Money&IEmpowering Entrepreneur
@MNImagz Vol. 62 Apr-Mei 2015
Money & I Magazine
www.the-mni.com
Interview Rp. 25.000
AGUNG OKA Vol. 6M2 o| Anpery-M&eI i 20IS1S5N: 2087-51975
SUDARSANA
Animasi Jepang
Made in Bali
EVENT
ENTREPRENEUR
FESTIVAL 2015
Siapakah para peraih
Lestari Entrepreneur
& M&I Awards 2015?
FITNESS
FAT LEVEL POINT
Rubah Bad Calorie
menjadi Good Calorie,
simak bagaimana cara
melakukannya disini.
SpECIAL FEATURE
RAIH MIMPI LEWAT
DUNIA ANIMASI
Mahal, rumit dan butuh banyak talenta,
inilah gambaran dari industri animasi.
Dan sekarang, industri ini bukan hanya milik
negara-negara maju, tapi juga jadi peluang bagi
negara-negara berkembang.
Siapkah kita berkompetisi?
2 Vol. 62 | Apr-Mei 2015
Vol. 62 | Apr-Mei 2015 3
From the Editor
ARIF RAHMAN
@LITERATURNEGERI
CATATAN DI BALIK PENJURIAN
AJANG APRESIASI
ENTREPRENEUR FESTIVAL 2015
Aktivitas di kantor redaksi dari tim juri memberikan score kepada setiap lewat kopi-kopi lokal yang diberdayakan dari
M&I berlipat, ketika bulan nominator yang sudah terpilih. Indikatornya petani-petani Kintamani, sampai dengan I
Maret lalu kami menggelar adalah kreativitas dengan bobot 40%, brand Made Artana yang mengembangkan industri
event tahunan Entrepreneur awareness dengan bobot 30%, serta local IT lewat sekolahnya STMIK Primakara.
Festival 2015 (EF 2015). content (kearifan lokal) dengan bobot 30%.
Sebuah ajang penghargaan kepada sejumlah Inilah yang oleh sejumlah pengamat
pebisnis di Bali yang pada kesempatan kali Hasil tabulasi total score ternyata sangat kewirausahaan disebut sebagai Entrepreneur
ini kami hadirkan dengan tema keuangan ketat. Sejumlah nominator banyak yang 3.0, kewirausahaan sosial dimana visi dan
bertajuk Mastering The Game of Money. memperoleh nilai sama, atau terpaut misinya tidak lagi sebatas laba dan kalkulasi
paling jauh 2-3 poin saja. Bahkan beberapa cashflow, namun melebihi itu semua.
Sebagai Pemimpin Redaksi majalah ini, saya nominator yang kami prediksi akan menang,
terlibat sebagai salah satu dari tim juri, justru tumbang. Penasaran dengan hal ini, Menariknya, kewirausahaan sosial mulai
untuk memilih siapakah orang-orang yang saya pun mengkaji lebih cermat rekapitulasi dilembagakan di sejumlah negara-negara
layak meraih gelar Entrepreneur of the Year dalam formulir penilaian. Rupanya, maju. Ini menunjukkan bahwa trend ini
2015. Proses penilaiannya dilaksanakan hampir semua pemenang, ditentukan tengah berlangsung serempak dibanyak
pada tanggal 6 Maret 2015, di mana kami keberhasilannya dari bobot local content yang belahan dunia, tak terkecuali Bali.
mereka miliki.
Inilah yang menjadikan ajang EF 2015
Sekalipun bobot local content hanya 30%, menjadi unik. Laporan terkait dengan
namun para juri memberikan apresiasi pelaksanaan ajang ini, kami sajikan dalam
yang besar kepada semua pengusaha rubrik event pada edisi kali ini. Melengkapi
yang memiliki kepedulian sosial dan topik Special Feature yang bertutur soal
mengaplikasikannya pada bisnis mereka. industri animasi. Besar harapan kami, sajian
ini memperkaya wawasan Anda. Selamat
Jango Pramartha yang turut membangun membaca.
Bali lewat kartun-kartunnya yang sarat
kritik, Bintang Mira lewat karya Batik Bali Jabat Erat,
yang tengah dipopulerkannya, Windu Segara Arif Rahman
4 Vol. 62 | Apr-Mei 2015
Vol. 62 | Apr-Mei 2015 5
Contents 36 71
30
Special Future Interview : Agung Oka S Interview : Ge Pamungkas
Raih Mimpi Lewat Dunia Animasi Animasi Jepang Si Komik
Made in Bali 1000 Suara
Mahal, rumit dan butuh banyak talenta, inilah gambaran dari
industri animasi. Dan sekarang, industri ini bukan hanya milik 04 From the Editor 60 Intermeso : Have You
negara-negara maju, tapi juga jadi peluang bagi negara-negara 08 Contributors Loved Enough?
berkembang. Siapkah kita berkompetisi? 10 Follow Me On Twitter
64 Event : Arisan Lestari,
12 Snapshot : Zumba Cantik
Festival Omed-omedan
56 Healthy Living : 7 Alasan
18 14 BPR Lestari 7th Shared Melakukan Zumba
Value
ENTREPRENEUR 76 Community : Stand Up
FESTIVAL 2015 28 Event : Linkage Program Comedy Indo Bali
CIMB Niaga dan BPR
Pesta wirausaha yang Lestari 78 Teenlit Corner :
menghadirkan sejumlah Jensen’s Story
pebisnis terbaik dari Bali. 48 Traveller Notes : Tokyo
Siapakah peraih The
Best Entrepreneur of The
Year?
Money&IEMPOWERING ENTREPRENEUR AGUNG OKA SUDARSANA 68 Front of Mind : 18 Event
@MNImagz Vol. 62 Apr-Mei 2015 Photographer : IB Baruna Perry Chen, Kickstarter Pengundian Jumbo
Money & I Magazine Design Cover : Renata Diandara
www.the-mni.com
INTERVIEW Rp. 25.000 Publisher Alex P. Chandra (PT. BPR Sri Artha Lestari); Chief Operations Arif Rahman; Public Relations Manager
Vol. 6M2 o| Anpery-M&eI i 20IS1S5N: 2087-51975 Erry Yoga Sugama; Head of Contents Arif Rahman: Editorial Support Putera Adnyana; Designer Renata Diandara;
AGUNG OKA Photographer Baruna; Money & I Magazine is published monthly by PT. BPR Sri Artha Lestari, Jalan Teuku Umar 110
SUDARSANA Denpasar, Bali, Indonesia. Tel: +62 361 246-706; Fax: +62 361 246-705. No part of this publication may be reproduced
Animasi Jepang or transmitted in any form or by any means, electronic or mechanical, including photocopy, recording or any information
Made in Bali storage or retrieval system without permission in writing from PT. BPR Sri Artha Lestari. While the editors do their utmost to
verify information published, they do not accept responsibility for its absolute accuracy; Editorial & Advertising E-mail:
EVENT [email protected]. Tel: +62 361 784-3244.
ENTREPRENEUR
FESTIVAL 2015
Siapakah para peraih
Lestari Entrepreneur
& M&I Award 2015?
FITNESS
FAT LEVEL POINT
Rubah Bad Calorie
menjadi Good Calorie,
simak bagaimana cara
melakukannya disini.
SPECIAL FEATURE
RAIH MIMPI LEWAT
DUNIA ANIMASI
Mahal, rumit dan butuh banyak talenta,
inilah gambaran dari industri animasi.
Dan sekarang, industri ini bukan hanya milik
negara-negara maju, tapi juga jadi peluang bagi
negara-negara berkembang.
Siapkah kita berkompetisi?
6 Vol. 62 | Apr-Mei 2015
Vol. 62 | Apr-Mei 2015 7
Contributors
Note From A Friend Insight Leadership Smart Family
Menjadi Kaya Itu Gampang Akik Tidak Ada Makan Siang Sekolahnya cuma “having
p.16 p.26 yang Gratis fun” Saja, Ya?
p.46 p.42
Alex P Chandra Yuswohady Pribadi Budiono Suzanna Chandra
Chairman BPR Lestari dan juga Merupakan penulis dari sekitar Ulasannya erat terkait dengan Smart Family adalah rubrik yang
publisher majalah M&I, memulai 40 buku mengenai pemasaran. kepemimpinan yang banyak di diasuh oleh Managing Director -
karir sebagai profesional banker Pernah bekerja selama 12 tahun adopsi dari sejumlah pemikir Lestari Living ini. Wanita yang
di BCA selama 8 tahun sebelum di MarkPlus Inc dengan posisi besar. Direktur Utama BPR pernah menimba pengalaman
akhirnya memutuskan untuk terakhir sebagai Chief Executive. Lestari ini mengintrepretasikan hidup di Australia ini dengan
mendirikan bisnisnya sendiri Di bidang keorganisasian dengan memberikan alternatif lugas memaparkan bagaimana
BPR Lestari, perusahaan Yuswohady pernah menjadi solusi pada permasalahan kiat cerdik untuk mengelola
yang dibawanya menjadi BPR Sekretaris Jendral Indonesia yang kerap dihadapi bangsa ini keuangan dan investasi
terbesar di Bali dalam waktu 5 Marketing Association (IMA). khususnya yang ada di Bali. khususnya di property.
tahun.
Growth Strategies Teenlit Corner Fitness Smart Family
Parkir Khusus Dokter Jensens Story Level Fat Point Avengers, Age of Ultron
p.54 p.78 p.56 p.52
I Made Wenten B Samantha Chandra Denny Santoso Hary Susanto
Perannya sebagai Direktur Menjadi blogger sejak tahun Adalah seorang ahli diet, nutrisi, Movie reviewer, horror and
di BPR Lestari membawanya 2008, dan menuliskan dan fitnes. Aktif menyebarkan thriller mania. Blognya www.
dekat dengan human resource & rekaan imajinasinya di www. cara diet sehat dan berolahraga movienthusiast.com yang
development. Pengetahuannya adriannaandevan.blogspot.com. yang benar melalui www. mengulas soal film meraih
akan hal tersebut dipaparkan Hingga saat ini, lebih dari 30 PanduanDiet.com, twitter sejumlah penghargaan tahun
dalam rubrik Growth Strategies, episode sudah di tuliskannya. @dennysantoso, serta Buku 2013 lalu. Blog tersebut saat ini
bagaimana membangun karir Sejak vol. 37, majalah ini Rahasia Diet. Denny Santoso sudah dikunjungi lebih dari 2 juta
dan kompeten dalam dunia kerja. menayangkan ceritanya secara juga founder www.SixReps.com, kali. Hary memiliki perspektif
berkala. jejaring sosial bagi fitness mania. unik soal film yang di-review-nya.
8 Vol. 62 | Apr-Mei 2015
BE THE NEXT GEN L 6!!! Beasiswa meliputi
Gen L merupakan program beasiswa dari BPR Lestari - Biaya pendaftaran
untuk biaya perkuliahan dan biaya hidup bagi siswa- - Biaya SPP/UKT
siswi berprestasi namun kurang mampu secara ekonomi. - Biaya Wisuda
- Biaya Hidup
PERSYARATAN - Kesempatan mengikuti pelatihan
• Lulus SMU/SMK/Sederajat pada tahun 2014 atau 2015
Seminar dari BPR Lestari
berdomisili di wilayah bali (Pendaftaran dapat dilakukan mulai
dari semester genap tahun ajaran 2014/2015. KESEMPATAN TERBATAS
• Diterima sebagai mahasiswa Universitas Udayana tahun ajaran HANYA 12 ORANG
2015/2016 (non ekstensi).
• Berprestasi di bidang akademik & non akademik. “Salah satu misi dari BPR Lestari adalah menjadi force
• Bersedia dan menyetujui semua persyaratan dan ketentuan for good untuk pengembangan kehidupan sosial ekonomi
program-program Generasi Lestari. masyarakat Bali dan saya percaya, pendidikan adalah
• Mengisi formulir pendaftaran yang dapat di-download di salah satu prasyarat mutlak untuk membangun Bali yang
www.bprlestari.com atau diambil di seluruh kantor BPR Lestari. sejahtera.” - Alex P Chandra, Chairman BPR Lestari
• Copy KTP dan KK, foto berwarna setengah badan ukuran 4x6
sebanyak 2 lembar. TANYA LESTARI
• Copy transkrip nilai yang telah dilegalisir (NEM dan STTB) atau (0361) 246 706
surat keterangan lulus.
• Copy raport SMU/SMK kelas 1,2,3 yang telah dilegalisir. CEPAT, BERSAHABAT.
• Copy sertifikat penghargaan yang pernah diraih. www.bprlestari.com
• Copy rekening pembayaran listrik/air/telepon 3 bulan terakhir.
• Copy kartu tanda mahasiswa & bukti telah diterima
di Universitas Udayana (Jika sudah diterima sebagai mahasiswa).
• Formulir pendaftaran yang sudah diisi beserta dokumen
pendaftaran lainnya selambat-lambatnya diserahkan tanggal
29 Mei 2015 di Kantor BPR Lestari Teuku Umar Jl.Teuku Umar
No. 110 Denpasar Bali
Dayu Mas 08174745003
Lily 082144730058 Vol. 62 | Apr-Mei 2015 9
Alex PC 212
@alex_lestari
Kerobokan - Kuta Bali
alexpchandra.com
5,730 85 2,420 Follow Now
TWEETS FOLLOWING FOLLOWERS
tweets
Alex PC 212 @alex_lestari
Kebanyakan beranggapan, menjadi kaya adalah hidup seperti Donald Trump. #financialsummit
Alex PC 212 @alex_lestari
Menjadi ‘kaya’ by definisi saya, adalah ketika income dari investasi kita, sama atau lebih besar dari
biaya hidup. #financialsummit
Alex PC 212 @alex_lestari
Jika lifestylenya sederhana , maka lebih cepat tentunya seseorang menjadi ‘kaya’. #financialsummit
Alex PC 212 @alex_lestari
Everest is a ‘summit’. Namun tidak perlu juga semua orang sampai ke-everest-kan? Mencapai
everest dibutuhkan talenta spesial dan latihan.
Alex PC 212 @alex_lestari
Menurut Tony Robbins, kita bisa membagi perjalanan menuju Financial Summit (Absolute Financial
Freedom) menjadi beberapa tahapan
10 Vol. 62 | Apr-Mei 2015
Vol. 62 | Apr-Mei 2015 11
SNAPSHOT
Omed-omedan, Sesetan - Denpasar, 22 Maret 2015 Omed - Omedan
12 Vol. 62 | Apr-Mei 2015
Kissing Ritual in Bali
Hanya di ini diharuskan untuk saling
Banjar Kaja, berciuman satu sama lain
Desa Sesetan ditengah siraman air. Peserta
Denpasar, ‘Omed-omedan’ didominasi oleh
kita dapat pemuda-pemudi mulai dari umur
menemukan sebuah tradisi 17 hingga 30 tahun atau yang
unik yang diselenggarakan sudah menginjak dewasa tetapi
sehari setelah Nyepi atau belum menikah. Peserta tersebut
tepatnya Ngembak Geni, dibagi menjadi dua kelompok
yakni “Omed-omedan”. putra dan putri. Kedua kelompok
kemudian berhadapan satu
Kata “Omed-omedan” dalam sama lain dan masing-masing
bahasa Indonesia dapat menunjuk salah satu rekan
diartikan tarik-menarik. mereka untuk saling berciuman
Omed-omedan disebut di barisan terdepan sambil
unik, karena para peserta diguyur oleh air pemberian
yang mengikuti perayaan sesepuh desa tersebut.
SNAPSHOT
Festival Omed-omedan ini juga dimeriahkan oleh Lolot Band
Vol. 62 | Apr-Mei 2015 13
LESTARI 7th SHARED VALUE
COMMIT TO
LEARN EVERYDAY
KOMITMEN UNTUK BELAJAR SETIAP HARI
14 Vol. 62 | Apr-Mei 2015
Vol. 62 | Apr-Mei 2015 15
4bp.blogspot.com
NOTE FROM A FRIEND
Alex P. Chandra s3-us-west-1.amazonaws.com
@alex_lestari MENJADI KAYA
Komisaris BPR Lestari &
Founder of Lestari Group ITU GAMPANG
www.alexpchandra.com
Saya punya seorang kawan baik. dikerjakan. Akhirnya pada suatu kesempatan
“ Spending less than you Kami lulus dari sekolah yang yang baik, saya bertanya apakah dia tidak
earn is the first step to sama, Universitas Trisakti. senang dengan pekerjaannya. Kawan
build wealth.” Kemudian memulai karir secara saya menjawab bahwa dia menyenangi
bersamaan pula. Kawan saya itu pekerjaannya. Cuma dia merasa hasilnya
16 Vol. 62 | Apr-Mei 2015 sekarang karirnya sudah tinggi sekali, selevel tidak sesuai dengan ‘kerja kerasnya’.
di bawah Board of Director. Namun dia merasa
resah. Seringkali curhat kepada saya, bahwa Saya tanya lagi apanya yang tidak sesuai,
apa yang dikerjakannya tidak mendapat bukankah apa yang didapatnya hari ini sudah
reward sebagaimana mestinya. melampaui apa yang dicita-citakannya ketika
kita di bangku kuliah dulu?
Dia ingin sekali ‘berbisnis’. Mungkin dia
melihat saya. Menurutnya dengan berbisnis, Kenapa ingin berbisnis kalau senang dengan
apa yang dihasilkan sesuai dengan apa yang pekerjaannya? Apakah benar-benar ingin
NOTE FROM A FRIEND
menjadi seorang entrepreneur, ataukah hanya tidak ternilai harganya. Kalau definisinya “Jangan bikin rules yang
ingin kaya? mengikuti definisi saya, kan tinggal disetel, susah-susah. Semakin
living expense-nya mau berapa besar? sederhana kita
Akhirnya saya mendapatkan jawaban bahwa Semakin tinggi life style-nya semakin besar membuat rules ‘kaya’,
kawan saya itu tidak benar-benar ingin living expense-nya, semakin sulit menjadi semakin mudah kita
menjadi entrepreneur, melainkan ingin kaya. kayanya. Semakin sederhana life style-nya menjadi kaya. Menurut
Dia merasa bahwa pekerjaannya sekarang semakin mudah dia menjadi kaya. saya rules atau definisi
tidak akan memberikan kekayaan yang kaya adalah pasif
dicita-citakannya. Jadi dia ingin pindah Yang kedua saya katakan adalah tidak income kita melebihi
kuadran menjadi seorang businessman. mungkin orang menjadi kaya tanpa living expense kita.
Karena dipikirnya dengan cara itulah dia bisa berinvestasi. Ingat passive income datangnya Dengan demikian kita
menjadi kaya. dari investasi. Tidak ada orang yang menjadi bisa memutuskan
kaya hanya karena gajinya. Saya tanyakan mau bekerja atau tidak
Saya meresponnya dengan mengatakan berapa besar porsi income-nya yang bekerja sesuai dengan
bahwa menjadi pebisnis adalah salah satu diinvestasikan setiap bulannya? selera kita.”
cara untuk menjadi kaya, namun bukan
satu-satu-nya cara. Tantangannya pun tidak Spending less than you earn is the first step to bilang ini namanya forced saving, menabung
mudah. Banyak pula pengusaha yang miskin. build wealth. yang dipaksa.
Untuk menjadi kaya tidak perlu menjadi
entrepreneur. Bahkan saya bilang menjadi Selisihnya ditabung dulu. Walaupun Nanti kalau gajinya naik, atau dapat bonus,
kaya itu gampang. tabungan tidak akan membuat Anda kaya, beli Ruko lagi. Setahun beli Ruko 1. Dalam
namun tabungan adalah benih buat investasi 5 tahun sudah punya 5 Ruko. Jika per-Ruko
Pertama, definisikan dengan jelas term kaya lain yang lebih signifikan. Tanpa menabung, sewanya 100 juta, maka sudah 500 juta
menurut kita itu apa. Setiap manusia punya tidak akan ada investment. Tanpa investment passive income-nya. Jika sudah begitu, nanti
rules sendiri-sendiri. Hidupnya secara tidak tidak akan ada passive income. Tanpa passive setahun bisa dua unit. Dalam 10 tahun, kalau
sadar akan dipengaruhi oleh rules yang income, kita tidak akan pernah kaya. lifestyle-nya tidak tinggi-tinggi amat, dengan
diciptakannya sendiri. Jika rules menjadi kaya teknik yang sangat sederhana ini, kawan saya
adalah dengan mempunyai pendapatan 1 Jawaban kawan saya itu mengejutkan. itu akan kaya. (Ini contoh yang disederhanakan,
juta USD setahun, maka tentu susah sekali Katanya tidak ada porsi income-nya yang tentunya perhitungan investasi sebenarnya
mencapainya. Lebih sulit dibandingkan secara sistematis disisihkan buat investasi. harus memperhitungkan penghasilan tiap
dengan orang yang rules menjadi kayanya, Wah, kawan saya ini adalah eksekutif yang bulannya, bonus yang diterimanya setiap tahun,
cukup bahwa passive income-nya melampaui gajinya pasti sudah tinggi sekali, namun hasil sewa, bunga, dan sebagainya).
living expense-nya. tidak secara sistematis menyisihkan
pendapatannya untuk investasi. Jadi untuk menjadi kaya tidak perlu menjadi
Jadi saya bilang, jangan bikin rules yang ‘entrepreneur’. Menjadi kaya itu gampang.
susah-susah. Semakin sederhana kita Saya katakan bahwa tanpa investasi, dia tidak Tetapkan rules yang tidak terlalu tinggi untuk
membuat rules ‘kaya’ itu, semakin mudah akan pernah kaya. Tak peduli berapapun menjadi kaya, dan start investing.
kita menjadi kaya. Menurut saya rules atau besar gajinya. Saya mencontohkan, kenapa
definisi kaya adalah passive income kita tidak beli Ruko saja dengan mencicil. Toh
melebihi living expense kita. Dengan demikian gajinya pasti cukup besar untuk bisa mencicil
kita bisa memutuskan mau bekerja atau tidak sebuah Ruko. Rukonya kemudian disewakan.
bekerja sesuai dengan selera kita.
Dengan demikian dia sudah mempunyai
Menjadi kaya dengan defenisi tadi berarti passive income. Cicilan KPR untuk membeli
kita memperoleh kebebasan. Dan kebebasan ruko tadi diambil dari gaji bulanannya. Saya
Vol. 62 | Apr-Mei 2015 17
Pengundian Tabungan Jumbo
PEriode pertama
Undian tabungan jumbo wow
2015 banjir hadiah
Di tahun 2015 ini, 5 paket couple amazing tour Hongkong – Shen Zhen – Macau, dan 50 unit Samsung TV LED.
BPR Lestari kembali “Ini merupakan hadiah terbanyak yang kami undi dalam sekali pengundian,” ungkap Erry Yoga
menghadirkan program Sugama, Public Relations Manager BPR Lestari. Perwakilan Dinas Sosial Kota Denpasar pun
Undian Tabungan Jumbo mengumumkan nama Henry Satex dengan nomor undian 011982 yang notabene merupakan
Wow demi memberikan nasabah BPR Lestari Melati, keluar sebagai pemenang hadiah utama 1 unit Kijang All New
apresiasi kepada para nasabah setia Grand Innova.
Lestari. Adapun pengundian untuk
periode pertama di tahun 2015 telah Semenjak di-launching di tahun 2011, BPR Lestari baru mengumpulkan saldo Tabungan Jumbo
diselenggarakan pada Kamis (16/4) sebesar Rp 50 miliar dan per Maret 2015 ini, posisi saldo pun meningkat tajam hingga di angka
lalu di BPR Lestari WR. Supratman. Rp 501 Miliar dengan raihan nasabah aktif mencapai sekitar 8.700 orang. “Tabungan Jumbo
Acara pengundian ini disaksikan oleh Wow merupakan tabungan yang memberikan banyak manfaat, diantaranya bebas biaya
jajaran manajemen BPR Lestari, notaris, administrasi dan RTGS serta bebas biaya transfer ke bank manapun di seluruh Indonesia.
perwakilan Dinas Sosial Kota Denpasar, Bunganya juga tinggi, yakni 7% dan jangan lupa tabungan ini punya program berhadiah
serta 50 nasabah BPR Lestari. WOW,” terang Yoga.
Masih seperti tahun sebelumnya, Undian Semakin sering bertransaksi dan meningkatkan saldo, kesempatan nasabah untuk
Tabungan Jumbo Wow 2015 bagi-bagi memenangkan hadiah-hadiah keren di program Undian Tabungan Jumbo Wow pun semakin
sejumlah hadiah fantastis. Sebut saja satu besar. Mari coba kesempatan Anda di periode pengundian berikutnya! Tambah terus saldonya
unit Toyota Kijang All New Grand Innova, dan menangkan hadiahnya.
18 Vol. 62 | Apr-Mei 2015
Vol. 62 | Apr-Mei 2015 19
Warna - Warni Entrepreneur Festival 2015
Dari Penghargaan, Talkshow,
hingga Eksibisi Komunitas
“Entrepreneur Festival adalah ajang yang saya
apresiasi, karena tidak banyak yang peduli
dengan profesi pengusaha dan tantangan
yang akan mereka hadapi ke depan. Mari
kita buat mereka jengah dan berbenah untuk
hadapi MEA yang sudah didepan mata.”
- IB Rai Dharma Wijaya Mantra
Walikota Denpasar
Untuk kedua kalinya BPR “Banyak orang yang setelah bisnisnya pembicara utama. “Kekayaan seseorang
Lestari mempersembahkan sukses dan menghasilkan banyak laba, diukur dari seberapa banyak dan pintarnya
sebuah pesta tapi kemudian tidak mampu mengelola ia berinvestasi,” katanya di hadapan para
kewirausahaan bertajuk keuangan dengan baik dan benar. Ujung- penonton EF 2015, ketika ia membawakan
Entrepreneur Festival (EF). ujungnya investasi mereka tidak tumbuh. sesi financial planning. Safir Senduk juga
Bekerjasama dengan Sekolah Akuntansi Oleh karena itu, Entrepreneur Festival ingin menambahkan bahwa karakter pribadi
Keuangan dan Perbankan (AKUBANK) mengangkat topik tersebut dan mengedukasi seseorang sangat mempengaruhi cara ia
dan tim redaksi majalah Money & I, EF para pebisnis maupun karyawan tentang mengatur keuangan. Kendalikan gaya hidup
2015 digelar di Balai Pertemuan Bhumiku bagaimana menciptakan kekayaan dan dan fokus pada investasi yang diinginkan
Denpasar. Acara ini dihadiri oleh ratusan kemudian menjadikan kekayaan yang sudah adalah salah satu kunci kesuksesan
praktisi bisnis, pelaku usaha baik dari dihasilkan terus menghasilkan,” papar Arif perencanaan keuangan.
korporasi besar hingga UMKM, investor, dan Rahman, selaku Ketua Panitia EF 2015.
profesional muda. Di sesi workshop perencanaan keuangan, Alex
Safir Senduk, praktisi perencana keuangan P Chandra juga ikut membagi tips dan trik
Berbeda dengan penyelenggaraan tahun yang terkenal dengan bukunya Buka Usaha tentang cara berinvestasi yang benar. Bagi
sebelumnya yang mengangkat tema Nggak Kaya? Percuma..! didaulat sebagai Chairman BPR Lestari ini, ada empat hal yang
perencanaan dan pengembangan bisnis yang
berkelanjutan, Entrepreneur Festival 2015
justru mengambil tema seputar keuangan
dan investasi. “Mastering The Game of Money”
menjadi tajuk besar acara yang digelar pada
Sabtu, 28 Maret 2015 lalu ini.
20 Vol. 62 | Apr-Mei 2015
EVENT
Entrepreneur Festival 2015 dibuka>
dengan menyanyikan lagu Indonesia
Raya, yang dibawakan lewat petikan gitar
Balawan, kemudian dilanjutkan dengan
awarding ceremony serta talk show dengan
para pemenang penghargaan.
menentukan kesuksesan investasi seseorang,
yakni consistency, tap into the amazing
power of compounding, save more, dan asset
allocation. “Kaya itu sama dengan ketika hasil
investasi lebih besar daripada biaya hidup
kita,” serunya.
Eksibisi & Apresiasi
Satu hal yang menjadi pembeda di ajang Ada pula pencinta Hot Wheels yang yang memajang beragam figur animasi hasil
EF kali ini adalah adanya partisipasi memamerkan koleksi langka mereka. dari lipatan kertas.
dari komunitas kreatif Denpasar. Pun booth dari komunitas pencinta dan
Terdapat delapan komunitas kreatif yang pembuat komik bernama Comicotopia Tak habis sampai di sana, komunitas pencinta
memamerkan karya dan aktivitasnya. Seperti turut memamerkan hasil karya mereka. kamera analog Suku Analog menggelar
yang dilakukan kawan-kawan dari Komunitas Berdampingan dengan komunitas sebuah eksibisi mini yang memajang
Happy Cosplayer, di mana mereka berkostum penggemar paper craft bernama PERI Bali foto-foto dan koleksi kamera analog antik
dan memperagakan aksi dari karakter anime
yang mereka angkat.
Vol. 62 | Apr-Mei 2015 21
21
3 1 Peri Bali memperlihatkan seni mereka. Booth Suku Analog ini pun
4 berbahan kertas dengan tingkat didekorasi begitu unik, sehingga
5 kerumitan tinggi. menjadi sorotan tersendiri di gelaran EF
2015. Komunitas Urban Skecther juga
22 Vol. 62 | Apr-Mei 2015 2 Komunitas dari Suku membawa karya-karya sketch anggota
Analog Bali unjuk gigi dengan komunitas mereka untuk dipamerkan
menampilkan koleksi seni fotografi di EF. Bahkan festival sastra terbesar
mereka. se-Asia Tenggara, Ubud Writers &
3 Komunitas dari Dewata Readers Festival juga ikut memeriahkan
Diecast menampilkan koleksi pesta wirausaha ini. Terdapat sesi di
terbatas dari produk Hotwheels. mana komunitas Stand Up Comedy
Bali melakukan aksi komik mereka di
4 Komunitas Comicotopia tidak atas panggung serta penampilan dari
ketinggalan memperlihatkan komik komunitas Cosplay yang fashion show
- komiknya. dengan atribut warna-warni pakaian
unik mereka mencairkan suasana.
5 Teman - teman dari
komunitas Stand Up Indo Bali juga Melanjutkan tradisi di tahun
turut memeriahkan acara ini. sebelumnya, EF 2015 juga memberikan
semacam apresiasi atau penghargaan
khusus bertajuk M&I Awards kepada
beberapa wirausahawan terpilih yang mampu menjadi local champion,
baik di tingkat nasional maupun Internasional. Ada empat kategori
yang diperebutkan, yakni The Rookie of The Year, Wonder Woman of
The Year, Technopreneur of The Year, dan Lestari Entrepreneur of The Year.
“Wirausahawan yang berhasil masuk sebagai nominee adalah mereka
yang profilnya pernah diangkat oleh majalah BPR Lestari, Money & I
Magazine,” terang Alex P Chandra.
Untuk nominee di kategori The Rookie yang notabene penghargaan
khusus untuk wirausahawan muda diisi oleh nama-nama segar, seperti
Agung Istri Sari Dewi, Christian Bagus, Ayu Mellyta, dan Windu Segara
Senet. Penghargaan The Rookie pun berhasil diraih oleh Windu Segara
EVENT
Senet lewat usaha Mangsi Coffee-nya. Sementara untuk Wonder
Woman yang diunggulkan adalah Shinta Chrisna, Bintang Mira, Rani
Rai, IGAA Inda Trimafo Yudha, dan Swandewi. Nama Bintang Mira
lewat usaha Balibatiku keluar sebagai pemenang kategori Wonder
Woman. Sementara untuk kategori Technopreneur terdapat nama I
Made Artana, Hendra W Saputro, Wahya Biantara, dan Agung Oka
Sudarsana. I Made Artana, founder STMIK Primakara ini pun berhasil
meraih pemenang di kategori tersebut.
Lestari Entrepreneur of The Year adalah penghargaan tertinggi dari BPR
Lestari untuk entrepreneur paling berprestasi. Dari nama-nama nominee
seperti Sabbatha Rahzuardi, Jango Pramarta, Reno Nirmala, I Wayan
Tuges, Anom Wijaya Darsana, dan Mardi Sumitro. Walikota Denpasar
IB Rai Dharma Wijaya Mantra yang turut hadir di gelaran EF pun
mengumumkan nama Jango Pramartha lewat usaha Bog-Bog Magazine
lah yang keluar sebagai pemenang utamanya.
Dalam kesempatan tersebut bapak Walikota juga menyampaikan
bahwa event seperti Entrepreneur Festival merupakan salah satu ajang
yang patut diapresiasi. “MEA yang sudah didepan mata akan menjadi
ajang kompetisi para pegiat lokal dengan orang luar, karenanya kita
harus meningkatkan kualifikasi untuk bersaing dengan mereka,” ujar
beliau.
Entrepreneur Festival 2015 juga memberikan penghargaan khusus
untuk tokoh Bali yang mampu menginspirasi dan sukses berkiprah baik
di skala nasional maupun internasional. Penghargaan bertajuk The Icon
tersebut diberikan kepada gitaris I Wayan Balawan. Selain hadir untuk
menerima penghargaan, I Wayan Balawan juga turut memeriahkan EF
lewat permainan gitar jazzy-nya yang spektakuler. Bahkan, Balawan
sempat berkolaborasi dengan Chairman BPR Lestari, Alex P Chandra
menyanyikan sebuah tembang klasik, What a Wonderful World. Oleh
aksi mereka, Entrepreneur Festival 2015 pun semakin berwarna.
Vol. 62 | Apr-Mei 2015 23
EVENT
Para bintang yang bersinar di Entrepreneur Festival 2015
The Winner Goes To...
Penghargaan diberikan oleh Walikota Penghargaan diberikan oleh pemenang
Denpasara IB Rai Dharmawijaya Mantra The Wonder Woman 2014 Niluh Djelantik
“Lestari Entrepreneur of The Year 2015” “Wonder Woman of The Year 2015”
Jango Pramartha Bintang Mira
“Kelebihan BOG-BOG adalah Bog telah menjadi fenomena “Ini untuk membuktikan, bahwa Bintang Mira Afriningrum.
bagaimana kartun-kartunnya budaya pop tersendiri di ranah Bali punya batik, dan dapat Lewat brand Balibatiku, Bintang
mampu menyampaikan sebuah industri kreatif Indonesia. Tak berprestasi” Mira mencetuskan sebuah
pesan tanpa kata-kata. Itu yang hanya pujian berupa Rekor Muri, konsep Batik Bali. Ia percaya
berusaha ditonjolkan.” tetapi juga mendorong para - Bintang Mira Afriningrum - bahwa Bali memiliki motif Batik
- Jango Pramartha - generasi muda untuk melirik dengan ciri khasnya tersendiri.
profesi kartunis, tidak hanya M&I Awards Perempuan kelahiran 26 Maret
Penghargaan tertinggi M&I sebagai sekadar passion, tetapi mengapresiasi 1971 ini pun mengeksplor
Awards dan BPR Lestari juga masa depan mereka. penuh para keindahan Batik Bali dengan
yang dilabeli tajuk Lestari womanpreneur di Bali yang sukses menghadirkan motif-motif ikonik
Entrepreneur of The Year jatuh Dalam perkembangannya, mengembangkan usahanya dan Bali, seperti poleng, barong,
pada sesosok kartunis populer Bog-Bog juga muncul sebagai mengangkat identitas lokal. patra, dan ilustrasi seni tari Bali
Bali bernama Jango Pramartha. merchandise, jasa desain di atas lembaran kain katun.
Ia sukses membangun sebuah dan ilustrasi. Ia pun mampu Apresiasi tersebut pun
bisnis kreatif lewat brand menempatkan profesi kartunis tersematkan dalam kategori Selain itu, Bintang juga
majalah kartun pertama di bangsa ini di tingkat paling Wonder Woman. Penghargaan mengkreasikannya dalam barang
Indonesia, BOG-BOG. Meski di eksklusif. Terlebih dengan khusus untuk para wanita siap pakai, seperti gaun, baju,
awal karirnya, Jango harus jatuh konsep kreatif yang begitu Bali yang berjuang di dunia tas, sepatu, kipas, dan aksesoris
bangun membangun bisnis yang berani, yakni mengolah elemen kewirausahaan ini pun jatuh fashion lainnya. Upaya Bintang
berbekal passion tersebut. ‘kritik’ menjadi sebuah hiburan. pada sosok desainer bernama menjadikan Batik Bali naik kelas.
Semenjak dirilis Majalah Bog-
24 Vol. 62 | Apr-Mei 2015
Penghargaan diberikan oleh Peraih The Penghargaan diberikan oleh peraih The Technopreneur Award 2014
Rookie 2014 Dewandra Djelantik Putu Sudiartha ditemani oleh salah satu juri Sayu Sutrisna Dewi
“The Rookie of The Year 2015” “Technopreneur of The Year 2015”
Windu Segara Senet I Made Artana
“Untuk orang-orang muda, kopi bernama Mangsi Coffee “Kami di Primakara, memang mampu berkompetisi di industri
jangan pernah berhenti yang populer di kalangan kawula akan mengarahkan mahasiswa teknologi dan informasi, baik
menyerah, kejar apa yang muda Denpasar. Bahkan sejak untuk berkarir secara global atau di kancah nasional maupun
kamu inginkan, semua bisa 2004, sebelum kedai kopinya pun entrepreneur di bidang IT.” internasional.
tercapai kalau kita berusaha didirikan, Mangsi telah lebih -I Made Artana-
mewujudkannya” dahulu eksis menularkan “virus Dunia IT seakan menjadi api
- Windu Segara - minum kopi lokal” lewat produk- Technopreneur of The Year semangatnya dalam melahirkan
produk kopi racikanya. Dari adalah penghargaan ide segar dan inovasi kreatif
Rookie of The Year adalah periode 2004 – 2013, Mangsi khusus dari M&I Awards untuk setiap rancangan
penghargaan khusus bergerilya lewat bubuk kopi yang didedikasikan untuk bisnisnya. Dunia IT dan dunia
dari M&I Awards untuk kemasannya, namun baru di entrepreneur Bali yang mampu pendidikan pun kini bak
young entrepreneur, di mana tahun 2013 lalu impian Windu berinovasi dan mengaplikasikan dikawinkan oleh Made Artana
dengan kualifikasi usia di bawah untuk memiliki sebuah kedai kopi teknologi pada usahanya. di atas cita-cita mulianya. I
35 tahun. Penghargaan ini pun Mangsi terwujud. Predikat Technopreneur tahun ini Made Artana juga mengelola
jatuh pada dr. Made Windu pun jatuh pada I Made Artana. perusahaan yang masih
Segara Senet, S.Ked. Tapi, Windu Windu pun berhasil menciptakan Pria kelahiran 14 Agustus 1976 berkaitan dengan IT, yakni PT.
Segara Senet bukan sembarang sebuah kedai kopi yang tidak ini mendirikan sebuah lembaga Bali Soket Informindo, sebuah
dokter. Di balik profesi mulianya hanya berfungsi sebagai tempat pendidikan baru bernama STMIK perusahaan pengembang
di bidang kesehatan, pria ngopi dan nongkrong, tetapi juga Primakara yang berfokus dalam perangkat lunak.
kelahiran 10 Maret 1989 ini juga kegiatan kreatif yang menarik. mencetak para technopreneur
mengembangkan usaha kedai muda atau SDM Bali yang
Vol. 62 | Apr-Mei 2015 25
“The ICON 2015”
I Wayan Balawan
Populerkan Bali Lewat Musik
The Icon adalah penghargaan khusus M&I
Magazine dan BPR Lestari untuk tokoh
Bali yang mampu menjadi inspirator dan
bertindak sebagai inovator yang sukses
berkiprah bukan hanya di tingkat lokal,
namun juga kancah nasional. Pada tahun lalu, penghargaan
ini jatuh kepada Joseph Theodorus selaku pendiri Joger.
Dan untuk tahun ini, The Icon of The Year diberikan kepada
Balawan, sosok musisi dan gitaris handal yang sukses
mengukir prestasi bukan hanya di dalam negeri ataupun
nasional, namun juga hingga ke mancanegara.
THE ICON! Pria kelahiran 9 September 1973 ini lebih dikenal sebagai
Penghargaan yang musisi Jazz Indonesia. Namanya berkibar lantaran ia
diberikan kepada menguasai teknik bermain gitar Touch Tapping Style. Ia juga
tokoh lokal yang telah membentuk sebuah grup musik etnik bernama Batuan
meraih prestasi secara Ethnic Fusion, di mana para pemusik di dalamnya merupakan
luas. Penghargaan ini seniman dari kampung halamannya sendiri, yakni Desa
untuk mendorong agar Batuan Gianyar. Ia pun secara lihai menggabungkan
banyak insan-insan musik etnik gamelan Bali dengan petikan gitar jazzy-nya.
lokal yang mengejar Bersama Batuan Ethnic Fusion, Balawan telah melahirkan
prestasi hingga tingkat album Globalism, di mana kental dengan atmosfer musik
nasional. eksperimental, namun mampu menuai respon positif di
industri musik nasional.
Di Batuan Ethnic Fusion, Balawan mengombinasikan alat
musik gitar, drum, bass, dengan alat-alat musik tradisional
Bali, di mana mampu menghasilkan suara-suara baru yang
menjadi ciri khasnya. Balawan juga mulai mengembangkan
teknik tapping pada permainan gitarnya. Dengan
menggunakan seluruh jari-jarinya, Ia pun mulai memainkan
nada-nada jazz dengan pentatonik nada-nada Bali.
26 Vol. 62 | Apr-Mei 2015
EVENT
Proses Penilaian & Screening
Lestari Entrepreneur of The Year
dan M&I Award 2015
• Brand-nya populer, diliput media secara
luas, berprestasi atau produknya diekspor
ke pasar internasional.
• Ada sejumlah outstanding move yang
dilakukan oleh pengusaha, sehingga
bisnisnya bertumbuh.
• Skala bisnisnya memungkinkan untuk
terus bertumbuh dan model bisnisnya bisa
ditiru serta mampu menjadi inspirasi bagi
siapa saja yang hendak mendirikan usaha
serupa (mampu diraih).
• Menjaga kearifan lokal (force for good).
Bagaimana proses penilaian di lakukan? Diawali dari screening data narasumber, Bobot Penilaian
di mana redaksi Money & I memilih narasumber berdasar performa perusahaan • Kreativitas 40%
yang dinilai inspiratif dan sarat pembelajaran. Kemudian dikelompokkan menjadi • Brand Awareness 30%
4 kategori dalam dua penghargaan, M&I Award dengan kategori ‘The Rookie’ untuk • Local Content / Kearifan Lokal 30%
pengusaha dengan usia di bawah 35 tahun, ‘The Wonder Woman’ untuk pengusaha
wanita dan ‘The Technopreneur’ bagi pengusaha di bidang teknologi. Dan penghargaan kedua Untuk M&I Award, hasil tabulasi untuk
adalah ‘Lestari Entrepreneur of The Year’, penghargaan yang diberikan kepada pengusaha yang The Rookie diberikan kepada Windu Segara
skala bisnisnya masif dan diakui secara nasional dengan ide yang kompetitif. Proses penjurian yang memperoleh score 171, meninggalkan
dilakukan pada tanggal 6 Maret 2015 dengan ketua juri I.A. Selly Dharmawijaya Mantra dan nominator lainnya yang memperoleh score di
beranggotakan Sayu Sutrisna Dewi (Dosen Universitas Udayana dan pegiat kewirausahaan), bawah 160. Persaingan ketat justru terjadi di
Arif Rahman (Pemimpin Redaksi majalah Money&I) serta pemenang The Rookie Award 2014 kategori Wonder Woman dan Technopreneur.
Dewandra Djelantik, Wonder Woman Award 2014 Niluh Djelantik dan Putu Sudiartha selaku Masing-masing diraih oleh Bintang Mira yang
peraih Technopreneur Award 2014. memperoleh score 161 dan I Made Artana
dengan score 164, mereka hanya unggul 1 dan
Terdapat beberapa kriteria penilaian dengan bobot yang berbeda, yakni : 2 poin dari nominator lainnya. Selamat untuk
• Bisnisnya sudah eksis sedikitnya 5 tahun. para pemenang, terus berkarya dan jangan
• Produk & performa perusahaan excellent. berhenti menebar inspirasi.
Vol. 62 | Apr-Mei 2015 27
INSIGHT
Yuswohady viva.co.id
Praktisi Pemasaran dan ex. Sekjen
Indonesia Marketing Association
www.yuswohady.com
“ Salah satu ciri lain dari AKIK
kelas menengah adalah
mereka mulai memiliki Heboh batu akik menyapu memiliki daya beli tinggi (high buying power).
uang menganggur yang seluruh pelosok negeri. Di Kedua, berpengetahuan dan berwawasan
bisa diinvestasikan ke mana-mana orang ngobrolin luas (knowledgeable) mengingat sumber-
dalam berbagai bentuk Batu Akik. Berbicara tentang sumber informasi terbuka luas terutama
portfolio investasi mulai Batu Akik kini tak kalah internet. Ketiga, antar terhubung satu sama
dari deposito, emas, seru dibanding ngomongin sepak bola. Bisa lain (socially-connected) melalui media baru
properti hingga saham.” seharian dan enggak ada habisnya. Bisnis seperti Blog, Twitter, atau Facebook.
batu akik pun tumbuh bak jamur di musim
28 Vol. 62 | Apr-Mei 2015 hujan. Batu Bacan, Batu Garut, Batu Sungai Harus diingat, fenomena heboh Akik adalah
Dareh, Batu Kalimaya, atau Batu Giok Aceh fenomena kelas menengah. Kenapa? Karena,
menjadi “selebritis” yang diburu penghobi tak seperti dulu-dulu, harga Akik kini sudah
dan kolektor Batu Akik. Harganya ampuuun, cukup mahal dari ratusan ribu sampai jutaan
konon ada yang mencapai miliaran rupiah rupiah. Yang mampu mengoleksi beragam
batu akik bernilai jutaan, puluhan juta,
Menggeliatnya bisnis Batu Akik menarik bahkan ratusan juta hanyalah (minimal)
ditinjau dari sudut pandang kalangan kelas kalangan kelas menengah. Karena jumlah
menengah (saya menyebutnya: Consumer kelas menengah begitu besar mendominasi
3000). Di buku saya Consumer 3000, saya penduduk kita, tak heran jika heboh Akik ini
menyebut konsumen dari kalangan kelas meluas demikian hebatnya.
menengah ini memiliki tiga ciri. Pertama,
INSIGHT
“Bisnis batu akik tidak bahkan harganya mencapai ratusan juta mencapai Rp. 18 miliar, wow! Obsesi menjadi
tepat dikatakan sebagai bahkan miliaran rupiah. jutawan atau miliarder dengan mudah
investasi, lebih tepatnya dan instan inilah yang menjadi penyulut
adalah spekulasi.“ Nah, ketika hobi dan investasi ini bisa maraknya bisnis ini beberapa tahun terakhir.
- Yuswohady bersatu-padu dalam entitas bisnis Akik, maka Semua orang terbuai oleh obsesi menjadi
tak mengherankan jika bisnis ini menjadi kaya mendadak.
Dari sudut pandang konsumen kelas pilihan yang seksi bagi kalangan kelas
menengah, ada tiga alasan yang menjadikan menengah. Mereka gegap gempita memburu WOM Bak Virus
bisnis ini demikian heboh. bisnis ini.
Alasan ketiga adalah hadirnya media
Hobi Plus Investasi, Why Not!? Instant Financial Freedom sosial yang memainkan peran kunci dalam
“menggoreng” nilai Batu Akik yang gila-
Alasan pertama dari sisi hobi dan investasi. Alasan kedua dari sisi mimpi kelas menengah gilaan. Seperti saya ungkapkan di depan
Kelas menengah adalah konsumen untuk mencapai kebebasan finansial (financial konsumen kelas menengah adalah kalangan
yang kebutuhan-kebutuhannya mulai freedom). Inilah mimpi terbesar dari kalangan yang socially-connected alias terhubung satu
sophisticated, tak melulu mencukupi kelas menengah kita. Kerja habis-habisan sama lain oleh media seperti Blog, Twitter,
kebutuhan sandang-pangan-papan. Dengan di usia muda, lalu memasuki usia 40 atau 50 atau Facebook. Dengan adanya media sosial,
kemampuan keuangan dan daya beli yang tinggal ongkang-ongkang kaki menikmati informasi apapun merambat demikian cepat.
lumayan, mereka mulai membutuhkan hidup dengan bunga deposito atau gain Contohnya harga Batu Akik Rp.18 miliar tadi,
hiburan, liburan, atau memanjakan hobi. saham. Nah, bisnis Batu Akik bisa menjadi bisa merambat demikian cepat menghasilkan
Tak mengherankan, jika bisnis hiburan medium baru bagi kalangan kelas menengah promosi dari mulut ke mulut (Word of Mouth,
(contohnya: karaoke), liburan (contohnya: kita untuk mewujudkan kebebasan WOM) yang menjadikan bisnis ini demikian
liburan ke Singapura), dan hobi (contohnya: finansial tersebut dengan cara aji mumpung hot dan atraktif.
hobi otomotif) merupakan bisnis yang memanfaatkan harganya gila-gilaan.
pertumbuhannya menggeliat luar biasa. Nah, Komunitas-komunitas batu akik, baik offline
contoh hobi yang kini kian mereka gemari Sesungguhnya tidak tepat mengatakan bisnis maupun online, menjadi agen yang penting
adalah mengoleksi Batu Akik. Batu Akik sebagai investasi, lebih tepatnya bagi terwujudnya WOM tersebut. Melalui
adalah spekulasi. Ya, karena tingginya nilai percakapan di dalam dan antar komunitas
Hobi mengoleksi Batu Akik kini menjadi Batu Akik belum sepenuhnya teruji. Takutnya itulah nilai bisnis Batu Akik “digoreng”
spesial bagi kelas menengah mengungguli harga batu Akik yang melambung akhir-akhir sehingga memiliki daya tarik yang luar biasa.
hobi-hobi yang lain, karena di dalamnya ini adalah anomali. Tak tertutup kemungkinan Kisah-kisah sukses pebisnis Batu Akik begitu
terdapat unsur investasi. Perlu diingat, tiga bulan dari sekarang nilainya jatuh seperti bombastis disebarkan melalui media sosial
salah satu ciri lain dari kelas menengah yang dialami Anthorium beberapa tahun lalu. bak virus ganas. Dari situ muncul exuberance
adalah mereka mulai memiliki uang So, maraknya bisnis akik akhir-akhir ini tak alias kegairahan luar biasa untuk berbisnis
menganggur (discretionary income) yang bisa lain adalah cermin dari “irrational exuberance” Batu Akik. Tak hanya dari kalangan yang
diinvestasikan ke dalam berbagai bentuk (meminjam Alan Greenspan) untuk telah lama berkecimpung di bisnis ini, tapi
portofolio investasi mulai dari deposito, mewujudkan kebebasan finansial dengan terutama orang-orang awam dan pebisnis-
emas, properti, hingga saham. Batu Akik cara-cara yang instan. pebisnis Batu Akik dadakan. Harap diketahui,
berpotensi menjadi portofolio investasi yang yang justru heboh adalah yang terakhir ini.
menarik akhir-akhir ini karena nilainya yang
terus naik. Kabar burung yang terdengar Para “pelaku dadakan” bisnis Akik ini Harus diakui heboh bisnis akik membawa
terobsesi untuk kaya mendadak karena manfaat ekonomi yang positif bagi kita
terbius oleh simpang-siur informasi semua. Karena itu saya selalu berdoa, agar
mengenai tingginya nilai Batu Akik. Saya heboh bisnis ini bisa berlangsung terus dan
misalnya, menemukan di salah satu posting di sustainable. Jangan sampai kejadian heboh
media online, bahwa harga satu Batu Akik bisa Anthorium atau Ikan Louhan terulang.
Vol. 62 | Apr-Mei 2015 29
EVENT
CIMB NIAGA CIMB Niaga kembali menaruh kepercayaannya
Kembali terhadap BPR Lestari dengan melanjutkan kerjasama
Percayakan linkage program yang sempat sukses dijalankan di tahun
Linkage dengan 2014. Sementara itu untuk tahun ini, adapun dana
BPR Lestari kredit yang dikucurkan oleh CIMB Niaga sejumlah Rp
150 miliar. Lewat suntikan dana tersebut diharapkan BPR Lestari
mampu meningkatkan penyaluran kredit di sektor UMKM Bali
secara merata.
Jumat (13/3) lalu di Kantor Pusat BPR Lestari, Teuku Umar,
penandatanganan kerjasama linkage dihadiri oleh Pribadi Budiono,
Direktur Utama BPR Lestari dan Ida Bagus Harta Mulyana, selaku
Bali Commercial Linkage Business Manager, CIMB Niaga. “Kami
30 Vol. 62 | Apr-Mei 2015
EVENT
lihat kerjasama di tahun sebelumnya sangat kepada sektor perdagangan, pertanian dan Pribadi berharap di tengah persaingan yang
bagus dengan BPR Lestari, sehingga kami industri rumah tangga. Di tahun 2014, BPR semakin ketat, baik dalam pengumpulan dana
ingin melanjutkannya kembali. Selain itu Lestari telah mencapai kinerja bisnis yang maupun kredit, BPR Lestari mampu menjaga
BPR Lestari juga kami anggap sebagai mitra sangat menggembirakan lewat penyaluran tren positif dalam ekspansi bisnisnya. “Hal ini
strategis dalam mendukung program kami kredit mencapai Rp 1,760 triliun. sejalan dengan keinginan kami untuk dapat
di sektor UMKM” ungkap Ida Bagus Harta terus berperan optimal dalam mendorong laju
Mulyana. Tidak hanya itu, aset investasinya juga perekonomian Bali khususnya,” terangnya.
menembus angka Rp 2,6 triliun. Tidak hanya Lewat pencapaian aset di angka Rp 2,602
“Kami berharap kerjasama ini bisa CIMB Niaga yang memperpanjang kerjasama triliun di tahun 2014 menjadikan BPR Lestari
memberikan kontribusi yang positif bagi linkage program-nya dengan BPR Lestari di mampu mempertahankan prestasinya
pengembangan sektor UMKM di Bali,” kata tahun 2015, melainkan juga BII juga secara sebagai BPR Lestari ketiga terbesar di tingkat
Pribadi Budiono. Ia juga menyebutkan bahwa resmi mengucurkan dana kredit sebesar Rp nasional.
kredit tersebut mayoritas akan disalurkan 150 miliar di program serupa.
Vol. 62 | Apr-Mei 2015 31
SPECIAL FEATURE
Raih Mimpi
Lewat Dunia
Animasi
LORD OF THE RING BERHASIL MERAIH SEBELAS NOMINASI PADA ACADEMY
AWARDS. KATEGORI YANG DIMENANGKAN ADALAH BEST VISUAL EFFECTS,
BEST ART DIRECTION, BEST COSTUME DESIGN, BEST DIRECTING,
BEST FILM EDITING, BEST MAKEUP, BEST MUSIC (ORIGINAL SONG),
BEST MUSIC (ORIGINAL SCORE), BEST SOUND MIXING, BEST ADAPTED
SCREENPLAY SERTA BEST PICTURE.
Jika Anda penggemar film, pasti dibiarkan terus bekerja tanpa putus. “tingkat dewa”. Dan tentu saja dengan
tidak asing dengan trilogi tersukses Bahkan mirisnya, salah satu komputer yang pengerjaan waktu hingga bertahun-tahun
sepanjang sejarah Lord of the Ring. digunakan akhirnya meleduk (mainboard yang melibatkan ratusan orang.
Total meraih 17 piala Oscar, di mana terbakar), karena tidak sanggup dipaksa
franchise puncaknya Return of The King, bekerja diluar kapasitas kemampuan. Fantastisnya, The Lord Of The Ring menjadi
meraih 11 diantaranya dari 11 nominasi. Tapi satu-satunya dalam sejarah piala Oscar
tahukah Anda bahwa film ini, untuk proses Render adalah proses membuat gambar dari genre film fantasi yang mampu
render-nya saja membutuhkan waktu 1 hari menjadi utuh. Semakin detil obyek yang memenangkan penghargaan ini, dan telah
per frame [1 detik = 24 frame] yang dikerjakan diciptakan, maka render nya akan semakin membukukan pendapatan mencapai $ 2,9
dengan komputer super mahal seri terbaik. lama. Animasi 2 dimensi akan lebih mudah miliar dari penayangannya di seluruh dunia.
di-render daripada yang 3 dimensi atau, yang
Ketika tim M&I menggelar event Entrepreneur memiliki tingkat presisi visual lebih detil Sementara biaya pembuatannya tak lebih
Festival bulan lalu, kami juga berhadapan daripada yang 2 dimensi. dari $ 297 juta. Ini artinya, film ini meraih
dengan situasi ini. Beberapa sesi acara diisi laba hingga $ 2,6 M atau setara dengan Rp.
dengan tampilan gambar video animasi Mengejar Lord of The Ring 3,4 T . Jumlah ini, 13 kali lebih besar dari
singkat, mulai dari opening hingga video Dalam Film Lord of the Ring, kita melihat pada penerimaan daerah Kota Denpasar
profil. Untuk membuat video pendek bagaimana semua visual yang ditampilkan tahun 2014 lalu. Wow!
tersebut, Wahyu dari tim desain kami, demikian nyata. Naga dengan kobaran
membutuhkan waktu hingga berhari-hari apinya, monster-monster bernama Orc
hanya untuk proses render. yang tampak buas, bahkan kampung Peri
Selama proses ini, komputer hanya Rivendell yang demikian memukau. Semua
digunakan untuk satu fungsi saja, dan itu hanya bisa tercipta dengan motion graphic
32 Vol. 62 | Apr-Mei 2015
SPECIAL FEATURE
www.panduaji.net
Sulitnya pengerjaan film animasi menjadikan Kemudian diikuti dengan Jepang yang ”Dikemplang” Upin & Ipin
industri ini padat karya, melibatkan populer lewat komik-komiknya, sebelum Mahal dan rumitnya proses dalam industri
ratusan orang dengan kemampuan teknik akhirnya bertransformasi dalam bentuk animasi, akhirnya hanya menjadikan orang-
tingkat tinggi dalam proses pengerjaannya. film. Praktis, ketika bicara film animasi, orang Indonesia yang berminat pada genre
Beberapa anak-anak muda bertalenta di maka dua negara itulah yang menjadi kiblat, ini memilih mengerjakan proyek-proyek
Indonesia, banyak yang tercatat pernah pemain utama nyaris tanpa pesaing. Selama kecil. Animasi pendek untuk iklan, opening
terlibat dalam pembuatan sejumlah film-film berdekade, persepsi ini bertahan kokoh. video tayangan televisi atau yang paling jauh
besar Hollywood seperti seri Transformer. Seolah ingin menyampaikan bahwa industri adalah membantu proyek-proyek industri
Dan banyak diantara mereka yang hanya animasi, sepertinya memang bukan domain besar dari Amerika dan Jepang. Dan ini
kebagian tugas “ringan”. Mereka kadang negara-negara kecil, seperti Indonesia, yang cukup untuk membuat hati nyaman dan
hanya mengerjakan bagian efek lightning sebaiknya hanya berkutat dengan agribisnis tenang. Selama bertahun-tahun kita terbuai
saja, yang durasinya selama beberapa detik atau kerajinan tangan semata. dengan zona peraduan ini.
selama 6 bulan proses penyelesaiannya.
Teknologi terbaik yang mampu kita buat Namun sejak awal periode 2000-an, seluruh
Industri animasi sendiri telah berkembang dalam perfilman adalah dengan wayang masyarakat perfilman Asia dikagetkan
di Amerika sejak tahun 70-an, di mulai dari boneka yang booming tahun 80-an lewat dengan Malaysia, negara tetangga kita ini,
Walt Disney dengan berbagai impiannya. tokoh si Unyil. mampu memproduksi serial film animasi
Vol. 62 | Apr-Mei 2015 33
SPECIAL FEATURE
berlogat Melayu, berbicara dengan istilah
kata bahasa Malaysia dan menyampaikan
gurauan “betul… betul… betul” ala tokoh
rekaan dari negeri jiran tersebut.
Kondisi ini, membuat semua pelaku kebijakan
publik di negeri ini bak kesambar petir. Shock
therapy dari Upin dan Ipin menjadi sengatan
yang membangunkan kita dari tidur nyenyak
yang nyaman. Kenapa Malaysia yang berjarak
beberapa ‘jengkal’ sanggup menari-nari di
halaman rumah kita dengan hasil produksi
mereka.
www.kaskus.com Struktur kementrian pun diubah dengan
menghadirkan posisi baru “Ekonomi Kreatif”,
dengan durasi 30 menit berjudul Upin dan yang tujuannya khusus untuk mendorong
Ipin. Film ini bukan hanya sukses dari sisi terciptanya atmosfer positif dunia perfilman
visual yang rapi, tapi juga dari sisi cerita yang kita, termasuk diantaranya animasi. Swasta
lekat dengan kehidupan masyarakat melayu. dididorong dengan sejumlah insentif untuk
Hanya dalam waktu singkat, Upin dan Ipin proyek-proyek animasi. Sekolah-sekolah
menjadi “virus” baru yang digemari tidak animasi berdiri dan mulai berproduksi.
hanya oleh anak-anak, namun juga orang- Banyak diantara mereka mendapat bantuan
orang dewasa dan remaja. pendanaan dari pemerintah, baik pusat
maupun daerah. Semua buka mata, gara-gara
Tidak berhenti disitu, keberhasilan Upin dan “dikemplang” Upin dan Ipin.
Ipin seolah meruntuhkan tembok besar yang
mengungkung. Mulailah film-film animasi Industri animasi sendiri terus berkembang,
lain di produksi. Yang mulai meraih perhatian dari yang awalnya hanya 2 dimensi,
sebaik Upin dan Ipin adalah Bo Bo Boi. kemudian menjadi 3 dimensi. Belakangan
Keberhasilan Malaysia, diikuti oleh India. kita bisa menyaksikan sejumlah film dengan
Yang diam-diam juga mampu melahirkan format 4 dimensi. Tingkat ketajaman gambar
film-film animasi ciamik dan mendapat rating juga semakin presisi dengan high resolution
tinggi di Indonesia. Serial Khrisna adalah berekstensi Blu-Ray dan setaranya.
salah satunya.
Kemajuan teknologi ini, menjadikan gambar
Invasi film animasi ini, kemudian berdampak nyata dan fantasi semakin tipis. Dalam film
luas bahkan ke budaya anak-anak kita. Lord of The Ring, kita bisa melihat tampilan
Banyak diantara mereka yang pandai visual yang seoalah nyata padahal faktanya
hanyalah tampilan “green screen” yang
ditransformasi dalam tabung komputer
menjadi obyek khayalan. Bahkan dalam
beberapa scene, banyak peran stuntman yang
34 Vol. 62 | Apr-Mei 2015
SPECIAL FEATURE
www.nocookie.net
“Kerjaan untuk animator melakukan adegan berbahaya mulai diganti animasi itu sangat cerah sekali, asalkan
di Indonesia masih dengan CGI, atau ribuan pasukan tentara jangan cari kerjanya di Indonesia. Kalau
sedikit. Kalau pun ada, yang hanya berupa manipulasi visual effect. bisa kerja di luar dulu beberapa tahun,
tetapi dalam hal apresiasi kalau sudah punya networking yang kuat,
masih kurang. Industrinya Berbagai kemajuan ini, membuat kita bisa dikerjakan di Indonesia. Kerjaan untuk
belum ada di sini. Saya semakin tertinggal. Padahal sejak suksesnya animator di Indonesia masih sedikit. Kalau
belum tahu nanti 5 tahun film-film Doraemon, Dragon Ball, Sinchan dan pun ada, namun dalam hal apresiasi masih
ke depan apakah profesi serial manga Jepang di Indonesia tahun 90- kurang. Industrinya belum ada di sini. Saya
animator bisa cukup an, sudah merupakan clue bahwa industri ini belum tahu nanti 5 tahun ke depan apakah
menjanjikan di Indonesia. bergelimang peluang. Kita diam sementara profesi animator bisa cukup menjanjikan
Kita lihat saja nanti.” Malaysia dan India bergerak mengejar di Indonesia. Kita lihat saja nanti,” ujarnya
ketertinggalan. Mereka berhasil dan sudah kepada reporter kami.
berada jauh di depan, kita baru melek dan
mulai memproduksi. Memang, saat ini pelan tapi pasti, film-film
animasi karya anak negeri mulai diproduksi.
Agung Oka Sudarsana, salah satu penggiat Adit dan Sopo Jarwo adalah salah satunya.
industri animasi di Bali belum melihat Sedikit terlambat, tapi lebih baik daripada
prospeknya bagi animator lokal berkarir tidak sama sekali. Kita semua berharap, ini
di dalam negeri, bisa sebaik jika berkarir adalah awal dari bangkitnya industri animasi
diluar negeri. “Bagi saya, kerja di industri di Indonesia, tak terkecuali di Bali.
Vol. 62 | Apr-Mei 2015 35
SPECIAL FEATURE
TOHPATI Dalam beberapa tahun terakhir, pemerintah membangun
IT Park zona klasifikasi industri di kawasan Indonesia. Bali pun
Centre terpilih menjadi zona pengembangan untuk Industri
kreatif. Salah satu bentuk kongkrit dari program
36 Vol. 62 | Apr-Mei 2015 pemerintah ini dengan mendirikan Bali Creative Centre,
sebuah kawasan yang diisi oleh semua pelaku bisnis kreatif. Salah satu
gedungnya adalah IT Park Centre, diharapkan nanti ide ini bisa menjadi
“Silicon Valley” nya Bali.
Untuk start perdana, kami dari Money&I mendapat undangan dari
Disperindag (Dinas Perindustrian dan Perdagangan) selaku inisiator
program ini untuk menyeleksi sejumlah start up yang akan diinkubasi di
disini. Ini merupakan undangan kedua, ketika tahun sebelumnya kami
juga di undang saat proses peresmiannya.
IT Park Centre sendiri dilengkapi dengan berbagai fasilitas yang
mumpuni. Semua teknologi terbaru ada diruangan ini. Fasilitas meeting
yang mewah dengan LCD proyektor interaktif super jumbo, Ruang
theater, motion graphic dan beragam high tech lainnya. Tidak ketinggalan,
SPECIAL FEATURE
ada kafetaria serta interior yang di konsep
demikian funky dan cozy. Konsep ini selaras
dengan semangat kreatif yang hendak
didorong.
Jika nantinya diisi dengan anak-anak muda
bertalenta, maka bukan tidak mungkin
tempat ini akan jadi awal lahirnya film-film
animasi berkualitas tanah air.
Vol. 62 | Apr-Mei 2015 37
INTERVIEW INTERVIEW
Agung Oka Sudarsana - Timeline Studio
Animasi Jepang
Made in Bali
Sebuah studio animasi Bali berkontribusi dari 30 judul film animasi Jepang yang mencetak SDM-SDM profesional bidang
dalam pembuatan sejumlah kartun elemen latar belakangnya dikerjakan animasi yang siap pakai di industri.
populer produksi Jepang. oleh Timeline Studio. Selain Sinchan dan
Doraemon, ada serial animasi lainnya Money & I Magazine berkesempatan
Siapa sangka kartun-kartun yang banyak digandrungi anak-anak, mewawancarai Agung Oka di kantor
populer asal Jepang, seperti seperti One Piece, Prince of Tennis, Fairy Timeline Studio. Pria asli Negara ini
Doraemon, Crayon Sinchan, Tale, B-Daman, dan lain-lain. pun menceritakan latar belakang
dan One Piece dikerjakan di berdirinya Timeline dan aktivitas kreatif
Bali. Ya, tepatnya di sebuah Tak hanya menerima proyek film di dalamnya. Berikut petikan wawancara
studio animasi bernama Timeline Studio animasi dari luar negeri, di dalam panjangnya!
yang dirintis oleh Agung Oka Sudarsana negeri pun Timeline sering mendapat
bersama saudaranya Agung Sanjaya. tawaran proyek dalam negeri. Misalnya Boleh tahu sekarang Timeline Studio
Studio yang berlokasi di bilangan Gatot mengerjakan film animasi pendek, sedang sibuk mengerjakan project apa?
Subroto Barat ini kerap menerima proyek iklan-iklan animasi dari produk
dari beberapa studio animasi Jepang makanan ringan, video klip musik hingga Sedang mengerjakan proyek animasi
ternama, bahkan proyek animasi dari pengerjaan visual efek sebuah film lokal. untuk LSM Internasional tentang
Hollywood pun pernah dikerjakannya. Bahkan Timeline juga pernah diajak kerja kampanye pemberantasan rabies.
sama dengan Kementerian Pariwisata Nantinya kampanye dengan kemasan
Untuk proyek-proyek animasi luar, dan Ekonomi Kreatif Indonesia beberapa animasi ini akan diputar di beberapa
Timeline Studio biasanya dilibatkan tahun lalu untuk mengerjakan seri-seri negara di Asia. Sekarang masih tahap
dalam pengerjaan background animasi dari animasi Cerita Rakyat Nusantara. produksinya. Kalau proyek animasi
saja. Misalnya di setiap seri Crayon Jepang sih masih kami kerjakan, salah
Sinchan, Timeline bisa memproduksi Oleh Agung Oka Sudarsana, bisnis satunya Sinchan The Movie. Studio
100 buah latar belakang animasi Timeline Studio pun dikembangkan animasi Jepang memang lebih lancar
yang dirampungkannya dalam waktu sedemikian rupa. Tidak hanya berkutat memberikan project, mungkin karena
seminggu. Detil-detil rumah beserta di animasi dan multimedia, tetapi juga networking kami yang lebih kuat di sana
kelengkapannya, pohon-pohon, langit merambah dunia pendidikan dan event dan mereka tahu kualitas kami seperti
biru, halaman, dan segala macam suasana organizer. Bahkan lewat sekolah animasi, apa. Kebanyakan studio animasi di
latar belakang animasi. Tercatat lebih Bali Media College yang didirikannya Indonesia itu seperti pengrajin. Kalau ada
sejak 2013 lalu, ia bercita-cita untuk yang ngorder baru bisa kerja.
38 Vol. 62 | Apr-Mei 2015
Vol. 62 | Apr-Mei 2015 39
INTERVIEW
“Kalau project Sinchan permintaan dari industri animasi di
Singapura.
akan ada tim dari tiga
Bisa ceritakan bagaimana sistem pengerjaan
negara yang mengerjakan, proyek animasi yang dilimpahkan dari studio
animasi Jepang kepada Timeline Studio?
yakni Bali, Korea dan
Kerja project seperti ini kan kerja tim. Masing-
Jepang untuk mastering masing seri itu pengerjaannya satu bulan.
Nanti timnya akan dibagi. Kalau project
dan finishing keseluruhan Sinchan akan ada tim dari tiga negara yang
mengerjakan, yakni Bali, Korea, dan Jepang
materinya. Setelah untuk mastering dan finishing keseluruhan
materinya. Setelah pengerjaan detil, seperti
pengerjaan detil, seperti background dan karakter selesai baru
yang studio Jepang mengerjakan tahap
background dan karakter produksi akhirnya. Biasanya satu studio bisa
menangani puluhan proyek. Nah mereka
selesai baru yang studio ngetrend di Bali, jadi masih sulit mencari secara rutin menyalurkan proyek itu ke kita.
orang yang skill-nya bisa membuat gambar Bahkan satu studio saja, saya kewalahan
Jepang mengerjakan tahap bergerak. Alhasil yang bisa dimulai lebih menanganinya, karena terlalu banyak seri
cepat hanya untuk pengerjaan background. sementara SDM kita terbatas. Kalau mau
produksi akhirnya..” Kebetulan di Bali kita banyak punya bakat- nambah di divisi background itu kita harus
bakat pelukis. Pembuatan background ini training dan ngajar mereka lagi. Itu butuh
Bagaimana cikal bakal pendirian Timeline sangat cocok dengan skill yang mereka waktu lama. Jadi kita kerjakan apa yang kita
Studio ini? punya. Tinggal beri sedikit pengarahan bisa saja dulu.
saja sudah bisa membuat background yang
Kenapa saya membuat studio animasi di Bali diharapkan. Kalau diperhatikan secara seksama,
ini sebenarnya awalnya untuk memenuhi animasi Jepang itu antara suara dubbing dan
permintaan seorang klien dari salah satu Di Indonesia sendiri, Anda tahu ada berapa gerakan mulutnya pasti enggak pas. Beda
studio animasi Jepang yang waktu itu ingin banyak studio animasi seperti Timeline ini? dengan animasi Walt Disney itu pasti pas
memberikan project untuk saya, tapi dia antara mimik dan suaranya. Karena proyek
minta agar kami mengerjakannya di Bali. Ia Di Indonesia sendiri, enggak cuma studio pengerjaan di sana sistem kerjanya beda.
menaruh ekspektasi yang tinggi terhadap kami yang eksis. Ada kok studio animasi Mereka dubbing dulu baru gambar. Tapi
tenaga kerja animasi di Bali, karena dia pikir besar di Batam, bahkan perusahaan kalau di Jepang, gambar dulu baru dubbing,
SDM di sini tidak terlalu mahal dan bisa mereka lebih besar dengan tenaga kerja makanya sering enggak pas. Kami pernah kok
meringankan ongkos produksi mereka. Nah, animator mencapai ratusan. Orderannya ngambil project dari Amerika dan memang
saya ditantang untuk mewujudkan studio pun juga banyak dari Singapura dan Jepang. cenderung lebih sederhana pengerjaannya.
animasi di sini dan saya pikir kenapa enggak, Perkembangan studio animasi di Batam
toh dari segi skill kita enggak kalah kok. sangat pesat, terutama karena adanya Perbedaan apa yang mendasar dari
banyak permintaan dari studio animasi pengerjaan background dengan karakter?
Di awal-awal Timeline ini berdiri, proyek Singapura yang biasanya mengerjakan
yang kami terima lebih fokus pada proyek Hollywood. Saya pikir studio yang Secara teknis keduanya sangat berbeda.
pengerjaan background animasi. Bukan di di Batam ini berdiri juga karena adanya Kalau pembuatan karakter itu harus
karakter, karena waktu itu animasi belum memikirkan gerakan. Kalau membuat
background itu ya seperti melukis. Tapi tidak
40 Vol. 62 | Apr-Mei 2015
INTERVIEW
“Kebanyakan studio animasi dialognya. Kemudian barulah menuju menggambar. Pasti harus sesuai dengan
di Indonesia itu seperti proses drawing terhadap background dan permintaan dari yang meng-order. Tidak
pengrajin. Kalau ada yang karakter animasi yang ingin diciptakan. bisa seenak sendiri bikin karakter. Kalau
ngorder baru bisa kerja...” Tiga komponen lainnya yang sangat sendiri-sendiri sih gimana aja bisa, mau
urgen adalah proses dubbing, scoring dan karakter gerakannya salah juga enggak
boleh asal, harus memperhatikan penataan editing. Dubbing adalah tahap yang paling kenapa. Tapi setelah masuk industri kan
jauh dekat warna. Kalau sekarang anak-anak rumit dalam produksi film animasi. Kami beda. Kebanyakan dari mereka kemudian
yang ikut training sama saya malah cenderung harus menemukan karakter suara yang stress yang berdampak pada kualitas gambar
tertarik mengerjakan karakter animasi, pas dengan karakter animasi. Kami mesti mereka sendiri jadi menurun. Padahal kan
sehingga background dilupakan. Padahal menyeleksi banyak orang untuk ini. Saking tuntutan industrinya mengharuskan gambar
elemen ini sama pentingnya dengan karakter. krusialnya, pergerakan gambar pun belum mereka harus sama seperti yang diminta
Di samping itu, memang sekolah animasi bisa diproses jika proses dubbing belum pemesan.
yang konsentrasinya untuk pembuatan terselesaikan. Tahap terakhir adalah editing
background belum ada di Bali. yang menyatukan seluruh gambar dengan Lalu banyak dari mereka yang enggak mampu
audio, sehingga menghasilkan serangkaian bertahan dari tekanan industri semacam ini.
Berdasarkan pengalaman Anda, gambaran pergerakan animasi yang sempurna. Saya dorong mereka, coba lagi dan coba lagi.
besar dari proses produksi film animasi itu Kerja di animasi itu harus dengan senang
sendiri seperti apa? Bagaimana Anda melihat minat kalangan hati. Di sana saya mengamati perlahan-
muda terhadap profesi animator? Apakah lahan mereka berguguran. Saya juga melihat
banyak SDM animator di Bali yang bisa banyak dari mereka yang salah masuk
bersaing di industri animasi itu sendiri? “kamar”. Artinya mau belajar animasi, tapi
malah masuk desain grafis. Tentu keduanya
Seperti yang sempat saya katakan bahwa Memang banyak SDM pemula. Pemula sangat berbeda. Selain itu pendidikan sama
ini kerja tim. Biasanya akan ada satu yang ingin sekali belajar animasi. Awalnya permintaan di industri jomblang. Kalau di
orang yang ditunjuk untuk membuat story mereka semangat sekali, tetapi kan ketika pendidikan menekankan individu, sementara
board, semacam alur cerita beserta dialog- masuk industri kita enggak boleh seenaknya di industri menekankan semangat kerja
Vol. 62 | Apr-Mei 2015 41
INTERVIEW
1 1 Salah satu karya dari tim
Timeline Studio membuat suasana
taman pada kartun Crayon Sinchan.
“KERJA DI INDUSTRI“ tim. Kalau di sekolah mereka ini. Sebenarnya di sini lebih
dibebaskan membuat animasi apa menekankan pada kursus singkat
ANIMASI ITU SANGAT saja, tapi kalau sudah masuk ke selama 6 bulan dan menekankan
CERAH SEKALI, industri kan enggak bisa terserah- profesionalitas. Mereka
terserah akan mendapatkan sertifikat
ASALKAN JANGAN setelah lulus. Sebenanrya yang
CARI KERJANYA DI Itu sebabnya Anda membuka dibutuhkan di industri kan lebih
INDONESIA. KALAU sekolah animasi, Bali Media ke skill-nya, jadi enggak perlu gelar
BISA KERJA DI LUAR College tersebut? diploma.
DULU BEBERAPA
TAHUN, KALAU SUDAH Ya Bali Media College memang Kalau di Bali sendiri mulai
PUNYA NETWORKING dirancang untuk mempersiapkan banyak sekolah multimedia
YANG KUAT BISA profesional animator yang siap bermunculan. Tidak hanya yang
pakai di industri. Dari sejak levelnya perguruan tinggi, tetapi
DIKERJAKAN DI dibuka pada 2013 lalu, sudah juga sekolah kejuruan. Apakah
INDONESIA. tiga angkatan yang kita punya. tidak ada yang Anda lihat sangat
Peminatnya malah lebih banyak matang dalam mengajarkan
~AGUNG OKA~ dari luar, seperti Surabaya, Jogja, animasi?
dan Solo. Saat ini saudara saya
Agung Sanjaya yang lebih banyak Ada satu SMK di Bali yang saya
fokus menjalankan sekolah lihat punya potensi, yakni SMK 1
Sukawati. Sekolah ini sangat serius
untuk jurusan animasinya. Bahkan
beberapa siswanya training di
sini. Lulusannya malah ada yang
kita arahkan supaya berkarir di
Batam terus ekpansi ke Singapura,
supaya enggak cuma konten lokal
saja dan juga membuat mereka
lebih berkembang. Dari Batam
dapat peluang terus ke Singapura.
42 Vol. 62 | Apr-Mei 2015
INTERVIEW
Boleh flashback, bagaimana Anda memulai saya punya bakat, mereka pun langsung kerjanya di Indonesia. Kalau bisa kerja di
karir sebagai seorang animator? menawari saya untuk belajar animasi ke luar dulu beberapa tahun, kalau sudah
Jepang. Iya belajar, belum kerja saat itu. Saya punya networking yang kuat bisa dikerjakan
Saya memulai karir pertama kali sebagai mikir lagi kalau belajar dan enggak kerja di Indonesia. Kerjaan untuk animator di
animator itu di Jepang pada tahun 1990. nanti bagaimana hidup saya di Jepang. Tapi Indonesia masih sedikit. Kalau pun ada, tetapi
Saya di sana hampir 5 tahun sampai akhirnya kemudian dia bilang kalau saya mau belajar dalam hal apresiasi masih kurang. Industrinya
memutuskan kembali ke Bali dan mendirikan dulu setahun, dijanjikan akan langsung dapat belum ada di sini. Saya belum tahu nanti 5
Timeline Studio. pekerjaan di sana. Belajarnya langsung di tahun ke depan apakah profesi animator bisa
studio animasi, seperti magang. cukup menjanjikan di Indonesia. Kita lihat
Sebenarnya latarbelakang saya dulu adalah saja nanti.
perhotelan. Saya sempat kerja di sebuah Karena sudah punya basic, jadi saya mudah
hotel bintang lima di daerah Kuta. Saat itu beradaptasi dengan kerja mereka, tinggal Apakah ada rencana pengembangan bisnis
saya pernah mencicipi room division dan cook. bagaimana harus mengikuti gambar agar lainnya di Timeline?
Nah, dapat tawaran kerja di animasi ini pun tetap sama dan sesuai dengan selera klien.
tidak sengaja. Dengan berbekal passion menggambar inilah Untuk pengembangan bisnis selanjutnya,
yang membuat saya betah bekerja di industri kita mau membuat game, sebuah mobile game
Saya dulu suka jual lukisan karya saya ke ini. dan bisa dijual di internet. Peluang game di
tamu. Waktu itu ada tamu Jepang beli Indonesia cukup bagus, terutama untuk game
lukisan saya. Saya jual murah ke dia, karena Bagaimana menurut Anda prospek dari berbasis mobile, bukan game console.
saya memang lagi butuh uang. Ia kemudian profesi animator itu sendiri? Cerahkah?
kontak ke temannya di Jepang dan bilang
kalo lukisan saya itu seperti bukan lukisan Bagi saya, kerja di industri animasi itu
Bali, malah lebih ke kartun. Karena dilihat sangat cerah sekali, asalkan jangan cari
Vol. 62 | Apr-Mei 2015 43
SMART FAMILY
Suzanna Chandra
Managing Director, Lestari Living
“ Zaman kita dulu sekolah Kok Sekolahnya
enggak begini. Banyak Hanya Having Fun
anak yang stress, tetapi Saja?
tidak sedikit juga orang
tua yang berbangga hati Saya teringat dengan cerita lama, sekitar 6 tahun yang lalu ketika saya masih
dengan menceritakan sibuk mencari sekolah untuk kedua anak saya di Bali. Saat itu, mereka masing-
bahwa anaknya yang masing berusia 5 tahun (TK) dan 10 tahun (kelas 5 SD). Setelah mengunjungi
masih SD kelas 1 sudah semua sekolah internasional yang ada di Bali, akhirnya hati saya terpaut pada
bisa mengerjakan soal-soal sebuah sekolah komunitas kecil di daerah Canggu, yakni Canggu Community
kelas 5. Apalagi kalo sudah School (CCS).
urusan matematika dan
ranking di sekolah. Wah, Ruangan yang sederhana dengan jendela kaca sepanjang ruang kelas. Mengesankan ruangan
rasanya sudah bagaimana yang cerah dan menyenangkan untuk belajar. Terlihat halaman bermain yang luas. Ketika
gitu! saya mengintip ke dalam kelas, terlihat meja dan kursi sudah tertata secara berkelompok
(nampaknya sudah bukan lagi susunan ruangan kelas pada umumnya). Selanjutnya kami
44 Vol. 62 | Apr-Mei 2015
SMART FAMILY
“Beban dan tanggung menggambar dan melakukan aktivitas persaingan akan sangat ketat dan berbagai
bersama. Senang rasanya memperhatikan macam alasan demi masa depan anak.
jawab akan bertambah pola laku mereka semua.
Tapi pada saat bersamaan, para ibu itu
seiring dengan Yup, confirm. Ini sekolah yang saya mau juga mengeluh. Katanya sekolah sekarang
untuk anak-anak saya. Yup, agak meringis terlalu berat, anak-anak SD sudah diberikan
pertumbuhan dan juga setelah tahu biaya-biaya yang harus materi SMP. Zaman kita dulu sekolah enggak
dikeluarkan untuk dapat bersekolah di situ. begini. Banyak anak yang stres, tetapi tidak
kedewasaan masing- Yup, akhirnya saya dan suami berkomitmen, sedikit juga orang tua yang berbangga hati
ada barang ada harga. We just have to work dengan menceritakan bahwa anaknya yang
masing anak” for it. masih SD kelas 1 sudah bisa mengerjakan
soal-soal kelas 5. Apalagi kalo sudah urusan
- Suzanna Chandra Singkat cerita kedua anak, saya matematika dan ranking di sekolah, wah,
daftarkan sekolah di sana. Sambil terus rasanya sudah bagaimana gitu!
menengok ruang serbaguna yang digunakan memonitor perkembangan anak, saya ikut
juga untuk semua acara sekolah termasuk memperhatikan gaya pembelajaran yang Karena peer pressures yang saya dapatkan,
kegiatan olah raga. Tersedia pula ruang diberikan. Anak-anak terlihat happy dan yaitu tekanan karena pergaulan dengan ibu-
komputer dan perpustakaan yang sederhana, aktif, bahkan masih banyak waktu luang ibu tersebut, cukup membuat saya bertanya-
up to date, dan lumayan lengkap. setelah sekolah. Dibandingkan dengan tanya. Apa iya sekolah anak saya terlalu
sepupu-sepupu mereka, anak-anak saya santai? Tidak ada masa ulangan atau ujian?
Pada saat yang bersamaan saya juga berpikir memiliki lebih banyak waktu luang. Dari Kalaupun ulangan tidak pernah diberitahu
bahwa sekolah kecil tersebut sangat menarik sekolah setiap hari tetap ada PR yang harus terlebih dahulu. Penilaiannya tidak pakai
dan terlihat fun. Keputusan untuk memilih dikerjakan bertahap, pun tugas sederhana, angka, melainkan dengan menggunakan
CCS untuk pendidikan kedua anak saya proyek mingguan, hingga proyek besar untuk huruf . Anak terlihat santai dan senang sekali
menjadi suatu konfirmasi bagi saya dan per semester. Tapi semua itu terlihat santai. ke sekolah. Sepertinya sekolah menjadi
suami ketika melihat gaya belajar mereka Sampai saya sering dengar komentar “ Ah, tempat yang menyenangkan sekali bagi
yang terlihat santai, tetapi sangat informatif kalau sekolah internasional memang santai!” mereka.
dan interaktif. Anak diajak berdiskusi dan
mengemukakan pendapat. Diarahkan Saya sering ngobrol dengan ibu-ibu lainnya Pada satu kesempatan pertemuan antara
untuk bisa berargumentasi, tetapi tetap yang memiliki anak seumuran dengan anak- orang tua murid dengan guru, saya lontarkan
sopan dan mengikuti aturan. Pada saat jam anak saya. Rata-rata mereka menyatakan kekhawatiran saya tersebut. Saya tanyakan
bermain, terlihat anak-anak dengan aktifnya bahwa betapa sibuknya anak-anak mereka. kenapa tidak ada ulangan umum? Kenapa
memanfaatkan semua sudut dan ruang Sampai setiap hari after school dipenuhi anak-anak tidak diberikan ranking? Kenapa
bermain yang ada. dengan berbagai les, dan lanjut dengan sepertinya anak-anak cuma “having fun” saja
mengerjakan PR sekolah. Kalau ada sedikit di sekolah? Kenapa sepertinya anak-anak-
Yang lebih menyenangkan lagi adalah melihat waktu luang, langsung didaftarkan lagi ikut anak tidak didorong untuk berkompetisi,
tutoring style yang diterapkan untuk anak- les. Pokoknya kesannya anak tidak boleh diberikan stress supaya bisa berusaha dengan
anak sekolah, di mana anak-anak yang lebih punya waktu luang. lebih baik?
besar membagi waktunya untuk duduk
bersama anak-anak TK atau kelas 1, 2 dan Dengan alasan lebih baik diberikan kegiatan Saya ingat sekali, guru CCS yang notabene
3. Mereka berinteraksi, membaca cerita, yang akan mendukung masa depan, karena orang Inggris itu menatap saya sambil
Vol. 62 | Apr-Mei 2015 45
SMART FAMILY
“Benar juga ya, buat apa
memberikan stres yang
tidak perlu kepada anak-
anak dan kalau proses
pembelajaran dapat
dilakukan dengan fun,
bukankah lebih baik? Dan
kalau setelah itu, masih
ada waktu untuk bersantai
dan bermain, kenapa
tidak? Bukankan bermain
juga merupakan proses
pembelajaran?”
tersenyum. Kata-kata pertama yang keluar anak-anak untuk selalu siap dan selalu dikumpulkan demi kompetisi pengumpulan
dari mulutnya adalah kenapa anak-anak harus perhatian di kelas. Dan penilaian juga botol plastik untuk recycle, tentang isu Ebola,
diberikan stress yang tidak perlu. Saya hampir dilakukan secara keseluruhan melalui school trip ke Ubud untuk menanam padi,
tersedak juga mendengar jawaban tersebut. assessment system, sehingga tidak tergantung pergi ke tempat recycle, dan berbagai aktivitas
Dalam hati, benar juga ya, kenapa anak mesti pada ulangan umum saja. Sistem ranking tidak menarik lainnya. Terbayang wajah-wajah
dikasih stress. Lebih lanjut, beliau mengatakan dilakukan, karena bukanlah suatu sistem yang semangat mereka menceritakan apa yang
secara bertahap, anak akan diajarkan untuk dianggap kondusif bagi anak SD. Terlalu awal mereka pelajari disekolah.
memiliki lebih banyak tanggung jawab. untuk mengenalkan sistem ranking untuk
Sebagai contoh, di SD semua buku ditaruh mental anak-anak SD, lebih banyak negatifnya Wow, kedua saya benar-benar ‘belajar’
di kelas. Anak hanya membawa peralatan ketimbang sisi positif. Mengenai sekolah dan yang lebih penting lagi, mereka belajar
tulis dan PR. Tetapi di kelas, ada keranjang seperti hanya untuk “having fun”, bukankah sambil having fun. Benar juga ya, buat apa
dengan semua buku pelajaran, di mana untuk proses pembelajaran memang harus “fun”. memberikan stres yang tidak perlu kepada
tanggung jawab pemeliharaannya diberikan Anak-anak belajar dengan lebih efektif dan anak-anak dan kalau proses pembelajaran
kepada masing-masing anak. Nanti di SMP semua dilakukan dengan fun. dapat dilakukan dengan fun, bukankah lebih
akan diberikan loker pribadi dan semua buku baik? Dan kalau setelah itu, masih ada waktu
akan menjadi tanggung jawab murid. One step Selama beliau menjelaskan, pikiran saya untuk bersantai dan bermain, kenapa tidak?
at the time. Beban dan tanggung jawab akan melayang ke berbagai percakapan dan Bukankan bermain juga merupakan proses
bertambah seiring dengan pertumbuhan dan diskusi dengan anak-anak saya tentang Egypt pembelajaran?
kedewasaan masing-masing anak. pada saat pelajaran sejarah. Tentang galaksi
di pelajaran science, tentang games yang Enam tahun sudah berlalu, anak saya yang
Lebih lanjut beliau mengatakan bahwa dilakukan dalam kelas matematik, tentang tadinya kelas 5 SD sekarang sudah masuk
small quiz selalu dilakukan di kelas, tanpa puisi yang harus ditulis berkaitan dengan kelas 1 SMA, sedangkan yang TK sudah di
pemberitahuan terlebih dulu demi melatih buku yang dibaca, tentang house points yang kelas 5. Sepanjang pengamatan saya, Mereka
tumbuh menjadi individu yang menyenangkan,
sopan, kritis, sangat artikulatif, proaktif,
berempati, dan terpenting they are having
fun learning at school. Dan sebagai orangtua,
kebanggaan saya adalah pada saat anak-anak
happy.
46 Vol. 62 | Apr-Mei 2015
Vol. 62 | Apr-Mei 2015 47
LEADERSHIP
Pribadi Budiono www.pixelgirlpresents.com
Direktur Utama BPR Lestari
“ Ingat! Suatu kesuksesan Tidak Ada Makan
pasti dibelakangnya ada Siang Gratis
waktu yang sangat lama
untuk bekerja keras
dan perjuangan yang
dilakukan”
Mengapa sering kita berupa tanah dan bangunan. Tidak banyak
temukan ada beberapa yang berhasil untuk mengembangkan, namun
orang yang tampaknya justru sebaliknya. Aset yang diperoleh
selalu bisa meraih melalui warisan, satu per satu dijual. Dijual
semua harapan dan sampai habis, tidak tersisa. Sebagian besar
impian mereka. Sementara yang lain dijual bukan untuk memenuhi kebutuhan
selalu gagal. Inilah pertanyaan yang sering hidup, tetapi lebih banyak untuk memenuhi
timbul dipikiran saya. Seseorang bisa saja gaya hidup. Untuk menghabiskan, tidak
berpendidikan tinggi, dengan banyak memerlukan waktu lama, hanya sebentar.
kemampuan dan memiliki berbagai fasilitas Laju gaya hidup lebih cepat dari hasil yang
yang mendukung, namun pencapaiannya diperoleh. Mereka tidak pernah menentukan
rendah. Mengapa tidak banyak orang yang harga untuk memperolehnya. Semua
berhasil mengembangkan aset yang berasal sudah ada, tidak perlu perjuangan untuk
dari warisan? mendapatkan. Walaupun itu bernilai, karena
tidak pernah mencari, maka ketika aset
Jika memperoleh warisan dari orang tua, itu habis terjual, yang bersangkutan tidak
baik berupa bisnis atau peninggalan properti pernah merasa kehilangan.
48 Vol. 62 | Apr-Mei 2015
LEADERSHIP
Sebaliknya, Anda dapat melihat seorang olah mereka tiba-tiba mendapatkan hasil Kadang-kadang banyak
yang berhasil. Mereka harus berjuang keras dalam sekejap. Padahal seseungguhnya orang yang menarik
untuk mendapatkan segala sesuatu yang mereka sudah bekerja keras untuk hal perhatian kita dan
mereka capai. Tidak ada yang mudah untuk itu dalam jangka waktu yang cukup lama. sepertinya mereka dapat
mencapainya. Semuanya membutuhkan Bahkan bertahun-tahun tenggelam dalam mencapai sukses dalam
perjuangan. Bisa jadi, mereka tidak banyak kegelapan dan kesulitan, sebelum akhirnya satu malam. Padahal
memiliki banyak fasilitas dan kemudahan, dikenal dan dihargai kontribusinya. sesungguhnya mereka
tetapi usaha dan tekad mereka begitu kuat sudah bekerja keras dalam
untuk membayar harga sebuah pencapaian, Yang membedakan antara seorang jangka waktu yang cukup
sehingga mereka memperoleh hasil yang pemenang dengan orang yang biasa-biasa lama.
mengagumkan. adalah bahwa yang satu mempersiapkan diri
untuk membayar harganya sedang yang lain harus membayar harga yang lebih mahal.
Ketika saya mendampingi Bapak Chairul tidak. Banyak orang di dunia ini yang meraih Mengapa lebih mahal? Karena harga yang
Tanjung, saya bertanya kepada beliau. Tukul sesuatu yang berharga adalah orang-orang dibayar berupa penderitaaan, kemiskinan,
dibayar berapa di acara Empat Mata Trans7? yang tahu apa yang mereka inginkan dari kebodohan.
Rp. 75 juta per episode, sahut Pak Chairul. hidup ini dan mereka siap untuk melakukan
Itu tidak termasuk bonus. Dua puluh episode segala sesuatu yang dibutuhkan untuk Sehubungan menjadi berhasil adalah
dalam satu bulan, berarti yang diterima menjadikan impian mereka itu menjadi sebuah pilihan. Tentunya Anda harus
Tukul sebesar Rp. 1,5 milyar per bulan, belum kenyataan. Seberapa pun besarnya harga memilih ini, menjadi berhasil. Bagaimana
termasuk bonus. Sebuah angka yang besar yang harus dibayar. Untuk menjadi berhasil untuk melakukannya? Pertama, Anda
sekali. Seringkali, kita hanya melihat hasil semuanya memerlukan ongkos. Tidak ada harus menentukan apa yang anda inginkan.
akhir. satu pun yang gratis. Semua ada harga, Anda Sebagian besar orang tidak pernah
harus membayar harga tersebut. Tidak melakukannya. Kedua, tentukan harga yang
Kita melihat Tukul hari ini, terkenal, mengisi ada makan siang yang gratis. Pasti ada yang akan Anda dapatkan, kemudian bayarlah
acara di banyak stasiun TV, sukses, kaya dan membayar walaupun bukan diri Anda. Ada harga tersebut.
honor gede. Kita tidak pernah bertanya dan harga yang harus dibayar.
tidak tahu perjuangan yang dilakukan selama Segala sesuatu dalam hidup ini memiliki
bertahun-tahun, kesulitan yang dihadapi Hidup itu adalah sebuah pilihan. Semua label harga. Mungkin tidak dalam bentuk
dan cara mengatasinya. Perlu diingat, Tukul orang bisa memilih. Memilih apa saja. nominal rupiah, tetapi pasti ada. Kita semua
menjadi terkenal seperti sekarang, tidak Bisa memilih untuk menjadi berhasil atau harus membayar harganya, jika kita ingin
terjadi dalam semalam. Di belakangnya, memilih untuk tidak melakukan sehingga mendapatkan atau mencapai sesuatu dalam
ada waktu lama sekali bahkan lebih dari ia tidak berhasil. Semuanya ada harga hidup ini. Segala sesuatu yang berharga pasti
10 tahun, kerja keras dan perjuangan yang yang harus dibayar atas pilihannya. Harga memiliki harga. Masalahnya, apakah kita siap
dilakukan. Tukul telah membayar harga yang harus dibayar untuk berhasil lebih untuk membayar harga tersebut?
sebuah kesuksesannya dengan melakukan murah dibandingkan harga yang dibayar
kerja keras. Kerja tekun dan tidak pernah untuk menjadi orang yang gagal. Semua
menyerah, walaupun di awal kariernya hanya ada harganya, tidak ada yang gratis. Untuk
dibayar beberapa ribu rupiah. menjadi berhasil, harga yang Anda miliki
hanya berupa kerja lebih keras, kerja
Kadang-kadang banyak orang yang menarik lebih tekun, kerja lebih lama, kerja lebih
perhatian kita dan sepertinya mereka dapat cerdas dan tentunya Anda harus berdoa
mencapai sukses dalam satu malam. Seolah- agar dimudahkan. Sedangkan, orang gagal
Vol. 62 | Apr-Mei 2015 49
TRAVELLER NOTE I TOKYO
Rainbow Bridge , views from Deck-Odaiba
Rainbow Bridge adalah jembatan gantung yang melintasi bagian utara Pelabuhan Tokyo,
tepatnya di Odaiba, dan dibangun dari tahun 1987 - 1993. Jembatan dengan panjang 798 meter
dicat berwarna putih agar selaras warna langit kota Tokyo yang dapat dilihat dari Odaiba. Ada
lampu yang ditempatkan pada kerangka jembatan dalam tiga warna yang berbeda, merah,
putih dan hijau dan dinyalakan setiap malam menggunakan energi matahari yang diperoleh
pada siang hari. Di dekat Rainbow Bridge juga terdapat menara kebanggaan penduduk Tokyo,
yaitu Tokyo Sky Tree.
50 Vol. 62 | Apr-Mei 2015