i
KATA PENGANTAR
Piji syukur penulis panjatkan kepada Allah SWT atas rahmat, taufiq dan
hidayah-Nya Materi Ajar Berbasis Problem Based Learning Modul 2 Pendalaman
Materi Seni Rupa Kegiatan Belajar 2 Desain Poster ini dapat terselesaikan.
Materi Ajar Berbasis Problem Based Learning Modul 2 Pendalaman Materi
Seni Rupa Kegiatan Belajar Desain Poster ini penulis susun untuk memenuhi tugas
dan tagihan mahasiswa PPG Dalam Jabatan tahun 2021 Universitas Negeri
Manado pada tahap Pendalaman Materi yaitu Penyusunan Materi Ajar Berbasis
Masalah untuk mengidentifikasi permasalahan pembelajaran yang dialami
Mahasiswa PPG yang disebabkan oleh defisit kompetensi maupun miskonsepsi.
Dalam materi ajar ini penyusun menyajikan beberapa refrensi dan solusi untuk
mengatasi defisit kompetensi dan miskonsepsi dalam pembelajaran Modul 2 Seni
Rupa Kegiatan Belajar 2 Desain Poster. Materi ajar ini dikembangkan dengan
mengedepankan pendekatan higher order thinking skill (HOTS) dan
mengintegrasikan kerangka berpikir technological, pedagogical, content
knowledge (TPACK)
Saya mengucapkan banyak terimakasih kepada semua pihak yang telah
membantu saya dalam menyelesaikan bahan ajar ini. Terimakasih atas kerja keras
dan masukan berharganya dan semoga materi ajar ini bermanfaat untuk
mahasiswa PPG, ucapan terimakasih penulis sampaikan kepada:
1. Penanggungjawab Rombel dan Tim IT Kelas 2 PPG Universitas
Negeri Manado
2. Ketua Kelas 2 PPG Dalam Jabatan Tahun 2021 La Ode Abdul Ghaniyu Siadi, S.Pd
Akhir kata semoga materi ajar ini bermanfaat bagi Mahasiswa PPG.
Jakarta, 5 Juni 2021
Kelli Mandalina
ii
DAFTAR ISI
Halaman
Kata Pengantar ............................................................................................. i
Daftar Isi ...................................................................................................... 1
A. Pendahuluan ...................................................................................... 2
B. Kompetensi Dasar dan Indikator Pencapaian Kompetensi............... 3
C.Tujuan Pembelajaran.......................................................................... 3
D.Deskripsi singkat................................................................................ 3
E.Uraian Materi ..................................................................................... 4
1. Pengertian Poster .......................................................................... 5
2. Tujuan Poster ................................................................................ 5
3. Karakteristik Poster....................................................................... 5
4. Unsur Poster.................................................................................. 5
5. Prinsip Desain Poster .................................................................... 6
6. Jenis-jenis Poster........................................................................... 8
7 Bahan dan Teknik Poster Manual ................................................. 12
8 Bahan dan Teknik Poster Digital ................................................. 13
9. Prosedur Membuat Poster ............................................................. 14
Daftar Pustaka............................................................................................ 16
1
A. Pendahuluan
Pada Modul 1 Kegiatan Belajar 2 Poster ini saya mengembangkan materi
ajar untuk memperkaya keilmuan dan bahan refrensi untuk peserta didik
berisi materi dan kegiatan pembelajaran yang dipelajari selama pendalaman
materi termasuk terdapatnya materi yang sulit dipahami karena deficit
kompetensi dan miskonsepsi.
Dalam melakukan pendalaman materi Modul 1 Kegiatan Belajar 2 Poster
penulis mengidentifikasi adanya masalah yang ditemukan dan dirumuskan
sebagai berikut:
1) Penulis menganggap proses terbentuknya Poster adalah masalah yangsulit
dipahami karena hanya terdapat beberapa teori.
2) Penulis mengalami miskonsepsi terhadap teknik menciptakan poster.
Dari masalah dalam materi yang menyebabkan penulis mengalami kesulitan
karena deficit kompetensi dan menyebabkan miskonsepsi tersebut penulis
merancang penyelesaian dengan mengkaji lebih mendalam materi Modul 1
Kegiatan Belajar 2 membuat Poster dengan menambahkan sumber informasi
tambahan yang relevan yang disesuaikan dengan perkembangan Seni Rupa.
Adapun pembahasan pada Modul 1 Kegiatan Belajar 2 Membuat Poster
ini penulis tuangkan dalam peta konsep dibawah ini:
POSTER
Konsep Dasar Klasifikasi Poster Prosedur Berkarya
1. Pengertian Jenis- jenis Bahan. Teknik
Poster poster dan Prosedur
Berkarya Poster
2. Unsur Gambar 1. Peta Konsep Poster
3. Prinsip
2
B. Kompetensi Dasar dan Indikator Pencapaian Kompetensi
Berdasarkan Permendikbud No. 37 tahun 2018, Kompetensi Dasar dan Indikator
Pencapaian Kompetensi yang akan dipelajari adalah sebagai berikut :
Kompetensi Dasar Indikator Pencapaian Kompetensi
3.3 Memahami prosedur
menggambar poster dengan 3.3.1 Menentukan tema, bahan dan teknik
teknik manual atau digital pembuatan karya poster yang ada di
lingkungan sekitar (C3)
3.3.2 Mengkategorikan karya poster
berdasarkan tema, alat, bahan dan
teknik pembuatan (C6)
4.3 Membuat poster dengan 4.3.1 Menciptakan karya poster hasil
berbagai bahan dan teknik pengamatan yang dikreasikan dengan
kemampuan gambar siswa pada
media kertas. (P5)
C. Tujuan
Tujuan yang akan dicapai dalam materi ini adalah sebagai berikut :
1. Melalui kegiatan pengamatan hasil karya poster, siswa dapat
menentukan tema, alat dan bahan dengan benar. (C3)
2. Melalui kegiatan diskusi, siswa dapat mengkategorikan karya-karya
poster berdasarkan tema, alat, bahan dan teknik pembuatan. (C6)
3. Siswa mampu menciptakan karya poster hasil pengamatan yang
dikreasikan dengan kemampuan gambar siswa pada media kertas. (P5)
4. Siswa mampu menampilkan karya poster yang sudah dibuat dalam
pameran seni rupa. (P6)
D. Deskripsi Singkat
Materi yang akan disampaikan pada modul ini adalah tentang berkarya membuat
poster. Bahan ajar ini membekali Anda untuk memiliki kemampuan memahami
konsep, fungsi, jenis, prinsip, dan prosedur berkarya membuat poster serta
menyajikannya.
E. Uraian Materi
1. Pengertian Poster
3
Poster adalah suatu desain grafis yang didalamnya terdapat
gambar dan kata-kata pada kertas yang berukuran besar,
isinya memuat tentang informasi dan ditempel di tempat-
tempat umum agar dapat dilihat atau dibaca banyak orang.
Poster sifatnya untuk mencari perhatian banyak orang,
poster juga bisa menjadi sarana untuk mempromosikan
produk, jasa, kegiatan, seputar pendidikan dan lain-lain.
2. Tujuan Poster
Poster bertujuan untuk memberikan informasi, mengajak dan menghimbau
banyak orang untuk melakukan sesuatu seperti apa yang digambarkan atau
dituliskan pada poster tersebut. Tujuan pada poster harus disampaikan kepada orang
banyak, dapat kita temukan banyak sekali poster yang ditempelkan di tempat-tempat
umum atau tempat tertentu supaya diketahui oleh orang banyak.
3. Karakteristik Poster
Poster memiliki beberapa ciri, diantaranya sebagai berikut ini:
Merupakan karya seni yang memadukan antara unsur gambar dan kata-kata
yang dibuat pada kertas berukuran besar supaya lebih mudah di baca orang
banyak.
Biasanya poster mengandung unsur-unsur warna yang mencolok, tujuannya
supaya dapat menarik perhatian.
Berisikan kalimat-kalimat yang cukup singkat, jelas dan mudah dimengerti
pembaca.
Poster biasanya selalu mengandung unsur gambar yang menarik, agar
membuat banyak orang penasaran untuk melihat dan membaca informasi
yang ada didalamnya.
Biasanya psoter di pasang ditempat yang strategis supaya dapat diketahui
banyak orang, misalnya ditempat yang ramai seperti alun-alun kota, pasar
dan lain-lain.
4. Unsur Poster
4
Poster memiliki beberapa syarat, diantaranya sebagai berikut ini.
a) Tipografi dan kata-kata
Bahasa atau kalimat yang digunakan harus mudah dipahami oleh banyak
orang.
Kalimat pada poster harus singkat, jelas dan padat.
b) Ilustrasi
Mengkombinasikan antara gambar yang menarik dengan tulisan.
Dibuat semanarik mungkin, supaya menarik perhatian banyak orang.
c) Warna
5
Warna memberikan citra bagi perasaan seseorang,komunikatif dan
persuatif
Memberikan daya tarik, simbolis, sugesti mempengaruhi pemikiran
manusia secara tersendiri ataupun bersamaan
d) Lay out
Tata letak, rancangan secara fisik merupakan sket kasar untuk mengorganisir
unsur-unsur komunikasi visual
Poster harus ditempelkan atau dipajang di tempat-tempat yang ramai.
Bahan-bahan untuk membuat poster harus yang memiliki kualiatas yang baik,
supaya tidak cepat rusak.
5. Prinsip Desain Poster
a) Keseimbangan
Keseimbangan merupakan prinsip dalam komposisi yang menghindari kesan
berat sebelah atas suatu bidang atau ruang yang diisi dengan unsur-unsur rupa.
Ada dua jenis keseimbangan tata letak desain yang bisa diterapkan: desain
simetris/ formal dan tidak simetris/ asimetris/ non-formal.
Keseimbangan dalam bentuk dan ukuran
Keseimbangan dalam warna
Keseimbangan yang diperoleh karena tekstur
Dari kesemuanya itu yang paling terasa adalah keseimbangan yang
terbentuk dari dari komposisi
b) Alur Baca / Lay Out
Alur baca yang diatur secara sistematis oleh desainer untuk mengarahkan
“mata pembaca” dalam menelusuri informasi, dari satu bagian ke bagian yang
lain.
6
A.Picture Window B. Circus Layout C. Big Type Layout
Layout
c) Penekanan
Penekanan bisa dicapai dengan membuat judul atau illustrasi yang jauh lebih
menonjol dari elemen desain lain berdasarkan urutan prioritas.
Penekanan bisa dicapai dengan:
Perbandingan ukuran
Latar belakang yang kontras dengan tulisan atau gambar
Perbedaan warna yang mencolok
Memanfaatkan bidang kosong
Perbedaan jenis, ukuran, dan warna huruf
d) Kesatuan
Beberapa bagian dalam poster harus digabung atau dipisah sedemikian rupa
menjadi kelompok-kelompok informasi. Misalnya nama gedung tempat acara
7
berlangsung harus dekat dengan teks alamat.
Kesatuan dapat dicapai dengan:
Mendekatkan beberapa elemen desain
Dibuat bertumpuk
Memanfaatkan garuis untuk pemisahan informasi
Dan perbedaan informasi
Perbedaan warna latar belakang
6. Jenis-jenis Poster
Jenis-jenis dari psoter dibagi menjadi 2 “dua” jenis, diantaranya sebagai berikut
ini:
a) Poster Berdasarkan Isinya
1) Poster Layanan Masyarakat
Poster yang berisikan informasi tentang
pelayanan-pelayanan kepada masyarakat,
seperti psoter layanan kesehatan atau
kesejahteraan masyarakat.
2) Poster Niaga
Poster yang berisikan tentang menjual dan
mempromosikan suatu atau jasa yang dijual
oleh perusahaan.
8
3) Poster Kegiatan
Poster yang berisikan tentang informasi pada
suatu kegiatan yang akan dilaksanakan, supaya
kegiatan tersebut diketahui oleh banyak orang
dengan harapan orang-orang tersebut dapat
menghadiri kegiatan yang akan dilaksanakan.
4) Poster Karya Seni
Poster yang sifatnya ekspresif dan belum tentu
diartikan sama antara orang satu dengan orang
lainnya.
5) Poster Pendidikan
Poster yang berisikan tentang informasi yang
dapat memberikan pengarahan dan pendidikan
kepada masyarakat.
9
b) Poster Berdasarkan Tujuannya
1) Poster Propaganda
Poster yang bertujuan untuk memberikan motivasi
atau semangat kepada masyarakat umum.
Biasanya supaya tetap bersemangat dalam
menjalani hidup dan lain-lain, dapat dikatakan
juga poster ini merupakan poster untuk
mempenagruhi orang lain.
2) Poster Kampanye
Poster yang biasanya sering muncul
saat masa-masa pilkada atau pemilu,
bertujuan untuk meraih simpati
masyarakat sebanyak mungkin agar
masyarakat memilihnya saat pemilu
tiba.
3) Poster Afirmasi
Poster yang bertujuan untuk memberikan
motivasi kepada para pembaca dengan kalimat
yang dapat mempengaruhi.
4) Poster “dicari”
Poster yang bertujuan untuk mencari orang
ataupun benda-benda yang diperlukan,
misalnya poster perusahaan yang mencari
10
pekerja, poster mengenai orang hilang dan lain-lain.
5) Poster Film
Poster yang bertujuan untuk mempromosikan
film-film terbaru yang akan ditayangkan
dengan maksud supaya masyarakat tertarik
untuk menontonnya.
6) Poster Komik
Poster yang bertujuan untuk mempopulerkan
komik-komik kepada masyarakat umum atau
banyak orang.
7) Poster Riset
Poster yang bertujuan untuk menginformasikan kegiatan penelitian
“riset” kepada orang banyak, biasanya poster jenis ini serin g ditemui
disekolah.
11
7. Bahan dan Teknik Membuat Poster Manual
Alat dan bahan yang digunakan untuk membuat poster manual terbagi 2, yakni
teknik kering dan teknik basah. Alat dan bahan secara manual cukup generik atau
mudah ditemui dan dapat digunakan untuk membuat karya seni lain pula.
a) Teknik Kering
Beberapa alat dan bahan yang dapat digunakan adalah:
No. Bahan Karakter Gambar Produk
1. Kertas Bahan yang digunakan dalam membuat seni
rupa dua dimensi dan hanya dapat digunakan
sekali pakai
Gambar 11. Kertas
2. Pastel Pastel terbuat dari bahan kapur halus yang
dicampur dengan tepung warna dan berbasis
minyak.
3. Pensil Bahan untuk menggambar dan sketsa Gambar 12. Pastel
4. Spidol Gambar 13. Pensil
H-2B = perencanaan dan sketsa
3B-5B = outline dan arsir
6B-8B = karakter dan detail
Spidol terbuat dari cairan warna yang
mengandung alcohol yang tersimpan di dalam
busa dan dapat menguap jika terkena udara.
5. Pensil Penggunaan pensil warna dapat dilakukan Gambar 14. Spidol
Warna dengan cara mengarsir atau memblok warna. Gambar 15. Pensil warna
Tekanan pada penggunaan pensil sangat
memengaruhi ketajaman warna.
12
b) Teknik Basah
Beberapa alat dan bahan yang dapat digunakan adalah:
No. Bahan Karakter Gambar Produk
1. Kertas Bahan yang digunakan dalam membuat seni
rupa dua dimensi dan hanya dapat digunakan
sekali pakai
2. Cat Media yang digunakan dalam teknik basah Gambar 16. Kertas
antara lain, cat air, cat minyak, tinta, atau media Gambar 17. Cat Air
lain yang memerlukan air atau minyak sebagai
pengencer.
Cat terbagi menjadi dua jenis:
Cat air, yaitu bahan melukis yang
menggunakan air sebagai pelarut. Bersifat
transparan dan digunakan di atas kertas,
papyrus, kulit dan kain.
Cat minyak, yaitu bahan melukis yang
menggunakan minyak sebagai pelarut.
Biasa digunakan di atas kanvas.
8. Bahan dan Teknik Membuat Poster Digital
Dalam membuat poster digital diperlukan alat dan bahan yang
kalian butuhkan diantaranya adalah komputer sebagai alat pengolah gambar dan
kertas foto sebagai bahan posternya.
No. Bahan Karakter Gambar Produk
1. Komputer Komputer ataupun laptop yang dibutuhkan
atau dalam pembuatan poster ini adalah perangkat
Laptop komputer atau laptop yang didukung oleh
aplikasi desain grafis, seperti coreldraw,
macromedia freehand dan photoshop.
Gambar 18. Laptop
2. Mouse Mouse atau kursor adalah alat yang digunakan
atau dalam merancang desain poster menggunakan
Kursor komputer atau laptop.
Gambar 19. Mouse
13
3. Printer Printer adalah alat cetak yang digunakan
untuk mencetak hasil poster.
Gambar 20. Printer
4. Kertas Kertas foto merupakan media yang digunakan
Foto sebagai bahan mencetak poster.
5. Scanner Scanner merupakan sebuah alat elektronik Gambar 21. Kertas Foto
yang memiliki fungsi dasar sebagai pengganda Gambar 22. Scanner
6. Aplikasi berkas untuk kemudian dikonversi dan
Desain disimpan dalam bentuk digital.
Software yang dibutuhkan dalam membuat
desain secara digital, contohnya corel draw,
adobe photoshop, adobe illustrator, inkscape,
adobe indesign
9. Prosedur Membuat Poster
1. Menentukan Topik & Tujuan
Topik yang berkesinambungan dengan tujuan adalah langkah pertama yang
harus dilakukan. Kita harus menentukan tema berdasarkan pesan yang ingin
disampaikan agar poster efektif. Berdasarkan tema dan tujuan yang telah
disiapkan tersebut kita mulai dapat memikirkan bentuk visual dan kata yang
digunakan untuk membuat poster tersebut.
2. Membuat Kalimat Singkat dan Mudah Diingat
Fungsi poster adalah mengirim pesan kepada orang yang melihatnya, sehingga
setiap kata yang ada haruslah mudah dipahami dan berkesan. Dengan melihat
14
kalimat yang berkesan, orang akan mengingatnya dengan mudah dan dapat
menempel terus dipikirannya.
3. Menggunakan Gambar
Mengapa harus menggunakan gambar? Karena gambar adalah salah satu
penyampai pesan yang paling menarik. Sehingga poster haruslah
menggunakan gambar untuk mencapai salah satu tujuannya, yaitu
menyampaikan pesan dengan jelas dan menarik. Sehingga poster akan
mengundang perhatian dan menarik minat baca yang melihatnya.
Rasio atau proporsi gambar dan kata harus disesuaikan dengan tema dan
tujuan yang dimaksud. Poster juga dapat memuat gambar bercerita
atau komik didalamnya. Namun esensi poster harus tetap ada, yaitu
menyampaikan suatu pesan dengan jelas, singkat dan menarik.
4. Menggunakan Media yang Tepat
Pemilihan media poster dilakukan dengan cara menyesuaikan tempat poster
akan diletakan. Jika poster akan diletakan pada papan baliho, seperti yang
sering kita lihat dijalan, maka media yang cocok adalah kain atau bahan
sejenisnya. Jika poster diletakan di dinding yang tidak terekspos langit
(kemungkinan hujan) maka poster cukup menggunakan kertas.
Berbicara media, tidak akan lepas terhadap alat pembuatannya juga. Poster
dapat dibuat dengan cara manual atau menggambarnya dengan tangan. Namun
untuk hari ini, kebanyakan orang lebih banyak menggunakan alat bantu
komputer untuk merancangnya, kemudian dicetak (diprint) atau disablon
(cetak manual) pada medianya.
Penggunaan teknik menggambar manual akan menyulitkan kita untuk
melakukan revisi setelah poster sudah terlanjur dibuat. Sementara
menggunakan alat bantu komputer akan memudahkan revisi yang harus
dilakukan.
15
DAFTAR PUSTAKA
Hasnun, A. 2006. Pedoman Menulis untuk Siswa SMP dan SMA. Yogyakarta: Andi.
Hernawan, H. dan Riyana, C. 2007. Media Pembelajaran SD. Bandung: UPI Press.
Kustandi, C. dan Sutjipto, B. (2011). Media Pembelajaran: Manual dan Digital. Bogor: Ghalia
Indonesia.
Sudjana, N. & Rivai, A. 2009. Media Pengajaran. Bandung: CV. Sinar Baru Algensindo.
16