E-Booklet
Persamaan dan
MENGENALPerbedaan
HEWAN DAN TUMBUHAN
Sel Hewan &
Sel Tumbuhan
KELOML POK 2
KATA PENGANTAR
Bismillahirrahmaanirrahiim
Puji syukur kita kami panjatkan kehadirat Allah SWT
karena atas berkat rahmat dan hidayah-Nya, Media "E-Booklet
dapat diselesaikan dengan tepat waktu, ucapan terima kasih
disampaikan kepada:
1. Ibu Ria Mayasari, M.Pd., selaku dosen mata kuliah Kajian
Bahasa Indonesia SD 1 yang telah memberikan tugas ini
sehingga kami dapat menambah pengetahuan dan wawasan
sesuai dengan bidang studi yang kami tekuni.
2. Orang tua yang telah memberikan dorongan baik material
maupun spiritual.
3. Teman-teman yang telah memberikan saran dan kritiknya
dalam penyusunan makalah ini
4. Serta semua pihak yang telah membantu dalam penyusunan
makalah ini.
Diharapkan dengan adanya E-Booklet menjadi belajar dan lebih
mudah memahami muatan IPA tentang materi Persamaan dan
Perbedaan sel hewan & sel tumbuhan. Selain itu, dengan adanya
E-Booklet ini, semoga dapat membantu mempermudah Bapak /
ibu guru dalam meningkatkan keterlibatan siswa dalam
pembelajaran muatan IPA disekolah dasar.
Kelompok 2
Pengertian Sel Hewan
dan Fungsinya
Sel hewan akan memiliki fungsi sebagai pembangun utama, untuk
keberlangsungan hidup pada semua hewan. Setiap makhluk hidup
yang memiliki sel akan selalu berbeda dengan makhluk lainnya.
Sel yang ada di setiap hewan berbeda dengan manusia. Maka dari
itu, penting untuk mempelajari jenis selnya. Pemahaman mengenai
sel pada hewan dapat memberikan pengenalan mengenai
karakteristiknya.
1. Pengertian Sel Hewan
Didalam sel hewan akan terdapat nama umum yang disebut sel
eukariotik, sel tersebut akan menyusun beberapa jaringan pada
hewan.
Penyusunan jaringan pada hewan biasanya berbeda dengan yang
lainnya, karena memiliki jaringan serta susunan sel tersendiri.
Perbedaannya dengan makhluk hidup lain contohnya dengan
tumbuhan yang sel eukariotiknya akan berbeda.
2. Struktur Sel Hewan dan Fungsinya
1. Bagian Membran
Lokasinya berada di bagian luar, sehingga nantinya akan
membungkus setiap sel yang ada di dalam tubuh hewan
tersebut. Tersusun dari beberapa komponen termasuk lemak dan
juga protein penting, fungsinya sel ini akan menjadi salah satu
bagian terpenting untuk melindungi sel. Fungsi lainnya adalah
dengan mengatur keluar atau masuknya setiap zat dalam tubuh
hewan tersebut, juga untuk menerima rangsangan dari luar yang
diterima oleh hewan.
2. Sitoplasma
Sitoplasma ini akan memiliki fungsi yang penting juga bagi
tubuh hewan, untuk mencairkan segala sesuatu termasuk sel
yang ada di dalam tubuh hewan.
Hampir semua cairan dalam tubuh hewan semuanya akan
diserap, kecuali pada bagian inti dari sel dan organelnya.
Sitoplasma akan terdiri dari protein dan air, hingga sifatnya
kompleks atau koloid. Sel ini bentuknya tidak akan cair dan
juga tidak padat, fungsinya yaitu sebagai salah satu tempat
untuk terjadinya metabolism terhadap sebuah sel.
3. Reticulum
Bentuknya mungkin akan mirip benang dengan jumlah yang
banyak, didalamnya terdapat beberapa bagian dari sel ini
termasuk bagian reticulum halus dan juga kasar.
Bagian yang halus tersebut tentunya tidak akan melekat pada
ribosom. Hal ini berbeda dengan yang kasar, karena akan
melekat dengan ribosom tersebut.
Akan bekerja untuk alat transportasi pada setiap zat yang ada
pada sel, juga nantinya akan menjadi cara untuk melakukan
sintesis lipid yang ada di sel tersebut. Sel ini berfungsi sebagai
cara membantu untuk detoksifikasi dan sintesis protein.
4. Mitokondria
Menjadi organel yang terbesar dalam tubuh hewan, maka dari itu
sering kali disebut dengan mesin dalam sebuah sel itu sendiri.
Bentuknya akan mirip dengan cerutu yang memiliki dua lapis
membran didalamnya, dengan bagian membran yang berbeda.
Pada membran tersebut akan memiliki ketukan yang juga memiliki
nama kristal, yang membentuk sel ini adalah oksigen dan glukosa
yang diubah menjadi energi.
Fungsi dari sel ini adalah kemampuannya menghasilkan energi
bagi hewan tersebut, Kemudian memiliki peran penting untuk
respirasi seluler.
5. Mikrofilamen
Jenis ini adalah organel pada sel yang ada di setiap hewan,
namun jenis sel ini akan terbentuk melalui protein yang
memiliki nama aktin dan myosin.
Kebanyakan peneliti menyebutkan jika sel ini akan memiliki
kesamaan dengan jenis sel lain seperti mikrotibulus, namun
bentuknya memang lebih lembut dan kecil.
Jenis sel ini memiliki fungsi yang akan membantu hewan untuk
menggerakkan sel, juga sebagai salah satu cara endositosis dan
eksositosis.
6. Lisosom
Bentuknya sama seperti sebuah kantong yang memang terikat
pada membran dalam sel. Didalam jenis sel ini memiliki
kandungan enzim hidrolitik, sehingga nantinya bisa digunakan
untuk mengontrol pencernaan.
Berikut fungsi dari lisosom:
- Mengatur pemasukan sebuah makromulekul yang berada dari
luar kedalam sebuah sel, dengan menggunakan mekanisme
endositosis.
- Mencerna mater.
- Untuk mengontrol pencernaan.
- Untuk menghancurkan organel sel yang memang telah rusak.
7. Peroksisom
Memiliki sebuah bentuk seperti kantong kecil, yang didalamnya
berisikan sebuah enzing katalase. Memiliki fungsi, untuk
menguraikan peroksida dalam tubuh.
Fungsi dari sel ini adalah penguraian perokida dan merubah
lemak menjadi karbohidrat yang penting bagi hewan itu
sendiri.
8. Ribosom
Jenis sel ini memiliki ukuran yang kecil dibandingkan sel lainnya.
Cara kerjanya memang menerjemahkan bagian MRNA yang
nantinya akan membentuk rantai protein, sehingga akan sangat
penting bagi tubuh hewan.
Fungsinya akan berguna untuk melakukan keberlangsungan
sintesis pada bagian protein, agar dapat dicerna oleh tubuh hewan.
9. Sentriol
Bentuk pada sel ini memang memiliki bentuk seperti tabung,
sehingga dapat terlihat jelas perbedaannya dengan sel lain.
Memiliki peran yang penting dalam tubuh hewan, karena
nantinya akan melakukan pembelahan sel.
Sel ini akan memiliki pekerjaan dengan membentuk
sebuah silia dan flagela. Termasuk kedalam salah satu sel yang
ada pada hewan juga tidak dapat tumbuh kembali, maka
perkembangannya tidak akan berlangsung lama.
10. Mikrotubulus
Lokasi sel ini berada di dalam sitoplasma, sel ini memang
dapat ditemukan pada sel eukariot dengan bentuk silinder
yang panjang.
Didalamnya terdapat molekul protein yang berbentuk bulat,
sifat dari sel ini memang cukup kaku untuk fungsi utamanya
adalah melindungi sel. Memiliki fungsi lain sebagai
pembentuk dan membangun flagela, silia, dan sentirol.
11. Badan golgi
Badan golgi erat kaitannya dengan fungsi ekskresi pada sel itu
sendiri. Lokasi sel ini berada pada semua sel eukariotik seperti
ginjal dan ekskresi lainnya, fungsinya yaitu untuk
membentuk vesikula.
Fungsi lain dari sel ini dalam membantu proses pembentukan
lisosom, atau proses bagian protein dan pembentukan pada
membran plasma.
12. Nucleus
Sel akan mengendalikan aktifitas metabolism sampai ke bagian
pembelahan sel itu sendiri, sebagai tahap penyesuaian dari
nucleus.
Didalam sel ini mengandung materi genetic dan terbentuknya
sebuah DNA, fungsinya akan bekerja untuk menjaga integritas
setiap gen, juga mengontrol aktifitas sel.
Fungsi lainnya untuk menyimpan informasi genetic, tempat
terjadinya replikasi dan mengendalikan metabolism setiap sel.
13. Nucleolus
Menjadi salah satu sel yang berfungsi untuk memberikan
pembentukan protein pada tubuh hewan.
14. Nukleoplasma
Bentuknya seperti cairan padat, fungsinya adalah untuk
membentuk kromosom dan gen.
15. Membran Inti
Fungsinya adalah melindungi inti sel dan menjadi lokasi
sebagai tempat terjadi pertukaran zat.
3. Manfaat Mempelajari Sel Pada Hewan
1. Mengetahui keanekaragaman
Dengan mempelajari selnya, maka kita dapat memastikan bahwa
setiap makhluk hidup akan memiliki keunikan tersendiri.
2. Untuk mengenal fungsi setiap bagian tubuh hewan
Ketika mempelajari tentang sel yang ada pada hewan, maka dari
itu akan langsung mempelajari fungsinya terhadap tubuh hewan
tersebut.
3. Mengenal karakteristik
Setiap sel yang ada pada hewan, akan memiliki karakteristik
yang berbeda. Setiap karakteristiknya bisa disimpulkan dengan
mempelajarinya, akan membuka jalan untuk mengenal
karakternya secara garis besar.
Ketika telah mempelajari apa yang dimaksud dengan bagian,
beserta degan jenis dan fungsinya. Secara tidak langsung akan
mempelajari mengapa sel tersebut bisa sangat berpengaruh
terhadap hewan itu.
Pengertian Sel Tumbuhan
dan Fungsinya
Sel tumbuhan adalah unit terkecil dalam kehidupan
tumbuhan yang berfungsi untuk mengatur segala kehidupan
yang berlangsung pada tumbuhan.
1. Pengertian Sel Tumbuhan
Sel tumbuhan merupakan bagian paling kecil dari organ
tumbuhan. Sel tumbuhan yaitu penggerak dari suatu
tumbuhan itu sendiri. Sel tumbuhan berbeda dengan sel
organisme eukariotik lainnya.
2. Struktur Sel Tumbuhan dan Fungsinya
Sama halnya dengan hewan, struktur sel tumbuhan juga terdiri
dari organel-organel sel. Tapi, struktur sel tumbuhan dengan sel
hewan sangatlah berbeda. Selain berbeda dari segi bentuk serta
ukuran, struktur sel tumbuhan juga terdiri dari organel yang
tidak dimiliki oleh sel hewan.
Sebelum membahas mengenai organel sel tumbuhan dan
fungsinya, perhatikan terlebih dahulu gambar sel tumbuhan
berikut ini.
Berdasarkan gambar sel tumbuhan tersebut, terlihat jelas
bahwa struktur sel tumbuhan terdiri dari organel-organel sel
tumbuhan. Berikut akan dijelaskan mengenai organel sel
tumbuhan dan fungsinya.
1. Membran Sel
Adalah bagian sel tumbuhan yang bersifat hanya bisa dilalui
oleh zat khusus/tertentu saja (semipermeabel). Membran sel
ini berfungsi sebagai tempat keluar masuknya zat serta
melindungi bagian organel sel.
2. Sitoplasma
Adalah bagian organel sel yang berbentuk cairan dan
memiliki fungsi sebagai pelekat organel sel yang lain.
3. Nukleus
Adalah inti sel yang berfungsi sebagai pengatur
kehidupan sel.
4. Mitokondria
Adalah bagian organel sel yang berfungsi dalam proses
metabolism dan respirasi sel.
5. Ribosom
Adalah tempat terjadinya proses sintesis protein.
6. Retikulum Endoplasma
Adalah bagian organel sel yang memiliki fungsi dalam
mensintesis protein dan mengeluarkan zat berbahaya.
Terdapat 2 macam RE, yaitu Retikulum Endoplasma kasar
(REk) dan Retikulum Endoplasma halus (REh). Fungsi dari
Retikulum Endoplasma kasar adalah untuk mensintesis
protein di dalam sel. Sedangkan fungsi dari Retikulum
Endoplasma halus (REh) adalah mensintesis lemak atau
lipid.
7. Badan Golgi
Fungsi dari badan golgi adalah mengeluarkan zat kimia
setelah Retikulum Endoplasma mensintesis protein dan
lemak dari dalam sel.
8. Dinding Sel
Adalah organel/bagian sel yang terletak paling luar. Dinding
sel berfungsi untuk melindungi sel. Dinding sel bersifat
kaku dan keras.
9. Vakuola
Adalah suatu rongga atau kantung yang dikelilingi oleh
membran dan berisi cairan.
10. Plastida (Kloroplas)
Adalah organel sel tumbuhan dan fungsinya sebagai pembawa
pigmen. Tumbuhan dapat berfotosintesis dengan baik karena
terdapat kloroplas yang memiliki pigmen klorofil hijau.
Selain itu, fotosintesis juga dibantu oleh cahaya matahari, air,
dan karbon dioksida.
11. Peroksisom atau Badan Mikro
Adalah organel sel yang berfungsi memproses asam
lemak agar berubah menjadi komponen gula
(metabolisme)
12. Mikrotubulus
Adalah organel sel yang berbentuk benang silindris panjang
dan berongga. Organel ini berfungsi untuk mempertahankan
bentuk dan berfungsi dalam pembentukan flagella, silia, dan
sentriol.
Persamaan dan Perbedaan
Sel Hewan & Sel Tumbuhan
Perbedaan Sel Hewan dan Sel Tumbuhan
Tabel berikut membedakan secara jelas antara sel hewan dan sel
tumbuhan berdasarkan karakteristik tertentu.
Perbedaan (karakteristik ) Sel tumbuhan Sel hewan
Ukuran Lebih besar Lebih kecil
Bentuk Tetap Tidak tetap
Dinding sel Ada Tidak ada
Plastida Ada Tidak ada
Vakuola Ada dan besar Tidak ada, pada hewan
uniseluler vakuola lebih kecil
Sentriol Tidak ada Ada
Nukleus
Lebih kecil dari vakuola Lebih besar dari vesikel
Bentuk energi tersimpan Butiran (granul) pati Butiran (granul) glikogen
Persamaan sel hewan dan sel tumbuhan
Sel hewan dan sel tumbuhan sama-sama memiliki bagian-bagian
berikut ini.
1. MembranPlasma
Membran plasma (selaput sel) terletak di lapisan terluar sel,
berfungsi sebagai pelindung molekuler sel terhadap lingkungan
luar.
2. Sitoplasma
Sitoplasma adalah matriks cair yang memenuhi ruang dalam
sel. Struktur penyusun sitoplasma antara lain air, protein,
lemak, mineral, dan enzim-enzim.
3. Organel sel
- Inti sel (Nukleus)
Nuklues adalah organel terbesar sebuah sel, paling jelas
terlihat ketika diamati dengan mikroskop. Fungsi utama
inti sel adalah mengatur keseluruhan aktivitas sel. Ia juga
merupakan tempat sintesis DNA.
- Retikulum Endoplasma (RE)
Retikulum endoplasma mempunyai struktur menyerupai
kantung pipih. Ada dua jenis retikulum endoplasma, yaitu
retikulum endoplasma kasar (Rough endoplasmic
reticulum) dan retikulum endoplasma halus (Smooth
endoplasmic reticulum). Fungsi retikulum endoplasma
antara lain: menampung protein yang disintesis oleh
ribosom, menyintesis lemak dan kolesterol, juga dalam
pembentukan dinding sel.
- Ribosom
Tidak ada perbedaan antara sel hewan dan tumbuhan
dalam kehadiran ribosom. Keduanya memiliki
ribosom, yaitu organel sel terkecil berbentuk bulat,
tersebar di dalam sel. Ada ribosom yang melekat pada
RE dan ada pula yang bebas (soliter). Fungsi ribosom
adalah melangsungkan sintesis protein.
- Mitokondria
Mitokondria berfungsi sebagai pusat respirasi seluler
yang menghasilkan ATP (yaitu Adenosin Triphospate,
berguna sebagai energi bagi tubuh).
- Lisosom
Lisosom adalah organel seperti vakuola,
menyekresikan enzim-enzim pencerna bahan
makanan. Di samping itu, lisosom juga menghasilkan
enzim-enzim yang berguna dalam mematikan sel.
Enzim lisozim adalah enzim yang dihasilkan oleh
lisosom, yang dapat menghancurkan sel bakteri.
- Badan Golgi (Aparatus Golgi/Diktiosom)
Organel ini banyak dijumpai pada organ ekskresi,
misalnya ginjal. badan Golgi berperan dalam sintesis
polisakarida, juga memproses dan mengemas protein.
- Peroksisom
Organel ini dapat ditemui hampir di seluruh sel
eukariotik. Peroksisom berperan dalam metabolisme
asam lemak dan metabolit lainnya.
Perbedaan lainnya
Hewan dan tumbuhan memiliki beberapa organel berbeda.
Organel-organel berikut hanya ada pada tumbuhan, tidak
dimiliki hewan.
1. Dinding Sel
Dinding sel berfungsi sebagai pelindung, pemberi bentuk
tetap, dan sebagai jalan keluar masuknya molekul-
molekul. Struktur dinding sel tersusun atas polisakarida,
lemak, dan protein.
2. Vakuola
Vakuola biasanya terdapat pada sel-sel parenkim dan
kolenkim. Fungsinya antara lain menyimpan minyak
asiri, contohnya minyak kayu putih, papermint, dan
aroma harum bunga.
3. Plastida
Plastida adalah organel yang mengandung pigmen.
Bentuk, ukuran, dan warna plastida bermacam-macam
sesuai dengan fungsinya. Tiga tipe utama plastida antara
lain kloroplas, leukoplas, dan kromoplas.
4. Glioksisom
Glioksisom terdapat pada biji dan menghasilkan enzim
pengurai lemak menjadi karbohidrat.
DAFTAR PUSTAKA
Pengertian Sel Hewan dan Fungsinya
https://workamerica.co/sel-
hewan/#1_Pengertian_Sel_Hewan
Pengertian Sel Tumbuhan dan Fungsinya
https://tambahpinter.com/struktur-
dan-fungsi-sel-tumbuhan/
Perbrdaan dan Persamaan Sel Hewan & Sel Tumbuhan
https://www.kerajaanbiologi.com/perbedaan-sel-
hewan-dan-sel-tumbuhan/
Adapun perbedaan sel hewan dengan
sel tumbuhan antara lain: Bentuk sel
tumbuhan selalu tetap, sedangkan sel
hewan bentuknya tidak tetap, hal ini
karena sel hewan tidak memiliki
dinding sel. Sedangkan sel tumbuhan
mempunyai dinding sel dan bentuk
yang lebih kuat dan keras.