SEPAK
BOLA
MODUL
PEMBELAJARAN
PJOK
KELAS XI
Drs. Diyono
DESKRIPSI SINGKAT
Pada modul ini, Kita akan mempelajari materi Taktik dan strategi permainan sepak bola
pola 4-4-2 dan Pola pertahanan 5-3-2.
MANFAAT BAGI SISWA
1. Peserta didik mampu menerapkan dasar-dasar strategi permainan sepak bola
2. Peserta didik mampu menerapkan taktik penyerangan dalam permainan sepak bola
3. Peserta didik mampu menerapkan taktik pertahanan dalam permainan sepak bola
KOMPETENSI DASAR DAN INDIKATOR PENCAPAIAN KOMPETENSI
Kompetensi Dasar Indikator Pencapaian Kompetensi
7.1 Mempraktikkan keterampilan Menerapkan dasar-dasar strategi dan
bermain salah satu permainan olahraga taktik penyerangan maupun pertahanan
bola besar serta nilai kerjasama, sepak bola
kejujuran, kerja keras, dan percaya
diri**)
TUJUAN PEMBELAJARAN
1. Setelah membaca e-modul dan berdiskusi dengan guru dan teman, peserta didik mampu
untuk menerapkan dasar-dasar strategi permainan sepak bola.
2. Setelah membaca e-modul dan berdiskusi dengan guru dan teman, peserta didik mampu
untuk menerapkan taktik penyerangan dalam permainan sepak bola
3. Setelah membaca e-modul dan berdiskusi dengan guru dan teman, peserta didik mampu
untuk menerapkan taktik pertahanan dalam permainan sepak bola
1|Page
PETUNJUK BELAJAR
1. Petunjuk Bagi Guru
Pada setiap kegiatan belajar guru membantu peserta didik dalam proses belajar
Pada setiap kegiatan belajar guru membimbing peserta didik memahami konsep,
analisa dan menjawab pertanyaan peserta didik menganai proses belajar
Pada setiap kegiatan belajar guru mengorganisasikan peserta didik untuk
melakukan diskusi secara berkelompok
2. Petunjuk Bagi Peserta didik
Bagi peserta didik diharapkan membaca dan memahami materi pada setiap
kegiatan belajar
Jika belum jelas dengan materi maka peserta didik bertanya kepada guru
Peserta didik wajib mengerjakan setiap tugas diskusi terhadap materi-materi yang
dibahas dalam setiap kegiatan
Jika mengalami kendala dalam belajar, peserta didik diwajibkan bertanya kepada
guru dan mengulangi materi yang belum dikuasai.
MATERI POKOK
1. Taktik dan strategi permainan sepak bola pola 4-4-2
2. Pola pertahanan 5-3-2
STRATEGI DAN TAKTIK DALAM PERMAINAN SEPAK BOLA
Dalam permainan sepak bola, tidak hanya kualitas dari setiap pemain menentukan
bagus hasil sebuah pertandingan melainkan adanya strategi dan taktik dalam permainan sepak
bola yang dirancang, baik perorangan maupun tim atau secara kelompok. Tujuannya agar
dapat memenangkan sebuah pertandingan.
Strategi adalah siasat jangka panjang yang dilakukan sebelum, saat, dan sesudah
melakukan permainan/pertandingan, seperti: persiapan situasi dan kondisi tempat, peralatan,
dan makanan (non-teknis) dan sistem, pola, tipe bertahan, dan menyerang, baik yang bersifat
individu, grup maupun tim (teknis).
Taktik adalah suatu siasat atau pola pikir tentang bagaimana menerapkan teknik-teknik
yang telah dikuasai di dalam bermain untuk menyerang lawan secara sportif guna mencari
kemenangan. Atau dengan kata lain taktik adalah siasat yang dipakai untuk menembus
pertahanan lawan secara sportif sesuai dengan kemampuan yang telah dimilikinya.
A. Strategi dan Taktik Penyerangan dalam Permainan Sepak bola
Taktik penyerangan diartikan sebagai suatu siasat yang dijalankan oleh perorangan,
kelompok, maupun tim terhadap lawan dengan tujuan memimpin dan mematahkan pertahanan
dalam rangka memenangkan pertandingan secara sportif. Taktik penyerangan dalam
permainan sepakbola meliputi: menjaga kepemilikan bola, memasukkan bola ke gawang
lawan, menciptakan ruang dan menggunakan ruang dalam penyerangan.
Pada permainan sepak bola kecerdikan para pemain lebih ditekankan. Tujuan pokok
dari permainan sepak bola yaitu mencetak gol ke gawang lawan sebanyak-banyaknya. Namun,
ada hal-hal lain yang harus tetap diperhatikan dalam melakukan penyerangan ke pihak lawan.
Pola penyerangan dapat dilakukan oleh suatu tim apabila para pemain dapat mengendalikan
2|Page
permainan di lapangan. Pola penyerangan yang baik dapat menentukan keberhasilan tim.
Dalam menyusun pola penyerangan harus memperhatikan hal-hal sebagai berikut.
1) Pengatur serangan yang biasanya dipegang oleh gelandang tengah.
2) Pembantu serangan dapat dilakukan oleh bek sayap dan gelandang.
3) Penembak utama untuk mencetak gol merupakan tugas striker atau penyerang,
4) Peran pemancing lawan yang bertahan agar teman satu tim dapat menerobos
daerah pertahanan
Setelah dibagi tugas untuk masing masing pemain seperti tersebut di atas, selanjutnya
adalah mereka harus saling bekerja sama untuk melaksanakan strategi yang sudah
direncanakan. Adapun macam-macam pola penyerangan dalam permainan sepak bola yang
sering digunakan adalah;
a. Pola melakukan gerakan tersusun.
Gerakan tersusun adalah Gerakan yg disusun berdasarkan posisi. Jadi setiap pemain
sudah diatur tempatnya dan tidak mencoba bermain keluar dari posisinya yg disebut "Free Role
Play". Misalnya seorang bek yg sudah di instruksikan berada di daerah depan garis kotak depan
gawang akan terus berada di wilayah itu, ia tak akan mencoba bermain lebih ke depan, maupun
ke samping dan lain sebagainya. Begitu jg dengan yg lainnya (contoh: gelandang tengah,
striker, winger). Setiap kesebelasan hendaklah mempelajari bagaimana melakukan gerakan-
gerakan tersusun. Gerakan tersusun itu mulai dilakukan dari pertama bola bergulir, tendangan
penjuru, tendangan bebas, maupun lemparan ke dalam.
b. Pola mencari Ruang kosong.
Semua pemain hendaknya mencari tempat yang tidak dijaga meskipun tidak dioperi
bola. Diharapkan dengan gerakan ini dapan mencari celah-celah kelemahan lawan. Mencari
ruang kosong adalah salah satu taktik yang terpenting dalam permainan sepak bola.
c. Pola bermain menghadap tembok.
Yaitu menghadapi lawan yang mempunyai pertahanan yang sangat kuat hingga sulit
untuk ditembus. Untuk menghadapi pertahanan yang seperti ini, maka harus diperlukan
kejelian untuk melihat sisi kelemahan lawan.
B. Strategi dan Taktik Pertahnan dalam Permainan Sepak Bola
Taktik pertahanan merupakan suatu siasat yang dilakukan baik perorangan, grup,
maupun tim terhadap lawan dengan tujuan menahan serangan atau merebut bola dari lawan
agar tidak mengalami kekalahan dalam pertandingan. Taktik pertahanan dalam permainan
sepakbola meliputi: mempertahankan ruang, mempertahankan daerah gawang, dan merebut
bola.
Dalam pertahanan sepakbola terdapat tiga taktik yaitu pertahanan yang dilakukan
secara individu, pertahanan yang dilakukan secara bersama, dan pertahanan gabungan dari
keduanya. Ketiganya bertujuan untuk menghambat bola sehingga tidak membahayakan
gawang dari serangan lawan.
1. Pertahanan individu dilakukan secara “satu lawan satu” (man to man marking). Dalam hal
ini, pemain harus merebut bola dari penguasaan lawan. Setiap pemain menjaga satu pemain
lawan baik pada saat membawa bola maupun tidak membawa bola. Setiap lawan dijaga dan
harus dikawal dengan ketat kemanapun dia bergerak di dalam daerah yang harus
dipertahankan.
2. Pertahanan bersama atau daerah (zone marking) merupakan pertahanan yang menuntut
kebersamaan. Prinsip pertahanan zone marking dibutuhkan kerjasama tim yang baik, dapat
menghambat gerakan pemain penyerang, mengamankan daerah pertahanan dari tekanan
serangan lawan, pola pertahanan harus berlapis sehingga sulit ditembus penyerang lawan.
3|Page
3. Pola pertahanan kombinasi "Man to Man dan Zone Marking". Pola pertahanan ini adalah
pola pertahanan yang paling kompleks. artinya setiap pemain menjaga lawannya dan dengan
tiba-tiba berpindah tempat.dan kemudian tugasnya diserahkan kepada temannya yang lebih
dekat. Pertahanan ini membutuhkan koordinasi yang baik antar pemain dan ada tanggung
jawab pemain perlini akan daerahnya masing-masing
C. Strategi dan taktik permainan
Strategi adalah pendekatan secara keseluruhan yang berkaitan dengan pelaksanaan
perencanaan yang sudah ditetapkan sebelumnya. Sedangkan taktik adalah suatu siasat atau akal
yang dirancang dan akan dilaksanakan dalam permainan oleh perorangan, kelompok, maupun
tim untuk memenangkan suatu pertandingan secara sportif.
Taktik permainan sepak bola dapat dibagi menjadi dua, yaitu;
1. Taktik perorangan
Taktik perorangan adalah taktik yang dilakukan secara perorangan sesuai dengan tugas dan
posisi masing-masing pemain. Ini wajib dilakukan sesui dengan instruksi yang diberikan oleh
pelatih, agar setiap gerakan dan tindakannya dapat berfungsi secara efektif untuk menunjang
kerja sama tim. Contoh-contoh untuk taktik perorangan misalnya;
a. Taktik bagi pemain depan misalnya mengambil keputusan yang tepat untuk shooting ke
gawang lawan, menempatkan diri untuk membuat peluang untuk mencetak gol, membuat trik-
trik di depan kotak penalty.
b. Taktik bagi pemain tengah, misalnya mengetahui kapan harus membantu penyerangan
dan kapan harus membantu pertahanan, menjaga dengan ketat pemain yang berbahaya,
memberikan umpan-umpan terobosan bagi pemain depan, membuat variasi serangan, dan
mengatur irama serangan.
c. Taktik bagi pemain belakang, misalnya membuat jebakan off side, merebut bola dari
lawan pada saat yang tepat, menjaga dengan ketat pemain penyerang lawan yang dianggap
berbahaya, menempatkan posisinya diantara lawan dengan gawang sendiri, selalu mendahului
lawan dalam mengambil bola, dan menutup gerakan lawan.
d. Taktik bagi penjaga gawang. Yaitu mempersempit sudut tembakan, mengambil posisi
yang tepat untuk setiap situasi, dan membantu mengatur irama permainan.
2. Taktik untuk regu/tim
Taktik regu adalah taktik kerjasama tim tentang pola pertahanan, pola penyerangan, dan tempo
permainan. Berikut masing-masing penjelasan dari ketiga takti di atas:
a) Kerjasama tim tentang pola pertahanan
Pertahana ini juga dapat dibagi menjadi dua yaitu:
Zona marking, setiap pemain menjaga daerah yang menjadi tugasnya. Setiap pemain lawan
yang masuk ke daerahnya harus secepatnya dihadang.
Pessure, yaitu setiap pemain lawan tidak boleh dibiarkan bergerak leluasa memainkan dan
menguasai bola, setiap pemain lawan yang dating harus dihadang oleh satu atau dua pemain.
b) Taktik penyerangan
Setiap pemain harus selalu bergerak untuk mencari peluang merusak pertahanan lawan. Setiap
pemain penyerang harus dapat bekerja sama dengan temannya dalam menyusun serangan, dan
saling memahami sehingga tidak terjadi kesalahan dalam mengoper bola. Agar tidak sampai
terjadi salah paham dan setiap pemain saling mengerti karakteristik masing-masing dapat
dilakukan dengan cara latihan yang berkesinambungan dan terus- menerus
POLA PENYERANGAN DAN PERTAHANAN.
Dalam sebuah permainan sepak bola terdapat teknik dasar yang harus dikuasai. Teknik
tersebut dapat membantu anda dalam memenangkan pertandingan. Namun untuk
4|Page
memenangkan pertandingan tidak hanya teknik saja yang perlu dikuasai, melainkan pola
penyerangan dan pola pertahanan dalam permainan sepak bola harus anda susun dengan
matang dan terstruktur. Pola penyerangan dalam permainan sepak bola bertujuan untuk
membut goafl digawag lawan. Sedangkan pola pertahanan dalam permainan sepak bola
berguna untuk menjaga agar gawang sendiri tidak kebobolan oleh lawan. Kedua hal tersebut
saling berkaitan satu sama lain. Untuk memenangkan sebuah pertandingan sepak bola memang
memerlukan kombinasi pola pertahanan dan pola penyerangan yang baik dan matang. Kedua
pola tersebut kemudian dipadukan dengan skill masing masing pemain agar terciptalah sebuah
goal. Menguasai pertandingan dan memenangkannya memang memerlukan kerjasama dan
strategi yang matang. Namun apakah anda mengetahui pola penyerangann dan pertahanan
dalam permainan sepak bola? Kali ini saya akan menjelaskan mengenai pola penyerangan
dalam permainan sepak bola dan pola pertahanan dalam permainan sepak bola. Untuk lebih
jelasnya dapat anda simak dibawah ini.
Pola Penyerangan dan Pertahanan Dalam Permainan Sepak Bola
Dalam permainan sepak bola terdapat kerjasama, skill dan strategi yang matang. Faktor faktor
tersebut harus ada untuk memenangkan pertandingan sepak bola. Adapula strategi formasi
yang bagus untuk menunjang performa setiap pemain. Strategi tersebut berupa pola
penyerangan dalam permainan sepak bola dan pola pertahanan dalam permainan sepak bola.
Maka dari itu penting bagi kita memahami pola penyerangan sepak bola dan pola pertahanan
sepak bola ini. Berikut penjelasan masing masing strateginya :
Pola Penyerangan Dalam Permainan Sepak Bola
Pembahasan yang pertama ialah pola penyerangan dalam permainan sepak bola. Pola
penyerangan sepak bola merupakan strategi yang disusun untuk menyerang daerah lawan dan
memasukkan bola kegawang lawan agar tercipta sebuah poin/angka. Pola penyerangan ini
memiliki tujuan agar terjadi sebuah goal dalam jumlah yang banyak sehingga permainan sepak
bola dapat dimenangkan. Pola penyerangan dalam permainan sepak bola akan berjalan dengan
baik apabila daya tahan maupun stamina setiap pemain kuat. Tidak hanya itu saja, adapula
faktor penunjang lain seperti penguasaan teknik, teknik pengontrolan bola dan kerjasama tim
juga ikut mendukung pola penyerangan ini. Pola penyerangan sepak bola harus disusun dengan
matang agar lawan mendapatkan tekanan sehingga bola tidak dapat direbut.
Pola penyerangan dalam permainan sepak bola dapat dibagi menjadi beberapa jenis. Setiap
jenis pola penyerangan sepak bola memiliki susunan yang berbeda beda. Setiap jenis pola
memiliki kegunaan masing masing. Berikut beberapa jenis pola penyerangan dalam permainan
sepak bola :
Pola Gerakan Tersusun
Pola penyerangan dalam permainan sepak bola dapat dilakukan dengan gerakan tersusun.
Gerakan tersusun merupakan jenis pola penyerangan sepak bola yang disusun menurut posisi
pemainnya. Setiap pemain memiliki posisinya masing masing sehingga strategi ini dapat
disebut free role play. Contohnya seorang pemain berada dalam posisi gelandang tengah maka
tugasnya berada di area tengah lapangan sehingga ia tidak boleh meninggalkan tempatnya
tersebut. Dengan posisinya tersebut ia tidak dapat mundur kebelakang ataupun maju kedepan.
Sistem ini berlaku untuk posisi setiap pemain. Posisi tersebut misalnya sayap kanan, sayap kiri,
bek, dan sebagainya. Pola penyerangan sepak bola ini harus dilatih lebih matang agar tim dapat
5|Page
melewati pertahanan lawan dan dapat mencetak goal. Pola yang harus diperhatikan meliputi
tendangan penjuru, tendangan bebas, tendangan pertama maupun lemparan kedalam.
Pola Untuk Menghadapi Pertahanan Rapat
Selanjutnya terdapat pola penyerangan dalam permainan sepak bola yang digunakan untuk
menghadapi pertahanan rapat dari lawan. Untuk menghadapinya anda dapat melakukan pora
penyerangan dengan mengoper bola panjang secara langsung agar lawan dapat keluar dari
pertahanan yang mereka buat. Pola penyerangan sepak bola ini memang berguna untuk
memancing lawan agar pertahanan mereka dapat ditembus. Pola ini memanfaatkan sayap
kanan dan sayap kiri dalam mengacaukan pertahanan lawan.
Pola Mencari Ruang Kosong
Adapula pola penyerangan dalam permainan sepak bola dengan memanfaatkan ruang kosong
yang tersedia. Pola penyerangan sepak bola ini bertujuan untuk melakukan pola operan
terobosan agar penyerangan dapat berjalan dengan baik. Dalam menyusun sebuah pola
penyerangan dalam permainan sepak bola diperlukan hal hal penting yang harus anda gunakan.
Penyerangan tersebut memiliki tujuan agar dapat memasukkan goal kegawang lawan sebanyak
mungkin. Sistem serangan tersebut dapat berjalan dengan baik apabila permainan sepak bola
dapat dikuasai. Keberhasilan sebuah serangan tidak tergantung tajam atau tidak sebuah
pelancaran serangan. Menyusun pola serangan memerlukan beberapa hal seperti pemain yang
membantu serangan tersebut, pemain yang dapat mengatur seragan, pemain yang dapat
memancing lawan agar daerah lawan dapat diterobos, dan adanya pemain yang bertugas
mencetak goal. Hal hal terseut diperlukan agar penyerangan dapat dikombinasikan dengan
baik. Selain itu pemain juga harus pintar memahami kelemahan dari pemain lawan.
Pola penyerangan dalam permainan sepak bola terdapat beberapa formasi yang dapat
menunjang sebuah serangan yang akan dilakukan. Berikut beberapa formasi dalam pola
penyerangan sepak bola :
Tipe Formasi Penyerangan 4-3-3
6|Page
Dalam pola penyerangan dalam permainan sepak bola terdapat formasi 4-3-3. Formasi pola
penyerangan sepak bola ini terdiri dari 4 pemain bek, 3 pemain gelandang dan 3 pemain
penyerang. Dibagian belakang formasi terdapat satu pemain yang bertugas sebagai bek kanan,
dua pemain yang bertugas sebagai poros halang dan satu pemain yang bertugas sebagai bek
kiri. Formasi ini juga menempatkan gelandang kiri, gelandang kanan dan gelanang tengah
dibagian tengah lapangan. Selanjutnya bagian depan formasi terdapat penyerang kiri,
penyerang kanan dan penyerang tengah.
Tipe Formasi Penyerangan 4-2-4
Selanjutnya terdapat pola penyerangan dalam permainan sepak bola dengan formasi 4-2-4.
Formasi pola penyerangan sepak bola ini terdiri dari 4 pemain bek, 2 pemain gelandang dan 4
pemain penyerang. Dibagian belakang formasi terdapat satu pemain yang bertugas sebagai bek
kanan, dua pemain yang bertugas sebagai poros halang dan satu pemain yang bertugas sebagai
bek kiri. Formasi ini juga menempatkan gelandang kiri dan gelandang kanan dibagian tengah
lapangan. Selanjutnya bagian depan formasi terdapat dua pemain penyerang kiri luar dan dua
pemain penyerang kanan luar.
Pola Pertahanan Dalam Permainan Sepak Bola
Dalam permaian sepak bola terdapat pola pertahanan yang harus anda susun agar lawan tidak
dapat menerobos daerah sendiri. Pola pertahanan sepak bola merupakan sebuah strategi yang
disusun secara matang agar daerah sendiri dapat terjaga dan tidak kebobolan lawan. Pola
pertahanan dalam permainan sepak bola bertujuan untuk mempertahankan daerah agar tidak
mudah diterobos lawan, menjaga agar gawang tidak kemasukan bola dan untuk mengambil
bola dari pemain lawan. Pertahanan tersebut dapat berjalan dengan baik apabila tekanan lawan
dapat diminimalisir. Pertahanan dalam sepak bola dapat dibagi menjadi bebeapa jenis. Berikut
jenis jenis pola pertahanan dalam permainan sepak bola.
Pola Pertahanan Man to Man atau Satu Lawan Satu
Pola pertahanan dalam permainan sepak bola dapat dilakukan dengan cara satu lawan satu.
Pola penyerangan man to man ini dilakukan satu pemain dengan satu pemain lawan.
7|Page
Pertahanan ini dapat dilancarkan dalam keadaan membawa bola ataupun tidak membawa bola.
Pemain lawan yang berada dalam daerah pertahanan harus dijaga dengan ketat. Apabila pemain
lawan tersebut berada diluar daerah pertahanan maka pemain penjaga tidak bertugas mengawal
lawan tersebut.
Pola Pertahanan Area atau Zone Marking
Selanjutnya terdapat pola pertahanan dalam permainan sepak bola berupa zone marking. Pola
pertahanan area merupakan pola pertahanan sepak bola yang dilakukan dengan cara membuat
sebuah formasi didalam area sendiri. Pola pertahanan in menggunakan prinsip penunjang agar
dapat mempertahankan area sendiri. Prinsip pertahanan sepak bola tersebut berupa
pengamanan daerah pertahanan dari serangan lawan, membutuhkan kerja sama semua anggota
tim, menggunakan pola pertahanan berlapis agar daerah sendiri tidak mudah diterobos,
menghambat serangan lawan, menggunakan formasi yang kokoh, dan menggunakan pola
pertahanan yang mendorong pemain sendiri kembali keposisi masing masing.
Pola Pertahanan Kombinasi Antara Man to Man dengan Zone Marking
Adapula pola pertahanan dalam permainan sepak bola yang memadukan pola man to man
dengan pola zone marking. Pola pertahanan sepak bola ini tergolong strategi yang cukup
kompleks dan rumit. Strategi ini dilakukan dengan cara pemain menjaga lawan dan tiba tiba
melakukan gerakan pindah tempat. Namun tugas penjagaan tersebut diserahkan kepada pemain
yang paling dekat dengannya. Pola pertahanan ini memerlukan koordinasi yang baik antara
pemain satu dengan pemain lainnya. Pola pertahanan dalam permainan sepak bola
menggunakan beberapa formasi yang digunakan untuk menjaga daerah sendiri. Dibawah ini
terdapat beberapa formasi pola penyerangan sepak bola.
Formasi Pertahanan 4-3-3
Pola pertahanan dalam permainan sepak bola terdapat formasi 4-3-3. Formasi pola pertahanan
sepak bola ini menggunakan 4 pemain bek, 3 pemain gelandang, dan 3 pemain penyerang.
Dibagian belakang formasi terdapat satu pemain yang bertugas sebagai bek kanan, dua pemain
yang bertugas sebagai poros halang dan satu pemain yang bertugas sebagai bek kiri. Formasi
ini juga menempatkan gelandang kiri, gelandang kanan, dan gelandang tengah dibagian tengah
lapangan. Selanjutnya bagian depan formasi terdapat pemain penyerang kiri, pemain
penyerang kanan, dan pemain penyerang tengah.
Formasi Pertahanan 4-4-2
8|Page
Selanjutnya terdapat pola pertahanan dalam permainan sepak bola dengan formasi 4-4-2.
Formasi pola pertahanan sepak bola ini menggunakan 4 pemain bek, 4 pemain gelandang, dan
2 pemain penyerang. Dibagian belakang formasi terdapat pemain yang bertugas sebagai bek
kanan, stopper, bek kiri dan liberto. Formasi ini juga menempatkan gelandang bertahan,
gelandang serang, sayap kanan dan sayap kiri dibagian tengah lapangan. Selanjutnya bagian
depan formasi terdapat dua pemain penyerang.
Umpan balik dan tindak lanjut
Setelah pembelajaran modul Taktik strategi dan pertahanan dalam permainan sepak bola ini,
kita telah melakukan pengamatan dan pemahaman modul. Diharapkan peserta didik dapat
menerapkan dasar-dasar strategi dan taktik penyerangan maupun pertahanan sepak bola dengan
tepat.
Tindak lanjut berikutnya kita akan mempelajari materi taktik dan strategi dalam bola voli.
Kedepan semoga peserta didik menjadi lebih paham dalam materi ini. Semoga pembelajaran
kali ini bermanfaat dan jangan lupa agar dibaca lagi dan tanyakan jika masih bingung
Daftar Pustaka
[1] http://www.penjasorkes.com/2017/10/pola-penyerangan-dan-pertahanan-dalam.html
9|Page