1
i
KATA PENGANTAR
Puji syukur kami panjatkan kepada Tuhan yang Maha Esa atas tersusunnya buku ini, dengan
harapan dapat digunakan sebagai buku teks untuk siswa Sekolah Menengah Kejuruan (SMK)
Program Keahlian Teknik Komputer Jaringan, Bidang Studi Teknik Komputer dan
Informatika.
Penerapan kurikulum 2013 mengacu pada paradigma belajar kurikulum abad 21
menyebabkan terjadinya perubahan, yakni dari pengajaran (teaching) menjadi belajar
(learning), dari pembelajaran yang berpusat kepada guru (teachers-centered) menjadi
pembelajaran yang berpusat kepada peserta didik (student-centered), dari pembelajaran pasif
(pasive learning) ke cara belajar peserta didik aktif (active learning) atau Student Active
Learning.
Buku teks ″JARINGAN KOMPUTER LAN″ ini disusun berdasarkan tuntutan paradigma
pengajaran dan pembelajaran kurikulum 2013 diselaraskan berdasarkan pendekatan model
pembelajaran yang sesuai dengan kebutuhan belajar kurikulum abad 21, yaitu pendekatan
model pembelajaran berbasis peningkatan keterampilan proses sains.
Penyajian buku ini disusun dengan tujuan supaya peserta didik dapat melakukan proses
pencarian pengetahuan berkenaan dengan materi pelajaran melalui berbagai aktivitas proses
sains sebagaimana dilakukan oleh para ilmuwan dalam melakukan eksperimen ilmiah
(penerapan scientifik), dengan demikian peserta didik diarahkan untuk menemukan sendiri
berbagai fakta, membangun konsep, dan nilai-nilai baru secara mandiri.
Kami selaku penyusun menyampaikan terima kasih, sekaligus saran kritik demi
kesempurnaan buku teks ini dan penghargaan kepada semua pihak yang telah berperan serta
dalam membantu terselesaikannya buku teks siswa untuk Mata Pelajaran JARINGAN
KOMPUTER LAN Sekolah Menengah Kejuruan (SMK).
Penyusun
Ning Kusriyati S.Kom
1
DAFTAR ISI
KATA PENGANTAR ................................................................................................................i
DAFTAR ISI..............................................................................................................................2
BAB I Pendahuluan ...................................................................................................................3
A. DISKRIPS.......................................................................................................................3
B. PETUNJUK PENGGUNAAN........................................................................................4
BAB II Pembahasan ..................................................................................................................6
MENGENAL JARINGAN KOMPUTER LAN ........................................................................8
A. Kompetensi Dasar (KD) .................................................................................................8
B. IPK ..................................................................................................................................8
C. Tujuan Pembelajaran ......................................................................................................8
D. Manfaat Bagi Siswa ........................................................................................................8
E. Uraian Materi ..................................................................................................................9
F. Rangkuman ............................................................................................................... 1919
G. Tugas.............................................................................................................................19
H. Tes Formaif.................................................................................................................200
I. Lembar Jawaban Tes Formatif....................................................................................211
J. Lembar Kerja Siswa..................................................................................................2222
BAB III Penutup ......................................................................................................................23
DAFTAR PUSTAKA ..............................................................................................................24
2
BAB I
PENDAHULUAN
A. DISKRIPSI
Jaringan Komputer LAN adalah salah satu mata pelajaran wajib dasar
programkeahlian Teknik Komputer dan Informatika (TKI). Berdasarkan struktur
kurikulum matapelajaran perakitan komputer disampaikan di kelas X semester 1 dan
semester duamasing-masing 4 jam pelajaran. Untuk semester 1 topik materi
pembelajaran menekankan pada Konsep jaringan komputer yakni model OSI dalam
jaringan komputer,topologi jaringan, media yang sesuai dalam komunikasi data
jaringan, protokol jaringan. Sedangkan untuk semester 2 topik materi pembelajaran
menekankan pada memahami protokol pengalamatan jaringan memahami perangkat
keras jaringan,memahami aplikasi jaringan pada sistem operasi komputer,memahami
penggelaran jaringan.
Pembelajaran Jaringan Komputer LAN ini menggunakan metode pendekatan
scientifik. Dalam pendekatan ini praktikum atau eksperimen berbasis sains merupakan
bidang pendekatan ilmiah dengan tujuan dan aturan khusus, dimana tujuan utamanya
adalah untuk memberikan bekal ketrampilan yang kuat dengan disertai landasan teori
yang realistis mengenai fenomena yang akan kita amati. Ketika suatu permasalahan
yang hendak diamati memunculkan pertanyaan-pertanyaan yang tidak bisa terjawab,
maka metode eksperimen ilmiah hendaknya dapat memberikan jawaban melalui
proses yang logis. Proses-proses dalam pendekatan scientifik meliputi beberapa
tahapan yaitu: mengamati, hipotesis atau menanya, mengasosiasikan atau
eksperimen, mengumpulkan atau analisa data dan mengkomunikasikan. Proses belajar
pendekatan eksperimen pada hakekatnya merupakan proses berfikir ilmiah untuk
membuktikan hipotesis dengan logika berfikir.
3
B. PETUNJUK PENGGUNAAN
Buku pedoman siswa ini disusun berdasarkan kurikulum 2013 yang mempunyai ciri
khas penggunaan metode scientifik. Buku ini terdiri dari dua bab yaitu bab
pendahuluan dan bab 2 pembelajaran. Dalam bab pendahuluan beberapa yang harus
dipelajari peserta didik adalah diskripsi mata pelajaran yang berisi informasi umum,
rasionalisasi dan penggunaan metode scientifik. Selanjutnya pengetahuan tentang
persyaratan, tujuan yang diharapkan, kompetensi inti dan dasar yang akan dicapai
serta test kemampuan awal.
Bab 2 menuntun peserta didik untuk memahami diskripsi umum tentang topik yang
akan dipelajari dan rincian kegiatan belajar sesuai dengan kompetensi dan tujuan yang
akan dicapai. Setiap kegiatan belajar terdiri dari tujuan dan uraian materi topik
pembelajaran, tugas serta test formatif. Uraian pembelajaran berisi tentang diskripsi
pemahaman topik materi untuk memenuhi kompetensi pengetahuan. Uraian
pembelajaran juga menjelaskan diskripsi unjuk kerja atau langkah-langkah logis
untuk memenuhi kompetensi skill. Tugas yang harus dikerjakan oleh peserta didik
dapat berupa tugas praktek, eksperimen atau pendalaman materi pembelajaran. Setiap
tugas yang dilakukan melalui beberapa tahapan scientifik yaitu :
1. Melakukan pengamatan setiap tahapan unjuk kerja
2. Melakukan praktek sesuai dengan unjuk kerja
3. Mengumpulkan data yang dihasilkan setiap tahapan
4. Menganalisa hasil data menggunakan analisa diskriptif
5. mengasosiasikan beberapa pengetahuan dalam uraian materi pembelajaran untuk
membentuk suatu kesimpulan
6. Mengkomunikasikan hasil dengan membuat laporan portofolio.
4
Laporan tersebut merupakan tagihan yang akan dijadikan sebagai salah satu referensi
penilaaian.
5
BAB II
PEMBAHASAN
A. Diskripsi
Sebuah Jaringan area lokal (bahasa Inggris: local area network (LAN) adalah
jaringan komputer yang menyambungkan komputer dalam area terbatas seperti
tempat tinggal, sekolah, laboratorium, kampus universitas, atau gedung kantor.
Sebaliknya, jaringan area luas (WAN) tidak hanya mencakup jarak geografis yang
lebih besar, tetapi juga umumnya melibatkan sirkuit telekomunikasi sewaan.
Ethernet dan Wi-Fi adalah dua teknologi paling umum yang digunakan untuk
jaringan area lokal. Teknologi jaringan historis termasuk ARCNET, Token ring,
dan AppleTalk.
Meningkatnya permintaan dan penggunaan komputer di universitas dan
laboratorium penelitian pada akhir 1960-an menghasilkan kebutuhan untuk
menyediakan interkoneksi kecepatan tinggi antara sistem komputer. Sebuah
laporan tahun 1970 dari Laboratorium Radiasi Lawrence yang merinci
pertumbuhan jaringan "Gurita" mereka memberikan indikasi yang baik tentang
situasi tersebut.
Perkembangan dan proliferasi komputer pribadi menggunakan sistem operasi
CP/M pada akhir 1970-an, dan kemudian sistem berbasis DOS dimulai pada 1981,
berarti bahwa banyak situs tumbuh hingga puluhan atau bahkan ratusan komputer.
Kekuatan pendorong awal untuk jaringan adalah berbagi penyimpanan dan
printer, yang keduanya mahal pada saat itu. Ada banyak antusiasme untuk konsep
ini, dan selama beberapa tahun, dari sekitar tahun 1983 dan seterusnya, para pakar
industri komputer akan secara teratur mendeklarasikan tahun yang akan datang
sebagai, "Tahun LAN". Pada tahun 1983, TCP / IP pertama kali ditampilkan
6
mampu mendukung aplikasi departemen pertahanan yang sebenarnya pada tes bed
LAN Badan Komunikasi Pertahanan yang terletak di Reston, Virginia. LAN
berbasis TCP/IP berhasil mendukung aplikasi telekonferensi Telnet, FTP, dan
Departemen Pertahanan.
Selama periode yang sama, workstation Unix menggunakan jaringan TCP/IP.
Meskipun segmen pasar ini sekarang jauh berkurang, teknologi yang
dikembangkan di bidang ini terus berpengaruh di Internet dan di jaringan Linux
dan Apple Mac OS X — dan protokol TCP/IP telah menggantikan IPX,
AppleTalk, NBF, dan protokol lainnya. digunakan oleh LAN PC awal.
B. Kegiatan Belajar
Kegiatan belajar menjelaskan tentang aktifitas pembelajaran yang dilakukan
siswa, meliputi mempelajari uraian materi, mengerjakan test formatif dan tugas
atau eksperimen dari proses mengamati sampai menyusun laporan.
7
MENGENAL JARINGAN KOMPUTER LAN
A. Kompetensi Dasar (KD)
3.15 Mengevaluasi desain jaringan lokal (LAN)
4.15 Mendesain jaringan lokal (LAN)
B. Indikator Pencapaian Kompetensi
3.15.1 Menganalisis kebutuhan jaringan LAN
3.15.2 Menyimpulkan konsep jaringan lokal (LAN)
4.15.1 Mengidentifikasi kebutuhan jaringan lokal (LAN)
4.15.2 Merancang kebutuhan jaringan lokal (LAN)
C. Tujuan Pembelajaran
Pengetahuan
1. Melalui pendekatan saintifik dengan metode maind mapping peserta didik dapat
menganalisis kebutuhan jaringan lokal area network (LAN) dengan rasa ingin tahu,
dan kerja keras.
2. Melalui kegiatan mengamati video desain jaringan lokal (LAN) peserta didik dapat
menyimpulkan kebutuhan yang berkaitan dengan konsep jaringan lokal (LAN),
dengan rasa ingin tahu, pantang menyerah dan serta dapat bekeja sama.
Keterampilan
1. Melalui pembelajaran mandiri diharapkan peserta didik mampu mengidentifikasi
kebutuhan jaringan lokal dengan rasa ingin tahu yang besar
2. Melalui kegiatan diskusi dan menyimak video pembelajaran yang dilakukan peserta
didik secara berkelompok, peserta didik diharapkan dapat merancang kebutuhan
jaringan lokal (LAN) dengan penuh tanggung jawab.
D. Manfaat Bagi Siswa
1. Siswa dapat menganalisis kebutuhan jaringan lokal area network (LAN)
8
2. Siswa dapat menyimpulkan kebutuhan yang berkaitan dengan konsep jaringan lokal
(LAN)
E. Uraian Materi
1. Definisi LAN (Local Area Network)
Local Area Network biasa disingkat LAN adalah jaringan komputer yang
jaringannya hanya mencakup wilayah kecil; seperti jaringan komputer kampus,
gedung, kantor, dalam rumah, sekolah atau yang lebih kecil. Saat ini, kebanyakan
LAN berbasis pada teknologi IEEE 802.3 Ethernet menggunakan perangkat switch,
yang mempunyai kecepatan transfer data 10, 100, atau 1000 Mbit/s. Selain teknologi
Ethernet, saat ini teknologi 802.11b (atau biasa disebut Wi-fi) juga sering digunakan
untuk membentuk LAN. Tempat-tempat yang menyediakan koneksi LAN dengan
teknologi Wi-fi biasa disebut hotspot. Pada sebuah LAN, setiap node atau komputer
mempunyai daya komputasi sendiri, berbeda dengan konsep dump terminal. Setiap
komputer juga dapat mengakses sumber daya yang ada di LAN sesuai dengan hak
akses yang telah diatur.Sumber daya tersebut dapat berupa data atau perangkat
seperti printer. Pada LAN, seorang pengguna juga dapat berkomunikasi dengan
pengguna yang lain dengan
menggunakan aplikasi yang sesuai. Berbeda dengan Jaringan Area Luas atau Wide
Area Network (WAN), maka LAN mempunyai karakteristik sebagai berikut :
9
a. Mempunyai pesat data yang lebih tinggi
b. Meliputi wilayah geografi yang lebih sempit
c. Tidak membutuhkan jalur telekomunikasi yang disewa dari operator
telekomunikasi
Biasanya salah satu komputer di antara jaringan komputer itu akan digunakan
menjadi server yang mengatur semua sistem di dalam jaringan tersebut.
2. Prinsip kerja Local Area Network
Prinsip Kerja LAN , LAN dapat definisikan sebagai network atau jaringan sejumlah
system komputer yang lokasinya terbatas didalam satu gedung, satu kompleks
gedung atau suatu kampus dan tidak menggunakan media fasilitas komunikasi umum
seperti telepon, melainkan pemilik dan pengelola media komunikasinya adalah
pemilik LAN itu sendiri dari definisi diatas dapat kita ketahui bahwa sebuah LAN
dibatasi oleh lokasi secara fisik. Adapun penggunaan LAN itu sendiri mengakibatkan
semua komputer yang terhubung dalam jaringan dapat bertukar data atau dengan kata
lain berhubungan. Kerjasama ini semakin berkembang dari hanya pertukaran data
hingga penggunaan peralatan secara bersama. LAN yang umumnya menggunakan
hub/switch, akan mengikuti prinsip kerja hub itu sendiri. Dalam hal ini adalah bahwa
hub tidak memiliki pengetahuan tentang alamat tujuan sehingga penyampaian data
secara broadcast, dan juga karena hub hanya memiliki satu domain collision sehingga
bila salah satu port sibuk maka port-port yang lain harus menunggu. Itulah diantara
kelebihan dan kekurangan jaringan LAN
3. Kelebihan dan Kekurangan LAN
Kelebihan Jaringan LAN
Berikut ini kelebihan yang dimiliki oleh jaringan LAN:
1. Berbagai Resource
10
Dengan menggunakan jaringan LAN, Anda dapat dengan mudah
berbagi resource dengan komputer lainnya. Hal ini tentu sangatlah efisien, selain itu,
dengan berbagi resource, Anda juga dapat menghemat biaya pengeluaran. Ini karena
Anda tidak perlu lagi untuk membeli perangkat seperti scanner, printer atau media
penyimpanan untuk setiap komputer, anda cukup membeli satu lalu kemudian dibagi
untuk dapat diakses pada komputer lainnya.
Printer, Salah Satu Resource Yang Sering Dibagikan
Selain dengan berbagi perangkat, Anda juga dapat berbagi aplikasi software dengan
perangkat lainnya. Hal ini sangat efektif untuk mempermudah produktivitas waktu.
Namun, meski demikian, berbagi aplikasi software juga tidak selamanya lebih
murah dibanding melakukan instalasinya secara satu persatu. Hal ini karena lisensi
produk untuk setiap software tetap dibutuhkan pada saat proses instalasi.
2. Data Terpusat
Dengan menggunakan file server, data pada seluruh komputer yang terhubung pada
jaringan LAN tersimpan pada satu tempat yaitu server. Hal ini
memudahkan user untuk saling mengakses file yang dimiliki oleh komputer lainnya.
Selain itu, hal ini juga membantu untuk membackup data user apabila misalnya
terjadi kesalahan sehingga menyebabkan terhapusnya data pada komputer user.
Jaringan Terpusat VS Jaringan Distribusi
Apabila sebuah data dibagikan dalam suatu jaringan, user yang memiliki akses dapat
melihat data tersebut di waktu yang sama, namun mereka tidak dapat mengedit
rekaman yang sama pada waktu bersamaan. Ketika sebuah rekaman diedit oleh
seorang user, maka rekaman tersebut akan dikunci sehingga user lain tidak dapat
mengeditnya di waktu yang sama, apabila user tersebut telah selesai mengedit dan
menyimpan hasilnya maka rekaman tersebut akan terbuka kembali. Hal tersebut
bertujuan untuk menghindari kekeliruan yang dapat terjadi apabila beberapa orang
mencoba mengedit di waktu yang sama.
Kekurangan Jaringan LAN
Adapun kekurangan yang dimiliki oleh jaringan LAN, yaitu:
1. Keamanan Yang Rentan
11
Pada jaringan komputer keamanan merupakan hal yang sangat vital, begitu pula
pada jaringan LAN. Admin jaringan berperan penting dalam hal
mencegah user yang tidak sah untuk mengakses data pada jaringan. Faktor lain yang
mempengaruhi keamanan jaringan LAN yaitu user itu sendiri. Sebab tidak menutup
kemungkinan user yang anda miliki tidak dapat menjaga rahasia password yang ia
miliki, atau mungkin password yang dimilikinya terlalu mudah untuk ditebak,
sehingga menyebabkan user yang tidak sah menerobos masuk kedalam jaringan
melalui user tadi.
2. Masalah Pada Server Pusat
Masalah pada server pusat dapat berakibat fatal pada jaringan LAN, hal tersebut
dapat mempengaruhi seluruh jaringan komputer hingga mampu menyebabkan
komputer tidak dapat melakukan komunikasi dengan komputer lainnya. Infeksi virus
merupakan salah satu contoh masalah yang dapat terjadi pada server pusat. Infeksi
virus ini dapat terjadi pada satu komputer lalu kemudian menyebar keseluruh
komputer melalui server pusat, hal ini disebabkan karena seluruh data
pada user terpusat pada server.
3. Instalasi Yang Mahal
Instalasi jaringan LAN bisa menjadi berbiaya mahal tergantung bagaimana
kebutuhan dan kondisi di lapangan, jenis topologi yang akan Anda gunakan juga
mempengaruhi biaya yang Anda keluarkan. Untuk jaringan LAN jenis wired (kabel)
anda harus membuat jalur kabel terlebih dahulu dengan melubangi dinding atau
menaruhnya di bawah lantai, lalu kemudian memasangkan kabel. Untuk jaringan
LAN jenis wireless anda tidak perlu menggunakan kabel, namun area cakupan
dari wireless terbatas. Oleh karena itu , dibutuhkan sebuah perangkat untuk
memperkuat sinyal yang tentu akan menambah biaya pengeluaran.
4. Alat untuk membangun sebuah jaringan LAN
a. Router
Router adalah jantung pada sebuah jaringan. Router berfungsi untuk
menghubungkan jaringan satu dengan jaringan lain. Dalam kasus ini, router
menghubungkan jaringan internet dengan jaringan LAN .
12
b. Switch
Berbeda dengan router, switch berfungsi untuk menghubungkan masing-masing
komputer pada sebuah jaringan LAN .
c. EthernetCard
Ethernet card adalah sebuah adapter untuk mencolokkan kabel ethernet sehingga
komputer bisa tersambung menuju jaringan. Biasanya, pada komputer-komputer
terbaru, kartu ini telah disematkan secara onboard sehingga anda tidak perlu
untuk membeli lagi.
d. EthernetCable
Yaitu kabel yang digunakan untuk menghubungkan komputer ke router atau bisa
juga komputer satu dengan komputer lain. Ujung pada kabel ini diberi sebuah
konektor yang disebut RJ-45. RJ-45 memiliki 2 settingan, yaitu straight dan
cross. Straight digunakan untuk menghubungkan komputer ke router sedangkan
cross digunakan untuk menyambungkan komputer langsung dengan komputer.
e. Modem
Jika anda ingin menghubungkan jaringan anda ke internet, maka anda juga harus
membeli sebuah modem. Jika anda tidak membeli sebuah modem, maka
komputer anda hanya bisa berkomunikasi dengan komputer lain yang terdapat
pada jaringan LAN tersebut.
f. Peralatan lain
Crimping tool, LAN tester, gunting, multimeter.
Crimping tool digunakan untuk menyambungkan RJ-45 dengan kabel ethernet.
LAN tester digunakan untuk testing kabel LAN telah berfungsi atai tidak.
Sebagai alternatif untuk mempercepat ataupun mempermudah pekerjaan anda,
anda bisa meminta tolong kepada penjual kabel ehternet misalnya untuk
13
sekaligus memasangkan RJ- 45 sehingga anda tinggal memasangkan kabel-kabel
tersebut menuju router dan komputer.Sebelum menyiapkan peralatan di atas.
sangat disarankan anda melakukan perencanaan terlebih dahulu, yaitu meliputi
jumlah komputer, luas area, dengan begitu anda bisa membuat rancangan kabel
yang efektif sehingga bisa menghemat biaya yang dibutuhkan. anda bia
menggunakan software seperti paint untuk membuat rancangan penataan jaringan
LAN anda. Setelah itu, barulah anda beli perlengkapan yang diperlukan dan
pasangkan perlatan-peralatan di atas . Berikut adalah model yang akan kita pakai
untuk membangun jaringan LAN (bisa juga untuk Warnet).
Setelah hardware terpasang, sekarang adalah tahap untuk setting software. setting
ini meliputi instalasi OS, setting network connection, konfigurasi TCP/IP
address, terakhir adalah uji coba jaringan yang telah anda pasang.
g. Mengaktifkan Internet Connecting Sharing
ICS bertujuan untuk membagikan koneksi internet komputer host menuju
komputer lainnya.
Untuk mengaktifkan ICS pada komputer server, silahkan buka Control Panel,
klik Network and Internet, klik Network and Sharing Center, klik Change
14
Adapter Center, Klik kanan pada koneksi yang ingin anda bagikan, klik
Properties, klik tab Sharing, lalu centang kotak Allow other network users to
connect through this computer’s Internet connection, simpan.
Oke, sampai tahap ini, hanya komputer server yang bisa terhubung ke internet
Setelah koneksi dibagikan, maka masing-masing komputer harus mendapatkan IP
address. Caranya,
1) buka Control Panel, klik Network and Internet, klik Network and
Sharing Center, klik Change Adapter Center.
2) Klik kanan pada Koneksi LAN, Klik Properties
3) Klik Internet Protocol Version 4 (TCP/IPv4) atau Internet Protocol
Version 6 (TCP/IPv6), kemudian pilih properties
4) klik Obtain an IP address automatically atau Obtain an IPv6 address
automatically.
5. Cara Membuat Jaringan LAN,
Jaringan LAN merupakan jaringan komputer local yang digunakan untuk area
terbatas seperti rumah ataupun sekolah. Jaringan LAN sangat mudah dibuat karena
hanya membutuhkan beberapa peralatan dan setting pada komputer
Untuk membuat jaringan LAN kita membutuhkan beberapa peralatan yang akan
digunakan, alat tersebut yaitu:
1. Komputer atau Laptop
Untuk praktiknya dalam membuat jaringan LAN dengan menggunakan topologi star
biasanya menggunakan minimal 2 komputer/laptop (biasanya minimal 3
komputer/laptop untuk topologi star, karena jika hanya 2 dapat menggunakan
topologi peer to peer)
15
2. LAN card/ethernet card
LAN card atau ethernet card adalah perangkat keras yang digunakan untuk
menancapkan konektor dari RJ 45. Biasanya LAN card ini sudah ada motherBoard
komputer/laptop yang kita beli (kecuali untuk komputer jadul biasanya harus
membeli LAN card tambahan yang harus dipasang di PCI slot).
3. Switch
Switch adalah sebuah perangkat keras yang digunakan sebagai pusat dari semua
koneksi kabel UTP (semua kabel UTP komputer terkoneksi ke switch untuk dapat
berkomunikasi), atau biasanya disebut dengan konsentrator, switch ini merupakan
bagian penting jika kita menggunakan topologi star.
16
4. Kabel UTP/ethernet cable
Kabel UTP (Unshielded Twisted Pair) adalah kabel yang biasa digunakan untuk
menghubungkan komputer/laptop ke switch/router (bisa juga digunakan untuk
menghubungkan antara komputer satu dengan komputer lain jika menggunakan
topologi peer to peer). Pada ujung pada kabel UTP ini dipasangakn sebuah
konektor yang disebut dengan konektor RJ-45. Ujung kabel UTP yang dipasangkan
dengan RJ-45 memiliki 2 settingan, yaitu tipe straight dan tipe cross. Straight
biasanya digunakan untuk menghubungkan komputer ke switch/router sedangkan
cross biasanya digunakan untuk menyambungkan komputer langsung dengan
komputer atau peer to peer.
5. RJ 45
Konektor RJ 45 merupakan konektor kabel ethernet yang biasanya digunakan
dalam topologi jaringan komputer LAN maupun jaringan komputer tipe lainnya
tergantung topologi yang akan digunakan. Dan pada umumnya konektor RJ 45 ini
digunakan bersamaan dengan kabel UTP dalam membangun jaringan komputer.
17
6. Crimping tool
Tang crimping adalah peralatan perangkat keras yang biasanya digunakan untuk
meng-crimping konektor RJ 45 yang sudah terpasang dengan benar sesuai dengan
tipe koneksi (straight atau cross) sesuai dengan topologi yang digunakan dan
biasanya kabel UTP sudah terpasang di slot kabel RJ 45 dengan benar sehingga
tinggal di crimping saja. Selain meng-crimping alat ini mempunyai fungsi lain
yaitu: untuk memotong kabel UTP, untuk mengelupas kulit kabel UTP.
7. LAN tester
LAN tester adalah perangkat keras jaringan komputer yang digunakan untuk
mengecek koneksi sambungan kabel UTP dengan konektor RJ 45 atau RJ 11
apakah sudah tersambung dengan baik atau belum sesuai dengan tipe yang
digunakan. Alat ini dilengkapi dengan lampu indikator untuk melihat sambungan
setiap kabel sesuai dengan tipe yang digunakan, tombol pengatur kecepatan
pengecekan yang ditandai dengan kecepatan mengedip dari lampu indikator, dan
kantong kecil untuk melindungi kerusakan.
18
F. Rangkuman
Local Area Network biasa disingkat LAN adalah jaringan komputer yang
jaringannya hanya mencakup wilayah kecil seperti jaringan komputer kampus,
gedung, kantor, dalam rumah, sekolah atau yang lebih kecil. Saat ini, kebanyakan
LAN berbasis pada teknologi IEEE
802.3 Ethernet menggunakan perangkat switch, yang mempunyai kecepatan
transfer data 10, 100, atau 1000 Mbit/s. Selain teknologi Ethernet, saat ini teknologi
802.11b (atau biasa disebut Wi-fi) juga sering digunakan untuk membentuk LAN.
Tempat-tempat yang menyediakan koneksi LAN dengan teknologi Wi-fi biasa
disebut hotspot.
G. Tugas
Sebelum mengerjakan tugas, buatlah kelompok terdiri atas 2-3 orang. Dalam
kegiatan ini peserta didik akan membuat ringkasan materi pembagian jaringan
komputer berdasarkan luas areanya yaitu LAN (Local Area Network).Masing-
masing kelompok membuat ringkasan pembagian jaringan komputer berdasarkan
LAN (Local Area Network) .
Kemudian secara bergantian masing-masing kelompok
mempresentasikan hasilnya didepan kelas.
a. Bacalah uraian materi diatas dengan teliti dan cermat.
b. Buatlah ringkasan materi untuk LAN (Local Area Network) menggunakan
software pengolah presentasi. Topik yang di tulis meliputi 1) katagori LAN
(Local Area Network) ,2) fungsi LAN (Local Area Network) LAN (Local Area
Network)(Personal Area Network)
c. Presentasikan hasil ringkasan di depan kelas.
19
H. Tes Formaif
1. Mentransfer file dari komputer lokal ke komputer server disebut . . .
A. Download
B. Koneksi
C. Upload
D. Server
E. Load Time
2. Mengirim pesan atau berita ke sebuah situs, forum diskusi, atau milis disebut dengan
...
A. Copy
B. Block
C. Dial
D. Posting
E. Banned
3. Jika nomor IP tidak dikenal dalam jaringan, maka akan muncul pesan . . .
A. Request Time Out
B. Time to Live
C. Time to Leave
D. Data Pending
E. Repply For All
4. Untuk melihat indikasi pada konfigurasi IP yang terpasang pada Komputer dengan
sistem operasi windows dengan perintah . . .
A. Ifconfig
B. IPconfig
C. Isconfig
D. Cpconfig
E. ISconfig
5. Skema desain pembangunan sebuah jaringan komputer dikenal dengan istilah . . .
A. Tipe
20
B. Topologi
C. Geografi
D. Skalabilitas
E. Media Transmisi
I. Lembar Jawaban Tes Formatif
21
J. Lembar Kerja Siswa
22
BAB III
PENUTUP
A. Kesimpulan
Dari tulisan yang telah penulis uraikan pada tulisan diatas dapat diambil kesimpulan
Local Area Network (LAN) adalah sejumlah komputer yang saling dihubungkan
bersama di dalam satu areal tertentu yang tidak begitu luas, seperti di dalam satu
kantor atau gedung
B. Saran
Adapun saran-saran yang dapat penulis sampaikan pada kesempatan ini adalah :
a. Teknologi jaringan komputer sangat memudahkan kita dalam berbagai kegiatan,
oleh karena itu jangan kita salah menggunakan karena akan dapat merugikan
pihak lain.
b. Perbanyak kembali pengetahuan kita tentang komputer jaringan
23
DAFTAR PUSTAKA
1. Kemdikbud, 2013, Jaringan Dasar 1, Jakarta: Direktorat Jenderal Peningkatan Mutu
Pendidik & tenaga Kependidikan
2. Kementrian Pendidikan dan Kebudayaan. 2017.Bahan Ajar Komputer dan Jaringan
Dasar untuk SMK/MAK. Jakarta : Kemendikbud
3. Andi Novianto.2017. Komputer dan Jaringan Dasar untuk SMK/MAK Kelas X.
Jakarta
4. Foazdirfak.2017.http://fowazdirfak.blogspot.com/2017/05/topologi-extended-
star.html(diakses tanggal 24 september2020)
5. Indowork.2017.https://www.indoworx.com/apa-itu-lan-man-wan/(diakses tanggal 24
Supriyanto.2013.jaringandasar1.1-326
6. Wikipedia.2020.https://id.wikipedia.org/wiki/jaringan_area_lokal(diakses tanggal 24
september2020)
24