PROPOSAL BUSINESS PLAN
SKANS'ROOM PARFUME
Disusun oleh:
1. Disty Widya Intan Zakiyah Rusyani (NIS. 10663)
2. Najla Shafa’ Kamilah (NIS. 10710)
Jl. Ki Mangunsarkoro No.2 Batang
SMK N 1 BATANG
CP.085225970230
LEMBAR PENGESAHAN
Proposal Business Plan ini diketahui dan disahkan
untuk mengikuti Lomba Business Plan UNIKAL Tahun 2021
dengan judul proposal SKANSROOM PERFUME,
pada :
Hari : Senin,
Tanggal : 26 April 2021
Mengetahui, Ketua Peneliti
Guru Pembimbing
Astri Yuliani, S.Pd. Gr. Disty Widya I.Z.R.
NIP. 19910704 201902 2 008 NIS. 10663
Menyetujui,
Plt. Kepala SMK N 1 Batang
Catur Puji Raharjo, S.Pd., M.Si.
NIP. 19630612 198803 1 013
ii
KATA PENGANTAR
Puji syukur kami panjatkan kehadirat Allah Yang Maha Kuasa, berkat lindungan dan
bimbingan-Nya, sehingga penyusunan Proposal Business Plan Skans’Room Perfume ini
dapat terselesaikan tepat waktu. Kami ingin mengucapkan terimakasih kepada orang tua,
keluarga, Bapak Kepala Sekolah dan guru SMK Negeri 1 Batang yang telah mendukung
kegiatan ini.
Penyusunan proposal ini dibuat dalam rangka mengikuti lomba Business Plan
“Entreprenuership Creativity Festival” yang diadakan oleh Himpunan Mahasiswa Prodi
Manajemen Fakultas Ekonomi Universitas Pekalongan Tahun 2021.
Banyak hal yang akan disampaikan kepada pembaca mengenai cara baru dalam
memanfaatkan limbah biji kopi atau kopi defact/ sisa resting produk dari unit produksi
sekolah kami. Dalam hal ini, Kami ingin membahas mengenai cara membuat
"SKANS’ROOM PARFUME".
Dalam penyusunan proposal ini, kami menyadari sepenuhnya bahwa proposal ini
masih jauh dari kesempurnaan. Oleh karena itu, kritik dan saran dari semua pihak sangat
kami harapkan demi terciptanya proposal yang lebih baik lagi untuk masa mendatang.
Demikian Kami ucapkan terima kasish atas waktu Anda telah membaca hasil proposal
rencana bisnis kami.
Batang, 16 April 2021
Penulis
iii
DAFTAR ISI
HALAMAN JUDUL .................................................................................................i
LEMBAR PENGESAHAN .......................................................................................ii
KATA PENGANTAR ...............................................................................................iii
DAFTAR ISI..............................................................................................................iv
RINGKASAN ............................................................................................................v
BAB I DESKRIPSI USAHA
A. Latar Belakang ..........................................................................................1
B. Tujuan Bisnis..................................................................................2
BAB II ASPEK PERENCANAAN DAN PEMASARAN BISNIS
A. Gambaran Pasar .........................................................................................3
B. Rencana Penjulan.......................................................................................4
C. Strategi Pemasaran.....................................................................................4
BAB III ASPEK ORGANISASI DAN MANAJEMEN
A. Tim Manajemen .........................................................................................6
B. Struktur Organisasi.....................................................................................6
C. Resiko yang timbul.....................................................................................7
D. Tindakan alternatif .....................................................................................8
BAB IV ASPEK PRODUKSI
A. Produk ........................................................................................................9
B. Proses Produk .............................................................................................9
C. Kapasitas Produk ........................................................................................11
D. Strategi Penetapan Harga ...........................................................................11
BAB V ASPEK KEUANGAN
A. Strategi Sumber Pendanaan Usaha.............................................................12
B. Proyeksi Keuangan.....................................................................................12
C. Analisis Kelayaan Usaha............................................................................12
D. Analisis Keuangan......................................................................................13
BAB VI PENUTUP
A. Simpulan.....................................................................................................15
B. Saran...........................................................................................................15
DAFTAR PUSTAKA
DAFTAR RIWAYAT HIDUP
LAMPIRAN-LAMPIRAN
iv
RINGKASAN
Saat ini tidak sedikit kaum milenials yang mulai sadar akan kenyamanan diri mereka
terutama dalam menjaga aroma ruangan yang harum dan merelaksasi. Kami mempunyai
produk pengharum ruangan dengan difermentasi secara alami.
Produk yang kami buat adalah pengharum ruangan Skans’Room Perfume. Bahan
yang gunakan sangatlah aman, karena melalui fermentasi alami produk kami sehingga aroma
khas yang dikeluarkan murni dari kopi tersebut, dimana sesuai dengan sifat limbah biji kopi
yaitu memiliki sifat higroskopis yang dapat menyerap partikel udara sekitar dan menetralkan
aroma bau sehingga ruangan menjadi lebih harum.
Bahan yang kami gunakan adalah merupakan kopi defact limbah dari sisa hasil resting
kopi yang sudah tidak bisa digunakan untuk di grinding. Dengan adanya bisnis ini kami bisa
menciptakan lapangan kerja bagi masyarakat dan menumbuhkan jiwa wirausaha.Dimasa
pandemic seperti ini tentunya kami akan menggunakan media digital untuk menjalankan
bisnis kami.
v
1
BAB I
DESKRIPSI USAHA
A. LATAR BELAKANG
Indonesia merupakan Negara yang dikenal dengan kaya akan barang
komoditasnya. Pada zaman penjajahan, biji-bijian seperti kopi merupakan
komoditas perekonomian yang sangat baik. Namun di proposal yang kami buat,
kami akan membahas tentang biji kopi yang hingga saat ini selalu menjadi
minuman favorit bagi masyarakat millenials. Masyarakat hanya mengenal kopi
sebagai minuman penyegar atau pencegah ngantuk, namun kopi juga memiliki
manfaat kesehatan lain seperti mengurangi risiko terkena beberapa penyakit berat
seperti diabetes tipe 2 dan kanker. Kopi juga memiliki limbah yang bisa
dimanfaatkan untuk dijadikan sebuah produk yang berkualitas tinggi. Pada
Kesempatan ini Limbah biji kopi dapat dimanfaaatkan sebagai bahan baku
pembuatan pengharum ruangan.
Pengharum ruangan adalah produk-produk konsumen yang mengurangi bau
yang tidak menyenangkan diruangan tertutup. Banyak jenis parfum dengan
berbagai aroma dan peminat tinggi. Untuk itu kami mengolah limbah biji kopi
yang difermentasi alami untuk dijadikan pengharum mobil maupun ruangan,
karena limbah biji kopi memiliki aroma khas dan menenangkan.
Biji kopi juga di olah oleh Unit Sekolah Kami yaitu SKANSLOVE COFFE
ROASTING LAB. Biji kopi yang telah dibeli dari petani kopi secara langsung
akan di proses di Roasting Lab Unit Produksi SMK N 1 Batang. Dengan mesin
yang kami miliki yaitu Mesin Roasting (mematangkan biji kopi dari mentah
menjadi matang sesuai keinginan konsumen) dan Mesin Grinding (menghaluskan
biji kopi yang telah di resting untuk bisa dikonsumsi). Sehingga kami dapat
memaksimalkan limbah kopi defact/ lewat masa resting yang belum di grinding.
Sehingga akan memunculkan nilai ekonomis limbah kopi defact tersebut.
Di dalam penulisan proposal ini penulis memilih usaha tersebut karena, usaha
ini mudah berkembang karena saat ini tren masih viral-viralnya pengharum
2
ruangan yang memiliki aroma yang bervariasi. Usaha ini juga memiliki nilai
ekonomis yang tinggi dan bahan baku yang mudah dicari. Usaha ini
memaksimalkan limbah defact kopi unit produksi sekolah untuk dijadikan rencana
bisnis produk kreatif kewirausahaan kami. Usaha ini dapat menjadi solusi untuk
pecinta kopi yang tidak bisa meminum kopi karena kesehatan mereka sendiri.
B. TUJUAN BISNIS
Adapun tujuan dalam membuat usaha produk pengharum ruangan dari
limbah defact kopi ini ialah :
1. Menambah nilai jual limbah biji kopi.
2. Membuka peluang usaha baru.
3. Menumbuhkan kembangkan kreativitas kewirausahaan.
4. Menambah keberagaman jenis produk pengharum ruangan.
5. Menciptakan karya baru dalam pengolahan dan pemanfaatan limbah biji kopi.
3
BAB II
ASPEK PERENCANAAN DAN PEMASARAN BISNIS
A. GAMBARAN UMUM PASAR
Saat ini masyarakat banyak suka kopi dan aroma kopi. Saat ini gedung
perkantoran dan berAC, perumahaan, perusahaan di Indonesia semakin meningkat,
dengan berkembang pesatnya kantor perusahaan tersebut kami membuat sebuah
produk yang terbuat dari limbah biji kopi untuk dijadikan sebagai pengharum
ruangan atau kendaraan bermobil. Produk akan kami jual ke ibu rumah tangga,
komunitas otomotif mobil, toko kelontong/ toko oleh-oleh dan perkantoran.
NO PERIODE GAMBARAN PASAR/ RENCANA
PEMASARAN TARGET MARKET OMSET
1 BULAN KE 1 - MEI Ibu rumah tangga 66
Perkantoran 75
Komunitas otomotif 100
Toko kelontong/ oleh-oleh 125
2 BULAN KE 2 -JUNI Ibu rumah tangga
Perkantoran
Komunitas otomotif
Toko kelontong/ oleh-oleh
3 BULAN KE 3 - JULI Ibu rumah tangga
Perkantoran
Komunitas otomotif
Toko kelontong/ oleh-oleh
4 BULAN KE 4 – Ibu rumah tangga
AGUSTUS Perkantoran
Komunitas otomotif
Toko kelontong/ oleh-oleh
Tabel 1. Gambaran umum pasar/ Target market
4
B. RENCANA PENJUALAN
Membuat pengharum ruangan dengan menggunakan limbah biji kopi
yang difermentasi alami adalah untuk para pencinta kopi bisa juga menggunakan
pengharum ruangan yang bisa membuat ruangan terasa nyaman, bisa
menghilangkan stres dan bisa untuk membangun mood seseorang. Dengan
membuat pengharum ruangan sasaran pasar yang ingin kami capai adalah yang
menyukai wewangian untuk itu kami akan memasarkan produk kami
dimasyarakat.
NO PERIODE OMSET HARGA JUMLAH
PEMASARAN (pcs) SATUAN
1 MINGGU KE 1 4 Rp 9.900,00 Rp 39.600,00
2 MINGGU KE 2 10 Rp 9.900,00 Rp 99.000,00
3 MINGGU KE 3 20 Rp 9.900,00 Rp 198.000,00
4 MINGGU KE 4 32 Rp 9.900,00 Rp 316.800,00
JUMLAH PER BULAN 66 Rp 653.400,00
Keterangan : Target omset penjualan tiap bulannya akan bertambah
Tabel 2. Rencana Penjualan
C. STRATEGI PEMASARAN
Banyak pengharum kopi yang kita jumpai di berbagai pusat perbelanjaan,
berbagai jenis pengharum kopi yang sudah dikenal luas di masyarakat . Namun
kebanyakan dari mereka masih banyak yang menggunakan pengharum dengan
campuran alkohol atau bahan kimia lainnya yang mungkin saja berbahaya bagi
penggunaannya. Oleh karena itu, masyarakat harus tau tentang produk kami yang
diproses dengan difermentasi alami.
Untuk itu kami telah menyusun strategi pemasaran produk kami. Kami
strategi pemasaran Business Model Canvas (BMC), sebagai berikut :
5
1. CUSTOMER SEGMENTS (TARGET MARKET)
Menentukan customer segmen (ibu rumah tangga, Perkantoran, Komunitas
otomotif dan Toko kelontong/ toko oleh-oleh
2. VALUE PROPOSITION (KEUNGGULAN PRODUK)
Menampilkan keunggulan produk yaitu keharuman kopi alami, kemasan yang
simple dan elegan dan menjadikan harum tahan lama
3. CHANNELS (SALURAN)
Menggunakan media online : sosial media (whataspp bisnis, instagram,
youtube, google site) dan marketplace (facebook dan shopee)
Menggunakan media offline : brosur, personal selling/ doo to door selling,
cash on delivery (COD)/ pengiriman paket
4. CUSTOMER RELATIONSHIP (HUBUNGAN KONSUMEN)
Melakukan pelayanan prima pada customer
5. REVENUE STREAM (PENDAPATAN)
Merencanakan omset penjualan yang semakin meningkat
6. KEY ACTIVITIES (AKTIFITAS)
Menjual pengharum ruangan beraroma kopi Skanroom Parfume secara online
dan offline, Mengembangkan produk menggunakan botol kaca dan kemasan
cup serta pengharum dan Mengembangkan wilayah pemasaran diluar kota
batang
7. KEY RESOURCE (SUMBER DAYA)
Jiwa kreatif, inovatif, tekun, jiwa wirausaha, perkerja keras, kerjasama yang
baik,
8. KEY PARTNERSHIP (KERJASAMA)
Unit Produksi Skanslove Roasting Lab SMK N 1 Batang (Penyedia Biji
Kopi), KBBF (Desain kemasan), Toko Oleh-oleh dan Kelontong (Restock)
dan Mengembangkan strategi pemasaran produk menggunakan jasa reseller
9. COST STRUCTURE (STRUKTUR BIAYA)
Menghitung biaya yang dibutuhkan saat produksi dan biaya pemasaran
6
BAB III
ASPEK ORGANISASI DAN MANAJEMEN
A. TIM MANAJEMEN
Usaha ini dijalankan sementara perwakilan 5 peserta didik dari SMK N 1
Batang sebagai bentuk penerapan teori dan praktek, mata pelajaran produk kreatif
dan kewirausahaan dengan bekerjasama dalam hal ini yang menangani tentang
limbah biji kopi.
MANAJER
Disty
ADMINISTRASI
DAN BENDAHARA
Najla
PRODUKSI KONTEN DAN PEMASARAN
Eny PROMOSI Vanes
Sazmyta
Bagan 1. Struktur Organisasi
B. STRUKTUR ORGANISASI
Struktur organisasi yang kami buat terdiri dari :
1. Manager
Manager merupakan seseorang yang bertugas untuk menagtur suatu proses
manajemen.
2. Administrasi dan Bendahara
Administratif yang bersifat asisten/mendukung dan yang bertanggung jawab pada
keuangan baik keluar masuknya uang.
7
3. Produksi
Produksi/ Produsen adalah orang yang mengolah bahan-bahan menjadi suatu
produk.
4. Konten dan Promosi
Produksi/ Produsen adalah orang yang mengolah bahan-bahan menjadi suatu
produk.
5. Pemasaran
Orang yang memasarkan dan membuat laporan penjualan.
C. RESIKO YANG TIMBUL
Untuk menghadapi resiko yang timbul, kami melakukan analisis SWOT, sebagai
berikut:
a. Strength (kekuatan)
Kekuatan adalah sumber daya, keterampilan, atau keunggulan
keunggulan lain yang berhubungan dengan pesaing perusahaan dan
kebutuhan pasar yang dapat dilayani oleh perusahaan yang diharapkan dapat
dilayani. Kekuatan adalah kompetisi khusus yang memberikan keunggulan
kompetitif bagi perusahaan dipasar.
Sumber daya manusia yang unggul (kreatif, tekun, tanggungjawab),
Ketersediaan bahan baku produksi di Unit Produksi Skanslove Roasting Lab
SMK N 1 Batang, Kemasan menarik, simple dan elegan, Bisa bersaing
dengan kompetitor
b. Weakness (kelemahan)
Karena masih berstatus pelajar maka kurang maksimal dalam
membagi waktu dan kerja dan Jika tidak ada defact kopi kita tidak bisa
maksimal dalam proses produksi
8
c. Oppurtunity (peluang)
Peluang adalah situasi penting yang menguntungkan dalam lingkungan
perusahaaan. Kecenderungan-kecenderungan penting merupakan salah satu
sumber peluang, seperti perubahan teknologi dan meningktnya hubungan
antara perusahaan dengan pembeli atau pemasok merupakan gambaran
peluang bagi perusahaan.
Masih minimnya kompetitor di wilayah Batang, Harga terjangkau,
Aroma kopi menjadi tren masa kini dan Bertambahnya penikmat kopi.
d. Threaty (ancaman)
Ancaman adalah situasi penting yang tidak menguntungkan dalam
lingkungan perusahaan. Munculnya pesaing baru dan Adanya aturan
pemerintah yang baru
D. TINDAKAN ALTERNATIF
Yang kami lakukan sebagai tindakan alternative pada weakness (kelemahan)
dan Threat (Ancaman) yaitu Menambah personel pada tim produksi dan
pemasaran, Mencari defact kopi ditempat lain atau memproduksi sendiri untuk
bahan baku biji kopi dari petani kopi, Menjaga dan Meningkatkan kualitas
produk kami dan Menambah varian produk
9
BAB IV
ASPEK PRODUKSI
A. PRODUK
Usaha yang kami lakukan adalah membuat produk pengharum ruangan
berupa parfum yang berbahan dasar limbah biji kopi. Parfum yang kami
produksi juga dapat dimanfaatkan sebagai perileksasi. Produk ini akan kami
beri merek SKANS’ROOM PERFUME.
B. PROSES PRODUKSI
1. Alat alat yang digunakan dalam proses produksi parfum kopi*)
yaitu:
a. Timbangan, untuk mengukur berat kopi.
b. Kertas, digunakan untuk mengukur banyaknya ragi
c. Scot, digunakan untuk membungkus kopi.
d. Plastik, digunakan untuk membungkus kopi.
e. Karet, digunakan untuk menali plastik.
f. Mangkok
• Timbangan
• Gunting
• Cutter
• Penggaris
• Mangkok plastik
• Botol
• Sendok
• Pipet tetes
• Tagging dan Labeling
*)alat sudah tersedia di Ruang praktek Bisnis Daring dan Pemasaran
10
2. Adapun bahan yang digunakan : SATUAN
BAHAN PRODUKSI 1 Kg
a. Kopi Robusta Batang (Defact/Limbah) 100 ml
b. Bibit Parfum Kopi 4 buah
c. Botol Bibit parfum 8 bungkus
d. Ragi Tape 1 pak
e. Plastik Fermentasi 4 meter
f. Kain Tile 1 pak
g. Plastik Packing 1 pak
h. Karet 1 pak
i. label tagging 4 pak
j. tali 1 pak
k.label sticker
Tabel 3. Tabel Bahan Produksi
3. Proses Pembuatan :
Menyiapkan biji kopi dan bahan lainnya
Menimbang bahan produk
Proses Fermentasi Produk
Membuat label dan mengemas produk
Bagan 2. Proses Pembuatan
11
C. KAPASITAS PRODUK
Bulan pertama di bulan Mei kami akan memproduksi sekitar 66 pcs
Skans’Room Perfume dengan komposisi setiap satu buah parfum 15 gram.
NO PERIODE PEMASARAN BULAN MEI OMSET (pcs)
1 MINGGU KE 1 4
2 MINGGU KE 2 10
3 MINGGU KE 3 20
4 MINGGU KE 4 32
JUMLAH PER BULAN 66
Tabel 4. Kapasitas produk per minggu pada bulan pertama
Peningkatan penjualan yang direncanakan setelah 1 bulan pertama, sebagai
berikut :
NO PERIODE PEMASARAN OMSET (pcs)
1 BULAN KE 1 - JUNI 80
2 BULAN KE 2 - JULI 90
3 BULAN KE 3 - AGUSTUS 100
Tabel 5. Kapasitas produk per bulan
D. STRATEGI PENETAPAN HARGA JUMLAH
Harga pokok per produk = Rp 490.500,00/ 66 Rp 490,500.00
= Rp 7.424,00 Rp 147,150.00
Rp 637,650.00
Penetapan harga jual per produk Rp 9,661.36
Rp 9.900.00
NO URAIAN
1 ANGGARAN BIAYA PRODUKSI 66 pcs
2 LABA YANG DIHARAPKAN 30 %
3 HARGA JUAL 66 pcs
4 HARGA JUAL per pcs (Rp 588.600,0 / 66)
5 PEMBULATAN HARGA JUAL per pcs
12
BAB V
ASPEK KEUANGAN
A. STRATEGI SUMBER PENDANAAN USAHA
Sumber dana yang kami gunakan dalam menjalankan usaha ini adalah uang
praktik kewirausahaan sebesar Rp. 490.500,00
B. PROYEKSI KEUANGAN
NO PERIODE OMSET HARGA SATUAN JUMLAH HARGA POKOK LABA BERSIH
PEMASARAN (pcs) PENJUALAN
(BULAN KE-) Rp 489,984.00 Rp 163,416.00
66 Rp 9,900.00 Rp 653,400.00 Rp 593,920.00 Rp 198,080.00
1 1 - MEI 80 Rp 668,160.00 Rp 222,840.00
2 2 - JUNI 90 Rp 9,900.00 Rp 792,000.00 Rp 742,400.00 Rp 247,600.00
3 3 - JULI 100 Rp 2,494,464.00 Rp 831,936.00
4 4 - AGUSTUS 336 Rp 9,900.00 Rp 891,000.00
JUMLAH Rp 9,900.00 Rp 990,000.00
Rp3,326,400.00
BEP Unit = Rp 490.500,00 / Rp 9.900,00
= 49.54
= 50 Unit
(Dianggap BEP jika sudah terjual 50 unit)
BEP Rupiah = 50 * Rp 9.900,00
= Rp 495.000,00
C. ANALISIS KELAYAKAN USAHA
1. Lokasi
a. Lokasi Roasting kopi
Ruang Roasting Skanslove Cofee Roasting Lab SMK Negeri 1 Batang
Jl. Ki mangunsarkoro No.2 Proyonanggan Selatan Kec.
Batang, Kab. Batang
13
b. Lokasi Proses Produksi
Ruang Roasting Lab
Jl. Ki mangunsarkoro No.2 Proyonanggan Selatan Kec. Batang, Kab.
Batang
c. Lokasi Pemasaran
Online = whatsapp, instagram, marketplace facebook, shopee,
Offline = Green Mart SMK Negeri 1 Batang
Jl. Ki mangunsarkoro No.2 Proyonanggan Selatan Kec. Batang, Kab.
Batang
2. Sarana dan Prasarana
Sosial media whatsapp, instagram, google site dan juga memanfaatkan
market place seperti Shopee dan facebook. Semua sarana ini dilengkapi
dengan harga dan nomor wa tiap kemasan.
14
D. ANALISIS KEUANGAN
NO URAIAN JUM SATUAN HARGA PER JUMLAH
LAH
1 BAHAN PRODUKSI kg SATUAN HARGA
a. Kopi Robusta 1
Batang(Defact/Limbah) ml Rp. 50.000,00 Rp. 50.000,00
b. Bibit Kopi 50 bungkus
c. Ragi Tempe 4 Rp. 2.000,00 Rp. 100.000,00
d. Botol Bibit parfum 2 buah Rp. 2.000,00 Rp. 8.000,00
e. Plastik Fermentasi 1 pak Rp. 5.000,00 Rp. 10.000,00
f. Kain Tile 2 meter Rp. 10.000,00 Rp. 10.000,00
g. Plastik Packing 1 pak Rp. 17.000,00 Rp. 34.000,00
h. Karet 1 pak Rp. 164.500,00
i. Tali 1 pak Rp. 2.000,00 Rp. 164.500,00
j. Label 1 pak Rp. 5000,00 Rp. 2.000,00
k. Label Sticker Packing 10 lembar Rp. 1.000,00 Rp. 5.000,00
(6x8) Rp. 1.000,00 Rp. 1.000,00
2 BAHAN PROMOSI/ 2 Rp. 10.000,00
PACKING pak
a. Kantong Plastik 50 Rp. 10.000,00 Rp. 20.000,00
lembar
3 ADMINISTRASI 1 (6x8) Rp. 100,00 Rp. 5.000,00
a. Nota buah
Rp. 1.000,00 Rp. 1.000,00
b. Bolpoint
4 OPERASIONAL Rp. 20.000,00 Rp. 20.000,00
Rp. 50.000,00 Rp. 50.000,00
a. Biaya Pembelian Bahan
b. Biaya Penjualan Jumlah : Rp. 490,500,00
15
BAB VI
PENUTUP
A. KESIMPULAN
Parfum ruangan kopi adalah sebuah produk parfum ruangan yang dibuat dari
bahan utama yaitu kopi dan ragi, serta bibit kopi yang didalamnya tidak ada
campuran kimia (non alkohol) tujuan pembuatan produk ini adalah sebagai sarana
baru dalam mengolah limbah kopi menjadi produk yang bisa bernilai ekonomis.
Harga yang kita tetapkan relatif murah dan pas dikantong pelajar dan masyarakat
millenials, sehingga semua kalangan bisa membelinya. Pewangi ruangan kopi ini
tidak hanya pengharum ruangan namun bisa juga menjadikan ruangan menjadi
lebih nyaman dan tentunya aman dihidung kita. Produk ini ditujukan terutama
kepada pelajar, masyarakat umum dan mencakup semua kalangan dari muda
hingga tua. Pendistribusian produk dilakukan secara langsung agar aman sampai
ke tangan konsumen.
B. SARAN
Dalam mendirikan usaha sebaiknya disiapkan semuanya dengan matang
sehingga usaha yang akan dijalankan dapat berjalan dengan lancar, perlu adanya
keyakinan dan percaya diri terhadap usaha yang dijalankan, selalu kreatif dan
inovatif sehingga pelanggan tidak merasakan jenuh/bosa dan jangan mudah
menyerah dalam menghadapi berbagai hambatan dan masalah yang timbul.
DAFTAR PUSAKA
Rolasdo Ambarita,
Medan.https://limbahkopipengharumruanganrolasdo.blogspot.com/2019/04/limbah-kopi-
pengharum-ruangan.html, di akses tanggal 9 April 2019.
Kompas.com, 28/2/2015,
https://health.kompas.com/read/2015/02/28/090000823/5.Manfaat.Kopi.yang.Sudah.Dibuktik
an.secara.Ilmiah, di akses pukul 09.00 WIB.
Rusman Siregar, 17/3/2019 https://daerah.sindonews.com/berita/1290346/29/asal-mula-
masuknya-kopi-di-indonesia, di akses pukul 15.00 WIB.
Wikipedia
https://id.m.wikipedia.org/wiki/Promosi_(pemasaran). Diakses di akses pukul 15.00 WIB.
DAFTAR RIWAYAT HIDUP
a. Nama : Disty Widya Intan Zakiyah Rusyani
TTL : Batang, 8 Desember 2004
NIS : 10663
Alamat : Jl.Yos Sudarso,Karangasem Utara Dk.Sekarsari RT/RW 06/09 Kec.Batang
Kab.Batang
No.Telp : 085866050768
b. Nama : Najla Shafa’ Kamilah
TTL : Batang, 13 Januari 2004
NIS : 10710
Alamat : Jl. Rambutan RT/RW 02/04 Sroni Kalisalak Batang
No. Telp : 085602521462
LAMPIRAN-LAMPIRAN
Business Plan dengan Penggunaan Media Digital Akun SKANSROOM PERFUME
1. Akun GMAILSKANSROOM PERFUME www.gmail.com
2. Whatsapp Bisnis
3. Instagram https://www.instagram.com/skansroomperfume/
4. Marketplace Shopee https://shopee.co.id/skansroomperfume
5. Marketplace Facebook https://www.facebook.com/skansroom.perfume
6. Website Google Site https://sites.google.com/view/skansrooomparfume
7. Youtube https://www.youtube.com/channel/UCuOOzffId8a9I6tyRoqwBGQ
8. BROSUR OFFLINE