara ketujuh yang menjadi anggota ASEAN. Negara Vietnam
berbentuk republik. Kepala negaranya seorang presiden dan kepala
pemerintahannya adalah seorang perdana menteri.
VIII Kamboja
Ibu Kota : Phnom Penh
Hari Kemerdekaan : 17 April
Lagu Kebangsaan : Our Country
Bahasa Resmi : Bahasa Kmer
Mata Uang : Riel
Kamboja berada di kawasan Indocina. Negara Kamboja berbatasan dengan Laos,
Thailand, dan Vietnam. Kepala negara Kamboja adalah presiden dan kepala
pemerintahannya adalah perdana menteri.
IX Laos
Ibu Kota : Vientien
Hari Kemerdekaan : 23 Oktober
Lagu Kebangsaan : Sad Lao Tang Te Deum Ma’khun Sulu Sa You Nei
Asie
Bahasa Resmi : Bahasa Laos
Mata Uang : New Kip
Negara Laos berada di kawasan Indocina. Negara Laos berbatasan dengan Cina,
Vietnam, Kamboja, dan Thailand. Kepala negara Laos adalah seorang presiden dan
kepala pemerintahannya adalah seorang perdana menteri.
X Myanmar
Ibu Kota : Yangon
Hari Kemerdekaan : 4 Januari
Lagu Kebangsaan : Kaba Makya
Bahasa Resmi : Bahasa Birma
Mata Uang : Kyat
Negara Myanmar dahulu bernama negara Birma. Negara Myanmar terletak di Asia
Tenggara berbatasan dengan Cina, Thailand, Laos, dan India. Kepala negara
Myanmar adalah seorang presiden dan kepala pemerintahannya adalah seorang
perdana menteri.
Tujuan ASEAN
ASEAN dibentuk untuk mempererat hubungan negara-negara di Asia Tenggara
.Tujuan dibentuknya ASEAN sesuai dengan isi Deklarasi Bangkok pada saat pertama
kali ASEAN dibentuk. Adapun tujuan dibentuknya ASEAN sebagai berikut :
1. Mempercepat pertumbuhan ekonomi, kemajuan sosial, dan perkembangan
kebudayaan di kawasan Asia Tenggara melalui usaha bersama dengan semangat
persamaan derajat serta prsekutuan untuk memperkukuh dasar suatu masyarakat.
2. Memajukan perdamaian dan stabilitas regional melalui sikap hormat terhadap
keadilan dan tertib hukum dalam hubungan antarnegara di Asia Tenggara dan
mematuhi prinsip-prinsip piagam PBB.
3. Memajukan kerja sama yang saling membantu secara aktif mengenai soal-soal
yang menyangkut kepentingan bersama dalam bidang ekonomi, sosial, budaya,
teknik, ilmiah, dan administrasi.
4. Saling memberikan bantuan satu sama lain dalam bentuk fasilitas latihan dan
penelitian dalam bidang pendidikan, kejuruan, teknik, dan administratif.
5. Memelihara kerja sama yang lebih erat dan berguna dengan organisasi-organisasi
internasional dan regional yang ada, dengan tujuan untuk memberikan peluang
kemungkinan untuk saling bekerja sama lebih erat.
6. Memperkukuh perdamaian dan stabilitas regional yang menjunjung tinggi rasa
keadilan dan norma hukum dalam hunungan antara negara di wilayah Asia
Tenggaradan berpegang pada asas Piagam PBB.
7. Bekerja sama lebih efektif untuk meningkatkan usaha pertanian dan industri,
perluasan perdagangan ,serta peningkatan taraf hidup rakyat.
Prinsip Utama ASEAN
Prinsip-prinsip utama ASEAN digariskan sebagai berikut :
1. Hormat terhadap kemerdekaan, kesamaan, integritas, dan identitas nasional semua
negara anggota.
2. Hak setiap negara untuk mengurus masalah nasionalnya bebas dari campur tangan
luar, subversif, atau koersion (paksaan).
3. Penyelesaian perbeadaan atau perdebatan dengan aman dan damai.
4. Menolak penggunaan militer.
5. Kerja sama efektif antaranggota.
Dasar-dasar Kerja sama untuk Mencapai Tujuan
Organisasi ASEAN yang didirikan di Bangkok, memiliki dasar-dasar pertimbangan
yang menjadi tujuan bersama sebagai berikut :
1. Mempercepat pertumbuhan ekonomi, kemajuan sosial, dan pengembangan
kebudayaan di kawasan Asia Tenggara.
2. Meningkatkan perdamaian dan stabilitas regional dengan jalan menghormati
keadilan dan tertib hukum.
3. Meningkatkan kerja sama yang aktif dalam bidang ekonomi, sosial, budaya, teknik,
ilmu pengetahuan, dan administrasi.
4. Saling memberikan bantuan dalam bentuk sarana-sarana latihan dan penelitian.
5. Meningkatkan penggunaan pertanian, industri, perdagangan, jasa, dan
meningkatkan taraf hidup.
6. Memelihara kerja sama yang erat dan bermanfaat dengan organsasi-organisasi
internasional dan regional.
Struktur Organisasi ASEAN
No Sebelum KTT Bali 1976 Sesudah KTT Bali 1976
1. ASEAN Mininsterial Meeting Summit Meeting
(Sidang Tahunan Para Menteri)
(Pertemuan kepala pemerintah) yang
merupakan otoritas / kekuasaan
tertinggi di dalam ASEAN
2. Standing Committee ASEAN Ministerial Meeting
(Badan yang bersidang di antara dua (Sidang Tahunan para Menteri Luar
sidang Menlu negara ASEAN untuk Negeri)
menangani persoalan-persoalan yang
memerlukan keputusan para menteri)
3. Komite-komite tetap dan komite-komite Sidang para menteri lainnya
khusus (non-ekonomi)
4. Sekretariat nasional ASEAN pada setiap Standing Committee
ibu kota negara-negara ASEAN
5. Komite-komite
Sekretariat ASEAN
Berdasarkan hasil KTT pertama ASEAN yang diselenggarakan di Bali. Hasil
kesepakatan adalah Sekretariat ASEAN berada di Jakarta. Sekretariat ASEAN di pimpin
oleh Sekretaris Jendaral. Berikut ini adalah nama-nama yang pernah menjadi Sekjen
ASEAN :
No Nama Sekjen ASEAN Asal Negara Masa Jabatan
1. H.R. Dharsono Indonesia 7 Juni 1977 - 18 Februari 1978
2. Umarjadi Notowijono Indonesia 19 Februari 1978 - 30 Juni 1979
3. Datuk Ali Bin Abdullah Malaysia 10 Juli 1979 - 30 Juni 1980
4. Narciso G. Reyes Filipina 1 Juli 1980 - 1 Juli 1982
5. Chan Kai Yau Singapura 8 Juli 1982 - 15 Juli 1984
6. Phan Wannamethee Thailand 18 Juli 1984 - 15 Juli 1986
7. Roderick Yong Brunei Darussalam 16 Juli 1986 - 16 Juli 1989
8. Rusli Noor Indonesia 17 Juli 1989 - 1 Januari 1993
9. Datok Ajit Singh Malaysia 1 Januari 1993 - 31 Desember 1998
10. Rodolf C. Severino Jr Filipina 1 Januari 1998 - 31 Desember 2002
11. H.E. Ong Keng Yong Singapura 1 Januari 2003 - 31 Desember 2007
12. Dr. Surin Pitsuwan Thailand 1 Januari 2008 - Sekarang
Kerja Sama Negara-Negara ASEAN
Kerja sama antarnegara di Asia Tenggara sampai sekarang sudah terlaksana dengan
baik. Adapun bentuk kerja sama tersebut antara lain dalam tiga hal yaitu bidang ekonomi,
pertahanan keamanan, serta sosial budaya.
a Bidang ekonomi
Kerja sama negara-negara ASEAN dibidang ekonomi dilakukan dengan dasar
saling menguntungkan negara-negara anggotanya, misalnya tentang tarif barang
masuk (pajak ekspor dan impor) dari negara anggoa ASEAN lainnya sehingga harga
barang menjadi lebih murah.
Pada tahun 1992 dibentuk ASEAN Free Trade Area (AFTA) atau kawasan
perdagangan bebas ASEAN. AFTA mulai diberlakukan pada tahun 2003. Dengan
dibentuknya AFTA , diharapkan kerja sama perdagangan diantara negara anggota
ASEAN lebih maju. Salah satu program AFTA adalah melakukan pengurangan tarif
bea masuk terhadap produk-produk tertentu diantara negara-negara anggotanya.
Berikut ini contoh kerja sama bidang ekonomi yang didirikan melalui proyek industri
bersama.
Pabrik pupuk urea di Aceh, Indonesia.(aceh Asean Fertilizer/AAF)
Pabrik pupuk urea di Malaysia.
Pabrik tembaga di Filipina.
Pabrik diesel “Marine” di Singapura.
Proyek vaksin di Singapura.
Proyek abu soda di Thailand.
PT Pusri di Palembang,Indonesia.
Negara-negara ASEAN juga mengadakan kerja sama dibidang pariwisata dan
mengatasi perdagangan gelap, terutama perdagangan narkotika. ASEAN juga sering
mengadakan perundingan kerja sama dengan berbagai negara, diantaranya Amerika
Serikat, Jepang, Australia,dan negara-negara Eropa.
b Bidang pertahanan dan keamanan
Salah satu kerja sama dibidang pertahanan dan keamanan adalah menciptakan
perdamaian di kawasan Asia Tenggara sebagai zona aman bebas nuklir. Asia
Tenggara diperjuangkan sebagai daerah damai, merdeka, dan netral. Dalam bahasa
inggris disebut zone of peace, freedom, dan neutrality (ZOPFAN).
c Bidang sosial dan budaya
Bentuk kerja sama ASEAN dalam bidang sosial dan budaya disebut kerja sama
fungsional. Adapun bentuk-bentuk kerja sama ASEAN di bidang sosial budaya
antaranggota ASEAN antara lain :
Pencegahan narkotika dan penanggulangannya.
Penanggulangan bencana alam.
Perlindungan terhadap anak cacat.
Tukar menukar pelajar dan mahasiswa.
Program tukar menukar acara televisi antarnegara ASEAN.
Festival lagu dan kesenian antarnegara ASEAN.
Pendidikan ,Wanita, dan Pemuda.
Yayasan ASEAN.
Lingkungan hidup.
Peran Indonesia bagi Negara-negara di Asia Tenggara
Peran Indonesia bagi negara-negara di kawasan Asia Tenggara khususnya ASEAN
sangat penting misalnya :
a Pemrakarsa Berdirinya ASEAN
Anggota ASEAN sekarang ini ada 10 negara. Dari sepuluh negara tersebut tidak
semuanya berperan sebagai pendiri ASEAN. Pendiri ASEAN ada lima negara yaitu
Indonesia, Singapura, Malaysia, Filipina, dan Thailand. Anggota ASEAN yang tidak
ikut sebagai pendiri yaitu Brunai Darussalam, Vietnam, Kamboja, Laos, dan
Myanmar. Indonesia saat akan membentuk ASEAN diwaili oleh Menteri Luar Negeri
Adam Malik dalam pertemuan di Bangkok. Menteri luar negeri Adam Malik pun ikut
menandatangani Deklarasi Bangkok pada tanggal 8 Agustus 1967 yang menandai
awal berdirinya ASEAN.
b Tempat Penyelenggaraan KTT ASEAN
Indonesia sebagai salah satu negara anggota ASEAN juga pernah menjadi tuan
rumah pertemuan kepala pemerintah dan kepala negara ASEAN. Pada bulan Oktober
2003, Bali mejadi tempat pertemuan kepala negara dan kepala pemerintahan ASEAN.
Sejak dibentuknya ASEAN sampai sekarang telah berlangsung 14 kali KTT resmi
dan 4 KTT tidak resmi, dan 1 KTT luar biasa. Pertemuan tersebut dihadiri oleh para
pemimpin negara-negara ASEAN. KTT ASEAN yang telah diadakan sebagai berikut:
No. Tanggal Negara Tuan Rumah
1 23 - 24 Februari 1976 Indonesia Bali
2 4 - 5 Agustus 1977 Malaysia Kuala Lumpur
3 14 - 15 Desember 1987 Filipina Manila
4 27 - 29 Januari 1992 Singapura Singapura
5 14 - 15 Desember 1995 Thailand Bangkok
6 15 - 16 Desember 1998 Vietnam Hanoi
7 5 - 6 November 2001 Brunai Bandar Seri Begawan
8 4 - 5 November 2002 Kamboja Phnom Penh
9 7 - 8 Oktober 2003 Indonesia Bali
10 29 - 30 November 2004 Laos Vientiane
11 12 - 14 Desember 2005 Malaysia Kuala Lumpur
12 11 - 14 Januari 2007 Filipina Cabu
13 18 - 22 November 2007 Singapura Singapura
14 27 Februari - 1 Maret 2009 Thailand Cha Am, Hua Hin
15 23 Oktober 2009 Thailand Cha Am, Hua Hin
16 2009 Vietnam Hanoi
c Ikut Serta Dalam Menyelesaikan Konflik Kamboja
Kamboja tahun 1970 saat kepemimpinan dipegang oleh Pangeran Norodom
Sihanouk, terjadi kudeta. Pangeran Norodom Sihanouk pada tanggal 18 Maret 1970
saat berada di luar negeri, keponakannya yang bernama Pangeran Sisowath Sirik
Matak bersama Lo Nol melakukan kudeta. Sejak terjadi peristiwa tersebut terjadi
perang saudara yang berlangsung lama dan berlarut-larut. Keadaan Kamboja menjadi
porak poranda, rakyat menjadi menderita.
Indonesia melihat kejadian Kamboja yang berlarut-larut kemudian berusaha
mendamaikan pihak-pihak yang bertikai dengan cara mempertemukan mereka dalam
suatu perundingan. Akhirnya, dibentuklah Jakarta Informal Meeting (JIM). Artinya
pertemuan tidak resmi yang diadakan di Jakarta tahun 1988. Pertemuan di Jakarta
dipimpin oleh Menteri Luar Negeri Ali Alatas sebagai penengah diantara pihak-pihak
yang bertikai. Dengan adanya pertemuan tersebut pihak-pihak yang bertikai sepakat
untuk melakukan perdamaian. Pertemuan di Jakarta itu kemudian ditindaklanjuti
dengan diselenggarakannya perundingan perdamaian di Paris, Prancis tahun 1989.
d Menjadi Penengah antara Pemerintah Filipina dan Pemberontakan Moro
National Front Liberation (MNLF)
Baik pemerintah Filipina maupun MNLF sepakat untuk melakukan pertemuan di
Indonesia dalam membuat perjanjian damai.
Selain hal-hal tersebut di atas, Indonesia juga tampak pada beberapa hal sebagai berikut :
1. Pada KTT ASEAN ke-9 di Bali, Indonesia mengusulkan pembentukan komunitas
ASEAN (ASEAN Community). Komunitas ini mencakup bidang keamanan, sosial
kebudayaan, dan ekonomi.
2. Tahun 2004, Indonesia menjadi negara pemimpin ASEAN. Selama memimpin
Indonesia menyelenggarakan serangkaian pertemuan, diantara pertemuan itu adalah
pertemuan tingkat menteri ASEAN (ASEAN Ministerial Meeting), Forum kawasan
ASEAN (ASEAN Regional Forum), Pertemuan Kementrian Kawasan mengenai
penanggulangan terorisme, dan beberapa pertemuan lainnya.
3. Menjadi tuan rumah pertemuan khusus para pemimpin ASEAN pasca gempa bumi
dan tsunami yang diadakan tanggal 6 Januari 2005.
4. Pada bulan Agustus 2007 diresmikan ASEAN Forum 2007 di Jakarta. Forum ini
diselenggarakan untuk mendukung terwujudnya komunitas ASEAN 2015. ASEAN
Forum 2007 diselenggarakan dalam rangka memperingati hari jadi ASEAN ke-40.
LATIHAN SOAL
I Berilah tanda silang (x) pada huruf a, b, c, atau d di depan jawaban yang tepat !
1. H.R. Dharsono adalah nama yang penting dalam sejarah ASEAN , sebab Ia adalah
a Salah satu pendiri ASEAN
b Sekjen ASEAN yang terbaru
c Sekjen ASEAN pertama
d Presiden Indonesia pertama.
2. Negara yang pada tahun 1999 masuk menjadi anggota ASEAN adalah . . .
a Brunei Darusalam.
b Kamboja.
c Vietnam.
d Laos.
3. Wakil negara pendiri ASEAN yang berasal dari Thailan adalah . . .
a Tun Abdul Razak .
b S. Raja Ratman .
c Narsisco Ramos.
d Thanat Khoman.
4. Negara Vietnam beribu kota di . . . .
a Hanoi
b Vientine
c Yangon
d Manila
5. Negara di Asia Tenggara yang belum menjadi anggota ASEAN adalah . . .
a Kamboja.
b Timor Leste
c Malaysia
d Thailand.
6. Organisasi negara-negara di Asia Tenggara disebut . . . .
a ASEAN
b PBB
c OPEC
d NATO
7. ASEAN beranggotakan negara-negara yang memiliki kesamaan atau kedekatan dalam
hal . . . .
a Agama dan kepercayaan
b Kepentingan dan leta negara
c Suku bangsa dan bahasa
d Kekuatan militer dan ekonomi
8. ASEAN dibentuk pada tanggal . . . .
a 7 Agustus 1967
b 8 Agustus 1967
c 9 Agustus 1967
d 10 Agustus 1967
9. Negara ASEAN yang tidak pernah dijajah adalah . . . .
a. Indonesia
b. Malaysia
c. Thailand
d. Brunai Darussalam
10. Pemrakarsa berdirinya ASEAN dari Indonesia adalah . . . .
a Ali Alatas
b Mochtar Kusumaatmaja
c Hasan Wirayuda
d Adam Malik
11. Kerja sama Industri ASEAN berupa pabrik abu soda terdapat di negara . . . .
a. Indonesia
b. Malaysia
c. Thailand
d. Kamboja
12. Titian Muhibah adalah kerja sama kesenian antar negara . . . .
a Singapura dan Malaysia
b Indonesia dan Malaysia
c Thailand dan Indonesia
d Singapura dan Indonesia
13. Warna biru pada lambang ASEAN berarti . . . .
a Keamanan dan kestabilan
b Semangat dan dinamis
c Kemakmuran
d Keuletan
14. ZOPFAN adalah perjanjian mengenai kawasan . . . .
a Bebas senjata nuklir
b Komunitas keamanan
c Damai, bebas, dan netral
d Bebas terorisme
15. Jakarta Informal Meeting (JIM) bertujuan untuk menciptakan perdamaian di . . .
a. Kamboja
b. Myanmar
c. Singapura
d. Filipina
II Isilah titik-titik di bawah ini dengan jawaban yang tepat !
1. ASEAN dinyatakan berdiri sejak tanggal . . . .
2. Wakil dari Malaysia yang ikut menandatangani pendirian ASEAN adalah . . . .
3. Jumlah negara anggota ASEAN hingga tahun 2008 adalah . . . .
4. Penandatanganan pendirian ASEAN diseleggarakan di negara . . . .
5. Sekretaris jenderal ASEAN yang pertama berasal dari negara . . . .
6. Sekretariat nasional ASEAN didirikan di setiap . . . negara-negara anggota ASEAN.
7. Negara anggota ASEAN, yang paling baru masuk pada tahun 1998, adalah . . . .
8. Negara yang menjadi anggota ASEAN ke-6 adalah . . . .
9. Negara dengan luas wilayah terbesar di ASEAN adalah . . . .
10. Indonesia pernah diminta menjadi . . . oleh pemerintah Filipina untuk mengatasi konflik
dengan gerilyawan Moro.
III Jodohkan pernyataan berikut ini dengan pilihan jawaban yang tersedia !
1. Tanggal berdirinya ASEAN (. . . .)
2. Menteri Luar Negeri Indonesia yang menandatangani Deklarasi Bangkok (. . . .)
3. Sifat keanggotaan ASEAN (. . . .)
4. Jumlah anggota ASEAN (. . . .)
5. Kantor sekretariat ASEAN (. . . .)
6. Tempat KTT ASEAN I (. . . .)
7. Ibu kota negara Thailand (. . . .)
8. Anggota ASEAN termuda (. . . .)
9. Pernah menjabat sekjen ASEAN (. . . .)
10. Perdagangan bebas kawasan ASEAN (. . . .)
a Adam Malik f. Jakarta
b AFTA g. Myanmar
c Bali h. Rusli Noor
d Bangkok i. Sepuluh
e 8 Agustus 2967 j. Terbuka
IV Jawablah pertanyaan-pertanyaan di bawah ini dengan uraian yang jelas dan tepat!
1. Apakah tujuan pembentukan AFTA?
Jawab : ......................................................................................................................
2. Sebutkan negara-negara yang ikut menandatangani deklarasi pendiri ASEAN !
Jawab : ...................................................................................................................
3. Jelaskan tujuan didirikannya ASEAN ?
Jawab : ......................................................................................................................
4. Sebutkan negara-negara anggota ASEAN hingga tahun 2008 !
Jawab : .....................................................................................................................
5. Kapan pelaksanaan Sidang Menteri Luar Negeri ASEAN ?
Jawab : ...................................................................................................................
KUNCI JAWABAN
I. Pilihan Ganda
1. c 6. a 11. b
2. b 7. c 12. b
3. b 8. b 13. a
4. a 9. c 14. c
5. b 10. d 15. a
II. Isian
1. 8 Agustus 1967 6. Anggota
2. Tun Abdul Rozak 7. Myanmar
3. 10 negara 8. Brunei Darusalam
4. Thailad 9. Indonesia
5. Indonesia 10. Penengah
III. Menjodohkan
1. E 6. C
2. A 7. D
3. J 8. G
4. I 9. H
5. F 10. B
IV. Uraian
1. Sebagai upaya untuk menuingkatkan daya saing dengan negara tau kawasan perdagangan
lainnya.
2. Indonesia, Malaysia, Flipina, Thailand, Singapura.
3. mempercepat pertumbuhan ekonomi, kemajuan sosial, dan pengembangan kebudayaan di
kawasan Asia Tenggara.
4. meningkatkan perdamaian dan stabikitas regional.
5. Indonesia, Malaysia, Filipina, Thailan, Singapura, Brunei Darusalam,Laos, Myanmar,
Kamboja.
6. Setiap tahun.
BAB II
POLITIK LUAR NEGERI INDONESIA
DALAM ERA GLOBALISASI
TUJUAN PEMBELAJARAN
TUJUAN PEMBELAJARAN UMUM TUJUAN PEMBELAJARAN KHUSUS
4.1. Menjelaskan politik luar negeri Menyebutkan arti kebijakan Bebas-Aktif
Indonesia yang bebas dan aktif Menyebutkan tujuan politik luar negeri
Menyebutkan faktor yang menentukan
perumusan politik luar negeri
Memberikan contoh peranan politik Menyebutkan hasil politik bebas aktif RI di
luar negeri Indonesia dalam percaturan forum internasional
internasional. Menyebutkan isi Dasasila Bandung
Menjelaskan tujuan dibentuknya gerakan
Non Blok
Menyebutkan syarat untuk menghadiri
KTT Non Blok
Mejelaskan tujuan terbentuknya OKI
Menyebutkan tujuan terbentuknya APEC
Mengerjakan soal dengan baik yang
berkaitan dengan materi mengenai politik
luar negeri bebas aktif dan peranan politik
luar negeri RI dalam percaturan
internasional
Uraian Materi
Politik Luar Negeri
Politik luar negeri adalah suatu kebijakan atau sekumpulan kebijakan yang ditetapkan
oleh suatu negara untuk mengatur hubungan dengan negara lain. Politik luar negeri sering
disebut juga sebagai wawasan internasional sebuah negara. politik luar negeri suatu negara
relatif cenderung bersifat tetap, yang umumnya dijabarkan lebih lanjut dalam bentuk
kebijakan luar negeri.
Politik Luar Negeri RI yang Bebas dan Aktif
Landasan pelaksanaan politik luar negeri Indonesia adalah sebagai berikut :
1. Landasan idiil politik luar negeri Indonesia adalah Pancasila.
2. Landasan Konstitusional
Landasan konstitusional politikluar negeri Indonesia adalah UUD 1945 yang terdapat
pada :
1. Aline Pertama Pembukaan UUD 1945
“Bahwa sesungguhnya kemerdekaan itu ialah hak segala bangsa dan oleh sebab itu
maka penjajahan di atas dunia harus dihapuskan karena tidak sesuai dengan
perikemanusiaan dan perikeadilan”.
2. Alinea Keempat Pembukaan UUD 1945
“. . . dan ikut melaksanakan ketertibn dunia yang berdasarkan kemerdekaan
perdamaian abadi dan keadialan sosial . . .”
3. UUD 1945 Pasal 11
“Presiden dengan persetujuan Dewan Perwakilan Rakyat menyatakan perang,
membuat perdamaian, dan perjanjian dengan negara lain”.
4. UUD 1945 Pasal 13
Ayat 1 : “Presiden mengangkat duta dan konsul”
Ayat 2 : “Dalam mengangkat duta, Presiden memerhatikan Pertimbangan Dewan
Perwakilan Rakyat”.
Ayat 3 : “Presiden menerima penempatan duta negara lain dengan memperhatikan
pertimbangan Dewan Perwakilan Rakyat”.
Landasan Operasional, yaitu ketetapan MPR, kebijakan presiden, dan keputusan menteri
luar negeri (departemen luar negeri), antara lain :
Tap MPRS No. XII/MPRS/1996 tentang penegasan kembali landasan kebijakan
politik luar negeri RI dan Tap MPR No. IV/MPR/1999 tentang GBHN sebagai arah
kebijakan luar negeri.
Keputusan Presiden (Keppres) No. 44/1974 tentang pembentukan departemen luar
negeri.
Politik luar negeri Indonesia adalah bebas aktif. Hal ini telah disampaikan oleh Bung
Karno dan Bung Hatta dihadapan Badan Pekerja Komite Nasional Indonesia Pusat pada
tanggal 2 September 1948.
Prinsip bebas dalam politik luar negeri yang bebas dan aktif berarti bahwa bangsa
Indonesia :
Bisa memilih untuk berhubungan dengan negara manapun di dunia, tanpa
membedakan sistem pemerintahan dan ideologinya.
Tidak terlibat dalam persekutuan militer atau pakta pertahanan manapun.
Tidak mencampuri urusan dalam negeri negara lain, dan sebaliknya negara lain tidak
boleh mencampuri urusan dalam negeri bangsa Indonesia.
Bisa memberi dan menerima bantuan, namun bantuan tersebut tidak boleh mengikat,
dalam arti tidak boleh mengabaikan atau bahkan menghilangkan kedaulatan masing -
masing negara.
Sedangkan prinsip aktif dalam politik luar negeri bebas aktif berarti bahwa bangsa
Indonesia :
Proaktif bekerjasama dengan negara lain di dunia dalam mengupayakan terwujudnya
perdamaian dunia.
Proaktif membela negara lain yang terancam kedaulatan negaranya.
Tujuan Politik Luar Negeri
Moh. Hatta menjabarkan tujuan politik luar negeri Indonesia, yaitu :
Mempertahankan kemerdekaan bangsa dan menjaga keselamatan negara.
Memperoleh dari luar negeri barang-barang yang diperlukan untuk memperbesar
kemakmuran rakyat, apabila barang-barang itu sampai sekarang tidak atau belum
dapat dihasilkan sendiri.
Perdamaian internasional karena hanya dengan damai Indonesia dapat membangun
dan memperoleh syarat-syarat yang diperlukan untuk memperbesar kemakmuran
rakyat.
Persaudaraan segala bangsa sebagai pelaksanaan dari cita-cita yang tersimpul dalam
Pancasila yang menjadi dasar falsafah negara kita.
Sedangkan secara umum, tujuan politik luar negeri Indonesia adalah sebagai berikut :
Untuk mewujudkan kelancaran pembangunan.
Menjaga keselamatan negara.
Mempertahankan kemerdekaan bangsa.
Meningkatkan kesejahteraan rakyat dengan cara memperoleh barang-barang dari luar
negeri yang belum bisa diproduksi sendiri.
Meningkatkan perdamaian dunia.
Meningkatkan persaudaraan segala bangsa.
Peranan Politik Luar Negeri RI dalam Percaturan Internasional
Untuk melaksanakan politik luar negeri bebas aktif, Indonesia banyak berperan aktif
dalam forum internasional, yaitu melalui organisasi dan kegiatan-kegiatan internasional.
Berikut ini beberapa contoh organisasi internasional dimana Indonesia berperan di
dalamnya.
A. Konferensi Asia Afrika
Latar belakang lahirnya KAA
Berakhirnya Perang Dunia II pada bulan Agustus 1945 tidak berarti berakhir pula
situasi permusuhan diantara bangsa-bangsa di dunia atau tercipta perdmaian dan
keamanan, tetapi kenyataan dibeberapa pelosok dunia, terutama dibelahan bumi Asia
dan Afrika masih banyak muncul masalah baru yang mengakibatkan permusuhan terus
berlangsung, bahkan pada tingkat perang terbuka. Salah satu masalah tersebut adalah
lahirnya dua blok kekuatan yang bertentangan secara ideologi ataupun kepentingan,
yaitu Blok Barat dan Blok Timur. Blok Barat dipimin oleh Amerika Serikat dan Blok
Timur dipimpi oleh Uni Soviet. Tiap-tiap blok berusaha menarik menarik negara-negara
Asia dan Afrika agar menjadi pendukung mereka. Selain itu, bangsa-bangsa di dunia
terutama bangsa-bangsa Asia-Afrika, sedang dilanda kekhawatiran akibat makin
dikebangkannya senjata nuklir yang bisa memusnahan umat manusia. KAA diawal
dengan Konferensi Kolombo di Sri Lanka yang diprakarsai oleh Sir John Kotelawala.
Pelaksanaan KAA
KAA di Bandung tahun 1955 sebelum dilasanakan, terlebih dahulu dilaksanakan
Konferensi Kolombo. Konferensi Kolombo diselenggarakan pada tanggal 28 April - 2
Mei 1954 di Kolombo, Sri Lanka. Konferensi ini dihadiri oleh lima pemimpin negara
yaitu :
1. PM. U Nu dari Birma
2. PM Muhammad Ali Jinnah dari Pakistan
3. PM Jawaharlal Nehru dari India
4. PM Sir John Kotelawala dari Sri Lanka
5. PM Ali Sastroamijoyo dari Indonesia
Hasil KAA
Prinsip-prinsip yang diterima oleh konferensi dirumuskan dalam suatu kesepakatan
bersama yang dikenal dengan Dasasila Bandung yang terdiri dari hal-hal berikut :
Menghormati hak-hak dasar manusia dan tujuas serta asas-asas yang termuat dalam
Piagam PBB.
1. Menghormati kedaulata dan integritas teritorial semua bangsa.
2. Mengakui persamaan semua ras dan persamaan semua bangsa besar maupun kecil.
3. Tidak melakukan intervensi atau campur tangan dalam soal-soal dalam negeri
negara lain.
4. Menghormati hak tiap-tiap bangsa untuk mempertahankan diri secara sendirian atau
secara kolektif sesuai dengan Piagam PBB.
5. Tidak mempergunakan peraturan-peraturan dari pertahanan kolektif untuk
bertindak bagi kepentingan khusus dari salah satu dari negara-negara besar.
6. Ttidak menggunakan tekanan atau campur tangan terhadap negara lain.
7. Tidak melakukan tindakan-tindakan atau ancaman agresi ataupun penggunaan
kekerasan terhadap integritas teritorial atau kemerdekaan politik suatu negara.
8. Menyelesaikan segala perselisihan internasional dengan cara damai, seperti
perundingan persetujuan, arbitrase atau penyelesaian masalah hukum ataupun cara
damai lain-lain menurut pihak-pihak yang sesuai dengan Piagam PBB.
9. Memajukan kepentingan bersama dan kerja sama.
10. Menghormati hukum dan kewajiban-kewajiban internasional.
Konferensi Asia-Afrika merupakan momentum yang penting bagi bangsa-bangsa di
Asia dan Afrika, yaitu dimulainya kerja sama dan pemberian dukungan yang tegas
terhadap perjuangan kemerdekaan bangsa-bangsa di Asia dan Afrika.
B. Gerakan Non Blok
Latar belakang lahirnya Gerakan Non Blok
Setelah Perang Dunia II, berakhir, di dunia muncul dua kekuatan, yaitu Blok Barat yang
dipimpin oleh Amerika serikat dan Blok Timur yang dipimpin oleh Uni Soviet.
Persaingan kekuatan antara dua blok tersebut mengakibatkan Perang Dingin.
Menghadapi situasi dunia yang peuh konflik tersebut, Indonesia menentukan sistem
politik luar negeri bebas aktif.
Gerakan Non Blok diprakarsai oleh para pemimpin sebagai berikut :
Presiden Soekarno dari Indonesia.
Presiden Gamal Abdul Nasser dari Mesir.
Perdana Menteri Pandith Jawaharlal Nehru dari India.
Presiden Josep Broz Tito dari Yudoslavia.
Presiden Nkwame Nkrumah dari Ghana.
Kelima tokoh dunia ini kemudian dikenal sebagai para pendiri GNB. GNB berdiri saat
diselenggarakannya Konferensi Tingkat Tinggi (KTT) I GNB di Beogard, Yugoslavia,
tanggal 1 sampai 6 September 1961. Dalam KTT I tersebut, negara-negara pendiri GNB
ini berketatapan untuk mendirikan suatu gerakan dan bukan suatu orgnisasi untuk
menghindarkan dari dari implikasi birokratik dalam membangun upaya kerja sama
diantara mereka.
Tujuan Gerakan Non Blok
Tujuan utama GNB semula difokuskan pada upaya dukungan bagi hak menentukan
nasib sendiri, kemerdekaan nasional, kedaulatan dan integritas nasional negara-negara
anggota. Tujuan penting lainnya adalah penentang terhadap apartheid, tidak memihak
pada pakta militer multilateral, perjuangan menentang segala bentuk dan manifestasi
imperialisme, perjuangan menentang kolonialisme
Peran Indonesia
Sejak awal terbentuknya sampai sekarang, peran aktif Indonesia dalam Gerakan Non
Blok adalah sebagai berikut :
Indonesia sebagai salah satu penggagas terbentuknya gerakan non blok.
Pada KTT Non Blok III di Lusaka (Zambia) tahun 1970, Indonesia mengusulkan
masalah keadilan ekonomi negara berkembang.
Indonesia menjadi tuan rumah KTT Non Blok X di Jakarta tahun 1992 dan
Presiden Soeharto menjadi ketua GNB.
Pada KTT Non Blok X di Jakarta, Indonesia mengajukan konsep-konsep ekonomi,
lingkungan hidup, dan kerja sama antara negara-negara berkembang.
C. Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB)
PBB adalah organisasi yang menghimpun negara-negara di dunia, dengan tujuan untuk
mewujudkan perdamaian dunia dan kerja sama antarnegara anggota. Setelah Perang Dunia
II berakhir PBB didirikan yaitu pada tanggal 28 Juni 1945. PBB didirikan oleh empat negara
besar, yaitu Amerika Serikat, Uni Soviet, Inggris, dan Cina. PBB dibentuk untuk membuat
tatanan dunia menjadi lebih baik dan damai, terbebas dari peperangan dan permusuhan.
Organisasi ini bermarkas di New York, Amerika Serikat.
Keanggotaan PBB terbuka bagi semua negara di dunia. Anggota PBB sampai saat ini
berjumlah 191 negara. Jadi, hampir seluruh negara di dunia telah menjadi anggota PBB.
Semua negara yang menjadi anggota PBB mempunyai kedudukan sama, baik negara besar
maupun kecil, negara kaya maupun miskin semua mempunyai hak dan kewajiban yang
sama bagi terciptanya perdamaian dunia.
Latar belakang lahirnya PBB
Setelah Perang Dunia I usai, dunia mengalami kehancuran. Oleh karena itu, beberapa
negara kemudian menggagas sebuah organisasi antarnegara yang bisa mencegah timbulnya
peperangan, maka didirikanlah organsasi yang bernama Liga Bangsa-Bangsa (LBB) atau
League of Nations (LN). LBB mendapat sambutan baik dari banyak negara, dalam waktu
cepat mempunyai 63 negara anggota. Anggta PBB diantaranya merupakan negara-negara
besar yaitu Prancis, Inggris, Italia, Jerman dan Jepang.
Pada akhir tahun 1930-an perang terjadi kembali dimana-mana bahkan perang jauh lebih
besar dan mengerikan. Itulah yang dikenal dengan sebutan Perang Dunia II. Pada tanggal 26
Juni 1945 di San Fransisco, Amerika Serikat 50 negara sepakat membubarkan LBB.
Pertemuan tersebut mencetuskan organisasi baru yang menggantikan LBB. Organisasi itu
adalah Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB). PBB resmi berdiri tanggal 24 Oktober 1945.
Markas besar tetap di Kota New York, Amerika Serikat.
Peran PBB bagi Indonesia
Dalam Kedaulatan Indonesia pada masa awal kemerdekaan merupakan peran besar dari
PBB. PBB menjadi perantara antara Indonesia dan Belanda pada Konferensi Meja Bundar
(KMB) tahun 1949. Hasilnya, kerajaan Belanda mengakui secara resmi kemerdekaan
Indonesia.
Kembalinya Irian Jaya (Papua) ke pangkuan Indonesia tahun 1963 PBB juga berperan
penting di dalamnya. PBB berhasil mendesak Belanda untuk mengembalikan Papua ke
Indonesia.
Peran Indonesia dalam kegiatan PBB
Pada tanggal 27 September 1950 Indonesia resmi menjadi anggota PBB. Indonesia
adalah negara anggota PBB ke-60. Tanggal 28 September 1950 Bendera Merah Putih
berkibar di depan markas besar PBB di New York, berdampingan dengan 59 negara anggota
lainnya. Mr. Muhammad Roem Royen adalah ketua Delegasi Republik Indonesia pertama
yang mengikuti sidang umum PBB.
Peran Indonesia selama menjadi anggota PBB yaitu ikut aktif dalam misi-misi
perdamaian yang dilakukan oleh Dewan Keamanan (DK) PBB. Indonesia ikut mengirimkan
kontingen pasukan untuk turut ikut memelihara perdamaian dunia.
Keikutsertaan Indonesia dalam misi-misi perdamaian yang dilakukan bersama DK PBB
antara lain.
Mengirim kontingen Garuda I untuk menjaga perdamaian di terusan Suez, Mesir tanggal
1 Januari 1957.
Mengirim kontingen Garuda II ke Zaire yang mengalami perang saudara tanggal 10
September 1960.
Mengirim kontingen Garuda III ke Zaire untuk menggantikan kontingen Garuda II yang
telah menyelesaikan tugasnya pada bulan Desember 1962.
Mengirim kontingen Garuda IV ke Vietnam yang mengalami perang saudara. Kontingen
ini selesai tugas tahun 1973.
Mengirim kontingen Garuda V menggantikan kontingen Garuda IV di Vietnam.
Mengirim kontingen Garuda VI ke Timur Tengah untuk penyelesaian sengketa antara
Mesir dan Israel tahun 1973.
Mengirim Kontingen Garuda VII ke Vietnam menggantikan kontingen Garuda V yang
telah selesai masa tugasnya.
Mengirim Kontingen Garuda VIII ke Timur Tengah menggantikan kontingen Garuda VI
yang selesai masa tugasnya tahun 1977.
Mengirim Kontingen Garuda IX ke Iran-Irak tahun 1988. Kontingen ini bertugas menjaga
perdamaian selepas serangan Israel ke Lebanon.
D. Asia Pacifik Economic Cooperation (APEC)
APEC bediri pada bulan November 1989 di Australia. APEC semula dimaksudkan sebagai
forum konsultasi ekonomi diantara 12 negara Asia Pasifik, antara lain negara -negara
anggota ASEAN, Amerika Serikat, Kanada, Jepang, Korea Selatan, Australia, dan Selandia
Baru. Adapun tujuan kerja sama APEC adalah sebagai berikut :
Menjalin kerja sama ekonomi antarbangsa di Asia Pasifik yang semakin erat atas dasar
saling menguntungkan.
Mementingkan hubungan kerja sama ekonomi bagi kemajuan dan kesejahteraan bersama.
Memperkuat kemampuan masing-masing dan kemampuan anggotanya untuk
memperjungkan kepentingan bersama, termasuk forum multilateral yang lebih luas.
Pada umumnya APEC memiliki 12 anggota, yakni Indonesia, Malaysia, Thailand, Filipina,
Singapura, Brunai Darussalam, Amerika Serikat, Kanada, Jepang, Korea Selatan. Kemudian
pada saat konferensi tingkat menteri di Soul pada tahun 1991, negara RRC, Taiwan, dan
Hongkong menjadi anggota APEC. Pada saat pertemuan di Seatle (Amerika Serikat)
anggota APEC bertambah menjadi delapan belas dengan masuknya negara Meksiko, Papua
Nugini dan Chili.
E. WTO
World Trade Organization, di Indonesia lebih dikenal dengan nama organisasi perdagangan
dunia. Organisasi ini didirikan di Marakesh, Maroko tahun 1994 kemudian organisasi ini
mulai beroperasi tanggal 1 Juni 1995.
Indonesia menjadi anggota WTO dan terikat perjanjian WTO melalui UU RI No. 7 Tahun
1994 tentang persetujuan pemberlakuan organisasi perdagangan dunia.
Kewenangan WTO sangat besar yaitu mengawasi penerapan program liberalisasi
perdagangan global. Salah satu prinsip WTO yaitu meningkatkan perdagangan bebas
antarnegara.
F. AFTA
ASEAN Free Trade Area, di Indonesia lebih dikenal dengan nama Kawasan Perdagangan
Bebas Asia Tenggara. AFTA adalah bentuk kerja sama antaranggota ASEAN dalam rangka
membentuk kawasan perdagangan bebas di Asia Tenggara. AFTA mulai diberlakukan tahun
2003. Indonesia turut serta dalam menandatangani perjanjian AFTA karena Indonesia ikut
serta dalam perdagangan bebas.
Latihan Soal
Berilah tanda silang (x) pada huruf a, b, c, atau d di depan jawaban yang tepat !
1. Hubungan bilateral antarkedua negara menggunakan prinsip saling . . . .
a. menguntungkan
b. membutuhkan
c. mengerti
d. memahami
2. Untuk memenuhi hubungan politik antarkedua negara, setiap negara mengirimkan....
a agama dan kepercayaan
b kepentingan dan leta negara
c suku bangsa dan bahasa
d kekuatan militer dan ekonomi
3. Berikut ini merupakan contoh hubungan multilateral, kecuali . . . .
a kunjungan duta kesenian ke berbagai negara di afrika
b pengiriman misi kebudayaan ke berbagai negara Eropa
c pertukaran misi kebudayaan antara Indoesia dan Malaysia
d festival misi kesenian antarbangsa di kawasan ASEAN
4. Pertama kai penjelasan makna politik luar negeri Indonesia disampaikan oleh . . .
a Mr. Ahmad Subardjo
b Mr. Muh. Yamin
c Ir. Soekarno
d Drs. Moh. Hatta
5. Jika antara kedua negara terjadi masalah/pertikaian, penyelesaian terbaik dilaksanakan . . . .
a secara damai
b secara diplomatik
c meminta pihak ketiga
d meminta pihak PBB
6. Landasan idiil politik luar negeri Indonesia adalah . . . .
a UUD 1945
b Pembukaan UUD 1945
c Pancasila
d Proklamasi kemerdekaan
7. Indonesia mengadakan hubungan diplomatik dengan negara lain berdasarkan . . . .
a prinsip musyawarah mufakat
b cinta perdamaian
c prinsip kerja sama
d kesepahaman
8. Pelaksanaan politik luar negeri Indonesia menjadi tanggung jawab . . . .
a Pemeritah pusat
b Pemimpin bangsa
c Presiden
d Seluruh rakyat Indonesia
9. Ketika terjadi perbedaan pendapat dalam forum internasional tentang peaksanaan politik
antarbangsa,penyelesaian terbaik adalah . . . .
a Musyawarh untuk mencapai mufakat
b Berunding dengan pihak negara lain
c Meminta bantuan penyelesaian dengan PBB
d Berunding dengan organisasi regional
10. Indonesia dalam menentukan kebijakan dan ketetapan politik luar negeri tidak dapat
dipengaruhi oleh negara dan lembaga dunia manapun, karena salah satu sifat politik luar
negeri Indonesia adalah . . . .
a Bertanggung jawab
b Aktif
c Bebas
d Supel
Isilah titik-titik di bawah ini dengan jawaban yang tepat !
1. Konferensi Asia Afrika di Bandung dihadiri... negara.
2. PBB didirikan pada tanggal...
3. Kegiatan PBB berpusat di....
4. Prinsip sila pertama dari pancasila dalam pelaksanaan politik luar negeri bahwa setiap
manusia mempunyai tingkat derajat yang . . . .
5. Bangsa Indonesia menolak segala bentuk penindasan dan perlakuan tidak adil dari negara
manapun karena tindakan ini bertentangan dengan makna Pancasila sila . . . .
6. Yang berhak mengangkat duta dan konsul adalah . . . .
7. Pencetus politik luar negeri Indonesia bebas aktif adalah . . . .
8. Para diplomat berada dalam koordinasi departemen....
9. Politikluar negeri merupakan salah satu sarana untuk mencapai kepentingan nasional
dalam kancah . . . .
10. Salah satu prinsip hubungan antarnegara di dunia adalah adanya persamaan . . . .
Jawablah pertanyaan-pertanyaan di bawah ini dengan uraian yang jelas dan tepat!
1. Jelaskan peran indonesia dalam KAA!
Jawab : ......................................................................................................................
2. Sebutkan salah satu hasil konferensi Colombo (Sri Lanka) !
Jawab : ...................................................................................................................
3. Sebutkan enam negara Afrika yang hadir dalam Konferensi Asia Afrika !
Jawab : ......................................................................................................................
4. Jelaskan peran Indonesia dalam keanggotaan PBB !
Jawab : .....................................................................................................................
5. Sebutkan negara-negara pelopor pendiri Gerakan Non Blok !
Jawab : ...................................................................................................................
Kunci Jawaban
Pilihan ganda
1. A
2. D
3. D
4. B
5. c
6. C
7. C
8. D
9. A
10. C
Isian
1. 29 negara
2. 24 Oktober 1945
3. Newyork
4. Sama
5. 2
6. Presiden
7. Moh. Hatta
8. Luar negeri
9. Internasional
10. Derajad
Uraian
1. Sebagai pemrakarsa, tuan rumah, ketua penyelenggara.
2. Menyetujui pelaksanaan KAA dan memberikan tugas kepada Indonesia untuk mempelajari
dan menyiapkan pelaksanaan konferensi tersebut.
3. Mesir, Ethiopia, Libya, Sudan, Ghana, iberia.
4. Indonesia ikut mengirimkan kontingen pasukan untuk turut memelihara perdamaian dunia.
5. Indonesia, Mesir, India, Yugoslavia, Ghana.
Latihan Ujian Akhir Semester II
Mata Pelajaran : Pendidikan Kewarganegaraan
Kelas/Semester : 6 (Enam)/Genap
Berilah tanda silang (x) pada huruf a, b, c, atau d di depan jawaban yang benar !
1. Salah satu contoh sikap tenggang rasa dalam kehidupan bertetangga, yaitu . . . .
a senang ikut menyelesaikan urusan para tetangga
b membuang sampah di bak sampah
c menghukum warga yang tidak ikut kerjabakti
d ikut berduka cita saat tetangga mendapatkan musibah
2. Burma adalah nama lain negara . . . .
a. Kamboja c. Myanmar
b. Filiphina d. Thailand
3. KTT ASEAN Tahun 1987 diselenggarakan di . . . .
a Kuala Lumpur c. Manial
b Bali d. Hanoi
4. ASEAN berdiri pada tanggal . . . .
a 8 Agustus 1967
b 8 Agustus 1968
c 6 Agustus 1967
d 7 Agustus 1967
5. Contoh perilaku orang tua yang benar dan menggambarkan sikap kekeluargaan serta kasih
sayang, yaitu . . . .
a mengurangi porsi makan demi anak-anak
b bekerja keras tanpa istirahat demi kebutuhan anak
c memberi uang saku kepada anak sama banyak
d memberikan bimbingan dan memenuhi kebutuhan agar menjadi anak yang baik
6. Kantor sekretariat ASEAN di kota . . . .
a Bangkok c. Kuala Lumpur
b Manila d. Jakarta
7. Berikut perwujudan sikap tidak mudaj putus asa, yaitu . . . .
a suka membiarkan pekerjaan terlantar bila telah gagal
b segera berhenti berusaha jika menemui kegagalan
c selalu mencari jalan keluar bila menemui kegagalan
d bila mengalami kegagalan cepat meninggalkan pekerjaan
8. Perilaku warga negara sehari hari harus berpedoman kepada Pancasila, karena Pancasila
sebagai . . . .bangsa.
a pedoman hidup c. semboyan
b kepribadian d. lambang
9. Sikap kita terhadap hsil musyawarah yaitu . . . .
a melaksanakan dengan penuh tanggung jawab
b ikut-ikutan teman saja
c melaksanakan jika ada imbalan
d menolak
10. Berikut sikap teguh hati yaitu . . . .
a tidak terpengaruh ancaman dan godaan
b ragu dalam menentukan sikap yang benar
c mudah kasihan melihat orang yang kesulitan
d mudah dipengaruhi orang lain
11. Negara Asia Tenggara yang tidak pernah dijajah oleh bangsa Eropa, yaitu . . . .
a Thailand c. Filiphina
b Malaysia d. Singapura
12. Contoh sikap yang menghargai hak asasi manusia, yaitu . . . .
a rela berkorban
b ikut kerja bakti
c cinta produk dalam negeri
d menghargai hak orang lain
13. Bangsa yang besar adalah bangsa yang meghargai jasa . . . .
a rakyatnya c. pemerintahannya
b pahlawannya d. pemimpinnya
14. Salah satu bentuk kewajiban anggota masyarakat yang berguna untuk kepentingan
lingkungan, yaitu . . . .
a membersihkan halaman rumah sendiri
b menebang pohon peneduh kampung
c membuang sampah ke sungai
d melaksanakan ronda malam sesuai jadwal
15. Alasan perlunya sikap tekun belajar, yaitu . . . .
a memanfaatkan waktu di rumah untuk belajar
b membiasakan diri untuk tidak banyak bermain
c memperoleh hasil yang lebih baik
d dengan tekun belajar, sekolah cepat selesai
16. Salah satu isi dari Deklarasi Bangkok yaitu . . . .
a mempercepat pertumbuhan ekonomi negara-negara jajahan
b membentuk negara-negara khusus untuk membela perdamaian dunia
c menyelesaikan konflik intern dalam negeri negara anggota ASEAN
d meningkatkan kerja sama untuk memajukan pendidikan, latihan dan penelitian
kawasan Asia Tenggara
17. Kebudayaan asing yang masuk ke Indonesia harus kita . . . .
a tolak c. seleksi
b contoh d. tiru
18. Panitia Sembilan berhasil menyusun sebuah naskah yang diberi nama . . . .
a Proklamasi c. Pancasila
b UUD 1945 d. Piagam Jakarta
19. Memetik buah mangga tetangga dengan meminta izin lebih dahulu kepada pemiliknya
merupakan contoh perilaku yang....
a menghormati kebebasan orang lain
b menghargai hak milik orang lain
c sangat suka berterus terang
d bertenggang rasa kepada orang lain
20. Contoh rasa ingin tahu seseorang dapat digambarkan dengan sikap . . . .
a selalu membeli buku mahal
b rajin mendengarkan radio
c bertanya walaupun sudah mengerti
d rajin membaca buku di perpustakaan
21. Tokoh yang menandatangani Deklarasi Bangkok yang berasal dari Thailand yaitu . . .
a Tun Abdul Razak
b Thanat Khoman
c S. Rajaratnam
d Narsisco Ramos
22. Lahirya Budi Utomo diperingati sebagai hari . . . .
a Kebangkitan Nasional
b Pahlawan Nasional
c Pendidikan Nasional
d Kemerdekaan Bangsa
23. Berikut perbuatan yang menggambarkan keseimbangan antara hak dan kewajiban, yaitu . .
a membayar karcis bioskop setelah menonton
b mengambil buku teman sebelum meminjamya
c menuntut nilai sebelum mulai belajar
d Bbekerja dulu baru menerima upah kemudian
24. Alenia I Pembukaan UUD 1945 menyatakan bahwa sesungguhnya merupakan alasan
perlunya seseorang bersikap tulus dalam perbuatan sehari-hari, kecuali . . .
a negara industri
b segala bangsa
c manusia Indonesia
d bangsa maju
25. Pernyataan-pernyataan berikut merupapkan alasan perlunya seseorang bersikap tulus
dalam perbuatan sehari-hari . . . .
a meningkatkan kekayaan dan kemewahan
b mencapai kesejahteraan hidup bersama
c menumbuhkan rasa kemanusiaan
d meningkatkan persatuan dan kesatuan
26. Kerja sama ASEANdimulai setelah penandatangan Deklarasi . . . .
a Kuala Lumpur c. Jakarta
b Singapura d. Bangkok
27. Sikap taat terhadap Tuhan Yang Maha Esa dapat diwujudkan dengan cara . . . .
a melaksanakan perintah dan menjauhi larangan Tuhan
b mempelajari ajaran agama yang diakui oleh negara
c membina hubungan baik dengan sesama manusia
d tulus dan hormat kepada Tuhan Sang Pencipta
28. Panitia kecil yang membahas usulan-usulan yang masuk pada sidang BPUPKI disebut
panitia . . . .
a kecil c. sembilan belas
b sembilan d. Kkmerdekaan
29. Mayoritas penduduk Malaysia beragama
a Islam c. Hindu
b Kristen d. Konghucu
30. Perhatikan pernyataan berikut !
1. Berbuat baik kepada orang tua
2. Kasih sayang kepada teman
3. Mengharap ampunan Tuhan
4. Tekun dalam menjankan tugas
Perbuatan yang termasuk perwujudan taat beribadah dari ditunjukkan oleh nomor . . .
a 2, 3, dan 4 c. 1, 2, dan 4
b 1, 3, dan 4 d. 1, 2, dan 3
31. Salah satu prinsip kerja sama ASEAN sebagai berikut . . . .
a membantu negra- negara lain
b campur terhadap persoalan dalam negeri negara anggota
c membentuk kelompok kerja ekonomi di kawasan Asia Raya
d membantu pertumbuhan ekonomi nasional negara anggota
32. Tujuan pembangunan nasional Indonesia tercantum dalam Pembukaan UUD 1945 alinea
ke . . . .
a1 c. 3
b2 d. 4
33. KTT I pada tanggal 1-6 September 1961 diselenggarakan di kota . . . .
a Beogard c. Lusaka
b Kamboja d. Kolombo
34. Berikut negara yang paling banyak penduduknya, yaitu . . . .
a Piliphina c. Singapura
b Kamboja di. Indonesia
35. Kekerasan terhadap manusia harus ditolak. Hal ini berhubungan dengan Pancasila
sila ke . . . .
a1 c. 3
b2 d. 5
Isilah titik-titik pada soal-soal berikut dengan jawaban yang benar !
1. Bantuk negara Malaysia, yaitu . . . .
2. Pejabat perwakilan diplomatik disebut . . . .
3. Ibu kota negara Filiphina, yaitu. . . . .
4. Uud 1956 merupakan landasan . . . .
5. Tidak saling mencampuri urusan dalam negeri masing-masing merupakan salah satu dari . .
..
6. Kedutaan besar Republik Indonesia dipimpin oleh . . . .
7. Sebagian besar penduduk Singapura adalah bangsa . . . .
8. Dalam Konferensi Kolombo Indonesia mewakilkan perdana menteri . . . .
9. Pertukaran pelajar merupakan salah satu bentuk kerja sama dibidang . . . .
10. Negara yang belum pernah dijajah oleh negara maapun, yaitu . . . .
Jawablah pertanyaan-pertanyaan berikut dengan jelas dan benar !
1. Apakah batas sebelah selatan dari Asia Tenggara ?
Jawab :
2. Siapakah nama presiden Indonesia yang menolak bergabung dengan SEATO ?
Jawab :
3. Apakah kepanjangan dari NATO ?
Jawab :
4. Apakah alasan Indonesia berprinsip bebas aktif ?
Jawab :
5. Siapakah yang mendapatkan manfaat dari adanya organisasi ASEAN ?
Jawab :
6. Bagaimana bila dilihat dari letak geografis kawasan Asia Tenggara ?
Jawab :
7. Siapakah yang memimpin sekretariat ASEAN ?
Jawab :
8. Jelaskan pengertian dari imigrasi ?
Jawab :
9. Apakah kepanjangan dari KBRI ?
Jawab :
10. Apakah yang dimaksud dengan hak veto ?
Jawab :
Pilihan Ganda 21. b Kunci jawaban
1. d 11. a 22. a
2. c 12. d 23. d 31. d
3. c 13. b 24. b 32. d
4. a 14. d 25. a 33. a
5. d 15. c 26. d 34. d
6. d 16. d 27. a 35. b
7. c 17. c 28. b
8. a 18. d 29. a
9. a 19. b 30. c
10. a 20. d
Isian 6. Duta besar
1. kerajaan 7. Cina
2. diplomat 8. Ali Sastro Amijoyo
3. Manila 9. pendidikan
4. Konstitusional 10. Thailand
5. Prinsip dasar ASEAN
Uraian
1. Samudra Hindia, dan Australia
2. Ir. Soekarno
3. North Atlantic Treaty Organization
4. Agar bangsa Indonesia tidak mendapatkan tekanan dari bangsa lain
5. Masing-masing negara dan warga negara
6. Strategis karena terletak di antara dua benua, yaitu benua Asia dan benua Australia
7. Sekertaris Jendral
8. Perpindahan penduduk dari luar negeri ke dalam negeri.
9. Kedutaan Besar Republik Indonesia
10. Hak untuk menolak atau melarang suatu putusan
DAFTAR PUSTAKA
Achmadi, H. Abu, dkk. 1994. Pendidikan Pancasila dan Kewarganegaraan. Solo : Tiga
Serangkai.
Arifin Firmansyah, dkk. 2005. Lembaga Negara dan Sengketa Kewenangan Antarlembaga
Negara. Jakarta: Konsorsiu8m Reformasi Hukum Nasional (KPHN) .
Bkg for education. 2006. Pendidikan Kewarganegaraan untuk SD kelas VI. Jakarta: Erlangga
BSNP. 2006. Standar Isi KTSP. Jakarta.
Budiyanto.2003.Dasar-dasar Ilmu Tata Negara. Jakarta: Erlangga
C.S.T.Kansil.2005.Sistem Pemerintahan Indonesia edisi revisi. Jakarta: Bumi Aksara.
Peraturan Menteri Pendidikan Nasional Republik Indonesia Nomor 22 Tahun 2006 tentang
Standar Isi untuk Satuan Pendidikan Dasar dan Menengah.
Peraturan Menteri Pendidikan Nasional no. 23 Tahun 2006 tentang Standar Kompetensi
Lulusan untuk Satuan Pendidikan Dasar dan Menengah.
Rini Ningsih. 2006. Pendidikan Kewarganegaraan 5. Jakarta: yudistira.
Tim penyusun PPKn SD. 1993. Pendidikan Pancasila dan Kewarganegaraan. Klaten: PT Intan
Perwira
UUD 1995 Hasil Amandemen. Surakarta. Al-Hikmah.
BSE (Buku Sekolah Elektronik)
Purwanto, Sudiyanto. 2008. Pendidikan Kewarganegaraan (PKn): untuk kelas III SD/MI.
Jakarta: Pusat Perbukuan ,Departemen Pendidikan Nasional.
Ressi Kartika Dewi, Sunny Ummul Firdaus, Wahyuningrum Widayati. 2008. Pendidikan
Kewarganegaraan 6: untuk SD/MI kelas VI. Jakarta: Pusat Perbukuan ,Departemen
Pendidikan Nasional.