RESUME
PENGANTAR BUDAYA ANTI KORUPSI
Dosen Pengampuh : Siti Choirul Dwi Astuti, M. Tr. Keb
“ NILAI ANTI KORUPSI ”
DISUSUN
OLEH
HERLINA PUTRI H. HAPULU
751540120047
PRODI D-III KEBIDANAN
JURUSAN KEBIDANAN
POLTEKKES KEMENKES GORONTALO
TAHUN AJARAN 2020/2021
RESUME
A. Definisi Pendidikan Anti Korupsi
Pendidikan anti korupsi merupakan tindakan untuk
mengendalikan dan mengurangi korupsi berupa keseluruhan upaya
untuk mendorong generasi mendatang untuk mengembangkan
sikap menolak secara tegas terhadap setiap bentuk korupsi (
Sudarmanto dkk, 2020 ).
B. Nilai nilai budaya anti korupsi diantaranya :
1. Kejujuran
Jujur dimanifestasikan dalam ucapan dan tindakan
sesuai dengan yang di yakini. Indicator seseorang yang jujur
yakni selalu berbicara dan berbuat sesuai dengan fakta
(konsisten) , tidak melakukan perbuatan curang, tidak
berbohong, tidak mengakui milik orang lain sebagai
miliknya.
2. Kedisiplinan
Nilai disiplin diterjemahkan sebagai sifat, sikap dan
perilaku taat kepada norma yang ada baik norma hokum,
norma social budaya, maupun norma agama.nilai disiplin
sebagai unsure yang dibutuhkan dalam mewujudkan
organisasi berkinerja tinggi dan terhindar dari kebiasaan
organisasi berperilaku korup. Banyak kejadian koruopsi
yang disebabkan oleh ketidak taatan atau ketidak disiplinan
mereka terhadap norma maupun aturan yang ada .
3. Tanggung Jawab
Tanggung jawab merupakan suatu kesadaran yang
muncul secara nurani dan terpatri dalam nurani dan akal
pikiran seseorang bahwa setiap yang dilakukan akan
dipertanggung jawabkan baik secara profesi, terhadap
public, bangsa dan Negara , maupun kepada tuhan yang
maha esa
4. Keadilan
Nilai adil diterjemahkan sebagai kemampuan untuk
bertindak tanpa membeda bedakan bekerja sesuai dengan
aturan dan norma yang ada dalam organisasi maupun norma
ataupun aturan yang berlaku umum.
5. Keberanian
Nilai ini merupakan nilai yang terpenting dan
hendaknya organisasi menyediakan keran penyalurannya
dalam rangka mewujudkan organisasi yang
berwibawa.keberanian yang positif akan sangat mendorong
kesuksesan dalam mewujudkan organisasi pemerintahan
yang bersih ( clean government) sekaligus mendorong
terwujudnya organisasi berkinerja tinggi.
6. Kerja Keras
Nilai ini menuntut seseorang harus bekerja keras,
cerdas dan ikhlas. Artinya seseorang harus bekerja sdengan
semangat yaqng sungguh- sungguh dan menyadari bahwa
suatu kesuksesan hanya dapat dicapai dengan komitmen
tinggi (aspek moral,pikiran,maupun fisik) dan upaya yang
tinggi dan sungguh- sungguh.
7. Kemandirian
Nilai kemandirian sebagai salah satu nilai yang harus
dimiliki dalam menguatkan kemampuan bekerja seseorang
dalam suatu organisasi guna pencapaian hasil kerja yang
efisien. Nilai mandiri menuntun setiap anggota organisasi
senantiasa percaya pada kemampuan diri sendiri sebagai
satu satuan tim kerja dalam mewujjudkan visi organisasi.
8. Kesedehanaan
Nilai ini merupakan manifestasi kehidupan seseorang
yang memiliki rasa bersyukur atas apa yang diberikan oleh
tuhan yang maha esa. Seseorang yang memiliki nilai
kesederhanaan akan terhindar dari gaya hidup mewah
maupun hedonis sebagai salah satu pendorong dari
seseorang melakukan tindakan korupsi.
Tugas
1. Mengapa diindonesia masih banyak yang melanggar nilai anti
korupsi?
Jawab
Karena masyarakat tidak mempunyai kesadaran diri dalam
melakukan hal tersebut . kemudian orang yang melakukan hal
tersebut tidak pernah takut akan dengan hukuman yang ada
diindonesia karena kita tahu bersama bahwa hukuman yang ada
diindonesia tajam kebawa tumpul ke atas inilah yang memberikan
peluang kepada orang orang melakukan korupsi
LAPORAN DISKUSI
KELOMPOK 1
1. Penanya : Yuni Agustriani
Menjawab : Divya Sarapang
Bagaimana tanggapan kalian jika ada seseorang disuatu instansi
yang mengaku telah melakukan perbuatan curang tapi tidak
bertanggung jawab atas kesalahannya?
Jawab
Pada dasarnya orang tersebut telah melakukan pengakuan
kesalahan bahwa ia melakukan perbuatan curang hanya saja dia
tidak mau mempertanggung jawabkan kesalahanyya. Pengakuan
kesalahan sebagai evaluasi diri akan memberikan pengawasan dan
sensor untuk memperbaiki diri. Pengakuan kesalahan memberikan
efek kesadaran tentang konsekuensi diri terhadap apa yang
dilakukannya.
Seperti yang kita ketahui, bahwa tanggung jawab yaitu
melaksanakan tugas dengan sungguh-sungguh dari orang lain atau
diri sendiri hingga selesai atau sanggup menanggung resiko dari
apa yang telah diperbuat atau dikerjakan. Apabila seseorang tidak
mau bertanggung jawab berarti orang itu tidak bersungguh -
sungguh dalam melaksanakan tugasnya . Oleh karna itu setiap
orang harus bertanggung jawab terhadap apa yang diniatkan
dikatakan dan dilakukan . Agar menjadi pribadi yang lebih baik
lagi
2. Penanya : Nurlaela Ali
Menjawab : Nur indah wartabone
jelaskan bagaimana cara mengamalkan nilai-nilai anti korupsi
kepada para mahasiswa dengan upaya untuk mengembangkan
sikap menolak secara tegas terhadap setiap bentuk korupsi?
Jawab
Keterlibatan mahasiswa dalam upaya pemberantasan korupsi tentu
tidak pada upaya penindakan yang merupakankewenangan institusi
penegak hukum. Peran aktif mahasiswa diharapkan lebih
difokuskan pada upaya pencegahan korupsi dengan ikut
membangun budaya anti korupsi di masyarakat. Mahasiswa
diharapkan dapat berperan sebagai agen perubahan dan motor
penggerak gerakan anti korupsi di masyarakat. Untuk dapat
berperan aktif mahasiswa perlu dibekali dengan pengetahuan yang
cukup tentang seluk beluk korupsi dan pemberantasannya. Upaya
pembekalan mahasiswa dapat ditempuh dengan berbagai cara
antara lain : kegiatan sosialisasi, kampanye, seminar atau
perkuliahan. Pendidikan anti korupsi bagi mahasiswa bertujuan
untuk memberikan pengetahuan yang cukup tentang seluk beluk
korupsi dan pemberantasannya serta menanamkan nilai-nilai anti
korupsi. Tujuan jangka panjangnya adalah menumbuhkan budaya
anti korupsi di kalangan mahasiswa dan mendorong mahasiswa
untuk dapat berperan serta aktif dalam upaya pemberantasan
korupsi di Indonesia.
3. Penanya : Niluh Sulistiani
Menjawab : Mutiansi Harun
Bagaimana cara menumbuhkan sifat disiflin pada masyarakat per
individu?
Jawab
Cara menumbuhkan sifat disiplin pada masyarakat perindividu
yaitu :
1. Kita harus menyampaikan kepada mereka bahwa mereka harus
bisa mengalahkan diri mereka sendiri.
2. Mereka harus makukan kegiatan selingan sesekali di luar
rutinitas mereka.
3. Lalu mereka harus tetap fokuskan pikiran mereka pada tujuan
akhir yang ingin di capai.
Nahh setelah itu kita harus mengajarkan mereka tentang
bagaimana cara meningkatkan kedisiplinan diri mereka sendiri,
yaitu bisa dilakukan dengan cara :
1. Tetap fokus pada tujuan semula
2. Menjadi lebih produktif, efektif dan efisien sekaligus.
3. Menjaga performa.kinerja pada level tertinggi
4. Membangun mindset/pola pikir yang sehat dan kuat.
5. Berfikir lebih banyak hal yang bisa dicapai dalam hidup ini.