The words you are searching are inside this book. To get more targeted content, please make full-text search by clicking here.
Discover the best professional documents and content resources in AnyFlip Document Base.
Search
Published by umi.khasanah91, 2022-09-25 00:17:01

PENCAHAYAAN FOTOGRAFI

PENCAHAYAAN FOTOGRAFI

TATA
CAHAYA

I KOMANG BUDIARNAWAN

KONSEP DASAR

TATA CAHAYA

Tata cahaya adalah seni pengaturan cahaya dengan
mempergunakan peralatan pencahayaan agar kamera mampu
melihat obyek dengan jelas, dan menciptakan ilusi sehingga
penonton mendapatkan kesan adanya jarak, ruang, waktu dan
suasana dari suatu kejadian yang dipertunjukkan dalam suatu
pementasan. Seperti halnya mata manusia, kamera
membutuhkan cahaya yang cukup agar bisa berfungsi secara
efektif.

Dengan pencahayaan penonton akan bisa melihat
seperti apa bentuk obyek, di mana dia saling
berhubungan dengan obyek lainnya, dengan
lingkungannya, dan kapan peristiwa itu terjadi. Kerja
kamera elektronik sangat dipengaruhi oleh sistem
pencahayaan. Hal ini sesuai dengankarakter sistem
proses pengambilan gambar oleh kamera elektronik,
sehingga masalah-masalah mengenai tata cahaya
sangatlah penting peranannya dalam sebuah
kegiatan pengambilan gambar

ARAH CAHAYA

Cahaya merupakan elemen penting dalam fotografi
karena fotografi merupakan teknik melukis cahaya.
Sumber cahaya yang digunakan dapat berbagai
macam, dan kualitasnya pun berbeda-beda. Untuk
menggunakan cahaya dengan maksimal juga diper-
lukan teknik agar hasilnya juga maksimal. Dalam meli-
hat kualitas cahaya yang terpenting adalah highlight
dan shadow karena berpengaruh dengan arah cahaya.
Ada beberapa arah cahaya :

1. Front Light - Cahaya berada di depan objek sehingga bagian
depan objek mendapatkan cahaya penuh

2. Oval Light - Cahaya berada pada 3/4 objek sehingga ter-
bentuk sedikit bayangan pada objek.

3. Side Light - Cahaya berada pada samping objek sehingga
bayangan dan bagian terang akan terbagi menjadi dua sisi
yang berlawanan.

4. Rim Light - Cahaya berada pada bagian belakang dengan
sudut 1/4 objek sehingga bagian depan objek gelap dan ada
cahaya pada tepi objek.

5. Back Light - Cahaya berada pada belakang objek sehingga
bagian depan objek gelap dan ada garis cahaya tegas pada
bagian belakang objek.

SUMBER CAHAYA

Sumber cahaya ada 3 macam yaitu
available light, artificial light, dan mix
light.
1. Available Light
Cahaya yang biasanya berasal dari ca-
haya matahari. Biasanya cahaya ini
tidak bisa diatur besar kecilnya dan
arah sinarnya. Matahari, lampu kota,
lampu panggung termasuk dalam ca-
haya jenis ini.

2. Artificial Light

Cahaya yang dengan sengaja dibuat dan kamu da-

pat mengatur besar kecil dan arah cahayanya

sesuai dengan kebutuhan. yang termasuk cahaya

jenis ini adalah lampu studio, flash, senter.

3. Mix Light

Kadang kala kamu dapat menggabungkan 2 jenis

cahaya di atas ke dalam satu foto. Misalnya kita

dapat menggabungkan cahaya matahari dengan

lampu ruangan, juga beberapa artificial light

seperti lampu studio dengan flash.

KUALITAS CAHAYA

Kualitas Cahaya Berdasarkan kualitas
cahayanya maka cahaya dibedakan menjadi 2
yaitu
1. Hard light
Disebut dengan cahaya keras yang dihasilkan
dari sumber cahaya dengan intensitas yang
tinggi, cahaya lebih bersifat spot. Ini artinya
perbandingan intensitas antara cahaya yang
keras dan cahaya yang lemah cukup tinggi.
Karena cahaya yang jatuh menjadi focus pada
titik tertentu maka hal ini memberikan
dampak pada bagian bayangan akan terlihat
sangat jelas. Sehingga akan menimbulkan
efek kontras yang sangat tinggi dan
bayangan yang keras (gelap – terangnya).

2. Soft Light
Disebut juga cahaya yang lembut karena dihasilkan dari sumber
terpendar dan halus biasanya cahaya yang dipancarkan adalah
flood dan dibarengi dengan filter atau elemen penghalus
pemendaran cahaya. Kontras yang dihasilkan lebih tipis sehingga
bayangan yang dihasilkan juga tidak keras. Jadi sumber cahaya
yang jatuh ke permukaan subjek di buat dengan perbandingan
antara cahaya yang keras dan cahaya yang lemah cukup rendah.
Karena perbandingan yang sangat kecil ini cahaya menjadi rata
sehingga bayangan akan terlihat halus atau tidak ada sama sekali.

METODE TEKNIS

PENCAHAYAAN

1. Direct Light
Sebuah metode dalam menerapkan jatuhnya
sumber cahaya secara langsung di arahkan ke
permukaan subjek. Dari penerapan seperti ini
akan terlihat jelas arah datangnya sumber
cahaya.

2. Reflected Light
Sebuah metoda dalam menerapkan jatuhnya
sumber cahaya tidak secara langsung tetapi
dengan mengarahkan ke bidang lain sehingga
cahaya yang jatuh kepermukaan subjek adalah
cahaya pantulan. Karena cahaya menjadi halus
dan rata maka tidak terlihat jelas arah
datangnya.

3. Difused Light
Cahaya baur terjadi ketika sinar matahari tertutup
awan, berkabut atau karena debu. Dengan kata lain
percampuran cahaya matahari dengan eleman alam
lain yang menghasilkan cahaya matahari lembut
dan tidak terlalu keras.

METODE

PEMANFAATAN

CAHAYA

1. Available Light
Cahaya yang sudah ada di lokasi dengan kondisi
permanen dan dimanfaatkan untuk pengambilan gambar.
Kondisi putaran waktu yang mempengaruhi cahaya bisa
dimanfaatkan baik malam maupun siang (Night-Day).

2. Artificial Light
Adalah cahaya buatan yang mampu dipakai atau memang
khusus dibuat untuk kebutuhan pengambilan gambar
namun tidak menghilangkan kesan Natural.

3. Practical Light
Sumber cahaya yang kita dapati dari cahaya lampu
meja, lampu jalanan, lampu kendaraan atau juga lampu
kamar, dan di gunakan untuk keperluan pemotretan

4. Pictorial Light
Penerapan pencahayaan dengan kesan beauty ada
keseimbangan antara key light, fill light, back light dan
background light.

PRINSIP DASAR TATA CAHAYA

Unsur pencahayaan adalah hal penting dalam fotografi. Untuk
mendapat gambar yang bagus, seorang fotografer harus
memahami cara memainkan cahaya saat mengambil gambar. Bagi
sebagian besar fotografer, memotret di luar ruangan hampir
selalu menjadi pilihan utama karena pencahayaan alami yang
baik. Tetapi sekali lagi, ada fotografer yang lebih suka memotret
di dalam ruangan. Meski dua hal ini merupakan preferensi pribadi,
penting bagi fotografer untuk membiasakan di kedua lingkungan
tersebut.

Secara umum, dalam tata cahaya dikenal istilah THREE
POINTS LIGHTING, merupakan formula dasar pencahayaan
dalam pengambilan gambar. Three points lighting yaitu key
light, fill light, dan back light.

1. Key Light

Pencahayaan utama yang diarahkan pada objek
dan merupakan cahaya terkuat dan paling penting dari tiga
cahaya yang digunakan dalam teknik ini. Key light bisa juga disebut
cahaya primer. Tugas key light adalah memberikan cahaya di
bagian depan, entah itu secara frontal, maupun di sisi kiri atau
sisi kanan bagian depan. Keylight merupakan sumber
pencahayaan paling dominan. Biasanya keylight lebih terang
dibandingkan dengan fill light. Sumber cahaya ini ditempatkan
di antara sisi kamera dan subjek sedemikian rupa (biasanya
membentuk sudut 45 derajat) sehingga satu sisi subjek akan
terang, tetapi sisi lain agak gelap. Biasanya sinar yang digunakan
pada keylight merupakan seberkas sinar dari hard light dan
terfokus pada subjek. Banyaknya sumber cahaya untuk keylight,
tergantung dari banyaknya sudut pengambilan gambar. Oleh
karena itu, dalam produksi film, sumber cahaya ditempatkan di
berbagai arah dengan berbagaiintensitas

2. Fill Light
Fill light merupakan cahaya sekunder yang artinya tidak lebih
terang dari cahaya key light. Fill light merupakan cahaya yang
memberikan penerangan di bagian gelap yang dihasilkan oleh
bayangan dari key light sehingga biasanya fill light berlawanan
dengan posisi key light namun masih satu jajar yakni berada di
depan. Jika key light ada di depan kanan maka posisi fill light berada
di depan kiri begitupun sebaliknya. Fill light digunakan untuk
mengurangi perbedaan yang signifikan antara cahaya dari sisi satu
dengan sisi lainya. Ini dilakukan agar perbedaan dimensi tidak
terlalu kontras pada objek, dengan demikian Fill light membantu
mengurangi kontras yang dihasilkan oleh key light sehingga gambar
lebih terlihat natural.

3. Back Light
Back light ditempatkan di belakang subjek dan digunakan untuk
pencahayaan subjek dari belakang. Fungsinya adalah memberikan
sebuah dimensi berbentuk highlight pada sudut belakang objek
sehingga objek dan background dapat terpisah dengan jelas.
Penempatan back light bisa saja disimpan di posisi yang rendah,
tinggi, sedikit di kiri atau di kanan tergantung dari konsep yang
diinginkan, yang jelas back light ini ada dibelakang objek.


Click to View FlipBook Version