1 PETUNJUK PELAKSANAAN MUSABAQAH QIRA’ATIL KUTUB (MQK) TINGKAT KABUPATEN MADIUN “ PIALA PCNU Kab. MADIUN” DALAM RANGKA HARI SANTRI NASIONAL 2017 DISELENGGARAKAN OLEH LEMBAGA BAHTSUL MASAIL PCNU Kab. MADIUN BAB I. PENDAHULUAN A. Latar Belakang 1. Pondok pesantren merupakan lembaga pendidikan Islam tertua di Indonesia, yang berfungsi sebagai pusat pendalaman ilmu-ilmu agama Islam (tafaqquh fiddin), dalam upaya mendidik dan mempersiapkan kader-kader ulama, dai, muballigh, ustadz yang sangat dibutuhkan masyarakat; 2. Satu hal yang menjadi ciri khas pondok pesantren adalah penyelenggaraan program kajian ilmu-ilmu agama Islam yang bersumber pada kitab-kitab berbahasa Arab yang disusun pada zaman pertengahan yang lebih dikenal dengan nama kitab kuning (kutub at-turats). Seiring dengan perkembangan zaman, penggunaan kitab kuning (kutub at-turats) sebagai literatur utama mulai berkurang, sehingga banyak alumni pesantren yang kurang mampu mendalami ilmu-ilmu agama Islam dari sumber-sumber utamanya. 3. Dalam upaya meningkatkan kembali perhatian dan kecintaan para santri untuk terus mempelajari kitab-kitab kuning (kutub at-turats) sebagai sumber utama kajian ilmu-ilmu agama Islam, maka perlu diselenggarakan perlombaan membaca, menterjemahkan dan memahami kitab-kitab kuning (kutub at-turats) bagi para santri pondok pesantren, melalui kegiatan Musabaqah Qira’atil Kutub (MQK) antar pondok pesantren. Tentu saja, musabaqah ini bukan hanya semata-mata memperlombakan teknik-teknik membaca sebuah kitab kuning, tetapi juga kemampuan dalam memahami serta menyampaikan kandungan teks kitab kuning yang dibacanya kepada publik. Dengan demikian, forum ini merupakan ajang perlombaan kemampuan dalam membaca, memahami, serta mengungkapkan kandungan kitab kuning secara komprehensif. B. Tujuan Musabaqah Qira’atil Kutub (MQK) 1. Untuk mendorong dan meningkatkan kecintaan para santri kepada kitab-kitab rujukan berbahasa Arab (kutub at-turats), serta meningkatkan kemampuan santri dalam melakukan kajian dan pendalaman ilmu-ilmu agama Islam dari sumber kitab-kitab berbahasa Arab; 2. Untuk menjalin silaturahim antar pondok pesantren se- Kabupaten Madiun, dalam rangka terwujudnya persatuan, kesatuan, dan Ukhuwah Islamiyah dikalangan Pondok Pesantren. 3. Untuk meningkatkan peran pondok pesantren sebagai lembaga pendidikan Islam dalam mencetak kader ulama dan tokoh masyarakat di masa depan.
2 C. Tujuan Penyusunan Petunjuk Pelaksanaan (Juklak) Penyusunan Petunjuk Pelaksanaan MQK Tingkat kabupaten Madiun “PIALA PCNU” Kab. Madiun Tahun 2017 ini adalah: 1. Untuk menjadi acuan dan petunjuk pelaksanaan MQK, khususnya bagi Panitia Pelaksana MQK tingkat Kabupaten “ PIALA PCNU” Kab. Madiun Tahun 2017 di Pondok Pesantren PP Darus Salam Mekar Agung Kepuhbeluk Pucanganom Kebonsari Madiun 2. Untuk menjadi pedoman bagi para calon peserta MQK serta para pengasuh pondok pesantren dalam upaya mempersiapkan calon-calon peserta MQK. 3. Untuk menjadi pedoman bagi para pejabat yang terkait atau instansi yang akan berpartisipasi dalam pelaksanaan MQK. 4. Untuk menjadi pedoman bagi para Dewan Hakim dalam melakukan pelaksanaan penilaian dalam MQK agar diperoleh hasil yang optimal sesuai dengan aturan dan kaidah yang telah ditentukan. 5. Untuk menjadi pedoman bagi masyarakat luas pada umumnya dan khususnya masyarakat pondok pesantren agar lebih dapat mengetahui secara mendalam tentang penyelenggaraan Musabaqah Qira’atil Kutub (MQK) Tingkat Kabupaten Madiun “ PIALA PCNU” Kab. Madiun Tahun 2017. D. Jenis Kegiatan Musabaqah Qira’atil Kutub (MQK) Jenis kegiatan yang diselenggarakan dalam even MQK ini adalah Musabaqah Qira’atil Kutub (MQK) dengan teknis yang diatur dalam bab selanjutnya. BAB II. PEDOMAN A. Pengertian 1. Juklak Musabaqah Qira’atil Kutub (MQK) adalah pedoman dalam tata cara penyelenggaraan musabaqah/perlombaan; 2. Yang dimaksud MQK dalam Juklak ini adalah proses pelaksanaan musabaqah membaca kitab pada tingkat (marhalah) ula, wustha, dan ulya. 1. WAKTU DAN TEMPAT PELAKSANAAN Musabaqoh Qiro'atil kutub ini akan dilaksanakan nanti pada : Hari : Ahad Pon Tanggal : 15 Oktober 2017 M. / 25 Muharrom 1439 H. Waktu : 08.00 sampai dengan selesai Tempat : PP Darus Salam Mekar Agung Kepuhbeluk Pucanganom Kebonsari Madiun 2. PANITIA PENYELENGGARA A. PENASEHAT 1. K.H. Nur Cholis 2. K. Tohari Sholih 3. K.H. Abdul Aziz 4. K. Ahmad Walid Fauzi
3 B. PENANGGUNG JAWAB PC LBM NU KAB. MADIUN dengan Panitia Pelaksana sebagai berikut : i. KETUA 1. M. Jari 2. k. Syarofuddin ii. SEKRETARIS 1. M. Jauhar Ansori 2. M. Badrus Solih iii. BENDAHARA 1. M. Anis 2. M. Yasin, T.M. iv. BIDANG-BIDANG : 1. Musabaqoh : 2. M. Yasin, M.A. 3. M. Ahsin Sakhok Yahya 2. Perlengkapan : 1. Gus Mahbub 2. M, Anis 3. Konsumsi : 1. M. Yasin Tambak Mas 2. Panlok 4. Pubdekdok : 1. Eko 2. Kusnudin 3. Panlok 5. Kesekretariatan : 1. M Anis 2. Badrus Sholih 3. Panlok 6. Acara dan Protokoler :
4 1. Badrus Sholih 3. KITAB YANG DI MUSABAQOHKAN 1. Marhalah Ula No NO FAN KITAB 1 Fiqh Mabaadi Alfiqhiyyah Juz 4 2 Akhlaq Washoya 1. Marhalah Wustha NO FAN KITAB 1 Nahwu al-’Imrîthi, karya Syaikh Syraf al-Dîn al-‘Imrîthi, 150 Bait (Hafalan & Pemahaman) 2 Fiqh Fath al-Qarîb al-Mujîb ’alâ al-Syarh al-Taqrîb, karya Syaikh Muhammad ibn Qâsim ( Kitabut Thoharoh dan Kitabus Sholat) 2. Marhalah Ulya NO FAN KITAB 1 Fiqh Fath al-Mu’in (Bab Sholat) 2 Tafsir Tafsir jalalain, karya Imam Suyuthi dan Imam Mahalli - Al-mulk - Al-waaqi’ah - Al-muzammil - Al-muddatsir 3 Nahwu Alfiyyah ibnu malik, 250 Bait ( Hafalan & Pemahaman ) 4. PESERTA MQK Peserta Musabaqah Qira’atil Kutub (MQK) Tingkat Kabupaten Madiun “PIALA PCNU” Kab. Madiun tahun 2017 diatur dengan ketentuan sebagai berikut: 1. Peserta untuk marhalah ula adalah santri putra dan putri pada jenjang pendidikan diniyah/pesantren ula, yang dibuktikan dengan: a. Surat keterangan dari lembaga bahwa yang bersangkutan masih terdaftar sebagai santri pada tingkat ula. b. Usia santri maksimal 17 tahun pada tahun 2017 (Lahir Maksimal Tanggal 1 Januari 2000) yang dibuktikan dengan akte kelahiran atau surat kenal lahir atau ijazah santri yang bersangkutan. 2. Peserta untuk marhalah wustha adalah santri putra dan putri pada jenjang pendidikan diniyah/pesantren wustha, yang dibuktikan dengan: a. Surat keterangan dari lembaga bahwa yang bersangkutan masih terdaftar sebagai santri pada tingkat wustha.
5 b. Usia santri maksimal 20 tahun pada tahun 2017 (Lahir Maksimal Tanggal 1 Januari 1997 ) yang dibuktikan dengan akte kelahiran atau surat kenal lahir atau ijazah santri yang bersangkutan. 3. Peserta untuk marhalah ulya adalah santri putera dan puteri pada jenjang pendidikan diniyah /pesantren ulya yang dibuktikan dengan: a. Surat keterangan dari lembaga bahwa yang bersangkutan masih terdaftar sebagai santri pada tingkat ulya. b. Usia santri maksimal 25 tahun pada tahun 2017 (Lahir Maksimal Tanggal 1 Januari 1992) yang dibuktikan dengan akte kelahiran atau surat kenal lahir atau ijazah santri yang bersangkutan. 5. Pelaksanaan Musabaqah Qira’atil Kutub (MQK) Proses musabaqah dilaksanakan dalam dua tahapan sebagai berikut: 1. Tahap persiapan, meliputi: a. Pendaftaran peserta 1) Tahap pertama: Setiap Pondok Pesantren mengirimkan daftar nama peserta pada masing-masing majelis lomba melalui hardware (surat/fax/ WA) ke Panitia ditujukan Bpk. Khusnuddin WA 085259563844 Bpk. Moh. Anis WA 081234324667 Bpk. Moh. Jauhar WA 085733322522 Bpk. Moh Jari WA 085646369608 paling lambat Tanggal 12 Oktober 2017. 2) Tahap kedua. a. Setiap peserta menyerahkan dokumen persyaratan yang telah ditentukan dan mendaftarkan diri langsung ke petugas menjelang pemeriksaan keabsahan melalui official/pendamping. b. Penentuan dan pengambilan nomor tanda peserta peserta mendapatkan nomor dan tanda peserta dari panitia setelah proses pengabsahan. 6. Jumlah Peserta 1. Jumlah peserta MQK tidak dibatasi. 2. setiap Pondok Pesantren dapat mengirimkan delegasi sesuai dengan bidang (fan) musabaqah dan menurut tingkatan musabaqah (marhalah ula, wustha, dan ulya), serta menurut jenis kelaminnya (putra dan putri). 7. Sistem Musabaqah Qira’atil Kutub (MQK)
6 1. Musabaqah Qira’atil Kutub (MQK) Tingkat Kabupaten Madiun “PIALA PCNU” Kab. Madiun Tahun 2017 ini dilakukan dalam satu tahapan. 2. Penilaian pada Musabaqah Qira’atil Kutub (MQK) dilakukan dengan sistem nilai terbanyak menjadi pemenang. 3. Hasil Musabaqah Qira’atil Kutub (MQK) ditetapkan dengan urutan peserta terbaik I, II, dan III pada setiap cabang dan golongan masing-masing (putra dan putri); 4. Peserta terbaik I, II, dan III akan mendapatkan piagam penghargaan dan trofi kejuaraan 8. DEWAN HAKIM 1 Majelis Fiqh Ula Dewan Hakim 1. Gus Mabrur 2. Kyai Ali Muhajir Panitera 1. Panlok 2. Panlok 2 Majelis Akhlaq Ula Dewan Hakim 1. Gus Huda 2. Gus Syarofuddin Panitera 1. Panlok 2. Panlok 3 Majelis Nahwu Wustho Dewan Hakim 1. Gus Hakim (Setemon) 2. Kyai Tohari Sholeh Panitera 1. Panlok 2. Panlok 4 Majelis Fiqih Wustho Dewan Hakim 1. Gus Ib 2. Gus Rofiur Rutab Panitera 1. Panlok 2. Panlok 5 Majelis Fiqh ‘Ulya Dewan Hakim 1. KH. Abdul Aziz (Mekar Agung) 2. K.H. Abdur Rouf (Kebon Sari) Panitera 1. Panlok 2. Panlok 6 Majelis Tafsir ‘Ulya Dewan Hakim 1. Gus Habib 2. Kyai Asrori Panitera 1. Panlok 2. Panlok 7 Majelis Nahwu ‘Ulya Dewan Hakim 1. Gus Sakhok 2. Kyai A. Zarnuji Panitera 1. Panlok 2. Panlok
7 9. JADWAL KEGIATAN NO WAKTU KEGIATAN PETUGAS PENANGGUNG JAWAB 1 2 3 4 5 1 07.00 – 08.00 WIB Chekin Peserta Kesekretariatan OC UPACARA PEMBUKAAN 2 08.00 – 09.00 WIB 1. Pembukaan M. Badrus Sholih 4. OC Pembacaan ayat suci Al-Qur'an Panlok Prakata Panitia Sambutan sekaligus membuka Pelaksanaan MQK secara resmi M Sastro Jari Do'a PROSESI MUSABAQOH 3 09.00 – 11.30 WIB Pelaksanaan MQK serentak seluruh marhalah OC 4 11.30 – 12.30 WIB Ishoma OC 5 12.30 – 15.00 WIB Lanjutan Pelaksanaan MQK OC 6 15.00 – 15.30 WIB Upacara Penutupan OC 10.RENCANA ANGGARAN BELANJA MQK TINGKAT KABUPATEN PCNU Kab. Madiun a. Biaya oprasional NO URAIAN VOLUME @ Rp JUMLAH Rp A Kesekretariatan 1. Kertas 1 rem 40.000,- 40.000,- 2. Tinta Printer 1 bh 40.000,- 40.000,- 3. Stofmap 25 eks 1.000,- 25.000,- Pembelian kitab 325.000,- Foto copy blangko nilai 50 exs 200,- 100,000,- 6. Lampu Isyarat 7 unit 50.000,- 350.000,- 7. ATK 200.000,- 9. Kokard 107.000,- B KONSUMSI
8 1. Rapat Panitia 4 x 30 orang 5000 600.000,- 2. Snack Pembukaan 300 Kotak 5.000,- 1.500.000,- 3. Snack dan kopi Dewan Hakim, Panitera, MC, Pant. 50 Paket 7.500,- 375.000,- 4. Nasi Kotak Makan siang 200 Kotak 15.000,- 3.000.000,- 5. Coffee break 200 paket 5.000,- 1.000.000,- C PERLENGKAPAN 1. Penyiapan lokasi MQK 7 lokasi 50.000,- 350.000,- 2. Sewa Sound Systen 1 unit 400.000,- 400.000,- 3. Sewa Warless 6 unit 50.000,- 300.000,- 4. Sewa Kursi 300 unit 1.000,- 300.000,- 5. Tenaga Kebersihan 4 orang 50.000,- 200.000,- Keamanan 4 orang 50.000,- 200.000,- D PUBDEKDOK 1. Banner 8 unit 150.000,- 1.200.000,- 2. Foto 1 paket 150.000,- E BISYAROH 1. Dewan Hakim 15 orang 200.000,- 3.000.000,- 2. MC dan Panitera 17 orang 100.000,- 1.700.000,- 3. Transport Panitia 30 50.000,- 1.500.000,- f HADIAH piagam 42 15.000,- 630.000,- tropi 14 set 200.00,- 2.800.000,- Tropi piala PCNU 1 100.000,- 100.000,- Uang pembinaan 14 (juaraI,II,III) Pa,Pi 600.000,- 8.400.000,- Juara umum 1 1.000.000,- 1.000.000,- JUMLAH 29.892.000,-
9 11.LEMBAR PENILAIAN LEMBAR PENILAIAN MUSABAQAH FAHMI KUTUBIT TURATS (MUFAKAT) TINGKAT KABUPATEN “PIALA PCNU” Kab. Madiun TAHUN 2017 Tingkatan / Marhalah : Ula / Wustha / Ulya* BACAAN (BUNYI) MAQRA NOMOR PESERTA NILAI HAKIM BOBOT = X 4 FAN KITAB Makhraj, intonasi, kecepatan MIN – MAX = 20 – 40 Bentuk Sharf MIN – MAX = 15 – 30 Harakat I’rab MIN – MAX = 15 – 30 NILAI AKHIR MAKNA (PEMAHAMAN) MAQRA NOMOR PESERTA NILAI HAKIM BOBOT = X6 FAN KITAB Terjemah MIN – MAX = 20 – 40 Kandungan makna (ide, pesan, hukum, tujuan) MIN – MAX = 15 – 30 Ringkasan/kesimpulan MIN – MAX = 15 – 30 NILAI AKHIR * coret yang tidak perlu TOTAL NILAI PESERTA NOMOR …………………. ADALAH ……………….……… 12.FORMULIR PENDAFTARAN (SEKRETARIAT ) MARHALAH : ………………………….. FAN/KITAB : ………………………….. NO NAMA TTL DELEGASI PARAF
10 13.Tata Cara Musabaqah 1) Musabaqah dilakukan dalam satu tahapan/Babak diikuti oleh seluruh peserta MQK, berdasarkan nomor urut peserta. 2) Nomor urut peserta dibuat menurut bidang musabaqah untuk masing-masing tingkatan. 3) Setiap peserta disediakan waktu tampil sekitar 12 menit, dengan rincian maksimal 6 (enam) menit pertama untuk membaca maqra, dan selebihnya untuk menjawab pertanyaan dewan hakim. 4) Ketentuan waktu musabaqah ditandai dengan lampu berwarna, yaitu: lampu kuning tanda persiapan; lampu hijau tanda mulai membaca; lampu kuning kedua tanda peringatan akan habisnya waktu membaca; lampu merah pertama tanda berhenti membaca; dilanjutkan tanya jawab; dan lampu merah kedua tanda habisnya waktu; 5) Penentuan pemenang (pembaca terbaik) sebagai hasil akhir MQK ditentukan oleh nilai tertinggi yang diberikan oleh dewan hakim. 6) Keputusan dewan hakim tidak bisa diganggu gugat a. Pemilihan Maqra’ dan Soal Maqra’ yang akan dibaca oleh peserta musabaqah, diatur sebagai berikut: 1) Maqra’ disiapkan oleh dewan hakim dan atau panitia. 2) Maqra’ dipilih dari kitab-kitab yang dimusabaqahkan, sesuai dengan tingkatan dan bidang (fan) musabaqah; 3) Pemilihan maqra’ oleh peserta dilakukan melalui undian sebelum peserta naik mimbar musabaqah; 4) Maqra’ yang telah dipilih oleh masing-masing peserta tidak dapat ditukar kepada peserta lain. b. Pemenang Musabaqah Pemenang MQK terdiri atas : Pemenang I, II, dan III peserta putra, serta pemenang I, II, dan III peserta putri untuk setiap bidang musabaqah pada setiap tingkatan. c. Penampilan Peserta 1) Penampilan peserta menggunakan nomor yang diperoleh dari panitia dan diatur dengan jadwal; 2) Peserta yang akan tampil dan mengikuti penentuan giliran yang ditentukan harus hadir 30 menit sebelum acara dimulai; 3) Peserta yang berhalangan tampil harus memberitahukan 30 menit sebelum musabaqah dimulai; 4) Peserta wajib mengenakan busana yang sopan dan rapih; 5) Peserta yang akan tampil tidak diperkenankan mengaktifkan handphone (HP), atau kegiatan lain yang mengganggu etika kesopanan.
11 E. Sanksi Peserta yang melakukan pelanggaran pada saat penampilan akan diberikan sanksi oleh majelis hakim atau panitia. Adapun bentuk pelanggaran dan sanksi sebagai berikut: 1) Peserta yang melakukan pembohongan administratif dinyatakan gugur dengan sendirinya, meskipun telah dinyatakan sebagai pemenang. 2) Peserta yang melakukan suatu perbuatan yang dinyatakan mengganggu ketertiban proses musabaqah maka keabsahan dirinya sebagai peserta akan dipertimbangkan kembali; 3) Peserta yang pada saat tampil lomba dipanggil 3 (tiga) kali berturut-turut tidak hadir, maka dinyatakan gugur. 1. Keputusan: a. Keputusan juara musabaqah didasarkan atas rangking hasil penilaian tertinggi; b. Jika terjadi kesamaan skor juara, maka keputusan didasarkan atas penilaian tertinggi dari aspek makna (pemahaman) maqra. c. Keputusan dewan juri merupakan keputusan final dan tidak dapat diganggu gugat. BAB IV. PENUTUP Demikianlah, Petunjuk Pelaksanaan MQK Tingkat Kabupaten Madiun “PIALA PCNU Kab. Madiun” Tahun 2017 ini disusun untuk dijadikan acuan dan pedoman bagi para peserta, panitia serta seluruh pihak terkait dengan pelaksanaan Musabaqah. Hal-hal yang belum diatur dalam pedoman ini, akan ditetapkan kemudian. Semoga Allah Swt meridhai kita Amin. Madiun, 23 Oktober 2017 PANITIA PELAKSANA MUSABAQOH QIRO’ATIL QUTUB( M Q K ) TINGKAT KABUPATEN MADIUN “PIALA PCNU Kab. Madiun” 2017 KETUA MOH. JARI SEKRETARIS M. JAUHAR ANSHORI