The words you are searching are inside this book. To get more targeted content, please make full-text search by clicking here.

K3LH adalah keselamatan kerja pada seseorang yang bekerja disuatu perusahaan

Discover the best professional documents and content resources in AnyFlip Document Base.
Search
Published by melia170206, 2021-11-22 23:54:35

K3LH

K3LH adalah keselamatan kerja pada seseorang yang bekerja disuatu perusahaan

Keywords: #komjar#pelajaransmk#tkj

KOMPUTER DAN

JARINGAN DASAR

PENGENALAN, PERALATAN DI TEMPAT KERJA BERDASARKAN KONSEP
K3LH
Oleh :

Taufik Ramadhan, S.T

SEKOLAH MENENGAH KEJURUAN NEGERI 4 TANJUNGPINANG
KOTA TANJUNGPINANG
KEPULAUAN RIAU
2021

1.
K3 DALAM MERAKIT

KOMPUTER

Merakit Komputer merupakan suatu kegiatan yang di lakukan untuk menggabungkan,
memasang, dan menyesuaikan dari masing – masing perangkat pada motherboard
suatu komputer atau pc yang membutuhkan ketelitian dan keuletan. Sebelum merakit
komputer ada beberapa hal yang perlu diperhatikan. Berikut ini merupakan K3 dalam
merakit komputer :
1. Menyiapkan peralatan dan bahan-bahan sebelum memulai perakitan
2. Pada setiap tahap perakitan sebalum menambahkan komponen yang baru, power
suplly harus dimatikan.
3. Hindari memegang atau meyentuh langsung kaki prossesor yang ada termasuk
chipset.
4. Hindari pemasangan komponen harddisk dengan kasar, karena dapat merusak
harddisk tersebut.
5. Hindari merakit dalam keadaan berkeringat.
6. Jauhkan benda-benda bersifat cair atau korosif.

Peralatan yang di perlukan dalam merakit komputer :

Obeng Pisau Cutter Gelang Statis

Pasta pada Processor Thermal grase/pasta

Pengamanan dalam merakit komputer :
Tindakan pengamanan diperlukan untuk menghindari masalah seperti kerusakan
komponen oleh muatan listrik statis, jatuh, panas berlebihan atau tumpahan cairan.

A. Pencegahan kerusakan karena listrik statis dengan cara:
1.Menggunakan gelang anti statis atau menyentuh permukaan logam pada casing
sebelum memegang komponen untuk membuang muatan statis.
2.Tidak menyentuh langsung komponen elektronik, konektor atau jalur rangkaian
tetapi memegang pada badan logam atau plastik yang terdapat pada komponen.
3. Cuci tangan sebelum dan sesudah menegang komponen komputer dalam melalukan
praktik
4. Pegang komponen dalam keadaan tangan kering

Pengamanan dalam merakit komputer :

B. Berhati hati dengan listrik
Dalam melakukan perakitan komputer demi menjaga keselamtan para pengguna maka
berhati-hatilah pada unit supply listrik (power suppy unit) harus dalam keadaan off ke
jala listrik PLN. Jika dalam keadaan on, dan pengguna membongkar unit komponen
PC maka akan sangat membahayakan diri sendiri dan orang lain, serta merusak
komponen komputer lainya.

2.
K3 DALAM MEMASANG

JARINGAN

Pada saat ini, jaringan komputer merupakan salah satu kebutuhan di dalam suatu kantor,
kampus, atau area tertentu. Jaringan kompuler dapat mengefisienkan penggunaan sumber
daya atau peripheral seperti printer, scanner, atau storageserver. Berkat adanya jaringan,
setiap komputer yang terhubung dapat saling berbagi sumber daya yang dimilikinya.

Kegiatan yang umum dilakukan pada saat pemasangan jaringan adalah pemasangan kabel
UTP (kabet usus jaringan) melalui sela-sela dinding ataupun pipa dalam tembok. Kadang
kabel UTP yang dipasang harus melewati atap gedung supaya terlihat lebih rapi. Berikut ini
aspek K3 yang harus diperhatikan dalam memasang jaringan :

a. Gunakan tang khusus untult memotong kabel UTP dan memasang konektor RJ 45. Tang ini
disebut Crimping tool.
b. Berhati – hatilah dalam menghubungkan kabel Utp dengan Switch atau router apalagi saat
perangkat menyala
c. Gunakan senter dan berhati hati pada kabel PLN, gunakan masker agar tidak menghirup
debu.

Peralatan memasang jaringan :

1. Kabel UTP 2. Konektor RJ 45 3. CrimpingTool/ Tang Karimping

Hal yang harus di perhatikan :

1. Gunakan Masker 2. Hati-hati pada kabel Listrik 3. Gunakan Sarung tangan

3.
K3 DI TEMPAT

PRAKTIK
(LABORATORIUM)

Laboratorium yang baik mesti memiliki :

1. Peralatan praktik yang memenuhi standart
2. Tersedianya tabung pemadam kebakaran
3. Pengawasan untuk tidak memainkan alat praktik
4. Sirkulasi udara yang baik
5. Memperhatikan lambang-lambang peringatan tertentu yang
ada pada barang/ bahan praktik
6. Menyediakan tempat sampah yang tertutup rapat

Tujuan di terapkan nya K3LH di kantor ialah agar para karyawanya bisa
bekerja dengan aman dan nyaman. Penerapakan K3Lh dalam lingkungan
kerja dapat mnegurangi resiko terjadinya kecelakaan serta meningkatkan
produktivias dan efisiensi kerja.

Dalam undang – undang nomor 23 tahun 1992 tentang Kesehatan pasal 23
menjelaskan bahwa Upaya kesehatan kerja wajib diselenggarakan di
setiap tempat kerja khususnya tempat kerja yang mempunyai resiko
bahaya kesehatan yang tinggi bagi pekerja nya.

4.
K3 DI KANTOR

Beberapa hal penting dalam penerapan K3LH di Kantor :

Kontruksi gedung Sirkulasi udara terjaga Pencahayaan yang cukup

Konstruksi gedung harus Terdapat pengendali udara Tipe penerangan ruangan di
sesuai dengan standar yang baik seperti AC (Air sesuaikan dengan kebutuhan
conditioner), pengendali pekerjaan. Lengkapi jendela
keamanan nasional. Bahan polusi, ventilasi udara dan
berkualitas dan aman. dengan tirai agar bisa
jendela. mengatur pencahaayan yang
Dekorasi sesuai kebutuhan,
terdapatnya fasilitas baik.

kemananan dan tangga
darurat, tanda khusus toilet

dan lainya,

Jaringan listik dan komunikasi aman Kebersihan yang di pelihara

Memperhitungkan beban penggunaan Menyediakan tong sampah di
listtik di tiap ruangan menghindari lengkapi tutup yang rapat agar
beban yang besar. Menggunakan mencegah bau yang akan terhirup
stablizier untuk mengatasi naik
turunnya listrik. Melengkapi kabel para pekerja
listrik dengan pipa pelindung kabel

agar mencegah kebocoran, lapuk dan
di gigit tikus

5.
PERALATAN DAN
KESELAMATAN KERJA

APD atau Alat pelindung
merupakan peralatan yang
diwajibkan ada dan digunakan
dalam bekerja sesuai resiko
pekerjaan untuk menjaga
keselamatan pekerja itu sendiri dan

orang lain.

Hal ini tertulis dalam peraturan
pemerintah melalui Departemen
Tenaga Kerja dan Transmigrasi

Republik Indonesia No.
per.08/Men/VII/2010 tentang

Pelindung Diri.

1. Helm
Keselamatan

Berfungsi sebagai pelindung kepala dari
benda yang bisa membahayakan kepala

secara langsung

2. Sepatu
pelindung /
Safety shoes

Berbahan kulit dilapisi metal dengan sol tebal dan
kuat berfungsi mencegah kecelakaan fatal yang
mungkin menimpa pekerja seperti benda tajam,
berat, panas, cairan kimia, listrik dan lain
sebagainya

3. Sarung
Tangan

Berfungsi sebagai alat
pelindung tangan pada saat

bekerja dan di sesuaikan
dengan bidang pekerjaan

masing-masing

4. Penutup
telinga

Berfungsi sebagai pelindung
telinga pada saat bekerja di
tempat yang volume suara

tinggi/bising

5. Masker

Menyesuaikan dengan bidang
pekerjaan, berfungsi

menyaring udara yang terhirup
saat bekerja dengan kualitas
udara yang buruk seperti
racun, kimia, debu, dan lainya

Thanks!

Any questions?

See you Next Week and Bye-bye!!


Click to View FlipBook Version